Selasa, 28 Mei 2013

[sekolah-kehidupan] Digest Number 3716

1 New Message

Digest #3716
1
GAGASAN : PKS (Memang) Antikritik by "Yons Achmad" freelance_corp

Message

Mon May 27, 2013 4:15 am (PDT) . Posted by:

"Yons Achmad" freelance_corp

*Kesimpulan untuk Imam Subkhan dan Yeni Mulati*

Artikel Imam Subkhan, *PKS Terautolisis,* di *SOLOPOS* edisi Kamis (16/5)
cukup menarik. Imam mencoba menggunakan istilah yang dikenal dalam biologi,
autoloisis (pembusukan), untuk menggambarkan kondisi terkini Partai
Keadilan Sejahtera (PKS). Partai ini sedang tercoreng berbagai kasus moral
dan hukum.

Kesimpulan dari artikel tersebut, PKS bakal ditinggalkan kader dan
konstituennya. Tidak ada lagi kepercayaan. Diprediksikan pada Pemilu 2014,
perolehan suara partai ini bakal terjun bebas dan menjadi partai gurem yang
tinggal menunggu waktu kehancurannya.

Tulisan tersebut mengusik salah seorang simpatisan PKS, Yeni Mulati, yang
memberikan tanggapan berjudul *Semua Parpol Butuh Autolisis, SOLOPOS* edisi
Senin (20/5). Seperti pada umumnya, tulisan-tulisan simpatisan PKS pasti
merupakan pembelaan-pembelaan. Selalu mencari celah pembenaran bahwa PKS
tidak bersalah.

Dalam artikel tersebut, Yeni berargumen bahwa justru autolisis (pembusukan)
itu diperlukan karena hal tersebut sebuah mekanisme penting untuk
mempertahankan hidup organisme dengan cara membuang sel-sel yang sudah
rusak dan mati.

Menurut dia, jika Imam menjadikan autolisis sebagai kiasan tentang apa yang
bakal terjadi pada Partai Keadilan Sejahtera (PKS), sebenarnya secara tidak
langsung Imam sedang mendoakan PKS untuk segera melakukan mekanisme yang
akan memperkuat tubuh PKS dan membuat PKS kian bugar sepanjang masa.
Begitulah argumen khas simpatisan partai, pintar menghindar dan membalikkan
logika demi kepentingan citra partainya.

Mengapa kader-kader PKS selalu mengemukakan pembelaan-pembelaan membabi
buta atas beragam kasus moral dan hukum yang menjerat mereka? Tentu saja
yang demikian salah satunya disebabkan karena menganggap diri mereka tidak
bersalah, bersih. Mereka menutup mata atas fakta-fakta hukum.

Dalam kasus Lutfhi Hasan Ishaaq (LHI) misalnya, di berbagai media sosial (*
Facebook*, *Twitter*, *mailing list*), kader-kader PKS yang antikritik ini
begitu membabi buta dalam melakukan pembelaan, sementara mereka
mencaci-maki media dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang sedang
serius melakukan kerja-kerja pemberantasan korupsi.

Sementara, saran-saran kebaikan tak pernah diterima. Mereka justru
memberikan label (stigma) dengan sebutan "PKS Haters" (pembenci PKS) bagi
siapa pun yang mencoba mengkritik PKS. Mereka dengan bangga menyebut diri
mereka dengan sebutan "PKS Lovers".

Jika ada yang mencoba memberikan saran kebaikan, sering terlontar kalimat
yang tidak santun dan terkesan arogan, misalnya saya pernah mendapatkan
contoh bagaimana arogansi tersebut diperlihatkan. Salah satunya dengan
pernyataan begini: PKS Haters tak perlu repot-repot menyuruh kader PKS
untuk bebenah dan intropeksi. Kami sudah melakukannya sebelum Anda
memikirkannya.

Nah, sekarang, apakah kritik yang ditulis Imam Subkhan tersebut adalah
sia-sia belaka? Saya kira tidak. Bahkan kritikan-kritikan semacam itu
diperlukan. PKS sekarang memang tidak sedang membutuhkan kritikan-kritikan
semacam itu. Yang diperlukan PKS sekarang adalah pembelaan-pembelaan.

Selemah apa pun pembelaan, itulah yang diperlukan. Agak kontradiktif
memang. Padahal saya kira PKS akan menjadi besar justru oleh kritikan,
cemoohan bahkan hujatan sekalipun, bukan justru lewat pujian dan
pembelaan-pembelaan.

Menjawab persoalan ini, saya kira seperti yang ditulis Imam Subkhan tidak
sia-sia. Justru yang demikian itulah jalan untuk menjaga akal sehat, jalan
untuk mengingatkan kelemahan sebuah partai politik (Islam) untuk kembali ke
jalur yang benar. Partai politik (Islam) semestinya tidak menutup mata
terhadap pembusukan dan kebusukan yang memang ada didalamnya.

*Intelektual Profetik*

Partai politik (Islam) mestinya juga membuka diri terhadap mata publik
tentang kondisi partai politik dewasa ini. Suka atau tidak suka, langkah
kritik semacam ini diperlukan untuk mencerahkan publik (umat).

Dalam konteks demikian, apa yang dilakukan Imam Subkhan saya kira selaras
dengan jalan intelektual profetik (kenabian) seperti yang digagas
(almarhum) Kuntowijoyo, intelektual muslim di Jogja.

Kuntowijoyo pernah menggagas akan pentingnya intelektual profetik
(kenabian). Ide dasarnya diambil dari ayat Alquran: *Kamu adalah umat
terbaik yang dilahirkan untuk manusia, menyuruh yang makruf dan mencegah
yang mungkar dan beriman kepada Allah* (QS Ali-Imron: 110).

Kuntowijoyo menafsirkan ayat tersebut dengan tiga gagasan penting yaitu
humanisasi (amar makruf), liberasi (nahi mungkar) dan transendensi (beriman
kepada Allah). Dalam konsepsi ini, saya kira apa yang dilakukan Imam
Subkhan adalah sebuah jalan liberasi: mengkritik performa partai politik
dan membuka mata publik (umat) atas kebobrokan-kebobrokan yang ada di tubuh
partai.

Hasil akhirnya tentu saja bukan dalam kerangka "menghabisi" PKS, tetapi
sebuah jalan untuk menguatkan partai Islam agar sesuai dengan cita-cita
awal pendirinya: menjadi partai yang benar-benar bersih, menjaga moralitas,
tidak korupsi dan benar-benar memperjuangkan kesejahteraan masyarakat.
Bukan sebaliknya, partai yang arogan, antikritik, hedonis serta mengunakan
partai hanya untuk memperkaya diri sendiri.

Dengan demikian, kita tetap perlu terus menumbuhkembangkan sikap kritis
ini, dan perlu terus-menerus menyalakan akal sehat. Ini demi pencerahan,
demi Indonesia yang lebih baik. (*senjakarta@gmail.com*)

http://www.solopos.com/2013/05/27/gagasan-pks-memang-antikritik-410384

--
=====
Yons Achmad
Publicist @Kanetmedia
082123147969 (Pin: 2677F8AC)
http://kanetmedia.com
http://kanetdistro.com
Twitter @senjakarta
Email: Senjakarta at Gmail.com
We are making changes based on your feedback, Thank you !
The Yahoo! Groups Product Blog

2 komentar:

Anonim mengatakan...

Hmm it seems like your website ate my first comment (it was super long)
so I guess I'll just sum it up what I submitted and say, I'm thoroughly enjoying your blog.
I as well am an aspiring blog writer but I'm still new to the whole thing. Do you have any tips for beginner blog writers? I'd certainly appreciate it.


My web blog ... click Here

Anonim mengatakan...

Good info. Lucky me I recently found your website by
accident (stumbleupon). I've saved as a favorite for later!

Look into my site - visit here