Messages In This Digest (12 Messages)
- 1.1.
- File - Moderator Sekolah Kehidupan From: sekolah-kehidupan@yahoogroups.com
- 2a.
- Re: [CATCIL] Keistimewaan Istri From: Neena Ku
- 3a.
- Re: Bls: Bls: [sekolah-kehidupan] Re: Perkenalan Arifin Yoshodharmo From: Neena Ku
- 3b.
- Bls: [sekolah-kehidupan] Re: Perkenalan Arifin Yoshodharmo ------> m From: anty th
- 4.
- Artikel: Apa Bedanya Motivasi Dengan Inspirasi? From: Dadang Kadarusman
- 5a.
- (Inspirasi) How To Train "Your" Dragon From: ~ Made Teddy Artiana ~
- 5b.
- Re: (Inspirasi) How To Train "Your" Dragon From: Ramaditya Skywalker
- 6.
- [OOT - Info Workshop] Jalan-jalan sambil kursus menulis singkat di S From: jazzy.gardens
- 7.
- [Karyaku] Kenapa Tidak Pakai From: deesiey
- 8.
- [Artikel] Berdo'alah Memohon Husnul Khatimah From: ali
- 9a.
- Antologi "Sebilah Sayap Bidadari: Memorilibia 7,9 SR." From: galuh pramono
- 10.
- Preview SL MPPO Jilid 2: Dancing in the Dangerland From: Budi Setiawan
Messages
- 1.1.
-
File - Moderator Sekolah Kehidupan
Posted by: "sekolah-kehidupan@yahoogroups.com" sekolah-kehidupan@yahoogroups.com
Sun Apr 4, 2010 2:59 am (PDT)
(Moderator) INFO: Cara Mudah Baca Email
Para anggota milis sekolah-kehidupan Yth.,
Dari pengamatan yang kami lakukan, jumlah postingan yang masuk ke milis kita rata-rata 20-30 email sehari baik berupa artikel maupun postingan lainnya. Sehubungan dengan itu maka kami menyarankan bagi semua anggota agar email-box tidak cepat penuh maka disarankan agar mengubah status posting-emailnya dari individual email menjadi digest atau web-only. Tetapi dari pengalaman yang kami lakukan, hal yang terbaik bila kita memilih option web-only. Dengan pilihan ini maka kita hanya bisa membaca seluruh postingan dengan cara membuka mail site, juga untuk membalas postingan, serta mengirim email langsung ke si penulis.
1. Cara mengubah sistem info email dari individual email ke digest atau web-only
Ketik http://groups.yahoo.com/ group/sekolah- kehidupan,
Sign in dulu, kemudian klik Edit Membership
Kemudian di bawah ubah pilihan dari individual email ke pilihan digest atau web-only.
Kemudian akhiri dengan klik tanda SAVE
2. Cara mudah untuk membuka mail-group.
Bila kita sudah ingin memilih dengan web-only, berarti informasi semua postingan harus
dilihat di mail site. Untuk itu ketik http://groups.yahoo.com/ group/sekolah- kehidupan.
Sign in dulu, kemudian klik view all, untuk melihat semua postingan dari dulu yang paling
lama sampai yang terbaru.
Untuk memudahkan membuka mail-site kita di waktu-waktu berikutnya maka alamat mail
tadi yang di awali dengan http://....., sebaiknya di book-mark atau di masukkan dalam
daftar favorite (ada di ujung atas sebelah kiri layar monitor). Klik Favorites, dan add.
Demikian yang dapat disampaikan. Terima kasih.
Salam Hormat,
Moderator Bersama
- 2a.
-
Re: [CATCIL] Keistimewaan Istri
Posted by: "Neena Ku" jilaany@gmail.com
Sun Apr 4, 2010 7:37 am (PDT)
Assalaamualaikum. Sejujurnya aku terhenyak membaca catatan
kecilmu..betapa tidak..saat ini aku sedang terhujat suami karena dunia
maya facebook..terima kasih sudah lebih memberikan binaan.. Wassalam.
On 3/30/10, Bang Aswi <bangaswi@yahoo.com > wrote:
> Kadang, sebagai manusia kita sering lupa dengan keistimewaan orang-orang
> terdekat yang sering kita temui, yaitu mereka yang telah
> memberikan warna kehidupan kita. Dan yang lebih parah lagi (semoga
> sobat baraya tidak seperti ini) adalah melupakan kehadiran orang yang
> benar-benar menjadi soulmate kita, terutama bagi yang sudah punya istri,
> suami, anak, dan tentu saja orang tua. Semoga kita semua dijauhkan dari
> perasaan negatif itu.
> Satu hingga dua minggu ini alhamdulillah saya benar-benar mendapat perhatian
> yang serius dari sang istri karena tubuh saya yang kurang fit. Dari sejak
> masuk rumah sakit selama
> 4 hari, hingga pulang ke rumah dan seminggu kemudian tepar lagi hingga
> harus balik lagi ke rumah sakit untuk check-up dan diberi obat tambahan.
>
> Ya, kalau mau dilihat dengan mata hati alias mata cinta,
> saya banyak melihat yang mungkin orang lain tidak/belum melihat.
> Bagaimana di tengah kesibukannya bekerja, mengurus saya di RS, mengurus
> anak di rumah, istri saya masih bisa membuat kue pesanan pernikahan. Luar
> biasa! Pernah juga dia memasak makanan spesial (ya, karena hanya nasi putih
> dan telor dadar saja) dengan taburan kecap di atasnya. Spesialnya adalah ...
> garis-garis kecap itu membentuk tanda cinta alias LOVE. LUAR BIASA! Cinta
> yang murni kendati dia tidak bisa memberikan makanan yang lebih baik
> lagi dari itu. Kesederhanaan memang kadang-kadang jauh lebih istimewa
> daripada kemewahan.
> Tadi malam, istri saya kembali memasak makanan spesial, yaitu nasi goreng
> (padahal baru pulang kerja = 21.30). Spesialnya,
> beliau tidak memasak satu porsi, tetapi empat porsi sekaligus tanpa
> membedakan mana punya saya dan mana punya yang lain. Satu untuk saya,
> satu untuk orangtua, satu untuk adiknya, dan satu lagi untuk kakak
> iparnya. Satu porsi nasi goreng yang dikemas dengan bentukan mangkok,
> telor dadar yang dibagi 4, dan potongan tomat yang menggugah selera.
> LUAR BIASA! Betapa saya sangat mencintainya meski badannya tergolong
> subur. Ya, saya mencintainya karena sesuatu yang istimewa di hatinya, bukan
> karena raganya. Dan yang lebih membuat saya makin mencintainya adalah
> kesederhanaan dan kemauannya yang keras. Seminggu ini saya
> merelakan sepeda yang tiap hari saya pakai untuk beliau pakai karena
> keinginannya untuk mengurangi kadar lemak tubuhnya.
>
> Honeybunny, saya doakan semoga kamu berhasil. Semoga cinta kita semakin
> terpatri di hati masing-masing dengan ridha ALLAH di atas
> segalanya, sehingga bisa membimbing anak-anak kita jauh lebih baik
> lagi. Amin.[]
>
> NB: Ini adalah salah satu dari beberapa catatan yang terserak. Di sana
> tercatat 25 Maret 2009. Sudah lebih dari 5 hari plus setahun yang lalu.
> Kini, kesibukannya yang istimewa adalah bolak-balik naik motor
> hanya untuk mengambil atau mengantarkan barang dagangan berupa pakaian
> di tengah cuaca Bandung yang tak menentu: kadang terik kadang hujan.
> Bang Aswi - Pekerja Buku
> Blog: http://bangaswi.com
> YM: bangaswi
> Hotline: 08139472539
>
>
>
- 3a.
-
Re: Bls: Bls: [sekolah-kehidupan] Re: Perkenalan Arifin Yoshodharmo
Posted by: "Neena Ku" jilaany@gmail.com
Sun Apr 4, 2010 7:37 am (PDT)
I need your help.
On 3/30/10, arifin yoshodharmo <arifiny2567@yahoo.com > wrote:
> Halo Juga Anty
> Kalau Phobianya sudah sangat mengganggu, mungkin sudah saatnya untuk
> dilepaskan
>
> BTW, untuk YM, bukannya pakai alamat e-mail?
> Kalau id-nya mungkin saya pakai: arifinyes
> Mohon maaf, soalnya sudah lama ndak main YM
> Jadi kalau mau di-add juga percuma
> karena saya juga sudah tidak buka lagi.
>
> Chatting lewat Facebook juga tidak dianjurkan,
> Soalnya khan kita berbeda-beda waktu onlinenya
>
> Kalau ada yang penting, SMS saya aja yach
> Lebih cepat sampai, dan bisa dibalas kapan saja
>
> Thank you!
>
>
> Arifin Yoshodharmo, SE., MMSI., M.Com(IS), C.Ht.. QT., CI.
>
> (C.Ht. = Certified Hypnotherapist)
> (QT = Quantum Touch-er)
> (CI = Certified Instructor)
>
> Photographer, Trainer,
> Hypnotherapist, Energy Healer
> & Life Consultant
> SMS : 085678 098 48
> http://arifinyes.multiply. com/
>
>
>
>
> _____________________ _________ __
> Dari: anty th <anty_th@yahoo.com >
> Kepada: sekolah-kehidupan@yahoogroups. com
> Terkirim: Jum, 26 Maret, 2010 16:53:09
> Judul: Bls: [sekolah-kehidupan] Re: Perkenalan Arifin Yoshodharmo
>
>
> Iya nih, butuh pasien
> Lucu juga pak, anty meng hypnosis masih pake skrip, hehehe
>
> insya Allah bisa makin baik deh
>
> anty punya satu phobi yg sangkin takutnya memikirkannya pun sdh sangat
> ketakutan
> jadinya malah ngga mau d hipnosis tuk menghilangkan takut itu
>
> tfs ya pak
> smoga bisa share terus
>
> btw .. YM nya apa pak?
>
> salam
> anty
>
>
>
>
>
> "Coba Yahoo! Mail baru yang LEBIH CEPAT. Rasakan bedanya
> sekarang!
> http://id.mail.yahoo.com& quot;
- 3b.
-
Bls: [sekolah-kehidupan] Re: Perkenalan Arifin Yoshodharmo ------> m
Posted by: "anty th" anty_th@yahoo.com anty_th
Mon Apr 5, 2010 12:03 am (PDT)
Mbak neena butuh bantuan apa?
silakan berbagi di sekolah kita ini ^_^
salam
anty
- 4.
-
Artikel: Apa Bedanya Motivasi Dengan Inspirasi?
Posted by: "Dadang Kadarusman" dkadarusman@yahoo.com dkadarusman
Sun Apr 4, 2010 7:37 am (PDT)
Artikel: Apa Bedanya Motivasi Dengan Inspirasi?
Hore,
Hari Baru!
Teman-teman.
Kita tahu bahwa motivasi dan inspirasi merupakan dua kosa kata yang sangat populer. Lebih dari itu saya menyadari bahwa mungkin saja ada sebagian dari anda yang merasa bahwa tidak ada perlunya mencari-cari perbedaan diantara kedua hal itu. Tetapi, bukankah kita sering dikelirukan oleh pemahaman yang campur aduk? Padahal, para ahli NLP tidak bosan-bosannya menekankan pentingnya menempatkan diri dalam proses berbahasa. Bahkan, di negara-negara yang penerapannya sudah lebih maju sedang seru himbauan untuk sungguh-sungguh mengembalikan huruf 'L' pada tempatnya. Sebab, disatu sisi kita percaya bahwa 'Lingusitic' merupakan faktor kunci dalam aplikasi disiplin ilmu itu. Namun disisi lain sering kali kita abaikan. Sekarang, saya ingin mengajak anda untuk menelisik karakteristik dari Motivasi dan Inspirasi. Anda tidak keberatan, bukan?
Beberapa waktu yang lalu saya diminta seorang sahabat untuk menjadi narasumber dalam sebuah seminar untuk umum. Sejauh yang saya ingat, saya sudah mengatakan kepadanya bahwa saya tidak merasa nyaman jika disebut sebagai 'motivator'. Padahal, lazimnya itu merupakan sebuah sebutan yang memiliki nilai jual. Paling tidak, masyarakat umum sudah sama-sama mafhum tentang apa yang dimaksud dengan predikat itu. Apalagi dijaman seperti sekarang ini banyak orang yang gemar mencari motivasi. Makanya program-program motivasi selalu mendapat tempat di hati mereka. Dan sebutan itu tentu sangat cocok untuk disandingkan dalam materi promosinya. Ndilalah, ketika teman saya itu mengirimkan soft file brosurnya, saya tidak langsung membukanya karena saya merasa semuanya sudah berjalan sesuai dengan yang semestinya. Namun, ketika beberapa hari kemudian saya membuka emailnya; ternyata teman saya menempelkan embel-embel 'motivator' dibelakang nama saya.
Sekarang saya sudah benar-benar mengacaukan pikiran anda. Tadi saya mengatakan tentang NLP yang mengajak kita untuk mengoptimalkan kemampuan berbahasa yang baik dalam proses komunikasi dan interaksi dengan orang lain. Tetapi, sekarang saya melanggar pakem dalam NLP itu sendiri yang disebut sebagai pacing and leading. Keengganan saya untuk menggunakan predikat itu jelas sekali menyalahi konsep pacing and leading. Sebab dalam konsep itu, kita dianjurkan untuk 'menyesuaikan diri dengan bahasa audience (pacing), baru kemudian kita memasukkan nilai-nilai yang ingin kita tanamkan (leading). Sedangkan saya dari awal sudah menjauhkan diri dari terminologi yang jelas-jelas paling mudah untuk dipahami oleh masyarakat umum.
Sekarang, ijinkan saya untuk mengajak anda berpijak kepada kenyataan. Dari mana anda memperoleh motivasi? Anda benar. Bahwa motivasi bisa bersumber dari luar, dan dari dalam diri kita sendiri. Faktanya memang demikian. Tetapi, motivasi yang datang dari sumber manakah yang sifatnya lestari; yang datang dari luar? Atau dari dalam diri anda sendiri?
Baiklah, untuk membantu menegaskan jawaban anda, saya akan menyampaikan sebuah ilustrasi. Ketika anda memasuki sebuah ruang pelatihan motivasi. Diruangan itu, seseorang yang anda kagumi, hormati, sukai, dan idolakan berbicara diatas pentas. Anda mendengarkan setiap kata yang beliau ucapkan. Anda tertawa ketika beliau menceritakan sebuah lelucon humoris. Anda ikut mencucurkan air mata ketika kata-katanya yang menyentuh hati membawa anda kepada kesadaran yang tinggi. Dan seketika itu pula anda bertekad; saya akan berubah. Kemudian, pada sore harinya; anda melangkah pergi meninggalkan ruang pelatihan itu. Keesokan harinya anda kembali tenggelam dalam rutinitas sebagaimana biasanya. Seminggu kemudian. Sebulan telah berjalan. Setahun. Waktu terus berputar. Masih adakah tekad dalam hati Anda itu?
Suatu ketika, anda melihat motivator yang anda idolakan itu di sebuah mall. Dari caranya memperlakukan kasir supermarket, anda merasa bahwa tindakannya bertolak belakang dengan kata-katanya. Atau, tiba-tiba saja anda mendengar kalau idola anda itu gagal mempertahankan bahtera rumah tangganya. Atau, digunjingkan terlibat dalam sebuah tindakan asusila. Bahkan, mungkin anda mendengarnya meninggal dengan dugaan bunuh diri. Semua yang anda dengar dan saksikan kemudian seolah menjadi anti klimaks dari seluruh kekaguman anda kepada seorang manusia. Sekarang, tubuh anda berperang dengan dirinya sendiri. Karena mata, telinga, rasa, dan setiap indera memiliki penilaiannya yang berbeda-beda tentang seseorang yang anda kira bisa memotivasi anda. Karena motivasi, sangat ditentukan oleh keteladan orang yang menyampaikannya.
Pada kesempatan lain. Anda menyadari bahwa Anda tidak bisa berharap banyak dari pekerjaan anda saat ini. Dengan posisi dan jabatan itu, anda tahu bahwa pendapatan anda tidak akan lagi bisa menutupi kebutuhan hidup keluarga. Anda tidak bisa membayangkan bagaimana jadinya anak-anak anda jika nasib anda tidak berubah. Lalu, anda bertekad untuk bekerja sebaik-baiknya. Agar perusahaan melihat anda sebagai aset yang layak untuk dikembangkan dan diberi tanggungjawab yang lebih besar. Kemudian, Anda terus mengejar mimpi itu dengan sikap pantang menyerah. Dan akhirnya anda mendapatkan sebuah perbaikan. Ketika anda merasakan nikmatnya memperoleh perbaikan itu, anda kembali terdorong untuk menapak lebih tinggi. Bekerja lebih baik. Lebih rajin. Lebih ulet. Dan lebih produktif lagi. Anda mendapatkan hadiah lagi. Anda menapak lebih tinggi lagi. Begitu seterusnya. Sampai-sampai anda hampir tidak menyadari kapan harus berhenti. Karena sekarang, secara otomatis tubuh
anda memotivasi dirinya sendiri.
Kedua cerita diatas itu hanya sekedar ilustrasi belaka. Namun, semoga itu bisa menegaskan bahwa tak seorang pun bisa menjadi motivator sejati bagi kita. Selain diri kita sendiri. Benar bahwa orang lain bisa memotivasi kita. Namun, kita juga mesti secara jujur melihat fakta bahwa orang itupun sama perlu motivasinya dengan kita. Jika Anda memerlukan motivasi. Saya juga sama. Begitu pula dengan mereka. Bagaimana mungkin orang yang membutuhkan motivasi seperti kita bisa memberikan motivasi sejati kepada orang lain? Sama seperti orang yang tidak punya duit tidak mungkin memberikan duit kepada orang lain. Seorang teman berkilah; motivasi itu beda dengan duit. Karena memotivasi orang tidak selalu harus dengan duit. Teman saya benar. Tetapi argumen itu tidak bisa meruntuhkan fakta bahwa motivasi yang datang dari diri sendiri itu lebih lestari. Faktanya, banyak orang yang kecewa karena terlampau banyak berharap kepada orang lain.
Sekarang ijinkan saya untuk membuka sebuah fakta lain. Ketika saya melihat teman saya yang berhasil dalam karirnya, saya terinspirasi oleh keberhasilannya. Ketika saya bertemu dengan seseorang yang sukses dalam bisnisnya, saya terinspirasi oleh kisah suksesnya. Ketika saya bertemu dengan penerima undian besar saya terinspirasi untuk berani mencoba sesuatu meski diliputi oleh ketidakpastian. Ketika melihat seseorang mengendarai Mercedes Benz, saya terinspirasi untuk mengimpikan suatu saat kelak memiliki kemampuan membeli mobil seperti itu. Dan, ketika saya menemukan bahwa orang-orang yang menginspirasi saya itu jatuh; penilaian saya kepada pribadi mereka sama sekali tidak berubah. Sementara kisah-kisahnya yang telah menginspirasi saya, tetap tinggal didalam hati sanubari saya. Karena inspirasi, tidak membeda-bedakan dari siapa datangnya.
Ketika saya melihat seekor anjing buang air sembarangan dihalaman rumah orang; saya terinspirasi untuk menghindari tindakan yang merugikan orang lain. Ketika saya melihat 2 tetangga yang rumahnya bersebelahan bertengkar, saya terinspirasi untuk menjadi tetangga yang baik bagi penghuni rumah disebelah kiri dan kanan. Ketika saya mendengar seorang koruptor diadili, saya terinspirasi untuk menjadi pegawai yang jujur. Ketika saya mendengar seseorang bercerai saya berdoa; Tuhan, ijinkan saya untuk terus mencintai istri yang telah Engkau pilihkan. Dan semoga dia memiliki hasrat yang sama. Agar kami bisa terus bergandeng tangan selamanya. Ketika saya melihat maling digebuki warga, saya terinspirasi untuk menghindari perbuatan serupa. Ketika pesawat televisi menayangkan rekaman penggerebekan kamar-kamar hotel yang digunakan pasangan-pasangan bukan muhrim, saya terinspirasi untuk berusaha menjaga kehormatan. Karena, inspirasi tidak membeda-bedakan antara yang
baik dan yang buruk.
Sekarang, saya bisa melihat sebuah tirai tipis. Yang menjadi garis pemisah antara motivasi dengan inspirasi. Ternyata, begitu banyak perbedaan diantara keduanya. Sehingga jika kita bisa mengenali perbedaan-perbedaan itu, kita akan memahami; mengapa motivasi kita sering naik dan turun. Mengapa motivasi kita, sering berbunyi nyaring diruang-ruang training, tapi membisu dalam realitas hidup. Mari sekali lagi kita perhatikan beberapa perbedaan antara motivasi dan inspirasi.
Pertama, motivasi sangat ditentukan oleh siapa yang mengatakannya. Anda jarang termotivasi oleh orang yang gagal. Sebaliknya, kegagalan orang lain sering memberi kita inspirasi untuk menjadi orang yang berhasil.
Kedua, motivasi sangat ditentukan oleh keteladanan orang yang mengatakannya. Anda jarang bisa terus termotivasi oleh seseorang yang sudah ketahuan 'sifat aslinya'. Sebaliknya, 'sifat asli' seseorang sering memberi kita inspirasi untuk terus belajar agar lama kelamaan kita bisa menjadi manusia yang mampu menyelaraskan antara perbuatan dan perkataan.
Ketiga, motivasi sering dimonopoli oleh bangsa manusia. Anda jarang termotivasi oleh comberan, kotoran cicak, ataupun bau pesing toilet di terminal-terminal kendaraan. Anda juga jarang termotivasi oleh kemacetan lalu lintas, tagihan listrik, ataupun kenaikan harga barang-barang keperluan rumah tangga. Dan Anda, pasti tidak termotivasi oleh lembar laporan potongan pajak jika belum benar-benar merasakan apa manfaatnya. Sebaliknya, semua itu bisa menginspirasi kita. Untuk mencari jalan agar kehidupan kita menjadi lebih baik dari hari ke hari. Terutama karena kita yakin. Bahwa ada kehidupan lain. Setelah kematian.
Mari Berbagi Semangat!
Dadang Kadarusman - http://www.bukudadang.com/
Training: "SS-Pro™ Personality Leadership Communication"
Catatan Kaki:
Kita bisa termotivasi oleh orang lain, atau diri kita sendiri. Tetapi, kita bisa terinspirasi oleh apapun yang kita temui, selama kita menjalani hidup sehari-hari.
Melalui project Mari Berbagi Semangat! (MBS!) sekarang buku saya yang berjudul "Belajar Sukses Kepada Alam" versi Bahasa Indonesia dapat diperoleh secara GRATIS. Jika Anda ingin mendapatkan ebook tersebut secara gratis silakan perkenalkan diri disertai dengan alamat email kantor dan email pribadi (yahoo atau gmail) lalu kirim ke bukudadang@yahoo.com atau kunjungi http://www.bukudadang.com/
- 5a.
-
(Inspirasi) How To Train "Your" Dragon
Posted by: "~ Made Teddy Artiana ~" made.t.artiana@gmail.com
Sun Apr 4, 2010 7:37 am (PDT)
*How To Train Your Dragon
*oleh Made Teddy Artiana, S. Kom
Ada sebuah film animasi tiga dimensi (3D) yang sangat menghibur, namun sarat
akan pelajaran moral yang luar biasa, yang sepertinya wajib kita tonton.
Sebuah film yang kini kabarnya tengah menduduki puncak tertinggi urutan box
office, dengan penghasilan tertinggi USA. Film itu adalah "How To Train Your
Dragon". Saking uniknya, saya berencana menonton film ini untuk kedua kali
lagi.
Film yang mengambil setting kehidupan bangsa Viking di jaman dahulu.
Diceritakan pada waktu itu musuh bebuyutan orang Viking adalah Dragon/naga.
Tetapi Naga orang Viking berbeda dengan persepsi Naga di kepala orang Asia,
agak berbeda. Yang satu binatang melata berwujud ular raksasa, namun
berkaki, yang lain punya sayap dan bisa terbang. Yang satu menelan mangsa,
yang lain menyemburkan api. Tetapi keduanya punya wajah dan sisik mirip.
Saking musuh bebuyutannya kedua golongan ini, hingga dari jaman ke jaman
mereka saling bunuh. Bahkan anak-anak orang Viking telah dilatih secara
khusus untuk membunuh para naga. Pelatihan ini demikian serius hingga
ditahapan puncak, mereka laksana gladiator romawi, diharuskan membunuh naga
dalam sebuah gelanggang pertempuran yang ditonton seluruh suku bangsa
mereka.
Ada beberapa jenis naga. Dari yang berkepala dua, kecil mungil
berwarna-warni, bertubuh panjang merah, pendek gempal, hingga Night Furry,
naga siluman yang tidak pernah tampak wujudnya (karena tak seorangpun pernah
melihatnya) namun sangat ditakuti, karena �tembakan maut� api dari mulutnya
laksana peluru kendali yang memiliki ketepatan yang luarbiasa.
Oleh suku bangsa Viking hampir semua naga memperoleh predikat : berbahaya
dan bunuh ditempat, hanya Nigth Furry yang berpredikat berbeda : jika ia
muncul, bersembunyilah dan berharaplah agar tidak diketahui alias tidak
mungkin untuk dikalahkan dan sia-sia untuk dilawan.
Tersebutlah seorang remaja Viking bernama Hiccup. Jika bayangan kita
terhadap orang Viking adalah kekar, seram, kuat, berbulu dan berambut
panjang. Hiccup persis kebalikannya. Licin, klimis, letoi, berambut pendek
lurus dan kurus ceking. Ia adalah kijang yang tersasar digerombolan singa
Afrika. Ikan mujair diantara kumpulan para piranha.
Jika orang Viking selalu mengandalkan kekuatan mereka, Hiccup yang kebetulan
tidak memilikinya, lebih mengandalkan sesuatu didalam kepalanya. Namun
demikian karena standar yang mendominasi semua orang sebangsanya adalah
"kekuatan" dan "kebengisan" dan bukannya "otak" dan "hati", maka kelebihan
Hiccup tetap saja tidak mampu memberikan sumbangsih apapun bagi eksistensi
dirinya. Sehingga Hiccup tetap merupakan noda yang cukup memalukan tidak
hanya bagi seluruh kaumnya, namun terutama juga untuk sang ayah yang
kebetulan kepala suku bangsa Viking yang sangat dihormati. Karena jangankan
untuk membunuh naga -yang notabene adalah kebanggaan orang Viking-
bertindak-tanduk sebagai seorang Viking pun, Hiccup sepertinya tidak akan
pernah sanggup. Inilah yang membuat perasaan inferior tampak membayangi
kehidupan Hiccup.
PadaDalam sebuah penyerangan segerombolan naga kepemukiman bangsa Viking,
seperti yang lain, Hiccup bermaksud ikut berperang mengusir naga-naga itu.
Tetapi ia terlalu lemah dan terlalu sial untuk berhasil. Namun tanpa
sepengetahuan siapapun, Hiccup telah menciptakan sebuah alat untuk menyerang
para naga. Dan alat itu ia gunakan, persis ketika naga "siluman" yang paling
ditakuti -Nigth Furry- datang menyerang. Sebenarnya ia berhasil menembakkan
alat itu kepada Nigth Furry, tetapi karena memang selalu bernasib sial,
Hiccup kembali menimbulkan kekacauan dan kerugian besar dalam perang
tersebut. Alhasil, ia kembali jadi bulan-bulanan kemarahan ayah dan
bangsanya, walaupun ia berusaha mengatakan pada mereka bahwa senjatanya
berhasil mengenai Nigth Furry, dan naga yang paling ditakuti sekaligus tak
pernah terlihat wujudnya itu terjatuh disebuah bukit tak jauh dari
pemukiman.
Pengakuan yang sangat terlalu mustahil, terlebih bagi seorang Hiccup.
Hingga akhirnya Hiccup berusaha membuktikan penglihatannya sendiri. Dan
betapa terkejutnya ia ketika mengetahui senjatanya itu tidak hanya berhasil
mengenai naga siluman itu, tetapi juga melukainya hingga naga yang paling
ditakuti itu terluka dan tidak berdaya. Namun demikian Hiccup memutuskan
tidak membunuh hewan yang sudah tidak berdaya itu. Ia terlalu berperasaan
untuk melakukannya.
Lewat proses pemahaman yang demikian unik, terjalinlah persahabatan antara
Hiccup dan Nigth Furry, yang kemudian ia namai dengan Toothless. Tidak hanya
itu, Hiccup berhasil memahami perilaku naga itu, dan menjadikan Nigth Furry
hewan tunggangannya. Sesuatu yang luar biasa dan tidak akan pernah
terpikirkan oleh seorang Viking, yang segera akan lari tunggang langgang
jika mendengar teriakan Nigth Furry yang mendirikan bulu roma.
Namun justru disinilah konflik itu mulai terjadi, ketika akhirnya
persahabatan yang diharamkan ini diketahui oleh ayah dan bangsanya, sehingga
mereka sangat murka terhadap Hiccup. Seperti biasa penjelasan Hiccup tentang
naga-naga yang sebenarnya sama seperti perilaku bangsa Viking, dan manusia
umumnya, yang membunuh jika terdesak dan merasa terancam, tidak pernah
mendapat kesempatan untuk masuk kepikiran mereka. Mindset lama tentang
"dibunuh atau terbunuh", terlalu menguasai pikiran mereka, sehingga
pencerahan yang dibawa Hiccup dianggap sebuah dosa dan kesalahan fatal.
Singkat cerita, pemahaman baru ini justru menjadi sebuah senjata yang luar
biasa bagi Hiccup yang akhirnya membawa ia menjadi seorang pahlawan yang
sangat dikagumi oleh bangsanya, dengan bekerja sama dengan Nigth Furry untuk
membunuh seekor naga raksasa yang jahat, yang menjadi gembong yang memaksa
naga-naga lain yang jauh lebih kecil untuk mencuri, merampok hewan bangsa
Viking.
Akhirnya para naga dan bangsa Viking tinggal berdiam dengan penuh harmoni di
pemukiman yang sama.
Sebuah pelajaran moral yang aku anggap paling mengesankan adalah betapapun
lemah, kurang, berbedanya diri kita dengan standard baku yang berlaku
dimasyarakat, namun keunikan yang kita miliki tetap dapat dijadikan senjata
ampuh untuk meraih kesuksesan hidup. Dan kesuksesan itu bisa jadi berbeda
dengan yang ayah kita, keluarga, boss dikantor, para motivator, orang
kebanyakan gariskan sebagai sebuah kelaziman. Dulu, hanya Copernicus yang
mengatakan dunia ini bulat. Ia jelas-jelas berbeda dengan seluruh manusia
yang ada saat itu. Ia berpendapat, sedangkan yang lain tidak berpendapat.
Mereka hanya menelan bulat-bulat apa yang sudah terlanjur diturunkan dari
moyang mereka. Dan kini jika ada orang yang mengatakan bahwa bumi ini datar,
pastilah semua orang menganggap orang tadi sudah kehilangan akal warasnya,
persis ketika dulu Copernicus dianggap tidak waras oleh orang sejamannya.
Jadi jelas, bahwa kebenaran tidak selalu identik dengan gerombolan.
Para penyendiri, atau mereka yang dibuat sendiri, karena dianggap aneh oleh
sekitar -walaupun tidak selalu mutlak benar- seringkali membawa pencerahan
luar biasa bagi pola pikir yang sudah jenuh. Namun demikian memang tidak
dapat disangkal bahwa kita adalah mahluk yang cenderung mengikuti arus masa
kebanyakan.
Tapi tunggu dulu, sebelum terlalu jauh ada baiknya jika istilah �kelemahan�
atau �perbedaan� dalam hal ini, tentu bukan merupakan sebuah perilaku minus
yang memang harus diubah.
*Sifat kurangajar dan tidak hormat.
Ketidakjujuran.
Kebiasaan merendahkan.
Berkata kasar dan suka menyakiti orang lain.
Malah belajar.
Penunda.
dll*
yang seringkali mewakili ungkapan �*Suka atau tidak, sifat ku memang begini�
* aku rasa diluar kategori pembahasan kita. Itu bukan kelemahan-kelemahan
yang dimaksud. Itu sesuatu yang harusnya �jika kita memiliki harga diri yang
cukup kuat- mendapat prioritas untuk diperbaiki segera.
*Lahir disebuah keluarga miskin.
Tidak punya biaya untuk bersekolah.
Punya keadaan fisik yang serba kurang
(kurang tinggi, kurang cantik, kurang tampan).
Cacat.
Yatim piatu.
Korban brokenhome.
Dianggap bodoh/kurang pandai.
Gagap.
dll.*
Adalah sederet keadaan tentunya masuk dalam kategori.
Seorang teman yang dari kecil sangat hobby akan seni ketrampilan tangan
baru-baru ini curhat padaku. Ia merasa keluarga �biasanya hambatan dan
hinaan itu datang dari orang-orang terdekat- menganggap hobby dan
ketrampilannya ini tidak memiliki masa depan, sehingga keluarga mengharuskan
ia mencari pekerjaan yang lebih mapan, yang sebenarnya tidak ia sukai.
Padahal ada sebuah pengalaman yang sampai kini begitu berkesan dihatinya
adalah ketika hasil karyanya dibeli mahal oleh seseorang karena dianggap
sangat unik. Ini terjadi ketika ia duduk dikelas enam SD. Tapi apa lacur,
orang tuanya menganggap itu semua sebagai sebuah kebetulan belaka.
Lain lagi cerita seorang kenalan, yang menjadi korban orang tua yang
brokenhome. Ayah ibu bercerai. Ayah masuk penjara, ibu kawin lagi. Kini
tinggalah ia sendiri berjuang bersama kedua adiknya yang masih kecil,
bertahan hidup dengan beban psikologi yang begitu berat.
Belum lagi seorang kenalan lain �kali ini wanita- yang karena merasa diri
kurang menarik, memutuskan untuk tidak pernah memulai hubungan dengan
seorang pria, hingga usia nyaris mendekati empat puluh tahun. �Dari pada
terluka, mending tidak�, begitu ungkapan favorite nya.
Seorang karyawan yang di-PHK justru dalam keadaan genting, istrinya sedang
hamil tua, anak ke-3 !!!
Seorang istri dengan dua orang anak yang kemudian ditinggal mati oleh sang
suami.
Dan lain-lain sebagainya. Mungkin kita tidak sadar bahwa cerita-cerita ini
begitu sering hilir mudik didepan hidung kita.
Kontras dengan itu semua, Anthony Robin dalam buku fenomenalnya : The
Awakening of Giant Within bercerita tentang sebuah kekuatan luar biasa yang
ada pada diri setiap insan. Kekuatan yang seringkali tertidur dan menunggu
untuk disadari eksistensinya, untuk kemudian mengambil alih peran hidup yang
sementara ini dilakoni dengan tanpa daya.
Uniknya, seringkali kita membayangkan kekuatan itu sebagai sesuatu yang
dashyat seperti : naga, harimau atau raksasa. Tentu saja tidak sepenuhnya
keliru, karena memang daya dan kekuasaannya memang sehebat mahluk-mahluk
tersebut.
Namun sebagaimana hidup yang selalu bermain petak umpet dalam cara-cara
siluman (berkah dalam kemalangan, kegagalan mendahului kesuksesan, malaikat
dalam rupa tak sewajarnya) kekuatan-kekuatan tadi lebih sering mengambil
rupa justru dalam wujud yang sangat tidak kita sukai alias yang tidak kita
duga. Kelemahan-kelemahan yang memalukan, yang membuat minder dan menekan
urat syaraf itulah wujud mereka mula-mula.
Kini tergantung kita, apakah kita punya cukup keberanian untuk berhadapan
dengan kelemahan-kelemahan itu �yang sebenarnya adalah naga, harimau atau
raksasa yang sedang malih rupa. Ataukah kita karena putus asa, minder,
merasa sial atau disia-siakan oleh hidup memilih balik kanan bubar jalan,
atau mendekam dipojok ruangan hingga akhir hidup kita sambil terus bergumam
tentang betapa menyedihkannya diriku ini.
Bahkan seekor naga (baca : kekuatan naga) pun perlu dilatih untuk
memunculkan kekuatan mereka yang sebenarnya. Bagaimana cara melatihnya ? How
to train your dragon ? Simple, dengan mengakui keberadaan mereka, kemudian
mensyukuri semua kelemahan, keterbatasan kekurangan dan ketidakstandaran
kita, lalu berhadapan face to face dengan hidup ini bersenjatakan
kelemahan-kelemahan itu.
Maka segera saja kita akan temukan betapa sesuatu yang kita anggap kelemahan
adalah senjata pamungkas yang diberikan Sang Pencipta kepada kita. Dalam
arti kata, kita sudah dipersiapkan sebaik mungkin �jauh sebelum kita lahir-
untuk menjadi lebih dari sekedar pemenang. DIA adalah pihak yang paling tahu
bagaimana cara membentuk kita sehebat yang prototype yang sebenarnya IA
rancang.
***
--
what a wonderfull world !
Made Teddy Artiana, S. Kom
photographer & penulis
http://semarbagongpetrukgareng. blogspot. com/
081317822720
- 5b.
-
Re: (Inspirasi) How To Train "Your" Dragon
Posted by: "Ramaditya Skywalker" ramavgm@gmail.com
Sun Apr 4, 2010 4:42 pm (PDT)
Wah, luar biasa benar film ini, bahkan saya yang tunanetra pun bisa
menikmatinya!
Makna terpenting yang bisa saya ambil dari film ini: Be friend with nature!
On 4/4/10, ~ Made Teddy Artiana ~ <made.t.artiana@gmail.com > wrote:
> *How To Train Your Dragon
> *oleh Made Teddy Artiana, S. Kom
>
>
>
> Ada sebuah film animasi tiga dimensi (3D) yang sangat menghibur, namun sarat
> akan pelajaran moral yang luar biasa, yang sepertinya wajib kita tonton.
> Sebuah film yang kini kabarnya tengah menduduki puncak tertinggi urutan box
> office, dengan penghasilan tertinggi USA. Film itu adalah "How To Train Your
> Dragon". Saking uniknya, saya berencana menonton film ini untuk kedua kali
> lagi.
>
> Film yang mengambil setting kehidupan bangsa Viking di jaman dahulu.
> Diceritakan pada waktu itu musuh bebuyutan orang Viking adalah Dragon/naga.
> Tetapi Naga orang Viking berbeda dengan persepsi Naga di kepala orang Asia,
> agak berbeda. Yang satu binatang melata berwujud ular raksasa, namun
> berkaki, yang lain punya sayap dan bisa terbang. Yang satu menelan mangsa,
> yang lain menyemburkan api. Tetapi keduanya punya wajah dan sisik mirip.
>
> Saking musuh bebuyutannya kedua golongan ini, hingga dari jaman ke jaman
> mereka saling bunuh. Bahkan anak-anak orang Viking telah dilatih secara
> khusus untuk membunuh para naga. Pelatihan ini demikian serius hingga
> ditahapan puncak, mereka laksana gladiator romawi, diharuskan membunuh naga
> dalam sebuah gelanggang pertempuran yang ditonton seluruh suku bangsa
> mereka.
>
> Ada beberapa jenis naga. Dari yang berkepala dua, kecil mungil
> berwarna-warni, bertubuh panjang merah, pendek gempal, hingga Night Furry,
> naga siluman yang tidak pernah tampak wujudnya (karena tak seorangpun pernah
> melihatnya) namun sangat ditakuti, karena �tembakan maut� api dari mulutnya
> laksana peluru kendali yang memiliki ketepatan yang luarbiasa.
>
> Oleh suku bangsa Viking hampir semua naga memperoleh predikat : berbahaya
> dan bunuh ditempat, hanya Nigth Furry yang berpredikat berbeda : jika ia
> muncul, bersembunyilah dan berharaplah agar tidak diketahui alias tidak
> mungkin untuk dikalahkan dan sia-sia untuk dilawan.
>
> Tersebutlah seorang remaja Viking bernama Hiccup. Jika bayangan kita
> terhadap orang Viking adalah kekar, seram, kuat, berbulu dan berambut
> panjang. Hiccup persis kebalikannya. Licin, klimis, letoi, berambut pendek
> lurus dan kurus ceking. Ia adalah kijang yang tersasar digerombolan singa
> Afrika. Ikan mujair diantara kumpulan para piranha.
>
> Jika orang Viking selalu mengandalkan kekuatan mereka, Hiccup yang kebetulan
> tidak memilikinya, lebih mengandalkan sesuatu didalam kepalanya. Namun
> demikian karena standar yang mendominasi semua orang sebangsanya adalah
> "kekuatan" dan "kebengisan" dan bukannya "otak" dan "hati", maka kelebihan
> Hiccup tetap saja tidak mampu memberikan sumbangsih apapun bagi eksistensi
> dirinya. Sehingga Hiccup tetap merupakan noda yang cukup memalukan tidak
> hanya bagi seluruh kaumnya, namun terutama juga untuk sang ayah yang
> kebetulan kepala suku bangsa Viking yang sangat dihormati. Karena jangankan
> untuk membunuh naga -yang notabene adalah kebanggaan orang Viking-
> bertindak-tanduk sebagai seorang Viking pun, Hiccup sepertinya tidak akan
> pernah sanggup. Inilah yang membuat perasaan inferior tampak membayangi
> kehidupan Hiccup.
>
> PadaDalam sebuah penyerangan segerombolan naga kepemukiman bangsa Viking,
> seperti yang lain, Hiccup bermaksud ikut berperang mengusir naga-naga itu.
> Tetapi ia terlalu lemah dan terlalu sial untuk berhasil. Namun tanpa
> sepengetahuan siapapun, Hiccup telah menciptakan sebuah alat untuk menyerang
> para naga. Dan alat itu ia gunakan, persis ketika naga "siluman" yang paling
> ditakuti -Nigth Furry- datang menyerang. Sebenarnya ia berhasil menembakkan
> alat itu kepada Nigth Furry, tetapi karena memang selalu bernasib sial,
> Hiccup kembali menimbulkan kekacauan dan kerugian besar dalam perang
> tersebut. Alhasil, ia kembali jadi bulan-bulanan kemarahan ayah dan
> bangsanya, walaupun ia berusaha mengatakan pada mereka bahwa senjatanya
> berhasil mengenai Nigth Furry, dan naga yang paling ditakuti sekaligus tak
> pernah terlihat wujudnya itu terjatuh disebuah bukit tak jauh dari
> pemukiman.
>
> Pengakuan yang sangat terlalu mustahil, terlebih bagi seorang Hiccup.
>
> Hingga akhirnya Hiccup berusaha membuktikan penglihatannya sendiri. Dan
> betapa terkejutnya ia ketika mengetahui senjatanya itu tidak hanya berhasil
> mengenai naga siluman itu, tetapi juga melukainya hingga naga yang paling
> ditakuti itu terluka dan tidak berdaya. Namun demikian Hiccup memutuskan
> tidak membunuh hewan yang sudah tidak berdaya itu. Ia terlalu berperasaan
> untuk melakukannya.
>
> Lewat proses pemahaman yang demikian unik, terjalinlah persahabatan antara
> Hiccup dan Nigth Furry, yang kemudian ia namai dengan Toothless. Tidak hanya
> itu, Hiccup berhasil memahami perilaku naga itu, dan menjadikan Nigth Furry
> hewan tunggangannya. Sesuatu yang luar biasa dan tidak akan pernah
> terpikirkan oleh seorang Viking, yang segera akan lari tunggang langgang
> jika mendengar teriakan Nigth Furry yang mendirikan bulu roma.
>
> Namun justru disinilah konflik itu mulai terjadi, ketika akhirnya
> persahabatan yang diharamkan ini diketahui oleh ayah dan bangsanya, sehingga
> mereka sangat murka terhadap Hiccup. Seperti biasa penjelasan Hiccup tentang
> naga-naga yang sebenarnya sama seperti perilaku bangsa Viking, dan manusia
> umumnya, yang membunuh jika terdesak dan merasa terancam, tidak pernah
> mendapat kesempatan untuk masuk kepikiran mereka. Mindset lama tentang
> "dibunuh atau terbunuh", terlalu menguasai pikiran mereka, sehingga
> pencerahan yang dibawa Hiccup dianggap sebuah dosa dan kesalahan fatal.
>
> Singkat cerita, pemahaman baru ini justru menjadi sebuah senjata yang luar
> biasa bagi Hiccup yang akhirnya membawa ia menjadi seorang pahlawan yang
> sangat dikagumi oleh bangsanya, dengan bekerja sama dengan Nigth Furry untuk
> membunuh seekor naga raksasa yang jahat, yang menjadi gembong yang memaksa
> naga-naga lain yang jauh lebih kecil untuk mencuri, merampok hewan bangsa
> Viking.
>
> Akhirnya para naga dan bangsa Viking tinggal berdiam dengan penuh harmoni di
> pemukiman yang sama.
>
> Sebuah pelajaran moral yang aku anggap paling mengesankan adalah betapapun
> lemah, kurang, berbedanya diri kita dengan standard baku yang berlaku
> dimasyarakat, namun keunikan yang kita miliki tetap dapat dijadikan senjata
> ampuh untuk meraih kesuksesan hidup. Dan kesuksesan itu bisa jadi berbeda
> dengan yang ayah kita, keluarga, boss dikantor, para motivator, orang
> kebanyakan gariskan sebagai sebuah kelaziman. Dulu, hanya Copernicus yang
> mengatakan dunia ini bulat. Ia jelas-jelas berbeda dengan seluruh manusia
> yang ada saat itu. Ia berpendapat, sedangkan yang lain tidak berpendapat.
> Mereka hanya menelan bulat-bulat apa yang sudah terlanjur diturunkan dari
> moyang mereka. Dan kini jika ada orang yang mengatakan bahwa bumi ini datar,
> pastilah semua orang menganggap orang tadi sudah kehilangan akal warasnya,
> persis ketika dulu Copernicus dianggap tidak waras oleh orang sejamannya.
> Jadi jelas, bahwa kebenaran tidak selalu identik dengan gerombolan.
>
> Para penyendiri, atau mereka yang dibuat sendiri, karena dianggap aneh oleh
> sekitar -walaupun tidak selalu mutlak benar- seringkali membawa pencerahan
> luar biasa bagi pola pikir yang sudah jenuh. Namun demikian memang tidak
> dapat disangkal bahwa kita adalah mahluk yang cenderung mengikuti arus masa
> kebanyakan.
>
> Tapi tunggu dulu, sebelum terlalu jauh ada baiknya jika istilah �kelemahan�
> atau �perbedaan� dalam hal ini, tentu bukan merupakan sebuah perilaku minus
> yang memang harus diubah.
>
> *Sifat kurangajar dan tidak hormat.
> Ketidakjujuran.
> Kebiasaan merendahkan.
> Berkata kasar dan suka menyakiti orang lain.
> Malah belajar.
> Penunda.
> dll*
>
> yang seringkali mewakili ungkapan �*Suka atau tidak, sifat ku memang begini�
> * aku rasa diluar kategori pembahasan kita. Itu bukan kelemahan-kelemahan
> yang dimaksud. Itu sesuatu yang harusnya �jika kita memiliki harga diri yang
> cukup kuat- mendapat prioritas untuk diperbaiki segera.
>
> *Lahir disebuah keluarga miskin.
> Tidak punya biaya untuk bersekolah.
> Punya keadaan fisik yang serba kurang
> (kurang tinggi, kurang cantik, kurang tampan).
> Cacat.
> Yatim piatu.
> Korban brokenhome.
> Dianggap bodoh/kurang pandai.
> Gagap.
> dll.*
>
> Adalah sederet keadaan tentunya masuk dalam kategori.
>
> Seorang teman yang dari kecil sangat hobby akan seni ketrampilan tangan
> baru-baru ini curhat padaku. Ia merasa keluarga �biasanya hambatan dan
> hinaan itu datang dari orang-orang terdekat- menganggap hobby dan
> ketrampilannya ini tidak memiliki masa depan, sehingga keluarga mengharuskan
> ia mencari pekerjaan yang lebih mapan, yang sebenarnya tidak ia sukai.
> Padahal ada sebuah pengalaman yang sampai kini begitu berkesan dihatinya
> adalah ketika hasil karyanya dibeli mahal oleh seseorang karena dianggap
> sangat unik. Ini terjadi ketika ia duduk dikelas enam SD. Tapi apa lacur,
> orang tuanya menganggap itu semua sebagai sebuah kebetulan belaka.
>
> Lain lagi cerita seorang kenalan, yang menjadi korban orang tua yang
> brokenhome. Ayah ibu bercerai. Ayah masuk penjara, ibu kawin lagi. Kini
> tinggalah ia sendiri berjuang bersama kedua adiknya yang masih kecil,
> bertahan hidup dengan beban psikologi yang begitu berat.
>
> Belum lagi seorang kenalan lain �kali ini wanita- yang karena merasa diri
> kurang menarik, memutuskan untuk tidak pernah memulai hubungan dengan
> seorang pria, hingga usia nyaris mendekati empat puluh tahun. �Dari pada
> terluka, mending tidak�, begitu ungkapan favorite nya.
>
> Seorang karyawan yang di-PHK justru dalam keadaan genting, istrinya sedang
> hamil tua, anak ke-3 !!!
>
> Seorang istri dengan dua orang anak yang kemudian ditinggal mati oleh sang
> suami.
>
> Dan lain-lain sebagainya. Mungkin kita tidak sadar bahwa cerita-cerita ini
> begitu sering hilir mudik didepan hidung kita.
>
> Kontras dengan itu semua, Anthony Robin dalam buku fenomenalnya : The
> Awakening of Giant Within bercerita tentang sebuah kekuatan luar biasa yang
> ada pada diri setiap insan. Kekuatan yang seringkali tertidur dan menunggu
> untuk disadari eksistensinya, untuk kemudian mengambil alih peran hidup yang
> sementara ini dilakoni dengan tanpa daya.
>
> Uniknya, seringkali kita membayangkan kekuatan itu sebagai sesuatu yang
> dashyat seperti : naga, harimau atau raksasa. Tentu saja tidak sepenuhnya
> keliru, karena memang daya dan kekuasaannya memang sehebat mahluk-mahluk
> tersebut.
>
> Namun sebagaimana hidup yang selalu bermain petak umpet dalam cara-cara
> siluman (berkah dalam kemalangan, kegagalan mendahului kesuksesan, malaikat
> dalam rupa tak sewajarnya) kekuatan-kekuatan tadi lebih sering mengambil
> rupa justru dalam wujud yang sangat tidak kita sukai alias yang tidak kita
> duga. Kelemahan-kelemahan yang memalukan, yang membuat minder dan menekan
> urat syaraf itulah wujud mereka mula-mula.
>
> Kini tergantung kita, apakah kita punya cukup keberanian untuk berhadapan
> dengan kelemahan-kelemahan itu �yang sebenarnya adalah naga, harimau atau
> raksasa yang sedang malih rupa. Ataukah kita karena putus asa, minder,
> merasa sial atau disia-siakan oleh hidup memilih balik kanan bubar jalan,
> atau mendekam dipojok ruangan hingga akhir hidup kita sambil terus bergumam
> tentang betapa menyedihkannya diriku ini.
>
> Bahkan seekor naga (baca : kekuatan naga) pun perlu dilatih untuk
> memunculkan kekuatan mereka yang sebenarnya. Bagaimana cara melatihnya ? How
> to train your dragon ? Simple, dengan mengakui keberadaan mereka, kemudian
> mensyukuri semua kelemahan, keterbatasan kekurangan dan ketidakstandaran
> kita, lalu berhadapan face to face dengan hidup ini bersenjatakan
> kelemahan-kelemahan itu.
>
> Maka segera saja kita akan temukan betapa sesuatu yang kita anggap kelemahan
> adalah senjata pamungkas yang diberikan Sang Pencipta kepada kita. Dalam
> arti kata, kita sudah dipersiapkan sebaik mungkin �jauh sebelum kita lahir-
> untuk menjadi lebih dari sekedar pemenang. DIA adalah pihak yang paling tahu
> bagaimana cara membentuk kita sehebat yang prototype yang sebenarnya IA
> rancang.
>
> ***
>
> --
>
> what a wonderfull world !
> Made Teddy Artiana, S. Kom
> photographer & penulis
> http://semarbagongpetrukgareng. blogspot. com/
> 081317822720
>
--
"Ramaditya Skywalker: The Indonesian Blind Blogger"
- Eko Ramaditya Adikara
http://www.ramaditya.com
- 6.
-
[OOT - Info Workshop] Jalan-jalan sambil kursus menulis singkat di S
Posted by: "jazzy.gardens" jazzy.gardens@yahoo.com jazzy.gardens
Sun Apr 4, 2010 6:09 pm (PDT)
Dear all,
Kesempatan terakhir untuk pendaftaran. Bagi yang menyukai dunia tulis menulis, akan diadakan kursus menulis singkat sambil jalan hemat bareng Claudia Kaunang di Singapura. Acara ini berkolaborasi dengan salah satu sekolah jurnalis di Singapura. Claudia adalah penulis buku budget-traveling "Rp 2 juta Keliling Thailand, Malaysia, & Singapura", "Rp 2 juta Keliling Macau, Hong Kong, & Shenzhen", dan "Rp 500 ribu Keliling SIngapura".
Tanggal: 23-25 April 2010
Biaya: Rp 980.000,- termasuk penginapan + makan pagi + internet, seluruh transportasi, makan siang, modul dan material, writing kit, kursus menulis di dalam dan diluar kelas, jalan-jalan di Singapura, dan masih banyak lagi.
Kapasitas kursi hanya tinggal 10 orang, dan pendaftaran akan ditutup sebentar lagi. Info lebih lanjut bisa dilihat di www.travelingispossible.com atau email ke traveling.is. possible@ .gmail.com
Terima kasih untuk moderator sudah merilis info ini.
- 7.
-
[Karyaku] Kenapa Tidak Pakai
Posted by: "deesiey" deesiey@gmail.com deesiey
Sun Apr 4, 2010 6:11 pm (PDT)
Lapar mendorongku ke minimarket malam itu.
Kuambil dua bungkus mie instan, dan sebotol minuman dingin. Kubawa ke
kasir..halah kayak lagu saja.
Enam ribu rupiah mbak, kata si kasir.
Kukeluarkan lembaran sepuluh ribu-an, aku tidak lupa berpesan. *"Nggak usah
pakai plastik mas,"* pesanku ke mas yang siap mengambil kantong plastik
putih.
Dia sempat bengong saat aku mulai memasukkan dua bungkus mie instan tersebut
ke kedua kantong celanaku, dan aku pun menjawab, *"Masih bisa dikantongin
khan?"*
Mbak kasirnya pun celetuk, *"Lebih praktis."*
Aku pun menjawab, *"Ya, dan mengurangi pemakaian kantong plastik,"*
Setelah aku menerima kembalian belanjaku, aku pun berjalan pulang,
meninggalkan mas tersebut dalam tanda tanya. Mengurangi kantong plastik? Apa
hubungannya?
Aku paham bagi sebagian orang ini masih belum dipahami.
Tahu mungkin, tapi mungkin kurang paham.
Aku pun dulu berpikiran yang sama. *Dooh, pakai plastik khan tidak perlu
ngantongin sini ngantongin sana. Cukup tenteng doang.*
Tapi berkat Bruder Dieng, Romo Andang, dan beberapa temanku di
*Gropesh*<http://gropesh.multiply. >,com/
aku pun mulai memahami mengapa hal seperti ini harus dimulai dari sekarang.
Ya ya ya, memang atas nama lingkungan hidup. Semakin sedikit kantong plastik
yang digunakan, sampah plastik (yang memiliki waktu urai ribuan bahkan
ratusan tahun) pun bisa semakin sedikit.
*Can't you imagine that? Less plastic waste. One step closer to a better
earth.*
Tapi aku pun menambahkan sedikit pemahaman dalam gaya hidup tersebut. Ya,
supaya nggak jadi cuma ikut-ikutan saja. :P
Bahwa dulu...sebelum kantong plastik diciptakan, manusia bisa kok hidup
tanpa plastik. Walau sulit, walau ribet, tapi bukannya tidak bisa khan?
Lagipula, dua tangan yang ku miliki ini masih bisa digunakan khan?
Hanya sekedar menenteng dua bungkus mie instan, dan sebotol minuman dingin
masih bisa kok.
Kalau tidak muat, masih ada kantong celanaku kok. :P
Bahkan seharusnya membiasakan diri membawa tas belanja saat mau pergi
belanja. Jadi barang belanjaannya bisa dibawa di tas. Bukan menggunakan
plastik.
Aku pun sering kali membayangkan dengan takut jika suatu saat penggunaan
plastik tak terkontrol.
Kebayang nggak sih itu tumpukan sampah plastik yang tak bisa terurai?
Kebayang nggak sih jika jalan jalan itu dipenuhi dengan sampah plastik?
Kalau tidak terbayang...pernah nonton *Wall-E*? Belum? Coba deh tonton, dan
lihat bagaimana jika sampah memenuhi bumi.
Aku rasa aku sih tidak mau deh sampai seperti itu. Itu sih gawat banget.
Aku rasa cukuplah kejadian orang tertimpa tumpukan sampah di TPA. Masa mau
kejadian lagi?
Atau mungkin masih mau menunggu itu terjadi padamu?
Oke lha...untuk tidak benar-benar menggunakan plastik itu sulit sekali.
Tapi setidaknya...ada beberapa cara khan untuk mengurangi penggunaan plastik
tersebut?
Hanya satu cara, hanya mengurangi 1 plastik setiap kali belanja.
Bayangkan jika 10.000 orang melakukannya. Berarti bumi telah terselamatkan
dari 10.000 sampah plastik.
*SEE!*
Masih berpikir hal-hal kecil tidak berarti?
Jadi kenapa harus aku menenteng belanjaanku tanpa kantong plastik?
Ya untuk mengurangi sampah plastik?
Jadi kenapa aku harus mengurangi sampah plastik?
Ya untuk kehidupan yang lebih baik.
Bumi yang lebih baik. Baik untukku..ataupun anak cucuku nanti.
Bagaimanapun juga...aku masih memimpikan bumi yang hijau, langit yang cerah,
dan udara yang segar.
Bagaimana denganmu?
05 April 2010
Cintailah bumi yang diciptakanNya teristimewa untukmu
--
http://sampiran.blogspot. com/
- 8.
-
[Artikel] Berdo'alah Memohon Husnul Khatimah
Posted by: "ali" ali.hozi@yahoo.co.id ali.hozi
Sun Apr 4, 2010 6:14 pm (PDT)
By : Alihozi
Rasulullah,SAW bersabda dalm sebuah hadist : Bahwasanya Dialah Tuhan, tiada Tuhan melainkan Dia, adalah seseorang kamu akan beramal dg amalan ahli surga sehingga jarak antaranya dg surga itu hanya sehasta saja, tiba - tiba kitabnya telah mendahuluinya, lalu ia pun beramal dg amalan ahli neraka, maka ia akan masuk ke dalam neraka. Dan adalah seseorang kamu akan beramal dg amalan ahli neraka, sehingga jarak antaranya dg neraka itu hanya sehasta sja, tiba-tiba kitabnya telah mendahuluinya, lalu ia pun beramal dg amalan ahli surga, amak ia akan masuk surga"
Hadist tsb amat menakutkan bagi ahli taqwa dan orang-orang yg lurus perjalanan hidupnya, bagaimana lagi dg orang-orang yg sering tidak perduli dan keliru dalam urusan agamnya. Sebagian salafus saleh berkata :" Demi Allah,tiada seorang akan terselamat dari agamanya, kiranya ia akan dibelokkan Allah,SWT niscaya ia akan berbelok. Lantaran itu mereka senantiasa dalam kebimbangan kalau-kalau mereka kelak diwafatkan di dalam Su'ul khatimah, meskipun amal bakti mereka telah cukup dan dosa mereka sedikit.
Seorang manusia memang tiada berkuasa untuk mematikan dirinya di dalam agama Islam akan tetapi Allah,SWT meluangkan baginya jalan untuk itu . Oleh karena itu kita yg mengaku Muslim wajib berusaha untuk memelihara keislamannya dan menguatkannya dg mengerjakan segala perkara yang diperintahkan oleh Allah,SWT. Sebab orang yg melalaikan perintah-perintah Allah Ta'ala itu akan memudahkan dirinya untuk mati di dalam kepercayaan yg bukan Islam. Sesungguhnya melalaikan perintah Allah itu adalah bukti yg terang atas keitdakpedulian menunaikan hak-hak agama dan mengambil enteng dg perkaranya.
Wajib atas setiap Muslim juga meninggalkan kejahatan dan mengerjakan dosa, karena bila tidak yg demikian itu akan melemahkan keislmannya dan meletakkannya di tempat yg rendah. Hal ini akan menggugurkan asas-asas keislaman seseorang dan menyebabkannya mudah tercabut Islamnya ketika menghadapi maut. Kalau sampai terjerumus dalam sebuah dosa atau kesalahan segeralah bertaubat dan tidak mengulanginya kembali.
Terakhir, seseorang Muslim yg ingin meninggal dalam keadaan Husnul Khatimah haruslah selalu berdo'a memohon agar Allah,SWT mewafatkannya dalam Husnul khatimah, karena tiada daya upaya kecuali hanyalah dg pertolongan Allah,SWT juga agar kita bisa meninggal dalam keadaan Husnul Khatimah dan kalau kita berdo'a memohon Husnul Khatimah syaitan yg terkutuk itu akan berkata :" Aduh! orang yg memohon Husnul Khatimah itu telah mematahkan tulang belakangku. Celaka, bilakah ia mau membangga-banggakan amalannya. Aku kuatir ia telah tahu tipu dayaku."
Demikianlah, catatan kecil saya pada kesempatan kali ini yg saya ambil dari beberapa kitab terkenal Semoga Allah,SWT memewafatkan kita dalam keadaan Husnul Khatimah dan melindungi kita dari meninggal dalam keadaan Su'ul Khatimah...Amiin Ya Rabbal 'alamin.
Wallahua'lam
Salam
Al-FAqir
Alihozi http://alihozi77.blogspot. com
- 9a.
-
Antologi "Sebilah Sayap Bidadari: Memorilibia 7,9 SR."
Posted by: "galuh pramono" galoeh11_arch@yahoo.com galoeh11_arch
Sun Apr 4, 2010 6:14 pm (PDT)
Temans...
Masih dalam rangka membantu sesama.. Kalau ada rejeki, silahkan menyisihkan untuk beli buku ini ya...
Antologi "Sebilah Sayap Bidadari: Memorilibia 7,9 SR."
Tulisanku juga ada di dalam situ...
Thx u before...
:::
Antologi "Sebilah Sayap Bidadari: Memorilibia 7,9 SR."
Penulis:
Dwi Januanto Nugroho, Nursalam AR, Fira Basuki, Abdullah Khusairi, Dyra Hadi, Nuril Annissa, Igoy el Fitra, Dea Anugrah, Benny Arnas, Asep Sambodja, Irawan Aji, Zelfeni Wimra, Timra Madana Pitri, Mariska Anggraini, Endik Koeswoyo, Yandigsa, Muhammad Sholihin, Raudhatul Usnami, Karina Anggara, Irawan Senda, Sulfiza Ariska, Akhyar Fuadi, Zandika Alexander, Silfia Hanani, Feryanto Heady, Darwis Ramadhan, Galuh Parantri, Arif Puji G. Luckty Giyan Sukarno, Bejo Halumajaro, Pamungkas WH, Gayatri Parikesit, Monica Petra Karunia, Sulistyawati, Rahmad Ibrahim, Haerul Ibrahim, Haerul Said, Addiarahman, Salman Aristo, Dewi "dee" Lestari, Muhammad Nasir, Muhammad Zikri.
RAPALAN
TERIMA KASIH
"Grrrrrrrrrrrrrrr.."
BUMI BERGUNCANG, tanah menari bagaikan seekora naga yang baru saja terbangun dari tidurnya. Melontarkan tanah dan lumut di batang badannya. Berhamburan meningkahi udara, dengan raungan dari inti bumi yang bergerak, bersigesak. Di rembang petang 30/S/2009, tanah Minangkabau, meraungkan getar 7,9 Scala Richter. Menjadi lonceng bagi para laron, mengarak bantuan; uang, obat-obatan, selimut serta pakaian. Lalu mereka dirikan sarang, berbentuk rumah-rumah darurat dari terpal yang berwarna-warni. Sementara dari Jambi, di Jalan Lintas Sumatera, raung sirene ambulance mengoyak tudung malam dan menyentil hati untuk melakukan sesuatu. Hendak menjadi laron ataukah yang lainnya. Meramu bala bantuan kemanusiaan.
Jedah dari getar 7,9 scala richter itu.
Pergulatan mencuat. Akankah menjadi laron, mengungsungi tenaga membawa keranda atau menjadi lebah, hanya meneteskan sedikit madu, tapi sama-sama menjadi obat laiknya kepakan sayap para laron yang menjadi payung teduh. Ya, akhirnya diputuskan untuk meramu kata dari penulis-penulis di Nusantara. Untuk kemudian dikumpulkan dalam sebuah antologi "Sebilah Sayap Bidadari: Memorilibia 7,9 SR".
[Pengalan Terima Kasih dari Antologi "Sebilah Sayap Bidadari: Memorilibia 7,9 SR."]
------------
Buku ini telah terbit! DAPAT DITEMUKAN DI TOKO BUKU SEPERTI GRAMEDIA, TOGA MAS, SOCIAL AGENCY, de el el. di seluruh Indonesia.
Untuk penulis yang bersedia menjadi distributor dan membantu mempromosikan buku ini, silahkan hubungi Penerbit Pustaka Fahima.
d/a: Jl. Munggur No.7. Telp/Fax (0274) 585374
Atau Pak Bambang: 081328408023
Best Regards
Galuh Prasamuarsi Parantri
- 10.
-
Preview SL MPPO Jilid 2: Dancing in the Dangerland
Posted by: "Budi Setiawan" bukik_psi@yahoo.com bukik_psi
Sun Apr 4, 2010 7:38 pm (PDT)
Shared Learning MPPO Jilid 2 akan memainkan sebuah skenario yang berjudul:
Dancing in the Dangerland
(ini bukan Bang Bang Tut! Ini bukan pula Dewi Inkrea! Ini kehebohan pementasan SL MPPO Jilid 1)
Ada anak sebatang kara, dapat warisan 100 ha tanah. Hiduplah dengan menjual warisan itu, hingga tak tersisa. Apa yg terjadi menurutmu?
Anak itu bernama indonesia. Pendapatan kita 95% dr penjualan bahan mentah dan bahan baku. Industri kreatif hanya menyumbang 5.68% dari PDB. Apakah nasib anak itu sdh terbayang saat ini?
Ini beberapa cuplikan atau preview dari skenario tersebut!
Aku! Akulah hasil dari benih kutukan, pertengkaran, egoisme dalam diri kalian! Aku! Raja BANG BANG TUT! #fiksimini #9aprilheboh
Bang Bang Tut: "aku akan menyerap semua cahaya. Kan kuhancurkan Simaluwatuku hingga tak berbekas lagi" #fiksimini #SLMPPO2
"Aku adalah terang, dari gelapmu yang telah terlahir. Aku adalah cahaya, dari pekatmu yg telah terpecah". Akulah Dewi Inkrea #fiksimini #SLMPPO2
Linumbahi sejat jat pinaggeng. Metuju siji pangarep rep, pandelelng leng, pusoko lan gumluruh antep dumunung pungguh panembah Inkrea #fiksimini #SLMPPO2
Ini adalah cerita sebuah negeri. Yang tenggelam dalam masa lalu. Dan mengutuki masa kini. Apapun, semuanya salah. Ibarat lalat, dimanapun tetaplah salah #fiksimini #SLMPPO2
Ini adalah cerita sebuah negeri.Rakyatnya asyik mengutuk.Menebar kelam ke penjuru negeri.Seolah turun temurun terkutuk #fiksimini #SLMPPO2
Ini adalah cerita putera negeri. Ibarat binatang jalang. Lepas menyeruak kawanannya. Menerabas semua kekang. #fiksimini #SLMPPO2
Ini adalah cerita puteri negeri. Diujung jalan berdiri sendiri. Semangat menebarkan imajinasi. Walau sinis menghantam tanpa henti.#fiksimini #SLMPPO2
Ini adalah cerita putera negeri. Diluas hamparan sepi. Punguti asa demi asa. Memahat sebentuk bangsa. #fiksimini #SLMPPO2
Ini adalah cerita puteri negeri.Para pejuang yg terus berlari. Mengumpulkan seluruh energi. Demi terbitnya sang mentari. #fiksimini #SLMPPO2
Ini adalah cerita puteri putera negeri. Jalar menjalar terus menari. Menebarkan seluruh energi. Demi terangnya seluruh negeri #fiksimini #SLMPPO2
Pengen tahu bagaimana serunya? Tertantang untuk terlibat? http://mppo.psikologi. atau http://berbahaya.unair.ac. id org
Sumber: http://bukik.org
Nikmati chatting lebih sering di blog dan situs web. Gunakan Wizard Pembuat Pingbox Online. http://id.messenger.yahoo.com/ pingbox/
Need to Reply?
Click one of the "Reply" links to respond to a specific message in the Daily Digest.
MARKETPLACE
Change settings via the Web (Yahoo! ID required)
Change settings via email: Switch delivery to Individual | Switch format to Traditional
Visit Your Group | Yahoo! Groups Terms of Use | Unsubscribe
Tidak ada komentar:
Posting Komentar