Messages In This Digest (9 Messages)
- 1a.
- Expansion (pemuaian) From: Regina
- 1b.
- Re: Expansion (pemuaian) From: my@teoritik.fisika.net
- 1c.
- Re: Expansion (pemuaian) From: Eka Subyantara
- 1d.
- Re: Expansion (pemuaian) From: hinata_freak_87
- 2a.
- Re: mau tanya distributor sensor PH terdekat From: Zaenal Arief
- 3a.
- Re: Fluida From: Zaenal Arief
- 4a.
- Re: Botol Kaca Kecap From: Zaenal Arief
- 5a.
- Re: Magnetic monopole: apakah akhirnya ditemukan ? From: Muhammad Aziz Majidi
- 5b.
- Re: Magnetic monopole: apakah akhirnya ditemukan ? From: haryo_hep
Messages
- 1a.
-
Expansion (pemuaian)
Posted by: "Regina" reggie_nih@yahoo.com reggie_nih
Sun Sep 6, 2009 7:16 pm (PDT)
Kita ketahui bahwa benda jika dipanaskan akan memuai ke segala arah. Benda 1 dimensi yang mengalami pemuaian akan bertambah panjang, benda 2 dimensi akan bertambah "luas", dan benda 3 dimensi akan bertambah volumenya *ke segala arah*.
Di buku-buku teks dijelaskan bahwa jika benda logam berbentuk cincin dipanaskan, maka logam berbentuk cincin itu akan bertambah "besar", dalam hal ini bukan hanya logamnya, tapi juga diameternya.
Jika mengacu pada teori tentang pemuaian yang menyatakan bahwa pemuaian akan terjadi ke segala arah, mengapa diameter cincin ikut membesar? Mengapa logam ini, selain "membesar" ke arah luar, tidak ikut "membesar ke bagian dalam", yang membuat diameternya justru mengecil?
Indahnya lagi, bertambah besarnya diameter cincin ini juga ikut berubah secara linier terhadap perubahan suhu. Kita ketahui bahwa diameter lingkaran berbanding lurus dengan kelilingnya. Berarti keliling cincin juga bertambah secara linier terhadap perubahan suhu. Apakah perubahan besar keliling cincin sudah cukup mewakili besarnya pemuaian pada cincin tersebut? Apakah cincin tersebut benar-benar tidak bertambah tebal ke arah luar maupun ke dalam (hanya kelilingnya saja yang berubah)?
Hal yang serupa juga terjadi pada pemuaian keling logam. Banyak juga soal2 di sekolah menengah tentang pemuaian yang melibatkan benda berbentuk gelas sebagai wadahnya dan menganggap volume/ruang di dalam gelas memuai secara linear dengan perubahan suhu. Sebenarnya bagaimana perubahan bentuk gelas pada saat memuai, apakah hanya keliling "selimut tabung"-nya saja yang membesar? Bagaimana dengan bagian alasnya, apakah tidak ikut "menebal" pada saat dipanaskan?
[It seems simple but it's kinda annoying me].
Thanks before for any future explanation.
Regina
junior high school physics teacher
- 1b.
-
Re: Expansion (pemuaian)
Posted by: "my@teoritik.fisika.net" my@teoritik.fisika.net myncokimori
Mon Sep 7, 2009 1:05 am (PDT)
difusi, kosmologi, dan alam semesta.
--- reggie_nih@yahoo.com wrote:
From: Regina <reggie_nih@yahoo.com >
To: fisika_indonesia@yahoogroups. com
Subject: [FISIKA] Expansion (pemuaian)
Date: Sun, 6 Sep 2009 19:16:25 -0700 (PDT)
Kita ketahui bahwa benda jika dipanaskan akan memuai ke segala
arah. Benda 1 dimensi yang mengalami pemuaian akan bertambah
panjang, benda 2 dimensi akan bertambah "luas", dan benda 3
dimensi akan bertambah volumenya *ke segala arah*.
Di buku-buku teks dijelaskan bahwa jika benda logam berbentuk
cincin dipanaskan, maka logam berbentuk cincin itu akan bertambah
"besar", dalam hal ini bukan hanya logamnya, tapi juga
diameternya.
Jika mengacu pada teori tentang pemuaian yang menyatakan bahwa
pemuaian akan terjadi ke segala arah, mengapa diameter cincin
ikut membesar? Mengapa logam ini, selain "membesar" ke arah luar,
tidak ikut "membesar ke bagian dalam", yang membuat diameternya
justru mengecil?
Indahnya lagi, bertambah besarnya diameter cincin ini juga ikut
berubah secara linier terhadap perubahan suhu. Kita ketahui bahwa
diameter lingkaran berbanding lurus dengan kelilingnya. Berarti
keliling cincin juga bertambah secara linier terhadap perubahan
suhu. Apakah perubahan besar keliling cincin sudah cukup mewakili
besarnya pemuaian pada cincin tersebut? Apakah cincin tersebut
benar-benar tidak bertambah tebal ke arah luar maupun ke dalam
(hanya kelilingnya saja yang berubah)?
Hal yang serupa juga terjadi pada pemuaian keling logam. Banyak
juga soal2 di sekolah menengah tentang pemuaian yang melibatkan
benda berbentuk gelas sebagai wadahnya dan menganggap
volume/ruang di dalam gelas memuai secara linear dengan perubahan
suhu. Sebenarnya bagaimana perubahan bentuk gelas pada saat
memuai, apakah hanya keliling "selimut tabung"-nya saja yang
membesar? Bagaimana dengan bagian alasnya, apakah tidak ikut
"menebal" pada saat dipanaskan?
[It seems simple but it's kinda annoying me].
Thanks before for any future explanation.
Regina
junior high school physics teacher
referensi fisika utama - http://www.fisika.net
- 1c.
-
Re: Expansion (pemuaian)
Posted by: "Eka Subyantara" eka.subyantara@widyatama.ac.id eka_subyantara
Mon Sep 7, 2009 5:36 am (PDT)
Bu Regina,
Menurut hemat saya, kita bisa menganalisanya dengan hanya mengambil sisi
terdalam dan sisi terluar saja sebagai masing-masing satu lapisan tipis yang
hanya mengalami pemuaian panjang.
Kita hitung panjang akhir masing-masing lapisan setelah pemuaian (artinya
keliling masing-masing).
Lalu kita cari jari-jari lingkaran masing-masing, selisih keduanya adalah
tebal cincin.
Bandingkan tebal terakhir dengan tebal awal. Bila berbeda berarti
terjawablah pertanyaan kita.
Kenapa tidak semakin mengecil diameternya?
karena lapisan terdalam akan memuai dan menambah keliling, yang berarti
menambah diameter.
menurut prinsip pemuaian ke segala arah, botol dipanaskan mestinya juga akan
bertambah keliling selimutnya (diameter membesar), bertambah tingginya, dan
juga bertambah tebal alasnya.
cara pembuktiannya sama, gunakan prinsip elemen kecil terbatas seperti tadi.
segitu dulu ah,
- eka - physics teacher too
N.B. Ngomong2 apa sih maksudnya jawaban dari my@teoritik.fisika.net ?
"difusi, kosmologi, dan alam semesta."
sayanya yang telmi, ilmu yang berkembang tak terduga, atau asbun?
- 1d.
-
Re: Expansion (pemuaian)
Posted by: "hinata_freak_87" hinata_freak_87@yahoo.co.id hinata_freak_87
Mon Sep 7, 2009 5:47 am (PDT)
jadi inget kalo karet di rendem ama minyak tanah....sama ga ya analoginya ma pemuaian logam cinicin?? (malah nanya)
kalo diameternya semakin kecil bukannya pada bagian dalam logam tersebut malah "mengkerut"??
bagian gelas mana dulu nih yg di panaskan??bagian dalam atau luar??pemuaian berbanding lurus dengan perubahan suhu, perubahan suhu kan di pengaruhi oleh distribusi panas, distribusi panas di pengaruhi oleh ketebalan dan luas permukaan...
waaaah...saya jadi bingung...ga bisa nerusin lagi
--orang yg tertarik dengan fisika--
- 2a.
-
Re: mau tanya distributor sensor PH terdekat
Posted by: "Zaenal Arief" zaenal@pudak.com
Sun Sep 6, 2009 9:21 pm (PDT)
Bapak cari PH meter?? Coba call kantor saya 022 727 2755 dari pak deni
marketing retail .
Zaenal
_____
From: fisika_indonesia@yahoogroups. com
[mailto:fisika_indonesia@yahoogroups. ] On Behalf Of fardhady himawancom
Sent: Saturday, September 05, 2009 3:05 PM
To: fisika_indonesia@yahoogroups. com
Subject: [FISIKA] mau tanya distributor sensor PH terdekat
assalamu'alaykum wr wb
teman teman yang dahsyat
ada yang tau distributor untuk sensor PH (untuk mengukur tingkat keasaman
suatu fluid)
sekarang lokasi saya ada di bandung. mohon bantuannya, karena udah berusaha
nyari di bandung, tapi hasilnya masih nihil...
trims
salam
fardhady
- 3a.
-
Re: Fluida
Posted by: "Zaenal Arief" zaenal@pudak.com
Sun Sep 6, 2009 9:22 pm (PDT)
Tugas sekolah ya??? Hayo cari sendiri , browsing terus baca di sana ...
jangan ambil mudahnya tanya2 nanti tidak terlatih.
_____
From: fisika_indonesia@yahoogroups. com
[mailto:fisika_indonesia@yahoogroups. ] On Behalf Of Setiyono Nedicom
Sent: Saturday, September 05, 2009 4:48 AM
To: fisika_indonesia@yahoogroups. ; fisika_indonesia@com yahoogroups. com
Subject: [FISIKA] Fluida
Aslamua'lkm.mau tanya ni mengapa ya kapal dilaut koq bisa terapung pdhal
massa jenisnya lebih bsar dari massa jenis air.mksh.
Lebih bergaul dan terhubung dengan lebih baik. Tambah lebih banyak teman ke
Yahoo! Messenger sekarang! http://id.messenger
<http://id.messenger.yahoo.com/ > .yahoo.com/invite/invite/
- 4a.
-
Re: Botol Kaca Kecap
Posted by: "Zaenal Arief" zaenal@pudak.com
Sun Sep 6, 2009 9:22 pm (PDT)
Botol kecap biasanya bahan kacanya hijau atau coklat?? Jadi kurang pas kalo
dipake lensa, kalo mau coba peka botol minuman vit C seperti yang ada angka
1000 nya itu, diisi air maka bisa bersifat sebagai lensa cembung, tempelkan
diatas korang atau majalah maka tulisannya akan membesar .
Karena penampang botol itu bulat maka lensa positifnya termasuk yg sangat
tebal maka dia tidak bisa berfungsi sempurna seperti lensa ideal, bayangan
jelas hanya dibagian tengah saja, fokusnya juga tidak terpusat.
Bisa juga pake lampu bohlam/pijar yg bening dibuang isinya diisi air,jadi
lensa positif juga
_____
From: fisika_indonesia@yahoogroups. com
[mailto:fisika_indonesia@yahoogroups. ] On Behalf Of frank_the_herocom
Sent: Saturday, September 05, 2009 3:53 AM
To: fisika_indonesia@yahoogroups. com
Subject: Re: [FISIKA] Botol Kaca Kecap
Menurut saya, kaca yang melengkung saja masih belum cukup untuk
didefinisikan sebagai suatu lensa. Baik cekung maupun cembung.
Setahu saya, lensa cembung selalu lebih tebal lapisan kacanya pada bagian
tengah relatif terhadap bagian pinggir lensa. Untuk lensa cekung, selalu
lebih tebal lapisan kacanya pada bagian pinggir relatif terhadap bagian
tengah lensa. Anda bisa cek hal ini pada kacamata yang mungkin anda gunakan.
Botol kecap memang melengkung, tetapi umumnya memiliki tingkat ketebalan
lapisan kaca yang relatif homogen (tebalnya sudah fixed segitu dari pinggir
ke tengah). Ini tentu tidak bisa kita kategorikan sebagai suatu lensa.
Mungkin ada pendapat lain dari fisikawan yang lebih senior?
Pada tanggal 01/09/09, yulies_pfuny07 <yulies_pfuny07@...> menulis:
> >
> >
> >
> > Assalam. Salam kenal dari saya. Saya mau tanya terkait botol kaca kecap.
> > Kaca bisa dianggap sebagai sebuah lensa dan setiap lensa bisa ditembusa
> > cahaya. Untuk lensa cekung bisa mengumpulkan cahaya sehingga energi
panas
> > dapat difokuskan. Yang saya tanyakan, apakah botol kaca kecap dapat
berperan
> > seperti lensa cekung? Kemudian, bagaimana kondisi cahaya ketika melalui
> > botol kaca kecap? Trima kasih. Wasss
- 5a.
-
Re: Magnetic monopole: apakah akhirnya ditemukan ?
Posted by: "Muhammad Aziz Majidi" aziz.majidi@gmail.com aziz_majidi
Sun Sep 6, 2009 11:35 pm (PDT)
Sayapun baru membaca sedikit dan masih penasaran:
- Jika monopole yang dimaksud benar-benar partikel elementer, maka apakah
ini berarti menggoyahkan validitas salah satu persamaan Maxwell: div H = 0 ?
- Kalaupun itu quasiparticle, tetap agak sulit dipahami bagaimana
dipol-dipol sebagai "building blocks" dapat menghasilkan efek resultan
sebagai monopol? ---> Lebih mudah memahami efek dari kombinasi 2 dipol untuk
menghasilkan dipol yang lebih kuat, quadrupol, atau netral, tergantung pada
orientasi relatif antar keduanya.
MAM
2009/9/5 haryo_hep <sumowidagdo@gmail.com >
>
>
>
> Setelah membaca lebih lanjut detailnya, tampaknya yang telah ditemukan
> adalah 'quasiparticles' yang merupakan keadaan kuantum dari sebuah sistem
> banyak benda. 'Quasiparticles' memang bisa memiliki sifat unik seperti
> muatan pecahan atau spin yang tidak memenuhi statistik Bose-Einstein maupun
> Fermi-Dirac.
>
> Meskipun demikian penemuan ini tetap menarik ! Layak untuk didiskusikan
> dalam perkuliahan.
>
> Haryo
>
>
> --- In fisika_indonesia@yahoogroups. <fisika_indonesia%com 40yahoogroups. com>,
> "haryo_hep" <sumowidagdo@...> wrote:
> >
> >
> > Baru membaca di Science (via Symmetry Magazine) bahwa sekelompok
> fisikawan di Helmholtz-Zentrum Berlin für Materialien und Energie
> mengumumkan bahwa mereka telah mengamati keberadaan magnetic monopole.
> >
> > http://www.sciencedaily.com/ releases/ 2009/09/09090316 3725.htm
> > http://physicsworld.com/cws/ (Physics World)article/news/ 40302
> > http://www.nature.com/news/ (Nature)2009/090903/ full/news. 2009.881. html
> > http://arxiv.org/abs/0908. 3568v2
> >
> > Detailnya cukup banyak dan belum saya baca semua, kalau ada yang sudah
> sempat membaca dan bisa menjelaskan, terima kasih banyak.
> >
> >
> > Haryo
> >
>
>
>
- 5b.
-
Re: Magnetic monopole: apakah akhirnya ditemukan ?
Posted by: "haryo_hep" sumowidagdo@gmail.com haryo_hep
Mon Sep 7, 2009 1:46 am (PDT)
pertanyaan 2: tampaknya itu adalah konsekuensi dari struktur kristal materi yang dipelajari (spin ice material - materi yang memiliki struktur kristal sama dengan es), yang memungkin konfigurasi eksitasi yang tidak lazim. Teorinya sendiri tampaknya sudah lama beredar di komunitas CM.
Magnetic Monopoles in Spin Ice, Claudio Castelnovo, Roderich Moessner, Shivaji L. Sondhi
http://arxiv.org/abs/0710. 5515
(Nature 451, 42-25, tahun 2008).
Hitung-hitung ada topik baru buat diajarkan di mata kuliah fisika zat padat atau dijadikan proposal penelitian :)
Haryo
--- In fisika_indonesia@yahoogroups. , Muhammad Aziz Majidi <aziz.majidi@com ...> wrote:
>
> Sayapun baru membaca sedikit dan masih penasaran:
> - Jika monopole yang dimaksud benar-benar partikel elementer, maka apakah
> ini berarti menggoyahkan validitas salah satu persamaan Maxwell: div H = 0 ?
>
> - Kalaupun itu quasiparticle, tetap agak sulit dipahami bagaimana
> dipol-dipol sebagai "building blocks" dapat menghasilkan efek resultan
> sebagai monopol? ---> Lebih mudah memahami efek dari kombinasi 2 dipol untuk
> menghasilkan dipol yang lebih kuat, quadrupol, atau netral, tergantung pada
> orientasi relatif antar keduanya.
>
> MAM
Need to Reply?
Click one of the "Reply" links to respond to a specific message in the Daily Digest.
===============================================================
** Arsip : http://members.tripod.com/~fisika/
** Ingin Berhenti : silahkan mengirim email kosong ke :
<fisika_indonesia-unsubscribe@yahoogroups.com>
===============================================================
** Arsip : http://members.tripod.com/~fisika/
** Ingin Berhenti : silahkan mengirim email kosong ke :
<fisika_indonesia-unsubscribe@yahoogroups.com>
===============================================================
MARKETPLACE
Change settings via the Web (Yahoo! ID required)
Change settings via email: Switch delivery to Individual | Switch format to Traditional
Visit Your Group | Yahoo! Groups Terms of Use | Unsubscribe
Tidak ada komentar:
Posting Komentar