Sabtu, 01 September 2012

[daarut-tauhiid] Quran Database Special Edition v.6.0

 

Dear Muslimin wal Muslimah,

Assalaamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh,

Alhamdulillah, I would like to inform you, the newest version of Quran Database, called Quran Database SE. Before you downloading this software, please see some screenshot of this software by visit one of link below:

http://trendmuslim.com/screenshot-of-quran-database-se-v-6-0/
http://imopi.wordpress.com/2012/08/31/screenshot-of-quran-database-se-v-6-0/

This is Quran Database Special Edition v.6.0. All features in this program can be described below:

• Can use with MP3 Quran verse by verse
• Multi keyword for searching Quran and Translation
• Beauty reporting for Quran and Translation
• Can mark your reading and memorize of Quran
• Multi translation with multi language
• Multi reciter
• Have three mode view: Text Box, Database and Web Browser. Each mode view has a different model box.

Please download this software by clicking one of link below:

http://www.datafilehost.com/download-eae6117d.html
http://www.mediafire.com/?56p5i655fc89bb8
http://www.sendspace.com/file/78d628
https://rapidshare.com/files/299470762/QuranDatabaseSE_Setup.exe
http://www.filefactory.com/file/2forzbuha4f1/n/QuranDatabaseSE_Setup_exe

File Name: QuranDatabaseSE_Setup.exe
Size: 98 MB
Format File : Microsoft Access Database (ACCDB)

Minimal System Requirements:
• Microsoft Windows XP, Windows 7, Windows 8, or later version.
• Microsoft Access 2007/2010/2013, or later version.
• Mozilla Firefox version 9 or later.
• Winamp version 5 or later.
• Memory with least 1 GB or more.
• Harddsik with free space least 3 GB or more. If you want store all MP3 Quran file to your harddsik, then the remaining free space on the harddisk minimal 50 GB.
• Minimal screen resolution of monitor is 1024 x 768 px.

Thank you by downloading this software, hopefully useful to you.

Please visit my web and blog for more information of this software.

Wassalaamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh,
Sofyan Efendi
http://trendmuslim.com/
http://imopi.wordpress.com/

__._,_.___
Recent Activity:
====================================================
Pesantren Daarut Tauhiid - Bandung - Jakarta - Batam
====================================================
Menuju Ahli Dzikir, Ahli Fikir, dan Ahli Ikhtiar
====================================================
       website:  http://dtjakarta.or.id/
====================================================
.

__,_._,___

Jumat, 31 Agustus 2012

[daarut-tauhiid] Pendidikan Akhlaq Dalam Surat Al Hujuraat (Larangan Su'u Zhon, Ghibah, dsb)

 

Assalamu'alaikum wr wb,

Kalau ummat Islam mau memahami dan mengamalkan surat Al Hujuraat sehingga berpegang pada Al Qur'an dan Hadits, memeriksa berita langsung pada kaum yg dituduh, tidak su'u zhon/buruk sangka, tidak mencari2 aib/kesalahan sesama muslim, tidak ghibah apalagi fitnah, mendamaikan mukmin yg bertikai, bukan malah mengompori/mengadu domba, mau berjihad di jalan Allah dengan HARTA DAN NYAWA MEREKA, insya Allah Islam akan bersatu dan jaya kembali. 
Tapi jika tidak, seperti mudah percaya fitnah, suka menyebar aib, suka ghibah dan fitnah, suka mengadu-domba, enggan berjihad, maka ummat Islam akan loyo dan terpuruk. 
Jangan sampai karena meributkan masalah Sunnah yang Furu'iyyah dan Khilafiyyah hanya karena ingin 100% sama dengan Nabi, kita malah menginjak-injak Al Qur'an yang merupakan Firman Allah. Padahal beriman kepada Kitab Allah seperti Al Qur'an adalah rukun Iman yang ke 3. Dan akhlak Nabi adalah Al Qur'an. Tidak mungkin Nabi bertentangan dengan Al Qur'an.
Semoga kita bisa mempelajari Surat Al Hujuraat sbb:

Pendidikan Akhlak dalam Surat Al Hujuraat
Surat Al Hujuraat yang terdiri dari 18 ayat ternyata banyak berisi pendidikan akhlak. Baik Akhlak terhadap Allah dan RasulNya, juga terhadap sesama muslim atau manusia.

Pertama hendaknya kita mengutamakan petunjuk yang diberikan Allah dan Rasulnya. Bukan pendapat kita sendiri:

[49.1] Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu mendahului Allah dan Rasul-Nya dan bertakwalah kepada Allah. Sesungguhnya Allah Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.

Untuk itu selain Al Qur'an, hendaknya kita juga membaca kitab Hadits seperti Bukhari, Muslim, Abu Daud, dsb. Begitu pula kitab-kitab seperti Al Umm susunan Imam Syafi'ie yang syarat dengan hadits dengan pemahaman ulama Salaf yang asli serta kitab Al Muwaththo.

Dalam bersuara juga kita tidak boleh berteriak-teriak:

[49.2] Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu meninggikan suaramu lebih dari suara Nabi, dan janganlah kamu berkata kepadanya dengan suara keras sebagaimana kerasnya (suara) sebahagian kamu terhadap sebahagian yang lain, supaya tidak hapus (pahala) amalanmu sedangkan kamu tidak menyadari. [49.3] Sesungguhnya orang-orang yang merendahkan suaranya di sisi Rasulullah mereka itulah orang-orang yang telah diuji hati mereka oleh Allah untuk bertakwa. Bagi mereka ampunan dan pahala yang besar.

[49.4] Sesungguhnya orang-orang yang memanggil kamu dari luar kamar (mu) kebanyakan mereka tidak mengerti.

[49.5] Dan kalau sekiranya mereka bersabar sampai kamu keluar menemui mereka sesungguhnya itu adalah lebih baik bagi mereka, dan Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.

Kalau bertemu teman, jangan berteriak-teriak dari jauh seperti preman/orang gila. Coba dekati dan ngobrol dengan suara lembut.

Dalam menerima berita juga kita harus hati-hati meski dari orang yang kita percaya. Tabayyun/periksa langsung kebenaran beritanya pada orang yang dituduh:

[49.6] Hai orang-orang yang beriman, jika datang kepadamu orang fasik membawa suatu berita, maka periksalah dengan teliti, agar kamu tidak menimpakan suatu musibah kepada suatu kaum tanpa mengetahui keadaannya yang menyebabkan kamu menyesal atas perbuatanmu itu.

Asbabun Nuzul ayat di atas adalah saat Walid bin Uqbah diutus Nabi untuk mengambil zakat dari kaum Harits namun tidak berangkat karena khawatir dibunuh oleh Harits. Akhirnya dia membuat laporan palsu bahwa Harits dan kaumnya ingin membunuhnya. Untungnya Nabi tidak mempercayai berita itu begitu saja. Dikirim utusan yang lain dan ternyata Harits tidak ingin membunuh Walid. Bahkan menunggu Walid agar bisa membayar zakat [HR Ahmad, Thabrani, dsb]. Jika orang tidak cek dan ricek berita tersebut, tentu akan timbul perang bukan?

Hendaknya kita senantiasa mentaati Rasulullah. Bukan hawa nafsu atau keinginan kita sendiri. Sekarang yang kita taati hendaknya Al Qur'an dan Hadits:

[49.7] Dan ketahuilah olehmu bahwa di kalangan kamu ada Rasulullah. Kalau ia menuruti (kemauan) kamu dalam beberapa urusan benar-benarlah kamu akan mendapat kesusahan tetapi Allah menjadikan kamu cinta kepada keimanan dan menjadikan iman itu indah dalam hatimu serta menjadikan kamu benci kepada kekafiran, kefasikan dan kedurhakaan. Mereka itulah orang-orang yang mengikuti jalan yang lurus,

[49.8] sebagai karunia dan nikmat dari Allah. Dan Allah Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana.

