19 Kiat Hidup Berkah: Kiat 2 Di Masjid
sumber, http://mubarok-
Setelah bangun tidur dan membersihkan diri, ditekankan untuk
menjalankan salat subuh secara berjamaah, baik di rumah sekeluarga
atau di masjid bersama masyarakat banyak (terutama pria). Jika anda
pergi ke masjid, maka adabnya adalah sebagai berikut:
1. Mengenakan pakaian yang bersih dan pantas, seperti yang dimaksud al
Qur`an:
Artinya: Wahai bani Adam, kenakanlah pakaianmu yang indah di setiap
kali kamu memasuki masjid. (Q/7:31)
2. Tidak mengotori masjid, misalnya meludah dengan sembarangan.
Menurut hadis Rasu¬lullah: meludah di masjid adalah dosa, pene¬busnya
ialah dengan menghilangkannya.
3. Menghindarkan diri dari bau tak sedap yang menggaggu orang lain,
seperti bau jengkol, bau bawang, atau bau badan karena belum mandi dan
sebagainya. Rasulullah bersabda:
Barang siapa makan bawang putih, maka sekali-kali jangan mendekati
masjid kami. (muttafaq `alaih)
4. Tidak membicarakan urusan bisnis, apalagi transaksi di dalam
masjid, Rasulullah ber¬sabda:
Seandainya kalian itu penduduk di sini (bukan tamu) sungguh akan
kucambuki kalian, karena kalian berteriak-teriak di masjid Rasulullah.
(H.R. Bukhari)
5. Mengerjakan salat tahiyatal masjid, dua rakaat. Rasulullah bersabda:
Apabila seseorang diantara ka¬lian masuk masjid, maka janganlah duduk
dulu sebelum salat dua rakaat.
6. Tidak meninggalkan masjid jika azan sudah dikumandangkan. Seperti
yang dikatakan oleh hadis riwayat Abu Hurairah.
7. Memperpanjang jarak perjalanan ke masjid agar jumlah langkahnya
lebih banyak, misal¬nya dengan mengambil rute yang berbeda-beda.
Rasulullah bersabda:
Barang siapa bersuci di rumahnya, lalu pergi ke salah satu masjid
untuk menunaikan kewajiban salat fardlu, maka semua langkahnya yang
satu menggugurkan dosanya dan yang lain mengangkat derajatnya. (H.R.
Muslim)
8. Sepanjang perjalanan menuju ke masjid hen¬daknya membaca doa,
seperti yang diajarkan oleh Rasulullah :
Allahummaj `al fi qalbi nu ran, wafi lisa ni nu ran, waj `al fi sam 1I
nu ran, waj `al fi basari nu ran, waj `al min khalfi nu ran, wa min
ama mi nu ran, waj `al min fauqi nu ran, wamin tahti nu ran, Allahumma
a`tini nu ran.
Artinya: Ya Allah jadikanlah cahaya di hatiku dan di lidah¬ku,
jadikanlah pula cahaya di pendengaranku dan pengli¬hatanku, ya Allah,
jadikanlah cahaya dari belakangku dan dari hadapanku, jadikanlah pula
cahaya dari atasku dan dari bawahku, ya Allah berikanlah kepadaku
cahaya Mu. (muttafaq `alaih)
9. Memulai dengan kaki kanan ketika memasuki masjid, sambil membaca doa:
Bismillahi was sala tu was sala mu `ala rasulillah. Allahumma iftah li
abwa ba rahmatika
Artinya: Dengan nama Allah, salawat dan salam kepada Rasulullah Nya,
ya Allah bukakanlah kepadaku semua pintu rahmat Mu. (H.R. Muslim)
10. Saat ke luar dari masjid, mendahulukan kaki kiri, dan membaca doa:
Bismillahi was sala tu was sala mu `ala rasulillahi Allahumma inni
as`aluka min fadhlik
Artinya: Dengan nama Allah, salawat dan salam kepada Rasulullah Nya,
Ya Allah sesungguhnya aku mohon anugerah Mu. (H.R. Muslim)
sumber, http://mubarok-
Salam Cinta,
agussyafii
============
Sekiranya berkenan mohon kirimkan komentar anda melalui
achmad.mubarok@
============
Menuju Ahli Dzikir, Ahli Fikir, dan Ahli Ikhtiar
===================================================
website: http://dtjakarta.or.id/
===================================================
Change settings via the Web (Yahoo! ID required)
Change settings via email: Switch delivery to Daily Digest | Switch format to Traditional
Visit Your Group | Yahoo! Groups Terms of Use | Unsubscribe
__,_._,___
Tidak ada komentar:
Posting Komentar