Messages In This Digest (11 Messages)
- 1.
- LOMBA PENULISAN IPTEK TAHUN 2009 From: Nursalam AR
- 2a.
- Re: Ketika Cinta Ditolak (KCD) From: nazhimah7989
- 2b.
- Re: Ketika Cinta Ditolak (KCD) From: Lia Anggraini
- 2c.
- Re: Ketika Cinta Ditolak (KCD) From: novi_ningsih
- 3.
- pencet jerawat? From: Penuliz Mizteriuz
- 4.
- Fw: Seminar dan Lomba Cerpen Science Fiction (diperpanjang) From: selvya mulyani
- 5.
- (karyaku) Karena Santri Harus Menulis From: radinal88
- 6.
- (catcil) Ketika Sakit Itu Hadir From: agussyafii
- 7.
- (Catcil) Makan siang bersama siswa sekolah alam bantar gebang From: Mujiarto Karuk
- 8a.
- [Inspirasi] Lidah yang membuat luka From: Epri Saqib
- 8b.
- Re: [Inspirasi] Lidah yang membuat luka From: novi_ningsih
Messages
- 1.
-
LOMBA PENULISAN IPTEK TAHUN 2009
Posted by: "Nursalam AR" nursalam.ar@gmail.com
Sun Jun 7, 2009 10:01 am (PDT)
Sorry, just forwarding. Good luck!
arrivederci,
Nursalam AR
---------- Forwarded message ----------
From: setiakata <setiakata@yahoo.com >
Date: Jun 4, 2009 1:32 PM
Subject: [PasarBuku] LOMBA PENULISAN IPTEK TAHUN 2009
To: pasarbuku@yahoogroups.com
SIARAN PERS
LOMBA PENULISAN IPTEK TAHUN 2009
Kreativitas untuk Meningkatkan Daya Saing dan Mencapai Kemandirian Bangsa
Pembangunan yang berbasis pengetahuan harus didukung oleh sumber daya
manusia yang kreatif dan inovatif sehingga dapat meningkatkan daya saing
negara dan mencapai kemandirian bangsa. Salah satu contoh adalah India.
Dengan mengandalkan keunggulan sumber daya manusianya, negara ini menjadi
produsen software terbesar di dunia. Indonesia sebagai negara berpenduduk
terbesar keempat di dunia, sepatutnya mengikuti jejak yang ditempuh oleh
India, dengan lebih mengembangkan warisan seni dan budaya berbasis ilmu
pengetahuan dan teknologi. Untuk mendorong tumbuhnya kreativitas dan inovasi
bangsa, pemerintah menetapkan "Kreativitas, Indonesia Bisa", sebagai tema
Hari Kebangkitan Teknologi Nasional tahun 2009.
Dalam kaitan inilah Masyarakat Penulis Ilmu Pengetahuan dan Teknologi
(MAPIPTEK) bekerjasama dengan Kementerian Negara Riset dan Teknologi
mengadakan lomba penulisan iptek di media massa cetak bertema Kreativitas
untuk Meningkatkan Daya Saing dan Mencapai Kemandirian Bangsa. Melalui upaya
ini, kami berharap kalangan wartawan dan penulis di Indonesia terpacu
mengangkat isu dan figur individu yang berhasil dalam bidang kreasi dan
inovasi.
Upaya ini diharapkan dapat menumbuhkan minat masyarakat untuk mengetahui,
memanfaatkan hingga mengembangkannya dalam kehidupan sehari-hari. Langkah
ini diyakini menjadi salah satu cara untuk mengembangkan budaya iptek.
Penyelenggaraan Lomba Penulisan Iptek tahun 2009 merupakan kelanjutan dari
lomba serupa yang diadakan sejak tahun 2005. Tujuannya untuk memperebutkan
piala bergilir Menteri Negara Riset dan Teknologi, baik untuk kategori
wartawan maupun penulis.
Penyerahan hadiah dan piala bergilir dari Menteri Negara Riset dan Teknologi
direncanakan bertepatan dengan peringatan Hari Kebangkitan Teknologi
Nasional yang jatuh pada tanggal 10 Agustus 2009.
SASARAN KEGIATAN
Ë Wartawan media cetak.
Ë Penulis umum di media cetak.
JADWAL PELAKSANAAN
Ë Batas akhir penerimaan tulisan : 24 Juli 2009
Ë Seleksi awal : 24 -29 Juli 2009
Ë Penjurian wartawan & Penulis : 30 Juli- 3 Agustus 2009
Ë Penyerahan hadiah : 10 Agustus 2009
KRITERIA LOMBA
1. Terbuka untuk:
a. Semua wartawan Indonesia, yang dibuktikan dengan fotokopi identitas
wartawan
b. Masyarakat umum di seluruh Indonesia (nasional dan daerah)
2. Naskah untuk kategori wartawan dan penulis sudah harus diterbitkan di
media massa mulai 10 Agustus 2008 - 10 Juli 2009
3. Penerimaan naskah kategori wartawan dan penulis paling akhir 24 Juli
2009.
4. Peserta dapat mengirimkan lebih dari satu naskah dalam bentuk kliping
tulisan dan fotokopi rangkap tiga.
5. Panitia berhak menggunakan karya tersebut untuk keperluan publikasi dan
promosi pihak penyelenggara
6. Keputusan dewan juri mutlak dan tidak dapat diganggu gugat.
7. Naskah dikirim ke :
PANITIA LOMBA PENULISAN IPTEK-HAKTEKNAS
SEKRETARIAT MAPIPTEK
Press Room, Gedung II BPPT Lt Dasar
Jl. MH Thamrin No 8. Jakarta 10340
Keterangan lebih lanjut hubungi:
Telp/Faks. (021)3169077
e-mail: mapiptek@cbn.net.id <mapiptek%40cbn.net.id>,
mapiptek@yahoo.com <mapiptek%40yahoo.com>
Kontak Person : Ami (08121574443)
HADIAH
a. Wartawan
Ë Juara I : Uang Rp 7.500.000 + Plakat + Piagam + Piala Bergilir Menristek
Ë Juara II : Uang Rp 5.000.000 + Plakat + Piagam
Ë Juara III : Uang Rp 2.500.000 + Plakat + Piagam
b. Penulis non wartawan
Ë Juara I : Uang Rp 5.000.000 + Plakat + Piagam + Piala Bergilir Menristek
Ë Juara II : Uang Rp 3.000.000 + Plakat + Piagam
Ë Juara III : Uang Rp 2.000.000 + Plakat + Piagam
- 2a.
-
Re: Ketika Cinta Ditolak (KCD)
Posted by: "nazhimah7989" nazhimah7989@yahoo.co.id nazhimah7989
Sun Jun 7, 2009 8:14 pm (PDT)
hehehehe ^_^
Afwan bukan bermaksud tertawa di atas penderitaan orang lain. Tapi cara Mas Eko "Mendramatisir" situasinya kocak banget. hehehehe
Syukrn ya Mas buat Artikelnya, lumayan buat siap2 menghadapi penolakan (walah maju saja belum) hahahaha ^_^
- 2b.
-
Re: Ketika Cinta Ditolak (KCD)
Posted by: "Lia Anggraini" ao_zora90@yahoo.co.id ao_zora90
Sun Jun 7, 2009 8:15 pm (PDT)
assalamualaikum..
kirain KCB (ketika cinta bertasbih), eh ternyata berbeda ^^
yup, always posìtive thinking! ambil sisi hikmah dari kejadian ini ya kak! yakinlah bahwa Allah pasti memberi pengganti yg lbh baik dr calon kakak yg sebelumnya. Allah selalu mempunyai rahasia terindah bwt hamba-Nya.
La tahzan, ya kak! msh bnyk kok wanita yg baik didunia ini.
btw, blh tau nggak udh berapa lama nunggunya kak?
salam kenal,
lia ^^
eko muchayat wrote:
> KETIKA CINTA DITOLAK (KCD)
> Â
> Malam retak terbagi menjadi puluhan bahkan
> ratusan ribu pecahan. Bergaris zig-zag. Tiap pecahannya memantul warna kemilau
> seakan-akan hendak runtuh. Tapi samar. Bulan yang bulat penuh jadi hilang makna
> keindahannya. Lebur bersama pecahan-pecahan tadi. Udara lembab. Dingin luar
> biasa seakan. Pekat bersenyawa dengan sunyi.
> Â
> Sebuah SMS membuat pandanganku kabur.
> âKrekkâ¦!â ada yang patah di dalam hati. Singkat berselang bak petir menggila
> menyambar. Sementara saja. Tapi pikiranku jadi limbung. Rapat malam itu jadi
> tak jelas juntrungnya. âInformasi dari Fulanah bahwa beliau belum bisa menerima
> antum sebagai calon. Harap bersabar dan tidak berkecil hatiâ begitu bunyi
> SMSnya. SMS dari ustadz. Oksigen malam itu seperti habis ditelan kabut. âOkâ
> balasku singkat berlagak ksatria berbaju zirah.
> Â
> Ah, akhirnya masa menunggu yang
> membosankan itu tuntas sudah. âbeliau belum bisa menerima antumâ¦â lugasnya
> begini. âSelamat boy, anda ditolak!â Waktu diberikan biodatanya aku berusaha tsiqoh
> walaupun kriterianya tidak cocok, berusaha open heart , berusaha open
> mind , berusaha open nose juga supaya bisa bernafas panjang. Sebagai
> tanda siap semalam saja aku mengambil keputusan. âya sudah⦠LANJUTKAN!!â dalam
> hati menjerit âBungkusâ¦!!!â its Ok, setidaknya kebekuaan setelah
> beberapa pecan itu terjawab sudah. Seperti telur yang akhirnya matang dierami.
> Satu keping cangkang telah retak lalu berlubang. Disela-selanya, makhluk
> imut-imut bermata bengkak terkekeh-kekeh mengapit sebuah pesan digulung rapi
> diantara paruhnya. Isi gulungan itu, âMaaf anda belum beruntung. Ayo coba
> lagi.â Anak ayam itupun lalu lari tunggang langgang mengelilingiku sambil tak
> henti tertawa sepuasnya. Mutar-mutar sinting tak tahu diri. Dianggapnya aku ini
> badut berhidung bulat di tengah komidi putar.
> Â
> Runtuhâ¦hancur⦠karam⦠pecah⦠meledukâ¦!
> Rasanya luar biasa. Ibarat jatuh dari tangga waktu mengambil jambu. Jatuh
> gedubrak, aku terjungkal. Tangga menimpa. Jambu-jambunya juga rontok menghujani
> badan. Aku bangkit. Sebuah motor melintas cepat rodanya menggilas genangan air.
> Air itu menyiram mukaku. Lalu kawanan sapi yang pulang kandang bergerombol
> menerjang. Aku bangun lagi. Sang pemilik jambu keluar rumah membawa golok,
> celakalah aku. Aku berlari sejadinya. Sandalku putus sebelah. Bak roket golok
> itu melayang. Ah, selamat, aku berhasil menghindar. Pemilik jambu tak menyerah.
> Dikeluarkanlah anjing-anjing herder bertubuh besar. Anjing ini mirip serigala.
> Aku terus lari. Pemilik jambu tak puas, dia mengeluarkan HP lalu menelepon
> jenderal bintang empat kenalannya. Tiba-tiba di depan jalan menghadang pesawat
> tempur, tank baja, kapal selam lengkap torpedo. Satu-satunya jalan aku lompat
> masuk sungai. Byurr⦠begitu kepalaku muncul di atas air.. Ibu-ibu yang lagi
> nyuci baju sinis. Bapak-bapak yang lagi berada di kotak jamban melongok keluar
> mrengut seram. Anak-anak yang lagi main kapal-kapalan melempariku dengan batu. Aku
> menjerit tak tahan. Pokoknya⦠Pedih, hilang muka, rontok harga diri. Diri
> seperti tak ada arti.. Wajar kalau mereka-mereka yang lemah iman sampai bunuh
> diri.
> Â
> Sebetulnya aku punya kesempatan untuk
> menyelamatkan harga diri. Sehari sebelum SMS itu aku sudah punya firasat buruk
> juga bosan menunggu jawaban. Kalau semalam sebelumnya jari-jariku terampil
> mengetik diatas HP, tentu tak begini jalan ceritanya. Sebetulnya aku sudah
> punya rencana. âAfwan ustadz jika masih harus menunggu lama lagi. Sebaiknya
> calon yang ditawarkan kemarin diganti dengan yang lain saja.â Begitulah scenario
> SMSnya. Tapi aku membantah kata hatiku. Jika sudah begini akhirnya dia yang
> menang. Dia diatas angin. Melambai-lambai sambil memberiku dua pilihan saja.
> Mau keriting atau yang lurus, mas?. âkasian deh luâ¦!â. Begitu dramatic. Dia âwinâ ,
> aku âloseâ . Dia âmenolakâ, aku âditolakâ. Jadi inget pelajaran fisika
> bab magnet..
> Â
> Usai SMS malam itu sepanjang jalan terasa
> gelap. Aku bingung mau pulang kemana. Muter-muter mirip petugas keamanan malam.
> Kuputuskan pulang kerumah salah seorang kawan. Dia tak ada dirumah. Tapi
> beruntung kunci rumahnya sudah kugandakan. Malam itu sebetulnya aku bisa tidur
> nyenyak tapi nyamuk-nyamuk kurang ajar lagi tak tahu diri itu terus-menerus
> cekikikan menertawakanku. Tak nyaman di depan TV, aku pindah di dalam kamar. Di
> kamar mereka makin beringas. Kunyalakan kipas angin, mereka tak kapok. Aku
> pindah lagi di ruang tamu. Kumatikan lampu. Masih saja tak bisa tidur. Aku ke
> toilet. Cuci muka, buang air, wudhu. Sungguh malam seribu satu malam.
> Â
> Tapi paginya aku âfreshâ . Bukan
> menghibur diri. Aku bener-bener fresh . Usai shalat, minum air putih
> sekenyangnya. Kuambil handphone kuaktifkan salah satu fiturnya. Lalu di tengah
> ruangan rumah sepi tak berpenghuni itu aku merekam suaraku sendiri. Aku bilang,
> âkegagalan bukan akhir segalnya. Dunia ini tak selebar daun pisang. Coba
> hitung berapa kilometer luas pulau jawa, berapa luas pulau Sumatra, belum lagi
> pulau Kalimantan yang lebih luas. Dunia tak sempit. Masak baru ditolak sekali
> saja mau bunuh diri. Ada pengusaha sukses Jogja bilang kalau dia ditolak wanita
> sampai lima kali. Wanita keenam jadi istrinya. Dari wanita keenam ini lahir
> putrinya. Allah memberi karunia putrinya ini jadi siswa teladan se-DIY. Luar
> biasa bukan. Coba kalau dia ditolak sampai sepuluh wanita. Putrinya itu tentu
> jadi siswa teladan tingkat nasional. Aku masih punya mimpi. Mimpiku panjang.
> Sepanjang sungai Nil. Selebar sungai Amazonâ¦â Layaknya asyik mendengar
> musik, suaraku yang cempreng ini kuputar berulang-ulang.
> Â
> Jadi ada banyak cara memotivasi diri lebih
> tepatnya menghibur diri. Anda bisa mencontoh caraku itu. Berteriak di ruang
> kosong, meracau sejadinya, merekamnya lalu putar sampai bosan. Insya Allah
> tokcer. Satu yang penting adalah, tidak berusaha mencari kambing hitam atau menyalahkan
> calon tersebut. Menduga-duga, bersuudzon kepada fulanah. Instrospeksi diri
> saja. Kalau kau anak jenderal, paman kau menteri, bibimu direktur perusahaan,
> Om mu pemilik saham indosat, atau ditelusur-telusur kau juga masih keturunan
> sultan. Ya⦠masih agak lumrah kalau kau mencak-mencak. Positif thinking aja .
> Positif feeling . Pakai kata-kata juga yang positif. Ingat Masaru Imoto,
> professor Jepang yang menulis âThe True Power of Waterâ. Kata-kata
> positif akan membuat kristal-kristal air dalam diri kita menjadi cantik dan
> indah. Jadi boleh juga ditambahkan waktu merekam suara sendiri itu kita bilang,
> âWow⦠luar biasa. Ini pengalaman ditolak yang keren⦠sensasional⦠inspiratif
> dstâ.
> Â
> Terimakasih sudah membuang waktu membaca
> tulisan ini. Semoga menginspirasi. Tak mau kalah dengan Prita, email ini boleh
> disebar luaskan, dimasukkan facebook, ditransfer lewat Bluetooth/inframera h
> kalau bisa, dibajak, dibikin CD, dicetak sablon, diprint lalu ditempel di
> mading-mading, terutama ditempel di ruang tunggu toilet umum. Jadi mereka yang
> mengantri masuk kamar kecil bisa baca tulisan ini penuh penghayatan sambil
> menahan pipis.
> Â
> 07/06/09
>
Lebih bersih, Lebih baik, Lebih cepat - Yahoo! Mail: Kini tanpa iklan. Rasakan bedanya! http://id.mail.yahoo.com
- 2c.
-
Re: Ketika Cinta Ditolak (KCD)
Posted by: "novi_ningsih" novi_ningsih@yahoo.com novi_ningsih
Mon Jun 8, 2009 2:15 am (PDT)
Nice Article :)
hehehe... dari awal baca kok kayaknya lebai, terus baca, eh... seru, dan endingnya oke, deh...
Semangat...
ga kalah deh sama KCB, hehehe
Salam
Novi
--- In sekolah-kehidupan@yahoogroups. , eko muchayat <emuchayat@.com ..> wrote:
>
>
>
>
>
> KETIKA CINTA DITOLAK (KCD)
>
> Â
>
> Malam retak terbagi menjadi puluhan bahkan
> ratusan ribu pecahan. Bergaris zig-zag. Tiap pecahannya memantul warna kemilau
> seakan-akan hendak runtuh. Tapi samar. Bulan yang bulat penuh jadi hilang makna
> keindahannya. Lebur bersama pecahan-pecahan tadi. Udara lembab. Dingin luar
> biasa seakan. Pekat bersenyawa dengan sunyi.
>
> Â
>
> Sebuah SMS membuat pandanganku kabur.
> âKrekkâ¦!â ada yang patah di dalam hati. Singkat berselang bak petir menggila
> menyambar. Sementara saja. Tapi pikiranku jadi limbung. Rapat malam itu jadi
> tak jelas juntrungnya. âInformasi dari Fulanah bahwa beliau belum bisa menerima
> antum sebagai calon. Harap bersabar dan tidak berkecil hatiâ begitu bunyi
> SMSnya. SMS dari ustadz. Oksigen malam itu seperti habis ditelan kabut. âOkâ
> balasku singkat berlagak ksatria berbaju zirah.
>
> Â
>
> Ah, akhirnya masa menunggu yang
> membosankan itu tuntas sudah. âbeliau belum bisa menerima antumâ¦â lugasnya
> begini. âSelamat boy, anda ditolak!â Waktu diberikan biodatanya aku berusaha tsiqoh
> walaupun kriterianya tidak cocok, berusaha open heart, berusaha open
> mind, berusaha open nose juga supaya bisa bernafas panjang. Sebagai
> tanda siap semalam saja aku mengambil keputusan. âya sudah⦠LANJUTKAN!!â dalam
> hati menjerit âBungkusâ¦!!!â its Ok, setidaknya kebekuaan setelah
> beberapa pecan itu terjawab sudah. Seperti telur yang akhirnya matang dierami.
> Satu keping cangkang telah retak lalu berlubang. Disela-selanya, makhluk
> imut-imut bermata bengkak terkekeh-kekeh mengapit sebuah pesan digulung rapi
> diantara paruhnya. Isi gulungan itu, âMaaf anda belum beruntung. Ayo coba
> lagi.â Anak ayam itupun lalu lari tunggang langgang mengelilingiku sambil tak
> henti tertawa sepuasnya. Mutar-mutar sinting tak tahu diri. Dianggapnya aku ini
> badut berhidung bulat di tengah komidi putar.
>
> Â
>
> Runtuhâ¦hancur⦠karam⦠pecah⦠meledukâ¦!
> Rasanya luar biasa. Ibarat jatuh dari tangga waktu mengambil jambu. Jatuh
> gedubrak, aku terjungkal. Tangga menimpa. Jambu-jambunya juga rontok menghujani
> badan. Aku bangkit. Sebuah motor melintas cepat rodanya menggilas genangan air.
> Air itu menyiram mukaku. Lalu kawanan sapi yang pulang kandang bergerombol
> menerjang. Aku bangun lagi. Sang pemilik jambu keluar rumah membawa golok,
> celakalah aku. Aku berlari sejadinya. Sandalku putus sebelah. Bak roket golok
> itu melayang. Ah, selamat, aku berhasil menghindar. Pemilik jambu tak menyerah.
> Dikeluarkanlah anjing-anjing herder bertubuh besar. Anjing ini mirip serigala.
> Aku terus lari. Pemilik jambu tak puas, dia mengeluarkan HP lalu menelepon
> jenderal bintang empat kenalannya. Tiba-tiba di depan jalan menghadang pesawat
> tempur, tank baja, kapal selam lengkap torpedo. Satu-satunya jalan aku lompat
> masuk sungai. Byurr⦠begitu kepalaku muncul di atas air. Ibu-ibu yang lagi
> nyuci baju sinis. Bapak-bapak yang lagi berada di kotak jamban melongok keluar
> mrengut seram. Anak-anak yang lagi main kapal-kapalan melempariku dengan batu. Aku
> menjerit tak tahan. Pokoknya⦠Pedih, hilang muka, rontok harga diri. Diri
> seperti tak ada arti. Wajar kalau mereka-mereka yang lemah iman sampai bunuh
> diri.
>
> Â
>
> Sebetulnya aku punya kesempatan untuk
> menyelamatkan harga diri. Sehari sebelum SMS itu aku sudah punya firasat buruk
> juga bosan menunggu jawaban. Kalau semalam sebelumnya jari-jariku terampil
> mengetik diatas HP, tentu tak begini jalan ceritanya. Sebetulnya aku sudah
> punya rencana. âAfwan ustadz jika masih harus menunggu lama lagi. Sebaiknya
> calon yang ditawarkan kemarin diganti dengan yang lain saja.â Begitulah scenario
> SMSnya. Tapi aku membantah kata hatiku. Jika sudah begini akhirnya dia yang
> menang. Dia diatas angin. Melambai-lambai sambil memberiku dua pilihan saja.
> Mau keriting atau yang lurus, mas?. âkasian deh luâ¦!â. Begitu dramatic. Dia âwinâ,
> aku âloseâ. Dia âmenolakâ, aku âditolakâ. Jadi inget pelajaran fisika
> bab magnet.
>
> Â
>
> Usai SMS malam itu sepanjang jalan terasa
> gelap. Aku bingung mau pulang kemana. Muter-muter mirip petugas keamanan malam.
> Kuputuskan pulang kerumah salah seorang kawan. Dia tak ada dirumah. Tapi
> beruntung kunci rumahnya sudah kugandakan. Malam itu sebetulnya aku bisa tidur
> nyenyak tapi nyamuk-nyamuk kurang ajar lagi tak tahu diri itu terus-menerus
> cekikikan menertawakanku. Tak nyaman di depan TV, aku pindah di dalam kamar. Di
> kamar mereka makin beringas. Kunyalakan kipas angin, mereka tak kapok. Aku
> pindah lagi di ruang tamu. Kumatikan lampu. Masih saja tak bisa tidur. Aku ke
> toilet. Cuci muka, buang air, wudhu. Sungguh malam seribu satu malam.
>
> Â
>
> Tapi paginya aku âfreshâ. Bukan
> menghibur diri. Aku bener-bener fresh. Usai shalat, minum air putih
> sekenyangnya. Kuambil handphone kuaktifkan salah satu fiturnya. Lalu di tengah
> ruangan rumah sepi tak berpenghuni itu aku merekam suaraku sendiri. Aku bilang,
> âkegagalan bukan akhir segalnya. Dunia ini tak selebar daun pisang. Coba
> hitung berapa kilometer luas pulau jawa, berapa luas pulau Sumatra, belum lagi
> pulau Kalimantan yang lebih luas. Dunia tak sempit. Masak baru ditolak sekali
> saja mau bunuh diri. Ada pengusaha sukses Jogja bilang kalau dia ditolak wanita
> sampai lima kali. Wanita keenam jadi istrinya. Dari wanita keenam ini lahir
> putrinya. Allah memberi karunia putrinya ini jadi siswa teladan se-DIY. Luar
> biasa bukan. Coba kalau dia ditolak sampai sepuluh wanita. Putrinya itu tentu
> jadi siswa teladan tingkat nasional. Aku masih punya mimpi. Mimpiku panjang.
> Sepanjang sungai Nil. Selebar sungai Amazonâ¦â Layaknya asyik mendengar
> musik, suaraku yang cempreng ini kuputar berulang-ulang.
>
> Â
>
> Jadi ada banyak cara memotivasi diri lebih
> tepatnya menghibur diri. Anda bisa mencontoh caraku itu. Berteriak di ruang
> kosong, meracau sejadinya, merekamnya lalu putar sampai bosan. Insya Allah
> tokcer. Satu yang penting adalah, tidak berusaha mencari kambing hitam atau menyalahkan
> calon tersebut. Menduga-duga, bersuudzon kepada fulanah. Instrospeksi diri
> saja. Kalau kau anak jenderal, paman kau menteri, bibimu direktur perusahaan,
> Om mu pemilik saham indosat, atau ditelusur-telusur kau juga masih keturunan
> sultan. Ya⦠masih agak lumrah kalau kau mencak-mencak. Positif thinking aja.
> Positif feeling. Pakai kata-kata juga yang positif. Ingat Masaru Imoto,
> professor Jepang yang menulis âThe True Power of Waterâ. Kata-kata
> positif akan membuat kristal-kristal air dalam diri kita menjadi cantik dan
> indah. Jadi boleh juga ditambahkan waktu merekam suara sendiri itu kita bilang,
> âWow⦠luar biasa. Ini pengalaman ditolak yang keren⦠sensasional⦠inspiratif
> dstâ.
>
> Â
>
> Terimakasih sudah membuang waktu membaca
> tulisan ini. Semoga menginspirasi. Tak mau kalah dengan Prita, email ini boleh
> disebar luaskan, dimasukkan facebook, ditransfer lewat Bluetooth/inframerah
> kalau bisa, dibajak, dibikin CD, dicetak sablon, diprint lalu ditempel di
> mading-mading, terutama ditempel di ruang tunggu toilet umum. Jadi mereka yang
> mengantri masuk kamar kecil bisa baca tulisan ini penuh penghayatan sambil
> menahan pipis.
>
> Â
>
> 07/06/09
>
- 3.
-
pencet jerawat?
Posted by: "Penuliz Mizteriuz" penulizmizteriuz@yahoo.co.id penulizmizteriuz
Sun Jun 7, 2009 8:14 pm (PDT)
sumber: http://remajasehat.com/blog/ ?p=22
pencet Jerawat? perlu ga sih?
Siapa yang nggak bete kalo kulitnya berjerawat?? Wah..kalau bisa nggak banget deh ya..
Jerawat sudah menjadi masalah yang sering terjadi pada remaja
Indonesia. Sebenarnya asal mula sebutan jerawat (acne) adalah dari kata
âacmeâ yang merupakan bahasa Yunani dari tahap hidup yang utama (Prime
of life) yang diidentikkan dengan masa remaja. Biasanya jerawat sering
muncul khususnya pada remaja yang memiliki tipe kulit berminyak.
contoh bentuk jerawat pada kulit
Banyak faktor yang memicu timbulnya jerawat. Pertama adalah adanya
peningkatan produksi sebum akibat pengaruh hormon, kondisi fisik dan
psikologis. Jika disertai sumbatan di muara kelenjar sebasea, aliran
keluar sebum akan terbendung. Kedua adalah adanya sumbatan di pori-pori
kulit oleh asam lemak (sebum yang dihasilkan oleh kelenjar
lemak/sebasea pada kulit wajah) yang berubah menjadi padat. Ketiga
peningkatan populasi dan aktivitas bakteri (yang paling sering
Propionibacteri acnes) karena bakteri ini terdapat di muara kelenjar
sebasea dan mengkonsumsi sebum yang kita hasilkan. Dan yang keempat
adalah reaksi inflamasi (radang). Kelenjar sebasea terbendung pada
akhirnya akan pecah, dan isi lemak tertumpah ke dalam jaringan kulit
dan memancing serbuan sel darah putih karena dianggap sebagai benda
asing.
Trus prinsip buat ngatasin jerawat apa aja sich??
* Meningkatkan proses regenerasi kulit. Melalui pengelupasan untuk
mencegah sumbatan (bisa dengan krim berbahan aktif atau penyegar pada
waktu pagi, siang dan malam)
* Menghambat pertumbuhan bakteri yang menghuni salular kelenjar sebasea
dengan pemberian antibiotik. Antibiotika dapat berupa gel, salep,
larutan atau krim. Pada orang dengan jerawat radang yang luas
diperlukan antibiotika yang diminum.
* Mengurangi produksi kelenjar sebasea agar tidak terjadi bendungan
pada saluran kelenjar. Pemicu peningkatan produksinya adalah stres
fisik dan psikologis, cuaca panas, makanan pedas. Menghindari stres,
hidup tenang, mengurangi makan makanan berlemak dan karbohidrat tinggi,
banyak makan buah dan sayuran, minum air putih minimal 2 liter perhari
adalah di antara cara menghindari dan mengatasi jerawat.
* Menekan proses radang di dalam kulit (utamanya dermis) dengan kompres
air es, penggunaan tablet anti radang atau suntikan anti radang oleh
dokter spesialis kulit.
Kulit berjerawat radang ringan dapat diatasi dengan mengoleskan krim
antibiotik pada pagi dan sore hati. Kulit berjerawat dengan radang
berat memerlukan pengobatan dokter spesialis kulit. Perawatan skin care
harus ditunda dulu karena dapat memperluas infeksi pada jerawat.
Boleh dipencet nggak??
Pencet jerawat bisa berbahaya, tetapi jika dilakukan dengan tepat dan
benar akan mempercepat kesembuhan. Salah satu cara yang efektif adalah
dengan jarum yang telah disterilkan (dengan alkohol ataupun air
mendidih) yang ditusukkan pada bagian putih pada ujung jerawat hingga
nanah keluar (direkomendasikan untuk dekerjakan oleh ahlinya) Jangan
memencet jerawat yang merah meradang karena dapat meninggalkan bekas
yang sulit hilang. Hindari memencet jerawat di daerah sekitar hidung
karena ada pembuluh darah yang mengalir ke otak dan kalian bisa
mendorong bakteri masuk dengan memencetnya.. bisa radang otak lo..iih
seremâ¦
Trus bekas-bekas jerawat bisa diilangin nggak??
Fleks kecoklatan, lekukan kulit, berparut dan mengerasnya jaringan
bekas jerawat memerlukan bantuan khusus untuk mengatasinya. Prinsipnya
adalah pengelupasan bagian luar kulit ari sehingga kulit bekas jerawat
mengalami perbaikan. Pilihan perawatan dapat dikonsultasikan pada
dokter spesialis kulit., apakah dengan facial treatment TCA, AHA,
dermabrasi mikro atau bedah laser.
Ayo bijak mengatasi jerawat..!!
Referensi:
Webster, G.F. dan Rawlings, A.V. (2007). Acne and Its Therapy. Informa Healthcare USA, Inc. New York.
Buxton, Paul K. (2003). ABC Of Dermatology, 4th Edition. BMJ Publishing Group Ltd, London
Lebih bergaul dan terhubung dengan lebih baik. Tambah lebih banyak teman ke Yahoo! Messenger sekarang! http://id.messenger.yahoo.com/ invite/
- 4.
-
Fw: Seminar dan Lomba Cerpen Science Fiction (diperpanjang)
Posted by: "selvya mulyani" selvyamulyani@yahoo.com selvyamulyani
Sun Jun 7, 2009 8:14 pm (PDT)
--- On Sun, 6/7/09, selvya mulyani <selvyamulyani@yahoo.com > wrote:
> From: selvya mulyani <selvyamulyani@yahoo.com >
> Subject: Seminar dan Lomba Cerpen Science Fiction (diperpanjang)
> To: swisca_neeh@yahoo.com
> Date: Sunday, June 7, 2009, 9:00 AM
> Seminar Kepenulisan Science Fiction
> Tema : Leading Our Future With Imagination
> Tempat : Gedung PPI Universitas BRawijaya Malang
> Hari : Sabtu
> Pukul : 08.00 - selesai
> Tanggal: 13 Juni 2009
> HTM : Rp 35.000
>
> Fasilitas :
> Block Note
> Materi
> Serifikat
> Snack + Lunch
> Door Prize
> Perdana 3
> Pemateri Jonru
> Penulis Buku Menerbitkan Buku Itu Gampang
> Founder Penulis Lepas
> Founder Sekolah-menulis Online.Com
> 2. Ir. D.J. Djoko. H.S .M.Phil.Ph.D (Pelaku Seni dan
> budaya, Pemerhati Social Science)
>
> Pendaftaran 5 Secara Kolektif Gratis 1 Peserta
>
> Pendaftaran ke sekretariatan Himpunan Mahasiswa Fisika
>
>
>
> LOMBA CERPEN
>
> Leading Our Future With Imagination
> Dengan Sub Tema Sebagai berikut:
>
> - Bagaimana sains merubah masa depan Indonesia
> - Mitologi Indonesia dalam Bingkai Sains
> - Indonesia tahun 2030
>
> Peserta : Umum
>
> Biaya Pendaftaran : Rp 20.000,00/cerpen
>
> Pembayaran : a.n Selvya Mulyani
>
> Bank BCA KCP Dinoyo
>
> No rek 3150712717
>
> Pengumpulam : 4 Mei - 30 Juni 2009
>
> situs http://himafis.brawijaya. dan bisaac.id/sific2009. html
> dikirim lewat email ke himafis@gmail.com
> atau Panitia Science Fiction (SIFIC)
> Kesekretariatan Himpunan Mahasiswa Fisika
> Jurusan Fisika Fakultas MIPA
> Universitas Brawijaya. Jl. Veteran no 1
> Malang 65145
>
> Aspek- Aspek yang dinilai adalah :
>
> - Base on Science (30%)
> - Kesesuaian dengan tema (25%)
> - Unsur-unsur Instrinsik (plot, setting, penokohan dll)
> (25%)
> - Pesan moral (25%)
>
> Hadiah
>
> Hadiah : Juara I Rp 700.000,00 + Piagam + Trophy
> Juara
> II Rp 500.000,00 + Piagam + Trophy
> Juara
> III Rp 300.000,00 + Piagam + Trophy
> - Semua naskah cerpen yang masuk sudah menjadi hak milik
> panitia
> - Dipilih 30 nominator yang cerpennya akan diterbitkan oleh
> Bisnis2030 Online Publisher (Internet
> Business Provider
>
> Dewan juri
>
> 1. Evi Widiarti { dari Bisnis2030, PIC Divisi Penerbitan
> buku POD (Printing On Demand)}
> 2. Ir. D.J Djoko. H.S M.Phil.,Ph.D (Dosen Fisika, Pelaku
> seni, dan Pemerhati Social Science)
>
> Contact Person:
>
> 1. Selvya Mulyani ( 085731800901 )
> 2. Irwan ( 085646664052 )
> 3. Eka ( 085259365207 )
>
>
>
>
>
- 5.
-
(karyaku) Karena Santri Harus Menulis
Posted by: "radinal88" radinal88@yahoo.co.id radinal88
Sun Jun 7, 2009 8:14 pm (PDT)
Terhitung sampai hari ini, ketika umurku 21 tahun, aku telah menghabiskan 13 tahun umurku hidup dikalangan para santri dan juga menjadi santri. Pertama, ketika aku masih menempuh pendidikan di Pekan Baru. Aku tinggal di sekeliling pesantren Babussalam, Pekan Baru. Aku tinggal di sana selama lima tahun, tepatnya sejak kelas dua SD sampai tamat.
Kedua, dan ini yang paling berkesan dalam sejarah hidupku, yaitu ketika aku menempuh pendidikan sekolah menengah pertama dan atas di pesantren Ar-Raudhatul Hasanah Medan. Di sana, aku menghabiskan waktu 6 tahun. Dan dari pesantren itu pulalah akhirnya saya mendapatkan beasiswa untuk kuliah di IAIN Sunan Ampel Surabaya sambil nyantri di Pesantren Mahasiswa.
Namun, sejak 13 tahun itu pulalah, aku memperhatikan kurangnya minat santri dalam dunia kepenulisan. Tak tahu apakah ini hanya pendapat yang salah. Namun setidaknya, saya melihat ada 3 alasan, yang sangat di besar-besarkan, santri untuk enggan menulis.
1. Tidak ada waktu menulis karena harus menghafal.
Dalam kehidupan santri, kebiasaan menghafal memang lebih dominan dari pada menulis. Bahkan dalam buku "Masa Depan Pesantren; dalam tantangan modernitas dan tantangan komplesitas global", Amin Haedari lebih menjelaskan tentang tata cara belajar di pesantren seperti sorogan dan bandongan yang lebih mengutamakan hafalan ketimbang tulisan.
2. Tidak ada media untuk menulis.
Sebagaimana kendala banyak penulis pemula, santri rupanya juga mengalami hal demikian. Media untuk menulis yang minim, dikarenakan kebiasaan santri menghafal kitab-kitab kuning maupun tidak tersedianya akses kepada media, sering menyurutkan minat santri dalam menulis.
3. Tidak ada motivasi khusus untuk menulis.
Ya. Sangat jarang sekali di temukan pesantren yang memotivasi santrinya untuk menulis. Para asatidz lebih senang untuk memotivasi santri agar menghafal bait-bait syair dan nadzom ketimbang menyuruh santri untuk menuliskan syarah dari bait-bait syair dan nadzom itu sendiri.
NB:
Sebagaimana yang telah saya katakan sebelumnya, ketiga permasalahan diatas adalah ALASAN YANG DIBESAR-BESARKAN oleh para santri untuk tidak mulai menulis.
**
Lantas, pertanyaannya kemudian, apakah santri memang di fokuskan untuk menghafal? Tidak menulis?
1. Selamatkan ilmu dengan menulis
Ali bin Abi Thalib pernah berkata
"Ilmu itu bagaikan hewan peliharaan # Maka ikatlah ia dengan Tulisan"
Tak dapat di pungkiri lagi, ilmu yang di berikan kepada santri sangatlah banyak. Ini dapat dipahami karena ajaran agama itu sangatlah luas, meliputi dunia dan akhirat. Untuk itulah, menulis adalah salah satu faktor penting untuk menjaga khazanah keilmuan para santri. Menulislah dan selamatkan ilmu!
2. Tebar dakwah
Salah satu tujuan didirikannya pesantren adalah untuk menebar dakwah amar ma'ruf nahi mungkar. Ini membuktikan bahwa santri juga sangat di harapkan untuk mampu mengambil peran dalam tersebarnya dakwah islam di Indonesia bahkan dunia.
Namun sayangnya, dakwah bil lisan sering lebih diminati para santri ketimbang dakwah bil qolam. Padahal, secara teoritis, dakwah dapat dilakukan dengan berbagai hal termasuk tulisan. Oleh karena itulah, demi tujuan pada nomor satu juga yaitu untuk menyelamatkan ilmu dan untuk menebar dakwah, menulis juga merupakan hal penting dalam dunia pesantren.
3. Bantu pesantren.
Mendirikan pesantren, tujuan awalnya adalah untuk mempersiapkan generasi yang siap pakai dalam bermasyarakat. Tujuan yang mulia ini tidak akan terealisasi bila tidak ada santri yang belajar di pesantren. Oleh karena itulah, promosi dan iklan tentang pesantren gencar dilakukan, apalagi di saat pembukaan pendaftaran santri baru.
Dengan menulis, seorang santri telah membantu pesantrennya dalam mempromosikan pesantren tersebut. Terlepas apakah ia mempromosikan pesantrennya secara langsung atau tidak, usahanya untuk mempromosikan pesantren tersebut telah banyak membantu. Minimal dua pihak, pertama pesantren itu sendiri dan yang kedua para orang tua yang ingin mencari pesantren untuk kelanjutan pendidikan anaknya.
Setelah mengetahui urgensi kepenulisan sebagaimana diatas, tidak salah bila kemudian kita harus menyepakati bahwa SANTRI HARUS MENULIS.
Radinal Mukhtar Harahap
Alumnus PP. Ar-Raudhatul Hasanah
http://kumpulan-q.blogspot. com
- 6.
-
(catcil) Ketika Sakit Itu Hadir
Posted by: "agussyafii" agussyafii@yahoo.com agussyafii
Mon Jun 8, 2009 1:19 am (PDT)
(catcil) Ketika Sakit Itu Hadir
By: agussyafii
Hidup kita mengalami pasang surut, terkadang senang terkadang susah, terkadang beruntung di kali yang lain merugi, terkadang sehat di kali yang lain menderita sakit. Diantara kebahagian kita ialah memperoleh pertolongan ketika sedang mengalami kesulitan, mendapat kelonggaran ketika dalam kesempitan, dikunjungi sahabat ketika sedang sakit. Menengok orang sakit termasuk amalan ibadah yang besar pahalanya di sisi Allah SWT.
Rasulullah pernah bersabda, Barang siapa melawat orang sakit atau mengunjungi temannya, maka terdengarlah panggilan (dari Allah SWT) bahwa engkau adalah orang budiman, perjalananmu baik dan engkau membangun sendiri mahligai di surga. (HR. Muslim) Dalam hal melawat orang sakit, patutlah kita perhatikan beberapa hal.
1. Mendoakan kepada orang yang sakit agar cepat sembuh, ketika mengunjunginya. Doa yang dicontohkan oleh Rasulullah adalah sebagai berikut:
La ba`sa `alaika, tahu run insya a Allah
Artinya: Tidak mengapa dengan sakitmu, Insya Allah (dengan sebab sakit itu) engkau akan menjadi orang yang bersih dari dosa. (HR.Bukhari).
2. Meletakkan tangan kanannya di atas (kening) orang yang sakit sambil berdoa:
Allahumma rabbun na si, azhib al ba`sa, wa asyfi anta as Sya fi, la syifa a illa syifa uka syifa an la yugha diru saqaman
Artinya: Ya Allah, Tuhan Pencipta manusia, hilangkan penyakitnya, ya Allah sembuhkan dia, karena Engkaulah Sang Penyembuh, tiada kesembuhan tanpa kesembuhan dari Mu, kesembuhan yang tak menyisakan sakitnya. (HR. Bukhari)
3. Dalam melawat orang sakit hendaknya tidak terlalu lama, dikhawatirkan justru mengganggu orang yang sakit atau keluarganya.
4. Lawatan hendaknya dilakukan berulang-ulang jika si sakit menyukai yang demikian, agar ia merasa diperhatikan. Inilah makna sebenarnya dari mengunjungi orang sakit.
5. Mengajak orang yang sakit agar bersabar dan ridla dalam menerima ketentuan Allah dan takdir Nya. Berikan harapan kepadanya untuk pulih kembali kesehatannya serta mengingatkan dia untuk tidak putus asa dan tidak mengharap cepat mati, meskipun penyakitnya demikian gawat. Rasulullah pernah bersabda: 'Jangan seseorang di antara kamu mengharapkan cepat mati karena musibah yang menimpanya'. Seandainya memang harus demikian, sebaiknya berdoalah sebagai berikut:
Allahumma ahyini ma ka nat al haya tu khairan li wa tawaffani iza ka nat al wafa tu khairan li
Artinya: Ya Allah berilah kami tetap hidup jika memang hidup itu lebih baik bagiku, dan cabutlah nyawaku, jika memang mati itu lebih baik bagiku. (muttafaq `alaih)
6.Disunatkan bagi yang sakit untuk merenungkan kembali tentang amal saleh yang pernah dilakukan. Ini adalah untuk mendorong si sakit supaya menguatkan husnuzzon (baik sangka) kepada Allah SWT. Di samping mengingat hikmah sakitnya itu sebagai pemberian Allah untuk menebus dosa-dosanya, membesarkan pahalanya dan meninggikan derajatnya.
7. Alangkah baiknya jika yang sakit itu memperbanyak zikir kepada Allah, dan tidak lupa mewasiatkan sesuatu yang perlu kepada keluarganya, terutama masalah utang piutang atau barang amanah orang lain atau mewasiatkan sebagian hartanya kepada sabilillah dan sebagainya.
Wassalam,
agussyafii
---
Tulisan ini dalam rangka kampanye program 'Amalia Love Green (ALG)' Ahad, tanggal 14 Juni 2009, di Rumah Amalia, Jl. Subagyo Blok ii 1, no.23 Komplek Peruri, RT 001 RW 09, Sudimara Timur, Ciledug. TNG. 'Lima Cara Amalia Love Green (5 CALL Green) Pelihara Bumi' 1. Jadilah Penyelamat Bumi dengan memulai dari hal yang kecil dan mudah, 2. Tanam bunga dalam pot, 3. Gunakan Air dengan bijak, 4. manfaatkan kembali benda-benda yang bisa digunakan, 5. Matikan lampu yang tidak digunakan. Mari kirimkan dukungan anda pada program 'Amalia Green Love (AGL)' melalui http://agussyafii.blogspot. http://id-id.com, facebook. atau sms 087 8777 12431com/people/ Agus-Syafii- Muhamad/86163570 3
- 7.
-
(Catcil) Makan siang bersama siswa sekolah alam bantar gebang
Posted by: "Mujiarto Karuk" mkaruk@yahoo.com mkaruk
Mon Jun 8, 2009 1:20 am (PDT)
Assalamualaikum
Wr Wb
Â
Bissmillahirrohmaanirrohiim
Â
Siang itu hari ahad tanggal 31 Mei 2009, semua permainan
dan seluruh kegiatan yang kami laksanakan sejak pukul 09.00 dalam acara Bakti
Sosial di sekolah alam bantar gebang bekasi, kami hentikan, semua baik peserta
lomba permainan anak anak baik tingkat PAUD maupun tingkat SD dan SMP, terhenti
sejenak untuk makan siang bersama, dan selesai makan siang bersama kami
lanjutkan shalat dzuhur berjamaah.
Â
Yang membuat saya kagum sekaligus senyum terpendam melihat
semua tingkah para mentor yang hampir semua para panitia dari keluarga besar
tahajjud call, dan terhadap anak anak siswa siswi sekolah alam bantar gebang,
karena anak anak siswa siswi sekolah alam bantar gebang telah didandani dengan
busana seragam sekolah kaos merah bergaris putih, ditambah topi berwarna biru,
serta bagi siswa putri ditambah rok panjang dan jilbab berwarna putih, menambah
keindahan dan khas tersendiri serta sangat kontras dan sangat identik dengan
nama sekolah alam tunas mulia.
Â
Baik para mentor maupun siswa siswi sekolah alam, pada
hari itu sungguh sangat bahagia dan sangat berkesan di benak masing masing,
sang mentor yang berkemungkinan terbiasa dengan cara makan yang, bila kita
pernah mendengar dan melihat ditayangan tv swasta orang orang Eropa menyebutkan
âTable Mannerâ saya sendiri tidak tahu persis apa artinya, yang saya tahu
adalah cara makan diatas meja yang dilapisi taplak putih bersih, dengan
berbagai macam tempat dan alat makan ekslusif diatasnya, serta berbagai macam
sendok, garpu, pisau pemotong daging, sapu tangan serta masih banyak peralatan
makan lainnya yang telah tertata rapi dan didesain sedemikian rupa hingga
terlihat sangat apik dan rapih, belum lagi dengan menu makanan dari berbagai
resep masakan, yang sudah disiapkan dan disajikan sedemikian mewah dan indah.
Â
Tapi hari ahad 31 mei 2009, sangat jauh berbeda, sengaja
dibuat dan diatur sedemikian rupa sehingga ada perbedaan antara para mentor,
seluruh panitia bakti sosial sekolah alam bantar gebang, dengan para siswa siswi
sekolah alam tunas mulia, bantar gebang bekasi, mereka sama sama antri
dilapangan terbuka, tapi beda meja antrian, seluruh siswa maupun siswi sekolah
alam bantar gebang pada meja satu yang berisi tumpukan box makan paket hokben,
dan para antrian siswa siswi sekolah alam, mendapatkan makanan 1 box paket
makan siang dari hokben, dan selembar korang bekas, semantara para mentor dan
seluruh panitia baksos tahajjud call, pada antrian dimeja yang lain dengan
mendapat 1 box kardus amat sangat sederhana dan tidak mendapat selembar Koran.
Â
Setelah semua baik para siswa dan siswi sekolah alam
bantar gebang mendapat satu box paket makan hokben dan selembar Koran, para
mentor yang sudah mendapat satu box makan yang amat sangat sederhana itu,
memerintahkan agar semua Koran yang sudah ditangan para siswa siswi, agar
digelar dihalaman sekolah alam dibawah pohon rindang, dan semua murid murid
sekolah alam tersebut dipersilahkan duduk serta diatur sedemikian rupa hingga
membentuk kelompok sesuai kelompok bermainnya yang berisikan rata rata 10 orang
siswa, setelah itu para mentor mempersilahkan membuka dan menuntun dengan doa
makan dengan diucapkan bersama sama.
Â
Setelah semua mulai makan baru sang mentor harus mendekat
dan makan bersama sama dengan murid murid sekolah alam sesuai kelompok masing
masing, dan Subhannalloh, karena mentor tidak dapat Koran maka sang mentor
harus duduk di tanah, belum lagi ketika dibuka box jatah makan siang para
mentor isinya sangat berbeda dengan box paket hokben yang hanya diperuntukan
khusus bagi seluruh siswa siswi sekolah alam tunas mulia.
Â
Paket makan siang kusus baik para undangan maupun para
guru guru relawan sekolah alam tunas mulia bantar gebang, juga termasuk satu
regu anggota samapta Polsek Metro Bantar Gebang dan seluruh panita Baksos
sekolah alam bantar gebang siang itu sengaja dibuat sama agar merasakan betapa
nikmatnya kebersamaan makan hanya dengan nasi putih ukuran setengah porsi,
berlaukan sambal dan sepotong kecil daging alot, satu buah jeruk, bersendok
plastik.
Â
Sementara seluruh siswa siswi sekolah alam bantar gebang
makan dengan paket hokben yang berisikan sepotong daging ukuran sedang, 4
potong kornet goreng, satu bungkus steak kentang, saus dan jeruk serta sumpit.
Â
Ketika sang mentor hendak nyuap belum sampai mulut, sang
murid bertanya, ibuâ¦, ini makannnya bagaimana sihâ¦??, yang kebetulan sang
mentor selain mas Iqro, semua akhwat dari tahajjud call , terpaksa sang mentor
berhenti sejenak membantu mengajarkan cara makan dengan menggunakan sumpit,
berbagai macam cara mereka para murid murid sekolah alam bantar gebang yang
memang berasal dari kaum duafa yang kesehariannya hanya berprofesi sebagai
pemulung TPA Bantar gebang bekasi, ada yang memegang sumpit dengan kedua belah
tangannya, ada yang hanya satu sumpit saja, bahkan ternyata hampir semua lebih
nyaman makan pakai tangan, melihat hal demikian sang mentor memerintahkan agar
terlebih dahulu cuci tangan.
Â
Salah seorang siswi sekolah alam bantar gebang
melaksanakan anjuran sang mentor agar cuci tangan, dia berlari larian kecil karena
memang tampat cuci tangan agak jauh, setelah tiba di tempatnya kembali ternyata
dagingnya telah hilang, dengan kasus tersebut, maka seluruh siswa siswi sekolah
alam bantar gebang enggan cuci tangan, dan hampir seluruh siswa dan siswi
sekolah alam bantar gebang makan dengan berbagai cara, Subhannalloh sungguh
sangat mengesankan dan terpaksa kami para panitia menahan tertawa dan menahan
senyum.
Â
Ahad 31 Mei 2009 Itulah salah satu peristiwa yang sulit
kami lupakan dibenak kami masing masing seluruh panitia baksos sekolah alam
bantar gebang bekasi, Alloh telah mengizinkan mempertemukan kami dan memberikan
cerita serta pengalaman lain yang sangat indah dan mengesankan.
Semoga pengalaman yang kami alami dapat menjadikan nasehat
agar kami seluruh panitia dan kita semua terhindar dari sombong.
Â
 âTuhan kamu adalah
Tuhan Yang Maha Esa. Maka orang-orang yang tidak beriman kepada akhirat, hati
mereka mengingkari (keesaan Allah), sedangkan mereka sendiri adalah orang-orang
yang sombongâ.
Â
âTidak diragukan lagi bahwa sesungguhnya Allah mengetahui
apa yang mereka rahasiakan dan apa yang mereka lahirkan. Sesungguhnya Allah
tidak menyukai orang-orang yang sombong.â QS. An-Nahl (16) ayat 22-23.
Â
Â
Â
Wassalam
Â
Â
Â
Mujiarto Karuk
- 8a.
-
[Inspirasi] Lidah yang membuat luka
Posted by: "Epri Saqib" epri_tsi@yahoo.com epri_tsi
Mon Jun 8, 2009 1:21 am (PDT)
Dear All, mungkin bermanfaat, maaf bagi yg sdh pernah dapat.
Salam Hangat
Epri Tsaqib--------------- --------- --------- --------- --------
Pada
suatu hari ada seorang gadis buta yg sangat membenci dirinya sendiri,
karena kebutaannya itu. Tidak hanya terhadap dirinya sendiri, tetapi
dia juga membenci semua orang kecuali kekasihnya.
Kekasihnya
selalu ada disampingnya untuk menemani dan menghiburnya ... Dia berkata
akan menikahi gadisnya itu kalau gadisnya itu sudah bisa melihat dunia.
Suatu
hari, ada seseorang yang mendonorkan sepasang mata kepada gadisnya itu
yang akhirnya dia bisa melihat semua hal, termasuk kekasih gadisnya itu.
Kekasihnya
bertanya kepada gadisnya itu ,â Sayangggg ⦠sekarang kamu sudah bisa
melihat dunia. Apakah engkau mau menikah denganku?â
Gadis
itu terguncang saat melihat bahwa kekasihnya itu ternyata buta dan dia
menolak untuk menikahi si lelaki pacar-nya itu yg selama ini sudah
sangat setia sekali mendampingi hidupnya selama si gadis itu buta
matanya.
Dan
akhirnya si lelaki kekasihnya itu pergi dengan meneteskan air mata, dan
kemudian menuliskan sepucuk surat singkat kepada gadisnya itu,
âSayangku, tolong engkau jaga baik-baik ke-2 mata yg telah aku berikan
kepadamu.â
* * * * * Kisah
di atas memperlihatkan bagaimana pikiran manusia berubah saat status
dalam hidupnya berubah. Hanya sedikit orang yang ingat bagaimana
keadaan hidup sebelumnya dan lebih sedikit lagi yang ingat terhadap
siapa harus berterima kasih karena telah menyertai dan menopang bahkan
di saat yang paling menyakitkan.
Hari ini sebelum engkau berpikir untuk mengucapkan kata- kata kasar Ingatlah akan seseorang yang tidak bisa berbicara ...
Sebelum engkau mengeluh mengenai cita rasa makananmu, ingatlah akan seseorang yang tidak punya apapun untuk dimakan....Â
Sebelum
engkau mengeluh tentang seseoramg, ingatlah akan seseorang yang hidup
menangis kepada Tuhan untuk meminta penyembuhan sehingga suami/istrinya
tidak meninggalkan dirinya seorang diri ....
Hari
ini sebelum engkau mengeluh tentang hidupmu, ingatlah akan seseorang
yang begitu cepat pergi ke alam kubur dengan masih menyertakan
kemiskinannya.
Sebelum
engkau mengeluh tentang anak-anakmu Ingatlah akan seseorang yang begitu
mengharapkan kehadiran seorang anak, tetapi tidak mendapatnya.
Dan
ketika engkau lelah dan mengeluh tentang pekerjaanmu Ingatlah akan para
pengangguran, orang cacat dan mereka yang menginginkan pekerjaanmu.
Dan
ketika beban hidup tampaknya akan menjatuhkanmu, pasanglah senyuman di
wajahmu dan berterima kasihlah pada SANG HIDUP... karena engkau masih
hidup dan ada di dunia ini.
Hidup
adalah anugerah, syukurilah, jalanilah, nikmatilah dan isilah hidup ini
dengan sesuatu yg bermanfaat untuk umat manusia. ... Nikmatilah dan
beri yang terbaik di setiap detik dalam hidupmu, karena itu tidak akan
terulang lagi untuk waktumu selanjutnya.
* diambil dari blognya bunda Ria * Tks ya bun.
Apakah demonstrasi & turun ke jalan itu hal yang wajar? Temukan jawabannya di Yahoo! Answers! http://id.answers.yahoo.com - 8b.
-
Re: [Inspirasi] Lidah yang membuat luka
Posted by: "novi_ningsih" novi_ningsih@yahoo.com novi_ningsih
Mon Jun 8, 2009 2:11 am (PDT)
Terima kasih sudah membaginya di sini... mas Epri dan sudah menuliskan inspirasi ini buat Bunda Ria...
Sering tanpa sadar kita mengeluh dan mengeluh hingga lupa begitu banyak nikmat yang telah Dia beri... astaghfirullah...
Fuuuh...
SEMANGAAAAAAAAAAT
Spechless...
salam
novi :)
harus bersyukur dengan deadline2 yang ketat :D
--- In sekolah-kehidupan@yahoogroups. , Epri Saqib <epri_tsi@..com .> wrote:
>
> Dear All, mungkin bermanfaat, maaf bagi yg sdh pernah dapat.
> Salam Hangat
> Epri Tsaqib--------------- --------- --------- --------- --------
>
> Pada
> suatu hari ada seorang gadis buta yg sangat membenci dirinya sendiri,
> karena kebutaannya itu. Tidak hanya terhadap dirinya sendiri, tetapi
> dia juga membenci semua orang kecuali kekasihnya.
>
> Kekasihnya
> selalu ada disampingnya untuk menemani dan menghiburnya ... Dia berkata
> akan menikahi gadisnya itu kalau gadisnya itu sudah bisa melihat dunia.
> Suatu
> hari, ada seseorang yang mendonorkan sepasang mata kepada gadisnya itu
> yang akhirnya dia bisa melihat semua hal, termasuk kekasih gadisnya itu.
>
> Kekasihnya
> bertanya kepada gadisnya itu ,â Sayangggg ⦠sekarang kamu sudah bisa
> melihat dunia. Apakah engkau mau menikah denganku?â
>
> Gadis
> itu terguncang saat melihat bahwa kekasihnya itu ternyata buta dan dia
> menolak untuk menikahi si lelaki pacar-nya itu yg selama ini sudah
> sangat setia sekali mendampingi hidupnya selama si gadis itu buta
> matanya.
> Dan
> akhirnya si lelaki kekasihnya itu pergi dengan meneteskan air mata, dan
> kemudian menuliskan sepucuk surat singkat kepada gadisnya itu,
> âSayangku, tolong engkau jaga baik-baik ke-2 mata yg telah aku berikan
> kepadamu.â
>
> * * * * * Kisah
> di atas memperlihatkan bagaimana pikiran manusia berubah saat status
> dalam hidupnya berubah. Hanya sedikit orang yang ingat bagaimana
> keadaan hidup sebelumnya dan lebih sedikit lagi yang ingat terhadap
> siapa harus berterima kasih karena telah menyertai dan menopang bahkan
> di saat yang paling menyakitkan.
> Hari ini sebelum engkau berpikir untuk mengucapkan kata- kata kasar Ingatlah akan seseorang yang tidak bisa berbicara ...
> Sebelum engkau mengeluh mengenai cita rasa makananmu, ingatlah akan seseorang yang tidak punya apapun untuk dimakan....Â
> Sebelum
> engkau mengeluh tentang seseoramg, ingatlah akan seseorang yang hidup
> menangis kepada Tuhan untuk meminta penyembuhan sehingga suami/istrinya
> tidak meninggalkan dirinya seorang diri ....
> Hari
> ini sebelum engkau mengeluh tentang hidupmu, ingatlah akan seseorang
> yang begitu cepat pergi ke alam kubur dengan masih menyertakan
> kemiskinannya.
>
> Sebelum
> engkau mengeluh tentang anak-anakmu Ingatlah akan seseorang yang begitu
> mengharapkan kehadiran seorang anak, tetapi tidak mendapatnya.
>
> Dan
> ketika engkau lelah dan mengeluh tentang pekerjaanmu Ingatlah akan para
> pengangguran, orang cacat dan mereka yang menginginkan pekerjaanmu.
>
>
> Dan
> ketika beban hidup tampaknya akan menjatuhkanmu, pasanglah senyuman di
> wajahmu dan berterima kasihlah pada SANG HIDUP... karena engkau masih
> hidup dan ada di dunia ini.
>
> Hidup
> adalah anugerah, syukurilah, jalanilah, nikmatilah dan isilah hidup ini
> dengan sesuatu yg bermanfaat untuk umat manusia. ... Nikmatilah dan
> beri yang terbaik di setiap detik dalam hidupmu, karena itu tidak akan
> terulang lagi untuk waktumu selanjutnya.
>
>
>
> * diambil dari blognya bunda Ria * Tks ya bun.
>
>
>
> Apakah demonstrasi & turun ke jalan itu hal yang wajar? Temukan jawabannya di Yahoo! Answers! http://id.answers.yahoo.com
>
Need to Reply?
Click one of the "Reply" links to respond to a specific message in the Daily Digest.
MARKETPLACE
Change settings via the Web (Yahoo! ID required)
Change settings via email: Switch delivery to Individual | Switch format to Traditional
Visit Your Group | Yahoo! Groups Terms of Use | Unsubscribe
Tidak ada komentar:
Posting Komentar