Messages In This Digest (22 Messages)
- 1.1.
- (Woro-woro) Milad Eska ke 5 tahun 2011 From: Siu Elha
- 1.2.
- Re: (Woro-woro) Milad Eska ke 5 tahun 2011 From: Sugeanti Madyoningrum
- 1.3.
- Re: (Woro-woro) Milad Eska ke 5 tahun 2011 From: Mimin
- 1.4.
- Re: (Woro-woro) Milad Eska ke 5 tahun 2011 From: Nursalam AR
- 1.5.
- Re: (Woro-woro) Milad Eska ke 5 tahun 2011 From: Taufiq cbn
- 1.6.
- Re: (Woro-woro) Milad Eska ke 5 tahun 2011 From: fiyan arjun
- 2.
- [Catcil] Ketika Bangku Bis Kota Terasa Mahal (kenangan 5 tahun lalu) From: Nursalam AR
- 3.
- [Tips Menulis] Belajar dari Hemmingway dan Hamka From: Nursalam AR
- 4.1.
- Re: Nama Suami di Belakang Nama Istri? Bolehkah? From: satriyo
- 4.2.
- Re: Nama Suami di Belakang Nama Istri? Bolehkah? From: t.wfarida
- 4.3.
- Re: Nama Suami di Belakang Nama Istri? Bolehkah? From: Nursalam AR
- 4.4.
- Re: Nama Suami di Belakang Nama Istri? Bolehkah? From: Nursalam AR
- 5.
- Memasak itu Menakjubkan From: Ruli Amirullah
- 6a.
- Re: Selamat Ulang Tahun Kota Jakarta From: fiyan arjun
- 7a.
- [Kisah Relawan] bertemu seorang brother dari Palestina From: Muhammad Nahar Rasjidi
- 7b.
- Re: [Kisah Relawan] bertemu seorang brother dari Palestina From: Nursalam AR
- 8.1.
- Re: [Info Eska] Milad V di Jogjakarta From: t.wfarida
- 8.2.
- Re: [Info Eska] Milad V di Jogjakarta From: Nursalam AR
- 8.3.
- Re: [Info Eska] Milad V di Jogjakarta From: Mimin
- 9.
- Artikel: Cara Praktis Membangun Budaya Belajar Di Unit Kerja From: Dadang Kadarusman
- 10a.
- [Catcil] Batanam Pisang From: Nia Robie'
- 10b.
- Re: [Catcil] Batanam Pisang From: Nursalam AR
Messages
- 1.1.
-
(Woro-woro) Milad Eska ke 5 tahun 2011
Posted by: "Siu Elha" siuelha@yahoo.com siuhik
Mon Jul 11, 2011 6:28 pm (PDT)
Bismillahirrahmaanirrahiim
Assalaamu'alaikum Wr wb.
Selamat Pagiiii, Eskaers......(girang jingkrak-jingkrak)
Apa Kabar semuanya? Sepertinya pagi ini sangat cerah yaaa.. Semoga hari-hari
warga Eska juga secerah suasana pagi ini.
Inti dari kebahagiaan saya (khususnya) pagi ini karena saya bisa posting lagi di
Milis tercintah ini, setelah berbulan-bulan email saya mati suri, sehingga harus
ganti account untuk bisa posting lagiii... (halah yg bagian ini dilewati saja,
ndak penting banget!).
Jadi begini, tentang milad yang kabarnya sempat simpang siur, ndak jelas, maka
dengan hati riang gembira saya diberi mandat oleh Pak Marbot untuk mengumumkan
tentang kelanjutan Milad Eska ke V, Insyaallah Milad ke V Milis Sekolah
Kehidupan akan dilaksanakan pada :
Hari / tgl: Sabtu, 16 Juli 2011
Tempat : Gedung Bidakara Jakarta
Acara : Kumpul Bareng Lepas Kangen, Curhat, Nggosip, Ato bikin sesuatu yang
Serius, yang jelas akan diudarai dengan cinta (tsahhh)
Dalam rangka MILAD ESKA ke V tahun 2011.
Jam: 17.00 s/d 19.30 WIB (thet ya nggak pake karet jamnya).
Tolong dicatat, dan diberi reminder di BB n Hapenya yaaa.... (halah)
So, monggo... siapapun segera mendaftar diacara ini, free! (Tapi harus daftar
ya!) Langsung aja email ini direply untuk mendaftar, nanti akan kami rekap.
Oh ya, sepertinya acara ini kurang semarak tanpa 'ritual' khas Eskaers, jadi
untuk menambah gayeng suasana karena kita juga lamaaa sekali ndak ketemu, yuk
kita bawa kado ya, akan ada acara tuker kado dan mohon didalam kadonya diselipi
kata harapanmu untuk sahabat yang akan menerima kado itu. Harganya jangan lebih
dari 20 ribu ya?
mmm... sepertinya sudah cukup woro-woro saya, karena mepetnya waktu mohon segera
mendaftar ya, untuk mempermudah persiapan acara.
Bila ada hal yang kurang jelas monggo tanya langsung ke :
Pak Marbot (Pak Suhadi) 081 21089865 /081938385279
Siwi (0811342470)
Semoga acara ini diberi kelancaran, kesuksesan dan berkah yang menaunginya. Amin
Wassalam Wr. wb. - 1.2.
-
Re: (Woro-woro) Milad Eska ke 5 tahun 2011
Posted by: "Sugeanti Madyoningrum" ugikmadyo@gmail.com sinkzuee
Mon Jul 11, 2011 6:38 pm (PDT)
Wa'alaikumsalam wr wb
Mbak, daftar ya.
1. Ugik Madyo - SK Bandung *ngacuung tinggi2
2011/7/12 Siu Elha <siuelha@yahoo.com >
> **
>
>
> Bismillahirrahmaanirrahiim
> Assalaamu'alaikum Wr wb.
>
> Selamat Pagiiii, Eskaers......(girang jingkrak-jingkrak)
>
> Apa Kabar semuanya? Sepertinya pagi ini sangat cerah yaaa.. Semoga
> hari-hari warga Eska juga secerah suasana pagi ini.
>
> Inti dari kebahagiaan saya (khususnya) pagi ini karena saya bisa posting
> lagi di Milis tercintah ini, setelah berbulan-bulan email saya mati suri,
> sehingga harus ganti account untuk bisa posting lagiii... (halah yg bagian
> ini dilewati saja, ndak penting banget!).
>
> Jadi begini, tentang milad yang kabarnya sempat simpang siur, ndak jelas,
> maka dengan hati riang gembira saya diberi mandat oleh Pak Marbot untuk
> mengumumkan tentang kelanjutan Milad Eska ke V, Insyaallah Milad ke V Milis
> Sekolah Kehidupan akan dilaksanakan pada :
>
> Hari / tgl : Sabtu, 16 Juli 2011
> Tempat : Gedung Bidakara Jakarta
> Acara : Kumpul Bareng Lepas Kangen, Curhat, Nggosip, Ato bikin sesuatu
> yang Serius, yang jelas akan diudarai dengan cinta (tsahhh)
> Dalam rangka MILAD ESKA ke V tahun 2011.
> Jam : 17.00 s/d 19.30 WIB (thet ya nggak pake karet jamnya).
>
> Tolong dicatat, dan diberi reminder di BB n Hapenya yaaa.... (halah)
>
> So, monggo... siapapun segera mendaftar diacara ini, free! (Tapi harus
> daftar ya!) Langsung aja email ini direply untuk mendaftar, nanti akan kami
> rekap.
>
> *Oh ya, sepertinya acara ini kurang semarak tanpa 'ritual' khas Eskaers,
> jadi untuk menambah gayeng suasana karena kita juga lamaaa sekali ndak
> ketemu, yuk kita bawa kado ya, akan ada acara tuker kado dan mohon didalam
> kadonya diselipi kata harapanmu untuk sahabat yang akan menerima kado itu.
> Harganya jangan lebih dari 20 ribu ya?*
>
> mmm... sepertinya sudah cukup woro-woro saya, karena mepetnya waktu mohon
> segera mendaftar ya, untuk mempermudah persiapan acara.
>
> Bila ada hal yang kurang jelas monggo tanya langsung ke :
> Pak Marbot (Pak Suhadi) 081 21089865 /081938385279
> Siwi (0811342470)
>
> Semoga acara ini diberi kelancaran, kesuksesan dan berkah yang menaunginya.
> Amin
>
> Wassalam Wr. wb.
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
--
Ugik Madyo
http://ugik.multiply. com
http://ugiksaja.blogspot. com
- 1.3.
-
Re: (Woro-woro) Milad Eska ke 5 tahun 2011
Posted by: "Mimin" minehaway@gmail.com mine_haway
Mon Jul 11, 2011 8:32 pm (PDT)
2011/7/12 Sugeanti Madyoningrum <ugikmadyo@gmail.com >
> **
>
>
> Wa'alaikumsalam wr wb
>
> Mbak, daftar ya.
>
> 1. Ugik Madyo - SK Bandung *ngacuung tinggi2
> 2. Mimin - SK Jakarta (mungkin datang telat, ada acara rutin dari jam 13.00
> - 17.00)
> 3. Fiyan Arjun - SK Jakarta
>
Makasih udah dibantu woro-woro ya Mbak Siwi *big hug*
Ayoo teman-teman yang suka nanya-nanya kabar Milad SK, buruan daftar ya!
--
http://min-shop.com <http://minesweet.blogspot. >com
http://id-networkers.com <http://minehaway.com/min-shop/ >
- 1.4.
-
Re: (Woro-woro) Milad Eska ke 5 tahun 2011
Posted by: "Nursalam AR" nursalam.ar@gmail.com
Mon Jul 11, 2011 8:38 pm (PDT)
Wa'alaikum salam wr.wb.
wah, welcome back,Mbak Siwi!
Hmmm..feel free = free dinner?:D
Oh ya, ini persisnya di gedung apa ya? Di Kompleks Bidakara, setahu
saya, ada beberapa tempat/bangunan yang biasa dipakai untuk acara
(Binakarna dll). CMIIW.
Insya Allah, saya hadir. Jika boleh (boleh gak nih?), ikut datang
beserta keluarga The Salams (bukan saingan The Jacksons):D
-Nursalam AR (SK Jakarta)
- Yuni Meganingrum (SK Jakarta)
- Muhammad Alham Navid (SK Junior) ^_^.
Terima kasih.
Tabik,
Nursalam AR
On 7/12/11, Siu Elha <siuelha@yahoo.com > wrote:
> Bismillahirrahmaanirrahiim
> Assalaamu'alaikum Wr wb.
>
> Selamat Pagiiii, Eskaers......(girang jingkrak-jingkrak)
>
> Apa Kabar semuanya? Sepertinya pagi ini sangat cerah yaaa.. Semoga
> hari-hari
> warga Eska juga secerah suasana pagi ini.
>
> Inti dari kebahagiaan saya (khususnya) pagi ini karena saya bisa posting
> lagi di
> Milis tercintah ini, setelah berbulan-bulan email saya mati suri, sehingga
> harus
> ganti account untuk bisa posting lagiii... (halah yg bagian ini dilewati
> saja,
> ndak penting banget!).
>
> Jadi begini, tentang milad yang kabarnya sempat simpang siur, ndak jelas,
> maka
> dengan hati riang gembira saya diberi mandat oleh Pak Marbot untuk
> mengumumkan
> tentang kelanjutan Milad Eska ke V, Insyaallah Milad ke V Milis Sekolah
> Kehidupan akan dilaksanakan pada :
>
> Hari / tgl: Sabtu, 16 Juli 2011
> Tempat : Gedung Bidakara Jakarta
> Acara : Kumpul Bareng Lepas Kangen, Curhat, Nggosip, Ato bikin sesuatu yang
> Serius, yang jelas akan diudarai dengan cinta (tsahhh)
> Dalam rangka MILAD ESKA ke V tahun 2011.
> Jam: 17.00 s/d 19.30 WIB (thet ya nggak pake karet jamnya).
>
> Tolong dicatat, dan diberi reminder di BB n Hapenya yaaa.... (halah)
>
> So, monggo... siapapun segera mendaftar diacara ini, free! (Tapi harus
> daftar
> ya!) Langsung aja email ini direply untuk mendaftar, nanti akan kami rekap.
>
> Oh ya, sepertinya acara ini kurang semarak tanpa 'ritual' khas Eskaers, jadi
> untuk menambah gayeng suasana karena kita juga lamaaa sekali ndak ketemu,
> yuk
> kita bawa kado ya, akan ada acara tuker kado dan mohon didalam kadonya
> diselipi
> kata harapanmu untuk sahabat yang akan menerima kado itu. Harganya jangan
> lebih
> dari 20 ribu ya?
>
> mmm... sepertinya sudah cukup woro-woro saya, karena mepetnya waktu mohon
> segera
> mendaftar ya, untuk mempermudah persiapan acara.
>
> Bila ada hal yang kurang jelas monggo tanya langsung ke :
> Pak Marbot (Pak Suhadi) 081 21089865 /081938385279
> Siwi (0811342470)
>
> Semoga acara ini diberi kelancaran, kesuksesan dan berkah yang menaunginya.
> Amin
>
> Wassalam Wr. wb.
--
www.nursalam.wordpress. com
- 1.5.
-
Re: (Woro-woro) Milad Eska ke 5 tahun 2011
Posted by: "Taufiq cbn" tendo_cbn@yahoo.co.id tendo_cbn
Mon Jul 11, 2011 9:42 pm (PDT)
Taufiq daftar...!!! bareng istri ma Ain ya.. boleh..boleh?? oya tolong alamat lengkap gedung dan Jalurnya ya...
salam,
Taufiq
Bismillahirrahmaanirrahiim
Assalaamu'alaikum Wr wb.
Selamat Pagiiii, Eskaers......(girang jingkrak-jingkrak)
Apa Kabar semuanya? Sepertinya pagi ini sangat cerah yaaa.. Semoga hari-hari warga Eska juga secerah suasana pagi ini.
Inti dari kebahagiaan saya (khususnya) pagi ini karena saya bisa posting lagi di Milis tercintah ini, setelah berbulan-bulan email saya mati suri, sehingga harus ganti account untuk bisa posting lagiii... (halah yg bagian ini dilewati saja, ndak penting banget!).
Jadi begini, tentang milad yang kabarnya sempat simpang siur, ndak jelas, maka dengan hati riang gembira saya diberi mandat oleh Pak Marbot untuk mengumumkan tentang kelanjutan Milad Eska ke V, Insyaallah Milad ke V Milis Sekolah Kehidupan akan dilaksanakan pada :
Hari / tgl : Sabtu, 16 Juli 2011
Tempat : Gedung Bidakara Jakarta
Acara : Kumpul Bareng Lepas Kangen, Curhat, Nggosip, Ato bikin sesuatu yang Serius, yang jelas akan diudarai dengan cinta (tsahhh)
Dalam rangka MILAD ESKA ke V tahun 2011.
Jam : 17.00 s/d 19.30 WIB (thet ya nggak pake karet jamnya).
Tolong dicatat, dan diberi reminder di BB n Hapenya yaaa.... (halah)
So, monggo... siapapun segera mendaftar diacara ini, free! (Tapi harus daftar ya!) Langsung aja email ini direply untuk mendaftar, nanti akan kami rekap.
Oh ya, sepertinya acara ini kurang semarak tanpa 'ritual' khas Eskaers, jadi untuk menambah gayeng suasana karena kita juga lamaaa sekali ndak ketemu, yuk kita bawa kado ya, akan ada acara tuker kado dan mohon didalam kadonya diselipi kata harapanmu untuk sahabat yang akan menerima kado itu. Harganya jangan lebih dari 20 ribu ya?
mmm... sepertinya sudah cukup woro-woro saya, karena mepetnya waktu mohon segera mendaftar ya, untuk mempermudah persiapan acara.
Bila ada hal yang kurang jelas monggo tanya langsung ke :
Pak Marbot (Pak Suhadi) 081 21089865 /081938385279
Siwi (0811342470)
Semoga acara ini diberi kelancaran, kesuksesan dan berkah yang menaunginya. Amin
Wassalam Wr. wb.
- 1.6.
-
Re: (Woro-woro) Milad Eska ke 5 tahun 2011
Posted by: "fiyan arjun" fiyanarjun@gmail.com
Mon Jul 11, 2011 9:59 pm (PDT)
sipp nti bawa kadonya...
2011/7/12 Siu Elha <siuelha@yahoo.com >
> **
>
>
> Bismillahirrahmaanirrahiim
> Assalaamu'alaikum Wr wb.
>
> Selamat Pagiiii, Eskaers......(girang jingkrak-jingkrak)
>
> Apa Kabar semuanya? Sepertinya pagi ini sangat cerah yaaa.. Semoga
> hari-hari warga Eska juga secerah suasana pagi ini.
>
> Inti dari kebahagiaan saya (khususnya) pagi ini karena saya bisa posting
> lagi di Milis tercintah ini, setelah berbulan-bulan email saya mati suri,
> sehingga harus ganti account untuk bisa posting lagiii... (halah yg bagian
> ini dilewati saja, ndak penting banget!).
>
> Jadi begini, tentang milad yang kabarnya sempat simpang siur, ndak jelas,
> maka dengan hati riang gembira saya diberi mandat oleh Pak Marbot untuk
> mengumumkan tentang kelanjutan Milad Eska ke V, Insyaallah Milad ke V Milis
> Sekolah Kehidupan akan dilaksanakan pada :
>
> Hari / tgl : Sabtu, 16 Juli 2011
> Tempat : Gedung Bidakara Jakarta
> Acara : Kumpul Bareng Lepas Kangen, Curhat, Nggosip, Ato bikin sesuatu
> yang Serius, yang jelas akan diudarai dengan cinta (tsahhh)
> Dalam rangka MILAD ESKA ke V tahun 2011.
> Jam : 17.00 s/d 19.30 WIB (thet ya nggak pake karet jamnya).
>
> Tolong dicatat, dan diberi reminder di BB n Hapenya yaaa.... (halah)
>
> So, monggo... siapapun segera mendaftar diacara ini, free! (Tapi harus
> daftar ya!) Langsung aja email ini direply untuk mendaftar, nanti akan kami
> rekap.
>
> *Oh ya, sepertinya acara ini kurang semarak tanpa 'ritual' khas Eskaers,
> jadi untuk menambah gayeng suasana karena kita juga lamaaa sekali ndak
> ketemu, yuk kita bawa kado ya, akan ada acara tuker kado dan mohon didalam
> kadonya diselipi kata harapanmu untuk sahabat yang akan menerima kado itu.
> Harganya jangan lebih dari 20 ribu ya?*
>
> mmm... sepertinya sudah cukup woro-woro saya, karena mepetnya waktu mohon
> segera mendaftar ya, untuk mempermudah persiapan acara.
>
> Bila ada hal yang kurang jelas monggo tanya langsung ke :
> Pak Marbot (Pak Suhadi) 081 21089865 /081938385279
> Siwi (0811342470)
>
> Semoga acara ini diberi kelancaran, kesuksesan dan berkah yang menaunginya.
> Amin
>
> Wassalam Wr. wb.
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
--
"Books inside you"
Fiyan 'Anju' Arjun
Anju Online Bookshop
Jl.Ulujami Rt.012/04 No.14 Jak- Sel
www.bukumurahku.multiply. com
fb:bujangkumbanf@yahoo.co. id
Tlp:(021) 7379858
Hp:0852-8758-0079
- 2.
-
[Catcil] Ketika Bangku Bis Kota Terasa Mahal (kenangan 5 tahun lalu)
Posted by: "Nursalam AR" nursalam.ar@gmail.com
Mon Jul 11, 2011 8:14 pm (PDT)
Ketika Bangku Bis Kota Terasa Mahal
Oleh Nursalam AR
Menjelang Ramadhan sebulan lagi (Juli 2011), saya teringat sebuah
kisah di awal Ramadhan lima tahun lalu.
Dulu dan kini berdesak-desakan dalam bis kota di jalanan Jakarta
adalah hal biasa. Terlebih pada jam-jam pulang kantor. Maka mendapat
"berkah" bangku kosong di saat itu adalah hal luar biasa. Meskipun
saat itu aku bukan pekerja kantoran (karena memilih kerja SOHO sebagai
penerjemah yang punya biro penerjemahan sendiri) tak ayal aku harus
terjebak pula jika ada urusan pekerjaan yang memaksa keluar rumah.
Seperti sore itu di hari-hari pertama Ramadhan dalam bis kota jurusan
Blok M-Kampung Melayu.
Sejak dari terminal Blok-M bis sudah mulai padat. Apalagi di jalan
Mampang Prapatan yang sedang ada proyek jalur busway menuju Ragunan.
Padat merayap, demikian istilah penyiar radio yang terdengar dari tape
mobil mewah yang bersisian jalan di sebelah bis. Penumpangnya hanya
dua orang saja, seorang lelaki muda berdasi dan wanita cantik dengan
busana kantor yang apik. Tertawa ceria di tengah kemacetan. Di
sebelahnya, bis yang kutumpangi, padat berjejal penumpang bak pindang
presto. Duh, senjangnya!
"Bis kota tua miring ke kiri oleh sesaknya penumpang. Aku terjepit di
tengah-tengah padatnya para penumpang yang bergelantungan."
Aku jadi ingat syair lagunya Om Franky Sahilatua. Lumayan agak hafal
sedikit untuk menghilangkan jenuh menunggu kemacetan.
Mau ngobrol?
Rasanya wajah-wajah di sekitarku terlalu lelah dan mengantuk untuk
diajak bicara.
Mau baca?
Terlalu repot tanganku menjangkau ransel besar di dada (sengaja
ditaruh di depan agar tidak kecopetan) untuk mengaduk-aduk isinya,
mencari buku yang baru kubeli di Gramedia Melawai.
Mau tidur?
Panasnya minta ampun. AC (Angin Cendela) juga bertiup malas. Terlebih
bulan puasa begini yang rasanya dosa-dosa pun turut terbakar suhu
Jakarta yang konon menurut berita sekitar 30-33 derajat Celcius.
Alhasil, jadilah aku seperti puluhan penumpang lain: bergelantungan
sambil menatap sekeliling. Termasuk menatapi mobil-mobil mewah yang
berkali-kali umbar klakson. Menatapi tukang ngamen dan pedagang
asongan yang silih berganti naik-turun bis . Termasuk para peminta
dengan kotak amal untuk pembangunan mesjid yang entah di mana
letaknya.
"Kantor Pos!Kantor Pos!" teriak kenek dengan suara parau. Beberapa
orang penumpang turun di halte Kantor Pos Mampang. Seorang bapak
tergopoh-gopoh bangkit dari bangkunya. Sejak tadi ia tertidur. Pada
jam-jam ba'da Ashar di bulan puasa ini sudah merupakan pemandangan
umum orang tertidur di bis kota. Ia bergegas turun sambil ribut
mengetok-ketok atap bis dari alumunium. Bis yang hendak sedikit
beranjak kemudian tertahan mendadak.
"Siap-siap dong, Pak, dari tadi!" sembur kenek. Matanya mendelik.
Entahlah tak kulihat reaksi si bapak. Yang ada di sampingku adalah
bangku kosong di samping seorang anak muda.
Ya, sejak tadi bapak itu duduk di bangku bis samping tempatku berdiri.
Dan sekarang bangku itu kosong. Alhamdulillah, kududuki bangku itu
dengan gempita. Lumayanlah untuk sekedar memejamkan mata barang
beberapa waktu. Aku berniat turun di jembatan Ciliwung.
Dalam jarak dua halte di depan, naik serombongan lagi penumpang.
Tambah padat nian bis ini. Seorang gadis muda menyandang dua tas besar
menyesak masuk ke tengah-tengah dan berdiri persis di sampingku. Belum
lagi ia mengepit map tebal di dada. Kulirik sejenak.
Ah, masih muda, batinku. Jika sudah tua, mungkin aku rela melepaskan
bangku ini. Aku memang biasa mengalah kepada orang tua atau orang
cacat, sesama penumpang bis kota, untuk jatah bangku di bis kota.
Bis bergerak lagi, kencang. Kendati kadang harus tertahan mendadak
karena salipan kendaraan di depan atau kemacetan. Gadis itu tampak
kerepotan. Satu tasnya kini ditaruh di lantai bis.
Hmm kasih duduk tidak ya? Tapi, ah, dia masih muda kok, pasti kuat.
Kalo tuaan dikit, aku kasih deh. Lagian capek kan menunggu hampir satu
jam dari Blok M ke Mampang hanya untuk satu bangku kosong. Demikian
batinku berperang.Satu sisi ingin mengalah, tapi rasanya badan ini
lelah betul.
Ah, Allah juga maklum kok, beramal tentu harus sesuai kemampuan,
batinku menjelajah mencari justifikasi.
Bis terus berjalan.
Menjelang studio Trans TV, ketika penumpang makin bertambah, tampak
betul gadis itu makin kerepotan. Ia berkali-kali melihat ke sekitar.
Termasuk ke arahku yang pura-pura ngantuk. Aku tentunya tidak ge-er
dilirik gadis yang lumayan manis itu. Tentu aku yakin bukan wajahku
yang biasa-biasa saja yang diliriknya tapi ya bangku bis ini! Ya,
bangku bis yang saat ini terasa sangat mahal bagiku. Yang kudapatkan
dengan peluh dan pegal menunggu dengan beban berat ransel di dada.
"Mbak, duduk sini aja!" Suara halus di sebelah mengejutkanku. Kulirik
dengan mata yang setengah mengantuk. Ini memang mengantuk betulan. Di
seberangku, seorang mahasiswi berkaus menggantung menyilakan si gadis
kantoran duduk.
"Eh, terima kasih ya!" Si Mbak itu duduk. Ia sempat pula
melirikku.Entah setajam apa, aku lekas melengos. Ada tombak ironi
menelusup ke dadaku. Kenapa aku yang laki-laki tak lebih rela
berkorban dibandingkan si mahasiswi mungil yang kini gantian berdiri
di sampingku?
Mungkin jika laki-laki lain yang mengalah demi si Mbak tadi aku tak
bakal merasa segundah ini. Meski sempat terbersit,"Ah, biar saja, toh
solidaritas sesama wanita!" Lagi-lagi justifikasi.
Selanjutnya tak perlulah kuceritakan lagi perasaanku dalam bis kota
hingga aku turun di tempat tujuan. Sore itu baru aku sadari makna
fastabiqul khoirot, berlomba-lomba dalam kebaikan. Yang jelas aku
kehilangan satu peluang berbuat baik. Tidak ada pembenaran yang lain.
Titik.
http://lifestyle.kompasiana. com/catatan/ 2011/07/05/ ketika-bangku- bis-kota- terasa-mahal/
--
www.nursalam.wordpress. com
- 3.
-
[Tips Menulis] Belajar dari Hemmingway dan Hamka
Posted by: "Nursalam AR" nursalam.ar@gmail.com
Mon Jul 11, 2011 8:30 pm (PDT)
Belajar dari Hemmingway dan Hamka
Oleh Nursalam AR
Dua persoalan terbesar dalam menulis adalah bagaimana memulai sebuah
tulisan dan mengakhirinya. Konon, Ernest Hemmingwayseorang sastrawan
Amerika peraih Nobel sastra atas karyanya The Old Man and The Sea
(sudah diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia oleh Sapardi Djoko
Damono menjadi Lelaki Tua dan Laut)punya kiat jitu untuk mengatasi
kevakuman ide.
Ia tidak akan menunggu ide atau inspirasi datang begitu saja dengan
bengong sepanjang hari. Ia memutuskan untuk menjemput ide dengan
mengetikkan apa saja yang terlintas di benaknya pada mesin ketiknya.
Apapun itu. Hingga lambat-laun berawal dari sebuah tulisan yang
kacau-balau, tak jelas juntrungannya akan menjadi tulisan yang
bermakna.
Awalnya memang sekedar kumpulan kata tak bermakna, namun semakin
digeber semakin lancar maka terbentuklah pola tulisan yang tertata.
Alhasil, setelah diedit dan diperbaiki di sana-sini, jadilah
karya-karya besar Hemmingway yang kita kenal seperti For Whom The Bell
Tolls dan The Snow On Kilimanjaro (keduanya pun sudah diterjemahkan ke
dalam bahasa Indonesia oleh Melani Budianta, istri penyair Eka
Budianta).
Apakah semua karya besar sastrawan yang tewas bunuh diri ini lahir
begitu saja dan sempurna sekali jadi? Tentu tidak. Persis seperti kata
Shakespeare,"Di dunia ini tidak ada karya yang baik yang sekali jadi."
Proses editing atau penyuntingan adalah elemen mutlak, sebuah
keniscayaan.
Jadi masih mencari ide dengan gaya konvensional bengong seharian atau
jalan-jalan? Kenapa tidak mencoba gaya menjemput ide-nya Oom
Hemmingway tersebut? Lebih produktif dan tentu saja irit ongkos.
Jika tulisan sudah sukses dimulai dan tuntas ditulis namun kita masih
merasa tulisan itu kering atau kaku, barangkali kita dapat berkaca
pada pengalaman seorang murid Buya Hamka yang beberapa puluh tahun
lalu juga mengalami problem yang sama. Ketika sang murid
mengkonsultasikan masalah tersebut kepada sang sastrawan kelahiran
Maninjau yang juga ulama besar Indonesia ini, Hamkaakronim dari nama
lengkapnya yakni Haji Abdul Malik Karim Amrullahmenanyakan bagaimana
proses kreatif sang murid dalam menyelesaikan tulisannya.
"Tentu saja saya memulai dengan menuliskan berdasarkan data yang sudah
terkumpul terlebih dulu, Buya," jawab sang murid dengan tersenyum
karena merasa itu pertanyaan yang terlalu sepele.
"Engkau salah," kata Hamka tersenyum bijak. "Cobalah tulis dari hatimu
dahulu. Tangkap ide yang berkelebat agar tak segera lenyap. Alirkan
apa saja emosi dan pikiran yang ada di benak dan hatimu. Biarkan ia
mengalir sebebas-bebasnya hingga mencapai keutuhan dan garis besar
tulisan. Setelah itu barulah kumpulkan serta sisipkan data-data
pendukung dalam tulisanmu agar ia lebih berbobot dan argumentatif."
Ya, itu dia. Selama ini kita mungkin terlalu terfokus untuk menulis
melulu berdasarkan data yang terkumpul sehingga lalai menangkap
ide-ide yang berkelebat cepat. Sehingga ketika data terkumpul, ide itu
sudah menguap, kehilangan kesegarannya. Hingga yang berbicara adalah
tumpukan data yang kering dan kaku. Yang sama sekali tidak menyentuh
apalagi mencerahkan.
Hamka sendiri sudah membuktikan keampuhan kiatnya tersebut dengan
karya-karyanya mulai dari buku Tasawuf Modern, Tafsir Al-Azhar hingga
roman Di Bawah Lindungan Kabah atau Tenggelamnya Kapal Van der Wijck
yang tak kehilangan daya argumentasi namun juga menghanyutkan perasaan
serta mencerahkan.
Nah, setelah tulisan sudah tuntas ditulis dengan mengindahkan
kiat-kiat di atas, "tinggalkan saja barang dua minggu, bersantailah
dengan bermain voli dengan tetangga", pesan guru kita yang ketiga,
Mohammad Diponegoro dalam bukunya Yuk Menulis Cerpen Yuk!
Almarhum penulis novel Siklus (pemenang hadiah sastra pada 1970-an)
ini yang ber-setting di Taiwan meski ia sama sekali tak pernah pergi
ke Taiwanmenekankan pentingnya mengendapkan segala emosi dan perasaan
setelah merampungkan sebuah karya. Caranya dengan melakukan aktivitas
lain yang mengalihkan pikiran kita dari tulisan yang baru kita tulis.
Terkadang kita masih sering terkagum-kagum sendiri dengan tulisan yang
baru kita tulis lantas terbirit-birit mengirimkannya ke media baik
diposting di internet atau dikirim via pos. Andai kita endapkan
semuanya barang beberapa waktu kemudian kembali menghadapinya dengan
suatu sudut pandang lain barangkali kita akan mendapati banyak
"lubang" atau kesalahan dalam tulisan itu.
Seperti buah, tulisan juga perlu diperam. Mungkin tidak mesti selama
dua minggu seperti nasihat Mohammad Diponegoro dari Semarang itu.
Beberapa penulis seperti Pipiet Senja atau Helvy Tiana Rosa kabarnya
memeram tulisan mereka selama sekitar sepekan. Yang lain bisa jadi
hanya tiga hari atau bahkan satu jam saja. Sangat relatif memang.
Yang penting ketika kita mulai duduk kembali di depan komputer atau di
depan tumpukan draft naskah dengan pena di tangan, pikiran kita sudah
terbebas dari narsisme akan karya sendiri dan sudah objektif untuk
mulai mengedit. Percayalah, tak ada tulisan manusia yang langsung
sempurna hanya dalam sekali tulis! Hanya kitab suci buatan Tuhan yang
sedigjaya itu.
Lantas jika semua kiat ketiga guru tadi sudah diterapkan namun masih
saja tulisan kita ditolak redaksi atau gagal menang lomba? Alam
terkembang nan jadi guru, demikian pepatah bijak orang Minang. Semua
hal dapat dijadikan tempat belajar. Belajarlah dari para guru
kehidupan yang tak kunjung menyerah walau berkali-kali tulisan mereka
ditolak bahkan dihina redaktur media.
Toh, semua penulis besar seperti Goenawan Mohammad, Rendra, Pipiet
Senja, Andrea Hirata, Labibah Zain, Helvy Tiana Rosa, Nova Riyanti
Yusuf, Fira Basuki, Ayu Utami dll awalnya adalah pemula juga. Lakukan
korespondensi lewat surel (surat elektronik atau e-mail) atau milis,
blogwalking, dan selami perjuangan jatuh-bangun mereka dalam dunia
kepenulisan. Baca dan bedah karya-karya mereka.Copy the master adalah
keharusan tanpa harus menjadi plagiat. Cukup tiga kata saja: baca,
bedah dan tulis!
Jika anak-anak muda pencari cinta dalam reality show Katakan Cinta
yang dulu pernah berjaya di salah satu stasiun TV swasta bisa berkata
dengan lantang,"Love will find you if you try!", kitapara calon
penulis atau penulis pemulatentu dapat bertekad untuk tetap gigih
menulis dengan slogan,"LUCK will find you if you TRY!"
--
www.nursalam.wordpress. com
- 4.1.
-
Re: Nama Suami di Belakang Nama Istri? Bolehkah?
Posted by: "satriyo" satriyo.boedi@gmail.com satriyo_as
Mon Jul 11, 2011 9:56 pm (PDT)
Salam,
Sbgmn dg "assalaamu 'alaikum" yg mana "-kum" bermakna jamak dan
berlaku netral, maka ada baiknya agar 'aman' ucapkan saja
"jazakumullah" ... :)
Salam,
Satriyo
On 6/30/11, Nursalam AR <nursalam.ar@gmail.com > wrote:
> Yup, silakan saja, Mbak Dee.Jangan lupa sebutkan sumbernya ya:D.
>
> Btw, saya cowok, Mbak. Jadi mestinya ucapan terima kasihnya "jazakallah":D.
>
> Salam kenal.
>
> Tabik,
>
> Nursalam AR
>
> On 6/25/11, Dee <deenie_25@yahoo.co.id > wrote:
>>
>> Masya Alloh baru tahu ternyata..
>> boleh copas dan share d blog/FB pak?
>> Jazakillah khoir...
>>
>>
>
>
> --
> www.nursalam.wordpress. com
>
--
Sent from my mobile device
- 4.2.
-
Re: Nama Suami di Belakang Nama Istri? Bolehkah?
Posted by: "t.wfarida" t.wfarida@yahoo.com t.wfarida
Mon Jul 11, 2011 10:01 pm (PDT)
ngomong ngomong soal nama, emang rada susah ya, lebihlebih buat para bunda dan calon bunda buat ngasih nama calon putra & putrinya, secara hari gini dah ngebludak stok nama, telah terpakai.
khan gak 'gayeng' kalau sampe ada nama kembar ma anak orang lain. Apalagi nama pasaran ^_^
salam
dari calon ibu niih, xixixixixi
--- In sekolah-kehidupan@yahoogroups. , Mimin <minehaway@.com ..> wrote:
>
> 2011/6/7 <musimbunga@...>
>
> > Padahal nama nia robie' itu nama pensil dari nia robiatun jumiah (hehe
> > namanya panjang) dan robie' (pake 'ain) itu artinya musimbunga mknya blogku
>
> Hehe...sama nih
> Gara-gara saya singkat nama Hari Wahyuni jadi HaWay, saya dikira orang
> Hawaii
> Malah ada teman kantor dan teman satu komunitas yg chatting pake bhs inggris
> :D
>
>
> --
> Write what you think!
> http://minesweet.blogspot. com
> http://id-networkers.com <http://minehaway.com/min-shop/ >
>
- 4.3.
-
Re: Nama Suami di Belakang Nama Istri? Bolehkah?
Posted by: "Nursalam AR" nursalam.ar@gmail.com
Tue Jul 12, 2011 12:52 am (PDT)
Mbak Farida, tentang nama, memang perkara susah-susah gampang. Di
milis ini beberapa waktu lalu saya pernah posting tulisan berkisah
tentang nama, terutama ketika hendak memberi nama anak pertama saya.
Silakan dilihat di
http://nursalam.wordpress. com/2011/ 04/19/tentang- nama-dari- evie-tamala- hingga-baladewa/ .
Moga bermanfaat.
tabik,
Nursalam AR
On 7/6/11, t.wfarida <t.wfarida@yahoo.com > wrote:
> ngomong ngomong soal nama, emang rada susah ya, lebihlebih buat para bunda
> dan calon bunda buat ngasih nama calon putra & putrinya, secara hari gini
> dah ngebludak stok nama, telah terpakai.
>
> khan gak 'gayeng' kalau sampe ada nama kembar ma anak orang lain. Apalagi
> nama pasaran ^_^
>
> salam
>
> dari calon ibu niih, xixixixixi
>
>
>
>
> --- In sekolah-kehidupan@yahoogroups. , Mimin <minehaway@.com ..> wrote:
>>
>> 2011/6/7 <musimbunga@...>
>>
>> > Padahal nama nia robie' itu nama pensil dari nia robiatun jumiah (hehe
>> > namanya panjang) dan robie' (pake 'ain) itu artinya musimbunga mknya
>> > blogku
>>
>> Hehe...sama nih
>> Gara-gara saya singkat nama Hari Wahyuni jadi HaWay, saya dikira orang
>> Hawaii
>> Malah ada teman kantor dan teman satu komunitas yg chatting pake bhs
>> inggris
>> :D
>>
>>
>> --
>> Write what you think!
>> http://minesweet.blogspot. com
>> http://id-networkers.com <http://minehaway.com/min-shop/ >
>>
>
>
>
--
www.nursalam.wordpress. com
- 4.4.
-
Re: Nama Suami di Belakang Nama Istri? Bolehkah?
Posted by: "Nursalam AR" nursalam.ar@gmail.com
Tue Jul 12, 2011 12:53 am (PDT)
Hahaha...betul juga Mas Satriyo:).
SOL
On 6/30/11, satriyo <satriyo.boedi@gmail.com > wrote:
> Salam,
>
> Sbgmn dg "assalaamu 'alaikum" yg mana "-kum" bermakna jamak dan
> berlaku netral, maka ada baiknya agar 'aman' ucapkan saja
> "jazakumullah" ... :)
>
> Salam,
> Satriyo
>
> On 6/30/11, Nursalam AR <nursalam.ar@gmail.com > wrote:
>> Yup, silakan saja, Mbak Dee.Jangan lupa sebutkan sumbernya ya:D.
>>
>> Btw, saya cowok, Mbak. Jadi mestinya ucapan terima kasihnya
>> "jazakallah":D.
>>
>> Salam kenal.
>>
>> Tabik,
>>
>> Nursalam AR
>>
>> On 6/25/11, Dee <deenie_25@yahoo.co.id > wrote:
>>>
>>> Masya Alloh baru tahu ternyata..
>>> boleh copas dan share d blog/FB pak?
>>> Jazakillah khoir...
>>>
>>>
>>
>>
>> --
>> www.nursalam.wordpress. com
>>
>
> --
> Sent from my mobile device
>
--
www.nursalam.wordpress. com
- 5.
-
Memasak itu Menakjubkan
Posted by: "Ruli Amirullah" ruli_amirullah@yahoo.com ruli_amirullah
Mon Jul 11, 2011 9:56 pm (PDT)
Memasak itu Menakjubkan
Written by : Ruli Amirullah
Â
Assalamualaikum Wrwb,
Â
Dear all,
Memasak itu menakjubkan.
Suatu seni dimana kita mengolah bahan-bahan tertentu, dengan takaran
tertentu, dengan proses dan pengolahan tertentu, akan menghasilkan suatu
hidangan yang enak dan menarik.
Contoh: daging ayam + bumbu dapur  + santan = opor ayam
Â
Yang menakjubkan juga, apabila kita membuat hidangan dari bahan yang
sama, namun  apabila takaran dan
prosesnya berbeda, itu akan bisa menghasilkan beragam jenis makanan yang
berbeda.
Contoh: daging ayam+ bumbu dapur + cabai merah giling + santan = gulai
ayam
Â
Bahkan dari bahan yang sama, dengan takaran dan proses pengolahan yang
sama, tapi beda tangan si pelaku, maka hasilnya akan berbeda juga.
Contoh:
Pelaku 1 = Master Chef yang jadi
juri di acara kuis masak
Bahan = daging ayam, bumbu dapur,
santan
Hasil = opor ayam
Rasa = eunaaaak tenan
Â
Pelaku 2 = yang nulis artikel ini
Bahan = sama persis dengan yang
dimiliki Master Chef, baik jumlah maupun jenis
Hasil = (di duga) opor ayam
Rasa = ueeeeeek tenan (huehehe)
Â
Bahkan ajaibnya lagi, terkadang dari bahan yang sama, takaran yang
sama, pengolahan yang sama, dikerjakan oleh orang yang sama, tapi dilakukan
dengan emosi yang berbeda, hasilnya juga akan berbeda.
Contoh:
Pelaku = Master Chef
Bahan = sama kayak yang tadi
Hasil = opor ayam
Emosi = lagi sedih banget, udah jatuh
ketimpa tangga kesiram air pula (tentu bukan dalam arti sebenarnya, hanya
kiasan, kalo itu terjadi secara harfiah ngapain juga tetep nekad masak??)
Rasa = enak sih, tapi kayaknya
ada yang kurangâ¦.. apa ya?
Â
Menakjubkan bukan?
Â
Tapi ternyata itu tak hanya terjadi di proses masak, karena menulis
juga begitu. Suatu teknik bagaimana merangkai kata-kata menjadi suatu kalimat
yang tak hanya bermakna bagi pembacanya (seperti layaknya makanan bergizi) tapi
juga menarik untuk terus disimak (dihidangkan dengan tampilan yang menggoda
selera).
Â
Dan ternyata tak hanya memasak dan menulis, tapi hampir disemua bidang
memang begitu-lah yang terjadi. Guru yang pandai mengajar, akan membuat
murid-muridnya antusias mengikuti pelajaran. Tak hanya duduk manis tapi memang
benar-benar paham dan enjoy. Padahal mata pelajaran yang diajarkan adalah
sejarah. Suatu pelajaran yang mungkin membosankan bagi sebagian besar orang. Guru
yang lain, bisa saja malah membuat murid asyik dengan ponselnya, atau malah
berbincang dengan teman sebangkunya membahas istirahat nanti mau jajan apa. Itu
seni mengajar.
Â
Semua bidang ternyata membutuhkan seni dalam menjalaninya.
Termasuk menyikapi hidup ini.
Tentang bagaimana kita memberlakukan hati kita.
Apakah kita memberinya âhidangan yang sehat, higienis dan sehatâ
ataukah justru kita racuni dengan santapan yang awalnya terasa memuaskan nafsu
namun sebenarnya itu adalah racun bagi hati?
Â
Apa yang kita berikan pada hati kita?
Anggapan-anggapan bahwa doa tak pernah terkabulkan?
Takdir itu kejam?
Hidup itu tidak adil?
Â
Padahal perhatikan baik-baik, semua tergantung bagaimana cara kita
mengolah segala hal yang kita alami.Semua tergantung pada seni kita dalam
merangkai segala fakta dan kenyataan. Kemudian menambahkan pengetahuan tentang ajaran-ajaran
agama dan akhirnya menghidangkan pada diri suatu pemahaman yang indah tentang
kehidupan.
Seni memandang kehidupan.
Â
Takdir gak pernah kejam.
Hidup gak pernah gak adil.
Karena sebenarnya kita sendiri lah yang kejam terhadap hati kita, gak
adil terhadap hati kita, menggunakan semua fakta âtidak terpenuhinya keinginanâ
untuk menusuk-nusuk dan menyayat sang hati.
Menggunakan kenyataan âtidak terkabulnya segala harapâdalam membungkus âketidak
sabaran kitaâ untuk  menyiksa sang hati.
Kitalah yang begitu sempit menyekap hati dalam amarah, benci dan
kecewa.
Kita meracuni hati kita saat ego tak terpuaskanâ¦
Â
Andai kita membiarkan hati menjadi luas, mungkin kita bisa menyadari
indahnya hidup, manisnya cinta dan betapa bersahabatnya takdir.
Â
Enjoy your lifeâ¦
Â
Wassalam,
Ruli Amirullah
*lagi pengen masak ikan kerapu
tim*
Kalo pengen baca cerpen2ku yang ada hiasan
gambarnya (biar mata ga kepentok huruf mulu)
Datang aja ke
http://tentangkhayal.jimdo.com/
- 6a.
-
Re: Selamat Ulang Tahun Kota Jakarta
Posted by: "fiyan arjun" fiyanarjun@gmail.com
Mon Jul 11, 2011 9:56 pm (PDT)
oya kan ada yang dapatnya dari Purwakarta ya..hehe. Apakabar saudaraku? Moga
baik2 aja ya..Amin
2011/6/29 Andri Pranolo <apranolo@gmail.com >
> **
>
>
> jauh banget beli tomat ampe ke purwakarta :-)
>
>
> 2011/6/22 bujang kumbang <bujangkumbang@yahoo.co. >id
>
>> **
>>
>>
>> Beli tomat ke Purwakarta.Ke Purwakarta jangan lupa beli semur dan laksa.
>> Selamat ulang tahun kota Jakarta.Semoga makin makmur dan sentosa
>>
>
>
>
--
"Books inside you"
Fiyan 'Anju' Arjun
Anju Online Bookshop
Jl.Ulujami Rt.012/04 No.14 Jak- Sel
www.bukumurahku.multiply. com
fb:bujangkumbanf@yahoo.co. id
Tlp:(021) 7379858
Hp:0852-8758-0079
- 7a.
-
[Kisah Relawan] bertemu seorang brother dari Palestina
Posted by: "Muhammad Nahar Rasjidi" muh_nahar@yahoo.com muh_nahar
Mon Jul 11, 2011 10:00 pm (PDT)
Sabtu kemarin, saat mengikut Volunteer Sharing Session di kantor ACT di Ciputat, saya mendapat kesempatan bertemu dengan seorang brother bernama Jomah M. Al Najjar, Chairman of The Palestinian Welfare House. Beliau datang hendak berpamitan pada kami untuk melanjutkan perjalanannya, namun pak Imam Akbari meminta beliau untuk menyampaikan sepatah dua patah kata pada peserta volunteer sharing. Beliau, dengan penuh keharuan, menyampaikan apresiasinya pada kami atas kepedulian dan bantuan kaum muslimin Indonesia. "Other countries help Palestinian because of humanity, but you help us because of dien, so the intention is different" demikian kata brother Jomah. Makna pernyataan brother Jomah di atas adalah bahwma mereka merasakan bahwa kaum muslimin di Indonesia membantu mereka karena kesamaan akidah dan persaudaraan sesama Muslim atau ukhuwah Islamiyah.
Jujur terus terang, tidak pernah terbersit sedikitpun bakal ada kesempatan bertemu seorang brother dari Palestina dan mendengar langsung apresiasi tulus dari beliau. Apresiasi yang sebenarnya terlalu tinggi bagi seorang seperti saya yang masih belum apa-apa dibandingkan mereka. Terbersit rasa malu yang adalam karena masih jauh dari apresiasi yang beliau sebutkan, baik secara pribadi maupun mewakili rakyat dan komunitas2 yang ada di Palestina, tanah penuh berkah yang kini bersimbah darah orang-orang tak berdosa.
Mungkinkah mereka mengetahui bahwa sesungguhnya mereka lebih beruntung daripada kaum muslimin yang ada di negeri zamrud khatulistiwa ini. Jika mereka harus berhadapan engna tentara zionsi bersenjata lengkap, kaum muslimin di sini harus berhadapan dengan musuh-musuh yang sulit dideteksi seperti kemiskinan, kemaksiatan, kapitalisme dan sebagainya.
Jika anak-anak di sana benar-benar menjadi pahlawan dengan menghadang tank-tank pasukan zionis dengan batu, di sini anak-anak baru bermimpi jadi pahlawan dengan memainkan adegan tembak menembak di berbagai macam game online. Jika penduduk Gaza dan berbagai wilayah lain di Palestina terhimpit kemiskinan karean penjajahan Zionis, maka penduduk di negeri ini banyak yang terhimpit kemiskinan karena dijajah diri mereka sendiri. Jika di sana banyak pemuda dan pemudi bermental pejuang, maka di negeri ini banyak pemuda dan pemudi bermental pecundang. Jangankan melawan musuh bersenjata lengkap, melawan keinginan untuk merokok, pacaran, atau menghabiskan waktu sia-sia saja seringkali tidak sanggup.
Sungguh tidak terbayangkan bagi saya apabila mereka mengetahui kekurangan dan kelemahan jiwa dari para saudara mereka. Saudara-saudara sesama muslim yang pernah mereka banggakan dan apresiasi dengan tulus itu. Tentu akan menjadi suatu kekecewaan yang mendalam dan sulit disembuhkan apabila Allah SWT membuka aib dan kekurangan kaum muslimin Indonesia yagn seringkali egois dan mementingkan diri sendiri. Bukan tidak mungkin kekecawaan itu akan lebih menyakitkan dibandingkan penderitaan hidup di bawah kekejaman Zionisme. DR. Nawaf Takruri, seorang cendekiawan HAMAS dan penulis buku Dahsyatnya Jihad Harta, pernah mengatakan bahwa Palestina memerlukan biaya hidup satu milyar per bulan, namun yang dikeluarkan oleh orang Indonesia untuk merokok sekitar 8 milyar per bulan. Alangkah indahnya persaudaraan yang tercipta jika orang Indonesia bisa berhenti merokok demi saudara-saudaranya di sana.
Ya Allah, betapa malunya kami saat kau hadirkan hamba-hambaMu yang berjuang tanpa keraguan sedikitpun, penuh keberanian hanya demi mengharap ridhoMu. Yaa Allah, janganlah Engkau biarkan kami menjadi orang-orang yang tak berdaya saat yang lain berjuang membebaskan saudara-saudaranya yang terjajah di sana. Berilah kami kekuatan agar kami bisa berhenti menzalimi diri kami sendiri, yang membuat kami selama ini terlalu lemah untuk membantu dan mendukung perjuangan mereka di sana
Aamiin
semoga bermanfaat
M. Nahar
www.pedangkayu.blogdetik. com
www.kopiradix.multiply. com - 7b.
-
Re: [Kisah Relawan] bertemu seorang brother dari Palestina
Posted by: "Nursalam AR" nursalam.ar@gmail.com
Tue Jul 12, 2011 1:11 am (PDT)
Ulasan yang menyentuh dan inspiratif, Mas Nahar.
Membuat kita harus banyak bersyukur dengan kondisi yang ada
dibandingkan kondisi di bumi Palestina yang teraniaya.
Terima kasih telah berbagi.
Btw, ada foto-fotonya tidak?
tabik,
Nursalam AR
On 7/4/11, Muhammad Nahar Rasjidi <muh_nahar@yahoo.com > wrote:
> Sabtu kemarin, saat mengikut Volunteer Sharing Session di kantor ACT di
> Ciputat, saya mendapat kesempatan bertemu dengan seorang brother bernama
> Jomah M. Al Najjar, Chairman of The Palestinian Welfare House. Beliau
> datang hendak berpamitan pada kami untuk melanjutkan perjalanannya, namun
> pak Imam Akbari meminta beliau untuk menyampaikan sepatah dua patah kata
> pada peserta volunteer sharing. Beliau, dengan penuh keharuan, menyampaikan
> apresiasinya pada kami atas kepedulian dan bantuan kaum muslimin Indonesia.
> "Other countries help Palestinian because of humanity, but you help us
> because of dien, so the intention is different" demikian kata brother
> Jomah. Makna pernyataan brother Jomah di atas adalah bahwma mereka
> merasakan bahwa kaum muslimin di Indonesia membantu mereka karena kesamaan
> akidah dan persaudaraan sesama Muslim atau ukhuwah Islamiyah.
>
> Jujur terus terang, tidak pernah terbersit sedikitpun bakal ada kesempatan
> bertemu seorang brother dari Palestina dan mendengar langsung apresiasi
> tulus dari beliau. Apresiasi yang sebenarnya terlalu tinggi bagi seorang
> seperti saya yang masih belum apa-apa dibandingkan mereka. Terbersit rasa
> malu yang adalam karena masih jauh dari apresiasi yang beliau sebutkan, baik
> secara pribadi maupun mewakili rakyat dan komunitas2 yang ada di Palestina,
> tanah penuh berkah yang kini bersimbah darah orang-orang tak berdosa.
>
> Mungkinkah mereka mengetahui bahwa sesungguhnya mereka lebih beruntung
> daripada kaum muslimin yang ada di negeri zamrud khatulistiwa ini. Jika
> mereka harus berhadapan engna tentara zionsi bersenjata lengkap, kaum
> muslimin di sini harus berhadapan dengan musuh-musuh yang sulit dideteksi
> seperti kemiskinan, kemaksiatan, kapitalisme dan sebagainya.
>
> Jika anak-anak di sana benar-benar menjadi pahlawan dengan menghadang
> tank-tank pasukan zionis dengan batu, di sini anak-anak baru bermimpi jadi
> pahlawan dengan memainkan adegan tembak menembak di berbagai macam game
> online. Jika penduduk Gaza dan berbagai wilayah lain di Palestina terhimpit
> kemiskinan karean penjajahan Zionis, maka penduduk di negeri ini banyak yang
> terhimpit kemiskinan karena dijajah diri mereka sendiri. Jika di sana
> banyak pemuda dan pemudi bermental pejuang, maka di negeri ini banyak pemuda
> dan pemudi bermental pecundang. Jangankan melawan musuh bersenjata lengkap,
> melawan keinginan untuk merokok, pacaran, atau menghabiskan waktu sia-sia
> saja seringkali tidak sanggup.
>
> Sungguh tidak terbayangkan bagi saya apabila mereka mengetahui kekurangan
> dan kelemahan jiwa dari para saudara mereka. Saudara-saudara sesama muslim
> yang pernah mereka banggakan dan apresiasi dengan tulus itu. Tentu akan
> menjadi suatu kekecewaan yang mendalam dan sulit disembuhkan apabila Allah
> SWT membuka aib dan kekurangan kaum muslimin Indonesia yagn seringkali egois
> dan mementingkan diri sendiri. Bukan tidak mungkin kekecawaan itu akan
> lebih menyakitkan dibandingkan penderitaan hidup di bawah kekejaman
> Zionisme. DR. Nawaf Takruri, seorang cendekiawan HAMAS dan penulis buku
> Dahsyatnya Jihad Harta, pernah mengatakan bahwa Palestina memerlukan biaya
> hidup satu milyar per bulan, namun yang dikeluarkan oleh orang Indonesia
> untuk merokok sekitar 8 milyar per bulan. Alangkah indahnya persaudaraan
> yang tercipta jika orang Indonesia bisa berhenti merokok demi
> saudara-saudaranya di sana.
>
> Ya Allah, betapa malunya kami saat kau hadirkan hamba-hambaMu yang berjuang
> tanpa keraguan sedikitpun, penuh keberanian hanya demi mengharap ridhoMu.
> Yaa Allah, janganlah Engkau biarkan kami menjadi orang-orang yang tak
> berdaya saat yang lain berjuang membebaskan saudara-saudaranya yang terjajah
> di sana. Berilah kami kekuatan agar kami bisa berhenti menzalimi diri kami
> sendiri, yang membuat kami selama ini terlalu lemah untuk membantu dan
> mendukung perjuangan mereka di sana
>
> Aamiin
>
> semoga bermanfaat
>
> M. Nahar
>
> www.pedangkayu.blogdetik. com
>
> www.kopiradix.multiply. com
--
www.nursalam.wordpress. com
- 8.1.
-
Re: [Info Eska] Milad V di Jogjakarta
Posted by: "t.wfarida" t.wfarida@yahoo.com t.wfarida
Mon Jul 11, 2011 10:01 pm (PDT)
Secara daku member baru niiih, gimana cara gabung ikutan kopdar? txz
--- In sekolah-kehidupan@yahoogroups. , Sisca Lahur <sapijinak2000@com ...> wrote:
>
> Kabar acaranya bagaimana, ya ?
>
> Atau saya yang kurang menyimak ?
>
> Thx
> Sisca
>
>
> _____________________ _________ __
> From: Mimin <minehaway@...>
> To: sekolah-kehidupan@yahoogroups. com
> Cc: kabinet.eska@...
> Sent: Monday, January 17, 2011 10:54 AM
> Subject: [sekolah-kehidupan] [Info Eska] Milad V di Jogjakarta
>
>
> Â
> Dear All,
>
>
> Berdasarkan hasil rapat internal, kamisepakat mengadakan milad SK ke-V di Jogjakarta tanggal 15-17 Juli 2011.
> Berhubung masih lama, jadi murid-murid SK bisa nabung jauh-jauh hari.
>
> Berikut susunan panitia milad SK. Jika ada yang keberatan, silakan disampaikan pada Ketua.
> Atau ada yang mau mengajukan diri jadi panitia, saya persilakan.
>
>
> SUSUNAN PANITIA MILAD SK â" 5
>
>
> Ketua            :       Andri Pranolo
> Sekretaris       :       Achi TM
> Bendahara      :       Siwi LH
>
> Sie Acara            : -    Anty
> Â Â Â Â Â Â Â Â Â Â Â Â Â Â Â Â Â Â Â Â Â Â Â Â Â Â Â -Â Â Â
> Â Nia (nihaw)
> Â Â Â Â Â Â Â Â Â Â Â Â Â Â Â Â Â Â Â Â Â Â Â Â Â Â Â -Â Â Â Â Hadian
> Sie Pendaftaran    : -    Rahma Lee U
> Â Â Â Â Â Â Â Â Â Â Â Â Â Â Â Â Â Â Â Â Â Â Â Â Â Â Â -Â Â Â Â Wiwik
> Sie Dokumentasi  :       Yons Ahmad
> Sie Akomodasi     : -    Ugik
> Â Â Â Â Â Â Â Â Â Â Â Â Â Â Â Â Â Â Â Â Â Â Â Â Â Â Â -Â Â Â Â Fiyan Arjun
> Sie Transportasi    :     Aris El Durra
> Sie
> Perlengkapan  :      Budi Santoso
> Â Â Â Â Â Â Â Â Â Â Â Â Â Â Â Â Â Â Â Â Â Â Â Â Â Â Â -Â Â Â Â Zaenal Abidin
> Sie HUMAS Â Â Â Â Â Â Â Â :Â -Â Â Â Â Mimin Ha Way
> Sie Konsumsi      : -    Wiwit Wijayanti
>
>
> Demikian informasi dari saya. Moga kita semua bisa bertemu di Jogjakarta.
>
>
> Salam,
> Mimin Ha Way
> Sekretaris Gadungan :)
>
>
>
> --
> Write what you think!
> http://minesweet.blogspot. com
> http://minehaway.com/min-shop/
>
- 8.2.
-
Re: [Info Eska] Milad V di Jogjakarta
Posted by: "Nursalam AR" nursalam.ar@gmail.com
Tue Jul 12, 2011 12:50 am (PDT)
Mbak Farida, salam kenal ya. Selamat bergabung di milis SK.
Oh ya, sepertinya acara milad di Yogya ini sudah diganti dengan acara
di Bidakara, Jakarta. Infonya ada di postingan Mbak Siwi Utami pagi
ini.Coba aja dicek. Jika tak ketemu, ada di blog Mbak Siwi ->
http://cahayabintang.wordpress. com/2011/ 07/12/woro- woro-milad- eska-ke-v- 2011/
tabik,
Nursalam AR
- bukan moderator -
On 7/6/11, t.wfarida <t.wfarida@yahoo.com > wrote:
> Secara daku member baru niiih, gimana cara gabung ikutan kopdar? txz
>
>
>
> --- In sekolah-kehidupan@yahoogroups. , Sisca Lahur <sapijinak2000@com ...>
> wrote:
>>
>> Kabar acaranya bagaimana, ya ?
>>
>> Atau saya yang kurang menyimak ?
>>
>> Thx
>> Sisca
>>
>>
>> _____________________ _________ __
>> From: Mimin <minehaway@...>
>> To: sekolah-kehidupan@yahoogroups. com
>> Cc: kabinet.eska@...
>> Sent: Monday, January 17, 2011 10:54 AM
>> Subject: [sekolah-kehidupan] [Info Eska] Milad V di Jogjakarta
>>
>>
>> Â
>> Dear All,
>>
>>
>> Berdasarkan hasil rapat internal, kamisepakat mengadakan milad SK ke-V di
>> Jogjakarta tanggal 15-17 Juli 2011.
>> Berhubung masih lama, jadi murid-murid SK bisa nabung jauh-jauh hari.
>>
>> Berikut susunan panitia milad SK. Jika ada yang keberatan, silakan
>> disampaikan pada Ketua.
>> Atau ada yang mau mengajukan diri jadi panitia, saya persilakan.
>>
>>
>> SUSUNAN PANITIA MILAD SK â" 5
>>
>>
>> Ketua            :       Andri Pranolo
>> Sekretaris       :       Achi TM
>> Bendahara      :       Siwi LH
>>
>> Sie Acara            : -    Anty
>> Â Â Â Â Â Â Â Â Â Â Â Â Â Â Â Â Â Â Â Â Â Â Â Â Â Â Â -Â Â Â
>> Â Nia (nihaw)
>> Â Â Â Â Â Â Â Â Â Â Â Â Â Â Â Â Â Â Â Â Â Â Â Â Â Â Â -Â Â Â Â Hadian
>> Sie Pendaftaran    : -    Rahma Lee U
>> Â Â Â Â Â Â Â Â Â Â Â Â Â Â Â Â Â Â Â Â Â Â Â Â Â Â Â -Â Â Â Â Wiwik
>> Sie Dokumentasi  :       Yons Ahmad
>> Sie Akomodasi     : -    Ugik
>> Â Â Â Â Â Â Â Â Â Â Â Â Â Â Â Â Â Â Â Â Â Â Â Â Â Â Â -Â Â Â Â Fiyan
>> Arjun
>> Sie Transportasi    :     Aris El Durra
>> Sie
>> Perlengkapan  :      Budi Santoso
>> Â Â Â Â Â Â Â Â Â Â Â Â Â Â Â Â Â Â Â Â Â Â Â Â Â Â Â -Â Â Â Â Zaenal
>> Abidin
>> Sie HUMAS Â Â Â Â Â Â Â Â :Â -Â Â Â Â Mimin Ha Way
>> Sie Konsumsi      : -    Wiwit Wijayanti
>>
>>
>> Demikian informasi dari saya. Moga kita semua bisa bertemu di Jogjakarta.
>>
>>
>> Salam,
>> Mimin Ha Way
>> Sekretaris Gadungan :)
>>
>>
>>
>> --
>> Write what you think!
>> http://minesweet.blogspot. com
>> http://minehaway.com/min-shop/
>>
>
--
www.nursalam.wordpress. com
- 8.3.
-
Re: [Info Eska] Milad V di Jogjakarta
Posted by: "Mimin" minehaway@gmail.com mine_haway
Tue Jul 12, 2011 1:25 am (PDT)
2011/7/6 t.wfarida <t.wfarida@yahoo.com >
> Secara daku member baru niiih, gimana cara gabung ikutan kopdar? txz
>
Salam kenal Mbak.
Info kopdar sudah disampaikan Mas Nursalam ya.
Ada juga di thread sebelah.
Member baru musti isi database member milis SK
Klik http://bit.ly/cGaomq
--
http://min-shop.com <http://minesweet.blogspot. >com
http://id-networkers.com <http://minehaway.com/min-shop/ >
- 9.
-
Artikel: Cara Praktis Membangun Budaya Belajar Di Unit Kerja
Posted by: "Dadang Kadarusman" dkadarusman@yahoo.com dkadarusman
Mon Jul 11, 2011 10:02 pm (PDT)
Artikel: Cara Praktis Membangun Budaya Belajar Di Unit Kerja Â
Â
Hore, Hari Baru! Teman-teman.
Â
Sebagai pemimpin, salah satu tugas terpenting Anda adalah; membangun budaya belajar di unit kerja Anda. Dan untuk urusan yang satu ini, kemungkinan besar Anda akan menghadapi banyak tantangan bahkan tentangan. Anda tidak sendirian. Salah satu nyanyian yang paling sering saya dengar adalah lagu yang berjudul âBanyak teori elu mah, Dang!â. Itu ketika saya sharing tentang suatu konsep. Nyanyian nyaring lainnya berjudul âPamer melulu elu mah, Dang!â. Yang ini ketika saya sharing tentang implementasinya yang pernah saya terapkan. Cara kita merespon ilmu itu laksana tanah merespon air hujan. Jika tanah itu bersedia menerimanya, maka air hujan itu akan meresap kedalam dan menyuburkan. Jika tanah itu menolaknya, maka air yang menyegarkan itu hanya akan melintas dan menimbulkan kubangan. Tetapi, hujan tidak terlampau mempermasalahkan apakah tanah meresponnya dengan penerimaan atau penolakan. Ketika langit mengatakan; âTurunlah engkau wahai hujanâ¦Ã¢
Maka  hujan pun patuh kepada perintahnya. Anda juga demikian. Jika menghadapi tantangan dan tentangan, tirulah hujan. Karena boleh jadi, ada seonggok tanah yang bersedia menerima setetas air yang Anda jatuhkan. Jikapun tidak ada, maka Anda telah menjalankan amanah langit untuk saling mengingatkan.
Â
Salah satu cara yang saya rekomendasikan untuk Anda coba dalam membangun budaya belajar di unit kerja Anda adalah membuat forum sharing 1 kali sebulan. Mirip seperti acara training berdurasi 2 jam yang diikuti oleh SEMUA orang di unit kerja Anda. Siapa pembicaranya? Mereka sendiri. Biarkan mereka berkeringat ketika pertama kali berbicara di depan forum. Dan biarkan para manager mendengarkan pelajaran dari para staff, karena dalam forum sharing itu; ilmu diposisikan lebih tinggi dari  jabatan. Sebelum dilanjutkan perlu saya sampaikan bahwa sekarang, saya tidak melakukan hal ini lagi. Mengapa? Karena sekarang saya tidak lagi bekerja sebagai seorang karyawan professional yang memiliki anak buah. Namun bagi Anda yang tertarik mempraktekan pengalaman masa lalu saya dalam membangun budaya belajar di unit kerja, saya ajak untuk memulainya dengan menerapkan 5 kemampuan Natural Intelligence berikut ini: Â
Â
1.     Mulailah dari komitmen Anda sebagai pimpinan. Jika Anda hanya ingin mewujudkan budaya belajar secara individu, Anda tidak perlu melakukan apapun. Diantara sekian banyak anak buah Anda, ada sekurang-kurangnya 1 orang yang punya determinasi dan komitmen untuk mengembangkan diri. Tetapi, untuk membangun budaya belajar dan pengembangan secara kolektif, Anda tidak bisa membiarkannya berjalan begitu saja. Banyak orang yang mengira jika budaya belajar itu sangat mahal, menguras waktu yang banyak, dan harus memanggil âpara guruâ tertentu. Keliru. Budaya belajar tidak dibangun oleh orang luar, melainkan oleh diri mereka sendiri didalam unit kerja Anda. Namun, mereka tidak akan pernah melakukannya jika sebagai pemimpinnya Anda tidak menunjukkan semangat pioneering. Maka mualih dengan menunjukkan komitmen Anda sendiri. Cepat atau lambat, mereka akan mengikuti irama yang Anda mainkan.   Â
Â
2.     Mulailah dengan Anda sendiri yang berdiri di depan. Adalah âhuman natureâ untuk mengatakan;âElu dulu deh, elu duluâ¦Ã¢ Oleh sebab itu, pada pertemuan pertama, pembicaranya harus Anda sendiri. Anda beri contoh untuk berdiri di depan kelas itu seperti layaknya seorang trainer. Faktanya, Anda adalah seorang trainer bagi setiap orang yang Anda pimpin. Setelah itu, giliran mereka di sesi-sesi berikutnya. Saya sendiri sempat tertegun ketika di keesokan harinya koordinator yang kami tunjuk menyerahkan sebuah âjadwal trainingâ unit kerja kami selama setahun. Lengkap dengan pembicara utamanya, serta topik apa yang akan dibawakannya. Anda akan lebih terkesan lagi jika menemukan betapa orang-orang yang Anda pimpin itu memiliki kemauan, kemampuan dan komitmen yang tinggi untuk saling berbagi pengetahuan. Tetapi, mereka tidak akan berani memulainya jika pemimpinnya tidak memulai dengan memperlihatkan komitmen dan contoh yang langsung
didemonstrasikan. Jadi, mulailah dengan diri Anda sendiri yang berdiri di depan. Teori? Bukan. Ini adalah praktek yang saya terapkan.
Â
3.     Ajaklah para staf senior Anda untuk bersama-sama menunjukkan keteladanan. Salah satu faktor perusak dalam budaya belajar adalah para senior dan manager yang ogah-ogahan. Dengan otoritas yang Anda miliki, Anda bisa mengajak mereka untuk bersama-sama dengan Anda menunjukkan keteladanan itu. Anda dan para manager harus duduk di ruang sharing itu tidak peduli sesulit apapun keadaannya. Saya memang meminta mereka mengijinkan saya membawa laptop. Sebelumnya, saya membangun pemahaman bahwa, seseorang yang menempati ruang kantor paling besar bisa menelepon saya kapan saja sehingga saya harus selalu siap dengan data yang beliau minta. Mereka setuju dengan satu catatan; lap top hanya dibuka ketika saya benar-benar harus melakukannya. Setiap senior dan manager yang tidak bisa hadir, harus mendapatkan izin khusus dari saya. Dan saya sendiri hanya boleh tidak hadir dengan 3 alasan; (i) sedang tugas keluar kota, (ii) sakit parah, atau (iii) meninggal
dunia. Mungkin Anda super sibuk. Tetapi mengalopkasikan waktu 2 jam sebulan untuk pertemuan sepenting itu bukanlah tuntutan yang berlebihan.
Â
4.     Ijinkan para junior menampilkan kemampuan dirinya secara orisinal. Kita sering melihat seseorang hanya sekedar dalam konteks pekerjaan. Gue atasan elu, dan elu adalah bawahan gue! Tetapi kita sering lupa, bahwa ada begitu banyak aspek hidup mereka yang kita tidak mengetahuinya. Maka dalam forum itu, ijinkan mereka untuk share APAPUN yang menjadi passion mereka. Sampai saat ini, saya masih terkesan dengan sharing tentang âBeternak Ikan Masâ  dari seorang data entry. Kekaguman saya belum hilang terhadap salah seorang staf cowok macho kami yang ternyata jago masak dan membikin kue. Saya masih ingat saat sesi dia seorang boss masuk ke ruangan dan bertanya;âWhat is going on here?â soalnya dinding kedap suara kami bukan sekedar gagal menahan suara tawa kami, melainkan juga meloloskan aroma sedap masakan yang sedang dibuatnya. Satu lagi. Apakah Anda sudah mengenal âBlue Ocean Strategy? Jika ya, darimana Anda tahu soal itu? Beberapa tahun
lalu ketika banyak manager yang tidak mengenalnya, seorang staff saya berdiri di depan kelas, dan memberi kami ceramah tentang âBlue Ocean Strategyâ. Hari ini pun masih banyak manager yang tidak tahu mahluk apa sih âBOSâ itu, bukan?
Â
5.     Buatlah kontes dengan hadiah yang menghibur. Hari gini kagak ada kontes? Yang bener aja! Coba lihat di televisi; apapun serba dikonteskan. Itulah yang kami lakukan dengan forum sharing itu. Para manager dan senior saya tugaskan untuk menjadi juri. Di akhir tahun, mereka memberi saya rekomendasi hasil penilaian terhadap setiap staff yang sudah menjadi pembicara dalam forum kami. Dari hasil penilaian para juri itu kemudian kami memutuskan siapa pembicara terbaiknya. Hadiahnya? Beberapa lembar voucher supermarket bernilai beberapa ratus ribu rupiah. Tidak ada budget? Jika Anda adalah seorang pemimpin yang menganggap bahwa budaya belajar itu penting; mengeluarkan beberapa lembar kertas bergambar Bung Karno dari dompet Anda sendiri tidak akan mengurangi kenyamanan yang Anda peroleh dari fasilitas dan bonus yang selama ini Anda nikmati.
Â
Ada banyak cara untuk membangun budaya belajar di unit kerja kita. Bahkan sekalipun kita bisa mengundang pembicara belabel #1, #2, #3 dan seterusnya. Lagi pula, Anda tidak mungkin mengundang pembicara #2 ketika semua pembicara T-O-P-B-G-T sama-sama menggunakan label #1 dibelakang namanya, bukan? Tetapi, saya bisa katakan kepada Anda dengan seyakin-yakinnya bahwa Pembicara #1 yang sebenarnya itu adalah orang-orang yang ada di Unit Kerja Anda sendiri. Bukan pembicara bayaran seperti saya. Hebatnya lagi, Anda bisa mengundang The Truly Numero Uno Speakers itu hanya dengan modal Rp.50,000.- saja. Itupun tidak masuk ke kantong mereka, melainkan untuk membeli cemilan kecil yang bisa dimakan bersama-sama.
Â
Mari Berbagi Semangat!
Dadang Kadarusman  - 30 Juni 2011
Master Trainer & Natural Intelligence Inventor
Website: http://www.dadangkadarusman. com
Â
Catatan Kaki:
Semua orang yang ingin berkembang di unit kerja Anda, mendambakan budaya belajar yang kokoh dan konsisten. Tetapi, butuh komitmen kepemimpinan yang kuat untuk menanam benihnya, dan merawatnya sepanjang waktu.
Â
Silakan di-share jika naskah ini Anda nilai bermanfaat bagi yang lain.
Follow DK on Twitter @dangkadarusman
- 10a.
-
[Catcil] Batanam Pisang
Posted by: "Nia Robie'" musimbunga@gmail.com
Tue Jul 12, 2011 1:30 am (PDT)
Batanam Pisang
Suatu sore, di sebuah pelabuhan yang sudah mulai ramai dengan
anak-anak yang berlalu lalang, suara derit-derit kayu di dramaga
ketika mereka berlari menyemarakkan suasana riuh sore itu. Satu
persatu mulai byur.. byur.. lompat indah meluncur ke air asin yang
saat itu ombaknya cukup tenang. Beberapa di antaranya malah lompat
indah dengan cara berundak-undak, berdiri di masing-masing bahu
mereka, teman lainnya, melompat langsung. Membuat saya dan seorang
rekan geleng-geleng kepala.
Mereka yang dibesarkan oleh alam, mereka yang hidup dengan hiburan
alam baik hutan yang menghijau, atau pantai yang membentang, mereka
yang berwajah-wajah ceria ketika air asin membasahi tubuhnya menyentuh
rambut hitamnya. Adalah mereka di senja hari yang begitu senang.
Beberapa anak berlari ke arah saya, menyodorkan beberapa bintang laut
yang beraneka ukuran dan warnanya. Sekedar menunjukkan, lalu segera
saya menyuruh mereka untuk mengembalikkannya kembali ke tempat
bintang-bintang laut itu lahir dan dibesarkan.
Beberapa di antara mereka menyelam ke dasar pantai yang keliatan
sedikit lebih dangkal, mengambil beberapa bulu babi, menunjukkannya
kepada saya, sambil mendengarkan cerita, bagaimana memakan bulu babi
dengan cara mereka. Saya malah sedikit bergidik membayangkan menelan
bulu babi. Teringat dulu bagaimana menelan bia-bia (kerang laut)
mentah, yang gleser tanpa digigit langsung masuk ke tenggorokan.
Setelahnya merem melek dengan nyengir kuda.
Saat itu, banyak dari mereka menyuruh saya berenang. Saya hanya
menggeleng sambil tersenyum kearah mereka. Jujur saja, nyali saya agak
ciut kalau berenang di perairan luas.
"ibu nia, sudah tau batanam pisang?" kira-kira begitu seorang anak
bertanya kepada saya.
"apa itu batanam pisang?"
Mata saya terpukau melihat mereka meragakannya. Kalau istilah saya
seperti kayang di dalam air. Seperti lagunya peterpan "kaki di kepala
kepala di kaki", kaki mereka bebas di udara, sedangkan tangan menopang
badan, kepala tertanam di dalam air. Seprti tunas pisang yang
terpendam dalam tanah. Luar biasa.
Membuat saya sesak, memikirkan bagaimana cara mereka tahan begitu
beberapa lama, kadang dengan tangan yang berjalan seperti kaki,
ditambah memikirkan bagaimana tekhnik pernafasan kepala yang terendam
dalam air, sedangkan hidung terendam dengan cara terbalik, tanpa alat
pernafasan macam snorkeling.
Mereka jauh dari permainan canggih lainnya, tapi dari senyum dan
tawanya, saya bisa menyimpulkan mereka bahagia. Hidup, besar, dan
belajar dari alam.
Keesokan harinya, anak lelaki kelas 2 SD bertanya di sela jam
istirahat, "Bu Nia, tara tau berenang trada?"
Question tag dengan maksud "Bu Nia, tidak tahu berenang bukan?"
Rasa-rasanya ingin sekali mengejar anak kecil yang tertawa mengejek saya.
Juli 2011
(Masih berkutat di sebelah timur Halmahera)
- 10b.
-
Re: [Catcil] Batanam Pisang
Posted by: "Nursalam AR" nursalam.ar@gmail.com
Tue Jul 12, 2011 2:16 am (PDT)
Batanam pisang?
Urang Bogor taunya batanam talas,hehe...
Wuah, tulisan yang mengasyikkan dari awal sampai akhir. Filmis banget
kisah Laskar Pel;angi van Halmahera ini:D.
Jika sudah kelar bertugas di Halmahera kayaknya Nia bisa bikin dua
buku nih: novel a la Laskar Pelangi (versi Halmahera) dan kamus bahasa
Halmahera,hehe...
Nice posting!
Tabik,
Nursalam AR
On 7/12/11, Nia Robie' <musimbunga@gmail.com > wrote:
> Batanam Pisang
> Suatu sore, di sebuah pelabuhan yang sudah mulai ramai dengan
> anak-anak yang berlalu lalang, suara derit-derit kayu di dramaga
> ketika mereka berlari menyemarakkan suasana riuh sore itu. Satu
> persatu mulai byur.. byur.. lompat indah meluncur ke air asin yang
> saat itu ombaknya cukup tenang. Beberapa di antaranya malah lompat
> indah dengan cara berundak-undak, berdiri di masing-masing bahu
> mereka, teman lainnya, melompat langsung. Membuat saya dan seorang
> rekan geleng-geleng kepala.
> Mereka yang dibesarkan oleh alam, mereka yang hidup dengan hiburan
> alam baik hutan yang menghijau, atau pantai yang membentang, mereka
> yang berwajah-wajah ceria ketika air asin membasahi tubuhnya menyentuh
> rambut hitamnya. Adalah mereka di senja hari yang begitu senang.
> Beberapa anak berlari ke arah saya, menyodorkan beberapa bintang laut
> yang beraneka ukuran dan warnanya. Sekedar menunjukkan, lalu segera
> saya menyuruh mereka untuk mengembalikkannya kembali ke tempat
> bintang-bintang laut itu lahir dan dibesarkan.
> Beberapa di antara mereka menyelam ke dasar pantai yang keliatan
> sedikit lebih dangkal, mengambil beberapa bulu babi, menunjukkannya
> kepada saya, sambil mendengarkan cerita, bagaimana memakan bulu babi
> dengan cara mereka. Saya malah sedikit bergidik membayangkan menelan
> bulu babi. Teringat dulu bagaimana menelan bia-bia (kerang laut)
> mentah, yang gleser tanpa digigit langsung masuk ke tenggorokan.
> Setelahnya merem melek dengan nyengir kuda.
> Saat itu, banyak dari mereka menyuruh saya berenang. Saya hanya
> menggeleng sambil tersenyum kearah mereka. Jujur saja, nyali saya agak
> ciut kalau berenang di perairan luas.
> "ibu nia, sudah tau batanam pisang?" kira-kira begitu seorang anak
> bertanya kepada saya.
> "apa itu batanam pisang?"
> Mata saya terpukau melihat mereka meragakannya. Kalau istilah saya
> seperti kayang di dalam air. Seperti lagunya peterpan "kaki di kepala
> kepala di kaki", kaki mereka bebas di udara, sedangkan tangan menopang
> badan, kepala tertanam di dalam air. Seprti tunas pisang yang
> terpendam dalam tanah. Luar biasa.
> Membuat saya sesak, memikirkan bagaimana cara mereka tahan begitu
> beberapa lama, kadang dengan tangan yang berjalan seperti kaki,
> ditambah memikirkan bagaimana tekhnik pernafasan kepala yang terendam
> dalam air, sedangkan hidung terendam dengan cara terbalik, tanpa alat
> pernafasan macam snorkeling.
> Mereka jauh dari permainan canggih lainnya, tapi dari senyum dan
> tawanya, saya bisa menyimpulkan mereka bahagia. Hidup, besar, dan
> belajar dari alam.
> Keesokan harinya, anak lelaki kelas 2 SD bertanya di sela jam
> istirahat, "Bu Nia, tara tau berenang trada?"
> Question tag dengan maksud "Bu Nia, tidak tahu berenang bukan?"
> Rasa-rasanya ingin sekali mengejar anak kecil yang tertawa mengejek saya.
>
>
> Juli 2011
> (Masih berkutat di sebelah timur Halmahera)
>
>
> --------------------- --------- ------
>
> Yahoo! Groups Links
>
>
>
>
--
www.nursalam.wordpress. com
Need to Reply?
Click one of the "Reply" links to respond to a specific message in the Daily Digest.
Change settings via the Web (Yahoo! ID required)
Change settings via email: Switch delivery to Individual | Switch format to Traditional
Visit Your Group | Yahoo! Groups Terms of Use | Unsubscribe
Tidak ada komentar:
Posting Komentar