Selasa, 09 Juni 2009

[sekolah-kehidupan] Digest Number 2663[1 Attachment]

Messages In This Digest (9 Messages)

Messages

1.

10 Rahasia Proposal Penawaran Naskah

Posted by: "kang_arul" arulkhana@yahoo.com   kang_arul

Mon Jun 8, 2009 8:54 am (PDT)



1. Identitas diri
Sebelum masuk ke inti naskah yang akan Anda tawarkan, sebaiknya Anda menjelaskan dulu identitas Anda. Sebutkan nama lengkap, tempat dan tanggal lahir, pekerjaan, hoby, dan sebagainya.

2. Alamat kontak
Alamat kontak hendaknya di taruh di kolom tersendiri. Masukkan semua kemungkinan kontak yang bisa mempermudah pihak penerbit/redaksi menghubungi Anda, seperti alamat rumah, alamat sekolah, alamat tempat kerja, nomor telepon genggam Anda atau keluarga Anda, telepon rumah, hingga alamat email.

3. Riwayat kepenulisan
Sebutkan di kolom ini riwayat kepenulisan Anda. Karya apa saja yang telah Anda publikasikan, baik di media cetak maupun buku. Sebaiknya tulislah riwayat kepenulisan yang berkaitan langsung dengan tema naskah yang akan Anda tawarkan di proposal penawaran naskah tersebut.

4. Tawaran judul-judul
Sebutkan judul naskah yang Anda tawarkan. Kemudian buatlah kolom lain untuk memuat beberapa judul alternatif yang mungkin bisa dipilih oleh redaksi.

5. Draft daftar isi
Cantumkan calon daftar isi dan sebisa mungkin mencantumkan pula perkiraan berapa banyak halaman naskah jadi yang akan Anda tulis. Buatlah judul-judul dalam draft daftar isi tersebut dengan kata atau kalimat yang menarik, menggugah, luar biasa, unik, aneh, dan sebagainya.

6. Sinopsis isi
Sertakan pula sinopsis dari naskah yang Anda tawarkan. Jangan terlalu panjang, antara 4 hingga 10 paragraf sudah cukup. Yang terpenting adalah isi dari sinopsis itu haruslah berupa `jantung' dari naskah Anda, redaksi langsung mengerti bagaimana isi naskah tersebut, penerbit bisa membayangkan bagaimana nantinya buku ini, dan pihak marketing akan mengetahui sasaran captive market atau ceruk pasar karya tersebut.

7. Sasaran pembaca
Sebutkan sasaran pembaca dari naskah yang Anda tawarkan; untuk mempermudah bagian marketing penerbitan membuat analisis pasar. Sebut fokus penjualan ke jenis kelamin apa, usia berapa, tingkat pendidikan, dan latar belakang sosial calon pembaca.

8. Buku pesaing
Jangan segan untuk menyebutkan buku-buku apa saja yang sejenis. Akan tetapi, percaya dirilah untuk menyebutkan apa saja keuntungan, kelebihan, kekuatan, dan perbedaan yang ada di naskah Anda dibandingkan buku pesaing. Yakinkan dengan satu atau dua kalimat yang tegas, misalnya `naskah ini memuat kajian terbaru di tahun 2009 dan dilengkapi dengan langkah-langkah sederhana yang tidak pernah ada di buku-buku sebelumnya'.

9. Bantuan promosi dan penjualan
Jangan pernah menganggap bahwa Anda hanya sebagai penulis semata. Sertakan pula rencana promosi dan penjualan yang mungkin bisa Anda bantu ketika naskah Anda di-acc dan diterbitkan. Sebut acara peluncuran buku yang Anda rancang di kampus, berapa banyak buku yang bisa Anda bantu jual, atau strategi promosi di blog Anda. Ini adalah satu langkah yang kerap kali dilupakan penulis ketika mengajukan proposal penawaran naskah buku.

10. Lain-lain
Anda bisa menambahkan dalam proposal penawaran buku tersebut berupa contoh kaver buku, endorsement dari tokoh terkenal, atau dapat pula berupa surat pernyataan bahwa naskah yang akan Anda tawarkan tesebut adalah benar ditulis oleh Anda atau tim Anda.

2.

INFO : Rekrutmen Relawan Insan Baca-jaringan pengelola perpustakaan

Posted by: "prita hw" prita_hw@yahoo.com   prita_hw

Mon Jun 8, 2009 8:54 am (PDT)

[Attachment(s) from prita hw included below]

Dear temen2 semua,

numpang neh ada info buat temen2 yang punya interest di dunia literasi, numpang pasangin
poster rekrutmen relawan Insan Baca-jaringan pengelola perpustakaan independen Surabaya. Boleh di blog atau di facebook ato apa aj de...
Nah, buat sedikit perkenalan aja

INSAN BACA
Adalah jaringan pengelola perpustakaan independen pertama di Surabaya. Berdiri sejak 2007, saat ini INSAN BACA telah memiliki 10 anggota perpustakaan independen, dan didukung oleh relawan dari berbagai latar belakang. Perpustakaan lesehan, diskusi, workshop literasi, roadshow daur ulang kertas & info traficking untuk taman baca,
Smart Camp, kotak Dermawan Buku (WanBuk) adalah sederet aktivitas kami di tahunini.
Atau buat yang mau ikutan, boleh langsung daftar via email, caranya :
Tulis aja Nama, usia, telp/HP, nama sekolah/universitas/kantor kamu, kirim ke insan_baca@yahoo.com

Ini terbuka buat siapa aja,
usia 17-30 th dan punya minat gede di dunia buku dan literasi.

Buat yg usianya lewat gimana dong ?
Boleh juga koq jadi supporter...yg selain tenaga, juga bisa nyumbangin buku atau juga uang tunai.

Info lebih lanjut ttg aktivitas Insan Baca,
www.insanbaca.multiply.com

thx buat moderator...

-Jabat eratku-
Prita HW.
085236009575
www.pritahw.multiply.com
facebook : Prita Hw / prita.hw@gmail.com

Get your preferred Email name!
Now you can @ymail.com and @rocketmail.com.
http://mail.promotions.yahoo.com/newdomains/aa/

Attachment(s) from prita hw

1 of 1 Photo(s)

3a.

[Ruang Baca] The Rug Merchant

Posted by: "Rini Agus Hadiyono" rinurbad@yahoo.com   rinurbad

Mon Jun 8, 2009 3:52 pm (PDT)



Judul : The Rug Merchant; Pedagang Permadani
Penulis : Meg Mullins
Penerbit : Bentang Pustaka
Tahun : 2009
Genre : Novel Dewasa
Tebal : 314 Halaman
ISBN : 978-979-1227-69-8

"..cinta bukan hasrat. Cinta adalah pengorbanan. Ia matematis, tidak kimiawi." (hal. 308)

Ushman berjumpa Stella dalam keputusasaan. Ia datang ke negeri asing untuk mengubah nasib, untuk mencari nafkah dengan permadani-permadani berkualitas dari tanah airnya. Bahkan istrinya, Farak, yang mendorong ke sana dan berjanji akan bertanggung jawab atas ibunya yang sakit.

Sebuah pertanda muncul kala permadani hebat di tangan Ushman tak perlu ditebus. Kematian pemiliknya menjadi pembenaran sang pedagang. Dengan ribuan dolar, Ushman berharap dapat membujuk Farak segera melanjutkan rumahtangga mereka di New York. Tetapi yang diterimanya justru permintaan cerai, sebab Farak telah mengandung benih lelaki lain.

Cinta Ushman luluh-lantak bersama perjuangannya sekian tahun untuk membuat keluarga bangga. Hari-harinya kelabu hingga bertemu Stella, gadis Amerika berusia sembilan belas tahun. Mereka dipersatukan kekisruhan batin akibat perilaku ibu masing-masing. Ushman merasa ibunya memperlakukan Farak dengan buruk dan bertangan besi kepada dirinya sehingga pernah berharap sang ibu tak pernah sembuh, sedangkan Stella dihantui kepedihan karena ibunya mencoba bunuh diri akibat emptynest syndrome.

Di sisi Stella, Ushman melupakan jurang usia dan budaya sekaligus menceburkan diri dalam dilema. Ia masih sukar menangkap sejumlah kosakata Amerika, namun berusaha percaya diri menemani gadis itu belajar. Ia masih rikuh membiarkan Stella menginap, meski pernah mengalah pada nafsu dan membawa pulang pelacur. Segala yang berbau Iran menusuk hati Ushman karena mengingatkannya pada Farak, tapi toh permadani yang diperjualbelikannya berasal dari wanita itu.

Cerita keseluruhan berjalan dengan lembut, meski kadang-kadang terlalu pelan. Kemungkinan karena novel ini merupakan pengembangan sebuah cerita pendek sesuai pengakuan Meg Mullins dalam wawancara di web pribadinya. Penerjemahan masih tertatih-tatih pada pemenggalan kalimat, misalnya di bawah ini:

"Dalam ---kata bahasa Inggris hari ini---ku, toboggan." (hal. 189)

The Rug Merchant menyertakan elemen-elemen Iran yang khas, misalnya sigha atau pernikahan sementara. Permadani sendiri tidak mendapat porsi yang cukup banyak dibandingkan hubungan Ushman dan Stella, kendati pernah menyinggung beberapa sejarah secara sekilas. Mungkin akan lebih menawan lagi apabila Ushman dikisahkan memiliki pelanggan tetap selain Nyonya Roberts.

Intinya, The Rug Merchant merupakan perjalanan Ushman menguak isi hatinya yang terombang-ambing. Apakah ia berpihak pada Stella atau Farak? Temukan jawabannya dalam novel yang akan segera difilmkan ini.

3b.

Re: [Ruang Baca] The Rug Merchant

Posted by: "Nursalam AR" nursalam.ar@gmail.com

Mon Jun 8, 2009 5:16 pm (PDT)



Ulasan yang menarik hati, juga menarik-narik isi kantong untuk membeli:).
Tampaknya tren Asia Tengah (Afghanistan, Iran dll) sudah menginternasional
dalam sastra. Tinggal menunggu tren Asia Tenggara (baca: ASEAN dan
sekitarnya) menginternasional nih. Atau sudah? Btw, karena novel ini
berlatarbelakang budaya Iran jadi wajar jika mengangkat budaya sigha atau
pernikahan sementara. Umumnya kita mengenalnya sebagai kawin mut'ah atau
kawin kontrak. Ini terkait dengan mazhab Syi'ah yang dianut mayoritas warga
Iran yang notabene berbeda dengan arus utama (main stream) Islam ahlussunnah
wal jama'ah (baca: sunni) yang banyak dianut di kawasan Asia Tenggara,
seperti Indonesia -- yang memang tidak mengenal (bahkan mengharamkan) budaya
kawin mut'ah. Terlepas dari perbedaan teologis antara sunni dan syi'ah, saya
jadi tertarik untuk mengetahui bagaimana sang penulis menggambarkan budaya
yang kontroversial tersebut.

Oh ya ini karya terjemahan kan? Siapa ya penerjemahnya? Kasihan atuh,Teh
Rini, jika jasa penerjemah "terabaikan" (baca: tak dicantumkan namanya).

Tfs!

Tabik,

Nursalam AR

On 6/9/09, Rini Agus Hadiyono <rinurbad@yahoo.com> wrote:
>
>
>
> Judul : The Rug Merchant; Pedagang Permadani
> Penulis : Meg Mullins
> Penerbit : Bentang Pustaka
> Tahun : 2009
> Genre : Novel Dewasa
> Tebal : 314 Halaman
> ISBN : 978-979-1227-69-8
>
> "..cinta bukan hasrat. Cinta adalah pengorbanan. Ia matematis, tidak
> kimiawi." (hal. 308)
>
> Ushman berjumpa Stella dalam keputusasaan. Ia datang ke negeri asing untuk
> mengubah nasib, untuk mencari nafkah dengan permadani-permadani berkualitas
> dari tanah airnya. Bahkan istrinya, Farak, yang mendorong ke sana dan
> berjanji akan bertanggung jawab atas ibunya yang sakit.
>
> Sebuah pertanda muncul kala permadani hebat di tangan Ushman tak perlu
> ditebus. Kematian pemiliknya menjadi pembenaran sang pedagang. Dengan ribuan
> dolar, Ushman berharap dapat membujuk Farak segera melanjutkan rumahtangga
> mereka di New York. Tetapi yang diterimanya justru permintaan cerai, sebab
> Farak telah mengandung benih lelaki lain.
>
> Cinta Ushman luluh-lantak bersama perjuangannya sekian tahun untuk membuat
> keluarga bangga. Hari-harinya kelabu hingga bertemu Stella, gadis Amerika
> berusia sembilan belas tahun. Mereka dipersatukan kekisruhan batin akibat
> perilaku ibu masing-masing. Ushman merasa ibunya memperlakukan Farak dengan
> buruk dan bertangan besi kepada dirinya sehingga pernah berharap sang ibu
> tak pernah sembuh, sedangkan Stella dihantui kepedihan karena ibunya mencoba
> bunuh diri akibat emptynest syndrome.
>
> Di sisi Stella, Ushman melupakan jurang usia dan budaya sekaligus
> menceburkan diri dalam dilema. Ia masih sukar menangkap sejumlah kosakata
> Amerika, namun berusaha percaya diri menemani gadis itu belajar. Ia masih
> rikuh membiarkan Stella menginap, meski pernah mengalah pada nafsu dan
> membawa pulang pelacur. Segala yang berbau Iran menusuk hati Ushman karena
> mengingatkannya pada Farak, tapi toh permadani yang diperjualbelikannya
> berasal dari wanita itu.
>
> Cerita keseluruhan berjalan dengan lembut, meski kadang-kadang terlalu
> pelan. Kemungkinan karena novel ini merupakan pengembangan sebuah cerita
> pendek sesuai pengakuan Meg Mullins dalam wawancara di web pribadinya.
> Penerjemahan masih tertatih-tatih pada pemenggalan kalimat, misalnya di
> bawah ini:
>
> "Dalam ---kata bahasa Inggris hari ini---ku, toboggan." (hal. 189)
>
> The Rug Merchant menyertakan elemen-elemen Iran yang khas, misalnya sigha
> atau pernikahan sementara. Permadani sendiri tidak mendapat porsi yang cukup
> banyak dibandingkan hubungan Ushman dan Stella, kendati pernah menyinggung
> beberapa sejarah secara sekilas. Mungkin akan lebih menawan lagi apabila
> Ushman dikisahkan memiliki pelanggan tetap selain Nyonya Roberts.
>
> Intinya, The Rug Merchant merupakan perjalanan Ushman menguak isi hatinya
> yang terombang-ambing. Apakah ia berpihak pada Stella atau Farak? Temukan
> jawabannya dalam novel yang akan segera difilmkan ini.
>
>
>

--
-"A long journey begins with one small step" (Chinese proverb) -
Nursalam AR
Translator & Writer
0813-10040723
021-92727391
www.nursalam.multiply.com
YM ID: nursalam_ar
Facebook: nursalam ar
Ingin belajar menulis & menerjemahkan?
ke www.pensilmania.multiply.com aja!
3c.

Re: [Ruang Baca] The Rug Merchant

Posted by: "Rini Agus Hadiyono" rinurbad@yahoo.com   rinurbad

Mon Jun 8, 2009 8:25 pm (PDT)



Maaf, aku lupa mencantumkan nama penerjemah karena ini copas dari portal Wisata-buku.com. Kalau di blogku, lengkap semua.
Penerjemahnya Cahya Wiratama. Penyunting lupa..buku sudah masuk lemari nun jauh di ruang sebelah *malas beranjak nih*

makasih sudah memerhatikan, maaf tak bisa komentar lebih jauh..

Rinurbad,
sedang balapan dengan pasukan deadline.

4a.

Sahabat Vs Cinta

Posted by: "ifan yudianto" ifanxlv@yahoo.com   ifanxlv

Mon Jun 8, 2009 5:38 pm (PDT)




Tit tit tit..
Aku segera meraih hp 6030ku. Kubaca sms terbaru yg berasal dari tmanku kuliah: bro aq dah beresin masalahmu! Besok ketikan skripsimu tinggal kau ambil. Smua udah aq urus.. Sampai ke pembayaran ujiannya jg.

Nah, bgtulah isi sms dr sohibku yg bernama Dery, apapun yg kubutuhkan selalu diperjuangkannya dgn penuh pengorbanan, itulah sahabat karib yg sudah bisa dikatakan melebihi ikatan keluarga. Kami bagai saudara,walau tdk sedarah. Uang tak lg jd masalah,jika aku tdk pnya uang maka tnpa diminta dia bersedia memberiku uang,dan akupun dmikian.Bahkan sering kami makan di piring yg sama ktika keuangan sdng parah2nya.Baru kukenal dia ketika awal kuliah,sampai dtik ini,kami bahkan sudah hampir lulus. Berjuang menghadapi rumitnya dunia kampus,selalu berdua,saling menopang tak terpisahkan.itulah kami sahabat.

Di rumah aku memiliki satu adik, umurnya berselisih dua tahun dgnku.Tiap ketemu kami jarang akur,bahkan tak jarng aku dgn adik selalu ribut gara2 masalah sepele.Pernah kepalaku dilempar gelas waktu itu, gara2 rebutan remote tv. Itulah persaudaraan sedarah kami. Penuh dgn amarah dan dendam. Hingga aku jd malas pulang karena ada adikku di rumah. Sungguh berbeda dgn persahabatanku di kampus yg sangat indah.

Tit tit tit..
Suatu hari ada sms dari adikku di rmh mengabarkan klo bapak telah meninggal dunia krna musibah yg trjadi di jalanan ibukota. Aku diantar oleh sobat setiaku pulang, sampai di rmh telah byk para pelayat, kulihat ibu jg adikku berkaca2 matanya. Kuhampiri mrka dan spontan kami berpelukan tuk berbgi sisa2 kekuatan. Sudah lama aku ga sedekat ini dgn adik, baru aku sadari bhwa adik bgtu menyayangiku, terlihat di puncak2 kesedihannya. Adik berusaha menguatkanku dgn kata2 yg belum pernah aku dngar dri bibirnya: tabah ya kak, qta hrs relain bpk, kakak msh punya adik jg ibu..
Air mataku tak henti mengalir.

Sore sbelum pemakaman, sahabatku berbisik, dia mau pamit kembali ke kampus, dia harus belajar buat persiapan ujian besok..

Oleh: A A bil Haq
Kla-X

4b.

Re: Sahabat Vs Cinta

Posted by: "sismanto" siril_wafa@yahoo.co.id   siril_wafa

Mon Jun 8, 2009 8:11 pm (PDT)



Makasih ya mo share tulisannya pada kita, salam untuk sahabat,adiknya. dan ikut bewrbela sungkawa atas meninggalnya bapak, semoga amalnya diterima di sisi Nya...Amin

Salam,
Sis


--- In sekolah-kehidupan@yahoogroups.com, ifan yudianto <ifanxlv@...> wrote:
>
>
> Tit tit tit..
> Aku segera meraih hp 6030ku. Kubaca sms terbaru yg berasal dari tmanku kuliah: bro aq dah beresin masalahmu! Besok ketikan skripsimu tinggal kau ambil. Smua udah aq urus.. Sampai ke pembayaran ujiannya jg.
>
> Nah, bgtulah isi sms dr sohibku yg bernama Dery, apapun yg kubutuhkan selalu diperjuangkannya dgn penuh pengorbanan, itulah sahabat karib yg sudah bisa dikatakan melebihi ikatan keluarga. Kami bagai saudara,walau tdk sedarah. Uang tak lg jd masalah,jika aku tdk pnya uang maka tnpa diminta dia bersedia memberiku uang,dan akupun dmikian.Bahkan sering kami makan di piring yg sama ktika keuangan sdng parah2nya.Baru kukenal dia ketika awal kuliah,sampai dtik ini,kami bahkan sudah hampir lulus. Berjuang menghadapi rumitnya dunia kampus,selalu berdua,saling menopang tak terpisahkan.itulah kami sahabat.
>
> Di rumah aku memiliki satu adik, umurnya berselisih dua tahun dgnku.Tiap ketemu kami jarang akur,bahkan tak jarng aku dgn adik selalu ribut gara2 masalah sepele.Pernah kepalaku dilempar gelas waktu itu, gara2 rebutan remote tv. Itulah persaudaraan sedarah kami. Penuh dgn amarah dan dendam. Hingga aku jd malas pulang karena ada adikku di rumah. Sungguh berbeda dgn persahabatanku di kampus yg sangat indah.
>
> Tit tit tit..
> Suatu hari ada sms dari adikku di rmh mengabarkan klo bapak telah meninggal dunia krna musibah yg trjadi di jalanan ibukota. Aku diantar oleh sobat setiaku pulang, sampai di rmh telah byk para pelayat, kulihat ibu jg adikku berkaca2 matanya. Kuhampiri mrka dan spontan kami berpelukan tuk berbgi sisa2 kekuatan. Sudah lama aku ga sedekat ini dgn adik, baru aku sadari bhwa adik bgtu menyayangiku, terlihat di puncak2 kesedihannya. Adik berusaha menguatkanku dgn kata2 yg belum pernah aku dngar dri bibirnya: tabah ya kak, qta hrs relain bpk, kakak msh punya adik jg ibu..
> Air mataku tak henti mengalir.
>
> Sore sbelum pemakaman, sahabatku berbisik, dia mau pamit kembali ke kampus, dia harus belajar buat persiapan ujian besok..
>
> Oleh: A A bil Haq
> Kla-X
>

5.

Penulis Skenario Queen Bee Cari Partner Nulis!

Posted by: "stasiun fiksi FiXiMix" fiximix@yahoo.com   fiximix

Mon Jun 8, 2009 8:42 pm (PDT)



Udah nonton Queen Bee? Penulis Skenarionya Cari Partner Nulis!
 
Mau dapat kesempatan jadi penulis skenario profesional untuk film-film layar lebar, kan?
Ginatri S. Noer, Penulis Skenario Ayat-ayat Cinta, Perempuan Berkalung Sorban, Jelangkung 3, juga Queen Bee ini akan memilih 3 (tiga) peserta terbaik Workshop Skenario Film Layar Lebar FiXiMix untuk bersama-sama menggarap film berikutnya. Berani dipilih?
Daftar saja sekarang!
Workshop digelar tiap Sabtu, mulai 20 Juni – 25 Juli 2009 (@ 3 jam)
Pendaftaran terakhir diterima Jumat, 12 Juni 2009. Ide Cerita terakhir diterima Sabtu, 13 Juni 2009.
 
Lokasi:
NewSeum Cafe, Jl. Veteran I, No. 33, Silang Monas - Gambir, Jakarta Pusat
 
Materi:
Langkah-langkah Penulisan Skenario [Premis, Alur], Karakter, Pendekatan Sekuens, Membuat Scene Plot, Nonton film untuk Perdalam Pendekatan sekuens, Mempertajam Turning Point di antara Sekuens dan Pembabakan (dengan melihat contoh-contoh dari film dan membahasnya), Membaca dan Menganalisa Pendekatan Sekuens sebuah Film, Deskripsi dan dialog, Membuat Treatment, Konsultasi Tugas.
 
Fasilitas:
Modul, Sertifikat, Menu Spesial Cafe, Info Networking, dan Kesempatan langsung terpilih menjadi Tim Penulis Skenario Profesional.
 
Biaya:
Registrasi: Rp   200.000, Workshop: Rp 1.600.000 (Dapat dicicil 3X hingga pertemuan ke-3).  
 
Daftar sekarang. Kirimkan Formulir dan Sinopsis/Cerpen maksimal 2 halaman. Formulir dapat di-download di  http://fiximix.multiply.com/journal/item/101/Workshop_Penulis_Skenario_Ayat-ayat_Cinta_di_FiXiMix
 
Pembayaran dilakukan tunai atau transfer ke BNI cab. Dutamas Fatmawati, Jakarta Selatan. No. Rek. 0128028320  (atas nama Henny Purnama Sari), kalau sudah transfer mohon telp./SMS).
Formulir dan biaya workshop paling lambat sudah diterima FiXiMix Sabtu, 12 Juni 2009. Ide Cerita/Sinopsis/Cerpen paling lambat diterima: 13 Juni 2009. Keterangan lebih lanjut hubungi 021 713 90 682 (Yunie), 0813 864 76500 (Deniya), 0815 956 2258 (Henny).
Sampai ketemu di kelas!
 
FiXiMix, stasiun fiksi
Novel-Komik-KumCer-Skenario-Film-Games
Toko*Rental/Perpus*Diskusi*Pelatihan*Pertunjukan*Publikasi*Eksperimentasi

Jl. Desa Putra No. 74 A, Alber - Jagakarsa, Jakarta Selatan 12640
Tel. 021-713 90 682, 0815 956 2258
e-mail : fiximix@yahoo.com
friendster/facebook: fiximix@yahoo.com --> http://profiles.friendster.com/fiximix
milis : mafia-fiksi@yahoogroups.com
blog : http://fiximix.multiply.com

FiXiMix
Fiksikan dunia!

 

6a.

Re: (karyaku) Tenang! Tulisan itu akan di baca!

Posted by: "hariyanty thahir" anty_th@yahoo.com   anty_th

Mon Jun 8, 2009 11:01 pm (PDT)



Good Spirit bro
senang merasakan sebuah optimisme yang sangat luar biasa

salam
anty

Recent Activity
Visit Your Group
Share Photos

Put your favorite

photos and

more online.

Yahoo! Groups

Mom Power

Kids, family & home

Join the discussion

Health Groups

for people over 40

Join people who are

staying in shape.

Need to Reply?

Click one of the "Reply" links to respond to a specific message in the Daily Digest.

Create New Topic | Visit Your Group on the Web

Tidak ada komentar: