Messages In This Digest (4 Messages)
- 1a.
- Bls: Bls: [FISIKA] Mekanisme penguapan air pada RTP From: Firdaus Fabrice Hannanu
- 2a.
- Re: Mekanisme penguapan air pada RTP From: Putranda Tumewu
- 2b.
- Re: Mekanisme penguapan air pada RTP From: Aloysius Rusli
- 2c.
- Re: Mekanisme penguapan air pada RTP From: Regina
Messages
- 1a.
-
Bls: Bls: [FISIKA] Mekanisme penguapan air pada RTP
Posted by: "Firdaus Fabrice Hannanu" firdaus_fabrice@yahoo.co.id firdaus_fabrice
Thu Apr 15, 2010 4:18 pm (PDT)
Terimakasih atas penjelasannya.
Kata "berubah" yang saya maksudkan sebelumnya adalah tanggapan mengenai statement tentang:
"penguapan terjadi apabila tekanan uap jenuh > tek. parsial H20 di udara.",
yang seolah2 menyimpulkan, bahwa salah satu dari dua besaran tersebut "berubah besarnya", entah tekanan uap yang meningkat atau tek parsial yang menurun. (dimana tekanan parsial tidak mungkin dapat berubah terlalu signifikan pada fenomena lantai atau pakaian yang mengering).
Tapi dari penjelasan pak Putranda ditambah draft Bu Regina dan tambahan dari yang lain alhamdulillah saya sudah bisa mengerti konsepnya.
tapi masih ada sedikit keraguan.
apakah kenaikan tek. uap jenuh air (misalkan pada fenomena lantai yang mengering), disebabkan oleh perubahan suhu air, yang mendekati suhu ruangan?
(mengikuti asas Black, misalkan suhu air 15 C dan suhu ruangan 27 C)
Kalau memang iya, maka jelas lah masalah ini.
Mohon konfirmasinya.
Terimakasih.
:)
Firdaus Fabrice Hannanu
_____________________ _________ __
Dari: Putranda Tumewu <putranda_chemical_ugm@yahoo. >com
Kepada: fisika_indonesia@yahoogroups. com
Terkirim: Rab, 14 April, 2010 00:10:08
Judul: Re: Bls: [FISIKA] Mekanisme penguapan air pada RTP
maaf, saya kurang mengerti maksudnya 'berubah' di sini? asumsi saya yang anda maksudkan adalah berubah tekanan uap jenuh air ketika air masih berada dalam wadah dan ketika air sudah di lantai.
Tidak, tekanan uap jenuh ketika di lantai dan di dalam wadah tidak berubah dengan asumsi bahwa suhu ketika di wadah sama dengan suhu di ruangan.
Tekanan uap jenuh akan berubah hanya jika suhu berubah. (tekanan uap jenuh adalah fungsi suhu). Hubungan tekanan uap jenuh dan suhu dinyatakan dengan persamaan antoine :
log Pas = A- B/(C+T)
p adalah vapor pressure, T adalah temperatur dan A, B dan C adalah konstanta spesifik.
untuk air A = 8.07131 B = 1730.63 C = 233.426
dari persamaan ini bisa disimpulkan, semakin tinggi suhu, semakin tinggi pula tekanan uap jenuhnya. Hal ini bisa menjelaskan mengapa kita lebih menginginkan suhu yang tinggi salam pengeringan pakaian, atau dalam proses pengeringan lainnya, misal pengeringan kayu, dll....
_____________________ _________ __
From: frank_the_hero <frank_nasch@ yahoo.com>
To: fisika_indonesia@ yahoogroups. com
Sent: Tue, April 13, 2010 10:54:29 PM
Subject: Re: Bls: [FISIKA] Mekanisme penguapan air pada RTP
Hmm...
terus terang, saya juga masih agak bingung menjelaskan hal ini ke anak-anak dan teman-teman saya (yang bukan orang fisika atau sains secara general) karena penjelasan yang kita dapat di MFI penuh dengan jargon-jargon ilmiah yang tidak umum di kalangan pelajar ataupun orang awam.
Mungkin ada saran dari kawan-kawan MFI bagaimana menjelaskannya dalam bahasa sederhana yang mudah ditangkap?
salam,
Frank
--- In fisika_indonesia@ yahoogroups. com, Firdaus Fabrice Hannanu <firdaus_fabrice@ ...> wrote:
>
> maaf, sedikit bingung.
>
> "Parameter utama apakah terjadi penguapan adalah perbandingan tekanan uap jenuh dan tekanan parsial."
>
> Pada fenomena air yang menguap setelah mengepel lantai, mengapa tekanan uap jenuh berubah?
>
> salam.
>
>
> ____________ _________ _________ __
> Dari: Mariano Nathanael <mariano_nathanael@ ...>
> Kepada: fisika_indonesia@ yahoogroups. com
> Terkirim: Sel, 13 April, 2010 04:34:59
> Judul: RE: [FISIKA] Mekanisme penguapan air pada RTP
>
>
> Ya Pak, memang untuk menjelaskan ke anak SMA.
> Materi fisika SMA kelas X semester 2 salah satu babnya membahas
> tentang diagram suhu air dan asas Black.
> Penjelasan mengenai menguapnya air pada kondisi RTP belum pernah
> saya temukan di bahas di buku-buku fisika SMA (yang sudah pernah saya baca),
> ternyata penjelasannya memang agak dalam, butuh pengetahuan thermodynamika yang
> memadai.
> Tapi setidaknya saya sudah bisa menjelaskan secara sederhana.
> Trimakasih untuk bantuannya.
>
> Salam
> Mariano N.
_____________________ _________ _________ _________ __
Apakah Anda Yahoo!?
Lelah menerima spam? Surat Yahoo! memiliki perlindungan terbaik terhadap spam
http://id.mail.yahoo.com
- 2a.
-
Re: Mekanisme penguapan air pada RTP
Posted by: "Putranda Tumewu" putranda_chemical_ugm@yahoo.com putranda_chemical_ugm
Thu Apr 15, 2010 4:18 pm (PDT)
pertanyaan lanjutannya itu yang dari saya pak... hehehe....
_____________________ _________ __
From: Aloysius Rusli <arusli@home.unpar.ac. >id
To: fisika_indonesia@yahoogroups. com
Sent: Thu, April 15, 2010 5:41:22 PM
Subject: RE: [FISIKA] Mekanisme penguapan air pada RTP
Pertanyaan Lanjutan itu yang mana?
A Rusli 15 Apr 2010
From:fisika_indonesia@ yahoogroups. com [mailto:fisika_ indonesia@ yahoogroups. com] On
Behalf Of Regina
Sent: 15 April 2010 16:59
To: fisika_indonesia@ yahoogroups. com
Subject: RE:[FISIKA] Mekanisme penguapan air pada RTP
@ Pak Mariano dan Pak Wildan:
Silahkan digunakan, syukurlah jika tulisan saya bermanfaat. Hanya saya kira perlu diingat, tulisan tersebut baru berupa draft yang sebenarnya masih perlu dikoreksi/dikritisi , jadi kita perlu hati-hati dalam menggunakannya :) <contoh koreksi ada pada posting ini>
@ Pak Rusli:
Terima kasih banyak Pak Rusli, Anda sudah mengingatkan bahwa uap yang tampak di sekitar es bukanlah hasil dari penguapan es (mengingat pada tekanan standar di sekitar 1 atm, es memang tidak bisa bersublimasi. Hal ini dapat dilihat di diagram fase air di Gambar 6 pada tulisan saya). Lain halnya jika kita berbicara tentang karbondioksida (yang biasanya disebut dry ice), yang memang dapat menyublim pada tekanan 1 atm.
@ semua yang mengikuti thread ini:
Masukan dari Pak Rusli memberikan koreksi pada kalimat saya di bagian Pendahuluan:
"Kita ketahui bahwa air tergenang lama-kelamaan jadi kering, baju yang dijemur menjadi kering, lantai bekas mengepel yang kering sendiri, spray/semprotan yang menguap, uap yang terlihat pada es batu (dikutip dari posting Pak Mariano)."
Bagian uap yang terlihat pada es batu bukanlah hasil sublimasi/penguapan dari es batu sendiri, tapi merupakan embunan uap air di udara akibat kehadiran suhu dingin es. Dengan adanya koreksi ini, contoh "uap yang terlihat pada es batu" sebagai contoh fenomena sehari-hari penguapan pada kalimat Pendahuluan itu harus dihilangkan.
Terima kasih atas semua tanggapan dan koreksinya. Btw, saya masih menunggu tanggapan untuk bagian "Pertanyaan Lanjutan" ^_^ .
Thank you.
Salam,
Regina Lichteria
- 2b.
-
Re: Mekanisme penguapan air pada RTP
Posted by: "Aloysius Rusli" arusli@home.unpar.ac.id
Thu Apr 15, 2010 7:02 pm (PDT)
Trims.
Menurut saya, tentu massa airnya akan susut, karena sebagian telah menguap selama suhu air menaik dari 273 K ke 373 K (jika menghindari mengetik 'derajat'). Seberapa susutnya, tergantung laju penguapan, yang tergantung tekanan pada permukaan air. Jika tekanannya dianggap 1 atm, rasanya dengan teori kinetik lalu dapat dihitung, dari jarak-bebas-rata-rata molekul dalam udara, berapa molekul H2O akan dapat lolos per detik. Lalu harus dilihat jumlah kalor yang diberikan kepada air 1 kg itu, untuk menghitung berapa lama waktu untuk naik 100 K itu.
Rasanya dengan taksiran koefisien difusi dalam udara, juga dapat dihitung seberapa banyak molekul yang berasal dari suasana antara 273-373 K itu, dapat berdiifusi ke udara.
Saya perlu mikir-mikir lebih lanjut, dan coba-coba hitung sedikit, untuk mengevaluasi sejauh apa cara meemcahkan masalah ini dapat lancar menghasilkan jawab "seberapa banyak molekul air akan teruap" itu. Siapa tahu laju penyediaan kalor ternyata tidak berpengaruh.
Semoga ada rekan lain yang dapat menyumbangkan jalan penghitungan yang lebih tajam.
Salam, A Rusli 16 Apr 2010
From: fisika_indonesia@yahoogroups. [mailto:fisika_indonesia@com yahoogroups. ] On Behalf Of Reginacom
Sent: 15 April 2010 19:06
To: fisika_indonesia@yahoogroups. com
Subject: RE: [FISIKA] Mekanisme penguapan air pada RTP
Pak Rusli yth,
pertanyaan lanjutan-nya ada pada hal. 10 di file pdf yang saya attach di posting saya yang lalu. Di sini saya tuliskan kembali pertanyaannya (dengan mengubah sedikit format pertanyaannya, karena di post ini saya tidak menyertakan gambar).
Katakanlah 1 kg air dipanaskan dari suhu 0 C sampai mencapai titik didihnya 100 C. Kita ketahui bahwa penguapan tidak hanya terjadi pada titik didih, tapi juga terjadi selama "perjalanan pemanasan" 0 C ke 100 C. Dapatkah kita mengatakan 1 kg air pada suhu 0 C itu tetap memiliki massa 1 kg setelah dipanaskan dan mencapai suhu 100 C (masih fase air)? Apakah karena proses penguapan pada perubahan suhu ini, massa 1 kg air ini akan berkurang (karena sebagian sudah menjadi uap)? Jika ternyata ada pengurangan massa karena penguapan, seberapa besar pengurangan massa tersebut?
Terima kasih.
Salam,
Regina
--- On Thu, 4/15/10, Aloysius Rusli <arusli@home.unpar.ac. > wrote:id
From: Aloysius Rusli <arusli@home.unpar.ac. >id
Subject: RE: [FISIKA] Mekanisme penguapan air pada RTP
To: fisika_indonesia@yahoogroups. com
Date: Thursday, April 15, 2010, 5:41 PM
Pertanyaan Lanjutan itu yang mana?
A Rusli 15 Apr 2010
From: fisika_indonesia@ yahoogroups. com [mailto:fisika_ indonesia@ yahoogroups. com] On Behalf Of Regina
Sent: 15 April 2010 16:59
To: fisika_indonesia@ yahoogroups. com
Subject: RE:[FISIKA] Mekanisme penguapan air pada RTP
@ Pak Mariano dan Pak Wildan:
Silahkan digunakan, syukurlah jika tulisan saya bermanfaat. Hanya saya kira perlu diingat, tulisan tersebut baru berupa draft yang sebenarnya masih perlu dikoreksi/dikritisi , jadi kita perlu hati-hati dalam menggunakannya :) <contoh koreksi ada pada posting ini>
@ Pak Rusli:
Terima kasih banyak Pak Rusli, Anda sudah mengingatkan bahwa uap yang tampak di sekitar es bukanlah hasil dari penguapan es (mengingat pada tekanan standar di sekitar 1 atm, es memang tidak bisa bersublimasi. Hal ini dapat dilihat di diagram fase air di Gambar 6 pada tulisan saya). Lain halnya jika kita berbicara tentang karbondioksida (yang biasanya disebut dry ice), yang memang dapat menyublim pada tekanan 1 atm.
@ semua yang mengikuti thread ini:
Masukan dari Pak Rusli memberikan koreksi pada kalimat saya di bagian Pendahuluan:
"Kita ketahui bahwa air tergenang lama-kelamaan jadi kering, baju yang dijemur menjadi kering, lantai bekas mengepel yang kering sendiri, spray/semprotan yang menguap, uap yang terlihat pada es batu (dikutip dari posting Pak Mariano)."
Bagian uap yang terlihat pada es batu bukanlah hasil sublimasi/penguapan dari es batu sendiri, tapi merupakan embunan uap air di udara akibat kehadiran suhu dingin es. Dengan adanya koreksi ini, contoh "uap yang terlihat pada es batu" sebagai contoh fenomena sehari-hari penguapan pada kalimat Pendahuluan itu harus dihilangkan.
Terima kasih atas semua tanggapan dan koreksinya. Btw, saya masih menunggu tanggapan untuk bagian "Pertanyaan Lanjutan" ^_^ .
Thank you.
Salam,
Regina Lichteria
- 2c.
-
Re: Mekanisme penguapan air pada RTP
Posted by: "Regina" reggie_nih@yahoo.com reggie_nih
Thu Apr 15, 2010 8:41 pm (PDT)
Terima kasih atas tanggapan Pak Rusli.
Jawaban atas pertanyaan ini akan mempengaruhi penyelesaian soal-soal standar di sekolah.
Contoh soal yang melibatkan hal ini (saya ambil dari buku pelajaran SMP kelas VII):
Hitunglah kalor yang diperlukan untuk mengubah 1 kg air dari suhu 293 K menjadi uap air pada suhu 373 K.
Penyelesaian standarnya:
Kalor pada saat menaikkan suhu = Q1 = massa [=1kg] x kalor jenis air x perubahan suhu ..... (1)
dan
Kalor untuk penguapan setelah suhu mencapai 373 K = Q2 = massa [=1kg] x kalor uap .... (2)
Sehingga kalor total yand diperlukan = Q1 + Q2. .... (3)
Seandainya susut massa air pada saat pemanasan dari 293 K ke 373 K signifikan terhadap massa awal, maka seharusnya persamaan (2) menjadi:
Kalor untuk penguapan setelah suhu mencapai 373 K = Q2 = (massa awal - y) x kalor uap,
atau:
Q2 = (1 kg - y) x kalor uap,
di mana y = susut massa air karena penguapan ketika pemanasan dari 293 K ke 373 K.
Bagaimana pendapat rekan-rekan yang lain?
Terima kasih.
Salam,
Regina
--- On Fri, 4/16/10, Aloysius Rusli <arusli@home.unpar.ac. > wrote:id
From: Aloysius Rusli <arusli@home.unpar.ac. >id
Subject: RE: [FISIKA] Mekanisme penguapan air pada RTP
To: fisika_indonesia@yahoogroups. com
Date: Friday, April 16, 2010, 8:57 AM
Trims.
Menurut saya, tentu massa airnya akan susut, karena sebagian
telah menguap selama suhu air menaik dari 273 K ke 373 K (jika menghindari
mengetik 'derajat'). Seberapa susutnya, tergantung laju penguapan, yang
tergantung tekanan pada permukaan air. Jika tekanannya dianggap 1 atm, rasanya
dengan teori kinetik lalu dapat dihitung, dari jarak-bebas- rata-rata molekul
dalam udara, berapa molekul H2O akan dapat lolos per detik. Lalu harus dilihat jumlah
kalor yang diberikan kepada air 1 kg itu, untuk menghitung berapa lama waktu
untuk naik 100 K itu.
Rasanya dengan taksiran koefisien difusi dalam udara, juga dapat
dihitung seberapa banyak molekul yang berasal dari suasana antara 273-373 K itu,
dapat berdiifusi ke udara.
Saya perlu mikir-mikir lebih lanjut, dan coba-coba hitung
sedikit, untuk mengevaluasi sejauh apa cara meemcahkan masalah ini dapat lancar
menghasilkan jawab "seberapa banyak molekul air akan teruap" itu. Siapa tahu
laju penyediaan kalor ternyata tidak berpengaruh.
Semoga ada rekan lain yang dapat menyumbangkan jalan
penghitungan yang lebih tajam.
Salam, A Rusli 16 Apr 2010
Need to Reply?
Click one of the "Reply" links to respond to a specific message in the Daily Digest.
===============================================================
** Arsip : http://members.tripod.com/~fisika/
** Ingin Berhenti : silahkan mengirim email kosong ke :
<fisika_indonesia-unsubscribe@yahoogroups.com>
===============================================================
** Arsip : http://members.tripod.com/~fisika/
** Ingin Berhenti : silahkan mengirim email kosong ke :
<fisika_indonesia-unsubscribe@yahoogroups.com>
===============================================================
MARKETPLACE
Change settings via the Web (Yahoo! ID required)
Change settings via email: Switch delivery to Individual | Switch format to Traditional
Visit Your Group | Yahoo! Groups Terms of Use | Unsubscribe
Tidak ada komentar:
Posting Komentar