Rabu, 05 Agustus 2009

[FISIKA] Digest Number 2814

Messages In This Digest (6 Messages)

Messages

1a.

Re: Masih penasaran soal F=m.a atau W=m.g; Tolong dijawab ya

Posted by: "alextanambon" alextanambon@yahoo.com   alextanambon

Tue Aug 4, 2009 3:51 pm (PDT)



Pak Haryo, saya kira saya sangat puas dengan jawaban-jawaban yang sangat mengena dari anda. Respon lain di bawah:

>
> Mas Alex, anda mengkritik *satu prosedur (dari banyak prosedur yang ada)* untuk pengukuran massa; yakni prosedur yang menggunakan neraca pegas (seperti yang bisa dilihat di toko penjual tabung gas elpiji) atau timbangan rumah tangga. Kemudian anda menggunakan kritik ini untuk mengkritik konsep massa, *padahal* ada prosedur yang lebih sahih dan andal untuk mengukur massa. Lupakan sejenak prosedur tsb untuk mengukur massa.
>
> Anda jelas tidak membaca uraian saya tentang prosedur mengukur massa dengan neraca dua lengan. Sebagaimana saya katakan, salah satu prosedur yang lebih tepat untuk mengukur massa adalah dengan neraca dua lengan seperti yang bisa dilihat di warung-warung di pasar tradisional.
>
> Di lengan pertama, ditaruh benda yang mau ditimbang, massanya X. Gaya gravitasi yang bekerja pada X adalah X.g, berapapun nilai g.
>

> Sekarang, di lengan kedua, ditaruh anak-anak timbangan, katakanlah sampai jumlah anak timbangan Y. Maka gaya yang bekerja pada anak-anak timbangan adalah Y.g.
>
> Pada saat kedua lengan seimbang, maka X.g = Y.g. Mengingat ukuran neraca jauh lebih kecil dari ukuran bumi, adalah aman untuk mengasumsikan medan gravitasi pada kedua lengan neraca adalah sama, baik besar maupun arahnya (karena medan gravitasi itu vektor), kalaupun ada perbedaan, perbedaan itu akan sangat kecil dan tidak bisa diukur.
>
> Sekarang, percepatan gravitasi bisa dicoret dari kedua sisi persamaan, (cancel out), dan kita tahu massa X (benda yang mau ditimbang) sama dengan massa Y (massa total anak-anak timbangan). Dimanapun timbangan digunakan, medan gravitasi tidak berpengaruh, karena dicoret dari persamaan.
>

Maaf apabila saya kurang membaca uraian. Pada awalnya saya berpikir memang X bisa dibandingkan dengan Y. Tapi bagaimana mengetahui bahwa Y benar-benar 1 kg meskipun Y adalah standar internasional. Namun setelah berpikir lama banget saya akhirnya mengerti bahwa selama X=Y di manapun itu maka massa X telah diukur dengan akurat.

> Sekarang balik ke prosedur dengan neraca pegas. Kalau metode dengan neraca pegas/timbangan rumah tangga kenyataanya tergantung kepada medan gravitasi, kenapa masih dipakai. Jawabannya karena medan gravitasi bumi, meski tidak seragam/uniform, variasinya tidak terlalu besar.
>
> http://en.wikipedia.org/wiki/Earth's_gravity
>
> Dari tabel di artikel itu, saya estimasikan bahwa variasi medan gravitasi bumi di berbagai tempat adalah 0.3-0.4 %. Kesalahan pengukuran pada skala ini, masih bisa diterima untuk banyak keperluan sehari-hari. Contoh: Dalam pembuatan kue tart, kalau tepung yang digunakan lebih berat 0.3-04%, saya yakin kue tartnya tidak akan hancur dan gagal dalam pembuatan.
>
> Itulah alasan prosedur pengukuran dengan neraca pegas atau timbangan masih dipakai, karena *praktis* dan *kesalahannya masih bisa ditoleransi untuk keperluan sehari-hari*.
>
> > Sebenarnya pertanyaan ini masih ada kaitan dengan pertanyaan sebelumnya: 'Apa arti perkalian dalam rumus Fisika?' Saya menyimpulkan sementara bahwa besaran yang bisa dikalikan adalah besaran skalar x besaran vektor atau besaran vektor x besaran vektor. Besaran skalar tidak pernah punya makna bila dikalikan dengan besaran skalar karena saya rasa Fisika klasik adalah mengenai ruang dan pergerakan.
>
> Anda membuat hipotesa dan sugestif yang berlebihan disini, nasihat saya berhentilahn
>

Baiklah saya akan berhenti. Saya kira thread ini sudah saatnya ditutup.

Terima kasih banyak telah meluangkan waktu untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan yang aneh-aneh dari saya.

1b.

Re: Masih penasaran soal F=m.a atau W=m.g; Tolong dijawab ya

Posted by: "alextanambon" alextanambon@yahoo.com   alextanambon

Tue Aug 4, 2009 3:52 pm (PDT)



Pak Haryo saya sempat bermimpi mendapat nobel Fisika sebelum saya tahu bahwa pertanyaan-pertanyaan saya benar-benar misled.

>
> > Komentar:
> > Saya setuju bahwa massa itu real, yang saya tidak setuju adalah
> > (1) cara mengukurnya (menurut saya bukan dengan ditimbang karena pasti terpengaruh percepatan gravitasi)
>
> Definisi massa, baik dalam Hk Newton II ataupun Hk Gravitasi, menyebabkan massa hanya bisa diukur melalui metode kinematik: metode dimana dimana kita mengukur gerak/dinamika/gaya yang dikerjakan pada benda. Benda yang bergerak ini bisa benda yang mau diukur massanya ataupun benda lain. Hal ini bukan masalah, karena dengan perancangan metode yang benar, *kebergantungan* pada faktor-faktor luar seperti medan gravitasi *bisa dihilangkan*.
>
> > (2) satuannya (menurut saya seharusnya mol alih-alih kg)
>
> Bbrp skenario yang akan terjadi jika ide anda diterapkan:
>
> - Orang akan membuat definisi baru 1 kilomol hidrogen = 1 kg dan kembali menggunakan yang kita kenal untuk mengukur massa.
> - Prosedur ini bisa dipertanyakan dalam proses pengukuran unsur-unsur selain unsur yang digunakan untuk membuat standard massa.
> - Setali tiga uang dengan dengan pengukuran massa senyawa, atau unsur-unsur yang terdiri dari isotop.
>
> saya tidak tahu seberapa dalam/banyak anda menguasai fisika, tapi kalau pertanyaan anda membutuhkan pengetahuan yang dalam dan detail untuk menjawabnya, saya kira anda juga punya tanggung jawab untuk meningkatkan pengetahuan anda dengan serius. konsep fisika dan matematika pada tingkat SMA/universitas sangat terbatas dan tidak sanggup menerangkan detail rinci tentang massa untuk menjawab semua pertanyaan dan keraguan anda.
>
>
> Haryo
>

Baiklah saya menangkap maksud Pak Haryo. Wah lega sekali telah mendapat jawaban dengan cara yang gamblang. Sesuatu yang tidak bisa saya dapatkan selama belajar di SD SMP SMU. Beribu-ribu terima kasih buat Pak Haryo Ph.D.

1c.

Re: Masih penasaran soal F=m.a atau W=m.g; Tolong dijawab ya

Posted by: "JIPI Hari" kajipi@gmail.com   phys_tea

Tue Aug 4, 2009 5:35 pm (PDT)



cuma mau kasi koment aja.. seperti di FB :)

diskusinya mantaaab bangeed!

Salam

[H,J]=-ipi

2009/8/5 alextanambon <alextanambon@yahoo.com>

>
>
> Pak Haryo saya sempat bermimpi mendapat nobel Fisika sebelum saya tahu
> bahwa pertanyaan-pertanyaan saya benar-benar misled.
>
>
> >
> > > Komentar:
> > > Saya setuju bahwa massa itu real, yang saya tidak setuju adalah
> > > (1) cara mengukurnya (menurut saya bukan dengan ditimbang karena pasti
> terpengaruh percepatan gravitasi)
> >
> > Definisi massa, baik dalam Hk Newton II ataupun Hk Gravitasi, menyebabkan
> massa hanya bisa diukur melalui metode kinematik: metode dimana dimana kita
> mengukur gerak/dinamika/gaya yang dikerjakan pada benda. Benda yang bergerak
> ini bisa benda yang mau diukur massanya ataupun benda lain. Hal ini bukan
> masalah, karena dengan perancangan metode yang benar, *kebergantungan* pada
> faktor-faktor luar seperti medan gravitasi *bisa dihilangkan*.
> >
> > > (2) satuannya (menurut saya seharusnya mol alih-alih kg)
> >
> > Bbrp skenario yang akan terjadi jika ide anda diterapkan:
> >
> > - Orang akan membuat definisi baru 1 kilomol hidrogen = 1 kg dan kembali
> menggunakan yang kita kenal untuk mengukur massa.
> > - Prosedur ini bisa dipertanyakan dalam proses pengukuran unsur-unsur
> selain unsur yang digunakan untuk membuat standard massa.
> > - Setali tiga uang dengan dengan pengukuran massa senyawa, atau
> unsur-unsur yang terdiri dari isotop.
> >
> > saya tidak tahu seberapa dalam/banyak anda menguasai fisika, tapi kalau
> pertanyaan anda membutuhkan pengetahuan yang dalam dan detail untuk
> menjawabnya, saya kira anda juga punya tanggung jawab untuk meningkatkan
> pengetahuan anda dengan serius. konsep fisika dan matematika pada tingkat
> SMA/universitas sangat terbatas dan tidak sanggup menerangkan detail rinci
> tentang massa untuk menjawab semua pertanyaan dan keraguan anda.
> >
> >
> > Haryo
> >
>
> Baiklah saya menangkap maksud Pak Haryo. Wah lega sekali telah mendapat
> jawaban dengan cara yang gamblang. Sesuatu yang tidak bisa saya dapatkan
> selama belajar di SD SMP SMU. Beribu-ribu terima kasih buat Pak Haryo Ph.D.
>
>
>
2a.

Re: Pembagian dengan Nol dan Perspex

Posted by: "Asis Pattisahusiwa" asisphysic04@gmail.com   aziz_physic04

Wed Aug 5, 2009 1:27 am (PDT)



sharing sedikit ilmu ya....
1. untuk pertanyaan pertama, pak irwan bisa lihat di
http://en.wikipedia.org/wiki/Zero
2.Untuk pertanyaan kedua, bisa dilihat di
http://en.wikipedia.org/wiki/Division_by_zero . Di Fisika kalo nggak salah
namanya titik singularitas. titik singularitas merupakan titik dimana semua
hukum fisika tidak berlaku (mohon maaf kalo salah/keliru, maklum baru
belajar).
3. mohon maaf saya tidak tahu apa itu perspex.
mohon dikoreksi ya........
2009/8/2 Irwansyah Irwansyah <irwansyah@gmail.com>

>
>
> Dear Para Ahli Fisika dan Matematik,
>
> Saya ada beberapa pertanyaan:
> 1. Kapan dan kenapa angka nol dibuat?
> 2. Kenapa pembagian dengan 0 tidak bisa?
> 3. Apakah perspex sebuah bualan?
>
>
> Makasih,
> Irwansyah
>

--
Asis Pattisahusiwa

Learn, Try, and be a Master
2b.

Re: Pembagian dengan Nol dan Perspex

Posted by: "Irwansyah Irwansyah" irwansyah@gmail.com   irwansyahadins

Wed Aug 5, 2009 3:09 am (PDT)



Hihihihi...sebenernya saya mengharapkan jawaban dalam bahasa indonesia :)
Namun, terima kasih atas link ke zeronya ya, Asis! :)

2009/8/5 Asis Pattisahusiwa <asisphysic04@gmail.com>

>
>
> sharing sedikit ilmu ya....
> 1. untuk pertanyaan pertama, pak irwan bisa lihat di
> http://en.wikipedia.org/wiki/Zero
> 2.Untuk pertanyaan kedua, bisa dilihat di
> http://en.wikipedia.org/wiki/Division_by_zero . Di Fisika kalo nggak salah
> namanya titik singularitas. titik singularitas merupakan titik dimana semua
> hukum fisika tidak berlaku (mohon maaf kalo salah/keliru, maklum baru
> belajar).
> 3. mohon maaf saya tidak tahu apa itu perspex.
> mohon dikoreksi ya........
> 2009/8/2 Irwansyah Irwansyah <irwansyah@gmail.com>
>
>>
>>
>> Dear Para Ahli Fisika dan Matematik,
>>
>> Saya ada beberapa pertanyaan:
>> 1. Kapan dan kenapa angka nol dibuat?
>> 2. Kenapa pembagian dengan 0 tidak bisa?
>> 3. Apakah perspex sebuah bualan?
>>
>>
>> Makasih,
>> Irwansyah
>>
>
>
> --
> Asis Pattisahusiwa
>
> Learn, Try, and be a Master
>
>

--
Always remember to forget the things that made you sad tut never forget to
remember the things that made you glad.

Always remember to forget the troubles that have passed away. But never
forget to remember the blessings that come each day.

It is not the strongest of the species that survives, nor the most
intelligent that survives. It is the one that is the most adaptable to
change. (Charles Darwin)

Even the great Knuth once said: "Beware of bugs in the above code; I have
only proved it correct, not tried it."
2c.

Re: Pembagian dengan Nol dan Perspex

Posted by: "Asis Pattisahusiwa" asisphysic04@gmail.com   aziz_physic04

Wed Aug 5, 2009 6:37 am (PDT)



he...he... ada-ada saja nih mas irwan. tinggalnya aja di Belanda, masa
nggak tahu bahasa inggris....

2009/8/5, Irwansyah Irwansyah <irwansyah@gmail.com>:
> Hihihihi...sebenernya saya mengharapkan jawaban dalam bahasa indonesia :)
> Namun, terima kasih atas link ke zeronya ya, Asis! :)
>

--
Asis Pattisahusiwa

Learn, Try, and be a Master

Recent Activity
Visit Your Group
Yahoo! Finance

It's Now Personal

Guides, news,

advice & more.

Y! Groups blog

the best source

for the latest

scoop on Groups.

Non Sibi

Sed Patriae

Support Navy Kids

And Our Country

Need to Reply?

Click one of the "Reply" links to respond to a specific message in the Daily Digest.

Create New Topic | Visit Your Group on the Web
===============================================================
**  Arsip          : http://members.tripod.com/~fisika/
**  Ingin Berhenti : silahkan mengirim email kosong ke :
                     <fisika_indonesia-unsubscribe@yahoogroups.com>
===============================================================

Tidak ada komentar: