Senin, 03 Mei 2010

[sekolah-kehidupan] Digest Number 3056

Messages In This Digest (10 Messages)

Messages

1.1.

File - Moderator Sekolah Kehidupan

Posted by: "sekolah-kehidupan@yahoogroups.com" sekolah-kehidupan@yahoogroups.com

Sun May 2, 2010 3:33 am (PDT)




(Moderator) INFO: Cara Mudah Baca Email

Para anggota milis sekolah-kehidupan Yth.,

Dari pengamatan yang kami lakukan, jumlah postingan yang masuk ke milis kita rata-rata 20-30 email sehari baik berupa artikel maupun postingan lainnya. Sehubungan dengan itu maka kami menyarankan bagi semua anggota agar email-box tidak cepat penuh maka disarankan agar mengubah status posting-emailnya dari individual email menjadi digest atau web-only. Tetapi dari pengalaman yang kami lakukan, hal yang terbaik bila kita memilih option web-only. Dengan pilihan ini maka kita hanya bisa membaca seluruh postingan dengan cara membuka mail site, juga untuk membalas postingan, serta mengirim email langsung ke si penulis.

1. Cara mengubah sistem info email dari individual email ke digest atau web-only
Ketik http://groups.yahoo.com/group/sekolah-kehidupan,
Sign in dulu, kemudian klik Edit Membership
Kemudian di bawah ubah pilihan dari individual email ke pilihan digest atau web-only.
Kemudian akhiri dengan klik tanda SAVE

2. Cara mudah untuk membuka mail-group.
Bila kita sudah ingin memilih dengan web-only, berarti informasi semua postingan harus
dilihat di mail site. Untuk itu ketik http://groups.yahoo.com/group/sekolah-kehidupan.
Sign in dulu, kemudian klik view all, untuk melihat semua postingan dari dulu yang paling
lama sampai yang terbaru.
Untuk memudahkan membuka mail-site kita di waktu-waktu berikutnya maka alamat mail
tadi yang di awali dengan http://....., sebaiknya di book-mark atau di masukkan dalam
daftar favorite (ada di ujung atas sebelah kiri layar monitor). Klik Favorites, dan add.

Demikian yang dapat disampaikan. Terima kasih.

Salam Hormat,
Moderator Bersama


2.

WSC Menggelar KARNAVAL KATA

Posted by: "Word Smart Center" wordsmartcenter@yahoo.com   wordsmartcenter

Sun May 2, 2010 6:13 am (PDT)



WSC Menggelar KARNAVAL KATA

CAIRO--Word Smart Center (WSC) menggelar acara KARNAVAL KATA di Griya Jateng, Nasr City Cairo. Acara yang dilaksanakan tanggal 30 April 2010 dengan tema "Meniti Visi Anak Bangsa 2018" ini, dihadiri oleh Duta Besar, Atdiknas KBRI Mesir, beberapa tokoh dan ratusan mahasiswa Indonesia Mesir. Acara ini dalam rangka peresmian WSC, pelantikan pengurus WSC periode 2010-2011, pengumuman pemenang lomba menulis JAIZAH DUBES, pemberian SMART Literary Award, wisuda Sekolah Menulis SMART, launching buku Quantum Motivation dan majalah WORD SMART.

Acara pembuka, pemutaran film dokumenter WSC berjudul VISI NABI NUH dan talk show bersama Imazahra Fatimah, penulis buku best seller Long Distance Love (LDL). Dalam talk show ini, Imazahra memaparkan proses kreatifnya terjun dalam dunia kepenulisan dan pembuatan buku LDL. Dia memotivasi para mahasiswa Indonesia dengan cara menceritakan pengalamannya berkunjung ke 15 negara sebagai berkah dari menulis. Bahkan, kehadirannya di Mesir dalam rangka menulis buku.

Acara itu selesai tepat adzan maghrib mengumandang. Setelah sholat dan acara selingan biola The Fiddle's bersama MisSane Talentist, acara wisuda Sekolah Menulis SMART. Sebelas peserta sekolah menulis dari 4 propinsi Mesir: Cairo, Zagazig, Manshurah, dan Tanta menerima sertifikat yang diberikan oleh salah satu mentornya, Teguh Hudaya, Lc.

Kemudian peresmian WSC. Founder WSC, Udo Yamin Majdi memberikan Prasasti Peresmian kepada Dubes, AM. Fachir. Dubes membacakan isi prasasti, "al-hamdililah setelah berjalan secara non-formal selama tiga tahun --tepatnya tanggal 25 Januari 2008-- Word Smart Center berawal dari mailing list wordsmart@yahoogroups.com [sekarang berubah menjadi wordsmartcenter@yahoogroups.com--red], maka pada hari ini Word Smart Center berdiri secara resmi untuk membangun Indonesia Mulia, Cerdas, Mandiri dan Kreatif lewat dunia leterasi." Peresmian ini sekaligus pelantikan. MC memanggil satu persatu 13 dewan pengurus WSC periode 2010-2011. Mereka berdiri di depan Udo Yamin Majdi untuk melantik dan menuntun mereka membaca ikrar.

Tibalah pengumuman lomba menulis JAIZAH DUBES. Udo Yamin --sebagai perwakilan tim juri Mesir dan tim juri Indonesia, penerbit Mizan-- mengumumkan dan memberitahu standar penilaian. Pemenang katagori menulis buku: juara I "The Love Empire" karya M. Irja Nasrullah Majid, juara II "Risalah Pernikahan: Menyibak Rahasia di Balik Kehidupan Rumah Tangga Rasulullah Saw." karya Kopri Nurzen, dan "Jejak Cinta Kota Debu" karya Mayyadah hadiah. Masing-masing mendapatkan hadiah: Le.1500, Le.1250 dan Le. 1000. Sedangkan katagori esai kisah nyata dimenangkan oleh: juara I "Karena Aku Wanita" karya Martina Purna Nisa, juara II "Melukis Cerita di Tengah Badai Derita" karya  M. Hidayatullah, dan "Jelmaan Malaikat" karya Ummi Kultsum. Dengan hadiah Le.300, Le.200, dan Le.100.

Sebelum Dubes memberikan ucapan selamat untuk WSC, pengurus dan pemenang lomba, beliau mempersilahkan Atase Pendidikan Nasional, Prof. Dr. Sangidu Asofa. Bapak Sangidu membahas ragam bahasa: bahasa sastra, bahasa jurnalistik dan bahasa ilmiah. Beliau juga mengingatkan kepada para mahasiswa untuk segera mengikuti lomba menulis artikel populer KBRI Cairo dengan tema "Kontribusi Pelajar Indonesia di luar negeri untuk pendidikan nasional". Juara 1 dan 2 akan dikirim ke Australia untuk mewakili Pelajar dan Mahasiswa Indonesia di Mesir dalam acara Konferensi Internasional Pelajar Indonesia 2010 (KIPI) di Victoria University, Melbourne, Australia pada tanggal 16-18 Juli 2010.

Dubes memotivasi para mahasiswa untuk menulis. Beliau menceritakan, meskipun sudah menjadi dubes, beliau tetap belajar dan menulis, diantaranya menulis di harian Kompas. Bahkan beliau membawa draft naskah edisi Arab buku tentang hubungan antara Mesir dan Indonesia yang telah diterbit oleh KBRI. "Selamat untuk WSC dan kami siap dukung!" kata Dubes mengakhiri pembicaraannya.

Selesai acara selingan teatrikal pusi dari Rumah Budaya AKAR langsung launching buku Quantum Motivation: Melejitkan Potensi Biasa Menjadi Luar Biasa karya Miftahurrahman el-Banjary. Dalam launching ini penulis sekaligus menejer utama WSC periode 2010-2011 lewat slide menjelaskan isi buku. Buku terbitan Word Smart Media ini mendapat respon luar biasa dari pengunjung KARNAVAL KATA.

Pemberian SMART Literary Award. Katagori individu: Indra Gunawan, Lc. (pengarang fiksi terbaik), Desi Hanara (penulis non-fiksi terbaik), Farhan Kourniawan (jurnalis terbaik), Dr. Fadholan Musyaffa' al-Mu'thi (peneliti terbaik), Ahmad Ginanjar Sya'ban (penerjemah terbaik), Ahmad David Khalilurrahman (penyair terbaik), Muhammad Tabroni Basya (budayawan terbaik), Agus Solehudin (lay outer terbaik), A. Syauqu Habibie (designer terbaik) dan Ahmad Khoiry (webmaster terbaik). Katagori organisasi: Studi Informasi Alam Islami (SINAI), Forum Lingkar Pena (FLP) Mesir dan Rumah Budaya AKAR. Katagori MEDIA: Informatika dan Trobosan. Piagam penghargaan diberikan oleh sekretaris WSC 2008-2010, Rashid Satari.

Berikutnya launching Majalah WORD SMART. Pemred, M. Khozin dan Koordinator divisi media-info WSC, Zulfahani menjelaskan tentang isi majalah. Mereka menyampaikan bahwa majalah ini akan memposisikan diri sebagai majalah kepenulisan dan perbukuan, berbeda dengan media mahasiswa Indonesia dan sarana untuk menyuarakan visi, misi, strategi serta berbagai kegiatan WSC.

Sebagai acara puncak KARNAVAL KATA, penampilan akustik AKAR band dan menyanyikan lagu mars WSC. Ibrahim yang menulis lirik lagu mars WSC, memimpin langsung menyanyi bersama. Acara pun ditutup oleh MC, Dede Permana dan Nike. (uym/sns)

3.

Mari Bergabung di Milis Konsultasi Anak

Posted by: "dr Dito" ditoanurogo@gmail.com   d17o

Sun May 2, 2010 6:15 am (PDT)



Hallo

Kami Ajak anda untuk bergabung dalam mailist konsultasi anak:
Konsultasi-Anak-subscribe@yahoogroups.com

Dalam mailist ini akan dibahas bersama-sama seputar permasalahan anak mulai
dari usia 0 tahun sampai 17 tahun, mulai dari penyakit dan penanganannya,
kesehatan pencegahan dan pengobatannya, psikologi dan konsultasinya, sikap
dan kebiasaannya, pendidikan dan caranya. semuanya akan dibahas habis dengan
cara berbagi ilmu dan pengalaman sesama member.

Bila anda tertarik utk berbagi masalah dan berbagi solusi tentang anak kita,
silahkan kirimkan e-mail kosong ke:
Konsultasi-Anak-subscribe@yahoogroups.com

Anak anda dan anak kita adalah anak jamannya, maka penanganannya harus
sesuai dengan situasi dan kondisi yang ada, bukan berdasar selera kita

Salam & sampai jumpa di mailist

Teman barumu,

dr. Dito Anurogo
4.

[puisi] Berkurang Satu: Selamat Milad Fiyan Arjun

Posted by: "fiyan arjun" fiyanarjun@gmail.com

Sun May 2, 2010 6:18 am (PDT)



Berkurang Satu

: Selamat Milad Fiyan Arjun

Rasanya baru kemari kakiku

berpijak di muka bumi ini

Sambil berlari kucoba

menggapai matahari

Tanpa kusadari

Ternyata jiwaku satupersatu

runtuh diterpa angkara

Lebih lengkap klik link dibawah ini:
http://www.facebook.com/home.php?#!/notes/fiyan-arjun/puisi-lelaki-berkurang-satu-selamat-milad-fiyan-arjun/390583332907

Salam
5.

Artikel: Demonstrasi Karyawan Yang Disukai Perusahaan

Posted by: "Dadang Kadarusman" dkadarusman@yahoo.com   dkadarusman

Sun May 2, 2010 7:11 am (PDT)



Artikel: Demonstrasi Karyawan Yang Disukai Perusahaan   
 
Hore,
Hari Baru!
Teman-teman.
 
Tanggal 1 Mei ditetapkan sebagai hari buruh sedunia. Setiap kali memperingatinya,  para buruh sedunia melakukan demonstrasi untuk menuntut perbaikan nasib mereka. Sayangnya kita sering melihat demontrasi buruh itu cenderung menjadi kegiatan kontra produktif. Terutama karena buruh nyaris selalu dicitrakan sebagai lawan bagi management. Ini ironis. Karena pakem ilmu management mengatakan bahwa buruh itu adalah aset terpenting bagi perusahaan. Tetapi, antara buruh dengan menangement seolah nyaris selalu berseberangan.
 
Ironi yang kedua adalah, kita sering dikelirukan oleh definisi ’buruh’ yang salah. Menurut anggapan kita, buruh adalah pegawai kelas rendah di perusahaan. Padahal, sekalipun Anda seorang Direktur Utama sebenarnya Anda juga adalah buruh seperti mereka. Bedanya? Anda menduduki posisi yang tinggi, sedangkan mereka berada pada strata yang paling rendah. Paradigma ini penting, supaya kita bisa mendudukan permasalahan buruh ini pada proporsi yang tepat. Selama management belum benar-benar memandang buruh sebagai aset paling penting perusahaan, kita tidak akan pernah bisa menemukan keselarasan. Mengapa demikian? Karena dengan sudut pandang itu management tidak akan memperlakukan buruh dengan baik. Sedangkan buruh, akan terus menerus merongrong melalui tuntutan-tuntutan atas perbaikan nasib dan kesejahteraan.
 
Salah satu penyebab utama mengapa para buruh memilih untuk turun ke jalan adalah karena mereka tidak memiliki nilai tawar di ruang-ruang pertemuan. Sehingga jalan menjadi satu-satunya arena pelampiasan. Padahal setiap kali buruh melakukan demonstrasi, lebih banyak lagi pihak yang mengalami kerugian. Apakah buruh tidak boleh turun ke jalan? Kadang-kadang turun ke jalan bisa menjadi pendobrak pintu para pengambil keputusan yang terlalu angkuh dalam ketertutupannya. Para penyelenggara negara juga terkadang harus digedor dengan kehebohan besar sebelum memainkan perannya sebagai regulator tertinggi. Namun, kita harus sudah mulai memikirkan strategi demonstrasi yang lebih efektif. Yaitu, proses demonstrasi yang tidak usah berdarah-darah. Tidak menimbulkan kehebohan, serta tidak menyebabkan tertundanya proses produksi perusahaan. Apakah bisa melakukan demo yang demikian? Bisa. Mari saya tunjukkan.
 
Pertama-tama, kita mesti memahami sistem nilai (believe) yang digunakan dalam pengelolaan bisnis perusahaan. Ada 3 sistem nilai utama yang dipegang teguh oleh petinggi perusahaan manapun. Pertama, penghematan biaya (cost effectiveness). Kedua, pengoptimalan produksi (productivity). Dan yang ketiga, daya saing (competitiveness).
 
Posisi karyawan memiliki keterkaitan langsung terhadap ketiga believes itu. Makanya, memberikan gaji serendah mungkin dan menekan ongkos kesejahteraan karyawan menjadi jalan pintas yang masih diterapkan dibeberapa perusahaan. Hal ini berkaitan dengan sistem nilai pertama dan kedua.
 
Bagaimana dengan yang ketiga? Perusahaan apapun, keberlangsungan bisnis jangka panjangnya sangat ditentukan oleh kemampuan mereka untuk bersaing. Oleh karenanya, daya saing atau competitivesness merupakan agenda yang menempati posisi tertinggi didalam benak para pengambil keputusan atau top management. Sedangkan daya saing itu, tidak pernah bisa dilepaskan dari peran para karyawan. Oleh sebab itu, jika perusahaan ingin memiliki daya saing yang tinggi maka satu-satunya cara adalah dengan memiliki karyawan yang berkualitas tinggi.
 
Setelah memahami ketiga believes itu, mari kita mulai merancang strategi untuk melakukan demo karyawan yang lebih efektif. Dimulai dengan visi. Setiap demo karyawan harus mengikuti visi yang berbunyi: ”Menjadikan Karyawan Sebagai Mitra Sejajar Bagi Perusahaan”. Selanjutnya, misi. Setiap pelaku demo karyawan harus berpegang teguh kepada misi yang berbunyi: ”Melakukan demonstrasi secara simpatik dan elegan untuk memperjuangkan kepentingan karyawan dan perusahaan”. Setelah itu, barulah kita membuat grand strategynya, yaitu: ”Bergerak mengikuti alur berpikir para pengelola perusahaan”.
 
Visi dan misi membantu kita untuk menjaga agar demonstrasi karyawan tetap berada dalam koridor yang benar. Sedangkan strategy memberikan arahan tentang pelaksanaan demo itu dilapangan. Mari kita membahas taktik demo efektif sesuai dengan grand strategy yang kita rancang diatas. Kita sudah mengetahui alur berpikir para top management, yang tiada lain adalah ketiga believes yang sudah kita bahas tadi. Jika kita mampu mendukung usaha-usaha top management untuk mewujudkan ketiga believes itu, maka kita akan bisa mewujudkan Visi untuk menjadikan karyawan sebagai mitra sejajar perusahaan. Bagiamana implementasinya? Mari, akan saya beberkan.
 
Cost effectivess (believe pertama). Para karyawan harus memahami bahwa top management yang hebat sudah sejak lama menyadari jika penghematan biaya itu tidak hanya bisa dilakukan dengan cara membayar gaji dan kompensasi yang rendah kepada karyawan. Justru yang paling utama adalah memperbaiki proses produksi, atau proses bisnis yang selama ini diterapkan. Dibagian mana karyawan bisa berdemo? Karyawan mengambil bagian dengan cara mendemonstrasikan kemauan untuk memperbaiki cara mereka melakukan pekerjaan.
 
Misalnya, apakah sebagai seorang karyawan saat ini anda sudah bekerja dengan sebaik-baiknya? Jika anda masih sering mengobrol dengan teman pada saat mesin sedang beroperasi, maka itu menunjukkan bahwa cara anda bekerja menimbulkan resiko biaya bagi perusahaan. Jika terjadi kegagalan produksi gara-gara kelalain anda itu, maka tujuan top management tidak tercapai. Contoh lain yang terjadi di pabrik; seorang karyawati mengalami kecelakaan kerja karena membiarkan rambutnya terurai panjang pada saat mengoperasikan mesin pemintal benang. Karena kecelakaan itu, mesin berhenti berproduksi dan perusahaan harus mengeluarkan biaya pengobatan. Hal-hal semacam ini, bisa dihindari jika seluruh karyawan mendemonstrasikan perilaku yang tepat ditempat kerja. Mengindahkan peraturan perusahaan. Dan menyokong usaha perusahaan untuk mewujudkan zero accident. Itu adalah contoh pelaksanaan demonstrasi sejalan dengan believes top management yang pertama.
 
Productivity (believe kedua). Para karyawan harus menyadari bahwa para pemegang jabatan tinggi diperusahaan harus mempertanggungjawabkan kepemimpinannya dihadapan para pemegang saham. Sedangkan ukuran realistis bagi para pemegang saham adalah sampai sejauh mana uang yang diinvestasikannya menghasilkan keuntungan. Itu berkaitan dengan produktivitas. Dibagian mana karyawan bisa berdemo? Karyawan mengambil bagian dengan cara mendemonstrasikan komitmen mereka untuk memperhatikan kualitas kerja dan penggunaan jam kerja yang diamanatkan oleh perusahaan.
 
Misalnya, apakah sebagai seorang karyawan saat ini anda sudah mengedepankan kualitas kerja daripada melakukannya secara asal-asalan? Jika anda masih sering terlambat masuk ke kantor, atau mengambil waktu jam makan siang lebih lama dari yang seharusnya, maka itu menunjukkan bahwa cara anda bekerja menimbulkan jatuhnya tingkat produktivitas perusahaan. Jika produktivitas perusahaan tetap rendah setelah pekerjaan itu diberikan kepada Anda, maka tujuan top management tidak tercapai. Contoh lain yang terjadi di kantor-kantor; seorang karyawan kepergok atasannya bermain games komputer pada jam kerja. Karena itu, waktu kerjanya menjadi berkurang, dan tentu saja produktivitas pun berkurang. Hal-hal semacam ini, bisa dihindari jika seluruh karyawan mendemonstrasikan komitmen yang tinggi terhadap pekerjaan. Bekerja sungguh-sungguh. Dan menyokong usaha perusahaan untuk meningkatkan produktivitas. Itu adalah contoh pelaksanaan demonstrasi sejalan dengan believes top
management yang kedua.
 
Competitiveness (believe ketiga). Para karyawan harus menyadari bahwa perusahaan tidak akan bisa bertahan jika kalah bersaing dari lawan-lawannya. Jadi, jika top management memaksa kita untuk tangguh dalam bersaing sebenarnya mereka sedang memperjuangkan kepentingan kita juga. Dibagian mana karyawan bisa berdemo? Karyawan mengambil bagian dengan cara mendemonstrasikan kesediaan untuk mencurahkan seluruh kemampuan yang dimilikinya, serta berupaya untuk terus menerus meningkatkan diri.
 
Misalnya, apakah sebagai seorang karyawan saat ini anda sudah mengoptimalkan potensi diri anda dalam menangani pekerjaan? Juga perlu direnungkan apakah Anda terus memacu diri untuk belajar dan mengasah keahlian? Jika anda masih berkutat dengan sekedar memenuhi job-description, maka itu menunjukkan bahwa cara anda bekerja menempatkan perusahaan pada kelompok mediocre, alias tidak memiliki keunggulan. Jika para karyawannya hanya bekerja sebatas itu, maka tujuan top management tidak tercapai. Contoh lain yang terjadi di lingkungan kerja adalah; seorang karyawan mengeluh ketika kepadanya diserahkan tugas yang lebih banyak. Menurutnya, gaji kecil kok harus kerja banyak? Karena sikapnya seperti itu, maka karyawan yang hebat diperusahaan lain akan dengan sangat mudah mengalahkan mereka. Hal-hal semacam ini, bisa dihindari jika seluruh karyawan mendemonstrasikan dedikasi yang tinggi kepada profesi dan diri mereka sendiri. Mendorong proses pertumbuhan perusahaan.
Dan menyokong usaha perusahaan untuk meningkatkan kualitas sumberdaya manusianya. Itu adalah contoh pelaksanaan demonstrasi sejalan dengan believes top management yang ketiga.
 
Tidak ada top management yang akan menentang jika Anda bisa melakukan demo seperti itu. Artinya, itulah cara berdemo yang efektif bagi para buruh. Sebab, ketika buruh bisa berdomo dengan cara seperti itu; maka managament bukan sekedar bersedia memberikan gaji yang anda tuntut. Mereka akan membayar anda jauh lebih tinggi dari itu. Memberi fasilitas yang melimpah. Serta membuka kesempatan yang seluas-luasnya.
 
Sekarang, kepada Anda sudah disodorkan alternatif berdemo yang jauh lebih baik dan lebih efektif. Silakan tentukan sendiri, cara berdemo mana yang akan Anda pilih. Cara lama yang menguras begitu banyak energi, kehebohan dan kericuhan itu? Atau, cara baru yang saya tawarkan disini. Jika Anda memilih cara baru ini, saya mengucapkan selamat. Karena pada tahap ini, nilai diri Anda sebagai seorang karyawan sudah menanjak tinggi. Bagaimana jika setelah melakukan semua itu perusahaan tetap menyepelekan kita? Tenang saja. Sebab, jika Anda mengikuti strategi demonstrasi ini dengan baik, maka Anda akan menjadi karyawan yang sangat handal. Sehingga di pasar tenaga kerja; harga anda, sangatlah mahal.
 
Mari Berbagi Semangat!
Dadang Kadarusman
Penulis Buku: “Ketika Kuda, Semut Dan Gajah Bekerja”  
www.bukudadang.com/  dan www.dadangkadarusman.com/   
 
Catatan Kaki:
Kita tidak pernah tahu, pada langkah keberapa keberhasilan itu akan menjadi milik kita. Sama seperti halnya para pemecah batu yang tidak tahu pada pukulan keberapa batu besar itu bisa terbelah menjadi dua.
 
Melalui project Mari Berbagi Semangat! (MBS!) sekarang buku saya yang berjudul ”Belajar Sukses Kepada Alam” versi Bahasa Indonesia dapat diperoleh secara GRATIS. Jika Anda ingin mendapatkan ebook tersebut secara gratis silakan kunjungi www.bukudadang.com
--------------------------------
Buku terbaru Dadang Kadarusman "Melampaui keserakahan Seekor Nyamuk" sudah bisa dipesan di http://www.bukudadang.com/

6.

Cerita Kecil: Sepatu Baruku Tak Baru Lagi

Posted by: "dhank Ari" dhank_ari@yahoo.com   dhank_ari

Sun May 2, 2010 11:02 am (PDT)




13 April 2010

Siang itu, seperti biasa saya memasang mata jauh ke depan di balik
kemudi. Tepatnya, di jalan Wijaya, Jakarta Selatan.

Lampu merah persimpangan membuat kaki saya perlahan menginjak rem dan
mobil pun berhenti. Di depan saya, sebuah truk sampah yang sudah penuh
lebih dahulu berhenti. Dua orang lelaki duduk kelelahan di atas tumpukan sampah yang menggunung, hasil pengumpulan dari bagian kecil Jakarta.

Tak lama, saya lihat mereka berbincang. Masih dengan rona lelah yang
ingin segera mereka usir dengan seteguk air putih dingin dan sebungkus
nasi rames sederhana.

Lelaki yang duduk di ujung kiri truk lantas mengambil sesuatu dari
tumpukan sampah di sebelah kirinya, yang tak terlihat dari sudut pandang saya, dan menyerahkannya pada lelaki kedua yang duduk di ujung kanan
truk.

Ternyata, benda itu adalah sebuah sepatu. Dari kejauhan, saya melihatnya seperti sepatu converse atau sepatu warrior yang pernah saya kenakan
dulu sebagai sepatu wajib ketika sekolah.

Setengah ragu, lelaki kedua itu akhirnya mengambil sepatu yang sudah
diacungkan di depan mukanya. Ia mengamati sepatu itu sambil sesekali
berbicara pada lelaki pertama. Saya tak kuasa mengira-ngira isi
ucapannya, hanya mengamati saja sambil menunggu lampu merah yang
biasanya memang bertahan lama.

Lelaki kedua terus berbicara sambil membolak-balik sepatu itu. Perlahan, ia kemudian membuka sandal jepitnya dan mencoba untuk memasangkan
sepatu itu di kakinya.

Terlihat wajah kegembiraan di wajahnya.

Sepatu itu rupanya muat di kakinya. Lelaki itu tertawa girang. Mimiknya
menyerupai akting Brendan Fraser saat menemukan harta karun peninggalan
Mesir Kuno di film Mummy.

Tapi, lelaki kedua tak berhenti di situ. Dengan penuh antusias, ia
lantas mencari sepatu pasangannya.
Mungkin, akan lebih baik kalau ada pasangannya. Ia bisa memakainya untuk menemui sang kekasih dan mengajaknya jalan-jalan. Atau pergi
mengunjungi orang tua di kampung. Atau untuk sekedar cuci mata di pusat
pertokoan pinggiran.

Setelah mengaduk beberapa lama, sepatu pasangannya itu pun ia temukan.
Ia bertambah girang dan bergegas memasangkannya pada kakinya yang
otomatis terbuka dari sandal jepitnya.

Cocok!

Dan belanja siang hari itu pun usai sudah. Lelaki kedua kini punya
sepatu baru, tanpa perlu malu menunggu diskon di sebuah mal mewah
berpendingin yang seringkali dipenuhi orang-orang yang lebih berduit dan ingin belanja namun tetap mengejar aneka diskon produk.

Saya, mendadak lupa pada mewahnya departemen store atau mal yang biasa
saya kunjungi untuk belanja, hampir apa saja, mulai dari korek kuping
sampai komputer. Saya mendadak lupa bagaimana rasanya bergembira selesai belanja sesuatu yang saya suka betul. Saya mendadak ingin berterima
kasih pada orang yang membuang sepatunya itu, karena saya sendiri
mungkin tak sebaik dia.

Buktinya, saya masih menyimpan beberapa sepatu usang yang sudah lama tak saya pakai.

Jakarta, dhank Ari

7.

[catatan lelaki] Naskah Yang Tak Tersentuh Hati Itu Membuatku Terus

Posted by: "bujang kumbang" bujangkumbang@yahoo.co.id   bujangkumbang

Sun May 2, 2010 5:13 pm (PDT)



Sebuah Risalah Cinta Untuk Si Tukang Cerita

Fiyan Arjun

Prolog:

“Sebagai
seorang penulis saya telah berbicara terlampau panjang. Seorang penulis
mestinya menulis apa yang harus dikatakan dan bukan membicarakannya.”
[Pidato Penerimaan Nobel, 1954, Ernest Hemingway]

Halnya dengan
saya! Saya tak akan [mampu] bisa berbicara terlalu panjangâ€"dalam hal
ini essai yang saya tulis mengenai sepak terjang seorang yang dijuluki
Lokomotif Penulis Muda Indonesia.1] Seorang Helvy Tiana Rosa dan
dunianya.

Kenapa saya katakan dunianya? Ups, ma’af maksud saya
kenapa saya menulis seperti ituâ€"sebagai penulis saya tentu akan
menulisnya bukan membicarakannya, bukan? Sebab, siapa tak kenal beliau
di nusantara ini? Jika tak mengenal beliau tentu ia bukanlah seorang
pencinta dunia literasi. Atau, seorang penulis gaul. Hare gene nggak
kenal Helvy Tiana Rosa? Wah, sedih banget ya! Kemana aje yee selama
ini! Tentu cap-an seperti itu tentu akan menempel dalam diri jika sama
sekali tidak mengetahui betul sosok tentang beliau! Padahal berapa
banyak karya-karya yang sudah ia tulis dan di hasilkannya dari tangan
dinginnya dalam menuangkan sebuah cerita [karya] dalam bentuk tulisan.
Entah itu dalam potongan bait puisi, cerita pendek, novel maupun
essainya. Begitu down to earth di nusantara ini. Itu bagi yang mengenal
dan mengetahui sosok dan dunia beliau. Jadi tidak salah jika saya
mengatakan Helvy Tiana Rosa adalah seorang Tukang Cerita!

Dan
lebih untungnya lagi saya sangat mengenal sosok dan dunia yang ia
gelutiâ€"sejak dirinya masih memakai almamater kuning di UI beserta
kawan-kawan seperjuangannya. Begitu sangat peduli ia dengan dunia
literasi [sastra]. Dunia tulis-menulis Maka tidak salah jika saya
menyampaikan sebuah risalah cinta untuknya. Lagi-lagi bukan
menyampaikan tetapi menuliskannya. Dan inilah sebuah risalah cinta yang
saya dedikasikan untuk beliau. Si Tukang Cerita dan Si Lokomotif
Penulis Muda Indonesia1]. Terimalah persembahan sebuah risalah cinta
dari saya ini.

Risalah Cinta Pertama: Kau Dan Awal Menulis: Patah Hati!

Tahukah engkau apa itu cinta?
Engkau menenggelamkan dirimu pada mata.
[Helvy Tiana Rosa]

Kalau
saya mengingatnya kembali. Ehem…maksud saya pertama kali membaca awal
tulisannya, saya sempat tersenyum simpul sendiri ketika usai membaca di
diary elektronik [baca : blog] pribadinya di sana. Ternyata awal
[karir] ia menulis itu berawal dari sana ya? Patah hati! Hmm…terharu
sekali saya usai membacanya. Saya kira penulis itu dilarang jatuh
cinta. Dilarang menyukai lawan jenis ternyata tidak juga ya? Kalau
tidak begitu bukan manusia normal dong. Iyakan? Saling jatuh hati.
Jatuh cinta. Prikitiew, begitu anak muda sekarang mengatakannya!

O…iya,
iya penulis itu juga manusia-kan? Patut jatuh cinta. Ya, walau
ujug-ujugnya nanti pahit yang diterima. Alias, patah hati. Pun seorang
Helvy Tiana Rosa saat ituâ€"pernah mengalaminya di bangku sekolah. Masih
berstatus dan memakai seragam putih abu-abu. Ternyata masa putih
abu-abu yang dialaminya begitu indah juga ya? Walau pun kenyataan
endingnya tak berjalan mulus. Namun dari sanalah seorang Helvy Tiana
Rosa mengawali awal buah pikirannya itu untuk dituangkan dalam bentuk
tulisan yang begitu nan indah dan berirama. Seperti kehidupan masa-masa
putih abu-abu dialaminya saat itu. Rasa nano-nano. Ada suka, gembira
dan duka. Tetapi tetap saja walau sedang berduka [patah hati]â€"dalam
dirinya sudah tertanam kemampuan untuk menulis sejak awal [tahap] karir
di dalam tulis menulis. Mampu menulis rangkaian kata yang begitu indah.
Menyisakan rasa untuk dicinta. Hmm…indahnya menjadi seorang penulis.
Menjadi tukang cerita!

Risalah Cinta Kedua: Kau dan Sejarah Berdirinya Forum Lingkar Pena [Forum Kepenulisan]

“Apakah Forum Lingkar Pena Itu? Sebuah Pabrik Penulis Cerita” [Koran Tempo]2]
“Forum Lingkar Pena sangat fenomenal. FLP adalah hadiah Tuhan untuk Indonesia.” [Taufik Ismailâ€"Penyair]3]

Tahun
1997 kau, Asma Nadia, Muthmainah serta beberapa teman dari Fakultas
Sastra Indonesia [UI] bertemu di Masjid Ukhuwah Islamiyah, Universitas
Indonesia. Ya, itulah awal berdirinya Forum Kepenulisan yang sudah
mendunia sampai saat ini. Dan itu semua adalah hasil kerja keras kau
beserta teman-teman seperjuangan. Karena untuk kebutuhan mendesak
masyarakat akan kebutuhan bacaan yang bermutu. Itu semua karena jiwa
kepedulian kau yang begitu luhur terhadap masyarakat khususnya para
anak muda yang intesitas menulis dan membaca yang sangat rendah. Tetapi
dengan kegigihan kau akhirnya tercapai cita-cita mulia itu hingga
sekarang.

Akhirnya, pada tanggal 22 Februari 1977 berdirilah
Forum Lingkar Pena dan kau terpilih sebagai Ketua Umum saat itu. Ya,
ketika saya tahu pada saat berdirinya saat itu hanya beberapa
segilintir orang yang mengikuti forum kepenulisan tersebut. Hanya 30
orang saja! Tetapi bagi saya itu merupakan awal dari sebuah kemajuan.
Mungkin tanpa kau, saya khususnya mungkin tidak tahu apa itu FLP? Dan
ketika saya mengetahui betapa terharu saya ketika saya bergabung di
salah satu cabangnya di FLP yang bertepatan di Jakarta. Ternyata begitu
banyak para mujahid pena yang begitu antusias menjadi seorang penulis
seperti diri kau, Helvy Tiana Rosa.

Lalu yang membuat saya
ternganga ternyata pendiri forum kepenulisan tersebut didirikan oleh
sekelompok para akhwat yang cantik-cantik. Benarkan? Hmm…sungguh patut
saya akui ternyata kau beserta akhwat yang lainnya memiliki pemikiran
yang matang. Terima kasih sudah mengenalkan saya kepada FLP saat ini.
Terima kasih segala-galanya saya ucapkan!

Risalah Cinta Ketiga: Kau dan Perempuan Aneh dalam Angkot KWK 02

Ketika bahasa tak lagi
percaya pada kata
apakah yang masih bisa
kita ucap?
:cinta
[ Catatan Pernikahanâ€"Helvy Tiana Rosa]

Sampai
saat ini saya masih mengingatnya. Dan tak akan pernah saya lupa dengan
cerita itu. Tentang seorang perempuan aneh disaat ia temui di sebuah
angkot seusai mengadakan syuro dengan kawan-kawan seperjuangannya.
Sungguh saya benar-benar takjub. Tak akan mempercayai itu. Ia
benar-benar seorang pecerita yang begitu luhur. Peduli dengan
sesamaâ€"dan tanpa harus mengenal lebih dahulu. Halnya perempuan aneh di
angkot itu. Ia menegurnya tanpa sedikitpun malu apalagi sungkan kepada
orang-orang yang ada di sekitarnya [penumpang angkot] saat itu. Jujur
saya pasti akan melakukan hal yang sama. seperti orang-orang yang
berada di dalam angkot itu. I don’t care! Tak mau tahu menahu dan tak
mau mencari tahu. Siapa perempuan aneh itu. Dan saya akan memalingkan
muka!

Lalu bagaimana dengan seorang Helvy Tiana Rosa?

Ia
malah sebaliknya, mendekati dan menegurnya perempuan aneh itu walau pun
di sekitarnya saat itu banyak mata menyorotinya. Kenapa ia begitu
peduli dengan perempuan itu. Malah ia seperti mendapatkan kawan baru
sajaâ€"dalam perjalanan itu. Lagi-lagi sungguh saya patut menggenapkan
jempol saya. Bukan satu tetapi empat jempo kalau perlu. Baik dua jempol
tangan saya dan ditambah dengan dua jempol kaki saya. Klop!

Itu
semua karena apa? Cinta. Cinta yang ada pada dirinya. Cinta yang
tersemayam dalam kalbunya terhadap sesamaâ€"yang ia lakukan dan
dipraktekan dalam kehidupan sehari-hari. Hmm…amazing sekali. Padahal
belum tentu orang yang berada saat ituâ€"bisa semacam dirinya bisa
melakukan itu semua. Sebab, karena cinta sudah tertanam dalam lubuk
hatinya…Ia seorang tukang cerita yang mempunyai hati terbuat dari emas.
Ya, semoga semua kebaikan yang ia tebarkan bisa mengantarkan dirinya ke
SurgaNya…./\min!

Risalah Cinta Keempat: Kau, Tentang Buku dan Menulis

Saya
masih ingat sekali ketika saya membeli karya [buku] Helvy Tiana
Rosaâ€"dalam sebuah karyanya berbentuk kumpulan tentang pengalaman
kehidupannya yang inspiratif di sebuah lauching buku di pertokoan
bukuâ€"dan masih dibilangan Jakarta. Saya membeli buku “Sebuah Cinta
Untukmu” sebuah karya yang menurut saya begitu inspiratif. Hingga saya
lahap sampai habis…Hmm…maksud saya dibaca bukan menuliskannya. Betul,
buku itu sampai tuntas saya baca hingga memberi kesan terdalam di dalam
diri saya. Dan tahu tidakâ€"begitu saya usai membaca buku ituâ€"ada kisah
yang membuat saya terenyuh sekaligus terkejut. Dan itu ada dibagian
buku tersebut. Kalau tidak salah di dalam sub judul: “Tentang Buku
Menulis” di salah satu judulnya “Buku-Buku Cinta”. Dimana saya
menemukan kisah yang sangat menyentuh saya.

Dalam kisah itu
mengisahkan betapa nestapanya hidup seorang penulis [sastrawan] yang
cukup diperhitungkan pada tahun 1950-anâ€"dalam masanya saat itu hingga
di hari tuanya sangat menderita. Saya yang membacanya sungguh terharu
hingga sampai meneteskan airmata. Sebegitunyakah nasib penulis di hari
tuanya? Sungguh miris bila [masih] ada seperti itu! Dan saya berpikir
apakah nasib seorang Helvy Tiana Rosa seperti itu juga? Saya harap
jangan!

Dan tahu tidak seusai saya membaca kisah itu saya
langsung mendapatkan inspirasi sekaligus menginpspirasikan saya untuk
mengulang kembali menulis ke dalam kisah tersebut oleh tangan saya.
Saya membuat kisah pendeknya. Atau, cerita pendek [cerpen] dengan judul
“Pena Yang Terbuang”. Dan, alhamdulillah ketika saya me-recycle kembali
dalam bentuk cerita pendek mengenai kisah seorang penulis yang hidupnya
di hari tuanya sangat membuat hati nelangsa ketika melihatnya.

Ya,
karya [cerpen] saya itu dimuat di majalah Al-Mujtama. Betapa senang
saya saat itu ketika cerpen hasil inspirasi dari saya membaca buku
kumpulan kisah perjalanan seorang Helvy Tiana Rosa karya saya bisa
dimuat dan diterima. Hmm…betapa suka rianya saya saat itu. Dan hingga
saya berpikir suatu saat nanti hidup seorang penulis bisa terjamin.
Begitu juga dengan saya! Prikitiew… Dan jangan sampai seperti saya baca
dalam buku tersebut. Merana. Menderita. Hanya bisa menjual es lilin
untuk menyambung hidupnya. Miris sekali.

Sekali lagi saya
berharap tidak ada lagi penulis atau mantan penulis yang hidupnya
sengsara! Saya harap! Karena saya mendukung sekali ketika adanya
sokongan diantara para penulis dengan membuat dan mengadakan antologi
amal bersama semata-mata untuk menolong sesama khususnya antara
penulis. Halnya dilakukan oleh seorang Helvy Tiana Rosa beserta
kawan-kawan seperjuangannya. Hmm…majulah wahai para mujahid pena!

Risalah Kelima sekaligus Terakhir: Aku, Ulang Tahunku dan Kau.

“Sekarang ada peserta workshop yang sedang ulang tahun pada hari ini. Coba kita beri selamat untuknya ya.”

Kurang
lebihnya begitulah yang saya tahu. Untuk selanjutnya saya tidak begitu
ingat. Karena daya mengingat saya begitu sangat minim. Apalagi itu
terjadi satu tahun lalu. Tepatnya pada tanggal 2-3 bulan Mei tahun 2009
pada saat acara Workshop Menulis Nasional Bersama Penulis Best Seller
yang bertempatan di ruang Pusat Dokumentasi dan Sastra HB. Jassin di
Taman Ismail Marzuki [TIM] Cikini. Juga bertepatan pada ulang tahun
saya yang ke 28. Sudah tua ya?

Dan tahu tidak saat itu saya
diberi hadiah apa? Ya, diberi hadiah berupa buku untuk hadiah ulang
tahun saya saat itu beserta adik tersayangnya Asma Nadiaâ€"yang sama-sama
sebagai narasumber [pemberi materi] dalam acara workshop penulisan
tersebut.. Sungguh merupakan hadiah ulang tahun saya yang tak dapat
saya lupakan saat itu. Bukan itu saja saya seperti pepatah, “Sekali
mendayung dua tiga pulau terlampaui.

Ya, dua tiga pulau saya
lampaui. Sudah saya mendapatkan ucapan selamat baik dari dua
kakak-beradik yang sama-sama berprofesi sebagai penulis yang sangat
saya kagumi juga dari para peserta pelatihan saat itu. Sungguh
benar-benar hari ulang tahun saya ke-28 yang begitu bersejarah. Jujur
saya tak akan melupakan moment tersebut.

Ternyata kegembiraan
saya itu tidak sampai disitu saya juga bisa dapat berpoto bersama
dengan seorang Helvy Tiana Rosa. Dengan bantuan, lagi-lagi maksud saya
meminjam kamera digital seorang kawan, saya pun beraksi. Bergaya
bersama si Tukang Cerita! Cheesss…akhirnya jadilah poto narsius saya
bersama dengannya! Hmm…sungguh benar-benar mengesankan! Terima kasih
wahai si Tukang Cerita tanpa wejangan-wejangan yang saya dapat di
pelatihan tersbut saya masih tetap eksis di dunia ini. Dunia yang saya
geluti sampai saat ini. Satu lagi permintaan dari saya: do’akan saya
agar bisa mengikuti jejak kau sampai hayat masih dikandung badan ini.
Lagi-lagi
untuk mengakhiri sebuah risalah saya ini saya hanya mampu
berucap,”Sebagai seorang penulis saya telah berbicara terlampau
panjang. Seorang penulis mestinya menulis apa yang harus dikatakan dan
bukan membicarakannya.” Dan ini adalah persembahan saya yang tak
panjang lebar. Sebuah risalah cinta untukmu. []

Keterangan:
1].Dijuluki dari Koran Tempo.
2].Februari 2001: “Pabrik Penulis Cerita Bernama Lingkar Pena”.
3] Disampaikan pada Milad FLP tahun 2002.

Biodata Penulis

Nama
Fiyan Arjun. Penulis yang merupakan anggota dan pengurus FLP
Jakartaâ€"dan masih menyadang mahasiswa Bina Sarana Informatika (BSI)
jurusan Manajemen Informatika ini beberapa kali tulisannya pernah
dipublikasi di majalah Sabili, Al-Mujtama, Annida, Tarbawi, Majalah
Anak Aku Anak Saleh, Kabarindonesia.com. Eramuslim.com, Kotasantri.com
dan Seputar Indonesia serta tulisan berbentuk Citizen Junarlism berapa
kali dipublish di Republika Minggu. Dan peraih juara harapan tiga dalam
rangka Lomba Menulis Surat Cinta di media On-line Kabarindonesia.com
tahun 2008 dan masuk menjadi finalis dalam rangka Lomba Menulis
Inspiratif tentang Matamu Ceritamu di tabloid Wanita Indonesia sebagai
juri utama Dewi ‘Dee’ Lestari tahun 2006. Sudah mengeluarkan 2 buku:
Bela Diri for Muslimah dan antologi Puisi G.30 S, Gempa Padang 2009.

Bila ingin mengetahui tulisan lainnya, silakan meluncur dan klik URL: http://sebuahrisalah.multiply.com. Atau, bisa juga di E-mail: fiyanarjun@gmail.com. FB: bujangkumbang@yahoo.co.id.

8.

Undangan peliputan Peringatan Hardiknas : Talkshow Menjadi Remaja Be

Posted by: "prita hw" prita_hw@yahoo.com   prita_hw

Sun May 2, 2010 7:01 pm (PDT)





PRESS
RELEASE

Memperingati Hari Pendidikan Nasional
Talkshow : ‘Menjadi
Remaja Berprestasi Tanpa Gaptek’

Surabaya,
3 Mei 2010- Tahun-tahun
terakhir ini kita dikejutkan oleh fenomena dunia maya yang begitu banyak
digandrungi semua kalangan. Terutama kaum mudanya. Mulai dari web, blog, search
engine, web chat, dan tak ketinggalan, situs jejaring sosial. Sepertinya gaya hidup kian berubah. Cyber life kini mewabah dengan segala
efek yang ditimbulkannya, positif maupun negatif.

Kaum muda, utamanya pada usia sekolah,
memiliki kecenderungan belum mampu membedakan hal-hal yang bersifat real dan unreal. Menyamarkan diri dengan menjelma menjadi orang lain di
dunia maya kerap terjadi. Tak heran, akhirnya banyak yang tertipu dan menambah
daftar panjang peristiwa ABG lari dari rumah untuk kopi darat dengan teman
mayanya. Ada pula yang menyebutnya ‘penculikan’, atau yang lebih rawan lagi, traficking.

Lalu, apakah ini semua dampak teknologi
yang begitu hebat ?
Jawabannya terletak bagaimana kita
menyikapinya. Karenanya, Insan Baca,
sebuah jaringan pengelola perpustakaan independen pertama di Surabaya,
bekerjasama dengan Pasar Buku Indonesia
Cerdas (PBIC) merasa perlu memberikan suatu forum terbuka bagi remaja usia
SMA untuk berbagi uneg-unegnya selama ini. Apalagi forum ini juga menghadirkan
guru sebagai audience.

Talkshow ‘Menjadi Remaja Berprestasi Tanpa
Gaptek’ yang juga didukung Dinas Pendidikan Kota Surabaya ini diadakan di hall
utama PBIC, Kapas Krampung Plaza.
Dibuka oleh Ibu Dyah Katarina sebagai keynote speaker dan menghadirkan narasumber dari berbagai elemen yang
berkepentingan dalam hal pendidikan literasi teknologi. Diantaranya, Rudi Cahyono-psikolog pendidikan Unair, Suhadi
Fajaray­-praktisi pendidikan, Abel-remaja
facebooker, Yessie Natasia-owner online shop The Fashionistas, dan Prita HW-komunitas Insan Baca. Talkshow dimulai sejak pukul 13.00 hingga
16.00, dan mengundang delegasi sekolah negeri maupun swasta, serta mahasiswa
se-Surabaya.

“Forum semacam ini diharapkan dapat
memberikan wadah menyampaikan aspirasi, opini, uneg-uneg bagi remaja yang
selama ini mungkin malu atau segan bercerita dengan guru, orangtua, atau orang
lain di luar teman sebayanya”, ungkap Mutia Hijria, koordinator acara.

Prita HW dari komunitas Insan Baca
menambahkan, “Literasi tidak hanya soal membaca teks dalam buku, tapi juga soal
teknologi. Melarang remaja menggunakan teknologi adalah bumerang. Yang perlu
dilakukan adalah pendidikan literasi teknologi sejak dini. Ia adalah tantangan,
bukan ancaman. Kalu kita bisa memanfaatkan dengan baik, prestasi pun
datang.”

Wacana yang mengemuka dalam talkshow ini,
yaitu pendidikan teknologi, dirasa perlu untuk dimasukkan sebagai muatan lokal
dalam kurikulum SMA, layaknya pendidikan lingkungan.

CP. Mutia Hijria
0856 4558 3840

Diselenggarakan oleh :
Insan Baca, Pasar Buku Indonesia Cerdas (PBIC)
Didukung oleh :
Flexi, JP Books, Dinas
Pendidikan Kota Surabaya, Kapas Krampung Plaza

9a.

Re: [Lonceng] Met Milad Pak Guru

Posted by: "Taufiq cbn" tendo_cbn@yahoo.co.id   tendo_cbn

Sun May 2, 2010 9:39 pm (PDT)



mET ULTHA ya bang fiyan,,. moga umurnya barokah.. bermanfaat untuk semua.. amin..

salam,
Taufiq
10.

Re: [Lonceng] Met Milad Pak Guru Fiyan Arjun

Posted by: "Nursalam AR" nursalam.ar@gmail.com

Sun May 2, 2010 10:05 pm (PDT)



Wa'alaikum salam wr.wb.

Untuk Fiyan, moga jadi pak guru yang baik ya:). 'Met milad, moga
berkah usia dan lekas dapat jodoh:). Btw, kalo tidak salah, milad
Fiyan barengan juga ya dengan milad Nibras (SK Junior) kan?:D CMIIW.

Tabik,

Nursalam AR

On 5/2/10, Hadian Febrianto <hadianf@gmail.com> wrote:
> Assalaamu'alaikum wr.wb
>
> Sahabat... hari ini bertepatan dengan hari lahirnya salah seorang guru kita,
>
> BANG FIYAN... Selamat Milad ya...
>
> Semoga usiamu Barokah... dan diberikan yang terbaik olehNya di sisa
> usiamu... Amin
>
> --
> Regards,
> Hadian Febrianto, S.Si
> PT SAGA VISI PARIPURNA
> Jl. PHH Musthofa no.39
> Surapati Core Blok K-7 Bandung
> Ph: (+6222) 8724 1434
> Fax: (+6222) 8724 1435
>

--
- Nursalam AR -
0813-10040723
021-92727391
Blog: www.kintaka.wordpress.com
Facebook: www.facebook.com/nursalam.ar

"The difference between the right word and the almost right word is
the difference between lightning and the lightning bug."
(Mark Twain)

Recent Activity
Visit Your Group
Drive Traffic

Sponsored Search

can help increase

your site traffic.

Y! Messenger

All together now

Host a free online

conference on IM.

Group Charity

Hands On Network

Volunteering has

never been so easy

Need to Reply?

Click one of the "Reply" links to respond to a specific message in the Daily Digest.

Create New Topic | Visit Your Group on the Web

Tidak ada komentar: