PENGAJIAN
FB KE 3
Petikan
Ceramah DR. Adian Husaini:
ISLAM
LIBERAL
Di
Rumah Lia Jl. Kalibata utara II, Komp. PAS No. 22
MUKADIMAH
Apa
sebenarnya paham ini? Dan bagaimana umat islam mensikapinya? Kita
ketahui tahun 2005 MUI telah mengeluarkan fatwa tentang paham
sekularisme, pluralisme dan liberalisme atau yang lebih populer
dengan Spilis bahwa paham tersebut bertentangan dengan Islam
dan haram bagi umat Islam memeluknya.
IMAN
SEBAGAI FILTER
Masalah
liberal ini terkait dengan iman dan iman hal yang terpenting dalam
kehidupan, seperti firman Allah:
" Hai orang-orang yang
beriman, bertakwalah kepada Allah sebenar-benar takwa kepada-Nya; dan
janganlah sekali-kali kamu mati melainkan dalam Keadaan beragama
Islam". (QS. Ali Imran. 3:102)
Perintah
bertaqwa dan berharap setiap orang mati dalam keadaan husnul khatimah
dan dalam hidup ini tugas kita sebenarnya sederhana hanya menjaga
agar iman ini tidak rusak. Iman itu selalu diuji oleh Allah, ngak ada
iman yang tidak diuji. Allah mengingatkan dalam al-Qur'an:
"Apakah
manusia itu mengira bahwa mereka dibiarkan (saja) mengatakan: "Kami
telah beriman", sedang mereka tidak diuji lagi?" (QS.
Al-Angkabut, 29:2)
Ujian
iman itu bermacam-macam ada yang diuji secara fisik seperti sahabat
Bilal, Amar bin Yasir, umat Islam di Andalusia.tahun 1496. Mereka
dikasih 3 (tiga) pilihan oleh Ratu Isabela waktu itu. 1. Masuk
Kristen, 2. Keluar dari Spanyol atau 3. Atau mati.
Ada
yang diuji dengan kekayaan, kemiskinan, lingkungan yang buruk, orang
tua yang tidak baik, dsb. Dan tiap orang beda kondisi dalam
mengahadapinya.
Yang
kedua, iman itu bisa batal atau murtad. Kalau iman itu batal atau
jadi murtad, amal baik orang itu jadi sia-sia.Orang itu tidak dapat
pahala dari Allah kalau imannya rusak.
"… Barangsiapa yang murtad
di antara kamu dari agamanya, lalu Dia mati dalam kekafiran, Maka
mereka Itulah yang sia-sia amalannya di dunia dan di akhirat, dan
mereka Itulah penghuni neraka, mereka kekal di dalamnya".(QS.
Al-Baqarah,2: 217)
Orang
beriman pasti orang baik. Orang baik tapi tidak beriman seperti bunda
Theresa, tetap dikatakan orang tidak baik. Barat mendefinisikan baik
dari sisi humanisme artinya selama orang itu tidak mengganggu
orang lain selama itu dia baik berbeda dengan Islam selama orang itu
tidak beriman kepada Allah, dia tidak baik.
Dalam
Islam pengakuan itu penting dan yang pertama diminta bukan perbuatan.
Pengakuan akan ketuhanan Allah. Maka dari itu dosa syirik adalah dosa
yang besar. Karena ia kezhaliman yang besar.
"dan
(ingatlah) ketika Luqman berkata kepada anaknya, di waktu ia memberi
pelajaran kepadanya: "Hai anakku, janganlah kamu mempersekutukan
Allah, Sesungguhnya mempersekutukan (Allah) adalah benar-benar
kezaliman yang besar". (QS. Al-Luqman, 31:13)
Zhalim
itu bukan hanya menyakiti hati orang lain tapi juga tidak beradab.
Ketidak beradaban yang paling besar adalah ketidak beradaban kepada
Allah artinya mensyerikatkan Allah pada yang lain. Syirik itu tidak
diampuni karena ia menduakan Allah.
"Sesungguhnya
Allah tidak akan mengampuni dosa syirik, dan Dia mengampuni segala
dosa yang selain dari (syirik) itu, bagi siapa yang dikehendaki-
Barangsiapa yang mempersekutukan Allah, Maka sungguh ia telah berbuat
dosa yang besar". (QS. An-Nisa, 4:48)
Seperti
menyangka Allah punya anak. Ini kejahatan besar dan kemungkaran yang
keji,
"Dan
mereka berkata: "Tuhan yang Maha Pemurah mengambil (mempunyai)
anak. Sesungguhnya kamu telah mendatangkan sesuatu perkara yang
sangat mungkar. Hampir-hampir langit pecah karena Ucapan itu, dan
bumi belah, dan gunung-gunung runtuh karena mereka menda'wakan Allah
yang Maha Pemurah mempunyai anak dan tidak layak bagi Tuhan yang Maha
Pemurah mengambil (mempunyai) anak." (QS. Maryam,19:88-
Pengakuan
kepada Allah Swt harus didiringi dengan pengakuan kepada Nabi
Muhammad Saw. Mustahil seorang muslim mengenal Allah tanpa melalui
tuntunan Rasulullullah sebab tuhan itu banyak, seperti hawa nafsu,
kebendaan manusia dll. Manusia sehebat apa pun hanya terbatas pada
kesimpulan bahwa Tuhan itu ada dan Tuhan itu satu. Untuk mengenal
siapa yang satu itu (hakikat Tuhan). Cara mengenalnya melalui wahyu.
Makanya kita dalam beriman berdasarkan informasi wahyu.
Sementara
hari ini informasi yang baik dan sampah.jadi satukarena itu kita
harus memfilternya. Kalau tidak kuat memfilternya aqidah bisa rusak
dan rusaknya aqidah itu karena informasi yang menyesatkan.
Zaman
ini oleh Rasulullah disebut zaman fitnah. Yang sampah ini sebagai
fitnah maka pernah Rasulullah bersabda:
أَنَّ
رَسُولَ اللّهِ قَالَ:
«بَادِرُوا
بِالأَعْمَالِ فِتَنا كَقِطَعِ اللَّيْلِ
الْمُظْلِمِ. يُصْبِحُ
الرَّجُلُ فِيْهَا مُؤْمِنا وَيُمْسِي
كَافِرا. أَوْ
يُمْسِي مُؤْمِنا وَيُصْبِحُ كَافِرا. يَبِيعُ
دِينَهُ بِعَرَضٍ مِنَ الدُّنْيَا
Dari
Abu Hurairah r.a: "Kerjakan segera amal shaleh karena akan datang
suatu masa yang penuh fitnah (kemungkaran) seperti malam gelap
gulita. Pada waktu pagi seorang masih beriman sorenya kafir atau sore
harinya masih beriman paginya kafir. Dia menjual agamanya dengan
dunia (HR. Muslim)
PAHAM
ISLAM LIBERAL
Berdasarkan
hasil penelitian Litbang Depag tentang paham-paham liberal. Liberal
terjadi juga pada agama lain, seperti Kristen liberal, Hindu liberal
dan Islam liberal.
Paham-paham
Islam liberal antara lain:
1. Kitab Al-Qur'an bukan suci melainkan produk budaya.
Salah
satu orang yang berpendapat seperti ini adalah seorang dosen IAIN
Surabaya. Dia bilang sebagai budaya Qur'an tidak lagi sakral, yang
sakral kalamullah yang di Lauhil Mahfudz secara subtantif sebab
kalau sudah turun ke dunia tidak suci lagi.
1. Tuhan apapun yang disembah oleh manusia tidak apa-apa.
Tuhan
tidak perlu menyiksa manusia bila tidak menyembahnya atau atheis
karena hal ini bukan wewenang Tuhan untuk mengatur manusia. Karena
sudah masuk ruang private.
1. Perkawinan Lintas Agama sah.
Larangan
perkawinan lain agama sudah tidak relevan lagi pada zaman sekarang.
1. Perkawinan Sesama Jenis sah
Prof.
DR. Siti Musda Mulia, guru besar UIN Jakarta mengatakan perkawinan
sesame jenis halalan thoyyiba.
ISU
ISLAM LIBERAL DI INDONESIA
Liberalisasi
islam merupakan isu penting dan menjadi program resmi dari
Negara-negara Barat untuk negara-negara muslim terutama kepada 3
(tiga) Negara yang dijadikan proyek progam tersebut, yaitu Indonesia,
Pakistan, dan Turki. Tiga Negara ini mendapat kucuran dana yang
sangat besar untuk meliberalkan umat Islam di Indonesia. Banyak cara
yang dilakukan misalnya melalui media televisi atau Institusi
Pendidikan seperti yang dilakukan AS mendukung sebuah lembaga studi
di UGM Yogya, Pusat Studi Lintas Agama (Center for Religious and
Crouse Coulter Study). Lembaga ini melakukan kaderisasi intelektual
dalam jenjang S2 dan S3. Dan Amerika juga membuat program doctoral
lintas agama pada 3 (tiga) perguruan tinggi, yaitu UGM, UIN Yogya dan
Univ. Kristen Duta Wacana. Para lulusan program ini akan menjadikan
umat tidak fanatik terhadap agamanya dan semua agama diterima sebagai
sebuah kebenaran.
Biasanya
bila pasangan lintas agama ingin mendapatkan legitimasi, mereka pergi
ke beberapa tempat konsultasi, diantaranya:
1. Pusat Konsultasi Perkawinan Lintas Agama di Yogya, Ponpes. Nurul Ummahat dengan Kyai Abdul Muhaimin
Liberal
adalah usaha untuk menempatkan agama dalam konteks sejarah.
Aturan-aturan agama yang sudah tidak relevan zaman harus diubah.
Agama harus mengikuti zaman dan budaya bukan sebaliknya.
Liberalisasi
ini tidak bisa diterapkan untuk Islam karena Islam satu-satunya agama
yang tidak berubah karena sejarah. Agama lain seperti Yahudi dan
Kristen tunduk pada sejarah, contohnya orang Kristen dahulu beribadah
dengan bahasa Yunani kemudian dengan bahasa Latin kemudian diserahkan
ke bahasa daerah masing-masing lalu kembali lagi kepada bahasa latin
dengan anjuran paus. Padahal Yesus tidak berbicara dengan bahasa
Latin melainkan dengan bahasa Aramaik tapi Bibel pertama ditulis
dengan bahasa Greek, Yunani Kuno.
Orang
Yahudi sudah tidak tahu lagi bagaimana ibadahnya Nabi Musa as.
Orangnya Kristen tidak lagi tahu ibadahnya nabi Isa as karena itu
mereka kreatif dalam beribadah, seperti dengan lagu dan alat-alat
music.
Liberalisasi
musuh semua agama!!!
www.pengajianalif@
.
____________
Looking for the perfect gift? Give the gift of Flickr!
http://www.flickr.
[Non-text portions of this message have been removed]
Pesantren Daarut Tauhiid - Bandung - Jakarta - Batam
====================================================
Menuju Ahli Dzikir, Ahli Fikir, dan Ahli Ikhtiar
====================================================
website: http://dtjakarta.or.id/
====================================================
Change settings via the Web (Yahoo! ID required)
Change settings via email: Switch delivery to Daily Digest | Switch format to Traditional
Visit Your Group | Yahoo! Groups Terms of Use | Unsubscribe
Tidak ada komentar:
Posting Komentar