Messages In This Digest (25 Messages)
- 1a.
- diperpanjang - (Update 07/9/08 pkl 18) 1000 Cinta Untuk 1000 Mushall From: Lia Octavia
- 1b.
- diperpanjang - (Update 07/9/08 pkl 18) 1000 Cinta Untuk 1000 Mushall From: Lia Octavia
- 2.1.
- File - Moderator Sekolah Kehidupan From: sekolah-kehidupan@yahoogroups.com
- 3a.
- Re: (Ruang Baca) Oh, Baby Blues From: Yon's Revolta
- 4a.
- Re: [rampai] taman From: Yon's Revolta
- 4b.
- Re: [rampai] taman From: Nia Robiatun Jumiah
- 4c.
- Re: [rampai] taman From: novi_ningsih
- 5a.
- Re: (Ruang Kantor)Dibilang Meninggal From: Nia Robiatun Jumiah
- 6.
- (Rampai ) Balada Embun Pagi From: (¯´·._.·Dyan·._.·´¯)
- 7.
- Mengusir Gelisah Hati From: dkadarusman
- 8.
- (catatan kaki) Cinta Memang Menyakitkan From: suka2_iu
- 9.
- (Mimbar)Menjaga Interaksi dengan Lawan Jenis From: M.Arif As Salman
- 10.
- (Mimbar) Mendeteksi Sakit Iman From: M.Arif As Salman
- 11.
- FW: [sekolah-kehidupan] (catatan kaki) Cinta Memang Menyakitkan From: jun an nizami
- 12.
- Menumpas Pengemis dan Kemiskinan di Mulai dari Msjid From: Ruslan Andy Chandra
- 13.
- Menelpon dan Berdo`a From: M.Arif As Salman
- 14.
- Bagus Takwin: AKU BAHAGIA KARENA TELAH MENULIS BUKU From: Anwar Holid
- 15.
- Re: Kantor Polisi apakah juga??? Re: Yang Benar Kantor Kejaksaan Ada From: Robert Sianturi
- 16a.
- [Catcil] Aku Ingin Pulang From: ugik madyo
- 16b.
- Re: [Catcil] Aku Ingin Pulang From: Siwi LH
- 17a.
- Bls: [sekolah-kehidupan] [Catcil] Aku Ingin Pulang From: dyah zakiati
- 17b.
- Re: Bls: [sekolah-kehidupan] [Catcil] Aku Ingin Pulang From: ugik madyo
- 18.
- SATU AWAL CINTA - Cerita 3 Puisi From: Arrizki Abidin
- 19.
- Bls: [sekolah-kehidupan] (Mimbar)Menjaga Interaksi dengan Lawan Jeni From: dyah zakiati
- 20a.
- Re: (Karya) Vajra, Sang Permata Jiwa From: asma_h_1999
Messages
- 1a.
-
diperpanjang - (Update 07/9/08 pkl 18) 1000 Cinta Untuk 1000 Mushall
Posted by: "Lia Octavia" liaoctavia@gmail.com octavialia
Sun Sep 7, 2008 4:49 am (PDT)
Indahnya
jika tidak hanya kita
yang bisa menghadapNya lima kali sehari
dengan kelengkapan sempurna
dengan kebersihan sempurna
dengan persembahan cinta sempurna.
Rekan tercinta,
mumpung pahala dilipatgandakan
mumpung ini bulan ramadhan
mari kita bantu saudara-saudara seiman
agar pertemuan mereka dengan Rob-nya
lebih khusyu dan indah...
-Asma Nadia
*BAKTI SOSIAL RAMADHAN
1000 CINTA UNTUK 1000 MUSHALLA BERSAMA ASMA NADIA DAN UST YUSUF MANSUR
*
* *
Dalam rangka menyambut bulan Ramadhan yang penuh berkah, anggota komunitas
Sekolah Kehidupan.com, Asma Nadia, dan Ust Yusuf Mansur menyatakan
kepedulian sosial dengan berbagi cinta untuk sesama.
*
*
*BENTUK KEGIATAN*
* *
* Menampung sumbangan atau donasi dari seluruh anggota komunitas Sekolah
Kehidupan.com, komunitas-komunitas lain, dan masyarakat luas
* Menyalurkan sumbangan atau donasi pada mushalla-mushalla di tempat
umum/publik. Tempat umum/publik yang dimaksud adalah mushalla di terminal,
stasiun, pom bensin, dan tempat umum lain yang dinilai tak lagi memiliki
perlengkapan shalat atau Al Qur'an yang layak pakai.
* Ifthor jama'i
*SUMBANGAN ATAU DONASI YANG DITERIMA UNTUK DISALURKAN*:
1) Perlengkapan shalat baru (mukenah, sajadah, sarung, peci)
2) Perlengkapan shalat bekas layak pakai dalam keadaan bersih
3) Wakaf Al Qur'an
4) Uang
*WAKTU DAN TEMPAT KEGIATAN*
* Hari/tanggal : *Sabtu, 6 September 2008 s/d Ahad, 21
September 2008*
* Tempat : Serentak di wilayah Jabodetabek,
Bandung, Yogya, Surabaya, Kaltim
(Jadwal kegiatan masing-masing wilayah diumumkan mulai 7
September 2008)
** JADWAL KEGIATAN UNTUK WILAYAH YOGYAKARTA DAN SEKITARNYA:*
Hari/tanggal : Sabtu / 13 September 2008
Waktu : Pukul 13.00 - 15.00 WIB
Tempat : Mushalla Idul Ilmi
Taman Pintar Yogyakarta
Acara : Launching 1000 Cinta Untuk 1000
Mushalla dan soft launching buku karya Komunitas Sekolah Kehidupan. Acara
akan dibuka oleh Bapak Arief Noor Hartanto (Ketua DPRD Kota Yogyakarta)
Bagi sahabat-sahabat di wilayah Yogyakarta dan sekitarnya yang hendak turut
berpartisipasi dalam kegiatan ini, dapat menghubungi PJ Wilayah Yogyakarta:
Andri Pranolo (081392554050 / 0274-547015) atau
http://apranolo.staff.ugm. ac.id
*DONASI/SUMBANGAN: *
*Donasi berupa uang dapat ditransfer ke rekening:*
* *
*BCA*
Nama : *Lia Octavia Dwipajana*
Bank : BCA Cabang Gajah Mada, Jakarta
No rek : 0120075101
* *
*BNI*
Nama : *Retnadi Nur'aini *
Bank : BNI Cabang Senayan, Jakarta
No rek : 0108061745
*BSM (Bank Syariah Mandiri)*
Nama : *Dani Ardiansyah*
Bank : BSM Sultan Hasanuddin, Jakarta
No rek : 6007006333
*Donasi diterima panitia paling lambat 20 September 2008*.
Untuk donasi berupa uang, mohon mengirimkan sms konfirmasi setelah melakukan
transfer ke no. 081210698852 / 081325494096 pada Retnadi Nur'aini dengan
menyebutkan nama, besar jumlah uang yang ditransfer dan transfer ke bank
mana.
Pamflet kegiatan terlampir.
Salam penuh cinta
Panitia 1000 Cinta Untuk 1000 Mushalla
Komunitas Sekolah Kehidupan.com, Asma Nadia, dan Ust Yusuf Mansur
CP. Galih Ari Permana 087877328607
Retnadi Nur'aini 081210698852
Lia Octavia 08128146426
www.sekolah-kehidupan. com
http://sekolahkehidupan.multiply. com
********************* ********* ********* ********* ********* **
*Donasi yang diterima panitia per tgl 7 September 2008 (pukul 18.00 WIB):*
*1) 100 buah sajadah dari Bapak M. Saefudin
2) Donasi uang dengan perincian sbb:
a) Donasi uang kolektif yang terkumpul dari rekening Kartina Haswanto per 4
September 2008 = Rp. 4.100.000,-
b) Donasi uang dari Ade Armando per 28 Agustus 2008 = Rp. 1.000.000,-
c) Donasi uang dari Siwi LH per 28 Agustus 2008 = Rp. 78.000,-
d) Donasi uang dari Noki (Kebon Jeruk) per 27 Agustus 2008 = Rp. 25.000,-
e) Donasi uang dari Nurwidya Fitriana per 22 Agustus 2008 = Rp. 75.000,-
f) Donasi uang dari Neni Widyaningsih per 22 Agustus 2008 = Rp. 300.000,-
g) Donasi uang dari hamba Allah per 19 Agustus 2008 = Rp. 50.000,-
h) Donasi uang dari hamba Allah per 29 Agustus 2008 = Rp. 50.000,-
i) Donasi uang kolektif yang terkumpul pada Inna Putri per 29 Agustus 2008 =
Rp 250.000,-
j) Donasi uang dari hamba Allah per 29 Agustus 2008 = Rp. 150.000,-
k) Donasi uang dari hamba Allah per 1 September 2008 = Rp. 55.000,-
l) Donasi uang dari Yulizawati (ada di Inna Putri) per 2 September 2008 = Rp
100.000,-
m) Donasi uang dari Yayat Hidayat per 2 September 2008 = Rp 200.000,-
n) Donasi uang dari Harummi per 2 September 2008 = Rp 250.000,-
o) Donasi uang dari hamba Allah (081514xxxx) per 3 September 2008 = Rp
100.000,-
p) Donasi uang dari hamba Allah (081287xxxxx) per 3 September 2008 = Rp
100.000,-
q) Donasi uang dari hamba Allah (081310xxxxx) per 3 September 2008 = Rp
50.000,-
r) Donasi uang dari Anadia (Depok) per 3 September 2008 = Rp 500.000,-
s) Donasi uang dari hamba Allah di Depok (081561xxxxxx) per 3 September 2008
= Rp 100.000,-
t) Donasi uang dari hamba Allah (081514xxxx) per 4 September 2008 = Rp
100.000,-
u) Donasi uang dari Nuke per 4 September 2008 = Rp 100.000,-*
*
**v) Donasi uang dari Mbak Widi dan teman-teman muslim IBM per 4 September
2008 = Rp 1.050.000,-*
*w) Donasi uang dari Nufi per 4 September 2008 = Rp 200.000,-*
*x) Donasi uang dari Hilmi Af'idah per 4 September 2008 = Rp 100.000,-*
*y) Donasi uang dari hamba Allah (Pangkal Pinang) per 4 September 2008 = Rp
100.000,-
z) Donasi uang dari hamba Allah (ada di Bu Has) per 5 September 2008 = Rp
1.000.000,-
aa) Donasi uang dari hamba Allah (021-953xxxxx) per 5 September 2008 = Rp
300.000,-
ab) Donasi uang dari Nia (Jakarta) per 5 September 2008 = Rp 40.000,-
ac) Donasi uang dari Ika (Bogor) per 5 September 2008 = Rp 100.000,-
ad) Donasi uang dari hamba Allah per 5 September 2008 = Rp 50.000,-
ae) Donasi uang dari hamba Allah per 5 September 2008 = Rp 500.000,-
af) Donasi uang dari Arhan per 5 September 2008 = Rp 600.000,-*
**
**
*
ag) Donasi uang dari Erma Yulihastin per 7 September 2008 = Rp 50.000,-
*
*
3) 10 buah Al Qur'an
4) 28 buah mukenah
5) Donasi dari Hj. Ayuningsih berupa: 6 mukena, 5 Al Qur'an, 2 buah Yasin, 2
sajadah kecil untuk kepala, 2 sajadah besar, 2 sarung, 2 peci
6) 24 Mukenah (Di Mbak Sya)
7) Donasi mushaf Al Qur'an (kolektif pada PJ Wil Jakarta Pusat) per 3
September 2008:
- 5 buah mushaf Al Qur'an donasi dari Sdri. Okti Amalia
- 1 buah mushaf Al Qur'an dari Sdri. Maryanti
8) Donasi kolektif pada PJ Wil Jakarta Timur per 3 September 2008:
- 10 buah sajadah dari Mr. R
- 1 buah mukenah
- 1 buah Al Qur'an
9) Donasi kolektif pada PJ Wil Depok per 6 September 2008:
- 12 mukenah
- 11 sajadah
- 1 kerudung
- 1 tafsir Al Qur'an
- Uang sejumlah Rp 350.000,-
10) Donasi kolektif pada PJ Wilayah Bogor per 6 September 2008:
- 10 buah sajadah
11) Donasi dari Ibu Mariani (via Kang Galih) per 6 September 2008 berupa 2
buah mukenah
12) Donasi kolektif pada PJ Wilayah Yogyakarta per 6 September 2008 pukul
22.00:
1. Supandi (FA UGM) = Rp. 20.000,-
2. Bibit S (FA UGM)= Rp. 20.000,-
3. Widyati P (FA UGM) = Rp. 25.000,- ; 1 Al-Qur'an
4. Sukiran (FA UGM) = Rp. 40.000,-
5. Ngudi Santoso (FA UGM) = Rp. 50.000,-
6. Dina Wahyu (FA UGM) = Rp. 20.000,-
7. Dwi F (FA UGM) = Rp. 100.000,-
8. Emina Nursita (Pasca Ilmu Kehutanan UGM) = Rp. 20.000,-; 1 Sarung
9. Hamba Allah = Rp. 50.000,-
10. Hamba Allah = Rp. 15.000,-
11. Amalia Febriani (Pasca Ilkom UGM) = 2 Mukena
12. Tarmudi (teman Amalia F) = 2 Mukena; 1 Sajadah
13. Rosmalia Sari (teman Amalia F) = 1 Mukena
14. Aulia Kost Timoho = 1 Mukena; 1 Al-Quran; 3 Al-Ma'surot
15. Hamba Allah = 1 Sarung
16. Ibu Sri Kartini (Timoho Yogya) = 1 Sarung; 1 Sajadah
17. Widayatun (Karyawati Rumah Sandang Muslim Karisma Yogya, JL. KHA Dahlan)
= 2 Mukena, 2 Sajadah, 2 Sarung
18. Lia/ Cahaya Khairani = 1 Mukena
19. Ibu Isti Darlinah (TImoho, Yogya) = 2 Mukena, 1 Al-Quran
20. Hamba Allah = 2 Sajadah; 1 Sarung
21. Rumah Sandang Muslim Karisma Yogya, JL. KHA Dahlan = 3 Mukena; 1 Sajadah
21. Donasi Kolektif Wiwit Wijayanti (UGM) = Rp. 35.000; 1 AlQuran; 7
Sajadah; 3 Mukena; 4 Sarung
22. ...?
Total Donasi wil Yogya per-6 September 2008, Jam 22.00:
1. Mukena = 17 Buah
2. Al-Quran = 4 Buah
3. Sarung = 10 Buah
4. Sajadah = 14 Buah
5. Al-Ma'surot = 3 Buah
6. Uang = 435.000,- (Empat Ratus Tiga Puluh Lima Ribu Rupiah)
Jumlah total sumbangan per 7 September 2008 yaitu: 149 sajadah, 26 buah Al
Qur'an, 90 buah mukenah, 12 sarung, 2 peci, 2 buah Yasin, 1 buah kerudung, 1
buah tafsir Al Qur'an, 3 buah Al Ma'tsurat, dan uang total Rp 12.608.000 ,-
(Dua belas juta enam ratus delapan ribu rupiah)
*
********************* ********* ********* ****
- 1b.
-
diperpanjang - (Update 07/9/08 pkl 18) 1000 Cinta Untuk 1000 Mushall
Posted by: "Lia Octavia" liaoctavia@gmail.com octavialia
Sun Sep 7, 2008 4:51 am (PDT)
Indahnya
jika tidak hanya kita
yang bisa menghadapNya lima kali sehari
dengan kelengkapan sempurna
dengan kebersihan sempurna
dengan persembahan cinta sempurna.
Rekan tercinta,
mumpung pahala dilipatgandakan
mumpung ini bulan ramadhan
mari kita bantu saudara-saudara seiman
agar pertemuan mereka dengan Rob-nya
lebih khusyu dan indah...
-Asma Nadia
*BAKTI SOSIAL RAMADHAN
1000 CINTA UNTUK 1000 MUSHALLA BERSAMA ASMA NADIA DAN UST YUSUF MANSUR
*
* *
Dalam rangka menyambut bulan Ramadhan yang penuh berkah, anggota komunitas
Sekolah Kehidupan.com, Asma Nadia, dan Ust Yusuf Mansur menyatakan
kepedulian sosial dengan berbagi cinta untuk sesama.
*
*
*BENTUK KEGIATAN*
* *
* Menampung sumbangan atau donasi dari seluruh anggota komunitas Sekolah
Kehidupan.com, komunitas-komunitas lain, dan masyarakat luas
* Menyalurkan sumbangan atau donasi pada mushalla-mushalla di tempat
umum/publik. Tempat umum/publik yang dimaksud adalah mushalla di terminal,
stasiun, pom bensin, dan tempat umum lain yang dinilai tak lagi memiliki
perlengkapan shalat atau Al Qur'an yang layak pakai.
* Ifthor jama'i
*SUMBANGAN ATAU DONASI YANG DITERIMA UNTUK DISALURKAN*:
1) Perlengkapan shalat baru (mukenah, sajadah, sarung, peci)
2) Perlengkapan shalat bekas layak pakai dalam keadaan bersih
3) Wakaf Al Qur'an
4) Uang
*WAKTU DAN TEMPAT KEGIATAN*
* Hari/tanggal : *Sabtu, 6 September 2008 s/d Sabtu, 20
September 2008*
* Tempat : Serentak di wilayah Jabodetabek,
Bandung, Yogya, Surabaya, Kaltim
(Jadwal kegiatan masing-masing wilayah diumumkan mulai 7
September 2008)
** JADWAL KEGIATAN UNTUK WILAYAH YOGYAKARTA DAN SEKITARNYA:*
Hari/tanggal : Sabtu / 13 September 2008
Waktu : Pukul 13.00 - 15.00 WIB
Tempat : Mushalla Idul Ilmi
Taman Pintar Yogyakarta
Acara : Launching 1000 Cinta Untuk 1000
Mushalla dan soft launching buku karya Komunitas Sekolah Kehidupan. Acara
akan dibuka oleh Bapak Arief Noor Hartanto (Ketua DPRD Kota Yogyakarta)
Bagi sahabat-sahabat di wilayah Yogyakarta dan sekitarnya yang hendak turut
berpartisipasi dalam kegiatan ini, dapat menghubungi PJ Wilayah Yogyakarta:
Andri Pranolo (081392554050 / 0274-547015) atau
http://apranolo.staff.ugm. ac.id
*DONASI/SUMBANGAN: *
*Donasi berupa uang dapat ditransfer ke rekening:*
* *
*BCA*
Nama : *Lia Octavia Dwipajana*
Bank : BCA Cabang Gajah Mada, Jakarta
No rek : 0120075101
* *
*BNI*
Nama : *Retnadi Nur'aini *
Bank : BNI Cabang Senayan, Jakarta
No rek : 0108061745
*BSM (Bank Syariah Mandiri)*
Nama : *Dani Ardiansyah*
Bank : BSM Sultan Hasanuddin, Jakarta
No rek : 6007006333
*Donasi diterima panitia paling lambat 20 September 2008*.
Untuk donasi berupa uang, mohon mengirimkan sms konfirmasi setelah melakukan
transfer ke no. 081210698852 / 081325494096 pada Retnadi Nur'aini dengan
menyebutkan nama, besar jumlah uang yang ditransfer dan transfer ke bank
mana.
Pamflet kegiatan terlampir.
Salam penuh cinta
Panitia 1000 Cinta Untuk 1000 Mushalla
Komunitas Sekolah Kehidupan.com, Asma Nadia, dan Ust Yusuf Mansur
CP. Galih Ari Permana 087877328607
Retnadi Nur'aini 081210698852
Lia Octavia 08128146426
www.sekolah-kehidupan. com
http://sekolahkehidupan.multiply. com
********************* ********* ********* ********* ********* **
*Donasi yang diterima panitia per tgl 7 September 2008 (pukul 18.00 WIB):*
*1) 100 buah sajadah dari Bapak M. Saefudin
2) Donasi uang dengan perincian sbb:
a) Donasi uang kolektif yang terkumpul dari rekening Kartina Haswanto per 4
September 2008 = Rp. 4.100.000,-
b) Donasi uang dari Ade Armando per 28 Agustus 2008 = Rp. 1.000.000,-
c) Donasi uang dari Siwi LH per 28 Agustus 2008 = Rp. 78.000,-
d) Donasi uang dari Noki (Kebon Jeruk) per 27 Agustus 2008 = Rp. 25.000,-
e) Donasi uang dari Nurwidya Fitriana per 22 Agustus 2008 = Rp. 75.000,-
f) Donasi uang dari Neni Widyaningsih per 22 Agustus 2008 = Rp. 300.000,-
g) Donasi uang dari hamba Allah per 19 Agustus 2008 = Rp. 50.000,-
h) Donasi uang dari hamba Allah per 29 Agustus 2008 = Rp. 50.000,-
i) Donasi uang kolektif yang terkumpul pada Inna Putri per 29 Agustus 2008 =
Rp 250.000,-
j) Donasi uang dari hamba Allah per 29 Agustus 2008 = Rp. 150.000,-
k) Donasi uang dari hamba Allah per 1 September 2008 = Rp. 55.000,-
l) Donasi uang dari Yulizawati (ada di Inna Putri) per 2 September 2008 = Rp
100.000,-
m) Donasi uang dari Yayat Hidayat per 2 September 2008 = Rp 200.000,-
n) Donasi uang dari Harummi per 2 September 2008 = Rp 250.000,-
o) Donasi uang dari hamba Allah (081514xxxx) per 3 September 2008 = Rp
100.000,-
p) Donasi uang dari hamba Allah (081287xxxxx) per 3 September 2008 = Rp
100.000,-
q) Donasi uang dari hamba Allah (081310xxxxx) per 3 September 2008 = Rp
50.000,-
r) Donasi uang dari Anadia (Depok) per 3 September 2008 = Rp 500.000,-
s) Donasi uang dari hamba Allah di Depok (081561xxxxxx) per 3 September 2008
= Rp 100.000,-
t) Donasi uang dari hamba Allah (081514xxxx) per 4 September 2008 = Rp
100.000,-
u) Donasi uang dari Nuke per 4 September 2008 = Rp 100.000,-*
*
**v) Donasi uang dari Mbak Widi dan teman-teman muslim IBM per 4 September
2008 = Rp 1.050.000,-*
*w) Donasi uang dari Nufi per 4 September 2008 = Rp 200.000,-*
*x) Donasi uang dari Hilmi Af'idah per 4 September 2008 = Rp 100.000,-*
*y) Donasi uang dari hamba Allah (Pangkal Pinang) per 4 September 2008 = Rp
100.000,-
z) Donasi uang dari hamba Allah (ada di Bu Has) per 5 September 2008 = Rp
1.000.000,-
aa) Donasi uang dari hamba Allah (021-953xxxxx) per 5 September 2008 = Rp
300.000,-
ab) Donasi uang dari Nia (Jakarta) per 5 September 2008 = Rp 40.000,-
ac) Donasi uang dari Ika (Bogor) per 5 September 2008 = Rp 100.000,-
ad) Donasi uang dari hamba Allah per 5 September 2008 = Rp 50.000,-
ae) Donasi uang dari hamba Allah per 5 September 2008 = Rp 500.000,-
af) Donasi uang dari Arhan per 5 September 2008 = Rp 600.000,-*
**
**
*
ag) Donasi uang dari Erma Yulihastin per 7 September 2008 = Rp 50.000,-
*
*
3) 10 buah Al Qur'an
4) 28 buah mukenah
5) Donasi dari Hj. Ayuningsih berupa: 6 mukena, 5 Al Qur'an, 2 buah Yasin, 2
sajadah kecil untuk kepala, 2 sajadah besar, 2 sarung, 2 peci
6) 24 Mukenah (Di Mbak Sya)
7) Donasi mushaf Al Qur'an (kolektif pada PJ Wil Jakarta Pusat) per 3
September 2008:
- 5 buah mushaf Al Qur'an donasi dari Sdri. Okti Amalia
- 1 buah mushaf Al Qur'an dari Sdri. Maryanti
8) Donasi kolektif pada PJ Wil Jakarta Timur per 3 September 2008:
- 10 buah sajadah dari Mr. R
- 1 buah mukenah
- 1 buah Al Qur'an
9) Donasi kolektif pada PJ Wil Depok per 6 September 2008:
- 12 mukenah
- 11 sajadah
- 1 kerudung
- 1 tafsir Al Qur'an
- Uang sejumlah Rp 350.000,-
10) Donasi kolektif pada PJ Wilayah Bogor per 6 September 2008:
- 10 buah sajadah
11) Donasi dari Ibu Mariani (via Kang Galih) per 6 September 2008 berupa 2
buah mukenah
12) Donasi kolektif pada PJ Wilayah Yogyakarta per 6 September 2008 pukul
22.00:
1. Supandi (FA UGM) = Rp. 20.000,-
2. Bibit S (FA UGM)= Rp. 20.000,-
3. Widyati P (FA UGM) = Rp. 25.000,- ; 1 Al-Qur'an
4. Sukiran (FA UGM) = Rp. 40.000,-
5. Ngudi Santoso (FA UGM) = Rp. 50.000,-
6. Dina Wahyu (FA UGM) = Rp. 20.000,-
7. Dwi F (FA UGM) = Rp. 100.000,-
8. Emina Nursita (Pasca Ilmu Kehutanan UGM) = Rp. 20.000,-; 1 Sarung
9. Hamba Allah = Rp. 50.000,-
10. Hamba Allah = Rp. 15.000,-
11. Amalia Febriani (Pasca Ilkom UGM) = 2 Mukena
12. Tarmudi (teman Amalia F) = 2 Mukena; 1 Sajadah
13. Rosmalia Sari (teman Amalia F) = 1 Mukena
14. Aulia Kost Timoho = 1 Mukena; 1 Al-Quran; 3 Al-Ma'surot
15. Hamba Allah = 1 Sarung
16. Ibu Sri Kartini (Timoho Yogya) = 1 Sarung; 1 Sajadah
17. Widayatun (Karyawati Rumah Sandang Muslim Karisma Yogya, JL. KHA Dahlan)
= 2 Mukena, 2 Sajadah, 2 Sarung
18. Lia/ Cahaya Khairani = 1 Mukena
19. Ibu Isti Darlinah (TImoho, Yogya) = 2 Mukena, 1 Al-Quran
20. Hamba Allah = 2 Sajadah; 1 Sarung
21. Rumah Sandang Muslim Karisma Yogya, JL. KHA Dahlan = 3 Mukena; 1 Sajadah
21. Donasi Kolektif Wiwit Wijayanti (UGM) = Rp. 35.000; 1 AlQuran; 7
Sajadah; 3 Mukena; 4 Sarung
22. ...?
Total Donasi wil Yogya per-6 September 2008, Jam 22.00:
1. Mukena = 17 Buah
2. Al-Quran = 4 Buah
3. Sarung = 10 Buah
4. Sajadah = 14 Buah
5. Al-Ma'surot = 3 Buah
6. Uang = 435.000,- (Empat Ratus Tiga Puluh Lima Ribu Rupiah)
Jumlah total sumbangan per 7 September 2008 yaitu: 149 sajadah, 26 buah Al
Qur'an, 90 buah mukenah, 12 sarung, 2 peci, 2 buah Yasin, 1 buah kerudung, 1
buah tafsir Al Qur'an, 3 buah Al Ma'tsurat, dan uang total Rp 12.608.000 ,-
(Dua belas juta enam ratus delapan ribu rupiah)
*
********************* ********* ********* ****
- 2.1.
-
File - Moderator Sekolah Kehidupan
Posted by: "sekolah-kehidupan@yahoogroups.com" sekolah-kehidupan@yahoogroups.com
Sun Sep 7, 2008 4:57 am (PDT)
(Moderator) INFO: Cara Mudah Baca Email
Para anggota milis sekolah-kehidupan Yth.,
Dari pengamatan yang kami lakukan, jumlah postingan yang masuk ke milis kita rata-rata 20-30 email sehari baik berupa artikel maupun postingan lainnya. Sehubungan dengan itu maka kami menyarankan bagi semua anggota agar email-box tidak cepat penuh maka disarankan agar mengubah status posting-emailnya dari individual email menjadi digest atau web-only. Tetapi dari pengalaman yang kami lakukan, hal yang terbaik bila kita memilih option web-only. Dengan pilihan ini maka kita hanya bisa membaca seluruh postingan dengan cara membuka mail site, juga untuk membalas postingan, serta mengirim email langsung ke si penulis.
1. Cara mengubah sistem info email dari individual email ke digest atau web-only
Ketik http://groups.yahoo.com/ group/sekolah- kehidupan,
Sign in dulu, kemudian klik Edit Membership
Kemudian di bawah ubah pilihan dari individual email ke pilihan digest atau web-only.
Kemudian akhiri dengan klik tanda SAVE
2. Cara mudah untuk membuka mail-group.
Bila kita sudah ingin memilih dengan web-only, berarti informasi semua postingan harus
dilihat di mail site. Untuk itu ketik http://groups.yahoo.com/ group/sekolah- kehidupan.
Sign in dulu, kemudian klik view all, untuk melihat semua postingan dari dulu yang paling
lama sampai yang terbaru.
Untuk memudahkan membuka mail-site kita di waktu-waktu berikutnya maka alamat mail
tadi yang di awali dengan http://....., sebaiknya di book-mark atau di masukkan dalam
daftar favorite (ada di ujung atas sebelah kiri layar monitor). Klik Favorites, dan add.
Demikian yang dapat disampaikan. Terima kasih.
Salam Hormat,
Moderator Bersama
- 3a.
-
Re: (Ruang Baca) Oh, Baby Blues
Posted by: "Yon's Revolta" freelance_corp@yahoo.com freelance_corp
Sun Sep 7, 2008 6:21 am (PDT)
Biru melambangkan luka
hem, baru tahu aye :-)
makasih sharenya Mbak
salam
yon's
http://penakayu.blogspot. com
--- In sekolah-kehidupan@yahoogroups. , "Rini Agus Hadiyono"com
<rinurbad@...> wrote:
>
> Sub judul: Pengalaman Sejati Para Orangtua Saat Mengalami Masa-masa
> Berat Setelah Melahirkan
>
> Penyusun: Mamiek Syamil dan Dina Sulaeman
> Penerbit: Femmeline
> Cetakan: I, Februari 2007
> Tebal: xviii + 126 halaman
> Beli di: Tisera, Jatos
> Harga: Rp 19.500,00
> Skor: 7,9
>
> Biru terkadang melambangkan luka. Itulah sebabnya buku yang merangkum
> cerita
> sejumlah ibu dan seorang ayah, yang kebanyakan bermukim di luar
> negeri, ini menggunakan warna biru di kulit mukanya. Sebuah kabut yang
> sedang dikuak pada suatu peristiwa besar yang seharusnya
> membahagiakan, yakni kelahiran si buah cinta.
>
> Jujur saja, kisah-kisah para ibu dan ayah yang mengalami baby blues
> membuat saya cukup merinding sehingga tidak kuasa membaca semuanya.
> Di sisi lain, pengalaman itu mengandung sisi menyentuh dan kebergunaan
> bagi saya pribadi. Hati dibuat basah oleh kisah Dina Sulaeman dan
> suami yang mengorbankan impian menyelesaikan pendidikan pascasarjana
> di negeri orang karena pukulan psikologis yang amat berat. Perasaan
> bersalah karena kegagalan itu berperan dalam meningkatnya tekanan.
>
> Begitu pula cerita Beby Haryanti Dewi, yang dijejali mitos sejak
> kelahiran bayinya. Suatu hal yang sering saya dapati di depan mata,
> termasuk keluhan kawan-kawan karib yang telah menjadi ibu. Betapa
> banyak sikap manusia yang mengedepankan perhatian tetapi malah
> menggerus rasa percaya diri sang ibu baru karena komentar yang
> berlebihan dan sama sekali tak bertenggang rasa.
>
> Dianjurkan membaca Oh, Baby Blues dalam kondisi mental yang sangat
> jernih supaya dapat menepis sugesti ketakutan akan sakitnya melahirkan
> dan sebagainya. Buku ini membeberkan banyak pelajaran dan tips,
> utamanya betapa penting bahu-membahu dengan suami untuk menghadapi
> serangan psikis yang dapat mengkronis dalam bentuk depresi.
>
- 4a.
-
Re: [rampai] taman
Posted by: "Yon's Revolta" freelance_corp@yahoo.com freelance_corp
Sun Sep 7, 2008 6:23 am (PDT)
Taman senja
lelaki sunyi
taman asmara bunga
sesekali tersenyum
lalu nampak murung
luka itu belum selesai
malah merekah merah
pengecut, katamu
lalu terdiam
tak ada lagi kata
hanya keyakinan tersimpan
dimana ada ketulusan cinta
disana terbentang harapan
salam
yon's
http://jurnalkomunikasi.com
--- In sekolah-kehidupan@yahoogroups. , "novi_ningsih"com
<novi_ningsih@...> wrote:
>
> aku berada dalam sebuah taman
> rumput hijau bak permadani
> ada bunga-bunga yang indah mewangi di sisi kananku
> indah...
>
> satu tempat yang aku tuju...
> gundukan tanah itu
> tumbuh rumput hijau subur
> dengan nisan di atasnya...
>
>
> ada namanya...
>
> Robbighfirli waliwalidayya warhamhuma kamaa robbayani soghiroh
>
- 4b.
-
Re: [rampai] taman
Posted by: "Nia Robiatun Jumiah" musimbunga@gmail.com
Sun Sep 7, 2008 9:47 am (PDT)
Taman Mawar
Seumpama tikar yang kau anyam
di jalinan tiap durimu
dalam angkuh indah wajahmu
pada tiap merah wangimu yang merekah
kelopakmu menyusun indah kata manis yang keluar dari hembusan angin ketika
ia mengecup wajahmu, dalam tidur mu yang panjang akan sebuah penantian, yang
bernama cinta
di setiap rukukmu pada alam yang bicara tentang kefanaan dan fatamorgana,
dalam ruang-ruang jingga yang kadang memudar menjadi ungu semu,
biarkan durimu merekah
di kokoh pendirianmu
di lekuk indah hijabmu
di dalamnya sujudmu
menjadi taman mawar, bukan sembarang
durimu, membawamu ke kesejatian
ps: untuk banyak orang yang kukenal sebagai mawar, semoga tetap kukuh
pendirian:)
2008/9/7 Yon's Revolta <freelance_corp@yahoo.com >
>
> Taman senja
>
> lelaki sunyi
> taman asmara bunga
> sesekali tersenyum
> lalu nampak murung
> luka itu belum selesai
> malah merekah merah
> pengecut, katamu
> lalu terdiam
> tak ada lagi kata
> hanya keyakinan tersimpan
> dimana ada ketulusan cinta
> disana terbentang harapan
>
> salam
> yon's
> http://jurnalkomunikasi.com
>
> --- In sekolah-kehidupan@yahoogroups. <sekolah-kehidupan%com 40yahoogroups. com>,
> "novi_ningsih"
>
> <novi_ningsih@...> wrote:
> >
> > aku berada dalam sebuah taman
> > rumput hijau bak permadani
> > ada bunga-bunga yang indah mewangi di sisi kananku
> > indah...
> >
> > satu tempat yang aku tuju...
> > gundukan tanah itu
> > tumbuh rumput hijau subur
> > dengan nisan di atasnya...
> >
> >
> > ada namanya...
> >
> > Robbighfirli waliwalidayya warhamhuma kamaa robbayani soghiroh
> >
>
>
>
- 4c.
-
Re: [rampai] taman
Posted by: "novi_ningsih" novi_ningsih@yahoo.com novi_ningsih
Sun Sep 7, 2008 11:47 am (PDT)
Taman hati
hampa dalam hati
selama hadirnya mimpi-mimpi
bersahabat pada rasa-rasa yang tak pasti
hingga akhirnya kembali
pasrah yang diminta
cemas yang dirasa
hingga ikhlas...
ini sungguh misteri
membayang di setiap hati
hingga terbangun lagi dari mimpi...
========
Taman kasih
tamanku taman cinta
kasih dan bahagia
ketika dia hadir dalam senyum seorang ayah
menulis dalam jiwaku
berdoa, belajar, beribadah...
menepi dari kefanaan yang sunyi
tamanku ada di malam-malam sunyi
ketika lantunan al Quran
sampai telinga ini
mengajakku menggenggam cahaya Ilahi
tamanku...
bersamanya...
ketika aku menatap langit luas
kuingin katakan padanya...
aku ada di sini
dekatmu
duduk di samping nisan
yang tertulis namamu
menghadirkan rasa-rasa hati yang merindu
berharap ada mimpi
berharap
berharap...
untuk bapak,
21 Januari 2004...
--- In sekolah-kehidupan@yahoogroups. , "Nia Robiatun Jumiah"com
<musimbunga@...> wrote:
>
> Taman Mawar
>
>
> Seumpama tikar yang kau anyam
> di jalinan tiap durimu
> dalam angkuh indah wajahmu
> pada tiap merah wangimu yang merekah
>
> kelopakmu menyusun indah kata manis yang keluar dari hembusan angin
ketika
> ia mengecup wajahmu, dalam tidur mu yang panjang akan sebuah
penantian, yang
> bernama cinta
> di setiap rukukmu pada alam yang bicara tentang kefanaan dan
fatamorgana,
> dalam ruang-ruang jingga yang kadang memudar menjadi ungu semu,
> biarkan durimu merekah
> di kokoh pendirianmu
> di lekuk indah hijabmu
> di dalamnya sujudmu
> menjadi taman mawar, bukan sembarang
> durimu, membawamu ke kesejatian
>
>
>
> ps: untuk banyak orang yang kukenal sebagai mawar, semoga tetap kukuh
> pendirian:)
>
>
>
> 2008/9/7 Yon's Revolta <freelance_corp@...>
>
> >
> > Taman senja
> >
> > lelaki sunyi
> > taman asmara bunga
> > sesekali tersenyum
> > lalu nampak murung
> > luka itu belum selesai
> > malah merekah merah
> > pengecut, katamu
> > lalu terdiam
> > tak ada lagi kata
> > hanya keyakinan tersimpan
> > dimana ada ketulusan cinta
> > disana terbentang harapan
> >
> > salam
> > yon's
> > http://jurnalkomunikasi.com
> >
> > --- In
sekolah-kehidupan@yahoogroups. <sekolah-kehidupan%com 40yahoogroups. com>,
> > "novi_ningsih"
> >
> > <novi_ningsih@> wrote:
> > >
> > > aku berada dalam sebuah taman
> > > rumput hijau bak permadani
> > > ada bunga-bunga yang indah mewangi di sisi kananku
> > > indah...
> > >
> > > satu tempat yang aku tuju...
> > > gundukan tanah itu
> > > tumbuh rumput hijau subur
> > > dengan nisan di atasnya...
> > >
> > >
> > > ada namanya...
> > >
> > > Robbighfirli waliwalidayya warhamhuma kamaa robbayani soghiroh
> > >
> >
> >
> >
>
- 5a.
-
Re: (Ruang Kantor)Dibilang Meninggal
Posted by: "Nia Robiatun Jumiah" musimbunga@gmail.com
Sun Sep 7, 2008 7:21 am (PDT)
kalo di bogor ada yang namany kfb (komunitas fotografer bogor) cari di mbah
google deh.. biasanya, suka pada hunting photo tuh (aku baru ikuts sekali
sih..) cuma ilmunya lumayan.. gimana kalo sk ngadain belajar bareng
photo-memphoto... ada yang bersedia jadi modelnya? kalo gurunya mba sisca
tuh..:D
Pada 7 September 2008 09:43, Yon's Revolta <freelance_corp@yahoo.com >menulis:
>
> kocak abiezz
>
> eh sis kapan
> ada acara motret motret lagi.
> kalo ada even yang oke punya kasih tahu aye yah
>
> salam
> yon's
> http://jurnalkomunikasi.com
> http://penakayu.blogspot. com
>
>
> --- In sekolah-kehidupan@yahoogroups. <sekolah-kehidupan%com 40yahoogroups. com>,
> Sisca Lahur
> <sapijinak2000@...> wrote:
> >
> >
> > Dibilang Meninggal
> >
> > by: Sapijinak
> >
> >
> > Ruangan sebelah heboh. Seorang karyawati bagian quality control
> terdengar berteriak cempreng. Kalau dia sudah mulai berteriak, rasanya
> percuma aku menyumpal kupingku dengan headphones. Biar lagu yang
> tengah kudengar merdu mendayu, suara mahluk itu tetap berhasil
> memasuki lubang telingaku.
> >
> >
> > Kali ini ia sedang tidak mengomel tentang kesalahan para layouter
> atau designer, namun tengah mewartakan kabar duka.
> >
> >
> > " Anaknya mas Dwi meninggal. Ayo, kasih sumbangan."
> > " Inailahi..."
> > " Aduh, kasihan. Umur berapa tuh ?"
> > " Masih bayi lho."
> > " Cepetan kasih duitnya. Mas Dwi mau langsung pulang kampung."
> > Berbagai respon lain langsung terucap dari tetangga sebelah.
> >
> >
> > Tak berapa lama, ia datang ke ruanganku untuk mengabarkan hal sama.
> > " Mas Dwi itu yang mana, ya?" tanya seorang designer baru.
> > " Kurir kita, mas. Nongkrongnya di lantai 1."
> > " O..."
> >
> >
> > Amplop sumbanganpun beredar. Reaksiku adem ayem mendengar berita
> tersebut, entah mengapa.
> >
> >
> > 10 menit berlalu.
> >
> >
> > " Sialan, lu. Kasih info yang bener dong. Untung mas Dwi sudah
> pergi, kalau nggak, bisa marah tuh." Terdengar suara heboh lagi di
> ruang sebelah.
> >
> > " Maaf, teman-teman. Yang meninggal bukan anaknya mas Dwi, tapi
> saudaranya. Sumbangannya boleh diambil lagi."
> >
> >
> > YEE...
> > ---------------------
> >
>
>
>
- 6.
-
(Rampai ) Balada Embun Pagi
Posted by: "(¯´·._.·Dyan·._.·´¯)" dyan177@yahoo.co.uk dyan177
Sun Sep 7, 2008 7:23 am (PDT)
BALADA EMBUN PAGI
Kilaumu adalah citramu...
bagimu dan juga pecintamu...
kau adalah nuansa...
hadirmu adalah rindu semesta raya...
Kala sang surya menunjukan kuasanya...
kerinduanku semakin nyata...
jangan pisahkan kerinduanku dan citranya
jangan biarkan artinya menjadi fana...
Dan kala sang surya menyapa,embunpun berkata;
Tak ada yang baik untuk dicintai,
Tak ada yang buruk untuk dicaci maki...
Tak ada yang sempurna untuk di puji,
Tak ada yang hina untuk ditinggal pergi...
Mungkin begitu kali ya'...
karena memang tak ada yang kekal didunia ini selain rahmat dan
anugrah sang pencipta.ya...sang pencipta yang juga pecinta...
<)^^(>
(( 'o' ))
=(,,)=(,,)=
(´´.¸(´´.¸ ¸.´´) ¸.´´)
> '''-_-'''It' s Me'''-_-''' »
(¸.´´(¸.´´ ´´.¸)´´ .¸)
http://sweety177. multiply. com/
http://www.friendst er.com/dyan177
YM = sweety9621
- 7.
-
Mengusir Gelisah Hati
Posted by: "dkadarusman" dkadarusman@yahoo.com dkadarusman
Sun Sep 7, 2008 7:24 am (PDT)
Hore,
Hari Baru!
Teman-teman.
Dijaman ini, begitu banyak hal yang bisa menjadikan hati kita
gelisah. Kenaikan gaji yang nyaris habis dikikis inflasi. Harga sayur-
mayur yang menguras uang dapur. Uang sekolah anak-anak yang kadang
menyesakkan. Juga sang gadis pujaan hati yang tidak kunjung menerima
cinta kita. Kerena kegelisahan itu, kita menjadi sulit tidur. Dari
sulit tidur, lalu kita dihinggapi depresi. Kemudian berkembang
menjadi stress berkepanjangan. Untuk mengobatinya; kita meminum obat
tidur ditambah anti-depresan dan anti-ansietas. Memang, banyak orang
yang tertolong dengan obat-obatan semacam itu. Tetapi, dalam jangka
panjang mereka harus menaikkan dosis untuk menghasilkan efek yang
sama. Sehingga, akhirnya malah menjadi ketagihan. Adakah alternatif
lain selain obat-obatan semacam itu?
Dijaman dahulu kala, obat-obatan seperti itu belum ada. Begitu pula
dengan lembaga pelatihan yang menyajikan topik `Stress Management'.
Sehingga, orang-orang pada masa itu harus mencari jalan keluar lain,
seperti yang dikisahkan dalam sebuah dongeng. Dongeng tentang seorang
lelaki yang sedang dihinggapi oleh kegelisahan hati. Dia mendatangi
seorang bijak ditengah gurun pasir yang bernama bukit Shofa. Lalu
bertanya;"Tuan, apa rahasianya sehingga Tuan begitu tentram dalam
menghadapi hidup yang serba sulit ini?"
Orang bijak itu berkata;"Aku tahu sebuah rahasia," katanya, "tapi aku
tidak bisa mengatakannya kepadamu," lanjutnya.
Lelaki itu menahan kecewa sambil berkata:"jika Tuan tidak
mengatakannya, bagaimana saya mengetahuinya?"
"Engkau bisa membacanya," kata sang bijak, seraya mengarahkan
telunjuknya kesebuah gundukan pasir dibukit Marwa. "Disana," lanjut
beliau. "Ada selembar kulit kambing yang menyimpan rahasia itu.
Raihlah kulit kambing itu, dan bacalah apa yang tertulis padanya."
Katanya. "Jika engkau bisa mengamalkannya, maka hatimu akan terbebas
dari rasa gundah dan gelisah." Lalu, orang bijak itu beranjak pergi.
Seketika itu juga, sang lelaki berlari ke bukit Marwa. Setelah
mencari-cari diseluruh penjuru bukit itu, akhirnya dia berhasil
menemukan kulit kambing yang diceritakan oleh sang bijak tadi. Dia
bergegas membuka lembaran kulit kambing itu. Dan disana, didapatinya
sebaris kalimat aneh yang berbunyi;"Alaa bidzikrillaahi tathma-innul
quluub...." Sejenak dia berpikir, apa arti kalimat itu. Oh, dia
teringat masa kecil dulu, ketika gurunya bercerita tentang rahasia
itu. Perlahan-lahan dia teringat pula bahwa kalimat itu berarti,
bahwa:'hanya ada satu cara untuk menjadikan hati kita tenang, yaitu;
dengan mengingat Tuhan'.
Orang-orang yang senantiasa mengingat bahwa mereka mempunyai Tuhan
tempat bersandar; dijamin akan merasa tenang dihatinya. Betapa tidak?
Didunia ini ada begitu banyak hal yang diluar jangkauan kemampuan
manusia. Sehingga, mengandalkan kemampuan diri sendiri saja
seringkali tidak cukup. Lagipula, masalah kita bisa datang silih
berganti. Saat kita terbebas dari suatu masalah, masalah lain serta
merta menggantikan.
Ketika teringat kepada Tuhan, kita kembali disadarkan bahwa tidak ada
kekuatan yang melebihi kekuatan Tuhan. Sehingga, saat kita meminta
kepadaNya untuk diberi kekuatan, maka kita mendapatkan kekuatan dari
sang pemilik kekuatan itu sendiri. Itu membuat kita memiliki kekuatan
untuk terus menjalani hidup. Tidak peduli sesulit apapun dia mendera
kita.
Selain itu, kita juga kembali disadarkan bahwa Tuhan itu maha adil.
Dia tidak mungkin menghukum orang-orang yang berbuat kebajikan.
Sebaliknya, tidak mungkin Dia membiarkan orang-orang yang berbuat
jahat, menindas sesama manusia, merampas hak orang lain, dan
bertindak sewenang-wenang. Sebab, tidak ada satu mahlukpun yang bisa
terbebas dari pengawasanNya. Jadi, disaat kita harus melakukan
tindakan-tindakan yang baik, kita yakin bahwa Tuhan mendukung kita
dibelakang. Namun, ketika terbersit dihati kita untuk melakukan
sesuatu yang kurang baik. Atau merugikan orang lain. Atau mengambil
hak orang lain, kita teringat bahwa Tuhan menyaksikan. Mudah-mudahan
kita ditunjukkan kepada jalan yang lurus lagi.
Mengingat Tuhan, berarti menjadikan Tuhan sebagai backing kita. Jika
kita membayar orang-orang berpengaruh untuk menjadi backing kita,
rasanya hati kok tenang sekali ya? Apalagi jika yang menjadi backing
adalah sang maha pemilik kekuatan dan kekuasaan mutlak. Oleh karena
itu selain mendapatkan ketenangan hati, orang-orang yang selalu
mengingat Tuhan juga bisa menasihati dirinya sendiri dengan
mengatakan; "Cukuplah Tuhan sebagai pelindungku".
Jadi, untuk terbebas dari kegelisahan hati, kita bukan harus
bergantung kepada obat-obatan. Melainkan semakin banyak mengingat
Tuhan. Karena "Alaa bidzikrillaahi tathma-innul quluub....". Hanya
dengan mengingat Tuhan, hati kita menjadi tenang. Bayangkan. Jika
setiap hari kita bisa mengingat Tuhan. Maka setiap hari. Hati kita.
Menjadi tenang.
Hore,
Hari Baru!
Dadang Kadarusman
http://dkadarusman.blogspot. com/
http://www.dadangkadarusman. com/
Catatan Kaki:
Kesulitan mungkin sengaja ditimpakan Tuhan kepada kita, supaya kita
lebih mudah untuk mengingatNya.
- 8.
-
(catatan kaki) Cinta Memang Menyakitkan
Posted by: "suka2_iu" suka2_iu@yahoo.co.id suka2_iu
Sun Sep 7, 2008 9:49 am (PDT)
Untuk orang-orang yang masih mencari cinta dalam hidupnya, bagus
untuk direnungkan.
CINTA MEMANG MENYAKITKAN
Mereka telah saling mengenal sejak bersekolah dan sejak menjadi
sahabat baik. Mereka berbagi semua dan apapun juga dan menghabiskan
banyak waktu bersama dalam dan setelah sekolah. Tetapi hubungan
mereka tidak berkembang namun hanyalah sebatas teman.
Siti menyimpan rahasia, kekagumannya dan cintanya kepada Imam . Dia
memiliki alasan tersendiri untuk menyimpan hal itu sendiri.
TAKUT! Takut akan penolakan, takut jika Imam tidak merasakan hal yang
sama,takut kalau Imam tidak menerimanya sebagai temannya lagi, takut
kehilangan seseorang yang dia merasa nyaman bersamanya. Setidaknya
jika dia tetap menjaga perasaannya, dia mungkin masih bisa bersama
Imam dan dengan harapan, bahwa Imam lah yang akan mengatakan
bagaimana perasaannya kepada Siti.
Waktu terus berjalan dan sekolah telah bubar. Imam dan Siti pergi
ke arah yang berlainan. Imam melanjutkan studinya ke keluar negeri,
sedangkan Siti mendapatkan pekerjaan. Mereka tetap saling
berhubungan, dengan surat , saling mengirimkan foto masing-masing dan
saling mengirimkan hadiah. Siti merindukan Imam akan kembali. Dia
telah memutuskan bahwa dia memiliki kekuatan untuk mengatakan kepada
Imam bagaimana perasaan cintanya, jika Imam kembali.
Dan tiba-tiba, surat dari Imam terhenti. Siti menulis kepadanya,
tetapi tidak ada jawaban.
Dimana dia? Apa yang terjadi? Banyak pertanyaan yang ada di
kepalanya.Dua tahun berlalu dan Siti tetap berharap bahwa Imam
akan kembali atau setidaknya mengiriminya surat.Dan doanya terkabul.
Dia menerima surat dari Imam , mengatakan.. .! " Siti, aku punya
kejutan untukmu...temui aku di bandara pukul 7 malam. Aku tidak kuat
menunggu untuk menemuimu lagi. Cinta dan cium Imam"
Siti berbunga-bunga. Cinta dan cium, berarti banyak bagi seorang
wanita yang belum merasakan cinta sebelumnya. Dia begitu gembira atas
kata-kata itu.
Ketika harinya telah tiba, Siti menunggu dengan cemas. Dia memakai
pakaian terbaiknya dan berusaha terlihat secantik mungkin. Dia
mencari Imam kesana kemari. Tetapi tidak dilihatnya Imam . Kemudian
datang seorang wanita dengan pakaian ketat berwarna biru yang seksi.
Dia begitu perhatian melihat Siti, "Hai! Aku Angie, temannya Imam.
Kamu Siti?" tanyanya. Siti menganggukkan kepala. "Maaf, aku punya
kabar buruk bagimu. Imam tidak akan datang. Dia tidak akan pernah
bisa datang
lagi," kata wanita itu, sambil meletakkan tangannya di pundaknya Siti.
Siti tidak dapat mempercayai hal yang dia dengar!!! Apa yang telah
terjadi?? Siti bingung, dia amat sangat khawatir sekali dan wajahnya
menjadi pucat. "Dimana Imam ? Apa yang terjadi padanya??? Katakan
padaku..."
Siti memohon kepada si wanita.
Si wanita melihat dengan cermat ke Siti dan dia menepuk pundak Siti
dan mengatakan,
"ALAMAK SITI... INI EIKE IMAM...APAKAH EIKE TERLIHAT CANTIK
SEKARANG?
AIH....AIH.. ....YEY NGGAK BISA NGENALIN EIKE LAGI YAH???
IHHH...SEBEL DEH.....!!!"
.........dan kemudian Siti-pun langsung terkapar tak sadarkan
diri.....
- 9.
-
(Mimbar)Menjaga Interaksi dengan Lawan Jenis
Posted by: "M.Arif As Salman" marif_assalman@yahoo.com marif_assalman
Sun Sep 7, 2008 9:51 am (PDT)
Menjaga Interaksi dengan Lawan Jenis
Oleh : M. Arif As-Salman
Bakar, salah seorang teman saya, mengundurkan diri dari kepengurusan di sebuah Organisasi yang baru ia geluti. Sejak dulu ia saya kenal seorang yang aktif dan berjiwa organisatoris. Tidak hanya aktif, namun ia seorang yang punya kharismatik dan penuh daya tarik. Cara bicara yang tepat dan sistematis, kata-katanya yang sanggup menghujam hati, sikapnya yang lembut dan tegas, penampilannya yang selalu rapi dan sopan, berwajah tampan dan ia juga seorang yang cerdas. Namun belakangan, ia banyak menghindar dari organisasi yang didalam kegiatannya tidak ada pemisah antara ikhwan dan akhwat. Ketika saya tanya apa alasan pengunduran diri tersebut, ia menjawab, " Akhir-akhir ini, beberapa orang akhwat menaruh perhatian lebih pada saya, sering menghubungi saya dengan alasan keperluan organisasi dan yang parahnya ada salah seorang yang selalu memikirkan tentang saya, cerita seorang teman yang sekamar dengan ukhti tersebut. Saya sadar dengan kesanggupan saya,
sulit bagi saya untuk menahan pandangan mata dan menjaga niat. Apalagi kondisi saya yang belum menikah. Biarlah hal itu saya tinggalkan, asal iman saya selamat dan ibadah saya tenang."
Tindakan Bakar menurut sebagian orang akan dianggap tindakan yang kurang tepat, dengan segala argumen yang menjadi dasar penolakan mereka. Dan sebagian lain cenderung untuk menyetujui, juga dengan segala argumen yang memperkuat pendapat tersebut. Intinya, kembali pada masing-masing individu, dari arah mana dan kerangka berfikir bagaimana yang dipakai dalam menanggapi sikap Bakar diatas. Likulli ra`sin ra`yun (Setiap kepala punya pendapat).
Menurut hemat penulis orang seperti Bakar adalah contoh orang yang punya muraqabah dengan Allah. Ia sangat sadar bahwa kemanapun, dimanapun dan kapanpun, Allah selalu melihat dan mengetahui gerak-geriknya, bahkan apa yang dibisikkan hatinya. Ia sadar akan potensi hasrat yang ada dalam dirinya terhadap lawan jenis, ia juga tahu akan kadar kemampuan kontrolnya terhadap dirinya.
Saat ini cinta lokasi tidak hanya mengena para artis , tapi juga kisah-kisah aktifis dakwah yang jatuh cinta di lokasi medan dakwah juga sering terjadi dan ini tidak hanya menimpa orang-orang yang belum nikah, tapi juga orang-orang yang sudah menikah, seperti beberapa pengakuan dalam tanya jawab yang pernah penulis baca di sebuah situs islam. Dan itu baru yang mengaku, sedangkan yang belum terungkap, penulis berkeyakinan masih banyak.
Bagaimanapun juga seseorang akan sulit untuk menundukkan pandangan mata, menjaga iman dan menjaga niat di hati kalau sudah berhadapan langsung dengan lawan jenis. Apalagi bila lawan jenis tersebut punya daya tarik, seperti tampan/cantik, pintar, rapi, santun, banyak ilmu, jadi rujukan dan nilai-nilai plus lainnya. Akan timbul bisikan dihati, "Barangkali inilah pendamping ideal yang saya dambakan", dan bisikan-bisikan lainnya yang kalau tidak bisa terkontrol akan menggangu hati dan pikiran. Walau kita tidak menafikan bahwa diantara mereka yang banyak tersebut ada orang-orang yang soleh dan kuat imannya. Tapi forum tersebut dibuka untuk umum. Dan orang yang banyak tersebut walau secara zahir nampak soleh , tapi kita tidak tahu apa isi hatinya, bagaimana kadar imannya. Karena setiap orang tidak berada dalam kadar iman yang tetap dan sama. Setiap orang berbeda kadar iman dan pengamalan serta pemahaman agamanya.
Orang-orang yang sudah berkeluarga terkadang tidak bisa terhindar dari hal ini, maka bagaimanakah dengan orang-orang yang belum menikah. Dan orang-orang yang imannya kuat bisa terkena virus ini, maka bagaimanakah dengan orang-orang yang imannya masih lemah dan ala kadarnya.
Inilah menurut penulis diantara sebab tidak dianjurkannya ikhtilath antara laki-laki dengan perempuan karena lebih besar mudharatnya bahkan dalam urusan ibadah dan belajar sekalipun.
Dalam shalat seorang wanita tidak boleh bersuara mengatakan 'amin' dan kalau imam terlupa ia juga tidak boleh mengatakan 'subhanallah', dan sebaik shaf wanita adalah yang paling belakang dan yang paling buruk adalah yang paling depan. Kalau dalam perkara ibadah begitu ketatnya, bagaimanakah dengan kehidupan yang kita jalani sehari-hari. Dan kita semua ma`lum bahwa wanita adalah senjata syetan paling ampuh untuk menyeret seorang hamba Allah ke lembah nista. Dan syetan tersebut menjadikannya sebagai tunggangannya.
Kita sendiri juga pernah mendengar melalui berita, bagaimana seorang Ustdaz menzinahi santriwatinya, seorang guru ngaji mencabuli muridnya, dan cerita-cerita lainnya yang sangat memilukan hati kita.
Dalam lingkungan pesantren hubungan surat-menyurat antara santri dengan santriwati sering kedapatan, pertemuan diluar pesantren, berkunjung kerumah, hubungan ustadz dengan santriwati atau santri dengan ustadzah , bahkan diantara ustadz tersebut diusir karena perkara ini. Bagaimanapun juga adanya ikhtilath tanpa sitar pembatas tetap akan lebih banyak mudharatnya, baik sekarang ataupun pada masa yang akan datang. Baik ia nampak melalui sikap ataupun tersembunyi dalam hati dan pikiran, sehingga ia selalu menjadi bahan pikiran dan membuat hati selalu gundah gulana.
Bagaimanakah kita akan bisa menundukkan pandangan mata kalau kita berhadap-hadapan dengan wanita, sedangkan perintah Allah dalam Al-Qur`an: "Katakanlah pada orang-orang yang beriman hendaknya mereka menundukkan pandangan mereka .,"(pada ayat selanjutnya) "Dan katakanlah kepada wanita-wanita beriman agar mereka menundukkan pandangan mereka ."
Allah sendiri telah memerintahkan pada wanita-wanita beriman untuk tidak berkata-kata yang akan menimbulkan hasrat, seperti halus, lunak dan sejenisnya, sehingga tidak timbul niat buruk di hati orang-orang yang hatinya berpenyakit.
Allah telah perintahkan untuk jangan mendekati zina , jangan melakukan segala perbuatan yang membawa pada perbuatan zina. Rasulullah saw telah menerangkan bahwa setiap anggota tubuh kita ada bagian zinanya, mata dengan melihat, telinga mendengar, tangan menyentuh, kaki melangkah dan seterusnya sampai pada zina yang sesungguhnya.
Kisah-kisah perselingkungan dalam kehidupan kota metropolitan adalah suatu hal yang biasa dan sering terdengar. Suami yang selingkuh dengan sekretarisnya ataupun istri yang selingkuh dengan teman sekantor atau dengan gigolo banyak terjadi, baik itu terungkap atau masih tersembunyi. Istri yang terlalu sibuk diluar rumah dengan segala aktifitasnya, baik di kantor atau pun aktifitas lainnya, banyak yang terpeleset. Sehingga ia sering sms-an, telponan, jalan berdua, makan berdua dan akhirnya terjadi hubungan yang haram itu. Begitu juga dengan suami yang sibuk di kantor atau keluar kota untuk suatu keperluan , terkadang juga terkena dengan hal ini.
Apalagi di kehidupan barat, hidup yang tidak ada ruh agamanya, hidup yang bebas berekspresi, bebas berpendapat dan berbuat, hal-hal ini tentu sudah biasa terjadi.
Maka langkah yang baik, yang selamat dan yang akan menjaga pandangan mata, kejernihan hati, kemanisan iman dan ibadah adalah sedapat mungkin menghindari segala kegiatan yang disana ada interaksi terbuka (ikhtilath ) antara laki-laki dengan perempuan, terutama bagi yang belum menikah. Dengan demikian kita akan bisa merasakan indahnya bermunajat, nikmatnya beribadah dan manisnya ketaatan pada Allah, mau bukti, silahkan cobakan!
Terakhir, penulis serahkan pada pembaca, karena anda lebih tahu dengan diri anda dan setiap anda tentu punya persepsi masing-masing. Mari kita jujur dengan hati kita , apakah dengan ikhtilath mata kita bisa terjaga, pendengaran kita bisa terjaga, niat dan hati kita bisa terjaga, kata-kata kita bisa terjaga, dan pikiran kita bisa terjaga ? Kalau anda yakin bisa, silahkan berinteraksi dalam kerangka saling tolong-menolong pada kebaikan dan ketaatan dan tetap ada batasannya. Dan kalau belum bisa mengontrol diri , tentu menjaga iman, ketenangan hati dan kemanisan beribadah lebih utama dipertahankan dan di prioritaskan. Pada intinya setiap orang harus bisa dengan bijak dan tepat melihat kemampuan dirinya, sehingga dengan demikian ia akan bisa secara tepat memposisikan dirinya dan tidak salah dalam menempatkan diri. Wallahul a`lam
Semoga bermanfaat.
Wassalam,
Cairo, 07 Ramadhan 1429 H
www.marifassalman.multiply. com
- 10.
-
(Mimbar) Mendeteksi Sakit Iman
Posted by: "M.Arif As Salman" marif_assalman@yahoo.com marif_assalman
Sun Sep 7, 2008 9:53 am (PDT)
Mendeteksi Sakit Iman
Oleh : M. arif As-Salman
Dalam kehidupan yang kita jalani didunia ini, setiap orang dari kita pasti pernah suatu kali tertimpa penyakit. Penyakit yang menimpa setiap orang berbeda jenis dan kadarnya. Kadang sakit itu ringan dan tidak begitu kuat mempengaruhi aktifitas seseorang. Dan kadang kala penyakit yang menimpa seseorang begitu parah dan sangat berpengaruh pada kelancaran dan kestabilan aktifitas hidup yang dijalaninya. Sehingga membuatnya harus terbaring lama di atas kasur dan banyak pekerjaan penting yang tidak terlaksana. Setiap orang juga ketika ingin sembuh dari penyakit yang dideritanya, ia berupaya untuk berobat dengan mendatangi dokter spesialis. Dan kepada dokter ia akan bercerita apa yang ia rasakan, apa yang sakit dan dimana yang terasa sakit. Dokter yang baik akan memberikan keterangan dan menuliskan obat-obat yang mesti diminum. Dan seseorang yang ingin kesembuhan tentu akan bergiat untuk mengikuti petunjuk dokter dan disiplin meminum obat, segala anjuran akan
dilaksanakan dan segala pantangan akan ditinggalkan.
Biasanya, ketika sakit gejala-gejala yang terasa adalah; tidak bernafsu makan, badan terasa letih, kepala sering pusing, hidung pilek, tidur tidak nyenyak dan lain sebagainya. Kesimpulannya, segala aktifitas tidak bisa berjalan normal seperti biasa. Sebagian orang yang sadar akan kesehatan dirinya yang terganggu, ia akan berupaya cepat berobat sebelum kondisinya menjadi lebih parah. Sebagian lain menganggap enteng penyakit, sehingga ia membiarkan penyakit tersebut, dan kalau udah agak payah , ia mulai berobat, akibatnya kondisinya semakin parah dan perlu pengobatan intensif. Dan sebagian lain tidak mau tahu dengan keadaan dirinya, sakit ataupun sehat tak menjadi perhatiannya, sehingga ketika sakit ia tidak berusaha untuk berobat. Dan orang yang fungsi akalnya tidak berjalan, alias tidak waras, pasti tidak akan tahu apa yang sedang melanda dirinya. Mau sakit atau sehat baginya tidak jadi masalah. Manusia yang tidak waras ini hidupnya tidak jelas dan
tidak normal.
Dalam kaitannya dengan hal diatas , kita juga perlu untuk mendeteksi kondisi kesehatan iman kita. Kita perlu mengeceknya setiap hari bahkan setiap saat. Dan kalau kita sendiri tidak bisa melakukan pendeteksian , kita perlu pada seorang 'dokter spesialis iman' yang akan bisa menyingkap penyakit yang bersarang dalam jiwa raga kita. Tidak hanya sakit fisik yang perlu pemeriksaan dan pengobatan, tapi sakit iman juga sangat perlu dan tak kalah pentingnya.
Bagaimanakah cara kita untuk bisa mengetahui kesehatan iman kita? Syekh Nabil `Awadhi mengatakan, bahwa bila seseorang ingin mengetahui kadar dan kondisi imannya, hendaklah ia hadapkan dirinya dengan ayat-ayat Allah, apakah ketika kita mendengar nama Allah ada terasa getaran dihati, apakah ketika mendengar ayat-ayat Allah iman menjadi bertambah. Tidak hanya itu, apakah ada timbul keinginan dalam hati untuk selalu ingin berbuat kebaikan. Ataukah jiwa cenderung pada dosa dan kemaksiatan.
Diantara tanda-tanda sehatnya iman adalah, pemiliknya selalu menjaga shalat 5 waktu dengan tepat waktu dan berjamah, selalu berzikir pada Allah siang dan malam, selalu membaca al-Qur`an dan mudah tersentuh dengan ayat-ayatnya sehingga meneteslah air mata, selalu ingat mati, selalu ikhlas dalam beramal, banyak bersyukur, sabar dengan ujian yang menimpa, bertawakal pada Allah dan hati yang selalu menghadap untuk segala amal kebaikan lainnya.
Adapun diantara tandatanda sakitnya iman adalah , hati yang tidak pernah tersentuh dengan nama Allah, dengan ayat-ayat Allah, suka melihat pada segala yang diharamkan oleh Allah, suka mendengar segala apa yang diharakam Allah, berkata yang sia-sia, malas beribadah, cenderung pada dosa dan maksiat, dan tidak mau menerima nasehat dan perbaikan dan suka berbuat segala bentuk keburukan lainnya.
Mari kita deteksi iman kita, kita chek, apakah kita termasuk orang-orang yang imannya sehat dan apakah tandatandanya bisa kita rasakan ? Ataukah kita termasuk orang-orang yang sakit iman? Atau yang lebih parah telah mati ruh iman dalam hati? Sebelum itu terjadi secepatnya kita obati.
Orang-orang yang sakit iman, ketika dibacakan ayat-ayat Allah, tentang hari kiamat, siksa neraka dan lainnya tidak tersentuh hatinya, tidak tergerak hatinya untuk takut pada Allah, tidak ada tetesan air mata yang jatuh mengalir.
Sedangkan orang beriman yang hatinya sehat ketika mendengar ayat ayat tentang kiamat, tentang azab akan berkumpul rasa takut dalam hatinya dan segera meminta perlindungan pada Allah.
Adakah kita tersentuh dan menangis ketika sendiri mengingat Allah? Adakah hati kita selalu yakin dengan janji-janji Allah? Adakah hati kita selalu rindu dengan Allah ? Dan adakah hati kita bergetar ketika disebutkan nama Allah dan dibacakan pada kita ayat-ayat Allah?
Dibawah ini beberapa hal yang bisa menyembuhkan penyakit hati adalah ;
Pertama, ketahuilah bahwa umur kita singkat, mati akan datang kapan saja, sehingga dengan selalu ingat akan mati akan mendorong kita untuk selalu bersemangat dalam ketaatan pada Allah. Dan tidak timbul keinginan melihat gambar atau film yang haram, berbicara kotor, berbuat dosa dan maksiat. Karena bayangan kematian selalu hadir dalam hati dan pikiran kita.
Kedua, ingat lah kelak setiap kita akan berdiri dihadapan Allah untuk mempertanggung jawabkan amal kita didunia . Apakah yang akan kita jawab ketika Allah bertanya pada kita ? Wahai fulan, pada hari ini, ditempat ini, kamu melakukan ini? Apakah yang akan bisa kita jawab? Kecuali seperti apa yang kita lakukan, karena tidak ada satupun yang bisa kita sembunyikan dari Allah.
Ketiga, menjauhi teman-teman yang jahat
Mereka ibarat virus yang bisa menggerogoti tubuh, dengan menjauhi mereka iman kita akan terhindar dari penyakit. Mendekati dan bergaul dengan mereka akan menyebabkan kita terkena penyakit seperti yang mereka derita. Mereka ibarat orang-orang yang sedang terkena penyakit parah dan cepat menular.
Keempat, berteman dengan orang-orang yang soleh
Mereka adalah ibarat dokter yang selalu perhatian pada pasien. Dekat dengan mereka akan membuat kita selalu dekat dengan kebaikan. Mereka akan mengingatkan ketika kita lupa, akan menegur ketika kita salah dan akan meluruskan ketika kita keliru.
Kelima, tinggal dan hiduplah dilingkungan yang baik
Carilah tempat tinggal yang sehat, jauhi tempat tinggal yang kotor dan kumuh. Bakteri bakteri yang tersebar di tempat kumuh akan bisa mengenai kita. Hiduplah dilingkungan yang baik, seperti mulazamah di mesjid, menghadiri majlis ilmu, majlis zikir dan iman. Dengan hidup dilingkungan seperti itu suasana kebaikan yang ada padanya akan dapat mempengaruhi kita juga.
Keenam , perbanyak membaca dan mentadabburi al-Qur`an dan hadits hadits Rasulullah saw.
Al-Qur`an adalah penyembuh segala penyakit yang bersarang di hati, dengan dekat dengan al-Qur`an pembawa penyakit, yaitu setan akan dapat kita usir, nafsu atau virus dapat kita kalahkan. Ibarat suplemen makanan yang selalu perlu kita konsumsi agar kita tetap bisa menjaga ketahanan, ke fit-an tubuh dan agar stamina tetap prima. Dengan al-qur`an akan terang jiwa kita, jernih pikiran dan tentram hidup kita.
Sebenarnya ,masih banyak hal-hal positif lainnya yang bisa kita lakukan untuk tetap menjaga sehatnya iman kita, adapun yang penulis sebutkan disini hanyalah baru sedikit saja, untuk tambahan, kita bisa membaca nya di berbagai buku yang berkenaan dengan hal ini. Semoga bermanfaat.
Wallahul a`lam.
Wassalam,
Cairo, 07 Ramadhan 1429 H
www.marifassalman.multiply. com
- 11.
-
FW: [sekolah-kehidupan] (catatan kaki) Cinta Memang Menyakitkan
Posted by: "jun an nizami" tinta_mirah@yahoo.co.id tinta_mirah
Sun Sep 7, 2008 3:58 pm (PDT)
Hei orang sakit,Cacing euy..(canggih cing)!
Sakit..tapi kok pengen ketawa..ya.
----- Original Message -----
Subject: [sekolah-kehidupan] (catatan kaki) Cinta Memang Menyakitkan
Date: Sun, 7 Sep 2008 15:57:24
From: suka2_iu <suka2_iu@yahoo.co.id >
To: <sekolah-kehidupan@yahoogroups. >com
Untuk orang-orang yang masih mencari cinta dalam hidupnya, bagus
untuk direnungkan.
CINTA MEMANG MENYAKITKAN
Mereka telah saling mengenal sejak bersekolah dan sejak menjadi
sahabat baik. Mereka berbagi semua dan apapun juga dan menghabiskan
banyak waktu bersama dalam dan setelah sekolah. Tetapi hubungan
mereka tidak berkembang namun hanyalah sebatas teman.
Siti menyimpan rahasia, kekagumannya dan cintanya kepada Imam . Dia
memiliki alasan tersendiri untuk menyimpan hal itu sendiri.
TAKUT! Takut akan penolakan, takut jika Imam tidak merasakan hal yang
sama,takut kalau Imam tidak menerimanya sebagai temannya lagi, takut
kehilangan seseorang yang dia merasa nyaman bersamanya. Setidaknya
jika dia tetap menjaga perasaannya, dia mungkin masih bisa bersama
Imam dan dengan harapan, bahwa Imam lah yang akan mengatakan
bagaimana perasaannya kepada Siti.
Waktu terus berjalan dan sekolah telah bubar. Imam dan Siti pergi
ke arah yang berlainan. Imam melanjutkan studinya ke keluar negeri,
sedangkan Siti mendapatkan pekerjaan. Mereka tetap saling
berhubungan, dengan surat , saling mengirimkan foto masing-masing dan
saling mengirimkan hadiah. Siti merindukan Imam akan kembali. Dia
telah memutuskan bahwa dia memiliki kekuatan untuk mengatakan kepada
Imam bagaimana perasaan cintanya, jika Imam kembali.
Dan tiba-tiba, surat dari Imam terhenti. Siti menulis kepadanya,
tetapi tidak ada jawaban.
Dimana dia? Apa yang terjadi? Banyak pertanyaan yang ada di
kepalanya.Dua tahun berlalu dan Siti tetap berharap bahwa Imam
akan kembali atau setidaknya mengiriminya surat.Dan doanya terkabul.
Dia menerima surat dari Imam , mengatakan.. .! " Siti, aku punya
kejutan untukmu...temui aku di bandara pukul 7 malam. Aku tidak kuat
menunggu untuk menemuimu lagi. Cinta dan cium Imam"
Siti berbunga-bunga. Cinta dan cium, berarti banyak bagi seorang
wanita yang belum merasakan cinta sebelumnya. Dia begitu gembira atas
kata-kata itu.
Ketika harinya telah tiba, Siti menunggu dengan cemas. Dia memakai
pakaian terbaiknya dan berusaha terlihat secantik mungkin. Dia
mencari Imam kesana kemari. Tetapi tidak dilihatnya Imam . Kemudian
datang seorang wanita dengan pakaian ketat berwarna biru yang seksi.
Dia begitu perhatian melihat Siti, "Hai! Aku Angie, temannya Imam.
Kamu Siti?" tanyanya. Siti menganggukkan kepala. "Maaf, aku punya
kabar buruk bagimu. Imam tidak akan datang. Dia tidak akan pernah
bisa datang
lagi," kata wanita itu, sambil meletakkan tangannya di pundaknya Siti.
Siti tidak dapat mempercayai hal yang dia dengar!!! Apa yang telah
terjadi?? Siti bingung, dia amat sangat khawatir sekali dan wajahnya
menjadi pucat. "Dimana Imam ? Apa yang terjadi padanya??? Katakan
padaku..."
Siti memohon kepada si wanita.
Si wanita melihat dengan cermat ke Siti dan dia menepuk pundak Siti
dan mengatakan,
"ALAMAK SITI... INI EIKE IMAM...APAKAH EIKE TERLIHAT CANTIK
SEKARANG?
AIH....AIH.. ....YEY NGGAK BISA NGENALIN EIKE LAGI YAH???
IHHH...SEBEL DEH.....!!!"
.........dan kemudian Siti-pun langsung terkapar tak sadarkan
diri.....
_____________________ _________ _________ _________ _________ _
Yahoo! sekarang memiliki alamat Email baru.
Dapatkan nama yang selalu Anda inginkan di domain baru @ymail dan @rocketmail.
Cepat sebelum diambil orang lain!
http://mail.promotions. yahoo.com/ newdomains/ id/
- 12.
-
Menumpas Pengemis dan Kemiskinan di Mulai dari Msjid
Posted by: "Ruslan Andy Chandra" prodpdri@yahoo.com prodpdri
Sun Sep 7, 2008 5:26 pm (PDT)
Menumpas Pengemis dan Kemiskinan di Mulai dari Masjid
Rekan-rekan yang Baik,
Maraknya masalah pengemis di milis dan media, mengelitik saya
memberikan solusi khususnya di Mesjid dan tempat ibadah. Sebenarnya
adalah sangat memalukan dan mustahil apabila panitia Masjid tidak dapat
mencari solusi yang baik untuk masalah pengemis.
Saya menulis saran ini untuk pengurus Masjid dan tempat ibadah lainnya:
1. Di Masjid dilarang keras diulang dilarang keras pengemis
meminta-minta dan berada diseputar Mesjid. Sungguh sangat memalukan
kita selaku umat Islam. Apa lagi didepan Masjid ada Gereja seperti
di Mesjid Istiqlal dan banyak Pejabat VVIP , VIP serta pengusaha
disana.
2. Panitia Mesjid/Ibadah harus memberikan tempat/ruangan khusus
bagi pengemis atau bagi mereka yang akan menerima sedekah.
3. Ikutkanlah mereka sebagai jamaah yang akan dibina secara
khusus setelah selesai waktu Sholat.
4. Sebelum Sholat berjamaah, petugas mesjid mengumumkan bahwa
saat itu juga bahwa peti uang amal yang beredar akan disumbangkan
50% untuk penegemis. Atau buatlah presentase yang tinggi untuk
pengemis (reformasi) agar penyumbang surprise dan mau menyumbang
lebih banyak lagi.
5. Berbanggalah dengan saldo yang diberikan kepada fakir miskin
pada hari sebelumnya dari pada laporan bayar PLN Masjid dll, yang
saat ini sedang biar pet.
6. Jumlah fakir miskin di daerah tersebut terus di up-date
setiap hari di papan pengumumuan dan diletakkan ditempat yang mudah
dibaca pengunjung Mesjid. Hal ini juga bisa juga dilakukan di ruang
kerja pejabat VVIP, VIP dan di daerah hingga ke ketua RT. (Dahulu
pernah ada peti mati diruang Bupati Kampar sebagai tanggung jawab
moralnya).
7. Pembinaan dan pengkaryaan mereka harus menjadi prioritas
utama/intensif di Pemda hingga RT demi penumpasan kemiskinan.
8. Kita berharap fakir miskin/peminta-minta, sedikit demi
sedikit akan terkikis habis dari Indonesia.
9. Do'a kita bersama: "Semoga terkabul ya ALLAH,
Amin."
Salam hangat,
Ruslan Andy Chandra
andychandra@ sctvonline. com
<http://us.mc553.mail.yahoo. >com/mc/compose? to=andychandra% 40sctvonline. c\
om
Hp.081584021244
- 13.
-
Menelpon dan Berdo`a
Posted by: "M.Arif As Salman" marif_assalman@yahoo.com marif_assalman
Sun Sep 7, 2008 5:28 pm (PDT)
Menelpon dan Berdo`a
Oleh : M. Arif As-Salman
Allah swt berfirman :
" Dan Tuhanmu berkata, berdo`alah kepadaKu, pasti Aku akan mengabulkannya"
"Berdo`alah pada Tuhanmu dengan merendah diri dan suara yang lembut , sesungguhnya Ia tidak menyukai orang-orang yang melampaui batas"
" Dan apabila hamba-hambaKu bertanya padamu (Muhammad) tentang Aku, maka (jawablah) sesungguhnya Aku dekat, Aku mengabulkan permohonan orang yang berdo`a padaKu"
Rasulullah saw bersabda :
"Do`a adalah ibadah"
Ketika kita ingin menelpon dengan menggunakan handphone (hp), apa saja hal-hal penting yang kita perlukan?
Yang jelas adalah kita perlu pulsa yang cukup, perlu sinyal, perlu baterai dan kondisi hp yang baik atau tidak rusak. Dengan demikian, kalaupun kita punya model hp yang bagus, tapi tidak ada pulsa, kita tidak akan bisa kita gunakan untuk menelpon. Begitu juga kalau ada pulsa, tapi tidak ada sinyal, kita juga tidak akan bisa menelpon. Dan kalau sinyal bagus, pulsa ada, kondisi hp baik, tapi baterai habis kita juga tidak bisa menelpon kecuali setelah di cas dulu hp-nya.
Ketika kita menelpon orang yang terdekat dengan kita , seperti orang tua , biasanya segala apa yang kita minta pasti akan diupayakan untuk dipenuhi. Kenapa? Karena kita sudah kenal dengan orang tua, sudah terjalin hubungan yang erat dan kuat antara kita dengan orang tua kita. Jadi ketika kita ingin minta dikirimin uang misalnya, karena ada satu keperluan yang kita butuhkan, penulis yakin orang tua akan berusaha untuk memenuhinya, cepat atau lambat.
Berdo`a pada Allah penulis ibaratkan menelpon dengan hp. Pulsa adalah ibarat tabungan amal. Sinyal adalah waktu-waktu mustajab untuk berdo`a. Baterai adalah ibarat iman yang mengisi hati. Dan kondisi hp adalah ibarat kondisi hati.
Pernahkah suatu kali kita berdo`a pada Allah, lalu Allah tidak mengabulkan do`a kita? Barangkali diantara kita pernah mengalaminya. Dan tahukah kita apa penyebabnya? Mari kita coba telusuri.
Seperti yang telah penulis sebutkan diatas bahwa berdo`a pada Allah adalah umpama kita menelpon dengan hp pada seseorang. Allah telah menjanjikan dalam al-Qur`an bahwa siapa diantara hambaNya yang berdo`a padaNya pasti Ia kabulkan, tapi tentu dengan syarat bahwa seorang hamba tadi harus selalu patuh pada perintah Allah dan beriman padaNya.
Mari kita tanyakan dan lihat kondisi kita selama ini, bagaimanakah tabungan amalan kita? Apakah amalan kita telah sesuai dengan yang Allah perintahkan dan syari`atkan? Ataukah amalan kita banyak yang menyimpang dari aturan Allah? Dan lebih cenderung ikut nafsu dan bisikan setan. Apakah amalan kita berdasarkan petunjuk yang dibawa oleh Rasulullah
Kemudian, kalau kita telah punya bekal amalan yang soleh dalam tabungan kebaikan kita, apakah selama ini kita telah berdo`a pada waktu-waktu yang mustajab yaitu pada waktu-waktu yang kalau ketika do`a itu dipanjatkan akan segera Allah kabulkan.
Dan kalau pulsa sudah ada, sinyal sudah pas, anda juga perlu baterai untuk nelpon. Ketika kondisi baterai hp low, hp akan sering mati dan tidak bisa digunakan untuk menelpon. Anda perlu untuk mencas baterai, mungkin satu kali dalam sehari atau dua kali. Iman juga perlu di cas, perlu selalu ditajdid, iman terkadang naik dan turun. Naik dengan amal kebaikan dan turun dengan perbuatan maksiat. Baterai hp juga kadang penuh dan kadang lemah, ia akan penuh ketika di cas kalau sudah low, tapi kalau dibiarkan ia akan habis dan akhirnya tidak bisa hidup. Iman juga memberi kehidupan bagi hati. Hati yang beriman adalah ibarat tenaga dan cahaya yang menerangi kegelapan.
Bagaimanakah cara kita mencas iman, sabda Rasulullah: "Perbaharuilah iman kalian dengan selalu berucap 'Tidak ada tuhan selain Allah'. Berkata disini tentu harus dibarengi dengan perenungan dan pengamalan. Bahwa tidak ada Tuhan yang layak disembah selain Allah. Sehingga dengan demikian kita akan selalu bersemangat dalam ketaatan, shalat 5 waktu terjaga , qiyam lail tidak pernah tinggal, zikir, baca al-Qur`an, sedekah, puasa, ziarah dan segala amal kebaikan lainnya.
Kondisi hp yang baik juga mempengaruhi kelancaran dalam komunikasi. Hp yang sering rusak, selalu bermasalah, akan sulit digunakan. Anda perlu membawanya untuk di reparasi. Hati ibarat kondisi hp. Hati yang baik dan sehat adalah hati yang penuh cahaya iman. Dengan kondisi hati yang sehat kita akan bisa menyampaikan segala keinginan pada Allah. Hati yang sehat akan dapat kita raih dengan menjauhkannya dari mengikuti hawa nafsu dan bisikan setan. Dan ketika ia sakit , kita harus segera membawanya untuk berobat pada seorang `alim, agar ia memberikan resep-resep penyembuhan hati.
Dan terakhir adalah, hubungan yang terjalin dengan Allah. Dalam pandangan Allah kita hendaknya dikenal sebagai hamba yang taat dan patuh pada perintahNya dan selalu meninggalkan laranganNya. Ketika hubungan dengan Allah terjalin baik dan dekat, tentu Allah yang maha mulia, akan malu jikalau hambaNya yang terkasih meminta dan Ia tidak memberi sedangkan Ia adalah Al-Karim , yang maha mulia, sebagaimana yang disebutkan dalam hadits Rasulullah saw.
Dan kalau semuanya sudah sempurna, tunggulah jawaban dari Allah. Ada tiga kemungkinan, pertama Allah segera kabulkan atau Allah simpan untuk akhirat kita atau Allah jauhkan dari kita keburukan.
Semoga Allah swt memberikan pada kita apa yang terbaik menurut Allah untuk kita dan yang Ia ridhai untuk kita,amin.
Wassalam,
Cairo, 07 Ramadhan 1429 H
www.marifassalman.multiply. com
- 14.
-
Bagus Takwin: AKU BAHAGIA KARENA TELAH MENULIS BUKU
Posted by: "Anwar Holid" wartax@yahoo.com wartax
Sun Sep 7, 2008 5:29 pm (PDT)
Wawancara dengan Bagus Takwin
AKU BAHAGIA KARENA TELAH MENULIS BUKU
--------------------- --------- -------
--Oleh: Anwar Holid
PENGANTAR: Wawancara ini sebenarnya sudah berlangsung lama, kira-kira akhir 2005. Awalnya mau saya olah sebagai artikel untuk Matabaca, tetapi karena terbengkalai terus, akhirnya saya biarkan apa adanya---hanya sedikit disunting agar keterbacaannya lebih baik. Semoga bermanfaat.
/*/
T: Kira-kira berapa jumlah koleksi buku kamu?
J: Kalau dikira-kira, secara kasar kuhitung jumlah koleksi bukuku ada sekitar 6500 judul. Tentu saja banyak yang belum aku baca. Belakangan ini kecepatan bacaku jauh lebih rendah dari kecepatanku membeli buku. Jenis bukunya beragam, kebanyakan sastra (novel, kumpulan cerpen dan puisi), filsafat dan psikologi. Sejarah, agama dan sosiologi cukup banyak. Ada beberapa biografi, biologi, antropologi, statistik, matematika, fisika dan buku travelling. Aku masih punya belasan komik, kebanyakan Calvin and Hobbes.
T: Siapa penulis favorit kamu? (misal karena cara menulis, kemampuan menafsirkan atau menalar.)
J: Dari penulis fiksi, aku suka Gabriel GarcÃa Márquez, Ben Okri, Italo Calvino, dan Milan Kundera karena mereka memberi wawasan yang luas tentang pengolahan kata, cerita dan ide, termasuk bagaiman mengolah pikiran dengan bahan realitas dan imajinasi. Mereka pun lincah menalar secara metaforik dan mampu menafsirkan berbagai gejala di sekitarnya menjadi keindahan dalam tulisan.
J: Bagi kamu pribadi, apa secara finansial dunia kepenulisan cukup menjanjikan dan bisa diandalkan?
J: Kalau sekarang, menulis hanya memberi sedikit penghasilan finansial. Sebenarnya kalau di-manage dengan baik dan sungguh-sungguh, dunia kepenulisan di Indonesia sudah bisa menjamin nafkah hidup pantas secara sederhana. Untuk jadi kaya belum bisa.
T. Apa buku favorit kamu? (paling sering dibaca, sering dikutip, sangat inspiratif bagi proses kepenulisan)
J: Sulit menjawab ini karena tak pernah kupastikan dalam kegiatan membacaku. Aku sempat lama suka membaca ulang Catatan Pinggir Goenawan Mohamad jilid 1-5. Kumpulan esai itu seperti jendela informasi bagiku, terutama informasi tentang buku dan pemikiran tokoh-tokoh dunia. Belakangan sudah jarang baca Caping, paling baca di Tempo setiap minggu.
Kumpulan puisi Sapardi Djoko Damono Hujan Bulan Juni dan Kumpulan Puisi Goenawan Mohamad terbitan Metafor masih sering kubaca setiap kali ada waktu. Beberapa kali mereka kukutip dalam tulisanku, terutama Sapardi.
Aku beberapa kali membaca Little Prince dari Antoine de Saint-Exupéry.
Yang jelas-jelas paling banyak kubaca dan sering kukutip secara tulisan maupun lisan adalah buku Ernst Cassirer, An Essay on Man, sebab selain bagus dan aku suka, buku itu juga kupakai buat mengajar. Bagiku Cassirer sangat inspiratif baik dari gagasan maupun teknik menulis serta cara memaparkan dan memanfaatkan informasi.
Sekarang aku juga suka buku From Text to Action dari Paul Ricouer, kuulang-ulang baca karena inspiratif dalam mempertemukan dua pendekatan dalam peroleh pengetahuan. Aku mau coba terapkan itu di psikologi.
T: Buku apa yang paling susah dipahami, namun sangat menantang? Kenapa demikian?
J: Sekarang aku sedang berusaha memahami buku Edmund Husserl berjudul Ideas, General Introduction to Pure Phenomenology yang menurutku susah (sebenarnya juga buku filsuf-filsuf fenomelogi lainnya.) Dulu aku pernah baca asal lewat kecuali bagian-bagian yang kubutuhkan untuk membuat tesis. Sekarang aku ingin memahami secara komprehensif sebab aku perlu pemahaman mendalam tentang fenomenologi yang akar pemikirannya ada di buku ini.
Saat ini pendekatan fenomenologi, terutama tentang intentionality, banyak digunakan membahas banyak gejala kemanusiaan, baik individual maupun kelompok. Beberapa pemikir kontemporer juga mencoba mensintesiskan pemikiran fenomenologi dengan pemikiran-pemikiran lain, seperti Giddens dengan 'Third Way'-nya, Bourdieu dengan habitus dan field, lalu para ahli kesadaran (consciousness) yang mencoba mempertemukan fenomenologi dengan berbagai pendekatan dalam ilmu kognitif. Buku Ideas menantang sekaligus juga bermanfaat untuk dipahami meski sulitnya minta ampun.
Sebelumnya aku pernah setengah mati baca De Anima dari Aristoteles.
Sebenarnya buku-buku sastra klasik juga sulit dan menantang untuk dibaca. Homer, Shakespeare, dan karya-karya sastrawan-sastrawan Rusia menuntut ketabahan dan kejelian yang tinggi untuk membacanya. Kalau sudah ketemu 'enaknya', asyik sekali membaca semua itu, tetapi sebelumnya butuh daya konsentrasi tinggi.
T: Apa komentar kamu tentang menulis fiksi dan nonfiksi? Kenapa kamu tetap berada di dua ranah kepenulisan itu?
J: Menulis fiksi membebaskanku untuk menuangkan pengalaman, termasuk khayalan dan mimpi-mimpiku. Tantangannya adalah membuat cerita atau pemaparan menarik, unik atau paling tidak memuaskan ekspresiku, melepas ketegangan yang ada di hati dan pikiran.
Sementara menulis nonfiksi membutuhkan sistematika berpikir yang ketat dan teratur. Aku perlu membuat alur dan kerangka terlebih dahulu, menyiapkan bahan-bahan yang mungkin dibutuhkan dan mencoba mencari relevansi praktis dan teoritis dari tulisanku. Disiplin berpikir literal (logika dan metodologi) lebih dituntut dalam menulis nonfiksi. Sedangkan fleksibilitas dan disiplin metaforik (perumpamaan yang bernas dan imaji yang menyentuh pembaca) lebih dituntut dalam menulis fiksi. Sebenarnya aku belum bisa optimal dalam keduanya (masih bisa dibilang jelek dalam keduanya. Aku akan belajar terus, latihan menulis terus (syukur-syukur hasil latihannya diterbitkan seperti yang lalu-lalu).
Aku menulis keduanya karena keduanya kuminati dan proses pembuatannya mengaktifkan kedua belahan otakku serta membantuku peka dalam memahami diri dan sekitarku. Keduanya membantuku menjelaskan dunia secara enklaren (penjelasan dan penemuan hukum umum) maupun verstehen (pemahaman terhadap gejala-gejala khusus, terutama gejala humaniora)
T: Bagi kamu pribadi, apa secara finansial dunia kepenulisan cukup menjanjikan dan bisa diandalkan?
J: Kalau sekarang, menulis hanya memberi sedikit penghasilan finansial. Sebenarnya kalau di-manage dengan baik dan sungguh-sungguh, dunia kepenulisan di Indonesia sudah bisa menjamin nafkah hidup pantas secara sederhana. Untuk jadi kaya belum bisa.
T: Persiapan apa yang paling penting dalam menulis?
J: Kalau dari pengalamanku sih secara umum banyak baca. Lalu, secara khusus penting untuk meningkatkan sensitivitas. Dari segi teknis, sangat penting tersedia rokok dan kopi serta air putih supaya tetap bisa menulis sambil mendapat kenikmatan kopi dan rokok serta terus minum air agar ginjal tidak rusak. (Kalau kebelet ke kamar mandi, jangan ditahan-tahan, kalau ditahan malah nanti ganggu mood.)
T: Bagaimana kebiasaan membaca dan menulis kamu? Berapa jam kamu alokasikan waktu untuk menulis?
J: Sekarang, kebiasaan menulis dan membacaku tidak tetap. Tetapi dalam satu hari pasti ada yang aku baca dan tulis. Kira-kira paling tidak 2 s/d 3 jam aku membaca dan menulis materi-materi yang bukan jadi pekerjaan wajibku. (Sebenarnya aku bisa sampai 6 jam membaca bahan pelajaran dan materi tambahan bagi mata kuliah yang aku ajar, lalu menulis beberapa catatan yang penting; aku mengajar setiap hari dari Senin sampai Jumat.) Biasanya sebelum tidur aku sempatkan membaca buku, jika ada yang menarik aku tulis, membuat catatan atau ide-ide yang terlintas.
T: Apa yang menurutmu kurang dalam dunia perbukuan Indonesia sekarang?
J: Di Indonesia tidak ada reviewer buku yang memadai. Informasi tentang buku baik kurang sehingga sulit bagi aku menemukan buku-buku baru yang baik tanpa membeli atau meminjam lebih dahulu. Aku tahu satu buku bagus atau tidak setelah membacanya. Kita juga kekurangan kritikus buku. Kritikusnya pada snob, sok tinggi padahal kebanyakan malas membaca dan egois. Tak ada lagi H.B. Jassin yang rendah hati dan mau membimbing penulis muda. Kritikus sekarang kebanyakan penikmat yang dipenjara oleh seleranya. Pemahaman dan wawasan mereka kurang. Teori-teori yang mereka pakai kuno. Analisisnya linear atau bergaya 'tukang periksa'. Beberapa hanya senang menanggapi tulisan teman sendiri seideologi atau sepermainan.
Saat ini juga belum saya temukan sastrawan baru yang karyanya mengagumkan di Indonesia; belum banyak kritikus yang tajam. Saya menemukan Melani Budianta saja. Yang lainnya entah di mana.
Kebiasaan dan sifat apresiatif belum terbentuk di sini. Selain itu, kurang banyak penerbit yang berani mencoba menjajaki penulis-penulis baru dengan membiayai riset mereka. Kebanyakan penerbit hanya mau enaknya, menerima yang sudah jadi. Nama lebih dipentingkan daripada kualitas karya. Kebanyakan penerbit malas. Banyak lagi sih, kupikir, kekurangan kita. Tetapi kemajuan yang kita capai beberapa tahun ini juga patut dipuji. Dunia perbukuan kita sudah bangkit dan melangkah maju. Mudah-mudahan kekurangan yang aku sebut tadi bisa dibenahi.
10. Bibliografi lengkap kamu apa saja?
Aku tuliskan yang buku sendiri saja ya dan ada dengan beberapa teman. (Ada beberapa tulisan dalam kumpulan yang diterbitkan Kompas, termasuk 16 tulisan tentang analisis kepribadian Capres dan Cawapres; juga dalam kumpulan Bentara; tapi aku tak terlalu ingat.
1. Pecahan Jakarta; Kumpulan cerpen bersama Kristi Purwandari; Konsepsi, 1999, Jakarta.
2. Fuad Hassan di Antara Hitam-Putih; editor/penyunting; Konsepsi, 1999, Jakarta.
3. Soeharto; Ramuan Kecerdasan dan Masa Kecil yang Liat; hasil penelitian bersama Niniek L. Karim dan Hamdi Muluk; Komunitas Bambu, 2001, Jakarta.
4. Filsafat Timur; Pengantar ke Pemikiran-pemikiran Timur; Jalasutra, 2002 dan 2003, Yogyakarta.
4. Bermain-main dengan Cinta; Jalasutra, 2002 dan 2003, Yogyakarta.
5. Akademos; Jalasutra, 2002 dan 2003, Yogyakarta.
6. Akar-akar Ideologi; Jalasutra, 2002, Yogyakarta.
7. Patogonos; Esei yang mengisahkan hidup sepasang manusia; Kutu Buku, 2005, Jakarta.
8. Ruwita, Novel; Penerbit Qolibri, 2005, Jakarta.
9. Rhapsody Ingatan, Kumpulan Cerpen, Qolibri, 2005, Jakarta.
10. Kesadaran Plural - Sintesis Kehendak Bebas dan Rasionalitas; Jalasutra, 2005, Yogyakarta.
T: Apa yang dulu memotivasi kamu menulis dan menyelesaikan buku?
J: Ingin punya karya yang bisa dibanggakan dan bertahan lama. Awalnya karena aku kagum kepada para penulis yang karyanya memukau aku. Aku pikir, asyik juga ya punya karya tulis yang dibaca dan disenangi orang. Kupikir itu akan membahagiakanku. Ternyata sekarang aku merasa bahagia setiap ada yang mengomentari atau menulis e-mail dan bilang menikmati bukuku. Aku merasa bahagia karena telah menulis buku.
Ada juga harapan kecil yang terus kukumandangkan ketika bicara santai (sedikit bercanda) dengan teman-teman, aku ingin dapat Nobel Sastra, kemungkinan dari tulisan filsafatku.
Biasanya kutambah juga, "Gue ingin dapat Nobel biar bisa menolak hadiah itu, ha ha ha!" Tapi dalam hatiku ternyata keinginan itu ada juga meski tampak tidak realistik.
T: Buku apa yang paling berkesan yang pernah kamu tulis?
J: Bermain-main dengan Cinta dan Patogonos.
T: Suasana seperti apa yang paling kondusif untuk menulis?
J: Ketika teman-teman pulang dan mereka menyisakan kegembiraan, renungan dan perhatiannya kepadaku. Apa yang mereka berikan padaku mendorongkan menuliskan sesuatu. Kalau dilihat dari waktu, pagi hari sekitar jam 6 s/d 11 paling kondusi bagiku untuk menulis. Oleh karena itu, aku sering telat berangkat ke kantor.
T: Sebagai penulis, apa yang paling kamu harapkan dari penerbit?
J: Penerbit menyebarluaskan dan mempromosikan buku-bukuku. Mencarikan penanggap yang serius dan menyelenggarakan diskusi dengan isi bukuku sebagai topiknya. Penerbit juga mestinya menjaga kesejahteraan penulisnya serta mendorong, mendukung, memfasilitas (materi, mental, dan kultural) para penulisnya untuk berkembang.
T: Punya pengalaman menarik selama menulis? Misalnya writer's block?
J: Setelah bisa menulis satu cerpen dan esai, rasanya tidak pernah. Kalau pun terhenti atau tidak bisa menulis tidak kuanggap sebagai block tetapi kuanggap sudah tiba waktunya berhenti, istirahat dan jalan-jalan atau nonton film. Aku tidak ngoyo menulis dan sering mengabaikan dead-line (biasanya penerbitku mengerti ini) jadi tidak merasa terhambat jika tidak lancar menulis. Aku punya banyak sekali kegiatan yang menyenangkan sehingga jika terhambat mengerjakan yang satu, aku pindah ke kekgiatan lain. Hidup seperti itu menyenangkan bagiku.
Semoga jawabanku membantu menjelaskan. Selamat menulis.[]
Bagus Takwin ngeblog di http://bagustakwin.multiply. com
Anwar Holid, blogger @ http://halamanganjil.blogspot. com
KONTAK: wartax@yahoo.com | (022) 2037348 - 08156140621 | Panorama II No. 26 B, Bandung 40141
Anwar Holid, penulis & penyunting, eksponen TEXTOUR, Rumah Buku.
Kontak: wartax@yahoo.com | (022) 2037348 | 08156140621 | Panorama II No. 26 B Bandung 40141
Sudilah mengunjungi link ini, ada lebih banyak hal di sana:
http://www.goethe.de/forum- buku
http://www.republika.co.id/koran. asp?kat_id= 319
http://www.rukukineruku.com
http://ultimusbandung.info
http://www.gramedia.com
http://www.mizan.com
http://www.digibookgallery.com
http://halamanganjil.blogspot. com
Come away with me and I will write you
---© Norah Jones
- 15.
-
Re: Kantor Polisi apakah juga??? Re: Yang Benar Kantor Kejaksaan Ada
Posted by: "Robert Sianturi" sianturi1972@yahoo.co.id sianturi1972
Sun Sep 7, 2008 5:31 pm (PDT)
Hmmm...
Aparat....
apalagi dengan kewenangan yang bisa merubah nasib seseorang...
Mungkin memang anda merasa gaji kurang untuk mencukupi kebutuhan hidup yang sangat banyak...
Atau mungkin tetap merasa kurang, meski penghasilan sudah sangat banyak.. tapi karena kebutuhan hidup anda menjadi sangat banyak karena kurang puas pada apa yang telah anda miliki.. atau kurang puas terhadap semua apa yang telah anda nikmati...
Meskipun sebenarnya... apa yang telah anda miliki... apa yang telah anda nikmati.. itu tidak dimiliki dan tidak dapat dirasakan oleh sebagian besar masyarakat kita...
Itu adalah hal yang wajar, karena dunia yang kacau ini telah banyak merubah mentalitas kita... dari mentalitas manusia menjadi mentalitas setengah manusia
kita ingin
merasa lebih... bukan karena ingin menolong yang kurang...
tapi ingin pamer atau ingin orang lain tahu bahwa kita bisa menikmati apa yang tidak bisa dinikmati oleh orang lain
Tapi mungkin yang patut jadi anda jadikan bahan perenungan...
entah apa yang akan terjadi jika tubuh kita, tubuh anak kita, tubuh keluarga kita... diisi dengan barang atau hasil yang tidak benar...
entah apa ang akan terjadi jika anda mengambil hak orang lain... dengan cara yang tidak benar...
sebagai perumpamaan yang ringan saja...
misal anda berhutang, padahal anda mampu membayar, tapi tidak anda lakukan karena motif ingin merasakan lebih dari orang lain... atau anda kuatir berkurang sedikit saja kenikmatan yang anda peroleh berkurang...
apa jadinya jika anda mati dan diatas kuburan anda... orang yang anda ambil haknya dengan cara sewenang2 itu berdoa diatas kuburan anda....
bukan mendoakan anda agar tenang, tapi menagih hak mereka yang
anda ambil....
keturunan mereka... selalu berdoa menagih hak mereka yang telah anda rampas....
apalagi jika karena hak mereka itu anda ambil dan mengakibatkan mereka terpuruk dan teraniaya....
Apalagi jika anda mengambil hak orang lain dengan kemampuan dan kewenangan yang anda miliki... dengan halus maupun dengan paksa karena kekuasaan yang anda miliki...
anda memeras orang dengan kewenangan yang anda miliki dan jika mereka tidak mau anda peras... anda telah merubah jalan hidup orang....
apalagi jika yang anda lakukan itu berpengaruh pada kehidupan orang banyak....
sehingga pembangunan bangsa ini menjadi terpuruk karena kelakukan anda yang dengan kewenangan bisa menggiring orang sehingga orang itu bisa dihukum jika tidak memenuhi keinginan anda....
bukankah akan semakin banyak orang mengtuk anda...
keturunan orang yang anda perlakukan semena2 tentulah tidak luput akan juga mengutuk anda...
Jika
anda ber Tuhan... atau percaya agama... tentu bisa membayangkan...
meski kita tahu bahwa setiap hari keagamaan...
masjid penuh... gereja penuh... kelenteng penuh... vihara penuh.. pura penuh... pokoknya semua tempat ibadah penuh...
Tapi karena waktu itu saatnya berdoa atau yang kata orang saatnya jalankan kewajiban beragama, berkepercayaan...
setelah itu... pemerasan jalan terus...
menipu orang jalan terus... mencuri jalan terus... ambil hak orang dengan jalan tidak benar jalan terus.... menindas orang jalan terus... bikin negara dan anak keturunan kita sendiri tidak punya masa depan... jalan terus...
Tapi mungkin ini ada hasil penelitian dari seorang profesor Jepang, dan bukunya sudah bisa anda cari di toko buku
ada dua toples bekas makanan:
Yang satu tiap hari di beri ucapan kata2 yang baik
Yang lain tiap hari diberi ucapan kata2 yang buruk
hasilnya:
Yang satu tidak menjadi cepat busuk, bahkan ada wangi
seperti bau ragi makanan
Yang lain cepat menjadi busuk, dan muncul kotoran kehitaman dan baunya sangat tidak enak...
bisa anda bayangkan jika kata2 itu ditujukan pada orang sekitar kita, keluarga kita
lalu apalagi jika itu diungkapkan oleh orang2 yang teraniaya karena perbuatan anda....
baik saat hidup ataupun saat anda sudah mati....
Belum lagi urusan dengan Tuhan....
Maka marilah kita berusaha dan berdoa... semoga hari esok masih ada yang baik bagi kita, anak keturunan kita... negeri kita....
karena kita mulai saat ini... akan selalu berbuat yang lebih baik
bagi diri kita..
bagi lingkungan kita..
bagi negeri kita....
Dari: Nanang Heriyanto <nan2nk@yahoo.co.id >
Topik:Kantor Polisi apakah juga??? Re: Yang Benar Kantor Kejaksaan Adalah Sarang Penjahat
Tanggal: Jumat, 5 September,
2008, 3:24 AM
Agar tidak terjadi penyalahgunaan wewenang yang menimbulkan kehancuran bagi negara ini:
1. Komisi Kejaksaan harap periksa setiap masalah yang ditangani oleh kejaksaan
- 16a.
-
[Catcil] Aku Ingin Pulang
Posted by: "ugik madyo" ugikmadyo@gmail.com ugikmadyo
Sun Sep 7, 2008 5:59 pm (PDT)
Aku Ingin Pulang
By Ugik Madyo
Berawal dari bulan Maret yang lalu, saya harus 'cuti' naik
motor. Hal ini membuat mobilitas saya terbatas. Walau aslinya sih... saya
yang jadi malas kemana-mana. Bayangkan saja, rumah saya di daerah 'Surabaya
coret' yang lebih dekat ke Sidoarjo, Krian atau Gresik daripada ke pusat
kota Surabaya. Padahal seluruh aktifitas saya ada di daerah pusat kota.
Bayangkan lagi. Rumah saya ke kantor kalau naik motor cuma 15 - 20 menit,
kalau naik bemo (angkot) antara 1,5 - 2 jam. Itu sudah termasuk macet. Inti
dari semua pembayangan tadi tuh cuma satu, saya jadi males keluar rumah
hehe.
Ok. Akhirnya saya pun lebih banyak tinggal dirumah. Masalah
selesai sampai dsini? Owh tentu tidak. Kan baru satu paragraf nulisnya
hehe. Selama ini rumah (bagi saya) hanya sebagai tempat tidur dan
*laundry*saja. Sejak SMA kemudian kuliah sambil kerja, hingga sudah
kerja beneran,
saya lebih banyak 'berkeliaran' diluar rumah. Hadyuh... kayak apa saja ya.
Walhasil awal-awal *ngendon* di rumah bagaikan masuk dalam dunia baru yang
asing. Kikuk dan janggal. Dunia hening dan sepi. Wah, itu sih sama saja ya.
Meski merasakan atmosfer yang aneh tapi berasa tenang dan damai, jauh dari
hiruk pikuk destorsi suara. Apalagi belakang rumah saya ada sawah. Huaaa
nikmat. Kalau siang saya suka *ngadem* diteras belakang bawa buku yang
banyak plus es jeyuk, trus menikmati angin sawah sepoi-sepoi. Hmm Sedap
nian . Kebetulan nih kedua orang tua saya bekerja, sedang adik saya
satu-satunya persiapan TA. Mereka sering pulang setelah isya'. Nah ini nih
yang bikin asyik. Saya kan kerja shift dan sering libur di hari kerja.
Akhirnya saya jadi satu-satunya penghuni rumah. Saya bebas mau ngapain saja
dirumah. Bagoos. Tiba-tiba saya merasakan kepenatan yang luar biasa. Mungkin
karena selama ini saya jadi amfibi KKF (Kerja Kantoran dan *Freelance*)
jarang sekali libur. Kalau libur kerja kantoran saya lembur kerjaan
freelance. Begitu dapat banyak waktu luang. Pengennya santai melulu. Maka
berubah lah saya menjadi titisan beruang kutub. Madur... Madur lagi... makan
tidur lagi. Habis makan langsung tidur. Walhasil pipi makin chubby. Hueee
tenang... itu hanya berlangsung beberapa hari (tapi lebih dari seminggu
hehe) . Badan terasa pegal-pegal karena kurang gerak.
Badan yang terasa kaku membuat saya kuatir kalau engsel-engselnya
nanti karatan. Waks lebay :P. Akhirnya saya mulai mencari perkara dan
membikin huru hara di rumah. Perlahan tapi pasti saya bergerak mengumpulkan
yang terserak. Halah, nyapu maksudnya, ngaspal tegel (ngepel), mijit warna
warni (nyuci), goyang hot (setrika), main air (cuci piring) atau mimpin
orkestra (masak) panci, penggorengan, pisau dkk. Yah... lumayan lah bisa
aerobik gratis. Saya jadi sadar ternyata tinggal di rumah tidaklah
mengerikan seperti bayangan saya selama ini. Dulu, saya bayangkan kalau
tinggal di rumah itu akan membosankan dan bikin saya lumutan. Ternyata eh
ternyata pekerjaan di rumah itu mengasyikkan, membuat saya lupa waktu.
Hal-hal baru selalu menciptakan nuansa tersendiri dengan segala sensasi yang
dimiliki. Tapi anehnya, saya tidak bosan malah makin betah berlama-lama di
rumah.
Saya seperti merasa menemukan kembali dunia yang tersembunyi
begitu lama. Dunia nyaman yang selama ini saya cari setengah mati.
Berlama-lama dirumah menjadikan saya bebas menjadi diri saya yang
sebenarnya. Tanpa orang lain melihat saya dengan dahi berkerut-kerut.
Kebebasan mutlak tergenggam sepenuhnya ditangan. Saya bisa bebas dandan
centil seenaknya. Kadang saya jadi Beyonce yang lagi konser sambil nyapu.
Atau Alicia Keys yang main keybord dengan meja setrikaan. Well... rumah
menjadi dunia kecil yang hanya saya saja penghuninya. Tinggal dirumah juga
menyembuhkan ketergantungan internet dan HP, yang sudah pada level parah.
Sekarang, kalau libur saya mulai bisa tidak menggunakan internet sama
sekali. HP juga lebih sering saya letakkan begitu saja di kamar, sementara
saya berkeliaran. Padahal biasanya HP selalu ada di saku meskipun saya ada
di rumah.
Entahlah... yang pasti saya selalu kangen berlama-lama di rumah.
Kepindahan ke divisi baru juga sangat melegakan. Beban kerja lebih ringan,
shift pagi terus, lebih banyak hari libur double dan tidak ada lembur.
Apalagi sejak April saya sudah menyeleksi betul pekerjaan *freelance*, saya
hanya memilih yang bisa dikerjakan 100% di rumah saja. Otomatis saya
memiliki waktu luang lebih banyak di rumah. *What a wonderful world*. Meski
pemasukan jauh berkurang. Meski tak ada lagi belanja buku tanpa batas setiap
waktu. Meski harus berhemat *download* sketsa dan data dari internet.
Memperhitungkan dengan sangat mendalam segala prioritas pengeluaran. Saya
memang harus ekstra cermat mengelola pemasukan. Tak apalah. Yang penting
hati senang J.
Begitu jam 4 sore waktu kantor, saya usahakan secepatnya
langsung pulang. Sampai rumah, saya lebih memilih diluar rumah godain
anak-anak tetangga yang lagi main. Ngobrol-ngobrol ringan dengan ibu-ibu
yang lagi nemenin anak-anaknya. Bila Ibu pulang sore, maka saya akan ngobrol
dengan Beliau habis-habisan. Maksudnya... mendengarkan Ibu curhat atau
menikmati diomeli Ibu karena 'kerjaan rumah' saya yang gak beres hehe.
Setelah itu baru saya tenggelam dalam deretan pekerjaan *freelance*. Yang
saya kerjakan sambil berhaha hihi dengan ibu yang menonton tv dibelakang
saya
Maka setiap kali saya ada urusan yang membutuhkan waktu lama di
luar rumah. Saya akan berucap perlahan. Aku ingin pulang.
Wiyung, 070908
- 16b.
-
Re: [Catcil] Aku Ingin Pulang
Posted by: "Siwi LH" siuhik@yahoo.com siuhik
Sun Sep 7, 2008 6:35 pm (PDT)
makanya kemaren diajak rapat beratttt banget, ternyata oh ternyata dikau sedang pomah ya?
yup, ketika kita bisa menikmati setiap kondisi dan keadaan memang hasilnya adalah nikmat yang menggairahkan, hanya persoalannya adalah kadang amunisi kita kurang mencukupi untuk menikmati setiap keadaan, sehingga timbullah jutek bin bego, yang paling ideal sih just follow the flow karena hidup jadi enteng....hehehe...pisss!
Baitewei dirimu sudah sehatkah?
Salam Hebat Penuh Berkah
Siwi LH
cahayabintang. wordpress.com
siu-elha. blogspot.com
YM : siuhik
----- Original Message ----
From: ugik madyo <ugikmadyo@gmail.com >
To: sekolah-kehidupan@yahoogroups. com
Sent: Monday, September 8, 2008 7:59:01 AM
Subject: [sekolah-kehidupan] [Catcil] Aku Ingin Pulang
Aku Ingin Pulang
By Ugik Madyo
Berawal
dari bulan Maret yang lalu, saya harus 'cuti' naik motor. Hal ini membuat mobilitas
saya terbatas. Walau aslinya sih... saya yang jadi malas kemana-mana. Bayangkan
saja, rumah saya di daerah 'Surabaya coret' yang
lebih dekat ke Sidoarjo, Krian atau Gresik daripada ke pusat kota
Surabaya.
Padahal seluruh aktifitas saya ada di daerah pusat kota. Bayangkan lagi. Rumah saya ke kantor
kalau naik motor cuma 15 - 20 menit, kalau naik bemo (angkot) antara 1,5 - 2
jam. Itu sudah termasuk macet. Inti dari semua pembayangan tadi tuh cuma satu, saya
jadi males keluar rumah hehe.
Ok. Akhirnya saya pun lebih
banyak tinggal dirumah. Masalah selesai sampai dsini? Owh tentu tidak. Kan baru satu paragraf
nulisnya hehe. Selama ini rumah (bagi saya) hanya sebagai tempat tidur dan laundry saja. Sejak SMA kemudian kuliah sambil
kerja, hingga sudah kerja beneran, saya lebih banyak 'berkeliaran' diluar
rumah. Hadyuh... kayak apa saja ya. Walhasil awal-awal ngendon di rumah bagaikan masuk dalam dunia baru yang asing. Kikuk
dan janggal. Dunia hening dan sepi. Wah, itu sih sama saja ya. Meski merasakan
atmosfer yang aneh tapi berasa tenang dan damai, jauh dari hiruk pikuk destorsi
suara. Apalagi belakang rumah saya ada sawah. Huaaa nikmat. Kalau siang saya
suka ngadem diteras belakang bawa
buku yang banyak plus es jeyuk, trus menikmati angin sawah sepoi-sepoi. Hmm
Sedap nian . Kebetulan nih kedua orang tua saya bekerja, sedang adik saya satu-satunya
persiapan TA. Mereka sering pulang setelah isya'. Nah ini nih yang bikin asyik.
Saya kan
kerja shift dan sering libur di hari kerja. Akhirnya saya jadi satu-satunya
penghuni rumah. Saya bebas mau ngapain saja dirumah. Bagoos. Tiba-tiba saya
merasakan kepenatan yang luar biasa. Mungkin karena selama ini saya jadi amfibi
KKF (Kerja Kantoran dan Freelance)
jarang sekali libur. Kalau libur kerja kantoran saya lembur kerjaan freelance.
Begitu dapat banyak waktu luang. Pengennya santai melulu. Maka berubah lah saya
menjadi titisan beruang kutub. Madur... Madur lagi... makan tidur lagi. Habis
makan langsung tidur. Walhasil pipi makin chubby. Hueee tenang... itu hanya
berlangsung beberapa hari (tapi lebih dari seminggu hehe) . Badan terasa
pegal-pegal karena kurang gerak.
Badan yang
terasa kaku membuat saya kuatir kalau engsel-engselnya nanti karatan. Waks
lebay :P. Akhirnya saya mulai mencari perkara dan membikin huru hara di rumah.
Perlahan tapi pasti saya bergerak mengumpulkan yang terserak. Halah, nyapu
maksudnya, ngaspal tegel (ngepel), mijit warna warni (nyuci), goyang hot
(setrika), main air (cuci piring) atau mimpin orkestra (masak) panci,
penggorengan, pisau dkk. Yah... lumayan lah bisa aerobik gratis. Saya jadi
sadar ternyata tinggal di rumah tidaklah mengerikan seperti bayangan saya
selama ini. Dulu, saya bayangkan kalau tinggal di rumah itu akan membosankan
dan bikin saya lumutan. Ternyata eh ternyata pekerjaan di rumah itu mengasyikkan, membuat
saya lupa waktu. Hal-hal baru selalu menciptakan nuansa tersendiri dengan
segala sensasi yang dimiliki. Tapi anehnya, saya tidak bosan malah makin betah
berlama-lama di rumah.
Saya seperti merasa menemukan
kembali dunia yang tersembunyi begitu lama. Dunia nyaman yang selama ini saya
cari setengah mati. Berlama-lama dirumah menjadikan saya bebas menjadi diri
saya yang sebenarnya. Tanpa orang lain melihat saya dengan dahi berkerut-kerut.
Kebebasan mutlak tergenggam sepenuhnya ditangan. Saya bisa bebas dandan centil
seenaknya. Kadang saya jadi Beyonce yang lagi konser sambil nyapu. Atau Alicia
Keys yang main keybord dengan meja setrikaan. Well... rumah menjadi dunia kecil
yang hanya saya saja penghuninya. Tinggal dirumah juga menyembuhkan
ketergantungan internet dan HP, yang sudah pada level parah. Sekarang, kalau
libur saya mulai bisa tidak menggunakan internet sama sekali. HP juga lebih
sering saya letakkan begitu saja di kamar, sementara saya berkeliaran. Padahal
biasanya HP selalu ada di saku meskipun saya ada di rumah.
Entahlah... yang pasti saya
selalu kangen berlama-lama di rumah. Kepindahan ke divisi baru juga sangat
melegakan. Beban kerja lebih ringan, shift pagi terus, lebih banyak hari libur
double dan tidak ada lembur. Apalagi sejak April saya sudah menyeleksi betul
pekerjaan freelance, saya hanya memilih
yang bisa dikerjakan 100% di rumah saja. Otomatis saya memiliki waktu luang
lebih banyak di rumah. What a wonderful
world. Meski pemasukan jauh berkurang. Meski tak ada lagi belanja buku tanpa
batas setiap waktu. Meski harus berhemat download sketsa dan data dari internet. Memperhitungkan dengan sangat mendalam segala
prioritas pengeluaran. Saya memang harus ekstra cermat mengelola pemasukan. Tak
apalah. Yang penting hati senang J.
Begitu jam 4 sore waktu
kantor, saya usahakan secepatnya langsung pulang. Sampai rumah, saya lebih
memilih diluar rumah godain anak-anak tetangga yang lagi main. Ngobrol-ngobrol ringan
dengan ibu-ibu yang lagi nemenin anak-anaknya. Bila Ibu pulang sore, maka saya
akan ngobrol dengan Beliau habis-habisan. Maksudnya... mendengarkan Ibu curhat
atau menikmati diomeli Ibu karena 'kerjaan rumah' saya yang gak beres hehe.
Setelah itu baru saya tenggelam dalam deretan pekerjaan freelance. Yang saya kerjakan sambil berhaha hihi dengan ibu yang
menonton tv dibelakang saya
Maka
setiap kali saya ada urusan yang membutuhkan waktu lama di luar rumah. Saya
akan berucap perlahan. Aku ingin pulang.
Wiyung, 070908
- 17a.
-
Bls: [sekolah-kehidupan] [Catcil] Aku Ingin Pulang
Posted by: "dyah zakiati" adzdzaki@yahoo.com adzdzaki
Sun Sep 7, 2008 6:12 pm (PDT)
heehehehee, jangan-jangan sedang dipersiapkan oleh Allah untuk......
Salam kangen mbak Ugik,
Masih ingat Dyah yang ini kan?
^_^
----- Pesan Asli ----
Dari: ugik madyo <ugikmadyo@gmail.com >
Aku Ingin Pulang
By Ugik Madyo
Berawal
dari bulan Maret yang lalu, saya harus 'cuti' naik motor. Hal ini membuat mobilitas
saya terbatas. Walau aslinya sih... saya yang jadi malas kemana-mana. Bayangkan
saja, rumah saya di daerah 'Surabaya coret' yang
lebih dekat ke Sidoarjo, Krian atau Gresik daripada ke pusat kota
Surabaya.
Padahal seluruh aktifitas saya ada di daerah pusat kota. Bayangkan lagi. Rumah saya ke kantor
kalau naik motor cuma 15 - 20 menit, kalau naik bemo (angkot) antara 1,5 - 2
jam. Itu sudah termasuk macet. Inti dari semua pembayangan tadi tuh cuma satu, saya
jadi males keluar rumah hehe.
_____________________ _________ _________ _________ _________ _
Dapatkan alamat Email baru Anda!
Dapatkan nama yang selalu Anda inginkan sebelum diambil orang lain!
http://mail.promotions. yahoo.com/ newdomains/ id/ - 17b.
-
Re: Bls: [sekolah-kehidupan] [Catcil] Aku Ingin Pulang
Posted by: "ugik madyo" ugikmadyo@gmail.com ugikmadyo
Sun Sep 7, 2008 6:23 pm (PDT)
heehehehee, jangan-jangan sedang dipersiapkan oleh Allah untuk jadi lebih
baik :P
Amin... hehehe
Hmmm... dyah yang mana ini ya... ada 3 Dyah nih hihihi
Salam kangen juga.
Masih ingat kok Dy... ;)
2008/9/8 dyah zakiati <adzdzaki@yahoo.com >
> heehehehee, jangan-jangan sedang dipersiapkan oleh Allah untuk......
>
> Salam kangen mbak Ugik,
> Masih ingat Dyah yang ini kan?
> ^_^
>
>
> ----- Pesan Asli ----
> Dari: ugik madyo <ugikmadyo@gmail.com >
>
> Aku Ingin Pulang
>
> By Ugik Madyo
>
>
>
> Berawal dari bulan Maret yang lalu, saya harus 'cuti' naik
> motor. Hal ini membuat mobilitas saya terbatas. Walau aslinya sih... saya
> yang jadi malas kemana-mana. Bayangkan saja, rumah saya di daerah 'Surabaya
> coret' yang lebih dekat ke Sidoarjo, Krian atau Gresik daripada ke pusat
> kota Surabaya. Padahal seluruh aktifitas saya ada di daerah pusat kota.
> Bayangkan lagi. Rumah saya ke kantor kalau naik motor cuma 15 - 20 menit,
> kalau naik bemo (angkot) antara 1,5 - 2 jam. Itu sudah termasuk macet. Inti
> dari semua pembayangan tadi tuh cuma satu, saya jadi males keluar rumah
> hehe.
>
>
> --------------------- ---------
> Nama baru untuk Anda!
> <http://sg.rd.yahoo.com/ >id/mail/domainch oice/mail/ signature/ *http://mail. promotions. yahoo.com/ newdomains/ id/
> Dapatkan nama yang selalu Anda inginkan di domain baru @ymail dan
> @rocketmail.
> Cepat sebelum diambil orang lain!
>
>
- 18.
-
SATU AWAL CINTA - Cerita 3 Puisi
Posted by: "Arrizki Abidin" arrizki_abidin@yahoo.com arrizki_abidin
Sun Sep 7, 2008 6:14 pm (PDT)
"SATU AWAL CINTA"
(Cerita 3 Puisi : Kata Hati, Unfinished, Dream)
By : RIZ-Q
Kata hati
Aku salah
Kau izinkan aku kendalikan
mataku
telingaku
hidungku
mulutku
tanganku
kakiku
Kendali hatiku oleh-Mu
Kini kutahu kenapa dia enggan turut
saat kurajut segala dosa lalu
Kini kutahu sesuatu
Unfinished
Tidak ada tutup buku
Tidak ada kenangan terakhir
Tidak ada yang terselesaikan
Tidak tahu siapa yang bahagia
Tidak tahu siapa yang bersedih
Sebab
Bab terakhir telah sobek
Hilang
Lalu, tangannya menelungkup diatas tangan berpenaku
Dan menggoreskan
Yang tertinggal dan terlupakan
Tentang
Dream
My heart say
You can't fly cause you're not a bird
but you can do it in your heart and dream
I'll have the angels to spread their wings and come to you
and that will be a lovely memory in your live
cause your dreams come true
That will a beautiful day you have
Now you can open your pretty eyes
Fill this unreal world and see
Find the angel who will bring you and say to her
that you're really happier
and that will be a lovely memory in your live
cause your dreams come true
That will be a beautiful day you have
- 19.
-
Bls: [sekolah-kehidupan] (Mimbar)Menjaga Interaksi dengan Lawan Jeni
Posted by: "dyah zakiati" adzdzaki@yahoo.com adzdzaki
Sun Sep 7, 2008 6:19 pm (PDT)
Alhamdulillah. Syukron. Tulisannya mengingatkan saya kembali, pak Arif.
----- Pesan Asli ----
Dari: M.Arif As Salman <marif_assalman@yahoo.com >
Kepada: sekolah-kehidupan@yahoogroups. com
Topik: [sekolah-kehidupan] (Mimbar)Menjaga Interaksi dengan Lawan Jenis
Menjaga Interaksi dengan Lawan Jenis
Oleh : M. Arif As-Salman
Bakar, salah seorang teman saya, mengundurkan diri dari kepengurusan di sebuah Organisasi yang baru ia geluti. Sejak dulu ia saya kenal seorang yang aktif dan berjiwa organisatoris. Tidak hanya aktif, namun ia seorang yang punya kharismatik dan penuh daya tarik. Cara bicara yang tepat dan sistematis, kata-katanya yang sanggup menghujam hati, sikapnya yang lembut dan tegas, penampilannya yang selalu rapi dan sopan, berwajah tampan dan ia juga seorang yang cerdas. Namun belakangan, ia banyak menghindar dari organisasi yang didalam kegiatannya tidak ada pemisah antara ikhwan dan akhwat. Ketika saya tanya apa alasan pengunduran diri tersebut, ia menjawab, " Akhir-akhir ini, beberapa orang akhwat menaruh perhatian lebih pada saya, sering menghubungi saya dengan alasan keperluan organisasi dan yang parahnya ada salah seorang yang selalu memikirkan tentang saya, cerita seorang teman yang sekamar dengan ukhti tersebut. Saya sadar dengan kesanggupan saya,
sulit bagi saya untuk menahan pandangan mata dan menjaga niat. Apalagi kondisi saya yang belum menikah. Biarlah hal itu saya tinggalkan, asal iman saya selamat dan ibadah saya tenang."
_____________________ _________ _________ _________ _________ _
Nama baru untuk Anda!
Dapatkan nama yang selalu Anda inginkan di domain baru @ymail dan @rocketmail.
Cepat sebelum diambil orang lain!
http://mail.promotions. yahoo.com/ newdomains/ id/
- 20a.
-
Re: (Karya) Vajra, Sang Permata Jiwa
Posted by: "asma_h_1999" asma_h_1999@yahoo.com asma_h_1999
Sun Sep 7, 2008 6:23 pm (PDT)
bravo buat karyanya. Semoga sukses selalu
asma
--- In sekolah-kehidupan@yahoogroups. , "Lia Octavia"com
<liaoctavia@...> wrote:
>
> Selamat Mbak Jenny, atas kelahiran bukunya. Semoga bermanfaat dan
> menginspirasi mereka yang membacanya. :-)
>
> Salam hangat
> Lia
>
> 2008/9/5 Jenny Jusuf <j3nnyjusuf@...>
>
> > Kalau menulis adalah sebuah perjalanan, maka menyelesaikan
sebuah buku
> > dan memprosesnya hingga siap diterbitkan bagi saya bagaikan
sebuah
> > kehamilan. Ditandai dengan emosi yang berubah-ubah, dari
> > senang-panik-khawatir, deg-degan jaya... sampai akhirnya
berserah dan
> > menanti dengan pasrah. Hingga karya tersebut resmi diluncurkan,
lengkap
> > dengan nomor ISBN, yang membuat saya merasa layak menyebut diri
sebagai 'published
> > author' dan 'emak' sekaligus: hamil, melahirkan, punya anak.
> >
> > Dan inilah dia, si Cantik* kebanggaan saya:
> >
> >
> > <http://1.bp.blogspot. com/_D3Cwx5tXpK0 /SMC-
NxCXVWI/AAAAAAAAAP4/KhKweaNdd7o/ s1600-h/vajra- cover.jpg>
> > Judul: VAJRA - Diamond in Every
Heart<http://www.andipublisher.com/ ?buku-
komputer&p=productsMore&iProduct= 1279>
> > Penulis: Jenny Jusuf
> > Penerbit: Sheila (ANDI Publisher <http://www.andipublisher.com >)
> > Tebal: 144 halaman
> >
> > "*Jenny bercerita tentang berbagai macam rasa dalam kehidupan,
plus segala
> > latarnya: masa lalu, sekarang bahkan masa depan. Seorang
penulis yang
> > menjanjikan*!"
> > (*Sitta Karina <http://sittakarina.com/ >*, novelis dan
kontributor majalah
> > 'CosmoGIRL!')
> >
> >
> > "*Kumpulan cerpen ini berhasil merangkum seluruh permasalahan
dalam
> > kehidupan sehari-hari, mulai dari yang manis sampai pahit dalam
rangkaian
> > bahasa sederhana, tapi jangan salah, moral dari setiap ceritanya
bikin semua
> > pembaca mikir lama*."
> > (*Okke 'Sepatumerah' <http://sepatumerah.net/ >*, novelis)
> >
> >
> > "*It speaks deeper than just stories. Sederhana, ringkas, enak
dibaca...
> > melalui kumpulan cerpen ini Jenny membantu kita untuk merefleksi
diri.*"
> > (Audrey Clarissa, presiden 'International Pharmaceutical
Students'
> > Federation' [IPSF] 2006-2007)
> >
> >
> > *****
> >
> >
> > Tidak ada sinopsis yang saya sertakan, karena buku ini bukan
sebuah
> > novel, melainkan kumpulan cerita pendek yang saya tulis sejak
tahun 2005.
> > Satu di antaranya pernah diterbitkan di majalah Cerita Kita,
prasasti
> > sekaligus bukti pertama yang meyakinkan saya bahwa mimpi memang
bisa
> > bertunas.
> >
> >
> > Kisah-kisah dalam buku ini tak jauh dari topik universal yang
selalu
> > digemari: cinta, keluarga, persahabatan. Dalam setiap cerita
saya mencoba
> > menyelipkan pesan -mutiara yang berhasil saya kumpulkan di
setapak panjang
> > bernama Kehidupan- yang saya rangkul sepenuh hati, dan saya
tuturkan dalam
> > bingkai fiksi. Bukan untuk menggurui, melainkan untuk berbagi.
> >
> >
> > Kini, dalam perjalanan menjemput kelahirannya ke dunia, saya
menemukan
> > dua butir mutiara lagi. Yang pertama sangat sederhana dan sudah
sering
> > didengar, namun gemanya senantiasa merdu di hati: *impian
sungguh bisa
> > menjadi kenyataan*.
> >
> >
> > Mutiara kedua adalah kalimat indah yang saya temukan dalam
sebuah buku: "
> > *Ada kalanya mimpi-mimpi hadir seluas samudera, sehingga kita
bisa
> > berenang di dalamnya*."
> >
> >
> > Samudera? Saya tak pernah berpikir sampai ke situ. Indah
sekali. Ternyata
> > selama ini saya telah mengarungi samudera tanpa pernah
menyadarinya.
> >
> >
> > :-)
> >
> >
> > Mari, mari.
> >
> >
> > Lepaskan tambatan. Luncurkan perahu. Kembangkan layar. Ciumi
aroma laut.
> > Dengarkan suara ombak. Pandangi birunya air. Jatuh cintalah
kepadanya.
> >
> >
> > Selamat mengarungi mimpi. Kalau kita bertemu nanti, panggil
saya, ya.
> > Singgah ke perahu saya untuk bercakap sejenak sambil minum teh.
Kita
> > bertukar cerita. :-)
> >
> >
> >
> > **Nggak usah protes. Wajar *atuh* setiap emak merasa anaknya
yang paling
> > keren sedunia* ;-D
> >
> >
> > *ROCK Your Life!*
> > *- Jenny Jusuf -*
> > *http://jennyjusuf.blogspot. <http://jennyjusuf.com* blogspot. >com
> >
> >
> >
>
Need to Reply?
Click one of the "Reply" links to respond to a specific message in the Daily Digest.
Change settings via the Web (Yahoo! ID required)
Change settings via email: Switch delivery to Individual | Switch format to Traditional
Visit Your Group | Yahoo! Groups Terms of Use | Unsubscribe
Tidak ada komentar:
Posting Komentar