Israel Larang Mufti Yerusalem Hadiri Konferensi HAM di Yordania
Minggu, 12/06/2011
Pemerintah
Israel telah melarang Mufti besar Yerusalem Syaikh Ikrimah Shabri pergi
ke ibu kota Yordania Amman untuk ikut ambil bagian dalam konferensi hak
asasi manusia yang dimulai Sabtu kemarin.
Hal itu diumumkan pada konferensi yang berjudul "Yerusalem: hak
manusia, tanggung jawab suatu bangsa" di mana dinyatakan bahwa Syaikh
Shabri tidak akan bisa hadir karena ia dilarang keluar dari wilayah
Palestina.
Konferensi ini dijadwalkan untuk menyoroti perpindahan warga Palestina dan yahudisasi di Yerusalem.
Dalam konteks yang terkait, propagator terkenal Mesir Safwat Hegazy
mengatakan selama konferensi bahwa pembebasan Yerusalem di mulai ketika
mantan Presiden Mesir Hosni Mubarak digulingkan.
"Yerusalem tidak akan dibebaskan tanpa aksi jutaan manusia dari semua tanah Arab," ia menegaskan.
Hegazy, yang memainkan peran penting dalam revolusi Mesir, mengatakan
bahwa 1,3 juta rakyatMesir berunjuk rasa di Tahrir Square setelah
pengusiran Mubarak untuk menunjukkan dukungan mereka bagi Yerusalem dan
Masjid Al-Aqsha. Dia mengatakan bahwa pengunjuk rasa setuju bahwa aksi
berikutnya harus dilakukan di Yerusalem. (fq/pic)
[Non-text portions of this message have been removed]
Pesantren Daarut Tauhiid - Bandung - Jakarta - Batam
====================================================
Menuju Ahli Dzikir, Ahli Fikir, dan Ahli Ikhtiar
====================================================
website: http://dtjakarta.or.id/
====================================================
Tidak ada komentar:
Posting Komentar