Bapak Zaenal Arifin yang di Rahmati Allah,
Saya mengerti tentang dilema yang sedang anda hadapi, saya juga pernah mengalaminya, sering malah.
Tentang cara menghimbau seseorang / kelompok, sebaiknya kita menggunakan kalimat yang sesuai dengan kondisi emosi orang / kelompok yang kita himbau tersebut, jangan terlalu fanatik ( kalo gak mau dibilang "keras" ) misalnya yang kita himbau anak - anak, gunakan bahasa anak2 yang bisa dimengerti anak2, jangan sampai menyakiti yang lain. yang jelas, gunakanlah bahasa yang tepat.
Jika telah terlanjur yang kita himbau merasa tersakiti (padahal anda tidak ada niat tentunya) mintalah ma'af kepada beliau, meskipun anda merasa benar, tunjukkan jiwa besar jika dia (orang yang dihimbau) merasa yang anda lakukan tidak sesuai dengan yang dia inginkan.
jelaskan ke beliau, anda tidak bermaksud menyakiti, ikut campur atau apalah, hanya ingin meluruskan saja, namun begitupun, anda tetap meminta ma'af ke beliau.
bukankah banyak sekali cara berdakwah ? diam juga termasuk cara berdakwah (dengan menyalahkan didalam hati) tapi itu adalah selemah - lemah iman. memberi contoh & tauladan adalah sebaik - baik dakwah.
Dalam hal ini, anda bukan saja Hablumminallah, Hablumminannas juga khan, so, pandai2lah menyikapi manusia yang mempunyai sifat beraneka rupa. dan satu hal yang perlu diingat, tidak semua yang kita inginkan sesuai dengan yang terjadi. ( No body perfect)
Mohon ma'af kalo kurang berkenaan, saya cuma makhluk yang fakir,
Wassalam
Rosni
----- Original Message -----
From: Zaenal Arifin
To: daarut-tauhiid@
Sent: Monday, June 16, 2008 4:45 PM
Subject: [daarut-tauhiid] Mohon dibantu wahai saudaraku
Assalamualaikum
Saya menghimbau seseorang, tapi seseorang itu menganggap himbauan saya itu adalah suatu fitnah buat dia padahal himbauan yang saya berikan hanya suatu peringatan terhadap sesama muslim, yang saya tanyakan apakah saya berdosa karena membuat seseorang itu sakit hati?(walau saya berniatnya untuk menghimbau atau memperingati sesama muslim), bagaimana yang harus saya lakukan biar saya tidak usah lagi menghiraukan sekitar saya kalau yang saya hiraukan menganggap suatu fitnah??saya merasa bingung, klo cuek dosa tapi klo perhatian ke sesama muslim, tapi orang yang saya perhatiin malah sakit hati karena perhatiaan yang saya berikan...
Tolong dibantu yah semuanya
Wassalamualaikum.
[Non-text portions of this message have been removed]
[Non-text portions of this message have been removed]
Menuju Ahli Dzikir, Ahli Fikir, dan Ahli Ikhtiar
===================================================
website: http://dtjakarta.or.id/
===================================================
Change settings via the Web (Yahoo! ID required)
Change settings via email: Switch delivery to Daily Digest | Switch format to Traditional
Visit Your Group | Yahoo! Groups Terms of Use | Unsubscribe
__,_._,___
Tidak ada komentar:
Posting Komentar