Assalamualaikum wr.wb.
Mohon ijin memposting sinopsis Buku Islam & Kepasrahan
SINOPSIS BUKU
ISLAM & KEPASRAHAN
Karya: Ibu Susilawati Susmono
Buku "Islam dan Kepasrahan" yang diterbitkan oleh Yayasan Riyadhatul Ihsan dan diluncurkan pada bulan Juni 2010 ini merupakan karya tulis Ibu Susilawati Susmono yang ke-26.
Diawali dengan Sekapur Sirih dari Penulis, buku ISLAM & KEPASRAHAN menguraikan dengan jelas tentang Pendakian Menuju Islam dan Kepasrahan serta Hakikat Islam dan Kepasrahan dimana pada dua bab terakhir dari buku ini, terdapat 227 bait Pupuh dan Kata Penutup yang mengandung nasehat yang sangat dalam serta nilai-nilai yang mulia dan luhur tentang keimanan, keislaman serta keihsanan.
Islam & Kepasrahan adalah satu paket yang tidak dapat dipisahkan. Artinya jika manusia sudah sampai kepada Islam, maka ia harus total pasrah kepada Allah dalam keislamannya tersebut. Dengan penyerahan total kepada Allah, baru lah manusia dapat dikatakan pasrah dan Islam. Tanpa menyerahkan dirinya secara total kepada Allah, maka keislamannya belum dikatakan kafah (holistik atau menyeluruh).
Islam identik dengan keselamatan. Sedangkan yang mampu memberikan keselamatan hanyalah Allah SWT. Keselamatan yang Allah berikan secara hakikat ini atau dikatakan hakikat daripada ISLAM adalah kepasrahan atau kemampuan berserah diri kepada Allah itu sendiri. Jika tidak berserah diri kepada Allah, maka manusia akan mengalami kegagalan dalam Islam dan Kepasrahan alias buntu dan tertindih persoalan yang tidak pernah ada solusinya dari Allah karena berkutat dengan akal yang dipicu oleh hawa nafsu rendah yang membelenggu.
Islam dan Kepasrahan tidak akan mampu dicapai oleh manusia-manusia yang berkutat dengan akal dan mempertuhankan hawa nafsunya sendiri. Yang ada hanya keributan dan bentrokan dalam bathinnya sendiri sehingga menimbulkan bentrokan ke luar dirinya serta menimbulkan perpecahan. Keselamatan tidak akan tercapai jika manusia sering berpecah belah dan berselisih. Jika manusia menyerahkan dirinya kepada hawa nafsu sebagai tuhannya, maka manusia akan lari dari rel Islam dan tentunya keselamatan tidak akan tercapai.
Manusia tidak dapat menipu dirinya dan menipu orang-orang beriman apalagi untuk menipu Allah dan RasulNya. Semua sudah ada ukurannya. Tidak ada sedikit pun ruang bagi manusia untuk menjadi munafikun. Pada hakikatnya, tidak ada yang dapat ditutupi oleh manusia sedikit pun di mata Allah. Walaupun diri manusia mengatakan sudah pasrah, namun ukuran kepasrahan tersebut bisa saja baru 10%, 20%, 30%, 40%, 50%, atau 60%. Kadangkala baru 10% pasrah tetapi di bibir mengatakan bahwa 'aku sudah pasrah atas cobaan yang menimpa diriku '. Tanpa disadarinya, kepasrahannya tersebut baru menunjukkan angka 10%, sedangkan 90% nya belum pasrah.
Manusia sering tidak jeli dalam mengevaluasi dirinya dan mengabaikan akurasi serta ketepatan analisa untuk dirinya sendiri sehingga sering menimbulkan kekacauan antara ucapan dan perbuatannya. Dengan kata lain, antara bibir dan tindakan jauh menyimpang dan tidak harmonis.
Hakikat Islam seharusnya diupayakan setiap manusia yang di qolbunya bersemayam RuhNya (RuhKu) karena pada dasarnya setiap RuhNya (RuhKu) ingin selamat ke sisi Allah setelah selesai bertugas sebagai Khalifah Allah di muka bumi. Hanya dengan berserah diri dan pasrah kepada Maha Ruh (Allah), Ruh dapat dengan mudah dan tidak mengalami gangguan di dalam menempuh jalan yang lurus atau jalan keselamatan yang harus ditempuh hingga sampai ke tujuan hakiki dan abadi di sisi Allah. Tanpa upaya yang total dan menyeluruh maka hakikat daripada Islam sulit dicapai.
Insya Allah dengan hadirnya buku ini, para pembaca akan mendapatkan pemahaman yang mendalam dan utuh mengenai Islam & Kepasrahan.
Wassalamualaikum wr.wb.
Yayasan Riyadhatul Ihsan
Sentra YRI -Jl. Cempaka Putih Raya 7B
Jakarta Pusat 4265316,
46404830/081808700707 (yuli)
[Non-text portions of this message have been removed]
Pesantren Daarut Tauhiid - Bandung - Jakarta - Batam
====================================================
Menuju Ahli Dzikir, Ahli Fikir, dan Ahli Ikhtiar
====================================================
website: http://dtjakarta.or.id/
====================================================
Tidak ada komentar:
Posting Komentar