Minggu, 17 Mei 2009

[FISIKA] Digest Number 2743

Messages In This Digest (6 Messages)

Messages

1a.

Re: sekali lagi tentang mata pelajaran berbahasa inggris

Posted by: "C. Yoga Haryanto" tikusnewton@gmail.com   tikusnewton

Fri May 15, 2009 9:41 pm (PDT)



Ikut berkomentar juga

>Sedikit komentar.
>
>Menurut pengamatan saya, pada umumnya orang-orang Indonesia yang saya tahu
bahasa Inggrisnya bagus, pada umumnya juga bisa berbahasa Indonesia dengan
baik. Kelihatannya kemampuan berbahasa cukup universal, lepas dari bahasa
apa yang digunakan. Jadi saya tidak menyamakan orang yang sekedar bisa
mengucapkan beberapa patah kalimat atau frasa dalam bahasa Inggris (yang
cukup untuk chat atau SMS) dengan orang yang bisa menulis dan mengerti
bahasa Inggris dengan benar.
>
>haryo

Saya setuju pendapat dari Mas Haryo, bahwa kemampuan berbahasa itu cukup
universal. Yang cerdas menggunakan suatu bahasa biasanya juga dapat
menggunakan bahasa lain dengan baik. Menurut saya, lebih penting seseorang
dapat menangkap dan menyampaikan makna, tanpa terbatas bahasa yang
digunakannya. Struktur dan tata bahasa hanya modal dasar, lalu pemahaman
kosakata digunakan untuk penyampaian makna secara tepat dan ringkas (hampir
setiap kosakata dapat diartikan ke dalam bentuk yang lain, yang lebih
panjang; bayangkan menjelaskan arti kata "lari" kepada orang yang sama
sekali tidak tahu artinya hanya melalui sebuah tulisan) Pemrograman komputer
dapat menjadi analogi dalam hal ini:

Ada sangat banyak bahasa pemrograman yang dapat digunakan (Basic, Fortran,
LISP, Pascal, C, Java, MATLAB, dll.
[http://id.wikipedia.org/wiki/Bahasa_pemrograman]), menggunakan tata bahasa
(syntax) yang berbeda, menggunakan kosakata ("library") yang juga berbeda,
tapi sangat banyak orang yang bisa menguasai lebih dari 1 (paling tidak saya
bisa memprogram menggunakan 8 bahasa yang berbeda).

Namun yang paling penting dari pemrograman bukanlah bahasa yang digunakan,
tapi bagaimana kita menyampaikan kepada komputer apa yang harus dilakukan
(algoritma). Perbedaan bahasa dapat mengubah cara penyampaiannya. Situasi
yang berbeda juga dapat membutuhkan bahasa berbeda, seringkali tergantung
selera/kesepakatan pemrogram. Pada dasarnya yang sama dapat dilakukan dalam
2 bahasa, contohnya menghitung akar polinomial. Dengan menggunakan bahasa C
mungkin diperlukan puluhan perintah namun hanya perlu 1 baris program
MATLAB, tapi bila digunakan dalam sebuah game saya rasa C akan digunakan
karena jauh lebih cepat. (Bandingkan dengan Eskimo yang memiliki sangat
banyak kata tunggal untuk menjelaskan berbagai jenis salju
[http://tafkac.org/language/eskimo_words_for_snow_derby.html]) Jadi cara
penyampaian makna dapat berubah namun tujuan dasarnya sama.

Satu kalimat yang sering diucapkan oleh dosen saya adalah, "Janganlah
belajar hanya dengan mendalami satu bahasa karena 10 tahun lagi mungkin
hanya ada di museum."

Kembali lagi dikaitkan kepada bahasa Indonesia vs. bahasa Inggris pada
pengajaran di kelas, menurut saya sebenarnya bukan masalah dalam bahasa yang
digunakan, tetapi masalah ada pada siswa (dan guru) dalam menyampaikan dan
menangkap makna di baliknya. Bahasa hanya sekedar sebagai alat, dan mengenai
bahasa Inggris yang mungkin bisa menjelaskan dengan lebih ringkas itu bisa
ditelusuri bahwa perkembangan ilmu pengetahuan modern dimulai dari Eropa.
Kebutuhan untuk menjelaskan dengan ringkas menyebabkan munculnya banyak
kosakata baru/serapan, dan itulah yang terjadi dalam bahasa Inggris hingga
akhirnya memiliki banyak kosakata yang ringkas dan akurat.

Yoga

--
Christoforus Yoga Haryanto
Computer Engineering '11
Universitas Pelita Harapan

2009 CS/EE Exchange Student
La Trobe University

1b.

Re: sekali lagi tentang mata pelajaran berbahasa inggris

Posted by: "david losong" ddlosong@yahoo.com   ddlosong

Sat May 16, 2009 12:49 am (PDT)



Skali lagi, masalahnya bukan pada siswa tapi GURU! Kalo boleh saya analogikan guru = orang tua, siswa = bayi. Dengan merawat dan mendidik bayi dengan benar hingga dewasa maka kelak anda akan mendapatkan anak yang menjanjikan. Jangan salahkan siswa!

salam

ddl
--- Pada Sab, 16/5/09, C. Yoga Haryanto <tikusnewton@gmail.com> menulis:

Dari: C. Yoga Haryanto <tikusnewton@gmail.com>
Topik: RE: [FISIKA] sekali lagi tentang mata pelajaran berbahasa inggris
Kepada: fisika_indonesia@yahoogroups.com
Tanggal: Sabtu, 16 Mei, 2009, 9:23 AM

Ikut berkomentar juga

Saya setuju pendapat dari Mas Haryo, bahwa kemampuan berbahasa itu cukup

universal. Yang cerdas menggunakan suatu bahasa biasanya juga dapat

menggunakan bahasa lain dengan baik. Menurut saya, lebih penting seseorang

dapat menangkap dan menyampaikan makna, tanpa terbatas bahasa yang

digunakannya. Struktur dan tata bahasa hanya modal dasar, lalu pemahaman

kosakata digunakan untuk penyampaian makna secara tepat dan ringkas (hampir

setiap kosakata dapat diartikan ke dalam bentuk yang lain, yang lebih

panjang; bayangkan menjelaskan arti kata "lari" kepada orang yang sama

sekali tidak tahu artinya hanya melalui sebuah tulisan) Pemrograman komputer

dapat menjadi analogi dalam hal ini:

Ada sangat banyak bahasa pemrograman yang dapat digunakan (Basic, Fortran,

LISP, Pascal, C, Java, MATLAB, dll.

[http://id.wikipedia .org/wiki/ Bahasa_pemrogram an]), menggunakan tata bahasa

(syntax) yang berbeda, menggunakan kosakata ("library") yang juga berbeda,

tapi sangat banyak orang yang bisa menguasai lebih dari 1 (paling tidak saya

bisa memprogram menggunakan 8 bahasa yang berbeda).

Namun yang paling penting dari pemrograman bukanlah bahasa yang digunakan,

tapi bagaimana kita menyampaikan kepada komputer apa yang harus dilakukan

(algoritma). Perbedaan bahasa dapat mengubah cara penyampaiannya. Situasi

yang berbeda juga dapat membutuhkan bahasa berbeda, seringkali tergantung

selera/kesepakatan pemrogram. Pada dasarnya yang sama dapat dilakukan dalam

2 bahasa, contohnya menghitung akar polinomial. Dengan menggunakan bahasa C

mungkin diperlukan puluhan perintah namun hanya perlu 1 baris program

MATLAB, tapi bila digunakan dalam sebuah game saya rasa C akan digunakan

karena jauh lebih cepat. (Bandingkan dengan Eskimo yang memiliki sangat

banyak kata tunggal untuk menjelaskan berbagai jenis salju

[http://tafkac. org/language/ eskimo_words_ for_snow_ derby.html]) Jadi cara

penyampaian makna dapat berubah namun tujuan dasarnya sama.

Satu kalimat yang sering diucapkan oleh dosen saya adalah, "Janganlah

belajar hanya dengan mendalami satu bahasa karena 10 tahun lagi mungkin

hanya ada di museum."

Kembali lagi dikaitkan kepada bahasa Indonesia vs. bahasa Inggris pada

pengajaran di kelas, menurut saya sebenarnya bukan masalah dalam bahasa yang

digunakan, tetapi masalah ada pada siswa (dan guru) dalam menyampaikan dan

menangkap makna di baliknya. Bahasa hanya sekedar sebagai alat, dan mengenai

bahasa Inggris yang mungkin bisa menjelaskan dengan lebih ringkas itu bisa

ditelusuri bahwa perkembangan ilmu pengetahuan modern dimulai dari Eropa.

Kebutuhan untuk menjelaskan dengan ringkas menyebabkan munculnya banyak

kosakata baru/serapan, dan itulah yang terjadi dalam bahasa Inggris hingga

akhirnya memiliki banyak kosakata yang ringkas dan akurat.

Yoga

--

Christoforus Yoga Haryanto

Computer Engineering '11

Universitas Pelita Harapan

2009 CS/EE Exchange Student

La Trobe University











Cepat, Bebas Iklan, Kapasitas Tanpa Batas - Dengan Yahoo! Mail Anda bisa mendapatkan semuanya. http://id.mail.yahoo.com
1c.

Re: sekali lagi tentang mata pelajaran berbahasa inggris

Posted by: "Rasahgelo" rasahgelo@yahoo.com   rasahgelo

Sat May 16, 2009 2:39 am (PDT)



saya jadi ingat salah satu guru sma saya yang sedikit mengeluh. beliau kurang lebih mengatakan 'susah anak-anak sekarang, mas. disarankan beli buku untuk menambah pengetahuan, gak mau. tapi beli pulsa untuk sms, rutin. bahkan ngomong dengan teman yang duduk di bangku depannya pun pake sms.'

kalo siswa sd bolehlah dianalogkan dengan bayi. tapi kalo siswa sma yang sebentar lagi jadi *maha*siswa masih disamakan dengan bayi juga, masa' bayi kok gak tumbuh-tumbuh? :) bagi saya pribadi, kesalahan tidak mutlak pada guru, walau memang banyak guru (dan sistem keguruan dan pendidikan) yang bisa (dan patut?) disalahkan.

karena itu dalam email pertama thread ini ada dua poin penolakan saya terhadap euforia sbi. poin pertama berkaitan dengan guru, poin kedua dengan siswanya.

--- In fisika_indonesia@yahoogroups.com, david losong <ddlosong@...> wrote:
>
> Skali lagi, masalahnya bukan pada siswa tapi GURU! Kalo boleh saya analogikan guru = orang tua, siswa = bayi. Dengan merawat dan mendidik bayi dengan benar hingga dewasa maka kelak anda akan mendapatkan anak yang menjanjikan. Jangan salahkan siswa!
>
> salam
>
> ddl

1d.

Re: sekali lagi tentang mata pelajaran berbahasa inggris

Posted by: "Rasahgelo" rasahgelo@yahoo.com   rasahgelo

Sat May 16, 2009 2:48 am (PDT)



--- In fisika_indonesia@yahoogroups.com, "C. Yoga Haryanto" <tikusnewton@...> wrote:
>
> Satu kalimat yang sering diucapkan oleh dosen saya adalah, "Janganlah
> belajar hanya dengan mendalami satu bahasa karena 10 tahun lagi mungkin
> hanya ada di museum."
>

saya sangat setuju dengan dosen anda. karena itu saya mendukung penggunaan bahasa inggris (dan bahasa internasional lainnya, agar sekalian belajar jadi poliglot) untuk semua mata kuliah di perguruan tinggi. tapi saya masih belum mendukung penginggrisan mata pelajaran di sma.

:)

1e.

Re: sekali lagi tentang mata pelajaran berbahasa inggris

Posted by: "Irwansyah Irwansyah" irwansyah@gmail.com   irwansyahadins

Sat May 16, 2009 8:38 am (PDT)



Saya pernah membaca sebuah buku kalau tidak salah judulnya "Pragmatic
Thinking" Di situ disebutkan bahwa usia muda adalah usia yang paling tepat
untuk mempelajari bahasa asing. Jadi bukannya lebih baik bila di usia sedini
mungkin sudah dididik bahasa asing (baca:Bahasa Inggris)?

2009/5/16 Rasahgelo <rasahgelo@yahoo.com>

>
>
> --- In fisika_indonesia@yahoogroups.com<fisika_indonesia%40yahoogroups.com>,
> "C. Yoga Haryanto" <tikusnewton@...> wrote:
> >
> > Satu kalimat yang sering diucapkan oleh dosen saya adalah, "Janganlah
> > belajar hanya dengan mendalami satu bahasa karena 10 tahun lagi mungkin
> > hanya ada di museum."
> >
>
> saya sangat setuju dengan dosen anda. karena itu saya mendukung penggunaan
> bahasa inggris (dan bahasa internasional lainnya, agar sekalian belajar jadi
> poliglot) untuk semua mata kuliah di perguruan tinggi. tapi saya masih belum
> mendukung penginggrisan mata pelajaran di sma.
>
> :)
>
>
>

--
It is not the strongest of the species that survives, nor the most
intelligent that survives. It is the one that is the most adaptable to
change. (Charles Darwin)

Even the great Knuth once said: "Beware of bugs in the above code; I have
only proved it correct, not tried it."
2.

Mau beli besi dari pabrik dan dengan harga pabrik

Posted by: "kerja_clg" kerja_clg@yahoo.co.id   kerja_clg

Fri May 15, 2009 10:28 pm (PDT)



Rekan – rekan yang mau membeli Besi Baja dari pabrik di Cilegon
Silahkan kirim email ke baja_clg@yahoo.co.id
Hanya melayani permintaan yang serius
Kami akan membantu pengurusan Document, Transportasi, dll

Mohon dilampirkan
Nama Perusahaan :
Nama Pembeli :
Alamat :
Tlp Hp dan kantor :
Fax :
Spek :
Q'ty
Keterangan :

Andi

Recent Activity
Visit Your Group
Yahoo! Finance

It's Now Personal

Guides, news,

advice & more.

Check out the

Y! Groups blog

Stay up to speed

on all things Groups!

Yahoo! Groups

Cat Group

Join a group for

people who love cats

Need to Reply?

Click one of the "Reply" links to respond to a specific message in the Daily Digest.

Create New Topic | Visit Your Group on the Web
===============================================================
**  Arsip          : http://members.tripod.com/~fisika/
**  Ingin Berhenti : silahkan mengirim email kosong ke :
                     <fisika_indonesia-unsubscribe@yahoogroups.com>
===============================================================

Tidak ada komentar: