Selasa, 10 Juni 2008

[sekolah-kehidupan] Digest Number 2030

sekolah-kehidupan

Messages In This Digest (25 Messages)

1a.
Ada Apa dengan MPku? From: dyah zakiati
1b.
Balasan: [sekolah-kehidupan] Ada Apa dengan MPku? From: bujang kumbang
1c.
Re: Balasan: [sekolah-kehidupan] Ada Apa dengan MPku? From: dyah zakiati
2a.
(chicken soup) KEPADA SIAPA HATI (INI) BERTANYA? From: fiyan arjun
2b.
Re: (chicken soup) KEPADA SIAPA HATI (INI) BERTANYA? From: r widhiatma
2c.
Re: (chicken soup) KEPADA SIAPA HATI (INI) BERTANYA? From: Nia Robiatun Jumiah
3a.
Balasan: [sekolah-kehidupan] Re: SK MEMPERTEMUKAN (JODOH) KAMI From: bujang kumbang
4a.
Balasan: [sekolah-kehidupan] [ESKA IDOL] DIPERPANJANG (jangan lupa c From: bujang kumbang
5a.
Balasan: [sekolah-kehidupan] Re: [esai] Lajang Betawi Mencari Cinta From: bujang kumbang
6a.
Kucing Kurus Mandi di Papan (nggak nyambung sih) From: dyah zakiati
6b.
Balasan: [sekolah-kehidupan] Kucing Kurus Mandi di Papan (nggak nyam From: bujang kumbang
6c.
Mapan Itu = ? Re: [sekolah-kehidupan] Kucing Kurus Mandi di Papan From: Diaz Rossano
6d.
Re: Balasan: [sekolah-kehidupan] Kucing Kurus Mandi di Papan (nggak From: dyah zakiati
7a.
Balasan: [sekolah-kehidupan] YUK, SIAP-SIAP PILIH KETUA BARU ESKA From: bujang kumbang
8a.
Re: Daftar Milad ESKA -> Mbak Obi From: dyah zakiati
9a.
Re: SK MEMPERTEMUKAN (JODOH) KAMI From: dyah zakiati
10a.
Balasan: (Woro-woro Milad) update peserta Milad Eska From: bujang kumbang
11.1.
Balasan: KITA HITUNG MUNDUR MILAD ESKA DARI SEKARANG From: bujang kumbang
12a.
Ajari AKu Cinta From: satya aditya
12b.
Re: Ajari AKu Cinta From: Bekti Hermawan
13a.
Episode Tinggal Bersama yang Akan Berakhir From: novi khansa'
13b.
Balasan: [sekolah-kehidupan] Episode Tinggal Bersama yang Akan Berak From: CaturCatriks
14.
Fwd: Membingkar Jaringan AKKBB (Bag.1) Kiriman Seorang teman... From: abdul azis
15a.
SK MEMPERTEMUKAN (JODOH) KAMI>>m sya2, m dani, p teha, m sismanto, m From: CaturCatriks
16.
(Inspirasi) Si Nyolot Janet From: Jenny Jusuf

Messages

1a.

Ada Apa dengan MPku?

Posted by: "dyah zakiati" adzdzaki@yahoo.com   adzdzaki

Mon Jun 9, 2008 4:30 am (PDT)

Entah berapa kali kubuka alamat MPku. Hasilnya masih sama:

Multiply is temporarily unavailable as we perform minor
upgrades. We're really sorry for the inconvenience... it shouldn't take
very long, though. Thanks for your patience!Aduh! Apa yang terjadi dengan MPku? Segera kukontak teman yang sedang online via YM. Ternyata hal yang sama tidak terjadi pada mereka. Mereka bisa membuka MPku, akan tetapi foto-fotonya tidak bisa terbuka. Malam sebelumnya aku memang memasukkan foto rapat milad. Entah terlalu banyak atau aku salah teknik, ternyata keesokan harinya hal tersebut terjadi.

Seorang teman menenangkan. Tak apa, takkan terlalu lama. Tapi ternyata dua hari ini aku tak bisa membukanya. Apakah aku ditolak MP? Atau memang kuharus lebih sabar menunggu?

Ah, rasanya aku seperti kehilangan satu rumah diantara rumah-rumah yang nyaman kutinggali. Seperti kehilangan tempat tuk curahkan segala kata. Seperti kehilangan teman-teman yang begitu baik. Mereka memang tidak banyak, tapi cukup membuat senyumku mengembang membaca comment-comment mereka.

Kucoba membukanya dari tempat adikku. Awalnya bisa. Tapi ketika kuketikkan nama dan ID ku, kata-kata di atas muncul lagi. Dan setiap kubuka MP dari sudut apapun, bahkan ketika kuketikkan alamat MP temanku, tetap tak bisa terbuka. Kucoba ketik resep kue di paman Google, dan kudapatkan alamat resep tersebut disalah satu MP, tetap tak bisa terbuka. Wah, aku tak bisa akses MP sama sekali.

Segala strategi dan rencana terpikir di kepala. Kalau aku memang tak bisa membukanya, maka aku akan membuat yang baru. Tapi bagaimana caranya? Dari komputerku jelas tak bisa karena kata-kata di atas selalu muncul. Kalau aku ke warnet, jelas, itu tak efektif. Bisa juga aku membuka blog lain, tapi aku sudah terlanjur nyaman dengan MP (hehe, iklan tak dibayar).

Sekarang yang akan kulakukan hanyalah menunggu. Menunggu ada teman yang berbaik hati mengajarkanku cara agar MPku bisa baik kembali, atau menunggu waktu MPku sembuh sendiri. Entah kapan. Mudah-mudahan secepatnya. Seperti janjinya, "It shouldn't take
very long, though" Kalau tak salah artinya: Ini takkan lama kan? Hehehe, salah satu alasan untuk saat ini aku tak bisa jadi guru di Singapura (makasih ya Yan), karena bahasa Inggrisku butuh reparasi.

Yah, begitulah. Aku tetap di sini setia menanti.

Salam
Dyah

1b.

Balasan: [sekolah-kehidupan] Ada Apa dengan MPku?

Posted by: "bujang kumbang" bujangkumbang@yahoo.co.id   bujangkumbang

Mon Jun 9, 2008 4:42 am (PDT)


sabar ya Neng!!
kalo Neng begitu nanti manies ilang lho?
semangat ya, Neng.....
sukses selalu!!
dyah zakiati <adzdzaki@yahoo.com> wrote:
Entah berapa kali kubuka alamat MPku. Hasilnya masih sama:
Multiply is temporarily unavailable as we perform minor upgrades. We're really sorry for the inconvenience... it shouldn't take very long, though. Thanks for your patience!Aduh! Apa yang terjadi dengan MPku? Segera kukontak teman yang sedang online via YM. Ternyata hal yang sama tidak terjadi pada mereka. Mereka bisa membuka MPku, akan tetapi foto-fotonya tidak bisa terbuka. Malam sebelumnya aku memang memasukkan foto rapat milad. Entah terlalu banyak atau aku salah teknik, ternyata keesokan harinya hal tersebut terjadi.

Seorang teman menenangkan. Tak apa, takkan terlalu lama. Tapi ternyata dua hari ini aku tak bisa membukanya. Apakah aku ditolak MP? Atau memang kuharus lebih sabar menunggu?

Ah, rasanya aku seperti kehilangan satu rumah diantara rumah-rumah yang nyaman kutinggali. Seperti kehilangan tempat tuk curahkan segala kata. Seperti kehilangan teman-teman yang begitu baik. Mereka memang tidak banyak, tapi cukup membuat senyumku mengembang membaca comment-comment mereka.

Kucoba membukanya dari tempat adikku. Awalnya bisa. Tapi ketika kuketikkan nama dan ID ku, kata-kata di atas muncul lagi. Dan setiap kubuka MP dari sudut apapun, bahkan ketika kuketikkan alamat MP temanku, tetap tak bisa terbuka. Kucoba ketik resep kue di paman Google, dan kudapatkan alamat resep tersebut disalah satu MP, tetap tak bisa terbuka. Wah, aku tak bisa akses MP sama sekali.

Segala strategi dan rencana terpikir di kepala. Kalau aku memang tak bisa membukanya, maka aku akan membuat yang baru. Tapi bagaimana caranya? Dari komputerku jelas tak bisa karena kata-kata di atas selalu muncul. Kalau aku ke warnet, jelas, itu tak efektif. Bisa juga aku membuka blog lain, tapi aku sudah terlanjur nyaman dengan MP (hehe, iklan tak dibayar).

Sekarang yang akan kulakukan hanyalah menunggu. Menunggu ada teman yang berbaik hati mengajarkanku cara agar MPku bisa baik kembali, atau menunggu waktu MPku sembuh sendiri. Entah kapan. Mudah-mudahan secepatnya. Seperti janjinya, "It shouldn't take very long, though" Kalau tak salah artinya: Ini takkan lama kan? Hehehe, salah satu alasan untuk saat ini aku tak bisa jadi guru di Singapura (makasih ya Yan), karena bahasa Inggrisku butuh reparasi.

Yah, begitulah. Aku tetap di sini setia menanti.

Salam
Dyah

---------------------------------
Yahoo! Toolbar kini dilengkapi dengan Search Assist. Download sekarang juga.
1c.

Re: Balasan: [sekolah-kehidupan] Ada Apa dengan MPku?

Posted by: "dyah zakiati" adzdzaki@yahoo.com   adzdzaki

Mon Jun 9, 2008 6:28 am (PDT)

Alhamdulillah, berkat doa Oom juga, akhirnya MPnya kembali. Makasih yaa Oom. Tadi ada kawan yang bantu setelah baca milis ini. Duh, sekolahanku yang satu ini, betapa kujuga akan kehilangan kalau tak bisa mengaksesnya.

^_^
Salam
Dyah
(yang ndak merasa pakai gula)

----- Original Message ----
From: bujang kumbang <bujangkumbang@yahoo.co.id>
To: sekolah-kehidupan@yahoogroups.com
Sent: Monday, June 9, 2008 6:42:46 PM
Subject: Balasan: [sekolah-kehidupan] Ada Apa dengan MPku?

sabar ya Neng!!
kalo Neng begitu nanti manies ilang lho?
semangat ya, Neng.....
sukses selalu!!

2a.

(chicken soup) KEPADA SIAPA HATI (INI) BERTANYA?

Posted by: "fiyan arjun" paman_sam2@yahoo.com   paman_sam2

Mon Jun 9, 2008 4:50 am (PDT)


KEPADA SIAPA HATI (INI) BERTANYA?
Fiyan Arjun
http://sebuahrisalah.multiply.com
ID YM:paman_sam2

2b.

Re: (chicken soup) KEPADA SIAPA HATI (INI) BERTANYA?

Posted by: "r widhiatma" r_widhiatma@yahoo.com   r_widhiatma

Mon Jun 9, 2008 7:47 am (PDT)


"Kita tidak bisa
memaksakan orang lain sesuai dengan keinginan kita, tapi kita bisa
memaksakan diri kita untuk melakukan yang terbaik dalam menyikapi sikap
orang lain"
Demikian kata Aa Gym

Sabar Bang Fiyan...
sesungguhnya Allah bersama orang2 yang sabar
dan jadikan itu menjadi ladang amal

--- On Mon, 6/9/08, fiyan arjun &lt;paman_sam2@yahoo.com&gt; wrote:

......
......Kalau aku berterus terang dengan apa yang aku alami. Apakah ia mau menologku? Apalagi aku masih trauma dengan orang-orang yang ada sekitarku. Tak mudah untuk mempercayai orang lain begitu saja! Hanya nanti akan membuat luka lamaku menganga lagi. Halnya yang aku alami beberapa bulan lalu terhadap kawan-kawanku yang begitu tak peduli dengan apa yang aku alami setelah mereka telah puas memanfa¢atkan diriku. Serta sudah melupakan aku bahkan mengejekku dari belakang. Ironis memang. Tapi itulah yang aku alami. Ternyata tak mudah mempercayai orang yang baru kita kenal apalagi orang yang sudah mengenal diri kita sekalipun.
Entahlah.
&nbsp;











2c.

Re: (chicken soup) KEPADA SIAPA HATI (INI) BERTANYA?

Posted by: "Nia Robiatun Jumiah" musimbunga@gmail.com

Mon Jun 9, 2008 8:29 am (PDT)

sabar bang fy...
tetap semangat!! aku mendukungmu temans!
there's a will there's a way..
jadi melow gini.. ck..ck..ck..

2008/6/9 fiyan arjun <paman_sam2@yahoo.com>:

> *<http://sebuahrisalah.multiply.com/photos/hi-res/upload/SE0WnwoKCC4AADUXXzY1>
> *
>
> *KEPADA SIAPA HATI (INI) BERTANYA?*
>
> *Fiyan Arjun*
>
> *http://sebuahrisalah.multiply.com*
>
> *ID YM:paman_sam2*
>
> **
>
> * *
>
> * *
>
>
3a.

Balasan: [sekolah-kehidupan] Re: SK MEMPERTEMUKAN (JODOH) KAMI

Posted by: "bujang kumbang" bujangkumbang@yahoo.co.id   bujangkumbang

Mon Jun 9, 2008 5:01 am (PDT)

ayo...ayo siapa lagi yang mau...........
ada Mak Combalngnya tuh...hahahaha
ya kalo jodoh so what
Mulan aja Jameela mas aye jadi Fiyan Jameela yang nggak lha donk....
iyakan...
sukses buat Mas Catur dan Retno
oya, baca deh postingan ane yang baru
cukup mellow tuh...hehe
sukses ya....
biar BangFy doain biar tokcer...cer..cer...
makasih

novi_ningsih <novi_ningsih@yahoo.com> wrote: Cie.... cie....
ketemu jodoh di SK niye....
cie...
halah... :D

iya, tuh bener kata pak teha, retnonya juga berbagi, donk

selamat ya ke sekian kalinya untuk mas catur dan retno, semoga menjadi
keluarga yang samara... aamiin :)

salam

novi

--- In sekolah-kehidupan@yahoogroups.com, CaturCatriks
<akil_catur@...> wrote:
>
> SK MEMPERTEMUKAN (JODOH) KAMI
> Oleh CaturCatriks
>
>
> Pernikahan impian saya tak perlu perjanjian pra-nikah. Bagi saya,
janji seorang pria kepada Tuhan saat ijab kabul adalah janji yang
paling utama. Karena itu adalah janji seorang pria pada penciptanya,
Sang Maha. Dan saya selalu percaya, bahwa para pecinta Tuhan, tak akan
pernah berani untuk mendustaiNya.
> ***
>
> Karena ingatan yang cukup pendek, saya lupa dengan kalender.
Tepatnya kapan dan hari apa saya mulai bergabung dengan milis Sekolah
Kehidupan (SK). Mungkin, sekarang waktu tidak begitu penting. Aku
hanya sedikit ingat tentang proses. Tapi ketika sampai pada tahap yang
tak terduga, saya menyadari bahwa sesuatu yang terabaikan, bisa
menjadi cukup penting jika aku menuliskannya. Karena di milis Sekolah
Kehidupan inilah, kutemukan jodohku.
>
> Adalah hari-hari yang lesu saya lewati. Saat itu saya baru saja
jatuh untuk sebuah urusan yang cukup serius. Emosi saya sangat tidak
stabil. Banyak diam, banyak menatap dengan pandangan kosong, gampang
tersinggung.
>
> Hari kerja kantor yang tidak produktif, saya gunakan untuk
membuka-buka yahoogroups. Begitu banyak milis tersedia di sana. Dengan
pemilihan yang tidak saksama, saya bergabung dengan beberapa milis
sekaligus. Sengaja saya ikut banyak milis karena sekarang milis ibarat
angin yang bertiup kencang masuk ke rumah manakala pintunya dibuka,
dengan membawa sekian banyak informasi.
>
> Milis yang saya ikuti hanya sedikit yang ber-web. Di antara yang
sedikit tersebut, salah satunya adalah milis SekolahKehidupan (SK).
>
> Sebelum saya meng-klik sebagai awal penggabungan, terlebih dahulu
saya buka content web, saya baca, saya jatuh hati, dan saya subcribe.
Banyak arsip tulisan di web SK yang saya baca sekali dan ternyata saya
tidak cukup puas karena isinya terlalu menarik. Maka saya mengopi
arsip-arsip tulisan tersebut dan saya simpan pada folder tersendiri
untuk saya baca kembali di lain kesempatan.
>
> Saya tidak langsung menjadi anggota yang aktif, tapi saya cukup
memerhatikan dengan membaca postingan yang masuk, yang saat itu belum
begitu membanjir. Sampai akhirnya, pada saat itu di milis sedang
ramai-ramainya mempersiapkan HUT SK yang pertama, termasuk juga
pengumuman lomba menulis dengan tema hikmah kehidupan.
>
> Saya ikut menulis. Dan karena pengumuman tulisan akan dibacakan
pada saat acara ulang tahun SK di Rasuna Said, Jakarta, maka saya ikut
mendaftar sebagai peserta. Alhamdulillah, tulisan saya terpilih.
>
> Pada saat acara ultah SK I di Rasuna Said itulah untuk pertama
kalinya saya melihat seorang gadis bermata belo dan berjilbab hitam,
duduk di kursi urutan kesekian.
> Kami tak saling menyapa, atau berkenalan, atau mencuri pandangan.
Saya hanya melihat begitu saja di antara banyak orang. Begitu saja,
tak ada apa-apa, sampai acara selesai dan pulang. Bahkan saya tidak
mengenal namanya.
>
> Dan seperti sebuah jalan yang tersambung-sambung, kegiatan SK
selalu mempertemukan kami, yang kebetulan sering sama-sama kebagian
menjadi panitia. Seingatku, hanya ada 3 pertemuan di SK yang
mempertemukan kami. Yang pertama seperti yang telah disebut, yaitu
pada ulang tahun SK I, yang kedua cucurak dan sosialisasi program
kerja di Bogor, serta yang ketiga adalah raker SK di Bandung. Aku
sudah lupa untuk masing-masing bulannya. Dan dalam tiga pertemuan itu,
hubungan kami seperti hubungan dengan teman-teman yang lain, bahkan
kami terlihat jauh, tidak akrab, dan tidak berpotensi.
> Tapi saya telah tahu kalau gadis itu bernama Retnadi Nur’aini
(Retno).
>
> Kita tak pernah tahu apa yang akan terjadi esok hari. Kita hanya
tahu setelah esok hari berganti dengan hari ini. Alloh telah
memasukkan siang ke dalam malam dan malam ke dalam siang. Ia
memberikan kekuasaan terhadap apa yang Ia kehendaki.
> Dan pada waktu yang berjalan, lewat postingan-postingan di milis,
saya atau tepatnya kami, seperti merasakan ada gejala yang lain.
Mungkin samar bila diidentifikasikan. Tapi saya menyebutnya sebagai
gejala ketertarikan.
>
> Gejala ketertarikan tersebut menempati waktu yang cukup lama
sampai akhirnya saya tersadar bahwa hal tersebut tidak boleh dibiarkan
menggantung. Dengan ragu yang diyakinkan dan dengan takut yang saya
beranikan, setelah berdoa, saya ajak dia untuk bertemu secara khusus,
walau tidak di tempat yang spesial.
> (Saat itu, benakku masih berkata, bahwa aku bukanlah tipe-nya).
>
> Saat pertemuan tiba, langsung saja kuajak dia untuk membina
hubungan yang serius. Mirip sebuah ta’aruf (perkenalan), kusampaikan
apa-apa yang bisa kusampaikan tentang diriku, keluargaku, keadaanku
saat itu, dan sedikit keinginan dan cita-citaku ke depan. Kusampaikan
juga bahwa saya adalah laki-laki yang tidak berpredikat, tidak gaul,
dan jauh dari kata mapan (walau saya sendiri kurang sepakat jika ini
menjadi alasan substansial). Tapi bagaimanapun isi perkenalan ini
menempati posisi yang cukup penting. Karena diakui atau tidak, banyak
para bujang yang menunda pernikahan hanya karena alasan materi dan
banyak para perempuan yang meragukan ajakan dari laki-laki yang
berpenghasilan minim.
>
> Dengan penyampaian yang kurang begitu lancar, kuutarakan yang aku
anggap perlu. Termasuk juga keyakinan bahwa apabila kita serius
mempersiapkan urusan nikah, pasti Alloh akan membantu sesuai dengan
janjiNya.
>
> Saatnya meminta jawaban. Saat hati menegang akan kata yang segera
ia utarakan. Karena kali pertama itulah saya mengajak seorang wanita
untuk membina hubungan yang serius secara langsung.
> Ia menjawab dengan isyarat yang begitu nyata, khas seorang
perempuan. Dia menyambutku dengan sebuah anggukan. Walau pelan,
anggukan kepala itu tiba-tiba menjadi sebuah gerakan yang begitu
indah. Seperti bunga yang mekar dengan gerak slowmotion. Kulafalkan
alhamdulillah sebagai rasa syukur.
>
> Agar lebih tegas, kutemui kedua orangtuanya dan bilang bahwa aku
serius dengan anaknya untuk membina hubungan ke arah pernikahan.
Mereka menyambut dengan positif, walau sebenarnya kedatanganku cukup
mengaggetkan. “Kok, cepat sekali dan tiba-tiba?” Mungkin itu yang
ingin mereka katakan. Tidak apa-apa saya kira. Untuk urusan ini,
memang harus disegerakan, tapi bukan berarti terburu-buru.
>
> Dalam waktu yang pendek, aku segera melamarnya. Walau datang
dengan Om dan Tante, tapi aku melamarnya sendiri. Sedikit gugup memang
ketika bicara untuk mengkhitbah. Tapi harus diberanikan. Lebih
‘berasa’ sepertinya jika kita tertarik dengan seorang perempuan,
kita sendirilah yang melamarnya, bukan diwakili oleh orangtua atau
wakil-wakil lain. Alhamdulillah, lamaranku bersambut. Semua lancar,
tampaknya.
>
> Baru kemudian setelah pulang, aku tersadar sepenuhnya apa yang
akan saya hadapi: mempersiapkan sebuah pernikahan. Buru-buru kuhitung
jumlah tabunganku, buru-buru kuhitung jarak persiapan, dan kemudian
menyimpulkan, “Bahkan untuk acara sederhana tanpa resepsipun, jumlah
tabunganku sama sekali tidak cukup”. Gajiku selama ini sudah aku
gunakan untuk keperluan yang lain dan aku tak bisa mengandalkan orang
tua. Dahiku berkerut.
>
> Hari-hari menjelang pernikahan, saya selalu dipenuhi dengan
perasaan takut, ragu-ragu, dan bingung. Bagaimana caranya, bagaimana
caranya.
>
> Untuk sebuah defence atau apologi, saya beranggapan bahwa masalah
seperti ini memang harus dihadapi oleh setiap orang yang akan menikah.
Masalah kepercayaan diri (untuk menjadi qawam keluarga) dan masalah
yang sangat klise, tapi berat dan memusingkan, biaya. Tapi bukan
berarti ini menjadi penghalang atau penunda pelaksanaan.
>
> Di tengah kebingunganku, tiba-tiba saya mendapat imel dari calon
istri. Imel berupa ekspektasi yang begitu tinggi, tapi sederhana,
mengagetkan sekaligus menenangkan. Imel tersebut berjudul
“Pernikahan Impian Saya”.
> Bunyi imel tersebut antara lain:
>
> Pernikahan impian saya tak perlu perjanjian pra-nikah. Bagi saya,
janji seorang pria kepada Tuhan saat ijab kabul adalah janji yang
paling utama. Karena itu adalah janji seorang pria pada penciptanya,
Sang Maha. Dan saya selalu percaya, bahwa para pecinta Tuhan, tak akan
pernah berani untuk mendustaiNya.
>
> Pernikahan impian saya tak perlu perayaan megah. Saya tak
membutuhkannya. Bagi saya, lebih penting adalah rencana setelahnya.
>
> Pernikahan impian saya tak perlu mahar luar biasa ataupun
seserahan tujuh rupa. Tapi saya tahu, mahar saya mahal harganya.
Saking mahalnya, mahar yang nantinya akan saya minta, calon suami saya
malahan tak akan bisa menemukannya di toko serba ada. Karena mahar itu
berupa niatan untuk terus memperbaiki diri dan juga tanpa henti untuk
terus belajar saling memahami.
>
> Pernikahan impian saya tak perlu gaun pengantin sewarna dengan
taplak meja. Saya tahu, apapun yang akan saya kenakan nantinya, saya
akan tampak istimewa. Karena gaun pengantin saya telah ditenun dengan
menggunakan benang-benang terindah di dunia. Namanya, benang-benang
bahagia. Bahagia ini pula yang nantinya akan digunakan untuk merias
wajah saya, sehingga saya percaya, bahwa apapun riasannya, saya akan
tampak cantik luar biasa.
>
> Pernikahan impian saya tak perlu banyak bunga. Karena saya tahu,
setiap hari dari sisa umur saya nantinya akan diisi oleh saya dan
suami saya dengan mengumpulkan bunga-bunga tercantik di dunia. Untuk
kemudian ditanam dalam pot-pot bunga yang menghiasi setiap sudut ruang
hati saya. Tempat di mana kami nantinya akan bercengkerama setiap
petang. Menanti matahari terbenam, sambil mengagumi kecantikan
bunga-bunga langka ini, yang dengan ajaibnya akan mekar sepanjang masa.
> ***
> Aku ingat sebuah kalimat, “Jika kau berurusan dengan orang yang
akan menikah, maka mudahkanlah urusannya, mudahkanlah urusannya.”
Dan betapa saya sangat bersyukur bahwa saya telah dipermudah jalan
oleh calon istri saya sendiri.
>
> Seiring dengan harapan, kami (saya, calon istri, dan kedua ortu
kami) bersepakat untuk mengadakan acara pernikahan dengan sederhana
tanpa resepsi, pun untuk tidak mengabarkan kepada teman-teman.
> Tapi karena sebuah pernikahan harus dikabarkan, maka kami
menyiarkannya setelah selesai pelaksanaan, dengan risiko, ini akan
cukup mengagetkan dan mengundang banyak pertanyaan. Tidak jadi soal.
Sepanjang kita benar, sedikit perbedaan bisa dibuat, yang penting kita
bisa menempatkan kemampuan pada posisi yang nyaman.
>
> Begitulah.
> Tapi urusan bukan berarti sudah selesai. Setelah aku beli ini, beli
itu, bayar persiapan ini persiapan itu, uang saya habis sama sekali,
sedang waktu nikah tinggal lima hari.
>
> Tapi saudaraku, sekali lagi, pertolongan Alloh ternyata begitu
dekat. Tiga buku anak yang aku tulis (yang satu bersama seorang
teman), dan lama tak ada kabarnya, tiba-tiba saja dibayar! (walau
hanya baru uang mukanya). Alhamdullillah, begitu longgar benakku yang
tengah sesak.
>
> Pagi, 1 Mei 2008, di Masjid Baiturrohmah, Petamburan, Jakarta
Barat, kami melangsungkan akad nikah, diawali pembacaan dua kalimat
syahadat, dengan mahar seperangkat alat sholat, Catur Sukono dan
Retnadi Nur’aini resmi menjadi suami istri.
>
> Segala puji bagi Alloh. Semoga Ia memberkahi kehidupan kami dan
diberi keturunan yang shaleh/hah.
> Barakallohu
>
>
>
> Special dedicated to:
> Istriku, Retnadi Nur’aini (Retno). I love you!
>
> Thanx to:
> 1. Keluarga yang selalu mengiringi kami dengan kasih dan doa
> 2. Mas Nursalam dan Mas Suhadi (plus istri dan 3 jagoannya)
yang datang di hari bahagia
> 3. Teman-teman SK yang datang dalam syukuran kecil tanggal 18
Mei ‘08
> 4. Teman-teman SK Bogor, Taufiq, Asma, dan Nia atas
kehangatan selama ini
> 5. Mas Dani dan Mas Epri yang membantu istriku untuk
bergabung dan belajar dengan/pada sebuah organisasi harokah. Jazakalloh
> 6. Sahabat-sahabat SK semuanya, di manapun berada dan pada
kesempatan apa pun
>
>
>
> CaturCatriks
>
> Editor - Penulis
> http://caturcatriks.blogspot.com
>
>
>
>
>
>
>
> ---------------------------------
> Yahoo! Toolbar kini dilengkapi dengan Search Assist. Download
sekarang juga.
>





---------------------------------
Yahoo! Toolbar kini dilengkapi dengan Search Assist. Download sekarang juga.
4a.

Balasan: [sekolah-kehidupan] [ESKA IDOL] DIPERPANJANG (jangan lupa c

Posted by: "bujang kumbang" bujangkumbang@yahoo.co.id   bujangkumbang

Mon Jun 9, 2008 5:19 am (PDT)

ayo..ayo ramaikan pemilihan ESKA IDOL
sapa cepat dai dapat!!
terima kasih

Kabinet Eska <kabinet.eska@gmail.com> wrote:

Assalamu'alaykum Wr Wb

Tetap Semangat

Sahabat Eska,

ABOUT ESKA IDOL

1. Eska Idol diperpanjang sampai 15 Juni

2. Setelah nominator terpilih pada 20 juni, mereka akan mengikuti kompetisi internal dengan juri-juri Eska.

3. Eska Idol yang mendapat urutan tertinggi versi dewan juri kembali akan dipilih melalui votingg oleh sahabat Eska. Yang mendapat suara terbanyak akan dinobatkan sebagai Eska Idol 2008.


Salam

Nursalam Ar

--
"Comfort home for all"



---------------------------------
Bergabunglah dengan orang-orang yang berwawasan, di bidang Anda di Yahoo! Answers
5a.

Balasan: [sekolah-kehidupan] Re: [esai] Lajang Betawi Mencari Cinta

Posted by: "bujang kumbang" bujangkumbang@yahoo.co.id   bujangkumbang

Mon Jun 9, 2008 5:43 am (PDT)

aku akan menyusulmu, Bang.......
doakan Fiyan ya Bang......
sukses ya Bang.....
salam buat Mpok Yuni ya Bang....
jadi terharu Bang bacanya
kasih semangt ya Bang Fiyan nih....
makasih

fil_ardy <fil_ardy@yahoo.com> wrote: Heueheue
Beruntung sekarang lajang betawinya dah ketemu sama
lajang palembang, ya Bro
Sip lah

DANI

In sekolah-kehidupan@yahoogroups.com, "Nursalam AR" <nursalam.ar@...>
wrote:
>
> Lajang Betawi Mencari Cinta
>
> *Oleh Nursalam AR*
>
>
>
> *Malam merayap siput. Hujan menderap*
>
> *Sepi meranggas hati. Dingin mendekap naluri*
>
> *Mata susah pejam, angan layang liar*
>
> *Kuraba sisi kasur. Kosong*
>
> *Kapankah ia berpenghuni?*
>
> *Hanya Takdir yang tahu*
>
> *Sebagaimana pengetahuanNya akan rizki dan mati.*
>
> (*Elegi Lajang*, 2002)
>
>





---------------------------------
Yahoo! Toolbar kini dilengkapi dengan Search Assist. Download sekarang juga.
6a.

Kucing Kurus Mandi di Papan (nggak nyambung sih)

Posted by: "dyah zakiati" adzdzaki@yahoo.com   adzdzaki

Mon Jun 9, 2008 6:01 am (PDT)

Kucing Kurus Mandi di Papan
Kapan ya aye mapan

Anto, nama pria itu. Kemarin habis-habisan aku menegurnya karena aku sering sekali melihat dia bercakap-cakap dengan serunya di telepon. Tak jarang ia tertawa-tawa berdua.
"Udah deh, To. Disegerakan. Dari pada pacaran begitu."
"Enggak, mbak. Nggak pacaran, kok."
"Trus itu apa namanya? Telpon-telponan, terus malam mingguan."
"Orangnya di Bandung, mbak."
"Yah, terus kenapa kamu ndak segera nikah aja? Kan lebih baik?"
"ane nggak bisa nikah buru-buru, mbak. Mbak tau sendiri kan, keadaan ane."
"Trus, mo terus-terusan berhubungan seperti itu?"
"Habis gimana, mbak."
"Ya kasian dong, To. Kamu ndak niat nikah begitu. Trus anak Bandung itu gimana?"
"Ya dia mo nerusin kuliah dulu, mbak. Terus kerja dulu."
"Lah, terus kalau dia nemu orang yang jauh lebih baik dari kamu gimana?"
"Ya...."
"To, kamu kan sudah mengerti, itu tidak benar."
"Habis gimana, mbak. Dia sudah terlanjur punya perasaan sama ane."
"Ya udah, nikah aja."
"Mbak, ane kan belum punya pekerjaan tetap. Orang ojek aja begitu, penghasilannya. Nggak jelas. Ane juga masih mo ngebantu ibu, mbak."
"Terus, anak Bandung itu tau?"
"Ya tau, mbak."
"Ya kalau dia tau keadaan kamu dan mau nerima kamu, ya nikah donk."
"Terus ane biayain pake apa, mbak? Makan aja susah."
Aku termenung. Aku tahu kondisinya memang cukup memprihatinkan. Motor yang digunakannya untuk ojekpun motor bekas yang ia beli secara kredit. Rumahnya tak bisa lagi menampung seorangpun sebagai tambahan bila ia memutuskan tuk menikah. Mengontrak rumah? Entahlah dengan kondisi seperti itu.
"Kalau dia sayang kamu dan mau menerima apa adanya, kenapa tidak?"
"Yah, mbak. Mana mau sih perempuan diajak susah. Mbak juga nggak mau kan?"
"Ya sama kamu sih nggak mau lah. Tapi kan kalau sudah cinta jadi seperti lagu, 'Demi cinta, aku rela jalanku merana'."
"Yeee, mbak. Minimal ane punya pekerjaan tetap dulu, lah."
"Terus, apa yang sekarang dilakukan?"
"Ya usaha, dikit-dikit. Ngelamar sana-sini."
"Ya udah. Tapi kamu kurangin ya, telpon-telponannya. Pake nggak modal, lagi, pinjem hape orang."
"Yeee, cuma sekali mbak. Lagian kan murah. 600 sepuasnya."
"Pakai iklan, lagi!"

Hmmmhh. Aku tak tahu lagi apa yang bisa aku lakukan untuk membantunya. Disisi lain aku jadi teringat dengan teman-temanku yang lain. Ya, mereka banyak beralasan bahwa mereka tidak mapan. Lalu, seperti apakah tingkat kemapanan itu? Aku tahu, Anto. Kondisi saat ini membuat ojeknya sepi. Ada penumpang yang membayar tiga ribupun ia terima walau mengenaskan bagi dia karena bensin cukup mahal. Bagi dia mapan adalah bila ia mendapat pekerjaan yang bisa lebih tetap dan pasti. Ia khawatir istrinya kelak tak sanggup menerima kondisinya yang seperti itu. Tapi aku pikir banyak yang jauh lebih mampu darinya merasa dirinya tidak mapan. Ya iyalah, kalau yang dicarinya memang "bidadari".

Kalaulah bulan yang ingin kau gapai, maka kaupun harus menyediakan roket. Tapi sampai kapan kan kau buat roket itu? Mengapa tak kau gapai sesuatu yang lebih nyata?

(Untuk Anto, dan teman-temanku yang sedang mencari kemapanan. Seperti apakah mapan itu?)

6b.

Balasan: [sekolah-kehidupan] Kucing Kurus Mandi di Papan (nggak nyam

Posted by: "bujang kumbang" bujangkumbang@yahoo.co.id   bujangkumbang

Mon Jun 9, 2008 6:12 am (PDT)

beli kelape di warung Mpok Yeyeh
jangan lupa beliu tambagke Ke Kroya
ada apa seh Mpok Dyeh?
kalo abang boleh tanya

dyah zakiati <adzdzaki@yahoo.com> wrote:
Kucing Kurus Mandi di Papan
Kapan ya aye mapan

Anto, nama pria itu. Kemarin habis-habisan aku menegurnya karena aku sering sekali melihat dia bercakap-cakap dengan serunya di telepon. Tak jarang ia tertawa-tawa berdua.
"Udah deh, To. Disegerakan. Dari pada pacaran begitu."
"Enggak, mbak. Nggak pacaran, kok."
"Trus itu apa namanya? Telpon-telponan, terus malam mingguan."
"Orangnya di Bandung, mbak."
"Yah, terus kenapa kamu ndak segera nikah aja? Kan lebih baik?"
"ane nggak bisa nikah buru-buru, mbak. Mbak tau sendiri kan, keadaan ane."
"Trus, mo terus-terusan berhubungan seperti itu?"
"Habis gimana, mbak."
"Ya kasian dong, To. Kamu ndak niat nikah begitu. Trus anak Bandung itu gimana?"
"Ya dia mo nerusin kuliah dulu, mbak. Terus kerja dulu."
"Lah, terus kalau dia nemu orang yang jauh lebih baik dari kamu gimana?"
"Ya...."
"To, kamu kan sudah mengerti, itu tidak benar."
"Habis gimana, mbak. Dia sudah terlanjur punya perasaan sama ane."
"Ya udah, nikah aja."
"Mbak, ane kan belum punya pekerjaan tetap. Orang ojek aja begitu, penghasilannya. Nggak jelas. Ane juga masih mo ngebantu ibu, mbak."
"Terus, anak Bandung itu tau?"
"Ya tau, mbak."
"Ya kalau dia tau keadaan kamu dan mau nerima kamu, ya nikah donk."
"Terus ane biayain pake apa, mbak? Makan aja susah."
Aku termenung. Aku tahu kondisinya memang cukup memprihatinkan. Motor yang digunakannya untuk ojekpun motor bekas yang ia beli secara kredit. Rumahnya tak bisa lagi menampung seorangpun sebagai tambahan bila ia memutuskan tuk menikah. Mengontrak rumah? Entahlah dengan kondisi seperti itu.
"Kalau dia sayang kamu dan mau menerima apa adanya, kenapa tidak?"
"Yah, mbak. Mana mau sih perempuan diajak susah. Mbak juga nggak mau kan?"
"Ya sama kamu sih nggak mau lah. Tapi kan kalau sudah cinta jadi seperti lagu, 'Demi cinta, aku rela jalanku merana'."
"Yeee, mbak. Minimal ane punya pekerjaan tetap dulu, lah."
"Terus, apa yang sekarang dilakukan?"
"Ya usaha, dikit-dikit. Ngelamar sana-sini."
"Ya udah. Tapi kamu kurangin ya, telpon-telponannya. Pake nggak modal, lagi, pinjem hape orang."
"Yeee, cuma sekali mbak. Lagian kan murah. 600 sepuasnya."
"Pakai iklan, lagi!"

Hmmmhh. Aku tak tahu lagi apa yang bisa aku lakukan untuk membantunya. Disisi lain aku jadi teringat dengan teman-temanku yang lain. Ya, mereka banyak beralasan bahwa mereka tidak mapan. Lalu, seperti apakah tingkat kemapanan itu? Aku tahu, Anto. Kondisi saat ini membuat ojeknya sepi. Ada penumpang yang membayar tiga ribupun ia terima walau mengenaskan bagi dia karena bensin cukup mahal. Bagi dia mapan adalah bila ia mendapat pekerjaan yang bisa lebih tetap dan pasti. Ia khawatir istrinya kelak tak sanggup menerima kondisinya yang seperti itu. Tapi aku pikir banyak yang jauh lebih mampu darinya merasa dirinya tidak mapan. Ya iyalah, kalau yang dicarinya memang "bidadari".

Kalaulah bulan yang ingin kau gapai, maka kaupun harus menyediakan roket. Tapi sampai kapan kan kau buat roket itu? Mengapa tak kau gapai sesuatu yang lebih nyata?

(Untuk Anto, dan teman-temanku yang sedang mencari kemapanan. Seperti apakah mapan itu?)

---------------------------------
Kunjungi halaman depan Yahoo! Indonesia yang baru!
6c.

Mapan Itu = ? Re: [sekolah-kehidupan] Kucing Kurus Mandi di Papan

Posted by: "Diaz Rossano" dizzman@yahoo.com   Dizzman

Mon Jun 9, 2008 7:04 am (PDT)

MAPAN ITU......

Mapan = Majune Kapan?? = orang yang baru mau maju kapan-kapan, alias masih merintis jalan menuju kemapanan....

Mapan = Mangane Kapan?? = orang yang baru mau mencari makan, alias boro-boro mikirin makan....

Mapan = Married-nya Kapan?? = orang yang baru mau nikah, alias mau nyari-nyari pasangan

Mapan = Matine Kapan?? = orang yang tangguh, alias gak ada matinye

Mapan = Mabure Kapan?? = orang yang gak bisa terbang, alias pasrah wae

Mapan = ...... (lanjutin donk!! gak bisa kan lanjutin lah!!, makanya ya iya donk, bukan ya iyalah!!!)

--- On Mon, 6/9/08, dyah zakiati <adzdzaki@yahoo.com> wrote:

From: dyah zakiati <adzdzaki@yahoo.com>

(Untuk Anto, dan teman-temanku yang sedang mencari kemapanan. Seperti apakah mapan itu?)

6d.

Re: Balasan: [sekolah-kehidupan] Kucing Kurus Mandi di Papan (nggak

Posted by: "dyah zakiati" adzdzaki@yahoo.com   adzdzaki

Mon Jun 9, 2008 7:07 am (PDT)

Bikin wajik pakai kelapa
rasanya legit tidak terkira
Lah Oom Fiyan emang kenapa?
Perasaan kok ndak ada apa-apa

Salam:D
Dyah
(kemarin kurang Diah -kurang y- sekarang Dyeh -pakai e-, duuuuh, Ooom ^_^)

----- Original Message ----
From: bujang kumbang <bujangkumbang@yahoo.co.id>

beli kelape di warung Mpok Yeyeh
jangan lupa beliu tambagke Ke Kroya
ada apa seh Mpok Dyeh?
kalo abang boleh tanya

dyah zakiati <adzdzaki@yahoo. com> wrote:
Kucing Kurus Mandi di Papan
Kapan ya aye mapan

Anto, nama pria itu. Kemarin habis-habisan aku menegurnya karena aku sering sekali melihat dia bercakap-cakap dengan serunya di telepon. Tak jarang ia tertawa-tawa berdua.
"Udah deh, To. Disegerakan. Dari pada pacaran begitu."
"Enggak, mbak. Nggak pacaran, kok."
"Trus itu apa namanya? Telpon-telponan, terus malam mingguan."
"Orangnya di Bandung, mbak."
"Yah, terus kenapa kamu ndak segera nikah aja? Kan lebih baik?"
"ane nggak bisa nikah buru-buru, mbak. Mbak tau sendiri kan, keadaan ane."
"Trus, mo terus-terusan berhubungan seperti itu?"
"Habis gimana, mbak."
"Ya kasian dong, To. Kamu ndak niat nikah begitu. Trus anak Bandung itu gimana?"
"Ya dia mo nerusin kuliah dulu, mbak. Terus kerja dulu."
"Lah, terus kalau dia nemu orang yang jauh lebih baik dari kamu gimana?"
"Ya...."
"To, kamu kan sudah mengerti, itu tidak benar."
"Habis gimana, mbak. Dia sudah terlanjur punya perasaan sama ane."
"Ya udah, nikah aja."
"Mbak, ane kan belum punya pekerjaan tetap. Orang ojek aja begitu, penghasilannya. Nggak jelas. Ane juga masih mo ngebantu ibu, mbak."
"Terus, anak Bandung itu tau?"
"Ya tau, mbak."
"Ya kalau dia tau keadaan kamu dan mau nerima kamu, ya nikah donk."
"Terus ane biayain pake apa, mbak? Makan aja susah."
Aku termenung. Aku tahu kondisinya memang cukup memprihatinkan. Motor yang digunakannya untuk ojekpun motor bekas yang ia beli secara kredit. Rumahnya tak bisa lagi menampung seorangpun sebagai tambahan bila ia memutuskan tuk menikah. Mengontrak rumah? Entahlah dengan kondisi seperti itu.
"Kalau dia sayang kamu dan mau menerima apa adanya, kenapa tidak?"
"Yah, mbak. Mana mau sih perempuan diajak susah. Mbak juga nggak mau kan?"
"Ya sama kamu sih nggak mau lah. Tapi kan kalau sudah cinta jadi seperti lagu, 'Demi cinta, aku rela jalanku merana'."
"Yeee, mbak. Minimal ane punya pekerjaan tetap dulu, lah."
"Terus, apa yang sekarang dilakukan?"
"Ya usaha, dikit-dikit. Ngelamar sana-sini."
"Ya udah. Tapi kamu kurangin ya, telpon-telponannya. Pake nggak modal, lagi, pinjem hape orang."
"Yeee, cuma sekali mbak. Lagian kan murah. 600 sepuasnya."
"Pakai iklan, lagi!"

Hmmmhh. Aku tak tahu lagi apa yang bisa aku lakukan untuk membantunya. Disisi lain aku jadi teringat dengan teman-temanku yang lain. Ya, mereka banyak beralasan bahwa mereka tidak mapan. Lalu, seperti apakah tingkat kemapanan itu? Aku tahu, Anto. Kondisi saat ini membuat ojeknya sepi. Ada penumpang yang membayar tiga ribupun ia terima walau mengenaskan bagi dia karena bensin cukup mahal. Bagi dia mapan adalah bila ia mendapat pekerjaan yang bisa lebih tetap dan pasti. Ia khawatir istrinya kelak tak sanggup menerima kondisinya yang seperti itu. Tapi aku pikir banyak yang jauh lebih mampu darinya merasa dirinya tidak mapan. Ya iyalah, kalau yang dicarinya memang "bidadari".

Kalaulah bulan yang ingin kau gapai, maka kaupun harus menyediakan roket. Tapi sampai kapan kan kau buat roket itu? Mengapa tak kau gapai sesuatu yang lebih nyata?

(Untuk Anto, dan teman-temanku yang sedang mencari kemapanan. Seperti apakah mapan itu?)

________________________________
Kunjungi halaman depan Yahoo! Indonesia yang baru!

7a.

Balasan: [sekolah-kehidupan] YUK, SIAP-SIAP PILIH KETUA BARU ESKA

Posted by: "bujang kumbang" bujangkumbang@yahoo.co.id   bujangkumbang

Mon Jun 9, 2008 6:15 am (PDT)

ayo..ayo...pilih ketau ESKA yang baru
sapa yang terpilih dai yang akan menang
iyayalah masa iya..iya dong...
makasih

Kabinet Eska <kabinet.eska@gmail.com> wrote:

Assalamu'alaykum Wr. Wb

Sahabat, gerbong kereta Sekolah Kehidupan akan terus melaju siapapun masinisnya. Sebagai penumpang sekaligus murid yang baik, gunakan hak pilih Anda untuk pemilihan Ketua Eska periode 2008-2009.

Pemilihan Raya (Pemira) akan dimulai pada awal Juli 2008.

Dan tepat pada HUT ke-2 Sekolah Kehidupan tanggal 27 Juli 2007, sang ketua baru akan terpilih dan dikukuhkan.

Sementara itu layangkan kritik, saran atau komentar Anda mengenai program-program Kabinet Eska serta profil ketua Eska yang diinginkan ke email kabinet.eska @ gmail.com (hilangkan spasi). Ditunggu sampai akhir Juni 2008


Tetap Semangat

Wassalamu'alaykum Wr. wb

Nursalam AR

--
"Comfort home for all"

---------------------------------
Yahoo! Toolbar kini dilengkapi dengan Search Assist. Download sekarang juga.
8a.

Re: Daftar Milad ESKA -> Mbak Obi

Posted by: "dyah zakiati" adzdzaki@yahoo.com   adzdzaki

Mon Jun 9, 2008 6:31 am (PDT)

Wa'alaikum salam wr wb:D
Salam kenal juga mbak:D hehehe, kita ketemu di MP juga kan ya? (kok dari tadi promo MP terus ya?)

Oke deeeh, mbak. Nama mbak tercatat indah dalam catatan peserta Milad:D
Siapa menyusul:D

Tanpa kehadiran Anda, Sahabat, milad Eska takkan ramai jadinya:D

Salam
Dyah

----- Original Message ----
From: fil_ardy <fil_ardy@yahoo.com>
To: sekolah-kehidupan@yahoogroups.com
Sent: Monday, June 9, 2008 9:15:51 AM
Subject: [sekolah-kehidupan] Re: Daftar Milad ESKA -> Mbak Obi

Wa'alaikumusallam wrwb

Heuheuheu
Salam kenal Mbak Obi
nantikan sua kita (halah)d milad SK ya
Jgn lupa ajak tuh ncang ncing nyak babeh
dan warga sekampung

Salam Kenal
DANI

In sekolah-kehidupan@ yahoogroups. com, edwea chan <edwea@...> wrote:
>
> Assalamu'alaikum
>
> wuaahhh mau ada milad yah,
> ikut yah....ada pepatah mengatakan "TAK KENAL MAKA TA 'ARUF" ^o^
>
> daftar juga deh...supaya ukhuwah tambah erat dengan saling mengenal
> kan obi masih "newbie"
>
> "mohon bimbingannya !"
>
> salam ukhuwah
>
> Robiatul Adawiyah
>

9a.

Re: SK MEMPERTEMUKAN (JODOH) KAMI

Posted by: "dyah zakiati" adzdzaki@yahoo.com   adzdzaki

Mon Jun 9, 2008 6:35 am (PDT)

Kereeeen. Pria sejati:D mendapatkan wanita luar biasa. Mbak Retnoooo, "Pernikahan Impian Saya" kereeeeen bangeeet.

Salam
Dyah

----- Original Message ----
From: CaturCatriks <akil_catur@yahoo.co.id>
To: sekolah kehidupan <sekolah-kehidupan@yahoogroups.com>
Sent: Monday, June 9, 2008 7:41:59 AM
Subject: [sekolah-kehidupan] SK MEMPERTEMUKAN (JODOH) KAMI

SK MEMPERTEMUKAN (JODOH) KAMI
Oleh CaturCatriks

Pernikahan impian saya tak perlu perjanjian pra-nikah. Bagi saya, janji seorang pria kepada Tuhan saat ijab kabuladalah janji yang paling utama. Karena itu adalah janji seorang pria pada penciptanya, Sang Maha. Dan saya selalu percaya, bahwa para pecinta Tuhan, tak akan pernah berani untuk mendustaiNya.
***

10a.

Balasan: (Woro-woro Milad) update peserta Milad Eska

Posted by: "bujang kumbang" bujangkumbang@yahoo.co.id   bujangkumbang

Mon Jun 9, 2008 6:41 am (PDT)



mba dyah, kapan terakhirnya pendaftaran?bolehkah membawa teman...

btw, maaf nih sebelumnya...masih tetep di situ gintung kan?
aku gaptek daerah sana...dimana sih bo?,,,hehehehehe

regards

fitri

On 6/6/08, dyah zakiati <adzdzaki@yahoo.com> wrote:
Sahabat Eska:D Silakan cek nama Anda pada daftar di bawah ini.
Belum ada? Segera daftar yaaaaa:D

Tanpa kehadiran Anda, Sahabat, Milad Eska takkan ramai jadinya:D

Laporan Peserta Milad yang sudah mendaftar via milis/sms/telp/e-mail/mang harus datang.

Bpk/Ibu/Sdr/i (mohon maaf bila ada kesalahan pengetikan nama. Mohon dikonfirmasi)
1. Dani Ardiansyah
2. Hamasah Putri + Nibras Alief
3. Novi Ningsih
4. Sinta
5. Dyah Zakiati
6. Dyah's partner
7. Teha Sugiyo
8. Andri Pranolo
9. Nia Robiatun Jumiah
10. Pesanan Mbak Nia
11. Ugik Madyo
12. Fety
13. Suami mbak Fety
14. Catur Catriks
15. Retno
16. Arrizki Abidin
17. Partner Arrizki (berapa orang Maz Ki?)
18. Ammy Ram
19. Azhar (12 th), Zahra (10 th), Zidni (7 th)
20. Fiyan Arjun
21. Sismanto (diusahakan, dalam konfirmasi)
22. Retno Arum Palupi
23. Nursalam A.R.
24. Yuni Meganingrum
25. Galih
26. April
27. Suhadi
28. Istri maz Suhadi+anak
29. Asma Sembiring
30. Elisa
31. Epri Tsaqib
32. Hadian Febrianto
33. Adjie
34. Syamsul Arifin
35. Kartina Haswanto + Aris (3th) Fika (5th), Fida (5th), Tata (M), Rasid (L), Donnie (3th), Ummi (M)
36. Taufiq
37. Lia Octavia
38. Margo W.
39. Rusdin S. Rauf
40. Yayan
41. Jun An Nizami
42. Sisca Lahur
43. Ela
44. Aprinda Istiqomah
45. Levi Friantina
46. Diaz Rossano
47. Hendra Jatnika
48. Syafaatus Syarifah
49. Azis Budi Prasetyo,
Mirza Ralfie Prasetyo (3,5 thn), Rumaysha Jasmine (4 bulan)
50. Kartina Ika Sari
51. Andri Triwidyastuti
52. Abdul Azis
53. Nung , Qori
54. Fitri Hidayani
55. Lilyani Taurisia
56. Reza Ervani

Siapa menyusul?

Cara daftar:
1. Via SMS, kirim ke 081808358139 atau
2. Via milis, cc ke dyahzakiati@google.com

Tanpa kehadiran Anda, Sahabat, Milad Eska takkan ramai jadinya:D

Salam
Dyah
Salah satu humas Eska

---------------------------------
Yahoo! Toolbar kini dilengkapi dengan Search Assist. Download sekarang juga.
11.1.

Balasan: KITA HITUNG MUNDUR MILAD ESKA DARI SEKARANG

Posted by: "bujang kumbang" bujangkumbang@yahoo.co.id   bujangkumbang

Mon Jun 9, 2008 6:44 am (PDT)



kakak : "Dik, kakak punya acara seru. Pokoknya kereeeen abis. Mo ikutan ndak?"
Adik : "Kalau kakak yang ngajak, kemana aja pasti seru kok. Memangnya kapan, kak?"
Kakak : "Tanggal 27 Juli."
Adik : "Yaaa, ndak bisa kak, adik udah punya acara. Ndak bisa diganggu gugat."
Kakak : "Batalin aja acaranya, dik. Adik ikut kakak saja."
Adik : "Ndak bisa, kak. Acaranya pentiiiing banget."
Kakak : "Penting mana, sama kakak?"
Adik : "Kak, kakak mo ajak adik kemana saja kapan saja ndak masalah. Tapi jangan tanggal 27 Juli donk. Masa adik ndak boleh punya satu hari saja khusus untuk adik."
Kakak : "Kakak mau, ketika acara istimewa itu, kakak bersama orang yang istimewa, dik. Kakak mau bersama adik."
Adik : "Tapi kaak..."
Kakak : "Adik jangan egois donk."
Adik : "Kakak yang egois. Adik benci. Benci! Hiks."
Kakak : "Sayang, jangan marah doooonk. Ceup ceup."
Adik : "Pokoknya kita putus!"
Kakak : "Yeeee, orang kita sodara kandung. Mana bisa putus. Dosa, tau."
Adik : "Hehehe, iya ya."
Kakak : "Emang adik ada acara apa sih?"
Adik : "Milad Eska, kak."
Kakak : "Yeeee, sama, atuh, Dik. Kakak memang mau mengajak adik ke sana."
Adik : "Gubraks, masa sih kak? Yang di Situ Gintung itu kan?"
Kakak : "Iya"
Adik : "Yang ada artis Fiyan Arjun itu kan?"
Kakak : "Iya"
Adik : "Yang acaranya ada lounching buku Eska sama donasi buku kan?"
Kakak : "Iya"
Adik : "Jadi kakak mau ajak adik ke sana?"
Kakak : "Ya iyalah, masa ya iya donk. kan Mulan Jameelah, bukan Mulan Jamidonk, ya iya sih Ya Iya Sih Masa Ya Iya Dong… Kan Elvi Sukaesih bukan Elvi Sukaedong." (hiks, please dunk, Ki)
Adik : "Gabruks. Hehe, kemanapun kakak pergi, adik ikut."

----- Original Message ----
From: CaturCatriks <akil_catur@yahoo.co.id>
To: sekolah-kehidupan@yahoogroups.com
Sent: Friday, June 6, 2008 8:33:18 AM
Subject: [sekolah-kehidupan] KITA HITUNG MUNDUR MILAD ESKA DARI SEKARANG

sehAri setelah besOk disebut Lusa
lusanya laGi ditambaH dua hari, itu kamiZ
Kamis maLam berarti malaM juMat
jumaT ditamBAh jumat sama deNgan sabtu DItambah sabtu
tapi jumat dan sabtu berbeda dengan hari MINGGU
karena MINGGU adalah hari YG diTUnggu-tunggU

ada apa di hari minggu?
minggu kapan?
tanggal berapa?

dyah zakiati <adzdzaki@yahoo. com> wrote:

27 x 7 x 2008 : 7441 - 21=

51

Hari lagi:D

Segera daftarkan diri Anda, Sahabat!
Caranya mudah,
1. Tik daftar_nama lengkap, kirim ke 081808358139
2. atau melalui milis, cc ke dyahzakiati@ google.com
3. bisa juga melalui merpati, tolong dikonfirmasikan sehingga saya bisa menunggu di depan rumah:D

Tanpa kehadiran Anda, Sahabat, Milad Eska takkan ramai jadinya:D

__

---------------------------------
Kunjungi halaman depan Yahoo! Indonesia yang baru!
12a.

Ajari AKu Cinta

Posted by: "satya aditya" ukasah_aditya@yahoo.com   ukasah_aditya

Mon Jun 9, 2008 8:00 am (PDT)

AJARI AKU CINTAReviewed (Ukasah Aditya)"Jadi, bagaimana seorang laki-laki memilih pendamping hidupnya, padahal berpenampilan pura-pura itu adalah satu fenomena yang selalu ada dalam segala keadaan?" tanya salah seorang pemuda pada ustadz.Agak dalam Ustadz mencoba berfikir, suara lirihnya berujar "Engkau harus berhati-hati dalam memilih gadis yang menjadi pasangan hidupmu, penyimpan rahasiamu, ibu rumah tanggamu dan bunda dari anak-anakmu! Karena, tema memilih wanita itu bukanlah suatu hal yang mudah. Bahkan, sebagian besar problema dan kesulitan rumah tangga, berasal dari ketergesaan dalam memilih pasangan hidup tanpa pertimbangan sebelumnya. Berapa banyak pemuda yang memutuskan pilihan pengantinnya hanya karena ia tersihir oleh kecantikannya. Lalu, setelah itu rumah tangga menjadi jurang neraka, karena banyak kesulitan dan problema yang timbul dan tidak dapat diselesaikan. Jadi, wajar jika Islam mengajarkan agar seorang laki-laki memilih pasangan
hidupnya dengan baik". (Jamal, Kholid, Dr.2007. Ajari Aku cinta. Solo: Ziyad Visi Media. Hal : 45-46)Riuh suara deru kendaraan berpacu, aku masih harus berlomba mendapatkan cahaya temaram lampu jalanan dari kejar-kejarannya bis kota sore ini. Tak mau tertinggal serunya berkutat pada rangkaian kata demi kata, seakan membuat mataku enggan berpaling ke lain hal. Terlebih ketika ku dapati tulisan di atas tadi, rasanya hal ini menjadi penting dan tak dapat dianggap biasa saja.Buku ringan namun penuh makna. Setelah dari semalam ku coba memaknai setiap kalimat yang kubaca hingga sore ini hampir sebagian halaman buku kurampungkan, banyak hal yang bisa ku dapat. Makanya, ingin rasanya ku berbagi pada sobat-sobatku nanti. Mencoba menuliskannya secara sederhana apa yang sudah ku baca hingga sore ini.Banyak hal yang bisa dipetik dan direnungkan bagi kita. Terlebih ketika seorang pemuda yang secara fisik dan mental telah memasuki ambang jembatan pelabuhan hatinya.
Bertemu waktu dimana harus menentukan pilihan dan mencari pendamping hidupnya mengarungi samudera kehidupan serta mencari seorang ibu yang ikhlas merawat, menjaga dan membesarkan buah cintanya kelak. Pilihan waktu itu menjadi tak mudah dan memerlukan banyak pertimbangan dan bimbingan. Terlebih, ketika pemuda tersebut berusaha sekuat tenaga menjalankan cara-cara yang di Syariatkan dalam Islam.Karena sungguh banyak hal ketika kita berbicara tentang cinta yang akhirnya kita justru jatuh pada kubangan itu, tak sadar kita sedang ada pada lingkar labirin yang dibuat oleh Jin dan setan. Dan ketika kita terperosok di dalamnya, mungkin agak sulit untuk keluar. Belum lagi ketika perasaan cinta antara dua sejoli itu makin dalam kaya "Galih dan Ratna" dalam sebuah film lawas merebak. Bisa dipastikan akan hadir rasa kekecewaan ketika ada yang tak terima dengan keputusan yang diambil, atau yang lebih duahsyat putusnya silturahmi yang sudah ada. Padahal Alloh
paling benci sama orang yang memutuskan silaturahmi bukan?! Masih ditemani alunan lagu Hijjaz Ku coba tuliskan bagaimana cinta memainkan peranan dalam kehidupan apalagi ternyata Cinta itu punya tingkatan. Pertama Istihsan, tingkatan cinta yang paling dasar. Istihsan yang berarti anggapan baik menjadi awal tumbuhnya cinta atau perasaan lebih terhadap lawan jenis. Ada yang bilang dari mata turun ke hati, mungkin tingkatan ini ada pada tataran tersebut. Orang banyak jatuh suka (belum pada tahap jatuh cinta – red) pada wanita karena dia menyukai wajah dari wanita yang menjadi objek cintanya. Di sini ternyata peran mata menjadi delegasi cintanya untuk mengirim signal pesan kalo dirinya sedang dilanda kabut cinta di hatinya. Duahsyat khan ternyata fungsi mata itu, selain jadi alat indera dia juga jadi delegasi yang baik sebagai transmitter pengirim signal cinta. Dari mata, biasanya orang akan kagum kecantikan paras wanita. Ketika lidah tak lagi mampu
berujar, bibir tak lagi berucap dan badan terasa kaku setengah mati setengah hidup. Jadilah mata sebagai pahlawan mengirim signal cinta itu ke hati. Di tahapan ini, biasanya seseorang belum masuk pada tahapan cintanya. Baru sekedar kagum akan paras dan kecantikan wanita kemudian ia simpan rapat-rapat dalam hati…:PKedua, Takjub. Agaknya ini sudah ada pada tingkatan yang dapat mengeksperikan cinta. Biasanya orang yang dilanda tahapan ini, kaya perangko maunya nempel terus sama amplop kira-kira begitu analoginya. Biasanya, maunya orang ini tuh selalu deket-deket sama objek cintanya. Seakan dunia milik berdua, dia ga terlalu peduli karena yang lain Cuma ngontrak pikirnya. Banyak canda dan tawa ketika mereka berdua, saling berbicara kekaguman pada masing-masing dan kedekatan ini mulai terjalin secara intens.Dari intensitas yang cukup rutin, maka biasanya ini jadi tingkatan Ketiga yaitu RINDU. Lima kata yang ketika diucapkan ke lawan pasangannya bisa-bisa
mabuk kepayang (lebih-lebih kalo terjadi ekspresi lain bisa jadi kepalanya agak besar, hidungnya senut-senut atau malah ga mau makan atau sulit tidur. Kalo udah begini sarannya segera hubungi dokter cinta terdekat -Just Kidding red). Banyak orang bisa "GR" dibuatnya. Level ini tuh bikin cinta melekat kaya cokelat. Di dalam hati tentunya, mereka saling memendam rasa yang mengebu-gebu, ga ada waktu selain mereka berbicara tentang keasyikan mereka berdua. Buat yang kuliah, hati-hati apalagi sekolah. Rasa pada tingkatan ini bisa bikin kalian kurus dan cara diet yang salah. Karena katanya rasa ini bikin ga enak makan sama tidur, makanya saya ga menganjurkan kalian bermain sama lima kata itu apalagi di kirim ke objek cinta kalian. Efeknya duahsyattt… di tingkatan ini biasanya mereka Cuma punya satu obat untuk mengatasi ke-RINDU-an ini yaitu bertemu.Nah, sekarang kita ngomongin tingkatan terakhir. Yaitu KASMARAN. Ckk,,ckk,,ckk… bener-bener cinta memang
kaya lingkar labirin ya. Pada tingkatan ini, makna cinta dari dua sejoli tadi tuh sudah begitu dalam. mereka akan selalu dipenuhi dengan rasa cinta dan perasaan saling bergantung satu dengan yang lain. Kalo mungkin disuruh memilih, mereka akan memilih untuk jalani hidup dengan susah seneng bareng-bareng. Buat mereka ga ada yang lebih baik kecuali pasangannya. Kalo misalnya si Cowo harus berakhir hidup sampai di sini, mungkin si cewe bisa ikut-ikutan nyusul si cowo dengan cara-cara yang dianggap halal oleh dirinya sendiri. Makanya, ga sedikit kita ketemu sama berita-berita di Koran atau TV ada cewe yang gantung diri karena si cowo harus menikah dengan orang lain, atau yang agak ekstrem si Cowo rela minum racun serangga gara-gara cewenya harus menikah dengan cowo pilihan orang tua si cewe. Fuiihhh,,, dashayat bener tingkatan kasmaran ini. Rasa bergantung terlalu dalam tanpa bingkai ikatan yang halal, akhirnya banyak cara yang bisa di halalkan oleh pola
pikir mereka sendiri.Banyak banget yang ditulis oleh Dr. Kholid Jamal ini, mungkin begitu intinya yang ku ingat dan bisa berbagi dengan sobat-sobatku. Masih dikamarku yang agak sempit, masih juga terdengar canda-canda kecil bocah-bocah kampung di depan rumahku yang ku anggap asri menghabiskan waktu liburan mereka. Begitulah yang bisa ku tuliskan tentang buku AJARI AKU CINTA dengan seratuslima puluh halaman.Sebagai renungan,,,"Seorang wanita dinikahi karena empat hal : karena hartanya, kecantikannya, keturunannya, dan karena agamanya. Maka pilihlah yang memiliki agama, niscaya beruntung kedua tanganmu" (HR. Ahmad dalam Musnadnya)"Barangsiapa yang menikahi seorang wanita karena kemuliaanya, maka Allah tidak akan menambahkan untuknya kecuali kehinaan. Dan barangsiapa yang menikahinya karena harta, maka Allah akan semakin menambah kefakirannya. Dan barangsiapa yang menikahinya karena keturunan (Status sosial), maka ia akan menjadi rendah. Dan
barangsiapa yang menikahi wanita dengan maksud agar dapat menahan pandangan, menjaga kemaluan atau menyambung hubungan kerabat, maka Allah memberkahinya di dalam wanita (Pilihannya) itu. Demikian pula Allah memberkahi Si wanita di dalam lelaki itu."(HR Abu Naim dalam Kitab Al-Hilyah)."Janglah engkau nikahi wanita karena kecantikannya, barangkali kecantikannya menyebabkan ia suka membantah. Dan jangan pula engkau nikahi karena hartanya, barangkali hartanya mengakibatkan ia melampaui batas. Namun nikahilah yang memiliki (komitmen) pada AGAMAnya…" (HR Ibnu Majah)"Tidak pernah tampak bagi dua orang yang saling mencintai sebagaimana (tampaknya ketika) mereka menikah." (HR Thabrani)Ukasah Aditya kamar Sunyi Bekasi, Juni 2008http://cerminhati.multiply.com

12b.

Re: Ajari AKu Cinta

Posted by: "Bekti Hermawan" matematikaakhlaq@yahoo.com   matematikaakhlaq

Mon Jun 9, 2008 5:46 pm (PDT)

Bagiku, mungkin cinta itu tidak bisa dipelajari atau diajarkan. Cinta itu anugerah yang sudah di "install" oleh-NYA pada setiap insan ciptaan-NYA. Cinta hanya bisa diteladani.
&nbsp;
Yang pasti: aku bisa hidup selama ini&nbsp;karena memiliki CINTA dan KETIDAKTAHUAN PADA MASA DEPAN.
&nbsp;
Entah dimana aku belajar cinta. Dulu tidak tahu. Sekarang lupa.....
&nbsp;
Salam,
Bekti Hermawan
-guru jalanan-

============================================

Orangtuaku guruku. Semesta sekolahku.
Al Quran kurikulumku. Anakku sahabatku.
JAPRI dengan &amp;quot;guru jalanan&amp;quot;?
Kirim email anda ke sahabat@rumahakal.com
Send SMS/call ke 081 334 207077

=============================================

--- On Mon, 6/9/08, satya aditya &lt;ukasah_aditya@yahoo.com&gt; wrote:

From: satya aditya &lt;ukasah_aditya@yahoo.com&gt;
Subject: [sekolah-kehidupan] Ajari AKu Cinta
To: sekolah-kehidupan@yahoogroups.com, "atif" &lt;atif_bias@yahoo.com&gt;, "Wahyu bias" &lt;wahyu_bias@yahoo.com&gt;, "Yan Darta" &lt;yan.darta@jayaproteksi.com&gt;, "Hapsarina Dianti" &lt;hdianti@yahoo.com&gt;, "ika fahria" &lt;rufi_melodia@yahoo.co.id&gt;, "FLB Bekasi" &lt;flp_bekasi@yahoogroups.com&gt;
Date: Monday, June 9, 2008, 9:49 PM

AJARI AKU CINTA
Reviewed (Ukasah Aditya)

"Jadi, bagaimana seorang laki-laki memilih pendamping hidupnya, padahal berpenampilan pura-pura itu adalah satu fenomena yang selalu ada dalam segala keadaan?" tanya salah seorang pemuda pada ustadz.

Agak dalam Ustadz mencoba berfikir, suara lirihnya berujar "Engkau harus berhati-hati dalam memilih gadis yang menjadi pasangan hidupmu, penyimpan rahasiamu, ibu rumah tanggamu dan bunda dari anak-anakmu! Karena, tema memilih wanita itu bukanlah suatu hal yang mudah. Bahkan, sebagian besar problema dan kesulitan rumah tangga, berasal dari ketergesaan dalam memilih pasangan hidup tanpa pertimbangan sebelumnya. Berapa banyak pemuda yang memutuskan pilihan pengantinnya hanya karena ia tersihir oleh kecantikannya. Lalu, setelah itu rumah tangga menjadi jurang neraka, karena banyak kesulitan dan problema yang timbul dan tidak dapat diselesaikan. Jadi, wajar jika Islam mengajarkan agar seorang laki-laki memilih pasangan hidupnya dengan baik". (Jamal, Kholid, Dr.2007. Ajari Aku cinta. Solo: Ziyad Visi Media. Hal : 45-46)

Riuh suara deru kendaraan berpacu, aku masih harus berlomba mendapatkan cahaya temaram lampu jalanan dari kejar-kejarannya bis kota sore ini. Tak mau tertinggal serunya berkutat pada rangkaian kata demi kata, seakan membuat mataku enggan berpaling ke lain hal. Terlebih ketika ku dapati tulisan di atas tadi, rasanya hal ini menjadi penting dan tak dapat dianggap biasa saja.

Buku ringan namun penuh makna. Setelah dari semalam ku coba memaknai setiap kalimat yang kubaca hingga sore ini hampir sebagian halaman buku kurampungkan, banyak hal yang bisa ku dapat. Makanya, ingin rasanya ku berbagi pada sobat-sobatku nanti. Mencoba menuliskannya secara sederhana apa yang sudah ku baca hingga sore ini.

Banyak hal yang bisa dipetik dan direnungkan bagi kita. Terlebih ketika seorang pemuda yang secara fisik dan mental telah memasuki ambang jembatan pelabuhan hatinya. Bertemu waktu dimana harus menentukan pilihan dan mencari pendamping hidupnya mengarungi samudera kehidupan serta mencari seorang ibu yang ikhlas merawat, menjaga dan membesarkan buah cintanya kelak. Pilihan waktu itu menjadi tak mudah dan memerlukan banyak pertimbangan dan bimbingan.. Terlebih, ketika pemuda tersebut berusaha sekuat tenaga menjalankan cara-cara yang di Syariatkan dalam Islam.

Karena sungguh banyak hal ketika kita berbicara tentang cinta yang akhirnya kita justru jatuh pada kubangan itu, tak sadar kita sedang ada pada lingkar labirin yang dibuat oleh Jin dan setan. Dan ketika kita terperosok di dalamnya, mungkin agak sulit untuk keluar. Belum lagi ketika perasaan cinta antara dua sejoli itu makin dalam kaya "Galih dan Ratna" dalam sebuah film lawas merebak. Bisa dipastikan akan hadir rasa kekecewaan ketika ada yang tak terima dengan keputusan yang diambil, atau yang lebih duahsyat putusnya silturahmi yang sudah ada. Padahal Alloh paling benci sama orang yang memutuskan silaturahmi bukan?!

Masih ditemani alunan lagu Hijjaz Ku coba tuliskan bagaimana cinta memainkan peranan dalam kehidupan apalagi ternyata Cinta itu punya tingkatan. Pertama Istihsan, tingkatan cinta yang paling dasar. Istihsan yang berarti anggapan baik menjadi awal tumbuhnya cinta atau perasaan lebih terhadap lawan jenis. Ada yang bilang dari mata turun ke hati, mungkin tingkatan ini ada pada tataran tersebut. Orang banyak jatuh suka (belum pada tahap jatuh cinta – red) pada wanita karena dia menyukai wajah dari wanita yang menjadi objek cintanya. Di sini ternyata peran mata menjadi delegasi cintanya untuk mengirim signal pesan kalo dirinya sedang dilanda kabut cinta di hatinya. Duahsyat khan ternyata fungsi mata itu, selain jadi alat indera dia juga jadi delegasi yang baik sebagai transmitter pengirim signal cinta. Dari mata, biasanya orang akan kagum kecantikan paras wanita. Ketika lidah tak lagi mampu berujar, bibir tak lagi berucap dan badan terasa kaku setengah mati
setengah hidup. Jadilah mata sebagai pahlawan mengirim signal cinta itu ke hati. Di tahapan ini, biasanya seseorang belum masuk pada tahapan cintanya.. Baru sekedar kagum akan paras dan kecantikan wanita kemudian ia simpan rapat-rapat dalam hati…:P

Kedua, Takjub. Agaknya ini sudah ada pada tingkatan yang dapat mengeksperikan cinta. Biasanya orang yang dilanda tahapan ini, kaya perangko maunya nempel terus sama amplop kira-kira begitu analoginya. Biasanya, maunya orang ini tuh selalu deket-deket sama objek cintanya. Seakan dunia milik berdua, dia ga terlalu peduli karena yang lain Cuma ngontrak pikirnya. Banyak canda dan tawa ketika mereka berdua, saling berbicara kekaguman pada masing-masing dan kedekatan ini mulai terjalin secara intens.

Dari intensitas yang cukup rutin, maka biasanya ini jadi tingkatan Ketiga yaitu RINDU. Lima kata yang ketika diucapkan ke lawan pasangannya bisa-bisa mabuk kepayang (lebih-lebih kalo terjadi ekspresi lain bisa jadi kepalanya agak besar, hidungnya senut-senut atau malah ga mau makan atau sulit tidur. Kalo udah begini sarannya segera hubungi dokter cinta terdekat -Just Kidding red). Banyak orang bisa "GR" dibuatnya. Level ini tuh bikin cinta melekat kaya cokelat. Di dalam hati tentunya, mereka saling memendam rasa yang mengebu-gebu, ga ada waktu selain mereka berbicara tentang keasyikan mereka berdua. Buat yang kuliah, hati-hati apalagi sekolah. Rasa pada tingkatan ini bisa bikin kalian kurus dan cara diet yang salah. Karena katanya rasa ini bikin ga enak makan sama tidur, makanya saya ga menganjurkan kalian bermain sama lima kata itu apalagi di kirim ke objek cinta kalian. Efeknya duahsyattt… di tingkatan ini biasanya mereka Cuma punya satu obat
untuk mengatasi ke-RINDU-an ini yaitu bertemu.

Nah, sekarang kita ngomongin tingkatan terakhir. Yaitu KASMARAN. Ckk,,ckk,,ckk… bener-bener cinta memang kaya lingkar labirin ya. Pada tingkatan ini, makna cinta dari dua sejoli tadi tuh sudah begitu dalam. mereka akan selalu dipenuhi dengan rasa cinta dan perasaan saling bergantung satu dengan yang lain. Kalo mungkin disuruh memilih, mereka akan memilih untuk jalani hidup dengan susah seneng bareng-bareng. Buat mereka ga ada yang lebih baik kecuali pasangannya. Kalo misalnya si Cowo harus berakhir hidup sampai di sini, mungkin si cewe bisa ikut-ikutan nyusul si cowo dengan cara-cara yang dianggap halal oleh dirinya sendiri. Makanya, ga sedikit kita ketemu sama berita-berita di Koran atau TV ada cewe yang gantung diri karena si cowo harus menikah dengan orang lain, atau yang agak ekstrem si Cowo rela minum racun serangga gara-gara cewenya harus menikah dengan cowo pilihan orang tua si cewe. Fuiihhh,,, dashayat bener tingkatan kasmaran ini. Rasa
bergantung terlalu dalam tanpa bingkai ikatan yang halal, akhirnya banyak cara yang bisa di halalkan oleh pola pikir mereka sendiri.

Banyak banget yang ditulis oleh Dr. Kholid Jamal ini, mungkin begitu intinya yang ku ingat dan bisa berbagi dengan sobat-sobatku. Masih dikamarku yang agak sempit, masih juga terdengar canda-canda kecil bocah-bocah kampung di depan rumahku yang ku anggap asri menghabiskan waktu liburan mereka. Begitulah yang bisa ku tuliskan tentang buku AJARI AKU CINTA dengan seratuslima puluh halaman.

Sebagai renungan,,,

"Seorang wanita dinikahi karena empat hal : karena hartanya, kecantikannya, keturunannya, dan karena agamanya. Maka pilihlah yang memiliki agama, niscaya beruntung kedua tanganmu" (HR. Ahmad dalam Musnadnya)

"Barangsiapa yang menikahi seorang wanita karena kemuliaanya, maka Allah tidak akan menambahkan untuknya kecuali kehinaan. Dan barangsiapa yang menikahinya karena harta, maka Allah akan semakin menambah kefakirannya. Dan barangsiapa yang menikahinya karena keturunan (Status sosial), maka ia akan menjadi rendah. Dan barangsiapa yang menikahi wanita dengan maksud agar dapat menahan pandangan, menjaga kemaluan atau menyambung hubungan kerabat, maka Allah memberkahinya di dalam wanita (Pilihannya) itu. Demikian pula Allah memberkahi Si wanita di dalam lelaki itu."(HR Abu Naim dalam Kitab Al-Hilyah).

"Janglah engkau nikahi wanita karena kecantikannya, barangkali kecantikannya menyebabkan ia suka membantah. Dan jangan pula engkau nikahi karena hartanya, barangkali hartanya mengakibatkan ia melampaui batas. Namun nikahilah yang memiliki (komitmen) pada AGAMAnya…" (HR Ibnu Majah)

"Tidak pernah tampak bagi dua orang yang saling mencintai sebagaimana (tampaknya ketika) mereka menikah." (HR Thabrani)

Ukasah Aditya
kamar Sunyi
Bekasi, Juni 2008
http://cerminhati. multiply. com

13a.

Episode Tinggal Bersama yang Akan Berakhir

Posted by: "novi khansa'" novi_ningsih@yahoo.com   novi_ningsih

Mon Jun 9, 2008 12:53 pm (PDT)



Episode Tinggal Bersama yang Akan Berakhir

&nbsp;

&nbsp;

Sudah empat
tahun lebih sejak kematian bapak, ramainya rumah ini. Kami tinggal bersama.
Saya dan ibu sebagai keluarga pertama serta kakak, suaminya dan 4 anaknya
sebagai keluarga kedua. Beserta khadimat yang datang dan pergi.

&nbsp;

Saya tak ingin menyatakan sesak, tapi seru. Sangat
seru dengan berjuta konflik yang hadir. Yah, masa itu akan segera hilang,
beberapa bulan lagi, mengingat kakak saya dan keluarga, beserta dua khadimat,
atau lebih (entahlah) akan pindah.

&nbsp;

Pasti suasana rumah akan berbeda. Sangat ekstrem
malah. Rumah ini memang silih berganti penghuni. Kakak pertama yang kuliah di
Bogor, abang yang kuliah di Solo dan saya yang sempat kuliah di Depok. Bapak
dan ibu sempat hanya tinggal berdua karena hanya sesekali saya pulang. Kemudian,
bertiga, berempat hingga akhirnya kakak menikah. Kembali lagi karena bapak
meninggal dunia...

&nbsp;

Hmmm, bukannya tidak menyenangkan. Bukannya tidak
pernah ada masalah. Bukannya tidak lengkap. Bukannya tidak melelahkan.
Hari-hari yang terlalui. Empat tahun sudah menjadi saksi, si kecil Fikri yang
beranjak besar hingga akan masuk SD. Si kembar Fahimah dan Fahmi, serta Fattah
yang lahir 10 hari yang lalu. Penuh warna... bagai pelangi, hingga kadang tak
sanggup saya melihat warna apa saja yang hadir.

&nbsp;

Saya sadari penuh, banyak kepala, banyak pula
pendapat dan banyak hal yang bisa menuai konflik. Saya sadari penuh, kemampuan
saya sebagai individu masihlah kecil. Rasa egoisme seorang anak bontot masih
merajai sikap saya. Tapi, tahukah kawan, selama ini saya terus belajar. Belajar
untuk melihat segala hal dari berbagai sisi. Melihat kalau saya masihlah lemah,
selemah hamba-Nya yang bodoh.

&nbsp;

Hhh, dari mulai listrik yang bergantian. Makin memaksa saya menjadi kalong. Kadang
bersalah dan kadang kesal karena AC harus mati, air harus nyala, tapi
terang-terangan komputer Online 24 jam karena deadline. Cara bersikap kepada 3
bocah lucu yang sedang golden Age. Fikri yang berkeras tidak mau kena air,
teriakan-teriakan, perebutan kursi, halah... Saya yang kerja mulu di rumah, hampir
pergi mulu kalau week-end, dan merasa terganggu dengan berjuta
pernak-pernik.... dan ingin berteriak... wooy, gw butuh privasi, abis itu
ngos-ngosan karena haus.. halah.

&nbsp;

Seegois apapun sikap saya. Semanja apapun saya
sebagai anak bontot. Rasa cinta ini begitu besar. Rasa tulus menyayangi
malaikat-malaikat kecil itu... yah, saya memang masih belajar... Di balik
segala kekonyolan saya, kegokilan saya, kecuekan saya... saya selalu punya hati
untuk mereka. Warna hidup yang tak akan mudah terlupa. Tapi, saya juga punya
kehidupan... saya punya kegiatan... saya dengan berjuta mimpi dan cita-cita
saya... Aah, naif, ya? Biarin.... terserah gw, halah

&nbsp;

Banyak yang terjadi selama empat tahun... moga
bisa menjadi pelajaran...

Banyak yang terjadi selama ini... moga banyak
hikmah yang bisa saya pungut...

&nbsp;

Kalau kata ibu, koreksi diri yang penting...

Saya pikir saya memang banyak salah...

Apalagi sama ibu...

&nbsp;

Kerinduan akan masa-masa itu pasti akan hadir.
Yakin, sih... tapi bukankan roda terus berputar. Sudah banyak pula rencana di
kepala. Memang harus begini dan begitu. Doakan saja semua bahagia... happly
ever after, hehehehe, halah..

Hmm... moga kita semua selalu diberi hidayah dan
limpahan kasih sayang dari-Nya... aamiin :)

&nbsp;

Hmm, sambil mikir-mikir...

Bulan juli ntar listrik, telepon, Pam, udah kudu
bayar sendiri belum, yak :D

Kurangin semuanya, dah pengeluaran yang ga mikir-mikir...

Bakalan mirip kayak anak kos lagi, neh...

&nbsp;

novi_khansa'kreatif
~Graphic Design 4 Publishing~
YM : novi_ningsih
http://akunovi.multiply.com
http://novikhansa.rezaervani.com/

13b.

Balasan: [sekolah-kehidupan] Episode Tinggal Bersama yang Akan Berak

Posted by: "CaturCatriks" akil_catur@yahoo.co.id   akil_catur

Mon Jun 9, 2008 6:26 pm (PDT)

iya, mb nop
kadang rasa cinta semakin terasa saat kita akan akan ditinggalkan

tapi tetep semangat kan?

novi khansa' <novi_ningsih@yahoo.com> wrote: Episode Tinggal Bersama yang Akan Berakhir

Sudah empat tahun lebih sejak kematian bapak, ramainya rumah ini. Kami tinggal bersama. Saya dan ibu sebagai keluarga pertama serta kakak, suaminya dan 4 anaknya sebagai keluarga kedua. Beserta khadimat yang datang dan pergi.


CaturCatriks

Editor - Penulis
http://caturcatriks.blogspot.com

---------------------------------
Yahoo! Toolbar kini dilengkapi dengan Search Assist. Download sekarang juga.
14.

Fwd: Membingkar Jaringan AKKBB (Bag.1) Kiriman Seorang teman...

Posted by: "abdul azis" abdul_azis80@yahoo.com   abdul_azis80

Mon Jun 9, 2008 6:18 pm (PDT)



Note: forwarded message attached.

~ Jangan Mati Sebelum Berarti, Berbuatlah Yang Terbaik, Karena Hidup Hanya Sekali ~

Abdul Azis, S.Pd
Direktur Eksekutif Salman Institute

www.cahayarumah.multiply.com
http://indonetwork.co.id/salmaninstitute/profile/
YM. abdul_azis80
15a.

SK MEMPERTEMUKAN (JODOH) KAMI>>m sya2, m dani, p teha, m sismanto, m

Posted by: "CaturCatriks" akil_catur@yahoo.co.id   akil_catur

Mon Jun 9, 2008 6:24 pm (PDT)

mb sya2
pas cucurak di bogor dulu, sy belm ada rasa apa2 ma retno
biasa saja seperti teman2 lain
(tp deg2an seperti yg dimaksud mungkin terjadi pada diri retno, krn kemudian diketahui bahwa - menurut primbon - dia sudah nge-fans dari dulu ma aku, hihihi)

ms dani
thanx pujiannya
tiba2 aku merasa gemuk
semakin dipuji, semakin gemuk, hehe

p teha + p sis
iya, kayaknya mmg ada cerita versi istri
(gmn istriku sayang?)

m novi
cie cie ..
ehm ehm
(saya punya julukan buat kamu: Nope, Gope, cepe, cape de, hehe, pis)

m fiyan
thanx y
bagaimana klo kamu jgn jadi mak comblang
tapi jadi orng yng dicomblangin?
(biar hatimu gak gundah gulana terus?)

mb diyah
hmm, sy mmg priasejati, hehe
iya aku juga sepakat, klo "pernikahan impian saya" punya istriku itu keren banget, hehe

btw
thanx semua
maaf klo ada yg kurang berkenan

salam persaudaraan

punya_retno <punya_retno@yahoo.com> wrote: iya, mas catur, saya sepakat sama kang dani.
serius, tulisan indah di hari senin (dgn gaya formil ke suami).
thanks for writing such a wonderful essay.
that's why i love you, sunshine.
meet you later yak!

-retno-

--- In sekolah-kehidupan@yahoogroups.com, "Syafaatus Syarifah"
<syarifah@...> wrote:
>
> duh..kok diriku jadi termehe-mehe bacanya... romantis pisan euy..
> brarti sewaktu Retno jadi MC di cucurka bogor itu..Catur pasti udah
dag dig dug ya ngeliatnya... :D
> moga2 jadi keluarga samara yaa...
> maaf aku gak bisa dateng ke nikahan kalian wkt itu
>
> ----- Original Message -----
> From: CaturCatriks
> To: sekolah kehidupan
> Sent: Monday, June 09, 2008 7:41 AM
> Subject: [sekolah-kehidupan] SK MEMPERTEMUKAN (JODOH) KAMI
>
>
>
> SK MEMPERTEMUKAN (JODOH) KAMI
> Oleh CaturCatriks
>
>
> Pernikahan impian saya tak perlu perjanjian pra-nikah. Bagi saya,
janji seorang pria kepada Tuhan saat ijab kabul adalah janji yang
paling utama. Karena itu adalah janji seorang pria pada penciptanya,
Sang Maha. Dan saya selalu percaya, bahwa para pecinta Tuhan, tak akan
pernah berani untuk mendustaiNya.
> ***
>
> Karena ingatan yang cukup pendek, saya lupa dengan kalender.
Tepatnya kapan dan hari apa saya mulai bergabung dengan milis Sekolah
Kehidupan (SK). Mungkin, sekarang waktu tidak begitu penting. Aku
hanya sedikit ingat tentang proses. Tapi ketika sampai pada tahap yang
tak terduga, saya menyadari bahwa sesuatu yang terabaikan, bisa
menjadi cukup penting jika aku menuliskannya. Karena di milis Sekolah
Kehidupan inilah, kutemukan jodohku.
> .
>





CaturCatriks

Editor - Penulis
http://caturcatriks.blogspot.com

---------------------------------
Bergabunglah dengan orang-orang yang berwawasan, di bidang Anda di Yahoo! Answers
16.

(Inspirasi) Si Nyolot Janet

Posted by: "Jenny Jusuf" j3nnyjusuf@yahoo.com   j3nnyjusuf

Mon Jun 9, 2008 6:30 pm (PDT)



Sekadar oleh-oleh dari perayaan Natal Sekolah Minggu tahun lalu. Saya hanya bertemu dengannya sekali, dan sejak itu saya tidak pernah melihat sosoknya lagi. Mudah2an oleh-oleh ini bisa membawa makna ;-)

-----
&nbsp;"DUUUH, DUNIA SEMPIT
BANGET SIH!"

Saya menoleh, spontan mencari sumber suara itu. Teriakan itu terasa agak
mengganggu, karena diucapkan dengan nada tajam dan *ehem* nyolot di
antara kerumunan anak Sekolah Minggu berusia antara 2 sampai 12 tahun yang
memadati aula gereja dalam rangka perayaan Natal.

There she was, duduk di atas tempat tidur dengan beberapa anak
perempuan lain, sibuk menghias kaus kaki Natal dengan bahan seadanya. Dalam
perayaan kali ini, semua anak diwajibkan menghias kaus kaki flanel yang
nantinya akan diisi hadiah dan mereka semua menginap di aula yang sudah disulap
jadi lautan matras.

Namanya Janet. Rambutnya pendek dan ia satu kepala lebih tinggi dari anak-anak
seusianya. Sekilas melihat saja, ia sudah tampak menonjol. Begitu ia buka
mulut, semua orang menoleh.

Sumpah, cara bicaranya sangat nyolot untuk ukuran anak SD.

Beberapa anak yang sudah selesai dengan pekerjaan masing-masing menghampiri
kerumunan kecil itu dan asyik menonton sambil berceloteh ribut.

"KITA HARUS SABAR YA LON, BIKIN PRAKARYA DI RUANGAN KAYAK GINI!"

Ilona -anak yang diajak bicara- tidak menyahut. Beberapa pasang mata menatap
Janet dengan sorot terganggu, tapi ia tidak peduli. Nggak nyadar, malah.

Semakin banyak anak yang datang berkerubung. Matras dan bantal diinjak-injak.
Janet melirik matrasnya yang tidak jauh dari situ.

"TERUS AJA INJEK-INJEK RANJANG GUA! BIKIN TANGAN GATEL AJA PENGEN MUKUL!"

Saya menoleh ke arah yang dimaksudnya, dan melihat bocah yang dengan inosen enjot-enjotan
di atas matras Janet.

Si kecil Alex.

Hayyyah.

"Janet, kamu itu terlalu jujur kalo ngomong," cetus Ilona, yang pembawaannya
halus dan sangat lembut.

"Emang." Janet membalas cuek.

"Menurut aku kamu terlalu kasar," sela adik Ilona.

Janet diam saja. Saya sempat mikir, "Dalem bo, daleeeem" dan menyangka Janet
akan menghentikan polahnya.

Seorang guru Sekolah Minggu menghampiri Janet, memperhatikan pekerjaan
tangannya dan berkomentar di depan anak-anak lain, "Ini manik-maniknya kalo
ditempel di sini, warnanya jadi mati."

(FYI, guru Sekolah Minggu ini adalah seorang bapak dua anak yang mengajar di
kelas Senior.)

"TERUS AJA KASIH TAU SEMUA ORANG!!"

Buset dah.

Setelah puas melihat-lihat, saya meninggalkan mereka.

Tadi pagi, saya kembali untuk menonton anak-anak itu berburu kado Natal dan
menghias ginger bread.

Setiap anak mendapat sepotong ginger bread, whipped cream, permen dan
cokelat aneka bentuk untuk menghias kue masing-masing. Setelah berkeliling,
saya kembali nyangkut di tempat Janet dan kawan-kawan.

Cukup lama Janet menunggu giliran untuk menyaluti kuenya dengan whipped
cream, karena sendoknya hanya satu. Ketika tiba gilirannya, Janet memulas
kuenya dengan hati-hati dan rapi. Setelah seluruh permukaan kue tersalut whipped
cream, ia mulai mengambil cokelat mungil berbentuk bulat.

Saya terus mengamatinya bekerja. Boleh juga. Sangat cermat dan telaten, jauh
lebih rapi dibanding teman-temannya.

Lumayan deh, biar galak seenggaknya kerjaannya bagus, pikir saya usil.

Tiba-tiba, seorang gadis cilik menghampiri kelompok Janet dan langsung berjalan
ke arahnya.

Janet sedang berkonsentrasi menyusun cokelat supaya tidak merusak lapisan whipped
cream yang mudah sekali tercecer. Badannya membungkuk, keningnya
berkerut-kerut.

Bocah itu duduk persis di sebelah Janet, nyaris menempelkan tubuh ke lengan
Janet, mengacungkan ginger bread yang bentuknya nggak karuan sambil
berseru lantang:

"CICI JANET, LIAT DEH PUNYA AKU."

Mampus dah.

Saya sungguh iba pada nasib si bocah tak berdosa.

Tapi Janet tidak berteriak.

Ia menoleh, memperhatikan ginger bread yang nggak jelas wujudnya itu
dan berkata pelan, "Iya, nanti ya, lagi ngerjain ini dulu."

Bocah itu menarik tangannya dan duduk nyaman di sisi Janet, masih dengan posisi
hampir lendotan di lengan Janet.

Bocah kedua datang dan melakukan hal yang sama: menunjukkan hasil karyanya
kepada Janet dan menunggu komentar gadis itu.

Lalu bocah ketiga datang, dan begitu seterusnya. Janet meladeni mereka dengan
sabar sambil terus berkonsentrasi menyelesaikan ginger bread-nya.

Akhirnya kue berbentuk boneka itu selesai dihias. Janet menyingkirkan sisa
cokelat dan memandang 'prakarya'nya dengan bangga. Saat itu, di sekelilingnya
sudah berkumpul anak-anak kecil yang usianya tak lebih dari 5 tahun.

Saya melongo bego.

Kemana monster kecil yang tadi malam?

Usai perayaan, saya duduk di meja makan dan ngobrol dengan seorang guru Sekolah
Minggu yang juga kawan saya. Saya bertanya tentang Janet dan sikapnya semalam.

"Oh, Janet. Iya tuh, semua orang nanyain tentang Janet." Ucap kawan saya sambil
cengar-cengir. "Anaknya emang gitu, tapi sebenernya dia baik. Sama anak kecil ngemong
banget, malah."

Saya kembali bengong dengan blo'on.

Di pojok ruangan, Janet sedang sibuk berfoto dengan Ilona dan adiknya memakai
kamera handphone dalam berbagai gaya. Setiap kali kamera selesai
dijepretkan, mereka akan berebut mengamati hasilnya sambil tergelak-gelak seru.
Semuanya, termasuk Janet.

Dia tidak ada bedanya dengan anak-anak lain. Polos, heboh, ceria dan sama
berisiknya.

Saya memandangnya, dan langsung merasa malu karena terlalu cepat menghakimi.

:)

ROCK Your Life! - Jenny Jusuf - http://jennyjusuf.blogspot.com

Recent Activity
Visit Your Group
Sell Online

Start selling with

our award-winning

e-commerce tools.

Yahoo! Groups

w/ John McEnroe

Join the All-Bran

Day 10 Club.

Y! Groups blog

the best source

for the latest

scoop on Groups.

Need to Reply?

Click one of the "Reply" links to respond to a specific message in the Daily Digest.

Create New Topic | Visit Your Group on the Web
MARKETPLACE
You rock! Blockbuster wants to give you a complimentary trial of Blockbuster Total Access.

Tidak ada komentar: