Rabu, 11 Juni 2008

[daarut-tauhiid] Tahajjud vs EURO 2008

PERCIKANIMAN.ORG - Tak ayal lagi sejak tangggal 7 kemarin sampai
dengan akhir bulan juni ini, masyarakat dunia, masyarakat Indonesia
dan khususnya kampung saya terutama kaum Adam yang gila bola
dipastikan kurang tidur. Setiap malam begadang untuk menyaksikan
perhelatan akbar sepakbola di benua Eropa lewat 5 stasun TV
(hmmm..nggak tanggung-tanggung). Sebagian masyarakat menganggap inilah
salah satu obat melupakan kesusahan dimana harga BBM yang baru saja
naik dan berbagai kesulitan pokok yang menghimpit kaum menengah ke
bawah bangsa ini.

Khusus bagi umat Islam adanya tontonan sepakbola ini tidak hanya
sekedar sebagai hiburan olahraga emosi dan mata tetapi bisa dijadikan
"Alat" untuk melatih dan mensukseskan ibadah kita. Kita semua tahu jam
tayang dari Swiss & Austria itu "bentrok" dengan seperti tiga malam
yang notabene jam ibadah mulia kita, yakni Shalat Tahajjud.

Tahajud merupakan amalan sunah yang sangat dianjurkan.
QS.17:79. Dan pada sebahagian malam hari bersembahyang tahajudlah kamu
sebagai suatu ibadah tambahan bagimu: mudah-mudahan Tuhan-mu
mengangkat kamu ke tempat yang terpuji.

Selain itu, seorang yang mengaku "benar-benar" beriman harus punya
ciri seperti ini:
QS.32:16. Lambung mereka jauh dari tempat tidurnya, sedang mereka
berdoa kepada Tuhannya dengan rasa takut dan harap, dan mereka
menafkahkan sebahagian dari rezeki yang Kami berikan kepada mereka.

Ibadah ini dilabeli "sangat mulia" karena juga tidak mudah untuk
melakukannya (apalagi menjadi rutinitas). Disaat hormon-hormon tubuh
menginginkan istirahat (karena mendeteksi kegelapan), kita harus
berjuang melawan diri sendiri : tidak hanya membuka mata, tapi harus
berjalan untuk wudhu dan merasakan dinginnya air untuk bersiap
"bercengkrama" dengan Allah swt. Disisi lain TV kita menunggu untuk
dihidupkan, atau menunggu untuk ditonton.

Rasulullah SAW bersabda, "Setan akan mengikat tengkuk seseorang dari
kamu ketika dia tidur dengan tiga ikatan. Setiap satu ikatan, setan
berkata, 'Atas kamu malam yang panjang, maka tidurlah kamu'. Jika dia
bangun, lalu berzikir kepada Allah, lepaslah satu ikatan. Jika dia
berwudhu, lepaslah satu ikatan lagi. Jika dia shalat, lepaslah ikatan
ketiga sehingga dia merasa segar dan hatinya merasa enak. Jika tidak
melakukan yang demikian itu maka dia menjadi malas dan buruklah
hatinya". (HR Bukhari dan Muslim).

Dan jangan lupa sobat!!! Allah swt memberikan bonus istimewa jika
makhluknya mampu dengan ikhlas dan benar dalam ber-tahajjud (dimana
orang lain tertidur lelap dibuai mimpi). Inilah bonusnya :
Abu Hurairah ra. meriwayatkan bahwa Rasul bersabda: "Tuhan kita
(Allah) Azza Wajalla tiap malam turun ke langit dunia pada sepertiga
malam terakhir". Rasul melanjutkan, "Pada saat itulah Allah SWT
berfirman: 'Barang siapa berdoa kepada-Ku pasti Aku kabulkan; barang
siapa meminta kepada-Ku pasti Aku beri; dan barang siapa meminta
ampunan kepada-Ku pasti Aku ampuni'".

Kemudian juga,

Dari Amar bin Abas berkata, "Saya mendengar Rasulullah SAW bersabda:
'Sedekat-dekatnya hamba kepada Allah ialah di sepertiga malam
terakhir, maka jika engkau termasuk golongan orang yang berzikir
kepada Allah pada waktu itu, usahakanlah!" (HR. Tirmidzi).

Karena itu, betapa ruginya bila waktu emas tersebut terlewat sia-sia
hanya dikarenakan dengan sesuatu yang sedikit manfaatnya (nonton EURO
tentunya). Shalat Tahajjud terbukti melahirkan ketenangan jiwa,
terkabulnya doa, kepekaan diri, sehat badan, dan semangat hidup yang
berlipat; maka sebaliknya "asyiknya" nonton bola memberikan
kegembiraan/kekecewaan sesaat, mata kurang tidur, vitalitas diri
menurun, kadang shalat subuh kesiangan, terganggunya kesehatan, hingga
buyarnya konsentrasi.

Dengan adanya tontonan bola ini, sobat termasuk kategori yang nomor
berapa ??
1. Sangat merasa terganggu. Sehingga nonton sepakbola tidak perlu
karena mengganggu kehusyu'an dan keikhlasan tahajjud
2. Siap atur waktu sehingga Tahajjud jalan, nonton bola juga jalan.
Menganggap sebagai latihan bangun malam untuk diteruskan di kemudian hari
3.Yang penting nonton bola. Tahajjud adalah sunnah dan bisa
dilaksanakan lain waktu

Demikian pentingnya waktu sepertiga malam dan waktu subuh, maka kita
harus jadi ummat yang cerdas. Tentunya sobat tidak menginginkan ini
bukan??? karena terlalu asyik/hanyut menonton sepakbola ternyata
tahajjud tidak dilaksanakan, subuh ketinggalan, bangun kesiangan dan
terganggu produktifitas dan berkarya.

Bagi sang istri...bantu suami ya! biar bisa dan tidak lupa shalat
tahajjud sama-sama

Semoga bermanfaat.

by yuda
http://www.percikaniman.org
"Menuju Era Dakwah Tanpa Batas"

__._,_.___
===================================================
Menuju Ahli Dzikir, Ahli Fikir, dan Ahli Ikhtiar
===================================================
       website:  http://dtjakarta.or.id/
===================================================
MARKETPLACE

You rock! Blockbuster wants to give you a complimentary trial of - Blockbuster Total Access.
Recent Activity
Visit Your Group
How-To Zone

on Yahoo! Groups

Discuss home and

garden projects.

Yahoo! Groups

Familyographer Zone

Learn how to capture

family moments.

Y! Groups blog

The place to go

to stay informed

on Groups news!

.

__,_._,___

Tidak ada komentar: