Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.
Ananda Rizky,
Saya mengerti akan kegalauan hati anda untuk berpisah rumah dari ibu yang sangat anda sayangi. Namun agar airnya bening dan ikannya dapat, sebaiknya anda ikuti keinginan isteri anda untuk membina rumahtangganya sendiri tanpa dicampuri oleh orangtua/mertua, demi keutuhan rumah tangga anda. Namun coba usahakan agar rumah anda yang anda beli atau kontrak tidak jauh dari rumah ibu anda, agar anda dan isteri anda masih bisa setiap saat menengok dan merawat ibu anda. Kalau keadaan ekonomi anda sedikit berlebih, sediakanlah pembantu untuk beliau yang sekiranya bisa merawat dan menemani beliau. Pelan-pelan berilah pengertian pada isteri anda bahwa tanpa kehadiran ibu anda didunia ini anda pun tak akan terlahir didunia, yang ahirnya bisa mempersunting isteri anda. Demikian pula beri pengertian pada ibu anda bahwa isteri andapun memerlukan kemandirian dalm membina rumah tangga yang inysa Allah atas kerelaan dan keiklasan ibu anda untuk mau melepas anaknya, rumah
tangga anda akan bahagia, dunia akhirat.
Mudah-mudahan kita sedmua dalam lindungan Allah swt, dan Allah swt memberikan jalan yang terbaik untuk kita lalui... amin.
Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.
Sumarna
"The value of life is measured by what you do for others. No matter
what nationality, race, sex, age or religion, we are all living
breathing human beings and should treat each other that way"
------------
Assalamualaikum Wr,Wb..
Perkenalkan nama saya rizky
saya sudah berkeluarga. . masih dibilang pengantin baru sih..
saya anak tunggal, bapak sudah ga ada, hanya tinggal ibu dan umur beliau sudah sepuh..
saya sekarang tinggal dirumah orang tua saya..
saya ingin menanyakan apakah yang harus saya lakukan apabila
istri saya ingin keluar dari rumah orang tua saya dan
ingin membina rumah tangga sendiri tanpa ikut campur orang tua saya..
saya jujur bingung sekali, orang tua saya tinggal ibu saya. dan saya anak satu2 nya yang ibu saya punya..
kata istri saya.. saya tidak bisa mengambil keputusan untuk rumah
tangga kita berdua.. kamu belum bisa jadi suami yang baik, tapi masih
menjadi anak yang baik..
apa yang harus saya lakukan..?
sementara saya tahu.. bahwa orang tua tinggal satu harus saya jaga..
mohon petunjuknya. .
------------
[Non-text portions of this message have been removed]
Pesantren Daarut Tauhiid - Bandung - Jakarta - Batam
====================================================
Menuju Ahli Dzikir, Ahli Fikir, dan Ahli Ikhtiar
====================================================
website: http://dtjakarta.or.id/
====================================================
Change settings via the Web (Yahoo! ID required)
Change settings via email: Switch delivery to Daily Digest | Switch format to Traditional
Visit Your Group | Yahoo! Groups Terms of Use | Unsubscribe
Tidak ada komentar:
Posting Komentar