Assalamu'alaikum saudaraku semuanya,
Saya mau nanya nih, mungkin pertanyaan saya ini dah kuno banget tapi
gak tahu kenapa kok tiba-tiba pertanyaan ini begitu menggelitik
pikiran saya sehingga mengharuskan saya menulis pertanyaan ini via
milis ini yang Insya Alloh anggotanya adalah hamba-hamba Aloh
yang bekerja dengan amanah.
Sebenarnya, gimana sih bekerja yang ikhlas itu? kebetulan saya ini
karyawan swasta yang musti ngantor dari jam 8 pagi sampai jam 5 sore.
Saat recruitmentnya, posisi dan tugas yang musti saya emban sudah
terbayang dengan jelas, demikian juga ketika saya terima kontrak
kerjanya.
Nah, dengan berjalannya waktu ternyata ada beberapa job yang 'tiba-
tiba' datang ke saya yang seharusnya bukan termasuk tugas saya.
Karena bos yang nyuruh ya gimana lagi...terpaksa lah saya kerjain.
Di lain kesempatan, eh si bos 'tiba'tiba' nyuruh kita pulang agak
larut malam terutama kalo dirasa pekerjaan yang diminta itu
urgent...and gak ada kompensasinya lemburnya lho hehehehe..
Nah, yang jadi masalah, apakah yang saya lakukan itu termasuk ikhlas
YANG BENAR atau tidak.
Mungkin sebagian orang akan menjawab, udah terima aja hal tadi dengan
ikhlas..namanya juga karyawan alias buruh.
So, gimana sih ikhlas yang benar dalam bekerja, khususnya dalam kasus
seperti yang saya paparkan di atas? Mohon pencerahannya.
Wassalamu'alaikum,
Menuju Ahli Dzikir, Ahli Fikir, dan Ahli Ikhtiar
===================================================
website: http://dtjakarta.or.id/
===================================================
Change settings via the Web (Yahoo! ID required)
Change settings via email: Switch delivery to Daily Digest | Switch format to Traditional
Visit Your Group | Yahoo! Groups Terms of Use | Unsubscribe
__,_._,___
Tidak ada komentar:
Posting Komentar