Senin, 19 Juli 2010

[sekolah-kehidupan] Digest Number 3134

sekolah-kehidupan

Messages In This Digest (4 Messages)

Messages

1.

Dukung Hari Tanpa TV 25 Juli 2010

Posted by: "Masyarakat Anti Program Televisi Buruk" dukung.maptb@yahoo.co.id   dukung.maptb

Sun Jul 18, 2010 6:58 pm (PDT)



Masyarakat Anti Program Televisi Buruk (beralih nama menjadi Remotivi)

http://maptb.wordpress.com

Dukung Gerakan Hari Tanpa TV 25 Juli 2010

Oleh: Ambar Arum

Saat ini tayangan televisi di Indonesia semakin tidak ramah anak.
Tayangan-tayangan penuh mistis, ledek-ledekan, mengumbar kemewahan, dan
kekerasan sudah semakin merajalela. Televisi sudah tidak aman lagi bagi
anak-anak. Karena kesadaran itu, munculah gerakan Hari Tanpa TV yang
diprakarsai oleh Yayasan Pengembangan Media Anak (YPMA) sejak tahun 2006.

Gerakan Hari Tanpa TV bertujuan untuk mengurangi ketergantungan anak-anak pada
TV. Selama tidak menyalakan TV, anak-anak diberi kegiatan alternatif di luar
rumah. Mari bersama-sama sukseskan Hari Tanpa TV!
Pada Minggu, 25 Juli 2010, matikan televisi Anda, dan ajak anak-anak melakukan
kegiatan alternatif yang lebih sehat.
Dukung masyarakat sehat media!

sampaikan dukungan anda melalui sms ke 0812.1002.4009

informasi lebih lanjut hubungi:
telp 021.8690.5680
email: haritanpatv@kidia.org
facebook Hari Tanpa TV
website kidia.org

2.

Kelembutan Hati, Niat Baik, dan Profesionalisme#1

Posted by: "Angghea" angghea_rachmiawaty@yahoo.com   angghea_rachmiawaty

Sun Jul 18, 2010 7:00 pm (PDT)



Om, tante, dan sejawat eska diseluruh nusantara, ini cerita hidup saya yang pertama saya ceritain diefka, hehehe. Sebenernya udah saya tulis di blog saya, cuman mau share aja di eska juga...
Happy reading ;)

11 – 12 Juli saya jadi bolang (aka.bocah petualang), eh bukan deng, saya pelang ( perempuan petualang ), hahahahahha. Yups! Dalam 2 hari itu saya lintas kota, Muara dua – Palembang – Jakarta – Yogya – Magelang – Semarang – Cirebon, Mengheduuuun,hihihi xp. Betewey saya baru tau kalo di Magelang gada taksi kayak si burung-biru ato sejenisnya. Hooho.

Ditulisan ini saya gak akan cerita tentang gimana saya bisa lintas kota itu dalam 2 hari, ato berapa ongkos perjalanan yang saya habiskan, ato apapun terkait tentang kota – kota yang saya datengin itu. Saya mo cerita tentang apa yang saya dapetin waktu perjalan saya antara Magelang – Semarang, naik bus ekonomi, ongkosnya Rp. 10.000, 00 aja. Saya ketemu sama orang – orang yang, kalo menurut saya, membuka cakrawala saya untuk lebih mengenal masyarakat dan bermasyarakat. Hahaha, ternyata saya masih gada apa – apa – nya, padahal gak lebih dari itungan jari tahun – tahun saya-untuk-bisa-ditoleransi itu hampir usai, phyuuuuuh. Maafin saya, umat. Y__Y

Orang yang pertama mau saya certain adalah seorang ibu, dengan 2 orang anak. Saya lupa nama ibu itu siapa, hehehe ;p sebut saja ibu A. Selama perjalanan menuju Semarang, Ibu A menceritakan beberapa kisah hidupnya. Tentang anaknya paling muda yang ternyata lebih dekat dengan pengasuhnya, tentang ujian kenaikan pangkatnya yang menjadi alasan kepergiannya ke Semarang, tentang rumahnya yang sering dijadikan hunian mahasiswa UGM yang KKN, dan tentang suaminya yang berprofesi sebagai perangkat desa. Yang terakhir yang mau saya sorotin. Okey, profesi sebagai perangkat desa, setau saya, bisa didapatkan dengan status kita sebagai lulusan SMA, tapi suami ibu A ini adalah seorang sarjana tekhnik metalurgi, wow! Sarjana tekhnik metalurgi dan perangkat desa?!

Ibu A bercerita kalau suaminya itu korban PHK. Setelah itu suaminya juga pernah menjadi kontraktor yang sering berpergian keluar pulau jawa, namun menjadi trauma akibat pesawat terbang yang jatuh dan menewaskan rekan kerjanya, dan perangkat desa menjadi ketentuan berikutnya yang dijalaninya hingga saat ini. "Iyah de, masih untung ada pekerjaan, dari pada jadi pengangguran, Allhamdulillah juga masih bisa mencukupi kebutuhan keluarga de." Kata Ibu A (Saya lupa redaksinya gimana, intinya gitu dah xp).

Pelajaran pertama: Menghadapi kerasnya hidup dengan kelembutan hati akan membawa hikmah-Nya dan rasa syukur pada sang Pencipta. Mendapat hikmah dan bersyukur itu sulit bukan?

www.angghearachmiawaty.wordpress.com

3.

[Ruang Baca] Satu Peluru Untuk Vicky Rai, Khallas!

Posted by: "Rini" rinurbad@yahoo.com   rinurbad

Sun Jul 18, 2010 11:30 pm (PDT)



Judul: Six Suspects, Pembunuhan Pun Mengenal Kasta

Penulis: Vikas Swarup

Penerjemah: Reni Indardini

Penerbit: Bentang

Tebal: 662 halaman

Cetakan: I, 2010

ISBN: 9786028811002

Harga: Rp 73.000,00

Masa lalu punya kebiasaan jelek, yakni menyusulmu pada saat tak terduga. [hal. 258]

Kasta berlaku dalam segala segi kehidupan, bahkan ketika seseorang kehilangan nyawa. Bila yang tewas adalah orang papa, kematiannya dianggap kejadian biasa dan akan cepat dilupakan. Tetapi tidak jika sang korban adalah 'seseorang' seperti Vicky Rai, putra Menteri Dalam Negeri India, Jagannath Rai, yang kemudian menyeret enam orang tersangka dengan beraneka motif.

Sepak terjang Vicky Rai, yang membuatnya tergolong sosok memuakkan bagi banyak lapisan masyarakat, didukung oleh sang ayah yang senantiasa memanfaatkan setiap celah guna menyalahgunakan kekuasaan. Jagannath Rai bukan hanya buas di kancah politik, tetapi juga tersohor sebagai bos mafia.

Ketukan palu hakim yang membebaskan Vicky dari jerat hukum atas pembunuhan Ruby Gill, seorang pramuniaga yang mengembuskan napas terakhir hanya karena tidak mau memberikan pria itu minuman, membuat geram banyak orang. Toh, masyarakat - termasuk kolomnis Arun Advani - pun merasa berkepentingan untuk mengulik dan menyidik pelaku pembunuhan si playboy.

Satu demi satu jalan hidup para tersangka dikuak, bagaikan bawang yang dikuliti sedikit demi sedikit. Kelihaian Vikas Swarup, penulis kelahiran Allahabad yang berprofesi diplomat, ini menjadikan alur yang panjang dan dipaparkan bergantian dari karakter ke karakter membuat pupil mata membesar menyimak setiap alineanya, sedangkan tangan sukar berhenti membalik halaman.

Semua hiburan dewasa ini sudah direncanakan sebelumnya. Perang sekalipun. Tidak heran kematian juga kehilangan kemampuannya untuk menggerakkan hati kita. [hal. 504]

Melalui kacamata Shabnam Saxena, seorang aktris Bollywood yang menjadi idaman para pria India, kita mengecap berbagai sudut dunia hiburan. Shabnam yang terusir dari keluarga lantaran tidak mematuhi orangtua untuk menikah segera, dan malah melarikan diri untuk berkarier di Mumbai, sering merasa kesepian pada hari-hari tertentu. Hatinya tergedor oleh surat seorang gadis miskin, Ram Dulari, yang kemudian diboyongnya tinggal bersama. Kisah Shabnam ini cocok secara aktual untuk disimak guna mempelajari sensitifnya sebuah kepercayaan, ditambah kasus video porno yang membuat sang aktris tersandung dan terancam tamat kariernya. Tak pelak, riset sang penulis agaknya cukup dengan menoleh pada istri tercinta, Aparna, yang pelakon layar perak.

Kecermatan dan kekayaan novel ini mengemuka kala Swarup menghadirkan karakter tersangka lain, Eketi dari Andaman Kecil. Misinya sederhana ketika meninggalkan kediamannya, mencari ingetayi yakni sebentuk batu berharga yang dibawa pergi orang dan diyakini akan membahayakan keselamatan sukunya. Eketi yang hitam dan asing terlunta-lunta di India dengan kepolosannya menggenggam identitas palsu, tercengang oleh peradaban canggih, sekaligus resah karena rencananya bukan hanya sulit diwujudkan, tetapi berbelok jauh dan berputar-putar. Dengan cerdik, Swarup menciptakan jalinan dengan karakter lain. Siapakah dia? Silakan cari tahu sendiri.

Masih dengan teknik cerita yang luar biasa, Swarup memunculkan birokrat korup bernama Mohan Kumar. Setelah menghadiri sebuah acara pemanggilan arwah yang dianggapnya konyol semata untuk menyenangkan wanita simpanannya, mantan pejabat yang mengalami post power syndrome ini kerasukan. Sebentar-sebentar ia menyebut dirinya Gandhi, berperilaku seratus delapan puluh derajat yang membuat istri dan para bawahannya bahagia. Episode Mohan yang sempat diasumsikan menderita kepribadian ganda, mondar-mandir menjadi sosok budiman yang mulia dan pria pemberang yang rakus akan membuat pembaca tergelak-gelak. Sebut saja ketika Mohan menuduh seorang perwakilan sebuah sekolah menarik rekeningnya secara ilegal untuk amal. Tentu saja serpihan budaya tidak ketinggalan, di antaranya kala Mohan yang 'dirasuki' Gandhi mendemo bioskop sebab memutar film-film panas.

Karakter Mohan ini terkait pada seorang bernama Brijlal, sopir pribadinya yang sangat setia sampai-sampai ia ikut pensiun dini meski masa kerjanya masih panjang saat Mohan lengser. Loyalitasnya bukan tanpa alasan. Brijlal mengidamkan pernikahan meriah untuk putrinya, dengan sokongan dana berikut kehormatan keluarga majikannya, sehingga ia dapat menepuk dada di kalangan yang satu kasta.

Dendam tidak punya tanggal kedaluwarsa. [hal. 630]

Bagaimana seorang pria Amerika dapat terseret dalam jalinan ruwet ini? Larry Page, lelaki setampan Michael J. Fox yang kerap dikelirukan orang sebagai pencipta Google, membawa cita-cita romantis menemukan calon istrinya di India. Ternyata pengirim surat yang telah meminta uang muka guna persiapan pernikahan itu sukar dilacak. Larry terjerembab dalam keseharian rakyat India yang membuatnya ternganga-nganga, sampai akhirnya ia beradaptasi dan bahkan memperoleh pekerjaan di sana. Pada satu titik mencekam, ia berjumpa secara tidak menyenangkan dengan Vicky Rai. Potret ini menampilkan sisi kelam upaya mencari jodoh via korespondensi, ditambah dunia kerja di India yang konon mudah bagi mereka yang cakap berbahasa Inggris.

Masih ada lagi Munna Mobile, spesialis pencuri sandal dan sepatu yang 'naik derajat' menjadi maling ponsel. Merk-merk ponsel yang disebut dalam novel ini tergolong lama, mengindikasikan bahwa Six Suspects berlatar waktu tahun 90-an walaupun isu yang dikemasnya tidak aus karena itu. Penerjemahan yang lincah, penyuntingan yang cermat, dan gaya tutur Swarup sendiri yang bak angin berkesiur lagi enak diikuti menjadikan paruhan cerita Munna Mobile, yang berangkat dari jatuh-bangun orang tak berpunya di India dengan mimpi setinggi bintang kejora, mengundang senyum, kerut prihatin dan kepedihan. Ada cinta Munna untuk Ritu, gadis kaya yang tidak pongah sama sekali, juga untuk adik angkatnya, Champi yang dikenal sebagai Wajah Bhopal lantaran raut mukanya rusak berat oleh tragedi gas tahun 1984 yang mengharuskan para korban berunjuk rasa meminta pertanggungjawaban sebuah perusahaan besar. Apakah ada campur tangan Vicky dan Jagannath Rai di situ?

Jangan lewatkan konflik menarik kala penasihat spiritual Jagannath harus melarikan diri ke luar negeri karena ditengarai melecehkan beberapa pengikut wanita secara seksual. Hasilnya berupa sebuah fiksi thriller bernuansa pembunuhan yang penuh citarasa. Di dalamnya terkandung ungkapan-ungkapan berbahasa Urdu, Pashto dan Hindi, meliputi syair romantis yang digunakan untuk merayu kekasih sampai obrolan sehari-hari seperti Pao lagu: Saya sentuh kaki Anda (tanda penghormatan kepada orang yang lebih tua) dan zerrgay [bahasa Pashto untuk 'sayang']. Bertebaran pula analogi-analogi khas semisal 'sama menariknya dengan menonton rumput tumbuh' yang berarti 'amat membosankan', 'sejernih lumpur' untuk menyatakan 'sukar dipahami' dan 'Saat kau merapikan ranjangmu, kau harus menidurinya' yang bermakna 'Kau harus menanggung konsekuensi dari tindakanmu'.

Bagi saya, investigasi yang sarat dalam setiap bab Six Suspects tetap memukau dikarenakan menggunakan sudut pandang non detektif. Mengorek politik, sosial, budaya, dengan penceritaan yang bening dan tidak membuat otak letih sehingga karya Swarup yang telah diterjemahkan dalam 24 bahasa ini, termasuk Korea, amat pantas disemati lima bintang.

Catatan: Khallas dalam bahasa Arab, juga Hindi, berarti 'Selesai!' [lihat http://www.grapeshisha.com/culture/inshallah.html] Ini adalah perkataan salah satu karakter ketika menetapkan hati untuk membunuh Vicky Rai.

4.

[Maklumat] Update tanggal 19 Juli 2010 : Menghitung Hari MILAD ke -I

Posted by: "Nia Robie'" musimbunga@gmail.com

Mon Jul 19, 2010 12:04 am (PDT)



*bREKING nEWS!!!*

*Kursi peserta kurang 7** orang aja, MOnggo yang mau daftar!!!*

*
*

*Sahabat SK di mana pun berada, yuk meriahkan kembali Milad SK ke-IV dengan
kebersamaan dan manisnya kekeluargaan. untuk info lebih lengkapnya silahkan
baca maklumat dari ketua SK (Dani Ardiansyah) dan beberapa info tambahan,
sebagai berikut:*

***

Sahabat SK, tidak lama lagi SK jelang miladnya yang ke IV, ibarat seorang
anak, harusnya dia sudah pandai berlari. Begitu juga SK, pun masih lara-lari
ditempat, SK sudah 4 tahun berdiri. Tentu saja, selain lewat tangan dingin
founder SK, ini juga berkat kehadiran sahabat SK selama ini.

So, untuk ikut menyemarakkan peringatan milad SK yang ke-IV, yang insyaallah
akan tetap diselenggarakan pada tanggal 31 Juli - 1 Agustus 2010 di Hotel
Newstart Trawas Mojokerto, Jawa Timur, yang pastinya sudah disiapkan
berbagai macam acara seru oleh Panitia dari tim SK Jatim yang dikomandoi
oleh Pak Suhadi,mari kita berkontribusi dengan mendaftarkan diri sebagai
peserta.

FYI, biaya pendaftaran untuk acara ini adalah Rp 85.000/orang. / Wooow,
murah bukan? (belum termasuk ongkir, eh transportasi) . Dengan fasilitas :

- Menginap 1 (satu) malam
- Makan 3 kali dengan menu buffet ala Newstart.
- Mengikuti seluruh rangkaian kegiatan Milad Eska ke IV di Newstart
Trawas, Jatim
- Untuk anak-anak dibawah 10 th free charge, selama tidak membuka piring
saat makan.
- Untuk anak-anak diatas 10 th, dikenakan biaya makan saja Rp.
15.000/pax.

Karena jarak yang ditempuh lumayan jauh, maka sahabat SK dari luar Jatim
yang ingin mengikuti acara ini akan dikordinir oleh PJ masing-masing wilayah
:

Jakarta, Bogor, Tangerang, Bekasi PJnya :
Divin. So yg mau ikutan harap daftar ke Divin segera. Tempat terbatas.

Bandung, Cicaheum, Ledeng Kebon Kalapa, Kenek, eh PJnya Kang Hadian. So,
sila langsung kontak-kontak.

Sumatra, Medan dan sekitarnya PJnya
Hariyanti Tahir. So yg mau ikutan harap daftar ke Mbak Anty segera. Tiket
diskon terbatas.

Untuk para PJ, harap segera mengupdate status facebooknya, eh.. data peserta
yang menjadi tanggung jawab masing-masing wilayahnya.

Divin
Kang Hadian
Mbak Anty

Silakan membuka pendaftaran, dan merembukkan dengan cara apa para peserta
dari luar Jatim bisa sampai ke TKP.

Batas akhir pendaftaran adalah tgl 20 Juli 2010, cap Pos!

Jika ada yang belum jelas, silakan kontak PJ masing-masing di YM :

*Divin : divin_nahb_dn (HP **085693765775** )
Anty : anty_th (HP 081372568907 )
Hadian : co_bdg_ganteng eh, salah ini yg bener hadian_kasep (022-601534) *

Ini dulu informasi sementara. Jika sakit masih berlanjut segera hubungi
dokter.

Terimakasih,

Dani Ardianysah

Ketua SK

***

*INFO TAMBAHAN:*

*Kaos SK *

*Kaos untuk acara SK dapat dilihat design bagian depan dari attachment yg
terlampir. kaos berwarna putih dan berlengan pendek.*

*HARGA *:
untuk peserta milad 4 => *20.000*
untuk warga SK yang tidak datang milad 4 => *40.000*

*Pendaftaran dan Transfer* (*Rp. 85.000* + *20.000* bagi yang memesan kaos,
belum termasuk transportasi luar Surabaya, silahkan berembuk dengan
masing-masing PJ wilayah) diterima *paling lambat 20 Juli 2010* ke:

1. *BCA* atas nama *SUHADI*, no rekening 2581721163,

2.* Mandiri* atas nama *SUGEANTI MADYONINGRUM*, Cabang Wiyung no rek
142-000-499- 5139

3. *BNI Syariah* atas nama *Nia Robiatun*, no rekening 0161176550

*setelah transfer harap konfirmasi ke:*

1. Suhadi hp. 0812 1089865

2. Sugeanti (mba Ugik) hp. 0856 3434248

3. Nia Robie' hp. 08567583508

Update Peserta per 08 Juli 2010

*No. *

*Nama*

*Lokasi*

*Pesan Kaos*

*Pembayaran *

1

Mimin

JKT

2

Asma Sembiring

JKT

1 ptg bayar ok

ok

3

Novi Khansa (cancel)

JKT

4

Dyah Zakiati

JKT

5

Nia Robie'

JKT

6

Dani Ardiansyah

JKT

1 ptg bayar ok

ok

7

Hadian

BDG

2 ptg bayar ok

ok

8

Teha Sugiyo

BDG

9

Diaz

JKT

10

Istri + 2 anak

JKT

11

Nursalam

JKT

12

Istri + 1 anak

JKT

13

Yon's Achmad

JKT

1 ptg bayar ok

ok

14

Fiyan Arjun

JKT

15

Divin Nahb

JKT

1 ptg bayar ok

ok

16

Siwi +2 anak

SBY

1 ptg (pesan)

ok

17

Guruh

SBY

1 ptg (pesan)

ok

18

Ugik

SBY

19

Wiwik

Sidoarjo

20

Lilik

Pasuruan

21

Rahma

Mojokerto

22

Dayat

Malang

1 ptg (pesan)

23

Indah IP

SBY

24

Suami Indah IP + 2 anak

SBY

25

Pak Suhadi

Sidoarjo

26

Istri P Suhadi + 2 anak

Sidoarjo

27

Ario

SBY

28

Anty Medan

Medan

29

Dian Chaerani

BDG

30

Budi

Malang

1 ptg (pesan)

31

Lia Octavia

Jkt

32

Evawani + 1 anak

Jkt

33

Achie TM

Jogja

34

Suami Achie TM + 1 Anak

Jogja

35

36

37

38

39

40

Siapa lagi Menyusul?? Ayo Daftar ;)

*1. Mohon maaf, mengingat panitia membatasi peserta hanya 40 orang dewasa
maka diharap untuk segera mendaftar mengingat jumlah seat yang masih tersisa
hanya 10 orang. *

*Ayoooo…segera mendaftar…*

* *

*2. Yang pesan kaos monggo langsung ke Pak Suhadi hp. 0812 1089865*

* *

*3. Terima kasih atas segala perhatiannya....Sukses dan Berkah Untuk
Milad Eska ke 4 ! *

_._,_.__

Recent Activity
Visit Your Group
Stay on top

of your group

activity with

Yahoo! Toolbar

Sitebuilder

Build a web site

quickly & easily

with Sitebuilder.

Check out the

Y! Groups blog

Stay up to speed

on all things Groups!

Need to Reply?

Click one of the "Reply" links to respond to a specific message in the Daily Digest.

Create New Topic | Visit Your Group on the Web
MARKETPLACE

Stay on top of your group activity without leaving the page you're on - Get the Yahoo! Toolbar now.


Get great advice about dogs and cats. Visit the Dog & Cat Answers Center.


Hobbies & Activities Zone: Find others who share your passions! Explore new interests.

Tidak ada komentar: