Hari Ini, Mungkin Kita Ada Dalam Daftarnya
oleh Addy Aba Salma
------------
Mungkin
diantara kita ada yang sudah ditinggalkan oleh orang-orang yang kita
cintai. Ditinggalkan oleh istri, anak, saudara, teman, sahabat bahkan
orang tua kita untuk selama-lamanya. Mereka telah di panggil oleh Allah
SWT yang Maha Pencipta, yang telah memberikan nikmat hidup dan
menentukan jatah hidup di dunia bagi tiap-tiap hamba-Nya.
Tak perlu
berlama-lama kita dalam kesedihan karenanya. Jadikan itu sebagai
nasehat kauniyah kepada diri kita, bahwa tiap-tiap jiwa yang bernyawa
akan merasakan mati.
"Tiap-tiap yang berjiwa akan merasakan mati. Dan sesungguhnya pada
hari kiamat sajalah disempurnakan pahalamu. Barangsiapa dijauhkan dari
neraka dan dimasukkan ke dalam syurga, maka sungguh ia telah beruntung.
Kehidupan dunia itu tidak lain hanyalah kesenangan yang memperdayakan."
(Qs. Ali 'Imraan:185)
Tak ada yang kekal di dunia ini, semua bersifat fana. Orang-orang
yang kita cintai, harta, tahta, semua yang kita miliki semua fana tak
ada yang abadi. Hanya ada dua perkara di dunia ini, ditinggalkan atau
meninggalkan. Istri, anak, saudara, teman, sahabat bahkan orang tua
kita, bisa kita yang ditinggalkan terlebih dahulu oleh mereka atau kita
yang meninggalkan mereka terlebih dahulu. Tinggal menunggu ketetapan
Allah SWT atas tiap-tiap diri kita.
Begitupun harta, tahta, atau semua yang kita miliki, bisa kita yang
ditinggalkannya lebih dahulu atau kita yang meninggalkannya lebih
dahulu. Ditinggalkannya lebih dahulu karena harta, tahta, atau semua
yang kita miliki adalah cuma titipan yang diamanahkan Allah SWT kepada
kita. Sewaktu-waktu Allah SWT bisa saja mengambilnya kembali dari kita.
Mengambilnya dengan bangkrutnya usaha kita, terkena PHK dari pekerjaan,
diberikan ujian sakit yang membutuhkan biaya banyak, atau dengan
hal-hal yang lainnya.
Atau kita yang meninggalkan semuanya itu lebih dahulu, karena memang
jatah hidup kita di dunia yang fana ini sudah berakhir. Semua yang kita
miliki tidak ada satupun yang dapat kita bawa, kecuali amal baik dan
amal buruk yang telah kita lakukan selama hidup di dunia. Semuanya itu
seberat apapun amal baik dan amal buruk yang kita bawa akan diminta
pertanggungjawabann
"Barangsiapa yang mengerjakan kebaikan seberat dzarrahpun, niscaya
dia akan melihat (balasan)nya. Dan barangsiapa yang mengerjakan
kejahatan sebesar dzarrahpun, niscaya dia akan melihat (balasan)nya
pula." (Qs. Al Zalzalah:7-8)
Niatkanlah setiap langkah hidup kita hanya untuk mencari
keridhaan-Nya. Mensyukuri nikmat hidup yang telah diberikan Allah SWT
kepada kita untuk senantiasa beribadah kepada-Nya. Tentunya kita semua
menginginkan ketika meninggalkan dunia ini dalam keadaan Khusnul
khatimah.
Bila Izrail datang memanggil
Jasad terbujur di pembaringan
Seluruh tubuh akan menggigil
Sekujur badan kan kedinginan
Gambaran dari syair nasyid tersebut adalah keadaan pada saat akan
datangnya sakaratul maut, tetapi ketika sakaratul maut itu sudah
waktunya, takkan terbayangkan dahsyat rasa sakitnya, seperti yang
pernah disabdakan oleh Rasulullah SAW:
"Sakaratul maut itu sakitnya sama dengan tusukan tiga ratus pedang." (HR. Tirmidzi)
"Kematian yang paling ringan ibarat sebatang pohon penuh duri yang
menancap di selembar kain sutera. Apakah batang pohon duri itu dapat
diambil tanpa membawa serta bagian kain sutera yang tersobek?" (HR.
Bukhari)
Begitulah dahsyatnya sakaratul maut, yang bisa datang kepada kita
kapan saja dan dimana saja, ketika kita sedang berbaring, ketika kita
sedang berdiri, ketika kita sedang melakukan ibadah kepada-Nya atau
bahkan ketika kita sedang melakukan maksiat kepada-Nya, Naudzubillahi
min dzalik...
Hari ini, mungkin kita ada dalam daftarnya malaikat Izrail, ketika
Allah SWT memerintahkannya maka detik itu juga malaikat izrail beraksi
melaksanakan tugasnya.
"Dan Allah sekali-kali tidak akan menangguhkan (kematian) seseorang apabila telah datang waktu kematiannya…."(Al Munafiqun:11)
Wallahu a'lam bishshawab
addy.1397@gmail.
------------
Jadikanlah Sabar dan Shalat Sebagai Penolongmu. Dan Sesungguhnya Yang Demikian itu Sungguh Berat, Kecuali Bagi Orang-Orang yang Khusyu [ Al Baqarah : 45 ]
[Non-text portions of this message have been removed]
Pesantren Daarut Tauhiid - Bandung - Jakarta - Batam
====================================================
Menuju Ahli Dzikir, Ahli Fikir, dan Ahli Ikhtiar
====================================================
website: http://dtjakarta.or.id/
====================================================
Change settings via the Web (Yahoo! ID required)
Change settings via email: Switch delivery to Daily Digest | Switch format to Traditional
Visit Your Group | Yahoo! Groups Terms of Use | Unsubscribe
Tidak ada komentar:
Posting Komentar