Messages In This Digest (8 Messages)
- 1a.
- Piala Dunia : Sihir kelas dunia di ruang tidur Anda! From: Sinergi
- 2.
- (OOT) BERKACA DARI JEPANG From: agus_salims
- 4.
- Renungan Petani : mulailah menanam ... From: Supriyadi (PPIC)
- 5a.
- Re: (catcil) 35 From: Yons
- 6.
- [Ruang Baca] Kemboja Terkulai di Pangkuan From: ukhti hazimah
- 7a.
- Re: (Inspirasi) Buang Yang Buruk; Ambil Yg Positif dan Tepat From: agus_salims
- 8a.
- Re: (Catcil) Ujian? From: ajeng
Messages
- 1a.
-
Piala Dunia : Sihir kelas dunia di ruang tidur Anda!
Posted by: "Sinergi" sinergi_nlp@yahoo.co.id sinergi_nlp
Fri Oct 15, 2010 6:05 am (PDT)
Seperti tahun-tahun yang sebelumnya, piala dunia selalu saja akan mampu mengubah banyak hal di dunia ini dengan sekejap. Tidak hanya mengubah seseorang menjadi terkenal, mencetak juara, melempar pecundang dari gelanggang. Piala dunia juga mencetak uang dalam jumlah yang amat luar biasa. Hitung saja berapa banyak biaya penyelenggaraan, berapa banyak perusahaan menggelontorkan biaya promosi, biaya transfer pemain, fee pemain, merchandise, biaya menjadi stasiun TV yang ingin punya hak siaran langsung, iklan TV, fee komentator dan presenter serta jutaan dollar perjudian gelap maupun legal yang mengiringi permainan ini.
Tidak hanya itu, piala dunia juga menyihir para penonton untuk membeli uang perjalanan ke Afsel untuk menonton langsung acara. Beberapa yang kurang beruntung, rela menempuh perjalanan jauh bermacet-macet untuk nonton bersama, minta ijin atasan atau membolos untuk nonton pembukaan piala dunia, merogoh saku untuk membeli TV Plasma layar lebar, terbujuk untuk berlangganan TV kabel, membeli snack dan minuman sebagai teman menonton.
Berjam-jam para penonton jarak jauh ini akan duduk terpaku di depan TV, berteriak keras, mengumpat, meneriakkan nama binatang, memuji, meloncat dan berlari berkeliling lupa diri. Berjam-jam mereka akan lupa anak dan pasangannya. Berjam-jam mereka rela menahan kantuk. Berjam-jam mereka rela menggunakan waktu untuk menonton acara luar biasa ini. Padahal, di sisi lain, waktu 10 menit untuk diberikan pada anak di rumah atau untuk bekerja kok terasa lama benar . Ah saya tidak ingin menyinggung soal ibadah, tentu saja itu sudah otomatis disadari oleh pembaca, ya khan.
Apa nama fenomena untuk hal seperti itu? Demam Bola? Oh, ini bukan sekedar demam di mana orang merasa panas dingin karena suatu hal. Hipnotis? Oh, ini bukan sekedar fenomena trance dan perubahan perilaku.
Ini adalah gabungan dari semua fenomena dahsyat yang menggerakkan dunia secara bersamaan di muka bumi ini.
Ini adalah Sihir Kelas Dunia!
Dan kita mengijinkannya masuk ke rumah kita, ke ruang tamu, ke ruang makan, di hadapan anak-anak dan suami atau istri. Bahkan kita ijinkan masuk di kamar tidur. Luar biasa! Tidak banyak orang di dunia ini yang kita ijinkan untuk mempengaruhi kehidupan kita, apalagi dilakukan di dalam ruang tidur kita sendiri.
Baik, cukup sudah membahas kehebatan fenomena ini. Tentunya ada puluhan atau ratusan otak manusia yang cerdik di belakang semua ini. Satu pertanyaan kecil, apakah kita cukup cerdik untuk ikut mengambil manfaat pada fenomena sihir ini untuk kebaikan diri dan keluarga kita?
Dalam wacana perubahan perilaku, baik dari ilmu Psikologi, Hypnosis, maupun Neuro-Linguistic Programming, saat manusia sedang mengalami perubahan, kita bisa mengambil momentum untuk memanfaatkannya (utilization) bagi perubahan yang kita rencanakan.
Gunakan moementum-momentum yang terjadi dalam Piala Bola ini untuk kita manfaatkan bagi pembelajaran. Mumpung semua demam, mumpung semua terhipnotis, mumpung semua tersihir!!!
Fair Play
Saat bersama menonton dengan anak-anak Anda, gunakan momentum saat terjadi suatu fenomena fair play, maka cepat-cepat katakan pada anak Anda : "Wah hebat sekali pemain itu, ia fair play. Tak heran kalau ia sukses sebagai pemain internasional (pas mengatakan "ia" gunakan jari tangan untuk menunjuk ke arah anak Anda). Orang yang fair play selalu di sukai teman-temannya dan mendapatkan dukungan dari orang lain".
Feature "Behind the story"
Saat acara "behind the story", misalkan penayangan sejarah hidup seorang pemain yang luar biasa. Gunakan setiap momentum untuk dikaitkan dengan sugesti Anda ke anak Anda. Misal "Wow, ternyata sama dengan sekolah ya, sepakbola juga ada disiplin selama mereka sekolah dan berlatih. Disiplin memang kunci sukses bagi kehidupan."
Goal
Saat goal terjadi, biasanya merupakan momentum sihir yang paling dahsyat. Ditambah lagi, media akan mengulang-ulang tayangan goal ini dari berbagai posisi kamera.
Saat itulah Anda bisa saja mengucapkan "Seperti apa ya, kalau main sepakbola tanpa ada gawang Tentu para pemain akan bingung untuk meng-arah-kan bolanya. Dalam hiduppun kita juga perlu suatu gawang yang jelas yakni arah goal kita- supaya kita bisa menuju ke suatu pencapaian dan tidak sia-sia saja."
Gagal menyarangkan goal
Saat ada pemain gagal menyarangkan goal, dengan mudah akan terlihat bahwa pemain pasti akan terus diminta bermain, dan temannya akan menepuk bahu atau mengelus kepalanya.
"Hebat ya, pemain bola itu punya prinsip yang sama dengan orang sukses. Jika melakukan sesuatu dan belum berhasil, maka terus lakukan hingga berhasil. Selain itu, saling mendukung bagi kawan yang belum berhasil juga merupakan bentuk perilaku yang baik."
Kalah
Saat tim kalah, perhatikan bahwa mereka tidak menangis dan berputus asa. Tahun depan mereka akan datang lagi. Berbulan-bulan berlatih lagi, setiap saat. Hingga tiba saat kemenangan bagi mereka. Katakan "sukses adalah perjalanan menuju goal, bukan goal itu sendiri"
Menang
Saat terjadi kemenangan, wow ini momentum yang amat baik. Tunjukkan bahwa kemenangan adalah buah dari latihan yang tekun. Kemenangan adalah hasil sinegy dari berbagai hal yang sudah dipersiapkan sebelumnya.
Ajak diskusi anak Anda, kenapa tim-tim ada yang cenderung jadi pemenang, seperti Brazil, dll. Apa yang membedakan mereka dari yang lain. Dan apa kaitannya dengan kehidupan?
Team Work
Jika anak Anda aktif di organisasi atau punya tim kerja, kemenangan suatu tim juga cocok untuk menginspirasi anak Anda akan pengertian Team Work. Pilih tim squad yang paling kompak, tunjukkan dan diskusikan dengan anak Anda, apa perbedaan antara bekerja sama dan bekerja bersama-sama.
Hooligan
Saat nonton peristiwa hooliganism, hindari untuk menunjukkan bahwa Anda menikmati dan membenarkan peristiwa itu. Tegaskanlah bahwa hal itu keliru. Buatlah peristiwa hooliganism itu supaya tidak terasosiasi dengan anak anda, dengan cara menunjukkan jari ke arah lain yang berasosiasi buruk dan tidak panytas di tiru (jempol ke bawah).
Ah,
Jadi merenung nih
Selama ini sihir apa yang kita berikan ke anak kita?
Apa komentar dna reaksi kita di depan anak-anak saat kita nonton bola ?
OMG!
Ups
Sementara itu dulu ..
Masih ada hal lain yang saya harus kerjakan.
Saya sendiri hampir saja tersihir saat menuliskan catatan ini .
Salam Sihir!
By
ronnyfr
www.belajarNLP.com
- 2.
-
(OOT) BERKACA DARI JEPANG
Posted by: "agus_salims" agus_salims@yahoo.com agus_salims
Fri Oct 15, 2010 6:06 am (PDT)
BERKACA DARI JEPANG
http://autokalashinikov47.blogspot. com/2010/ 01/sejarah- jepang.html
Jepang. Negara ini memang mengagumkan. Sebutlah namanya, maka orang yang
mendengar akan mengidentikkan dengan deretan kalimat kekaguman. Yang
paling menonjol dari Jepang, adalah etos kerjanya. Mereka gigih dan
tekun. Namun, tahukan Anda bahwa dulu jepang adalah negara tertutup?
Kemajuan Jepang dimulai setelah berakhirnya zaman Edo, tepatnya setelah
Kaisar Meiji naik tahta dan melakukan penataan ulang. Gebrakan ini
selanjutnya dikenal dengan sebutan restorasi Meiji atau modernisasi
Jepang di bawah kaisar Meiji (1866-1869).
Sebelum era ini, Jepang tak lebih dari sebuah negara ultra tradisional,
feodal dan sangat tertutup. Mereka sangat anti-asing, karena itulah
mereka menutup diri. Hal ini dilakukan, karena Jepang sangat menjunjung
tinggi nilai-nilai leluhur.
Di zaman itu, Jepang di bawah kendali kaum samurai, istilah untuk
perwira militer kelas elit dari kalangan bangsawan. Karena itu, Samurai
haruslah sopan dan terpelajar.
Kata "samurai" sendiri berasal dari kata kerja "samorau"
asal bahasa Jepang kuno, lalu berubah menjadi "saburau" yang
berarti "melayani", dan akhirnya menjadi "samurai" yang
bekerja sebagai pelayan bagi sang majikan.
[file:///C:/DOCUME%7E1/User/ ]LOCALS%7E1/ Temp/moz- screenshot- 24.png
Ciri khas samurai ini, selalu membawa pedang di pinggang. Kadang lebih
dari satu. Pedang ini disebut katana. Sementara itu, para samurai yang
tidak terikat dengan klan atau bekerja untuk
majikan disebut "ronin". Sedangkan samurai yang bertugas di
wilayah han disebut hanshi.
gambar ronin
[http://img208.imageshack. ]us/img208/ 4720/ronin2st6. jpg
Adapun pemimpin atau jendral para samurai ini disebut shogun.
Pemerintahannya disebut keshogunan. Yang paling terkenal adalah
Keshogunan Tokugawa, Keshogunan Edo, keshogunan Kamakura.
Hingga akhirnya Meiji naik tahta pada akhir abad 19 dan memulai
restorasi, perlahan tapi pasti samurai dihapuskan sebagai kelas berbeda
dan digantikan dengan tentara nasional menyerupai negara Barat. Meiji
malah memerintahkan, mengganti katana dengan pena.
Dorongan modernisasi Jepang ini bermula ketika angkatan laut Amerika
dengan armada Pasifiknya di bawah pimpinan Laksamana Perry (1853),
datang ke negera tersebut seraya meminta agar Jepang membuka diri kepada
pihak asing, misalnya berdagang dan membolehkan kapal merapat di
pelabuhannya.
Kedatangan Perry membuat mata bangsa Jepang terbuka terhadap kekuatan
lain di luar mereka. Semangat Bushido para samurai dengan
pedang-pedangnya, tertantang untuk mempu melawan kekuatan Amerika, orang
kulit putih, orang Barat.
Sejak saat itu mereka mulai berpikir, setidaknya sama dengan orang-orang
asing itu. Maka, dimulailah proses reformasi dengan pendidikan sebagai
mata tombak. Pendidikan menjadi hak dan kewajiban semua warga.
Tetapi reformasi itu yang disebut restorasi, sejak itu restorasi Jepang
itu disebut dengan Restorasi Meiji yang juga ditandai sebagai era
masuknya Jepang ke zaman industri.
Sebuah catatan menulis, Restorasi Jepang itu berjalan sangat cepat dan
efisien tahun 1853.
Menjelang akhir abad ke 19 Jepang sudah berhasil menjadi kekuatan
militer dengan angkatan laut yang sangat tangguh sehingga dapat
mengalahkan secara mutlak armada raksasa Rusia di Selat Tsushima,
menyapu bersih kepulauan Sachalin, mengambil Korea dan Semenanjung
Liau-Tung dari Rusia, serta Port Arthur dan Dairen (Wells, 1951).
[http://englishrussia.com/images/ ]playing_war/ 1.jpg
Namun, restorasi Meiji ini bukannya tak memakan korban. Banyak terjadi
penentangan yang berakhir perang. Namun perlawanan ini berhasil
dihancurkan.
Apa kata Meiji setelah penentangnya ini ditumpas? "Saat ini kita
sudah berhasil membuat kereta api, mobil, baju barat, tapi kita tak
boleh lupa pada akar budaya." Pesan Kaisar Meiji ini, terus melakat
hingga kini.
Lalu, apa dan mengapa Jepang bisa cepat berkambang seperti itu? Ada
konsep pemikiran yang mereka anut selama ini, yaitu "Kaizen"
yang berarti, ambil yang baik, buang yang buruk, ciptakan produk baru.
Konsep inilah yang dipakai mereka untuk menciptakan sesuatu yang baru,
sesuatu karya kreatif, bukan menjiplak mentah-mentah.
Misalkan saja lihat saja bagaimana mobil-mobil buatan Jepang,
performanya dibuat berdasar berfalsafah ambil yang baik, buang yang
buruk, ciptakan produk baru tadi.
Misal mobil-mobil di Barat selalu berbadan besar, boros, dan mahal.
namun bagi Jepang diubah menjadi berbadan ringan, irit dan murah.
Hasilnya, mobil-mobil Jepang kini merajai industri otomotif dunia.
[http://akirajunto.files.wordpress. ]com/2009/ 05/honda_ jazz.jpg
Hal yang lebih menakjubkan, saat Shinkansen, perusahaan transportasi
Jepang, pada 1 Oktober 1964 berhasil membuat kereta api cepat (bullet
train).
[http://images.quickblogcast. ]com/81087- 70991/BulletTrai n.jpg
Ini adalah sebuah langkah maju yang diciptakan hanya dalam jangka waktu
19 tahun, setelah Jepang diluluh-lantakkan oleh bom atom! Ide bullet
train ini tercipta, setelah Jepang memanfaatkan penemuan magnet di
Amerika, sebagai bantalan relnya. Luar biasa.
[http://dreamindonesia.files. ]wordpress. com/2009/ 05/bom_atom. jpg
Selain menerapkan falsafah Kaizen, pada dasarnya kepribadian Jepang
sangat dipengaruhi oleh semangat "bushido" yang sangat asketik,
berdisiplin tinggi, dan menjunjung tinggi kode etik dan tata krama dalam
kehidupan. Kesemuanya itu terus berlanjut sewaktu proses restorasi itu
berjalan hingga kini.
Apa bushido itu?
Kata bushido berasal dari kata "bushi" (prajurit/kesatria) dan
"dou" (jalan). Bushido yang dapat diartikan sebagai "jalan
hidup seorang prajurit atau kesatria" ini, mempunyai 7 kode etik
(semboyan) yaitu;
Gi (rectitude/benar)
Yu (courage/berani)
Jin (benevolence/berbuat baik)
Rei (respect/hormat)
Makoto atau Shin (honesty/jujur)
Meiyo (honor, glory/kehormatan dan kejayaan)
Chuugi (loyalty/setia)
Semangat inilah (bandingkan dengan 99 nama Allah) yang mereka pakai
dalam melakukan pekerjaan. Sekadar diketahui, kerja bagi orang Jepang
adalah segalanya.
[http://majelis-asma.com/ ]wp-content/ uploads/2009/ 11/zzzzzzzzzzzzz zzzzzzz\
.gif
Apabila mereka telah bekerja di satu perusahaan, mereka akan bekerja
dengan rajin dan penuh semangat, karena bagi mereka, pekerjaan itu
adalah Ten Shoku, sebuah pekerjaan yang telah diberikan Tuhan kepadanya,
sehingga harus dikerjakan dengan baik dan bersemangat.
Selain itu, diantara mereka ada juga pandangan shigoto = seimei yaitu
kerja = hidup. Konsep kerja seumur hidup ini mulai berkembang bersamaan
dengan diperkenalkannya konsep bushido dan samurai pada masa feodal di
era Tokugawa Shogunate (abad 11-14).
Sejarahnya begini, pada konsep bushido, seorang bushi atau samurai
diharuskan mengabdi kepada majikan (penguasa pada masa itu) hingga titik
darah penghabisan dengan bersandar pada kebenaran yang diyakininya,
karena mengabdi (diartikan kerja) adalah merupakan jalan hidup mereka.
Setelah berakhir Edo-jidai dan menginjak Meiji-jidai (era modern), kasta
bushi dihapuskan, namun konsep bushido tetap digunakan secara luas tidak
hanya dibidang keprajuritan dan pemerintahan, tetapi juga digunakan
untuk mengembangkan bidang perekonomian, ilmu pengetahuan, dan lain
sebagainya.
Nah, dari konsep itulah bagi orang Jepang, hidup = kerja, kerja = hidup!
Menariknya, orang jepang akan sangat malu bila pindah-pindah kerja (dari
satu perusahaan ke perusahaan lain, dari satu pekerjaan ke pekerjaan
lain) karena bisa dianggap sebagai orang yang tidak punya loyalitas dan
komitmen terhadap pekerjaan dan perusahaan.
Pengaruh mendasar lainnya dari kehadiran bangsa Amerika di Jepang adalah
perubahan Konstitusi Jepang yang dibuat atas supervisi Jenderal MacAthur
(26 Januari 1880 5 April 1964), dan konstitusi itu masih berlaku
hingga kini.
Di bawah asuhan Jenderal MacArhur, sejak tahun 1945-1951, Jepang tumbuh
kembali menjadi negara ekonomi yang sangat tangguh, sehingga menjadi
super power dalam bidang ekonomi hingga kini.
Yang menarik dari Restorasi Jepang adalah :
Para aktor yang sangat gigih memperjuangkan reformasi itu berjumlah
tidak lebih dari 100 orang muda yang cerdas dan berdedikasi tinggi.
Titik berat dari proses restorasi itu adalah di bidang pendidikan.
Banyak sekali pemuda Jepang dikirimkan ke luar negeri dan Jepang banyak
mengambil sistem Jerman dalam segala proses kehidupannya.
Sewaktu menjalankan Restorasi, Jepang sudah memiliki administrasi
pemerintahan yang sangat rapih warisan dari rezim Tokugawa.
Setelah Jepang hancur oleh bom atom, kaisar saat itu bertanya, berapa
guru yang tersisa?
kota tokyo
[http://upload.wikimedia. ]org/wikipedia/ commons/9/ 99/Tokyo_ odaiba.jpg
Diposkan oleh Muhammad yusron mufid di 01.58
<http://autokalashinikov47.blogspot. >com/2010/ 01/sejarah- jepang.html
- 3.
-
[Artikel] Mengenal Kepribadian Rasulullah melalui maulid di mesjid R
Posted by: "Luth" l_u_t_h@yahoo.fr l_u_t_h
Fri Oct 15, 2010 6:08 am (PDT)
Assalamualaikum W W
Salam sejahtera untuk semua
Artikel saya tentang suasana maulid di sebuah mesjid di Rennes, France.
Selamat membaca. Semoga dapat mengambil nilai2 di dalamnya.
Salam
Luth
= = = = = = = = = = = = = = = = = = = = = =
MENGENAL KEPRIBADIAN RASULULLAH MELALUI MAULID DI MESJID RENNES, FRANCE
Sore itu, langit berwarna sedikit gelap dan agak berawan. Suhu juga sedikit
dingin walau musim hampir beralih dari musim dingin ke musim semi. Menurut
ramalan cuaca di beberapa media, temperatur pada saat itu berada sekitar 4 °C.
Tetapi keadaan cuaca pada hari itu (20 Maret 2008) mungkin lebih baik dari
hari-hari sebelumnya. Karena biasanya kota Rennes akan diguyur hujan pada sore
hari.
Begitu saya masuk melalui pintu utama dari Centre Culturelle dâAvicenna (Pusat
Kebudayaan Ibnu Sina, mengambil nama salah satu nama ilmuan Islam), sudah
terlihat lebih banyak orang di lorong dibandingkan hari biasanya. Dari pintu
tempat ruangan utama shalat yang terbuka, juga sudah terlihat lebih banyak orang
dari biasanya yang melakukan aktifitas ibadah sunnah seperti shalat Sunat,
membaca Al Qurâan dan berdzikir.
Rennes adalah sebuah kota di bagian barat. Kota ini merupakan ibukota dari
région1yang bernama Bretagne sekaligus ibukota dari departement2yang bernama
Ille et Vilaine.
Centre Culturelle dâAvicenna sendiri terletak di rue3 Recteur Paul Hendry yang
juga dekat dengan salah satu Universitas di kota Rennes yaitu Université Rennes
2 atau Université de Haute Bretagne. Centre Culturelle dâAvicenna merupakan
salah satu pusat kebudayaan atau kegiatan umat islam di kota Rennes yang juga
sekaligus digunakan untuk mesjid. Menurut salah seorang pengurus Centre
Culturelle Avicenna bernama Foudil, tempat ini mulai difungsikan sejak september
2006. Selain tempat shalat, di tempat ini ada juga perpustakaan dan beberapa
ruangan yang yang bisa dijadikan tempat pertemuan. Yang tak terlupakan pula ada
kamar mandi dan wc untuk orang yang mempunyai cacat tubuh. Dan di hari minggu
ada kelas untuk anak-anak yang mepelajari bahasa Arab dan Islam.
Kepribadian Rasulullah
Begitu selesai shalat Magrib dan shalat sunatnya, waktu menunjukkan pukul 19.40
(waktu Perancis). Beberapa petugas mengatur sebuah meja dan dua kursi di bagian
depan ruang shalat.
Setelah meja dan dua kursi berada di depan tempat shalat (dekat tempat imam
berdiri) salah seorang panitia yang menjadi pembawa acara membuka acara. Bahasa
yang digunakan adalah bahasa Arab. Walau setelah itu pembawa acara juga
menterjemahkannya dalam bahasa Perancis karena tidak semua jamaah di ruangan
mesjid paham bahasa Arab.
Pembawa acara juga memangggil salah seorang jamaah untuk duduk di samping beliau
dan membaca Al Qurâan. Suasana pada saat pembacaan Al Quran sangat tenang dan
hening. Lamanya pembacaan Al Qurâan sekitar sepuluh menit.
Begitu selesai pembacaan Al. Qurâan, jamaah yang membaca Al Qurâan tersebut
kembali ke tempat jamaah dan tempat duduknya digantikan oleh penceramah yaitu
Cheikh Naoufel Boukadoum.
Sekitar 3 minggu sebelumnya, di papan pengumuman mesjid telah
dipasang poster tentang adanya acara peringatan kelahiran Nabi Muhammad SAW.
Pada tanggal 20 Maret 2008 sehabis shalat Magrib, acara ditujukan kepada orang
dewasa. Dan pada tanggal 21 Maret 2008 pagi hari, ada juga acara untuk
anak-anak. Dan pada hari jumat, sehabis shalat Jumat dibagikan juga selebaran
yang berisi undangan untuk hadir dalam acara peringatan kelahiran Rasulullah.
Pembawa acara memperkenal secara singkat profil Cheikh Naoufel Boukadoum. Beliau
mempunyai diplome Jurisprudensi Islam dan fundamennya. Selain itu beliau juga
adalah Imam di salah satu mesjid Strasbourg (ibukota region Alsace, di bagian
Timur France).
Penceramah memulai ceramahnya dengan hukum bidâah atau tidaknya memperingati
hari kelahiran Nabi Muhammad SAW. Tetapi dalam tulisan ini, kapasitas pemahaman
saya belumlah cukup untuk menuliskan penjelasan-penjelasanan penceramah pada
bagian ini. Tetapi mungkin tulisan ini mungkin lebih mengarah kepada semangat
umat muslim kota Rennes untuk hadir ke ruangan shalat Centre Culturelle Avicena
yang berukuran sekitar 220 m2untuk menambah wawasan mereka tentang kepribadian
Nabi Muhammad Rasulullah. Menurut panitia yang saya tanya di akhir acara, ada
sekitar 300 orang yang hadir pada acara ini baik pria maupun wanita. Di bagian
belakang ruang shalat utama pusat kebudayaan ini memang ada bagian yang disekat
dengan sekat yang bisa dibongkar pasang yang berfungsi untuk tempat shalat kaum
wanita. Pada hari jumat, ada juga jamaah wanita yang melakukan shalat jumat.
Untungnya penceramah bisa berceramah dalam 2 bahasa; Arab dan Perancis. Jadi
setelah dia berceramah dalam bahasa Arab, ia langsung mengulangnya lagi dalam
bahasa Perancis. Sehingga pembawa acara tidak perlu lagi menterjemahkan ceramah
ke dalam bahasa Perancis. Karena biasanya penceramah berceramah dalam bahasa
arab dan selanjutnya pembawa acara atau ada penterjemah yang mennterjemahkan isi
ceramah ke dalam bahasa Perancis.
Pada bagian selanjutnya penceramah menjelaskan sifat-sifat terpuji
Rasulullah sebagai manusia yang sangat kompleks. Sifat-sifat yang terpuji dari
Rasulullah yang diangkat dalam ceramah ini adalah kesabaran, perhatian kepada
orang lain, generositi/kedermawanan dan kerendahan hati. Sifat-sifat tersebut
dijelaskan dengan ayat dan hadish yang medukung serta contoh-contoh pada
kehidupan Rasulullah.
Pada bagian akhir ceramah diadakan tanya-jawab sekitar 20 menit.
Bermacam topik yang ditanyakan dari yang berkaitan dengan dengan isi ceramah
sampai hal-hal menyangkut poligami rasulullah.
Begitu bersemangatnya para hadirin, kalau dihitung-hitung, sesi
tanya jawab memakan waktu lebih dari setengah jam. Walaupun masih banyak hadirin
yang ingin bertanya, tetapi moderator harus mengakhiri ceramah.
Sekitar pukul 21.35, ceramah diakhiri. Meja dan kursi yang digunakan oleh
penceramah dan pembawa acara dipindahkan ke tempat yang tidak mengganggu shalat.
Dan semua jamaah bersiap melakukan shalat Isya.
Makan Bersama dan Silaturahmi
Setelah shalat Isya dan sunatnya, jamaah dipersilahkan untuk menuju
ke lorong utama mesjid. Di sana sudah diatur meja dan kursi. Karena jemaah yang
datang banyak, pengurus mesjid menggelar tikar plastik di ruang utama shalat
untuk menghindari makanan yang mungkin tumpah ke karpet shalat.
Untuk mempermudah membereskan sisa makanan, diatas meja dialasi
dengan kertas panjang. Begitu pula di atas tikar plastik. Alas kertas ini juga
berfungsi untuk menghindari makanan atau minuman yang mungkin tumpah.
Pengurus mesjid meminta jamaah duduk berkelompok berjumlah 8 orang.
Sebelum makanan datang, di meja disediakan roti dan minuman berupa air mineral
dan jus.
Sambil menunggu makan datang, antara jemaah saling berbicara dan
bersilaturahmi. Mungkin kesempatan ini sangat jarang terjadi dimana banyak orang
berkumpul dalam suatu tempat pada saat bersamaan. Sesekali mungkin bertemu pada
waktu menunaikan shalat jumat. Tetapi, setelah shalat jumat mungkin waktunya
sangat sempit karena sebagian besar orang harus kembali ke tempat kerjanya atau
tempat beraktifitasnya begitu shalat jumat berakhir.
Dari pembicaraan yang sedikit saya pahami, sebagian besar mengobrol
tentang kabar keluarga masing-masing. Dan beberapa anak muda juga berbicara
tentang aktifitas keseharian mereka baik tentang kuliah maupun pekerjaan mereka.
Ada juga yang mengobrol tentang beberapa point dari ceramah yang menurut mereka
menarik untuk didiskusikan.
Tak lama kemudian mulai datang makanan di talam bulat besar. Isinya
berupa daging dengan sedikit kuah, wortel, buah zaitun dan beberapa bumbu
lainnya. Makanan ini dimakan bersama roti. Satu talam disediakan untuk 8 orang.
Panitia mendistribusikan talam-talam makanan ini dimulai dari jamah-jamah yang
duduk di meja di lorong dahulu. Setelah itu baru kepada jamaah yang duduk di
atas tikar di dalam ruang utama shalat. Dengan pendistribusian yang bagus, semua
jemaah yang datang mendapat makanan tersebut.
Suasana agak lebih tenang ketika jamaah menikmati hidangan utama
tersebut. Ada sedikit suara ketika satu jemaah menawarkan minuman ke jamaah lain
atau menawarkan jamaah lain untuk makan lebih banyak lagi karena masih banyaknya
hidangan yang ada di talam. Selebihnya tidak ada yang berbicara.
Berakhir baik
Tidak terasa waktu telah menunjukkan pukul 23.30. Malam itu, banyak jamaah yang
sudah mengakhiri jamuan makan. Ada yang duduk sambil mengobrol dengan jamaah
lain di sekitarnya. Ada juga yang mulai pamit untuk pulang ke tempat tinggalnya.
Di sisi lain, panitia dan dibantu beberapa jamaah mulai memberisihkan
remah-remah dan sisa-sisa makanan, melipat meja dan kursi di lorong dan melipat
tikar di ruang utama shalat.
Ada yang hampir saya lupakan. Pada akhir ceramah, panitia juga mengumumkan kalau
akan ada shalat Qiyamul Lail berjamaah. Sehingga setelah acara makan berakhir,
di depan pintu keluar yang sekaligus dipakai sebagai pintu masuk, panitia
kembali menginformasikan tentang adanya shalat Qiyamul Lail berjamaah. Dari
pintu ruangan shalat utama yang terbuka saya melihat ada beberapa orang yang
mulai membaca Al. Qurâan. Sepertinya mereka orang-orang yang akan mengikuti
shalat Qiyamul Lail berjamaah.
Pada saat itu, waktu sudah hampir tengah menunjukkan tengah malam. Lorong masjid
maupun sudah ruang utama shalat sudah hampir kosong alias tinggal beberapa orang
saja. Sebagian besar jamaah sudah pulang ke tempat tinggalnya. Kesan yang
mungkin didapat para jemaah melalui acara ini adalah mendapat tambahan informasi
tentang pribadi mulia Rasulullah untuk memperkuat keimanan dan bertambahnya tali
silturahmim antar sesama muslim untuk mempererat Ukhuwah Islamiah.
Dengan diterangi cahaya lampu jalan di malam yang gelap dan dingin, saya
melangkahkan kaki saya untuk kembali ke asrama saya yang tidak jauh dari mesjid.
Tidak akan pernah saya lupakan dalam benak saya betapa semangatnya umat muslim
yang datang pada acara peringatan kelahiran Rasulllah di Pusat kebudayaan Ibnu
Sina Rennes itu untuk memperdalam kepribadian Rasulullah dan menjalin silarahmi
dengan umat Islam lainnya. (Luth)
Diterbitkan oleh tabloid KONTRAS no.435. Tahun X. 1-7 Mai 2008
- 4.
-
Renungan Petani : mulailah menanam ...
Posted by: "Supriyadi (PPIC)" SUPRIYS3@Mattel.com supriyadisolo
Fri Oct 15, 2010 6:08 am (PDT)
Pesan pak Petani ( Supriyadi )
... untuk menyuburkan tanah ladang, mulailah menanam...
Di belakang rumah saya, lima tahun yang lalu adalah sekedar tanah urugan
yang dipastikan tidak subur, maklum diambil dari tanah padas berkapur
ditambah bongkaran gedung.
Lalu mulai tumbuh pohon pisang, lalu di bawah pohon pisang mulai kulihat
gembur oleh humus dan mikroorganisme yang berkembang biak...
Dan lewat satu tahun yang tadinya dari 2-3 pohon pisang, sekarang telah
rindang oleh lebih dari 10 pohon pisang.
Pohon jeruk dari biji buangan anakku, lengkuas jahe yang bersemi ditanam
istriku...
Lalu belakang rumahku sekarang menjadi rindang dan subur...
Demikian dalam kebun - ladang kehidupan kita, tidak perlu menyesali
apabila mendapati gersang kerontangnya ladang kehidupan kita...
Mulailah menanam
Mulailah menyiram
Mulailah memupuk
Hingga suatu saat ladang kehidupan kita menghijau dan sejuk penuh buah
dan bunga...
Apabila keluarga kita terasa gersang kerontang
Mulailah menanam cinta
Mulailan menyiram dengan kesabaran
Mulailah memupuk dengan syukur dan kasih sayang
Maka bunga-bunga kebahagiaan perlahan akan bersemi indah pada saatnya...
Apabila rejeki anda terasa seret
Mulailah menanam kasih sayang pada sesama
Mulailah menyirami dengan berbagi dan sodaqoh
Mulailah memupuk dengan kejujuran dan tawakal
Maka buah rejeki yang penuh keberkahan bersemi indah pada saatnya
... apa yang kita panen adalah tergantung apa yang kita tanam...
Demikian renungan dari Petani
Salam
Supriyadi
FB: priyadis2006@yahoo.co. id
<http://geo.yahoo.com/serv? s=97490425/ grpId=19944503/ grpspId=17501363 82/
msgId=4969/stime=1287124353/ nc1=1/nc2= 4078906/nc3= 3>
- 5a.
-
Re: (catcil) 35
Posted by: "Yons" kolumnis@gmail.com freelance_corp
Fri Oct 15, 2010 7:53 pm (PDT)
Hidup memang cepet banget berlalu Mbak ya.
Selamat berhari lahir Mbak.
Semoga mimpi-mimpi benar menjadi kenyataan.
Salam untuk keluarga :-)
yons
--- In sekolah-kehidupan@yahoogroups. , Indarwati Indarpati <patisayang@com ...> wrote:
- 6.
-
[Ruang Baca] Kemboja Terkulai di Pangkuan
Posted by: "ukhti hazimah" ukhtihazimah@yahoo.com ukhtihazimah
Fri Oct 15, 2010 9:43 pm (PDT)
Beberapa hari yang lalu, saudara saya yang berprofesi sebagai perias pengantin mendapat dua pekerjaan merias pada hari yang sama, dan keduanya calon mempelai wanitanya dalam kondisi sudah hamil. Realita yang ada saat ini, begitu mengetahui putrinya dalam kondisi hamil, sebagian besar orangtua pasti mengambil keputusan untuk segera mencari "pelaku" untuk segera dinikahkan, agar terhindar dari malu.
Fenomena tersebut diangkat oleh Irwan Kelana pada cerpennya yang berjudul Kemboja Terkulai di Pangkuan. Berbeda dengan orangtua yang lain, Haji Abdullah, nama tokoh ayah, tidak bersedia menikahkan putrinya dalam kondisi hamil. Bahkan di saat sang laki-laki bersedia bertanggung jawab, beliau malah mengusirnya.
Bingung, mencibir, memaki, itulah yang menjadi respon masyarakat melihat kekerasan hati Haji Abdullah. Namun, semua itu sama sekali tidak membuat keputusannya berubah, bahkan bujuk rayu dan permohonan sang istri sama sekali tidak dihiraukan. Keputusan tetap bulat: Tidak menikahkan Iffah, putrinya. Keputusannya didasari oleh keyakinannya, bahwa haram menikahkan putra/putri dalam kondisi hamil [penulis mengambil nasab Imam Malikiyah dan Hanafiyah]. Hanya satu yang digenggam oleh Haji Abdullah, 'lebih baik malu kepada manusia, daripada malu di hadapan Allah'
Luar biasanya, walaupun dalam kondisi sedih dan marah, ternyata tidak melunturkan kasih sayangnya. Haji Abdullah masih tetap memperhatikan kondisi putrinya dan setia mengantarnya memeriksakan kehamilan dari bulan ke bulan.
Kemboja Terkulai di Pangkuan, adalah cerpen pembuka pada buku kumpulan cerpen dengan judul sama. Lembut, itu yang saya rasakan saat membaca tulisan dari Irwan Kelana. Walaupun, sosok pria yang kerap diangkatnya berkarakter keras dan sangar, tetapi sangat melindungi tokoh perempuannya. Bisa jadi sifat pelindung ini muncul pada jiwa setiap tokoh laki-laki karena didasari latar profesi dari si penulis.
Profesi wartawan banyak digunakan sebagai latar tokoh, dikarenakan si penulis sendiri pernah mengalami lika-liku hidup sebagai wartawan Republika. Pekerjaan yang menguras waktu dan menuntut untuk selalu standby di 'jalanan' membuat momen bersama keluarga semakin minim. Hal ini membuat sosok perempuan/ istri yang bersedia mendampingi seorang wartawan menjadi sangat spesial.
Menanti suami hingga larut malam, demi untuk sekadar membukakan pintu dan kemudian membuatkan wedang jahe atau rendaman air garam hangat supaya kaki sang suami terasa lebih nyaman, menjadi wujud kesetiaan dan ketelatenan sosok wanita yang tersurat. Kondisi inilah yang mungkin menjadi inspirasi hampir di sebagian besar cerpen, KESETIAAN.
Tidak hanya bercerita tentang kehidupan rumah tangga, tapi kumcer ini juga memaut tentang kebimbangan. Masih dengan profesi yang tidak memiliki jam kerja tetap ini, tertulis juga cerita tentang tentang kehidupan lajang. Di beberapa cerita terlihat usia tokoh utama laki-lakinya yang berkisar mendekati 40-an. Hal ini terjadi karena ketakutan mereka akan ketidak-pastian, resiko pekerjaan yang sangat mungkin menuai kematian, yang nantinya akan berdampak pada sang pasangan.
Dengan gayanya yang romantis, Irwan Kelana menghadirkan banyak cerita yang bernuansa cinta antar laki-laki dan perempuan. Di beberapa cerpen akan ditemui alur cerita yang hampir mirip, walaupun terselip konflik yang berbeda, seperti seorang pria yang jatuh cinta pada pandangan pertama, terpesona, kemudian berusaha mencari tahu dan berusaha meraih perempuannya dengan cara yang sangat 'hati-hati'.
Walaupun berhamburan cerita cinta laki-laki dan perempuan, terdapat juga cerpen berjudul Kondangan yang sarat makna. Cerpen yang satu ini memiliki tema yang sangat sederhana, yaitu pergi kondangan, di mana seorang ibu selalu meminta anaknya untuk memenuhi undangan apapun yang didapatnya dari warga desa. Bahkan lucunya, walaupun undangan telah lewat 3 bulan, sang ibu masih terus menelepon putranya, demi mengingatkan untuk datang kondangan. "Malu kalau nanti ketemu di jalan, nanti dikira tidak menghormati" inilah yang selalu dikatakan si Ibu. Tak jarang si Ibu juga menanyakan berapa isi amplop yang akan diberikan putranya. Cerewet? Memang, tapi di balik kecerewetannya ternyata tersimpan sebuah pesan yang mungkin, saat ini sudah mulai terlupakan.
Setelah menekuni kumpulan cerpen ini, jujur saya lebih menikmati cerpen Kemboja, Kondangan, dan Musholla di Halaman Rumah. Tiga cerpen yang sedikit keluar âjalur cerita cinta pasanganâ ini, ternyata lebih meninggalkan 'bekas'. Bisa jadi, karena saya bukan fans dari cerita-cerita yang berbau romantis. Atau bisa juga menjadi salah satu pertanda bahwa sesuatu yang lain-daripada-yang-lain memang selalu menarik?
Selain unsur lain-daripada-yang-lain, ketiga cerpen ini lebih enak dinikmati, karena alurnya yang tidak terburu-buru jika dibanding dengan cerpen yang lain. Kesan terburu-buru ini sering tertangkap dari banyaknya potongan sketsa cerita yang seperti memotong alur supaya lebih cepat sampai pada akhir cerita. Namun, bagi pembaca yang memiliki jiwa penulis dan berkarya pasti akan dapat mengambil peluang atau inspirasi untuk mengembangkan alur hampir di setiap cerita.
Terlepas dari segala kekurangannya, unsur romantisme yang menapak jelas hampir di seluruh cerita ini pasti akan digandrungi para pecinta buku ber-genre romantis. Irwan Kelana selalu berhasil menciptakan suasana romantis dalam cerpen lewat deskripsi suasana atau dialog-dialog guyon, menggoda sang pasangan, namun tidak kelewat batas.
Judul : Kemboja Terkulai di Pangkuan
Penulis : Irwan Kelana
Penerbit : Bening Publishing
Terbit : Mei 2005
Tebal : 215 halaman
ISBN: 9792647791
Harga: Rp. 25.000
:sinta:
"Keindahan selalu hadir saat manusia berpikir positif"
BloG aKu & buKu
http://jendelakumenatapdunia. blogspot. comhttp:/ /parcelbuku. comhttp:/ /sinthionk. multiply. com
YM : SINTHIONK
- 7a.
-
Re: (Inspirasi) Buang Yang Buruk; Ambil Yg Positif dan Tepat
Posted by: "agus_salims" agus_salims@yahoo.com agus_salims
Sat Oct 16, 2010 12:24 am (PDT)
...setelah kemarin aku posting Berkaca dari Jepang' ^_^, dan emang juga
lagi belajar soal kinerja dan juga budaya jepang.
Ehh hari ini gue nemuin nih tulisan. Pucuk dicinta ulam pun tiba, seneng
banget dapet yang semisal.
.....no comment deuh, tapi emang gak ada yang terbaik di kehidupan ini,
tak ada yang ideal. Kita cuman perlu hal yang selalu baru dan lebih
baik. Mungkin itu ya yg disebut : Tepat
Kayaknya indah betul nih hidup kalau bisa selalu dengan kacamata positif
; meng angkat hal/orang yang positif
salam
Buang yang buruk; angkat yang positif dan Tepat
--- In sekolah-kehidupan@yahoogroups. , "setyawan_abe"com
<setyawan_abe@...> wrote:
>
>
> KAIZEN,
>
>
>
>
> Yang Sudah Bagus = Kadaluarsa
>
>
>
>
>
> Ketika setiap orang melakukan segala sesuatunya dengan benar sejak
> awalnya, hal yang tidak dapat dihindari adalah tidak ada orang yang
> mengeluhkan hal apa pun atau tentang siapapun. Para pimpinan,
p[elanggan
> dan para pemegang saham merasa cukup puas dan `diam". Setiap
> orang kemudian hanyut dalam suasana puas diri dan mulai menikmati
> keadaan yang seolah-olah memang seharusnya demikian. Tidak ada yang
> berminat untuk `Menggoyang perahu" atau "membuat
> gelombang". Inilah saat yang tepat untuk melanjutkan revolusi mutu
> kita ke tahap berikutnya kaizen.