Jika ada 2 golongan Mukmin berperang/bertikai, hendaknya kita damaikan. Bukan justru kita adu-domba:

[49.9] Dan jika ada dua golongan dari orang-orang mukmin berperang maka damaikanlah antara keduanya. Jika salah satu dari kedua golongan itu berbuat aniaya terhadap golongan yang lain maka perangilah golongan yang berbuat aniaya itu sehingga golongan itu kembali kepada perintah Allah; jika golongan itu telah kembali (kepada perintah Allah), maka damaikanlah antara keduanya dengan adil dan berlaku adillah. Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang berlaku adil.

[49.10] Sesungguhnya orang-orang mukmin adalah bersaudara karena itu damaikanlah antara kedua saudaramu dan bertakwalah kepada Allah supaya kamu mendapat rahmat.

Hendaknya kita tidak menghina kelompok lain dengan sebutan yang kita sendiri tidak suka. Boleh jadi mereka lebih baik daripada kita. Jadi jika kita tidak suka disebut Musyrik, Ahli Bid'ah, Sesat, Kafir, dan sebagainya, hendaknya kita tidak menyebut kelompok lain begitu. Yang berwenang melakukan itu adalah Ijma'/Kesepakatan ulama dari mayoritas ummat Islam di Indonesia. Jama'ah/kelompok besar yang insya Allah tidak akan sepakat dalam kesesatan. Bukan Firqoh apalagi aliran sesat macam khawarij yang gemar mengkafirkan sesama Muslim:

[49.11] Hai orang-orang yang beriman janganlah suatu kaum mengolok-olok kaum yang lain (karena) boleh jadi mereka (yang diolok-olok) lebih baik dari mereka (yang mengolok-olok) dan jangan pula wanita-wanita (mengolok-olok) wanita-wanita lain (karena) boleh jadi wanita-wanita (yang diperolok-olokkan) lebih baik dari wanita (yang mengolok-olok) dan janganlah kamu mencela dirimu sendiri dan janganlah kamu panggil memanggil dengan gelar-gelar yang buruk. Seburuk-buruk panggilan ialah (panggilan) yang buruk sesudah iman dan barang siapa yang tidak bertobat, maka mereka itulah orang-orang yang lalim.

Kita juga tidak boleh berprasangka buruk atau su'u zhon karena sebagiannya dosa. Jangan pula mencari-cari kesalahan/aib orang lain (Tajassus). Kita harus paham yang maksum/suci dari dosa itu Nabi. Ada pun manusia biasa itu tempat salah dan alpa termasuk kita. Jadi kalau dicari-cari, niscaya ketemu aib/salahnya. Dan ini dosa. Jangan pula melakukan ghibah/menggunjing aib/keburukan orang lain karena dosanya seperti memakan bangkai. Kecuali jika keburukan itu dilakukan terbuka di tempat umum/menzalimi seseorang. Itu pun dilakukan pada tempatnya yaitu melapor kepada yang berwenang:

[49.12] Hai orang-orang yang beriman, jauhilah kebanyakan dari prasangka, sesungguhnya sebagian prasangka itu adalah dosa dan janganlah kamu mencari-cari kesalahan orang lain dan janganlah sebahagian kamu menggunjing sebahagian yang lain. Sukakah salah seorang di antara kamu memakan daging saudaranya yang sudah mati? Maka tentulah kamu merasa jijik kepadanya. Dan bertakwalah kepada Allah. Sesungguhnya Allah Maha Penerima tobat lagi Maha Penyayang.

Di ayat berikut, Allah mengajarkan kita bahwa semua manusia itu diciptakan dari seorang laki-laki (Nabi Adam) dan seorang perempuan (Siti Hawa). Jadi sebetulnya semua manusia itu bersaudara. Perjalanan waktu di mana manusia berkembang-biak sehingga ada yang putih, kuning, coklat, hitam, dan sebagainya sebetulnya semua bersaudara karena nenek moyangnya sama. Oleh karena itu sifat Rasis seperti membenci Cina, Kulit Hitam, dan sebagainya sebetulnya tidak sejalan dengan Islam:

[49.13] Hai manusia, sesungguhnya Kami menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan seorang perempuan dan menjadikan kamu berbangsa-bangsa dan bersuku-suku supaya kamu saling kenal mengenal. Sesungguhnya orang yang paling mulia di antara kamu di sisi Allah ialah orang yang paling bertakwa di antara kamu. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Mengenal.

Kita juga tidak bisa mengklaim sebagai beriman/Mukmin. Cukup mengaku sebagai Muslim. Karena hanya Allah yang tahu apakah kita beriman atau tidak. Bisa jadi banyak amalan kita masih kita lakukan karena riya atau terpaksa:

[49.14] Orang-orang Arab Badui itu berkata: "Kami telah beriman". Katakanlah (kepada mereka): "Kamu belum beriman, tetapi katakanlah: "Kami telah tunduk", karena iman itu belum masuk ke dalam hatimu dan jika kamu taat kepada Allah dan Rasul-Nya, Dia tiada akan mengurangi sedikit pun (pahala) amalanmu; sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang".

Orang-orang yang beriman kepada Allah, selain beriman kepada Allah dan RasulNya juga tidak ragu-ragu berjihad dengan harta dan nyawanya di jalan Allah:

[49.15] Sesungguhnya orang-orang yang beriman hanyalah orang-orang yang beriman kepada Allah dan Rasul-Nya kemudian mereka tidak ragu-ragu dan mereka berjihad dengan harta dan jiwa mereka pada jalan Allah, mereka itulah orang-orang yang benar.

[49.16] Katakanlah (kepada mereka): "Apakah kamu akan memberitahukan kepada Allah tentang agamamu (keyakinanmu), padahal Allah mengetahui apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi dan Allah Maha Mengetahui segala sesuatu."

Di saat perang, mereka tidak ragu berperang dengan resiko terbunuh dengan harta dan jiwa mereka. Di saat damai, mereka tidak ragu menginfakkan hartanya di jalan Allah seperti membantu dakwah syiar Islam, membantu fakir miskin, dan sebagainya. Bukan sekedar zakat yang memang sudah merupakan kewajiban setiap Muslim.

Ada kaum yang saat masuk Islam merasa seolah-olah berjasa dan memberi hadiah pada Nabi. Padahal justru merekalah yang mendapat nikmat Islam sehingga terlepas dari siksa neraka:

[49.17] Mereka merasa telah memberi nikmat kepadamu dengan keislaman mereka. Katakanlah: "Janganlah kamu merasa telah memberi nikmat kepadaku dengan keislamanmu, sebenarnya Allah Dialah yang melimpahkan nikmat kepadamu dengan menunjuki kamu kepada keimanan jika kamu adalah orang-orang yang benar".

Di zaman ini, maka setiap perbuatan baik kita entah itu berupa zakat, sedekah, dan sebagainya, pada dasarnya itu bukan untuk para ulama atau pun aktivis dakwah. Tapi untuk mereka sendiri sehingga amal tersebut bisa menghindarkan mereka dari siksa neraka dan memasukkan mereka ke dalam surga jika mereka ikhlas hatinya.

Allah mengetahui semua perkataan dan perbuatan kita. Baik pikiran/niat kita, atau pun yang kita ucapkan atau lakukan. Jadi hendaknya kita hati-hati dalam berkata dan berbuat. Setiap kebohongan kita, setiap keburukan yang kita lakukan, itu semua diketahui Allah dan dicatat oleh para Malaikat:

[49.18] Sesungguhnya Allah mengetahui apa yang gaib di langit dan di bumi. Dan Allah Maha Melihat apa yang kamu kerjakan.

__._,_.___
Recent Activity:
====================================================
Pesantren Daarut Tauhiid - Bandung - Jakarta - Batam
====================================================
Menuju Ahli Dzikir, Ahli Fikir, dan Ahli Ikhtiar
====================================================
       website:  http://dtjakarta.or.id/
====================================================
.

__,_._,___

[daarut-tauhiid] Lebih dekat dari tapak kaki

 

Lebih dekat dari tapak kaki

Assalaamu'alaikum Warohmatullahi Wabarokaatuh..

Sahabat seiman..,
Sahabat Ibnu Mas'ud R.A. Berkata, bahwa Nabi Saw bersabda, artinya: syurga itu lebih dekat pada seseorang daripada bunyi terompah kakinya, demikian pula dengan neraka" (H.R. Bukhori)

Sahabat seiman..,
Setiap menatap pagi diri selalu teringat waktu yang telah pergi, begitu mahal nilainya, hingga rasanya amal yang kita persembahkan tak senilai kesempatan yang diberikan. Sedangkan lembaran hari ini belum tentu dapat kita jalani sebaik kemarin. wajar bila selevel imam As Syafi'I masih merasa belum pantas mendapatkan syurga, apalagi kita! Seolah diri tertantang, berjuanglah tuk mengokohkan azam!, ya Allah bimbingan dan pertolongan-Mu begitu kuharapkan..!

Sahabat seiman..,
Pernahkah kita rasa Betapa sering diri ingin berhenti berjuang, terdiam menikmati kesendirian, atau mengeluh dari persoalan, seolah lupa bahwa itu adalah ujian kehidupan. tersadarkah kita, ternyata rasa itu datang saat bayang syurga bergeser jauh dari ingatan, lupa bahwa sekelilingnya dipenuhi kepahitan, dan maharnya adalah perjuangan dan pengorbanan. Rasulullah Saw mengumpamakannya bahwa ia lebih dekat dari derap langkah kaki kita, sebagai simbol bahwa ia tak bisa diraih hanya dengan diam menikmati kesendirian.

Sahabat seiman..,
Ketahuilah!, bisa jadi kebaikan bisa kita lakukan tanpa harus menanti ia datang. Pertolongan tak selalu membutuhkan penantian, dan kemenangan tak mesti menunggu peluang, semua bisa kita jemput penuh semangat. Asah terus tajamnya hati, kuras lagi cerdasnya akal, temukan lompatan besar tuk meraih syurga agar lebih dekat dengan kita setelah kita ayunkan langkah perjuangan dengan maksimal. Selamat beraktifitas! (Follow twitter @_SaiBah, Pin 21D20C2A)
Be A Profesional Muslim!

__._,_.___
Recent Activity:
====================================================
Pesantren Daarut Tauhiid - Bandung - Jakarta - Batam
====================================================
Menuju Ahli Dzikir, Ahli Fikir, dan Ahli Ikhtiar
====================================================
       website:  http://dtjakarta.or.id/
====================================================
.

__,_._,___

Kamis, 30 Agustus 2012

[MailPlus] Digest Number 17940

1 New Message

Digest #17940
1a
Bls: [MailPlus] Mohon bantuan dan Solusi by "Umar Rosyidi" al_fikr_021

Message

Wed Aug 29, 2012 9:42 pm (PDT) . Posted by:

"Umar Rosyidi" al_fikr_021

maaf baru replay kk semua

masalah sudah selesai dan teratasi lengkapnya telah di posting di sini

forum.djawir.com/server-pulsa-elektronik-118/mohon-pendapat-119162/

Terimakasih atas bantuan dan solusinya

maaf klo ada salah

Trimakasih

>________________________________
> Dari: achmad kamali <akamali@gmx.net>
>Kepada: mailplus@yahoogroups.com
>Dikirim: Sabtu, 4 Agustus 2012 20:57
>Judul: Re: [MailPlus] Mohon bantuan dan Solusi
>
>

>kayaknya TS nya ngajak tebak2an. dan kalau saya tebak, ini kayaknya
>bisnis pulsa ya?
>
>salam,
>achmad
>
>LuckyGuy354 wrote, On 08/04/2012 04:29 PM:
>> Kurang jelas.
>>
>> Ini masalah apa? Apa maksudnya diuangkan? Apa dikembalikan lagi uangnya?
>>
>> Apa jualan? Kalau ya, jualan apa?
>>
>> LuckyGuy354
>>
>> http://www.wiwid.org
>> http://www.produkimport.com, Menjual berbagai macam produk unik dan murah
>>
>>
>> ----- Original Message -----
>> From: "Umar Rosyidi"<al_fikr_021@yahoo.co.id>
>> To:<mailplus@yahoogroups.com>
>> Sent: Friday, August 03, 2012 10:29 PM
>> Subject: [MailPlus] Mohon bantuan dan Solusi
>>
>>
>>> > Sebelumnya saya minta maaf klo saya salah kamar, hanya ingin sharing dan
>>> > mohon pendapat para sesepuh, Demi Keselamatan bersama dan munkin rasa ke
>>> > hati-hatian saya yang terlalu berlebih-lebihan
>>> >
>>> > ada sesuatu yang aneh dengan salah satu userku
>>> > semalam tepatnya tanggal 02 Agustus 2012 pukul 23:59:23 waktu server dia
>>> > daftar sebagai user, terus paginya tanggal 03 Agustus 2012 pukul 09:50:02
>>> > dia transfer dari rekening BCA,
>>> > belum di gunakan Transaksi dia sudah transfer lagi lewat BRI, tanggal 03
>>> > Agustus 2012 pukul 14:10:02 sore harinya dia tanya bisa tidak saldo
>>> > MIliknya itu di UANGKAN tanggal 03 Agustus 2012 pukul 18:24:04, selang
>>> > sedikit tanggal 03 Agustus 2012 pukul 18:53:29 dia pun transfer lagi ke
>>> > rekening mandiri ("nama pengirim transfer berbeda2"), bukan kah hal yang
>>> > aneh menurut saya baru saja transfer dan belum transaksi satupun sudah
>>> > minta meng Uangkan saldo, bagaimana menurut para juragan dan sesepuh
>>> > apakah ini termasuk....
>>> >
>>> > mohon pendapatnya... dan Juga solusinya....
>>> >
>>> > NB. klo saya yang salah mohon maaf, namun semua yang saya perbuat demi
>>> > keselamatan bersama, trimakasih
>>> >
>>> > Untuk yang merasa melakukan Transfer tersebut barangkali membaca silahkan
>>> > konfirmasi ke saya dengan menyertakan bukti2 yang kuat
>>> >
>>> > NB. klo saya yang salah mohon maaf, namun semua yang saya perbuat demi
>>> > keselamatan bersama, trimakasih
>
>--
>http://akamali.blogspot.com
>
>
>
>

[Non-text portions of this message have been removed]

[daarut-tauhiid] Jimat-Jimat Yang Terlarang

 

Kategori Risalah : Sakit, Obat
Jimat-Jimat Yang Terlarang
Oleh
Syaikh Abdul Aziz bin Abdullah bin Baz

Pertanyaan
Syaikh Abdul Aziz bin Abdullah bin Baz ditanya : Apa yang dimaksud dengan Tamimah (jimat) yang mengandung unsur syirik? Dan apakah orang yang menggantungkan jimat tersebut berarti dia orang musyrik yang jenazahnya tidak boleh dishalati?

Jawaban
Tamimah (jimat) yang dilarang adalah jimat-jimat yang digantungkan di leher anak kecil dan orang yang sedang sakit atau selain mereka yang berupa mutiara atau merjan atau tali (rantai) atau paku atau tulang dan lain-lain. Perbuatan ini biasaa dilakukan di zaman jahiliyah. Menurut pendapat yang shahih dari para ulama, menggantungkan ayat-ayat Al-Qur'an atau do'a-do'a yang syar'i adalah termasuk jimat yang dilarang, berdasarkan keumuman hadits-hadits yang menunjukkan bahwa hal itu haram dan terlarang. Diantara hadits-hadits tersebut adalah sabda Nabi Shallallahu 'alaihi wa sallam

"Sesungguhnya jampi-jampi, jimat-jimat dan pengasihan adalah syirik'

Dan sabda beliau Shallallahu 'alaihi wa sallam

"Barangsiapa yang menggantungkan jimat maka Allah tidak akan menolongnya dan barangsiapa yang menggantungkan pengasihan maka Allah akan menggagalkannya" [HR Ahmad]

Dalam riwayat lain beliau Shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda.

"Barangsiapa yang menggantungkan jimat maka dia telah berbuat syirik" [HR Ahmad]

Dan beliau juga pernah melihat seorang laki-laki yang memakai gelang dari kuningan di tangannya lalu beliau bertanya kepada orang itu.

"Apa ini?" Orang itu menjawab : "Sesuatu yang bisa menundukkan (melemahkan) orang lain". Lalu beliau Shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda : "Lepaskan gelang-gelang itu! Sesungguhnya itu hanya akan menambah kelemahanmu. Jika engkau mati dan engkau masih memakai gelang itu maka engkau tidak akan bahagia selama-lamanya".

Dan hadits-hadits lain yang semakna dengan hadits di atas, semuanya menunjukkan tentang haramnya menggantungkan jimat-jimat yang terbuat dari apapun. Semua itu termasuk perkara yang haram dan syirik. Tapi bukan termasuk syirik besar apabila dia tidak meyakini bahwa jimat-jimat tersebut bisa menolak bahaya tanpa kehendak Allah. Apabila dia meyakini bahwa jimat-jimat tersebut bisa menolak bahaya tanpa kehendak Allah, maka dia telah jatuh ke dalam syirik besar (keluar dari Islam).

Adapun orang yang menggantungkan jimat-jimat dan dia hanya meyakini bahwa jimat-jimat tersebut hanya sebagai sebab untuk menolak penyakit atau mengusir jin dan lain-lain maka keyakinan seperti ini adalah haram dan syirik, tapi tidak termasuk syirik besar.

Yang dimaksud dengan ruqyah (jampi-jampi) yang dilarang adalah ruqyah yang memakai bahasa yang tidak diketahui maksudnya atau kalimat yang mengandung perkataan haram. Adapun jika ruqyah tersebut memakai kalimat-kalimat yang bisa dipahami dan tidak bertentangan dengan syari'at Islam, seperti dengan memakai ayat-ayat Al-Qur'an dan do'a-do'a dari Nabi atau do'a-do'a yang tidak diharamkan syari'at, maka ini dibolehkan. Dengan syarat orang yang meruqyah dan orang yang diruqyah tidak menggantungkan dirinya dengan ruqyah tersebut, tetapi hendaknya menyandarkan dan memasrahkan hasilnya hanya kepada Allah. Sebab ruqyah-ruqyah tersebut hanya sebagai perantara. Adapun hasil dan kesembuhannya hanyalah ada di tangan Allah. Sebab tidak ada kesembuhan kecuali kesembuhan dari Allah.

Sedangkan yang dimaksud dengan tilawah (pengasihan) adalah satu jenis diantara jenis-jenis sihir yang bisa membikin seseorang cinta kepada lawan jenisnya dan sebaliknya. Dan semua jenis sihir hukumnya haram, bahkan bisa jatuh kedalam syirik hal ini berdasarkan ayat-ayat dan hadits-hadits yang menunjukkan tentang haramnya sihir dan bahwa sihir-sihir tersebut bisa menyebabkan syirik besar. Dan Allah-lah yang berhak memberi taufik.

[Disalin dari kitab Al-Fatawa Juz Tsani, Penulis Syaikh Abdul Aziz bin Abdullah bin Baz, Eidisi Indonesia Fatawa bin Baaz, Penerjemah Abu Umar Abdillah, Penerbit At-Tibyan - Solo]
***** This message may contain confidential and/or privileged information. If you are not the addressee or authorized to receive this for the addressee, you must not use, copy, disclose or take any action based on this message or any information herein. If you have received this communication in error, please notify us immediately by responding to this email and then delete it from your system. PT Pertamina (Persero) is neither liable for the proper and complete transmission of the information contained in this communication nor for any delay in its receipt. *****

[Non-text portions of this message have been removed]

__._,_.___
Recent Activity:
====================================================
Pesantren Daarut Tauhiid - Bandung - Jakarta - Batam
====================================================
Menuju Ahli Dzikir, Ahli Fikir, dan Ahli Ikhtiar
====================================================
       website:  http://dtjakarta.or.id/
====================================================
.

__,_._,___

[daarut-tauhiid] Pengumuman Beasiswa S1 STEI Tazkia

 

Bogor, 14 Agustus 2012/25 Ramadhan 1433 H

Nomor : 011/BPH-YTC/VIII/2012
Hal : Program Beasiswa


Kepada Yth.
Pimpinan Pondok Pesantren

السلام عليكم ورحمة الله و بركاته

Pertama-tama perkenankan kami menghaturkan Tahiyyah Islamiyah semoga kita senantiasa berada dalam lindungan Allah SWT. Amin.
Alhamdulillah kami diberikan amanah dalam membantu putera dan puteri berprestasi yang tidak mampu, untuk melanjutkan studi di STEI Tazkia melalui program beasiswa tahun akademik 2012/2013. Program ini, kami tawarkan kepada santri yang merupakan utusan dari sekolah/pesantren yang memenuhi persyaratan sebagai berikut:
1. Hafal Al-Qur'an minimal 5 Juz,
2. Lulus tes masuk STEI Tazkia dengan nilai A
3. Berasal dari keluarga yg tidak mampu,
4. Mendapatkan rekomendasi dari sekolah/pesantren,
5. Memiliki kemauan yang kuat untuk melanjutkan pendidikan,
6. Memiliki akhlak yang baik,
7. Memiliki prestasi akademik maupun non akademik,
8. Bersedia menjalani pengabdian di STEI Tazkia atau institusi pemberi beasiswa.

Sekolah/pesantren diberikan kesempatan untuk mendaftarkan siswa-siswinya paling lambat tanggal 30 Agustus 2012 dengan menyerahkan berkas lamaran beasiswa dan informasi lebih lanjut dapat menghubungi Saudari Dewi Febriani (Hp. 088809199177). Atas perhatian dan kerjasama Bapak/Ibu, kami ucapkan terima kasih.
والسلام عليكم ورحمة الله و بركا ته

a.n. Ketua BPH Yayasan Tazkia Cendekia
Wakil Ketua




Murniati Mukhlisin, M.Acc
Sent from my BlackBerry® via Smartfren EVDO Network

__._,_.___
Recent Activity:
====================================================
Pesantren Daarut Tauhiid - Bandung - Jakarta - Batam
====================================================
Menuju Ahli Dzikir, Ahli Fikir, dan Ahli Ikhtiar
====================================================
       website:  http://dtjakarta.or.id/
====================================================
.

__,_._,___

[daarut-tauhiid] Sayembara pembuatan logo Bappenas (Hadiahnya Rp. 30 Juta)

 

Buat rekan-rekan yang ingin mengikuti sayembara pembuatan logo Bappenas
silakan klik http://logo.bappenas.go.id, Hadiahnya 30 Juta...

Terima kasih.

توفيق مخلص | Taufik Muhlis
Pusat Data dan Informasi
Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Bappenas

__._,_.___
Recent Activity:
====================================================
Pesantren Daarut Tauhiid - Bandung - Jakarta - Batam
====================================================
Menuju Ahli Dzikir, Ahli Fikir, dan Ahli Ikhtiar
====================================================
       website:  http://dtjakarta.or.id/
====================================================
.

__,_._,___