ada pada kemauan kita. Maukah kita untuk berdiri dan mengejar impian kita?
pembentukan sifat pribadi pantang menyerah dan tangguh ini adalah berawal
dari sifat optimisme yang menyelimuti pola pikir sESEorang.
Pribadi pantang menyerah (tangguh) adalah tidak lain sebutan bagi pribadi
yang tidak merasa lemah terhadap sesuatu yang terjadi dan menimpanya.
Pribadinya menganggap sesuatu yang terjadi itu dari segi positifnya.
Menyikapi keadaan seperti saat ini, kita seharusnya tidak menjadi pesimis
dan berserah diri. Kita harus optimis dan selalu berusaha untuk mencapai
yang terbaik dalam hidup ini. Sehingga untuk menjadikan pribadi pantang
menyerah dan tangguh ini, maka dalam diri kita harus tertanam sikap optimis,
berpikir positif, dan percaya diri.
Setiap manusia harus memiliki optimisme dalam menjalani kehidupan ini.
Dengan sikap optimis, langkah kita akan tegar menghadapi setiap cobaan dan
menatap masa depan penuh dengan keyakinan terhadap Sang Pencipta. Karena
garis kehidupan setiap manusia sudah ditentukan-Nya. Tugas kita adalah hanya
berusaha, berpikir dan berdoa.
Setelah kita mampu bersikap optimis, lalu pola pikir kita juga harus
dibiasakan berpikir secara positif dan percaya diri. Berpikir positif kepada
siapa? Pertama, berpikir positif kepada Tuhan. Setiap kejadian, peristiwa
dan fenomena kehidupan ini pasti ada sebab musababnya. Tugas kita, hanya
berpikir dan membaca. Ada apa dibalik semua itu? Lalu, kita mengambil
pelajaran dari kejadian itu dan selanjutnya mengamalkan yang baiknya dalam
perilaku keseharian.
Kedua, berpikir positif terhadap diri sendiri. Setiap manusia, dilahirkan
sebagai pribadi yang unik. Karena bagaimanapun wajah dan sifat kita mirip
dengan orang lain. Tapi, yang jelas ada saja perbedaan antara keduanya.
Sifat dan pribadi unik itu, harus kita jaga. Itu adalah potensi positif,
modal dasar untuk mencapai keleluasaan langkah kita . Bagaimana orang lain
akan menjunjung kita, kalau diri kita sendiri meremehkan dan tidak
'mengangkatnya'.
Selain itu, kita juga harus yakin bahwa kita dilahirkan ke dunia ini sebagai
sang juara, the best. Fakta membuktikan, dari berjuta-juta sel sperma yang
disemprotkan Bapak kita, tetapi ternyata yang mampu menembus dinding telur
Ibu kita dan dibuahi, hanya satu. Itulah kita, 'sang juara'. Hal ini, kalau
kita sadari akan menjadi sebuah motivasi luar biasa dalam menjalani hidup
ini.
Ketiga, berpikir positif pada orang lain. Orang lain itu, manusia biasa sama
dengan kita. Dia mempunyai kesalahan dan kekhilafan. Yang tentu hati
nuraninya tidak menghendakinya. Pandanglah, orang lain itu dari sisi
positifnya saja dan menerima sisi negatifnya sebagai pelajaran bagi kita.
Belajarlah dari seekor burung Garuda. Ia mengajarkan anaknya untuk terbang
dari tempat yang tinggi dan menjatuhkannya. Lalu jatuh, diangkat lagi dan
seterusnya sampai ia bisa terbang sendiri. Hati Garuda juga bersih, tidak
mendendam. Ia kalau waktunya bermain 'cakar-cakaran'. Tapi, kalau diluar itu
ia akur, damai kembali.
Keempat, berpikir positif pada waktu. Setiap manusia diberi waktu yang sama,
dimana pun dia berada. Sebanyak 24 jam sehari atau 86.400 detik sehari.
Waktu itu, ingin kita apakan? Kita gunakan untuk tidur seharian, kerja
keras, mengeluh, berdemontrasi, bergunjing, santai, menuntut ilmu, menolong
orang lain, melamun, ibadah, dan lainnya. Waktu itu tidak akan protes.
Yang jelas, setiap detik hidup kita akan diminta pertanggung jawabannya
kelak, di hadapan Allah SWT. Bagi mereka yang biasa mengisi waktunya dengan
amal-amalan saleh dan berada dalam keimanan, maka ia akan memperoleh
kehidupan yang lebih baik. Allah berfirman, yang artinya: "Barang siapa
mengerjakan amal saleh, baik laki-laki ataupun perempuan dalam keadaan
beriman, niscaya Kami hidupkan dia dengan kehidupan yang baik dan Kami
balasi mereka dengan pahala yang lebih baik dari apa yang telah mereka
kerjakan." (QS. An-Nahl: 97).
Untuk memaksimalkan sikap positif pada diri seseorang, lebih-lebih sebagai
pembentuk pribadi yang pantang menyerah, tangguh, 'tahan banting', sabar dan
istiqomah pada jalan-Nya. Tentu perlu dibagun pula dengan kebiasaan positif.
Permasalahan yang sangat kompleks sekalipun yang sedang dihadapi pasti
memiliki jalan keluar. Kunci utamanya adalah kita hanya harus open mind,
membuka dan melebarkan pemikiran kita. Ketika dalam sebuah permasalahan
ternyata logika tidak dapat bekerja, gunakanlah lateral thinking yang
dimiliki. Oleh sebab itu tidak ada kata menyerah dan putus asa sehingga
kesuksesan bisa kita raih, positif thinking dan positif thinking... Rahasia
untuk sukses adalah bagaimana mengetahui yang orang lain tidak ketahui.
Bahkan seorang joko susilo pun melakukannya, lebih dulu memasuki yang orang
lain belum sempat menyadari, sehingga sekarang dapat memetik keberhasilan
dalam bisnis di internet. Intinya bagaimana potensi besar yang dimiliki oleh
setiap manusia dapat tergali dan lebih diberdayakan guna mencapai tjuan yang
bermanfaat serta kesuksesan.
Jalan itu licin dan menggelincirkan. Satu kakiku terpeleset di atasnya,
menendang kaki lainnya keluar dari jalur. Namun aku kembali tegak dan
berkata kepada diriku sendiri, "Itu cuma terpeleset dan aku bukan jatuh".
[Non-text portions of this message have been removed]
------------------------------------
====================================================
Pesantren Daarut Tauhiid - Bandung - Jakarta - Batam
====================================================
Menuju Ahli Dzikir, Ahli Fikir, dan Ahli Ikhtiar
====================================================
website: http://dtjakarta.or.id/
====================================================Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/daarut-tauhiid/
<*> Your email settings:
Individual Email | Traditional
<*> To change settings online go to:
http://groups.yahoo.com/group/daarut-tauhiid/join
(Yahoo! ID required)
<*> To change settings via email:
daarut-tauhiid-digest@yahoogroups.com
daarut-tauhiid-fullfeatured@yahoogroups.com
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
daarut-tauhiid-unsubscribe@yahoogroups.com
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/
Tidak ada komentar:
Posting Komentar