Selasa, 19 Mei 2009

[sekolah-kehidupan] Digest Number 2641

sekolah-kehidupan

Messages In This Digest (18 Messages)

Messages

1.

[Catcil] Kapanpun Kau Menangis

Posted by: "Kang Dani" fil_ardy@yahoo.com   fil_ardy

Mon May 18, 2009 2:40 am (PDT)



Kapanpun Kau Menangis

~DA~

Ketika bayi tidak mau berhenti menangis,

ingatlah bagaimana senangnya kita mendengar

suara tangisnya saat pertama kali.

"Abi, maaf.
Sepertinya Umminya harus dicesar" Kata-kata Umi Bidan setahun yang lalu
masih saya ingat dengan jelas. Dari alasan minus mata istri saya yang
diatas 4 dapat menyebabkan kebutaan jika melahirkan normal, dan alasan
karena ketuban sudah pecah sebelum waktunya. Membuat saya jadi penentu
keputusan pada proses kelahiran Nibras.

Sebagai newbi
dalam persuamian, saya tentu tidak dapat bereaksi banyak selain
menuruti instruksi tersebut. Meski menyesal tidak rajin untuk mencari
tahu persiapan menjadi ayah sebelumnya, tapi saya harus bertanggung
jawab sekarang. No time for discus. Apalagi melihat Endah yang erangannya sudah seperti orang kepayahan.

Saya tidak
mendengar Nibras menangis untuk yang pertama. Karena ketika proses
cesar dilakukan, saya sedang sholat jum'at. Pertemuan saya dengan
Nibras terjadi setelah beberapa menit dia berada di inkubator. Meski
sebelumnya saya sering melihat bayi, sensasi saat itu sangat berbeda.
Jika ada yang bilang fall in love at first sight, maka itulah saatnya. Bahkan saya tidak merasakan itu saat bertemu Bundanya dulu. Ssstt! 

Bercermin. Ya,
itulah yang saya rasakan saat peratama kali menatap tubuh rapuh Nibras
yang masih memerah. Betapa tidak, interaksi kami sebelumnya selama 9
bulan hanya sebatas resonansi. Saya hanya merasakan kehadirannya ketika
ia bergerak di dalam perut Bundanya dan menghasilkan sapuan-sapuan
halus di telapak tangan saya.

Saat itu saja
saya sudah merasakan getaran yang sangat hebat.  Dan pertemuan pertama
kami di ruang inkubator itu telah memberikan effect seumpama
sebuah cermin bidang, yang memantulkan seberkas sinar  sejajar dan
mengalami perubahan arah secara keseluruhan, dan bayangan saya
terbentuk dalam dirinya.

 

Dan saat itulah saya mendengar untuk pertama kali tangisannya yang keras, seterik matahari siang itu.  I won't forget it.
Dan takterkatakanlah apa yang saya rasakan. Rambut halus di belakang
meriap tak biasa, takjub pada hadiah tak terhingga ini. Lalu saya
meyakini bahwa kapanpun dia menangis, saya akan jauh lebih memahami
arti tangisannya daripada orang lain.

 

Saya
mengadzaninya sebelum banyak suara-suara dunia yang ia dengar. Pun saat
itu saya keliru mengira telinga kirinya adalah kanan, dan suster yang
baik hati itu mengingatkan. Teriring berasama lantunan adzan seadanya,
doa mengalir deras dalam hati saya. Sebagai amunisi bagi Nibras untuk
menjalani kehidupannya.

Jakarta, 18 Mey 2009

Dani Ardiansyah

www.kaostabletspirit.com
www.catatankecil.multiply.com

2a.

[maklumat] Liputan Baksos Lapas SK di Majalah Annida

Posted by: "Lia Octavia" liaoctavia@gmail.com   octavialia

Mon May 18, 2009 2:54 am (PDT)



Sumber: Majalah Annida no. 9/XVIII Mei 2009

PELATIHAN MENULIS UNTUK ANAK-ANAK LAPAS TANGERANG

Siapa bilang narapidana nggak punya impian dan cita-cita? Buktinya,
teman-teman kita yang tengah menjalani masa hukuman di Lembaga
Pemasyarakatan (LAPAS) Anak Tangerang, Banten, masih menyimpan asa
untkmenjadi generasi yang lebih baik dan berguna bagi masyarakat. Bahkan
sebagian penghuni Lapas yang berusia sekitar 15-17 tahun ini ada yang
bercita-cita untuk menjadi penulis loh. So, nggak heran ketika
Sekolah-kehidupan.com, salah satu komunitas yang peduli pada masalah-masalah
sosial, menyelenggarakan rangkaian kegiatan Bakti Sosial, yang di dalamnya
terdapat pelatihan menulis bersama Arul Khan (CEO menulisyuk.com)dengan tema
"Asyiknya Curhat Lewat Tulisan", antusiasme anak didik lapas ini sangat
tinggi. Kang Arul menjelaskan bahwa menulis bisa dijadikan terapi emosi.

"Kalo tahu manfaatnya gitu, gue bakal nulis aja kalo lagi dongkol hati
daripada marah-marah, capek!" celetuk salah seorang peserta dari belakang.
Peserta yang lain juga mengaku akan bertekad menulis setiap hari supaya
menghasilkan cerita yang dapat menginspirasi orang lain. Wah, Nida tunggu
deh karya-karyanya! [nyimas]

**********
2b.

Re: [maklumat] Liputan Baksos Lapas SK di Majalah Annida

Posted by: "Bu CaturCatriks" punya_retno@yahoo.com   punya_retno

Mon May 18, 2009 2:55 am (PDT)



alhamdulillah, SK masuk annida :)
selamat ya, teman2...

-retno-

--- In sekolah-kehidupan@yahoogroups.com, Lia Octavia <liaoctavia@...> wrote:
>
> Sumber: Majalah Annida no. 9/XVIII Mei 2009
>
> PELATIHAN MENULIS UNTUK ANAK-ANAK LAPAS TANGERANG
>
> Siapa bilang narapidana nggak punya impian dan cita-cita? Buktinya,
> teman-teman kita yang tengah menjalani masa hukuman di Lembaga
> Pemasyarakatan (LAPAS) Anak Tangerang, Banten, masih menyimpan asa
> untkmenjadi generasi yang lebih baik dan berguna bagi masyarakat. Bahkan
> sebagian penghuni Lapas yang berusia sekitar 15-17 tahun ini ada yang
> bercita-cita untuk menjadi penulis loh. So, nggak heran ketika
> Sekolah-kehidupan.com, salah satu komunitas yang peduli pada masalah-masalah
> sosial, menyelenggarakan rangkaian kegiatan Bakti Sosial, yang di dalamnya
> terdapat pelatihan menulis bersama Arul Khan (CEO menulisyuk.com)dengan tema
> "Asyiknya Curhat Lewat Tulisan", antusiasme anak didik lapas ini sangat
> tinggi. Kang Arul menjelaskan bahwa menulis bisa dijadikan terapi emosi.
>
> "Kalo tahu manfaatnya gitu, gue bakal nulis aja kalo lagi dongkol hati
> daripada marah-marah, capek!" celetuk salah seorang peserta dari belakang.
> Peserta yang lain juga mengaku akan bertekad menulis setiap hari supaya
> menghasilkan cerita yang dapat menginspirasi orang lain. Wah, Nida tunggu
> deh karya-karyanya! [nyimas]
>
> **********
>

3.

(catcil) Airmata Diujung Lorong Kematian

Posted by: "agussyafii" agussyafii@yahoo.com   agussyafii

Mon May 18, 2009 3:03 am (PDT)



(catcil) Airmata Diujung Lorong Kematian

By: agussyafii

Dirumah Amalia saya senantiasa banyak teman dan terkadang ada tamu
yang hadir tanpa saya mengenal sebelumnya. Setiap kali kehadiran
para tamu saya selalu mendapatkan mutiara-mutiara kearifan yang
berbentuk pengalaman kehidupan yang dialaminya.

Salahsatunya Pak Syaiful, seorang pengusaha muslim yang taat dalam
menjalankan ibadahnya. beliau suka hadir ditengah kami bersama
anak-anak Amalia. Penampilannya begitu sederhana, terkadang maen ke
rumah Amalia dengan mengendarai motor atau vespanya. Beliau pernah
bertutur berbagi pengalaman yang merubah orientasi hidupnya kala
dirinya berada diujung lorong kematian.

'Mungkin, mas agus syafii tidak percaya dengan cerita saya ini tapi
itulah kenyataan yang saya alami.'katanya. Pak Syaiful mengidap
radang kantung empedu. penyakitnya sangat parah, bahkan dokter
mengatakan hidupnya hanya tinggal 25%. Awalnya Pak Syaiful merasakan
rasa dingin di kakinya naik ke paha, perut hingga ke ubun-ubun. Rasa
dingin itu seolah berjalan begitu perlahan. 'Saya membayangkan nyawa
saya sudah berada diujung kematian' katanya dengan berlinang air
mata. 'Semua perbuatan kotor saya seperti terlihatkan, hanya satu
yang saya inginkan. Mati dalam keadaan bersyahadat' kata Pak Syaiful
dengan wajah ekspesi penuh ketawadlu'an.

Sejak kecil Pak Syaiful di didik dilingkungan pesantren. Setelah
selesai SMA dirinya mengadu nasib di Ibukota namun perjalanan
hidupnya tidak seperti yang ia bayangkan. Awalnya berdagang pakaian
di Pasar Cipulir. Usahanya sukses namun semakin sukses dirinya
semakin jauh dari agama. Kehidupan malam dan minuman keras terasa
nikmat. Pak Syaiful menjadi tersadar justru setelah sakitnya parah.
Yang paling ditakutkan oleh dirinya kehilangan momen membaca kalimah
syahadat dipenghujung hayatnya. dirinya mengalami diujung lorong batas antara kematian dan kehidupan.

Dalam keadaan tidak sadarkan diri, dirinya melihat bayangannya
sendiri. Pak Syaful bergerak melakukan apa yang pernah dia perbuat
di masa lalu. 'Saya seperti melihat film yang aktornya adalah diri
saya sendiri.'katanya, 'semua saya melihatnya dengan jelas, saya
pernah menyia-nyiakan anak dan istri saya hanya karena menuruti
kesenangan, sampai saya menangis meraung-raung menyesali semua
kebodohan yang saya pernah saya lakukan.' lanjut Pak Syaiful.

Kala Pak Syaiful melihat semua dosa-dosanya yang menakutkan
disaat itu juga dirinya memohon ampun kepada Alloh SWT,
tuturnya,'begitu saya memohon ampun kepada Alloh SWT, saya berjanji
untuk tidak melakukannya lagi. Disaat itu semua yang menyeramkan
hilang semua.' Dirinya merasakan melewati sebuah lorong gelap sampai
menuju tempat yang begitu indah dan nyaman. tempat itu seperti di
kampung halamannya waktu Pak Syaiful dimasa kecil.

Dari yang dialami Pak Syaiful itu pandangan hidupnya telah berubah.
kehidupan yang bergelimang maksiat dirinya menjadi lebih
mencintai Alloh SWT dan menjalankan semua perintahNya serta menjauhi
laranganNya. 'dan itu tidak mudah mas agus syafii.'katanya. Untuk
mencintai Alloh SWT kita harus menghadapi tantangan. Tantangan itu
untuk membuktikan apakah kita benar-benar mencintai Alloh SWT atau
tidak.' tutur Pak Syaiful dpenghujung malam perjumpaan kami.
Airmatanya benar-benar telah mengalir untuk Sang Khaliq, Alloh yang
Maha Besar.

---
'Ya Allah segala puji bagiMu. kepadaMulah pengaduanku dan Engkaulah tempat memohon pertolongan…' (HR Thabrany dari Abdullah ibnu Mas'ud).

Wassalam,
agussyafii

--
Terima kasih atas dukungan teman semua atas terselenggaranya program kegiatan 'Amalia Cinta Bumi (ACIBU) Minggu, tanggal 17 Mei 2009, di Rumah Amalia, Jl. Subagyo Blok ii 1, no.23 Komplek Peruri, RT 001 RW 09, Sudimara Timur, Ciledug. TNG. Program 'Amalia Cinta Bumi (ACIBU)' mengajak. 'Mari, hindari penggunaan kantong plastik berlebihan, bawalah kantong belanja sendiri. Sebab Kantong plastik jenis polimer sintetik sulit terurai- Bila dibakar, menimbulkan senyawa dioksin yang membahayakan- Proses produksinya menimbulkan efek berbahaya bagi lingkungan.' Mari lanjutkan, kirimkan dukungan anda pada program 'Amalia Cinta Bumi' (ACIBU) melalui http://agussyafii.blogspot.com, http://id-id.facebook.com/people/Agus-Syafii-Muhamad/861635703 atau sms 087 8777 12431

4.

Fwd: Persamaan TUHAN dan Jas Hujan

Posted by: "__MadeTeddyArtiana__" made.t.artiana@gmail.com

Mon May 18, 2009 3:06 am (PDT)



*Persamaan TUHAN dan Jas Hujan*

by MTA (Made Teddy Artiana)

*photographer, designer & profile developer*

"Jangan bawa-bawa TUHAN, Mas !" bentaknya dengan nada jauh dari
bersahabat,"ini bisnis Pak…TUHAN itu tempatnya dirumah ibadat !!". Wanita
muda modern ini jenis orang yang suka sekali berdebat. Menutupi kesalahan
sendiri dengan membolak-balik kata. Mencari secuil apapun kesalahan lidah
lawan. Menghujamkan kata-kata pedas dengan begitu bernafsu. Memojokkan lawan
bicara sedemikian rupa, membuat nya merasa begitu genius. Rasanya ia lebih
pantas menjadi seorang pengacara dibandingkan seorang ibu rumah tangga. Dan
jika diperhatikan lebih jauh, nada suara, intonasi yang digunakanpun agak
ganjil. Terlalu dibuat-buat. Naskah banget. Tidak jarang membuat bulu kuduk
berdiri, karena risih. Wanita muda ini mungkin banyak menghabiskan waktunya
dengan menonton televisi, cara ia berkata-katapun jadi mirip adegan
sinetron. Calon pengacara yang gagal, karena kebanyakan nonton sinetron. Dan
kini lawan bicaranya yang walau jujur tapi gagap karena terpojok tak dapat
berdalih apapun selain : "Demi TUHAN". Ternyata dua kata ini membuat wanita
tadi meradang. Tembok yang tampak tinggi kokoh dan mengesankan kemegahan itu
ternyata begitu mudah runtuh dengan sekali senggol.

**

"Cari selimut yuk..Made", kata seorang sahabat, yang kebetulan berprofesi
sebagai motivator. "Bukannya di kamar ada selimut, Pak ?", sahutku tidak
mengerti. "Wah..wah..wah..dasar anak muda gak gaul, kok nggak
ngerti..selimut hidup..ha..ha..ha..", jawab salah satu rekannya sambil
tertawa. Keningkupun berkerut. Apa nggak salah dengar. Baru saja ia bicara
soal keutuhan keluarga. Soal istri yang setia menemani saat-saat
kebangkrutannya. Soal anak-anak yang menjadi semangat juang. Soal keluargaku
yang menjadi sorga ku didunia…dan sebaginya..dan sebagainya. Secepat tanah
kering melenyapkan gerimis, secepat itu juga teori-teori moralnya lenyap
disela-sela gigi. Meskipun gigi itu belum kering. Kalau motivatornya begini,
bagaimana dengan yang dimotivasi.. Baru sepuluh menit sessi seminar
berakhir, karakter asli pun –tak tertahan lagi- muncrat kepermukaan. Siluman
jadi-jadian. Seperti kata pepatah : babi berbulu merak !!!

**

Sang Ayah adalah seorang tokoh spiritual terkemuka dikomunitasnya. Gelar
jabatan formal seorang pemuka agama terpampang jelas menambah panjang nama
orang itu. Wajah dan penampilan beda tipis dengan para nabi jaman dahulu
kala. Kini anaknya akan menikah. Acara resepsi outdoor yang cukup mewahpun
akan digelar. Segalanya sudah disiapkan dengan seksama. Tinggal satu hal
yang ia anggap belum tersedia. Sesuatu yang amat kritikal. Ia sangat
mencemaskan hal itu. Dalam setiap meeting keluarga dan panitia, "sesuatu"
itu selalu mendapat penekanan khusus. Sesuatu itupun membuatnya susah
memejamkan mata diwaktu malam. Pawang Hujan. Ia mencari seorang pawang hujan
yang cukup sakti untuk menangkal hujan guna mensukseskan resepsi ini. Tidak
perduli berapapun permintaan dan sesajen yang dibutuhkan, Pawang hujan itu
pasti akan menerimanya. Cukup mengejutkan. Bahkan seorang anak kecil loper
koran gelandangan yang mungkin belum pernah melihat wujud kitab suci pun
ketika langit mendung, berbisik : "Ya TUHAN semoga hujan jangan turun
dahulu." Kini seorang tokoh agama, yang nyaris hafal isi kitab suci dan
sanggup menerangkan hukum-hukum agama yang begitu keriting, tiba-tiba saja
dapat lupa, jika atas seijin TUHANlah hujan turun membasahi bumi. Dengan
bibir mengumandangkan nama-Nya, tetapi dengan logika sempit membuang
keberadaan-Nya ke tong sampah. Ia yang tampaknya paling dekat, ternyata
berdiri terlalu jauh untuk mengenal Boss-nya sendiri.
**
Sebagian besar dari kita tentunya tahu dan pernah mencoba seperangkat jas
hujan. Apapun bentuk dan warnanya, menggunakan jas hujan bertujuan sama.
Agar tidak kehujanan. Kalau mau jujur, sebenarnya menggunakan jas hujan
tidak membuat kita nyaman. Gerah, berisik dan membuat penampilan kita jadi
aneh. Batman bukan, Superman apalagi. Belum pernah ada seorang yang merasa
bertambah sexi, ganteng, macho pada saat menggunakan jas hujan. Yang ada
mesti ngedumel…."grrrrhhh hujan deh..yah terpaksa harus pake nih..". Dan
belum pernah saya jumpai ada orang yang dengan begitu riang gembira
menggunakan jas hujan, pada saat hari demikian cerah. Kecuali orang itu
rada-rada, atau bisa jadi seorang caleg gagal. Memang begitulah nasib jas
hujan. Digunakan jika dan hanya jika berada dalam keadaan sangat terpaksa.
Kemudian buru-buru dilepas, jika sudah tidak perlu.

Jika kita amati bersama-sama ternyata TUHAN bernasib mirip dengan
seperangkat jas hujan dalam kehidupan kita. Diingat jika terpaksa dan sebisa
mungkin tidak kita harapkan untuk digunakan. Tiga contoh cerita diatas hanya
secuil contoh nyata, dimana TUHAN dikesampingkan keberadaannya. Tragis,
walaupun nyata. TUHAN yang merupakan pencipta dunia ini hanya disisakan
kavling tersempit dalam hidup kita. Itupun jika tersisa. *Who's The
Boss ?*Dan jika kita ingat. Dia yang adalah pemilik kehidupan
sekaligus nyawa kita,
dikesampingkan sedemikian rupa seolah bukan siapa-siapa. Pencipta mata,
telinga, dan seluruh indera, dianggap buta, tuli dan tidak dapat berbuat
apa-apa. Yang "begituan itu" tempatnya di gereja, mesjid, pura, wihara dan
lain sebagainya, diluar itu jangan bawa-bawa Tuhan deh… Kita, Anda dan Saya
semakin pandai mengklasifikasi mana daerah yang pantas buat Dia, mana daerah
yang harus disterilisasi dari keberadaan Dia. TUHAN gak mungkin menyeberang
ke areal bisnis, *nggak matching*. Tahu apa TUHAN soal bisnis !! Begitu
kira-kira. Dirumah ibadah tampak demikian luar biasa saleh. Bahkan
penampilan dan ekspresi kitapun membuat para Malaikat minder. Diluar ? sikut
sana sikut sini, fitnah sana sini, jilat sana sini, sogok sana sini,
selingkuh sana sini. Mempersulit demi duit. Entertain dengan perempuan.
Ganas, peras, jebak, gebuk, habisiiiin. Dalam hal ini, jangankan orang,
setan aja ngeri melihat melihat ulah kita !! Gilanya ini semakin kita
anggap sebagai sebuah kelaziman dalam dunia yang modern. Semua juga begini,
begitu mantra yang sering kita ucapkan untuk menenangkan diri. Jujur ? Ahhh
*come on man..be real..!!!*

Ada sebuah kalimat dari Mario Teguh yang sangat berkesan bagi saya pribadi
sapai sekarang ini. *"Sesungguhnya jalan kebaikan ada milik TUHAN. Dan orang
yang berjalan didalamnya, sebenarnya sedang berjalan bersama TUHAN. Karena
itu berjalanlah dalam jalan-jalan kebaikan. Kemudian perhatikan apa yang
terjadi"*. Yang paling saya sukai adalah kalimat "kemudian perhatikan apa
yang terjadi". Memang tidak perlu diragukan lagi, entah kita melibatkan Dia
dalam kehidupan kita ataukah tidak. Pastilah ada akibat yang begitu nyata
yang dapat kita lihat dan rasakan. Saya pribadi percaya, dan pengalaman
hidup bertutur bahwa semakin luas pengakuan kita tentang "keberadaan" Nya
dalam kehidupan kita, maka semakin kuat juga otoritas Nya dalam menjaga,
melindungi dan menjamin hidup kita. Dia bukan jas hujan, Dia adalah pemilik
tunggal bumi dan segala isinya, dunia dan segala peradabannya, seluruh
nyawa, seluruh hati, seluruh rizki, seluruh keberuntungan ada dalam
genggamanNya. Jika Ia membuka tidak akan ada yang sanggup menutup, dan
sebaliknya jika Ia menutup tidak satupun yang sanggup membuka.

Akhir kata, ada baiknya jika kita merenungkan kata-kata seorang yang paling
bijaksana yang pernah hidup dimuka bumi ini. Seorang raja yang kaya raya,
penyair luar biasa yang gubahannya dijadikan tuntunan hidup orang banyak
sampai sekarang ini. Dalam sebuah syair, beliau berkata *"Akuilah Dia dalam
segenap lakumu, maka Ia akan meluruskan jalan mu". ****

*with friendship, respect & blessing
*Made Teddy Artiana, S. Kom
5a.

Mohon masukan dan saran untuk tulisan

Posted by: "amira paripurna" amiraparipurna@yahoo.co.id   amiraparipurna

Mon May 18, 2009 9:08 am (PDT)



Assalamualaikum
Salam kenal teman-teman semuanya. Nama saya Mira, sebenarnya udah agak lama masuk jadi member di milis ini, tapi baru sekarang berani memunculkan dan memperkenalkan diri. Saya mau minta bantuan teman-teman untuk memberikan masukan atas tulisan saya ini ya, kebetulan saat ini saya sedang mencoba untuk membuat kumpulan kisah-kisah pengalaman persahabatan dan pertemanan saya dengan kawan dan sahabat yang berbeda negara selama saya tinggal untuk studi 2 tahun di Belanda, dan dibawah ini adalah salah satu kisah yang saya angkat menjadi tulisan. Mohon komentar, saran dan masukannya ya...terima kasih sebelumnya :-)

Wassalam
Amira P

'SCHOONMAKER'
Bekerja paruh waktu di wilayah-wilayah kerja informal seringkali
dilakukan oleh pelajar-pelajar Indonesia diluar negeri. Kesempatan part time job memang cukup banyak dan hasilnya pun juga lumayan untuk menambah uang saku dan tambahan biaya hidup sehari-hari. Biasanya jenis pekerjaan yang dilakukan adalah menjadi cleaning service, bekerja di restoran atau café sebagai waitress, tukang antar surat atau koran, baby sitter, ada juga yang bekerja di pabrik-pabrik biskuit (cookies) dibagian pengemasan (packing). Informasi kerja tersebut biasanya bisa didapatkan melalui agen penyalur kerja maupun informasi mulut ke mulut dari student Indonesia yang sudah pernah bekerja sebelumnya.

Beberapa teman dari Indonesia yang kukenal sudah mulai bekerja part time beberapa bulan setelah berada di Belanda. Sebenarnya aku juga ingin seperti mereka, tetapi aku menyadari bahwa fisikku tidak begitu kuat dan tidak begitu pandai membagi waktu, kalau aku sampai jatuh sakit aku kawatir kuliahku justru amburadul. Namun aku tetap merencanakan untuk kerja part time dengan menunggu waktu yang tepat yaitu pada saat masa-masa kuliahku sudah benar-benar longgar.

Akhirnya datang juga kesempatan bagiku untuk kerja part time, saat itu masa perkuliahanku telah memasuki periode akhir, yang berarti sudah tak ada lagi mata kuliah yang kutempuh, tinggal mengerjakan dan menyelesaikan thesis saja. Info kerja itu kudapatkan dari Lyna—sesama kawan dari Indonesia. Karena akan segera kembali ketanah air untuk beberapa waktu, maka Lyna membutuhkan orang yang bisa menggantikannya ditempat bekerjanya. Rencananya aku hanya akan menggantikan Lyna selama 4 bulan saja, sesudahnya Lyna yang akan kembali melanjutkan bekerja di tempat tersebut.

Dengan senang kuterima saja tawaran Lyna, karena aku punya banyak waktu longgar. Lagipula seminggu hanya 3 jam saja dan menurut deskripsi kerja yang dijelaskan oleh Lyna kupikir tidak akan terlalu banyak menguras tenaga dan melelahkan fisikku. Pekerjaan itu tepatnya adalah sebagai schoonmaker. Dalam bahasa Belanda schoonmaker berarti iemand die voor zijn beroep gebouwen schoonmaakt kurang lebih berarti seorang cleaning service.

Tepat di minggu terakhir bulan April aku mulai bekerja menggantikan Lyna di rumah sebuah keluarga pasangan suami isteri berkewarganegaraan Inggris—Andrew dan Brigid. Ditempat itu aku diberi tanggungjawab untuk membersihkan seluruh bagian rumah, mulai dari menyedot debu, mengepel lantai, menata dan merapikan kamar beserta tempat tidur, melap semua perabot dan kaca, hingga membersihkan kamar mandi dan toilet.

Andrew dan Brigid adalah pasangan muda yang belum memiliki anak, keduanya sama-sama memiliki aktivitas dan kesibukan di luar rumah. Brigid bekerjasebagai seorang pengajar Bahasa Inggris di salah satu institute di Den Haag, sedang Andrew—suaminya bekerja sebagai seorang peneliti keberadaannya di Utrecht dalam rangka melanjutkan studi doktoralnya.

Seminggu sekali setiap Jum'at pagi, menjadi jadwal rutinku bekerja. Hari itu aku datang untuk pertama kalinya ke rumah Andy dan Brigid. Kedatangan pertamaku saat itu disambutnya dengan baik dan penuh keramahan, disuguhkannya teh hangat untukku karena saat datang aku kelihatan kedinginan. Tak seberapa lama kami saling berbincang memperkenalkan diri, sebelum dia mulai memberitahu apa-apa saja yang menjadi tugasku dan berapa hak salary yang mesti kuterima setiap satu jam aku bekerja. Setelah berbincang-bincang, Brigid mempersilahkanku untuk mulai bekerja, sedang mereka akan bersiap-siap untuk segera meninggalkan rumah.

Bangunan rumah mereka tidaklah terlalu besar, luasnya kurang lebih sama dengan perumahan di Indonesia yang bertype 36 hanya saja terdiri dari 2 lantai.
Saat pertama kali masuk kedalam rumah pasangan ini kesan sederhana begitu nampak, dari tatanan rumah dan pilihan perabotnya semuanya jauh dari kemewahan. Pemandangan rak-rak buku yang terdiri dari susunan buku-buku yang berjajar rapi yang terletak disudut-sudut ruang tamu dan ruang keluarga mencerminkan kegemaran dan kecintaan pemilik rumah terhadap buku bacaan.

Saat itu juga setelah Brigid mempersilahkanku untuk mulai bekerja, aku bergegas menuju gudang untuk mengambil peralatan pembersih rumah. Kumulai dengan membersihkan dapur terlebih dahulu dengan mencuci dishes yang ada ditempat cuci piring. Setelah bagian dapur beres dan kinclong , aku berpindah ke ruangan tamu, ruang keluarga dan ruang makan kubersihkan semua lantai yang berbahan kayu itu dengan vacuum cleaner, mengelap seluruh perabot, mebel beserta kaca-kaca pintu dan jendela, setelah itu baru mengepel lantai. Praktis 1,5 jam kuhabiskan waktuku untuk membersihkan lantai bawah. Pindah ke lantai atas, giliran membersihkan 2 kamar tidur dan kamar mandi. Kutata serapi mungkin kamar mereka, kugosok dengan teliti semua bagian-bagian kamar mandi. Penuh semangat aku mengerjakan itu semua.

Selesai sudah pekerjaan hari pertamaku, tanpa terasa aku sudah bekerja 3 jam lamanya. Kubersiap-siap untuk pulang, tak lupa sambil kuambil salary dan sepotong coklat yang telah disediakan oleh Brigid diatas meja yang terletak di ruang tamu. Kutimang-timang gaji pertama dari hasil kerja fisik ku, begini ternyata rasanya bekerja dengan "otot" batinku. Belum apa-apa aku sudah mulai merasakan pegal-pegal di lengan. Tapi aku tetap merasa senang dan nyaman.

Saat akan memasukkan "hasil jerih payahku" ke dalam dompet, tiba-tiba saja terlintas dalam benakku nasib-nasib buruk yang sering menimpa para TKW yang bekerja sebagai PRT di negeri Arab dan Malaysia. Tak hanya gaji yang ditahan oleh majikan sampai berbulan-bulan bahkan sampai habis kontrak kerjanya para TKW tetap juga tak kunjung mendapatkan haknya, mereka juga mendapatkan penyiksaan dan penganiayaan dari majikannya. Kondisi itu bukan hanya dirasakan oleh TKW di luar negeri. PRT didalam negeri juga sering mengalami hal yang serupa dibayar dengan gaji minim dan terkadang gajinya pun ditahan, jam kerja yang tak terbatas, dan mengalami sejumlah penganiayaan-penganiayaan. Miris hati ini, mengingat derita mereka. Jauh berbeda dengan apa yang kualami sekarang, gaji yang dibayarkan didepan dengan job description dan jam kerja yang jelas. Aku sudah tahu dan menerima hakkku jauh sebelum keringat ku mengering.

Minggu berikutnya aku tetap datang dengan jadwal yang sama, dan melakukan pekerjaan seperti minggu lalu, aku berusaha untuk seteliti serta sebersih mungkin membersihkan tiap-tiap sudut rumah dan menjauhi kecerobohan kerja.

Hari itu tepat di minggu ketiga aku bekerja, aku mendapatkan kejutan kecil dari Andrew dan Brigid. Mereka menaikkan gajiku perjam dari 10 Euro menjadi 15 Euro, gaji yang cukup besar untuk standart umumnya seorang schoonmaker. Pemberitahuan kenaikan gaji itu di tulisnya diatas memo yang diletakkan seperti biasanya disudut meja ruang tamu, beserta uang gaji dan sebatang coklat yang selalu disediakan untukku.

Begitulah, minggu-minggu berikutnya tetap kujalani "profesi" dengan penuh kegembiraan, meski terkadang setiap kali selesai bekerja, kurasakan pegal-pegal di punggung dan lengan, namun kuaanggap sebagai refreshing disela-sela kejenuhanku mengerjakan thesis.

Meskipun bekerja diluar pengawasan mereka, aku tetap saja bekerja dengan baik, jujur dan seprofesional mungkin. Aku tidak ingin mengecewakan mereka, jujur saja aku begitu respek dengan sikap dan cara mereka.

Setiap kali aku datang untuk membersihkan rumah, jarang aku berkesempatan untuk bertemu dengan Andrew maupun Brigid, kuhitung-hitung mungkin 3 atau 4 kali saja aku sempat bertemu dengan mereka. Sikap mereka selalu sopan, ramah dan penuh penghargaan terhadapku tak ada sedikitpun ekspresi dan sikap meremehkan padaku yang saat itu bekerja sebagai cleaning service.

Ada hal lain yang juga membuatku salut dengan pasangan ini yaitu gaya hidup mereka. Jika dilihat status sosial ekonominya, pasangan ini berasal dari strata menengah. Namun saat aku merapikan ruang kamar mereka, bukannya aku menyelidik tetapi kebetulan koleksi tas, sepatu mereka diletakkan diluar lemari, jadi aku bisa leluasa melihat dan "memeriksa", begitu juga dengan koleksi pakaian-pakaiannya pada saat digantungnya dijemuran tak ada satupun koleksi-koleksi pakaian, tas, sepatu dan benda-benda bermerk lainnya berseliweran di rumah mereka.

Sungguh mendadak saja aku merasa malu melihat kebiasaan dan gaya hidup anak muda dan pasangan-pasangan muda bangsaku sendiri yang menyukai gaya hidup hedonis dan kapitalis. Kebanyakan dari mereka justru berlomba-lomba berburu benda-benda bermerk untuk menunjukkan status dan gengsi mereka. Ah aku merasa muak jika mengingat gaya hidup mereka.

Tiba juga hari terakhir aku bekerja ditempat Andrew dan Brigid, sepert biasa begitu aku memasuki ruang tamu, mau tidak mau pandangan mata pasti langsung tertuju pada meja segi empat karena terletak tepat ditengah ruangan. Dimeja itu Brigid dan Andrew selalu meletakkan kertas memo untuk menuliskan pesan yang ditujukan untukku, sepotong coklat dan salaryku. Namun di hari terakhir itu kulihat ada yang beda, di meja aku tidak hanya mendapati sepotong coklat dan uang 45 Euro sebagai gajiku, disampingnya kulihat ada bingkisan mungil dan sebuah kartu merah hati bergambar elephant. Bingkisan mungil itu berisi seperangkat perlengkapan perawatan kuku dan kaki dari Body Shop sedangkan dalam kartu itu Brigid dan Andy menuliskan pesan
" Dear Amira, Thank's so much for the wonderful work you have done, and good luck with the rest of your studies."

Lots of love,
Brigid and Andrew
PS: If you want to visit England then we'd love to show you around! (brigidjohnson@hotmail.com)

Ada sedikit rasa haru setelah membaca isi pesan itu. Aku telah mendapat pelajaran yang berarti selama bekerja dirumah pasangan ini. Nilai-nilai kesederhanaan dan kebersahajaan yang mengagumkan, hubungan "buruh-majikan" yang secara umum dianggap sebagai relasi yang subordinatif—bawahan dan atasan,tetapi dimata mereka tak ada kamus relasi buruh-majikan yang ada adalah hubungan yang sejajar dan mutualis.

Aku justru mendapat pelajaran berharga dari pasangan "blonde" yang telah bersikap lebih "eastern" daripada orang-orang timur sendiri. Orang-orang dari bangsa Timur yang mengaku mempunyai nilai-nilai ketimuran lebih luhur dan agung daripada bangsa barat, bahkan kadang begitu antipatinya terhadap segala sesuatu yang berbau dunia "barat", justru sering berperilaku tak sesuai dengan nilai ketimuran yang diagungkan dan dibanggakan.

Hingga aku kembali ke Indonesia, aku masih menjalin komunikasi melalui e-mail dengan Brigid, untuk sekedar saling sapa dan menanyakan kabar masing-masing. Pasangan itu kini sudah tak lagi tinggal di Belanda, mereka telah kembali kekampung halamannya di Liverpool, Inggris.

5b.

Re: Mohon masukan dan saran untuk tulisan

Posted by: "sismanto" siril_wafa@yahoo.co.id   siril_wafa

Mon May 18, 2009 4:47 pm (PDT)



Waalaikumsalam wr. wb.

Mbak Mira, kenalkan nama saya Sismanto, murid paling males di kelas. tulisannya sudah enak di baca dan mengalir koq. tunggu apa lagi, ayo cepetan dikumulkan tulisan-tulisan persahabtannya and di jadikan buku ya . . .
thanks ya dah berbagi cerita, ditunggu tulisan persahabtannya yang lain

~Sis~

--- In sekolah-kehidupan@yahoogroups.com, "amira paripurna" <amiraparipurna@...> wrote:
>
> Assalamualaikum
> Salam kenal teman-teman semuanya. Nama saya Mira, sebenarnya udah agak lama masuk jadi member di milis ini, tapi baru sekarang berani memunculkan dan memperkenalkan diri. Saya mau minta bantuan teman-teman untuk memberikan masukan atas tulisan saya ini ya, kebetulan saat ini saya sedang mencoba untuk membuat kumpulan kisah-kisah pengalaman persahabatan dan pertemanan saya dengan kawan da

5c.

Re: Mohon masukan dan saran untuk tulisan

Posted by: "amira paripurna" amiraparipurna@yahoo.co.id   amiraparipurna

Mon May 18, 2009 11:48 pm (PDT)



Terimakasih banyak Mas Sis atas tanggapannya dan apresiasinya, wah jadi tambah semangat nih :-),ditunggu ya tulisan lainnya dan jangan bosen2 kasih komentar.
Thanks a lot

Salam
Mira

--- In sekolah-kehidupan@yahoogroups.com, "sismanto" <siril_wafa@...> wrote:
>
> Waalaikumsalam wr. wb.
>
> Mbak Mira, kenalkan nama saya Sismanto, murid paling males di kelas. tulisannya sudah enak di baca dan mengalir koq. tunggu apa lagi, ayo cepetan dikumulkan tulisan-tulisan persahabtannya and di jadikan buku ya . . .
> thanks ya dah berbagi cerita, ditunggu tulisan persahabtannya yang lain
>
>
> ~Sis~
>
>
>
> --- In sekolah-kehidupan@yahoogroups.com, "amira paripurna" <amiraparipurna@> wrote:
> >
> > Assalamualaikum
> > Salam kenal teman-teman semuanya. Nama saya Mira, sebenarnya udah agak lama masuk jadi member di milis ini, tapi baru sekarang berani memunculkan dan memperkenalkan diri. Saya mau minta bantuan teman-teman untuk memberikan masukan atas tulisan saya ini ya, kebetulan saat ini saya sedang mencoba untuk membuat kumpulan kisah-kisah pengalaman persahabatan dan pertemanan saya dengan kawan da
>

6.

RIHLAH yukkkk ...to all eskaters

Posted by: "ammy ramdhania" ammy_ram@yahoo.co.id   ammy_ram

Mon May 18, 2009 2:40 pm (PDT)



Asalamu alaikum wr wb.
 
Dear eskater...
Kami ESKA BaNDUNG mengundang semua teman-tema untuk ikutan rihlah
Hari Sabtu tgl 23 Mei 2009
di Natural Hill Cisarua Cimahi
Jam 08.00 - bada Dzuhur
Acara : Hiking ke curug, family games, Short (bgt..) seminar : Hynoparenting
Acara ini bersamaan dengan Family Gatheringnya Sekolah Interaktif Gemilang Mutafanin
dengan team pemandu SekolahKehidupan.com
Biaya : Rp 10.000 biaya masuk Nathill.
Makan siang bawa sendiri atau boleh pesan ke panitia Rp 15.000
Ayo daftar cepetan...acaranya insya Allah asyik banget...
 
Salam ESKA
AMMY

--- Pada Sab, 16/5/09, MIFTAH ROHMAN <miftah_madiun@yahoo.co.id> menulis:

Dari: MIFTAH ROHMAN <miftah_madiun@yahoo.co.id>
Topik: [sekolah-kehidupan] Gaji 233 M Sebulan Menganggap Dirinya Bermewah-Mewahan Jika Makan Lebih Dari Dua Lauk Dalam Satu Hidangan
Kepada: sekolah-kehidupan@yahoogroups.com
Tanggal: Sabtu, 16 Mei, 2009, 10:20 PM

Gaji 233 M Sebulan Menganggap Dirinya Bermewah-Mewahan Jika Makan Lebih Dari Dua Lauk Dalam Satu Hidangan
 
 
 
Sejak lama saya mengenal [lebih tepatnya beragama] Islam dan berusaha mengenal perjalanan hidup Rasulullah dan para sahabat. Tapi saat saya membuka website http://spiritualpre neurship. com/?id=sirohpro perti  saya mendapatkan fakta Umar sang sahabat utama Rasul adalah seorang milyarder dengan penghasilan 233 M sebulan. Meskipun penghasilan beliau sebesar itu, Umar ra menganggap dirinya bermewahmewahan jika makan lebih dari dua lauk dalam satu hidangan.
 
Dalam sebuah pengajian, saya pernah mendapati seorang ustadz menyampaikan:
 
"Kita selalu mempelajari Sirah Nabawiyah dan Sirah para Sahabat, akan tetapi kita selalu membicarakan masalah akhlaq, keimanan, Tawakkat, ibadah dan pengorbanan mereka."
 
"Kenapa kita tidak pernah menanyakan bagaimana kehidupan mereka ketika dikatakan dalam Sirah tersebut bahwa Umar menginfaq-kan separoh harta kekayaannya untuk perjuangan Rasulullah dan Abu Bakar seluruh kekayaannya diinfaq-kan?"
 
"Seakan kita hendak meneladani semua perilaku semua ibadah dan ketundukan para sahabat dalam mengejar Syurga dan tak pernah kita mencontoh bagaimana para sahabat memenuhi kebutuhan keluarga dan mengapa mereka bisa berinfaq demikian luar biasa?"
 
"Seakan-akan kita tak membutuhkan bekal untuk hidup di dunia dengan mengabaikan pelajaran pola hidup mereka dalam menghadapi kehidupan. Betul sekali keyakinan kita akan halnya para sahabat yang sangat zuhud dengan dunia, akan tetapi mereka juga mengejar dunia dengan semangat luar biasa."
 
"Apakah kalian tidak ingat akan sebuah hadits - beramallah kalian untuk kehidupan akhirat  seakan-akan kalian akan mati esok hari dan beramallah kalian untuk kehidupan dunia seakan-akan kalian hendak hidup selamanya?"
 
"Kalian yang ada di majelis ini, jangan hanya akherat saja yang kalian kejar. Kalian menjadi Zuhud yang kebablasan. Kalian tidak pernah bekerja untuk mengajar dunia kalian. Isyarat hadits ini adalah bagaimana kita menjadi Muslim yang seimbang."
 
"sementara di luar sana, kebanyakan manusia mengejar dunia mati-matian, tapi lupa mempersiapkan kehidupan Akherat mereka, meski tak semua diantara mereka menjadi kaya raya, tapi perlu kalian catat bahwa banyak diantara mereka betul-betul melalaikan akheratnya."
 
Saudara, itulah nasihat sang Ustadz. Sayangnya kita sering lupa. Bahwa kita harus Kaya kalau mau naik haji. Diantara kita jarang yang mempersiapkan kekayaan untuk naik haji. Diantara kita ketika sudah memiliki kekayaan, banyak yang lupa untuk mempersiapkan diri menunaikan ibadah haji.
 
Masih dari website tadi. Saya juga baru menemukan daftar kekayaan para sahabat. Dan satu tauladan yang patut kita tiru, meski Umar Ra memiliki penghasilan 233 Miliar sebulan, beliau menganggap dirinya bermewahan jika makan lebih dari dua lauk dalam satu hidangan...
 
Satu nasihat yang sangat baik untu kita kapanpun dan dimanapun adalah agar kita tidak menghabiskan gaji yang kita teima untuk konsumsi. Melainkan disisihkan untuk berinvestasi. Agar uang kita tidak habis hanya untuk dimakan.
 
Kalau menginginkan artikel lengkap silakan klik di http://spiritualpre neurship. com/?id=sirohpro perti
 

Lebih bersih, Lebih baik, Lebih cepat - Yahoo! Mail: Kini tanpa iklan. Rasakan bedanya!

Akses email lebih cepat. Yahoo! menyarankan Anda meng-upgrade browser ke Internet Explorer 8 baru yang dioptimalkan untuk Yahoo! Dapatkan di sini!
http://downloads.yahoo.com/id/internetexplorer
7.

(no subject)

Posted by: "apriyanto aris" apri_eldurra@yahoo.com   aris_eldurra

Mon May 18, 2009 4:26 pm (PDT)





sukron mas..ini saya sampai saya kunjungi ke webnya kemudian saya print artikelnya..
but sayangnya ada promo tuk beli sesuatu disana..
tapi yang jelas ini artikel bagus...

sukron

"Dunia itu letaknya di tangan bukan dihati"
aris el durra
owner dan general manager el durra groups
"Bergerak di semua usaha real"
wisma el durra jl mayor achmadi no 197 Mojolaban sukoharjo Surakarta 57554
HP 081.728.311.02 / office (271)611.198/ 612.586
www.eldurra.com
www.goresancinta.multiply.com
YM apri_eldurra
FB $ FS apri_eldurra@yahoo.com

8.

Fwd: [OOT] 118 Fakta Terunik Dari Berbagai Belahan Dunia

Posted by: "Nursalam AR" nursalam.ar@gmail.com

Mon May 18, 2009 6:28 pm (PDT)



Sekadar terusan dari milis jiran, moga bermanfaat:).

Tabik,

Nursalam AR

---------- Forwarded message ----------
From: Redaksi Sumbawanews.com <redaksi@sumbawanews.com>
Date: May 18, 2009 10:30 PM
Subject: [mediacare] 118 Fakta Terunik Dari Berbagai Belahan Dunia
To: sastra-pembebasan <sastra-pembebasan@yahoogroups.com>, Reformasi
Birokrasi <reformasi_birokrasi@yahoogroups.com>,
Pembebasan_Papua@yahoogroups.com, nasionalist <nasional-list@yahoogroups.com>,
Mediacare <mediacare@yahoogroups.com>, Media_Nusantara@yahoogroups.com, kkn
watch <kkn-watch@yahoogroups.com>, berita_korupsi@yahoogroups.com,
propinsi_sumbawa@egroups.com

118 Fakta Terunik Dari Berbagai Belahan Dunia

1. Sayuran bit mengingatkan para juru masak akan binatang yang berdarah
ketika disembelih? Nama bit yang diberikan kepada sayuran ini berasal dari
kata bahasa Perancis bête yang berarti binatang liar."
2. Lebih dari setengah janji atau resolusi Tahun Baru sudah dilupakan atau
ditinggalkan orang sebelum akhir Juni tahun yang sama
3. Januari berasal dari nama dewa Romawi Janus yang bermuka dua? Muka yang
satu menghadap ke tahun yang lama dan muka kedua menghadap ke tahun yang
baru."
4. kebiasaan menggunakan bayi untuk menandai tahun yang baru dimulai di
Yunani sekitar tahun 600 SM? Tradisi ini didasarkan pada perayaan untuk dewa
anggur, Dionisus, yang dirayakan kelahirannya kembali untuk mengharapkan
kesuburan di tahun yang baru."
5. Presiden Gerald Ford dilahirkan dengan nama Leslie Lynch King, Jr.?
Orangtuanya bercerai dan ibunya kemudian menikah lagi dengan Gerald Rudolff
Ford, seorang penjaja cat, dan sejak itu ibunya memanggilnya dengan nama
Gerald Rudolff Ford, Jr."
6. Toko-toko minuman keras di AS pernah disebut toko paket yang menjual
barang paket karena undang-undang mengharuskan botol-botol minuman
disembunyikan dari mata umum dalam kantong kertas
7. Pada 1266 para pembuat roti di Inggris diperintahkan menandai setiap
rotinya agar bila ada yang jelek, dapat diketahui siapa yang harus
dipersalahkan."
8. Planet Venus diberi nama sesuai dengan dewi cinta Romawi, sementara Mars
diberi nama sesuai dengan dewa perang
9. Hembusan ikan paus menghasilkan bau yang sangat kuat? Baunya seperti
campuran ikan busuk dan minyak basi. Karena itu, para pelaut dulu percaya
bahwa hembusan paus dapat menyebabkan kerusakan otak pada manusia!"
10. Irving Berlin hanya dapat bermain musik dengan satu kunci, yaitu kunci F
kruis? Sebagai salah satu pengarang lagu terkemuka Amerika Serikat, Berlin
belajar sendiri bermain piano di bar tempat ia bekerja sebagai pelayan."
11. Di puncak gunung api Mauna Kea yang tidak aktif di pulau Hawaii terdapat
observatorium astronomi terbesar di dunia dengan teleskop yang dioperasikan
oleh para astronomi dari 11 negara
12. Sebelum karet penghapus ditemukan, orang menggunakan potongan-potongan
roti untuk menghapus tulisan pensil
13. Presiden Amerika Serikat Thomas Jefferson adalah pakar anggur pertama
negara tersebut
14. Amerika Serikat membeli Alaska dari Rusia pada 1867 dengan harga
$7.200.000 atau sekitar 2 sen untuk setiap 4.046,86 m²
15. Walt Disney ketika bekerja di Korps Palang Merah AS, pernah mencari uang
dengan mengecati topi-topi helm tentara dengan warna-warna kamuflase,
memukulinya hingga kelihatan lecet-lecet bekas pertempuran, dan kemudian
menjualnya kepada orang-orang Amerika yang mencari cendera mata yang
realistik

detail silakan akses di
http://www.maubaca.com/serba-serbi/237-118-fakta-terunik-dari-berbagai-belahan-dunia.html

--
Sam Lamafa
Media Consultant
www.kickzionism.multiply.com

--
-"A long journey begins with one small step" (Chinese proverb) -
Nursalam AR
Translator & Writer
0813-10040723
021-92727391
www.nursalam.multiply.com
YM ID: nursalam_ar
Facebook: nursalam ar
Ingin belajar menulis & menerjemahkan?
ke www.pensilmania.multiply.com aja!
9.

(Catcil) Bukan saatnya lagi baca Buku..!

Posted by: "rahmad nurdin" rahmad.aceh@gmail.com   rahmadsyah_tcc

Mon May 18, 2009 8:31 pm (PDT)



Assalamu'alaikum wr.wb

Semangat pagi sahabat, semoga waktu ini menjadi saat keemasan bagi mu. Detik
sedang melangkah, merupakan kebesaran bagimu. Semoga masa yang dianugerahkan
oleh Sang Penentu waktu penghabisan, dapat kita gunakan sebaik-baiknya.
Harapan besarku, semoga hari ini menjadi lebih baik dari hari kemarin...

Tahun 2007 yang lalu. Saya lagi ayik-asyik nya baca buku tentang Busness
Revolution. Mungkin itu ketiga kalinya aku baca. Guna tetap memperkuat
semangat untuk berbisnis. Tiba-tiba teman saya menghampiri.."Lagi ngapain
mad ?" tanya dia. "Ya baca bukulah bro.." jawab saya. kemudian dia memberi
saran untuk saya, mudah-mduahan saran ini juga bermanfaat bagimu
shahabat. "Sekarang
bukan saat nya lagi baca buku, saat nya untuk ACTION"... dia pun pergi...

Saya duduk diam. Merenungi nasehat yang dia sampaikan. "Bukan saatnya lagi
baca Buku" Benar-benar nasehat yang indah. Mari kita ingat kembali. Sudah
berapa banyak buku tentang bisnis dan motivasi kita baca? Bagi shahabat yang
gemar mengikuti seminar, training, dan workhsop tentang kesuksesan. Sudah
berapa even kita hadiri? Dari pembicara National, bahkan mungkin dari luar
negeri. Anda juga mengikuti walau kesana.

Sudahkah kita jalankan? Barangkali benar. "Sekarang bukan saatnya lagi baca
buku. Bukan waktunya lagi mengejar-ngejar kelas training. Yang perlu dan
bijak kita lakukan sekarang adalah ACTION. Mengaplikasikan saran-saran,
metode-metode kesuksesan yang pernah kita pelajari. Baik dari buku-buku,
Coahing, VCD atau seminar pengembangan diri (Sukses)"

Shahabat... Mari kita pantaskan doa mulia kita dengan tindakan nyata. Kita
buktikan bahwa sukses adalah memang HAK kita. Semoga kita menjadi pembukti,
bahwa langkah-langkah nyatalah pengundang keberhasilan. Jika anda baru
selesai mempelajari tentang akuntansi. Bantulah pengusaha kecil mempercantik
laporan cashflow usaha mereka. Baru belajar Marketing. Beri saran-saran
promosi indah kepada yang memerlukan. Baru mengikuti workshop penulisan.
Segera tulis artikel pertama anda. Apapun yang telah anda baca dan pelajari
segera amalakan. Bukankah pembelajaran yang indah hadir dalam kelas TINDAKAN
?

Anda tidak perlu hebat untuk menjadi orang hebat. karena langkah-langkah
TINDAKAN nyata kitalah menentukan kehebatan kita. Apalagi yang engkau tunggu
shahabat?
--
RAHMADSYAH
Practitioner NLP I 081511448147 I Motivator & Trauma Therapist
www.rahmadsyah.co.cc I YM ; rahmad_aceh
10a.

[Ruang Baca] Aku Lelah Menjadi Cantik

Posted by: "ukhti hazimah" ukhtihazimah@yahoo.com   ukhtihazimah

Mon May 18, 2009 10:18 pm (PDT)



Cantik. Apa yang terbayang saat kata cantik menerobos ke kepalamu? Sebagian besar pasti membayangkan Perempuan.

Selama ini kata cantik memang selalu identik dengan sosok Hawa. Dengan kerelatifannya, setiap manusia mulai memberi nilai tambah sesuatu yang memiliki kecantikan. Ketika manusia mencintai kecantikan, maka obsesi dan keserakahan akan berusaha melibatkan diri untuk mendapatkan si cantik. Dan ketika tanpa disadari memilih obsesi dan keserakahan, kecantikan pun tak kan lepas dari eksploitasi.

Tokoh Aku dalam cerpen "Aku Lelah Menjadi Cantik" merasakan eksploitasi atas kecantikan yang dia sendiri tak mengerti, atas dasar apa dia diberikan predikat cantik. Kelelahan yang membuat dia kerap merasa "menderita" dengan pemberat telinga, penyangga dada ataupun pandangan mata liar para lelaki.

Penulis semakin memperluas makna cantik dalam kisah-kisahnya yang dituturkan dengan bahasa puitis. Kecantikan alam. Pemilihan Judul "Aku Lelah Menjadi Cantik" sebagai "headline" buku, tidak sekedar karena judul ini sangat provokatif, tapi judul ini sekaligus dapat menggambarkan kelelahan alam yang kecantikannya terus menerus dikeruk dan dieksploitasi keserakahan.

Lewat buku ini Koko mem-protes kecantikan pulaunya yang mulai terkoyak. Pulau Bangka-Belitung yang sangat terkenal dengan tambang timahnya, mulai kehabisan nafas. Pengerukan tanpa kendali membuat tanah humus berubah menjadi pasir. Kolong-sumber kebutuhan air-- pun menjadi korban. Air cokelat, tercemar minyak solar yang membunuh spesies penghuni. Dan rusaklah ekosistem.

Tak hanya masalah alam, para sumber daya manusia juga semakin tergiur untuk saling berebut lahan tambang, seorang guru mulai meninggalkan didikannya, para pecocok tanam mulai tak mengindahkan ladangnya. Semua dilakukan demi menghamba kepada uang.
Selain itu, penulis juga menggambarkan masih kentalnya adat istiadat di Tanah timah tersebut. Upacara ceriak atau rateb saman yang dianggap dapat penolak bala, ditampilkan sebagai "solusi" bencana, penderitaan dan ketertindasan masyarakat Bangka-Belitung.
Penggunaan bahasa yang puitis, terkadang membuat beberapa kisah butuh dahi yang berkerut untuk menerjemahkannya.  Pemakaian kata ganti orang pada cerita "Inilah tempat Ia bermain", lelaki pertama, kedua, ketiga dan keempat, juga sedikit membingungkan dan tidak nyaman.

Yang menarik adalah sebagian besar kisah memiliki kaitan dengan tokoh sentral Atuk Jum, tetua kampung. Tokoh yang sangat dihormati masyarakat.  Dan menurut pembaca akan semakin apik  jika kisah "Tempat yang Kami Rindukan" yang menggambarkan tentang kegelisahan Atuk atas pengurasan alam menjadi pembuka kumcer dan ditutup dengan kisah kematian Atuk pada cerpen "Atuk Jum".  Kematian yang seakan menjadi puncak lelah pertahanan "cantik".

Judul : Aku Lelah Menjadi Cantik
Penulis : Koko P. Bhirawa
Pemeriksa Aksara: Fivin Novidha
Penerbit : Hikayat Publishing
Tahun : 2009
Tebal : 86 halaman
Harga : Rp. 17.000,-

:sinta:

"Keindahan selalu hadir saat manusia berpikir positif"

BloG aKu & buKu
http://jendelakumenatapdunia.blogspot.com

BloG RaMe-RaMe
http://sinthionk.multiply.com

BloG PenGuMPuL CataTaN
http://sinthionk.rezaervani.com

YM : SINTHIONK

10b.

Re: [Ruang Baca] Aku Lelah Menjadi Cantik

Posted by: "Nia Robie'" musimbunga@gmail.com

Mon May 18, 2009 10:53 pm (PDT)



mantabs sepertinya sint

Pada 19 Mei 2009 12:18, ukhti hazimah <ukhtihazimah@yahoo.com> menulis:

>
>
> Cantik. Apa yang terbayang saat kata cantik menerobos ke kepalamu? Sebagian
> besar pasti membayangkan Perempuan.
>
> Selama ini kata cantik memang selalu identik dengan sosok Hawa. Dengan
> kerelatifannya, setiap manusia mulai memberi nilai tambah sesuatu yang
> memiliki kecantikan. Ketika manusia mencintai kecantikan, maka obsesi dan
> keserakahan akan berusaha melibatkan diri untuk mendapatkan si cantik. Dan
> ketika tanpa disadari memilih obsesi dan keserakahan, kecantikan pun tak kan
> lepas dari eksploitasi.
>
> Tokoh Aku dalam cerpen "Aku Lelah Menjadi Cantik" merasakan eksploitasi
> atas kecantikan yang dia sendiri tak mengerti, atas dasar apa dia diberikan
> predikat cantik. Kelelahan yang membuat dia kerap merasa "menderita" dengan
> pemberat telinga, penyangga dada ataupun pandangan mata liar para lelaki.
>
> Penulis semakin memperluas makna cantik dalam kisah-kisahnya yang
> dituturkan dengan bahasa puitis. Kecantikan alam. Pemilihan Judul "Aku Lelah
> Menjadi Cantik" sebagai "headline" buku, tidak sekedar karena judul ini
> sangat provokatif, tapi judul ini sekaligus dapat menggambarkan kelelahan
> alam yang kecantikannya terus menerus dikeruk dan dieksploitasi keserakahan.
>
>
> Lewat buku ini Koko mem-protes kecantikan pulaunya yang mulai terkoyak.
> Pulau Bangka-Belitung yang sangat terkenal dengan tambang timahnya, mulai
> kehabisan nafas. Pengerukan tanpa kendali membuat tanah humus berubah
> menjadi pasir. Kolong—sumber kebutuhan air-- pun menjadi korban. Air
> cokelat, tercemar minyak solar yang membunuh spesies penghuni. Dan rusaklah
> ekosistem.
>
> Tak hanya masalah alam, para sumber daya manusia juga semakin tergiur untuk
> saling berebut lahan tambang, seorang guru mulai meninggalkan didikannya,
> para pecocok tanam mulai tak mengindahkan ladangnya. Semua dilakukan demi
> menghamba kepada uang.
> Selain itu, penulis juga menggambarkan masih kentalnya adat istiadat di
> Tanah timah tersebut. Upacara ceriak atau rateb saman yang dianggap dapat
> penolak bala, ditampilkan sebagai "solusi" bencana, penderitaan dan
> ketertindasan masyarakat Bangka-Belitung.
> Penggunaan bahasa yang puitis, terkadang membuat beberapa kisah butuh dahi
> yang berkerut untuk menerjemahkannya. Pemakaian kata ganti orang pada
> cerita "Inilah tempat Ia bermain", lelaki pertama, kedua, ketiga dan
> keempat, juga sedikit membingungkan dan tidak nyaman.
>
> Yang menarik adalah sebagian besar kisah memiliki kaitan dengan tokoh
> sentral Atuk Jum, tetua kampung. Tokoh yang sangat dihormati masyarakat.
> Dan menurut pembaca akan semakin apik jika kisah "Tempat yang Kami
> Rindukan" yang menggambarkan tentang kegelisahan Atuk atas pengurasan alam
> menjadi pembuka kumcer dan ditutup dengan kisah kematian Atuk pada cerpen
> "Atuk Jum". Kematian yang seakan menjadi puncak lelah pertahanan "cantik".
>
> Judul : Aku Lelah Menjadi Cantik
> Penulis : Koko P. Bhirawa
> Pemeriksa Aksara: Fivin Novidha
> Penerbit : Hikayat Publishing
> Tahun : 2009
> Tebal : 86 halaman
> Harga : Rp. 17.000,-
>
>
> :sinta:
>
> "Keindahan selalu hadir saat manusia berpikir positif"
>
> BloG aKu & buKu
> http://jendelakumenatapdunia.blogspot.com
>
> BloG RaMe-RaMe
> http://sinthionk.multiply.com
>
> BloG PenGuMPuL CataTaN
> http://sinthionk.rezaervani.com
>
> YM : SINTHIONK
>
>
>
>
10c.

Re: [Ruang Baca] Aku Lelah Menjadi Cantik

Posted by: "ukhti hazimah" ukhtihazimah@yahoo.com   ukhtihazimah

Mon May 18, 2009 11:23 pm (PDT)



yoa...tapi gaya bahasa yang puitis sering bikin gw bingung euy :p maklum, kepalaku kan dipenuhi kerealistisan dari pada imajinasi hehehehehe...

:sinta:

"Keindahan selalu hadir saat manusia berpikir positif"

BloG aKu & buKu
http://jendelakumenatapdunia.blogspot.com

BloG RaMe-RaMe
http://sinthionk.multiply.com

BloG PenGuMPuL CataTaN
http://sinthionk.rezaervani.com

YM : SINTHIONK

--- On Tue, 5/19/09, Nia Robie' <musimbunga@gmail.com> wrote:

From: Nia Robie' <musimbunga@gmail.com>
Subject: Re: [sekolah-kehidupan] [Ruang Baca] Aku Lelah Menjadi Cantik
To: sekolah-kehidupan@yahoogroups.com
Date: Tuesday, May 19, 2009, 5:53 AM

mantabs sepertinya sint

Pada 19 Mei 2009 12:18, ukhti hazimah <ukhtihazimah@ yahoo.com> menulis:

Cantik. Apa yang terbayang saat kata cantik menerobos ke kepalamu? Sebagian besar pasti membayangkan Perempuan.










11.

(etalase) Tulisan (Obrolan) yang Inspiratif

Posted by: "CaturCatriks" akil_catur@yahoo.co.id   akil_catur

Mon May 18, 2009 10:34 pm (PDT)





Tulisan (Obrolan) yang
Inspiratif

Oleh: Ali Sobri(Tulisan ini dimuat di Radar Banten, Minggu 17 Mei 2009)

Ketika musimnya nge-blog di dunia internet, baik di web pribadi atau di layanan
blogging gratis. Rekreasi menulis
rupanya menjadikan banyak orang bebas menuliskan, mencurahkan, mengobrolkan apa
saja yang diinginkan, diingat para blogger saat itu. Dan sekarang bukan
zamannya lagi menulis diary sembunyi pulpen. Situs pribadi yang juga sering
disebut `diary online` ini sudah membebaskan orang lain untuk membaca hasil
tuangan pemikiran (tulisan) secara terbuka, siap dikomentari dan bahkan sang
penulis yang menawarkan tulisannya sendiri.

Apapun
itu yang dituliskan sudah banyak ternyata yang hasil tulisannya mampu
menginspirasi pembacanya. Obrolan rutinitas hari perhari, kisah sendiri, orang
lain atau sekadar membicarakan masa depan membuat tulisan di dunia literasi
maya beraneka ragam. Hingga mereka mengelompokkan mana tulisan hiburan sesaat,
mana tulisan pembangun hidup. Dan kelompok terakhir adalah adalah buku kumpulan
kisah inspiratif, hasil tulisan (obrolan) tiga sahabat; Retnadi Nur´aini, Airin
Nisa, dan Shinta Anita Sari dalam buku mereka Let´s Talk About Friendship, Love & Marriage,
Ordinary Miracles.

Berbagi
Obrolan

Seperti
sudah saya katakan, sekarang zamannya berbagi. Tulisan-tulisan berharga berupa
catatan harian (diary), renungan kisah pelajaran hidup (ordinary miracles), dan
wacana persahabatan (friendship), cinta (love), pernikanan (marriage), juga
keluarga (family) menjadi obrolan seru yang kini sudah layak dibagikan
hikmahnya dengan orang lain.

Seperti
juga makhluk hidup yang sosial, kita (manusia) tidak bisa hidup tanpa orang
lain. Retno, Ain, dan Shinta pun demikian, orang-orang di sekeliling mereka
menjadi bagian kisah hidup perjalanannya. Mereka berbincang, bercerita, berbagi
dan kita (pembaca) seakan bisa merasakan setiap peristiwa suka duka mereka.

Kisah
yang diobrolkan mereka disampaikan dalam tulisan yang ringan, seringan
tulisan-tulisan dan kisah-kisah di buku chicken soup karangan Jack
Canfield. Meski akan terasa lain jika pembaca berjenis lelaki, oleh sebab agak
feminim di beberapa bagian seperti love & marriage. Akan tetapi jangan
kawatir, tulisan terpilih ini tidak akan mengulas gosip selebritis sama sekali,
bahkan model pakaian, atau ramalan bintang teranyar. Tak ada. Justeru, obrolan
yang sepertinya renyah, manis dan menarik jika dibaca dengan secangkir kopi
susu esensial bertabur persahabatan, keluarga, cinta dan pernikahan, serta
keajaiban-keajaiban berjiwa malaikat dalam kehidupan.

Diawali
tulisan Retnadi Nur`aini, yang mengingatkan kita tentang persahabatan Retno
(dirinya), Citra, Ain, Yena, dan Shinta. Hal bagaimana perlakuan, kelakuan
antar sahabat serta tips dalam

Yahoo! Mail Sekarang Lebih Cepat dan Lebih Bersih. Rasakan bedanya! http://id.mail.yahoo.com
12.

(catcil) Cintailah Tanpa Syarat

Posted by: "agussyafii" agussyafii@yahoo.com   agussyafii

Tue May 19, 2009 12:28 am (PDT)



Cintailah Tanpa Syarat

By: agussyafii

Malam belum begitu larut. Hana nampak sudah mulai mengantuk. Istri saya mengipasi sambil membacakan Shalawat Nabi. Biasanya juga menyanyikan 'Rukun Islam Yang Lima' atau 'Alloh Tuhanku' sampai akhirnya Hana tertidur lelap. Kegiatan tiap malam bagi seorang ibu mengantar mimpi indah pada putrinya merupakan wujud ekpresi cinta. Anak-anak akan lebih mudah meniru setiap waktu dan tumbuh menjadi dewasa yang semua perilakunya dipengaruhi oleh ekpresi cinta dari orang-orang disekelilingnya.

Hidup bersama anak-anak adalah pengungkapan diri kita. Rasanya kita seperti bercermin. Anak-anak suka sekali meniru. Mereka belajar dengan meniru. Meniru gerak tubuh kita. Meniru setiap kata yang kita ucapkan. Bahkan kita seolah bisa melihat diri kita sendiri didalam sosok anak-anak.

itulah yang juga saya alami. Setiap kali saya menerangkan di depan anak-anak Amalia, mulai cara saya berbicara dan gerak tangan saya selalu ditiru oleh Hana. Saya seolah bercermin melihat sosok diri saya pada Hana dan Hana melihat saya sebagai sosok cermin bagi dirinya.

Anak-anak kita bercermin pada diri kita sebagai orang tua. orang tua yang bahagia mampu menebarkan cinta dan anak-anak merasa dicintai dan diterima maka anak-anak kita akan tumbuh menjadi orang yang hidup penuh dengan cinta. Cintailah anak-anak kita tanpa syarat dengan cinta itulah mereka menemukan kebahagiaan didalam dirinya dan kebahagiaan itu tidak membuatnya bergantung pada lingkungan diluar dirinya. Itulah cinta yang berasal dari Alloh SWT dan hanya untuk Alloh SWT.

--
'Sesungguhnya sholatku, ibadahku, hidupku dan matiku adalah milik Alloh, Tuhan Semesta Alam.'

Wassalam,
agussyafii

--
Terima kasih atas dukungan teman semua atas terselenggaranya program kegiatan 'Amalia Cinta Bumi (ACIBU) Minggu, tanggal 17 Mei 2009, di Rumah Amalia, Jl. Subagyo Blok ii 1, no.23 Komplek Peruri, RT 001 RW 09, Sudimara Timur, Ciledug. TNG. Program 'Amalia Cinta Bumi (ACIBU)' mengajak. 'Mari, hindari penggunaan kantong plastik berlebihan, bawalah kantong belanja sendiri. Sebab Kantong plastik jenis polimer sintetik sulit terurai- Bila dibakar, menimbulkan senyawa dioksin yang membahayakan- Proses produksinya menimbulkan efek berbahaya bagi lingkungan.' Mari lanjutkan, kirimkan dukungan anda pada program 'Amalia Cinta Bumi' (ACIBU) melalui http://agussyafii.blogspot.com, http://id-id.facebook.com/people/Agus-Syafii-Muhamad/861635703 atau sms 087 8777 12431

13.

(tulisan) Wacana Psikologi Islami

Posted by: "agussyafii" agussyafii@yahoo.com   agussyafii

Tue May 19, 2009 12:28 am (PDT)



(tulisan) Wacana Psikologi Islami

By: Prof. Dr. Achmad Mubarok MA

Belum ada kesepakatan tentang penyebutan nama, apakah nama psikologi Islami atau psikologi Islam. Hal ini mengisyaratkan bahwa berbeda dengan disiplin ilmu sejarah Islam, Filsafat Islam atau hokum Islam-Ilmu psikologi Islam seperti halnya sosiologi Islam masih dalam proses pembangunan, dan belum mewujud sebagai sains. Kebaruan ini bukan berarti topik tentang psyche, nafs atau jiwa-belum dijamah oleh dunia keilmuan Islam, melainkan karena sejarah keilmuan yang berbeda. Psikologi, meskipun secara lughawi adalah psyche (jiwa, roh) dan logos (ilmu)-seharusnya adalah ilmu yang berbicara tentang jiwa sehingga dalam bahasa Indonesia juga disebut Ilmu Jiwa-tetapi psikologi tidak membicarakan jiwa, melainkan perbuatan sebagai gejala dari jiwa.

Sebagai disiplin ilmu baru, psikologi baru dikenal pada akhir abad ke-18M, tetapi akarnya telah menghunjam jauh ke dalam kehidupan primitive umat manusia sejak zaman dahulu kala. Plato sudah mengatakan bahwa manusia adalah jiwanya, sedangkan badannya hanyalah sekedar alat saja. Aristoteles, berbeda dengan Plato, ia mengatakan bahwa jiwa itu adalah fungsi dari badan seperti halnya penglihatan adalah fungsi dari mata. Kajian tentang nafs di Yunani selanjutnya menurun bersama dengan runtuhnya peradaban Yunani.

Runtuhnya peradaban Yunani Romawi, memberi peluang kepada pemikir-pemikir Islam mengisi panggung sejarah. Melalui gerakan penerjemahan dan kemudian komentar serta karya orisinil yang dilakukan oleh para pemikir Islam terutama pada masa Dawlah Abbasiyah, esensi dari pemikiran Yunani diangkat dan diperkaya, dan selanjutnya melalui peradaban Islamlah Barat menemukan kembali kekayaan keilmuan yang telah hilang itu.

Pemahaman tantang nafs oleh para ulama generasi pertama tidak diilhami dari pemikiran Yunani, tetapi dari al-Quran dan hadits. Kata nafs disebut alQuran lebih dari 300 kali. Demikian juga dalam hadits nafs banyak disebutkan. Seperti telah diuraikan secara panjang lebar nafs juga disebut alQuran dengan term lain, yaitu qalb, `aql, rûh dan bashirah. Dalam kaitannya dengan upaya membangun kesehatan mental manusia, kajian nafs yang berkembang bukan psikologi tetapi tasawuf dan akhlak, yakni ilmu yang menekankan nafs sebagai sifat tercela yang perlu disucikan (tazkiyah an nafs) agar menjadi nafs yang sehat (nafs muthma-innah). Di sayap lain para failasuf Muslim juga terpengaruh oleh pemikiran Yunani dalam membahas nafs dan roh sehingga kubu filsafat Islam diwakili oleh Ibn Rusyd, yang terlibat perdebatan akademik berkepanjangan dengan al-Ghazâli dari kubu Ilmu Kalam dan tasawuf. Dalam kurun waktu lebih dari tujuh abad, nafs dibahas di dunia Islam dalam kajian yang bersifat sufistik dan falsafi.

Setelah dunia Islam jatuh dalam cengkeraman penjajahan Barat dan selanjutnya berada dalam di bawah pengaruh budaya sekuler Barat, banyak mahasiswa Muslim yang tergila-gila terhadap semua aspek peradaban yang datang dari Barat. Menurut Dr. Malik B. Badri, ada tiga fase perkembangan sikap psikolog muslim terhadap psikologi modern yang berasal dari Barat, yaitu (1) fase infantuasi, (2) fase rekonsiliasi dan (3) fase emansipasi.

Pada fase pertama mahasiswa muslim tergila-gila kepada teori psikologi dan tekniknya yang memikat. Mereka mengikuti sepenuhnya teori-teori psikologi modern tanpa kritik. Pada fase kedua mereka sudah mulai mencocok-cocokkan apa yang ada dalam teori psikologi dengan apa yang ada dalam alQuran. Mereka beranggapan bahwa di antara keduanya tidak ada pertentangan. Pada fase terakhir, mereka makin bersifat kritis terhadap pandangan-pandangan psikologi modern dan mengalihkan perhatiannya pada alQuran, hadits dan khazanah klasik Islam yang ternyata juga membahas nafs dan manusia. Tentang khazanah klasik menurut Imam Abu Manshur al-Tha'libî, ditemukan ada lima puluh kata yang digunakan kaum Muslimin untuk menyatakan tingkat perkembangan manusia seperti janin, walid, radi'i, baligh, murahiq dan lain-lain.

Pada akhirnya mereka mulai menyadari ketika mengkaji psikologi, mereka merasa sebagai Muslim yang psikolog, bukan psikolog yang kebetulan Muslim. Pandangan psikologi modern yang dipandang secara kritis terutama yang berhubungan dengan pandangan teori psikoanalisa dan behaviorisme karena kedua teori itu merendahkan martabat manusia sebagai hamba dan khalifah Allah, sementara teori yang humanistik dipandang mendekati pandangan Islam.

sumber, http://mubarok-institute.blogspot.com

Wassalam,
agussyafii

Recent Activity
Visit Your Group
Sell Online

Start selling with

our award-winning

e-commerce tools.

Y! Messenger

PC-to-PC calls

Call your friends

worldwide - free!

Y! Groups blog

the best source

for the latest

scoop on Groups.

Need to Reply?

Click one of the "Reply" links to respond to a specific message in the Daily Digest.

Create New Topic | Visit Your Group on the Web

Tidak ada komentar: