Hidup Damai
By: agussyafii
Didalam kehidupan sehari-hari saya seringkali diberikan nasehat oleh ibu. ibu buat saya bagaikan rembulan yang setiap sinarnya merupakan tutur selalu menyejukkan hati. Pernah saya teringat nasehatnya bahwa jika ingin hidup kita damai, tidaklah berebut benar tapi akuilah kesalahan maka kehidupan rumah tangga, pekerjaan dan kebaradaan kita dilingkungan sekitar terasa hidup dalam kedamaian.
Resep ibu begitu luar biasa manjurnya, pernah saya dan istri bertengkar. Mengakui bahwa saya memang salah membutuhkan kekuatan didalam diri namun begitu mengakui kesalahan membuat suasana ketegangan didalam keluarga kami menjadi mencair.
Di dalam kehidupan sehari hari adakalanya pertengkaran muncul tidak kita duga. Pertengkaran terkadang disulut hal-hal yang sepele mesti tidak perlu diributkan. Kita menjadi mudah dengan mengkambinghitamkan orang lain setiap kali kita melakukan kesalahan. Padahal dengan mengkambinghitamkan orang lain justru membuat hidup kita menjadi resah dan gelisah.
Menelusuri dalam kejernihan batin dan pikiran melihat masalah hidup yang memang harus dihadapi maka terlihat celah bahwa kita terkadang berbuat salah. Kesalahan diri sendiri tertutupi sikap kekecewaan diri kita yang begitu besar sehingga kita tidak sanggup melihat kesalahan diri sendiri.
Hidup ini sungguh indah dan memberikan kedamaian yang hakiki bila melepaskan belenggu menganggap diri yang paling benar dan orang lain pasti salah. Saya teringat nasehat Imam Syafii, 'Diri kita selalu beranggapan bahwa diri kita paling benar, bisa jadi kita salah. Orang lain yang kita anggap salah, bisa jadi benar. Maka kita bisa hidup damai.'
---
'Wahai jiwa yang tenang, kembalilah kehadirat Tuhanmu dengan keadaan hati yang ikhlas dan diridhai' (Qs Al Fajr 27-28 ).
Wassalam,
agussyafii
--
jangan lupa program 'Amalia Cinta Bumi (ACIBU) Minggu, tanggal 17 Mei 2009, di Rumah Amalia, Jl. Subagyo Blok ii 1, no.23 Komplek Peruri, RT 001 RW 09, Sudimara Timur, Ciledug. TNG. Program 'Amalia Cinta Bumi (ACIBU)' mengajak. 'Mari, hindari penggunaan kantong plastik berlebihan, bawalah kantong belanja sendiri. Sebab Kantong plastik jenis polimer sintetik sulit terurai- Bila dibakar, menimbulkan senyawa dioksin yang membahayakan- Proses produksinya menimbulkan efek berbahaya bagi lingkungan.' Mari kirimkan dukungan anda pada program 'Amalia Cinta Bumi' (ACIBU) melalui http://agussyafii.
[Non-text portions of this message have been removed]
Pesantren Daarut Tauhiid - Bandung - Jakarta - Batam
====================================================
Menuju Ahli Dzikir, Ahli Fikir, dan Ahli Ikhtiar
====================================================
website: http://dtjakarta.or.id/
====================================================
Change settings via the Web (Yahoo! ID required)
Change settings via email: Switch delivery to Daily Digest | Switch format to Traditional
Visit Your Group | Yahoo! Groups Terms of Use | Unsubscribe
Tidak ada komentar:
Posting Komentar