Messages In This Digest (12 Messages)
- 1.1.
- Re: Salam kenal From: INDARWATI
- 1.2.
- Re: Salam kenal From: Alifah
- 1.3.
- Re: Salam kenal From: Alifah
- 1.4.
- Re: Salam kenal From: INDARWATI
- 1.5.
- Re: Salam kenal From: Alifah
- 1.6.
- Re: Salam kenal From: Nursalam AR
- 1.7.
- Re: Salam kenal From: Alifah
- 2a.
- inspirasi:(Ada dan Tiada Manusia Bagi Manusia Lainnya ditentukan ole From: asma_h_1999
- 2b.
- Re: inspirasi:(Ada dan Tiada Manusia Bagi Manusia Lainnya ditentukan From: Nursalam AR
- 2c.
- Re: inspirasi:(Ada dan Tiada Manusia Bagi Manusia Lainnya ditentukan From: asma_h_1999
- 2d.
- Re: inspirasi:(Ada dan Tiada Manusia Bagi Manusia Lainnya ditentukan From: romy.subanu@indosat.blackberry.com
- 3.
- "Incredible Me" Inspirasi Dahsyat Bagi Para Wanita !!! From: ~ Made Teddy Artiana ~
Messages
- 1.1.
-
Re: Salam kenal
Posted by: "INDARWATI" patisayang@yahoo.com patisayang
Wed Aug 18, 2010 11:51 am (PDT)
Salam kenal juga Alifah... Depoknya sebelah mana nih? Aku orang Depok juga lho. Tanah Baru.
Ditunggu tulisanmu ya? Curhat apa aja boleh asala nggak SARA n spam. :)
salam,
Indar
penghuni lama yang kadang memilih melongok dari jendela saja.
--- In sekolah-kehidupan@yahoogroups. , "Alifah" <clickalifah@com ...> wrote:
>
> Perkenankan saya memperkenalkan diri, nama saya Alifah. Saya mahasiswa salah satu Universitas negeri di Kota Depok. Senang sekali dapat bergabung di milis ini, semoga semakin menambah pengetahuan dan wacana saya tentang kehidupan.
> Terimakasih.
> Salam merdeka!
> Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung Teruuusss...!
>
- 1.2.
-
Re: Salam kenal
Posted by: "Alifah" clickalifah@yahoo.co.id clickalifah
Wed Aug 18, 2010 7:32 pm (PDT)
Terimakasih Ibu Nia, saya disambut dgn ramah. Hehe. Kapan2 kalau ke UI dan berjodoh ketemu, giliran saya yang menyambut ya.
Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung Teruuusss...!
-----Original Message-----
From: "Nia Robie'" <musimbunga@gmail.com >
Sender: sekolah-kehidupan@yahoogroups. com
Date: Wed, 18 Aug 2010 10:48:05
To: <sekolah-kehidupan@yahoogroups. >com
Reply-To: sekolah-kehidupan@yahoogroups. com
Subject: Re: [sekolah-kehidupan] Salam kenal
selamat bergabung mba Alifah :)
silahkan ambil tempat yg paling nyaman :)
salam kenal
Nia Robie'
yang sering bulak balik univ Anda walau gak pernah kuliah di situ hehe...
(begaolnya ama anak kuliahan biar keliatan muda teruuus... btw saya hari ini
insyaAllah ke Margonda.. bukber bareng anak2 kuliahan berjaket kuning :P
halah pengumuman)
Pada 17 Agustus 2010 15.39, Alifah <clickalifah@yahoo.co. > menulis:id
> Perkenankan saya memperkenalkan diri, nama saya Alifah. Saya mahasiswa
> salah satu Universitas negeri di Kota Depok. Senang sekali dapat bergabung
> di milis ini, semoga semakin menambah pengetahuan dan wacana saya tentang
> kehidupan.
> Terimakasih.
> Salam merdeka!
> Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung
> Teruuusss...!
>
> --------------------- --------- ------
>
> Yahoo! Groups Links
>
>
>
>
- 1.3.
-
Re: Salam kenal
Posted by: "Alifah" clickalifah@yahoo.co.id clickalifah
Wed Aug 18, 2010 7:36 pm (PDT)
Wah satu kota ya kita, jangan-jangan satu almamater? Sebetulnya orangtua saya tinggal di Bogor. Tp saya kost di daerah Kukusan dkt Fak.Teknik. Oh ya, Kak Indar dan teman-teman lainnya boleh panggil saya Alif saja.
Baiklah kalau sudah dapat lisensi dr penghuni lama untuk curhat, siap laksanakan :)
Salam,
Alif.
Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung Teruuusss...!
-----Original Message-----
From: "INDARWATI" <patisayang@yahoo.com >
Sender: sekolah-kehidupan@yahoogroups. com
Date: Wed, 18 Aug 2010 18:50:13
To: <sekolah-kehidupan@yahoogroups. >com
Reply-To: sekolah-kehidupan@yahoogroups. com
Subject: [sekolah-kehidupan] Re: Salam kenal
Salam kenal juga Alifah... Depoknya sebelah mana nih? Aku orang Depok juga lho. Tanah Baru.
Ditunggu tulisanmu ya? Curhat apa aja boleh asala nggak SARA n spam. :)
salam,
Indar
penghuni lama yang kadang memilih melongok dari jendela saja.
--- In sekolah-kehidupan@yahoogroups. , "Alifah" <clickalifah@com ...> wrote:
>
> Perkenankan saya memperkenalkan diri, nama saya Alifah. Saya mahasiswa salah satu Universitas negeri di Kota Depok. Senang sekali dapat bergabung di milis ini, semoga semakin menambah pengetahuan dan wacana saya tentang kehidupan.
> Terimakasih.
> Salam merdeka!
> Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung Teruuusss...!
>
- 1.4.
-
Re: Salam kenal
Posted by: "INDARWATI" patisayang@yahoo.com patisayang
Wed Aug 18, 2010 8:13 pm (PDT)
Wah... kebalik Lif. Aku yang udah jadi ibu-ibu. Buntutku udah 3 lho. :)
Mbak Nia tuh yang masih single n 'bersegel. Lebih pantas dipanggil Kakak. Kukusan mah deket sama rumahku. Kapan2 main dunk.
salam,
Indar
--- In sekolah-kehidupan@yahoogroups. , "Alifah" <clickalifah@com ...> wrote:
>
> Wah satu kota ya kita, jangan-jangan satu almamater? Sebetulnya orangtua saya tinggal di Bogor. Tp saya kost di daerah Kukusan dkt Fak.Teknik. Oh ya, Kak Indar dan teman-teman lainnya boleh panggil saya Alif saja.
> Baiklah kalau sudah dapat lisensi dr penghuni lama untuk curhat, siap laksanakan :)
>
>
> Salam,
> Alif.
> Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung Teruuusss...!
>
> -----Original Message-----
> From: "INDARWATI" <patisayang@...>
> Sender: sekolah-kehidupan@yahoogroups. com
> Date: Wed, 18 Aug 2010 18:50:13
> To: <sekolah-kehidupan@yahoogroups. >com
> Reply-To: sekolah-kehidupan@yahoogroups. com
> Subject: [sekolah-kehidupan] Re: Salam kenal
>
>
> Salam kenal juga Alifah... Depoknya sebelah mana nih? Aku orang Depok juga lho. Tanah Baru.
> Ditunggu tulisanmu ya? Curhat apa aja boleh asala nggak SARA n spam. :)
>
> salam,
> Indar
> penghuni lama yang kadang memilih melongok dari jendela saja.
>
>
> --- In sekolah-kehidupan@yahoogroups. , "Alifah" <clickalifah@com > wrote:
> >
> > Perkenankan saya memperkenalkan diri, nama saya Alifah. Saya mahasiswa salah satu Universitas negeri di Kota Depok. Senang sekali dapat bergabung di milis ini, semoga semakin menambah pengetahuan dan wacana saya tentang kehidupan.
> > Terimakasih.
> > Salam merdeka!
> > Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung Teruuusss...!
> >
>
- 1.5.
-
Re: Salam kenal
Posted by: "Alifah" clickalifah@yahoo.co.id clickalifah
Wed Aug 18, 2010 9:05 pm (PDT)
Waduh maaf ya aku salah perkiraan Mbak Nia dan Bu Indar. Tapi tak kenal maka tak sayang toh? Hehe. Wah dengan senang hati kalau bertamu dan merepotkan itu emang hobi saya. Jadi kalau diundang ya saya datang insyaAllah. :)
Salam,
Alif
Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung Teruuusss...!
-----Original Message-----
From: "INDARWATI" <patisayang@yahoo.com >
Sender: sekolah-kehidupan@yahoogroups. com
Date: Thu, 19 Aug 2010 03:13:11
To: <sekolah-kehidupan@yahoogroups. >com
Reply-To: sekolah-kehidupan@yahoogroups. com
Subject: [sekolah-kehidupan] Re: Salam kenal
Wah... kebalik Lif. Aku yang udah jadi ibu-ibu. Buntutku udah 3 lho. :)
Mbak Nia tuh yang masih single n 'bersegel. Lebih pantas dipanggil Kakak. Kukusan mah deket sama rumahku. Kapan2 main dunk.
salam,
Indar
--- In sekolah-kehidupan@yahoogroups. , "Alifah" <clickalifah@com ...> wrote:
>
> Wah satu kota ya kita, jangan-jangan satu almamater? Sebetulnya orangtua saya tinggal di Bogor. Tp saya kost di daerah Kukusan dkt Fak.Teknik. Oh ya, Kak Indar dan teman-teman lainnya boleh panggil saya Alif saja.
> Baiklah kalau sudah dapat lisensi dr penghuni lama untuk curhat, siap laksanakan :)
>
>
> Salam,
> Alif.
> Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung Teruuusss...!
>
> -----Original Message-----
> From: "INDARWATI" <patisayang@...>
> Sender: sekolah-kehidupan@yahoogroups. com
> Date: Wed, 18 Aug 2010 18:50:13
> To: <sekolah-kehidupan@yahoogroups. >com
> Reply-To: sekolah-kehidupan@yahoogroups. com
> Subject: [sekolah-kehidupan] Re: Salam kenal
>
>
> Salam kenal juga Alifah... Depoknya sebelah mana nih? Aku orang Depok juga lho. Tanah Baru.
> Ditunggu tulisanmu ya? Curhat apa aja boleh asala nggak SARA n spam. :)
>
> salam,
> Indar
> penghuni lama yang kadang memilih melongok dari jendela saja.
>
>
> --- In sekolah-kehidupan@yahoogroups. , "Alifah" <clickalifah@com > wrote:
> >
> > Perkenankan saya memperkenalkan diri, nama saya Alifah. Saya mahasiswa salah satu Universitas negeri di Kota Depok. Senang sekali dapat bergabung di milis ini, semoga semakin menambah pengetahuan dan wacana saya tentang kehidupan.
> > Terimakasih.
> > Salam merdeka!
> > Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung Teruuusss...!
> >
>
- 1.6.
-
Re: Salam kenal
Posted by: "Nursalam AR" nursalam.ar@gmail.com
Wed Aug 18, 2010 9:26 pm (PDT)
Kukusan Teknik ya, bukan Kukusan Poltek?:D
Konon, kabarnya angker ya kost-kostan sekitar situ. Aih, jadi bernostalgia
ke 10 tahun silam:).
Btw, selamat datang, Mbak Alifah. Jangan sungkan-sungkan untuk curhat atau
berbagi cerita di sini. Di sini orangnya baik-baik kok,hehe...
Tabik,
Nursalam AR
- mantan penumpang bus UI jurusan "jalan lurus" -
2010/8/19 Alifah <clickalifah@yahoo.co. >id
>
>
> Wah satu kota ya kita, jangan-jangan satu almamater? Sebetulnya orangtua
> saya tinggal di Bogor. Tp saya kost di daerah Kukusan dkt Fak.Teknik. Oh ya,
> Kak Indar dan teman-teman lainnya boleh panggil saya Alif saja.
> Baiklah kalau sudah dapat lisensi dr penghuni lama untuk curhat, siap
> laksanakan :)
>
>
> Salam,
> Alif.
>
> Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung
> Teruuusss...
>
>
--
- Nursalam AR -
Blog: www.kintaka.wordpress. com
Facebook: www.facebook.com/nursalam. ar
HP: 0813-10040723 / 021-92727391
"The difference between the right word and the almost right word is the
difference between lightning and the lightning bug."
(Mark Twain)
- 1.7.
-
Re: Salam kenal
Posted by: "Alifah" clickalifah@yahoo.co.id clickalifah
Wed Aug 18, 2010 9:48 pm (PDT)
Terimakasih Mas/Pak, saya jg merasa penghuni milis ini ramah dan hangat sekali.
Sekarang Kutek sudah ngga seangker 10 tahun silam krn mahasiswanya semakin "bejubel" apalagi semenjak kampus kita membuka berbagai "jalur masuk", hehe.
Mungkin sesekali Mas/Bpk hrs napak tilas krn akan pangling berat, ada jalan khusus utk sepeda, bikun jg sdh menyaingi Bus Trans Jkt lho dan jgn lupa perpustakaan megah yg kontroversial :p
Salam,
Alif
Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung Teruuusss...!
-----Original Message-----
From: Nursalam AR <nursalam.ar@gmail.com >
Sender: sekolah-kehidupan@yahoogroups. com
Date: Thu, 19 Aug 2010 11:26:08
To: <sekolah-kehidupan@yahoogroups. >com
Reply-To: sekolah-kehidupan@yahoogroups. com
Subject: Re: [sekolah-kehidupan] Re: Salam kenal
Kukusan Teknik ya, bukan Kukusan Poltek?:D
Konon, kabarnya angker ya kost-kostan sekitar situ. Aih, jadi bernostalgia
ke 10 tahun silam:).
Btw, selamat datang, Mbak Alifah. Jangan sungkan-sungkan untuk curhat atau
berbagi cerita di sini. Di sini orangnya baik-baik kok,hehe...
Tabik,
Nursalam AR
- mantan penumpang bus UI jurusan "jalan lurus" -
2010/8/19 Alifah <clickalifah@yahoo.co. >id
>
>
> Wah satu kota ya kita, jangan-jangan satu almamater? Sebetulnya orangtua
> saya tinggal di Bogor. Tp saya kost di daerah Kukusan dkt Fak.Teknik. Oh ya,
> Kak Indar dan teman-teman lainnya boleh panggil saya Alif saja.
> Baiklah kalau sudah dapat lisensi dr penghuni lama untuk curhat, siap
> laksanakan :)
>
>
> Salam,
> Alif.
>
> Sent from my BlackBerry® smartphone from Sinyal Bagus XL, Nyambung
> Teruuusss...
>
>
--
- Nursalam AR -
Blog: www.kintaka.wordpress. com
Facebook: www.facebook.com/nursalam. ar
HP: 0813-10040723 / 021-92727391
"The difference between the right word and the almost right word is the
difference between lightning and the lightning bug."
(Mark Twain)
- 2a.
-
inspirasi:(Ada dan Tiada Manusia Bagi Manusia Lainnya ditentukan ole
Posted by: "asma_h_1999" asma_h_1999@yahoo.com asma_h_1999
Wed Aug 18, 2010 6:34 pm (PDT)
Haji Nuim dan Karna Sono
(Ada dan Tiada Manusia Bagi Manusia Lainnya ditentukan
oleh Perbuatannya)
Asma Sembiring
Aku merasa seakan bertemu kembali dengan sosoknya. Bagian punggungnya tertangkap oleh mataku, berjalan gontai memasuki pelataran masjid, lalu tiba-tiba bayangan itu memudar begitu saja dan aku menyadari sosok yang aku kira nyata berjalan beberapa meter di hadapanku tak lagi ada sejak berpuluh tahun yang lalu.
***
"Hayoo Hayooo, sarayo (tanyain) siapa ibu-ibu lain yang mau ke pasar, mobil masih muat untuk 2 orang lagi", Haji Nuim, sebut saja begitu namanya, mengigatkan ibu-ibu di dalam mobilnya atau beberapa penduduk kampung yang lalu lalang melintasi hardtopnya yang menunggu di persimpangan jalan, di tengah kampung.
Rabu dan Sabtu merupakan pasar besar di kami. Di hari-hari itu, ibu-ibu di kampung kami lebih banyak yang berbelanja dibanding hari-hari biasanya. Pasar Atas dan Pasar Bawah (pasar di kota kami) akan terlihat lebih ramai di dua hari ini dibanding hari lainnya.
Entah kapan Haji Nuim memulainya, yang jelas setiap dua hari tersebut, dengan mobil hardtopnya, tiap jam 7 pagi beliau sudah siap dibalik kemudinya, membawa sang istri dan ibu-ibu lainnya berbelanja ke pasar. Ibu-ibu yang ikut serta tentu senang sekali kaerna tak usah keluar ongkos, pulang-pergi di antar Pak Haji.
Pak Haji orang kaya di kampung kami. Pekerjaannya berniaga perhiasan emas. Beliau sangat pemurah pada orang lain. Ibuku pernah mengatakan setiap hari penghasilan Pak Haji sudah dibagi-bagi berdasarkan klasifikasi tertentu, antara lain : untuk anak istrinya, untuk orang tuanya, saudara-saudaranya dan untuk membantu orang lain yang mendapat kesulitan. Banyak orang datang ke Haji Nuim meminjam uang. Uang yang beliau pinjamkan tak pernah ditagih pada si peminjam.
Biasanya si peminjam sadar sendiri dan membayar utang-utang tersebut, yang baru dibayarkan bahkan dalam bilangan bertahun-tahun kemudian. Dalam hal meminjam uang kepada tetangga, beliau tidak pernah membuat perjanjian hutang (berapa jumlah hutang dan kapang dibayarkan). Seringnya, peminjamnya (saat akan membayar hitung) yang mengingatkan berapa utang yang mereka pinjam dan kapan pinjaman itu dilakukan.
Haji Nuim telah tiada. Makamnya di tempatkan di samping mesjid, di lewati setiap penduduk kampung yang akan menunaikan ibadah sholat, yang akan berhenti sejenak di hadapan nisannya lalu mendoakan Almarhum Haji Nuim sambil mengingat kebaikan Pak Haji disaat hadirnya di tengah penduduk kampung.
***
Karna Sono, kepala di sebuah instansi. Sejak menjabat sebagai kepala di perusahaan tersebut, kalimat yang paling sering terlontar dari mulutnya adalah "makanlah rezki yang halalan tayyiban". Para karyawan mengangguk-angguk, beberapa bersyukur karena sepertinya mereka mendapatkan pemimpin yang berhati bersih untuk memimpin perusahaan mereka kedepannya.
Belakangan ucapan Karna tak lagi dianggap. Pasalnya ia selalu meminta persentase bagian dari setiap divisi untuk kepentingannya sendiri, melakukan perjalanan-perjalanan yang tidak penting untuk dilakukan bagi pemimpin selevel dirinya dengan tujuan mendapatkan uang jalan.
Nasehat baik masih terus terlontar dari mulut Karna, tapi orang lebih sering mencibir kala mendengarnya. Atau menganggap orang yang sedang memberikan nasehat dan wejangan tersebut tak pernah ada di hadapan mereka, meski sejatinya sosok itu ada.
Ada dan tiada manusia (bagi manusia lainnya) ditentukan oleh perbuatannya
- 2b.
-
Re: inspirasi:(Ada dan Tiada Manusia Bagi Manusia Lainnya ditentukan
Posted by: "Nursalam AR" nursalam.ar@gmail.com
Wed Aug 18, 2010 6:46 pm (PDT)
Santapan pagi yang bergizi. Terima kasih ya, Asma. Sungguh mengingatkan
jangan sampai jadi orang yang, dalam bahasa Arab, "wujuduhu ka adamihi",
keberadaannya sama saja dengan ketiadaannya. Tak berbekas, tak berjejak
sejarah.
Mungkin ini ya yang dimaksud orang bijak bahwa amal baik memperpanjang usia
manusia. Bukan usia dalam artian kualitas, tapi dalam artian panjangnya
kenangan orang tersebut di memori orang-orang yang mendapat kebaikannya.
Berbahagia betul jadi orang seperti itu.
Btw, jadi penasaran, Karna Sono itu tokoh nyata bukan ya? Apa ini
simbolisasi untuk Pak S**, si nomor satu itu?:D *nama sengaja disamarkan,
yang cerdas pasti ngerti* :D
Tabik,
Nursalam AR
2010/8/19 asma_h_1999 <asma_h_1999@yahoo.com >
>
>
> Haji Nuim dan Karna Sono
> (Ada dan Tiada Manusia Bagi Manusia Lainnya ditentukan
> oleh Perbuatannya)
>
> Asma Sembiring
>
> Aku merasa seakan bertemu kembali dengan sosoknya. Bagian punggungnya
> tertangkap oleh mataku, berjalan gontai memasuki pelataran masjid, lalu
> tiba-tiba bayangan itu memudar begitu saja dan aku menyadari sosok yang aku
> kira nyata berjalan beberapa meter di hadapanku tak lagi ada sejak berpuluh
> tahun yang lalu.
> ***
> "Hayoo Hayooo, sarayo (tanyain) siapa ibu-ibu lain yang mau ke pasar, mobil
> masih muat untuk 2 orang lagi", Haji Nuim, sebut saja begitu namanya,
> mengigatkan ibu-ibu di dalam mobilnya atau beberapa penduduk kampung yang
> lalu lalang melintasi hardtopnya yang menunggu di persimpangan jalan, di
> tengah kampung.
> Rabu dan Sabtu merupakan pasar besar di kami. Di hari-hari itu, ibu-ibu di
> kampung kami lebih banyak yang berbelanja dibanding hari-hari biasanya.
> Pasar Atas dan Pasar Bawah (pasar di kota kami) akan terlihat lebih ramai di
> dua hari ini dibanding hari lainnya.
>
> Entah kapan Haji Nuim memulainya, yang jelas setiap dua hari tersebut,
> dengan mobil hardtopnya, tiap jam 7 pagi beliau sudah siap dibalik
> kemudinya, membawa sang istri dan ibu-ibu lainnya berbelanja ke pasar.
> Ibu-ibu yang ikut serta tentu senang sekali kaerna tak usah keluar ongkos,
> pulang-pergi di antar Pak Haji.
>
> Pak Haji orang kaya di kampung kami. Pekerjaannya berniaga perhiasan emas.
> Beliau sangat pemurah pada orang lain. Ibuku pernah mengatakan setiap hari
> penghasilan Pak Haji sudah dibagi-bagi berdasarkan klasifikasi tertentu,
> antara lain : untuk anak istrinya, untuk orang tuanya, saudara-saudaranya
> dan untuk membantu orang lain yang mendapat kesulitan. Banyak orang datang
> ke Haji Nuim meminjam uang. Uang yang beliau pinjamkan tak pernah ditagih
> pada si peminjam.
>
> Biasanya si peminjam sadar sendiri dan membayar utang-utang tersebut, yang
> baru dibayarkan bahkan dalam bilangan bertahun-tahun kemudian. Dalam hal
> meminjam uang kepada tetangga, beliau tidak pernah membuat perjanjian hutang
> (berapa jumlah hutang dan kapang dibayarkan). Seringnya, peminjamnya (saat
> akan membayar hitung) yang mengingatkan berapa utang yang mereka pinjam dan
> kapan pinjaman itu dilakukan.
> Haji Nuim telah tiada. Makamnya di tempatkan di samping mesjid, di lewati
> setiap penduduk kampung yang akan menunaikan ibadah sholat, yang akan
> berhenti sejenak di hadapan nisannya lalu mendoakan Almarhum Haji Nuim
> sambil mengingat kebaikan Pak Haji disaat hadirnya di tengah penduduk
> kampung.
> ***
>
> Karna Sono, kepala di sebuah instansi. Sejak menjabat sebagai kepala di
> perusahaan tersebut, kalimat yang paling sering terlontar dari mulutnya
> adalah "makanlah rezki yang halalan tayyiban". Para karyawan
> mengangguk-angguk, beberapa bersyukur karena sepertinya mereka mendapatkan
> pemimpin yang berhati bersih untuk memimpin perusahaan mereka kedepannya.
>
> Belakangan ucapan Karna tak lagi dianggap. Pasalnya ia selalu meminta
> persentase bagian dari setiap divisi untuk kepentingannya sendiri, melakukan
> perjalanan-perjalanan yang tidak penting untuk dilakukan bagi pemimpin
> selevel dirinya dengan tujuan mendapatkan uang jalan.
> Nasehat baik masih terus terlontar dari mulut Karna, tapi orang lebih
> sering mencibir kala mendengarnya. Atau menganggap orang yang sedang
> memberikan nasehat dan wejangan tersebut tak pernah ada di hadapan mereka,
> meski sejatinya sosok itu ada.
>
> Ada dan tiada manusia (bagi manusia lainnya) ditentukan oleh perbuatannya
>
>
>
--
- Nursalam AR -
Blog: www.kintaka.wordpress. com
Facebook: www.facebook.com/nursalam. ar
HP: 0813-10040723 / 021-92727391
"The difference between the right word and the almost right word is the
difference between lightning and the lightning bug."
(Mark Twain)
- 2c.
-
Re: inspirasi:(Ada dan Tiada Manusia Bagi Manusia Lainnya ditentukan
Posted by: "asma_h_1999" asma_h_1999@yahoo.com asma_h_1999
Wed Aug 18, 2010 8:55 pm (PDT)
Makasih juga Mas Nur. H.Nuim dan Karna Sono, dua-duanya ada dalam dunia nyata dan dekat dalam keseharian asma Mas. jadi Karno Sono bukan S* yang di maksud.
Wassalam
asma
--- In sekolah-kehidupan@yahoogroups. , Nursalam AR <nursalam.ar@com ...> wrote:
>
> Santapan pagi yang bergizi. Terima kasih ya, Asma. Sungguh mengingatkan
> jangan sampai jadi orang yang, dalam bahasa Arab, "wujuduhu ka adamihi",
> keberadaannya sama saja dengan ketiadaannya. Tak berbekas, tak berjejak
> sejarah.
>
> Mungkin ini ya yang dimaksud orang bijak bahwa amal baik memperpanjang usia
> manusia. Bukan usia dalam artian kualitas, tapi dalam artian panjangnya
> kenangan orang tersebut di memori orang-orang yang mendapat kebaikannya.
> Berbahagia betul jadi orang seperti itu.
>
> Btw, jadi penasaran, Karna Sono itu tokoh nyata bukan ya? Apa ini
> simbolisasi untuk Pak S**, si nomor satu itu?:D *nama sengaja disamarkan,
> yang cerdas pasti ngerti* :D
>
> Tabik,
>
> Nursalam AR
>
> 2010/8/19 asma_h_1999 <asma_h_1999@...>
>
> >
> >
> > Haji Nuim dan Karna Sono
> > (Ada dan Tiada Manusia Bagi Manusia Lainnya ditentukan
> > oleh Perbuatannya)
> >
> > Asma Sembiring
> >
> > Aku merasa seakan bertemu kembali dengan sosoknya. Bagian punggungnya
> > tertangkap oleh mataku, berjalan gontai memasuki pelataran masjid, lalu
> > tiba-tiba bayangan itu memudar begitu saja dan aku menyadari sosok yang aku
> > kira nyata berjalan beberapa meter di hadapanku tak lagi ada sejak berpuluh
> > tahun yang lalu.
> > ***
> > "Hayoo Hayooo, sarayo (tanyain) siapa ibu-ibu lain yang mau ke pasar, mobil
> > masih muat untuk 2 orang lagi", Haji Nuim, sebut saja begitu namanya,
> > mengigatkan ibu-ibu di dalam mobilnya atau beberapa penduduk kampung yang
> > lalu lalang melintasi hardtopnya yang menunggu di persimpangan jalan, di
> > tengah kampung.
> > Rabu dan Sabtu merupakan pasar besar di kami. Di hari-hari itu, ibu-ibu di
> > kampung kami lebih banyak yang berbelanja dibanding hari-hari biasanya.
> > Pasar Atas dan Pasar Bawah (pasar di kota kami) akan terlihat lebih ramai di
> > dua hari ini dibanding hari lainnya.
> >
> > Entah kapan Haji Nuim memulainya, yang jelas setiap dua hari tersebut,
> > dengan mobil hardtopnya, tiap jam 7 pagi beliau sudah siap dibalik
> > kemudinya, membawa sang istri dan ibu-ibu lainnya berbelanja ke pasar.
> > Ibu-ibu yang ikut serta tentu senang sekali kaerna tak usah keluar ongkos,
> > pulang-pergi di antar Pak Haji.
> >
> > Pak Haji orang kaya di kampung kami. Pekerjaannya berniaga perhiasan emas.
> > Beliau sangat pemurah pada orang lain. Ibuku pernah mengatakan setiap hari
> > penghasilan Pak Haji sudah dibagi-bagi berdasarkan klasifikasi tertentu,
> > antara lain : untuk anak istrinya, untuk orang tuanya, saudara-saudaranya
> > dan untuk membantu orang lain yang mendapat kesulitan. Banyak orang datang
> > ke Haji Nuim meminjam uang. Uang yang beliau pinjamkan tak pernah ditagih
> > pada si peminjam.
> >
> > Biasanya si peminjam sadar sendiri dan membayar utang-utang tersebut, yang
> > baru dibayarkan bahkan dalam bilangan bertahun-tahun kemudian. Dalam hal
> > meminjam uang kepada tetangga, beliau tidak pernah membuat perjanjian hutang
> > (berapa jumlah hutang dan kapang dibayarkan). Seringnya, peminjamnya (saat
> > akan membayar hitung) yang mengingatkan berapa utang yang mereka pinjam dan
> > kapan pinjaman itu dilakukan.
> > Haji Nuim telah tiada. Makamnya di tempatkan di samping mesjid, di lewati
> > setiap penduduk kampung yang akan menunaikan ibadah sholat, yang akan
> > berhenti sejenak di hadapan nisannya lalu mendoakan Almarhum Haji Nuim
> > sambil mengingat kebaikan Pak Haji disaat hadirnya di tengah penduduk
> > kampung.
> > ***
> >
> > Karna Sono, kepala di sebuah instansi. Sejak menjabat sebagai kepala di
> > perusahaan tersebut, kalimat yang paling sering terlontar dari mulutnya
> > adalah "makanlah rezki yang halalan tayyiban". Para karyawan
> > mengangguk-angguk, beberapa bersyukur karena sepertinya mereka mendapatkan
> > pemimpin yang berhati bersih untuk memimpin perusahaan mereka kedepannya.
> >
> > Belakangan ucapan Karna tak lagi dianggap. Pasalnya ia selalu meminta
> > persentase bagian dari setiap divisi untuk kepentingannya sendiri, melakukan
> > perjalanan-perjalanan yang tidak penting untuk dilakukan bagi pemimpin
> > selevel dirinya dengan tujuan mendapatkan uang jalan.
> > Nasehat baik masih terus terlontar dari mulut Karna, tapi orang lebih
> > sering mencibir kala mendengarnya. Atau menganggap orang yang sedang
> > memberikan nasehat dan wejangan tersebut tak pernah ada di hadapan mereka,
> > meski sejatinya sosok itu ada.
> >
> > Ada dan tiada manusia (bagi manusia lainnya) ditentukan oleh perbuatannya
> >
> >
> >
>
>
>
> --
> - Nursalam AR -
>
> Blog: www.kintaka.wordpress. com
> Facebook: www.facebook.com/nursalam. ar
> HP: 0813-10040723 / 021-92727391
>
> "The difference between the right word and the almost right word is the
> difference between lightning and the lightning bug."
> (Mark Twain)
>
- 2d.
-
Re: inspirasi:(Ada dan Tiada Manusia Bagi Manusia Lainnya ditentukan
Posted by: "romy.subanu@indosat.blackberry.com" romy.subanu@indosat.blackberry.com binnardie
Wed Aug 18, 2010 9:48 pm (PDT)
Kalau yg dekat dg keseharian sy namanya "Haji Karna Sono", mba. Uda naek haji kaya H. Nuim, tapi sifatnya kaya Karna Sono.
Sent from my BlackBerry®
powered by Sinyal Kuat INDOSAT
-----Original Message-----
From: "asma_h_1999" <asma_h_1999@yahoo.com >
Sender: sekolah-kehidupan@yahoogroups. com
Date: Thu, 19 Aug 2010 03:50:36
To: <sekolah-kehidupan@yahoogroups. >com
Reply-To: sekolah-kehidupan@yahoogroups. com
Subject: [sekolah-kehidupan] Re: inspirasi:(Ada dan Tiada Manusia Bagi Manusia Lainnya ditentukan oleh Perbuatan
Makasih juga Mas Nur. H.Nuim dan Karna Sono, dua-duanya ada dalam dunia nyata dan dekat dalam keseharian asma Mas. jadi Karno Sono bukan S* yang di maksud.
Wassalam
asma
--- In sekolah-kehidupan@yahoogroups. , Nursalam AR <nursalam.ar@com ...> wrote:
>
> Santapan pagi yang bergizi. Terima kasih ya, Asma. Sungguh mengingatkan
> jangan sampai jadi orang yang, dalam bahasa Arab, "wujuduhu ka adamihi",
> keberadaannya sama saja dengan ketiadaannya. Tak berbekas, tak berjejak
> sejarah.
>
> Mungkin ini ya yang dimaksud orang bijak bahwa amal baik memperpanjang usia
> manusia. Bukan usia dalam artian kualitas, tapi dalam artian panjangnya
> kenangan orang tersebut di memori orang-orang yang mendapat kebaikannya.
> Berbahagia betul jadi orang seperti itu.
>
> Btw, jadi penasaran, Karna Sono itu tokoh nyata bukan ya? Apa ini
> simbolisasi untuk Pak S**, si nomor satu itu?:D *nama sengaja disamarkan,
> yang cerdas pasti ngerti* :D
>
> Tabik,
>
> Nursalam AR
>
> 2010/8/19 asma_h_1999 <asma_h_1999@...>
>
> >
> >
> > Haji Nuim dan Karna Sono
> > (Ada dan Tiada Manusia Bagi Manusia Lainnya ditentukan
> > oleh Perbuatannya)
> >
> > Asma Sembiring
> >
> > Aku merasa seakan bertemu kembali dengan sosoknya. Bagian punggungnya
> > tertangkap oleh mataku, berjalan gontai memasuki pelataran masjid, lalu
> > tiba-tiba bayangan itu memudar begitu saja dan aku menyadari sosok yang aku
> > kira nyata berjalan beberapa meter di hadapanku tak lagi ada sejak berpuluh
> > tahun yang lalu.
> > ***
> > "Hayoo Hayooo, sarayo (tanyain) siapa ibu-ibu lain yang mau ke pasar, mobil
> > masih muat untuk 2 orang lagi", Haji Nuim, sebut saja begitu namanya,
> > mengigatkan ibu-ibu di dalam mobilnya atau beberapa penduduk kampung yang
> > lalu lalang melintasi hardtopnya yang menunggu di persimpangan jalan, di
> > tengah kampung.
> > Rabu dan Sabtu merupakan pasar besar di kami. Di hari-hari itu, ibu-ibu di
> > kampung kami lebih banyak yang berbelanja dibanding hari-hari biasanya.
> > Pasar Atas dan Pasar Bawah (pasar di kota kami) akan terlihat lebih ramai di
> > dua hari ini dibanding hari lainnya.
> >
> > Entah kapan Haji Nuim memulainya, yang jelas setiap dua hari tersebut,
> > dengan mobil hardtopnya, tiap jam 7 pagi beliau sudah siap dibalik
> > kemudinya, membawa sang istri dan ibu-ibu lainnya berbelanja ke pasar.
> > Ibu-ibu yang ikut serta tentu senang sekali kaerna tak usah keluar ongkos,
> > pulang-pergi di antar Pak Haji.
> >
> > Pak Haji orang kaya di kampung kami. Pekerjaannya berniaga perhiasan emas.
> > Beliau sangat pemurah pada orang lain. Ibuku pernah mengatakan setiap hari
> > penghasilan Pak Haji sudah dibagi-bagi berdasarkan klasifikasi tertentu,
> > antara lain : untuk anak istrinya, untuk orang tuanya, saudara-saudaranya
> > dan untuk membantu orang lain yang mendapat kesulitan. Banyak orang datang
> > ke Haji Nuim meminjam uang. Uang yang beliau pinjamkan tak pernah ditagih
> > pada si peminjam.
> >
> > Biasanya si peminjam sadar sendiri dan membayar utang-utang tersebut, yang
> > baru dibayarkan bahkan dalam bilangan bertahun-tahun kemudian. Dalam hal
> > meminjam uang kepada tetangga, beliau tidak pernah membuat perjanjian hutang
> > (berapa jumlah hutang dan kapang dibayarkan). Seringnya, peminjamnya (saat
> > akan membayar hitung) yang mengingatkan berapa utang yang mereka pinjam dan
> > kapan pinjaman itu dilakukan.
> > Haji Nuim telah tiada. Makamnya di tempatkan di samping mesjid, di lewati
> > setiap penduduk kampung yang akan menunaikan ibadah sholat, yang akan
> > berhenti sejenak di hadapan nisannya lalu mendoakan Almarhum Haji Nuim
> > sambil mengingat kebaikan Pak Haji disaat hadirnya di tengah penduduk
> > kampung.
> > ***
> >
> > Karna Sono, kepala di sebuah instansi. Sejak menjabat sebagai kepala di
> > perusahaan tersebut, kalimat yang paling sering terlontar dari mulutnya
> > adalah "makanlah rezki yang halalan tayyiban". Para karyawan
> > mengangguk-angguk, beberapa bersyukur karena sepertinya mereka mendapatkan
> > pemimpin yang berhati bersih untuk memimpin perusahaan mereka kedepannya.
> >
> > Belakangan ucapan Karna tak lagi dianggap. Pasalnya ia selalu meminta
> > persentase bagian dari setiap divisi untuk kepentingannya sendiri, melakukan
> > perjalanan-perjalanan yang tidak penting untuk dilakukan bagi pemimpin
> > selevel dirinya dengan tujuan mendapatkan uang jalan.
> > Nasehat baik masih terus terlontar dari mulut Karna, tapi orang lebih
> > sering mencibir kala mendengarnya. Atau menganggap orang yang sedang
> > memberikan nasehat dan wejangan tersebut tak pernah ada di hadapan mereka,
> > meski sejatinya sosok itu ada.
> >
> > Ada dan tiada manusia (bagi manusia lainnya) ditentukan oleh perbuatannya
> >
> >
> >
>
>
>
> --
> - Nursalam AR -
>
> Blog: www.kintaka.wordpress. com
> Facebook: www.facebook.com/nursalam. ar
> HP: 0813-10040723 / 021-92727391
>
> "The difference between the right word and the almost right word is the
> difference between lightning and the lightning bug."
> (Mark Twain)
>
- 3.
-
"Incredible Me" Inspirasi Dahsyat Bagi Para Wanita !!!
Posted by: "~ Made Teddy Artiana ~" made.t.artiana@gmail.com
Wed Aug 18, 2010 9:49 pm (PDT)
* "Incredible Me" Inspirasi Dahsyat Bagi **Para** Wanita*
oleh Made Teddy Artiana, S. Kom
Melanie Omar Miski terlahir dengan nama Melanie Peddy Gobel, seorang
pengusaha travel, salon (Ellen Salon -Tebet) dan Butik, yang baru-baru ini
meluncurkan buku perdananya Incredible Me. Buku luar biasa yang ditulisnya
bersama life coach Monica Kumalasari ini berhasil menginspirasi kaum wanita
untuk menyadari, mensyukuri kemudian membangkitkan potensi besar yang ada
dalam diri mereka.
(kunjungi web site *www.incredible-me.com* untuk informasi lebih lanjut)
Berikut adalah petikan speech dari Melanie Omar Miski, pada saat launching
buku tersebut.
Saya teringat sebuah cerita inspiratif yang mungkin telah beberapa kali
kita dengar. Kisah klasik tentang tiga orang pekerja bangunan. Suatu kali,
disiang yang terik, disaat ketiganya sedang bekerja melintaslah seorang tua
lalu bertanya kepada salah seorang diantara mereka.
"Apa yang sedang kau kerjakan ?"
pekerja bangunan yang pertama tanpa menoleh sedikitpun, menjawab ketus orang
tua itu dengan suara lantang.
"Hei orang tua, apakah matamu sudah terlalu rabun untuk melihat. Yang aku
kerjakan dibawah terik matahari ini adalah pekerjaan seorang kuli dengan
upah juga seorang kuli !! Apakah itu cukup memuaskan hatimu ?!".
Mendengar jawaban Si Kuli Bangunan, orang tua itupun tersenyum, lalu beralih
kepada pekerja bangunan yang kedua.
"Wahai pemuda, apakah gerangan yang sebenarnya kalian kerjakan ?".
Pekerja bangunan yang kedua menoleh. Wajahnya ramah, meskipun keraguan
nampak jelas disana.
"Pak tua, sejujurnya aku tidak tahu pasti, tetapi kata orang, kami sedang
membuat sebuah rumah Pak, beberapa orang yang lain mengatakan ini adalah
sebuah gudang raksasa, tetapi ada juga yang mengatakan yang sedang kami
bangun ini adalah sebuah museum. Entahlah yang mana diantara mereka yang
benar ", jawabnya lalu meneruskan pekerjaannya kembali.
Masih belum puas dengan jawaban pekerja yang kedua, orang tua itupun
menghampiri pekerja yang ketiga, lalu bertanya kepadanya.
"Anakku, beritahulah aku apa sebenarnya yang sedang kalian kerjakan..".
Maka pekerja yang ketiga pun tersenyum lebar, lalu menghentikan pekerjaannya
sejenak dan dengan wajah berseri-seri pun berkata.
"Bapak, kami sedang membuat sebuah istana indah yang luar biasa Pak !
Mungkin kini bentuknya belum jelas, bahkan diriku sendiripun tidak tahu
seperti apa gerangan bentuk istana ini ketika telah berdiri nanti. Tetapi
aku yakin, ketika selesai, istana ini akan tampak sangat megah, dan semua
orang yang melihatnya akan berdecak kagum. Jika engkau ingin tahu apa yang
kukerjakan, itulah yang aku kerjakan Pak !", jelas pemuda itu dengan
berapi-api.
Mendengar jawaban pekerja yang ketiga, orang tua itupun terharu, rupanya
orang tua ini adalah pemilik istana yang sedang dikerjakan oleh ketiga
pekerja bangunan itu. Ketiga pekerja bangunan itu adalah pekerja bangunan
biasa, namun masing-masing memiliki pandangan berbeda dengan pekerjaan
mereka.
Begitu juga yang sering terjadi dengan hidup ini. Setiap orang punya
pandangannya masing-masing mengenai siapa mereka, mengapa dan apa yang
mereka lakukan dalam hidup ini. Sebagian menanggapi pertanyaan-pertanyaan
itu acuh tak acuh, dan tampak tidak terlalu menghargai kehadiran dirinya
dalam hidup.
Sebagian lagi, karena sesuatu dan lain hal tidak mempunyai gambaran yang
jelas akan siapa dan apa yang akan mereka kerjakan dalam hidup ini.
Namun beruntung, ada orang-orang yang memiliki pandangan dan keyakinan yang
begitu jelas akan siapa mereka, akan apa yang akan mereka kerjakan dalam
hidup ini, tentang misi atau tugas yang TUHAN ingin mereka lakukan dalam
hidup ini.
Begitulah yang saya yakini, bahwa setiap manusia mengemban sebuah misi dari
Penciptanya.tidak terkecuali saya dan kita semua.
Dan diilhami oleh misi tersebutlah buku ini kemudian hadir dipangkuan Bapak
Ibu sekalian.
Buku ini tentunya jauh dari sempurna, karena kesempurnaan tentunya adalah
milik TUHAN, walaupun demikian secara pribadi saya puas dengan apa yang kami
lakukan karena kami telah mengerjakannya dengan sepenuh hati dan segenap
kemampuan yang kami miliki .
Akhir kata, jika suatu saat seseorang bertanya kepada saya : "Melanie, apa
yang telah kau kerjakan ?"
Maka saya tidak akan sekedar menjawab :"Saya membuat buku" tetapi saya akan
menjawab demikian :
"Yang aku kerjakan adalah mempersembahkan buku ini sebagai ucapan syukur
kepada TUHAN yang telah menggenggam tanganku melintasi segenap tantangan
hidup yang telah membuat aku tegar berdiri walaupun dihajar
gelombang-gelombang kehidupan. Yang aku kerjakan adalah berusaha memenuhi
kodratku sebagai istri, ibu dan wanita. Semoga buku ini dapat menginspirasi
seluruh kaum wanita dimanapun mereka berada akan betapa dahsyat, mulia dan
berharganya TUHAN menciptakan mereka" (*)
Melanie Omar Miski dapat Anda temui di melanie@incredible-me.com
--
from Bali with love,
Made Teddy Artiana
TJAMPUHAN INDONESIA
http://semarbagongpetrukgareng. blogspot. com
mobile# 081317822720
email# teddyartiana_photograhy@ yahoo.com
MTA di Majalah Human Capital
http://www.portalhr.com/majalah/ edisiterbaru/ bisnis/1id1549. html
MTA di Majalah SWA
http://swa.co.id/2009/08/ made-teddy- artiana/
MTA di Majalah Bahana
http://www.ebahana.com/warta- 2162-Dari- Hobi-Datanglah- Rejeki.html
MTA di Kompas
http://ekonomi.kompasiana. com/2010/ 02/12/testimoni- seorang-mantan- karyawan- bca-resign- dari-tempat- kerjanya
Need to Reply?
Click one of the "Reply" links to respond to a specific message in the Daily Digest.
MARKETPLACE
Change settings via the Web (Yahoo! ID required)
Change settings via email: Switch delivery to Individual | Switch format to Traditional
Visit Your Group | Yahoo! Groups Terms of Use | Unsubscribe
Tidak ada komentar:
Posting Komentar