Jumat, 08 Agustus 2008

[daarut-tauhiid] Strategi Kaum Pagan (Bag. 1)

Strategi Kaum Pagan Menuju The New World Order (Bag.1)

Jumat, 8 Agu 08 09:27 WIB

Mungkin Anda akan terperanjat jika mengetahui fakta jika pemeluk agama
terbanyak di dunia di abad millennium ini adalah kaum pagan, sebuah
agama kuno yang diperangi para Nabi dan Rasul Utusan Allah SWT.

Salah satu indikasi hal tersebut adalah dipergunakannya simbol-simbol
paganisme, dalam arsitektur rumah ibadah, lafadz doa, hymne atau kidung,
ritual, dan sebagainya. Simbol salib misalnya, ini berasal dari simbol
persilangan cahaya dewa matahari yang banyak dijadikan tuhan oleh
suku-suku kuno dari Mesir (Ancien Egypt) dan Roma hingga Amerika Latin
(Suku Maya dan Aztec), dari Jepun (Amaterasu) hingga India (Btara
Indra).

Pastor Herbert W. Amstrong, pemimpin Worldwide Church of God yang
berpusat di AS yang juga sebagai Editor in Chief majalah Kristen Plain
Truth yang bertiras delapan juta eksemplar tiap bulan, dengan jujur
mengemukakan bahwa tanda salib memang berasal dari simbol paganisme.
Bukan itu saja, Natal yang diperingati oleh Gereja Barat setiap tanggal
25 Desember pun oleh Amstrong dianggap sebagai kelanjutan dari ritual
penyembahan kelahiran anak Dewa Matahari (Sun of the God). Sebab itu,
Sunday dijadikan hari libur kaum Kristiani. 'Sun' berarti 'Matahari' dan
'Day' berarti 'Hari'. Ritual pemujaan kaum pagan terhadap Dewa Matahari
memang banyak dilakukan di hari Minggu (Sunday).

Pemujaan terhadap Dewa Matahari ini juga bisa dilihat dari arsitektur
kota suci Vatikan, pusat Gereja Katolik Barat, di mana sebuah tiang
tinggi berdiri di pusat kota suci ini. Obelisk merupakan simbol phallus
dan menjadi sentral dari ritual pemujaan terhadap Dewa Matahari. Obelisk
ini berdiri di banyak kota dunia seperti Washington DC, Paris, dan
juga... Jakarta! (Monas).

Lalu konsep Trinitas sendiri yang oleh kaum Kristiani dianggap sebagai
konsep yang sakral juga berasal dari konsep paganisme kuno yang diwakili
oleh Semiramis dan anaknya (Pagan Babylonia), Devka dan Khrisna (Pagan
India), Isis dan Horus (Pagan Mesir), dan sebagainya.

Ucapan "Amien" yang lazim dilafadzkan setelah doa pun sesungguhnya
berasal dari nama seorang Dewa Matahari Mesir Kuno: Amin-Ra (atau orang
Barat menyebutnya Amun-Ra).

Peradaban pagan kuno memang telah terkubur bersama peralihan zaman dan
juga peperangan demi peperangan. Namun esensi dari kepercayaan banyak
tuhan tersebut tidaklah pernah mati, bahkan di abad millennium ini
kepercayaan kuno tersebut menjadi kepercayaan yang mendominasi umat
manusia, tanpa banyak disadari. Simbol-simbol pagan menjadi
simbol-simbol yang paling popular di dunia ini, dan mewarnai
seluruh-SELURUH-institusi dunia seperti PBB dan sebagainya.

Bermula dari Iblis

Asal-muasal kaum pagan modern sekarang ini sesungguhnya berasal dari
satu kelompok kecil para pengikut iblis (baca Eramuslim Digest edisi
"Genesis of Zionism"), di mana sepanjang sejarah awalnya diwakili oleh
mereka yang selalu memusuhi dan memerangi para Nabi dan Rasul Allah SWT.
Mereka adalah Samiri yang memerangi Musa as. (Amerika pun menyebut
dirinya dengan "Uncle Sam"), Namrudz yang memerangi Ibrahim a.s., dan
para pendeta Sanhedrin yang memerangi Isa a.s.

Mereka adalah Paulus (Yahudi dari Tarsus) yang mengubah esensi dasar
agama Nasrani dari yang hanya sebagai agama kaum Nabi Isa menjadi agama
misi ke seluruh dunia. Mereka adalah Abdullah bin Saba' (Yahudi dari
Yaman) yang memecah umat tauhid ini. Mereka adalah Mustafa Kemal
Attaturk (Yahudi dari Dumamah) yang menghancurkan kekhalifahan Turki
Utsmani. Mereka adalah Terrence E. Lawrence (Yahudi dari Inggris) yang
harum namanya di Saudi dan disebut sebagai Lawrence of Arabia. Mereka
adalah Snouck Hurgronje (Yahudi Belanda) yang pura-pura masuk Islam dan
menggunakan 'keIslamannya' sebagai senjata untuk menghancurkan umat
Islam Indonesia.

Strategi Hurgronje ini dikenal dengan istilah "Izharul Islam" atau
"Pura-Pura Islam" dan sekarang dipakai oleh banyak kaum liberalis,
termasuk mereka yang mengaku-aku sebagai kaum liberal Islam yang banyak
mempromosikan ide-ide pluralisme (keberagaman), hak asasi manusia, anti
kekerasan, kebebasan, dan sebagainya. Jika sekarang ini ada segolongan
orang Islam yang mulai terjangkit virus "Pluralitas" maka hal itu
sesungguhnya mereka telah tercemar oleh keyakinan pagan, karena seorang
Muslim wajib "Fardhu'ain" hanya berpegang pada Tali Allah SWT dan
Rasul-Nya.

Dalam tulisan bagian dua, akan dipaparkan awal sejarah kelompok pagan
modern di mana Adam Weishaupt, seorang Rabbi Yahudi yang berpura-pura
menjadi Yesuit dan kemudian meninggalkan kelompoknya untuk kemudian
menjadi pemimpin Illuminati, sebuah organisasi klandestin yang secara
diam-diam menguasai perekonomian dan perpolitikan dunia saat ini.
(bersambung/rd)

Sumber : www.eramuslim.com

[Non-text portions of this message have been removed]

__._,_.___
===================================================
Menuju Ahli Dzikir, Ahli Fikir, dan Ahli Ikhtiar
===================================================
       website:  http://dtjakarta.or.id/
===================================================
Recent Activity
Visit Your Group
New web site?

Drive traffic now.

Get your business

on Yahoo! search.

Yahoo! Groups

Discover healthy

living groups and

live a full life.

Yahoo! Groups

Find balance

between nutrition,

activity & well-being.

.

__,_._,___

Tidak ada komentar: