Tafsir Surat Al - Fatihah (Ayat 2)
Ust. DR. H. Suhairy Ilyas, MA
Thursday, 05 February 2009
www.nurulyaqin.
الْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ
Segenap pujian hanya milik Allah, pencipta dan pengatur alam semesta.
Oleh karena semua rahmat dan nikmat merupakan limpahan dari Rahman dan Rahim-Nya Allah SWT. Maka kita dituntut untuk menyerahkan segenap pujian kepada-Nya, dan hanya Dia saja yang berhak untuk dipuji karena hanya Dia Yang Maha Terpuji dalam segala hal, dan hanya Dia pula Yang Maha sempurna, tiada sedikitpun cacat yang melekat pada diri-Nya. Kalau kita mengenal pepatah "Tiada gading yang tidak retak" maka pepatah itu tidak berlaku pada Allah SWT. Pepatah itu berlaku untuk semua manusia tanpa kecuali karena memang tidak ada manusia yang sempurna.
Dengan meyakini bahwa Allah maha sempurna dalam segala hal, maka kitapun yakin pula bahwa semua yang diperbuat dan ditaqdirkan Allah itu adalah sesuatu yang pasti baik pula, karena mustahil Allah Yang Maha Sempurna dan Maha Rahman dan Rahim akan menciptakan dan mentaqdirkan sesuatu yang tidak baik untuk hamba-Nya. Karena itu orang yang paling sempurna imannya adalah orang menerima semua yang datang dari Allah dengan ucapan :
الْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ
Ucapan Alhamdulillah : merupakan ekspresi rasa syukur seorang mukmin setiap mengingat Allah swt. karena dia menyadari bahwa setiap langkah kehidupannya bahkan setiap tarikan nafas kehidupannya tidak satupun yang terlepas dari limpahan nikmat dan Rahmat Allah SWT. Nikmat demi nikmat Allah silih berganti memenuhi kehidupannya didunia ini, bahkan juga kehidupannya diakhirat kelakpun tidak akan pernah lepas dari limpahan nikmat dan rahmat Allah SWT. Karena itulah segenap punji hanyalah milik Allah SWT, dari awal sampai akhir, dari dunia sampai akhirat :
Dan Dialah Allah, tidak ada Tuhan (yang berhak disembah) melainkan Dia, bagi-Nyalah segala puji di dunia dan di akhirat, dan bagi-Nyalah segala penentuan dan Hanya kepada-Nyalah kamu dikembalikan.
Allah Maha Terpuji karena Dia lah "Rabbul alamin" Tuhan yang menciptakan, memiliki, menguasai dan mengatur, membimbing, menumbuh dan mengembangkan (mendidik) alam semesta dengan penuh kasih sayang.
Dengan membaca dan menghayati makna الْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ akan menimbulkan ketenangan dalam jiwa seorang mukmin karena dia yakin bahwa segala sesuatu untuk keperluan hidupnya bahkan keperluan alam ini sudah dipersiapkan Allah lebih dahulu,
Dan Dia telah memberikan kepadamu (keperluanmu) dari segala apa yang kamu mohonkan kepadaNya. Dan jika kamu menghitung nikmat Allah, pasti kamu tidak akan sangguh menghitungnya. ( Ibrahim 14:34).
------------
(Insyaallah mulai pertengahan bulan Februari, kajian Tafsir dalam file MP3, bisa di download di www.nurulyaqin.
[Non-text portions of this message have been removed]
Pesantren Daarut Tauhiid - Bandung - Jakarta - Batam
====================================================
Menuju Ahli Dzikir, Ahli Fikir, dan Ahli Ikhtiar
====================================================
website: http://dtjakarta.or.id/
====================================================
Change settings via the Web (Yahoo! ID required)
Change settings via email: Switch delivery to Daily Digest | Switch format to Traditional
Visit Your Group | Yahoo! Groups Terms of Use | Unsubscribe
Tidak ada komentar:
Posting Komentar