Sabtu, 07 Juni 2008

[sekolah-kehidupan] Digest Number 2026

sekolah-kehidupan

Messages In This Digest (11 Messages)

Messages

1.

Daftar Milad ESKA

Posted by: "Divin Nahb" divin_nahb_dn@yahoo.com   divin_nahb_dn

Fri Jun 6, 2008 6:55 am (PDT)

Mbak Diah......
Menyusul walau telat

salam

DIVIN NAHB

2.

[BUKU] Besok, Bedah Buku "Ada Cinta di Masjidku", UNISBA Bandung

Posted by: "Rumah Ilmu Indonesia" rumahilmubandung@gmail.com   rezaervani

Fri Jun 6, 2008 7:53 am (PDT)

Assalamu alaikum warahmatullahi wabarakatuh,
Alhamdulillah insya Allah besok buku pertama Rumah Ilmu Indonesia
Publishing akan dibedah untuk pertama kalinya di UNISBA Bandung.

Insya Allah yang akan membedah buku pertama ini diantaranya :

1. Reza Ervani (Penulis)
2. Adhitya Purana (Direktur Rumah Ilmu Indonesia Publishing)
3. Mif Baihaqi (Ketua Jurusan Psikologi Universitas Pendidikan
Indonesia)
4. Ustadz Fuad Muhsin (MQTV)

Moderator : Argiantara, Ph.D

Lokasi : Masjid Al Asyari, UNISBA Bandung
Waktu : 09.00 s.d. 12.00 WIB

Dateng ya .. dateng ya..
Info : Uni Intan (0813 212 90770)

Salam,
Rumah Ilmu Indonesia
Departemen Penerbitan
www.rumahilmuindonesia.net

3a.

mb dyah, mb nia, mb novi >Re: kisah di awal bulan

Posted by: "novi_ningsih" novi_ningsih@yahoo.com   novi_ningsih

Fri Jun 6, 2008 9:48 am (PDT)

ni, mbak sasa itu mbak icha, anisa kufa yang ngarang buku "muslimah ga
gitu, deh" bareng ama flp dki, bukan mbak syasya :D

hehehe, iya nih mbak icha nyuruh nikah ya?
:D

doakan saja...

halah

piss

novi

--- In sekolah-kehidupan@yahoogroups.com, "Nia Robiatun Jumiah"
<musimbunga@...> wrote:
>
> jadi nyuruh kite2 nikah nih?halah
> hi..hi..
> no comment...
> makasih ya sudah berbagi...
> btw pas aku lihat mba Sya di lembang seneng banget pas hamil tambah
cantik..
> jadi intinya...
> segera hamil lagi ya mba..sya..
> ibu pingky yang cantik..
> hi..hi..
>
> Pada 6 Juni 2008 15:52, sasa909691 <sasa909691@...> menulis:
>
> > salam kenal mbak-mbak semua... mau ikutan nimbrung nih. dulu
saya juga
> > pernah ngalamin kisah sedih awal bulan berkenaan dengan gaji waktu
> > awal-awal bekerja. kayaknya gaji cuma mampir saja pas buat bayar kos,
> > makan dan transport.
> >
> > cuma herannya kok ya tiap kali saya ada kebutuhan mendadak, selalu ada
> > rejeki tambahan sehingga nggak perlu lagi ngurangi jatah kos, makan
> > dan transport. lama-lama saya renungkan mungkin ini yang namanya
> > rejeki barokah, rejeki yang mencukupi saya dan bisa mendekatkan saya
> > pada Allah.
> >
> > lalu saya mulai mencari peluang disela-sela ngajar, baik itu berupa
> > ngajar malam atau proyek-proyek penelitian dan desain rumah
> > kecil-kecilan. kebetulan selain ngajar saya juga hobi nulis dan desain
> > rumah tinggal. alhamdulillah rejeki serasa dimudahkan Allah. selalu
> > terasa cukup. bahkan kadang bisa menabung sedikit-sedikit untuk pulang
> > kampung.
> >
> > lalu saat menikah dan harus mengurangi aktivitas di luar, saya
> > teringat dengan nominal yang mungkin akan berkurang. tapi buru-buru
> > saya tepis karena semua rejeki datangnya dari Allah. apalagi saya
> > punya suami yang bersedia mencukupi kebutuhan saya.
> >
> > alhamdulillah, walau saat ini gaji berkurang (karena mengajar hanya 3
> > hari/minggu), tapi Allah memberikan rejeki kepada saya dari arah yang
> > lain. hal ini semakin mempertebal keyakinan saya bahwa kalo saya
> > bersyukur dengan nikmatNya dan tetap terus berusaha maka Allah akan
> > memberikan saya rejeki dari arah yang tidak saya duga.
> >
> > saya sungguh lega. karena saya tetap bisa mengajar sesuai dengan
> > amanah orang tua saya, saya juga bisa memenuhi keinginan suami untuk
> > mengurangi aktivitas diluar. selain itu dengan waktu luang disela-sela
> > mengurus rumah tangga, saya bisa mengembangkan hobi menulis saya lagi.
> >
> > wassalam
> >
> > anisakuffa
> >
> > --- In
sekolah-kehidupan@yahoogroups.com<sekolah-kehidupan%40yahoogroups.com>,
> > "adzdzaki" <adzdzaki@> wrote:
> > >
> > > Makasiiiih, mbak Nia. Bantuan yang konkret:D Makasiih banyak. Iya,
> > > Alhamdulillah aku sore juga ngajar bimbel, makanya aku tenang-tenang
> > > aja dapat berapapun. (tapi bulan ini mang ngajarnya dikit banget
sih,
> > > abis musim ujian. hehehe)
> > > Buat guru-guru yang lain ntar aku coba tawarin deh:D Tapi guru yang
> > > aku ceritain jalan kaki itu dia kuliah sorenya. Hehe. Doain aja ya,
> > > dia segera dapat "supir pribadi".^_^
> > >
> > > --- In
sekolah-kehidupan@yahoogroups.com<sekolah-kehidupan%40yahoogroups.com>,
> > "Nia Robiatun Jumiah"
> > > <musimbunga@> wrote:
> > > >
> > > > hmmm...
> > > > mba.. buka www.bintangpelajar.com
> > > > di bekasi juga ada..
> > > > biasanya mau awal bulan gini suka butuh banyak guru palagi kalo
> > > cabangnya
> > > > terus bertambah
> > > > kan paginya bisa ngajar di sekolah siangnya bisa ngajar di
> > bimbel..untuk
> > > > eksak sd bnyk yang butuh kayaknya coba aj di tengok
> > > > lumayan...
> > > > kasih info ke yang lainnya...
> > > > di bsd juga ada.. dan aku mau resign sepertinya untuk ngajar
di hari
> > > sabtu..
> > > >
> > > > karena mau fokus dulu sama yang sekarng...
> > > > selamat berbagi...
> > >
> >
> >
> >
>

3b.

Re: mb dyah, mb nia, mb novi >Re: kisah di awal bulan

Posted by: "Nia Robiatun Jumiah" musimbunga@gmail.com

Fri Jun 6, 2008 6:41 pm (PDT)

maaf ya mba... maaf bgt
sksd bgt sih aku:D
aku ira mba sya...
mba icha dateng ya pas milad
biar lebih kenal
salam kenal
nia
(lagi bntu2 humas milad)

Pada 6 Juni 2008 15:52, sasa909691 <sasa909691@yahoo.com> menulis:

> salam kenal mbak-mbak semua... mau ikutan nimbrung nih. dulu saya juga
> pernah ngalamin kisah sedih awal bulan berkenaan dengan gaji waktu
> awal-awal bekerja. kayaknya gaji cuma mampir saja pas buat bayar kos,
> makan dan transport.
>
>
4.

[ARTIKEL] Mencintai & Mengembalikan "Fungsi Cinta" Masjid

Posted by: "Rumah Ilmu Indonesia" rumahilmubandung@gmail.com   rezaervani

Fri Jun 6, 2008 5:44 pm (PDT)

Mencintai dan Mengembalikan "Fungsi Cinta" Masjid
Oleh : Reza Ervani *)

Bismilahirrahmanirrahiim

Hanyalah yang memakmurkan mesjid-mesjid Allah ialah orang-orang yang
beriman kepada Allah dan hari kemudian, serta tetap mendirikan shalat,
menunaikan zakat dan tidak takut (kepada siapa pun) selain kepada Allah,
maka merekalah orang-orang yang diharapkan termasuk golongan orang-orang
yang mendapat petunjuk. (Al Quran Al Karim Surah Al Taubah ayat 18)

Bukan tanpa alasan, Rasulullah saw langsung mendirikan masjid ketika
tiba di Madinah. Bahkan sejarah mencatat bahwa sebelum tiba di
Madinah-pun, tatkala singgah di Quba, hal pertama yang didirikan oleh
Rasulullah saw adalah Masjid.

Dengan indah, Syaikh Shaffiyur Rahman Mubarakfury menggambarkan masjid
Nabawy yang didirikan oleh Rasulullah saw setibanya beliau di Madinah :

"Masjid itu bukan sekedar tempat untuk melaksanakan sholat semata,
tapi juga merupakan sekolahan bagi orang-orang Muslim untuk menerima
pengajaran Islam dan bimbingan-bimbingannya, sebagai balai pertemuan dan
tempat untuk mempersatukan berbagai unsur kekabilahan dan sisa-sisa
pengaruh perselisihan semasa Jahiliyah, sebagai tempat untuk mengatur
segala urusan dan sekaligus sebagai gedung parlemen untuk bermusyawarah
dan menjalankan roda pemerintahan." (Sirah Nabawiyah)

Dimulai dari masjid inilah kemudian, sejarah juga mencatat, Rasulullah
saw mempersaudarakan orang-orang Muslim. Dan inilah aplikasi yang hendak
diajarkan oleh Ilahi lewat ayat-Nya :

Dan (ingatlah), ketika Kami menjadikan rumah itu (Baitullah) tempat
berkumpul bagi manusia dan tempat yang aman. Dan jadikanlah sebahagian
maqam Ibrahim tempat shalat. Dan telah Kami perintahkan kepada Ibrahim
dan Ismail: "Bersihkanlah rumah-Ku untuk orang-orang yang tawaf, yang
iktikaf, yang rukuk dan yang sujud". (Al Quran Al Karim Surah Al Baqarah
125)

Ayat tersebut menunjukkan kepada kita bahwa setidaknya ada 3 (tiga)
fungsi masjid :

1. Tempat berkumpul bagi manusia
2. Tempat yang aman
3. Tempat shalat

Secara sunatullah, Fungsi pertama jika fungsi kedua juga tercapai. Dan
Insya Allah jika fungsi pertama tercapai, fungsi ketiga lebih mudah pula
untuk tercapai.

Rasa aman di masjid, rasa tenteram di masjid, hanya bisa hadir jika para
penghuninya, para pengurusnya memiliki rasa kasih sayang, rasa CINTA.

Tanpa itu, masjid akan kehilangan fungsinya. Seperti `kritik'
yang disampaikan oleh Allah dalam firman-Nya tentang masjid Dhirar :

Dan (di antara orang-orang munafik itu) ada orang-orang yang mendirikan
mesjid untuk menimbulkan kemudaratan (pada orang-orang mukmin), untuk
kekafiran dan untuk memecah belah antara orang-orang mukmin serta
menunggu kedatangan orang-orang yang telah memerangi Allah dan Rasul-Nya
sejak dahulu. Mereka sesungguhnya bersumpah: "Kami tidak menghendaki
selain kebaikan." Dan Allah menjadi saksi bahwa sesungguhnya mereka itu
adalah pendusta (dalam sumpahnya). (Al Quran Al Karim Surah Al Taubah
ayat 107)

Dan salah satu cermin kasih sayang adalah kelembutan akhlaq yang
dicerminkan oleh kehalusan budi bahasa, kehalusan akhlaq dan kehalusan
da'wah.

Kembali Mencintai dan Mengembalikan `Fungsi Cinta' Masjid itulah
yang diharapkan dapat disumbangkan dari kegiatan-kegiatan edukasi dan
budaya di sebuah masjid.

Kehadiran lembaga pendidikan dan kebudayaan di sebuah masjid sebagai
sentra kegiatan keummatan tampaknya harus mulai kita rintis di saat-saat
ini, sebagai pelengkap dan penyeimbang metode da'wah, di saat banyak
pihak menikmati romantika pendekatan politik dalam da'wah.

Mudah-mudahan apa yang dilakukan oleh Team Penerbitan Rumah Ilmu
Indonesia menggelar road show Buku "Ada Cinta di Masjidku"
menjadi salah satu upaya untuk mencapai hal itu.

Insya Allah.

Laa Haula wa Laa Quwwata ila Billah

*) Penulis adalah penyusun buku "Ada Cinta di Masjidku, dapat
dihubungi via email : reza@rezaervani.com atau via phone/SMS di 0818 42
53 42;
*) komunitas pembaca tulisan penulis dapat dikunjungi di :
http://groups.yahoo.com/group/rezaervani

Disusun untuk Acara Bedah Buku "Ada Cinta di Masjidku"
Masjid Al Asyari UNISBA, Jln. Taman Sari No. 1 Bandung - Jawa Barat

Terbitan Rumah Ilmu Indonesia Publishing
Jln. Ir. H. Djuanda, Gg. Abah Iri No. 278 C (Sebelah Masjid Nurul Huda)
Dago Bandung 40135
Email : penerbitan@rumahilmuindonesia.net
www.rumahilmuindonesia.net

Staf Representatif :
Adhitya Purana – 085 624 185 531
Oonie Intan – 0813 212 90770

5.

Fw: [bb-OOT] Cerpen: Cape Deh..

Posted by: "sonym4n" sonym4n@gmail.com   s0nyman

Fri Jun 6, 2008 5:51 pm (PDT)

Dari milis tetangga...

------Original Message------
From: Johnny
Sender: Forum Bb-OOT
To: Forum Bb-OOT
ReplyTo: Forum Bb-OOT
Sent: Jun 6, 2008 15:52
Subject: [bb-OOT] Cerpen: Cape Deh..

0„2
Cerita pendek berjudul "Cape deh",

Boss bicara dengan sekretarisnya: "Seminggu kita pergi untuk perjalanan

dinas, tolong siap-siap."

Sekretaris telepon suaminya: "Mas, saya mau berangkat untuk perjalanan

dinas, hati-hati di rumah ya."

Suami telepon kekasih gelapnya: "Istriku mau berangkat seminggu, kau
ada 0„2
waktu?"

Kekasih gelap bilang terhadap anak kursusnya: "Nak, ibu punya banyak

kerjaan selama seminggu, kursus ditiadakan selama seminggu."

Anak kursus bilang terhadap kakeknya: "Kek, seminggu tidak ada kursus,

gurunya sibuk. Ayo kita jalan-jalan. "

Kakek (=Boss) telepon sekretarisnya: "Minggu ini saya mau jalan-jalan
sama
cucu saya, meeting dibatalkan."

Sekretaris telepon suaminya: "Bossnya ada kerjaan rumah yang mendadak,

tripnya dibatalkan Mas."

Suami bilang kekasih gelapnya: "Kau tak bisa datang, istriku tak jadi

pergi."

Kekasih gelap telepon anak kursusnya : "Nak, kursus minggu ini berjalan

seperti biasa."

Anak kursus bilang sama kakeknya: "Kek, guruku bilang kursus berjalan

normal. Kakek jalan sendiri aja."

Kakek bilang sama sekretarisnya: "Minggu ini kita atur perjalanan dinas

lagi. Kamu siap-siap, yah!"

Cape deh...

------------------------------------

kandang kuncinya ilang
jadi...........

yang baek baek ya, pan semuanya temen

tapi kalau ga mau nurut, tanggung sendiri yaaaaa
Yahoo! Groups Links


Sent from my BlackBerry0…3
powered by Sinyal Kuat INDOSAT
6a.

Re: kisah di awal bulan

Posted by: "Diaz Rossano" dizzman@yahoo.com   Dizzman

Fri Jun 6, 2008 5:52 pm (PDT)

cukup mengharukan, memang, dulu kisah ini mungkin terjadi di pertengahan atau akhir bulan, tetapi sekarang awal bulanpun sudah terjadi. hiks3x....
tapi percayalah, pas butuh, pas ada, he3x....

wassalam,

diaz

--- On Thu, 6/5/08, dyah zakiati <adzdzaki@yahoo.com> wrote:

From: dyah zakiati <adzdzaki@yahoo.com>
Subject: [sekolah-kehidupan] kisah di awal bulan
To: sekolah-kehidupan@yahoogroups.com
Date: Thursday, June 5, 2008, 10:19 PM

7.

(CERPEN) SAYAP JIBRIL MASIH ASYIK MEMETIK KECAPI

Posted by: "tinta_mirah" tinta_mirah@yahoo.co.id   tinta_mirah

Fri Jun 6, 2008 5:52 pm (PDT)

Panas terik tepat lurus di ubun-ubun kota luka.dan malah seperti
terkesan bermain-main dengan kerudung Fatma si ibu tua yang hampir
berkepala lima.
Helai-helai rambut hitam yang sebagian telah berubah
uban.terlihat,beberapa lembar keluar dari sela antara kerudung dan
pipinya yang mulai menua.sesekali,hanya di sentuh sekaan handuk kecil
dari tangan putra setianya yang berwajah polos itu.
Sabda,nama itu yang diberikan Fatma untuknya.entah harapan apa yang
disimpan dibalik nama yang diperuntukannya itu.namun,anak-anak
disekitar kontrakan lamanya lebih suka mengganti nama putra Fatma
sesuka-suka mulut mereka,menjadi "si gagu".sebutan yang dapat Sabda
terima karena ketak mengertianya.namun,tak dapat Fatma terima karena
sebutan itu selalu datang beserta rasa perih tak terperi.
Roda gerobak sayuran masih berputar pelan..fatma mendorongnya dalam
keadaan perut yang ditawar lapar.belai angin dari tiupan pohon di
pinggir jalan kadang datang menyejukan punggung bajunya yang sudah
basah berbasuh Peluh.
Urat-urat tangan berwarna kehijauan yang tinggal berbalut kulit
keriput,di kokoh-kokohkan menggenggam erat kuasa gerobak pembawa sayur
dan berbagai macam bumbu dapur.
Tak terdapat sedikit pun rasa ingin mengumpat Malaikat atau mengeluh
pada Tuhan meski sayuran dagangannya masih banyak tersisa. Fatma hanya
percaya pada doa duhanya dan kepada maha sifat rahman-rahimNYA.
Meski,terbersit sedikit kekhawatiran,amarah bos Ujang akan kembali
tumpah,seperti kemarin sore,saat sayuran dagangannya lebih banyak tersisa.
"woi..mak,kalian teh dagang sambil mulung atau mulung sambil
dagang,hah?sayuran masih begitu banyak!" Bentak tanyanya,dengan kaki
yang sudah menyilang diatas meja,sambil mengibas-ngibaskan
topi,mengharap angin.
Fatma si ibu tua,hanya dapat tunduk diam dihadapan
tuannya,menggandeng putra gagunya yang menjinjing kantong plastik
hitam berisi beberapa botol dan gelas plastik bekas air mineral.yang
biasanya setelah pulang setoran hasil berdagang sayuran,lalu akan
dijual Di tempat Penampungan rongsokan.
"maaf mang,di Perumahan agak sepi.sepertinya sekarang ibu-ibu lebih
memilih belanja di Supermarket!" jawabnya dengan ekspresi menghiba.
"ah..alesan wae.lama-lama saya teh bisa bangkrut,nyaho!" Sergah si
juragan,sambil menggaruk-garuk kepala dengan buku catatan yang
terkepal di tangan kanan.
Sedang,tak ada lagi yang dapat Fatma jawabkan selain kembali terdiam.
"Hh..ya sudah,aturlah keliling dagang emak.saya mah tak mau
tahu..mak.emak mau keliling ke kebun binatang atau sekalipun ke tepi
pantai.yang penting mah dagangan laku!" Celetuknya,disambut tawa
beberapa anak buahnya yang lain di kios sayurnya.
"Nih buat makan emak dan anak emak.untung saya teh masih mempunyai
rasa kasih dan sayang..mak.jadi emak masih saya beri kesempatan
berdagang!" lanjutnya dengan menyodorkan beberapa lembar uang ribuan.
"alhamdulillah.hatur nuhun,mang!" diiringi senyum memelas yang
terlontar dari bibir kering fatma dan dibalas tuannya dengan anggukan
pelan yang sejurus kemudian Mengangkat Kuping cangkir berkopi.
Setidaknya menurut Fatma,meski selalu membentak dan
berteriak-teriak,tapi biarlah,karena bos Ujang masih lebih memiliki
rasa kasihan kepadanya dan anaknya.setidaknya,selama ini,tak pernah
dia menyebut sesuatu yang lebih memerihkan hati Fatma.yaitu,menyebut
"si gagu"kepada putra si anak buahnya itu.karena hanya sebutan itulah
yang lebih memerihkan,memedihkan di hati Fatma.
Fatma akan lebih memilih dirinya yang di hina-dina kan orang,daripada
mendengar anaknya yang dijadikan sebagai bahan olokan.sungguh,Fatma
akan lebih memilih itu.
"uuii aaee?"(*) Tiba-tiba tutur aneh dari Sabda dengan kepala
mengangguk-ngangguk sambil menyeka keringat dan lamunan kekhawatiran
Fatma dengan sebuah handuk kecil dekil.
Tapi,Fatma mengerti bahasa tanya itu,kemudian menggeleng pelan seraya
tersenyum.
Batinnya kembali terasa tersedak menatap keluguan wajah sabda yang
masih menempelkan handuk kecil di wajahnya.Fatma teringat pagi
tadi,sebagian anak yang hendak berangkat Ke Sekolah memanggil dengan
sebutan yang memerihkan itu "si gagu". mereka seolah lupa dengan sila
dari pancasila yang dulu juga pernah singgah di benak Fatma.
"keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia".
Namun,Fatma juga lupa adalah sila ke berapa.
Hingar-bingar jalan dengan konvoi demo,wajah-wajah menebar nada
marah,muka-muka memajang warna murka.komplit,dihiasi atribut-atribut
sebagai identitas komunitas.spanduk besar bertuliskan kegeraman minta
keadilan.serta bunyi klakson dan jerit knalpot kendaraan yang saling
menyalak bersahutan,begitu melengkapi terik di siang ini. Terpaksa
Fatma lebih merapat menyusuri sisi trotoar.
Hingga akhirnya,sejenak,mereka duduk-duduk diatas trotoar untuk
sekedar menyambung nafas.
Fatma lantas terus menatap nanar ke arah putranya yang kira2 sudah
berusia 20tahun itu.tapi,tingkahnya tak terlihat turut tumbuh dewasa
seperti usianya. Sabda terlihat asyik bermain dengan ikan-ikan kecil
di got sisi trotoar..sambil mencari-cari beberapa botol dan
gelasPlastik bekas.
"uui aa iia!"(**)Ucapnya dengan nada teriak sambil berjingkrak. Fatma
hanya mengangguk kemudian membungkuk ke laci belakang gerobaknya untuk
mempersiapkan salinan baju dan sarung buat Sabda dan salinan mukena
untuk dipakai dirinya shalat dzuhur di Mesjid perumahan nanti.
Setelahnya,Fatma kemudian membereskan tatanan sebagian sayuran yang
belum terjual.melipat karung bekas alas sawi serta wortel dan kembali
membetulkan letak kerudung kusamnya.
Ia pun kembali mendorong gerobak tuanya sambil memanggil-manggil
sabda yang berbaju tak dapat disebut lagi putih itu.Fatma berisyarat
untuk segera menuju perumahan yang menjadi harapan terakhir jualan
sayurannya.
"uuii uu aaa!"(***)Kembali teriak aneh dari sabda sambil
memutar-mutarkan handuk kecil di atas kepalanya yang mengenakan topi
anyam.sedang,tangannya yang lain menjinjing kantong plastik hitam
besar yang belum gemuk benar dengan gelas bekas dan botol plastik
rongsokan.terlihat,para pejalan yang melintas mendelik dengan Tatapan
jijik.
Allah..sekali lagi perih itu terekam Fatma.ia
menunduk,sejenak,pejamkan mata..dalam lapar
yang semakin mengumbar.
***
Sore tadi,Fatma disambut tatapan nyinyir para tetangga disekitar
gubuk kontrakan barunya.saling berbisik dengan tingkah sinis,meski
Fatma telah berusaha bersalam dan bersikap manis.
Ini kontrakan yang kesekian yang disinggahi Fatma dan
putranya.setelah bulan kemarin mereka hanya mampu membayar kontrakan
lamanya dengan harus rela menerima usiran,tendangan dan akhirnya harus
pergi bersama air mata dengan beberapa pakaian lusuh,dua potong
sarung,mukena,dan satu mushaf al-qur'an yang menjadi kenangan sebagai
mas kawin saat pernikahannya dulu,bersama lelaki yang ternyata adalah
penjudi itu.
Namun kini,lelaki yang adalah ayah dari Sabda itu,entah kabur
kemana,entah ada dimana,dan entah sedang bersama siapa.
Mungkin masih hidup atau mungkin sudah mati menjadi tumbal judi.
Yang pasti,bagi hati Fatma yang kadung hancur,lelaki itu bukanlah
seorang yang bertanggung Jawab.dia mengelak tanpa Menyatakan talak.dia
kabur mewariskan segudang hutang dan rumah sederhana di kampung
halaman yang sudah digadaikan.
Hingga kini,derita serta ratap-ratap terus saja merapat ke nasib
fatma,tanpa ada pertolongan dari tangan siapapun,tanpa sapa sayap iba
dari malaikat sekalipun.
Pengap,menyergap gubuk kontrakan itu.dengan dinding-dinding dari
triplek yang bekas disantap para rayap.dan berhias bonus sebuah
kalender tahun kemarin dari sang juragan kontrakan.
Fatma masih duduk di atas sajadah dari selepas maghrib tadi.masih
bermukena dan berair mata.
Sedang Sabda,dengan memanggut-manggut serta jari jemarinya yang
mengapit sebatang lidi terlihat begitu asyik membolak-balik
lembar-lembar Al_qur'an,meski hanya dibekali seberkas cahaya dari
lampu lima watt.Namun,ada semangat dalam dadanya.
Itulah yang hanya dapat dibekalkan Fatma sedari Sabda kecil,meski
agama telah memberikan rukhsoh(****)untuk anaknya yang mempunyai
keterbatasan,tapi tak lantas dijadikan alasan untukTak mengenalkan
al_quran kepada anaknya itu. Meski,hanya huruf-huruf hidup yang samar
terdengar.
Tapi,fatma selalu berharap agar sabda akan lebih mengerti arti
al-quran melebihi orang normal lainnya,yang malah berleha-leha
terhadap kalam suci tuhannya.
Di sudut kamar,tergantung setengah nasi bungkus yg terbungkus
kantong plastik hitam. sengaja,Fatma tak menghabiskannya saat makan
bersama Sabda sore tadi.karena,biasanya di sepertiga malam,saat Fatma
akan mendirikan tahajud.sabda,selalu meringis lapar ingin makan
lagi.meski perutnya juga yang di olok-olok nafsu masih lapar
menggerutu,tapi,Fatma selalu tahan dan rela sekalipun untuk berpuasa.
Disertai bonus ocehan-ocehan tipu dari bos ujang,upah fatma hari
ini adalah dua belas ribu.Peduli setan,apakah mencukupi bagi fatma dan
anaknya atau tidak.
Sedangkan,uang hasil sambilan mnjual plastik rongsokan yang tak
seberapa,benar-benar harus Fatma simpan jika tak ingin terusir kembali
dari gubuk terjelek di gang pinggir kota itu.benar-Benar harus
disimpan dan tak boleh termakan.
Disertai pekik petir,Kini,Deras hujan malam ini,menyertai rinai
airmata dan rasa lapar tahajud Fatma yang tumpah di atas sajadah.
Tak pernah ada uluran tangan dari seorang manusia pun untuknya.dan
tak ada uluran sayap dari sesosok malaikat sekalipun baginya.
Mungkin,salam dari tahiyat para tetangga belum dihayati dan masih
hanya sekedar tengak-tengok kanan-kiri.menikmati rejeki secara
sendiri-sendiri.
Meski begitu,cukuplah bagi fatma hanya dengan menatap sabda merasa
kenyang dan senang pun ia sudah dapat kembali memiliki kekuatan untuk
meneladani jalannya takdir yang amat getir.
"Duh Gusti..bagaimana jika hamba ini nanti mati?akan bagaimana
keadaan putra hamba ini?" lirih dalam lapar dan persis berbisik.
Entah ada dimana malaikat penolong,mungkin malah sedang asyik menari
jaipong.atau barangkali masih asyik menjadi pemetik kecapi,mengiringi lagu
doa galau Fatma yang parau.
***
Shubuh ini,pun shubuh yg keluh.hujan semalam masih menyisakan
Rintik gerimis.
Bos Ujang terlihat rusuh mencatat sayuran yang siap di dagangkan fatma
serta anaknya.katanya,ia harus buru-Buru ke kantorpos di dekat
kelurahan sebelum jam menunjuk di angka tujuh.untuk Mengambil dana BLT
Dari pemerintah.sebagai iming-iming agar tak ada lagi demo-demo dari
orang-orang munafik yang bercampur dengan demonya orang jujur dalam
proses memprotes.
Gerimis semakin menuntun miris.Fatma yang membawa bekal sakit kepala
dari kontrakanya,mulai kembali mendorong gerobaknya yang telah
terpasang sebuah payung pinjaman dari bos Ujang.
Roda gerobaknya berputar keluar pasar diiringi permukaan kakinya yang
pecah-pecah hanya beralas sandal jepit berlainan warna.sedang,Sabda
membuntutinya di belakang,berpayung karung.dan tiba-tiba ia merasakan
ada air mata yang jarang terurai saat memperhatikan sosok ibunya yang
mengenakan rok jelek terantuk di jalan becek.
***
Gerimis habis,sudah reda menjelang masa duha.namun,keringat dingin
terus bercucuran dari wajah Fatma,yangMasih bersender di dinding luar
Mesjid,sambil mengunyah bubur beras yang di suapkan sabda.
Gerobak sayurnya terparkir di halaman depan masjid,di pinggir gerobak
pedagang bubur yang menatap mereka dengan akhirnya disertai airmata
padahal sebelumnya,pedagang bubur itu tak menggubris kedatangan sabda
yang memohon dengan merapatkan kedua telapak tangannya di depan
dada.hingga akhirnya,pedagang bubur itu mengerti,bahwa sabda bermaksud
hendak menukar dua ikat daun bawang dengan semangkuk bubur untuk
ibunya yang menggigil di pelataran masjid.
"bukan insya allah.tetapi,niscaya.saat yang terindah ialah dimana
saat kita memetik buah hasil dari kesabaran,bukan buah dari hasil
berkeluh kesah..marah atau gelisah."
Tulisan itu yang tertatap fatma di dinding Mesjid,darimana tempat ia
bersender,untuk sejenak beristirahat memadam demam,sambil menunggu
sabda yang masih berada dalam menegakkan sunah duha setelah selesai
menyuapinya.
seperti yang selalu dicontohkan fatma.sabda,jungkir-balik empat Rakaat.
Sedangkan pedagang bubur,dengan sambil termenung kemudian meladeni
pembeli lain dari area masjid perumahan itu.
"bos,bagi duit dong!" tiba-tiba seseorang bicara,dan temannya yang
dua begundal lagi menggebrak meja.
Tangannya berlukis gambar iblis.dan dadanya yang agak terbuka
mengenakan kaos oblong,bertato gambar superhero.
Pedagang bubur itu,tanpa basa-basi lagi menyerahkan selembar uang
sepuluh ribu dengan gemetar.dia tahu,siapa sang pemalak itu.si
ibu,yang sedang membeli dan berdiri disamping si tukang bubur pun
tahu,hingga dia memilih kabur terlebih dulu.
Para pemalak,entah tersenyum manis atau sinis.
"bos,kemana ini si fatma dan anak gagunya?" ujar kasar seseorang dari
trio sok jago itu kepada si tukang bubur,sambil menendang gerobak
sayur milik fatma.
Banyak orang di perumahan pinggir rel itu yang lewat,namun,mereka
hanya bisa menyumpahi para preman pasar itu agar kualat.Tanpa bisa
menawarkan keberanian,apalagi pertolongan.
"mak,bagi duit dong!"membentak dengan Bau alkohol menyeruak. Fatma
Tersentak dari pejaman matanya yang sejenak.
Fatma pun tahu,siapa para pemalak ini.karena,mereka biasanya bertemu
di pasar sehabis pulang dagang.
"aduh,maaf jang.emak belum dapet uang,sayuran masih banyak!" jawab
fatma dalam letih sambil menebak-nebak akan bagaimana
selanjutnya.karena sebelumnya Fatma tak pernah tak memberi..meski
merasa terpaksa memenuhi.
Seseorang dari begundal-begundal kumal itu kembali ke dekat gerobak
sayur fatma,mengobrak-ngabrik laci gerobak.
Pedagang bubur pun seperti tiba-tiba libur bertutur,bisu,atau puasa
bicara menatap ketak beruntungan fatma.
Karena memang tak terdapat uang,kepala pemalak itu mulai berang.
Kepal kekar keparat itu terangkat dan melayang untuk mendarat di pipi
keriput fatma,dengan menggunakan nada teriak.
"cepeeeeet dong..maaaaaaaaa.."
"..Gusti Allah" ucap fatma berkali-kali dalam batin,sambil terpejam
dan bergetar.
"HEEEEeeyyyy.......idribni!"(pukul aku!) Suara itu datang,lebih
menggelegar.terdengar asing di kuping mereka yang mengenakan anting.
"bal laa umi...!"(jangan ibuku!)lanjutnya.
Suara itu pun mengejutkan fatma yang masih terpejam dalam rela
menunggu tamparan yang tak jua mendarat ke pipinya.
Subhanallah..Kepalan tangan kekar si bangsat itu sudah Tercekik
genggaman tangan anaknya..yang tadi menyalak dengan mata masih menyala.
"ya Gusti,benarkah ia Sabda?bisik fatma.hanya menganga yang menandakan
tanyanya.sama seperti tanda tanya keheranan para bajingan yang runtuh
keberanian dan tatap ketak percayaan semua orang di sekitar perumahan.

Saung murung.08.
titik terang:
(*):ummi capek?
(**):ummi ada ikan!
(***):ummi tunggu ana.
(****):keringanan.

8.

(Serba-Serbi) BER-EMPATI ITU SANGAT DIPERLUKAN!

Posted by: "fiyan arjun" paman_sam2@yahoo.com   paman_sam2

Fri Jun 6, 2008 8:41 pm (PDT)

BER-EMPATI ITU SANGAT DIPERLUKAN!
Fiyan Arjun
http://sebuahrisalah.multiply.com
ID YM:paman_sam2
&nbsp;
&nbsp;
Bagaimana perasaan Anda bila rekan bisnis Anda bangkrut? Tetangga dekat mengalami musibah? Dan kawan Anda sedang mendapatkan masalah? Sedangkan mereka itu adalah orang-orang yang tidak memiliki kepedulian terhadap Anda khususnya. Dan pada umumnya kepada orang lain. Apa yang Anda lakukan? Mungkin dibenak Anda akan timbul rasa untuk membalasnya. Mensyukuri dan tidak peduli dengan apa yang mereka alami. Lebih familiarnya sering para anak ABG katakan atau yang dinyanyikan oleh duo MAIA yang lagi naik daun itu dengan hitsnya EGP : Emang Gue Pikirin!
&nbsp;
&nbsp;
&nbsp;
Apabila hal itu terlintas dibenak Anda, saya tidak menyalahkan Anda dan tidak terlalu naif. Itu lumrah sebagai seorang manusia yang pernah "dilukai" oleh mereka. Saya pun juga akan melakukannya dan itu tidak akan saya ma'afkan sampai ajal menjemput. Terlebih jika ada yang membuat diri saya merasa dibuat sebagai kelinci percobaan (tumbal) dalam suatu event. Sampai kapanpun saya tak mema'afkan mereka walaupun mereka meminta ma'af. Karena kata ma'af mudah diucapkan tapi susah merealisasikan terhadap perbuatan mereka. (Kok jadi curhat ya?).&nbsp;
&nbsp;
&nbsp;
Namun hal itu janganlah menjadi bumerang Anda dan larut dalam diri Anda. Begitu juga saya. Itu sangat tak terpuji! Biar bagaimana pun mereka adalah bagian dari Anda. Bagian Anda sebagai makhluk sosial yang perlu saling membantu dan memberi pertolongan. Itu tak bisa dipungkiri! Karena sebagai seorang makhluk ciptaan Tuhan rasanya rasa kepedulian Anda masih tersimpan disanubari Anda. Bukankah begitu?
&nbsp;
&nbsp;
&nbsp;
Eugene Benge pernah mengatakan hal itu."Belajarlah sebagai orang yang dapat memberikan perhatian, maka Anda pun segera menerima manfa'atnya. Orang yang hanya menerima tidak pernah menerima apa-apa—sedangkan orang yang mau memberi justru akan selalu menerima sesuatu."
&nbsp;
Untuk itu mari Anda cermati tentang empati itu sendiri. Apa itu empati? Apakah ia makanan penuh protein? Atau, nutrisi pununjang kesehatan Anda yang sedang lemah? Entahlah Anda simak dan cermati sendiri saja sendiri apa itu empati?
&nbsp;
&nbsp;
Menurut Daniel Goleman yang menulis buku Kecerdasan Emosional empati adalah kemampuan memahami dan turut merasakan perasaan orang lain. Dengan kata lain empati sudah termasuk simpati, tetapi simpati belum tentu empati. Karena walau kata tersebutt sangat erat kaitannya tetapi berbeda pemaknaannya.
&nbsp;
&nbsp;
&nbsp;
Apakah itu penting? Penting atau tidak sebagai mahkluk yang berbudi luhur tentunya manusia memiliki hati nurani. Bahwa itu sangat penting dan sangat diperlukan! Dalam hubungan sesama manusia (hablumminnas) kalau Anda tidak bisa berempati dengan orang lain, amat besar kemungkinan orang lain tidak akan sudi dan tidak betah berlama-lama menjalin relationship dengan Anda. Bagaimana tidak? Lha wong saat mereka tertimpah musibah dan cobaan, justru Anda bahagia diatas penderitaan orang lain dan saat mereka bahagia Anda seperti cacing kepanasan. Geleser sana geleser sini! Mencari kambing hitam (kasihan tuh kambing hitam sering dibawa-bawa). Manusia mana pun pastinya ingin berkawan dengan yang bisa diajak happy (ini sih jangan dibilang siapa sih tidak mau diajak hapyy fun. Iya tidak?) dan terutama sedih bersama-sama kalau ini sih sepertinya sangat langkah.
&nbsp;
&nbsp;
&nbsp;
Seperti anekdot peribahasa yang saya sering dengar. Berat sama dipikul, ringan sama dijinjing. Bukan ringan sama dijinjing, kalau berat elo aja yang pikul sendirian seperti dikejar maling." Seberapa penting Anda berempati pada orang lain, maka sejauh itulah Anda bisa menjadi orang baik untuk mereka.
&nbsp;
&nbsp;
&nbsp;
Empati adalah perwujudan kasih sayang sesama manusia. Imajinasikan sendiri oleh Anda bila didunia ini wajah-wajah yang tidak memiliki tirani (diktator) dan tidak peduli dengan sesama bahkan bengis bangkit ke dunia ini yang penuh kedamaian ini. Semacam : Adolf Hitler (Jerman), Ferdinad Marcos ( Filiphina) bahkan Raja Fir'aan yang mengakui dirinya sebagai Tuhan itu kembali datang ke muka bumi ini. Dunia ini tidak akan ada memiliki rasa empati, tidak ada persahabatan, keakraban, kasih sayang, cinta dan keadilan. Anda akan tumbuh menjadi manusia yang kaku, strict, intoleran, bahkan tak memiliki rasa kemanusiaan sedikitpun. Naudzubillahi mindzalik! Semoga- manusia-manusia itu tidak ada didunia ini yang penuh dengan rasa kasih sayangnya.
&nbsp;
&nbsp;
&nbsp;
Pastinya berempati saja baik untuk ukuran manusia, tapi juga dipandang baik oleh agama. Bahkan ini lebih utama. Buat apa Anda berbuat baik bila dipandang buruk oleh Tuhan. Anda menanamkan sikap empati tidak lain sebagai bagian dan menghiasi diri dengan perbuatan terpuji sesuai perintah agama.
&nbsp;
&nbsp;
&nbsp;
Lydon Johson pernah mengungkapkan," Anda dapat mengusir begitu saja, tetapi kenyataannya cukup sulit meminta ia pergi dari benak atau hati Anda."
&nbsp;
&nbsp;
&nbsp;
Empati itu wujudnya luas. Tidak iri kepada orang lain juga bentuk empati Anda pada sesorang. Empati janganlah diartikan sebagai basa-basi, tapi harus datang dari lubuk hati. Keikhlasan hati Andalah yang akan memastikan kwalitas diri Anda dihadapan Tuhan.
&nbsp;
&nbsp;
&nbsp;
Mari milikilah segera rasa empati sekarang juga. Pupuklah rasa care dan attention terhadap orang lain disekitar Anda, baik yang Anda kenal maupun yang belum. Karena kebaikan akan membuat semua menjadi kawan Anda dan juga menjadikan Anda manusia cinta terhadap sesama. Semoga!
&nbsp;
&nbsp;
&nbsp;
Kebayoran Lama, Juni 2008
&nbsp;
http://sebuahrisalah.multiply. com
Ketika rasa emapti didunia ini sangat langkah!
&nbsp;
&nbsp;

9.

DUNIA TULIS MENULIS

Posted by: "arya noor amarsyah arya" arnabgaizir@yahoo.co.id   arnabgaizir

Fri Jun 6, 2008 11:38 pm (PDT)

PENGALAMAN MENULIS

Baru-baru ini, saya dan teman-teman dikantor mendapat tugas menulis, sebuah tulisan non fiksi. Saya mendapat tugas untuk menulis tentang keluarga. Perlu diketahui, tugas menulis kali ini bukan tugas menulis sebuah artikel. Kami diminta untuk menulis sebuah tema/topik dan akan diterbitkan dalam bentuk buku. Satu orang diberi tugas untuk menulis sebuah tema dalam bentuk buku. Masing-masing kami diberi waktu 4 hari.
Mereka yang mendapat tugas menulis, diperintahkan untuk membuat outline/garis besar tulisan terlebih dahulu. Setelah selesai, semua outline dibahas dan didiskusikan.
Outline hasil karya saya dikritisi dan disempurnakan. Akhirnya outline saya dibuat ulang oleh seorang teman.
Begitu outline selesai, saya langsung mengumpulkan buku-buku yang terkait dengan topik. Ada 11 buku yang saya persiapkan.
Hari pertama, saya berhasil menulis 12 halaman ukuran kertas A 4 dengan spasi 1 1/2 dan jenis huruf Courier new. Hari berikutnya 13 halaman, lalu 15 halaman, 11 halaman dan terakhir 4 hal.
Hari pertama, saya menulis tentang anjuran menikah. Informasi yang saya ambil berasal dari Al-Qur'an, hadits serta informasi yang diperoleh dari internet. Untuk bab ini, saya tidak terlalu banyak mengutip dari buku-buku. Karena untuk bab ini, semuanya sudah terbayang dalam benak saya.
Untuk bab yang berikutnya, baru saya mencoba merujuk kepada buku-buku yang tersedia. Point-point yang ada beserta dalilnya diambil dari buku. Sedangkan penjelasan dan pemaparannya dilakukan oleh saya.
Untuk bab berikutnya, saya kembali mengutip buku-buku yang ada. Kali ini saya menulis bab dengan judul Pedoman Pria dalam Memilih Calon Istri. Dalil naqli yang digunakan, penjelasan serta pendapat para ulama terkait dengan dalil di atas, saya kutip dari buku. Sementara itu, contoh-contoh yang ditampilkan merupakan hasil pemikiran dan perenungan saya. Saya menampilkan hadits lain yang dapat dijadikan contoh dan penjelas dari hadits sebelumnya. Di dalam hadits ini terdapat sebuah kisah mengenai sikap mulia seorang shahabiah (sahabat Rasulullah dari kalangan perempuan). Hadits ini, saya cantumkan sebagai contoh sikap shalihah seorang wanita. Tujuannya, agar pria memilih pasangan seperti shahabiah ini. Dengan dicantumkan hadits ini, diharapkan seorang pria akan terdorong memilih pasangan yang shalihah.
Pada bab selanjutnya, tahapan yang saya lakukan tidak jauh berbeda dengan bab sebelumnya. Hanya saja contoh atau kisah yang ditampilkan lebih banyak. Begitulah seterusnya. Hingga hari Sabtu tanggal 7/6-2008, buku selesai digarap dan berhasil memperoleh 58 halaman lebih.


arnabgaizir.blogspot.com
arnab20.multiply.com

---------------------------------
Dapatkan situs lowongan kerja - Yahoo! Indonesia Search.
10.

DUNIA TULIS MENULIS 2

Posted by: "arya noor amarsyah arya" arnabgaizir@yahoo.co.id   arnabgaizir

Fri Jun 6, 2008 11:39 pm (PDT)

ULASAN MENGENAI PENGALAMAN MENULIS

Tadinya, saya ingin menambahkan keterangan pada tulisan sebelumnya, yaitu yang berjudul Pengalaman Menulis (7/6-2008). Tapi begitu tulisan itu diperiksa, ternyata tulisan itu telah dikomentari. Walhasil keterangan tambahan yang semula akan cantumkan dalam tulisan Pengalaman Menulis, saya buat menjadi sebuah tulisan terpisah.

Mungkin teman-teman, sudah membaca tulisan saya sebelumnya. Di dalam tulisan itu, menjelaskan bahwa dalam waktu 4 hari, Alhamdulillah saya berhasil menyelesaikan sebuah buku. Sedangkan waktu 3 hari (hingga hari Sabtu 7/6-2008), buku itu selesai diedit.

Dari pengalaman ini ternyata membuat outline tulisan merupakan suatu hal yang penting. Terlebih lagi, bila kita diberi jatah waktu hanya sebentar. Dengan adanya outline tulisan kita akan terarah, tidak keluar jalur dan terus melaju hingga sampai tujuan. Sehingga waktu yang ada, tidak terbuang untuk memikirkan hal-hal yang berada di luar outline. Kita tidak akan mencari referensi di luar pembahasan yang terdapat di dalam outline. Buku-buku yang sesuai dengan tema, namun keterangan/informasi yang kita butuhkan tidak terdapat di dalam outline, langsung kita singkirkan.

Mengumpulkan berbagai referensi juga merupakan suatu langkah yang juga penting. Coba perhatikan! Penulis mana yang tidak membutuhkan referensi, semuanya membutuhkan referensi. Periksa buku-buku yang ada, pada umumnya mereka mencantumkan buku-buku yang dijadikan referensi.


arnabgaizir.blogspot.com
arnab20.multiply.com

---------------------------------
Dapatkan info tentang selebritis - Yahoo! Indonesia Search.
Recent Activity
Visit Your Group
Biz Resources

Y! Small Business

Articles, tools,

forms, and more.

Get in Shape

on Yahoo! Groups

Find a buddy

and lose weight.

Yahoo! Groups

Discover healthy

living groups and

live a full life.

Need to Reply?

Click one of the "Reply" links to respond to a specific message in the Daily Digest.

Create New Topic | Visit Your Group on the Web
MARKETPLACE

Blockbuster is giving away a FREE trial of - Blockbuster Total Access.

Tidak ada komentar: