Messages In This Digest (6 Messages)
- 1a.
- Re: Fase Bumi ketika dilihat dari Bulan From: Haryo Sumowidagdo
- 1b.
- Re: Fase Bumi ketika dilihat dari Bulan From: frank_the_hero
- 1c.
- Re: Fase Bumi ketika dilihat dari Bulan From: Eka Subyantara
- 2a.
- komponen IC sensor gmr From: Ganjar
- 2b.
- Bls: [FISIKA] komponen IC sensor gmr From: rudy irianto
- 3.
- Tanya materi fisika batuan From: Faisal Gifar s
Messages
- 1a.
-
Re: Fase Bumi ketika dilihat dari Bulan
Posted by: "Haryo Sumowidagdo" sumowidagdo@gmail.com haryo_hep
Thu Oct 7, 2010 1:16 am (PDT)
Rekan-rekan semua,
Untaian diskusi ini dimulai dengan pertanyaan yang murni berdasarkan keingintahuan tentang sebuah gejala alam, ditinjau dari pengetahuan fisika. Namun atmosfer diskusi menjadi tidak nyaman ketika isu Tuhan dimasukkan ke dalam diskusi.
Dengan segala rasa hormat kepada seluruh anggota, saya menghimbau agar di masa depan segala diskusi di forum ini agar dibatasi dalam ranah/lingkup sains.
Argumen yang saya berikan untuk himbauan tersebut adalah:
Tuhan dan agama berada dalam lingkup keyakinan (faith) dimana tidak ada hal yang perlu diragukan dan dipertanyakan. Tingkat keyakinan dan kepercayaan seseorang yang beragama kepada agama dan Tuhannya adalah 100%.
Sementara ilmu pengetahuan (sains) meskipun telah memberi tahu kita banyak hal, pada kenyataanya tidak akan pernah mencapai tingkat keyakinan 100%. Ini adalah sifat mendasar dari sains, namun pengajaran sains tampaknya jarang sekali menyinggung hal ini.
Banyak orang yang memiliki dorongan bernuansa agama untuk mempelajari sains, banyak pula yang menggunakan pengetahuan sains untuk menguatkan keyakinan beragama mereka. Namun pada akhirnya, sains pada dasarnya hanya berpegang pada satu prinsip dasar yang sederhana:
Konsep teoretik yang dapat diuji sahih-tidaknya secara eksperimen.
Meski sangat sederhana, prinsip inilah yang mendasari seluruh pengetahuan sains yang sekarang. Sains tidak mencampuri kepercayaan dan keyakinan seseorang pada agamanya. Demikian pula sains tidak membuat pernyataan tentang Tuhan. Sains hanya membuat pernyataan apakah sebuah konsep/ide sesuai dengan hasil eksperimen atau tidak. Sains memiliki keterbatasan, dan setiap saintis/ilmuwan yang baik tahu dan menerima keterbatasan tersebut.
Sekali lagi saya menghimbau agar segala motivasi dan keinginan untuk membawa sains dan agama bersama-sama, mohon dibatasi agar tetap berada dalam diri individu masing-masing. Sekali lagi, sains hanya berpijak pada satu prinsip dasar:
Konsep teoretik yang dapat diuji sahih-tidaknya secara eksperimen.
Terimakasih.
- 1b.
-
Re: Fase Bumi ketika dilihat dari Bulan
Posted by: "frank_the_hero" frank_nasch@yahoo.com frank_the_hero
Thu Oct 7, 2010 8:32 am (PDT)
Terima-kasih atas moderasinya, Bung Haryo. Saya setuju akan penjelasan anda akan hal ini.
Marilah kita kembali ke pertanyaan saya di awal-awal tentang fase bumi ketika dilihat dari bulan. Saya sependapat dengan penjelasan ilmiah dari Bung Eka, dan masih berharap jika ada tambahan atau klarifikasi lebih lanjut dari rekan-rekan MFI akan gejala alam ini.
Salam,
Frank
--- In fisika_indonesia@yahoogroups. , "Haryo Sumowidagdo" <sumowidagdo@com ...> wrote:
>
> Rekan-rekan semua,
>
> Untaian diskusi ini dimulai dengan pertanyaan yang murni berdasarkan keingintahuan tentang sebuah gejala alam, ditinjau dari pengetahuan fisika. Namun atmosfer diskusi menjadi tidak nyaman ketika isu Tuhan dimasukkan ke dalam diskusi.
>
> Dengan segala rasa hormat kepada seluruh anggota, saya menghimbau agar di masa depan segala diskusi di forum ini agar dibatasi dalam ranah/lingkup sains.
>
> Argumen yang saya berikan untuk himbauan tersebut adalah:
>
> Tuhan dan agama berada dalam lingkup keyakinan (faith) dimana tidak ada hal yang perlu diragukan dan dipertanyakan. Tingkat keyakinan dan kepercayaan seseorang yang beragama kepada agama dan Tuhannya adalah 100%.
>
> Sementara ilmu pengetahuan (sains) meskipun telah memberi tahu kita banyak hal, pada kenyataanya tidak akan pernah mencapai tingkat keyakinan 100%. Ini adalah sifat mendasar dari sains, namun pengajaran sains tampaknya jarang sekali menyinggung hal ini.
>
> Banyak orang yang memiliki dorongan bernuansa agama untuk mempelajari sains, banyak pula yang menggunakan pengetahuan sains untuk menguatkan keyakinan beragama mereka. Namun pada akhirnya, sains pada dasarnya hanya berpegang pada satu prinsip dasar yang sederhana:
>
> Konsep teoretik yang dapat diuji sahih-tidaknya secara eksperimen.
>
> Meski sangat sederhana, prinsip inilah yang mendasari seluruh pengetahuan sains yang sekarang. Sains tidak mencampuri kepercayaan dan keyakinan seseorang pada agamanya. Demikian pula sains tidak membuat pernyataan tentang Tuhan. Sains hanya membuat pernyataan apakah sebuah konsep/ide sesuai dengan hasil eksperimen atau tidak. Sains memiliki keterbatasan, dan setiap saintis/ilmuwan yang baik tahu dan menerima keterbatasan tersebut.
>
> Sekali lagi saya menghimbau agar segala motivasi dan keinginan untuk membawa sains dan agama bersama-sama, mohon dibatasi agar tetap berada dalam diri individu masing-masing. Sekali lagi, sains hanya berpijak pada satu prinsip dasar:
>
> Konsep teoretik yang dapat diuji sahih-tidaknya secara eksperimen.
>
>
>
>
> Terimakasih.
>
- 1c.
-
Re: Fase Bumi ketika dilihat dari Bulan
Posted by: "Eka Subyantara" eka.subyantara@widyatama.ac.id eka_subyantara
Thu Oct 7, 2010 9:31 am (PDT)
Terima kasih juga dari saya Pak Mod.
Untuk rekan-rekan semua, mohon maaf bila ada ungkapan saya yang kurang
berkenan di hati.
Kiranya cukup dianggap sebagai undulasi atau perturbasi saja atas stabilitas
forum ini.
Jangan sampai melemahkan semangat untuk mencari kebenaran itu sendiri.
Karena semua pasti pernah merasakan, betapa indahnya saat menemukan suatu
kebenaran walau sebatas nalar manusiawi saja, yang bukan tidak mungkin akan
tergantikan oleh kebenaran baru.
Apalagi bila ternyata kebenaran itu ada di tingkat hakiki... tak tergantikan
oleh apapun.
Selalu Rindu Menemukan Kebenaran Hakiki
= eka =
- 2a.
-
komponen IC sensor gmr
Posted by: "Ganjar" human_physics@hotmail.com zargan88
Thu Oct 7, 2010 2:01 am (PDT)
Maaf mau bertanya kalo nama IC sensor GMR untuk mendeteksi medan magnet lemah, nama ICny apa ya???
makasih sbelumnya......
- 2b.
-
Bls: [FISIKA] komponen IC sensor gmr
Posted by: "rudy irianto" rud_ir@yahoo.com rud_ir
Thu Oct 7, 2010 7:52 pm (PDT)
mungkin bisa diliat di www.nve.com
thx
_____________________ _________ __
Dari: Ganjar <human_physics@hotmail.com >
Kepada: fisika_indonesia@yahoogroups. com
Terkirim: Kam, 7 Oktober, 2010 15:15:24
Judul: [FISIKA] komponen IC sensor gmr
Maaf mau bertanya kalo nama IC sensor GMR untuk mendeteksi medan magnet lemah,
nama ICny apa ya???
makasih sbelumnya......
- 3.
-
Tanya materi fisika batuan
Posted by: "Faisal Gifar s" faisal.gifars@yahoo.co.id faisal.gifars
Thu Oct 7, 2010 5:45 am (PDT)
teman2 fisika aku mau nanya nich, dimana sy bisa mendapatkan atau mendownload materi fisika batuan..?
Need to Reply?
Click one of the "Reply" links to respond to a specific message in the Daily Digest.
===============================================================
** Arsip : http://members.tripod.com/~fisika/
** Ingin Berhenti : silahkan mengirim email kosong ke :
<fisika_indonesia-unsubscribe@yahoogroups.com>
===============================================================
** Arsip : http://members.tripod.com/~fisika/
** Ingin Berhenti : silahkan mengirim email kosong ke :
<fisika_indonesia-unsubscribe@yahoogroups.com>
===============================================================
MARKETPLACE
Change settings via the Web (Yahoo! ID required)
Change settings via email: Switch delivery to Individual | Switch format to Traditional
Visit Your Group | Yahoo! Groups Terms of Use | Unsubscribe
Tidak ada komentar:
Posting Komentar