>
>
>
> Kaizen adalah proses perbaikan tanpa henti dalam segala hal yang kita
> lakukan. Berasal dari istilah bahasa Jepang yang terdiri atas karakter
:
> kai yang berarti perubahan dan zen yang berarti baik, sehingga kaizen
> berarti perbaikan. Motto dari kaizen adalah " selalu ada cra yang
> lebih baik".
>
>
>
>
>
> Dengan kaizen, setiap orang senantiasa berupaya untuk menemukan cara
> yang lebih baik atau jauh lebih baik dalam melakukan pekerjaannya
> menjual, memproduksi, memriksa, berkomunikasi, mnegatur, mengetik,
> menyapu ataupun pekerjaan apa saja. Tidak pernah ada cara terbaik.
Jika
> ada sesuatu hal yang benar dilakukan secara benar, maka selalu ada
cara
> untuk melakukan nya lebih baik lagi, mungkin dalam hal lebih cepat,
> lebih mudah, lebih murah, lebih sederhana atau lebih aman.
>
>
>
>
>
> Kaizen bukanlah koreksi atau melakukan hal benar setelah terjadi
> kesalahan. Kaizen dimulai ketika kita meningkaatkan hal yang sudah
benar
> dan membuatnya lebih baik dan lebih baik lagi. Kaizen tidak dapat
> meningkatkan hal yang salah, sehingga kita tetap harus memulainya
dengan
> melakiukan pemecahan masalah kita dahulu, sebelum memulai proses
> kaizeen. Setelah kita sampai pada cara yang lebih baik, kita mencari
> cara lebih baik lagi dan seterusnya. Kaizen merupakan proses yang ada
> awalnya tetapi tidak pernah berakhir.
>
>
>
> Kaizen percaya bahwa "apapun yang sudah berjalan dengan lancar
> berarti sudah ketinggalan jaman dan kadaluarsa". Holbrook Jackson
> menegaskan kembali pandangan ini dengan " segera setelah suatu
> gagasan diterima, pada waktu itulah kita harus mulai menolaknya".
> Manual kerja perusahaan biasanya penuh dengan sistem dan prosedur
> "sakral" yang sudah kita tetapkan dahulu sampai sekarang. Namun,
> pesaing yang menerapkan kaizen dapat menyebabkan manual kerja kita
yang
> lancar diatas menjadi ketinggalan jaman, tidak ekonomis, tidak efektif
> atau tidak memadai. James Carswell pernah mengatakan, "Ketika
> manusia menemukan perangkap tikus yang lebih baik, alam segera
> menghasilkan tikus yang lebnbih pintar". Dalam laporan tahunan
> Toyota tahun1995, tercantum kalimat "Kita sudah mempunyai ,mobil
> terbaik di dunia. Jadi apa yang kita lakukan? Kita mengubahnya. Kita
> membuatnya lebih baik"
>
>
>
> Kaizen bisa saja terdiri dari beberapa langkah kecil menuju arah yang
> benar. Yang penting dalam Kaizen bukanlah tujuan, karena kaizen tidak
> pernah ada titik akhirnya, tetapi arah maju kedepan dan
> menanjak". Dengan prinsip ini, kura-kura yang lambat dapat menang
> atas kelinci yang cepat tettapi selalu plin-plan dalam lomba.
>
>
>
>
>
> Walaupun mutu adalah lomba tanpa garis akhir, kaizen memastikan bahwa
> kita tetap memimpin di depan. Kaizen juga adalah tenaga pendorong bagi
> perusahaan-perusahaan Jepang dalam meningkatkan produktifitas secara
> besar-besaran dan membabat perusahaan-perusahaan sejenis dalam hal
daya
> saing biaya. Kaizen jugalah yang menjadi daya dorong bagi
> perusahaan-perusahaan yang menerapkan TQM (Total Quality Management)
> untuk secara terus menerus mengembangkan produk-produk yang baru dan
> lebihbaik. Motto pemasaran Kaizen adalah, "Jika suatu produk sudah
> laku, maka itulah waktunya untuk membuat yang lebh baik lagi".
> Perusahaan yang menerapkan TQM senantiasa mempunyai aliran
produk-produk
> dan gagasan baru yang siap untuk menggantikan apa yang sedang
diproduksi
> saat ini, yang mungkin saja telah atau sedang ditiru dan diperbaiki
oleh
> para pesaing, sudah dianggap usang oleh pelanggan atau telah
ketinggalan
> dalam perkembangan teknologi.
>
>
>
> Kaizen menciptakan suasana tidak pernah puas dalam diri setiap
personel,
> baik mengenai mutu maupun kinerja mereka sekalipun tidak ada
> seorangpun yang mempertanyakan "mengapa" berkali-kali. Seoranng
> pendidik dari Amerika, Dianne Ravitch menjelaskan pola pikir kaizen
> sebagai berikut " Orang yang tahu "bagaimana" (how) akan
> suatu masalah. Tapi juga harus tahu "mengapa" (why) masalah itu
> terjadi."
>
>
>
>
>
> Kaizen melibatkan setiap orang dari pimpnan tertinggi sampai pada
> terbawah. Kaizen menjadikan organisasi yang menerapkan TQM, dengan
para
> personelnya yang bergairah dan bersemangat, serta memancarkan kesan ke
> lingkungannya bahwa mereka mempunyai misi dan tujuan yang jelas.
> Organisasi dengan program perbaikan yang terus menerus ini akan
> kelihatan "menonjol" diantara yang lain yang biasa-biasa saja.
>
>
>
>
>
> Salam
>
>
> Arief
>
- 8a.
-
Re: (Catcil) Ujian?
Posted by: "ajeng" ajeng_saja@yahoo.com ajeng_saja
Sat Oct 16, 2010 12:24 am (PDT)
Wa'alaikumsalam Wr. Wb.
Saya juga pernah mengalami hal serupa, tapi Alhamdulillah masih ada sisa uang didalam kantung baju saya hingga tidak terlalu kebingungan. Dan ketika saya ceritakan peristiwa tersebut pada ibu saya, jawaban beliau sama dengan jawaban guru di kisah ini. Subhanallah..
Selalu ada ibrah yang bisa kita ambil dari setiap peristiwa.. Semoga..
--- In sekolah-kehidupan@yahoogroups. , achmad hidayat <cakdayat@..com .> wrote:
>
> Assalaamualaikum teman-teman semua, apa kabar semuanya.
> kebetulan waktu bersih file komputer di kantor menemukan tulisan lama yang
> belum selesai-selesai. karena mungkin akan terlalu lama untuk menunggu
> selesainya, jadi saya bagi saja sekarang..mudah-mudahan ada manfaat yang
> bisa di amil.
>
>
>
> UJIAN...??
>
> Mungkin salah satu amalan terberat adalah berinfak saat kita kekurangan.saat
> kita merasa untuk diri kita saja masih belum cukup, bagaimana bisa berpikir
> untuk membaginya dengan orang lain. Kadang tanpa kita sadari, mungkin kita
> pernah menjadi seseorang yang seperti itu.Bukankah tidak jarang dengan
> mengatas namakan irit kita menyembunyikan wajah pelit kita?
>
> saya teringat kejadian Ramadhan (kira-kira) 6 tahun silam,saat itu seperti
> biasanya tiap akhir pekan saya pulang ke pasuruan, dan Senin paginya baru balik
> ke Malang. Seperti biasanya saya naik bus dari Warungdowo, dan seperti
> biasanya juga bus selalu penuh saat senin pagi, sama dengan senin-senin
> sebelumya. Tapi sepertinya pagi ini penuhnya itu sudah tidak biasa lagi,
> mungkin ini karena efek liburan menyambut datangnya bulan Puasa. Karena
> takut telat masuk kuliah, maka sayapun nekat naik walaupun tidak kebagian
> tempat duduk, bahkan untuk dapat tempat berdiri sayapun kudu
> berdesak-desakan di pinggiran pintu. Panas, gerah, semuanya menjadi satu.
>
>
>
> Tampak di depan sana kondektur sedang sibuk menariki ongkos para penumpang
> sembari mengatur deretan berdirinya agar mau lebih merapat. Dan saat dia
> sudah berjalan makin kebelakang, mendekati tempatku berdiri.
>
> Tiba-tiba saja .
> Deeegg!!!...Serasa berhenti berdetak jantung ini. Saat aku merogoh dompet di
> dalam tasku, dianya sudah tidak ada lagi di tempatnya, hilang, lenyap tak
> berbekas. bahkan beberapa lembar seribuan yang kutaruh di tas bagian depan
> juga raib. Padahal aku belum membayar ongkos bis yang aku tumpangi.
> Kemarahan dan kesedihan dengan kompak merasuki kepalaku, mengaduk-aduk
> emosiku. Apalagi saat aku mencoba mencari simpati ke penumpang lain yang
> berada di dekatku, mereka hanya bisa memberiku wajah diam dan datar.
> Bahkan tentara yang duduk tidak jauh dariku , saat mendengar apa yang aku
> alami cuma menoleh sebentar kemudian kembali sibuk dengan lamunanya.
>
>
>
> Haii..tapi tunggu dulu, kenapa kondektur itu tidak menarik ongkos bis
> kepadaku? Bahkan saat aku mau menjelaskan apa yang menimpaku, dia hanya
> tersenyum dan berjalan melewatiku. Apa mungkin dia sudah tahu kalau ada
> musibah yang telah menimpaku? Otakku sudah terlalu pusing untuk memikirkan
> semua itu, walau di kemudian hari dari informasi teman aku tahu kalau kadang
> kondektur bus dan sopir itu sudah tahu akan jaringan pencopet yang biasa
> beroperasi di trayek mereka. Dan karena rasa takut dan keamanan diri mereka
> dan bus mereka, hanya diam dan membiarkanya itulah pilihan terbaik menurut
> mereka. Wallahualam .
>
> Tiba-tiba saja kaki ini lemas, sanggupkah aku memberi tahu ibuku.
> Mengabarkan padanya, bahwa anaknya kehilangan bekal. Bekal untuk melunasi
> biaya semester, bekal untuk keperluan logistik selama dua minggu kedepan.
> Teringat aku wajah ayahku saat mau meminjam duit ke tetangga, dengan
> mengenyampingkan semua rasa malu, hanya demi melihat anaknya bisa balik
> kemalang, bisa kembali kuliah, mengikuti ujian semester.Tapi Allah ternyata
> berkehendak lain, Dia menghadiahiku ujian terlebih dahulu sebelum aku
> menghadapi ujian semester, atau mungkin ini sebuah peringatan lembut
> dari-NYA?
>
> aku hanya bisa terdiam, memikirkan sebuah kemungkinan-kemungkinan. apa yang
> harus aku lakukan?
> Darimana aku bisa dapat duit untuk melunasi sisa membayar spp dan sks
> sebagai prasyarat untuk bisa mengikuti ujian semester?
>
> Aku merenung
> Diam dalam kebingungan
> Sebuah pertanyaan entah darimana tiba-tiba menyelinap di benakku.
> Apakah sekarang ini Allah sedang memperingatkanku?
> Sudah terlalu pelitkah diriku selama ini?
>
> Teringat aku kata-kata seorang guruku waktu SMU dulu, saat ada salah seorang
> teman kehilangan dompetnya. "kamu kehilangan dompet itu bukan cuma karena
> kamu ceroboh, tapi itu juga peringatan untuk kamu. Allah sedang mengingatkan
> kamu untuk berinfak, sedikit berbagi untuk menyucikan harta kamu".
>
> kucoba menengok kembali kebelakang, seberapa seringkah aku berbagi?
> Apakah berbagi itu sudah pernah aku masukkan dalam anggaran pengeluaranku?
> Apa mungkin kesombongan sudah mulai merasuki jiwaku, saat dengan entengnya
> hati ini membuat janji-janji denganNYA. Janji untuk berbagi suatu saat
> nanti, saat ada sedikit kata cukup menghampiri. Saat nanti sudah ada sesuatu
> yang benar-benar bisa dibagi, saat nanti dan nanti ..
> Tapi, siapa yang bisa menjamin bahwa "nanti" itu akan ada menemuiku?
>
>
> Hening ..
> Semuanya terasa melambat, seperti slow motion dalam sebuah film.
> Pening
> Saat segerombolan gumintang tiba-tiba berlomba-lomba naik komedi putar di
> kepala.
> Diam, hanya itu yang bisa aku lakukan, tak ada gairah walau hanya untuk
> mendesah.
>
> Sampai akhirnya bis yang membawaku itu bener-bener berhenti di terminal. Baru
> aku sadari bahwa semuanya masih bergerak. sempat bingung juga saat mau naik
> angkot, dari mana aku dapat duit untuk membayarnya? mau telpon teman juga
> tidak ada duit untuk ke wartel, andai saja pada saat itu sudah punya Hp.
>
>
> Tiingggg!!!!!....tiba- tiba terasa ada lampu bohlam menyala diotakku
>
>
>
> ***
>
>
>
> To be continued (*Insya Allah)
>
Need to Reply?
Click one of the "Reply" links to respond to a specific message in the Daily Digest.
MARKETPLACE
Change settings via the Web (Yahoo! ID required)
Change settings via email: Switch delivery to Individual | Switch format to Traditional
Visit Your Group | Yahoo! Groups Terms of Use | Unsubscribe
1 komentar:
Assalamu’alaikum Wr. Wb.
"DRUMBAND KAMI BERBEDA"
Kami menggunakan ring alumunium dalam setiap produk kami karena :
1. kuat
2. tahan karat
3. suara lebih bagus karena proses penyeteman yang mudah disebabkan ring alumunium yang tebal sehingga penekanan ke membram merata
4. ringan
5. bergaransi
6. sparepart mudah didapat karena kami memproduksi langsung.
7. dapat memilih luk yang telah ada
Wassalamu’alaikum Wr. Wb.
hormat kami
Dimas Agung Budi Aji
tlp : 0274 384889 ; 08122742814
Email :dimas.agung.b@gmail.com: dimas_drumband@yahoo.co.id
Alamat : Nitikan UH VI No 412
www.dmaster-drumband.com
Posting Komentar