Minggu, 05 Mei 2013

[MailPlus] Digest Number 18038

1 New Message

Digest #18038
1a
Re: Cara Nge-Pop Yahoomail ke outlook by "Yohan Kusmintoro" yohan_kusmintoro

Message

Sat May 4, 2013 11:10 am (PDT) . Posted by:

"Yohan Kusmintoro" yohan_kusmintoro

Kagem Tomat

Masak yahoo.com.sg nggak bisa pop ?

Lha nich guwe pake yahoo.com.sg masih bisa pop, jangan jangan itu masalah
port smtp-nya kali, kalau default 25 ubah saja ke 587

Salam

Yohan

From: mailplus@yahoogroups.com [mailto:mailplus@yahoogroups.com] On Behalf
Of tomat di kebun
Sent: Friday, May 3, 2013 6:35 PM
To: mailplus@yahoogroups.com
Subject: Re: [MailPlus] Cara Nge-Pop Yahoomail ke outlook

terakhir yg bsa di yahoo.com.sg sekarang jg dah gak bisa
On May 1, 2013 9:35 AM, "LuckyGuy354&quot; <luckyguy354@pocisoft.com
<mailto:luckyguy354%40pocisoft.com> > wrote:

[Non-text portions of this message have been removed]

We are making changes based on your feedback, Thank you !
The Yahoo! Groups Product Blog

Sabtu, 04 Mei 2013

[MailPlus] Digest Number 18037

1 New Message

Digest #18037
1a
Re: Cara Nge-Pop Yahoomail ke outlook by "tomat di kebun" tomat_nih

Message

Fri May 3, 2013 6:58 pm (PDT) . Posted by:

"tomat di kebun" tomat_nih

he he he
bneeer emang udah gak bisa ngepop yg gretong.
terakhir yg bsa di yahoo.com.sg sekarang jg dah gak bisa
On May 1, 2013 9:35 AM, "LuckyGuy354&quot; <luckyguy354@pocisoft.com> wrote:

> **
>
>
> Memang begitu. Untuk yahoo.com gratis tidak bisa pakai POP. Kalau mau yg
> gratis, pakai yg lokal seperti yahoo.co.id.
>
> ----- Original Message -----
> From: "Sandi AriBowo" <sandi_bndt@yahoo.com>
> To: <mailplus@yahoogroups.com>
> Sent: Tuesday, April 30, 2013 2:43 PM
> Subject: [MailPlus] Cara Nge-Pop Yahoomail ke outlook
>
> > dear agan2,
> >
> > mau nanya nih
> > adakah cara selain update ke mailplus, agar bisa nge-pop yahoomail ke
> > outlook. coz saya nyoba ngepop tapi yahoonya minta update ke versi
> > mailplus.
> >
> > suwun,
>
>
>

[Non-text portions of this message have been removed]

We are making changes based on your feedback, Thank you !
The Yahoo! Groups Product Blog

[daarut-tauhiid] MESIN WAKTU AL-QUR'AN (Kajian Surah al-Waqi'ah)

 

Judul buku : Mesin Waktu al-Qur`an
Penulis : Hudzaifah Ismail

Masruq berkata, "Siapa yang ingin mengetahui ilmu tentang orang-orang
yang terdahulu dan yang kemudian, ilmu tentang dunia dan akhirat,
hendaklah dia membaca surah al-Waqi'ah," (Mushannaf Ibnu Abu Syaibah)

Surah al-Waqi'ah adalah salah satu surah yang sangat populer di
kalangan umat Islam di seluruh dunia setelah surah Yasin. Salah satu
faktor yang membuatnya populer adalah anggapan bahwa dengan banyak
membacanya akan bisa menghindarkan seseorang dari kefakiran; meski
setelah diteliti, anggapan tersebut ternyata bersumber dari hadits yang
lemah. Riwayat yang shahih dari at-Tirmidzi justru menyebutkan Nabi saw
menyebut rambut di kepala beliau menjadi lebih cepat beruban karena
merasa ngeri dengan dahsyatnya rangkaian peristiwa Kiamat dan
malapetaka akhir zaman yang diinformasikan dalam surah tersebut.

Buku "Mesin Waktu al-Qur`an" adalah kajian kontemporer terhadap
berbagai peristiwa masa depan, masa lalu, dan masa kini, dengan mengacu
pada penafsiran para ulama tafsir tentang makna kata dan kalimat dari
ayat-ayat al-Qur`an berdasarkan informasi dan sistematika ayat dalam
surah al-Waqi'ah.

Pada bab pertama, penulis akan membawa pembaca "Berkelana ke Ujung
Masa Depan" lewat bahasan makna ayat 1 sampai 6 surah
al-Waqi'ah. Istilah "ujung masa depan" adalah Hari Kiamat.
Tidak dipungkiri bahwa penjelasan al-Qur`an tentang berbagai peristiwa
Kiamat sangat banyak dan detil, khususnya yang berkaitan dengan
aktivitas gerak benda-benda luar angkasa. Hampir semua informasi
tersebut kini sudah bisa dijelaskan dengan bahasa ilmu pengetahuan.
Pada bab ini, selain menguraikan berbagai tanda Kiamat yang sudah
terjadi, sedang terjadi, dan yang akan terjadi, penulis juga
menguraikan pendapat beberapa ulama-ilmuwan Muslim tentang berbagai
peristiwa Kiamat dalam bahasa Sains berdasarkan informasi dan
penafsiran ayat-ayat tentang Hari Kiamat. Di antaranya, hasil
penelitian serta analisa linguistik Syaikh Hamdi bin Hamzah Abu Zaid
tentang keterkaitan antara The Great Wall of China (Tembok Raksasa di
China) dengan bangsa Ya'juj dan Ma'juj, yang membuktikan bahwa
istilah Ya'juj dan Ma'juj bukanlah kata yang berakar dari unsur
kata Bahasa Arab. Penulis juga mengutarakan tafsir saintifik Dr. Ali
Manshur Kayyali, fisikawan muslim dan peneliti dari Suriah yang hafal
al-Qur`an, terhadap rentetan aktivitas benda-benda luar angkasa yang
menyebabkan matahari terbit di barat, yang diisyaratkan dalam makna
surah an-Nazi'at ayat 1 sampai 7. Penulis memaparkan pandangan
kedua ulama-ilmuwan tersebut secara visual lewat infografi yang
menarik. Pemaparan materi dengan bahasa visual (infografi) merupakan
salah satu keunggulan buku ini dari buku-buku lain yang sejenis; ada
puluhan infografi yang akan memudahkan pembaca memahami berbagai pesan
al-Qur`an secara mudah dan efektif.

Selanjutnya, pada bab kedua dibahas makna ayat ke 7 sampai 48, tentang
kehidupan manusia di "dunia baru". Penulis memberi tanda kutip
untuk mengapit kata "dunia baru", sebagai isyarat bahwa
"dunia baru" tersebut adalah alam akhirat. Pada bab ini
diuraikan tentang tiga golongan manusia di padang mahsyar serta rincian
amalan mereka selama di dunia serta ganjaran yang mereka peroleh pada
hari itu.

Penulis mengawali halaman bab ketiga dengan judul "Akhirat yang
Sangat Nyata". Pembahasan pada bab ini diawali dengan uraian
tentang klaim orang-orang kafir yang mengatakan bahwa akhirat itu tidak
ada, yang dimuat dalam surah al-Waqi'ah ayat 49 sampai 56. Penulis
juga memaparkan dampak destruktif klaim mereka tersebut terhadap
peradaban umat manusia, berdasarkan fakta sejarah tentang
ideologi-ideologi ekstrim yang berada di balik pembantaian dan
pembunuhan massal yang terjadi selama abad ke-20. Pesan inti dari bab
ketiga bisa diperoleh setelah pembaca terus menelusuri uraiannya hingga
kalimat terakhir. Di pertengahan bab ketiga, pembaca akan mulai
menemukan jawaban ilmiah yang membuktikan bahwa akhirat adalah sesuatu
yang benar-benar nyata berdasarkan hadits shahih yang diriwayatkan oleh
al-Bukhari dan Muslim, serta penelitian ilmiah seorang ahli embriologi
Jerman, serta dua orang ulama-ilmuwan Muslim di Universitas Shan'a,
Yaman. Sekali lagi, penulis menjabarkan fakta ilmiah tentang akhirat
dan kebangkitan kembali manusia setelah kematian itu dengan serangkaian
infografi yang menarik.

Semakin dibaca, buku yang memiliki tebal sekitar 360 halaman ini akan
semakin membuat penasaran. Terlebih ketika mulai memasuki pembahasan
surah al-Waqi'ah ayat ke-57 sampai ayat 74. Pembahasan ketujuhbelas
ayat ini dipecah dalam beberapa bab yang berbeda antara bab ke-4 sampai
bab ke-7. Sebagaimana informasi yang diisyaratkan dari makna ayat-ayat
tersebut yang bisa dijelaskan dengan bahasa ilmu pengetahuan modern,
tetapi tetap mengacu pada pernafsiran para ulama tafsir klasik dan
kontemporer. Contohnya: di antara hal menarik pada bab ke-7 (penjabaran
makna surah al-Waqi'ah ayat ke-71 sampai 74) yang berjudul
"Energi Kehidupan", penulis mengutip tafsir-terjemahan Syaikh
Abdul Majid Aziz al-Zindani terhadap makna ayat ke-99 surah
al-An'am yang mengandung isyarat tentang sel hijau klorofil
(al-khadhir) pada tumbuhan (halaman 272-273).

Buku Mesin Waktu al-Qur`an ini terdiri dari sembilan bab. Selain
materinya disajikan secara deskriptif dan interaktif menggunakan bahasa
visual yang komunikatif, ada fitur lain yang disematkan penulis ke
dalamnya, yaitu kode warna hijau dan merah untuk kata-kata kunci pada
setiap kutipan ayat dan terjemahan makna kata kunci tersebut. Dengan
fitur ini, pembaca akan mudah mengidentifikasi kata kunci yang
mengisyaratkan hal-hal yang sedang dibahas sekaligus mengetahui
terjemahan maknanya.

Buku kedua dari serial "Kerajaan al-Qur`an" ini akan membuka
wawasan dan pemahaman para pecinta al-Qur`an tentang luas makna surah
al-Waqi'ah. Mukjizat abadi sang Nabi Terakhir ini akan terus
membaca peradaban manusia, membuktikan kebenaran risalah beliau, dan
menjawab berbagai permasalahan zaman dengan bijak dan akurat. Seperti
pesan yang disampaikan oleh penulis lewat pembahasan di sub-judul
terakhir bab ke-8 yang mengisyaratkan bahwa, sebagai kitab suci yang
pernah bersemayam di Lauh al-Mahfuzh pastinya ada sebagian data Lauh
al-Mahfuzh yang terekam dalam al-Qur`an. ***

__._,_.___
Reply via web post Reply to sender Reply to group Start a New Topic Messages in this topic (1)
Recent Activity:
====================================================
Pesantren Daarut Tauhiid - Bandung - Jakarta - Batam
====================================================
Menuju Ahli Dzikir, Ahli Fikir, dan Ahli Ikhtiar
====================================================
       website:  http://dtjakarta.or.id/
====================================================
MARKETPLACE


.

__,_._,___

[daarut-tauhiid] suami isteri

 

Assalammualaiykum
 
Senin lalu, Bang Nuim Khaiyath pada acaranya "Postcard from Melbourne" di sesi pertanyaan mengenai angka kriminalitas/ pemerkosaan di India dan kurang tegasnya hukum yang berlaku di sana, bahkan ada balita yang diperkosa lalu di bunuh..
Pak Nuim pun bercerita ada rekan sekantornya yang warga India (waktu ia bekerja di mana gitu) pernah mengatakan bahwa dirinya itu berharga sekian ratus juta..tadinya Bang Nuim heran, maksudnya apa?, namun akhirnya mengetahui bahwa di India adat membeli/menjemput mempelai wanita mesih kuat dipertahankan.
Jika ada keluarga miskin, kemudian memiliki anak wanita, maka sang ayah harus mati-matian mengumpulkan uang sejak si anak masih bayi, agar nantinya kelak mereka bisa 'membeli' mempelai pria untuk anak wanitanya tersebut. Bahkan ada juga segelintir orang tua yang akhirnya putus asa dan membunuh anak-anak wanitanya tersebut.
Kalau anak tersebut akhirnya besar dan ayahnya 'membelikan' nya suami, maka si calon suami meminta mahar sekian-sekian yang tidak mungkin bisa dipenuhi oleh keluarga mempelai wanita, akhirnya mereka pun berhutang/dicicil..sampai pasangan tersebut punya anak..dsb..tetap si suami memiliki piutang kepada mertua dan keluarga isterinya.
Ada juga yang menghubung-hubungkan seringnya angka kecelakaan wanita di sana akibat terbakar di rumahnya sendiri dengan kondisi rumah terkunci..
 
 
Karena di India pun sudah banyak yang beragama muslim dan lainnya,
 

__._,_.___
Reply via web post Reply to sender Reply to group Start a New Topic Messages in this topic (1)
Recent Activity:
====================================================
Pesantren Daarut Tauhiid - Bandung - Jakarta - Batam
====================================================
Menuju Ahli Dzikir, Ahli Fikir, dan Ahli Ikhtiar
====================================================
       website:  http://dtjakarta.or.id/
====================================================
MARKETPLACE


.

__,_._,___

Jumat, 03 Mei 2013

[daarut-tauhiid] TAFAKUR

 

Berbelanja di pasar tradisioanalMembuatku merenung tentang apa yang kulihatSaat memasuki los sayuranBerjejer sepanjang lorong dipenuhi pedagang yang berjualan berbagai jenis sayuran.Disana aku melihat salah satu atau beberapa pedagang dipadati pembeliSementara Pedagang yang lain sepi pembeli, bahkan tidak ada pembeli.Kondisi yang sama saat memasuki los pedangang Ikan, daging , buah,  juga pedagang sembako 
Awal mulanya aku heran mereka punya lokasi yang samaMereka punya barang dagangan yang samaMereka menjual dengan harga yang sama Mereka juga punya pangsa pasar yang samaTetapi mengapa  ada yang ramai pembeliada yang cukup atau  ada yang sepi pembeli
Dengan berlalunya waktu,dan seringnya aku berbelanja sedikit demi sedikit tanda tanyaku terjawab.Pedagang sayur, pedagang ikan,  pedagang buah dan juga pedagang sembako yang laris manis tersebut ternyata punya kesamaan sifatMereka jujur Jujur dalam timbanganJujur dalam memberi keterangan  untuk barang yang dijualMereka juga ramahYa mereka berdagang sesuai petunjuk agama
SubhanallahDari pedagang-pedagang tersebutEngkau Juga telah menunjukan padaku bahwa Firman-Mu benar"Kau melapangkan rezeki kepada siapa yang Engkau kehendaki, dan menyempitkan rezeki kepada siapa yang Engkau kehendaki"اَللّÙ‡ُ hu Akbar

 

[Non-text portions of this message have been removed]

__._,_.___
Reply via web post Reply to sender Reply to group Start a New Topic Messages in this topic (12)
Recent Activity:
====================================================
Pesantren Daarut Tauhiid - Bandung - Jakarta - Batam
====================================================
Menuju Ahli Dzikir, Ahli Fikir, dan Ahli Ikhtiar
====================================================
       website:  http://dtjakarta.or.id/
====================================================
MARKETPLACE


.

__,_._,___

Kamis, 02 Mei 2013

[daarut-tauhiid] FUI: Umat Islam Wajib Tolong Rohingya Dengan Doa Hingga Jihad

FUI: Umat Islam Wajib Tolong Rohingya Dengan Doa Hingga Jihad

Publikasi: Kamis, 21 Jumadil Akhir 1434 H / 2 Mei 2013 16:51
[image: Sekjen FUI Ustadz Muhammad Al
Khaththath]<http://www.an-najah.net/media/2013/04/al-khaththath_1.jpg>

Sekjen FUI Ustadz Muhammad Al Khaththath

Jakarta (An-Najah.net) – Sekjen Forum Umat Islam (FUI) Ustadz Muhammad Al
Khaththath mengatakan kaum kafir, apapun agama dan ideologi mereka,
manakala mereka berkuasa, mereka akan menindas dan membantai kaum muslim
untuk membersihkan etnis muslim dari wilayah kekuasaan mereka sebagaimana
terjadi pada kaum Muslimin Rohingya, Arakan yang dibantai umat Budah
Myanmar.
Berita Terkait

- Sehari Jelang Aksi Peduli Rohingya, Polda Metro Fasilitasi Pertemuan
dengan Kedubes
Myanmar<http://www.an-najah.net/berita/sehari-jelang-aksi-peduli-rohingya-polda-metro-fasilitasi-pertemuan-dengan-kedubes-myanmar-undang-pa/>
- TPM: Mengapa Firman Dituding Berbohong, Atas Perbuatan Yang Tidak
Dilakukannya
?<http://www.an-najah.net/berita/nasional/tpm-mengapa-firman-dituding-berbohong-atas-perbuatan-yang-tidak-dilakukannya/>
- PUSHAMI: Problem Buruh Akibat Paradigma Ekonomi Liberal, Solusinya
Ganti Sistem Dengan
Islam<http://www.an-najah.net/berita/nasional/pushami-problem-buruh-akibat-paradigma-ekonomi-liberal-solusinya-ganti-sistem-dengan-islam/>

"Kecuali kaum muslim itu murtad, alias kembali kepada kekufuran seperti
mereka," Katany kepada an-najah.net, Jakarta, Kamis (2/5/2013).

Hal tersebut menurutnya, termaktub di dalam al-Qur'an surat Al Baqarah 217
yang menyatakan '*mereka tidak henti-hentinya memerangi kamu sampai mereka
(dapat) mengembalikan kamu dari agamamu (kepada kekafiran), seandainya
mereka sanggup'.*

"Ayat di atas turun terkait dengan peperangan yang dilakukan oleh kaum
kafir Quraisy kepada kaum muslimin generasi pertama. Kaum muslim di
Andalusia setelah berjaya di sana selama delapan abad dan memberikan
warisan budaya tiada tara hingga menjadi bekal pencerahan bagi Eropa,
justru dibantai habis oleh penguasa Nasrani pada saat mereka berhasil
mengambil kekuasaan atas Andalusia dari kaum muslimin." Papar Ustadz Al
Khaththath.

Demikian juga, lanjutnya, di Philipina. Manila adalah kota yang didirikan
oleh Sultan Sulaiman. Namun kaum Katolik dari Spanyol Andalusia telah
menguasai Manila dan seluruh Philipina, hingga kaum muslimin terdesak di
Selatan Pihilipina dan mereka perangi hingga hari ini. Tragedi Bosnia
tahun 1993 telah membuka mata kita bahwa kaum kafir Serbia Yugoslavia tidak
ingin muslim Bosnia lahir sebagai negara merdeka.

"Seperti itulah nasib kaum muslim Rohingya di Arakan Myanmar saat ini,"
cetus ustadz Al Khaththath.

Kata Ustad Khaththath, kekerasan anti-Muslim dengan kualitas dan kuantitas
yang semakin kuat dan luas di Myanmar terhitung sebagai Kejahatan terhadap
Kemanusiaan (Crimes against Humanity) dan Pembersihan etnis (Ethnic
Cleansing) terhadap kaum muslim Rohingya dan Kaman sebagaimana dilaporkan
oleh Human Rights Watch (HRW) baru-baru ini.

Ustadz Khaththath pun menyerukan kepada kaum Muslimin dimanapun berada
untuk memberikan pertolongan dalam bentuk apapun kepada muslim Rohingya
sebagai bentuk ukhuwah islamiyah serta panggilan Allah SWT yang termaktub
dalam al-Qur'an surat Al Baqarah 193 '*Dan perangilah mereka itu, sehingga
tidak ada fitnah lagi dan (sehingga) ketaatan itu Hanya semata-mata untuk
Allah. jika mereka berhenti (dari memusuhi kamu), Maka tidak ada permusuhan
(lagi), kecuali terhadap orang-orang yang zalim.*'

"Wajib bagi umat Islam di seluruh dunia memberikan solidaritas dari doa
hingga jihad untuk menolong menyelamatkan mereka dari fitnah kekejaman,
penindasan, pemerkosaan, dan perampasan hak mereka oleh kaum ekstrimis
Budha dan Rezim Myanmar," pungkasnya. (qathrunnada/an-najah.net)

http://www.an-najah.net/berita/nasional/fui-umat-islam-wajib-tolong-rohingya-dengan-doa-hingga-jihad/


[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------------------

====================================================
Pesantren Daarut Tauhiid - Bandung - Jakarta - Batam
====================================================
Menuju Ahli Dzikir, Ahli Fikir, dan Ahli Ikhtiar
====================================================
website: http://dtjakarta.or.id/
====================================================Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/daarut-tauhiid/

<*> Your email settings:
Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
http://groups.yahoo.com/group/daarut-tauhiid/join
(Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
daarut-tauhiid-digest@yahoogroups.com
daarut-tauhiid-fullfeatured@yahoogroups.com

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
daarut-tauhiid-unsubscribe@yahoogroups.com

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/

[daarut-tauhiid] Mari Mengenal Aceh (bagian 5)

Assalamu 'alaikum wr. wb.


Tentunya kurang afdol kalau melupakan membahas Aceh di zaman keemasan
Soeharto (tidak berperasaan, dan sungguh kejam orang – orang yang ingin
menjadikan si *Smilling General* menjadi *Guru Bangsa*, atau *Pahlawan
Nasional*) yaitu mengenai Nasib Aceh yang tak jauh dari lingkaran militer.
Sejak tahun 1977, selang 27 hari setelah Hasan Tiro mendirikan Aceh Merdeka
(AM)—cikal bakal GAM pada Sabtu 4 Desember 1976 di Bukit Halimon Kabupaten
Pidie—mulailah panggung militer diatur di Bumi Iskandar Muda. Diawali
dengan Operasi Sadar dan Siwah (1977-1982), Operasi Jaring Merah (Mei
1989-7 Agustus 1998).


Al-Chaidar, putera Aceh yang menjadi peneliti sejarah tanah kelahirannya,
menyatakan, "Jika Kamboja di bawah rezim Pol Pot dikenal memiliki The
Killing Fields atau Ladang pembantaian, maka di Aceh dikenal pula Bukit
Tengkorak. Di Aceh, jumlah ladang pembantaian yang besar ada 35 titik, ini
jauh lebih banyak ketimbang ladang pembantaian yang ada di Kamboja."


Catatan atas kejahatan HAM rezim Suharto akan dimulai dari wilayah paling
timur negeri ini, yakni Nanggroe Aceh Darussalam (NAD).


Kejahatan HAM atas Muslim Aceh diawali oleh VOC Belanda,

diteruskan oleh rezim Orde Lama Soekarno,

dan ditindas lebih kejam lagi di masa kekuasaan Suharto.


Bahkan di zaman Jenderal Suharto-lah, NAD yang sangat berjasa dalam
merebut dan mempertahankan kemerdekaan RI—terutama dari segi finansial,
sebab itu NAD juga disebut sebagai 'Lumbung Uang RI'—malah dijadikan
lapangan tembak dengan nama Daerah Operasi Militer (DOM), 1989-1998.


NAD merupakan daerah yang sangat kaya dengan sumber daya alamnya, yakni
minyak dan gas bumi. Sampai dengan akhir dasawarsa 1980-an, Aceh telah
menyumbang lebih dari 30% total produksi ekspor migas Indonesia. Pada 1971
di Aceh Utara ditemukan cadangan gas alam cair (LNG) yang sangat besar.


*Mobil Oil*, perusahaan tambang AS, diberi hak untuk mengekploitasinya dan
dalam enam tahun kemudian kompleks penyulingan KNG sudah beroperasi di
dalam areal yang dinamakan Zona Industri Lhokseumauwe (ZIL). Di tempat yang
sama, berabad lalu, di sinilah Kerajaan Islam pertama Samudera Pase
berdiri, dan kini oleh Suharto diserahkan kekayaan alam negeri ini yang
sungguh besar kepada AS.


Sebelumnya, di Aceh Timur, dalam waktu 30 tahun sejak 1961, *Asamera*,
suatu perusahaan minyak Kanada, telah menggali tak kurang dari 450 sumur
minyak. Sumber gas alam yang ditemukan di sekitar sumur-sumur itu lebih
kaya dari persediaan gas alam di Aceh Utara. Produksi Pabrik Pupuk ASEAN di
Aceh hampir 90 persen diekspor, dan dari kompleks petrokimia diharapkan
penjualan kimia aromatik sebesar US$200 juta setahun. Pabrik Kertas Kraft
Aceh juga sudah mulai memproduksi kertas karung semen sejak 1989. Dari
penghematan impor pembungkus semen saja pemerintah sudah memperoleh laba
US$89 juta setahun, sedang ekspor kertas semen menghasilkan US$43 juta.
Pada 1983 Aceh menyumbang 11 persen dari seluruh ekspor Indonesia.


Suharto sangat tahu jika kekayaan alam Aceh sungguh luar biasa. Sebab itu,
dengan amat rakus rezim Orde Baru terus-menerus menguras kekayaan alam ini.
Ironisnya, nyaris semua keuntungan yang diperoleh dari eksploitasi kekayaan
alam Aceh ini dibawa kabur ke Jakarta. Rakyat Aceh tidak mendapatkan
apa-apa. Mereka tetap tinggal dalam kemiskinan dan kemelaratan. Pemerintah
Jakarta bukannya mengembalikan uang Aceh ke rakyat Aceh sebagai pemilik
yang sah, tapi malah mengirim ribuan tentara untuk memerangi rakyat Aceh
yang sudah tidak berdaya.


Dalam dasawarsa 1990-an, dari 27 provinsi di Indonesia, Aceh menempati
posisi provinsi ke-7 termiskin di seluruh Indonesia. Lebih dari 40 persen
dari 5.643 desa di Aceh telah jatuh ke bawah garis kemiskinan. Hanya 10
persen pedesaan Aceh menikmati aliran listrik. Di kawasan ZIL hanya 20%
penduduk yang mendapat saluran air bersih. Yang lain mendapat pasok air
dari sumur galian yang sering tercemar oleh limbah zona industri.


Peneliti AS, Tim Kell, dalam laporannya menulis, "Friksi dan perbenturan
nilai pun terjadi antara penduduk asli dan pendatang. Para migran menenggak
bir, berdansa-dansi, melambungkan harga-harga di pasar. Mereka hidup mewah
di kolam kemiskinan rakyat Aceh. Limbah industri mencemari tanah dan masuk
ke sumur-sumur penduduk asli. Polusi meluas ke laut, merusak lahan nelayan.
Pengangguran meningkat. Pemiskinan berlanjut. Industrialisasi gagal
merombak struktur perekonomian rakyat Aceh secara fundamental, karena ia
memang tak pernah menjadi bagian dari perekonomian asli rakyat Aceh".
Inilah salah satu "hasil" pembangunan rezim Suharto di Aceh.


Secara obyektif Tim Kell melanjutkan, "Pada tahun-tahun 1940-an para ulama
PUSA sudah kecewa atas tak diterapkannya hukum Islam di seluruh Indonesia.
Pada 1950, status Aceh sebagai provinsi dicabut dan dilebur ke dalam
Provinsi Sumatera Utara. Pemerintahan sipil, pertahanan, dan perekonomian,
diambil dari ruang lingkup pengaruh PUSA. Kekecewaan atas perlakuan semacam
ini, dan kecemasan akan kehilangan identitasnya, mengantar Aceh ke
pemberontakan 1953 di bawah pimpinan Daud Beureueh."


Di bawah rezim Suharto, jenderal ini membawa ideologi pembangunan dan
stabilitas politik, dan dengan kacamata kuda yang "sentralistik-Majapahit",
Suharto mengangap sama semua orang, semua daerah, semua suku, semua
organisasi, termasuk Aceh. Suharto menganggap semuanya itu sama saja dengan
"Majapahit". Status "istimewa" sebagai negeri Islam Aceh pun dihabisi.
Otonomi Aceh di bidang agama, pendidikan, dan hukum adat, sebagaimana
tercantum dalam UU No.5/1974 tentang Dasar-Dasar Pemerintahan Daerah, pada
kenyataannya keistimewaan Provinsi Aceh hanyalah di atas kertas. Gubernur
dipilih hanya dengan persetujuan Suharto, Bupati hanya bisa menjabat dengan
restu Golkar. Pelecehan Aceh terus berlanjut. Aceh bahkan dianggap tak
cukup terhormat untuk menjadi tuan rumah suatu Kodam. Komando Daerah
Militer dipindahkan ke Medan.


Pada 1990, Gubernur Ibrahim Hasan yang notabene direstui
Suhartomewajibkan semua murid sekolah dasar Islam untuk mampu membaca
Al-Qur'an.
Peraturan ini dikecam oleh para pejabat di Jakarta. Bahkan Depdikbud
mengirim tim untuk menyelidiki "penyelewengan" ini. Beberapa bulan kemudian
pejabat Dikbud kabupaten melonggarkan peraturan yang melarang murid
perempuan memakai jilbab ke sekolah. Kepada murid yang ingin berjilbab
diizinkan untuk menyimpang dari peraturan tersebut. Pemerintah Jakarta
bereaksi keras atas pelonggaran ini. Peraturan nasional harus dipatuhi
secara nasional, tanpa kecuali. Dan jilbab diharamkan oleh rezim Suharto di
Aceh.


Ted Robert Gurr dalam Why Men Rebel telah menulis bahwa orang akan
berontak jika way of life-nya terancam oleh perkembangan baru. Orang Aceh
telah kehilangan sumber alamnya, mata pencariannya, gaya hidupnya. Orang
Aceh kehilangan suaminya, anak-anaknya, kehilangan harapannya, kehilangan
segalanya . . . Lalu masih adakah orang yang sangat-sangat bebal yang masih
saja bertanya, "Mengapa rakyat Aceh berontak?" Rakyat Aceh jelas telah
dijadikan tumbal bagi rezim Orde Baru. Telah diperkosa habis-habisan oleh
Jakarta. Siapa pun yang punya hati nurani jelas akan mendukung sikap rakyat
Aceh yang menarik kembali kesediaannya bergabung dengan Republik Indonesia
jika hal seperti ini terus dibiarkan. Kesabaran itu ada batasnya!
(bersambung/rd)
Sumber :1. Siapa Sebenarnya Suharto? (6)

Wednesday, 24/12/2008 13:36 WIB

http://www.eramuslim.com/berita/tahukah-anda/siapa-sebenarnya-suharto-6.htm

2. Menguak Biaya Perang Aceh

http://www.sinarharapan.co.id/berita/0311/05/sh05.html


[Non-text portions of this message have been removed]



------------------------------------

====================================================
Pesantren Daarut Tauhiid - Bandung - Jakarta - Batam
====================================================
Menuju Ahli Dzikir, Ahli Fikir, dan Ahli Ikhtiar
====================================================
website: http://dtjakarta.or.id/
====================================================Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/daarut-tauhiid/

<*> Your email settings:
Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
http://groups.yahoo.com/group/daarut-tauhiid/join
(Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
daarut-tauhiid-digest@yahoogroups.com
daarut-tauhiid-fullfeatured@yahoogroups.com

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
daarut-tauhiid-unsubscribe@yahoogroups.com

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/