Jumat, 06 Februari 2009

[sekolah-kehidupan] Digest Number 2509

sekolah-kehidupan

Messages In This Digest (25 Messages)

1.
(Lonceng) butuh banyak cerita di buletin eska Solo ... From: aris El Durra
2a.
Re: [LONCENG] Selamat Ultah Kang Galih dan Mbak Rini NB Hadiyono From: aris El Durra
2b.
Re: [LONCENG] Selamat Ultah Kang Galih dan Mbak Rini NB Hadiyono From: Rini Agus Hadiyono
3.
(Sekolah Kehidupan): Michael Jordan From: Pandika Sampurna
4a.
(rampai) seekor kunang-kunang dan sebuah kerlip From: Divin Nahb
4b.
Re: (rampai) seekor kunang-kunang dan sebuah kerlip From: galih@asmo.co.id
5a.
[Ruang Keluarga] Engkau Lelaki Kelak Sendiri -2 From: Kang Dani
5b.
Re: [Ruang Keluarga] Engkau Lelaki Kelak Sendiri -2 From: Nia Robie'
5c.
Re: [Ruang Keluarga] Engkau Lelaki Kelak Sendiri -2 From: Loiy Anni
6a.
[SEHAT] 9 Kesalahan Perawatan Kecantikan From: = KiZTYAH Wedding Organizer =
6b.
Re: [SEHAT] 9 Kesalahan Perawatan Kecantikan From: Loiy Anni
7.
CHILDREN LEARN WHAT THEY LIVE From: susanti
8.
(Catatan kaki) Hujan....oh hujan From: Elisa Koraag
9.
KISAH BATU SEBUAH BATU BATA From: susanti
10.
[CatCil] Gangguan Emosi pada Pelajar Bandung From: Bang Aswi
11.
tanggung jawab orang tua pada kenakalan remaja. From: radinal88
12.
Undangan Seminar Kepustakawanan Indonesia - "Siapa Kepala Perpustaka From: susanti
13.
Rizki Dalam Keluarga From: muhamad agus syafii
14.
[Ruang Keluarga] Semua Anak Cerdas From: Bang Aswi
15.
Indahnya Pernik Kehidupan From: muhamad agus syafii
16.
Luar Biasanya Berkeluarga From: muhamad agus syafii
17.
Sampaikan dan laksanakan kebenaran walau satu ayat From: Mujiarto Karuk
18a.
Re: (Sekolah Kehidupan): John D. Rockefeller (1839-1937) From: daniel yang
19.
(Catatan Kecil) Facebook From: Elisa Koraag
20a.
Lam Kenal From: Dini

Messages

1.

(Lonceng) butuh banyak cerita di buletin eska Solo ...

Posted by: "aris El Durra" apri_eldurra@yahoo.com   aris_eldurra

Thu Feb 5, 2009 4:29 am (PST)

salam buat sahabat eska semua..
setelah saya evaluasi untuk 3 bulan ini, ternyata buletin eska solo
memang lebih fokus untuk pengarapan naskahnya berupa cerita yang
inspiratif dan mudah di cerna.. Dan ternyata respon lpositif lebih
banyak dari kalangan pelajar dan mahasiswa dan pengarapan itulah yang
membuat buletin ini beda dengan yang lainnya..Alhamdulillah...

Berhubung terbatasnya halaman dan tulisan, saya maupun teman-teman
redaksi eska solo angkat tangan dulu untuk nulis di buletin (tambah
kaki juga boleh..he..he..).. Tulisan masih amburadul nich. Untuk
Beberapa kali ini cerita-cerita saya ambil dari milis maupun buku
MCnya eska..

Bagi sahabat eska yang mempunyai kumpulan cerita yang inspiratif dan
ingin berbagi buat semua, biar kebaikannya tersebar .. bisa dikirim ke
saya, via japri juga boleh..
atau mungkin cerita-cerita yang pernah di muat di milis atau apapun
dan memang sepertinya layak serta bisa menginspirasi kalangan pelajar..

wah woro-woronay juga ikut amburadul nich...

makasih buat semua..

www.goresancinta.multiply.com
apri_eldurra@yahoo.com

2a.

Re: [LONCENG] Selamat Ultah Kang Galih dan Mbak Rini NB Hadiyono

Posted by: "aris El Durra" apri_eldurra@yahoo.com   aris_eldurra

Thu Feb 5, 2009 4:45 am (PST)

meskiiiiiiiii telllllllllaaaaat....
SELAMAT mbak...
semoga kedepan bisa tambah lebih baik dan bermanfaat tuk sesama
dibandingkan tahun-tahun yang lalu...Semangat...

2b.

Re: [LONCENG] Selamat Ultah Kang Galih dan Mbak Rini NB Hadiyono

Posted by: "Rini Agus Hadiyono" rinurbad@yahoo.com   rinurbad

Thu Feb 5, 2009 8:49 pm (PST)

Mbak Ugik dan Mas Aris yang baik,
banyak terima kasih atas perhatian dan doa-doanya.
Alhamdulillah. Amin:)

salam,
Rinurbad

3.

(Sekolah Kehidupan): Michael Jordan

Posted by: "Pandika Sampurna" pandika_sampurna@yahoo.com   pandika_sampurna

Thu Feb 5, 2009 4:37 pm (PST)

Saya sudah berkali-kali mengalami kegagalan demi kegagalan dalam hidup saya, dan itulah yang menyebabkan mengapa saya sekarang menjadi sukses.

4a.

(rampai) seekor kunang-kunang dan sebuah kerlip

Posted by: "Divin Nahb" divin_nahb_dn@yahoo.com   divin_nahb_dn

Thu Feb 5, 2009 5:19 pm (PST)

Om Galih rumahnya lagi mati lampu
Jadi butuh kunang-kunang dan kerlip
Serius nih cuma butuh satu aja???
Well, aku peternak kunang-kunang loh
Plus juga pedagang kerlip-kerlip

Tapi, makna yang ada dalam puisi Om begitu dalam
Dalam arti,
penyair butuh satu kunang-kunang dan sebuah kerlipnya
Dia bukan orang serakah dalam dunia yang menginginkan segala
karena dengan satu kunang-kunang hidupnya yang gelap akan bercahaya
di mana ketika timbul satu kunang-kunang dalam kehidupan kita yang gelap, maka rasanya itu adalah suatu anugerah terindah.
Rasa syukur tercurah dalam puisi Om.

singkatnya,
bayangkan saja deh buat teman-teman
andaikan kita berada dalam ruang gelap dan hanya mampu meraba-raba daerah sekitar, maka kehadiran sebuah kerlip adalah harapan untuk kita bisa keluar dari ruang gelap itu.

Om ganteng, kita belajar puisi bareng-bareng ya...

Salam kangen Om...

Divin Nahb
Anak buah yang sering kabur dari sang ketua, hehehehehe

4b.

Re: (rampai) seekor kunang-kunang dan sebuah kerlip

Posted by: "galih@asmo.co.id" galih@asmo.co.id

Thu Feb 5, 2009 5:37 pm (PST)

Hehehe....
Divin yang imut...(imut apa amit yak?)!
Analisanya panjang buener....laen emang kalo embahnya puisi, seperti ini
nih ulasannya.
Biasanya orang akan ingat untuk berucap syukur itu ketika mendapat banyak.
Padahal
ketika mendapatkannya mereka tambah lupa untuk bersyukur. Lebih baik satu
namun disyukuri
tapi cukup dan berkah, bukan begitu embah Divin?

Baiklah saya akan belajar berpuisi dari dirimu ituh...tapi jangan
kabur-kaburan, ntar kapan ngajarinnya.

Salam kenyang dariku,

huahuahua, Galih, hehehe....

Divin Nahb <divin_nahb_dn@yahoo.com>
Sent by: sekolah-kehidupan@yahoogroups.com
02/06/2009 08:19 AM
Please respond to sekolah-kehidupan

To: sekolah-kehidupan@yahoogroups.com
cc:
Subject: [sekolah-kehidupan] Re:(rampai) seekor kunang-kunang dan sebuah kerlip

Om Galih rumahnya lagi mati lampu
Jadi butuh kunang-kunang dan kerlip
Serius nih cuma butuh satu aja???
Well, aku peternak kunang-kunang loh
Plus juga pedagang kerlip-kerlip

Tapi, makna yang ada dalam puisi Om begitu dalam
Dalam arti,
penyair butuh satu kunang-kunang dan sebuah kerlipnya
Dia bukan orang serakah dalam dunia yang menginginkan segala
karena dengan satu kunang-kunang hidupnya yang gelap akan bercahaya
di mana ketika timbul satu kunang-kunang dalam kehidupan kita yang gelap,
maka rasanya itu adalah suatu anugerah terindah.
Rasa syukur tercurah dalam puisi Om.

singkatnya,
bayangkan saja deh buat teman-teman
andaikan kita berada dalam ruang gelap dan hanya mampu meraba-raba daerah
sekitar, maka kehadiran sebuah kerlip adalah harapan untuk kita bisa
keluar dari ruang gelap itu.

Om ganteng, kita belajar puisi bareng-bareng ya...

Salam kangen Om...

Divin Nahb
Anak buah yang sering kabur dari sang ketua, hehehehehe

5a.

[Ruang Keluarga] Engkau Lelaki Kelak Sendiri -2

Posted by: "Kang Dani" fil_ardy@yahoo.com   fil_ardy

Thu Feb 5, 2009 6:34 pm (PST)

Engkau Lelaki Kelak Sendiri -2
~DA~

Menikah di usia yang belum cukup dewasa --secara kualitas-- sudah sangat menjadi hal yang luar biasa buat saya, apalagi jadi orang tua, seorang ayah. Apakah saya bisa melewatinya? saya tidak punya cukup waktu banyak untuk menjawab pertanyaan itu. Saya akan segera menjadi ayah.

Belum lama usia pernikahan saya dengan Endah, selang sebulan saya mendapat kabar bahwa ada makhluk kecil bersarang di rahimnya. Tidak ada petir menyambar, tidak seperti tersengat lebah. Adrenalinpun bergerak konstan. Tidak ada gejolak yang berlebihan, hanya syukur yang semilir di hati saya.

Menjadi ayah adalah sebuah mimpi yang luar biasa yang pernah saya alami. Kenapa mimpi? karena bahkan sampai saat ini, saya masih belum percaya bahwa saya telah menajadi seorang ayah. Ketika bayi kecil yang olehnya status kami berubah tanpa harus melalui proses  verifikasi apapun, si kecil yang kemudian kami beri nama Nibras Alief Ardiansyah, dengan tangisannya yang nyaring resmi merubah status kami: Endah menjadi seorang Ibu, dan saya, menjadi seorang ayah. No one can change it!

Awal-awal kehadirannya, tiba-tiba saja saya menjadi seorang laki-laki yang mengerti bagaimana menangani seorang bayi, seakan-akan saya telah menyaksikan serial Nany 911 ratusan kali. Tiba-tiba saja saya mahir mengganti popoknya, bisa memandikannya dengan air hangat, membolak-balikan tubuhnya tanpa khawatir, menggendongnya bahkan sebelum Bundanya berani melakukan itu semua, karena saya yakin saya bisa melakukannya.
 
Saya mendapatkan pelajaran berharga: Tidak hanya perempuan yang memiliki naluri keibuan, laki-laki juga memiliki naluri kebapakan. So, tidak ada alasan untuk para ayah untuk tidak bisa melakukan tugas-tugas tersebut.

Lambat laun, kehidupan kamipun terwarnai oleh kehadiran si kecil. Kami bacakan setiap email atau sms yang datang dan membawa-bawa namanya, terutama dari beberapa sahabat. Membaca doa menjelang tidur bersama-sama, doa makan, dan lain lain.

Semuanya terjadi Sejak Nibras hadir, lalu cinta saya terbagi dua. Ada makhluk kecil yang tiba-tiba mengisi jeda diantara kami, ada tangisan di tengah malam kami, ada begitu banyak popok, perlak, baju-baju ukuran mini, ada aroma pipis yang tertinggal di coverbed,  wangi minyak telon, baby oil, dan ketidak biasaan kami yang lain. (Bersambung)

Dani Ardiansyah
www.sekolah-kehidupan.com
www.catatankecil.multiply.com

5b.

Re: [Ruang Keluarga] Engkau Lelaki Kelak Sendiri -2

Posted by: "Nia Robie'" musimbunga@gmail.com

Thu Feb 5, 2009 8:09 pm (PST)

serious dibacain??
didepan wajah si ganteng itu??
hihi

peluk erat buat nibras
lagih
(kang dan.. ah seandainya kamu tau nibras itu mirrrrrrrrrrrrrrriiiiiiiiip
banget sama ponakanku yang sekarang jauh ituw... makanya kangen muluw..)

Pada 6 Februari 2009 09:34, Kang Dani <fil_ardy@yahoo.com> menulis:

> Engkau Lelaki Kelak Sendiri -2
> ~DA~
>
>
> Menikah di usia yang belum cukup dewasa --secara kualitas-- sudah sangat
> menjadi hal yang luar biasa buat saya, apalagi jadi orang tua, seorang ayah.
> Apakah saya bisa melewatinya? saya tidak punya cukup waktu banyak untuk
> menjawab pertanyaan itu. Saya akan segera menjadi ayah.
>
> Belum lama usia pernikahan saya dengan Endah, selang sebulan saya mendapat
> kabar bahwa ada makhluk kecil bersarang di rahimnya. Tidak ada petir
> menyambar, tidak seperti tersengat lebah. Adrenalinpun bergerak konstan.
> Tidak ada gejolak yang berlebihan, hanya syukur yang semilir di hati saya.
>
> Menjadi ayah adalah sebuah mimpi yang luar biasa yang pernah saya alami.
> Kenapa mimpi? karena bahkan sampai saat ini, saya masih belum percaya bahwa
> saya telah menajadi seorang ayah. Ketika bayi kecil yang olehnya status kami
> berubah tanpa harus melalui proses verifikasi apapun, si kecil yang
> kemudian kami beri nama Nibras Alief Ardiansyah, dengan tangisannya yang
> nyaring resmi merubah status kami: Endah menjadi seorang Ibu, dan saya,
> menjadi seorang ayah. No one can change it!
>
> Awal-awal kehadirannya, tiba-tiba saja saya menjadi seorang laki-laki yang
> mengerti bagaimana menangani seorang bayi, seakan-akan saya telah
> menyaksikan serial Nany 911 ratusan kali. Tiba-tiba saja saya mahir
> mengganti popoknya, bisa memandikannya dengan air hangat, membolak-balikan
> tubuhnya tanpa khawatir, menggendongnya bahkan sebelum Bundanya berani
> melakukan itu semua, karena saya yakin saya bisa melakukannya.
>
> Saya mendapatkan pelajaran berharga: Tidak hanya perempuan yang memiliki
> naluri keibuan, laki-laki juga memiliki naluri kebapakan. So, tidak ada
> alasan untuk para ayah untuk tidak bisa melakukan tugas-tugas tersebut.
>
> Lambat laun, kehidupan kamipun terwarnai oleh kehadiran si kecil. Kami
> bacakan setiap email atau sms yang datang dan membawa-bawa namanya, terutama
> dari beberapa sahabat. Membaca doa menjelang tidur bersama-sama, doa makan,
> dan lain lain.
>
> Semuanya terjadi Sejak Nibras hadir, lalu cinta saya terbagi dua. Ada
> makhluk kecil yang tiba-tiba mengisi jeda diantara kami, ada tangisan di
> tengah malam kami, ada begitu banyak popok, perlak, baju-baju ukuran mini,
> ada aroma pipis yang tertinggal di coverbed, wangi minyak telon, baby oil,
> dan ketidak biasaan kami yang lain. (Bersambung)
>
>
> Dani Ardiansyah
> www.sekolah-kehidupan.com <http://sekolah-kehidupan.com/>
> www.catatankecil.multiply.com
>
>
5c.

Re: [Ruang Keluarga] Engkau Lelaki Kelak Sendiri -2

Posted by: "Loiy Anni" loiyloi@yahoo.com   loiyloi

Thu Feb 5, 2009 8:40 pm (PST)

Hiksss... jadi makin kuat pengennyaaaaaa...
Minjem nibras dunkkk... mo aku cukur lagi :D, mau aku mandiin lagi, Mau aku suapin lagiiiii

Ternyata ada kepuasan tersendiri ketika kita bisa membuat baby terlelap, bisa nyuapin, bisa membuat baby menjalani ritual mandinya dengan gembira.

-loiy-
yang sedang menanti saat itu tiba

________________________________
From: Kang Dani <fil_ardy@yahoo.com>
To: sekolah-kehidupan@yahoogroups.com; FLP PUSAT <forum_lingkarpena@yahoogroups.com>; Penulis Lepas <penulislepas@yahoogroups.com>; aqila_ec@yahoogroups.com; Pembaca Asma Nadia <pembacaanadia@yahoogroups.com>
Sent: Friday, February 6, 2009 9:34:32
Subject: [sekolah-kehidupan] [Ruang Keluarga] Engkau Lelaki Kelak Sendiri -2

Engkau Lelaki Kelak Sendiri -2
~DA~

New Email addresses available on Yahoo!
Get the Email name you&#39;ve always wanted on the new @ymail and @rocketmail.
Hurry before someone else does!
http://mail.promotions.yahoo.com/newdomains/aa/
6a.

[SEHAT] 9 Kesalahan Perawatan Kecantikan

Posted by: "= KiZTYAH Wedding Organizer =" wida.yunita@yahoo.com

Thu Feb 5, 2009 7:08 pm (PST)

[happy weekend] 9 Kesalahan dalam Perawatan Kecantikan

9 Kesalahan dalam Perawatan Kecantikan
Written by Hilda Merina
 
Terkadang, Anda sudah merasa melakukan semua perawatan kecantikan dengan benar. Namun, seringkali, ada beberapa kesalahan yang biasa dilakukan wanita dalam perawatan kecantikan. Apa saja?
1. Model potongan rambut yang monoton
Tentu, mempertahankan model potongan rambut selama bertahun-tahun tak tepat.. Sebaiknya, lakukan perubahan kecil pada potongan rambut agar penampilan Anda lebih segar secara keseluruhan.
2. Kurang tidur
Tidur sangat penting untuk kulit. Selama tidur, enzim-enzim perbaikan bekerja memperbaiki kerusakan, mengurangi toksin dan mendistribusikan nutrisi ke sel-sel tubuh.
3. Terlalu menghindari lemak
Kekurangan asupan lemak dapat menyebabkan kulit jadi kering, bersisik, dan rambut bercabang. Anda dapat mengonsumsi lemak nabati untuk mendapatkan kulit indah tanpa mengorbankan bentuk tubuh.
4. Lupa berolahraga
Olahraga tak hanya baik bagi tubuh, tetapi juga membuat kulit berseri karena meningkatnya aliran darah ke seluruh tubuh, termasuk kulit.
5. Mengabaikan kebersihan alat kecantikan
Kuas atau spons bedak yang kotor akan menumpukkan kuman pada wajah kulit dan menimbulkan jerawat. Bersihkan 2 minggu sekali dengan menggunakan air suam-suam kuku.
6. Salah menggunakan kosmetik
Kebiasaan memakai kosmetik kadaluarsa, mengambil kosmetik dengan jari, atau memasukkan kembali sisa kosmetik yang berlebih dapat menyebabkan jerawat dan iritasi kulit. Jadi, buang semua produk yang sudah berubah warna, tekstur dan aromanya. Usahakan menyentuh produk dengan menggunakan cotton buds atau kapas. Atau tuangkan sedikit ke telapak tangan, baru kemudian dioleskan ke wajah.
7. Tidur tanpa membersihkan make up
Make up yang tidak dibersihkan dapat menyumbat pori, menimbulkan jerawat, dan iritasi pada mata. Kulit butuh waktu untuk memperbarui sel-sel. Tetapi karena pori-pori tersumbat, proses ini menjadi terhambat, sehingga membuat kulit menjadi kusam.
 
8. Mandi lama dengan air panas
Kedengarannya menyenangkan, tetapi ini dapat membuat kulit jadi kering. Batasi waktu mandi hanya selama kurang lebih 3 menit dengan suhu air yang tak terlalu panas. Selalu gunakan pelembab segera setelah mandi untuk mencegah kulit jadi kering.
9. Menyemprotkan parfum di pergelangan tangan
Jika Anda mengenakan arloji atau gelang, maka wewangian akan berbaur dengan aroma dari aksesori Anda. Lebih baik, semprotkan parfum pada titik denyut nadi di leher, karena daerah ini lebih hangat dan akan membantu menyebarkan wewangian.
 
Sumber : Tabloid Nova
ARTIKEL INI KAMI PEROLEH DARI
http://www.dunia-wanita.com/index.php?option=com_content&task=view&id=54&Itemid=4
 
 
W I D A   

"karena pernikahan adalah rencana-NYA"
 

kiztyah_wedding@yahoo.com
 
 
 
 
 

6b.

Re: [SEHAT] 9 Kesalahan Perawatan Kecantikan

Posted by: "Loiy Anni" loiyloi@yahoo.com   loiyloi

Thu Feb 5, 2009 9:00 pm (PST)

Walahhh.... yang point 8 kok aku banged ya..??
hikss padahal mandi aer panas berlama2 itu sungguh sungguh ritual yang mengasyikan lho.

Tapi biasanya aku akalin dengan banyak minum air putih dan banyak makan buah & sayuran, di samping menggunakan lotion sehabis mandi.
:)

From: = KiZTYAH We
________________________________
dding Organizer = <wida.yunita@yahoo.com>
To: Chic-ersTalk <Chic-ersTalk@yahoogroups.com>; cleo <CLEO-Indonesia@yahoogroups.com>; Indo Female <indofemale@yahoogroups.com>; Hanya Wanita <hanyawanita@yahoogroups.com>; Jurnal Perempuan <jurnalperempuan@yahoogroups.com>; Sekolah Sekolah Kehidupan Kehidupan <sekolah-kehidupan@yahoogroups.com>; morning cafe <your_morning_coffee@yahoogroups.com>; Funky Mum <Funky_mom@yahoogroups.com>; tarki <aksek_tarakanita@yahoogroups.com>
Sent: Friday, February 6, 2009 9:59:14
Subject: [sekolah-kehidupan] [SEHAT] 9 Kesalahan Perawatan Kecantikan

[happy weekend] 9 Kesalahan dalam Perawatan Kecantikan

9 Kesalahan dalam Perawatan Kecantikan
Written by Hilda Merina

Terkadang, Anda sudah merasa melakukan semua perawatan kecantikan dengan benar. Namun, seringkali, ada beberapa kesalahan yang biasa dilakukan wanita dalam perawatan kecantikan. Apa saja?
1. Model potongan rambut yang monoton
Tentu, mempertahankan model potongan rambut selama bertahun-tahun tak tepat. Sebaiknya, lakukan perubahan kecil pada potongan rambut agar penampilan Anda lebih segar secara keseluruhan.
2. Kurang tidur
Tidur sangat penting untuk kulit. Selama tidur, enzim-enzim perbaikan bekerja memperbaiki kerusakan, mengurangi toksin dan mendistribusikan nutrisi ke sel-sel tubuh.
3. Terlalu menghindari lemak
Kekurangan asupan lemak dapat menyebabkan kulit jadi kering, bersisik, dan rambut bercabang. Anda dapat mengonsumsi lemak nabati untuk mendapatkan kulit indah tanpa mengorbankan bentuk tubuh.
4. Lupa berolahraga
Olahraga tak hanya baik bagi tubuh, tetapi juga membuat kulit berseri karena meningkatnya aliran darah ke seluruh tubuh, termasuk kulit.
5. Mengabaikan kebersihan alat kecantikan
Kuas atau spons bedak yang kotor akan menumpukkan kuman pada wajah kulit dan menimbulkan jerawat. Bersihkan 2 minggu sekali dengan menggunakan air suam-suam kuku.
6. Salah menggunakan kosmetik
Kebiasaan memakai kosmetik kadaluarsa, mengambil kosmetik dengan jari, atau memasukkan kembali sisa kosmetik yang berlebih dapat menyebabkan jerawat dan iritasi kulit. Jadi, buang semua produk yang sudah berubah warna, tekstur dan aromanya. Usahakan menyentuh produk dengan menggunakan cotton buds atau kapas. Atau tuangkan sedikit ke telapak tangan, baru kemudian dioleskan ke wajah.
7. Tidur tanpa membersihkan make up
Make up yang tidak dibersihkan dapat menyumbat pori, menimbulkan jerawat, dan iritasi pada mata. Kulit butuh waktu untuk memperbarui sel-sel. Tetapi karena pori-pori tersumbat, proses ini menjadi terhambat, sehingga membuat kulit menjadi kusam.

8. Mandi lama dengan air panas
Kedengarannya menyenangkan, tetapi ini dapat membuat kulit jadi kering. Batasi waktu mandi hanya selama kurang lebih 3 menit dengan suhu air yang tak terlalu panas. Selalu gunakan pelembab segera setelah mandi untuk mencegah kulit jadi kering.
9. Menyemprotkan parfum di pergelangan tangan
Jika Anda mengenakan arloji atau gelang, maka wewangian akan berbaur dengan aroma dari aksesori Anda. Lebih baik, semprotkan parfum pada titik denyut nadi di leher, karena daerah ini lebih hangat dan akan membantu menyebarkan wewangian.

Sumber : Tabloid Nova
ARTIKEL INI KAMI PEROLEH DARI
http://www.dunia- wanita.com/ index.php? option=com_ content&task=view&id=54&Itemid=4


W I D A


Get your preferred Email name!
Now you can @ymail.com and @rocketmail.com.
http://mail.promotions.yahoo.com/newdomains/aa/
7.

CHILDREN LEARN WHAT THEY LIVE

Posted by: "susanti" susanti@shallwinbatam.com

Thu Feb 5, 2009 8:00 pm (PST)

CHILDREN LEARN WHAT THEY LIVE

Dorothy Law Nolte

Jika anak dibesarkan dengan celaan, ia belajar memaki
Jika anak dibesarkan dengan permusuhan, ia belajar berkelahi
Jika anak dibesarkan dengan cemoohan, ia belajar rendah diri
Jika anak dibesarkan dengan dorongan, ia belajar percaya diri
Jika anak dibesarkan dengan pujian, ia belajar menghargai
Jika anak dibesarkan dengan rasa aman, ia belajar menaruh kepercayaan
Jika anak dibesarkan dengan kasih sayang dan persahabatan,
ia belajar menemukan cinta dalam kehidupan
8.

(Catatan kaki) Hujan....oh hujan

Posted by: "Elisa Koraag" elisa201165@yahoo.com   elisa201165

Thu Feb 5, 2009 9:52 pm (PST)

 
Hujan....oh hujan
 
Berita tadi pagi di tv, menginformasikan pengungsi di Kampung Melayu/Jatinegara sampai pagi ini bukan berkurang tapi malah bertambah. Pengungsi ini ditampung di bekas bioskop Nusantara.Selain itu informasi dari BMG pun meramalkan hujan hampir di seluruh wilayah Indonesia. Jadi jangan lupa payung bagi yang beraktivitas hari ini.
 
Secara umum, manusia tidak pernah puas. (Salah satunya ya saya!). Saat panas matahari bersinar terik, kerap saya mengeluh merasa seperti terbakar. Pendingin ruangan menjadi kemarahan saya kalau tidak mampu memberikan kesejukan. Jangankan buat orang-orang yang sudah lama di luar negeri (Terutama negara yang punya musim dingin), buat saya dan anak-anak, panasnya Jakarta sudah terasa sangat tidak enak. Apalagi kedua anak saya, punya problem dengan kulit. Jadi kalau kepanasan dan berkeringat, kulit mereka jadi gatal-gatal. Dokter sudah memberi bedak/talk tapi aku atau pasanganku akan kena dampaknya mengusap/menggaruk yang gatal.
 
Mungkin ini salah satu dampak dari pemanasan global. Secara keseluruhan di Indonesia memang sudah terjadi penurunan jumlah hutan lindung/penahan air hujan. Ini berakibat bukan cuma di kota-kota yang punya hutan tapi juga sampai Jakarta. Padahal dulu, hutan Indonesia termasuk yang terbesar di dunia. Katanya paru-paru dunia. Tapi sekarang paru-paru itu sudah penuh asap (TBC kalee). 
 
Sebaliknya kalau hujan, karena tidak ada lagi yang menahan/menyerap membuat air senang menggenangi halaman dan rumah.Akibatnya ya banjir. Curah hujan walau sudah masuk Februari belum besar benar tapi hujan itu biar cuma kecil alias gerimis, tetap menyusahkan.
 
Mau beraktivitas ke luar rumah jadi susah dan malas. Bawaanya saya jadi banyak, berat dan merepotkan. Kalau hujan, saya terpaksa bawa baju ganti, sepatu di bungkus plastik masuk ke dalam tas. Dari rumah pakai sendal.Tas yang sudah berat karena komputer jinjing, jadi makin berat. Sementara tangan yang lain  memegang payung.
 
Akibat hujan, para pengendara motor kadang tidak punya toleran. Selip sana-selip sini. Angkot berhenti semaunya. Jalanan jadi kacau dan macet. Tiap hujan, jarak tempuh ketempat kerja jadi gak bisa diprediksi. Akhirnya saya jadi deg-degan, terlambat atau tidak?
 
 Bas dan Van yang harus bangun lebih pagi karena masuk sekolah jadi pukul 06.30, jadi makin susah dibangunkan manakala hari hujan. Bangun pukul 4.30 dalam keadaan cuaca dingin, memang menyebalkan. Kalau boleh memilih, sayapun ingin masuk kembali dalam selimut.Tapi masing-masing punya kewajiban dan tanggung jawab, jadi harus di lawan rasa malas  atau rasa enggan itu. Semangat.....semangat...! Biarpun lagi tidak semangat!
(Jumat, 6 Feb 2009. Di sela-sela buat quesioner  indepth interview)
Icha
Aku ngeblog maka aku terhibur:
http://elisakoraag.blogspot.com/

9.

KISAH BATU SEBUAH BATU BATA

Posted by: "susanti" susanti@shallwinbatam.com

Thu Feb 5, 2009 9:53 pm (PST)

KISAH SEBUAH BATU BATA

-Skylashtar Maryam-
http://skylashtar-maryam.blogspot.com

Ini adalah cerita tentang sebuah batu-bata. Di suatu tempat, ada sebuah batu bata, Tentu saja dia berada di tengah bata-bata lain yang beserakan. Namun, batu bata ini terlihat begitu istimewa. Ia terbuat dari tanah pilihan, bentuknya persegi panjang sempurna,tak ada codek ataupun bolong-bolong seperti kue bika ambon di setiap tepinya.Tentu saja ia sangat berbeda dengan batu bata lain di sekelilingnya

Orang-orang berdecak kagum sekaligus heran. "Cantik betul batu bata ini. Seakan ia terbuat dari tanah pilihan yang berbeda dengan yang lainnya. Hey, lihatlah. Warna merahnya sempurna, pasti dibakar dengan suhu yang tepat. Dan bentuknya… amboi, ini memang batu-bata yang bagus," begitulah orang-orang memuji

Sang batu bata melambung senang, sambil mengangkat kerah bajunya. "Ha ha ha ha, tentu saja aku ini bagus, tidak seperti mereka," ia menuding sekelilingnya. "Setiap hari aku bermunajat dan memoles diriku. Setiap saat aku bersyukur atas tangan pembuatku. Aku tak membiarkan setetes tempias hujan pun mengikis bentukku. Seluruh waktuku aku gunakan untuk mengisi setiap celah esensiku, beribadah, agar pembuatku merasa bangga terhadapku."

Sombong, pikir batu bata yang lain. Tapi apa lacur? Ia memang pantas sombong. Batu bata yang lain memandang diri mereka masing-masing. Hhhh…banyak codek, bekas kikisan air, bahkan ada yang terbelah hingga tinggal separuh

Ketika orang-orang ingin membangun sebuah bangunan, mereka meminta kesediaan semua batu bata yang ada untuk dijadikan dinding dan pondasi. Genting-genting sudah setuju untuk menjadi atap, kusen-kusen sudah menyatakan kesediaannya untuk membingkai pintu dan jendela. Pasir-pasir dengan rela mau dilebur bersama semen untuk merekatkan. Beberapa batu bata langsung mengangguk setuju, beberapa yang lain ragu karena bentuknya yang tak karuan. "Apakah aku bisa berguna?" mereka bertanya sedih. "Jangan khawatir, kawan. Ak bisa merekatkanmu!" hibur pasir dan semen kepada batu bata yang terbelah itu.

Lalu apa pendapat batu bata yang bagus itu? Dia meringis ngeri dengan raut jijik. "Oh, tidak, tidak! Aku batu bata yang bagus, tak mungkin aku dirangkaikan bersama mereka."

Semua menoleh heran. Sebuah batu bata, berusaha memoles dirinya untuk menjadi bata yang baik, tapi menolak ketika diajak untuk dijadikan sebuah bangunan.

Ketika bangunan itu sudah berdiri dengan kokoh, orang-orang dapat berteduh di dalamnya. Merasa aman dan nyaman. Tak ada yang ingat, kalau dinding-dinding itu dibuat dari batu bata biasa. Tak ada yang tahu, bahwa di dalam kekokohan dinding itu, ada beberapa bata yang sebelumnya pecah atau terbelah. Kemudian bata-bata itu menyadari bahwa esensi mereka sebagai batu bata adalah menjadi dinding dan pondasi, bersama genting mereka melindungi setiap orang dari terpaan angin dingin dan panas sengatan matahari. Bukan hanya menjadi batu bata yang baik, tapi sendirian.

Lalu apa yang terjadi dengan batu-bata yang baik itu? Dia tetap menjadi bata yang baik, tentu saja. Tapi ia tak berfungsi, tetap tergolek di tanah. Paling-paling dilempar untuk menghalau binatang liar. Mungkin sesekali orang mengajaknya untuk dijadikan tungku. Tapi tentu saja ia menolak. "Nggak level!" tukasnya. "Masa aku harus dibakar dan terkena jelaga?"

Lalu apa maumu batu bata yang baik? Paling banter kau hanya dijadikan pengganjal pintu, itupun kalau kau mau.

Setelah beberapa lama, ia tetap tergolek dengan bentuknya yang sempurna. Sampai dating segerombolan orang yang tengah bertikai, api kemarahan membuncah, caci maki riuh bertebaran. Salah satu dari mereka mengambil batu-bata baik itu dan mencengkramnya erat, mengacung-ngacungkannya ke udara sebagai senjata. "Lepaskan aku! Apa yang kau lakukan padaku?" ia berteriak sambil meronta-ronta. "Diam kau!" hardik orang itu. "Aku akan melemparkanmu ke kepala orang itu, biar dia mati!" orang itu berkata geram sambil menunjuk musuhnya.

"Hei, aku ini batu bata yang baik, tahu! Cari saja bata lain yang tidak baik. Mengapa harus aku?" batu bata baik itu balas mengecam.

Orang tersebut tertawa. "Itu karena kau terlihat kuat dan bagus, bodoh! Pasti hebat kalau dijadikan senjata."

Kemudian tanpa daya, batu bata itu melayang di udara. Terlempar begitu cepat hingga mengenai kepala seseorang. Buk! Krek! Suara batok kepala pecah, diikuti bunyi sama yang berasal dari bata itu. Bukan hanya retak, batu bata baik itu terbelah berlelehan darah.

Dalam sekarat, ia menangis sesal. Mengapa dulu ia tak mau menjadi dinding hingga tak harus berakhir seperti ini? Semua dinding memandang pedih, namun tak banyak yang bisa mereka perbuat.

Sang batu-bata yang bagus dan baik itu meninggal setelah dipakai untuk memecahkan kepala seseorang. Ia tergolek di tanah, berkeping-keping, berlumuran darah, dan sendirian.

====

semoga di antara kita tidak ada batu bata yang bagus dan baik namun sendirian itu. sebab manusia biasa tapi bermanfaat bagi manusia lainnya lebih mulia daripada manusia yang baik tapi tak melakukan apa-apa untuk lingkungannya. semoga shilaturahmi ini juga tetap terjaga, agar kita bisa membangun dinding kuat, tidak hanya sendirian melawan kemungkaran.
10.

[CatCil] Gangguan Emosi pada Pelajar Bandung

Posted by: "Bang Aswi" bangaswi@yahoo.com   bangaswi

Thu Feb 5, 2009 10:31 pm (PST)

Satu pelaku dari tiga anggota kawanan "Arcamanik" yang berhasil ditangkap oleh Satuan Reserse Kriminal Kepolisian Resort Kota Bandung Tengah, yaitu AH (16), ternyata masih berstatus pelajar kelas III di salah satu SMP negeri di Kota Bandung (Pikiran Rakyat, Kamis, 5/2). AH, TH (16), dan AM (18) adalah anggota kelompok pejambret yang biasa beroperasi di wilayah hukum Bandung Tengah. Mereka biasanya mengincar perempuan yang mengendarai sepeda motornya seorang diri. TH ditangkap setelah menjambret tas milik Diani Karina di Jl. Sukabumi sedangkan AH ditangkap di depan Pos Polisi BSM setelah beberapa jam sebelumnya menjambret di Jl. Burangrang.

Menurut pengakuan ketiganya, mereka sudah beraksi lebih dari lima kali dalam sebulan terakhir. "Biasanya kami beroperasi malam hari di jalanan yang sepi seperti Jl. Burangrang, Jl. Dipati Ukur, Jl. Citarum, Jl. Gatot Subroto, Jl. Sukabumi, dan Jl. Diponegoro." Barang hasil jambretan kemudian dijual dan uangnya dibagi rata yang dipergunakan untuk berfoya-foya. Meski dua di antara pelaku masih di bawah umur, mereka tetap dijerat dengan pasal 365 KUHP yang ancaman hukumannya tujuh tahun penjara.

Berita di atas boleh dibilang tidak terlalu aneh kendati harus mendapatkan perhatian, terutama oleh orang tua. Menurut berita yang dilansir oleh PR pada hari yang sama, sebanyak 20% pelajar di Kota Bandung mengalami gangguan emosional berdasarkan penelitian yang dilakukan Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Provinsi Jawa Barat. Penelitian mengenai gangguan emosional pada anak sekolah di Kota Bandung tersebut merupakan yang pertama kali dan dilakukan sejak tahun 2007 sampai dengan 2008. Survei dilakukan pada 6.000 anak di Kota Bandung pada 90 sekolah mulai dari sekolah dasar, sekolah menengah pertama, dan sekolah menengah umum. Gangguan emosional tersebut sebagian besar tegolong gangguan jiwa ringan sampai sedang. Gejala dari adanya gangguan emosional tersebut yaitu adanya kesulitan beradaptasi dengan peran anak itu sebagai pelajar.

Salah satu ciri adanya gangguan emosional pada anak sekolah yaitu ketika siswa tersebut tidak ingin mengoptimalkan kegiatannya di sekolah karena tertarik dengan aktivitas lain seperti geng motor, narkoba, aktivitas bullying atau kekerasan pada sesama pelajar, dan termasuk penjambretan seperti kasus di atas. Hal itulah yang menyebabkan anak mengalami depresi sampai berhalusinasi seperti mendengar bisikan-bisikan.

Untuk mengatasinya, perlu perhatian khusus dari guru dan orang tua dalam mengenali perubahan yang terjadi pada mereka. Misalnya saja, jika ada anak yang awalnya rajin sekolah kemudian menjadi suka bolos, harusnya jangan langsung dimarahi tetapi juga diberi pendekatan yang sesuai dengan karakternya. Yang paling penting dalam menanggulangi gangguan emosional tersebut bukan mengubah situasi lingkungan, melainkan daya tahan stres anak. Hal itu bisa dilakukan dengan melatih kepribadian mereka sejak dini seperti percaya diri dan kemampuan bersosialisasi. Nah, sudah saatnya kita sebagai orang tua atau yang mengaku dirinya sebagai bagian dari pendidik untuk mengatasi hal ini secara bersama-sama sebelum salah satu dari anggota keluarga kita terjerumus pada aktivitas yang tidak hanya membahayakan dirinya sendiri tetapi juga orang lain. Mampukah kita melakukannya?[]

Bang Aswi - Pekerja Buku
Blog [http://bangaswi.com/]

11.

tanggung jawab orang tua pada kenakalan remaja.

Posted by: "radinal88" radinal88@yahoo.co.id   radinal88

Thu Feb 5, 2009 10:32 pm (PST)

TANGGUNG JAWAB ORANG TUA
(Relevansi Dekadensi Moral dan Minimnya Perhatian Orang Tua)
Oleh: Radinal Mukhtar Harahap
Kamis, 5 Februari 2009, psikolog dari universitas diponegoro (UNDIP)
Semarang, mengatakan bahwa pihak yang semestinya harus bertanggung
jawab atas kenakalan remaja akhir-akhir ini adalah orang tua remaja
itu sendiri. Ia mencontohkan bahwa kasus penyalahgunaan narkoba
terjadi karena orang tua tidak menerapkan metode "parenting skill"
atau dengan istilah yang lebih sederhana, mendengarkan keluh kesah dan
isi hati anak. Orang tua, kebanyakan, lebih sering marah-marah dan
menyalahkan sang anak dari pada memberikan solusi atau jalan keluar
bagi permasalahan yang dihadapi anak. Sehingga, anak sering mencari
solusi dan jalan keluar dengan mengkonsumsi narkoba.
"Anak adalah anugerah yang harus dijaga. Kita tidak bisa menyalahkan
mereka begitu saja atau menyalahkan lingkungan, tetapi kembali kepada
diri orangtua sendiri, apakah selama ini menjaga anugerah tersebut
dengan baik atau tidak," kata Dosen Psikologi Universitas Diponegoro ini.
Hal demikian mengingatkan saya pada hasil penelitian dari Badan
Koordinasi Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) yang mengatakan bahwa
63% siswa SMP dan SMA sudah terjerumus dalam pergaulan bebas sebagai
pelaku hubungan suami istri diluar nikah. Ini artinya remaja yang
masih perjaka/gadis hanya sekitar 37% atau tidak mencapai setengahnya.
Lebih radikal lagi, kita dapat menyimpulkan bahwa remaja "jahat" lebih
banyak daripada remaja "baik. (Radinal, Blog Pribadi,
http://kumpulan-q.blogspot.com/motivasi)
Tanggung Jawab Orang Tua
Ada sebuah statemen yang mengatakan bahwa "Al-Ummu Madrasatun" yang
berarti ibu (baca: orang tua) adalah madrasah, atau tempat
pembelajaran yang paling pertama yang dirasakan oleh anak. Pada orang
tualah anak belajar mengatakan ibu atau ayah. Belajar meminta makan
atau minum, dan lain sebagainya. Pantaslah bila Rasul pernah bersabda
bahwa "Aljanntatu Tahta Aqdami al-Ummahat" surga itu dibawah telapak
kaki ibu, yang dapat ditafsirkan secara sederhana dengan kesuksesan
seseorang itu berpengaruh kuat dengan ketaatannya pada sosok orang tuanya.
Lebih jauh lagi, Rasul juga pernah menyandingkan sosok orang tua
dengan Allah SWT dalam kaitan ridha dan murka. Ridhallahu fi Ridha
al-walidaini, wa Sukhtullah fi Sukhti al-Walidaini. Keridhaan Allah
bergantung pada keridhaan orang tua, dan murkanya Allah sangat
berkaitan erat dengan murkanya orang tua. Tidak salah kemudian jika
kita banyak mendengar dongeng ataupun legenda tentang anak yang
menjadi batu karena melawan orang tua, yaitu malin kundang.
Lantas, bagaimana dengan fenomena sebagaimana dipaparkan oleh
psikolog Undip tadi? Sangat tepat bila kita melihat peranan vital
orang tua dalam pendidikan anaknya. Orang tua sangat berpengaruh dalam
membentuk citra dan paradigma sang anak. Pantas bila ada imam madzhab
yang mengatakan bahwa jodoh sang anak berhak ditentukan atau lebih
radikalnya dipaksakan, oleh orang tuanya.
Mengembalikan Peran Orang Tua
Sering kita mendengarkan, bahwa kecerdasan seorang anak sangatlah
berkaitan dengan kecerdasan orang tua. Pepatah mengatakan bahwa buah
tidak akan jatuh jauh dari pohonnya. Fenomena anak menjadi pengganti
orang tua telah jamak kita lihat dalam realita keduniaan. Soekarno
digantikan Megawati, contoh yang sangat tampak akhir-akhir ini.
Peran yang sangat vital inilah yang seharusnya dikembalikan kepada
tempatnya. Orang tua, janganlah hanya menjadi tempat meminta uang
jajan bagi seorang anak. Orang tua, janganlah memarahi dan menyalahkan
anak ketika berhadapan dengan sebuah permasalahan. Solusi dan jalan
keluar, lebih penting daripada menyalahkan dan memarahi sang anak.
Surabaya, 06 Februari 2009.

Komentari juga di http://kumpulan-q.blogspot.com

12.

Undangan Seminar Kepustakawanan Indonesia - "Siapa Kepala Perpustaka

Posted by: "susanti" susanti@shallwinbatam.com

Thu Feb 5, 2009 11:41 pm (PST)

Dari milis sebelah, bagi yang di Jakarta dan menganggap
perpustakaan adalah rumah kedua, mungkin bisa hadir.

----- Original Message -----
From: Dessy Sekar
To: klub-sastra@yahoogroups.com
Sent: Friday, February 06, 2009 2:33 PM
Subject: [KlubSastraBentang] Undangan Seminar Kepustakawanan Indonesia - "Siapa Kepala Perpustakaan Nasional Mendatang? : Diskusi tentang Regenerasi Kepemimpinan dalam Kepustakawanan Indonesia"

Pengesahan UU RI No. 43/2007 tentang Perpustakaan sejatinya merupakan
salah satu legitimasi atas pentingnya perpustakaan. Dalam UU ini
disebutkan peran perpustakaan sebagai sarana pembelajaran seumur hidup
bagi seluruh masyarakat Indonesia.

Keberadaan Perpustakaan Nasional diharapkan mampu memainkan peran
penting tersebut. Melalui Keppres No. 11/1989 Perpustakaan Nasional
mendapat mandat untuk membantu Presiden untuk mengembangkan
kepustakawanan Indonesia.

Mengingat pentingnya peran Perpustakaan Nasional, antara lain sebagai
role model maka kepemimpinan di perpustakaan nasional akan sangat
berpengaruh terhadap perkembangan perpustakaan di Indonesia.
Diharapkan seorang kepala perpustakaan nasional memiliki kriteria yang
seyogyanya dimiliki oleh pimpinan-pimpinan Lembaga-lembaga Pemerintah
Non Departemen di Indonesia. Pemimpin yang memiliki visi pengembangan,
kepustakawanan, mengetahui kebutuhan dari para pemegang kepentingannya
(stakeholders) dan terlebih lagi masyarakat umum di Indonesia. Pasal
30 Undang-Undang Perpustakaan menyebutkan:
"Perpustakaan Nasional, Perpustakaan umum Pemerintah, Perpustakaan
umum kabupaten/walikota, dan Perpustakaan perguruan tinggi dipimpin
oleh pustakawan atau oleh tenaga ahli dalam bidang Perpustakaan"
Pasal tersebut menegaskan salah satu syarat menjadi kepala
perpustakaan nasional, yang tentunya menjadi syarat bagi lembaga
perpustakaan diberbagai perpustakaan.

ISIPII, FIM, APISI, IPI, YPII dan asosiasi-asosiasi serta forum-forum
perpustakaan lainnya mengundang Anda untuk hadir dalam Seminar
Kepustakawanan Indonesia - "Siapa Kepala Perpustakaan Nasional
Mendatang? : Diskusi tentang Regenerasi Kepemimpinan dalam
Kepustakawanan Indonesia", pada:
Hari/tanggal : Kamis, 12 Februari 2009
Waktu : 08.30 - 11.30 WIB
Tempat : Ruang Teater Perpustakaan Nasional
Jl. Salemba Raya No. 28 A Jakarta Timur
dengan narasumber :
1. Mula Harahap (IKAPI)
2. Daddy P. Rachmananta (Kepala Perpustakaan Nasional)
3. Sekretaris Jenderal Departemen Pendidikan Nasional
4. A. Ridwan Siregar (Kepala Perpustakaan USU)
Moderator : Agus Rusmana

Konfirmasi kehadiran bisa dilakukan dengan menghubungi sdri.
Margaretha (0852866698) atau email ke
info.isipii@gmail.com dan indonesiamembaca@yahoo.com

Salam literasi,

Sekar
Forum Indonesia Membaca

----------------------------------------------------------

No virus found in this incoming message.
Checked by AVG - http://www.avg.com
Version: 8.0.233 / Virus Database: 270.10.17/1933 - Release Date: 2/3/2009 5:48 PM
13.

Rizki Dalam Keluarga

Posted by: "muhamad agus syafii" agussyafii@yahoo.com   agussyafii

Fri Feb 6, 2009 12:10 am (PST)

Rizki Dalam Keluarga

By; agussyafii

Salah satu problem yang sering terjadi dalam keluarga adalah rizki. suami bekerja dan istri dirumah biasa tidak menjadi masalah namun jika istri bekerja sementara suami dirumah menjaga anak masalah menjadi bermunculan. Seemestinya masalah itu tidak muncul jika masing-masing pihak memahami bahwa rizki itu adalah rizki bersama  sekeluarga. bukan rizki istri semata atau rizki suami semata.

Sebenarnya Alloh SWT telah menjamin rizki hambanya, bahkan jika seseorang ingin menikah tetapi ekonominya masih berat, kata al Qur¢an nikah saja, Allah yang menjamin rizkinya (in yakunu fuqara yughnihimullah Q/an Nur:32). Banyak pasangan ketika baru nikah belum memiliki harta apa-apa, tetapi kemudian mereka hidup berkecukupan. Sebaliknya ada yang ketika menikah sengaja mencari pasangan
atau mertua  orang kaya, ternyata tak terlalu lama sudah jatuh menjadi orang miskin. Ada yang semula suami lancar sebagai pencari nafkah, tetapi kemudian jatuh sakit berkepanjangan sehingga tak lagi produktif, kemudian sumber rizki berpindah melalui isteri.

Persoalan saluran rizki bisa menjadi problem ketika orang  memandang bahwa rizki itu hanya rizkinya, bukan rizki keluarga. Suami yang sukses kemudian menjadi GR (gede rumongso-bahasa Jawa, maksudnya merasa dirinya sangat penting) memandang rendah isterinya yang cuma nyadong. Ketika saluran rizki pindah lewat isteri, sang isteri juga kemudian menjadi GR, memandang sebelah mata suami. Inilah yang sering menjadi kerikil tajam, meski rizki melimpah, padahal sebenarnya rizki itu adalah rizki bersama sekeluarga.

Wassalam,
agussyafii

--

Tulisan ini dibuat dalam rangka kampanye kegiatan "Untukmu Ananda." Pada tanggal 14 Februari 2009. selanjutnya silahkan
kirimkan dukungan dan kepedulian anda kepada "Untukmu Ananda" di 087 8777 12 431 atau di http://agussyafii.blogspot.com

14.

[Ruang Keluarga] Semua Anak Cerdas

Posted by: "Bang Aswi" bangaswi@yahoo.com   bangaswi

Fri Feb 6, 2009 12:10 am (PST)

Howard Gardner, dalam bukunya Multiple Intelligences (Kecerdasan Ganda), membagi kecerdasan anak dalam spektrum yang cukup luas.

1. Kecerdasan matematika dan logika atau cerdas angka.
Memuat kemampuan seorang anak berpikir secara induktif dan deduktif, kemampuan berpikir menurut aturan logika dan menganalisis pola angka-angka, serta memecahkan masalah melalui kemampuan berpikir. Anak-anak dengan kecerdasan matematika dan logika yang tinggi cenderung menyenangi kegiatan analisis dan mempelajari sebab akibat terjadinya sesuatu. Mereka menyenangi cara berpikir yang konseptual, misalnya menyusun hipotesis, mengategori, dan mengklasifikasi apa yang dihadapinya. Anak-anak ini cenderung menyukai aktivitas berhitung dan memiliki kecepatan yang tinggi dalam menyelesaikan problem matematika. Bila kurang memahami, mereka cenderung bertanya dan mencari jawaban atas hal yang kurang dipahaminya. Anak-anak yang cerdas angka juga sangat menyukai permainan yang melibatkan kemampuan berpikir aktif seperti catur dan bermain teka-teki. Setelah remaja biasanya mereka cenderung menggeluti bidang matematika atau IPA, dan setelah dewasa menjadi insinyur,
ahli teknik, ahli statistik, dan pekerjaan-pekerjaan yang banyak melibatkan angka.

2. Kecerdasan bahasa atau cerdas kata.
Memuat kemampuan seorang anak untuk menggunakan bahasa dan kata-kata baik secara lisan maupun tulisan dalam berbagai bentuk yang berbeda untuk mengekspresikan gagasannya. Anak-anak dengan kemampuan bahasa yang tinggi umumnya ditandai dengan kesenangannya pada kegiatan yang berkaitan dengan bahasa seperti membaca, membuat puisi, dan menyusun kata mutiara. Anak-anak ini cenderung memiliki daya ingat yang kuat akan nama-nama orang, istilah-istilah baru, maupun hal-hal yang sifatnya detail. Mereka cenderung lebih mudah belajar dengan cara mendengarkan dan verbalisasi. Dalam hal kemampuan menguasai bahasa baru, anak-anak ini umumnya memiliki kemampuan yang lebih tinggi dibandingkan dengan anak-anak lainnya. Pada saat dewasa biasanya mereka akan menjadi presenter, pengarang, penyair, wartawan, penerjemah, dan profesi-profesi lain yang banyak melibatkan bahasa dan kata-kata.

3. Kecerdasan musikal atau cerdas musik.
Memuat kemampuan seorang anak untuk peka terhadap suara-suara nonverbal yang berada di sekelilingnya, dalam hal ini adalah nada dan irama. Anak-anak ini senang sekali mendengar nada-nada dan irama yang indah, mulai dari senandung yang mereka lakukan sendiri, dari radio, kaset, menonton orkestra, atau memainkan alat musik sendiri. Mereka lebih mudah mengingat sesuatu dengan musik. Saat dewasa mereka dapat menjadi penyanyi, pemain musik, komposer pencipta lagu, dan bidang-bidang lain yang berhubungan dengan musik.

4. Kecerdasan visual spasial atau cerdas gambar.
Memuat kemampuan seorang anak untuk memahami secara lebih mendalam mengenai hubungan antara objek dan ruang. Anak-anak ini memiliki kemampuan menciptakan imajinasi bentuk dalam pikirannya, atau menciptakan bentuk-bentuk tiga dimensi. Setelah dewasa biasanya mereka akan menjadi pemahat, arsitek, pelukis, desainer, dan profesi lain yang berkaitan dengan seni visual.

5. Kecerdasan kinestetik atau cerdas gerak.
Memuat kemampuan seorang anak untuk secara aktif menggunakan bagian-bagian atau seluruh tubuhnya untuk berkomunikasi dan memecahkan berbagai masalah. Hal ini dapat dijumpai pada anak-anak yang unggul dalam bidang olah raga, misalnya bulu tangkis, sepak bola, tenis, renang, basket, dan cabang-cabang olah raga lainnya, atau bisa pula terlihat pada mereka yang unggul dalam menari, bermain sulap, akrobat, dan kemampuan-kemampuan lain yang melibatkan keterampilan gerak tubuh.

6. Kecerdasan inter personal atau cerdas teman.
Memuat kemampuan seorang anak untuk peka terhadap perasaan orang lain. Mereka cenderung memahami dan berinteraksi dengan orang lain sehingga mudah dalam bersosialisasi dengan lingkungan di sekelilingnya. Kecerdasan ini disebut juga kecerdasan sosial, dimana seorang anak mampu menjalin persahabatan yang akrab dengan teman-temannya, termasuk berkemampuan memimpin, mengorganisasi, menangani perselisihan antar teman, dan memperoleh simpati dari anak yang lain. Setelah dewasa mereka dapat menjadi aktivis dalam organisasi, public relation, pemimpin, manajer, direktur, bahkan menteri atau presiden.

7. Kecerdasan intra personal atau cerdas diri.
Memuat kemampuan seorang anak untuk peka terhadap perasaan dirinya sendiri. Mereka cenderung mampu mengenali kekuatan atau kelemahan dirinya sendiri, senang mengintropeksi diri, mengoreksi kekurangan maupun kelemahannya dan kemudian mencoba untuk memperbaiki dirinya sendiri. Beberapa di antara mereka cenderung menyenangi kesendirian dan kesunyian, merenung dan berdialog dengan dirinya sendiri. Saat dewasa biasanya mereka akan menjadi ahli filsafat, penyair, atau seniman.

8. Kecerdasan naturalis atau cerdas alam.
Memuat kemampuan seorang anak untuk peka terhadap lingkungan alam, misalnya senang berada di lingkungan alam terbuka seperti cagar alam, gunung, pantai, dan hutan. Mereka cenderung suka mengobservasi lingkungan alam seperti aneka macam bebatuan, flora dan fauna, bahkan benda-benda di ruang angkasa. Saat dewasa mereka dapat menjadi pecinta alam, pecinta lingkungan, ahli geologi, ahli astronomi, penyayang binatang, dan aktivitas-aktivitas lain yang berhubungan dengan alam dan lingkungan.

Dengan konsep Multiple Intelligences (Kecerdasan Ganda) ini, Howard Gardner ingin mengoreksi keterbatasan cara berpikir yang konvensional mengenai kecerdasan, bahwa seolah-olah kecerdasan hanya terbatas pada hasil tes intelegensi yang sempit saja, atau hanya sekadar dilihat dari prestasi yang ditampilkan seorang anak melalui ulangan maupun ujian di sekolah belaka. Anak-anak unggul pada dasarnya tidak akan tumbuh dengan sendirinya, mereka memerlukan lingkungan subur yang diciptakan untuk itu. Oleh karena itu diperlukan kesungguhan dari orang tua dan pendidik untuk secara tekun dan rendah hati mengamati dan memahami potensi anak atau murid dengan segala kelebihan maupun kekurangannya, dan menghargai seriap bentuk kecerdasan yang berlainan.

Nah, termasuk kategori yang mana kecerdasan sobat baraya waktu kecil dahulu atau kecerdasan putra-putri sobat baraya? Ataukah kecerdasan kita termasuk perpaduan dari dua atau lebih dari tipe kecerdasan yang ada?[]

Bang Aswi - Pekerja Buku
Blog [http://bangaswi.com/]

15.

Indahnya Pernik Kehidupan

Posted by: "muhamad agus syafii" agussyafii@yahoo.com   agussyafii

Fri Feb 6, 2009 12:10 am (PST)

Indahnya Pernik Kehidupan

By; agussyafii

Pernah satu hari ada yang bertanya, "apakah dikeluarganya mas agus tidak ada pertengkaran?" saya menjawabnya, "iya. sebab itu bagian indahnya pernik-pernik kehidupan. Dan buat saya keberhasilan membangun keluarga adalah lebih utama daripada karier pekerjaan.

Mengarungi kehidupan tak ubahnya mengarungi samudera, terkadang lautan tenang dan angin sumilir, tetapi terkadang tanpa diduga datang ombak besar.  Bagi orang yang faham sunnatullah laut, maka ia bisa berhitung kapan musim ombak dan kapan musim tenang. Tetapi kehidupan juga sering diungkapkan sebagai "tersandung di jalan rata", terpeleset oleh "kerikil" kehidupan, dan sebagainya. Pembaca buku ini mungkin  sudah banyak makan asam dan garam kehidupan. Meski begitu tetap saja anda masih dihadang oleh banyak problem.

Pernik adalah benda kecil tetapi menarik perhatian. Pernik-pernik hidup adalah sesuatu yang sebenarnya tidak prinsipil, tetapi karena menarik perhatian, maka ia bisa menyita perhatian suami dan isteri sehingga mendistorsi proporsionalitas masalah.

Manusia sebagai individu adalah unik. Rumah tangga adalah mempersatukan dua keunikan, keunikan suami dan keunikan isteri. Jika keunikan suami dan keunikan isteri menjadi sinergi maka rumah tangga itu mampu mempersepsi stimulus secara proporsional. Tetapi jika dua keunikan itu bertolak belakang, maka segala yang pernik-pernik dipersepsi menjadi prinsipil, dan meresponya juga dengan sikap prinsipil berpijak pada keunikan masing-masing. Jika keadaan sudah demikian maka sakinah akan menjauh dari rumah tangga, dan sebagai gantinya adalah kesalahfahaman yang berkesinambungan. Rumah tangga tidak lagi menjadi "surga" tetapi menjadi "neraka".

Wassalam,
agussyafii

--

Tulisan ini dibuat dalam rangka kampanye kegiatan "Untukmu Ananda." Pada tanggal 14 Februari 2009. selanjutnya silahkan kirimkan dukungan dan kepedulian anda kepada "Untukmu Ananda" di 087 8777 12 431 atau di http://agussyafii.blogspot.com

16.

Luar Biasanya Berkeluarga

Posted by: "muhamad agus syafii" agussyafii@yahoo.com   agussyafii

Fri Feb 6, 2009 12:11 am (PST)

Luar Biasanya Berkeluarga

By: agussyafii

Sewaktu on air di radio bahana, saya sempat mengajukan pertanyaan ke mas rully (penyiar radio bahana). "apakah orang tidak menikah itu luar biasa?" Mas Rully menjawabnya, "Iya." Saya katakan padanya bahwa orang tidak menikah itu memang luar biasa tapi jauh lebih luar biasa adalah mereka yang menikah sebab orang yang menikah berarti menyatukan dua perbedaan.

Hidup berumah tangga bagaikan Berlayar bahtera di tengah samudera luas. Lautan kehidupan seperti tak bertepi, dan medan hamparan kehidupan sering tiba-tiba berubah.  Memasuki lembaran baru hidup berkeluarga biasanya dipandang sebagai pintu kebahagiaan.

Segala macam harapan kebahagiaan ditumpahkan pada lembaga keluarga. Akan tetapi setelah periode "impian indah" terlampaui orang harus menghadapi realita kehidupan. Sunnah kehidupan ternyata adalah "problem". Kehidupan manusia, tak terkecuali dalam lingkup keluarga adalah problem, problem sepanjang masa. Tidak ada seorangpun yang hidupnya terbebas dari problem, tetapi ukuran keberhasilan hidup justeru terletak pada kemampuan seseorang mengatasi problem. Sebaik-baik mukmin adalah orang yang selalu diuji tetapi lulus terus, khiyar al mu'min mufattanun tawwabun.(hadis).

Problem itu sendiri juga merupakan ujian dari Alloh SWT, siapa diantara ,mereka yang berfikir positif, sehingga dari problem itu justeru lahir nilai kebaikan, liyabluwakum ayyukum ahsanu `amala (Q/67:2) liyabluwakum fi ma a ta kum (Q/6:165).

Wassalam,
agussyafii

--

Tulisan ini dibuat dalam rangka kampanye kegiatan "Untukmu Ananda." Pada tanggal 14 Februari 2009. selanjutnya silahkan kirimkan dukungan dan kepedulian anda kepada "Untukmu Ananda" di 087 8777 12 431 atau di http://agussyafii.blogspot.com

17.

Sampaikan dan laksanakan kebenaran walau satu ayat

Posted by: "Mujiarto Karuk" mkaruk@yahoo.com   mkaruk

Fri Feb 6, 2009 12:32 am (PST)

Assalamualaikum Warohmatullohi Wabarokatuh
  
 
SAMPAIKAN KEBENARAN WALAU HANYA SATU AYAT

"Hai Rasul, sampaikanlah apa yang di turunkan kepadamu dari Tuhanmu. Dan jika tidak kamu kerjakan (apa yang diperintahkan itu, berarti) kamu tidak menyampaikan amanat-Nya. Allah memelihara kamu dari (gangguan) manusia. Sesungguhnya Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang yang kafir". QS.Al-Maaidah [5] : 67
 

"Kamu adalah umat yang terbaik yang dilahirkan untuk manusia, menyuruh kepada yang makruf, dan mencegah dari yang mungkar, dan beriman kepada Allah. Sekiranya Ahli Kitab beriman, tentulah itu lebih baik bagi mereka; di antara mereka ada yang beriman, dan kebanyakan mereka adalah orang-orang yang fasik." QS.Ali-Imran [3] : 110

Pada suatu hari saya berkunjung ke salah satu kampung di daerah Keranji Bekasi tepatnya di Bintara, kebetulan saya pernah tinggal di daerah tersebut lebih kurang 5 tahun, pada tahun 1986 s/d 1991.

 
Saya berkunjung di salah satu rumah seseorang yang pernah bertentangga, dan saya mengenal beliau sebagai pekerja harian dibangunan.

 
Disela sela perbincangan saya bertanya kepada beliau, "Bang saya dengar sekarang abang dah jadi "Ustaz".

 
Beliau tersenyum sambil mengatakan Alhamdulillah.

 
Saya sangat gembira mendengar perkembangan tetangga saya yang dulu saya kenal sebagai buruh harian bangunan, itupun tidak rutin beliau lakukan karena beliau juga harus merawat istrinya yang sakit sakitan dan ketika itu anak anaknyapun masih kecil kecil ada 5 orang.

 
Ketika saya pindah rumah dari rumah kontrakan di Kp. Bintara kerumah yang saat ini saya tempati di Jl. Raya Bekasi Timur KM.18 Pulogadung Jakarta Timur, beliaulah yang mengantarkan barang barang perabotan.

 
Saya juga sangat kagum mendengar cerita pengalaman beliau belajar menggali Ilmu Agama islam dan ketika itu saya tahu betul ekonomi keseharian beliau, walau saya sempat kecewa pada beliau, saya berpesan agar sering sering datang berkunjung kerumah saya, tapi justru malah sebaliknya beliau sejak mengahantarkan perabotan, tidak pernah datang berkunjung, dan secara kebetulan saya juga waktunya sangat sulit untuk ngatur berkunjung.

 
Saya mendengar beliau menjadi Ustaz dari saudaranya yang juga bekas tetetangga dekat saya dikampung tersebut.

 
Rasa penasaran saya keingintahuan tentang kebenaran cerita tersebut terjawab sudah, beliau menggali ilmu Agama dari seorang Ustaz yang dengan prakasanya membangun sebuah perguruan Islam, didaerah Bintara tidak jauh dari kediaman teman saya tersebut, siang hari beliau menjadi buruh bangunan perguruan Islam tersebut dan malam harinya beliau belajar dan mengkaji Islam dengan ustaz penggagas pembangunan yang sekaligus sebagai boss teman saya tersebut, selama lebih kurang 5 tahun beliau berguru dengan sang Ustaz yang berhati Mulia itu.
 
Dan kebetulan ketika saya menjadi siswa pesantren ahad di Pesantren Persis Jl. Kramat Asem,  Utan Kayu Jakarta Timur, ustaz tersebut salah satu ustaz yang mengajar dan membing saya dalam mengenal dan menjalankan perintah Islam.
 
Ketika saya mendengar bahwa kami satu sumber guru yang sama, hanya beda tempat dan waktu belajar, hati saya semakin berbunga bunga, dan sangat kagum bercampur terharu, saya sangat sering bertemu dengan ustaz saya tersebut dan mengunjunginya, yang secara kebetulan rumah beliau tidak jauh dari tempat tinggal saya sekarang, akan tetapi saya tidak pernah bertemu dengan teman dan bekas tetangga dekat saya tersebut.
 
Ketika sang ustaz mengajarkan dan menularkan ilmunya kepada saya ketika itu beliau selalu berpesan kepada murid muridnya, hilangkan dan jauhkan anggapan bahwa dakwah itu hanya patut disampaikan oleh orang - orang yang berprofesi sebagai juru dakwah seperti yang kita sebut ustadz / ustadzah, atau yang kita sebut da'i atau kiyai, guru agama Islam, atau siapa saja yang pernah mondok dipesantren, atau seorang yang kita sebut mubaligh dari sarjana-sarjana Agama Islam, atau lulusan perguruan tinggi Islam baik luar maupun dalam Negri.
 
Karena, bila kita meyakini bahwa dakwah itu hanya patut disampaikan oleh mereka mereka yang kita sebutkan tersebut diatas, maka kita cenderung akan hanya ingin mendengarkan pesan dakwah dari mereka saja, bila mereka yang menyampaikan kita berbondong bondong untuk mengunjungi, hal tersebut memang tidak salah, bahkan merupakan keharusan, akan tetapi bila kita hanya akan menghadiri bila mereka saja yang menyampaikan, secara tidak langsung kita telah terjebak dengan tipuan daya syeiton, dengan merendahkan dan menganggap remeh bila yang menyampaikan dakwah tersebut diluar kalangan mereka itu.
 
Padahal Allah SWT berfirman dalam Al - Qur'an Surat Luqman [31] : 17-19

"Hai anakku, dirikanlah salat dan suruhlah (manusia) mengerjakan yang baik dan cegahlah (mereka) dari perbuatan yang mungkar dan bersabarlah terhadap apa yang menimpa kamu. Sesungguhnya yang demikian itu termasuk hal-hal yang diwajibkan (oleh Allah)".
 
"Dan janganlah kamu memalingkan mukamu dari manusia (karena sombong) dan janganlah kamu berjalan di muka bumi dengan angkuh. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang sombong lagi membanggakan diri".
 
"Dan sederhanalah kamu dalam berjalan dan lunakkanlah suaramu. Sesungguhnya seburuk-buruk suara ialah suara keledai".

Jadi wahai saudaraku berdasarkan firman Alloh tersebut diatas, Dakwah merupakan kewajiban setiap orang yang disebut Muslim atau Muslimah, apapun profesi dan keahliannya kita memiliki kewajiban yang sama sebagai juru dan menjadi juru dakwah atau menyeru kepada kebaikan, dan mencegah terjadinya kehancuran.
 
Sebagaimana yang disabdakan oleh baginda Rasulullah SAW, "Sampaikanlah dariku, walaupun hanya satu ayat."

Apa lagi pada saat sekarang ini umat Islam tengah menghadapi berbagai serangan ganas yang bertubi - tubi dari musuh  musuh Islam dan musuh Allah, dengan tujuan hendak mencabut dan merusak esensi dakwah Islamiyah, bila kita hanya beranggapan bahwa dakwah hanya diwajibkan orang orang yang kita sebut diatas, saya yakin Islam tidak akan pernah sampai pada tingkat pelaksanaan pada posisi orang orang yang jauh dari kalangan alim ulama tersebut, karena mungkin minder dan mungkin juga tidak punya sejumlah uang untuk ngundang mereka.
 
Dan akibatnya sama sama kita lihat dan kita saksikan serta kita dengar dari berita berita, sejujurnya saya sebagai Muslim yang tidak pernah mengenyam, Perguruan Tinggi yang berbasis Islam, sangat sedih bila mendengar melihat dan menyaksikan pelaku kejahatan justru dari kalangan yang ber Agama Islam, dengan menyandang nama Muhammad, dengan menyandang nama Ahmad, dan atau menyandang nama Abdullah, serta nama nama Islam lainnya.
 
Ini semua dampak prilaku umat Islam pada saat sekarang ini, salah menempatkan sesuatu yang dianggap benar padahal salah, dan menempatkan yang salah pada posisi pembenaran sebagai contoh, tidak sedikit orang yang menyebut dirinya sebagai Ustaz, atau Kiyai, akan tetapi mematok sejumlah uang bayaran yang sangat tinggi, agar dapat mendengarkan dakwah dan risalah yang disampaikannya tersebut.
 
Dan juga telah salah menempatkan anggapan bahwa yang berhak menyampaikan dakwah tersebut hanya dari kalangan dan pihak tersebut diatas, serta tidak mau mendengarkan serta melaksanakan juga tidak mau hadir bila diundang oleh panitia yang menyelenggarakan suatu kajian, sementara pihak panitia hanya dan baru mampu menempatkan nama yang mengisi kajian tersebut bukan dari kalangan yang telah disebutkan diatas.

Ini sangat bertentangan dengan Firman Allah SWT yang mengatakan bahwa sesungguhnya manusia itu hidupnya dalam keadaan merugi kecuali orang-orang yang berdakwah, mengajak kepada kebaikan dan bersabar dalam melakukannya.

"Demi masa".
"Sesungguhnya manusia itu benar-benar berada dalam kerugian"
"Kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal saleh dan nasihat menasihati supaya menaati kebenaran dan nasihat menasihati supaya menetapi kesabaran."
QS Al 'Ashr [103] : 1-3

Rasulullah SAW juga bersabda :
 
"Wahai Ali, sungguh sekiranya Allah memberi hidayah kepada seseorang karena dakwahmu, itu lebih baik bagimu daripada onta merah."
(HR. Bukhari-Muslim)

Ketahuilah wahai saudaraku saudaraku dan mari kita saling menyadari bahwa hidayah Allah SWT, tidaklah ternilai harganya walau kita bandingkan dengan onta merah pada zaman Rasululloh dan mobil mewah pada zaman sekarang.
 
Betapa bahagianya bila kita mau mendengarkan serta mau melaksanakan apa apa yang telah disampaikan oleh saudara saudara kita sesama Muslim, atau Muslimah, jangan lihat siapa yang menyampaikan tapi lihatlah isi yang disampaikan pada kita tersebut.
 
Walaupun yang menyampaikan risalah Alloh tersebut seorang Muslim yang berprofesi sebagai buruh bangunan, atau mantan pembantu rumah tangga seperti saya.
 
Semoga yang sedikit ini bermanfaat bagi kita semua, benar datangnya dari Alloh SWT dan salah terletak dari saya pribadi saya mohon dibukakan pintu maaf yang seluas luasnya.
 
 
Dengan Harapan dan Do'a
 
"Ya Tuhan kami terimalah daripada kami amalan kami, sesungguhnya Engkaulah Yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui".
 
"Ya Tuhan kami, tuangkanlah kesabaran atas diri kami, dan kokohkanlah pendirian kami dan tolonglah kami terhadap orang-orang kafir".
 
"Ya Tuhan kami, janganlah Engkau hukum kami jika kami lupa atau kami tersalah".
 
"Ya Tuhan kami, janganlah Engkau bebankan kepada kami beban yang berat sebagaimana Engkau bebankan kepada orang-orang yang sebelum kami".
 
"Ya Tuhan kami, janganlah Engkau pikulkan kepada kami apa yang tak sanggup kami memikulnya. Beri maaflah kami; ampunilah kami; dan rahmatilah kami. Engkaulah Penolong kami, maka tolonglah kami terhadap kaum yang kafir".
 
"Ya Tuhan kami, janganlah Engkau jadikan hati kami condong kepada kesesatan sesudah Engkau beri petunjuk kepada kami, dan karuniakanlah kepada kami rahmat dari sisi Engkau; karena sesungguhnya Engkau-lah Maha Pemberi (karunia)."
 
"Ya Tuhan kami, kami telah beriman kepada apa yang telah Engkau turunkan dan telah kami ikuti rasul Mu, karena itu masukkanlah kami ke dalam golongan orang-orang yang menjadi saksi tentang keesaan Mu ya Allah".
 
"Ya Tuhan kami, ampunilah dosa-dosa kami dan tindakan-tindakan kami yang berlebih-lebihan dalam urusan kami dan tetapkanlah pendirian kami, dan tolonglah kami terhadap kaum yang kafir".
 
"Ya Tuhan kami, berilah kami kebaikan di dunia", dan kebaikan di akhirat, dan hindarkan kami dari siksa api neraka"
 
 
Amiin Yarobbal A'lamiin
 
 
Wassalamualaikum Wr Wb
 
 
 
Mujiarto Karuk
 

18a.

Re: (Sekolah Kehidupan): John D. Rockefeller (1839-1937)

Posted by: "daniel yang" daniel_yang1@yahoo.com   daniel_yang1

Fri Feb 6, 2009 1:11 am (PST)

" Seorang pendeta hendak berkhotbah di gereja, ia harus naik taksi dari rumah ke gereja. Ia harus membayar uang taxi kepada sopir taxi dengan uang yang masih belum kadaluwarsa, bukan dengan hardcopy khotbahnya, atau dengan sebuah alkitab"
 
" Seorang calon Presiden Barrack Obama atau Pak SBY ketika mencalonkan diri menjadi presiden, ia harus mencetak alat2 kampanye nya berupa kaos, brosur, pin, iklan, dan lain lain. Mereka berdua harus membayar supplier - supplier alat kampanyenya dengan uang, bukan dengan pidato mereka, baik lisan atau tertulis"
 
"Seorang Pendeta hendak menyekolahkan anak - anaknya ke sekolah. Ia harus membiayai keperluan - keperluan sekolah anaknya dengan uang. uang sekolah harus ia bayar ke administrasi sekolah dengan uang, bukan dengan khotbah dia ke kepala administrasi sekolah tersebut. Kalaupun ada donator yang mau memberikan beasiswa kepada anak - anak pendeta tersebut, donator itupun harus sudah berkecukupan secara finansial"
 
"Seorang enterpreneur hendak menciptakan suatu produk baru. Ia harus membeli pabrik, alat - alat pabrik dan merekrut tenaga - tenaga kerja. Itu semua harus ia bayar dengan uang"
 
"Seorang ilmuwan hendak menciptakan obat baru bagi penyakit yg belum ditemukan obatnya. Ia harus membeli peralatan lab dan menggaji asisten asisten research nya. Itu semua harus dibayar dengan uang, bukan dengan essai - essai diatas tumpukan kertas"
 
"Kalau seseorang hendak mendirikan perusahaan, tapi karena tak punya modal, lantas ia mencari investor yang mau membiayai pendirian perusahaannya, dianggap haram atau dituduh mengejar kekayaan, bagaimana dengan para pak pendeta yang mengumpulkan uang dari jemaat, lantas membangun gedung - gedung gereja mewah dan bergaya hidup laksana taipan - taipan kaya ? "
 
"ada sebuah garis tebal yg jelas yang sanggup memisahkan antara didikan keras dan bully, dimana garis tebal tersebut bisa dilihat ketika para pak pendeta bisa menjawab pertanyaan ini: kalau program didikan keras kepada salah satu dombamu itu diberlakukan sama persis kepada anak kandungmu atau istrimu, apakah engkau tega ?
kalau jawabannya tega, berarti itu didikan keras. Kalau jawabannya tidak tega, berarti itu bully, bukan program didikan keras. Sebab Tuhan Yesus Kristus sendiri mengajarkan, bahwa hukum terutama kedua dari seluruh kitab Taurat adalah: kasihilah sesamamu manusia seperti kamu mengasihi dirimu sendiri.
namun kalau jawabannya tega, maka ia haruslah memasukkan anak kandungnya atau istrinya atau ia sendiri dalam program yang sama dan dalam jangka waktu yang sama dengan domba yang sedang ia masukkan dalam program didikan keras tersebut"
 
"banyak orang sibuk meneliti alkitab, sampai - sampai lupa bahwa inti dari seluruh alkitab itu adalah Kasih, dimana Yohanes 4:8 sendiri berkata Allah adalah Kasih, dan Yohanes 3:16 menunjukkan Allah yang mau menjadi manusia demi menyelamatkan umat manusia, bukan Allah yang suka mem-bully umat manusia."
 
"banyak orang sibuk menerapkan hukum karma sang Buddha, akhirnya sampai lupa, bahwa diatas hukum karma Buddhisme adalah Welas Asih. Hukum Karma diciptakan Sang Buddha supaya manusia hidup teratur dan saling menghargai. Namun itu semua diciptakan dari, karena dan untuk tujuan pernyataan Welas Asih antara Tuhan kepada manusia dan manusia kepada sesamanya manusia"
 
"Uang hanyalah alat, dan diciptakan untuk melayani manusia, sama seperti mobil, gergaji, sekop pasir, handphone, dan lain sebagainya. Manusia adalah tuan atas alat - alat tersebut. Sebab dari sejak semula memang Tuhan Allah menginginkan agar manusia berkuasa atas segala ciptaannya di bumi ini."
 
http://roby-widjaja.spaces.live.com

________________________________
From: Pandika Sampurna <pandika_sampurna@yahoo.com>
To: sekolah-kehidupan@yahoogroups.com
Sent: Thursday, February 5, 2009 11:01:05 AM
Subject: [sekolah-kehidupan] (Sekolah Kehidupan): John D. Rockefeller (1839-1937)

Sesuatu yang salah kita beranggapan, kalau orang kaya itu selalu bahagia. 

19.

(Catatan Kecil) Facebook

Posted by: "Elisa Koraag" elisa201165@yahoo.com   elisa201165

Fri Feb 6, 2009 1:12 am (PST)

Facebook.
Kini eranya Facebook. Salah satu fasilitas dalam dunia maya yang bisa digunakan untuk menelusuri kawan-kawan atau keluarga. Jadi bisa menyambungkan tali silahturahmi. Sebelumnya ada Multiply, Friendster, My space dan banyak lagi. Setiap bertambahnya suatu program, selalu mempunyai fitur yang lebih mudah dikenali dan digunakan.
Saya adalah salah seorang yang tidak terlalu canggih dengan dunia maya tapi selalu mencoba untuk "update". Saat perayaan Natal tahun lalu, foto-foto selalu menjadi ajang seru-seruan. Salah satu keponakan memanggil per keluarga untuk foto keluarga plus dengan mami. Usai foto keluarga ada lagi foto-foto misalnya: Semua yang pakai baju warna putih. Atau yang pakai warna merah dll Pas dipanggil yang punya Friendster, saya ikutan maju. Begitu juga waktu yang punya Multiply. Saat dipanggil yang punya Facebook, saya ikutan lagi. Kali ini mereka berteriak. Idih ikutan terus!!!!!
Saya baru punya account facebook kira-kira akhir 2008. Ternyata saat ini facebooklah yang saya anggap paling ok. Karena dengan segala fitur yang ada membuat saya tersambung dengan orang-orang yang nyaris terlupakan. Terutama teman-teman SD dan SMP. Memang bisa nyambungnya hanya dengan orang-orang yang tentunya pengguna internet. Tapi paling tidak masih bisa di sambung dengan informasi dari mouth to mouth. (fasilitas ini tidak ada di FB)
Saya dapat kontak dari temen SD, yang kira-kira gak kontak sekitar 33 th . Trus temen SMP sekitar 30 th. Tersambungnya karena mereka punya kenangan/ingatan akan saya. Saya juga mengingat mereka tapi belum mencari mereka. (Malu deh, mereka yang mencari saya). Si teman SD, menuliskan di wall to wallnya saya. "Ini Lisa yang dulu sekolah di SD Rawa Kemiri? Ini Nita. Dulu kita suka surat-suratan. Ingat?"
Tentu saja saya ingat. Saya punya kegemaran menulis termasuk menulis surat sudah sejak kelas 3 SD. Walau bertemu dengan Nita setiap hari tapi kita tetap bersurat-suratan karena sebenarnya kami tidak satu sekolah. Saya di SD I dan Nita di SD II. Tapi masih satu lokasi sekolah, Cuma beda gedung.
Sementara teman SMP juga bukan teman satu sekolah menuliskan "Ini Elisa yang ikut Jambore Daerah? Ini Nining masih ingat?" Saya dulu anggota pramuka dan mengikuti Jambore Daerah tingkat Propinsi. Teman SMP ini, kawan waktu Jambore Daerah. Kita sama-sama kontingen dari Jakarta-Selatan. Cuma saya dari Kebayoran lama Gudep (Gugus Depan) Basuki Rakmat dan dia dari Kebayoran Baru, tepatnya SMP Tarakanita Patal Senayan, Gugus Depan Kuda Putih.
Dari mereka berdua dengan fitur mouth to mouth saya tersambung dengan banyak teman SD dan SMP juga teman dari lain SMP tapi kenalan waktu Jambore Daerah sekitar th 78/79. Rasanya jadi kembali seperti anak SMP. Pokoknya FB emang oke punya. Jadi seru bernosatlgia. So,… yang belum punya FB segera buat, gak menyesal deh jadi warga dunia maya, dimana kita bisa tersambung dengan banyak orang-orang tak terduga. (Jumat 6/2-2009)
Salam: Icha Koraag

20a.

Lam Kenal

Posted by: "Dini" dini_sea@chingluh.co.id

Fri Feb 6, 2009 1:58 am (PST)

Hi untuk semua anggota millis ini.

Salam kenal dari aku Dini.

Semoga apa yang coba kita bagi melalui millis ini bisa bermanfaat bagi semua
orang.

Thanks

Dini

Recent Activity
Visit Your Group
Drive Traffic

Sponsored Search

can help increase

your site traffic.

Y! Messenger

Group get-together

Host a free online

conference on IM.

Yahoo! Groups

Dogs Owners Group

Join Do More For Dogs

pet community

Need to Reply?

Click one of the "Reply" links to respond to a specific message in the Daily Digest.

Create New Topic | Visit Your Group on the Web

Tidak ada komentar: