http://www.facebook
*Bantu Kami Mengenal Islam (Sekilas Buku Hikari No Michi)*
*Oleh Tethy Ezokanzo*
Tadi siang dapat kiriman buku Hikari No Michi (makasih Lia). Gak sabar deh,
langsung aja mojok :)
Baru baca kisah ke-1, hati ini udah berdegup. "Bantulah kami lebih banyak,
ajari kami tentang agama Islam ya." (hal 25)
Itulah kalimat yang dilontarkan Yukie "Nisa" Abe. Allah, masih banyak
saudaraku di belahan dunia lain yang butuh pengajaran. Mereka haus untuk
mengenal Islam. Apa yang harus kukatakan di hadapan-Mu kelak? Sudahkah aku
menunaikan tanggung jawab dakwah?
hiks.. gak ku...ku.. pengen nangis.
Di Jepang, Islam mulai berkembang. Banyak orang Jepang masuk Islam.
Sayangnya, ulama yang bisa membimbing mereka masih sangat.. sangat sedikit.
Ulama asli Jepang masih bisa dihitung jari, gak mungkin bisa menaungi semua
muslim disana. Orang-orang Jepang biasanya memanggil ustadz dari
negara-negara muslim (diantaranya Indonesia) untuk mengajari mereka barang
1-3 bulan, terutama di bulan Ramadhan. Para ustadz ini kemudian menjadi imam
shalat dan mengajari berbagai hal tentang Islam.
Antusias sekali kalau ada pengajian/ceramah.
perjalanan berjam-jam loh.
Namun belakangan ini para ustadz sulit masuk Jepang. Suami kebetulan sering
mengurus keberangkatan para ustadz ini. Ustadznya sih pada siap kapan saja,
dimana saja, berapa lama pun tapi birokrasinya sungguh berbelit. Ada ustadz
dari Kalimantan, Sumatera yang sampai berbulan-bulan ngendon di Jakarta
hanya untuk nunggu visa. Mending kalau berhasil, seringnya malah gagal :(
Ada juga yang berhasil terbang, tapi baru sampai bandara sudah dipulangkan.
Seperti kejadian yang menimpa Maulana Harun dari Bandung. Berbulan-bulan
beliau nunggu visa, eh baru sampai Osaka harus kembali. Sedih deh, kami
sampai nangis.
Eh, tapi kisah itu gak ada di buku Hikari yah ^-^. Hanya gambaran betapa
sulitnya belajar Islam di sana.
Jadi alangkah tangguhnya para mualaf ini mencari kebenaran kemudian
mempelajarinya dan terutama mempertahankannya. Bayangkan dalam lingkungan
yang non muslim, di antara kemajuan teknologi (yang sering membuat terlena,
lupa akan Sang Pencipta) mereka masih bertahan puasa, shalat dan berjilbab.
Mereka berusaha swadaya membangun mesjid, mencari pembimbing agama. Dan
terutama mengajari anak-anak mereka tentang Islam. Supaya lahirlah generasi
muslim yang akan terus menebar cahaya. Jalan kebenaran memang curam dan
berliku tapi begitu indah karena inilah jalan cahaya.. Hikari No Michi!
Pada penasaran? Ayo baca bukunya!
Ada 22 kisah para mualaf yang menakjubkan (6 diantaranya tulisan Tethy
Ezokanzo loh!), plus sejarah singkat Islam di jepang, pernak-pernik
menjalankan Islam di sana.
Judul buku : *Hikari No Michi - Catatan Cinta Mualaf Dari
Negeri Matahari Terbit*
Penulis : FLP Jepang (Rose FN, Lisza Anggraeny, Lia
Octavia, Banyumili, Tethy Ezokanzo, Sri Zein, Ellnovianty Nine, Hifizah Nur,
Lisman Suryanegara, Bainah Sari Dewi, Mulla Kemalawaty, Takanobu Muto dkk)
Tebal : 220 halaman
Penyunting : Azzura Dayana
Penata Letak : Lian Kagura
Design sampul : SindikART Design
Penerbit : Lingkar Pena Publishing House (LPPH)
Cetakan : Pertama, April 2009
Harga : Rp 32.000,-
*Dapatkan segera di toko-toko buku terdekat di seluruh Indonesia!*
*Untuk teman-teman yang berada di Jepang, buku Hikari No Michi bisa dipesan
dan didapatkan pada Rose F. Nakamura (Fukuoka), silakan menghubungi beliau
via email **roses_fn@yahoo.
score fn et yahoo dot com)*
[Non-text portions of this message have been removed]
Pesantren Daarut Tauhiid - Bandung - Jakarta - Batam
====================================================
Menuju Ahli Dzikir, Ahli Fikir, dan Ahli Ikhtiar
====================================================
website: http://dtjakarta.or.id/
====================================================
Change settings via the Web (Yahoo! ID required)
Change settings via email: Switch delivery to Daily Digest | Switch format to Traditional
Visit Your Group | Yahoo! Groups Terms of Use | Unsubscribe
Tidak ada komentar:
Posting Komentar