Messages In This Digest (10 Messages)
- 1a.
- Re: (Catatan Kaki) Kejaaar eeeuuuy From: dyah zakiati
- 1b.
- Re: (Catatan Kaki) Kejaaar eeeuuuy From: Yon's Revolta
- 2.
- (Artikel) Perjalanan Kepenulisan Tahun Ini From: Rini Agus Hadiyono
- 3a.
- Re: (Ruang Kantor) Well done From: Yon's Revolta
- 4.
- New file uploaded to sekolah-kehidupan From: sekolah-kehidupan@yahoogroups.com
- 5.
- [rampai tak sampai] Antara ruas. From: jun an nizami
- 6a.
- [ruang kantor] tinggal atau pergi From: Andri Triwidyastuti
- 6b.
- Re: [ruang kantor] tinggal atau pergi From: ukhtihazimah
- 7.
- Rahasia Seorang Pejuang From: hary
- 8.
- (Bahasa) 8 Puisi di 8-8-08 From: Elisa Koraag
Messages
- 1a.
-
Re: (Catatan Kaki) Kejaaar eeeuuuy
Posted by: "dyah zakiati" adzdzaki@yahoo.com adzdzaki
Fri Aug 8, 2008 6:21 pm (PDT)
Terima kasih banyak...
iya nih, lagi memaksa tuk memotivasi diri dengan harapan dapat motivasi juga dari orang lain. ^_^.
Jalan-jalan di kuburan enakan mana? Kalau buat muhasabah sih enakan sendiri (jadi ingat dulu disuruh mengingat kematian ke kuburan terus langsung aja ke kuburan di rawamangun dekat kampus tercintaku, hehehe, karena ndak ada saudara, asal aja duduk dekat kuburan entah siapa).
Kalau malam-malam, huhuhuhu, terima kasiiiih deh, biar rame-rame juga. Khawatir ganggu euuuy orang yang lagi berduaan di kuburan (ada aja orang zaman sekarang yah).
Jadi ingat waktu aku sama Novi ke rapat milad di Sentra Mulia lewat kuburan. Pengalaman yang lucu tapi aneh.
Terima kasih sekali lagi yaaa, maaf agak kurang nyambung. Lagi menghibur diri juga, soalnya.
Salam
Dyah
----- Original Message ----
From: Orizha Isfahan <orizha.isfahan@gmail.com >
To: sekolah-kehidupan@yahoogroups. com
Sent: Friday, August 8, 2008 10:25:57 PM
Subject: Re: [sekolah-kehidupan] (Catatan Kaki) Kejaaar eeeuuuy
Ketika kita dimotivasi dan akhirnya ternotivasi, maka cara yang paling
efektif
adalah menularkan motivasi tersebut dengan memotivasi orang-orang yang
berhubungan atau yang berinteraksi dengan kita.
Kenapa motivasi sering redup? Karena kita hanya memotivasi diri sendiri.
Enakan mana, jalan sendiri di kuburan atau jalam rame-rame di kuburan?
Analoginya anggap aja pas.
Salam,
Isfahan
- 1b.
-
Re: (Catatan Kaki) Kejaaar eeeuuuy
Posted by: "Yon's Revolta" muyasa@gmail.com freelance_corp
Fri Aug 8, 2008 7:26 pm (PDT)
Seperti kata Pak Teha
JANGAN PERNAH MENYERAH
JANGAN PERNAH MENYERAH
JANGAN PERNAH MENYERAH
he he
salam
yon's
http://sekolahjurnalis.com
--- In sekolah-kehidupan@yahoogroups. , dyah zakiati <adzdzaki@..com .>
wrote:
>
> Lebih mudah mana, memotivasi atau dimotivasi. Entahlah, saat ini
saya terlalu sedih dan bingung untuk membandingkan keduanya. Saya
harus dapatkan "itu" tapi saya juga harus berjuang keras bahkan tuk
sekedar bisa membayangkan, haloooo, kamu pasti bisa. Yups, pernah
dengar kesempatan tidak pernah datang dua kali? Kesempatan itu telah
datang pada saya, bisa dibilang lebih dari tiga kali bahkan, tapi
bodohnya saya (hampir tak pernah saya mengemukakan kata itu, baik
untuk diri saya dan diri orang lain, sungguh. Tapi pada saat ini saya
memang merasa benar-benar bodoh dan tak berarti) saya telah
menyia-nyiakannya.
>
> Kalau saya sendiri saja tak percaya bisa mendapatkannya, bagaimana
orang lain juga bisa mempercayainya? Tapi bukan masalah orang lain di
sini. Masalah yang ada adalah saya harus memaksakan diri saya untuk
mempercayai bahwa saya pasti bisa. Saya akan dapat kesempatan terakhir
saya setelah Allah begitu baiknya memberikan kesempatan pada saya
berulang-ulang. Ya, selagi masih ada kesempatan dan masih bisa
diperjuangkan, maka saya harus bisa meyakinkan diri saya, saya bisa.
Saya akan dapatkan itu. Pasti. Walau untuk kali ini saya harus
berdarah-darah. Walau untuk kali ini saya harus menghadapi hati-hati
yang mungkin sudah begitu murka pada saya dan mungkin juga mengatakan,
"Tak tau diri sekali,kamu!" dalam hatinya. Oh, tidak! Saya harus
berbaik sangka. Saya harus percaya bahwa Allahlah sang pemilik hati,
maka saya akan memohon agar Allah membantu saya menghadapi hati-hati
itu. Semoga hati-hati itu dapat luluh dan bersedia membantu saya.
>
> Biarlah. Toh hal ini memang layak diperjuangkan. Kalaupun tak saya
dapatkan, okelah, saya memang salah. Tapi setidaknya di akhir
kesempatan saya, saya telah memperjuangkannya. Tapi untuk saat ini
saya masih punya harapan. Saya harus berpikir saya bisa. Kejar terus.
Kejar. Kejar.
>
> Saya sampai berpikir andaikan waktu bisa berputar kembali. Tidak,
biarpun waktu bisa berputar kembali saya takkan mau memutarnya. Bila
satu elemen berubah, elemen lain pasti akan berubah (hehehe, pengaruh
menonton Quantum Sleep). Oke, mungkin saya akan memperbaiki kesalahan
saya waktu itu hingga tak terjadi penyesalan seperti ini, tapi siapa
yang bisa menjamin kemudian semuanya tidak berubah? Bisa jadi saya
kemudian tidak akan menemukan teman-teman yang begitu indah mewarnai
hidup saya. Bisa jadi saya tak menemukan ia yang begitu berharga. Ia
yang begitu baik, yang mempesona saya dengan ketulusan hatinya. Tidak.
Saya tidak mau menukar keberhasilan saya di satu sisi dengan keindahan
yang begitu menakjubkan saya di sisi lain. Biarlah ini jadi pelajaran
buat saya.
>
> Ya, kesalahan, kegagalan, langkah-langkah yang sempat terhenti, itu
adalah pengalaman yang menyakitkan memang. Tapi begitu berharga bila
kita bisa menjadikannya mutiara pengalaman tuk berjuang lebih baik dan
tegar. Ia akan jadi tak berharga bahkan jadi sampah bila kemudian kita
tak belajar dari hal itu.
>
> Sampai saat ini saya masih percaya, atau bisa dibilang berusaha
percaya saya pasti bisa. Jadi saya bisa! Mohon doanya ya sahabat. Saya
membutuhkan doa sahabat.
>
- 2.
-
(Artikel) Perjalanan Kepenulisan Tahun Ini
Posted by: "Rini Agus Hadiyono" rinurbad@yahoo.com rinurbad
Fri Aug 8, 2008 6:31 pm (PDT)
Ketika memutuskan terjun di bidang
penulisan sepenuhnya, saya berniat melebarkan sayap seluas mungkin.
Menjajal kemampuan di segala sudut, berawal dari dunia web copywriting
dan jurnalistik online.
Setelah 6 tahun berlalu, saya tersadar bahwa coba-coba ada risikonya.
Saya memiliki keterbatasan yang tak bisa dipaksakan. Ibarat penyakit
maag, jika sudah tahu lambung sensitif maka jangan nekad makan
pedas-pedas. Bahasa sederhananya, saya mesti tahu diri.
Tahun 2008 hampir berakhir, tiba saatnya untuk merenungkan apa yang
telah saya hasilkan sejauh ini.
Buku yang terbit:
4 hasil terjemahan
1 hasil editan
1 buku solo
1 buku non fiksi sebagai kontributor
Artikel di media cetak: 0
Sisi penyuntingan:
Lebih sering memproofread dan menyunting tulisan sendiri. Sesuatu yang
tak layak diabaikan untuk menghasilkan karya sebaik mungkin, serta
proses belajar yang tidak boleh berhenti. Kali ini ada keterbaruan,
merujuk pada KBBI seratus persen karena penerbit yang dituju berkiblat
ke sana.
Dalam 4 bulan ke depan, jika tiada aral melintang, dua buku akan
lahir. Sama-sama memuat tulisan saya 'hanya' sebagai kontributor,
alias proyek keroyokan. Tetapi saya sangat berharap perjalanannya
lancar, mengingat yang satu adalah fiksi. Wilayah yang jarang saya
'kunjungi'.
Mungkin tahun ini, saya lebih mengedepankan mimpi dalam arti porsi
idealisme lebih besar dibanding sebelumnya. Melirik tren yang mencetak
buku-buku bestseller menggiurkan juga. Tetapi saya sedang ingin
mengoper ke gigi dua, supaya aktivitas berkarya menjadi nikmat. Dengan
begitu, kabar-kabar sopan yang disampaikan penerbit mengenai penundaan
cetak bahkan penolakan suatu tema akibat seleksi yang kian ketat
(berhubungan dengan melonjaknya harga kertas) dapat saya tanggapi
dengan senyum dan pengertian.
Sekadar coretan iseng sambil mencicil To Do List di pagi yang
berangin,
Rinurbad
- 3a.
-
Re: (Ruang Kantor) Well done
Posted by: "Yon's Revolta" muyasa@gmail.com freelance_corp
Fri Aug 8, 2008 7:27 pm (PDT)
omong-omong di perusahaaan jepun yah
benarkah om galih :-)
salam
yon's
http://penakayu.blogspot. com
--- In sekolah-kehidupan@yahoogroups. , "ketik_galih"com
<ketik_galih@...> wrote:
>
> Aku senang, aku senang, terima kasih Tuhan atas pertolongan dan
> bimbingan-Mu. Senang rasanya jika tugas telah terselesaikan dengan
> baik. Betapa tidak, dua minggu aku mempersiapkan semuanya dan lega
> terasa jika jerih payah ini terbayarkan dengan sambutan tepuk tangan
> yang cukup ramai.
>
> Peristiwa tadi merupakan sejarah dan pengalaman baru buat diriku
> selama aku berstatus sebagai pekerja. Aku bersyukur pengalaman
> pertama ini memberikan kesan yang begitu positif buat diriku. Bahkan
> memberikan kepercayaan diriku pun bertambah bahwa dengan segala
> keterbatasanku bisa menghasilkan prestasi.
>
> Kompetisi tentang Improvement Activity awal mulanya dikhususkan
> untuk sektor qc dan produksi. Hal ini dikarenakan pos pengeluaran
> terbesar perusahaan terletak di dua tempat itu. Untuk itu, untuk
> departemen diluar keduanya tidak bisa dilibatkan. Walhasil, jalan-
> jalan ke Jepang menjadi monopoli kedua seksi tersebut.
>
> Melalui wadah karyawan di perusahaan diusulkan bahwa Improvement
> Activity bukan hanya bagian qc dan produksi saja yang bisa
> melakukan. Semuak bagian yang terkait dengan jalannya perusahaan
> selalu ada peluang untuk melakukan Improvement Activity. Atas dasar
> inilah pihak manajemen menetapkan bahwa mulai tahun ini akan
> diadakan kompetisi Improvement Activity yang melibatkan semua
> bagian yang berada di office.
>
> Pada mulanya aku diperintahkan untuk bergabung dalam kompetisi yang
> berjalan di produksi dan qc mengingat pekerjaanku mempunyai hubungan
> langsung dengan kedua bagian tersebut. Namun, setelah keputusan
> manajemen keluar, dimana diterangkan bahwa untuk staff office akan
> mengadakan kompetisi tersendiri, maka aku pun bergabung didalamnya.
>
> Mengingat ini merupakan hal pertama buat diriku aku kesulitan untuk
> menentukan tema apa yang akan diangkat. Hal ini dikarenakan
> keinginan atasan untuk mengangkat Improvement Activity yang
> memberikan banyak benefit buat perusahaan. Yang membuat sulit adalah
> untuk tahun ini Improvement Activity yang berhasil dibuat tidaklah
> terlalu signifikan apabila dibandingkan dengan tahun sebelumnya.
>
> Akhrinya setelah tiga kali ganti tema aku memutuskan untuk
> mempertahankan tema yang ketiga ini. Aku berusaha untuk fokus
> membedah tema yang akan diangkat mengingat waktu untuk
> mempersentasikan Improvement Activity hanya tinggal 2 minggu lagi.
> Aku mencoba membuat format persentasi sebaik mungkin. Hal ini
> penting sebagai key point guna pencapaian target yang telah
> ditetapkan, yaitu menjuarai kompetisi yang baru pertama kali
> diadakan.
>
> Tidaklah mudah mempersiapkan data terlebih pihak manajemen
> mangharuskan dalam bahasa inggris. Tahu sendiri bahasa Inggrisku
> jeblok dan kalau kena air,becek banget, alias belepotan. Fiyuh...
> cukup memeras otak juga.
>
> If there is a will there is a way, benar juga nasihat itu. Terbukti
> lho, dalam dua minggu aku dapat menyelesaikan materi persentasi
> meski dengan ditemani tetesan keringat dan kerutan kulit dahi.
> Masalah berikutnya adalah cara persentasinya.
>
> Aku harus mengulangi sampai tiga kali latihan persentasi materi yang
> akan aku angkat dalam kompetisi tersebut. Hal ini dilakukan untuk
> sedikit meredam yang namanya grogi, deg-degan karena demam podium.
> Sekaligus latihan ini sebagai sarana latihan dan mengoreksi struktur
> bahasa Inggrisku yang secara tata bahasanya ngaco bin ngawur. Habis,
> besar di Indonesia sih, kalaupun bisa berbahasa Inggris, itupun
> hanya sedikit dan akan hilang selepas makan kangkung dan tempe.
>
> Well, pokoknya bismillah saja, hasilnya bagaimana nanti. Yang
> oenting sudah berusaha seoptimal mungkin.
>
> Tibalah giliranku untuk memaparkan presentasi Improvement Activity
> kepada semua audiens yang hadir. Rasa grogi memang teman yang paling
> setia jika sedang berada pada acara-acara seperti ini. Namun,
> syukurlah, si grogi tidak sendiri, ia ditemani dengan si dek-dekan.
> Jadi, dua hal yang negatif berubah menjadi positif. Masih ingat
> perkalian dua angka negatif akan menjadi positif? Itulah yang
> terjadi ketika aku sedang berada di podium.
>
> Aku memaparkan satu per satu slide-slide materi di depan para dewan
> jenderal dan pejabat tinggi lainnya. Sorry, maksudnya di depan para
> manager, supervisor, juga japaneese staff. Pertanyaan-demi
> pertanyaan aku perhatikan dan aku jawab sebisaku. Alhamdulillah
> semuanya terjawab dengan baik.
>
> 30 menit berlalu dan aku pun menutup persentasiku. Di luar dugaan
> seluruh peserta memberikan tepuk tangan yang ramai. Begitu aku turun
> dari podium beberapa teman kantor menyalamiku. Bahkan seusai acara
> kompetisi dua orang atasanku merasa puan denga persentasiku.
>
> "Galih san, selamat."
>
> Yasukawa san, GM untuk bagianku pun ikut memberikan komentar
> positfnya," Galih san, tadi bagus sekali."
>
> Thanks Good, semuanya dapat berjalan dengan baik. Aku tidak begitu
> memikirkan siapa yang akan keluar menjadi pemenang yang akan
> diumumkan hari senin besok. Yang jelas, sambutan positif dari
> berbagai pihak sudah merupan apresiasi tersendiri buatku.
>
> Aku senang, aku senang, aku senang........
>
- 4.
-
New file uploaded to sekolah-kehidupan
Posted by: "sekolah-kehidupan@yahoogroups.com" sekolah-kehidupan@yahoogroups.com
Fri Aug 8, 2008 7:46 pm (PDT)
Hello,
This email message is a notification to let you know that
a file has been uploaded to the Files area of the sekolah-kehidupan
group.
File : /Maklumat Kabinet ESKA 2008-2010
Uploaded by : pandika_sampurna <pandika_sampurna@yahoo.com >
Description : Deskripsi Postingan
You can access this file at the URL:
http://groups.yahoo.com/ group/sekolah- kehidupan/ files/Maklumat% 20Kabinet% 20ESKA%202008- 2010
To learn more about file sharing for your group, please visit:
http://help.yahoo.com/ l/us/yahoo/ groups/original/ members/web/ index.htmlfiles
Regards,
pandika_sampurna <pandika_sampurna@yahoo.com >
- 5.
-
[rampai tak sampai] Antara ruas.
Posted by: "jun an nizami" tinta_mirah@yahoo.co.id tinta_mirah
Fri Aug 8, 2008 7:47 pm (PDT)
Langkah-langkah kelana di jegal ruas-ruas.
Ke purba,ke tua.
Ke hulu,ke hilir.
Ikut ke muara,menembus arus???
Tak ada penjual permadani terbang.untuk kepala yang dihadang bimbang.
Bandung.09.08.08
Puisi asal bunyi,asal ketik,asal cabik.untuk test kelas baru.dan hanya sekedar untuk turut campur bersama angin pagi yang sedang mengheningkan cipta.tapi,sesekali dia nakal juga, dengan ikut menghabiskan tiap batang rokokku.untung tidak dengan kopiku.
Salam_mirah: jun nizami
http://zunannizami.multiply. com
Yahoo! Toolbar kini dilengkapi Anti-Virus dan Anti-Adware gratis.
Download Yahoo! Toolbar sekarang.
http://id.toolbar.yahoo.com
- 6a.
-
[ruang kantor] tinggal atau pergi
Posted by: "Andri Triwidyastuti" andricupu@yahoo.com andricupu
Fri Aug 8, 2008 8:31 pm (PDT)
Tinggal
atau pergi ?
Dua
pertanyaan itu yang belakangan ini cukup mengganggu pikiran saya.
Dimulai saat saya dipanggil oleh Wadirum secara khusus. Beliau
menyampaikan bahwa saya telah "diminta" oleh pusat untuk mengisi
posisi kosong disana. Hal ini dimungkinkan karena kantor tempat saya
bekerja adalah salah satu cabang dari belasan cabang lain yang
dikelola secara terpusat di Jakarta. Saya sempat kaget juga. Jujur,
saya sama sekali tidak menduga pertanyaan tersebut. Sebenarnya,
mutasi antar cabang adalah hal yang biasa. Yang membuat kaget adalah
karena sebelumnya saya pernah bekerja di pusat, kemudian dimutasi ke
cabang saat ini. Pertanyaan ini berselang beberapa hari dari
pertanyaan Direktur yang memang pernah menanyakan kesediaan saya
untuk ditempatkan di cabang baru yang akan mulai operasional pada
tahun 2009, bukan di pusat. Namun, pada saat itu saya berkeberatan,
karena rute angkutan umum yang sulit dijangkau.
Tinggal
atau pergi ?
Di
satu sisi saya menginginkan perkembangan dalam karir saya, merasa
sudah mulai jenuh dengan pekerjaan saat ini dan menginginkan
tantangan baru. Di sisi lain, untuk mencoba di tempat baru, belum ada
keberanian untuk menerima resiko kegagalan. Meskipun masih ada
kemungkinan untuk menemukan tempat yang lebih baik, namun saya masih
mempertanyakan apakah saya bisa memperoleh pekerjaan dan lingkungan
yang cukup menyenangkan seperti di tempat sekarang. Kondisi saat ini
sudah mulai cukup stabil. Dan hal inilah yang saya takutkan juga.
Saya tidak mau terus berkubang dalam comfort
zone, dan
terbiasa manja dengan berbagai fasilitas yang diberikan.
Tinggal
atau pergi ?
Ada
rekan yang mempertanyakan kenapa masalah ini dibuat cukup rumit ?
Kalau sudah bosan keluar saja, cari pekerjaan baru. Untuk saya tidak
semudah itu. Buat saya kantor adalah keluarga kedua saya, bukan cuma
tempat sekedar bekerja. Bertemu atasan yang dapat mengayomi anak
buahnya, belajar dewasa melalui interaksi dengan rekan2 kerja lain.
Belajar menyikapi beraneka macam karakter yang saya temui. Mungkin
terkesan berlebihan. Tapi itu yang membuat saya bersemangat setiap
berangkat ke kantor. Bertemu dengan " keluarga " saya yang lain.
Sama dengan bersemangatnya saya setiap membuka email dan menemukan
banyak email inspiratif dari rekan2 milis.
Pilihan
apapun yang akhirnya akan saya ambil, semua ada konsekuensinya. Dan
mencari jawabannya adalah peer saya. Dan pastinya saya tidak
sendirian, seperti biasa ( terutama bila ada masalah
), saya akan berdialog dengan Sang Maha Tahu.
Jadi,
tinggal atau pergi ?
- 6b.
-
Re: [ruang kantor] tinggal atau pergi
Posted by: "ukhtihazimah" ukhtihazimah@yahoo.com ukhtihazimah
Fri Aug 8, 2008 11:02 pm (PDT)
comfort zone. . .jadi inget waktu aq bimbang mau
keluar dari zona itu, trus ada teman tanya, apakah
kau akan terus tertidur sedangkan kau mampu berlari
bebas dan berteriak?
mudeng gk yo?!
eniwei, klo dikau tinggal, posisi bwt daku aje. . .
halah
salam
--- In sekolah-kehidupan@yahoogroups. , Andricom
Triwidyastuti <andricupu@...> wrote:
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
> Tinggal
> atau pergi ?
- 7.
-
Rahasia Seorang Pejuang
Posted by: "hary" hary_jkt@yahoo.com hary_jkt
Fri Aug 8, 2008 11:14 pm (PDT)
Rahasia Seorang Pejuang
(17 Agustus 1995)
* * * * *
Usai upacara di sekolah, menikmati pagi yang riuh oleh hiasan bendera di sepanjang jalan, saya bergegas melangkah menuju rumah. Hangat sinar matahari yang baru saja seperempat naik ke permukaan cukup membuat suhu udara menjadi panas dan memicu adrenalin untuk mempercepat langkah. Ditambah lagi ketika berpapasan dengan segerombolan anak balita bersama orang tuanya menuju tanah lapang untuk mengikuti lomba 17an membuat saya semakin tak sabar. Langkah kaki ini, ingin rasanya memasang roket pada alasnya untuk mempercepat. Meski saat ini saya rasakan kecepatan langkahnya nampak tak jauh berbeda dari lomba jalan cepat di olimpiade, namun saya tak ingin berlari untuk mempercepatnya lagi. Bukan apa-apa, takut dianggap berlebihan oleh yang melihat. Untunglah dalam jarak pandang mata, tiang listrik penanda ujung gang terakhir yang harus saya lewati sudah terlihat. Dari tikungan itu, rumah saya hanya tinggal beberapa langkah.
"Assalamualaikum ", ucap saya riuh rendah ketika tiba depan pintu rumah. Dengan napas yang tersengal saya segera melepas sepatu dan menentengnya ke dalam
[baca selengkapnya]
*bila tidak bisa, silahkan copy paste link: http://www.hlasmana.myflexiland. com/
_____________ Hary Lasmana [at] Rezaervani [dot] com
http://hlasmana.rezaervani. com
http://hlasmana.dagdigdug. com
blog archive | http://pirez.blogs.friendster .com/pirezs_ blog/
- 8.
-
(Bahasa) 8 Puisi di 8-8-08
Posted by: "Elisa Koraag" elisa201165@yahoo.com elisa201165
Sat Aug 9, 2008 1:12 am (PDT)
8 PUISI DI 8-8-08
Icha Koraag
1. INSYAF
Ku coba lalui
Kehidupan yang harus ku jalani
Mengandalkan naluri
Dan kekerasan hati
Namun semua menjadi tak pasti
Terdengar suara di sudut nurani
Menyentak ke dalam sanubari
Berseru tuk aku melunakan hati
Agar aku segera kembali
Dalam terang kasih Ilahi
2. CINTA
Kala lidah ini kelu
berseru memanggilmu
Ku harap Kau dengar
Lewat pelangi yang berpendar
Dalam warna kehidupan
Yang tawarkan kedamaian
Cintapun Kau hadirkan
Lewat bayu yang Kau hembuskan
3. SENANDUNG HATI
Indah dan sempurna
Semua karya ciptaMu
Alam semesta
Tempat semua machluk Kau cipta
Besar dan agung namaMu
Membuat semua insan bersujud
Dalam doa dan pujian
Dengan senandung hati
4. ALVA DAN OMEGA
Dalam keterbatasanku
Tak ada cacad di mataMu
Dalam galauku
Kau tawarkan kedamaian
Kaulau sumbar air kehidupan
Tempat dimana
Semua berawal dan berakhir
Kaulah alva dan omega
5. JAWABMU
Dengan kehati-hatian
Coba ku lalui jalan ini
Walau penuh onak duri
Kutahu dan ku sadari
Karena aku memang mencari
Sumber ketenangan diri
Kuterjaga dari lelap
Cahya purnama tengah menatap
Menimpa wajahku dalam gelap
terasa sebagai jawabMu yang menggenap
Sehingga membuat langkahku menjadi mantap
6. SUMBER KETENANGAN
Ku tersersentak
Seakan ada semangat baru
Menghapus semua biru
Membuatku terharu
Engkaulah
Sumber rasa tenang
Saatku merasa gamang
Dan kini ku merasa senang
7. SEMPATKAH AKU BANGGAKAH DIRIMU?
Sulit merangkai kata
tuk gambarkan syukurku
karena cintaMu sesakan nafasku
kelu lidahku tuk naikkan pujian
sepasti pelangsi sesudah hujan
sepasti itu hadirMu
lena diriku lupakan Engkau
nyaris putuskan asaku
Padahal nyata jejakMu dalam mata batinku
Besar cintaMu, rangkul aku dengan sayang
Kau belai aku dengan kelembutan kasih
Kau murnikan jiwa bebalku
Dengan hangat pelukMu.
Sempatkah aku banggakan diriMu?
8. WARNA-WARNI KEHIDUPAN
Birunya langit dan laut
Masih lebih biru dukaku
Semburat merahnya mentari
Lebih merah amarahku
Hijaunya rumput di padang
Masih lebih hijau rasaku
Hitam gelapnya malam
Tak lebih pekat dari dosaku
Masihkah kuharap putih seputih salju?
Tuk ronai hariku?
Ku tak ingin putih
Ku ingin nila, kuning dan jingga
tuk genapi pelangi kehidupan
karena ku tau
hidup tak hanya satu warna.
Tangerang, 8 Agustus 2008
Aku ngeblog maka aku bahagia:
http://puisinyaicha.blogspot. com/
Need to Reply?
Click one of the "Reply" links to respond to a specific message in the Daily Digest.
Change settings via the Web (Yahoo! ID required)
Change settings via email: Switch delivery to Individual | Switch format to Traditional
Visit Your Group | Yahoo! Groups Terms of Use | Unsubscribe
Tidak ada komentar:
Posting Komentar