Kamis, 11 Desember 2008

[sekolah-kehidupan] Digest Number 2413

sekolah-kehidupan

Messages In This Digest (21 Messages)

Messages

1.

[maklumat] Reportase Qurcil Di Medan

Posted by: "Lia Octavia" liaoctavia@gmail.com   octavialia

Wed Dec 10, 2008 10:21 pm (PST)

QURCIL MEDAN

IDUL ADHA 1429 H

SENIN, 8 DESEMBER 2008

Qurcil SK 1429 H (berasal dari dana infaq anggota) sebesar RP 875.000,- yang
di salurkan di Kota Medan disepakati untuk ikut Program SuperQurban Rumah
Zakat Indonesia, dimana daging hewan qurban di olah dalam bentuk kornet.
Satu ekor kambing diolah menjadi 40 kaleng kornet.

Sesuai dengan amanah yang diberikan kami membagikan kornet yang sudah di
tempel dengan LOGO SK ke 20 Keluarga (@ 2 kaleng Qurban)

Pembagian kami lakukan di dua tempat, Medan Petisah dan Medan Sunggal.

Karena belum ada teman2 SK di Medan, saya mengajak ibu, kakak, dan keponakan
untuk menyalurkannya.

Hujan mengiringi langkah kami menyusuri gang – gang sempit.

Lokasi pertama di Jalan Bungur Medan Petisah. Di balik gedung – gedung mewah
di jalan Adam Malik ternyata banyak rumah kumuh yang berada di gang yang
sangat sempit. Rumah sewa yang kecil, berdempet – dempet, dan dinding kayu
mulai di makan rayap ini membuat saya cukup prihatin. Saya terharu ketika
nenek – nenek yang menerima Kornet dari SK ini mengucapkan banyak doa untuk
teman – teman SK ers

Smoga semua doa kebaikan mereka di kabulkan oleh Allah.Amiin

Kemudian kami menuju Jalan Balam yang berjarak tak sampai 2 KM dari rumah
saya. Ada 8 rumah sewa di gang becek yang menjadi penerima Qurban SK. Walau
lebih baik dari jalan Bungur, namun tetap prihatin sekali. Di salah satu
rumah saya mendapati kakek, nenek, dan cucu nya sedang makan ala kadarnya di
ruangan yang sempit dan kumuh. Untuk menuju rumahnya kita harus pintar –
pintar mencari jalan agar tak jatuh karena banjir dan licin.

Sering berhadapan dengan keprihatinan akan membuat kita smakin ber syukur
dan mengasah rasa empati. Smoga kelak lebih banyak lagi yang bisa kita
berikan buat mereka.

Medan, 8 Desember 2008

By : anty thahir
2a.

Archy Kangen Ayah

Posted by: "agussyafii" agussyafii@yahoo.com   agussyafii

Wed Dec 10, 2008 10:24 pm (PST)

Archy Kangen Ayah

By: agussyafii

Achy umurnya beda setahun lebih tua dari Hana putri saya. Archy
sekolah TK di TK Annur. Sore itu Archy sedang sedang mengaji Iqro.
Istri saya mengajarnya bersama juga anak-anak yang lain. Ditengah
asyik belajar terdengar suara Archy, "Archy kangen ayah."

Nampak semua terdiam. Archy matanya yang bening itu meneteskan air
mata. katanya, "Archy mau ketemu ayah." Istri saya bingung bagaimana
caranya untuk ketemu ayahnya sebab ayahnya sudah tiada.

Akhirnya ibunya Archy datang. Lalu Archy di gendongnya. Ibunya
bercerita bahwa Archy suka kangen dengan ayahnya makanya ibu Archy
selalu mengajak ke makam ayah Archy. Disana Archy melepas kerinduan
kepada sang ayah. Mendengar penuturan Ibunya Archy tak kuasa saya
menahan air mata. Anak sekecil itu memiliki rasa kerinduan seorang
ayah. dalam hati saya berdoa buat Archy, "Ya Alloh kuatkanlah hati
Archy agar kelak Archy menjadi anak yang sholehah dan tegar dalam
menjalani hidup ini."

-

saya mengajak teman-teman sebagai rasa syukur kita yang masih
diberikan nikmat oleh Alloh SWT untuk membuat anak-anak yatim
disekitar kita tersenyum bahagia,semoga Alloh SWT membahagiakan kita
di dunia dan akhirat, juga membuat kita tersenyum di akhirat kelak.

Wassalam,
agussyafii

-----

Tulisan ini dibuat dalam rangka sosialisasi "Cintai Anak yatim, Cintai
Ananda" Terima kasih atas berkenannya berpartisipasi maupun memberikan
dukungannya, silahkan kunjungi kami di http://agussyafii.blogspot.com
atau sms 087 8777 12 431

2b.

Re: Archy Kangen Ayah

Posted by: "hariyanty thahir" anty_th@yahoo.com   anty_th

Thu Dec 11, 2008 2:40 am (PST)

Hiks hiks ... Aq juga kangen ayah Chy ...
25 tahun sdh berlalu tanpa hadirnya :((

Aq slalu bangga padanya
Slalu dan slalu

Aq bahagia namanya melekat pada nama ku
Salah satu lagu favorit ku --- Daddy.
Dady u know how much i lop u.
I need u to show me the way
(ada yg tau lagu nya kah??? )

Reff nya gini :
i love u daddy
u are my hero
u are always in my dream
i love u daddy o daddy
u are my superstar

Kemaren baru bilang ma oboz Dani, paling tdk suka membahas masalah
ayah, makanya artikel temen2 ttg ayah beberapa waktu lalu ngga aq baca
sedikitpun
Tau nih kenapa mbaca yg ini, hiks hiks

Mewek dehhhhhh
hiks hiks
kangen banget ........................

by : antz

3a.

(Ruang Lobi) Salam Kenal

Posted by: "ahmad subhan" lempoxe@yahoo.com   lempoxe

Wed Dec 10, 2008 10:25 pm (PST)

Salam Sejahtera

Perkenalkan, saya Subhan,
Pustakawan, tinggal di Jogja.

Salam kenal semuanya.

o--Subhan--o

3b.

Re: (Ruang Lobi) Salam Kenal

Posted by: "sismanto" siril_wafa@yahoo.co.id   siril_wafa

Wed Dec 10, 2008 10:28 pm (PST)

Salam sejahtera Pak Subhan
salam kenal juga, saya sis tinggal di Sangata

-sis-

--- In sekolah-kehidupan@yahoogroups.com, "ahmad
subhan" <lempoxe@...> wrote:
>
> Salam Sejahtera
>
> Perkenalkan, saya Subhan,
> Pustakawan, tinggal di Jogja.
>
> Salam kenal semuanya.
>
>
> o--Subhan--o
>

3c.

Re: (Ruang Lobi) Salam Kenal

Posted by: "aisyah muchtar" myaisyah_mymuchtar@yahoo.co.id   myaisyah_mymuchtar

Thu Dec 11, 2008 1:00 am (PST)

Gyaaaaaa ada pustakawan lagi di SK, hmmmm......jadi teringat kembali
ambisi lama..:D.

Pustakawan di mana pak?, saya kemaren baca annida edisi desember apa
november ya... (maaf lupa, hihihi.. saya nih kayak dori-nya finding
nemo; punya ingatan jangka pendek yang buruk!, apalagi jangka panjang,
huh lebih buruk lagi..!). Nah pak, di Annida itu ada profilnya
perpustakaan Yogyakarta. Jangan-jangan yang nulis profil perpustakan
Jogja; Pak Subhan. Iya pak?, gak usah sungkan atuh pak..ngaku aja..:D.

aniway, saya aisyah muchtar alias nurhasanah muchtar, kalo di rumah
panggilannya neneng, kalau di dunia maya panggilannya aisyah,
hehe..:D. Silahkan pilih, boleh panggil saya apa saja :-).

Salam kenal

aisyahmuchtar

4a.

Re: (Ruang Baca) Maryamah Karpov dari Tetralogi Laskar Pelangi

Posted by: "patisayang" patisayang@yahoo.com   patisayang

Wed Dec 10, 2008 10:25 pm (PST)

Aku udah baca Mas. Udah aku bikin resensinya juga, cuma belum aku
post. Kesan....mmm... aku lebih suka Laskar Pelangi.

salam,
Indar
yang lagi melahap HP 7 The Deathly Hallows ^_^

--- In sekolah-kehidupan@yahoogroups.com, "magnifico_99"
<magnifico_99@...> wrote:
>
> Sebagian kita pasti tahu Andre Hirata, ya minimal pernah denger lah
> nama itu. Ia terkenal dengan tetralogi Laskar Pelangi-nya yang
semakin
> booming setelah kemunculan filmnya "Laskar Pelangi" yang diangkat
dari
> kisah novel itu sendiri. Film Laskar Pelangi yang mengisahkan 12
anak
> dalam perjuangannya menuntut ilmu kini telah ditonton oleh 4,2 Juta
> orang. Sejak awal pemutarannya tanggal 25 September 2008, film ini
> memang diramalkan akan menjadi salah satu film terlaris (sumber:
> http://www.kompas.com/read/xml/2008/11/22/11125562/Laskar.Pelangi).
> Bahkan sampai hari ini, film ini juga masih diputar di bebepa
bioskop
> di Bandung.
>
> Yang unik lagi, buku ke Empat yang berjudul : Maryamah Karpov.
> Meskipun buku itu baru dilounching November lalu, ia telah cetak
ulang
> sebanyak dua kali dalam bulan yang sama. Bahkan saat terbit perdana
> Novel ini terjual sebanyak 30 eksemplar tiap jamnya. Jutaan
> penggemarnya jadi penasaran gara-gara penerbit telah mencantumkan
> sampulnya pada buku-buku terdahulu. Sebuah manajemen pemasaran yang
> cukup unik. Dan saya termasuk salah satu "korban"nya.
>
> Saya cukup penasaran dengan novel itu, karena ingin tahu seperti apa
> sebenarnya ending dari cerita yang diangkat oleh Andre. Semakin
> penasaran lagi karena selama novel itu "semedi" menunggu terbit,
> sangat sedikit sekali klub-klub sastra atau majalah sastra yang
> membahas tentang buku tersebut. Ya maksud saya minimal bocoran
> ceritanya lah. Bahkan milis yang saya ikuti pun ga pernah membahas
> tentang novel tersebut.
>
> Senang juga saat November lalu seorang temen di milis kontak saya
dan
> dia cerita kalo Novel Maryamah Karpov dah dilounching di Bali dan
> lebih seneng lagi dia bilang saya dah di inden-kan satu oleh dia.
Wah
> senengnya, bakal dapet buku perdana, gratis lagi. Gumam saya waktu
> itu. Tapi belakangan agak "kuciwa", indennya batal karena satu dan
> lain hal. Orang Jawa bilang "gelo"(nyesel_red). Yah, ga jadi dapet
> buku perdana. Tapi saat itu saya yakin bahwa kalo rejeki ya ga lari.
> Alloh pasti akan menggantinya dengan jalan yang lain. Kan rejeki itu
> Alloh yang kasih dan terkadang dari arah yang tak pernah kita
sangka.
>
> Ahad, sepulang buka puasa di Es teller 77 keponakan ngajak mampir ke
> Salemba. Lihat-lihat buku Om. Tapi saya jawab lagi ga ada budget
buat
> beli buku, emang bulan ini lagi banyak pengeluaran lain. Meski agak
> males saya ikuti permintaan dia untuk mampir ke Salemba. Sehabis
> keponakan saya yang SD menyabet satu komik Avatar kesukaannya, kami
> pun langsung keluar untuk pulang. Pas jalan di depan toko, keponakan
> saya menunjuk sebuah Novel yang ter-display di etalase depan. Om itu
> kan Maryamah Karpov. Huwa...mau banget. Bisik saya. Langsung saya
> berbalik kembali menuju kedalam toko.
>
> Wah sayang uang pas-pasan. Melihat gelagat saya celingukan
> ngubek-ngubek saku dan dompet, keponakan saya yang SMA menyodorkan
> uang 100 ribuan selembar. Ini uang sisa order kaos kemarin kata dia.
> Oia saya lupa kalo dia masih megang uang saya waktu kirim kaos
kemaren
> dari Bandung. Subhanalloh pas banget. Pas lagi pengin punya novel,
pas
> lagi ga ada budget, eh pas juga ada yang ngasih duit pelunasan. Ah
> kalo rejeki ga akan lari...
>
> Kini novel setebal 504 halaman isi itu menjadi temen keseharian saya
> mengisi waktu luang sejak dua hari lalu. Menemani perjalanan saya
> Pekalongan-Bandung kemaren. Bahkan bakal jadi temen yang asyik saat
> nyantai sore hari di teras Masjid Salman. Mungkin bisa 2 pekan saya
> baru selesai baca. Maklum, kecepatan baca saya sekarang menurun,
> banyak faktor lah. Jadi dari 73 Mozaik yang diceritakan saya baru
baca
> Mozaik pertama,...he...he...kasihan dah gue, kapan bisa selesai?
> Padahal yang ngantri mo minjam dah ada.
>
> " Jika dulu aku tak menegakkan sumpah untuk sekolah setinggi-
tingginya
> demi martabat ayahku, aku dapat melihat diriku dengan terang sore
ini:
> sedang berdiri dengan tubuh hitam kumal, yang kelihatan hanya
mataku,
> memegang sekop menghadapi gunungan timah, mengumpulkan napas,
menghela
> tenaga, mencedokinya dari pukul depalan pagi sampai magrib,
> menggantikan tugas ayahku, yang dulu menggantikan tugas ayahnya. Aku
> menolak semua itu! Aku menolak perlakuan buruk nasib kepada ayahku
dan
> kepada kaumku. Kini Tuhan telah memeluk mimpiku. Atas nama harkat
> kaumku, martabat ayahku, kurasakan dalam aliran darahku saat nasib
> membuktikan sifatnya yang hakiki bahwa ia akan memihak kepada para
> pemberani."
>
> keberanian dan keteguhan hati telah membawa ikal pada banyak tempat
> dan peristiwa. Sudut-sudut dunia telah dikunjungi demi menemukan A
> Ling. Apapun Ikal lakukan demi perempuan itu. Keberaniannya
ditantang
> ketika tanda-tanda keberadaan A Ling tampak. Dia tetap mencari,
meski
> tanda-tanda itu samar. Dapatkah keduanya bertemu kembali?
>
> Kedua paragrah diatas saya kutip dari sampul belakang Novel Maryamah
> Karpov. Novel ini menceritakan semua hal tentang Laskar Pelangi, A
> Ling, Arai, Lintang, dan beberapa tokoh dalam cerita sebelumnya.
Tetap
> dengan sihir kata-katanya, Anda akan dibawa Andrea pada kisah yang
> menakjubkan sekaligus mengharukan (kutipan sampul belakang). Oia,
> sebagai tambahan Informasi, harga Novel ini 79.000 rupiah dan
tersedia
> di berbagai toko buku ternama seperti Gunung Agung, Toga Mas,
> Gramed,dll. Ga tahu di Palasari Bandung dan Pasar Johar Semarang
> mungkin juga ada. Selamat membeli dan Membaca n Say No To "Bajakan"!
>
>
>
> Regard,
>
>
>
> Budi Santoso
> http://www.rumahzakat.org/
> http://wwwmagnificocoid.blogspot.com/2008/12/maryamah-karpov-
>

5.

(Ruang Baca)  Think Globaly Act Localy

Posted by: "aisyah muchtar" myaisyah_mymuchtar@yahoo.co.id   myaisyah_mymuchtar

Wed Dec 10, 2008 10:57 pm (PST)

Think Globaly Act Localy
Review Majalah Sabili No. 09 Th. XVI 20 November 2008/22 Dzulqaidah 1429

Sabili edisi ini benar-benar membuka mata dan pikiran saya untuk
menerawang jauh melintasi wilayah perbatasan Indonesia. Melihat
peristiwa-peristiwa yang menyesakkan dada di negara lain yang
bermayoritas atau berminoritas muslim. When you see the enemy, you
will see a thousand of battle - jika engkau telah tahu siapa musuh
itu, maka engkau akan melihat ribuan pertempuran di sekelilingmu.
Begitu pepatah Cina yang dikutip Herry Nurdi (Pemred Sabili-red) untuk
menggambarkan bahwa ia hampir berhasil mengidentifikasi `musuh'.

Diawali dengan dengan menghadiri program kampanye anti terorisme di
Pakistan, Herry Nurdi menayangkan slide show keadaan saudara muslim di
sana. Di Pakistan dengan gemerlapnya `sirkus' keserakahan
dipertontonkan Aksi teror ada di mana-mana dan nyaris setiap hari.
Bom, pembakaran, perampokan, dan kemiskinan nyaris melekat dalam
pandangan mata. Pekerja anakpun bertebara. Di Afganistan, pasca
pemerintahan Taliban, telah tumbuh dengan suburnya ladang-ladang opium
yang membuat drugs dealers memberikan sumbangsih persoalan
kemanusiaan. Juga para tuan tanah yang sedang berebut pengaruh,
ditambah lagi dengan perdagangan bebas senjata api yang membuat negeri
ini menjadi pasar malam dari segala jenis kekerasan. Intervensi
Amerika pada pemerintah Pakistan dan Afganistan dengan menjanjikan
berbagai imbalan dan tekanan yang dilakukan oleh negara super power
itu pada rakyat di kedua negara dengan berbagai rupa penyiksaan adalah
suatu gambaran yang sangat ironi dan paradoks.

Setelah program antiterorisme di Paskitan, Herry Nurdi kemudian
menghadiri program roundtable meeting di Malaysia dengan Islamic Human
Rights Commission dan berbagai NGO dari Indonesia, Malaysia, India,
Bangladesh, Inggris, Afrika Selatan, Iran, Turki dan Lebanon. Para
utusan saling bertukar informasi mengenai keadaan saudara muslim di
negara-nya masing-masing. Slide show ketidakadilan pada
saudara-saudara muslim kembali ditayangkan. Segala bentuk tragedi
kemanusiaan yang terjadi dengan kejahilan (bukan hanya sekedar
bodoh-red) sebagai `investor' terbesar segala persoalan harus dilawan
semampu yang kita bisa. Termasuk dengan memperkuat internal umat Islam
itu sendiri, karena ternyata ketidakadilan yang terjadi dilakukan oleh
siapa saja, dari golongan kita juga dari golongan musuh.

Di India, konflik di Gujarat yang tak putus-putus dan ancaman pada
masjid Babri menjadi laporan utama. Di Turki, hak-hak asasi muslim
masih terus dikebiri oleh sistem pemerintahan maupun kelompok sekuler.
Di Malaysia tenyata banyak permasalahan yang tidak kalah banyaknya,
mulai dari perselisihan etnik yang kian tajam sampai dengan
meningkatnya angka penderita HIV/AIDS pada angka ribuan. Juga
negara-negara yang lain; Afrika Selatan, Palestina, Afganistan, Irak,
bahkan Indonesia juga memiliki persoalan masing-masing.

Hampir semua saudara-saudara muslim diberbagai negara tersebut mau
tidak mau harus melakukan jihad qital (perjuangan melalui
peperangan-red). Pembantaian, pemerkosaan, penculikan, pembakaran,
penangkapan sewenang-wenang, penganiyaan, eksekusi mati tanpa
memalalui proses pengadilan, perempuan hamil yang disayat perutnya,
bayi yang ditancapkan diujung bayonet, bahkan pengusiran dari tanah
sendiri adalah hal yang sudah lama terjadi dan masih berlangsung
hingga saat ini. Menengoklah sejenak ke Palestina, Irak, Afghanistan,
Pattani, Moro dan Kashmir maka bagi kita yang mengaku muslim tidak
sepantasnya bisa bernafas dengan tenang.

Persoalan di Indonesia memang jauh dari berdarah-darah tapi tidak
kalah memprihatinkan dari negara-negara tersebut. Berbagai fakta bisa
kita dapatkan dengan mudah; pornografi yang dilegalkan, human
trafficking yang semakin menggeliat, kebodohan karena sulitnya
mengakses pendidikan dan kemiskinan yang semakin bertambah jumlahnya.

Lalu apa yang bisa kita lakukan?. Pasti ada dan harus ada. Seorang
muslimah dari dua muslimah yang diutus Hizbullah, Lebanon, untuk
menghadiri pertemuan ini, Wafaa Holeit namanya, berkata dengan
lantang: "Kaum muslimin harus saling jaga dan saling menyelamatkan.
Selain memperjuangkan nasib dan menyelesaikan problem sendiri, kami
juga harus berjuang dan memerhatikan nasib saudara kami yang lain.
Begitupula anda, selain membela aspirasi dan kepentingan lokal, Anda
juga harus membela dan memperjuangkan keadilan untuk yang lain. Hanya
dengan begitu kita mampu menjadi kuat dan Islam menjadi rahmatan
lil'alamin".

Memang tidak ada alasan untuk berdiam diri. Seperti Herry Nurdi,
kitapun harus berani mengatakan pada diri sendiri: Don't gift me a
thoisand of excuse to do nothing, gift me just one reason to lift the
burden – jangan beri aku sejuta kilah untuk tak melakukan apapun, beri
aku satu alasan saja untuk melakukan yang aku mampu.

Saya memang sempat bingung dan gamang. Sumbangsih apa yang bisa saya
lakukan untuk membantu saudara-saudara muslim di negara sendiri dan
negara lain. Apa yang bisa dilakukan seorang rakyat kecil seperti saya
dalam mempengaruhi kebijakan-kebijakan pemerintah Indonesia dan
menyelamatkan saudara-saudara muslim di negara lain. Ah, tidak ada.
Jangkauan interaksi saya yang tidak menembus perbatasan negara,
keterbatasan ilmu saya, sedikitnya harta yang saya miliki, adalah
banyak faktor yang membuat saya jadi tidak berbuat. Tapi saya harus
berani mengatakan; don't gift me a thoisand of excuse to do nothing,
gift me just one reason to lift the burden, lagi dan lagi.

Lalu sayapun ingat sebuah kalimat; think globaly act localy – berpikir
global bertindak lokal. Banyak, banyak hal yang bisa saya lakukan,
walau tidak berpengaruh secara langsung dan signifikan pada carut
marutnya Indonesia dan kesengsaraan saudara-saudara muslim di Negara
lain. Sampai saat ini, saya masih bisa bersedekah, saya masih bisa
berdoa, saya masih memiliki ilmu yang `lumayan' pantas ditularkan ke
orang lain, saya bisa menulis, saya bisa….., saya bisa… dan saya bisa….

Tidak apa, pikiran dan wawasan saya mejauh dari tempat berpijak.
Malahan itu adalah keharusan. Tapi saya harus segera berbuat, sejauh
jangkauan tangan dan kaki saya. Dengan tujuan menjadi bagian dari
solusi dimanapun saya berada. Khususnya bagian solusi dari carut
marutnya lingkungan tempat saya berpijak sekarang, lingkungan tempat
tinggal saya.

6a.

[Lonceng] Cerpen Mbak Dewi Cendika (Ichen) masuk cerpen rekomendasi

Posted by: "Lia Octavia" liaoctavia@gmail.com   octavialia

Thu Dec 11, 2008 12:07 am (PST)

Dear all,

Alhamdulillah, cerpen Mbak Ichen masuk rekomendasi dalam lomba menulis
cerpen JILFEST 2008. Selamat buat Mbak Ichen!
Berikut pengumuman lengkapnya.

Salam
Lia
*******************

Hasil Penjurian Lomba Menulis Cerpen
Berlatar Jakarta dalam Rangka JILFest 2008

Lomba menulis cerpen berlatar Jakarta dalam rangka Jakarta International
Literary Festival (JILFest) 2008 diikuti 382 naskah karya 360 penulis dari
berbagai daerah di Indonesia. Dewan Juri yang terdiri dari Hamsad Rangkuti,
Kurni Effendi, dan Sunu Wasono, telah menilai naskah-naskah tersebut dengan
seksama dari aspek isi, teknik bercerita, dan kesesuaian dengan tema.
Dari hasil penilaian tersebut, Dewan Juri memutuskan para juaranya sbb.

Juara 1: cerpen berjudul Selendang Cokek untuk Ayuni karya Floreance
Sahertian (Sidoarjo, Jawa Timur).
*Juara 2: cerpen ber judul Pieter Akan Mati Hari Ini karya Denny Prabowo
(Depok, Jawa Barat).
*Juara 3: cerpen berjudul Pelangi Nusantara karya Sigid Widagdo (Palembang,
Sumatera Selatan).
Juara Harapan 1: cerpen berjudul Klinik Putih di Ujung Rel Kota Tua karya
Thowaf Zuharon (Pancoran, Jakarta Selatan).
Juara Harapan 2: cerpen berjudul Lelaki Tua di Bangku Taman karya Irine
Rahmawati (Kebumen, Jawa Tengah).
Juara Harapan 3: cerpen berjudul Kereta Nyanyian karya Akidah Gauzillah
(Cibubur, Jakarta Timur).

Selain keenam juara tersebut di atas, Dewan Juri juga merekomendasikan 24
cerpen pilihan untuk dibukukan bersama karya-karya para juara, sbb.

1. Terima Kasih, Jakarta karya Valentino Dhiyu Asmoro (Sleman, Yogyakarta)
2. Ini Jakarta, Jeng karya Netty Virgiantini (Magetan, Jawa Timur)
3. Jakarta Dalam Kerling Penari Cokek karya Wayan Sunarta (Denpasar)
4. Darah yang Mengucur Perlahan dari Kenangan karya Syarif Hidayatullah
(Depok)
5. Paranoia Jakarta karya Dewi Cendika (Cikupa, Tangerang Barat)
6. Onrust karya Khairun Nisa (Depok< Jawa Barat)
7. Meet You First and Mybee Last karya Siti Nuslikhah Kusuma NY (Sleman,
Yogyakarta)
8. Henrik van Niemand karya Yusak Liestia Ramagit Setiawan (Surabaya)
9. Rumah Kecil karya Laksmi Amalia (KLaten, Jawa Tengah)
10. Senja di Sunda Kelapa karya Oddi Arma (Medan)
11. Pesan di Langit Jakarta karya Lily Yulianti Farid (Meguro Ku, Meguro
Tahyo)
12. Serenada dari Vodroffsvej ke Palmerah karya Zaki Habibi (Yogyakarta)
13. Rumah Singgah Buat Lupita karya Rahbihatun (Kota Baru, Kalimantan
Selatan)
14. Menteng Trips karya Sri Kuncoro (Bantul, Yogyakarta)
15. Yang Ditunggu Anwar karya Jenny Ang (Surabaya)
16. Jakarta – Beijing karya Maulana Syamsuri (Medan)
17. Bukan Kisah Romeo dan Yuliet karya Khairunnisa (Pasar Minggu, Jakarta
Selatan)
18. Dari Pinggir Jakarta karya Thamrin Sonata (Pemalang)
19. Perlahan Jadi Tiada karya MS Saskia P. Tjokro (Queenstown, Singapura)
20. Koper Merah karya Jenny Ang (Surabaya)
21. Lenong, I Love You karya Aulya Elyasa (Cileduk, Tangerang)
22. Jumadi dan Karpet Merah Istana karya Iimfahmi Ilman (Jember)
23. Darahku Tumpah di Kelenteng karya Hanna Fransisca (Cengkareng, Jakarta
Barat)
24. Malam yang Nyaris Sempurna karya Sultan Yohana (Batam, Kepri)

Demikian, keputusan Dewan Juri tidak dapat diganggu gugat.

Jakarta, 30 November 2008
Dewan Juri
Kurnia Efendi
Hamsad Rangkuti
Sunu Wasono

sumber: http://www.jilfest.org/news.php?l=0#

6b.

Re: [Lonceng] Cerpen Mbak Dewi Cendika (Ichen) masuk cerpen rekomend

Posted by: "Syafaatus Syarifah" syarifah@gratika.co.id   sya4215

Thu Dec 11, 2008 1:26 am (PST)

waa.... selamat ya Mba Ichen
Makin berjaya aja nih

----- Original Message -----
From: Lia Octavia
To: sekolah-kehidupan@yahoogroups.com
Sent: Thursday, December 11, 2008 3:07 PM
Subject: [sekolah-kehidupan] [Lonceng] Cerpen Mbak Dewi Cendika (Ichen) masuk cerpen rekomendasi JILFEST 2008

Dear all,

Alhamdulillah, cerpen Mbak Ichen masuk rekomendasi dalam lomba menulis cerpen JILFEST 2008. Selamat buat Mbak Ichen!
Berikut pengumuman lengkapnya.

Salam
Lia
*******************

Hasil Penjurian Lomba Menulis Cerpen
Berlatar Jakarta dalam Rangka JILFest 2008

Lomba menulis cerpen berlatar Jakarta dalam rangka Jakarta International Literary Festival (JILFest) 2008 diikuti 382 naskah karya 360 penulis dari berbagai daerah di Indonesia. Dewan Juri yang terdiri dari Hamsad Rangkuti, Kurni Effendi, dan Sunu Wasono, telah menilai naskah-naskah tersebut dengan seksama dari aspek isi, teknik bercerita, dan kesesuaian dengan tema.
Dari hasil penilaian tersebut, Dewan Juri memutuskan para juaranya sbb.

Juara 1: cerpen berjudul Selendang Cokek untuk Ayuni karya Floreance Sahertian (Sidoarjo, Jawa Timur).
Juara 2: cerpen ber judul Pieter Akan Mati Hari Ini karya Denny Prabowo (Depok, Jawa Barat).
Juara 3: cerpen berjudul Pelangi Nusantara karya Sigid Widagdo (Palembang, Sumatera Selatan).
Juara Harapan 1: cerpen berjudul Klinik Putih di Ujung Rel Kota Tua karya Thowaf Zuharon (Pancoran, Jakarta Selatan).
Juara Harapan 2: cerpen berjudul Lelaki Tua di Bangku Taman karya Irine Rahmawati (Kebumen, Jawa Tengah).
Juara Harapan 3: cerpen berjudul Kereta Nyanyian karya Akidah Gauzillah (Cibubur, Jakarta Timur).

Selain keenam juara tersebut di atas, Dewan Juri juga merekomendasikan 24 cerpen pilihan untuk dibukukan bersama karya-karya para juara, sbb.

1. Terima Kasih, Jakarta karya Valentino Dhiyu Asmoro (Sleman, Yogyakarta)
2. Ini Jakarta, Jeng karya Netty Virgiantini (Magetan, Jawa Timur)
3. Jakarta Dalam Kerling Penari Cokek karya Wayan Sunarta (Denpasar)
4. Darah yang Mengucur Perlahan dari Kenangan karya Syarif Hidayatullah (Depok)
5. Paranoia Jakarta karya Dewi Cendika (Cikupa, Tangerang Barat)
6. Onrust karya Khairun Nisa (Depok< Jawa Barat)
7. Meet You First and Mybee Last karya Siti Nuslikhah Kusuma NY (Sleman, Yogyakarta)
8. Henrik van Niemand karya Yusak Liestia Ramagit Setiawan (Surabaya)
9. Rumah Kecil karya Laksmi Amalia (KLaten, Jawa Tengah)
10. Senja di Sunda Kelapa karya Oddi Arma (Medan)
11. Pesan di Langit Jakarta karya Lily Yulianti Farid (Meguro Ku, Meguro Tahyo)
12. Serenada dari Vodroffsvej ke Palmerah karya Zaki Habibi (Yogyakarta)
13. Rumah Singgah Buat Lupita karya Rahbihatun (Kota Baru, Kalimantan Selatan)
14. Menteng Trips karya Sri Kuncoro (Bantul, Yogyakarta)
15. Yang Ditunggu Anwar karya Jenny Ang (Surabaya)
16. Jakarta – Beijing karya Maulana Syamsuri (Medan)
17. Bukan Kisah Romeo dan Yuliet karya Khairunnisa (Pasar Minggu, Jakarta Selatan)
18. Dari Pinggir Jakarta karya Thamrin Sonata (Pemalang)
19. Perlahan Jadi Tiada karya MS Saskia P. Tjokro (Queenstown, Singapura)
20. Koper Merah karya Jenny Ang (Surabaya)
21. Lenong, I Love You karya Aulya Elyasa (Cileduk, Tangerang)
22. Jumadi dan Karpet Merah Istana karya Iimfahmi Ilman (Jember)
23. Darahku Tumpah di Kelenteng karya Hanna Fransisca (Cengkareng, Jakarta Barat)
24. Malam yang Nyaris Sempurna karya Sultan Yohana (Batam, Kepri)

Demikian, keputusan Dewan Juri tidak dapat diganggu gugat.

Jakarta, 30 November 2008
Dewan Juri
Kurnia Efendi
Hamsad Rangkuti
Sunu Wasono

sumber: http://www.jilfest.org/news.php?l=0#

7.

(Laskar Pelangi) Ayo Berjuang!!!

Posted by: "Agung Argopo" gopo_alhusna@yahoo.co.id   gopo_alhusna

Thu Dec 11, 2008 12:10 am (PST)

Membuat novel sendiri tentu berbeda dengan membuat novel proyek LP seperti ini. Selama membuat novel sendiri, achi selalu enjoy aja menulis, masa bodo sama kualitas, kalau layak terbit ya syukur kalau ditolak ya nangis hueheuheue...

tetapi ketika mendapat tantangan untuk membuat novel proyek LP dari SK, achi ingin sekaliiii ikutan. Karena ingin mencoba membuat novel dengan kualitas yang bagus. Tentunya karena banyak juga teman2 yang merasa senasib sepenanggungan. Merasa ingin membuat novel yang bagus dan berkualitas. Because what? karena novel ini membawa bendera SK secara tidak langsung. Oleh karena itu, marilah teman-teman proyek Laskar Pelangi semuanya, agar kita sama-sama saling mendukung, saling menguatkan dan saling mengingatkan. Mari berjuang bersama-sama SK!

Halah!
hehehe...
salam
Achi TM

Menambah banyak teman sangatlah mudah dan cepat. Undang teman dari Hotmail, Gmail ke Yahoo! Messenger sekarang! http://id.messenger.yahoo.com/invite/
8.

[RAMPAI]jelagaku tertinggal satu

Posted by: "fla cheya" fla_cheya@yahoo.com   fla_cheya

Thu Dec 11, 2008 12:50 am (PST)

Angin telah berbisik padaku...
kemudian patahkan belati direlung sana
jelagaku tertinggal satu...
tatapanmu pun mencuri serpihannya
 
Mengerangku mencari titisan kata
lalu kau suguhkan secawan tinta
hanya ujar indah ku kembalikan
mengeratkan keberadaan kita
 
c-yakuw
http://cheya.blogspot.com

9a.

Belajar Dari Laron

Posted by: "fla cheya" fla_cheya@yahoo.com   fla_cheya

Thu Dec 11, 2008 12:55 am (PST)

Allah SWT menciptakan makhlukNya dan menata alam semesta dengan begitu sempurna. Coba bayangkan bila bumi tak memiliki gravitasi, tentunya kita akan susah makan mengingat benda-benda melayang. Kemudian bagaimana dengan kondisi lalu lintas bila kendaraan tak memiliki keseimbangan?. Subhanallah, Maha Hebat Allah yang memiliki alasan atas apa yang Ia ciptakan.
 
"(Al Quran) ini adalah penjelasan yang sempurna bagi manusia, dan supaya mereka diberi peringatan dengan-Nya, dan supaya mereka mengetahui bahwasanya Dia adalah Tuhan Yang Maha Esa dan agar orang-orang yang berakal mengambil pelajaran" ( . Ibrahim : 52)
 
Mungkin kita pernah kesal dengan kedatangan laron dirumah kita, khususnya pada malam hari setelah hujan. Selain sayap-sayapnya mudah terlepas sehingga kita jadi sering menyapu ruangan, semutpun sering datang untuk membawa laron yang sudah mati ke dalam sarang. Selain itu, cicak-cicak pun berdatangan untuk mengenyangkan perutnya dan tak jarang ada orang-orang yang menangkap laron untuk digoreng atau dibuat pakan ikan.
 
Karenanya, janganlah mengeluh dengan adanya laron. Kedatangan mereka juga bisa menjadi perantara untuk menguji kesabaran kita, untuk menambah amal ibadah kita (lantaran menyapu ruangan) dan mengajari kita untuk hemat menggunakan listrik. Bila dalam satu malam setiap rumah mematikan lampu dengan total waktu 1 jam, dan bila ada 1000 rumah maka akan berpengaruh terhadap jumlah cadangan listrik negara. Karenanya, jangan hanya berpikir sisi negatif saja. Kadang, sisi negatif itu justru memicu adanya sisi positif. Sebenarnya laron tidak berniat menganggu kita. Mereka ingin mendekati sinar karena mereka memiliki kepekaan terhadapnya. Alhamdulilah kalau yang peka terhadap sinar merupakan hewan tak berbisa dan kecil ukurannya. Coba kalau laron memiliki bisa seperti kalajengking atau laron berukuran sebesar kucing.
 
"Kepunyaan Allah-lah apa yang di langit dan apa yang di bumi, dan adalah (pengetahuan) Allah Maha Meliputi segala sesuatu." ( An Nisaa' : 126)
 
".............. Sesungguhnya apa yang di langit dan di bumi itu adalah kepunyaan Allah. Dan adalah Allah Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana. An Nisaa' 170
 
Dalam sebuah majelis ilmu, ada anak kecil yang memegang laron pada sayapnya hanya untuk main-main. Mungkin seperti itulah bila kita melakukan hal yang tak jelas tujuannya dan malah membuat rugi pihak lain. Misalnya, ketika kita sengaja mempermainkan hati orang lain dengan mengatakan apa yang tak pernah ada. Begitupula bila kita berusaha mencari kesalahan dan aib orang lain hanya untuk menjatuhkan mereka.
 
Dan katakanlah: "Segala puji bagi Allah, Dia akan memperlihatkan kepadamu tanda-tanda kebesaran-Nya, maka kamu akan mengetahuinya. Dan Tuhanmu tiada lalai dari apa yang kamu kerjakan". (An-Naml : 93)
 
Laron merupakan metamorfosis dari makhluk kecil yang disebut rayap. Masa hidup laron tidak lebih dari dua hari. Menurut Dr. Yohaness surya Rayap memiliki tiga kasta (level perkembangan): kasta reproduktif, kasta prajurit, dan kasta pekerja. Laron merupakan salah satu fase dewasa dari kasta reproduktif. Ia akan menjadi raja dan ratu pada koloni rayap. Laron tumbuh dari telur. Sayap laron berkembang agar laron bisa terbang mencari pasangan kawinnya. Setelah kawin, sayap laron tanggal karena tidak diperlukan lagi. Mereka mulai membangun sarang dan menetaskan telur-telur sehingga membentuk koloni baru.
 
Sedangkan menurut Harun Yahya dalam bukunya yang berjudul keajaiban flora dan fauna menjelaskan bahwa rayap sangat mirip dengan semut karena hidup dalam sarang yang terbuat dari tanah. Yang mengagumkan, tinggi sarang rayap bisa mencapai enam meter, dan lebarnya bisa mencapai dua belas meter. Yang paling menarik, hewan ini ternyata buta. Bahan pembangun sarang adalah "adonan" keras yang dibuat rayap pekerja dengan mencampurkan tanah dengan air liurnya. Yang paling luar biasa dari seni konstruksi sarang rayap adalah pasokan udara yang kontinu, sehingga suhu dan kelembapan di dalamnya relatif tetap. Dinding yang tebal dan keras pada sarang rayap ini melindungi bagian dalam dari panas di luar sarang. Sirkulasi udara diatur dengan membuat terowongan khusus pada sisi dinding sebelah dalam. Sementara itu, pori-pori yang terdapat pada dinding berfungsi untuk menyaring udara. Di bagian luar sarang terdapat saluran dan atap yang dibuat dengan kemiringan
tertentu untuk mencegah masuknya air. Bagaimana makhluk hidup ini, yang otaknya lebih kecil dari satu milimeter kubik dan tak memiliki indra penglihat, membangun kon-struksi yang begitu rumit?
 
"Kamu sekali-kali tidak melihat pada ciptaan Tuhan Yang Maha Pemurah sesuatu yang tidak seimbang. Maka lihatlah berulang-ulang, adakah kamu lihat sesuatu yang tidak seimbang? Kemudian pandanglah sekali lagi niscaya penglihatanmu akan kembali kepadamu dengan tidak menemukan sesuatu cacat dan penglihatanmu itupun dalam keadaan payah." (Al Mulk : 3-4) !
 
Karya rayap ini merupakan hasil kerja kolektif. Anggapan bahwa "rayap menggali terowongan secara terpisah, yang secara kebetulan saling sesuai", sama sekali tidak masuk akal. Namun, dari sini timbul pertanyaan: bagaimana hewan ini bekerja dengan selaras, melaksanakan tugas yang rumit ini? Padahal, bila manusia akan membangun gedung, seorang arsitek terlebih dahulu membuat gambar rancangan yang dibagikan kepada buruh, kemudian proses pembangunan diatur di tempat kerja. Lalu bagaimana mungkin rayap, yang tak berkomunikasi satu sama lain, bahkan buta, mampu menangani suatu pekerjaan besar dalam keselarasan? . Manusia memang mampu membangun gedung-gedung yang menakjubkan, namun hanya setelah menuntut pendidikan arsitektur bertahun-tahun dan dengan menggunakan berbagai macam alat. Jelas, hewan yang tidak mempunyai pengetahuan dan akal sebagaimana manusia ini, telah diciptakan secara khusus untuk melakukan tugasnya ma-sing-masing. Mereka adalah tanda yang
menunjukkan pengetahuan dan kekuasan tak terbatas dari Pencipta mereka.
 
Kekaguman dan puja-puji atas adanya keajaiban arsitektur alam ini tentu bukan ditujukan kepada hewan-hewan ini, namun hanya kepada Allah yang telah menciptakan mereka dengan kemampuannya masing-masing.
 
Dan bertawakkallah kepada Allah yang hidup (kekal) Yang tidak mati, dan bertasbihlah dengan memuji-Nya. Dan cukuplah Dia Maha Mengetahui dosa-dosa hamba-hamba-Nya. Yang menciptakan langit dan bumi dan apa yang ada antara keduanya dalam enam masa, kemudian dia bersemayam di atas Arsy[1071], (Dialah) Yang Maha Pemurah, maka tanyakanlah (tentang Allah) kepada yang lebih mengetahui (Muhammad) tentang Dia. Al Furqaan 58-59
 
Ya Tuhan kami, tiadalah Engkau menciptakan ini dengan sia-sia, Mahasuci Engkau, maka peliharalah kami dari siksa neraka." (Ali 'Imran : 191)
 
Pasuruan, 10 Des'08
Best Regards,
 
 
c-yakuw
http://cheya.blogspot.com
flacheya@gmail.com

9b.

Re: Belajar Dari Laron

Posted by: "galih@asmo.co.id" galih@asmo.co.id

Thu Dec 11, 2008 1:42 am (PST)

Subhanallah... saya selalu salut terhadap siapa saja yang dapat menangkap
pesan Illahi melalui
ayat-ayat kauniyahnya. Jujur, kejelian ini merupakan anugerah Allah SWT
yang hanya diberikan
terhadap hamba-hamba yang disayangi-Nya.

Terima kasih atas pencerahannya.

Salam,

Galih

fla cheya <fla_cheya@yahoo.com>
Sent by: sekolah-kehidupan@yahoogroups.com
12/11/2008 03:55 PM
Please respond to sekolah-kehidupan

To: sekolah-kehidupan@yahoogroups.com, penulis <penulislepas@yahoogroups.com>,
myquran@yahoogroups.com
cc:
Subject: [sekolah-kehidupan] Belajar Dari Laron

Allah SWT menciptakan makhlukNya dan menata alam semesta dengan begitu
sempurna. Coba bayangkan bila bumi tak memiliki gravitasi, tentunya kita
akan susah makan mengingat benda-benda melayang. Kemudian bagaimana dengan
kondisi lalu lintas bila kendaraan tak memiliki keseimbangan?.
Subhanallah, Maha Hebat Allah yang memiliki alasan atas apa yang Ia
ciptakan.

"(Al Quran) ini adalah penjelasan yang sempurna bagi manusia, dan supaya
mereka diberi peringatan dengan-Nya, dan supaya mereka mengetahui
bahwasanya Dia adalah Tuhan Yang Maha Esa dan agar orang-orang yang
berakal mengambil pelajaran" ( . Ibrahim : 52)

Mungkin kita pernah kesal dengan kedatangan laron dirumah kita, khususnya
pada malam hari setelah hujan. Selain sayap-sayapnya mudah terlepas
sehingga kita jadi sering menyapu ruangan, semutpun sering datang untuk
membawa laron yang sudah mati ke dalam sarang. Selain itu, cicak-cicak pun
berdatangan untuk mengenyangkan perutnya dan tak jarang ada orang-orang
yang menangkap laron untuk digoreng atau dibuat pakan ikan.

Karenanya, janganlah mengeluh dengan adanya laron. Kedatangan mereka juga
bisa menjadi perantara untuk menguji kesabaran kita, untuk menambah amal
ibadah kita (lantaran menyapu ruangan) dan mengajari kita untuk hemat
menggunakan listrik. Bila dalam satu malam setiap rumah mematikan lampu
dengan total waktu 1 jam, dan bila ada 1000 rumah maka akan berpengaruh
terhadap jumlah cadangan listrik negara. Karenanya, jangan hanya berpikir
sisi negatif saja. Kadang, sisi negatif itu justru memicu adanya sisi
positif. Sebenarnya laron tidak berniat menganggu kita. Mereka ingin
mendekati sinar karena mereka memiliki kepekaan terhadapnya. Alhamdulilah
kalau yang peka terhadap sinar merupakan hewan tak berbisa dan kecil
ukurannya. Coba kalau laron memiliki bisa seperti kalajengking atau laron
berukuran sebesar kucing.

"Kepunyaan Allah-lah apa yang di langit dan apa yang di bumi, dan adalah
(pengetahuan) Allah Maha Meliputi segala sesuatu." ( An Nisaa' : 126)

".............. Sesungguhnya apa yang di langit dan di bumi itu adalah
kepunyaan Allah. Dan adalah Allah Maha Mengetahui lagi Maha Bijaksana. An
Nisaa' 170

Dalam sebuah majelis ilmu, ada anak kecil yang memegang laron pada
sayapnya hanya untuk main-main. Mungkin seperti itulah bila kita melakukan
hal yang tak jelas tujuannya dan malah membuat rugi pihak lain. Misalnya,
ketika kita sengaja mempermainkan hati orang lain dengan mengatakan apa
yang tak pernah ada. Begitupula bila kita berusaha mencari kesalahan dan
aib orang lain hanya untuk menjatuhkan mereka.

Dan katakanlah: "Segala puji bagi Allah, Dia akan memperlihatkan kepadamu
tanda-tanda kebesaran-Nya, maka kamu akan mengetahuinya. Dan Tuhanmu tiada lalai dari
apa yang kamu kerjakan". (An-Naml : 93)

Laron merupakan metamorfosis dari makhluk kecil yang disebut rayap. Masa
hidup laron tidak lebih dari dua hari. Menurut Dr. Yohaness surya Rayap
memiliki tiga kasta (level perkembangan): kasta reproduktif, kasta
prajurit, dan kasta pekerja. Laron merupakan salah satu fase dewasa dari
kasta reproduktif. Ia akan menjadi raja dan ratu pada koloni rayap. Laron
tumbuh dari telur. Sayap laron berkembang agar laron bisa terbang mencari
pasangan kawinnya. Setelah kawin, sayap laron tanggal karena tidak
diperlukan lagi. Mereka mulai membangun sarang dan menetaskan telur-telur
sehingga membentuk koloni baru.

Sedangkan menurut Harun Yahya dalam bukunya yang berjudul keajaiban flora
dan fauna menjelaskan bahwa rayap sangat mirip dengan semut karena hidup dalam sarang yang terbuat
dari tanah. Yang mengagumkan, tinggi sarang rayap bisa mencapai enam
meter, dan lebarnya bisa mencapai dua belas meter. Yang paling menarik, hewan ini ternyata buta. Bahan
pembangun sarang adalah "adonan" keras yang dibuat rayap pekerja dengan
mencampurkan tanah dengan air liurnya. Yang paling luar biasa dari seni
konstruksi sarang rayap adalah pasokan udara yang kontinu, sehingga suhu
dan kelembapan di dalamnya relatif tetap. Dinding yang tebal dan keras
pada sarang rayap ini melindungi bagian dalam dari panas di luar sarang.
Sirkulasi udara diatur dengan membuat terowongan khusus pada sisi dinding
sebelah dalam. Sementara itu, pori-pori yang terdapat pada dinding
berfungsi untuk menyaring udara. Di bagian luar sarang terdapat saluran
dan atap yang dibuat dengan kemiringan tertentu untuk mencegah masuknya
air. Bagaimana makhluk hidup ini, yang otaknya lebih kecil dari satu
milimeter kubik dan tak memiliki indra penglihat, membangun kon-struksi
yang begitu rumit?

"Kamu sekali-kali tidak melihat pada ciptaan Tuhan Yang Maha Pemurah
sesuatu yang tidak seimbang. Maka lihatlah berulang-ulang, adakah kamu
lihat sesuatu yang tidak seimbang? Kemudian pandanglah sekali lagi niscaya
penglihatanmu akan kembali kepadamu dengan tidak menemukan sesuatu cacat
dan penglihatanmu itupun dalam keadaan payah." (Al Mulk : 3-4) !

Karya rayap ini merupakan hasil kerja kolektif. Anggapan bahwa "rayap
menggali terowongan secara terpisah, yang secara kebetulan saling sesuai",
sama sekali tidak masuk akal. Namun, dari sini timbul pertanyaan:
bagaimana hewan ini bekerja dengan selaras, melaksanakan tugas yang rumit
ini? Padahal, bila manusia akan membangun gedung, seorang arsitek terlebih
dahulu membuat gambar rancangan yang dibagikan kepada buruh, kemudian
proses pembangunan diatur di tempat kerja. Lalu bagaimana mungkin rayap,
yang tak berkomunikasi satu sama lain, bahkan buta, mampu menangani suatu
pekerjaan besar dalam keselarasan? . Manusia memang mampu membangun
gedung-gedung yang menakjubkan, namun hanya setelah menuntut pendidikan
arsitektur bertahun-tahun dan dengan menggunakan berbagai macam alat.
Jelas, hewan yang tidak mempunyai pengetahuan dan akal sebagaimana manusia
ini, telah diciptakan secara khusus untuk melakukan tugasnya
ma-sing-masing. Mereka adalah tanda yang menunjukkan pengetahuan dan
kekuasan tak terbatas dari Pencipta mereka.

Kekaguman dan puja-puji atas adanya keajaiban arsitektur alam ini tentu
bukan ditujukan kepada hewan-hewan ini, namun hanya kepada Allah yang
telah menciptakan mereka dengan kemampuannya masing-masing.

Dan bertawakkallah kepada Allah yang hidup (kekal) Yang tidak mati, dan
bertasbihlah dengan memuji-Nya. Dan cukuplah Dia Maha Mengetahui dosa-dosa
hamba-hamba-Nya. Yang menciptakan langit dan bumi dan apa yang ada antara
keduanya dalam enam masa, kemudian dia bersemayam di atas Arsy[1071], (Dialah) Yang Maha Pemurah, maka tanyakanlah (tentang Allah) kepada yang
lebih mengetahui (Muhammad) tentang Dia. Al Furqaan 58-59

Ya Tuhan kami, tiadalah Engkau menciptakan ini dengan sia-sia, Mahasuci
Engkau, maka peliharalah kami dari siksa neraka." (Ali 'Imran : 191)

Pasuruan, 10 Des'08
Best Regards,


c-yakuw
http://cheya.blogspot.com
flacheya@gmail.com

10.

Review Proses Anda!!!

Posted by: "fla cheya" fla_cheya@yahoo.com   fla_cheya

Thu Dec 11, 2008 12:56 am (PST)

Ketika kita belajar matematika, kita harus tahu berapa rumus dan kira-kira berapa lama latihan yang kita perlukan hingga kita mudah memecahkan soal yang jauh tidak berbeda dan ketika kita berbisnis, kita hendaknya mengetahui usaha yang akan kita geluti, kesulitan-kesulitan apa yang bisa muncul dan bagaimana cara mengatasinya, serta memikirkan prospek kedepannya dan hal positif dan negatif yang ditimbulkan. Bila hal itu dipersiapkan secara matang, maka persentase kemungkinan kegagalan bisa diminimalisasi.
 
Seseorang yang memiliki komitmen akan berusaha menjaga apa yang dia niatkan. Salah satu hal yang mencerminkan seseorang itu komitmen adalah sikap disiplin. Disiplin itu penting karena itu bukti bahwa kita menghargai waktu dan diri kita sendiri. Bila kita berkata "kita sibuk", sebenarnya sesibuk apa? Memang kemampuan fisik tiap orang berbeda, tapi dalam waktu 24 jam itu apa kita benar-benar memanfaatkan waktu dengan sebaik-baiknya? setidaknya yang bisa bermanfaat bagi diri maupun orang lain. Misal, kita membaca buku ketika menunggu seseorang. Dari hal-hal seperti itulah yang bisa melatih diri kita untuk dispilin dan teguh dengan komitmen kita karena dalam keadaan yang tidak terlalu sibukpun kita berusaha untuk tetap beraktivitas dan ada niat dalam diri untuk menjadi pribadi yang lebih baik.
 
Kita memiliki kendali dalam diri kita untuk terus melangkah setelah terjatuh. Salah satunya dengan meneguhkan hati dengan motivasi-motivasi. Dan dilain hari, kadang Anda perlu untuk mengulang motivasi yang sama karena berjalan dengan waktu esensi dari motivasi bisa menurun. Karenanya, alangkah lebih baik bila Anda mengupdate motivasi dalam hidup Anda baik itu dengan introspeksi diri kemudian menceramahi diri Anda sendiri sehingga Anda lebih niat untuk menjadi lebih, dengan membaca buku yang dapat mencerahkan hidup Anda, dengan mendengarkan seminar atau sharing dengan orang lain.
 
Orang-orang besar.... orang-orang yang mengagumkan... kebanyakan hidupnya tidak datar-datar aja. Namun yang perlu dipelajari bukannya apa saja hambatan mereka, namun bagaimana mereka menghadapinya. Belum berhasil bukanlah hal yang bisa membuat langkah mereka terhenti, namun dari hal itu mereka semakin belajar. BILA MEREKA TERHENTI DALAM SUATU ARAH, MAKA LANGKAH MEREKA BERJALAN KE ARAH YANG LAIN. Jangan terus bertanya tentang apa yang kita dapatkan namun apa yang telah kita lakukan untuk cita-cita, impian dan keinginan kita.
 
Best Regards,
 
 
c-yakuw
http://cheya.blogspot.com
flacheya@gmail.com

11.

[cerita kehidupan]KEKUATAN DARI KEYAKINAN

Posted by: "Putri Agus Sofyan" iastrito126ps@yahoo.co.id

Thu Dec 11, 2008 1:00 am (PST)

Hari yang cerah.....Tetap Semangat.

Kekuatan dari Keyakinan
(Iastrito)
 
 
Judul yang kuambil ini merupakan subjudul dari isi sebuah buku yang menarik perhatianku untuk kubuka dan kubaca sesaat saat aku sedang berada di toko buku bilangan Matraman dan judul ini mengingatkanku pada ucapan ibuku beberapa tahun lalu.
 
Beberapa tahun yang lalu, saat aku masih duduk di bangku es em a, aku sempat menyampaikan kepada ibuku bahwa kelak aku ingin bekerja di kantor seperti ayahku.
 
Sempat terlihat perubahan wajah ibu, saat kusampaikan keinginanku.
 
“Memang kalau jadi ibu rumah tangga, kenapa.”tanya ibu.
 
“Ya…kepingin aja….kerja di kantor…..ngamalin ilmu yang didapat di bangku kuliah…terus punya uang sendiri,”kataku sekenanya.
 
“Ya…mudah-mudahan keinginan kamu tercapai…dan kamu harus yakin pada diri sendiri…kalau kamu pasti bisa, sebab di dunia ini tidak ada kata tidak mungkin dan keyakinan itu memberikan kekuatan tersendiri pada diri kita,”ujar ibuku. “Sebenarnya ibu ingin kamu menjadi ibu rumah tangga, bisa menjaga anak-anak,”lanjutnya kala itu.
 
Memang aku bukanlah orang top, terkenal, populer seperti Tukul Arwana, Rangga Gautama, Ny.Rakhmat Sulistyo maupun Tantowi Yahya. (Kalau kata Project Pop Bukan Superstar ^,^)
 
Ya…saat ini siapa yang tidak mengenal Tukul Arwana. Beliau telah menjadi seorang entertainer papan atas negeri tercinta ini.
Rangga Gautama, tidak tamat SD, menjadi pengusaha maket kaca dengan harga ratusan juta; Ny. Rakhmat Sulistyo mendirikan Sido Muncul di usia 55 tahun dan Tatowi Yahya, resepsionis Hotel Borobudur, kini menjadi public figure dan pengusaha di bidang hiburan yang berhasil.
 
Mereka semua saat ini telah menjadi orang yang kita anggap sukses dan berhasil.
 
Aku hanyalah seorang perempuan biasa. Saat ini aku telah bekerja di salah satu perusahaan nasional di Jakarta dan telah memiliki keluarga dan dikaruniai tiga orang anak. Alhamdulilah akupun diberi izin oleh suami untuk bekerja sesuai dengan keinginanku.
 
“Yakinlah akan pertolongan Allah… berdoalah kepadaNya selesai sholat dan banyaklah berdzikir…karena…apapun yang kamu yakini dengan sepenuh hati, suatu saat akan menjadi kenyataan dalam hidupmu.”kalimat-kalimat indah yang diucapkan oleh ibuku kala itu dan selalu menjadi kekuatanku dalam menjalani hidup ini.
 
Aku akan selalu berusaha membahagiakanmu….. IBU.
 
 
ØÂ Ã‚ Ã‚ Ã‚ Ã‚  Ibu…ku ucapkan terima kasih
ØÂ Ã‚ Ã‚ Ã‚ Ã‚  Kau telah merawatku,
ØÂ Ã‚ Ã‚ Ã‚ Ã‚  Menjagaku dan membimbingku
ØÂ Ã‚ Ã‚ Ã‚ Ã‚  Tanpa mengenal lelah.
 
ØÂ Ã‚ Ã‚ Ã‚ Ã‚  Ibu, engkaulah pelita hati
ØÂ Ã‚ Ã‚ Ã‚ Ã‚  Menerangi masa depanku
ØÂ Ã‚ Ã‚ Ã‚ Ã‚  Keberhasilan yang kurasakan kini
ØÂ Ã‚ Ã‚ Ã‚ Ã‚  Tak lepas dari ridho dan doamu
 
 
WALAU MASIH JAUH TANGGALNYA...KUUCAPKAN….
......SELAMAT HARI IBU, 22 DESEMBER……
Untuk para Ibu-Ibu di Negeri Tercinta ini
 
Medio, Kamis 11 Desember 2008

Selalu bisa chat di profil jaringan, blog, atau situs web pribadi! Yahoo! memungkinkan Anda selalu bisa chat melalui Pingbox. Coba! http://id.messenger.yahoo.com/pingbox/
12.

(artikel) Walau Hanya Sesaat....

Posted by: "agussyafii" agussyafii@yahoo.com   agussyafii

Thu Dec 11, 2008 1:00 am (PST)

Walau Hanya Sesaat....

by: Meidy

Tut…tut…tut…naik kereta api, siapa hendak turut….??? Hayo…hayooo siapa
barisannya yang bisa berjalan dengan gaya yang paling aneh…akan
mendapatkan hadiah…. Kak Rika berteriak dengan suara lantang dan penuh
kasih….memicu semangat anak-anak utk berlomba…...

Tawa Silvi, Yuni, Vani, Hasbi, Mantika juga anak-anak lain seakan-akan
lepas …bahkan Jaka yang menderita kelainan jantung pun lupa akan
sakitnya…..kecerian itu terpancar jelas diwajah mereka….Semua berlari,
tertawa dan bergembira seakan-akan tidak ingin dan tidak rela
melepaskan hari ini untuk berlalu begitu saja…. sesaat mereka
melupakan beban hidup yang harus mereka tanggung….

Akankan tawa bahagia itu dapat selalu mereka nikmati...????? Walau
hanya sesaat….

--------

"Ada seorang laki-laki yang datang kepada nabi Shallallaahu `alaihi wa
Sallam mengeluhkan kekerasan hatinya. Nabipun bertanya : sukakah kamu,
jika hatimu menjadi lunak dan kebutuhanmu terpenuhi ? Kasihilah anak
yatim, usaplah mukanya, dan berilah makan dari makananmu, niscaya
hatimu menjadi lunak dan kebutuhanmu akan terpenuhi." [HR Thobroni,
Targhib, Al Albaniy : 254]

Allahumaj'alna minhum Ya Rabb...

Ragunan, 9 November 2008

Wassalam,
M e i d y

www.simpaykeramat.blogspot.com
www.babynyameidi.multiply.com



13.

TRIK AMAN DILINGKUNGAN TEMPAT KERJA

Posted by: "fla cheya" fla_cheya@yahoo.com   fla_cheya

Thu Dec 11, 2008 1:02 am (PST)


1. Berdoa
Dimanapun anda berada rajin-rajinlah berdoa karena selain itu sudah menjadi kewajiban kita, hanya Tuhan lah yang bisa melindungi kita. Kejahatan tidak hanya bisa terlihat mata namun budaya-budaya spiritual juga tak terlalu sepi. Sejahat apapun orang dan sebanyak apa mereka yang ingin mencelakai kita dengan berbagai cara-cara, kalau Tuhan melindungi kita dan berkehendak kita selamat, maka kita pasti selamat.
2. Cintai Yang Anda Lakukan
Ketika kita melakukan sesuatu berusahalah untuk mencintainya, apalagi bila itu adalah pekerjaan kita. Kalau Anda tidak mencintainya, sepertinya Anda belum mendapatkan pekerjaan yang benar-benar anda inginkan. Anda boleh saja mencari pekerjaan lain, namun bersyukurlah bila Anda sudah didekatkan dengan rizki Anda. Bersyukurlah bila Anda sudah bisa membahagiakan orang lain dengan kerja keras Anda karena banyak di luar sana yang memiliki asa namun belum mereka rasakan.
 
Usahakan meja kerja atau ruangan Anda senyaman mungkin. Anda bisa menaruh bunga, menyemprot dengan pewangi dan mengusahakan meja serapi mungkin. Tidak salah bila Anda memajang foto kekasih di meja kerja Anda selama hal itu bisa memotivasi Anda. Nah, kalau kekasih Anda jumlahnya banyak sehingga meja Anda bukan dihiasi dengan file-file namun penuh dengan pigura foto, maka abaikan saja saran ini. Peace ^_^
3. Mematuhi Perarturan
Datanglah tepat waktu dan usahakan selesaikan pekerjaan dengan tepat. Berusahalah untuk optimal dan profesional serta siap mempertanggungjawabkan hasil kerja anda. Kalau Anda bersikap seenaknya sendiri, maka jangan salahkan kalau kontrak anda tidak diperpanjang, kalau Anda mendapat teguran atau bahkan mungkin dikeluarkan. Biar posisi pekerjaan Anda aman, jangan egois. Kalau anda keluar dengan kesan tidak baik calon kantor Anda pun akan mempertimbangkan kembali untuk menerima Anda atau tidak.
4. Pembagian Tugas Yang Adil
Untuk menghindari rasa iri dalam suatu tim, hendaknya tugas tersebut dibagi secara merata dan seandainya pihak tertentu membutuhkan pertolongan, tolonglah mereka dengan tulus. Ingatlah, ketika kita sangat sibuk, kita seringkali berharap ada teman yang membantu meski kita tidak memintanya. Ciptakan hubungan yang harmonis agar Anda aman dari segala hal yang membuat anda tidak betah lagi dengan pekerjaan tersebut
5.Jangan Biarkan Orang Lain Menghambat Karir Anda
Berhati-hatilah dengan teman kerja yang hanya baik pada anda didepan anda saja namun dibelakang anda dia berniat menjatuhkan. Karenanya, jangan mudah percaya pada ornag lain. Kadang, ada teman yang menganut asas manfaat. Wah-wah ini nih yang nyebelin. Saya sangat sarankan, jangan mau dimanfaatkan atau memanfaatkan orang lain dalam hal apapun. Bertemanlah dengan mereka secara tulus dan bukan karena maksud tertentu, dan setelah urusan selesai mereka ditinggalkan. Kalau Anda memanfaatkan orang maka anda juga akan dimanfaatkan oleh orang meski sebenarnya orang lain tidak menyukai hal tersebut. Kalau Anda masih menggaplikasikan asas ini dalam pergaulan anda, saya rasa Anda tidak akan memiliki teman yang betah berteman dengan Anda dan seandainya masih ada, itu karena mereka kasihan atau karena terpaksa.
6. Minimalisasi Kesalahan
Manusia memang pernah salah dan berusahalah untuk meminimalisasi hal tersebut. Selain hal tersebut berpengaruh pada review hasil kerja oleh atasan hal itu juga membuat pihak-pihak yang iri merasa senang. Berhati-hatilah dengan mereka yang berusaha mencari kesalahan. Oleh karena itu, jangan biarkan sedikit kecerobohan membuat mereka tertawa. Meski begitu, Anda tidak perlu membalas mereka dengan hal serupa karena itu buang-buang waktu. Bila tergoda untuk mengikuti arus mereka yang bersikap kekanak-kanankan, itu sama saja Anda tidak jauh berbeda dengan mereka. Berusahalah untuk bijak dan doakan saja mereka yang baik-baik. Air tuba tidak harus dibalas dengan air tuba juga bukan?
7. Hindari Cinta Lokasi
Memang sih tentang hati memang tidak bisa diatur semau kita, namun kita juga memiliki kendali untuk menghindarinya. Kalau hubungan itu berjalan mulus sih no problem. Namun, bila sebaliknya? tentu saja sedikit atau banyak akan mempengaruhi konsentrasi kerja dan kenyamanan kita dalam bekerja. Kalau sudah tidak konsen dan tidak nyaman tentu akan berdampak pada hasil kerja dan jangan heran kalau kita mendapat teguran dari atasan atau rekan kita.
8. Berpenampilan Yang Wajar
Sesuaikan penampilan dengan bidang pekerjaan. Kalau Anda bekerja di sebuah perusahaan, yang harus Anda ingat, anda berangkat ke kantor dan bukan ke diskotik, bukan untuk belanja atau sekedar cuci mata, kecuali bila pekerjaan anda menuntut anda untuk berpenampilan yang sifatnya emphasis atau menjadi pusat perhatian. Penampilan yang tidak pada tempatnya akan menyebabkan celetukan-celetukan atau bahkan mungkin gosip yang tidak mengenakkan karena hal tersebut melecehkan. Dan untuk asesoris, usahakan serasi dengan motif pakaian Anda. Kalau anda mengenakan pakaian yang mencolok dengan asesoris yang mencolok pula "tidak enak di lihat" maka jangan heran kalau beredar asumsi ada badut ancol yang emnesia dengan tempat kerjanya... hihihi ;p
 
Jangan memakai pakaian yang terlalu seksi karena kalau anda lewat di daerah rawan dan sedang ada penggerebekan PSK, bisa-bisa anda kena ikut saring meski tidak berkecimpung dibidang jasa tersebut. Selain itu, penampilan yang terlalu seksi bisa mengundang tangan-tangan jahil dan komentar-komentar yang sebenarnya melecehkan harga diri. Jangan salahkan mereka, karena anda sendiri yang kadang juga kurang tepat dalam menempatkan diri.
9. Parkirkan Kendaraan Pada Tempatnya
Jangan sembarangan parkir apalagi bila anda sebagai karyawan yang belum mengetahui bahwa beberapa tempat parkir khusus kendaraan miliki atasan anda. Cari tempat yang teduh dan tidak terlalu berdempet dengan kendaraan lain untuk menghindari benturan-benturan pada kendaraan yang membuat anda mengernyitkan dahi. Untuk anda yang kantornya digedung bertingkat, usahakan jangan memilih tempat parkir yang terlalu tinggi bila dilantai bawah masih ada tempat yang kosong dan selama anda akan memparkirkan kendaraan atau mau keluar dari pintu pakir berhati-hatilah agar tidak terjatuh dari ketinggian. Konsentrasi memang diperlukan ketika mengemudi meskipun anda berada diarea parkir agar tidak menabrak dinding, kendaraan lain ataupun orang yang berada disana.
11. Berhematlah!!!
Ingatlah dengan hari-hari krisis. Meskipun anda orang kaya, alangkah lebih baiknya kalau anda berhemat. Apalagi kalau anda termasuk orang yang bisa seperti saya. Jangan karena menjaga gengsi anda ikut-ikutan teman anda dan mengikuti kegiatan-kegiatan yang tidak jelas arahnya. Jangan sulit bilang TIDAK pada ajakan yang membuat dompet anda semakin krisis. Kalau teman-teman anda mau bayarin sih tidak masalah, tapi nggak enak juga kan kalo mereka terus yang bayarin kita?. Godaan memang bermacam-macam dan menggiurkan namun anda wajib berhemat bila tidak ingin mengencangkan ikat pinggang semakin kencang atau membobol tabungan untuk hal yang kurang penting.
10. Selektif Dalam Berteman
Kalau anda ingin hidup aman, anda juga harus selektif dalam berteman. Mengapa? karena teman bisa mempengaruhi hidup kita. Selektif disini bukan berarti diskriminasi terhadap SARA namun dalam pergaulan. Kalau teman anda bermasalah dan sudah berkali-kali anda nasehati namun tetap saja kebiasaan "buruknya" tidak berubah, alangkah lebih baik bila anda berteman secara wajar, dalam artian tidak terlalu dekat dan tidak terlalu jauh dengan sikap yang tetap lembut namun tegas dalam menyikapinya. Hindari orang-orang yang hobinya mencari muka dengan bos "penjilat". Tetaplah jujur dan menjadi diri Anda sendiri. Ingat, ketidakjujuran di dunia yang mungkin belum terungkap, pasti akan terungkap di pengadilan akhirat.
 
Jangan suka menggosip entah itu pihak yang dibicarakan bukan teman se-tim kita. Kenapa? selain perbuatan tersebut tidak baik juga bisa menyebabkan hal-hal yang tidak diinginkan seperti kondisi kerja yang tidak kondusif lagi, rasa sakit hati karena penghianatan yang dilakukan orang-orang yang kita percaya lantaran rahasia kita disebarkan pada orang lain dsb.
 
Bagi Anda yang membaca tulisan ini, mohon doanya yah... semoga saya segera memperoleh pekerjaan yang sayan inginkan dan segera menikah amin... Makasih... ^_^
 
 
 
 
My File "2008"
Best Regards,
 
 
c-yakuw
http://cheya.blogspot.com
flacheya@gmail.com
 
 
 

14a.

Re: [catcil] Simpati Yang Salah Alamat

Posted by: "Syafaatus Syarifah" syarifah@gratika.co.id   sya4215

Thu Dec 11, 2008 1:13 am (PST)

eh iya ya mas Hadian...
makasih atas ralatnya
:)

----- Original Message -----
From: Hadian Febrianto
To: sekolah-kehidupan@yahoogroups.com
Sent: Thursday, December 11, 2008 12:54 PM
Subject: Re: [sekolah-kehidupan] Re: [catcil] Simpati Yang Salah Alamat

Mba syasya yang baik....

Setahu saya KRL itu singkatan dari Kereta Rel Listrik...
Karena Kereta Listrik pake Api juga ya? hehehe

Karena itu suka dijadikan tebak-tebak oleh saya untuk siswa pada saat pelajaran matematika bab arah, gini redaksinya:
Ada kereta api listrik berjalan dengan kecepatan 80 KM/jam ke arah barat, dan pada saat yang bersamaan terdapat angin yang berhembus ke arah timur dengan kecepatan 5 KM/jam. pertanyaannya:
Berapa kecepatan asap kereta tersebut? dan arahnya ke mana?

Jawabnya???

--
Regards,
Hadian Febrianto, S.Si
PT SAGA VISI PARIPURNA
Jl. Rereng Barong no.53 Bandung 40123
Ph/fax: (+6222) 2507537

15a.

Re: Perjalanan Menuju Kesejatian

Posted by: "galih@asmo.co.id" galih@asmo.co.id

Thu Dec 11, 2008 2:28 am (PST)

Dasyat, luar biasa.
Terkadang saya berfikir mengenai kesempurnaan yang namanya manusia perlu
di tinjau ulang
jika melihat tidak konsistennya dalam menuju kesejatian hidup(mengambil
istilah Bapak).
Berbeda dengan makhluk lain, laron misalnya, sebagai yang sering disebut
makhluk yang tidak
semulia manusia justru mereka tetap konsisten mengikuti perintah Sang
Pencipta.

Terima kasih atas pencerahannya.

Salam,

Galih

"dkadarusman" <dkadarusman@yahoo.com>
Sent by: sekolah-kehidupan@yahoogroups.com
12/07/2008 02:49 PM
Please respond to sekolah-kehidupan

To: sekolah-kehidupan@yahoogroups.com
cc:
Subject: [sekolah-kehidupan] Perjalanan Menuju Kesejatian

Perjalanan Menuju Kesejatian

Hore,
Hari Baru!
Teman-teman.

Setiap manusia dewasa tentu pernah merindukan sebuah pencerahan.
Apakah pencerahan itu dalam konteks spiritualitas, maupun dalam
kerangka pengembangan diri. Orang-orang yang mampu menjaga
kerinduannya akan pencerahan mempunyai kesempatan untuk secara
konsisten membawa dirinya menuju kepada kesejatian hidup. Yaitu;
menjadi manusia yang bisa mewujudkan tujuan atas penciptaannya.
Ngomong-ngomong; apakah sesungguhnya tujuan pencipataan kita ini?

Dimusim hujan seperti ini banyak laron beterbangan menjelang malam
tiba. Ketika mahluk sejenis ngengat itu sudah mencapai titik tertentu
dalam perkembangan siklus hidupnya, dia dianugerahi penciptanya
dengan sepasang sayap. Sayap itu memungkinkan dirinya untuk terbang
menuju suatu tempat yang jaraknya sering teramat jauh. Mereka keluar
dari tempat persembunyian disisa-sisa kayu dan pepohonan mati.
Kemudian terbang menuju satu titik yang pasti, yaitu; sumber cahaya.
Ditempat itu, mereka bertemu dengan laron-laron lainnya, sehingga
pertemuan itu bagaikan sebuah konferensi besar para pencari cahaya.

Adakah para laron itu ingin menyampaikan sebuah pesan? Kelihatannya
memang demikian. Melalui apa yang dilakukannya, para laron
mengingatkan kita betapa pentingnya menghadapkan diri kearah sumber
cahaya. Karena, menuju cahaya adalah sebuah fitrah bagi setiap
manusia. Didalam diri kita, ada sisi gelap. Dan ada pula sisi terang.
Jika kita tidak pernah menambahkan cahaya kedalamnya, maka sisi gelap
kita akan menjadi semakin banyak. Sedangkan, sisi terang akan semakin
berkurang. Untuk menjadi gelap; kita tinggal berdiam diri saja.
Karena cepat atau lambat dunia kita pasti menjadi gelap. Sedangkan
untuk mendapat terang, kita harus melakukan usaha-usaha yang sepadan.
Karena menanti dengan berdiam diri tidak memberikan jaminan datangnya
cahaya terang.

Bagi sang laron, menuju sumber cahaya adalah langkah paling akhir
misi hidupnya. Sedangkan bagi manusia, seberkas cahaya didalam
dirinya menyala melalui setiap perilakunya yang terpuji. Seperti
ketika mereka menghitung langkah satu, dua, tiga, dan empat; semuanya
berjalan membentuk sebuah untaian proses pencerahan jiwa. Kemudian,
tepat pada hitungannya yang kelima; mereka melakukan langkah terakhir
dalam hidupnya untuk menuju sang pemilik cahaya sesungguhnya.
Ditempat itulah kemudian mereka, berkumpul dengan para pencari cahaya
lainnya. Duduk bersimpuh disebuah lapangan luas, untuk mendekatkan
diri kepada sang pemilik cahaya sejati.

Setelah sampai disumber cahaya itu, tunailah sudah misi hidup seekor
laron. Dan setelah tiba disumber cahaya sejati itu; tunailah sudah
perjalanan panjang seorang manusia. Karena, ketika itu; kita bisa
menjelma menjadi manusia yang tercerahkan oleh cahaya kesejatian.
Seseorang yang berhasil melakukan perjalanan itu sesuai dengan
panggilan sang pemilik cahaya akan memasuki babak baru dalam siklus
hidupnya, yaitu; menjadi manusia sejati. Manusia yang memiliki
kematangannya secara spiritualitas, maupun fungsi sosial
kemasyarakatan. Sedangkan, mereka yang hanya matang secara spiritual,
tetapi tidak berfungsi secara sosial belum benar-benar mencapai
kesejatian itu. Sebaliknya, mereka yang secara fungsi sosial matang
tetapi melupakan kematangan spiritual adalah orang-orang yang hanya
bagus dimata sesama manusia. Namun, dihadapan Tuhannya; nilainya
layak dipertanyakan.

Bagi seekor laron, menuju cahaya adalah sebuah perjalanan sekali
seumur hidup. Oleh karena itu, seekor laron; mengerahkan semua yang
ada dialam dirinya untuk perjalanan suci itu. Dan ketika cahaya telah
memenuhi dirinya; dia menanggalkan sayap-sayapnya. Perlambang apakah
ini bagi kita? Sang laron tengah mengajari kita bahwa jika sudah
sampai kepada sumber cahaya, maka kita harus meneguhkan hati untuk
menutup segala kemungkinan yang bisa membawa kita kembali menuju
kegelapan.

Jika sayap itu masih dipeliharanya; maka cepat atau lambat, dia akan
tergoda untuk terbang menuju gelap. Dengan menanggalkannya, sang
laron menutup semua kemungkinan itu, supaya dia bisa memberikan
totalitas dirinya didalam terang itu. Meski untuk mendapatkannya, dia
harus mengorbankan sepasang sayap yang dimilikinya. Manusia tengah
diseru oleh sang laron, untuk juga melakukan pengorbanan yang sama.
Yaitu pengorbanan untuk membuang nafsu-nafsu yang sering menyeretnya
kepada sifat buruk. Dan menanggalkan sifat-sifat tak patut didalam
dirinya. Sehingga, ketika kita kembali pulang; kita benar-benar hanya
membawa cahaya putih lagi bersih. Sebersih jiwa seorang bayi yang
baru saja dilahirkan.

Hore,
Hari Baru!
Dadang Kadarusman
http://www.dadangkadarusman.com/

Catatan Kaki:
Keutuhan pribadi seseorang ditandai dengan kesediaannya untuk
membangun nilai dimata sesama melalui tindakannya, dan dimata
Tuhannya melalui kepasrahannya.

16.

Inspirasi&Motivasi ; Emphaty

Posted by: "rahmad nurdin" rahmad.aceh@gmail.com   rahmadsyah_tcc

Thu Dec 11, 2008 2:32 am (PST)

Assalamu'alaikum

Seperti ribuan remaja lainnya,Hasna sedang berusaha mendapatkan suatu
pekerjaan. Dia membaca tentang adanya lowongan kerja di sebuah pabrik, dan
dia merencanakan untuk pergi ke sana.

Hari itu angin keras dan salju turun dengan deras. Di dalam bis, Hasna
melihat ada beberapa gadis yang lebih cantik dan berpakaian lebih baik dari
dirinya. Mereka turun dari bis di tempat yang sama. Rupanya mereka juga
ingin melamar bekerja di situ juga.

"Ya Allah, "Hasna berdoa dalam hati, "bantulah saya. Keluarga saya sangat
membutuhkan uang."

Tepat pada saat itu, seorang wanita setengah umur turun dari bis, dan
tergelincir jatuh di salju. Anak-anak gadis itu melirik ke arahnya tetapi
terus berjalan. Wanita itu tampak pusing. Topi, kaca mata, dan dompetnya
tergeletak di kakinya.

Untuk beberapa saat Hasna ragu-ragu. Jika dia membantunya, anak-anak gadis
itu akan lebih cepat memasukkan lamaran kerja mereka daripada dia. Dia
merasa bahwa dia tidak punya kesempatan.

Tiba-tiba suatu kalimat dari ibunya terus menerus bergema di pikirannya:
"Tanda seorang Muslimah sejati adalah perhatian untuk sesama."

Hasna berhenti dan membantu wanita itu berdiri dan memungut semua barang
miliknya.

"Bisakah kamu membantu saya ke kantor?" pinta wanita itu. "Saya merasa agak
gemetar."

Mereka pun berjalan sangat perlahan-lahan ke pabrik. Hasna memberitahu
wanita itu bahwa dia datang untuk melamar pekerjaan. Ketika mereka sampai di
kantor pabrik itu, nyonya itu berterima kasih kepadanya dan masuk ke aula.
Beberapa saat kemudian, Hasna diantar ke kantor manajer dan ia melihat bahwa
nyonya yang baru saja pergi itu sedang duduk di sana.

Nyonya itu berkata kepadanya, "Saya telah menunggumu," katanya. "lowongan
yang ada adalah pekerjaan sebagai resepsionis. Seorang gadis cerdas yang
penuh perhatian seperti anda memenuhi syarat untuk pekerjaan itu."

Hasna lalu diterima bekerja di kantor pabrik itu.

--
RAHMADSYAH
Certified Master NLP Practitioner I 081511448147 I Motivator & Trauma
Therapist
www.rahmadsyah.co.cc
Recent Activity
Visit Your Group
Biz Resources

Y! Small Business

Articles, tools,

forms, and more.

Yahoo! Groups

Going Green Zone

Resources for a greener planet.

Resources for a greener you.

Yahoo! Groups

Join people over 40

who are finding ways

to stay in shape.

Need to Reply?

Click one of the "Reply" links to respond to a specific message in the Daily Digest.

Create New Topic | Visit Your Group on the Web

Tidak ada komentar: