Minggu, 15 Februari 2009

[FISIKA] Digest Number 2671

Messages In This Digest (4 Messages)

Messages

1.

Persamaan Hidrodinamika

Posted by: "shadry Geophysics" shadry_geophysich05uh@yahoo.co.id   shadry_geophysich05uh

Fri Feb 13, 2009 2:38 pm (PST)

Nod Edit:

Tolong berikan penjelasan yang cukup dan 'to-the-point'. Pertanyaan anda ini lebar dan luas sekali. Bantulah orang yang mau menolong anda dengan merumuskan pertanyaan dengan benar.

End Mod Edit//

Hidup Fisika Indonesia

Salam....

Saya sadri mahasiswa geofisika unhas angk. 2005 mau tanya tentang persamaan Hidrodinamika, yang berhubungan dengan mata kuliah Dinamika Lautan....

Mohon Bantuannya.....

Thanks Be4..
Wassalam.

Lebih bergaul dan terhubung dengan lebih baik. Tambah lebih banyak teman ke Yahoo! Messenger sekarang! http://id.messenger.yahoo.com/invite/
2.

re-zero timbangan setelah menimbang

Posted by: "hendry" sumedang79@plasa.com   sumedang79

Sat Feb 14, 2009 3:52 am (PST)


Dear All
Biasanya setelah melakukan penimbangan kita dianjurkan
untuk melakukan re-zero (meng-NOL-kan) timbangan. Ada yang
bisa sharing efeknya terhadap timbangan

Wasalam
Hendry
----------------------------------------------------------

"Sekarang Gratis Nelpon SLJJ Flexi diperluas ke Yogja"

----------------------------------------------------------

"Speedy – Gratis internetan unlimited dari pkl. 20.00 s/d 08.00 se-Jabodetabek, Banten, Karawang dan Purwakarta"

----------------------------------------------------------

kirimkan cerita romantis valentine-mu ke valentinespeedy@plasa.com.
raih hadiah untuk 5 pasangan terbaik
cantumkan identitasmu dan pasangan (berlaku untuk wilayah datel Makasar, ditunggu sampai Jumat 14 Februari 2009)

----------------------------------------------------------

Ikuti Lomba Puisi Berhadiah di http://plasaromantis.blog.plasa.com. Menangkan hadiah berupa Ipod, HP Flexi, dll. Kirim Puisi-mu ke plasaromantis@plasa.com

----------------------------------------------------------

3a.

Re: Tanya tentang tanda2 gempa bumi

Posted by: "houwthee" houwthee@yahoo.co.id   houwthee

Sat Feb 14, 2009 11:01 am (PST)


Perkembangan prekursor gempa dan cara menditeksinya akan dibahas pada:

http://sansteknologi.blogspot.com/

Salam,

HLT

--- In fisika_indonesia@yahoogroups.com, Ma'rufin Sudibyo
<marufins@...> wrote:
>
> Yang dimaksud mungkin prekursor, alias tanda2 khusus
> sebelum gempa meletup.
>
> Kita fokuskan persoalannya ke gempa tektonik.
> Sederhananya, gempa ini
> terjadi akibat adanya pematahan kerak bumi di sebuah
> patahan dengan luasan
> tertentu
> dan kemudian bergeser secara relatif
> terhadap lingkungan disekitarnya. Penyebab pergeseran
> ini tidak lain adalah
> tekanan dari lempeng tektonik, yang selama beberapa
> waktu sebelumnya (entah
> puluhan atau ratusan tahun) masih bisa ditahan oleh
> batuan setempat. Namun
> lama kelamaan ambang batas ketahanan batuan setempat
> terlewati juga,
> sehingga timbul pematahan yang berujung pada
> perambatan getaran gempa.
>
> Gempa terjadi dalam sekejap. Namun terlampauinya
> ambang batas ketahanan
> batuan (sebelum terpatahkan) butuh waktu lama.Batuan
> juga tak langsung
> terpatahkan begitu saja, namun ibarat penggaris, ia
> akan melengkung lebih
> dahulu, menghasilkan retakan2 mikro sebelum kemudian
> terpatahkan.
>
> Ada beberapa prekursor yang bisa dipakai, 4
> diantaranya yang populer :
>
> 1. Emisi gas Radon.
> Gas Radon adalah gas radioaktif produk peluruhan
> Radium dan dalam keadaan
> normal terjebak pada rongga2 mikro dalam batuan
> penyusun kerak bumi.
> Terjadinya retakan2 mikro dalam kerak bumi
> menghasilkan jalan bebas yang
> membuat Radon terloloskan ke lingkungan, sehingga
> konsentrasinya di
> permukaan Bumi meningkat, menghasilkan anomali Radon.
> Prof. Asada
> menunjukkan anomali Radon telah terdeteksi pada gempa
> Tashkent 1966
> (anomalinya terdeteksi sejak 1960 !), gempa Cina 1976
> dan gempa Hanshin
> Agung-Awaji di Kobe (1995).
>
> 2. Munculnya awan yang aneh
> Ini masih kelanjutan dari kisah emisi gas Radon. Radon
> merupakan radioisotop
> pemancar sinar alfa. Karakteristik dari sinar alfa,
> meski jangkauannya
> sangat pendek (karena muatannya yang besar), namun ia
> mampu mengionisasi
> molekul2 udara di sepanjang jalur lintasannya sehingga
> akan terbentuk
> sedikitnya 10.000 pasang ion. Ion2 inilah yang
> selanjutnya berperan menjadi
> agen kondensasi dengan menarik molekul2 air di udara
> untuk berkondensasi
> menjadi titik2 air dan akhirnya berkumpul menjadi
> awan.Jika emisi Radon
> meningkat, konsekuensinya kondensasi pun berlangsung
> lebih intensif sehingga
> terbentuk gugusan awan yang besar dan unik, sebab
> mengikuti segmen di
> permukaan Bumi yang telah memunculkan retakan2 mikro.
> Awan ini umumnya
> berbentuk memanjang, seperti rangkaian kereta api atau
> ular (lihat di
> http://www.meteoquake.org).
>
> 3. Naik turunnya permukaan air tanah
> Prekursor lain adalah naik turunnya permukaan air
> tanah, meski variasinya
> tidak mencolok. Dinamika ini terjadi akibat adanya
> retakan2 mikro dalam
> kerak bumi, yang membuka ruang2 baru di dalam tanah
> sehingga air bawah tanah
> mengalir ke sana. Namun pada saat yang lain ruang ini
> menutup kembali
> sehingga air bawah tanah pun dipaksa keluar dari sana.
> Fenomena ini juga
> sempat diamati dalam gempa Hanshin Agung - Awaji di
> Kobe 1995.
>
> 4. Gangguan pada gelombang radio
> Ini juga masih berhubungan dengan anomali Radon dan di
> sisi lain juga
> dipengaruhi oleh seberapa banyak ion yang dilepaskan
> dari retakan2 mikro.
> Produksi ion yang berlebih, dan kemudian
> disirkulasikan ke atas, bisa
> mencapai lapisan ionosfer dan mengganggu lapisan
> ini,sehingga mengganggu
> kemampuannya untuk memancarkan gelombang radio. Dalam
> kasus megathrust 26
> Desember 2004 kemarin, fenomena ini terdeteksi, berupa
> noise pada gelombang
> FM yang dipancarkan dari stasiun2 radio di Sumatra -
> Thailand dan teramati
> di India. Gangguan gelombang radio pula yang
> diperkirakan menstimulasi
> binatang2 rodentia untuk berperilaku aneh, seperti
> teramati di China 1976.
>
> Tidak semua prekursor ini bisa digunakan untuk
> mendeteksi gempa di setiap
> titik di permukaan Bumi. Dan juga, meski prekursor2
> tadi sudah diamati
> secara intensif, namun hal itu belum menjadi jaminan
> bahwa prekursor tadi
> bisa digunakan. Ambil contoh kasus Cina. Dengan
> mengamati kelakuan aneh
> binatang2 rodentia (tikus dan konco2nya) beserta emisi
> Radon, otoritas China
> berhasil memprediksi datangnya gempa besar di tahun
> 1976. Namun mereka sama
> sekali gagal memprediksi gempa besar berikutnya,
> berselang beberapa tahun,
> meski menggunakan metode prekursor yang sama.
>
> Untuk wilayah Indonesia, jika berpatokan
> pada bentuk awan yang aneh, ini sulit dibedakan dengan
> awan2 yang
> terbentuk di Inter Tropical Convergence Zone (ITCZ)
> pada bulan2 tertentu
> mengingat sifat iklim
> Indonesia. Dalam kasus gempa Yogya 27 Mei kemarin,
> hingga
> beberapa hari sebelum gempa meletup memang terjadi
> hujan yang cukup lebat
> saat
> sore - malam hari, dan hujan terasakan pula hingga ke
> wilayah Purworejo -
> Kebumen, padahal menurut ramalan BMG daerah ini sudah
> " harus " memasuki
> musim kemarau sejak awal Mei, dengan prediksi curah
> hujan di bawah normal.
> Hujan lebat juga terus berlangsung hingga
> beberapa hari pasca gempa. Bisa saja hujan " salah
> musim " ini berkaitan
> dengan meningkatnya konsentrasi gas Radon di atas
> sesar Opak, sebelum dan
> seduha gempa meletup. Namun hal ini susah juga
> dibuktikan, selain tiadanya
> radon-meter di Yogya, harus diingat juga adanya faktor
> Merapi yang sedang
> aktif dan berfungsi sebagai sumber panas
> yang besar, yang memacu terjadinya arus konveksi dalam
> atmosfer. Fenomena
> meningkatnya hujan dalam peningkatan aktivitas Merapi
> juga terjadi pada
> Maret - April 2001 silam saat Merapi juga sedang
> giat2nya (masih ingat
> dengan badai yang sempat
> merubuhkan puluhan pohon di kompleks UGM ?)
>
> Salam
>
>
> Ma'rufin
>
>
>
> ----- Original Message -----
> From: wido_mono
> To: fisika_indonesia@yahoogroups.com
> Sent: Saturday, June 10, 2006 11:45 AM
> Subject: [FISIKA] Tanya tentang tanda2 gempa bumi
>
>
> mau tanya apakah ada tanda2 khusus terjadinya gempa
> bumi? Ada yang
> bilang klo mo ada gempa bumi maka medan magnet bumi
> berubah sehingga
> menyebabkan awan dilangit tertarik ke bumi. Dan
> tertariknya awan ke
> bumi dijadikan sebagai tanda2 klo akan terjadi gempa
> bumi? Apakah
> pernyataan itu benar?
>
>
======================================================================
==
> info : http://www.widodo.web.ugm.ac.id/1/index.php
>
>
>
>
>
>
>
> __________________________________________________
> Do You Yahoo!?
> Tired of spam? Yahoo! Mail has the best spam protection around
> http://mail.yahoo.com
>

4.

OOT-Tanya Referesi atau Ebook Fisika Ekonomi

Posted by: "Danny" ekadanny@gmail.com   dannyeka

Sat Feb 14, 2009 11:01 am (PST)

Hi teman-teman, mungkin teman2 ada yang punya referensi ebook tentang Fisika
Ekonomi,
boleh di share ya. Much tx
Recent Activity
Visit Your Group
Yahoo! Finance

It's Now Personal

Guides, news,

advice & more.

Yahoo! Groups

Everyday Wellness Zone

Check out featured

healthy living groups.

Weight Loss Group

on Yahoo! Groups

Get support and

make friends online.

Need to Reply?

Click one of the "Reply" links to respond to a specific message in the Daily Digest.

Create New Topic | Visit Your Group on the Web
===============================================================
**  Arsip          : http://members.tripod.com/~fisika/
**  Ingin Berhenti : silahkan mengirim email kosong ke :
                     <fisika_indonesia-unsubscribe@yahoogroups.com>
===============================================================

Tidak ada komentar: