Senin, 08 Desember 2008

[daarut-tauhiid] Haji… Kesempatan Memperbaharui Keimanan dan Simbol Persatuan Kaum Muslimin

http://www.al-ikhwan.net/haji-kesempatan-memperbaharui-keimanan-dan-simbol-persatuan-kaum-muslimin-190/

Haji… Kesempatan Memperbaharui Keimanan dan Simbol Persatuan Kaum Muslimin

Risalah Mursyid
20/12/2007 | 11 Dhul-Hijjah 1428 H | 1.277 views

Oleh: DR. Muhammad Mahdi Akif


Risalah dari Muhammad Mahdi Akif, Mursyid Am Al-Ikhwanul Muslimun, 7/12/2007

.

Allah SWT berfirman: "Ya Tuhan kami, Sesungguhnya Aku Telah
menempatkan sebahagian keturunanku di lembah yang tidak mempunyai
tanam-tanaman di dekat rumah Engkau (Baitullah) yang dihormati, Ya
Tuhan kami (yang demikian itu) agar mereka mendirikan shalat, Maka
jadikanlah hati sebagian manusia cenderung kepada mereka dan beri
rezkilah mereka dari buah-buahan, Mudah-mudahan mereka bersyukur".

Bismillah wal hamdulillah wassholatu wassalam ala Rasulillah SAW, selanjutnya…

Ibadah Haji merupakan rukun kelima dari rukun Islam yang lima,
merupakan ibadah yang menuntut dari manusia hati, jasad, dan hartanya
untuk dikeluarkan, diawali dengan niat ikhlas karena Allah, disertai
dengan melepas diri dari pakaian yang berjahit dan perhiasan dan
kemegahan dan berakhir dengan thawaf di Baitullah Al-Haram.

Dari ibadah haji memberikan bekal yang dapat membersihkan hati,
merubah jiwa-jiwa, memperkokoh azam, memperkuat potensi, menyatukan
shaf dalam menghadapi berbagai mArabahaya yang mengancam dan dari
musuh-musuh yang senantiasa melakukan kesempatan terhadap sesama
mereka untuk melumpuhkan umat Islam, menjajah bumi Islam, menguasai
dan merampas tempat-tempat suci, contoh yang terdekat adalah muktamar
"Annapolis"!!

Di Antara Rahasia Ibadah Haji…

Setiap kegiatan dari ibadah memiliki rahasia yang selalu menyertainya,
yang harus difahami dengan cermat. Makna ihram dan talbiyah adalah
tajarrud (totalitas) jiwa dari hawa nafsu dan syahwat, menghadapkan
seluruh perbuatan hanya kepada Allah, bersegera melakukan ketaatan dan
perintah hanya untuk Allah; sehingga mendapatkan ridho dari-Nya dan
berharap akan surga-Nya.

Ibadah thawaf adalah merupakan perputaran hati di tempat yang
disucikan Allah bersatu antara pencari cinta dan yang dicinta, Dzat
yang telah menganugerahkan kenikmatan, sungguh sangatlah hina
menyadari kenikmatan yang telah diberikan namun tidak memahami
ayat-ayat-Nya. Sa'i adalah pergi balik dari dua tempat yang diberikan
rahmat; memohon ampunan dan keridhoan. Wukuf di Arafah adalah usaha
yang tiada henti untuk tunduk dengan hati yang penuh rasa takut, lisan
yang sibuk dengan do'a, harapan yang tulus dihadapan Dzat yang Maha
kasih. Melontar jumroh merupakan simbol celaan dan penghinaan terhadap
segala bentuk kejahatan dan kekerdilan jiwa, simbol nyata akan
kejujuran azimah dalam menolak hawa yang merusak terhadap individu dan
sosial. Menyembelih hewan qurban – sebagai penutup dalam jenjang
peningkatan menuju tempat yang bersih dan jernih – kecuali tumpahnya
darah kehinaan di tangan yang keras persendiannya dalam membangun
kemuliaan, dan simbol pengorbanan dan penebusan jiwa di hadapan
tentara Allah yang suci dan mulia.

Dalam ibadah haji ada sarana untuk takhaliyah (pembersihan), tahaliyah
(penghiasan) dan zad (pembekalan).

Jika selesai melaksanakan ibadah haji kemudian kembali ke negerinya
dengan aman dan selamat, mampu menempatkan dirinya dan umatnya menuju
jalan hidayah dan petunjuk, seperti yang telah disebutkan Al-Quran
petunjuk kepada orang-orang yang beriman akan misi yang mulia ini,
Allah berfirman: "Barangsiapa yang menetapkan niatnya dalam bulan itu
akan mengerjakan haji, Maka tidak boleh rafats, berbuat fasik dan
berbantah-bantahan di dalam masa mengerjakan haji" (Al-Baqoroh: 197),
ini adalah sisi pembersihan dan pensucian diri dari kotoran dan dosa,
dan berpecah belah dari jama'ah.

Adapun sisi penghiasan diri berupa akhlak yang dapat membersihkan dan
mensucikan hati dan jiwa, dapat dilihat dari firman Allah: "Dan apa
yang kamu kerjakan berupa kebaikan, niscaya Allah mengetahuinya.
Berbekallah, dan Sesungguhnya sebaik-baik bekal adalah takwa dan
bertakwalah kepada-Ku Hai orang-orang yang berakal. (Al-Baqoroh: 197)

Dan dengan kebersihan jiwa dan hati menjadi bekal terbaik; yaitu takwa
yang muncul dari jiwa seorang muslim sehingga dapat merubah segala
sesuatu dalam hidupnya, memberikan pengaruh terhadap orang yang ada
disekitarnya. Allah berfirman: "Demikianlah (perintah Allah). dan
barangsiapa mengagungkan syi'ar-syi'ar Allah, Maka Sesungguhnya itu
timbul dari ketakwaan hati. (Al-Hajj: 32)

Arafat… Fenomena Persatuan Umat Islam

Sesungguhnya umat Islam adalah umat yang satu, dan dalam Arafat tampak
persatuan tersebut; karena saat itu kaum muslimin dari seluruh benua,
walaupun berbeda jenis, warna, bahasa dan tingkatan; mengumandangkan
dengan khusyu dan tunduk: "Labbaikallahumma Labbaik" (Aku penuhi
panggilan-Mu Ya Allah, Aku Penuhi panggilan-Mu").

Persatuan ini mengharuskan kaum muslimin bersatu terhadap sesama
mereka dan dengan yang lainnya dalam senang dan susah, lapang dan
sempit, berperan dalam melakukan perbaikan, bekerjasama dalam
menghilangkan penyakit dan penghambat jika berada pada seseorang dari
mereka, berbuat untuk menolak musuh jika bertemu dengan sebagian dari
kaum muslimin, memberikan – dengan jiwa yang bersih - untuk berbagi
manfaat dan kebaikan antar sesama, sehingga memberikan kebahagiaan
kepada umat Islam yang menderita akibat musibah, atau gempa atau
kelaparan, serta terwujud kasih sayang, saling cinta dan berlemah
lembut seperti sabda nabi SAW:

"Anda melihat orang-orang beriman dalam berkasih sayang, saling cinta
dan saling lemah lembut ibarat satu tubuh; jika bagian tubuh sakit
maka bagian tubuh yang lainnya akan ikut terasa sakit dan demam". (HR.
Bukhari)

Karena itu pemerintahan, undang-undang, dan bangsa Arab, serta umat
Islam berusaha untuk menghilangkan kepungan kedzaliman terhadap
saudara kita di Palestina, sekalipun membuat Amerika atau zionis
murka, karena ridha Allah lebih utama dan lebih mulia.

Haji… Muktamar Islam Internasional

Sungguh menakjubkan terhadap realita yang memilukan ini, kita banyak
menyaksikan akan muktamar yang dihadiri oleh pemimpin Amerika dan
zionis dan dilakukan di tempat mereka; untuk menyelesaikan apa yang
tersisa dari Palestina, di samping itu mereka menghantam dengan
kekerasan tangan mereka bagi siapa saja yang berbicara akan pentingnya
kekuatan Islam dan penting iman yang mengajak untuk berjihad di jalan
Allah; mengembalikan bumi yang terampas, membersihkan tempat suci dari
najis zionis internasional, berdiri tegak di hadapan Amerika yang
kejam, kekuatan yang dzalim yang selalu menggunakan senjata mutakhir
untuk menghancurkan, membumihanguskan dan melanggar HAM.!!

Semua ini mewajibkan kaum muslimin memiliki sikap di hadapan peserta
pada pertemuan yang umum dan menyeluruh, menentukan sikap mereka dari
seluruh yang terjadi di sekitar mereka, guna menyaksikan manfaat yang
dapat melindungi mereka dan dunia dari kejahatan dan kekejaman Amerika
dan Zionis, yang selalu menyebarkan ketakutan dan kecemasan,
menghancurkan ketenangan dan kedamaian.

Memperhatikan Urusan Kaum Muslimin Adalah Wajib

Sesungguhnya memperhatikan urusan kaum muslimin adalah kewajiban kita
semua, dan ibadah haji merupakan muktamar umum untuk mencari
penyelesaian permasalahan kaum muslimin dari setiap tempat;

"Barangsiapa yang tidak mau memperhatikan urusan kaum muslimin maka
bukan bagian dari mereka"; hakikatnya adalah dalam ibadah berkumpulnya
para ilmuwan dan cendekiawan, ahli tarbiyah dan tsaqofah, para
negarawan dan pejabat, ahli ekonomi dan bisnisman, pemuka agama dan
syariat, ahli perang dan jihad… mereka bertemu dan berkumpul dalam
satu tempat yaitu kota Mekkah dan bersatu dalam mengumandangkan
kalimat Allah, di sekitar baitullah, - sehingga diharapkan - mereka
saling mengenal, saling bermusyawarah, dan saling tolong menolong,
kemudian saat kembali ke negeri mereka masing-masing menjadi umat yang
satu; satu hati, satu jiwa, dan satu perasaan.

Menakjubkan para utusan Arab yang melakukan kesepakatan bersama musuh,
namun kita tidak mendapatkan dari umat mengambil kesempatan yang
berharga dari muktamar haji internasional; untuk mengajak para pejabat
Arab dan kaum muslimin, dan seluruh umat manusia; mengumandangkan satu
kalimat yang di dalamnya terdapat kekuatan orang beriman: "Palestina,
seluruh rakyat Palestina, Negara Arab dan umat Islam, adalah milik
seluruh umat Islam bukan milik perorangan dan tidak boleh diserahkan
kepada siapapun walaupun hanya sejengkal."

Bersamaan dengan mengislamkan daulah Palestina, kaum muslimin
bertanggungjwab atas kesucian selain kaum muslimin dari Nasrani dan
Yahudi, pelindungan dari orang yang hidup di bumi tersebut dari
penduduk asli, sejarah kita menjadi saksi, adapun agresor dan perampas
yang keluar dari persembunyian setelah hidup di barat dengan penuh
kerusakan, tidak ada tempat untuk mereka atas bumi Palestina.

Bahwa jihad yang suci di jalan Allah adalah salah satu cara
mengembalikan hak-hak kita, Rasulullah SAW menghubungkan antara haji
dan jihad,

"Imam Bukhari ra berkata: ditanya Rasulullah SAW: perbuatan apakah
yang paling utama? Nabi menjawab: Iman kepada Allah dan Rasul-Nya.
Dikatakan lagi: kemudian apa? beliau menjawab: Jihad di Jalan Allah.
Kemudian apa lagi? beliau menjawab: Haji yang mabrur". (HR. Bukhari).

Tidak ada jalan bagi kita selain jihad yang telah disyariatkan oleh
agama kita, melawan penjajahan yang merupakan hak bagi bangsa dalam
setiap undang-undang dan pemerintahan; setelah kita muak dan bosan
terhadap muktamar-muktamar yang dilaksanakan berpuluh-puluh tahun
lamanya, setelah rezim internasional telah melemah selama setengah
abad seperti lembaga-lembaga internasional dan nasional, yang mana
mereka tidak mau bergerak kecuali hanya untuk kemaslahatan zionis dan
selalu mendukung setiap tindakan penyerangan dan kejahatan terhadap
umat Islam, menyembelih manusia apa yang diinginkan, mengambil apa
yang diinginkan, membuat syarat-syarat pada apa yang mereka suka,
sementara kaum muslimin dipaksa untuk menerima dan menyerah tanpa
boleh membantah!!

Marilah Kita Bersatu dan Saling Tolong-Menolong

Dalam muktamar tahunan ini, seruan untuk seluruh kaum muslimin untuk
melakukan persatuan dan pendekatan, menghindar dari perpecahan, saling
mendukung dan menjauh dari saling mencela dan menghina, menikmati
kekuatan dan perlawanan yang dimiliki oleh Islam; bahwa setiap muslim
– di bumi mana saja mereka berada - memiliki hubungan dan ikatan
dengan satu milyar kaum muslimin lainnya, bergerak untuknya,
menggunakan kekuatan diri yang menyatu dalam jiwa untuk menghilangkan
kedzaliman dan keterkukungan darinya.

Menjaga Darah, Harta dan Kehormatan

Setiap muslim hendaknya berhati-hati dari tipuan syaitan yang selalu
ingin menumpahkan darah saudaranya sendiri, atau menghalalkan
kehormatan, menghalalkan harta dangan apa yang ditemukan dari syubhat
dan ucapan yang menipu; untuk mengeluarkan dan mensamarkan agama
mereka. Dan hendaknya setiap muslim mendengar begitupun seluruh umat
manusia menyimak sabda Rasulullah SAW pada saat haji akbar, beliau
menyampaikan pokok-pokok undang-undang secara umum untuk menjaga
harta, darah dan kehormatan:

"Sesungguhnya darah, harta kalian adalah haram seperti haramnya kalian
pada hari ini, pada bulan ini, di bumi kalian ini hingga kalian
berjumpa dengan Allah, apakah saya telah menyampaikan?? Mereka
menjawab: ya. Beliau berkata: Ya Allah saksikanlah, maka hendaknya
yang hadir pada saat ini menyampaikan kepada yang tidak hadir, betapa
banyak yang orang yang mampu menyampaikan lebih mengetahui dari orang
yang mendengar, janganlah kalian setelah saya menjadi kafir; di antara
kalian saling memukul kehormatan yang lainnya".

Salawat dan salam atas nabi kita Muhammad SAW, beserta keluarga dan
sahabat semua, dan segala puji hanya milik Allah tuhan semesta alam.

http://www.al-ikhwan.net/haji-kesempatan-memperbaharui-keimanan-dan-simbol-persatuan-kaum-muslimin-190/

------------------------------------

===================================================
Menuju Ahli Dzikir, Ahli Fikir, dan Ahli Ikhtiar
===================================================
website: http://dtjakarta.or.id/
===================================================Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/daarut-tauhiid/

<*> Your email settings:
Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
http://groups.yahoo.com/group/daarut-tauhiid/join
(Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
mailto:daarut-tauhiid-digest@yahoogroups.com
mailto:daarut-tauhiid-fullfeatured@yahoogroups.com

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
daarut-tauhiid-unsubscribe@yahoogroups.com

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/

Tidak ada komentar: