Minggu, 08 Februari 2009

[sekolah-kehidupan] Digest Number 2512

sekolah-kehidupan

Messages In This Digest (14 Messages)

Messages

1.

[Ruang Baca] Dongeng Ketiga Belas

Posted by: "Rini Agus Hadiyono" rinurbad@yahoo.com   rinurbad

Sat Feb 7, 2009 4:35 am (PST)

Judul asli: The Thirteenth Tale

Penulis: Diane Setterfield

Penerjemah: Chandra Novwidya Murtiana

Penerbit: Gramedia Pustaka Utama

Tebal: 608 halaman

Cetakan: I, November 2008

Skor: 8,25

Ingin tahu bagaimana menghadapi orang asing, yang bertahun-tahun
hanya kau akrabi dalam bentuk poster dan nama di berbagai buku
karyanya? Tanyakan kepada Margaret Lea. Dia akan menuturkan
betapa ganjilnya menerima permintaan seorang wanita populer yang
sepanjang hidupnya merahasiakan jati diri, sedangkan ia sendiri
bukan penulis yang sangat berpengalaman. Margaret 'hanya'
berkecimpung dalam buku, ketermenungan menyahabatinya, dan
kedekatan dengan ayahnya di toko tempat buku-buku itu bertahta.

Bila ingin mengenal sosok eksentrik yang tidak menyukai pertanyaan,
menghendaki semua berpola sebagaimana mestinya, maka tengoklah
Vida Winter. Penulis kampiun kenamaan yang jarang menampakkan
diri, menunjukkan kesan tak manusiawi, kaku, namun berjuang dalam
sakit yang kerap disebutnya 'serigala'. Hidupnya ditopang kursi roda,
tetapi Vida bertemankan Judith. Pengurus rumah tangga yang
senantiasa menerjemahkan secara halus perintah-perintahnya kepada
Margaret.

Andai kau berminat menelisik keintiman anak kembar, dekati Adeline
dan Emmeline. Dua gadis yang tak diinginkan kehadirannya oleh ibu
mereka sendiri, tak pernah mengenalnya selain satu nama 'Isabelle',
dan begitu saja lenyap di rumah sakit jiwa. Adeline dan Emmeline
adalah satu, kendati mereka kerap menimbulkan ketidaknyamanan di
hati banyak orang di sekitar Angelfield.

Ingin belajar tentang bungkam yang kukuh? Berpalinglah pada John-
the-Dig, tukang kebun yang tak menghendaki orang asing di kediaman
Angelfield. Dia merupakan mitra sejati Missus, pengurus rumah
tangga satu-satunya yang bertahan dalam keterpurukan dan usia
lanjut. Mereka menyaksikan banyak kepedihan, darah, airmata,
kesepian, dan luka panjang di hati kakek si kembar kala istrinya
menutup mata, di benak Charlie yang senantiasa dipadati emosi tak
normal pada adik kandungnya, sekaligus tanda tanya yang
menegaskan bahwa rumah itu berhantu. Berhantu dan tak layak dihuni
orang luar.

Kisah Vida Winter adalah teka-teki. Sekuat tenaga Margaret harus
mengunci mulut dan mematuhi aturan main. Kau tahu mengapa?
Sebab ia memendam dukanya sendiri, guratan nestapa begitu
mengetahui bahwa dirinya adalah 'separuh' dan kehilangan saudara
kembar sejak lama. Duduklah dengan sabar di hadapannya, maka
Margaret akan bercerita betapa antara dia dan ibunya terbentang
jarak membeku yang sukar dicairkan.

Dongeng Ketiga Belas bukan tentang putri raja yang hidup bahagia.
Bukan tentang mimpi yang menjadi nyata. Mimpi buruk, kegelapan,
kesuraman, berbalut rasa sakit di setiap sudutnya. Dengan alih bahasa
yang apik, kau akan tersedot dalam pusaran ceritanya dan tak dapat
berhenti sebelum memecahkan misteri yang menginap di hati serta
kepalamu.

2a.

Re: [Catatan-kaki] Oleh-oleh perjalanan dari KL, Malaysia

Posted by: "ayu astriani" ayuastriani@ymail.com   ayuastriani@ymail.com

Sat Feb 7, 2009 6:54 am (PST)

hai epri,,,
kamu udah gabung di milis sekolah kehidupan gak?

--- On Sat, 2/7/09, Epri Saqib <epri_tsi@yahoo.com> wrote:
From: Epri Saqib <epri_tsi@yahoo.com>
Subject: [sekolah-kehidupan] [Catatan-kaki] Oleh-oleh perjalanan dari KL, Malaysia
To: sekolah-kehidupan@yahoogroups.com
Date: Saturday, February 7, 2009, 8:33 AM

Dear Para Pecinta Puisi sekalian

beberapa waktu lalu, saya berkesempatan memenuhi undangan komunitas penulis di Malaysia.

Berikut ini  ada sedikit oleh-oleh dari perjalanan
buku puisi "Ruang Lengang" di Kuala Lumpur, Malaysia. Cerita dan
foto-foto bisa dilihat di link di bawah ini ya.

http://epriabdurrah man.multiply. com/photos/ album/82
[hilangkan spasi bila ada]

tks

Salam Kreatif selalu! :)

Epri Tsaqib

Firefox 3: Lebih Cepat, Lebih Aman, Dapat Disesuaikan dan Gratis.












3.

PUISI HIDAYAHMU

Posted by: "raisyahclubbook" raisyahclubbook@yahoo.com   raisyahclubbook

Sat Feb 7, 2009 6:55 am (PST)

(Puisi tercipta pada saat saya benar-benar dalam kondisi terpuruk
yang mana pada saat yang bersamaan itulah saya menyadari betapa
besar kuasa Allah swt, dan saya sebagai salah satu hambanya benar-
benarnya begitu keci di hadapan-Nya)

HIDAYAHMU

Dalam keangkuhan dan kesombanganku
Dalam ketamakan dan kerakusanku
Dalam keegoisan akan harga diriku

Engkau memberikan aku sebuah cobaan
Cobaan yang tidak pernah aku duga sebelumnya
Cobaan yang mampu membuatku membuka mata
Cobaan yang mampu membuyarkan segala sifat keegoanku

Ya Rabb...,
Engkau tunjukkan kuasa-Mu
Engkau mencabik-cabik perasaan angkuh dan sombongku
Engkau meluluh lantakkan sifat tamat dan rakusku
Engkau hancurkan rasa egois akan harga diriku

Aku jatuh lemah tak berdaya
Aku merasa kecil dan begitu ternoda
Aku menangis dan meraung menyesali perbuatanku
Aku tersadar akan sifat dan kelakuanku selama ini
Aku tersadar akan kuasa dan kekuatan-Mu

Ya Rabb…,
Hidayah itu menghampiriku sesuai apa yang Kau hendaki
Hidayah itu membuka mata hati dan batinku
Hidayah itu membuatku mengakui Engkau secara sempurna

Ya Rabb…,
Peliharalah hidayah itu pada ku
Kekalkan hidayah itu pada sanubari Ku
Agar aku selalu Ingat dan bersujud pada Mu

4a.

Re: Bls: [sekolah-kehidupan] Re: [LONCENG] KOPDAR SK Bandung...

Posted by: "ukhti hazimah" ukhtihazimah@yahoo.com   ukhtihazimah

Sat Feb 7, 2009 12:44 pm (PST)

Bundaaaaa!!Gak bisa dateng ya bund? alhamdulillah *lho koq* iya lah, aku kan gak bisa dateng kopdarnya. Dan kalo seandainya bunda dateng, daku akan menyesal klo gak dateng. Palagi klo datengnya ma Three Z. HIKS!!!...tapi untunglah tidak datang :))
Well, gimana ceritanya kopdar SK bandung kemarin??:sinta:

Kamu suka bikin coretan tulisan kan? Coba tuangkan kreasimu dengan ikutan lomba esai "Amazing Moms". Info lebih lanjut klik aja di http://www.sekolah-kehidupan.com/index.php?suser=&sId=&act=agenda&vId=5
^_^

"Keindahan selalu hadir saat manusia berpikir positif"

BloG aKu & buKu
http://jendelakumenatapdunia.blogspot.com

BloG RaMe-RaMe
http://sinthionk.multiply.com

BloG PenGuMPuL CataTaN
http://sinthionk.rezaervani.com

YM : SINTHIONK

--- On Fri, 2/6/09, ammy ramdhania <ammy_ram@yahoo.co.id> wrote:
From: ammy ramdhania <ammy_ram@yahoo.co.id>
Subject: Bls: [sekolah-kehidupan] Re: [LONCENG] KOPDAR SK Bandung...
To: sekolah-kehidupan@yahoogroups.com
Date: Friday, February 6, 2009, 5:19 PM

salam ESKA Bandung
 
aku yakin banget ini pasti mengasyikkan
so aku yakin banget ini bakal seru seseru serunya
belum tahu yah....
nyesel deh..
 
seperti aku
terpaksa menelan ludah kabita..
uruuuy ceunah..
da gimana atuh
 
trio Z punya acra masing2 di sekolahnya
aku juga kudu nganterin anak-anak TK ke Al Azhar EXpo
itupun hanya sa elol
da ada panggilan jiwa lagi
OPEN HOUSE Sekolah Interaktif Gemilang Mutafannin
padahal sorenya Launching Fun Math di Antapani...
 
too much work..
lalieur dot com, kata azhar.
Tapi trio Z keukeuh mo ke Landmark sorenya
ga mungkin kah yah
Abinya aja kudu ngajar
Ah salam we kanu gareulis jeung karasep..
Iraha deui nya urang bisa tepang
silih du'akeun bae nya'
 
Bunda Ami
--- Pada Jum, 6/2/09, magnifico_99 <magnifico_99@ yahoo.co. id> menulis:

Dari: magnifico_99 <magnifico_99@ yahoo.co. id>
Topik: [sekolah-kehidupan] Re: [LONCENG] KOPDAR SK Bandung...
Kepada: sekolah-kehidupan@ yahoogroups. com
Tanggal: Jumat, 6 Februari, 2009, 9:00 PM

untuk memudahkan, kayaknya baeknya kita ketemuan di depan pintu masuk
aja temen2..deketnya orang jualan kerak telor atau lebih kelihatan
lagi di depan ATM Mandiri (Bank Mandiri samping Landmark).

Regard,

Budi Santoso

--- In sekolah-kehidupan@ yahoogroups. com, "Diah Utami"
<batikmania@ ...> wrote:
>
> Assalaamu'alaikum wr.wb.
> Pengen ikut gabung nih di TKP Landmark Sabtu. Tapi sore ya...? Hm...
> Mudah-mudahan bisa menyempatkan. Insya Allah. Sudah ada rencana datang
> ke sana sih, tapi sore? Kita lihat nanti deh. Ketemuannya di seputaran
> mana ya...?
> Salam kenal dulu deh buat semua
> Wassalaam
>
> Diah Utami
>
> --- In sekolah-kehidupan@ yahoogroups. com, Hadian
Febrianto
> <hadianf@> wrote:
> > Assalaamu'alaikum wr.wb.
> sahabat yang ada di Bandung ataupun yang bertugas sebagai PJKA
> (Pulang Jumat Kembali Ahad) di Bandung, mohon perhatiannya sedikit.
> (dikit aja loh ya!!!)
>
> > Sehubungan di Bandung sedang ada Event Pesta Buku Bandung pada
> tanggal 4-13 Februari 2009, maka SK Bandung berniat akan mengadakan
> Kopi Darat di TKP (Tempat Kejadian Pesta) insya Allah dilaksanakan pada:
> > Hari/Tanggal : Sabtu/7 Februari 2009
> > Waktu : pk.17.00
> > Tempat : Landmark jl. Braga
> > Acara : - Silaturahmi,
> > - scan buku terbaru untuk dibahas,
> > - foto bareng artis (maksudnya sayah... hehehe)
> > - pembahasan rencana pemilihan ketua SK Bandung
> yang baru
> > - dan kuliner (khas SK Bandung).
> >
> > Datanglah sebelum penyesalan itu datang... (deuh
ngancem... kalo
> tempe ngancem mah enak)
>
> > Kontak person untuk acara ini bisa ke:
> > Budi (022-92580038)
> > Hadian (081322350136/ 022-93041975)
>
> > Terima kasih,
> > Wassalaamu'alaikum wr.wb
> >
> > --
> > Regards,
> > Hadian Febrianto, S.Si
> > PT SAGA VISI PARIPURNA
> > Jl. Rereng Barong no.53 Bandung 40123
> > Ph/fax: (+6222) 2507537
> >
>

Firefox 3: Lebih Cepat, Lebih Aman, Dapat Disesuaikan dan Gratis.
















5a.

Re: [catcil] Bercita-cita menjadi penulis

Posted by: "rahmad nurdin" rahmad.aceh@gmail.com   rahmadsyah_tcc

Sat Feb 7, 2009 3:19 pm (PST)

Salam Kenal Pak Radinal....

Saya mau tanya, apakah bapak dan teman-teman SK lancar dalam menulis
disegala bidang ? Terkadang saya merasakan, kalau untuk menulis tentang ,
keagamaan, ekonomi islam, dan life university (motivasi dan ispirasi) idenya
mudah muncul... namun selain dari itu, saya belum begitu mudah...

Apakah latarbelakang pendidikan mempengaruhinya ?
--
RAHMADSYAH
Certified Master NLP Practitioner I 081511448147 I Motivator & Trauma
Therapist
www.rahmadsyah.co.cc

2009/2/7 radinal88 <radinal88@yahoo.co.id>

> Bercita-cita Menjadi Penulis
> Oleh: Radinal Mukhtar Harahap
> Pendahuluan
> Ketika kecil, pada saat guru sekolah dasar dimana saya menempuh
> pendidikan dasar, saya bersama teman-teman ditanya mengenai cita-cita.
> Sebagian besar teman-teman menjawab bahwa cita-cita mereka adalah
> menjadi dokter. Sebagian besar yang kedua, termasuk saya, bercita-cita
> menjadi pilot. Dan sebagian kecil, ada yang bercita-cita menjadi guru,
> pegawai negeri, wira usaha dan pengusaha. Tidak ada yang bercita-cita
> menjadi presiden seperti presiden amerika, Barrack Obama, apalagi
> bercita-cita sebagai penulis.
> Mereka yang bercita-cita sebagai penulis saya temukan ketika saya
> nyantri di pondok pesantren Arraudhatul Hasanah Medan. Ketika itu
> mereka bergabung dalam forum kepenulisan yang ada di pesantren seperti
> Afkar Study Club dengan buletin jum'at, RDP dengan majalah dinding,
> Matla dengan majalah dan lain sebagainya. Pada saat itu, saya
> iseng-iseng bergabung dengan mereka. Hasilnya, sungguh mengagumkan,
> saya mulai bercita-cita untuk menjadi penulis.
> Menjadi penulis, sebagian orang mengatakan tidaklah sebuah pekerjaan
> yang sulit tetapi sebagian lain mengatakan itu adalah pekerjaan yang
> sulit. Tidak sulit karena bisa dikerjakan dimana-mana, kapan saja,
> dalam kondisi apapun. Namun bagi mereka yang mengatakan menulis adalah
> pekerjaan yang sulit akan beralasan bahwa dunia kepenulisan adalah
> dunia yang dimiliki mereka yang berbakat saja, para ahli, menteri dan
> juga para akademisi. Orang yang tidak termasuk golongan "berbakat"
> menulis, tidak akan bisa menulis walaupun ia mengikuti diklat,
> seminar, pelatihan maupun workshop. Dengan siapa pun itu, berapa lama
> pun itu, dimana pun itu. Pandangan seperti itulah yang mencitrakan
> "kesusahan menulis". Apakah memang demikian?
> Menulis itu Gampang
> Banyak orang yang mengatakan bahwa ia bisa berbicara dengan lancar
> dalam jangka waktu yang lama dan tema yang berbeda-beda. Akan tetapi
> ketika disuruh untuk menulis, kemampuan mereka hilang begitu saja.
> Tangan mereka terhenti di tuts komputer. Ide tidak muncul dari kepala
> dan berbagai macam alasan lainnya. Ketika berjalan-jalan disuatu
> tempat, ide dikepalanya begitu banyak. Jika digunakan untuk berbicara,
> ide tersebut dapat digunakan untuk berbicara dalam waktu berjam-jam.
> Tetapi ketika sampai di depan komputer, ide tersebut hilang begitu
> saja. Tak tersisa suatu apapun.
> Mengapa begitu? Itu hal yang biasa. Saya teringat ketika Gus Mus,
> panggilan akrab budayawan kondang Mustafa Bisri, ketika menceritakan
> tentang seorang kyai yang mengajarnya diwaktu kecil. Ia mengatakan
> bahwa jika dibandingkan dengan ayahnya, almarhum Bisri Mustafa, kyai
> tersebut jauh lebih pintar dan paham tentang ilmu-ilmu agama. Akan
> tetapi kenapa almarhum Bisri Mustafa lebih dikenal masyarakat?
> Alasannya adalah Bisri Mustafa menghasilkan karya tulis yang dapat
> dibaca oleh sekian banyak orang tetapi kyai tersebut tidak. Gus
> Sholah, ketika saya bertamu ke pondok Tebu Ireng yang beliau asuh,
> menanyakan kepada saya tentang ketenaran rektor universitas di
> Indonesia. Rektor UIN Syarif Hidayatullah, yaitu Komaruddin Hidayat
> lebih dikenal daripada Rektor ITB Bandung. Padahal jika ditinjau dari
> ketenaran universitas maupun instutusi yang dikepalai, jelas ITB
> Bandung cenderung lebih diunggulkan daripada UIN Syarif Hidayatullah.
> Jika memang demikian kenyataannya, buat apa takut untuk bercita-cita
> menjadi penulis. Toh penulis tidak hanya lahir dari para ahli saja.
> Gus Dur, seorang yang dinilai cacat, dapat menulis dalam berbagai
> bahasa dan dalam berbagai tema, politik, keagamaan, bahkan humor
> sekalipun. J.K Rowling, penulis novel best seller Harry Porter, hanya
> seorang ibu rumah tangga. Habiburrahman el-Shirazy, bukanlah sarjana
> sastra tetapi mampu menjadi sastrawan besar Indonesia. Begitu pula
> Andrea Hirata dengan Tetralogi Laskar Pelangi.
> Menulis itu gampang, demikian tulis Nukman Luthfie dalam blognya.
> Menulis dapat menggunakan rumus dasar yaitu 5W+1H yaitu, What, Who,
> When, Where, Why, dan How. Menulis dapat dimulai sejak dini tidak
> harus menunggu lulus kuliah, menjadi ahli, dan lain sebagainya.
> Menulis dapat dimulai dari blog pribadi gratis yang tersedia di dunia
> maya, tidak harus dalam bentuk buku maupun artikel di koran.
> Kesimpulannya tetap pada satu hal yaitu menulis itu gampang. Dapat
> dilakukan oleh siapapun, dari kalangan apapun.
> Bercita-cita Menjadi Penulis
> Bila demikian halnya, saya kembali bertanya, buat apa takut untuk
> menjadi penulis. Penulis bisa kaya sebagaimana pengusaha bisa kaya.
> Penulis bisa menjadi terkenal sebagaimana para artis. Malahan penulis
> bisa lebih diidolakan daripada presiden maupun tokoh-tokoh dunia.
> Kenapa demikian? Karena dunia kepenulisan memang dunia yang sangat
> menggiurkan, mengasyikkan, dan memancing perhatian.
> Surabaya 08 Februari 2009. ditengah malam.
>
> komentari juga di http://kumpulan-q.blogspot.com
>
>
>
6.

Motivator Kehidupan

Posted by: "rahmad nurdin" rahmad.aceh@gmail.com   rahmadsyah_tcc

Sat Feb 7, 2009 5:05 pm (PST)

Assalamu'alaikum

Kemarin saya mendapat pengalaman sangat menarik. Hikmah dari kehidupan yang
belum pernah diajarkan oleh perguruan tinggi manapun. Perjalanan menuju
terminal baranang siang. dilampu merah padjajaran. Naiklah seorang lelaki.
Wajah nya sudah berkerut, matanya pun mulai tertutup oleh kerutan,
pungungnya kalau berjalang agak bungkuk, dikepalanya dikenakan kopyah hitam.
Tangan kirinya memegang pikulan. Tangan kanan sambil memegang sandal jualan.
Sungguh luar biasa beliau.

Sebelumnya, saya kemarin memenuhi undangan dari Guru SD Kartika Bintaro.
untuk isi acara one day workshop "Subconscius Programing ; Memahami Gaya
Belajar Anak".

Walau pagi sabtu diguyur hujan, para guru dan orang tua tetap semangat
menghadiri pelatihan. Alhamdulillah, workhsop berjalan dengan lancar.
Antusiasme peserta sungguh luar biasa. dan Suasana pelatihan juga
menyenangkan. Sebagaimana kesan yang diperoleh (testimoni) ;

Peserta hadir sekitar 50 orang. Terdiri dari guru ; wali kelas, bidang studi
dan orang tua murid.

Hebat, Tambah ilmu...
Sumiati, Orang Tua

Cukup menyenangkan (menambah wawasan yang belum banyak saya ketahui tentang
alam bawah sadar).
LIlis Indrawati, Wali Murid

Saya senang, bisa tahu dalam kondisi bagaimana anak dapat diberikan materi
pelajaran.
L Femmy S.Guru Matematika

Bagus sekali karena saya ; Lebih banyak mengerti apa yang harus dilakukan
dan yang tidak boleh dalam mendidik anak. Memahami kekurangan kita selama
ini.
C. Wiwin, Ibu Rumah Tangga

Training ini menambah wawasan saya untuk mendapatkan pola mengajar untuk
anak murid saya. Berkesan baik, informatif dan santai.
Fera Mulya, Guru

Dengan training ini saya merasa mendapat wawasan baru dan saya akan coba
untuk memulai apa yang saya terima untuk mulai diterapkan.
Maya Setiawati, Orang Tua Murid

Kesan saya ikut training NLP adalah menambah wawasan saya dalam menghadapi
murid-murid, dan memberi pencerahan dalam kehidupan saya, khususnya dalam
bidang pengajaran.
Titik Hardini, S.Pd. Wali Kelas 4C

Baik, sangat bermanfaat. Apa yang selama ini kita mengajar cara metode
salah, jadi banyak tau.
Tanty H. Ibu Rumah Tangga

Mendapatkan banyak ilmu untuk mendidik anak maupun murid, Insya Allah sangat
bermanfaat.
Mayawati Maimunah, Guru TK A

Dari postur tubuh, beliau bukan lagi anak muda. Otot kekar telah pergi jauh
meninggalkan nya. Terlihat dengan jelas, tangan yang bergetar mengangkat
sandal dagangan. sungguh sangat luar biasa.... hanya kata itu yang bisa
kuucapkan, sambil menyebut asmanya Allahu Akhbar...

Dalam hati terbesit. Kalau beliau terus berjuang, saya yang masih muda (24)
mesti lebih giat lagi untuk mengapai impian dan cita-cita mulia. Terima
kasih banyak pak. Engkau telah mengajarkan saya makna perjuangan. Kerja
keras, Pantang menyerah. Walau rambut telah beruban, tidak mematahkan daya
juang untuk terus berikhtiar, berusaha.

--
RAHMADSYAH
Certified Master NLP Practitioner I 081511448147 I Motivator & Trauma
Therapist
www.rahmadsyah.co.cc
7a.

Re: PUISI

Posted by: "Ceko Spy" cekospy@yahoo.com   cekospy

Sat Feb 7, 2009 6:50 pm (PST)

'Dalem banget' Dini... Mewakili perasaan saya sama temen-temen Pengamen
dan anak jalanan di Perempatan tol dan stopan pasteur Bandung.

Pengamen Cinta <http://www.pengamencinta.wordpress.com>
sekadar Impian mengurangi Anak jalanan
<http://pengamencinta.wordpress.com/2009/01/23/sekadar-impian-mengurangi\
-jumlah-para-pengamen-dan-anak-anak-jalanan/
>

--- In sekolah-kehidupan@yahoogroups.com, "Dini" <dini_sea@...> wrote:
>
> By: Denve
>
>
>
> Mereka Ada dan Mereka Nyata
>
>
>
> Aku tidak mau melihat pengemis itu karena dia bukanlah aku
>
> Aku tidak mau menatap laki-laki tua renta itu karena dia bukanlah
bapakku
>
> Aku tidak mau memberi anak kecil itu uang karena dia bukanlah adikku
>
> Aku tidak mau memungut sampah itu karena aku bukanlah pemulung
>
>
>
> Lalu jika bukan kau siapakah yang akan melihat mereka
>
> Mereka tidak minta untuk dilihat tetapi mereka nyata di penglihatan
kita
>
> Berharap tidak hanya dilihat tapi dirasakan keberadaannya
>
> Begitu nyata harapan mereka akan suatu bentuk hati
>
>
>
> Hati yang mungkin saja bisa tergerak jika disentuh oleh kehidupan
>
> Kehidupanmu Bukan hanyalah milikmu semata tetapi juga milik mereka
>
> Mereka yang terpinggirkan dan terabaikan oleh roda kehidupan
>
> Sebentuk hati yang indah akan lebih indah lagi jika disebar denga
tulus
>
>
>
> Berbagi keindahan bukanlah harus selalu dilakukan dengan materi
>
> Berbagi kasih sayang bukanlah harus selalu dilakukan dengan kemewahan
>
> Mereka ada bukan untuk disia-siakan karena mereka adalah sebuah
pelajaran
>
> Sebuah pelajaran yang akan selalu mengikuti perjalanan umat manusia
>

8a.

[Rampai] Syair Cinta Seorang Pengamen

Posted by: "Ceko Spy" cekospy@yahoo.com   cekospy

Sat Feb 7, 2009 7:01 pm (PST)

Hai gadis penumpang angkot, maaf mengganggumu, lagi
Aku hanya ingin bernyanyi dan minta dibayar
Dengan senyumanmu
Setiap hari;
Kan kuhirup asap knalpot dan udara kotor
Asal bisa menatap bening mata dan bersih hatimu
Tak apa paru-paruku tercemar polutan
Asal hatiku terisi bunga-bunga cinta karena melihatmu

Setiap hari;
Aku rela terbakar sinar matahari
Tapi jangan membakar hatiku dengan sikapmu yang dingin
Kulitku semakin hitampun aku ikhlas
Asal bisa menyaksikan putihnya paras dan tubuhmu
Karena aku telah terbiasa dengan hawa gersang di jalanan
Tapi tolong jangan membuatku gerah dengan bersama pria lain

Namun jika kau masih memberiku uang receh
Tiap kali aku bernyanyi
Kelak akan kukembalikan uang itu
Dalam bentuk cincin

Bolehkah kuminta potongan kuku tanganmu
dan enam helai rambutmu?
Sebagai pengganti pick dan senar gitarku
Sumpah Demi Cinta, bukan untuk memeletmu!

Aku memang tak punya motor atau mobil
Untuk bisa mengantar jemputmu
Tapi aku selalu punya lagu pengantar tidur
Dan nada-nada cinta penyambut pagi
Jika kau mau menjadikanku suami

Namun bila kau tetap memilih materi
Aku ingin memilih cara kematianku sendiri
Yakni, ingin ditabrak kendaraan yang kau tumpangi

Karena kengerian yang paling indah hanyalah
Mati di tangan orang yang dikasihi

Pasteur, Bandung 17 Januari 2007

www.pengamencinta.wordpress.com

8b.

Re: [Rampai] Syair Cinta Seorang Pengamen

Posted by: "gariss_53" gariss_53@yahoo.com   gariss_53

Sun Feb 8, 2009 12:46 am (PST)

--- In sekolah-kehidupan@yahoogroups.com, "Ceko Spy" <cekospy@...> wrote:
>
> Hai gadis penumpang angkot, maaf mengganggumu, lagi
> Aku hanya ingin bernyanyi dan minta dibayar
> Dengan senyumanmu
> Setiap hari;
> Kan kuhirup asap knalpot dan udara kotor
> Asal bisa menatap bening mata dan bersih hatimu
> Tak apa paru-paruku tercemar polutan
> Asal hatiku terisi bunga-bunga cinta karena melihatmu
>
> Setiap hari;
> Aku rela terbakar sinar matahari
> Tapi jangan membakar hatiku dengan sikapmu yang dingin
> Kulitku semakin hitampun aku ikhlas
> Asal bisa menyaksikan putihnya paras dan tubuhmu
> Karena aku telah terbiasa dengan hawa gersang di jalanan
> Tapi tolong jangan membuatku gerah dengan bersama pria lain
>
> Namun jika kau masih memberiku uang receh
> Tiap kali aku bernyanyi
> Kelak akan kukembalikan uang itu
> Dalam bentuk cincin
>
> Bolehkah kuminta potongan kuku tanganmu
> dan enam helai rambutmu?
> Sebagai pengganti pick dan senar gitarku
> Sumpah Demi Cinta, bukan untuk memeletmu!
>
> Aku memang tak punya motor atau mobil
> Untuk bisa mengantar jemputmu
> Tapi aku selalu punya lagu pengantar tidur
> Dan nada-nada cinta penyambut pagi
> Jika kau mau menjadikanku suami
>
> Namun bila kau tetap memilih materi
> Aku ingin memilih cara kematianku sendiri
> Yakni, ingin ditabrak kendaraan yang kau tumpangi
>
> Karena kengerian yang paling indah hanyalah
> Mati di tangan orang yang dikasihi
>
> Pasteur, Bandung 17 Januari 2007
>
> www.pengamencinta.wordpress.com
>

Puisi'y agak lebai...
tp ya emg bgtu kalle ya bhsa puisi...
klo gak gtu, gak excited.!
keren n unik deh poko'y!

9.

[Catcil} Tak Sabar Menunggu Maret, Si Anak Hilang Kembali Datang

Posted by: "Nia Robie'" musimbunga@gmail.com

Sat Feb 7, 2009 10:27 pm (PST)

*Tak Sabar Menunggu Maret, Si Anak Hilang Kembali Datang*

Sudah dua tahun saya ikut milis sekolahkehidupan. Kalo mau ditanya apa yang
saya dapat dan saya rasa dari sana maka jawabannya adalah nanonano (manis,
asam, asin ramai rasanya kikikik) juga penuh warna.

Awalnya tak menyangka akan ketemu banyak orang disana layaknya keluarga,
setidaknya itulah yang saya rasa tentang bagaimana persaudaraan dan tali
silaturahim erat terbentuk. Dan itulah yang membuat saya kembali datang.

Bagi saya, SK (singkatan dari SekolahKehidupan) selalu punya banyak cerita.
Kadang saya sering senyum-senyum sendiri membayangkan detail dari nostalgila
yang pernah ada. Membayangkan tiap personil di SK memainkan perannya,
semangat berbaginya, keunikannya juga hal-hal identik yang benar-benar penuh
warna layaknya logo SK (top dah buat Veby yang nemuin filosofi logo itu).

Banyak yang menyangka SK milisnya para guru dari berbagai sekolah.
Sebenarnya ada salah dan ada benernya juga sih. Di SK, siapapun berhak jadi
murid dan guru karena sejatinya manusia itu tidak pernah berhenti belajar
sampai nyawa di ambil Yang Maha Memiliki. Tapi kalau ditanya tentang profesi
para membernya, maka jawabannya beraneka ragam pula, termasuk hobi. Maka tak
salah kalau pak Sinang Bulawan sebagai founder SK awalnya mengibaratkan SK
sebagai gerbong kereta api. Orang-orang dalam gerbong kereta api itu punya
beraneka ragam rupa, sifat, karakter bahkan tak dapat dipungkiri bahwa dalam
kereta begitu banyak orang menjual beraneka ragam barang. Dan saya mengira
bahwa proses 'jual beli' dalam gerbong itu adalah proses penggalian potensi
yang ada pada tiap member-member SK. Dan bagi saya, inti dari semua itu SK
adalah milis berbagi.

Keluarga saya awalnya sempat mengira banyak hal tentang SK. Karena kalo
ditanya mau pergi kemana jawabannya lebih banyak "acara SK", kalo mau
kondangan ditanya siapa yang nikah jawabannya lebih banyak "temen di sk".
Salahnya dulu saya menjelaskan tentang SK ke keluarga saya setengah-setengah
sampai mereka berfikir SK adalah 'aliran agama' yang saya ikuti.. (kikikik..
selalu pengen ketawa kalo inget ini) tapi setelah penjelasan yang mendetail
juga beberapa temen SK hilir mudik bahkan nginep di rumah membuat keluarga
saya lebih percaya. Terutama saat acara 1000 Cinta untuk 1000 Mushola,
mereka sedikit melihat aktivitas saya dan SK (beberapa paket sempat
dititipkan di rumah), juga saat Aga (a.k.a Akang Galih Ari Permana) dan mba
Lia sebagai perwakilan SK dateng ke pondok yatim piatu Rabbani yang ada di
dekat rumah untuk menyalurkan donasi acara 1000 cinta untuk 1000 mushola
itu, membuat mereka semakin percaya.

Hubungan personal yang terbentuk juga punya beragam rasa, warna, dan rupa.
Hal itu yang memberi pelajaran tersendiri. Seneng, sedih, kecewa, gila
(bukan dalam arti sebenarnya) saya akui, saya pernah merasakannya. Tapi
justru itu yang kadang membuat saya rindu bertatap muka.

Di SK juga mungkin satu-satunya tempat yang saya bisa dipanggil dengan
beraneka ragam mulai dari nihaw, sweetpea, mpok, teteh, mba, neng (kalo ini
paling banyak) tapi untungnya tidak ada yang memanggil saya oma. Dan kadang
tiap panggilan itu terdengar sangat berbeda dan khusus di telinga saya.
Begitu pula saat mengucapkan babeh, eyang, uni, uda, bunda, bunbun, teteh,
akang, abang, mas, mba, bung, ustad, sampai syeikh (pa kabar ya syeikh
ustman?) punya arti sendiri juga bagi saya. Dan saya mulai merasa hubungan
personil SK tumbuh atas dasar kekeluargaan. Dan lagi.. saya rindu..

Kalo diperhatikan (grnya kumat) mungkin akhir-akhir ini saya muncul dan
tenggelam di SK atau lebih tepatnya mengintip di balik jendela. Ada beberapa
alasan, dan salah satunya adalah masalah tekhnis dan beberapa hal yang
membuat saya perlu sejenak rehat sekedar menyimak. Setidaknya saat rehat itu
saya menemukan energi baru memperbaiki niat.

Saat kopi darat, saya merasa nia menjadi nia sebenarnya (terutama dalam
hunting makanan hihi, apalagi kalo bareng Babeh kikikik) walau kadang dapet
kritikan sayang karena sering 'jumpalitan' dan kalo ngomong polos nian. Tapi
mereka tak pernah 'pergi' dari saya.

Ah si anak hilang benar-benar rindu kembali datang...

Kadang tegur sapa di dunia maya terasa kurang untuk mengobati kerinduan
(halah bahasanya)

Tak sabar menunggu maret!

Ada apa di bulan Maret??Rencananya SK mau ngadain acara di lapas anak
Tangerang... berbagi dengan mereka dan bersua dengan sahabat SK. Tunggu
tanggal mainnya..
mau?mau?mau?<http://sekolahkehidupan.multiply.com/journal/item/69>haha..

Mau lihat bagaimana suasana lapas anak tangerang? Klik
disini<http://sekolah-kehidupan.com/index.php?act=r_photo&nId=&suser=&sId=&act=r_photo&kode_album=5%27>

Rindu kalian dengan amat sangat

Si anak hilang kembali datang

-Neng Nia-

salah satu humas dan moderator yang (maaf) kadang muncul dan tenggelam

www.musimbunga.multiply.com
10.

Salam Kenal ...

Posted by: "griyaherbal" griyaherbal@yahoo.com   griyaherbal

Sat Feb 7, 2009 10:51 pm (PST)

tes ...
Assalamu'alaikum ...
terima kasih, saya sudah bisa gabung
di milis sekolah kehidupan ...
Alhamdulillaah! Salam kenal buat semua
dari saya di Depok.

~I.M~

11a.

Re: (Catatan kaki) Hujan....oh hujan

Posted by: "Haryatmi Sulistya" amilistya@yahoo.com   amilistya

Sat Feb 7, 2009 10:51 pm (PST)

Dear Elisa Koraag,
 
Hangatnya mentari adalah Karunia tak terperi
Sejuknya rinai hujan adalah Anugrah buat seluruh kehidupan
Ketika teriknya membakar kulit putra putri Anda, menjadi rejeki bagi penjual bedak dan dokter kulit. menjadi sentuhan kasih Bunda saat Elis membantu menggaruknya
Tatkala kuyupnya hujan membasahi diri smua umat. menjadi berkah tukang payung, sopir taksi.
Ketika ribednya kondisi Anda tuk membawa segala perlengkapan, adalah wujud syukur betapa perkasanya Anda memanggul tugas dan kewajiban
 
Semua yang terburai pada hujan yang merinai. Segala yang tertumpah pada terik mentari yang merekah adalah Berkah
 
So my dear Elisa,
Bagaimana kalau tuk mengurangi dampak yang membuat resah, seperti banjir yang mem Bah. Yuk bersama sama kurangi spend plastik dengan selalu membawa plastik atau tas sendiri ketika belanja apapun. Agar residunya tak menyumbat aliran
Mengolah sampah menjadi sesuatu yang manfaat
Tuk mengurangi Global Warming, yuk mbak temani kumpulkan semua biji sisa kita makan buah, kita tebarkan ke sekujur tanah telanjang. Tak peduli tanah bertuan maupun tanah liar tak bertuan
 
Okey dear?, se7 ???
Mungkin laku diatas telah Elis jalankan, tapi tak ada salahnya mbak kembali ingatkan bagi yang lain
Elis kan punya akses ke banyak milis. Tebarkan ajakan mulia ini
 
salam sayang,
 
Ami
 

--- On Fri, 2/6/09, Elisa Koraag <elisa201165@yahoo.com> wrote:

From: Elisa Koraag <elisa201165@yahoo.com>
Subject: [sekolah-kehidupan] (Catatan kaki) Hujan....oh hujan
To: rumahkitabersama@yahoogroups.com, "sastra-pembebasan" <sastra-pembebasan@yahoogroups.com>, "Sekolah Kehidupan" <sekolah-kehidupan@yahoogroups.com>, "vanenbas" <vanenbas@bundagaul.multiply.com>, "Professional EntreprenuerClub" <professional_entreprenuer_club@yahoogroups.com>
Date: Friday, February 6, 2009, 5:52 AM

 
Hujan....oh hujan
 
Berita tadi pagi di tv, menginformasikan pengungsi di Kampung Melayu/Jatinegara sampai pagi ini bukan berkurang tapi malah bertambah. Pengungsi ini ditampung di bekas bioskop Nusantara.Selain itu informasi dari BMG pun meramalkan hujan hampir di seluruh wilayah Indonesia. Jadi jangan lupa payung bagi yang beraktivitas hari ini.
 
Secara umum, manusia tidak pernah puas. (Salah satunya ya saya!). Saat panas matahari bersinar terik, kerap saya mengeluh merasa seperti terbakar. Pendingin ruangan menjadi kemarahan saya kalau tidak mampu memberikan kesejukan. Jangankan buat orang-orang yang sudah lama di luar negeri (Terutama negara yang punya musim dingin), buat saya dan anak-anak, panasnya Jakarta sudah terasa sangat tidak enak. Apalagi kedua anak saya, punya problem dengan kulit. Jadi kalau kepanasan dan berkeringat, kulit mereka jadi gatal-gatal.. Dokter sudah memberi bedak/talk tapi aku atau pasanganku akan kena dampaknya mengusap/menggaruk yang gatal.
 
Mungkin ini salah satu dampak dari pemanasan global. Secara keseluruhan di Indonesia memang sudah terjadi penurunan jumlah hutan lindung/penahan air hujan. Ini berakibat bukan cuma di kota-kota yang punya hutan tapi juga sampai Jakarta. Padahal dulu, hutan Indonesia termasuk yang terbesar di dunia.. Katanya paru-paru dunia. Tapi sekarang paru-paru itu sudah penuh asap (TBC kalee). 
 
Sebaliknya kalau hujan, karena tidak ada lagi yang menahan/menyerap membuat air senang menggenangi halaman dan rumah.Akibatnya ya banjir. Curah hujan walau sudah masuk Februari belum besar benar tapi hujan itu biar cuma kecil alias gerimis, tetap menyusahkan.
 
Mau beraktivitas ke luar rumah jadi susah dan malas. Bawaanya saya jadi banyak, berat dan merepotkan. Kalau hujan, saya terpaksa bawa baju ganti, sepatu di bungkus plastik masuk ke dalam tas. Dari rumah pakai sendal.Tas yang sudah berat karena komputer jinjing, jadi makin berat. Sementara tangan yang lain  memegang payung.
 
Akibat hujan, para pengendara motor kadang tidak punya toleran. Selip sana-selip sini. Angkot berhenti semaunya. Jalanan jadi kacau dan macet. Tiap hujan, jarak tempuh ketempat kerja jadi gak bisa diprediksi. Akhirnya saya jadi deg-degan, terlambat atau tidak?
 
 Bas dan Van yang harus bangun lebih pagi karena masuk sekolah jadi pukul 06.30, jadi makin susah dibangunkan manakala hari hujan. Bangun pukul 4.30 dalam keadaan cuaca dingin, memang menyebalkan. Kalau boleh memilih, sayapun ingin masuk kembali dalam selimut.Tapi masing-masing punya kewajiban dan tanggung jawab, jadi harus di lawan rasa malas  atau rasa enggan itu. Semangat.... .semangat. ..! Biarpun lagi tidak semangat!
(Jumat, 6 Feb 2009. Di sela-sela buat quesioner  indepth interview)
Icha
Aku ngeblog maka aku terhibur:
http://elisakoraag. blogspot. com/

11b.

Re: (Catatan kaki) Hujan....oh hujan

Posted by: "Haryatmi Sulistya" amilistya@yahoo.com   amilistya

Sat Feb 7, 2009 10:52 pm (PST)

Dear Elisa Koraag,
 
Hangatnya mentari adalah Karunia tak terperi
Sejuknya rinai hujan adalah Anugrah buat seluruh kehidupan
Ketika teriknya membakar kulit putra putri Anda, menjadi rejeki bagi penjual bedak dan dokter kulit. menjadi sentuhan kasih Bunda saat Elis membantu menggaruknya
Tatkala kuyupnya hujan membasahi diri smua umat. menjadi berkah tukang payung, sopir taksi.
Ketika ribednya kondisi Anda tuk membawa segala perlengkapan, adalah wujud syukur betapa perkasanya Anda memanggul tugas dan kewajiban
 
Semua yang terburai pada hujan yang merinai. Segala yang tertumpah pada terik mentari yang merekah adalah Berkah
 
So my dear Elisa,
Bagaimana kalau tuk mengurangi dampak yang membuat resah, seperti banjir yang mem Bah. Yuk bersama sama kurangi spend plastik dengan selalu membawa plastik atau tas sendiri ketika belanja apapun. Agar residunya tak menyumbat aliran
Mengolah sampah menjadi sesuatu yang manfaat
Tuk mengurangi Global Warming, yuk mbak temani kumpulkan semua biji sisa kita makan buah, kita tebarkan ke sekujur tanah telanjang. Tak peduli tanah bertuan maupun tanah liar tak bertuan
 
Okey dear?, se7 ???
Mungkin laku diatas telah Elis jalankan, tapi tak ada salahnya mbak kembali ingatkan bagi yang lain
Elis kan punya akses ke banyak milis. Tebarkan ajakan mulia ini
 
salam sayang,
 
Ami
 

--- On Fri, 2/6/09, Elisa Koraag <elisa201165@yahoo.com> wrote:

From: Elisa Koraag <elisa201165@yahoo.com>
Subject: [sekolah-kehidupan] (Catatan kaki) Hujan....oh hujan
To: rumahkitabersama@yahoogroups.com, "sastra-pembebasan" <sastra-pembebasan@yahoogroups.com>, "Sekolah Kehidupan" <sekolah-kehidupan@yahoogroups.com>, "vanenbas" <vanenbas@bundagaul.multiply.com>, "Professional EntreprenuerClub" <professional_entreprenuer_club@yahoogroups.com>
Date: Friday, February 6, 2009, 5:52 AM

 
Hujan....oh hujan
 
Berita tadi pagi di tv, menginformasikan pengungsi di Kampung Melayu/Jatinegara sampai pagi ini bukan berkurang tapi malah bertambah. Pengungsi ini ditampung di bekas bioskop Nusantara.Selain itu informasi dari BMG pun meramalkan hujan hampir di seluruh wilayah Indonesia. Jadi jangan lupa payung bagi yang beraktivitas hari ini.
 
Secara umum, manusia tidak pernah puas. (Salah satunya ya saya!). Saat panas matahari bersinar terik, kerap saya mengeluh merasa seperti terbakar. Pendingin ruangan menjadi kemarahan saya kalau tidak mampu memberikan kesejukan. Jangankan buat orang-orang yang sudah lama di luar negeri (Terutama negara yang punya musim dingin), buat saya dan anak-anak, panasnya Jakarta sudah terasa sangat tidak enak. Apalagi kedua anak saya, punya problem dengan kulit. Jadi kalau kepanasan dan berkeringat, kulit mereka jadi gatal-gatal.. Dokter sudah memberi bedak/talk tapi aku atau pasanganku akan kena dampaknya mengusap/menggaruk yang gatal.
 
Mungkin ini salah satu dampak dari pemanasan global. Secara keseluruhan di Indonesia memang sudah terjadi penurunan jumlah hutan lindung/penahan air hujan. Ini berakibat bukan cuma di kota-kota yang punya hutan tapi juga sampai Jakarta. Padahal dulu, hutan Indonesia termasuk yang terbesar di dunia.. Katanya paru-paru dunia. Tapi sekarang paru-paru itu sudah penuh asap (TBC kalee). 
 
Sebaliknya kalau hujan, karena tidak ada lagi yang menahan/menyerap membuat air senang menggenangi halaman dan rumah.Akibatnya ya banjir. Curah hujan walau sudah masuk Februari belum besar benar tapi hujan itu biar cuma kecil alias gerimis, tetap menyusahkan.
 
Mau beraktivitas ke luar rumah jadi susah dan malas. Bawaanya saya jadi banyak, berat dan merepotkan. Kalau hujan, saya terpaksa bawa baju ganti, sepatu di bungkus plastik masuk ke dalam tas. Dari rumah pakai sendal.Tas yang sudah berat karena komputer jinjing, jadi makin berat. Sementara tangan yang lain  memegang payung.
 
Akibat hujan, para pengendara motor kadang tidak punya toleran. Selip sana-selip sini. Angkot berhenti semaunya. Jalanan jadi kacau dan macet. Tiap hujan, jarak tempuh ketempat kerja jadi gak bisa diprediksi. Akhirnya saya jadi deg-degan, terlambat atau tidak?
 
 Bas dan Van yang harus bangun lebih pagi karena masuk sekolah jadi pukul 06.30, jadi makin susah dibangunkan manakala hari hujan. Bangun pukul 4.30 dalam keadaan cuaca dingin, memang menyebalkan. Kalau boleh memilih, sayapun ingin masuk kembali dalam selimut.Tapi masing-masing punya kewajiban dan tanggung jawab, jadi harus di lawan rasa malas  atau rasa enggan itu. Semangat.... .semangat. ..! Biarpun lagi tidak semangat!
(Jumat, 6 Feb 2009. Di sela-sela buat quesioner  indepth interview)
Icha
Aku ngeblog maka aku terhibur:
http://elisakoraag. blogspot. com/

12.

[syukur] BACA CERPEN-CERPEN SAYA DI ILMUIMAN.NET

Posted by: "Agung Argopo" gopo_alhusna@yahoo.co.id   gopo_alhusna

Sun Feb 8, 2009 3:24 am (PST)

Sebelumnya Thanks buat Mas Nurcalam yang udah ngasih informasi tentang website ini. Alhamdulillah 5 cerpen saya sudah dimuat di sana. Sekedar ingin berbagi dengan teman-teman SK< siapa tahu ada yang nyimpen stok cerpen cinta, bisa dikirim ke sana. Lumayan buat publish diri sendiri :-)
 
silakan baca cerpen-cerpen saya, insya allah, akan nambah lagi. Terus semangat menulis, ya!
 
klik di sini :
 
http://ilmuiman.net/story/kisah800.php?E=Testing&FN=AchiTM/BertepukTangan.web
 
 
di sini :
 
http://ilmuiman.net/story/kisah800.php?E=Testing&FN=AchiTM/Missed.web
 
di sini :
 
http://ilmuiman.net/story/kisah800.php?E=Testing&FN=AchiTM/BuatApri.web
 
di sini
 
http://ilmuiman.net/story/kisah800.php?E=Testing&FN=AchiTM/BukanPutusCinta.web
 
dan di sini :
 
http://ilmuiman.net/story/kisah800.php?E=Testing&FN=AchiTM/CintaUntukDamai.web
 
terima kasih sudah menyempatkan diri untuk membaca. Kirimkan juga apresiasi ceritanya, ya, bisa lewat milis ini juga bisa mampir ke MP achi di...
 
http://achiku.multiply.com/
 
salam kangen
muach-muach-muach
 
Achi TM
Mamanya Abiy

Berbagi foto Flickr dengan teman di dalam Messenger. Jelajahi Yahoo! Messenger yang serba baru sekarang! http://id.messenger.yahoo.com
Recent Activity
Visit Your Group
Drive Traffic

Sponsored Search

can help increase

your site traffic.

Y! Messenger

All together now

Host a free online

conference on IM.

Yahoo! Groups

w/ John McEnroe

Join the All-Bran

Day 10 Club.

Need to Reply?

Click one of the "Reply" links to respond to a specific message in the Daily Digest.

Create New Topic | Visit Your Group on the Web

Tidak ada komentar: