-----Original Message-----
From: uncok bunyamin <uncok.bunyamin@pajak.go.id>
Aslkm wr.wb.! Mohon pencerahannya..
Kerabat saya jatuh bangkrut dari perusahaannya sehingga tidak berpenghasilan yg mengakibatkan keluarga itu berpencar tidak satu rumah lagi,.masing-masing pindah ke keluarganya .
Mereka tidak bercerai tetapi hidup masing-masing dan sang suamipun sama sekali tidak memberi nafkah baik itu untuk isterinya maupun anak-anaknya dan sang anak kadang tinggal bersama ibunya kadang tinggal bersama bapaknya..mereka kadang bertengkar dan tidak berkomunikasi berbulan-bulan dan kadang berkumpul sebagaimana suami-isteri lainnya.
Pernah suatu saat karena saking jengkelnya sang isteri akan menggugat cerai suaminya namun hal itu tidak dilakukan karena terbatas biaya dan mengingat anak-anaknya,.kejadian seperti ini sudah berlangsung belasan tahun dan sampai saat ini si suami tdk bekerja apapun dia hanya mengandalkan sumbangan keluarganya malahan anaknya yg mulai bekerja untuk menghidupi bapaknya sementara isterinya bekerja serabutan utk menafkahi anak-anaknya..
Dari Kasus tersebut diatas mohon pencerahannya Bagaimana hukum dari perkawinan tersebut.??
Apakah mereka sdh bercerai karena tidak dinafkahi selama belasan tahun>>?? Apakah mereka harus menikah lagi kalau mau membangun kembali keluarga tersebut..?? Apakah ada hukumnya yg dapat memaksa supaya si suami bertanggungjawab terhadap nafkah keluarga tersebut<.?? Atas jawabannya kami haturkan terima kasih
Waslkm wr.wb
Pesantren Daarut Tauhiid - Bandung - Jakarta - Batam
====================================================
Menuju Ahli Dzikir, Ahli Fikir, dan Ahli Ikhtiar
====================================================
website: http://dtjakarta.or.id/
====================================================
Tidak ada komentar:
Posting Komentar