Messages In This Digest (25 Messages)
- 1.
- [Catcil] Ketika Kenikmatan Jalan Kaki Terenggut From: Mimin
- 2a.
- Re: Membaca Milis SK From: Mimin
- 2b.
- Re: Membaca Milis SK From: Siu Elha
- 3a.
- Re: [Info Eska] Peserta Milad Eska ke 5 From: Mimin
- 3b.
- Re: [Info Eska] Peserta Milad Eska ke 5 From: CaturCatriks
- 3c.
- Re: [Info Eska] Peserta Milad Eska ke 5 From: Annie
- 3d.
- Re: [Info Eska] Peserta Milad Eska ke 5 From: musimbunga@gmail.com
- 3e.
- Re: [Info Eska] Peserta Milad Eska ke 5 From: Anni
- 3f.
- Re: [Info Eska] Peserta Milad Eska ke 5 From: Nursalam AR
- 4.
- Apa arti kata itu Mah..? From: Dewo
- 5.
- Lowongan Full Time Copywriter From: mowsaku
- 6.
- Bahasa dan penemuan bahasa From: t.wfarida
- 7.
- Artikel: Proporsi Toleransi Terhadap Kesalahan Karyawan From: Dadang Kadarusman
- 8.
- Artikel: Keseimbangan Antara Penghidupan dan Kehidupan From: Dadang Kadarusman
- 9a.
- Assalamu'alaikum wr wb From: Lilyani Taurisia
- 9b.
- Re: Assalamu'alaikum wr wb From: Siu Elha
- 10.1.
- Re: (Woro-woro) Milad Eska ke 5 tahun 2011 From: evawani suryani
- 10.2.
- Re: (Woro-woro) Milad Eska ke 5 tahun 2011 From: humairayusuf
- 11.1.
- Re: [Info Eska] Milad V di Jogjakarta From: kelongpajaga@yahoo.co.id
- 11.2.
- Re: [Info Eska] Milad V di Jogjakarta From: Siu Elha
- 12a.
- Re: [Kisah Relawan] bertemu seorang brother dari Palestina From: Muhammad Nahar Rasjidi
- 13.
- Artikel: Menerima Diri Kita Apa Adanya From: Dadang Kadarusman
- 14.
- Art-Living Sos 2011 (A-7 Pagar-pagar From: Ietje Guntur
- 15.
- (inspiarsi menulis) Beginilah Caraku Meliburkan Diri From: bujang kumbang
- 16a.
- Re: [Catcil] Ketika Bangku Bis Kota Terasa Mahal (kenangan 5 tahun l From: Nursalam AR
Messages
- 1.
-
[Catcil] Ketika Kenikmatan Jalan Kaki Terenggut
Posted by: "Mimin" minehaway@gmail.com mine_haway
Thu Jul 14, 2011 3:34 am (PDT)
*Ketika Kenikmatan Jalan Kaki Terenggut* << judul lebay ya
Kamis, dua minggu yang lalu.Aku jatuh di tangga jembatan penyeberangan
Seng.Penyebabnya banyak : karena* lost focus, *tangga licin habis hujan
ditambah sandal yang kupakai tidak anti selip, karena parno dengan kondisi
jembatan yang lengang dan diliatin pengemis.Sehingga aku jalan cepat-cepat.
Sampai pertengahan tangga, tiba-tiba terasa ada satu tangga yang
terloncati.Aku langsung terduduk.Untuk nggak guling-guling sampai tangga
bawah.Alhamdulillah.
Jari kaki kiriku sakit. Kupaksa berdiri setelah lima menit.Lalu melanjutkan
turun separuh tangga lagi.Tertatih naik turun bis.Sampai rumah tentu
langsung diurut sendiri pakai olive oil.
Hari Jum'at maksa masuk kerja. Aku nangis melihat seorang ibu yang masuk
masjid pake kruk.Dan sholat duduk di dekatku.Aku merasa Alloh memberi contoh
agar aku bersyukur masih mampu jalan kaki tanpa kruk.Sabtunya juga kerja
ditambah kondangan ke Tanjung Priok.Seperti orang yang tidak merasa
sakit.Jadi berjalan seperti biasa.Tapi lama kelamaan berasa ada yang
geser-geser di lutut.
Hari Minggu baru ke tukang urut. Karena Nihaw mengingatkan "jangan sepelekan
keseleo, harus ke tukang urut, jangan diurut sendiri." Mengingat kakaknya
yang pernah jatuh saat SMU, dibiarkan saja sampai akhirnya tidak mampu jalan
dan harus operasi tulang.
Lututku diperban. Dan diberi secarik kertas yang berisi makanan pantangan :
daging ayam, kambing, buah pisang, durian, nanas, nangka, es dan minumal
beralkohol, mie dan sejenisnya.Mungkin aku terlalu memikirkan deretan
makanan itu, sehingga secara berurutan aku mimpi makan pisang, es krim
durian, buah durian, daging dan ayam :D.
Minggu malamnya barulah terasa sakitnya.Senin nggak masuk kerja karena lutut
masih diperban.Selasa baru maksa kerja karena harus buat invoice dan surat
penawaran.Hari Rabu sampai Jum'at langsung gak kerja lagi karena sendi kaki
yg lain berasa ada yg geser juga.Kata tukang urut itu efek dari sendi lutut.
Mau periksa ke Dokter, barangkali perlu rongten tidak jadi.Selain karena
tidak ada yang nganterin.Juga karena Bapak berpesan tidak usah ke Dokter,
tidak ada hubungannya dengan Dokter.Olesin Counterpain saja dan ke tukang
urut.Aku menurut.
Minggu kedua ke tukang urut, aku pertemukan dengan pasien yang
kecelakaan.Tulang rusuk di sebelah kanannya lepas.Setiap diurut pasti
nangis.Ya...betapa sakitnya dia.Aku yang sendi lututnya geser dikit saja
bisa sampai berkaca-kaca, apalagi dia.Lalu ada seorang ibu yang dibopong
masuk ke rumah tukang urut.Ada juga yang opname.Saat pulang, aku bertemu
seorang gadis yang dituntun bapak ibunya berjalan.Sepertinya baru saja
jatuh, karena kaki kanannya masih berdarah.Sumpah...air mataku tak
terbendung.
Betapa selama ini aku kurang bersyukur, masih suka mengeluh capek karena
setiap hari naik angkot pulang pergi kerja.Padahal di luar sana masih banyak
orang-orang yang kurang beruntung.
Alhamdulillah ya Alloh, Engkau telah memberi pelajaran penting melalui kaki
keseleo. Telah membuka mata hatiku untuk senantiasa mensyukuri setiap nikmat
yang Engkau berikan.
Aku berjanji dalam hati untuk tidak cepat mengeluh.Dan berhenti bilang
'haduh'.Moga aku bisa menepati janji yang kubuat untuk diriku sendiri.Karena
ketika kenikmatan jalan kaki terenggut, dunia terasa sempit. Tidak mampu
berjalan jauh. Ketinggalan event-event seru di PRJ, Pesta Buku dll.
Hari Minggu, boss SMS menanyakan kondisi kakiku.Aku bilang sudah
mendingan.Siap kerja hari Senin.Tapi malah disuruh istirahat dulu.Aku paksa
kerja sekedar untuk tes kemampuan kaki.Alhamdulillah kuat kerja sampai hari
ini, meskipun setiap malam, kakiku seperti kecanduan cunterpain :D.Moga hari
Sabtu kita bisa bertemu ya teman-teman semua.Amin.
Akhirnya bisa kirim tulisan juga ke sekolah tercinta :).
Moga bermanfaat.
--
http://min-shop.com <http://minesweet.blogspot. >com
http://id-networkers.com <http://minehaway.com/min-shop/ >
- 2a.
-
Re: Membaca Milis SK
Posted by: "Mimin" minehaway@gmail.com mine_haway
Thu Jul 14, 2011 3:42 am (PDT)
2011/7/14 Teha Sugiyo <kembangpring049@yahoo.co. >id
> Bukankah orang yang kuat itu bukan mereka yang menang, melainkan orang yang
> tetap tegar ketika mereka jatuh?
>
> Waduh speechless baca kalimat itu.Like this.Two thumbs up.
Tulisannya keren, Eyangku.
Met milad eSKa,moga makin jaya.
Tetap berdiri walau kaki nyeri (ini mah aku) :D
--
http://min-shop.com
http://id-networkers.com
- 2b.
-
Re: Membaca Milis SK
Posted by: "Siu Elha" siuelha@yahoo.com siuhik
Thu Jul 14, 2011 6:04 pm (PDT)
adem saya bacanya Pak Teha.....*pagi2 sudah sarapan yang bergizi*
Eska yang ada dalam benak saya ya seperti yang Pak Teha uraikan itu (bukan ajang belajar nulis -walaupun sedikit banyak sy juga belajar nulis disini :D- tapi belajar tentang kehidupan), kalaupun dalam perjalanannya ada jatuh bangun itu sah saja, setuju!
jadi menurut saya, tolok ukur keberhasilan suatu milis itu memang tidak bergantung rame tidaknya milis, tapi ada pondasi bernama cinta dan kasih sayang yang mengudarainya. Saya dulu tak pernah membayangkan bisa bersaudara -bener2 bersaudara- yang pada saat ketemu seolah seperti saudara yang sudah lama tak bertemu, akrab, penuh cinta, seolah tak ada sekat. Saya menemukan itu di Eska!
jadi biarlah Eska mengalir dalam perkembangannya, kita tidak mungkin memaksakan suatu keadaan harus bertahan terusss, grafiknya lurus, justru ndak ada enak-enaknya menurut saya hehehe Memang harus turun naik untuk memperkaya jiwanya.
Saya bangga bisa menjadi bagian dari bertumbuhnya Eska, bisa berguru pada master-master kehidupan, belajar menikmati kehidupan, menemukan banyak hal yang berhikmah, bercermin pada postingan disini, dan masih banyak hal lain.
Selamat Ulangtahun Eska, semoga perjalanan ini akan mendewasakan Milis Tercinta kita....
Jayalah Eska!...
terima kasih buat Pak Teha atas tulisan yang menginspirasi ini...
*nangis di pojokan, karena sepertinya harus absen di milad ke 5*
_____________________ _________ __
From: Teha Sugiyo <kembangpring049@yahoo.co. >id
To: sekolah kehidupan <sekolah-kehidupan@yahoogroups. >com
Sent: Thursday, July 14, 2011 4:05 PM
Subject: [sekolah-kehidupan] Membaca Milis SK
Inspirasi
MEMBACA MILIS SK
Oleh Teha Sugiyo
"Pada saatnya, kau harus siap untuk
dibaca". (Jeihan).
- 3a.
-
Re: [Info Eska] Peserta Milad Eska ke 5
Posted by: "Mimin" minehaway@gmail.com mine_haway
Thu Jul 14, 2011 4:04 am (PDT)
Daftar Peserta Milad SK V 2011 per 14 Juli 2011
1. Ugik Madyo
2. Mimin HW
3. Fiyan Arjun
4. Lygia
5. Elisa Koraag
6. Dyah Zakiati
7. Indarwati (+ 3 anak)
8. Nursalam AR (+ 1 anak)
9. Yuni Meganingrum
10. Taufiq
11. Istri Taufik (+ 1 anak)
12. Faris Anam
13. Achi TM
14. Agung - suami Achi TM ( + 1 anak)
15. Yudhi
16. Sinta Nisfuana (+ 1 anak)
17. Yayan Supardjo
18. Dani Ardiansyah (+ 2 anak)
19. Endah W
20. Ramaditya Adikara
21. Isye Oktaviana
22. Sisca Lahur
23. Hadian
24. Eyang Teha
25. Sitti 'Ela' Sholehah
26. Bunda Ammy
Ayo yang lain buruan konfirmasi kehadirannya.Besok sudah H-1 lho...
Bagi yang membatalkan kehadirannya, bilang juga ya.
Terimakasih
--
http://min-shop.com
http://id-networkers.com
- 3b.
-
Re: [Info Eska] Peserta Milad Eska ke 5
Posted by: "CaturCatriks" akil_catur@yahoo.co.id akil_catur
Thu Jul 14, 2011 2:26 pm (PDT)
Sama sama sama:)
Pengin banget ikut, apalagi tempat deket
n kangen ketemu temen2 :(
sayang waktunya
jam sore sampai mlm, retno (istri) malah lagi mabok - hamil 3 bulan
seharusnya maboknya pagi, kayak orang2 pada umumnya :)
ok, smoga menyenangkan utk semuanya ya ...
Halaman Moeka Production:
Penerbit dan Jasa Penerbitan Buku I Toko Buku Online
http://halamanmoeka.blogspot. com
http://halamanmoeka.com
--- Pada Rab, 13/7/11, Syafaatus Syarifah <syarifah@gratika.co.id > menulis:
Dari: Syafaatus Syarifah <syarifah@gratika.co.id >
Judul: Re: [sekolah-kehidupan] [Info Eska] Peserta Milad Eska ke 5
Kepada: sekolah-kehidupan@yahoogroups. com
Tanggal: Rabu, 13 Juli, 2011, 8:26 AM
cup cup..jangan pada nangis mbak Siwi dan
Nia
saya juga gak bisa datang ..maaf ya.. anakku sedang
sakit
terakhir datang kumpul2 sk sewaktu di lembang...
hiks udah lama bgt ya...
----- Original Message -----
From:
Siu Elha
To: sekolah-kehidupan@yahoogroups. com
Sent: Tuesday, July 12, 2011 8:09
PM
Subject: Re: [sekolah-kehidupan] [Info
Eska] Peserta Milad Eska ke 5
ah Nia, mari kita menangis bersama-sama...:((
hehehe, doain acaranya sukses dan berkah...
menunggu para sesepuh turun
gunung...:D
- 3c.
-
Re: [Info Eska] Peserta Milad Eska ke 5
Posted by: "Annie" annie.sulistiono@gmail.com loiyloi
Thu Jul 14, 2011 2:26 pm (PDT)
Dear Panitia yang cantik dan ganteng,
Aku siswa SK yang pendiem, boleh ikutan daftar kan yaaa..
plus suami juga *ngelunjak :D
Best Regards,
Annie S.
<annie.sulistiono@gmail.com > <annie.sulistiono@gmail.com >
- 3d.
-
Re: [Info Eska] Peserta Milad Eska ke 5
Posted by: "musimbunga@gmail.com" musimbunga@gmail.com
Thu Jul 14, 2011 4:36 pm (PDT)
Wuih selamat ya.. Udah mau dua aja :)
Powered by Telkomsel BlackBerry®
-----Original Message-----
From: CaturCatriks <akil_catur@yahoo.co.id >
Sender: sekolah-kehidupan@yahoogroups. com
Date: Wed, 13 Jul 2011 10:55:24
To: <sekolah-kehidupan@yahoogroups. >com
Reply-To: sekolah-kehidupan@yahoogroups. com
Subject: Re: [sekolah-kehidupan] [Info Eska] Peserta Milad Eska ke 5
Sama sama sama:)
Pengin banget ikut, apalagi tempat deket
n kangen ketemu temen2 :(
sayang waktunya
jam sore sampai mlm, retno (istri) malah lagi mabok - hamil 3 bulan
seharusnya maboknya pagi, kayak orang2 pada umumnya :)
ok, smoga menyenangkan utk semuanya ya ...
Halaman Moeka Production:
Penerbit dan Jasa Penerbitan Buku I Toko Buku Online
http://halamanmoeka.blogspot. com
http://halamanmoeka.com
--- Pada Rab, 13/7/11, Syafaatus Syarifah <syarifah@gratika.co.id > menulis:
Dari: Syafaatus Syarifah <syarifah@gratika.co.id >
Judul: Re: [sekolah-kehidupan] [Info Eska] Peserta Milad Eska ke 5
Kepada: sekolah-kehidupan@yahoogroups. com
Tanggal: Rabu, 13 Juli, 2011, 8:26 AM
cup cup..jangan pada nangis mbak Siwi dan
Nia
saya juga gak bisa datang ..maaf ya.. anakku sedang
sakit
terakhir datang kumpul2 sk sewaktu di lembang...
hiks udah lama bgt ya...
----- Original Message -----
From:
Siu Elha
To: sekolah-kehidupan@yahoogroups. com
Sent: Tuesday, July 12, 2011 8:09
PM
Subject: Re: [sekolah-kehidupan] [Info
Eska] Peserta Milad Eska ke 5
ah Nia, mari kita menangis bersama-sama...:((
hehehe, doain acaranya sukses dan berkah...
menunggu para sesepuh turun
gunung...:D
- 3e.
-
Re: [Info Eska] Peserta Milad Eska ke 5
Posted by: "Anni" loiyloi@yahoo.com loiyloi
Thu Jul 14, 2011 7:32 pm (PDT)
Mbak Mimin,
aku (+ suami) sepertinya udah daftar :D, tapi blum masuk list yak ??
Thanks before...
--- In sekolah-kehidupan@yahoogroups. , Mimin <minehaway@.com ..> wrote:
>
> Daftar Peserta Milad SK V 2011 per 14 Juli 2011
>
> 1. Ugik Madyo
>
> 2. Mimin HW
>
> 3. Fiyan Arjun
>
> 4. Lygia
>
> 5. Elisa Koraag
>
> 6. Dyah Zakiati
>
> 7. Indarwati (+ 3 anak)
>
> 8. Nursalam AR (+ 1 anak)
>
> 9. Yuni Meganingrum
>
> 10. Taufiq
>
> 11. Istri Taufik (+ 1 anak)
>
> 12. Faris Anam
>
> 13. Achi TM
>
> 14. Agung - suami Achi TM ( + 1 anak)
>
> 15. Yudhi
>
> 16. Sinta Nisfuana (+ 1 anak)
>
> 17. Yayan Supardjo
>
> 18. Dani Ardiansyah (+ 2 anak)
>
> 19. Endah W
>
> 20. Ramaditya Adikara
>
> 21. Isye Oktaviana
>
> 22. Sisca Lahur
>
> 23. Hadian
>
> 24. Eyang Teha
>
> 25. Sitti 'Ela' Sholehah
>
> 26. Bunda Ammy
>
> Ayo yang lain buruan konfirmasi kehadirannya.Besok sudah H-1 lho...
> Bagi yang membatalkan kehadirannya, bilang juga ya.
>
> Terimakasih
> --
> http://min-shop.com
> http://id-networkers.com
>
- 3f.
-
Re: [Info Eska] Peserta Milad Eska ke 5
Posted by: "Nursalam AR" nursalam.ar@gmail.com
Thu Jul 14, 2011 7:51 pm (PDT)
Bantu sundul ah biar Mbak Mimin ngeh:D.
Btw, Mbak Anni Loi ini sama gak dengan Mbak Annie Sulistiono? Ada dua
email berbeda dengan dua Anni, soalnya. Jangan2 Mbak Mimin bingung nih
nyatetnya:).
Tabik,
Nursalam AR
On 7/15/11, Anni <loiyloi@yahoo.com > wrote:
> Mbak Mimin,
>
> aku (+ suami) sepertinya udah daftar :D, tapi blum masuk list yak ??
> Thanks before...
>
>
> --- In sekolah-kehidupan@yahoogroups. , Mimin <minehaway@.com ..> wrote:
>>
>> Daftar Peserta Milad SK V 2011 per 14 Juli 2011
>>
>> 1. Ugik Madyo
>>
>> 2. Mimin HW
>>
>> 3. Fiyan Arjun
>>
>> 4. Lygia
>>
>> 5. Elisa Koraag
>>
>> 6. Dyah Zakiati
>>
>> 7. Indarwati (+ 3 anak)
>>
>> 8. Nursalam AR (+ 1 anak)
>>
>> 9. Yuni Meganingrum
>>
>> 10. Taufiq
>>
>> 11. Istri Taufik (+ 1 anak)
>>
>> 12. Faris Anam
>>
>> 13. Achi TM
>>
>> 14. Agung - suami Achi TM ( + 1 anak)
>>
>> 15. Yudhi
>>
>> 16. Sinta Nisfuana (+ 1 anak)
>>
>> 17. Yayan Supardjo
>>
>> 18. Dani Ardiansyah (+ 2 anak)
>>
>> 19. Endah W
>>
>> 20. Ramaditya Adikara
>>
>> 21. Isye Oktaviana
>>
>> 22. Sisca Lahur
>>
>> 23. Hadian
>>
>> 24. Eyang Teha
>>
>> 25. Sitti 'Ela' Sholehah
>>
>> 26. Bunda Ammy
>>
>> Ayo yang lain buruan konfirmasi kehadirannya.Besok sudah H-1 lho...
>> Bagi yang membatalkan kehadirannya, bilang juga ya.
>>
>> Terimakasih
>> --
>> http://min-shop.com
>> http://id-networkers.com
>>
>
>
>
--
www.nursalam.wordpress. com
- 4.
-
Apa arti kata itu Mah..?
Posted by: "Dewo" pdewo@yahoo.com pdewo
Thu Jul 14, 2011 2:24 pm (PDT)
"BULAN SATU"
Hai Mah... �
Aku memang hanya 3/4 inci aja panjangnya,�tapi aku sudah punya seluruh organ tubuh...
Aku suka suaramu...�
Setiap kali aku mendengarnya,�aku pasti menggoyangkan tangan dan kakiku...Hiihi.
Suara detak jantungmu adalah lagu kesukaanku...:)�
"BULAN DUA".�
Mamah...
Hari ini aku belajar menghisap jariku..asiiik.
Kalo kamu bisa melihat aku�
Kamu pasti tau kalau aku adalah bayimu..
Aku memang belum cukup besar tuk hidup di luar....
Betapa nyaman dan hangat di dalam sini, Mah...:)
"BULAN TIGA"
Tahu nggak Mah..?�
Aku ini anak perempuan atau laki-laki?..hehe...hayo tebak :)
Aku harap Mamah bisa bahagia karena aku ada...
Aku selalu berharap Mamah selalu bahagia...
Karena kalo Mamah sedih,�
Aku juga ikut sedih.�
Dan aku juga ikut nangis , walaupun Mamah nggak bisa mendengarnya...�
"BULAN EMPAT"
Mamah...�
Rambutku mulai tumbuh.�
Memang masih pendek dan halus tapi akan tumbuh banyak sekali Mah...bagus deh.
Aku juga sudah latihan Mah...sekarang aku bisa menengok.., melipat dan merenggangkan kaki dan tangan-tanganku.:).
Aku udah jago lho..hiihi.....
"BULAN LIMA".�
Kamu pergi ke dokter hari ini ya Mah...
Tapi, kok dia bohong ke Mamah..?�
Dia bilang kalau aku nggak ada....�
TAPI AKU ADA..!!, MAH DENGARIN AKU DOOONG, AKU BAYIMU............... ....
Mamah......, apa itu ABORSI???�
�
"BULAN ENAM"
Aku bisa mendengar dokter itu lagi...�
Aku nggak suka dia.!!�
Dia sangat nggak berperasaan.!�
Sesuatu datang mengancam rumahku.� Dokter-dokter itu bilang itu jarum....
�
Mamah apa itu !!??? TOLONG, AKU TERBAKAR !!!�
TOLONG HENTIKAN DIA !!�
AKU TIDAK BiSA MELAWAN...�
MAMAAAH...! TOLOOONG!!!�
"BULAN TUJUH"
Mamah....
Aku baik-baik saja.�
Aku sudah bersama TUHAN....
DIA MEMEGANG TANGANKU.�
Dan DIA sudah memberitahu aku apa itu aborsi....�
Mengapa kamu nggak menginginkan aku, Mah....?�
Setiap ABORSI berarti,
Satu jantung LAGI yang berhenti berdetak...�
Dua mata yang tidak dapat LAGI melihat dunia...�
Dua tangan LAGI yang tidak akan pernah memegang...�
Dua kaki LAGI yang tidak akan pernah bisa berlari dan berjalan....
Satu mulut LAGI yang tidak akan pernah bisa berbicara...�
"Setiap ABORSI adalah PEMBUNUHAN"
Bila kita menentang ABORSI, mohon berkenan menyebarkannya...terima kasih.
Pramono Dewo
- 5.
-
Lowongan Full Time Copywriter
Posted by: "mowsaku" mowsaku@yahoo.com mowsaku
Thu Jul 14, 2011 2:24 pm (PDT)
Dear Moderator,
Maaf kami mau titip lowongan kerja yang mungkin informasinya bermanfat
bagi anggota milis.
Terima Kasih sebelumnya.
LORCO MENARA MULTIMEDIA
Kami adalah Perusahaan berkembang yang bergerak di bidang pengadaan
media komunikasi QHSE (Quality, Health, Safety, and Environment)/ K3
(Kesehatan dan Keselamatan Kerja) untuk industri Migas, Manufaktur, dan
berbagai jenis industri lainnya. Kami sedang membutuhkan staf untuk
ditempatkan sebagai :
FULL TIME COPYWRITER (CPW)
Persyaratan:
Pria/ Wanita
Menyukai Bidang Copywriting
Sanggup dan terbiasa membuat copywriting kreatif dan menarik untuk
tagline poster, leaflet, dan content artikel.
Minimal dapat berbahasa Inggris pasif
Familiar dengan aktivitas Internet Marketing/ Cyber Public
Relation
Memiliki blog sendiri lebih disukai
Pendidikan minimal D3
Berdomisili di Bandung atau siap ditempatkan di Bandung
Skill komunikasi, presentasi dan persuasi yang baik
Berbadan sehat,tidak mengidap penyakit berat
Posisi ini untuk full time employee bukan freelance
Kirimkan lamaran Anda, CV dengan Foto Terbaru, Portofolio Copywriting
jenis content artikel dan tagline kreatif ASLI buatan Anda ke:
HRD Manager
Lorco Menara Multimedia
melalui email dengan subject "CPW" ke alamat email:
career@lorco.co.id
- 6.
-
Bahasa dan penemuan bahasa
Posted by: "t.wfarida" t.wfarida@yahoo.com t.wfarida
Thu Jul 14, 2011 2:24 pm (PDT)
ngomong2 soal bahasa niih (lha ini ngomong juga pake baha khan ya?-juga tulisan tentunya). Bahasa Indonesia juga bahasa daerah atau mungkin juga inggris dll. Tapi yang pasti, mau gimana juga, soal peradaban; manusia adalah subyeknya.
So Please deh bantuin, bagi yang mengetahuinya, terutama bagi yang masih didaerah masing-masing. Mungkin aja masih sempet ketemu ma para sesepuh dll. Atau barangkali yang masih terlibat penelitian.
Secara di kampungku niih ada yang usia kira2 80 tahunan, tapi bagitu ditanya tanggal lahir berikut peristiwa sekitar, kayaknya kurang begitu bisa dipercaya.
Kemanakah daku bisa dapet cari tahu? tks
- 7.
-
Artikel: Proporsi Toleransi Terhadap Kesalahan Karyawan
Posted by: "Dadang Kadarusman" dkadarusman@yahoo.com dkadarusman
Thu Jul 14, 2011 2:24 pm (PDT)
Artikel: Proporsi Toleransi Terhadap Kesalahan Karyawan
Hore, Hari Baru! Teman-teman.
Saya pernah menegur seorang pemimpin yang memarahi bawahannya sampai menangis. Tidak ada kesalahan yang boleh dibiarkan, memang. Tetapi apakah harus sampai sejauh itu? Saya sepakat jika pada situasi tertentu sikap keras itu sangat diperlukan. Tetapi tidak pada semua situasi. Saya juga termasuk tipe pribadi 'whatever it takes'. Tetapi, memarahi karyawan sampai menangis; tentu ada rambu-rambunya. Sangat mudah untuk membuat bawahan menangis, asal tahu saja jika hatinya balas memaki dan melaknat selama-lamanya. Tetapi saya percaya bahwa ada cara ampuh untuk membuat orang menangis, tanpa menyakiti hatinya. Sejauh yang saya ingat, ada 3 kejadian dimana orang yang saya pimpin menangis di ruangan saya. Dan saya yakin semuanya tidak menyebabkan saya dikutuk oleh mereka. Namun hanya satu kejadian yang akan saya ceritakan disini dengan harapan bisa memberi inspirasi bagi proses pematangan jiwa kepemimpinan kita.
Jika Anda termasuk pemimpin yang gampang mengeluarkan kata-kata kasar kepada bawahan, mungkin ini saatnya untuk berlatih dengan cara yang berbeda. Jika Surat Peringatan sangat mudah tercetak dari printer Anda, ini juga saat yang tepat untuk menghemat kertas sekaligus menemukan cara lain yang lebih berdampak. Meskipun dibenarkan oleh aturan yang berlaku, tetapi coba secara fair melihat fakta bahwa ternyata SP sama sekali tidak bisa mengubah seseorang. Saya lebih memilih membuat 'gentlement agreement' secara langsung daripada mengeluarkan SP. Dan saya tidak pernah meleset dengan hal itu. Bagi Anda yang tertarik menemani saya belajar tentang bagaimana menemukan proporsi toleransi terhadap kesalahan karyawan; saya ajak untuk memulainya dengan mempraktekkan 5 kemampuan Natural Intelligence berikut ini:
1. Fahamilah bahwa mereka sama manusianya seperti kita. Sungguh beruntung jika kita menyadari bahwa sebagai manusia, kita pun bisa melakukan kesalahan yang sama. Tidak ada gunanya memelihara sifat takabur dan terlampau yakin jika kita ini adalah manusia yang bersih dari kesalahan. Jika bukan berbohong, maka kita mungkin sudah lupa apa yang pernah kita lakukan dimasa lalu. Atau, barangkali kita bisa tergelincir dimasa yang akan datang. Kesadaran semacam ini penting agar ketika menemukan adanya kesalahan yang dilakukan oleh bawahan, kita menyikapinya secara proporsional. Bersikap over-reactive sama sekali bukanlah cara seorang pemimpin sejati menangani kesalahan yang dilakukan oleh anak buahnya. Sebab ketika menangani sebuah kesalahan, Anda tidak hanya berurusan dengan pelakunya. Anda sedang mengirimkan sinyal kepada semua orang yang Anda pimpin. Mereka menilai cara Anda mengatasinya, dan mereka mengantisipasi kemungkinan-kemungkinan bagi dirinya
sendiri. Sinyal itu sangat menentukan sikap semua orang di team Anda. Jadi, fahamilah bahwa mereka sama manusianya seperti Anda.
2. Dahulukan keteladanan yang Anda sendiri lakukan. Berapa kali Anda mendengar seorang pemimpin memarahi bawahannya untuk suatu kesalahan yang dia sendiri melakukannya? Maka tidak heran jika hukum menjadi lelucon umum (1) atasan selalu benar, (2) jika atasan salah, lihat hukum nomor (1). Sungguh sangat sulit untuk mendapatkan komitmen karyawan tanpa keteladanan para pemimpinnya. Saya memanggil seseorang ke kantor, lalu menyodorkan 2 lembar kertas. Satu data absensi saya, satunya lagi miliknya. "Kasih tahu gue, berapa kali gue terlambat ke kantor bulan ini. Dan kasih tahu gue, berapa kali elu masuk ke kantor tidak terlambat bulan ini." Dia menatap saya "Iya, Pak." Katanya. "Elu nggak pantes ngomong apapun sebelum mengerti isi kertas itu." Begitu saya bilang. "Tapi Pak, teman-teman lain juga sering terlambat nggak apa-apa," Itulah resiko demokratisasi yang harus saya terima. "Mereka bukan urusan gue. Selama elu masih mau
gabung di team gue, elu musti ikut aturan main disini. Kalau elu kepengen seperti mereka, elu boleh pindah ke departemen mereka. Gue bantu elu pindah kesana." Jam 7 pagi, biasanya saya sudah berada di kantor sehingga teman saya bisa melihat bahwa kedisiplinan itu bukan sekedar untuk memperindah lidah. Saya tidak menuntut mereka datang pagi sekali. Tapi jam 8 tepat, sebaiknya mereka sudah berada ditempat. Lakukan, dan jadilah teladan bagi orang-orang yang Anda pimpin.
3. Ambillah tanggungjawab kepemimpinan secara utuh. Apa sih tanggungjawab kepemimpinan itu? Salah satunya; memastikan semua proses berjalan sehingga menghasilkan profit yang tinggi bagi perusahaan dengan tetap menjaga etika dan rambu-rambu operasionalnya. Kalau ada penyimpangan? Ya harus dipertanggungjawabkan oleh sang pemimpin. Lho, bukannya oleh pelakunya? Tidak cukup. Karena seorang pemimpin bertanggungjawab untuk memastikan tidak ada pelanggaran dan penyalahgunaan seperti itu. Bukankah 'tanggungjawab' yang menjadikannya dibayar lebih mahal dari orang lain? Memang tidak ada seorang pun dimuka bumi yang bersedia untuk mempertanggungjawab kan kesalahan yang dilakukan oleh orang lain. Jadi supaya tidak tertimpa kejadian seperti itu, maka seorang pemimpin mesti benar-benar memastikan agar semua proses dan operasional berjalan sebagaimana mestinya. Manusia mempunyai kecenderungan untuk melakukan kesalahan, bahkan 'to test the fence'. Tugas
pemimpinlah untuk memastikan jika pagar selalu kokoh agar setiap kali serigala mencoba masuk bisa segera dihalau. Dengan begitu, Anda tidak akan pernah kehilangan seekor ayam pun dari dalam kandang. Serigala itu pengaruh buruk, sedangkan ayam adalah aset mental.
4. Sentuhlah hati nuraninya, bukan menyayatnya. Sebagai pemimpin, tentu Anda bersedia memperjuangkan hal terbaik untuk anak buah Anda. Tetapi, bagaimana jika ternyata dia menyalahgunakannya? Saya langsung memanggilnya ke ruang kerja saya. Setelah memaparkan semua temuan dan dia mengakuinya, saya hanya berkata begini;"Saya tidak menyangka kamu melakukan itu. Setelah semua yang saya lakukan untukmu selama ini? Saya mengira, saya bisa membantu kamu untuk menjadi kebanggaan bagi keluargamu. Ternyata saya salah. Saya sungguh berharap anak-anakmu bisa berdiri didepan kelas sambil menceritakan kepada teman-teman mereka tentang kebanggaan terhadap Ayahnya yang hebat. Saya mengimpikan kamu kelak menjadi seseorang yang bisa berdiri tegak dengan penuh kebanggaan dan kehormatan. Tapi, kelihatannya mimpi kita tidak sama." Saya mengenal keluarganya. Dan sungguh, saya melihat meleleh air matanya. "Kamu menangis karena saya menegurmu?" saya penasaran.
"Bukan…" katanya. "Saya sangat menyesali tindakan saya…." Sejak saat itu, dia tidak pernah mengecewakan lagi. Dan saya bangga kepadanya. Mungkin, inilah tangisan karyawan yang tidak menjadikan atasannya dilaknat didalam hati mereka.
5. Berteguh-hatilah saat harus mengambil keputusan paling pahit. Dari beragam kesalahan yang dilakukan oleh anak buah, kadang memang ada yang melampaui batas. Jika itu berupa pelanggaran terhadap integritas, maka solusinya memang harus tuntas tas tas. Seorang Manager di team saya berhasil menemukan penyalahgunaan data penting yang dilakukan oleh salah satu staff di team kami. Selain melanggar integritas, tindakan itu juga sangat membahayakan kelangsungan hidup perusahaan, dan bisa mencelakai pelanggan, serta merusak kredibilitas team secara keseluruhan. Saat mendapatkan rincian laporan dan bukti-buktinya, saya bertanya; "Then what is your recommendation?" Saya paham ketika pilihannya hanya ada dua; diminta mengundurkan diri, atau diberhentikan. Saya memastikan bahwa saya mendukungnya 100%. Apa yang kagumi dari sahabat saya ini? Dia mengkomunikasikannya secara senyap, dingin dan bersih. Bahkan saya tidak perlu mengeluarkan satu kata pun
untuk menghasilkan penyelesaian yang 'win-win' itu. Hubungan personal kami masih tetap baik, meskipun hubungan professional kami terhenti. Memang, kami kehilangan seseorang. Tetapi, teman-teman didalam teamnya memahami mengapa keputusan itu harus diambil. Dengan begitu, lebih banyak lagi sahabat kami yang selamat dari godaan untuk melakukan kesalahan yang sama.
Kita sering sedemikian mudahnya memvonis orang lain. Padahal sebagai manusia, kita juga punya peluang untuk melakukan kesalahan yang sama. Mari kita belajar menyikapi kesalahan orang lain secara proporsional. Apalagi jika yang melakukannya adalah orang-orang yang kita pimpin sendiri. Kitalah yang bertanggungjawab untuk memperkecil kemungkinan terjadinya kesalahan itu. Namun jika terlanjur terjadi, kita pun tidak sepatutnya melepaskan diri dari tanggungjawab itu. Apalagi sampai menimpakan seluruh kesalahan itu kepada orang-orang yang tindak tanduknya sangat ditentukan oleh keteladanan yang kita tunjukkan.
Mari Berbagi Semangat!
Dadang Kadarusman - 6 Juli 2011
Master Trainer & Natural Intelligence Inventor
Website: http://www.dadangkadarusman. com
Catatan Kaki:
Di rumah kita, sebuah cermin bisa memperlihatkan seperti apa wajah kita. Di kantor, cermin itu mewujud dalam perilaku orang-orang yang kita pimpin. Sebaik apa kita memimpin? Semuanya terlihat dari perilaku mereka.
Silakan di-share jika naskah ini Anda nilai bermanfaat bagi yang lain.
Follow DK on Twitter @dangkadarusman
- 8.
-
Artikel: Keseimbangan Antara Penghidupan dan Kehidupan
Posted by: "Dadang Kadarusman" dkadarusman@yahoo.com dkadarusman
Thu Jul 14, 2011 2:24 pm (PDT)
Artikel: Keseimbangan Antara Penghidupan dan Kehidupan
Hore, Hari Baru! Teman-teman.
Ketika seseorang tengah berjuang untuk mendapatkan nafkahnya, kita biasa menyebutnya 'sedang mencari penghidupan'. Sedangkan ketika seseorang memberi nilai kepada dunia dengan apa yang bisa dilakukannya, maka kita menyebutnya; 'berkontribusi kepada kehidupan'. Hal ini menunjukkan bahwa meskipun mirip, namun antara 'penghidupan' dan 'kehidupan' itu terdapat perbedaan yang signifikan. Albert Schweitzer menggambarkannya dalam sebuah kalimat yang indah; "We make a living by what we get, but we make a life by what we give". Kita memperoleh penghidupan dengan apa yang kita dapatkan, namun kita membangun kehidupan dengan apa yang kita berikan. Dalam nasihat itu ada sebuah isyarat untuk terus gigih berusaha agar mendapatkan nafkah yang layak. Namun pada saat yang sama, kita diingatkan untuk berkontribusi kepada orang lain. Mengapa? Karena nilai hidup kita tidak semata-mata ditentukan oleh pendapatan kita, melainkan oleh kontribusi kita.
Mana yang harus didahulukan; penghidupan ataukah kehidupan? Idealnya, keduanya bisa berjalan saling beriringan. Namun, hal itu bukan soal yang mudah. Kebutuhan nafkah sering menempatkan saya pada situasi dimana 'mendapatkan' sesuatu harus menjadi prioritas sehingga 'memberikan' sesuatu sering terabaikan. Awalnya saya percaya bahwa 'nanti kalau saya sudah sukses' maka saya akan bisa 'memberi atau melakukan sesuatu' untuk orang lain. Namun, kenyataannya saya tidak pernah sampai kepada titik yang bernama 'nanti' itu. Hal itu berlangsung terus sampai saya menemukan bahwa kita bisa berkontribusi melalui hal-hal yang paling sederhana. Bagi Anda yang tertarik menemani saya belajar berkontribusi melalui hal-hal sederhana seperti yang saya maksud; saya ajak untuk memulainya dengan mempraktekkan 5 pemahaman Natural Intelligence berikut ini:
1. Berkontribusi tidak selalu berupa materi. Selama masih mengira bahwa berkontribusi harus selalu dengan materi maka seseorang akan selalu dihadapkan kepada perbenturan antara kebutuhan keluarganya dengan 'panggilan hati'. Oleh sebab itu, wacana kontribusi sering menjadi seperti hak istimewa orang-orang yang memiliki kelapangan harta. Jika untuk memenuhi keperluan biaya sekolah anak saya saja masih harus pusing tujuh keliling, bagaimana saya bisa melakukan sesuatu bagi orang lain? Untungnya, guru kehidupan saya mengingatkan bahwa memberi tidak harus selalu berupa materi. "Jika Engkau punya tenaga, maka tenagamu adalah sumberdaya utama dalam berkontribusi," begitu nasihatnya. Mungkin dengan waktu, atau ilmu yang Engkau miliki. Mungkin dengan sekedar sebuah kalimat penyemangat. Atau, bahkan sekedar dengan senyum yang menyenangkan hati orang-orang yang melihatmu. Ada banyak cara untuk berkontribusi. Dan semuanya itu, tidak harus berupa
materi.
2. Menemukan misi hidup. Kita sering melihat orang-orang yang tanpa lelah terus berkontribusi kepada kehidupan orang lain. Sekalipun untuk itu mereka harus berbagi energy dan usaha. Bahkan disaat hidupnya sendiri sedang 'tidak terlampau indah', mereka terus gigih untuk membuat hidupnya berarti. Mengapa begitu? Seseorang mengajarkan sebuah jawaban yang membuat hati saya terpana. "Misi hidup," katanya. Yakinlah bahwa kehadiran kita di muka bumi bukanlah tanpa misi. Sayangnya, kita sering lupa atas misi yang kita emban itu sehingga kita terlena dalam jibaku perjuangan mempertahankan hidup. Akhirnya kita tenggelam dalam kesibukan mencari penghidupan. Suatu hari, seseorang bertanya kepada saya "Apa misi hidupmu Nak?" Saya tidak dapat menjawabnya. "Temukan itu didalam hatimu," katanya. "Tanpa itu, Engkau tidak akan pernah menjadi rahmatan lil'alamin"
3. Hidup bukan sekedar soal duniawi. Kita sudah sejak lama percaya akan adanya kehidupan setelah kematian. Jika hal itu benar, maka setiap tindakan kita selama hidup di dunia menjadi patokan seberapa baiknya kualitas kehidupan kita dialam setelah kematian. Semakin banyak kontribusi yang kita berikan semasa hidup, semakin baik pula apa yang bisa kita dapatkan di dunia baru yang kelak akan kita huni. Jika kontribusi kita hanya sedikit, barangkali hanya sedikit juga apa yang akan kita dapat. Lantas, bagaimana jadinya kehidupan kita nanti jika kita tidak berkontribusi sama sekali? Pantaslah jika guru kehidupan saya selalu mengingatkan bahwa;"sebaik-baiknya manusia adalah dia yang paling banyak memberi manfaat bagi orang lain." Beliau mengingatkan agar tidak terlalu sering terjebak untuk mengurusi kepentingan-kepentingan pribadi semata. Apalagi sampai terjebak dalam ego yang menutupi hati sehingga sangat sulit untuk dimasuki panggilan-panggilan
suci. Padalah, hidup bukan sekedar soal duniawi.
4. Bertemanlah dengan orang-orang yang positif. Hidup adalah pertanda masih adanya energy didalam diri kita. Sedangkan energy didalam setiap individu merupakan perpaduan antara energy positif dan energy negatif. Maka wajar jika bentuk aliran energy didalam diri kita sangat dipengaruhi oleh bentuk energy yang ada di sekitar kita. Sangat sulit untuk menjadi positif jika kita dikelilingi oleh orang-orang yang bersikap negatif, misalnya. Atau sebaliknya, saat berinteraksi dengan orang-orang yang bersikap dan bertindak secara positif, kita jadi lebih mudah untuk melakukan hal-hal yang positif. Hal itu pasti terjadi baik secara terpaksa maupun sukarela. Di lingkungan orang-orang positif kita akan ikut 'terbawa arus' positif. Jadi jika ingin 'merasa ringan hati' saat melakukan hal-hal yang positif, maka sebaiknya kita memperbanyak teman yang bersikap positif.
5. Memberi ruang kepada orang-orang yang berkontribusi. Meskipun kita percaya bahwa cara untuk berkontribusi itu begitu banyaknya, tetapi tidak berarti kita bisa ikut berkontribusi. Boleh jadi karena kondisi tidak memungkinkan. Atau mungkin karena kita tidak ingin berkontribusi saja. Bagaimana pun juga kita adalah tuan bagi kehidupan kita sendiri sehingga kita berhak untuk menentukan apapun yang 'kita lakukan' atau 'tidak kita lakukan'. Namun, kebebasan itu juga berarti bahwa kita tidak memiliki hak untuk menghalangi orang lain yang hendak berkontribusi untuk kehidupan dunia yang lebih baik. Artinya, bersamaan dengan kewenangan kita untuk menentukan pilihan hidup kita sendiri terselip sebuah kewajiban untuk menghargai aspirasi orang lain untuk berkontribusi. Maka sudah sepatutnya kita memberi ruang kepada orang-orang yang berkontribusi, bukan? Sebentar dulu. Jika Anda memberi ruang kepada orang-orang yang hendak berkontribusi; maka
sesungguhnya Anda pun sudah berkontribusi lho.
Jika kita masih percaya akan keberadaan sisi baik dan sisi buruk dalam diri kita, maka kita pasti percaya bahwa kita bisa berkontribusi untuk menebarkan nilai-nilai kebaikan yang kita miliki. Untuk memulainya, kita bisa bertanya kepada diri sendiri; nilai-nilai kebaikan apa yang bisa saya kontribusikan hari ini?
Mari Berbagi Semangat!
Dadang Kadarusman - 12 Juli 2011
Master Trainer & Natural Intelligence Inventor
Website: http://www.dadangkadarusman. com
Catatan Kaki:
Banyak orang bersedekah karena percaya bahwa harta mereka akan bertambah banyak seiring dengan semakin banyaknya sedekah yang mereka berikan. Agar semakin bersemangat untuk berbagi kebaikan dengan orang lain, mungkin kita juga harus belajar percaya bahwa kebaikan didalam diri kita akan bertambah seiring dengan bertambahnya kebaikan yang kita tebarkan.
Silakan di-share jika naskah ini Anda nilai bermanfaat bagi yang lain.
Follow DK on Twitter @dangkadarusman
- 9a.
-
Assalamu'alaikum wr wb
Posted by: "Lilyani Taurisia" lilyani.twm@gmail.com
Thu Jul 14, 2011 2:24 pm (PDT)
Salam kenal, saya anggota lama dengan email baru. Lilyani Taurisia. :)
- 9b.
-
Re: Assalamu'alaikum wr wb
Posted by: "Siu Elha" siuelha@yahoo.com siuhik
Thu Jul 14, 2011 6:18 pm (PDT)
pa kabar Mbakeee... iya saya masih inget dong dengan Mbak Lilyani Taurisia....
ayo bagi2 tulisan n puisinya lagiiii...:)
btw ikutan milad yuk....:)
_____________________ _________ __
From: Lilyani Taurisia <lilyani.twm@gmail.com >
To: sekolah-kehidupan@yahoogroups. com
Sent: Tuesday, July 12, 2011 12:51 PM
Subject: [sekolah-kehidupan] Assalamu'alaikum wr wb
Salam kenal, saya anggota lama dengan email baru. Lilyani Taurisia. :)
- 10.1.
-
Re: (Woro-woro) Milad Eska ke 5 tahun 2011
Posted by: "evawani suryani" eva_wani@yahoo.com eva_wani
Thu Jul 14, 2011 2:25 pm (PDT)
va daftar dong bareng Lisa adhani member baru sk,...
--- On Mon, 7/11/11, Siu Elha <siuelha@yahoo.com > wrote:
From: Siu Elha <siuelha@yahoo.com >
Subject: [sekolah-kehidupan] (Woro-woro) Milad Eska ke 5 tahun 2011
To: sekolah-kehidupan@yahoogroups. com
Date: Monday, July 11, 2011, 9:28 PM
BismillahirrahmaanirrahiimAssalaamu 'alaikum Wr wb.
Selamat Pagiiii, Eskaers......(girang jingkrak-jingkrak)
Apa Kabar semuanya? Sepertinya pagi ini sangat cerah yaaa.. Semoga hari-hari warga Eska juga secerah suasana pagi ini.
Inti dari kebahagiaan saya (khususnya) pagi ini karena saya bisa posting lagi di Milis tercintah ini, setelah berbulan-bulan email saya mati suri, sehingga harus ganti account untuk bisa posting lagiii... (halah yg bagian ini dilewati saja, ndak penting banget!).
Jadi begini, tentang milad yang kabarnya sempat simpang siur, ndak jelas, maka dengan hati riang gembira saya diberi mandat oleh Pak Marbot untuk mengumumkan tentang kelanjutan Milad Eska ke V, Insyaallah
Milad ke V Milis Sekolah Kehidupan akan dilaksanakan pada :
Hari / tgl : Sabtu, 16 Juli 2011Tempat : Gedung Bidakara JakartaAcara : Kumpul Bareng Lepas Kangen, Curhat, Nggosip, Ato bikin sesuatu yang Serius, yang jelas akan diudarai dengan cinta (tsahhh) Dalam rangka MILAD ESKA ke V tahun 2011.Jam : 17.00 s/d 19.30 WIB (thet ya nggak pake karet jamnya).
Tolong dicatat, dan diberi reminder di BB n Hapenya yaaa.... (halah)
So, monggo... siapapun segera mendaftar diacara ini, free! (Tapi harus daftar ya!) Langsung aja email ini direply untuk mendaftar, nanti akan kami rekap.
Oh ya, sepertinya acara ini kurang semarak tanpa 'ritual' khas Eskaers, jadi untuk menambah gayeng suasana karena kita juga lamaaa sekali ndak ketemu, yuk kita bawa kado ya, akan ada acara tuker kado dan mohon didalam kadonya diselipi kata harapanmu untuk sahabat yang akan menerima kado itu. Harganya jangan lebih dari 20 ribu
ya?
mmm... sepertinya sudah cukup woro-woro saya, karena mepetnya waktu mohon segera mendaftar ya, untuk mempermudah persiapan acara.
Bila ada hal yang kurang jelas monggo tanya langsung ke :Pak Marbot (Pak Suhadi) 081 21089865 /081938385279Siwi (0811342470)
Semoga acara ini diberi kelancaran, kesuksesan dan berkah yang menaunginya. Amin
Wassalam Wr. wb.
- 10.2.
-
Re: (Woro-woro) Milad Eska ke 5 tahun 2011
Posted by: "humairayusuf" humaira_ys@yahoo.com humaira_ys
Thu Jul 14, 2011 2:25 pm (PDT)
Assalamu'alaikum
aku daftar dong untuk milad sk
Namaku : Mira Humaira
No Hp 081218224911
email ;humaira_ys@yahoo.com
Fb : Mira Humaira
--- On Tue, 7/12/11, Siu Elha <siuelha@yahoo.com > wrote:
From: Siu Elha <siuelha@yahoo.com >
Subject: [sekolah-kehidupan] (Woro-woro) Milad Eska ke 5 tahun 2011
To: sekolah-kehidupan@yahoogroups. com
Date: Tuesday, July 12, 2011, 8:28 AM
BismillahirrahmaanirrahiimAssalaamu 'alaikum Wr wb.
Selamat Pagiiii, Eskaers......(girang jingkrak-jingkrak)
Apa Kabar semuanya? Sepertinya pagi ini sangat cerah yaaa.. Semoga hari-hari warga Eska juga secerah suasana pagi ini.
Inti dari kebahagiaan saya (khususnya) pagi ini karena saya bisa posting lagi di Milis tercintah ini, setelah berbulan-bulan email saya mati suri, sehingga harus ganti account untuk bisa posting lagiii... (halah yg bagian ini dilewati saja, ndak penting banget!).
Jadi begini, tentang milad yang kabarnya sempat simpang siur, ndak jelas, maka dengan hati riang gembira saya diberi mandat oleh Pak Marbot untuk mengumumkan tentang kelanjutan Milad Eska ke V, Insyaallah
Milad ke V Milis Sekolah Kehidupan akan dilaksanakan pada :
Hari / tgl : Sabtu, 16 Juli 2011Tempat : Gedung Bidakara JakartaAcara : Kumpul Bareng Lepas Kangen, Curhat, Nggosip, Ato bikin sesuatu yang Serius, yang jelas akan diudarai dengan cinta (tsahhh) Dalam rangka MILAD ESKA ke V tahun 2011.Jam : 17.00 s/d 19.30 WIB (thet ya nggak pake karet jamnya).
Tolong dicatat, dan diberi reminder di BB n Hapenya yaaa.... (halah)
So, monggo... siapapun segera mendaftar diacara ini, free! (Tapi harus daftar ya!) Langsung aja email ini direply untuk mendaftar, nanti akan kami rekap.
Oh ya, sepertinya acara ini kurang semarak tanpa 'ritual' khas Eskaers, jadi untuk menambah gayeng suasana karena kita juga lamaaa sekali ndak ketemu, yuk kita bawa kado ya, akan ada acara tuker kado dan mohon didalam kadonya diselipi kata harapanmu untuk sahabat yang akan menerima kado itu. Harganya jangan lebih dari 20 ribu
ya?
mmm... sepertinya sudah cukup woro-woro saya, karena mepetnya waktu mohon segera mendaftar ya, untuk mempermudah persiapan acara.
Bila ada hal yang kurang jelas monggo tanya langsung ke :Pak Marbot (Pak Suhadi) 081 21089865 /081938385279Siwi (0811342470)
Semoga acara ini diberi kelancaran, kesuksesan dan berkah yang menaunginya. Amin
Wassalam Wr. wb.
- 11.1.
-
Re: [Info Eska] Milad V di Jogjakarta
Posted by: "kelongpajaga@yahoo.co.id" kelongpajaga@yahoo.co.id kelongpajaga
Thu Jul 14, 2011 2:25 pm (PDT)
Selamat milad saja teman-teman.
Tiba-tiba aku juga pengen nimbrung unjuk jari, padahal aku memang selalu duduk di bangku paling belakang, meski sudah 4 tahun mengikuti kelas ini belum pernah menuliskan apa-apa.
Murid yang selalu tinggal kelas... Hehehehehe...
Makasih untuk semuanya ya....
Dari Makassar terkirim salam....
Kelongpajaga.blogspot. com
-----Original message-----
From: t.wfarida
Sent: 06/07/2011, 11:18 AM
To: sekolah-kehidupan@yahoogroups. com
Subject: [sekolah-kehidupan] Re: [Info Eska] Milad V di Jogjakarta
Secara daku member baru niiih, gimana cara gabung ikutan kopdar? txz
--- In sekolah-kehidupan@yahoogroups. , Sisca Lahur <sapijinak2000@com ...> wrote:
>
> Kabar acaranya bagaimana, ya ?
>
> Atau saya yang kurang menyimak ?
>
> Thx
> Sisca
>
>
> _____________________ _________ __
> From: Mimin <minehaway@...>
> To: sekolah-kehidupan@yahoogroups. com
> Cc: kabinet.eska@...
> Sent: Monday, January 17, 2011 10:54 AM
> Subject: [sekolah-kehidupan] [Info Eska] Milad V di Jogjakarta
>
>
> Â
> Dear All,
>
>
> Berdasarkan hasil rapat internal, kamisepakat mengadakan milad SK ke-V di Jogjakarta tanggal 15-17 Juli 2011.
> Berhubung masih lama, jadi murid-murid SK bisa nabung jauh-jauh hari.
>
> Berikut susunan panitia milad SK. Jika ada yang keberatan, silakan disampaikan pada Ketua.
> Atau ada yang mau mengajukan diri jadi panitia, saya persilakan.
>
>
> SUSUNAN PANITIA MILAD SK â" 5
>
>
> Ketua            :       Andri Pranolo
> Sekretaris       :       Achi TM
> Bendahara      :       Siwi LH
>
> Sie Acara            : -    Anty
> Â Â Â Â Â Â Â Â Â Â Â Â Â Â Â Â Â Â Â Â Â Â Â Â Â Â Â -Â Â Â
> Â Nia (nihaw)
> Â Â Â Â Â Â Â Â Â Â Â Â Â Â Â Â Â Â Â Â Â Â Â Â Â Â Â -Â Â Â Â Hadian
> Sie Pendaftaran    : -    Rahma Lee U
> Â Â Â Â Â Â Â Â Â Â Â Â Â Â Â Â Â Â Â Â Â Â Â Â Â Â Â -Â Â Â Â Wiwik
> Sie Dokumentasi  :       Yons Ahmad
> Sie Akomodasi     : -    Ugik
> Â Â Â Â Â Â Â Â Â Â Â Â Â Â Â Â Â Â Â Â Â Â Â Â Â Â Â -Â Â Â Â Fiyan Arjun
> Sie Transportasi    :     Aris El Durra
> Sie
> Perlengkapan  :      Budi Santoso
> Â Â Â Â Â Â Â Â Â Â Â Â Â Â Â Â Â Â Â Â Â Â Â Â Â Â Â -Â Â Â Â Zaenal Abidin
> Sie HUMAS Â Â Â Â Â Â Â Â :Â -Â Â Â Â Mimin Ha Way
> Sie Konsumsi      : -    Wiwit Wijayanti
>
>
> Demikian informasi dari saya. Moga kita semua bisa bertemu di Jogjakarta.
>
>
> Salam,
> Mimin Ha Way
> Sekretaris Gadungan :)
>
>
>
> --
> Write what you think!
> http://minesweet.blogspot. com
> http://minehaway.com/min-shop/
>
- 11.2.
-
Re: [Info Eska] Milad V di Jogjakarta
Posted by: "Siu Elha" siuelha@yahoo.com siuhik
Thu Jul 14, 2011 6:15 pm (PDT)
Woghh baru tahu ada Eskaers dari Makassar, mbok bagi2 cerita disini...
terimakasih Mas / Mbak, btw ikutan milad? (siapa tahu :D)
_____________________ _________ __
From: "kelongpajaga@yahoo.co. " <kelongpajaga@id yahoo.co. >id
To: "sekolah-kehidupan@yahoogroups. " <sekolah-kehidupan@com yahoogroups. >; "sekolah-kehidupan@com yahoogroups. " <sekolah-kehidupan@com yahoogroups. >com
Sent: Tuesday, July 12, 2011 5:41 PM
Subject: [sekolah-kehidupan] RE: [Info Eska] Milad V di Jogjakarta
Selamat milad saja teman-teman.
Tiba-tiba aku juga pengen nimbrung unjuk jari, padahal aku memang selalu duduk di bangku paling belakang, meski sudah 4 tahun mengikuti kelas ini belum pernah menuliskan apa-apa.
Murid yang selalu tinggal kelas... Hehehehehe...
Makasih untuk semuanya ya....
Dari Makassar terkirim salam....
Kelongpajaga.blogspot. com
-----Original message-----
From: t.wfarida
Sent: 06/07/2011, 11:18 AM
To: sekolah-kehidupan@yahoogroups. com
Subject: [sekolah-kehidupan] Re: [Info Eska] Milad V di Jogjakarta
Secara daku member baru niiih, gimana cara gabung ikutan kopdar? txz
--- In sekolah-kehidupan@yahoogroups. , Sisca Lahur <sapijinak2000@com ...> wrote:
>
> Kabar acaranya bagaimana, ya ?
>
> Atau saya yang kurang menyimak ?
>
> Thx
> Sisca
>
>
> _____________________ _________ __
> From: Mimin <minehaway@...>
> To: sekolah-kehidupan@yahoogroups. com
> Cc: kabinet.eska@...
> Sent: Monday, January 17, 2011 10:54 AM
> Subject: [sekolah-kehidupan] [Info Eska] Milad V di Jogjakarta
>
>
> Â
> Dear All,
>
>
> Berdasarkan hasil rapat internal, kamisepakat mengadakan milad SK ke-V di Jogjakarta tanggal 15-17 Juli 2011.
> Berhubung masih lama, jadi murid-murid SK bisa nabung jauh-jauh hari.
>
> Berikut susunan panitia milad SK. Jika ada yang keberatan, silakan disampaikan pada Ketua.
> Atau ada yang mau mengajukan diri jadi panitia, saya persilakan.
>
>
> SUSUNAN PANITIA MILAD SK â" 5
>
>
> Ketua            :       Andri Pranolo
> Sekretaris       :       Achi TM
> Bendahara      :       Siwi LH
>
> Sie Acara            : -    Anty
> Â Â Â Â Â Â Â Â Â Â Â Â Â Â Â Â Â Â Â Â Â Â Â Â Â Â Â -Â Â Â
> Â Nia (nihaw)
> Â Â Â Â Â Â Â Â Â Â Â Â Â Â Â Â Â Â Â Â Â Â Â Â Â Â Â -Â Â Â Â Hadian
> Sie Pendaftaran    : -    Rahma Lee U
> Â Â Â Â Â Â Â Â Â Â Â Â Â Â Â Â Â Â Â Â Â Â Â Â Â Â Â -Â Â Â Â Wiwik
> Sie Dokumentasi  :       Yons Ahmad
> Sie Akomodasi     : -    Ugik
> Â Â Â Â Â Â Â Â Â Â Â Â Â Â Â Â Â Â Â Â Â Â Â Â Â Â Â -Â Â Â Â Fiyan Arjun
> Sie Transportasi    :     Aris El Durra
> Sie
> Perlengkapan  :      Budi Santoso
> Â Â Â Â Â Â Â Â Â Â Â Â Â Â Â Â Â Â Â Â Â Â Â Â Â Â Â -Â Â Â Â Zaenal Abidin
> Sie HUMAS Â Â Â Â Â Â Â Â :Â -Â Â Â Â Mimin Ha Way
> Sie Konsumsi      : -    Wiwit Wijayanti
>
>
> Demikian informasi dari saya. Moga kita semua bisa bertemu di Jogjakarta.
>
>
> Salam,
> Mimin Ha Way
> Sekretaris Gadungan :)
>
>
>
> --
> Write what you think!
> http://minesweet.blogspot. com
> http://minehaway.com/min-shop/
>
- 12a.
-
Re: [Kisah Relawan] bertemu seorang brother dari Palestina
Posted by: "Muhammad Nahar Rasjidi" muh_nahar@yahoo.com muh_nahar
Thu Jul 14, 2011 2:26 pm (PDT)
terima kasih apresiasinya mas Nursalam, mohon maaf gak pakai foto, maklum hp lagi error dan saya juga belum tahu apakah beliau bersedia difoto atau tidak
_____________________ _________ __
From: Nursalam AR <nursalam.ar@gmail.com >
To: sekolah-kehidupan@yahoogroups. com
Sent: Tuesday, July 12, 2011 3:11 PM
Subject: Re: [sekolah-kehidupan] [Kisah Relawan] bertemu seorang brother dari Palestina
Ulasan yang menyentuh dan inspiratif, Mas Nahar.
Membuat kita harus banyak bersyukur dengan kondisi yang ada
dibandingkan kondisi di bumi Palestina yang teraniaya.
Terima kasih telah berbagi.
Btw, ada foto-fotonya tidak?
tabik,
Nursalam AR
On 7/4/11, Muhammad Nahar Rasjidi <muh_nahar@yahoo.com > wrote:
> Sabtu kemarin, saat mengikut Volunteer Sharing Session di kantor ACT di
> Ciputat, saya mendapat kesempatan bertemu dengan seorang brother bernama
> Jomah M. Al Najjar, Chairman of The Palestinian Welfare House. Beliau
> datang hendak berpamitan pada kami untuk melanjutkan perjalanannya, namun
> pak Imam Akbari meminta beliau untuk menyampaikan sepatah dua patah kata
> pada peserta volunteer sharing. Beliau, dengan penuh keharuan, menyampaikan
> apresiasinya pada kami atas kepedulian dan bantuan kaum muslimin Indonesia.
> "Other countries help Palestinian because of humanity, but you help us
> because of dien, so the intention is different" demikian kata brother
> Jomah. Makna pernyataan brother Jomah di atas adalah bahwma mereka
> merasakan bahwa kaum muslimin di Indonesia membantu mereka karena kesamaan
> akidah dan persaudaraan sesama Muslim atau ukhuwah Islamiyah.
>
> Jujur terus terang, tidak pernah terbersit sedikitpun bakal ada kesempatan
> bertemu seorang brother dari Palestina dan mendengar langsung apresiasi
> tulus dari beliau. Apresiasi yang sebenarnya terlalu tinggi bagi seorang
> seperti saya yang masih belum apa-apa dibandingkan mereka. Terbersit rasa
> malu yang adalam karena masih jauh dari apresiasi yang beliau sebutkan, baik
> secara pribadi maupun mewakili rakyat dan komunitas2 yang ada di Palestina,
> tanah penuh berkah yang kini bersimbah darah orang-orang tak berdosa.
>
> Mungkinkah mereka mengetahui bahwa sesungguhnya mereka lebih beruntung
> daripada kaum muslimin yang ada di negeri zamrud khatulistiwa ini. Jika
> mereka harus berhadapan engna tentara zionsi bersenjata lengkap, kaum
> muslimin di sini harus berhadapan dengan musuh-musuh yang sulit dideteksi
> seperti kemiskinan, kemaksiatan, kapitalisme dan sebagainya.
>
> Jika anak-anak di sana benar-benar menjadi pahlawan dengan menghadang
> tank-tank pasukan zionis dengan batu, di sini anak-anak baru bermimpi jadi
> pahlawan dengan memainkan adegan tembak menembak di berbagai macam game
> online. Jika penduduk Gaza dan berbagai wilayah lain di Palestina terhimpit
> kemiskinan karean penjajahan Zionis, maka penduduk di negeri ini banyak yang
> terhimpit kemiskinan karena dijajah diri mereka sendiri. Jika di sana
> banyak pemuda dan pemudi bermental pejuang, maka di negeri ini banyak pemuda
> dan pemudi bermental pecundang. Jangankan melawan musuh bersenjata lengkap,
> melawan keinginan untuk merokok, pacaran, atau menghabiskan waktu sia-sia
> saja seringkali tidak sanggup.
>
> Sungguh tidak terbayangkan bagi saya apabila mereka mengetahui kekurangan
> dan kelemahan jiwa dari para saudara mereka. Saudara-saudara sesama muslim
> yang pernah mereka banggakan dan apresiasi dengan tulus itu. Tentu akan
> menjadi suatu kekecewaan yang mendalam dan sulit disembuhkan apabila Allah
> SWT membuka aib dan kekurangan kaum muslimin Indonesia yagn seringkali egois
> dan mementingkan diri sendiri. Bukan tidak mungkin kekecawaan itu akan
> lebih menyakitkan dibandingkan penderitaan hidup di bawah kekejaman
> Zionisme. DR. Nawaf Takruri, seorang cendekiawan HAMAS dan penulis buku
> Dahsyatnya Jihad Harta, pernah mengatakan bahwa Palestina memerlukan biaya
> hidup satu milyar per bulan, namun yang dikeluarkan oleh orang Indonesia
> untuk merokok sekitar 8 milyar per bulan. Alangkah indahnya persaudaraan
> yang tercipta jika orang Indonesia bisa berhenti merokok demi
> saudara-saudaranya di sana.
>
> Ya Allah, betapa malunya kami saat kau hadirkan hamba-hambaMu yang berjuang
> tanpa keraguan sedikitpun, penuh keberanian hanya demi mengharap ridhoMu.
> Yaa Allah, janganlah Engkau biarkan kami menjadi orang-orang yang tak
> berdaya saat yang lain berjuang membebaskan saudara-saudaranya yang terjajah
> di sana. Berilah kami kekuatan agar kami bisa berhenti menzalimi diri kami
> sendiri, yang membuat kami selama ini terlalu lemah untuk membantu dan
> mendukung perjuangan mereka di sana
>
> Aamiin
>
> semoga bermanfaat
>
> M. Nahar
>
> www.pedangkayu.blogdetik. com
>
> www.kopiradix.multiply. com
--
www.nursalam.wordpress. com
- 13.
-
Artikel: Menerima Diri Kita Apa Adanya
Posted by: "Dadang Kadarusman" dkadarusman@yahoo.com dkadarusman
Thu Jul 14, 2011 2:26 pm (PDT)
Artikel: Menerima Diri Kita Apa Adanya
Hore, Hari Baru! Teman-teman.
I love you just the way you are, itulah yang kita katakan kepada seseorang yang kita cintai dengan sepenuh hati. Ciri jika kita menerima kekasih hati apa adanya antara lain adalah; tidak mempermasalahkan kekurangan yang dimilikinya, dan mensyukuri kelebihannya. Meski mempunyai kelemahan, namun perasaan sayang kita tidak berkurang kepadanya. Saat mengkritik pun kita usahakan agar tetap halus agar perasaannya senantiasa terpelihara. Dengan begitu, kita berharap dia membalasnya dengan cinta yang setara kepada kita. Lantas, kepada diri sendiri; apakah kita bersedia mengatakan kalimat indah itu? Artinya, bersediakah kita untuk menerima diri kita sendiri apa adanya?
Mencintai diri sendiri sama pentingnya dengan mencintai pujaan hati kita. Sedangkan hal terindah dalam mencinta adalah ketika kedua belah pihak saling berbalas cinta sejatinya. Bayangkan jika kita telah berhasil mencintai diri kita sendiri, maka 'diri kita' pun akan membalas cinta kita dengan seutuhnya. Cinta kepada diri sendiri bukanlah roman picisan. Bukan pula kisah nascistis. Melainkan sebuah penerimaan kepada ada adanya kita. Yaitu penerimaan secara sadar bahwa fitrah kita adalah untuk menjadi mahluk yang disukai oleh Tuhan. Bagi Anda yang tertarik menemani saya belajar menerima diri kita apa adanya; saya ajak untuk memulainya dengan mempraktekkan 5 pemahaman Natural Intelligence berikut ini:
1. Kita adalah sesempurna-sempurnanya penciptaan. Dengan tubuh yang kurus dan kerempeng, masa kecil saya diwarnai oleh cemoohan. 'Siga aki-aki' – 'seperti kakek-kakek' – adalah sebutan paling tepat bagi teman-teman untuk menggambarkan bentuk fisik saya. Karena selain kerempeng, saya juga dianugerahi dengan tulang punggung 'bungkuk udang'. Melihat orang lain yang memiliki bentuk fisik yang jauh lebih baik, kadang saya merasa iri. Untungnya kita semua pernah mengakui bahwa sempurnanya kita sebagai manusia tidak diukur dari bentuk fisiknya, karena jika demikian; kita kalah sempurna dibanding binatang. Ada aqal yang menyertai penciptaan kita. Lebih dari itu, ada qalbu untuk mengimbangi fungsi aqal itu. Sekarang saya lebih memahami bahwa dengan menggunakan aqal dan qalbu itulah seorang manusia bisa mencapai kesempurnaan penciptaan yang telah diperolehnya. Sebab, memang kita ini adalah sesempurna-sempurna nya penciptaan.
2. Hasil karya kita adalah bukti kesempurnaan diri kita. 'Karya apa yang sudah engkau hasilkan?' Inilah pertanyaan yang sering mendatangi saya setiap kali menjelang tidur. Pertanyaan inilah juga yang sering membangunkan saya dari tidur dimalam senyap ketika sebagian besar orang nyenyak terlelap. Jika setiap manusia berhasil memenuhi misinya saat dikirim Tuhan, dunia pasti menjadi tempat yang lebih baik. Mereka yang dianugerahi kelapangan rezeki berkarya dengan rezekinya untuk memudahkan orang-orang yang membutuhkan. Mereka yang berilmu membuat karya-karya berkualitas dengan ilmunya bagi mereka yang haus pencerahan. Mereka yang kuat, mereka yang ramah, mereka yang tinggi, dan mereka yang rendah. Semuanya pasti bisa menghasilkan sebuah karya karena tak seorang pun lahir tanpa kemampuan untuk berbuat. Bahkan, saya melihat seseorang yang dilahirkan tanpa tangan dan kaki sanggup menghasilkan sebuah karya inspiratif yang menyadarkan jutaan umat
manusia, bahwa; anugerah Tuhan sungguh tiada terhingga.
3. Ada sisi baik didalam diri kita. Guru kehidupan saya mengajarkan bahwa kedalam diri seseorang Tuhan telah mengilhamkan kecenderungan untuk berbuat kebaikan. Tapi mengapa ada orang yang seolah hidupnya diisi oleh hal-hal negatif saja? Mungkin karena kita tidak pernah melihat orang itu saat dia sedang melakukan kebaikan. Atau, boleh jadi karena kita tidak berhasil membantunya menemukan sisi baik didalam dirinya. Atau, boleh jadi juga karena kita yang tinggal bersamanya tidak memberi cukup ruang kepadanya untuk memperlihatkan sisi baiknya. Bagaimana jika orang itu adalah diri kita sendiri? Bersediakah kita melihat saat diri kita berbuat baik? Bersediakah kita membantu diri kita sendiri untuk menjadi baik? Dan bersediakah kita untuk memberi ruang yang cukup agar diri kita sendiri bisa leluasa; untuk belajar menjadi pribadi yang lebih baik? Sungguh, siapapun kita; ada sisi baik didalam diri kita.
4. Mengijinkan orang lain berbuat baik kepada kita. Apa jadinya jika didunia ini tidak ada lagi orang yang mengijinkan orang lain untuk berbuat kebaikan? Bayangkan, jika senyum itu baik; maka kita dilarang untuk tersenyum. Jika saling menasihati itu baik, kita dilarang saling menasihati. Jika menghormati pendapat orang lain itu baik, maka kita dilarang untuk menghormati pendapat orang lain. Bagaimana jadinya ya? Saya menemukan bahwa manusia, memiliki sifat dasar untuk mengijinkan orang lain berbuat baik kepada mereka. Makanya, kita senang saat seseorang tersenyum kepada kita. Kita juga senang saat seseorang mengingatkan tentang sesuatu yang tidak patut pada perilaku kita. Dan kita juga senang ketika orang lain menghormati pendapat kita. Kita senang saat orang lain berbuat baik kepada kita. Dengan rasa senang itu, kemudian kita membalas kebaikan mereka sama seperti perlakuan baik mereka kepada kita. Bukankah indah dunia jadinya?
5. Memberi ruang kepada diri sendiri untuk melakukan perbaikan. Manusia adalah tempatnya salah dan alpa. Maka wajar jika manusia melakukan kesalahan atau kesilapan. Yang tidak wajar adalah ketika menyadari sudah melakukan kesalahan masih terus berendam dalam kubangan nista itu. Padahal, Tuhan pun berjanji untuk selalu memberi ruang kepada orang-orang yang ingin kembali. Masalahnya, maukah kita mengambil putaran untuk berbalik arah menuju kepada jalan yang disukai Tuhan? Jika kita tidak mau, maka tidak seorang pun bisa memaksa kita. Nasihat dan seruan tidak mungkin akan kita indahkan. Karena jika pintu hati kita tertutup rapat, maka kita tidak akan pernah mampu memberi ruang kepada diri sendiri untuk melakukan perbaikan.
Kita apa adanya adalah diri kita, yang memiliki segala hal yang dibutuhkan untuk menjalani hidup dengan baik. Menerima diri kita apa adanya adalah merenungkan betapa Tuhan telah menganugerahi kita dengan kesempurnaan penciptaan; sehingga kita sadar bahwa tidak ada sedikitpun celah untuk mengeluh. Jika masih ada keluh itu, mungkin karena kita terlalu berfokus kepada wujud fisik dan jasad kasar. Padahal, ketika menyebut diri sebagai mahluk sempurna; manusia tidak merujuk kepada kekuatan fisiknya, melainkan 'isi' didalam dirinya. Sebagai manusia, kita bisa salah – bisa benar. Dan sebagai manusia, kita memiliki sisi baik, dan sisi buruk. Sebagai manusia, kita juga mempunyai sisi lemah dan sisi kuat. Tak seorang pun bisa mencapai kesempurnaan sendirian. Karena kesempurnaan manusia terletak kepada kemauan untuk saling menyokong. Dan saling mengingatkan satu sama lain, bahwa; ada sesuatu yang bisa kita perbaiki dari hari ke hari.
Mari Berbagi Semangat!
Dadang Kadarusman - 13 Juli 2011
Master Trainer & Natural Intelligence Inventor
Website: http://www.dadangkadarusman. com
Catatan Kaki:
Menemukan sisi baik dalam diri sendiri adalah wujud rasa syukur kepada penciptanya. Sedangkan menggunakan kebaikan didalam diri itu untuk kebaikan sesama adalah pesta perayaannya.
Silakan di-share jika naskah ini Anda nilai bermanfaat bagi yang lain.
Follow DK on Twitter @dangkadarusman
- 14.
-
Art-Living Sos 2011 (A-7 Pagar-pagar
Posted by: "Ietje Guntur" ietje_gun76@yahoo.com ietje_gun76
Thu Jul 14, 2011 2:26 pm (PDT)
Dear Allz….
Lagi ngapain ? Sedang apa..sedang apa…sedang apa sekarang ? Sekarang sedang
apa…sedang apa sekarang…? * sambil nyanyi-nyanyi…hehehe…*…Iseng bangett, yaaa….
Iya nih…saya sedang agak iseng…sedang mengisi waktu luang di antara waktu-waktu
yang bergulir cepat dengan segala pernak-perniknya…Semoga teman dan sahabatku
semua juga sedang mengisi waktu, menyeimbangkan antara target dan
relaksasi…menciptakan keisengan di tengah keseriusan…agar hidup kita agak
berbunga sedikit…
Eeehh…tapi kalau iseng-iseng juga mesti ingat, ya…ada koridor…ada pagar yang
tidak boleh dilompati. Kalau sekedar intip-intip…bergelantungan…bolehlah…tapi
jangan iseng melompat pagar, kalau tidak mau kena resikonya.
Naaaah….mumpung niiih…mumpung lagi iseng cerita tentang pagar, saya jadi mau
meneruskan sedikit pengalaman dengan pagar. Barangkali dari cerita ini ada juga
teman dan sahabat yang punya pengalaman mirip atau sama. Bisa bakalan seru
jadinya…
Jadiiii…mau ya, kita ngobrol sebentar. Mengisi waktu di siang hari yang cerah
ceria ini….Selamat menikmati…semoga berkenan….
Jakarta, 13 Juli 2011
Salam hangaaatt…..
Ietje S. Guntur
- Dari gedung agak tinggi di seputar Senayan, Jakarta Selatan…
♥♥♥
Art-Living Sos 2011 (A-7
Wednesday, July 13, 2011
Start : 7/13/2011 10:30:06 AM
Finish : 7/13/2011 11:23:48 AM
PAGAR-PAGAR
Hari Sabtu. Hari libur. Hmmh…pas banget sedang tidak ada kegiatan.
Biasanya…seperti kata seorang sahabat, saya ini selalu berputar-putar seperti
gasing atau kitiran…hihihi…Bisa aja !
Naaah, mumpung sedang di rumah, mumpung sedang tidak ada rencana mau ngapain,
ya…biasa juga…jadi iseng celamitan memeriksa segala macam. Asisten rumah saya
tahu persis, kalau si Ibu ini sudah duduk manis di rumah sambil baca-baca Koran
dan minum teh manis panas yang mengepul-ngepul…hmmh…alamat sebentar lagi akan
keluar tiga atau tujuh perintah ini itu…hehe…
Maka mulailah mata yang minus tiga ini melihat berkeliling. Sweeping halaman.
Pohon ? Hmhh…sudah mulai gondrong daunnya. Pohon mangga yang dulu betah di dalam
pot-nya, sekarang sudah menjulurkan akar dan daunnya kemana-mana. Pot dari tong
bekas aspal yang dulu mengitarinya, sekarang seperti pembatas basa-basi saja.
Akarnya sudah menerobos dengan gembira, dan menancap kuat di tanah untuk mencari
nafkah bagi perkembangan pohonnya…Hasilnya…buah mangga apel yang rasanya unik
itu pun selalu berbuah sepanjang tahun…ahaaa…
Sekarang pindah lagi. Ke pagar !
Hooo…ini dia niiih yang perlu perhatian. Pagar besi di rumah saya sudah mulai
kusam warna catnya, dan di sana sini sudah banyak yang mengelupas.
Memperlihatkan warna karat besi aslinya. Sedangkan tanaman rambat yang saya
biarkan tumbuh di antaranya, sudah merajarela dengan riang, menjulur kesana
kemari dengan bebasnya. Ada tanaman melati, yang bunganya harum mewangi. Ada
juga tanaman rambat sejenis sirih yang nyaris menutupi bagian pagar yang lain.
Bercampur dengan tanaman teh-tehan dan semak liar mirip lantana yang berbunga
kecil-kecil. Halaaah…lengkaplah sudah belukar memenuhi pagar rumah saya…Sungguh
tidak sedap dipandang mata !
Lalu…hmmh…karena tidak tega melihat asisten yang sedang sibuk di belakang, saya
pun turun tangan sendiri. Dengan gunting tanaman , saya mulai memotong beberapa
sulur yang merambat di luar kendali. Potong sana…gunting sini…cress…cresss…saya
seperti seorang ahli yang sedang menata rambut…eeeh…pagar tanaman. Setelah
beberapa saat, lumayan juga hasilnya…hehe…memuji diri sendiri dululah…Sekarang
tanaman liar sudah lebih teratur. Dan bunga melati yang tadi sempat tersembunyi,
sekarang sudah bisa menunjukkan kecantikannya di antara daun-daun yang telah
terpangkas rapi.
Duduk di depan rumah dengan pagar yang lumayan rapi, membuat hati saya ikut
berbunga. Sekarang dari tampak luar, rumah saya tidak lagi mirip rumah di film
kartun yang telah ditinggalkan penghuninya selama 300 tahun. Cukup rimbun dan
adem, tapi sudah ada bentuknya. Sedangkan dari dalam rumah, saya sudah bisa
melihat orang yang mondar-mandir di depan rumah dengan lebih jelas. Termasuk
melihat tukang sayur langganan dan tukang roti yang hilir mudik menjajakan
dagangannya..
Tinggal satu lagi. Saya akan mengecat ulang pagar rumah saya. Mumpung masih
semangat empat lima. Eeeeeh, tapiii…maaf…untuk urusan mengecat pagar ini
terpaksa minta tolong tukang dari kantor. Bukan saya tidak bisa, tapi dia hobby
banget mengecat. Jadi kita harus berbagi kesenanganlah… hahaha…
♥
Cerita tentang pagar, saya memang selalu suka melihat berbagai bentuk dan gaya
pagar rumah-rumah tetangga.
Dulu di kompleks perumahan kami, bentuk dan model pagar rumah sama semua.
Termasuk warnanya. Pokoknya corporate image kompleks perumahan kami bisa
ditandai dari pagar rumah-rumahnya. Tapi sejalan dengan perkembangan jaman ,
maka setiap rumah pun semakin bebas memilih model dan warna pagar-pagar rumah
mereka. Jadi ada yang modelnya masih seperti dulu, hanya pagar biasa dengan
lekuk-lekuk hiasan sederhana. Tapi ada juga yang sudah menggantinya dengan model
pagar besi yang nge-trend beberapa waktu lalu. Pagar tinggi mirip istana raja,
dengan warna tembaga keemasan, yang berkilau mewah menghiasi rumahnya.
Ada lagi model lainnya. Pagar minimalis. Benar-benar mini. Pagar rendah dari
besi, yang bahkan dengan mudah dilompati oleh seekor kucing iseng atau anjing
galak. Pagar ini sebetulnya lebih berfungsi sebagai pemanis atau hiasan. Kurang
memanfaatkan fungsi pagar sebagai pengaman. Tapi ya, biar sajalah…itu adalah
pilihannya khan ? Saya malah suka dengan pagar model itu. Asalkan para maling
juga menyadari, bahwa pagar rendah tidak berarti bahwa mereka boleh masuk dan
keluar sesuka hati…hehe…
Belakangan, seiring dengan meningkatnya tindak pencurian dan kejahatan, maka
muncul pula model pagar tinggi dari tembok beton. Kadang, begitu tingginya pagar
itu, sehingga kita tidak bisa lagi melihat ke dalam rumahnya. Rumah yang sudah
dibangun dan dirancang dengan indah, tertutup oleh kekokohan pagar yang
melingkupinya. Rupanya pemilik rumah begitu enggan berbagi pemandangan dengan
orang yang lalu lalang di depan rumahnya. Atau, dia sendiri ogah melihat dunia
luar. Lebih suka berkurung di dalam kungkungan tembok yang berlapis…dan sering
kali pula dilengkapi dengan perangkat pemantau gerak ….waadoooww…Luar biasa
ketat, ya ?
Naaah…tidak lengkap dong cerita pagar, kalau tidak urun cerita tentang
pengalaman saya dengan pagar-pagar…
Satu. Pengalaman bermain di pagar semasa masih SD. Ssttt…ini pengalaman bersama
sahabat-sahabat saya yang memang suka banget jalan-jalan ( dalam arti
sesungguhnya) jalan kaki. Sambil jalan, kadang dari rumah ke sekolah atau
sebaliknya, biasanya kami juga suka memperhatikan pagar-pagar rumah yang kami
lewati. Tidak sekedar suka memandangnya, kami juga sukaaaaa banget memegang,
bergantung, dan kalau perlu memanjatnya…hihiiii…Pagar-pagar dari besi dan kawat
anyaman adalah favorit untuk digelantungi. Sambil berjalan di sisi selokan,
sebelah tangan memegang besi pagar atau kawat pagar, dan sebelah tangan lagi
memegang daun-daun yang menjulur dari balik pagar. Seru banget khaaan ? Lebih
seru lagi kalau rumah berpagar itu memiliki halaman luas, maka pemandangan dari
balik pagar selalu menarik dan membuat kami berangan-angan…suatu hari memiliki
pagar sebagus rumah itu…eheeem…
Pengalaman yang lain, dan tak terlupakan adalah semasa SMA. Sssstttt…kalau yang
ini sebetulnya agak memalukan…hmh…tapi karena sudah lama berlalu, ya
sudahlah…saya buka saja di sini ya…hehe…
Ceritanya tentang pagar kawat di belakang sekolah kami. Kebetulan saat itu
sekolah kami berbatasan dengan sebuah kompleks perumahan, yang kemudian
bersambung dengan jalan besar di belakangnya. Jalan besar yang merupakan jalan
protokol di kota Medan merupakan daya tarik tersendiri, untuk sekedar melarikan
diri dari kejenuhan atau menonton acara pawai yang acap digelar ketika itu.
Naaah…suatu ketika, menjelang tujuhbelas Agustus, ada pawai yang digelar di
jalan itu. Teman-teman sekelas dan kelas-kelas lainnya sebagian sudah melarikan
diri sejak satu jam sebelum jam sepuluh. Saya dan beberapa teman lain
tertinggal, karena ada beberapa tugas yang masih harus diselesaikan. Dan guru
yang mengajar, memang terkenal disiplin, sehingga kami tidak berani minta ijin
keluar kelas…( biasanya sih alasan ke kamar mandi…hehe…). Jadi saya menunggu
pertukaran jam pelajaran, barulah dengan mengendap-endap mencoba menerobos pagar
untuk bisa lari ke jalan raya.
Seperti prosedur cara melarikan diri, satu persatu teman saya sudah lolos
melewati pagar kawat. Caranya, satu orang menekan kawat dan menarik dari atas,
yang satunya meloloskan diri. Ketika tiba giliran saya, tiba-tiba teman saya
meninggalkan saya sendirian, dan saya tersangkut dipagar dalam keadaan rok
terkait kawat pagar. " Ayooo…cepaaaatt !" seru seorang teman, lalu lari dan
menghilang ke balik pagar tanaman di dalam kompleks.
Saya tidak bisa bergerak. Kalau saya tarik badan ke bawah, pasti baju rok
seragam saya akan sobek. Masa sih saya harus meninggalkan baju rok itu di sini
? Waduuuuh…bagaimana ini ???
Tiba-tiba…sebuah suara terdengar. Cukup berwibawa.
" Sini saya bantu. Kamu mau kemana ?"
Belum sempat saya menjawab, dengan ekor mata saya melihat ujung sepatu guru saya
di dekat kepala saya yang menjulur di antara kawat pagar…Duuuh…pantesan saja
yang lain melarikan diri semua. Mati deeeh…!!! Pikir saya sambil dengan
malu-malu menggeser badan kembali ke arah halaman sekolah.
"…nngg…anu Pak…mau anu…mau ngetes pagar !" akhirnya saya hanya bisa asal
menjawab terbata-bata sambil tersipu malu, dengan wajah merah seperti
terbakar….( ampppooouunn…bisa juga saya malu berat, soalnya ni guru
kesayanganku…hiiks…). Sementara itu kakak-kakak kelas yang menonton dari atas
gedung bersorak-sorak kegirangan...betul-betul niiih…seperti kiasan pagar makan
tanaman…. Atau seperti jargon, tangisku adalah tawamu…hiiiks…
♥
Melihat pagar di depan rumah saya, dan di banyak rumah lainnya membuat saya
merenung.
Pagar…secara fisik dalam tampilan adalah pembatas dunia kita dengan dunia luar.
Pagar tidak hanya sekedar membatasi dan memberi perlindungan untuk keamanan,
tetapi juga dapat menjadi status sosial. Orang yang mampu akan membuat pagar
pelindung dan penghias rumah dengan model dan bahan yang kuat dan mewah.
Sedangkan rumah sederhana atau orang yang tidak mau repot dengan urusan pagar,
cukup hanya membuat pagar sekedarnya. Bahkan kadang dibuat dari tanaman yang
dibentuk dengan bagus sehingga tambah hijau asri menghiasi rumah dan jalanan.
Pagar…pun tidak sekedar pembatas ruang antara kita dengan dunia lain. Pagar hati
dan pagar moral ikut menjaga kita agar tidak melebihi nilai-nilai yang sudah
ditetapkan dan disepakati. Peraturan, budaya, tata krama adalah pagar sosial dan
pagar perilaku agar kita dapat tetap berada di dalam koridor yang terjaga. Hanya
kita yang tahu apakah kita mau diam di dalamnya, atau melompat keluar pagar.
Pagar memang tidak sekedar gaya hidup dan penjaga keamanan…pagar juga melindungi
kita secara fisik , sosial dan psikologis…Kita bisa saja hidup tanpa pagar,
tetapi dengan pagar di sekitar kita, maka ada batas yang membuat kita dapat
memilih…
Seandainya saja kita dapat membuat pagar di sekitar kita…atau menjadi pagar yang
menjaga agar orang yang berada di dalamnya merasa aman dan nyaman… Dan…alangkah
indahnya…ketika dari balik pagar kita pun bisa tetap melihat ke luar dan ke
dalam…
♥
Jakarta, 13 Juli 2011
Salam hangat,
Ietje S. Guntur
Special note :
Terima kasih untuk tetangga-tetanggaku…yang memiliki pagar-pagar
inspiratif…terutama pagar mirip istana yang selalu aku kagumi…Terima kasih juga
untuk sahabat-sahabat perjalananku semasa SD…Erna, Dahlia, Tuti yang tak pernah
bosan menerobos dan bergelantungan dipagar…Kalau orang lain menggantungkan
cita-cita di langit, kita menggantungkan cita-cita dipagar…hehe…dan di sinilah
kita sekarang…tetap bersama walau pagar mengantarai kita…dan tidak lupa Bapak SD
Sipayung yang dengan sabar melepaskan jeratan kawat pagar dari baju rok
aku…ampun dech Pak…sakitna tak seberapa…tapi maluna ini…hiks hiks…
♥♥
- 15.
-
(inspiarsi menulis) Beginilah Caraku Meliburkan Diri
Posted by: "bujang kumbang" bujangkumbang@yahoo.co.id bujangkumbang
Thu Jul 14, 2011 2:27 pm (PDT)
Beginilah Caraku Meliburkan DiriFiyan Arjun
Pengetahun
tidaklah cukup; kita harus mengamalkannya. Niat tidaklah cukup; kita
harus melakukannya. Kearifan ditemukan hanya dalam kebenaran. (Johann W.
Goethoe) Musim
liburan! Apa yang ada dibenak Anda? Berekreasi? Tamasya? Jalan-jalan
ke pusat perbelanjaan modern? Memanjakan diri ke kampung halaman?
Tentu itu sudah ada di buku agenda harian Anda bukan? Itu lumrah. Dan sah-sah saja untuk dilakukan! Silakan
lakukan apa saja yang membuat Anda senang asal tak berlebihan.
Apalagi sampai menghambur-hamburkan hingga akhirnya menjadi mubazir
atau menjadi mudharat. Sia-sia. Entah, itu untuk mendapatkan
kepuasaan lahirian maupun bathian. Silakan! Apalagi hal
itu dilakukan pada saat musim liburan tiba saat ini. Saya sendiri pun
pula melakukan hal itu. Tapi...saya beda cara meliburkan diri seperti
biasa orang-orang biasa melakukannya.Ya, beda! Cara saya
meliburkan diri sangatlah beda daripada lainnya. Atau, juga bisa
dikatakan kampungan jika Anda mau berkata? Tapi inilah realitanya.
Entahlah. Dan inilah cara saya meliburkan diri! ** Hari
itu hari Sabtu masih di medio Juli tertanggal 09 Juli 2011 pukul
14.15 saya tiba di sebuah rumah yang cukup sejuk. Di sana saya lihat
sudah terdapat banyak anak-anak—yang saya taksir masih usia remaja
bahkan ada masih sangat belia usianya. Masih di usia anak di bangku SMP
dan SMU. Masih seorang pelajar. Hmm...ternyata
mereka sedang menunggu seseorang. Walau saya tahu mereka sudah
menunggu lama kedatangan seseorang. Jelas. Dan itu tampak dari wajah
mereka. Ada yang gelisah, tak sabar dan juga ada yang meninggalkan
tempat. Namun suasana tersebut tidak lama kemudian mencair ketika
seseorang yang akan menemui sudah datang. Walau saya tahu ada
sebagaian dari mereka ada yang jenuh menunggu dan juga ada kegiatan
bersekolah. Hingga jumlah mereka saya hitung tak begitu banyak. Hanya
10 orang tersisa. Tapi itu sudah cukup untuk memberikan sebuah
pelajaran dan wawasan baru untuk mereka. Ya, tak lain mereka sedang menunggu saya! ** "Assalamualaikum...." ucap saya setiba di tempat itu kepada mereka. "Wa'alaikumsalam. ..." jawab mereka serempak lalu menghampiri saya. "Maaf
ya Kakak datang terlambat. Maklum di jalanan macet sudah itu Kakak ke
rumah teman Kakak ini," jawab saya sambil menunjuk teman saya yang notabene pengurus rumah tersebut. "Oh, nggak apa-apa, Kak!" seru mereka. Saya
pun tenang. Walau saya tahu mereka sudah menunggu lama kedatangan
saya. Hingga hal itu tak membuat surut untuk melakukan apa yang sudah
saya niatkan dari beberapa jauh hari. Saya ingin
mentransfer ilmu saya dalam workshop pelatihan secara gratis—yang saya
miliki. Karena saya tahu mereka juga butuh orang-orang macam saya
untuk bisa berbagi dengan ,mereka. Apalagi mereka adalah anak-anak
penghuni Panti Asuhan Yatim Piatu di dalam naungan Yayasan Arriyadhul
Jannah, berada di daerah Poris Tangerang. Mereka, anak-anak yang
ditinggalkan oleh orang-orang yang mereka kasihi lebih dahulu
meninggalkan dunia ini. Di sanalah saya berbagi ilmu--dalam hal mengajar dunia tulis-menulis. Hingga
larutlah saya dalam tujuan yang sudah saya rencanakan beberapa jauh
hari. Saya mengajarkan mereka menulis. Namun karena mereka masih awam
dengan dunia yang geluti hingga sekarang. Saya pun memberikan materi
yang sangat mudah dan—awal dari dunia tulis menulis. Perbedaan Antara Menulis dan Mengarang.
Itulah materi yang saya sampaikan saat workshop pelatuhan menulis
gratis berlangsung di rumah itu. Lagi-lagi lebih tepatnya Yayasan Yatim
Piatu berasrama. Maka dari itu saya tak ingin memberikan hal-hal yang
lebih jauh dahulu. Sebab, dari mereka juga tampak masih awam dengan
dunia yang saya geluti sebagai fasilitator pada acara yang saya buat
itu. Alhmadulillah, ternyata mereka semangat
mengikuti apa yang saya sampaikan siang itu. Dan saya sungguh terharu.
Mereka begitu menyimak hingga apa yang saya utarakan bisa dipahami. "Kak, apakah Dongeng dan Fabel termasuk karya tulis fiksi?" "Kak, kalau karya Andre Hirata itu bentuk karya tulis apa ya?" Dan.....ada sebuah pertanyaan yang membuat saya tambah terharu. "Apakah kakak sebagai penulis sering kali mendapatkan ujian?" Semua itu saya jawab dengan senyuman serta jawaban yang mudah di mengerti mereka. "Ya,
Kakak sebelum menjadi sekarang Kakak juga mengalami ujian. Seperti
tidak hiraukan oleh penulis senior, dipandang sebelah mata dan bahkan
dikritik habis-habisan hingga sempat Kakak down tak mau
menulis lagi. Tapi lagi-lagi Kakak pun tak pantang menyerah begitu
saja. Kakak sering share dengan sahabat Kakak yang juga penulis hebat.
Apalagi sahabat Kakak sangat menghargai kekurangan dan kelebihan
Kakak. Jadi Kakak dengan leluasa meminta sarannya. Hingga sampai
sekarang Kakak terus berlatih dan juga sering mendapatkan semangat dari
sahabat Kakak itu." Mereka pun kembali menyimak ucapan saya. Dua jam lebih pun berlalu.... Hingga
tak terasa pukul 16. 25 sudah menunjukan di jam dinding di tempat
itu. Ternyata sudah dua jam lebih saya berbagi ilmu dengan mereka.
Walau saya sendiri tak sadar kalau saya sudah mengajarkan mereka cukup
lama. Namun karena prosedur dari tempat itu saya pun hanya bisa
mengajari mereka sesuai waktu yang ditentukan. Tapi saya tidak begitu
saja mengakhiri momen yang begitu membuat saya terharu. Apalagi tepat
di musim liburan. Hingga saya pun memberikan mereka "oleh-oleh" berupa
pesan dan kesan kepada saya tentang pertemuan saya saat itu. Mereka
pun mengiyakan ketika saya berkata." Oya, untuk menambah keakraban
Kakak sama kamu. Kakak minta semua coba kamu tuliskan pesan dan kesan
sama Kakak. Bagaimana pendapat kamu semua tentang Kakak maupun
pertemuan ini." Begitu sebelum ucap saya lagi-lagi sebelum pertemuan
berakhir. Dan inilah sebagian pesan dan kesan itu
yang mereka berikan kepada saya. Lalu saya menerima kesan dan pesan itu
kemudian membacanya.... Kesan;Hari ini saya seneng karena kk sudah datang ke tempat kami dan mengajarkan banyak hal untuk jadi seorang penulis Pesan: Sering-sering main ke tempat ini ya kk! Dan ajari kami untuk menjadi penulis. Jangan lupain kami ya kk! Itulah
kesan dan pesan yang diberikan oleh mereka untuk saya pada saat itu.
Lalu bagaimana dengan kesan dan pesan Anda pada musim liburan ini?
Saya harap penuh inspirasi dan saling berbagi dengan sesama. Semoga. Kamar Inspirasi, disaat gerimis turun, 12 Juli 2011
- 16a.
-
Re: [Catcil] Ketika Bangku Bis Kota Terasa Mahal (kenangan 5 tahun l
Posted by: "Nursalam AR" nursalam.ar@gmail.com
Thu Jul 14, 2011 7:44 pm (PDT)
Beruntunglah Mimin yang selalu dapat orang yang memberikan tempat
duduk di bis kota. Karena itu termasuk langka.
Idealnya sih memang begitu ya, gantian duduk karena bayarnya sama.
Atau, setidaknya, ada bangku prioritas untuk yang lebih membutuhkan
seperti lansia, bumil atau ibu membawa balita. Kebijakan TDP (Tempat
Duduk Prioritas) untuk kalangan tersebut (dengan tanda stiker di
bangku), seperti yang ada di KRL AC Jabodetabek mungkin layak
diterapkan di bis kota.
Makasih ya komentarnya.
Tabik,
Nursalam AR
On 7/14/11, Mimin <minehaway@gmail.com > wrote:
> 2011/7/12 Nursalam AR <nursalam.ar@gmail.com >
>
>> Selanjutnya tak perlulah kuceritakan lagi perasaanku dalam bis kota
>> hingga aku turun di tempat tujuan. Sore itu baru aku sadari makna
>> fastabiqul khoirot, berlomba-lomba dalam kebaikan. Yang jelas aku
>> kehilangan satu peluang berbuat baik. Tidak ada pembenaran yang lain.
>> Titik.
>>
> Hehe....baru baca
> Jadi ngebayangin Mbak2 yg cari2 kursi kosong itu saya
> Saya sering gelantungan di kopaja / metromini sepulang kerja.
> Apalagi kalo naik kopaja 86, udah berdiri sesak pula huwaaa....:((
> Saya selalu mengucap alhamdulillah kalo dpt kursi saat pulang kerja
> Dan alhamdulillah sy ketemu orang yg selalu memprioritaskan sy untuk duduk
> dulu.
>
> Jadi inget saat pulang hari Selasa lalu, saat kaki masih belum sembuh total
> harus berdiri dari BlokM sampai Kebayoran Lama.Walhasil sampai rumah
> langsung diurut sendiri.
> Memang sebaiknya kalau penumpang bis padat, ya kita gantian duduk.Kan sama
> bayarnya.Harusnya dapat hak yg sama pula kan.
>
> Thanks for sharing :)
>
> --
> http://min-shop.com <http://minesweet.blogspot. >com
> http://id-networkers.com <http://minehaway.com/min-shop/ >
>
--
www.nursalam.wordpress. com
Need to Reply?
Click one of the "Reply" links to respond to a specific message in the Daily Digest.
Change settings via the Web (Yahoo! ID required)
Change settings via email: Switch delivery to Individual | Switch format to Traditional
Visit Your Group | Yahoo! Groups Terms of Use | Unsubscribe
Tidak ada komentar:
Posting Komentar