Messages In This Digest (25 Messages)
- 1a.
- Re: Episode Tinggal Bersama yang Akan Berakhir From: Nursalam AR
- 1b.
- Re: Episode Tinggal Bersama yang Akan Berakhir From: novi_ningsih
- 2a.
- Re: [Kiat Sukses] Jadilah Orang yang Menguntungkan From: fil_ardy
- 3a.
- Re: [Si Ullan yang Nggemesin] Kata Mutiara From: fil_ardy
- 4a.
- Re: Ini cerpen lhooo, bukan beneran:D From: fil_ardy
- 4b.
- Re: Ini cerpen lhooo, bukan beneran:D From: adzdzaki
- 4c.
- Re: Ini cerpen lhooo, bukan beneran:D From: novi_ningsih
- 5a.
- Re: (Diary) Jalan-jalan di rapat Milad From: adzdzaki
- 5b.
- Re: (Diary) Jalan-jalan di rapat Milad From: novi_ningsih
- 5c.
- Re: (Diary) Jalan-jalan di rapat Milad From: dyah zakiati
- 5d.
- Re: (Diary) Jalan-jalan di rapat Milad From: Nia Robiatun Jumiah
- 6.
- Tuk Maz Arya dan teman2 (about info Milad) From: dyah zakiati
- 7a.
- Re: (puisi) LELAH From: dyah zakiati
- 8a.
- Re: (Diary) Jalan-jalan di rapat Milad -mas catur From: novi_ningsih
- 9.
- Sebuah luka di gudang hati kita From: dyah zakiati
- 10a.
- Re: (Diary) Jalan-jalan di rapat Milad-mas Fiyan & mas nur From: novi_ningsih
- 11a.
- Re: [CATHAR] GUDANG SUREALIS From: Lia Octavia
- 12.
- [OOT] mohon pinjami kami 20 ribu From: graham wiratama
- 13a.
- Re: Ajari AKu Cinta (Mas Sismanto) From: satya aditya
- 14a.
- Re: YUK, SIAP-SIAP PILIH KETUA BARU ESKA From: Epri Saqib
- 14b.
- Re: YUK, SIAP-SIAP PILIH KETUA BARU ESKA From: Epri Saqib
- 15.
- Dari Komunitas Sekolah Kehidupan untuk Pondok Yatim Portalinfaq From: Epri Saqib
- 16a.
- Re: Pengumuan Artikel Inspiratif dan Puisi Terpilih Untuk Buku Antol From: dewi cendika
- 16b.
- Re: Pengumuan Artikel Inspiratif dan Puisi Terpilih Untuk Buku Antol From: dewi cendika
- 17a.
- Re: Ajari AKu Cinta From: satya aditya
Messages
- 1a.
-
Re: Episode Tinggal Bersama yang Akan Berakhir
Posted by: "Nursalam AR" nursalam.ar@gmail.com
Wed Jun 11, 2008 4:11 am (PDT)
Haru betul ya:). Emang kalo nulisnya dari hati (apalagi sampe berderai
airmata) pasti deh nyampe di hati,hehe...Seperti tulisan Nopi
ini.Applaus,please!
Benar kata orang ya, 'home sweet home' bukan 'house sweet house'. Yang
terpenting adalah wujud 'batin" sebuah rumah (home) bukan wujud fisik
(house). Biar bocor, AC ga nyala yah tetap[ surga juga ya:). Senada dengan
Mbak Dyah, undanglah satu orang saja ke rumah batinmu, baru bangun deh rumah
fisik,hehe...Ngerti kan?
Tabik,
Nursalam AR
On 6/10/08, novi khansa' <novi_ningsih@yahoo.com > wrote:
>
> Episode Tinggal Bersama yang Akan Berakhir
>
>
>
>
>
>
>
>
> Sudah empat tahun lebih sejak kematian bapak, ramainya rumah ini. Kami
> tinggal bersama. Saya dan ibu sebagai keluarga pertama serta kakak, suaminya
> dan 4 anaknya sebagai keluarga kedua. Beserta khadimat yang datang dan
> pergi.
>
>
>
> Saya tak ingin menyatakan sesak, tapi seru. Sangat seru dengan berjuta
> konflik yang hadir. Yah, masa itu akan segera hilang, beberapa bulan lagi,
> mengingat kakak saya dan keluarga, beserta dua khadimat, atau lebih
> (entahlah) akan pindah.
>
>
>
> Pasti suasana rumah akan berbeda. Sangat ekstrem malah. Rumah ini memang
> silih berganti penghuni. Kakak pertama yang kuliah di Bogor, abang yang
> kuliah di Solo dan saya yang sempat kuliah di Depok. Bapak dan ibu sempat
> hanya tinggal berdua karena hanya sesekali saya pulang. Kemudian, bertiga,
> berempat hingga akhirnya kakak menikah. Kembali lagi karena bapak meninggal
> dunia...
>
>
>
> Hmmm, bukannya tidak menyenangkan. Bukannya tidak pernah ada masalah.
> Bukannya tidak lengkap. Bukannya tidak melelahkan. Hari-hari yang terlalui.
> Empat tahun sudah menjadi saksi, si kecil Fikri yang beranjak besar hingga
> akan masuk SD. Si kembar Fahimah dan Fahmi, serta Fattah yang lahir 10 hari
> yang lalu. Penuh warna... bagai pelangi, hingga kadang tak sanggup saya
> melihat warna apa saja yang hadir.
>
>
>
> Saya sadari penuh, banyak kepala, banyak pula pendapat dan banyak hal yang
> bisa menuai konflik. Saya sadari penuh, kemampuan saya sebagai individu
> masihlah kecil. Rasa egoisme seorang anak bontot masih merajai sikap saya.
> Tapi, tahukah kawan, selama ini saya terus belajar. Belajar untuk melihat
> segala hal dari berbagai sisi. Melihat kalau saya masihlah lemah, selemah
> hamba-Nya yang bodoh.
>
>
>
> Hhh, dari mulai listrik yang bergantian. Makin memaksa saya menjadi
> kalong. Kadang bersalah dan kadang kesal karena AC harus mati, air harus
> nyala, tapi terang-terangan komputer Online 24 jam karena deadline. Cara
> bersikap kepada 3 bocah lucu yang sedang golden Age. Fikri yang berkeras
> tidak mau kena air, teriakan-teriakan, perebutan kursi, halah... Saya yang
> kerja mulu di rumah, hampir pergi mulu kalau week-end, dan merasa terganggu
> dengan berjuta pernak-pernik.... dan ingin berteriak... wooy, gw butuh
> privasi, abis itu ngos-ngosan karena haus.. halah.
>
>
>
> Seegois apapun sikap saya. Semanja apapun saya sebagai anak bontot. Rasa
> cinta ini begitu besar. Rasa tulus menyayangi malaikat-malaikat kecil itu...
> yah, saya memang masih belajar... Di balik segala kekonyolan saya, kegokilan
> saya, kecuekan saya... saya selalu punya hati untuk mereka. Warna hidup yang
> tak akan mudah terlupa. Tapi, saya juga punya kehidupan... saya punya
> kegiatan... saya dengan berjuta mimpi dan cita-cita saya... Aah, naif, ya?
> Biarin.... terserah gw, halah
>
>
>
> Banyak yang terjadi selama empat tahun... moga bisa menjadi pelajaran...
>
> Banyak yang terjadi selama ini... moga banyak hikmah yang bisa saya
> pungut...
>
>
>
> Kalau kata ibu, koreksi diri yang penting...
>
> Saya pikir saya memang banyak salah...
>
> Apalagi sama ibu...
>
>
>
> Kerinduan akan masa-masa itu pasti akan hadir. Yakin, sih... tapi bukankan
> roda terus berputar. Sudah banyak pula rencana di kepala. Memang harus
> begini dan begitu. Doakan saja semua bahagia... happly ever after, hehehehe,
> halah..
>
> Hmm... moga kita semua selalu diberi hidayah dan limpahan kasih sayang
> dari-Nya... aamiin :)
>
>
>
> Hmm, sambil mikir-mikir...
>
> Bulan juli ntar listrik, telepon, Pam, udah kudu bayar sendiri belum, yak
> :D
>
> Kurangin semuanya, dah pengeluaran yang ga mikir-mikir...
>
> Bakalan mirip kayak anak kos lagi, neh...
>
>
>
>
>
>
>
>
> novi_khansa'kreatif
> ~Graphic Design 4 Publishing~
> YM : novi_ningsih
> http://akunovi.multiply. com
> http://novikhansa.rezaervani. com/
>
>
>
>
>
--
-"When there's a will there's a way"
Nursalam AR
Translator & Writer
0813-10040723
021-91477730
http://nursalam.multiply. com
YM ID: nursalam_ar
- 1b.
-
Re: Episode Tinggal Bersama yang Akan Berakhir
Posted by: "novi_ningsih" novi_ningsih@yahoo.com novi_ningsih
Wed Jun 11, 2008 6:46 am (PDT)
halah...
mas nur ini...
ketahuan rupanya kalau aku rasanya ga rela berpisah dengan F4: Fikri,
fahimah, Fahmi dan Fattah
ketahuan, lagi nangis bombay, ya, hehehe :D, halah, ga segitunya
duh, pasti emang kangen banget... apalagi suara-suara itu..
apalagi... canda ria mereka. haduuuh, walau kadang puyeng juga :hihi:
dan... ga selamanya musti begini... karena rumah makin ga muat,
hehehe...apa sih
hmm, aku selalu menginginkan rumah ini adalah tempat aku kembali, dari
segala aktivitas, perjalanan dan banyak lagi...
hehehe, maksudnya rumah batin teh apa?
:D
makasi ya mas nursalam
semangaaaaaaaat
Novi :)
--- In sekolah-kehidupan@yahoogroups. , "Nursalam AR"com
<nursalam.ar@...> wrote:
>
> Haru betul ya:). Emang kalo nulisnya dari hati (apalagi sampe berderai
> airmata) pasti deh nyampe di hati,hehe...Seperti tulisan Nopi
> ini.Applaus,please!
>
> Benar kata orang ya, 'home sweet home' bukan 'house sweet house'. Yang
> terpenting adalah wujud 'batin" sebuah rumah (home) bukan wujud fisik
> (house). Biar bocor, AC ga nyala yah tetap[ surga juga ya:). Senada
dengan
> Mbak Dyah, undanglah satu orang saja ke rumah batinmu, baru bangun
deh rumah
> fisik,hehe...Ngerti kan?
>
> Tabik,
>
> Nursalam AR
>
>
> On 6/10/08, novi khansa' <novi_ningsih@...> wrote:
> >
> > Episode Tinggal Bersama yang Akan Berakhir
> >
> >
> >
> >
> >
> >
> >
> >
> > Sudah empat tahun lebih sejak kematian bapak, ramainya rumah ini. Kami
> > tinggal bersama. Saya dan ibu sebagai keluarga pertama serta
kakak, suaminya
> > dan 4 anaknya sebagai keluarga kedua. Beserta khadimat yang datang dan
> > pergi.
> >
> >
> >
> > Saya tak ingin menyatakan sesak, tapi seru. Sangat seru dengan berjuta
> > konflik yang hadir. Yah, masa itu akan segera hilang, beberapa
bulan lagi,
> > mengingat kakak saya dan keluarga, beserta dua khadimat, atau lebih
> > (entahlah) akan pindah.
> >
> >
> >
> > Pasti suasana rumah akan berbeda. Sangat ekstrem malah. Rumah ini
memang
> > silih berganti penghuni. Kakak pertama yang kuliah di Bogor, abang
yang
> > kuliah di Solo dan saya yang sempat kuliah di Depok. Bapak dan ibu
sempat
> > hanya tinggal berdua karena hanya sesekali saya pulang. Kemudian,
bertiga,
> > berempat hingga akhirnya kakak menikah. Kembali lagi karena bapak
meninggal
> > dunia...
> >
> >
> >
> > Hmmm, bukannya tidak menyenangkan. Bukannya tidak pernah ada masalah.
> > Bukannya tidak lengkap. Bukannya tidak melelahkan. Hari-hari yang
terlalui.
> > Empat tahun sudah menjadi saksi, si kecil Fikri yang beranjak
besar hingga
> > akan masuk SD. Si kembar Fahimah dan Fahmi, serta Fattah yang
lahir 10 hari
> > yang lalu. Penuh warna... bagai pelangi, hingga kadang tak sanggup
saya
> > melihat warna apa saja yang hadir.
> >
> >
> >
> > Saya sadari penuh, banyak kepala, banyak pula pendapat dan banyak
hal yang
> > bisa menuai konflik. Saya sadari penuh, kemampuan saya sebagai
individu
> > masihlah kecil. Rasa egoisme seorang anak bontot masih merajai
sikap saya.
> > Tapi, tahukah kawan, selama ini saya terus belajar. Belajar untuk
melihat
> > segala hal dari berbagai sisi. Melihat kalau saya masihlah lemah,
selemah
> > hamba-Nya yang bodoh.
> >
> >
> >
> > Hhh, dari mulai listrik yang bergantian. Makin memaksa saya menjadi
> > kalong. Kadang bersalah dan kadang kesal karena AC harus mati, air
harus
> > nyala, tapi terang-terangan komputer Online 24 jam karena
deadline. Cara
> > bersikap kepada 3 bocah lucu yang sedang golden Age. Fikri yang
berkeras
> > tidak mau kena air, teriakan-teriakan, perebutan kursi, halah...
Saya yang
> > kerja mulu di rumah, hampir pergi mulu kalau week-end, dan merasa
terganggu
> > dengan berjuta pernak-pernik.... dan ingin berteriak... wooy, gw butuh
> > privasi, abis itu ngos-ngosan karena haus.. halah.
> >
> >
> >
> > Seegois apapun sikap saya. Semanja apapun saya sebagai anak
bontot. Rasa
> > cinta ini begitu besar. Rasa tulus menyayangi malaikat-malaikat
kecil itu...
> > yah, saya memang masih belajar... Di balik segala kekonyolan saya,
kegokilan
> > saya, kecuekan saya... saya selalu punya hati untuk mereka. Warna
hidup yang
> > tak akan mudah terlupa. Tapi, saya juga punya kehidupan... saya punya
> > kegiatan... saya dengan berjuta mimpi dan cita-cita saya... Aah,
naif, ya?
> > Biarin.... terserah gw, halah
> >
> >
> >
> > Banyak yang terjadi selama empat tahun... moga bisa menjadi
pelajaran...
> >
> > Banyak yang terjadi selama ini... moga banyak hikmah yang bisa saya
> > pungut...
> >
> >
> >
> > Kalau kata ibu, koreksi diri yang penting...
> >
> > Saya pikir saya memang banyak salah...
> >
> > Apalagi sama ibu...
> >
> >
> >
> > Kerinduan akan masa-masa itu pasti akan hadir. Yakin, sih... tapi
bukankan
> > roda terus berputar. Sudah banyak pula rencana di kepala. Memang harus
> > begini dan begitu. Doakan saja semua bahagia... happly ever after,
hehehehe,
> > halah..
> >
> > Hmm... moga kita semua selalu diberi hidayah dan limpahan kasih sayang
> > dari-Nya... aamiin :)
> >
> >
> >
> > Hmm, sambil mikir-mikir...
> >
> > Bulan juli ntar listrik, telepon, Pam, udah kudu bayar sendiri
belum, yak
> > :D
> >
> > Kurangin semuanya, dah pengeluaran yang ga mikir-mikir...
> >
> > Bakalan mirip kayak anak kos lagi, neh...
> >
> >
> >
> >
> >
> >
> >
> >
> > novi_khansa'kreatif
> > ~Graphic Design 4 Publishing~
> > YM : novi_ningsih
> > http://akunovi.multiply. com
> > http://novikhansa.rezaervani. com/
> >
> >
> >
> >
> >
>
>
>
> --
> -"When there's a will there's a way"
> Nursalam AR
> Translator & Writer
> 0813-10040723
> 021-91477730
> http://nursalam.multiply. com
> YM ID: nursalam_ar
>
- 2a.
-
Re: [Kiat Sukses] Jadilah Orang yang Menguntungkan
Posted by: "fil_ardy" fil_ardy@yahoo.com fil_ardy
Wed Jun 11, 2008 4:13 am (PDT)
Luar biasa mas Jonru
bergizi sekali tulisannya
manjadi suplemen dikala malas menulis
Satu hal yang saya tangkap dengan tegas
dari tulisan ini, bahwa hubungan yang bersimbiosis
mutualisme ternyata akan mendatangkan mata rantai keuntungan
yang tidak putus, jadi mungkin tidak ada salahnya
berbagi ide, ketika diperkirakan ide kita memang menghasilkan keuntungan.
Apappun
Terimaksaih Mas Junru
DANI
In sekolah-kehidupan@yahoogroups. , Jonru <jonrusaja@.com ..> wrote:
>
> [Kiat Sukses] Jadilah Orang yang Menguntungkan
>
> Oleh: Jonru
>
> http://www.jonru.net/kiat- sukses-jadilah- orang-yang- menguntungkan
>
>
> Ide awal tulisan ini berasal dari ucapan Pak Mario Teguh dalam acara
> Business Art di O Channel beberapa waktu lalu. Pak Mario bilang, pribadi
> yang disukai oleh semua orang adalah pribadi yang menguntungkan. Sebuah
> penjelasan yang sangat singkat, padat, namun penuh makna. Lantas
tadi malam,
> saya berkunjung ke rumah seorang sahabat - pengusaha bernama Pak
Arief. Ada
> ucapan dia yang membuat saya teringat lagi pada ceramah Pak Mario
Teguh, dan
> menggerakkan saya untuk menulis artikel ini.
>
- 3a.
-
Re: [Si Ullan yang Nggemesin] Kata Mutiara
Posted by: "fil_ardy" fil_ardy@yahoo.com fil_ardy
Wed Jun 11, 2008 4:15 am (PDT)
Wow, kumpulan kalimat yang
berenergi.
Thx for collect n share it!
DANI
In sekolah-kehidupan@yahoogroups. , Rizqul <rice_kul@..com .> wrote:
>
> Semakin Anda memahami lebih banyak tentang dunia di sekitar Anda,
> semakin bergairah dan penasaran terhadap kenyataan hidup dalam hidup
> Anda.Semakin besar âMengapaâ Anda akan semakin besar energi yang
> mendorong Anda untuk meraih sukses.Mimpi tidak hanya membantu Anda
> berhadapan dengan kegagalan, tetapi mereka juga memotivasi Anda secara
- 4a.
-
Re: Ini cerpen lhooo, bukan beneran:D
Posted by: "fil_ardy" fil_ardy@yahoo.com fil_ardy
Wed Jun 11, 2008 4:18 am (PDT)
Rinta itu ikhwan apa akhwat
to,mbake?
Tadinya mau balasa pake cerpen juga
tapi ragu2 sama penokohannya
Hehehe
DANI
In sekolah-kehidupan@yahoogroups. , dyah zakiati <adzdzaki@..com .> wrote:
>
> Rinta menatap dalam-dalam lembar kertas di tangannya. Ah, itukah yang
> dia cari? Terlalu baik. Ia merasa dirinya tak sepadan dengan orang itu.
> Aktivitas dakwahnya yang luar biasa membuat Rinta mengaca dalam-dalam.
> Ia hanyalah gadis biasa yang masih gemar main-main dan tak pandai
> membagi waktu. Begitu banyak kekurangan yang ia miliki. Tapi ia
> berfikir bahwa itulah jalan dan cara yang ia harapkan. Bersih tanpa
> noda. Ia juga berharap orang yang menjadi pendampingnya bukanlah orang
> yang ia kenal sebelumnya.
>
- 4b.
-
Re: Ini cerpen lhooo, bukan beneran:D
Posted by: "adzdzaki" adzdzaki@yahoo.com adzdzaki
Wed Jun 11, 2008 4:35 am (PDT)
Waaah, ditunggu balasannya Maz Dani. Pakai cerpen juga. Rinta akhwat
duunk, sejak kapan aku jadi ikhwan. Ups. Hehehe, just kidding.
Hayooo, dinanti yaa balasannya:D
Salam
Dyah
--- In sekolah-kehidupan@yahoogroups. , "fil_ardy" <fil_ardy@..com .> wrote:
>
> Rinta itu ikhwan apa akhwat
> to,mbake?
> Tadinya mau balasa pake cerpen juga
> tapi ragu2 sama penokohannya
> Hehehe
>
> DANI
- 4c.
-
Re: Ini cerpen lhooo, bukan beneran:D
Posted by: "novi_ningsih" novi_ningsih@yahoo.com novi_ningsih
Wed Jun 11, 2008 6:55 am (PDT)
Hmmm, curiga nih :D
kayaknya?
udah pengalaman ya mendapat selembar kertas "masa depan", hehehe :P
semangaaaaaaaaaat :D
semangat apa coba :D
--- In sekolah-kehidupan@yahoogroups. , dyah zakiati <adzdzaki@..com .>
wrote:
>
> Rinta menatap dalam-dalam lembar kertas di tangannya. Ah, itukah yang
> dia cari? Terlalu baik. Ia merasa dirinya tak sepadan dengan orang itu.
> Aktivitas dakwahnya yang luar biasa membuat Rinta mengaca dalam-dalam.
> Ia hanyalah gadis biasa yang masih gemar main-main dan tak pandai
> membagi waktu. Begitu banyak kekurangan yang ia miliki. Tapi ia
> berfikir bahwa itulah jalan dan cara yang ia harapkan. Bersih tanpa
> noda. Ia juga berharap orang yang menjadi pendampingnya bukanlah orang
> yang ia kenal sebelumnya.
>
> Seperti apakah yang ia inginkan,
> seperti apakah? Kalaulah ia mengaca pada dirinya, maka sebenarnya ia
> tak berharap banyak. Tapi kalaulah ia boleh bermimpi dan berharap, maka
> ada hal yang ia inginkan:
> Aku ingin dia yang mencintaiku karena
> Allah, dan aku mencintainya karena Allah. Aku ingin dia yang
> menyediakan waktunya bagi dakwah ini. Tak mengapa bagiku bila ia tak
> dapat banyak membagi waktu untukku. Aku akan mendukungnya,
> menyemangatinya untuk terus di jalan ini. Aku ingin agar kami bisa
> saling belajar lebih banyak. Aku ingin dia yang bijak dan visioner
> karena kutahu betapa takteraturnya aku. Aku ingin dia dapat menjadi
> pemimpin yang baik bagiku dan aku dapat menjadi pendamping yang baik
> baginya.
>
> Rinta tersenyum atas pertanyaan mbak yang selama ini
> membimbingnya mengaji, apakah ia menerima kondisi orang itu. Apalah
> artinya fisik. Bukankah ketampanan tak menggambarkan kebaikan hati. Ia
> ingat beberapa temannya yang jauh dari kata tampan. Mereka begitu baik
> dan shalih. Rinta yakin, wanita yang mengenal mereka takkan menolak,
> bahkan berebut tuk menjadi pendampingnya. Karena kebanyakan wanita
> tidak melihat fisik seseorang. Kebaikan hati dan keshalihan jauh lebih
> penting dan menarik.
>
> Bagaimanakah dengan kondisi kakinya? Dia
> teringat lagi percakapannya dulu ketika BPH BEMF sedang
> berbincang-bincang. Agus sang ketua menyatakan kekagumannya pada wanita
> yang bersedia menikah dengan pria yang cacat kakinya. Saat itu ia
> sedang membahas sebuah cerpen karya Helvy yang bercerita tentang itu.
> Ia ingat. Saat itu dia terheran-heran. Memang kenapa kalau ada wanita
> yang mau menikah dengan pria itu? Bukankah pria itu orang yang baik?
> Kadang dia juga bertanya-tanya dalam hati. Maukah ia menerima orang
> yang kekurangan dalam fisiknya sebagai pendampingnya? Kalau dia baik
> dan shalih, mengapa tidak? Walau memang mungkin akan sulit baginya
> mendapatkan restu dari kedua orangtuanya. Dari keluarga dan
> teman-temannya. Tapi dia tak tahu. Dia tak pernah mengalami kondisi itu
> sebelumnya. Bukankah tak adil bila seseorang yang mendapat apa yang tak
> diinginkannya harus tersisih? Bukankah kondisi seperti itu bisa menimpa
> siapa saja.
> Ah, lagipula pria yang datanya ada di tangannya itupun
> baik-baik saja. Normal malah. Tak terlalu ada masalah apa-apa. Hanya
> sedikit kekurangan dalam cara dia berjalan karena waktu kecil pernah
> mengalami musibah. Masih bisa naik motor dan berlari. Lalu mengapa?
>
> Entahlah.
> Hati Rinta tak merasa apa-apa. Benar-benar tak merasa apa-apa. Tak ada
> getar, tak ada penolakan, tak ada harap. Benar-benar tanpa rasa. Ia
> hanya bisa memasrahkan pada Yang Maha Cinta, karena ia yakin, semua
> sudah diatur. Bila memang itu yang terbaik baginya, pastikan terjadi.
> Bila itu bukan yang terbaik, maka semoga ukhuwah tak sirna.
>
- 5a.
-
Re: (Diary) Jalan-jalan di rapat Milad
Posted by: "adzdzaki" adzdzaki@yahoo.com adzdzaki
Wed Jun 11, 2008 5:07 am (PDT)
^_^ Wa'iyakum maz Nursalam. Hehehe,makasih apresiasinya yaa:D seneeeng
banget dapatnya.
Hehehe, ndak tau deh parahan Novi atau saya. Kalau Novi ketemu Dyah,
pastinya jadi banyak cerita indah:D
Sayang sekali maz Nursalam tak dapat hadir. Tanpa kehadiran Maz, rapat
milad takkan ramai jadinya (halah). ^_^
Sama-sama maz. Dikau berbakat tuk memotivasi:D
Salam
Dyah
--- In sekolah-kehidupan@yahoogroups. , "Nursalam AR"com
<nursalam.ar@...> wrote:
>
> Hehe...tulisan yang seru dan menghibur banget:). Jazakillah, Mbak
Dyah:).
> Hm,ternyata Novi ketemu 'jodoh'-nya, sesama tukang nyasar,hehe..Yah,
kata
> ustadz Zainudin MZ (bukan Ustaz Sanusi) kan 'dua orang takut jika
bertemu
> akan jadi 2 orang setengah berani'. Jadi jika Mbak Dyah ketemu Novi,apa
> dong?hehe..
>
> Maaf, tidak bisa ikutan rapat Jumat yang kayaknya mengasyikkan. Volume
> pekerjaan di kantor baru cukup padat hingga menuntut lembur di akhir
> pekan:(.
>
> Thx for sharing ya! Kamu berbakat lho...
>
> Tabik,
>
> Nursalam AR
- 5b.
-
Re: (Diary) Jalan-jalan di rapat Milad
Posted by: "novi_ningsih" novi_ningsih@yahoo.com novi_ningsih
Wed Jun 11, 2008 5:45 am (PDT)
huaaaaaaaa
ga online dari pagi...pas sore dapat bacaan segar dari mbak qq.
Duh, aib-aib.. halah, padahal aku juga udah mau nulis versi aku :D,
tapi lom jadi... huehehehe :D. PEngalam seru yang tak terlupakan ;)
:D
pasti ada cerita ya :D
--- In sekolah-kehidupan@yahoogroups. , dyah zakiati <adzdzaki@..com .>
wrote:
>
> Jumat yang unik, penuh kenangan. Bermula dari undangan rapat Milad
dari bu Has, aku mengikat janji (halah) tuk datang bersama adikku yang
pintar dan kreatif itu. Sepanjang pagi hingga siang kuhabiskan dengan
bersantai menikmati tulisan-tulisan di depan layar kompiku. Jelang
pukul 15.00 kami masih berkomunikasi tuk datang ke sana. Mengingat
track rekord nyasarku yang luar biasa (Maaf ya, Vi, tulisan
"jalan-jalanku" yang nyasar cukup parah sengaja aku posting setelah
perjalanan kita. Hehehe, soalnya kalau kamu udah baca, aku ndak yakin
kamu mau bareng:), aku meminta dirinya tuk mencari jalan menuju lokasi.
>
> Sekitar pukul 16.00 agak tergesa, aku menyiapkan perlengkapan yang
perlu aku bawa tuk rapat dan mabit. Ya. setelah rapat, aku akan
langsung mengikuti mabit di sekolahku. Tak lupa kubawa Harry Potter
jilid terakhir (sabar....bentar lagi selesai koook), persiapan tuk
mengerjakan tugas sekretaris panitia ulumku, dan tentu saja tas dengan
perlengkapan minim. Bahkan baju ganti tak kubawa karena mabit hanya
semalam saja. (maaf yaaa, orang-orang yang berada di dekatku Sabtu
pagi itu:)
>
> Lagi-lagi kurang fokus. Columbusku salah jalan.Seharusnya aku tidak
lurus arah stasiun Jatinegara tapi agak ke kanan arah Kampung Melayu.
Akan tetapi, karena ada artikel dari MP teman yang sedang aku
pikirkan, spontan aku menuju arah stasiun. Yups, kebiasaan karena tiga
hari dalam satu pekanku aku ke Bintara lewat Pondok Kopi.
>
> Sampai di Melayu, Novi sudah melambai-lambai dengan senyum manisnya.
Ternyata kami kompak.Sama-sama memakai jilbab hitam. Pengikut setia
Ksatria Hitam:D Jangan berpikir kok aku sering pakai jilbab hitam,
trus jangan-jangan ndak dicuci-cuci lhooo, ternyata setelah aku
hitung-hitung, aku punya empat jilbab hitam. Halah.
>
> Duhaii, aku lupa bawa helm tambahan. Please deeeh. Gimana duuunk.
Akhirnya sambil tertawa, kami mencoba mencari solusinya. Duuh, ada aja
ya peristiwa aneh begini. Aku kemudian menyusuri jalan yang
muaaacetnya bukan main itu untuk mencari toko helm. Novi terpaksa
berjalan di belakangku (maaf ya, Vi). Di jarak yang lumayan jauh,
akhirnya aku mendapatkan helm yang sengaja kupilih warna hitam. Cukup
murah. Rp10.000,00.
>
> Kami akhirnya bertolak dengan modal peta. Bukan gambar, akan tetapi
deskripsi (dasar yang memberi peta penulis!) seperti mencari harta
karun. Berjalanlah lima langkah kearah kiri, kemu... hehehe, udah ah.
Kami ke arah stasiun Tebet. Perjalanan kami bisa dibilang cukup aneh
dan penuh tawa. Sampailah kemudian kami di Jalan Casablanca, belok
sebelah kiri terowongan (tidak masuk) dan bertanya dengan manis di
putaran balik. Yups, kami diberitahu untuk putar balik mengikuti 44
dan belok kiri sebelum jembatan. Perlahan Columbusku menyusuri jalan.
Tak kulihat ada jalan ke kiri. Sesudah jembatan, kami kemudian
bertanya (sebuah prinsip yang perlu dicamkan dalam-dalam: Malu
bertanya, lama di jalan!). Yups, ternyata kami kelewatan. Sebenarnya
aku agak heran karena tak kulihat ada jalan ke kiri sama sekali.
Mungkin ada tapi kecil.
>
> Putar balik (lagi), itulah nasihat yang diberikan. Dekat dari situ
ada jalan kanan putar balik. Arus sangat deras saat itu. Cukup lama
Columbusku menanti agar dapat ke arah kanan. Lampu sen sudah kupasang.
Dan saudara-saudara, tibalah saat kecelakaan itu. Kecelakaan yang
begitu parah hingga meremuk redamkan hatiku. Columbusku ditubruk dari
sisi kanan. Motor yang menubruk terjatuh. semua menahan nafas. Apakah
yang terjadi? Aku segera mematikan mesin motorku dan berjalan ke arah
mereka. Tanganku mengepal, darahku mendidih. Siap melontarkan kata makian.
>
> "Mas, ndak papakan?" Kataku pada pria yang memegang motor itu. Dia
menatapku.
> "Bukan saya, mbak, dia yang jatuh." Waduh, salah orang. hihihi
> "Ndak papakan?" Kataku pindah sasaran. Ia hanya mengangguk. Motornya
tak papa. Dia juga tak cedera. Orang-orang banyak yang menolongnya.
Aku kembali pada Novi yang setia menjaga Columbusku.
> "Makanya kalau putar arahnya dekat, jangan di sini, mbak. Disini
sudah ada banyak korban yang mati."
> "Iya, mas. Ini juga sebenarnya saya belum jalan, lho, masih nunggu
arus."
> "Mbak jangan lewat situ. Terus aja."
> Akhirnya kemudian ada yang menyarankan untuk melawan arus saja
karena sebenarnya gang yang terlewat cukup dekat. Seseorang kemudian
menawarkan diri memutarkan Columbus. Aku mengangguk berterima kasih.
Jadilah Columbus naik ke trotoar. Aku menuntunnya melewati
segerombolan pemuda yang tampak simpatik itu.
> "Maz, makasih yaa. Pamit, maz." kataku dengan penuh senyum. aku
kemudian melihat seseorang duduk terbalut handuk. Duh, aku mesti pamit
sama orang yang menubrukku ini nih.
>
> "Maz. duluan ya. Bener Maz ndak papa kan?" Mereka saling pandang.
Novi tertawa.
> "Mbak, orangnya udah pergi dari tadi."
> Ampuuuun deeeeh. Hehehe, setelah diperhatikan, orang yang sedang
duduk dan memakai handuk itu sedang potong rambut. Hiiih, bisa-bisanya
salah sasaran. Lagi siapa suruh potong rambut di pinggir jalan.
>
> Mukaku merah menahan malu. Kami segera pergi dari tempat itu
disertai lambaian ramah dari para pemuda baik hati itu. Kami bertanya
lagi pada rumput yang bergoyang. Karena tak menjawab, kutanya malam,
eh, belum malam. Orang yang beruntung mendapat pertanyaan dari dua
gadis imut itu menunjuk kearah pekuburan yang tepat berada di samping
kanan kami.
>
> "Lewat sana." Katanya horor, eh, ramah. Aku dan Novi saling
berpandangan dan tertawa.
> "Cateeeet... Kayaknya perjalanan kita penuh dinamika yaa?"
> Lewatlah kami diantara makam yang terdiam kaku. Assalamu'alaikum yaa
ahli kubur. Insya Allah kami akan menyusul kalian. Sayangnya tak
satupun yang ramah dan mau menjawab salam kami.
>
> Keluar dari pemakaman (pastinya sempat nanya arah juga ke orang),
ternyata kami sudah dekat tujuan. Dengan gembira Novi menunjuk Pasar
Festival. Mataku mencari kesegala arah, tapi tak kulihat pasar
satupun. Hehehe, ternyata aku lebih parah yaa. Pasar Festival itu
bukan pasar yang seperti aku bayangkan.
>
> Sebelum kami lagi-lagi bertanya, untungnya mataku melihat gedung
Sentra Mulia berdiri anggun bersebrangan dengan pasar festival.
Pergilah kami kesana. Di bawah, kami kemudian bertanya pada satpam dan
dengan senang hati penuh keramahan mereka menunjuk arah tempat parkir.
Lumayan memutari gedung, kami sampai di basement. Parkirlah kami di
sana. Naiklah kami di lift (hehehe, liftnya keren deh, bisa foto-foto
lewat kaca. Kalau ndak percaya, aku posting foto-fotonya di
adzdzaki.multiply.com kok)
>
> Dan akhirnya sampailah kami dengan gembira di kantor bu Has.
Ternyata kami dua orang pertama yang datang rapat itu. Beliau
menyambut kami dengan penuh keramahan, dan meja beliau juga menyambut
kami dengan bertumpuk makanan dan minuman yang menggoda.
>
> Cerita selanjutnya.... kami rapat deeh.
>
> Spesial thanks to:
> -Novi yang menemaniku dalam perjalanan indah itu
> -Bu Has yang begitu baik hatinya mengundang kami rapat lengkap
dengan berbagai fasilitas. Kantor ibu nyamaaan sekali. Kapan-kapan
tertarik deh main bilyard di sebelah ruang ibu. halah.
> -Oom Fiyan Arjun dan Dikdik yang datang setelah kami. Artis lhoooo.
> -Maz Epri, bolehkan aku minta tanda tangan di majalah gong yang
memuat puisimu ^_^
> -Mbak Nia yang supeer baik yang juga bantu aku di humaz
> -Mbak Lia, aku masih kagum dengan dirimu yang begitu indah membuat kata
> -Taufiq, aku ndak tau kenapa cuma kamu satu-satunya yang ditahan
satpam di bawah dan harus dijemput:D
> -Pasangan yang begitu luar biasa, Maz Catur dan mbak Retno
> -Maz Dani yang begituuu sabar menanti dalam kemacetan
> -Kak Ikrar Aulia dengan SMS yang tak terduganya:D
> -Murid-muridku sayang yang menantiku menemani mereka mabit. maaf ya
ibu terlambat.
> -Orang-orang yang tak kukenal yang begitu baik hati menunjukkan arah
> -orang yang menabrak Columbusku. Untungkan ditabrak di pinggir.
Kalau di tengah jalan kan bahayaa.
> -orang yang sudah berbaik hati menuntun motorku menentang arus lewat
trotoar
> -para pemuda di jalan, orang salah kusangka 'korban':D
> -buat teman-teman yang membaca hingga cerita ini berakhir. kalian
luar biasa sabar:D
>
> Salam:D
> Dyah
>
- 5c.
-
Re: (Diary) Jalan-jalan di rapat Milad
Posted by: "dyah zakiati" adzdzaki@yahoo.com adzdzaki
Wed Jun 11, 2008 6:02 am (PDT)
Hehehee, masih ditunggu versimu lhooo. Aku hati-hati banget ndak buat kutipan kata-katamu, soalnya takut salah (kan kamunya baca:D kalau orang lain bisa aku tulis seingatku). Hehehe.
Kalau bersamamu,Vi, semuanya jadi seru:D
Kalau bersamamu, Vi, selalu ada cerita:D
Kalau bersamamu, segalanya jadi indah:D halaaaaah
(maafkan aku yaa:D habis disekelilingku banyak orang gombal. Aku jadi ketularan)
Salam
Qq
Yang merindukan perjalanan ke Yogya bersamamu dan Sinta:D
----- Original Message ----
From: novi_ningsih <novi_ningsih@yahoo.com >
huaaaaaaaa
ga online dari pagi...pas sore dapat bacaan segar dari mbak qq.
Duh, aib-aib.. halah, padahal aku juga udah mau nulis versi aku :D,
tapi lom jadi... huehehehe :D. PEngalam seru yang tak terlupakan ;)
:D
pasti ada cerita ya :D
.
- 5d.
-
Re: (Diary) Jalan-jalan di rapat Milad
Posted by: "Nia Robiatun Jumiah" musimbunga@gmail.com
Wed Jun 11, 2008 8:18 am (PDT)
duh honey jangan panggil aku mbak.. maluw..
hi..hi.. kocak juga perjalanannya..
nih kenapa sih smp kaya gt?
nervous ya mau ketemu aku?
gubrax..
hugs
-nia-
Pada 11 Juni 2008 10:26, dyah zakiati <adzdzaki@yahoo.com > menulis:
> J
>
> Cerita selanjutnya.... kami rapat deeh.
>
> Spesial thanks to:
> -Novi yang menemaniku dalam perjalanan indah itu
> -Bu Has yang begitu baik hatinya mengundang kami rapat lengkap dengan
> berbagai fasilitas. Kantor ibu nyamaaan sekali. Kapan-kapan tertarik deh
> main bilyard di sebelah ruang ibu. halah.
> -Oom Fiyan Arjun dan Dikdik yang datang setelah kami. Artis lhoooo.
> -Maz Epri, bolehkan aku minta tanda tangan di majalah gong yang memuat
> puisimu ^_^
> -Mbak Nia yang supeer baik yang juga bantu aku di humaz
> -Mbak Lia, aku masih kagum dengan dirimu yang begitu indah membuat kata
> -Taufiq, aku ndak tau kenapa cuma kamu satu-satunya yang ditahan satpam di
> bawah dan harus dijemput:D
> -Pasangan yang begitu luar biasa, Maz Catur dan mbak Retno
> -Maz Dani yang begituuu sabar menanti dalam kemacetan
> -Kak Ikrar Aulia dengan SMS yang tak terduganya:D
> -Murid-muridku sayang yang menantiku menemani mereka mabit. maaf ya ibu
> terlambat.
> -Orang-orang yang tak kukenal yang begitu baik hati menunjukkan arah
> -orang yang menabrak Columbusku. Untungkan ditabrak di pinggir. Kalau di
> tengah jalan kan bahayaa.
> -orang yang sudah berbaik hati menuntun motorku menentang arus lewat
> trotoar
> -para pemuda di jalan, orang salah kusangka 'korban':D
> -buat teman-teman yang membaca hingga cerita ini berakhir. kalian luar
> biasa sabar:D
>
> Salam:D
> Dyah
>
>
>
>
>
>
- 6.
-
Tuk Maz Arya dan teman2 (about info Milad)
Posted by: "dyah zakiati" adzdzaki@yahoo.com adzdzaki
Wed Jun 11, 2008 5:12 am (PDT)
Wa'alaikum salam wr. wb.
Maz Arya yang saya yakin baik:D Sebelumnya salam kenal yaa. Senang sekali Maz mau ikutan milad Eska, karena tanpa kehadiran Maz, sepertinya milad Eska takkan ramai jadinya:D Sebagai Humaz yang....hehehe, saya akan berusaha memberikan info terlengkap pada Maz. Cateeet yaa:D
Milad Eska kedua ini akan dilaksanakan pada tanggal 27 Juli 2008. Bertempat di Danau Situgintung (tentu saja di tepinya, lhooo), Ciputat, Jakarta Timur. Acara ini akan dimeriahkan oleh Launching buku Antologi Eska (selamat yaaa buat teman-teman yang karyanya terpilih. Hiks, saya jadi terharu), gathering, lomba-lomba seru, training motivasi, dan beberapa acara keren lainnya. Oiya, ndak nginep kok, Maz. Acaranya dari pukul 09.00 sampai pukul 17.00. Tapi kalau yang rumahnya di luar daerah nan jauh, panitia sudah mempersiapkan tempat eksklusif VVIP (yang sepertinya gratis^_^) untuk menginap malam minggunya. Tinggal kontak aja.
Oiya, mengenai biaya, muraah sekali lho. Hanya dengan Rp65.000,00, maz bisa mendapatkan fasilitas lengkap berupa Kaus Keren Abis Eska, ticket, makan siang, hadiah2 keren (bagi yang beruntung). Ada lagi, pengalaman berharga, persaudaraan (yang tentu saja tak dapat digantikan dengan uang berapapun)
Untuk pendaftaran, silakan hubungi saya di 081808358139 atau boleh juga via milis. Jangan lupa cc ke dyahzakiati@gmail.com . Untuk pembayaran, maz bisa memilih salah satu dari tiga rekening ini. Tiga-tiganya juga boleh, hihihi. Kalau masih mo beramal, rekening saya juga terbuka. Nanti saya salurkan deeh, untuk beasiswa murid-murid tidak mampu (halah).
Nah, inilah dia 3 alternatif untuk transfer biaya investasi:
1) Kartina Haswanto, Bank BCA Sentra Mulia Kemuning Jakarta
no. rekening 217-1493856
2) Nia Robiatun Jumiah, Bank Mandiri,kcp jkt cimanggis
no. rekening 157-00-0084869-8
3) Sinta Nisfuanna, Bank Muamalat,
no rekening 601923 901 9198899
Setelah transfer, mohon mengirimkan sms konfirmasinya pada Sinta
(085648485428/02292321429) disertakan info kemana sobat transfer duitnya. Bukti transfer mohon dikirimkan
via email Sinta di sinthionk @ gmail dot com (tanpa spasi) atau dapat diserahkan ke panitia Milad SK pada hari H.
Trus pendaftaran paling akhir tanggal 20 Juli 2008 yaaaa:D
Oke deeh, Maz, ditunggu pendaftarannya. Atau sudah boleh aku catat sebagai peserta? ^_^
Salam
Dyah
Salah satu humaz milad eska yang dibantu banyak teman-teman yang baik:D
----- Original Message ----
From: arya noor amarsyah arya <arnabgaizir@yahoo.co. >id
arya noor amarsyah arya <arnabgaizir@ yahoo.co. id> wrote:
Assalamu'alaikum
Nia, terus terang nih, saya memang ikut milis eska tapi nggak tahu apa-apa. Emangnya acaranya kapan? bayarnya berapa? Nginep apa nggak? Tolong dijawab ya. Sekali lagi terus terang, saya nggak tahu apa-apa. Soalnya, e-mail saya penuh dengan milis. Masa dibaca semua? Saya tunggu informasinya. tRIMS.
- 7a.
-
Re: (puisi) LELAH
Posted by: "dyah zakiati" adzdzaki@yahoo.com adzdzaki
Wed Jun 11, 2008 5:30 am (PDT)
Maka tambatkan hatimu
pada kapal yang siap melaju itu
Pada 11 Juni 2008 16:29, fiyan arjun <paman_sam2@yahoo. com> menulis:
LELAH
Fiyan Arjun
http://sebuahrisala h.multiply. com
ID Ym:paman_sam2
hilang sudah penat dalam ragaku
hempas sudah peluh yang mengakar
dalam jiwaku
hingga semua melembur
menjadi satu
dan itu tiada henti kusadari....
- 8a.
-
Re: (Diary) Jalan-jalan di rapat Milad -mas catur
Posted by: "novi_ningsih" novi_ningsih@yahoo.com novi_ningsih
Wed Jun 11, 2008 5:47 am (PDT)
manggil-manggil emang mau ngomong apa?
nopeeeeee, tegak ya :D
gitu ya?
atau
nopeee, jangan nyasar ya, cape deeeeeeeee
aku denger, kok, tapi rasanya kalau udah di atas motor, sudah siap
terbang pula :hihi:
--- In sekolah-kehidupan@yahoogroups. , CaturCatrikscom
<akil_catur@...> wrote:
>
> he he he
> dan si tukang rujak, orang yang lagi nunggu angkot, tidak ditanyain:
"ndak apa-apa mas?"
> (dan mereka menjawab: ya ndak apa-apa, malah situ yang ada apa? kok
nanya2?) hehe
>
> sebenere waktu pulang, mb nopee (cepe,gope, capee dee) aku panggil2
> tapi dia hanya jawab: haa, apa? haa, apa?
> sementara mb nopee terus saja jalan membonceng colombusnya mb diyah
> jadi ya: haaa, bablas angine!
>
> btw, tulisan pengalamnnya bagus
> masih tersenyum ni
>
> dyah zakiati <adzdzaki@...> wrote:
> Jumat yang unik, penuh kenangan. Bermula dari undangan rapat Milad
dari bu Has, aku mengikat janji (halah) tuk datang bersama adikku yang
pintar dan kreatif itu. Sepanjang pagi hingga siang kuhabiskan dengan
bersantai menikmati tulisan-tulisan di depan layar kompiku. Jelang
pukul 15.00 kami masih berkomunikasi tuk datang ke sana. Mengingat
track rekord nyasarku yang luar biasa (Maaf ya, Vi, tulisan
"jalan-jalanku" yang nyasar cukup parah sengaja aku posting setelah
perjalanan kita. Hehehe, soalnya kalau kamu udah baca, aku ndak yakin
kamu mau bareng:), aku meminta dirinya tuk mencari jalan menuju lokasi.
>
> Sekitar pukul 16.00 agak tergesa, aku menyiapkan perlengkapan yang
perlu aku bawa tuk rapat dan mabit. Ya. setelah rapat, aku akan
langsung mengikuti mabit di sekolahku. Tak lupa kubawa Harry Potter
jilid terakhir (sabar....bentar lagi selesai koook), persiapan tuk
mengerjakan tugas sekretaris panitia ulumku, dan tentu saja tas dengan
perlengkapan minim. Bahkan baju ganti tak kubawa karena mabit hanya
semalam saja. (maaf yaaa, orang-orang yang berada di dekatku Sabtu
pagi itu:)
>
> Lagi-lagi kurang fokus. Columbusku salah jalan.Seharusnya aku tidak
lurus arah stasiun Jatinegara tapi agak ke kanan arah Kampung Melayu.
Akan tetapi, karena ada artikel dari MP teman yang sedang aku
pikirkan, spontan aku menuju arah stasiun. Yups, kebiasaan karena tiga
hari dalam satu pekanku aku ke Bintara lewat Pondok Kopi.
>
> Sampai di Melayu, Novi sudah melambai-lambai dengan senyum manisnya.
Ternyata kami kompak.Sama-sama memakai jilbab hitam. Pengikut setia
Ksatria Hitam:D Jangan berpikir kok aku sering pakai jilbab hitam,
trus jangan-jangan ndak dicuci-cuci lhooo, ternyata setelah aku
hitung-hitung, aku punya empat jilbab hitam. Halah.
>
> Duhaii, aku lupa bawa helm tambahan. Please deeeh. Gimana duuunk.
Akhirnya sambil tertawa, kami mencoba mencari solusinya. Duuh, ada aja
ya peristiwa aneh begini. Aku kemudian menyusuri jalan yang
muaaacetnya bukan main itu untuk mencari toko helm. Novi terpaksa
berjalan di belakangku (maaf ya, Vi). Di jarak yang lumayan jauh,
akhirnya aku mendapatkan helm yang sengaja kupilih warna hitam. Cukup
murah. Rp10.000,00.
>
> Kami akhirnya bertolak dengan modal peta. Bukan gambar, akan tetapi
deskripsi (dasar yang memberi peta penulis!) seperti mencari harta
karun. Berjalanlah lima langkah kearah kiri, kemu... hehehe, udah ah.
Kami ke arah stasiun Tebet. Perjalanan kami bisa dibilang cukup aneh
dan penuh tawa. Sampailah kemudian kami di Jalan Casablanca, belok
sebelah kiri terowongan (tidak masuk) dan bertanya dengan manis di
putaran balik. Yups, kami diberitahu untuk putar balik mengikuti 44
dan belok kiri sebelum jembatan. Perlahan Columbusku menyusuri jalan.
Tak kulihat ada jalan ke kiri. Sesudah jembatan, kami kemudian
bertanya (sebuah prinsip yang perlu dicamkan dalam-dalam: Malu
bertanya, lama di jalan!). Yups, ternyata kami kelewatan. Sebenarnya
aku agak heran karena tak kulihat ada jalan ke kiri sama sekali.
Mungkin ada tapi kecil.
>
> Putar balik (lagi), itulah nasihat yang diberikan. Dekat dari situ
ada jalan kanan putar balik. Arus sangat deras saat itu. Cukup lama
Columbusku menanti agar dapat ke arah kanan. Lampu sen sudah kupasang.
Dan saudara-saudara, tibalah saat kecelakaan itu. Kecelakaan yang
begitu parah hingga meremuk redamkan hatiku. Columbusku ditubruk dari
sisi kanan. Motor yang menubruk terjatuh. semua menahan nafas. Apakah
yang terjadi? Aku segera mematikan mesin motorku dan berjalan ke arah
mereka. Tanganku mengepal, darahku mendidih. Siap melontarkan kata makian.
>
> "Mas, ndak papakan?" Kataku pada pria yang memegang motor itu. Dia
menatapku.
> "Bukan saya, mbak, dia yang jatuh." Waduh, salah orang. hihihi
> "Ndak papakan?" Kataku pindah sasaran. Ia hanya mengangguk. Motornya
tak papa. Dia juga tak cedera. Orang-orang banyak yang menolongnya.
Aku kembali pada Novi yang setia menjaga Columbusku.
> "Makanya kalau putar arahnya dekat, jangan di sini, mbak. Disini
sudah ada banyak korban yang mati."
> "Iya, mas. Ini juga sebenarnya saya belum jalan, lho, masih nunggu
arus."
> "Mbak jangan lewat situ. Terus aja."
> Akhirnya kemudian ada yang menyarankan untuk melawan arus saja
karena sebenarnya gang yang terlewat cukup dekat. Seseorang kemudian
menawarkan diri memutarkan Columbus. Aku mengangguk berterima kasih.
Jadilah Columbus naik ke trotoar. Aku menuntunnya melewati
segerombolan pemuda yang tampak simpatik itu.
> "Maz, makasih yaa. Pamit, maz." kataku dengan penuh senyum. aku
kemudian melihat seseorang duduk terbalut handuk. Duh, aku mesti pamit
sama orang yang menubrukku ini nih.
>
> "Maz. duluan ya. Bener Maz ndak papa kan?" Mereka saling pandang.
Novi tertawa.
> "Mbak, orangnya udah pergi dari tadi."
> Ampuuuun deeeeh. Hehehe, setelah diperhatikan, orang yang sedang
duduk dan memakai handuk itu sedang potong rambut. Hiiih, bisa-bisanya
salah sasaran. Lagi siapa suruh potong rambut di pinggir jalan.
>
> Mukaku merah menahan malu. Kami segera pergi dari tempat itu
disertai lambaian ramah dari para pemuda baik hati itu. Kami bertanya
lagi pada rumput yang bergoyang. Karena tak menjawab, kutanya malam,
eh, belum malam. Orang yang beruntung mendapat pertanyaan dari dua
gadis imut itu menunjuk kearah pekuburan yang tepat berada di samping
kanan kami.
>
> "Lewat sana." Katanya horor, eh, ramah. Aku dan Novi saling
berpandangan dan tertawa.
> "Cateeeet... Kayaknya perjalanan kita penuh dinamika yaa?"
> Lewatlah kami diantara makam yang terdiam kaku. Assalamu'alaikum yaa
ahli kubur. Insya Allah kami akan menyusul kalian. Sayangnya tak
satupun yang ramah dan mau menjawab salam kami.
>
> Keluar dari pemakaman (pastinya sempat nanya arah juga ke orang),
ternyata kami sudah dekat tujuan. Dengan gembira Novi menunjuk Pasar
Festival. Mataku mencari kesegala arah, tapi tak kulihat pasar
satupun. Hehehe, ternyata aku lebih parah yaa. Pasar Festival itu
bukan pasar yang seperti aku bayangkan.
>
> Sebelum kami lagi-lagi bertanya, untungnya mataku melihat gedung
Sentra Mulia berdiri anggun bersebrangan dengan pasar festival.
Pergilah kami kesana. Di bawah, kami kemudian bertanya pada satpam dan
dengan senang hati penuh keramahan mereka menunjuk arah tempat parkir.
Lumayan memutari gedung, kami sampai di basement. Parkirlah kami di
sana. Naiklah kami di lift (hehehe, liftnya keren deh, bisa foto-foto
lewat kaca. Kalau ndak percaya, aku posting foto-fotonya di
adzdzaki.multiply.com kok)
>
> Dan akhirnya sampailah kami dengan gembira di kantor bu Has.
Ternyata kami dua orang pertama yang datang rapat itu. Beliau
menyambut kami dengan penuh keramahan, dan meja beliau juga menyambut
kami dengan bertumpuk makanan dan minuman yang menggoda.
>
> Cerita selanjutnya.... kami rapat deeh.
>
> Spesial thanks to:
> -Novi yang menemaniku dalam perjalanan indah itu
> -Bu Has yang begitu baik hatinya mengundang kami rapat lengkap
dengan berbagai fasilitas. Kantor ibu nyamaaan sekali. Kapan-kapan
tertarik deh main bilyard di sebelah ruang ibu. halah.
> -Oom Fiyan Arjun dan Dikdik yang datang setelah kami. Artis lhoooo.
> -Maz Epri, bolehkan aku minta tanda tangan di majalah gong yang
memuat puisimu ^_^
> -Mbak Nia yang supeer baik yang juga bantu aku di humaz
> -Mbak Lia, aku masih kagum dengan dirimu yang begitu indah membuat kata
> -Taufiq, aku ndak tau kenapa cuma kamu satu-satunya yang ditahan
satpam di bawah dan harus dijemput:D
> -Pasangan yang begitu luar biasa, Maz Catur dan mbak Retno
> -Maz Dani yang begituuu sabar menanti dalam kemacetan
> -Kak Ikrar Aulia dengan SMS yang tak terduganya:D
> -Murid-muridku sayang yang menantiku menemani mereka mabit. maaf ya
ibu terlambat.
> -Orang-orang yang tak kukenal yang begitu baik hati menunjukkan arah
> -orang yang menabrak Columbusku. Untungkan ditabrak di pinggir.
Kalau di tengah jalan kan bahayaa.
> -orang yang sudah berbaik hati menuntun motorku menentang arus lewat
trotoar
> -para pemuda di jalan, orang salah kusangka 'korban':D
> -buat teman-teman yang membaca hingga cerita ini berakhir. kalian
luar biasa sabar:D
>
> Salam:D
> Dyah
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
> CaturCatriks
>
> Editor - Penulis
> http://caturcatriks.blogspot. com
>
>
>
>
>
>
>
> --------------------- --------- ---
> Dapatkan situs lowongan kerja - Yahoo! Indonesia Search.
>
- 9.
-
Sebuah luka di gudang hati kita
Posted by: "dyah zakiati" adzdzaki@yahoo.com adzdzaki
Wed Jun 11, 2008 5:47 am (PDT)
Artikel maz Dani yang berjudul Gudang Surealis membuat saya menggerakkan jemari ini seketika tuk buat puisi sederhana ini. Makasih yaaa Maz. Ini kisah yang mungkin kalau di tempat maz Dani disebut "Past"
Sebuah Luka di Gudang Hati Kita
ada sebuah luka
tersimpan erat
dalam gudang hatimu
antara kau dan aku
saat itu
kita hanya bisa diam memandang
tak mau ungkit segala rasa
dan membiarkan
waktu tuk tepis semua
kutulis luka itu
penuh amarah
penuh bingung
dan kecewa
tidak
bukan padamu
pada mereka yang melukai kita
penyebar fitnah jahat itu
waktu kemudian berlalu
pesaudaraan kita membaik
tak pernah sekalipun
kita bahas hal itu
lalu
tak sengaja
kutemukan catatan itu
catatan luka hatiku
dan
kau pun membacanya
Kau terharu, katamu
akhirnya kau temukan jawaban itu
jawaban dari kebingunganmu
dari kemarahan dan kekecewaanmu
oh
ternyata selama ini
kau masih bertanya-tanya
dan kau baru tahu permasalahan sebenarnya
dari catatan luka itu
sudah lenyap luka
diantara kita
aku bersyukur ya Rabb
sungguh sebuah catatan masalalu
hapus segala gundah dan luka
dan kini
kita hanya tersenyum
bahkan tertawa mengingatnya
- 10a.
-
Re: (Diary) Jalan-jalan di rapat Milad-mas Fiyan & mas nur
Posted by: "novi_ningsih" novi_ningsih@yahoo.com novi_ningsih
Wed Jun 11, 2008 5:53 am (PDT)
hehehe
mas fiyan,,, aku juga sempet ngomong gitu ke satpam di depan pas nanya
terowongan casablanca :D
klakson 3 kali, hihi...
tapi alhamdulillah, feel kita lagi oke, jadi bawaanya seneng aja so,
ga ketemu mas fiyan deh :D di terowongan...
dung, aduh
mas nur...
plis deh
ga cuma aku dan mbak Qq yang "hobi" nyasar :D
:D
:D
peace..
--- In sekolah-kehidupan@yahoogroups. , bujang kumbangcom
<bujangkumbang@...> wrote:
>
> Sampailah kemudian kami di Jalan Casablanca, belok sebelah kiri
terowongan (tidak masuk) dan bertanya dengan manis di putaran balik.
Yups, kami diberitahu untuk putar balik mengikuti 44 dan belok kiri
sebelum jembatan. Perlahan Columbusku menyusuri jalan. Tak kulihat ada
jalan ke kiri. Sesudah jembatan, kami kemudian bertanya (sebuah
prinsip yang perlu dicamkan dalam-dalam: Malu bertanya, lama di
jalan!). Yups, ternyata kami kelewatan. Sebenarnya aku agak heran
karena tak kulihat ada jalan ke kiri sama sekali. Mungkin ada tapi kecil.
>
>
> eya, konon kalo lewat Casablanca harus bunyikan klakson 3 kalo
Dyah? Kalo nggak ada klakson....ya bilang aja..."numpang2 anak tuyul
mau lewat....hahahahaha Siapa anak tuyulnya? Ya, Dyah sama Novi....dan
yang jadi penjaga terowongan Casablancanya...BangFy. ....hehehe.
>
> sukses deh!!!
>
>
> --------------------- --------- ---
> Bergabunglah dengan orang-orang yang berwawasan, di bidang Anda di
Yahoo! Answers
>
- 11a.
-
Re: [CATHAR] GUDANG SUREALIS
Posted by: "Lia Octavia" liaoctavia@gmail.com octavialia
Wed Jun 11, 2008 7:15 am (PDT)
Gudang itu ada karena ia pernah menjadi bagian dari rumahmu, pekaranganmu,
sumurmu, dan akan selalu menjadi bagian dari tempat hidupmu. Bila kau
bersihkan gudang itu, kau pel lantainya hingga licin mengilat, menyusun rapi
barang-barang yang berserakan, kau akan mendapati bahwa debu takkan
membuatmu sesak dan kakimu takkan terluka oleh barang-barang yang
berserakan.
Kau tak perlu lagi membuang anak kunci pintu gudang itu
jauh-jauh sehingga kau akan merasa nyaman bila ada saatnya kau ingin berada
di dalam gudang itu.
Bahwa bagaimana pun bentuk rumahmu saat ini, bagaimana pun rupa pekaranganmu
saat ini, dan banyak air atau tidak sumurmu saat ini, adalah berkat isi dari
gudang itu.
Dan kadangkala, kau pun ingin menikmati saat-saat menyepi di gudangmu,
mengingat tentang dirimu sendiri. Di masa lalu...
Salam
Lia
On 6/11/08, punya_retno <punya_retno@yahoo.com > wrote:
>
> di gudang itu jugalah,
> tersimpan kotak ajaib saya.
> dengan permukaannya yang berlapis debu tebal dan disarangi jaring
> laba-laba.
> gemboknya berkarat, dengan anak kunci yang saya lempar jauh-jauh di
> dasar danau abu-abu.
> tenggelam, dan terlupakan.
> kesepian, dan terabaikan.
>
> ps: gimana kalo kapan2 buka garage sale, dan? (turn off banget nggak
> sih, hehe? ampuun, kang :) )
>
> -retno-
>
> --- In sekolah-kehidupan@yahoogroups. <sekolah-kehidupan%com 40yahoogroups. com>,
> Dani Ardiansyah
> <fil_ardy@...> wrote:
> >
> > Gudang Surealis~Dani Ardiansyah~
> >
> > Mari
> > mendekat padaku, tak usah sungkan. Akan kutunjukkan padamu sebuah
> ruangan gelap
> > yang di dalamnya terdapat puing, rongsokan, dan lukisan yang sudah
> sejak lama
> > kurangkum dalam sebuah peti lapuk dan ku tutup rapat. Kau tidak akan
> kesulitan
> > mencarinya, karena di atas kotak tersebut sudah ku tempelkan secarik
> kertas
> > berwarna abu-abu dengan teks kapital berwarna keruh serupa langit
> yang sedang
> > berada dipuncak birahinya untuk memuntahkan hujan : PAST.
> >
> >
> >
> >
> >
> >
> > Tidak,
> > jangan melangkah lebih jauh, aku tidak mengizinkanmu untuk melihat
> keseluruhan
> > isinya. Bukan, bukan karena aku takut kehilangan mereka, justru aku
> > menghawatirkan kakimu yang bersih akan terluka oleh tebaran barang
> bekas yang
> > berserak tak simetris. Bahkan debu di dalamnya bisa membuatmu sesak dan
> > bersin-bersin. Apalagi gaun putihmu bisa jadi ternodai olehnya.
> >
> >
> >
> >
> > Cukup,
> > disni saja, akan kuceritakan satupersatu puiang yang berserak itu.
> Tentu saja
> > cerita versiku. Sebaiknya tidak kau dengarkan cerita orang tentang
> mereka,
> > siapapun itu. Karena aku yang lebih memahami hatimu. Bukan memahami
> puing-puing
> > itu, tapi sekali lagi HATI mu. Aku bisa membuat cerita tentang nisan
> menjadi
> > menyenangkan, tidak seperti cerita mereka yang selalu saja seram.
> Aku bisa
> > membuat cerita tentang darah menjadi segar, tanpa sedikitpun anyir
> yang akan
> > kau endus. Bukan karena aku ingin menutupi noda-noda pada
> puing-puing itu, tapi
> > karena aku tahu dan menyadari, bahwa hatimu adalah hal terpenting
> buatku, that¢s why i keep my past away from you.
> >
> >
> >
> >
> > Ruangan
> > sesak dan penuh debu itu kuberi nama, gudang. Seperti lazimnya
> orang-orang
> > menamakan hal serupa. Dalam sebuah rumah, gudang biasanya terletak di
> > tempat-tempat yang tidak begitu penting, di belakang rumah, atau
> bahkan di
> > bawah tangga loteng. Meski begitu, gudang tidak pernah jauh dari
> rumah utama,
> > karena memang sesekali kita harus datang dan membuka gudang, lalu
> kemudian
> > bersentuhan dengan puing dan rongsokan tersebut. Bukan untuk kemudian
> > menggunakan rongsokan itu lagi, karena biasanya barang yang
> diletakan di gudang
> > kondisnya tidak begitu baik.
> >
> >
> >
> >
> > Kita
> > mendatangi ruangan gelap itu bukan untuk mengungkit dan
> mengingat-ingat, tapi
> > lebih banyak bercermin dan menata hati. Atau jika mungkin memperbaiki
> > barang-barang yang rusak itu. Begitulah gudang, tempat dimana aku
> menyimpan
> > semua kenangan. Poros dimana aku selalu bertekad untuk memperbaiki diri.
> > Sengaja hanya kutunjukkan padamu sebagian kecil saja isi gudang itu,
> dengan
> > pertimbangan bahwa kau terlalu berarti untuk menjadi kehilangan
> nafsu makanmu,
> > karena tentu saja aroma gudang itu serupa kulkas mati yang pintunya
> terutup
> > rapat.
> >
> >
> >
> >
> > Agar
> > kau selalu merasa nyaman, maka kunci gudang itu ku buang jauh-jauh
> ke dasar
> > sumur yang kusangka tidak akan pernah mengering, setiap pagi dan
> petang kau
> > selalu menimba air dari sumur tersebut sambil selalu menatap
> penasaran ke arah
> > gudang di samping sumur, dan suatu waktu dimusim kemarau, ketika aku
> berada
> > jauh darimu, anak kunci yang lama kubuang ke dasar sumur, kau
> temukan kembali.
> > Demi rasa penasaran yang serupa haus, kau berhasil mengintip isi
> gudang itu
> > meski ruangannya gulita. Karena aku memang sengaja tidak pernah memasang
> > lentera disana.
> >
> >
> >
> >
> > Benar
> > saja, ketika kau masuki gudang gelap itu, kaki mu terluka oleh
> pecahan kaca
> > dari bingkai lukisan yang telah lama kulupakan. Kau merintih, protes
> padaku
> > kenapa tak kubersihkan pecahan kaca itu. Dan aku, di antara jeda yang
> > memisahkan kita, hanya mampu mendengar parau suaramu yang meminta
> penjelasan.
> >
> >
> > Jakarta, 11 Juni 2008
> >
> > Dani Ardiansyah
> > HP : 085694771764
> > http://edumuslim.org
> > http://catatankecil.multiply. com
> > http://hamasahputri.multiply. com
> >
>
>
>
- 12.
-
[OOT] mohon pinjami kami 20 ribu
Posted by: "graham wiratama" graham_act@yahoo.com
Wed Jun 11, 2008 7:44 am (PDT)
kami adalah sekelompok anak muda yang sedang bersemangat untuk membuat sebuah tempat yang akan kami namakan RS BAHAGIA (Baca : Rumah Santai Bahagia ) di daerah Banjarsari, Tembalang, Semarang, Jawa Tengah, Jawa, Indonesia. RS BAHAGIA rencananya akan di isi oelh beberapa jenis usaha antara lain :
1.Kafe : tempat untuk makan, minum, ngobrol bersama teman dan cuci mata.
2.Butik yang berisi baju baju up to date baik untuk pria maupun wanita
3.Penjualan buku buku, baik fiksi maupun non fiksi, komik atau novel dan karya sastra yang lain. (rencananya juga akan disewakan ditempat sebagai teman bersantai di kafe)
4.Kamar Film untuk mereika yang suka, gemar, hobi nonton aneka jenis film dari mainstream, independent, fiksi, dokumenter dan lain lain, serta belajar bagaimana membuat film secara sederhana.
5.Kamar Foto tersedia bagi mereka yang narsis dan ingin adu gaya dalam sekotak photo box.
6.Bikin Pin, Mug dan Kaos mu Satu Saja yang dijamin limited edition
7. Penjualan Peralatan Sulap , kursus singkat trik sulap dan baca / ramal Kartu Tarot
8. Kamar Tatto yang penasaran pingin bikin tatto temporary bergambar gajah, telletubies, dll.
9. Kamar Marah : khusus untuk mereka yang sedang dilanda depresi dan strees karena patah hati, masalah pekerjaan, kuliah atau apapun karena kami menyediakan barang pecah belah yang bisa dihancurkan sesuka hati untuk menyalurkan nafsu destruktif tersebut ke sesuatu yang lebih terarah.
Banyak banget kan ?
maka itu, kami butuh bantuan anda untuk mewujudkannya.
cukup pinjami kami uang 20 ribu yang akan kami pergunakan sebagai modal awal.
Mohon sertakan Nama lengkap, alamat, nomer HP anda apabila anda ingin membantu mewujudkan mimpi gila kami untuk membahagiakan orang lain.
Dan uang pinjaman yang anda berikan akan kami kembalikan seutuhnya.
info lebih lanjut bisa contact rekan kami di 085 6268 6600 (ata) atau melalui email graham_act@yahoo.com
terima kasih atas perhatiannya dan semoga kalian berkenan membantu kami
salam bahagia
- 13a.
-
Re: Ajari AKu Cinta (Mas Sismanto)
Posted by: "satya aditya" ukasah_aditya@yahoo.com ukasah_aditya
Wed Jun 11, 2008 7:54 am (PDT)
Assalamualaikum.. Buat Mas Sis.
Boleh, kapan ada waktu kita berbicara CINTA ya? Smga Silaturahminya tetep Alloh jaga.
Salam
Ukasah Aditya
--- On Mon, 6/9/08, sismanto <siril_wafa@yahoo.co.id > wrote:
From: sismanto <siril_wafa@yahoo.co.id >
Subject: [sekolah-kehidupan] Re: Ajari AKu Cinta
To: sekolah-kehidupan@yahoogroups. com
Date: Monday, June 9, 2008, 10:00 PM
Hhhmmm...
bener juga makasih review nya.
api benar juga, meski 2 minggu terakhir ini saya tidak begitu aktif memberi komentar (maksudnya hanya sebagai& nbsp; pembaca pasif ^_^)
tampaknya lagi seru-seruya menceritakan tenntang cinta.
Om Catur dengan istrinya
Om Nursalam dengan Lajang mencari cintanya
N Mas Satya sendiri. . .
kapan saya bisa berbicara cinta (mahabbah)??
Sis
--- In sekolah-kehidupan@ yahoogroups. com, satya aditya <ukasah_aditya@ ...> wrote:
>
- 14a.
-
Re: YUK, SIAP-SIAP PILIH KETUA BARU ESKA
Posted by: "Epri Saqib" epri_tsi@yahoo.com epri_tsi
Wed Jun 11, 2008 8:16 am (PDT)
Wa'alaikum salam warohmatulloh wabarokatuh
sekedar usul saja dari saya :
1. Mas Suhadi
2. Mas Adji
nanti menyusul lagi kandidatnya :)
salam
Epri Tsaqib
www.epriabdurrahman.multiply. com
Kabinet Eska <kabinet.eska@gmail.com > wrote:
Assalamu'alaykum Wr. Wb
Sahabat, gerbong kereta Sekolah Kehidupan akan terus melaju siapapun masinisnya. Sebagai penumpang sekaligus murid yang baik, gunakan hak pilih Anda untuk pemilihan Ketua Eska periode 2008-2009.
Pemilihan Raya (Pemira) akan dimulai pada awal Juli 2008.
Dan tepat pada HUT ke-2 Sekolah Kehidupan tanggal 27 Juli 2007, sang ketua baru akan terpilih dan dikukuhkan.
Sementara itu layangkan kritik, saran atau komentar Anda mengenai program-program Kabinet Eska serta profil ketua Eska yang diinginkan ke email kabinet.eska @ gmail.com (hilangkan spasi). Ditunggu sampai akhir Juni 2008
Tetap Semangat
Wassalamu'alaykum Wr. wb
Nursalam AR
--
"Comfort home for all"
--
"Comfort home for all"
- 14b.
-
Re: YUK, SIAP-SIAP PILIH KETUA BARU ESKA
Posted by: "Epri Saqib" epri_tsi@yahoo.com epri_tsi
Wed Jun 11, 2008 9:12 am (PDT)
Kepada
seluruh kabinet EsKa dan warga EsKa di manapun berada dan wabilkhusus ketua EsKa mas Nursalam kawan baik saya.
sungguh ini kekhilafan saya memposting balasan begitu saja tanpa sengaja sama sekali ke mils, padahal mgkn saja ini masih konsumsi internal Kabinet EsKa.
Mohon maaf atas kekhilafan yang sungguh2 tdk disengaja ini. Semoga membawa kebaikan dan ada hikmahnya.
dari hati,
Epri Tsaqib
Epri Saqib <epri_tsi@yahoo.com > wrote:
Wa'alaikum salam warohmatulloh wabarokatuh
sekedar usul saja dari saya :
1. Mas Suhadi
2. Mas Adji
nanti menyusul lagi kandidatnya :)
salam
Epri Tsaqib
www.epriabdurrahman.multiply. com
Kabinet Eska <kabinet.eska@gmail.com > wrote:
Assalamu'alaykum Wr. Wb
Sahabat, gerbong kereta Sekolah Kehidupan akan terus melaju siapapun masinisnya. Sebagai penumpang sekaligus murid yang baik, gunakan hak pilih Anda untuk pemilihan Ketua Eska periode 2008-2009.
Pemilihan Raya (Pemira) akan dimulai pada awal Juli 2008.
Dan tepat pada HUT ke-2 Sekolah Kehidupan tanggal 27 Juli 2007, sang ketua baru akan terpilih dan dikukuhkan.
Sementara itu layangkan kritik, saran atau komentar Anda mengenai program-program Kabinet Eska serta profil ketua Eska yang diinginkan ke email kabinet.eska @ gmail.com (hilangkan spasi). Ditunggu sampai akhir Juni 2008
Tetap Semangat
Wassalamu'alaykum Wr. wb
Nursalam AR
--
"Comfort home for all"
--
"Comfort home for all"
- 15.
-
Dari Komunitas Sekolah Kehidupan untuk Pondok Yatim Portalinfaq
Posted by: "Epri Saqib" epri_tsi@yahoo.com epri_tsi
Wed Jun 11, 2008 9:16 am (PDT)
Dari Komunitas Sekolah Kehidupan Untuk Pondok Yatim Baitussalam Portalinfaq
Komunitas Sekolah Kehidupan yang sebentar lagi akan merayakan ulang tahunnya dalam waktu dekat ini, mengadakan penggalangan dana kepada setiap anggotanya dalam bentuk donasi buku dan bisa juga materi untuk didedikasikan bagi Pondok Yatim Baitussalam Portalinfaq.
Untuk yang ke 2 kalinya Komunitas Sekolah Kehidupan yang berbasiskan mailing list dengan jumlah member saat ini sekitar 1530-an anggota, mengadakan gerakan amal untuk berbagi kepada sesama.
Setelah tahun lalu mengadakan lelang buku untuk Portalinfaq, maka tahun ini mereka membuat penggalangan dalam bentuk buku-buku dan juga materi atau uang bagi yang berkenan untuk disumbangkan langsung salah satunya kepada Pondok Yatim Baitussalam Portalinfaq yang ada di Bantul Jogjakarta.
Pondok Yatim Baitussalam sendiri yang saat ini sudah berkembang dan memiliki santri khusus putri dan juga khusus putra di Jogjakarta, pada awalnya memang diniatkan untuk menampung anak-anak korban gempa 5,7 SR beberapa waktu lalu. Saat ini mereka membuka diri untuk anak-anak yatim Jogjakarta dan sekitarnya.
Bagi anda warga Sekolah Kehidupan dan siapapun yang peduli dan ingin mengirimkan buku-buku atau sumbangan lainnya bisa menghubungi :
Novi khansa email : novi_ningsih@yahoo.com
dan nomor HP. 0812 1894517
Buku bisa dikirimkan ke alamat Novi
Kompleks Perumkar DKI
Blok Q1/16 Rt. 009/02
Pondok Kelapa
Jak-Tim 13450
Selain itu bagi yang ingin menyumbangkan dalam bentuk uang bisa transfer ke ke no.rekening 1640311017 BCA Kali Malang a.n Noviyanti Utaminingsih
Jangan lupa konfirmasi kepada Novi via email atau kontak Handphone.
Donasi Buku Eska ditutup tanggal 1 Juli 2008.
Sukses selalu untuk Ultah ESKA.. dan teruslah berbagi sepanjang hayat!
www.portalinfaq.org
www.pondokyatim.multiply. com
http://sahabatberbagi.multiply. com
sekolah-kehidupan@yahoogroups. com
- 16a.
-
Re: Pengumuan Artikel Inspiratif dan Puisi Terpilih Untuk Buku Antol
Posted by: "dewi cendika" candy_hepi@yahoo.com candy_hepi
Wed Jun 11, 2008 4:23 pm (PDT)
Makasihh ya, tim panitia yg baik....:)
artikelku ikut masuk....:)
buat teman2 yang artikel dan puisinya terpilih, selamat yaaa .....
Ichen
www.ichenzr.multiply. com
----- Original Message ----
From: inga_fety <inga_fety@yahoo.com >
To: sekolah-kehidupan@yahoogroups. com
Sent: Wednesday, June 11, 2008 9:34:56
Subject: [sekolah-kehidupan] Re: Pengumuan Artikel Inspiratif dan Puisi Terpilih Untuk Buku Antologi Sekolah
selamat untuk semuanya:)
pagi tadi buka blognya mbak sya-sya, eh ternyata ada pengumuman ini:)
salam,
fety
--- In sekolah-kehidupan@ yahoogroups. com, "Lia Octavia"
<liaoctavia@ ...> wrote:
>
> *PENGUMUMAN ARTIKEL INSPIRATIF DAN PUISI TERPILIH UNTUK BUKU
ANTOLOGI ESKA*
>
>
> Assalamu'alaikum wrwb
>
> Sahabat-sahabat di mana saja berada terutama sahabat-sahabat Eska,
> alhamdulillah, setelah melalui penjurian dan penilaian seluruh artikel
> inspiratif dan puisi yang masuk ke Panitia, dan juga setelah melalui
> berbagai diskusi dan pertimbangan tim juri dan Panitia Buku Antologi
Sekolah
> Kehidupan, akhirnya telah terpilih sebanyak *19 (sembilan belas) artikel
> inspiratif* dan *31 (tiga* *puluh satu)* *puisi* untuk Buku Antologi
Sekolah
> Kehidupan.
>
> Terima kasih banyak sebelumnya kami haturkan bagi sahabat-sahabat
semua yang
> telah mengirimkan naskahnya untuk Buku Antologi ini. Launching buku ini
> insya Allah akan diselenggarakan pada perayaan Milad Sekolah
Kehidupan yang
> kedua pada 27 Juli 2008 mendatang.
>
> Secara umum, kualitas tulisan yang masuk berada di level rata-rata.
Namun
> ada beberapa yang karena kekuatan tema, dan keunikan gaya bahasa,
membuat
> tulisan-tulisan tersebut layak untuk diterbitkan. Yang menjadi indikator
> penilaian adalah substansi cerita, gaya bertutur, dan kekuatan tema.
>
> Berikut beberapa argumen juri dalam pemilihan artikel inspiratif:
>
>
> - *Bersahabat dengan Alam: Siu Elha*
>
> Tak banyak orang yang peduli pada alam. Pun, tak banyak orang yang sudi
> membaktikan waktu, tenaga, dan hidupnya pada alam. Orang2 inilah yang
> ditulis oleh Siu Elha. Di tengah isu pemanasan global, tulisan Siu Elha
> tentang para tokoh inspiratif lingkungan ini cukup menyejukkan.
Semoga dari
> sini, semua kita bisa belajar untuk bersahabat dengan alam.
>
>
>
> - *Nasi Goreng: Lia Octavia*
>
> Lia sering menulis artikel kontemplatif dengan gaya yang menarik,
seperti
> gaya cerpen. Tapi justru di situ uniknya. Di sini, kita bisa
belajar, bahwa
> utk hal sesederhana kebiasaan berlangganan nasi goreng pada penjual
tertentu
> saja, bisa membuat kita berprasangka. Padahal, tak selamanya
perubahan itu
> buruk. Ini dapat dilihat dari "kejutan kecil" banyaknya pembeli yang
antre
> di belakang penjual nasi goreng pengganti Pak Jangkung.
>
>
>
> - *Rindu Abah: Fely Hilman*
>
> Setiap orangtua bisa menjadi inspirasi kita. Tak terkecuali oleh Fely
> Hilman. Meski terkesan ditulis dengan tergesa-gesa, namun Fely mampu
> menggambarkan sosok Abah sebagai sosok yang pekerja keras, jujur,
dan sangat
> memperhatikan kehidupan beragama anak2nya. Seperti yang ditulis Fely
"tak
> banyak PNS yang siap lembur tanpa dibayar, atau mau membukakan pintu
bagi
> karyawan dan menyapu ruangan, pun bukan tugasnya." Hal2 yang
dilakukan oleh
> Abah dari Fely. Hal2 sederhana yang berarti.
>
>
>
> - *Ketika Mempertanyakan Cinta: Febty Febrianti*
>
> Banyak wanita muda-termasuk saya-yang merasakan sejumlah dilema
ketika akan
> menikah muda. Banyak pertanyaan berseliweran di kepala tentang
cinta, sosok
> pendamping hidup, potongan2 penggalan ayat suci, serta setumpuk
kecemasan
> berseliweran di kepala. Tulisan Febty cukup meresensi itu semua. Dan
karena
> menurut Helvy TR "Cinta harus ditumbuhkan setiap hari," dari tulisan
Febty
> kita belajar bagaimana proses cinta itu bertumbuh.
>
>
>
> - *Satu Rindu: Listya Arisanti*
>
> Seperti tak banyak orang yang bersedia membaktikan waktu, tenaga, dan
> hidupnya untuk alam, saya piker, tak banyak juga orang yang bersedia
> membaktikan waktu, tenaga, dan hidupnya untuk menyebarkan dakwah di
> lingkungan sekolah. Disini, Listya menuliskan dengan rinci, bagaimana si
> tokoh menginspirasinya untuk kembali berkomitmen dan konsisten pada
dakwah
> di sekolah. Karena seperti yang diucapkan si tokoh "*Istirahatnya
seorang
> muslim, nanti setelah kita di syurga.."*
>
>
>
> - *Menambal Hati: St. Fatimah*
>
> Dari judulnya saja sudah memikat mata saya. "Menambal Hati". Judul
yang pas
> dengan isi cerita, tokoh penambal ban yang dalam percakapan sederhananya
> mengajarkan tentang kehidupan. Di sini, kita jadi tahu, bahwa
pelajaran ttg
> kehidupan bisa didapat dimana saja, oleh siapa saja. Bahkan dari seorang
> penambal ban sekalipun.
>
>
> - *7.500 Rupiah: Asma Sembiring*
>
> Bahasanya kuat, isi kuat dengan sentuhan ironisme. Didukung gaya
penulisan
> yang tidak monoton.
>
>
>
> - *Ibu: Arham Kendari*
>
> Simpel tapi diolah dengan gaya bertutur yang enak. Saran: lebih
dieksplorasi
> lagi sisi pengalaman penulis dan sang ibu.
>
>
>
> - *Love Miracle From The Andes: Syafa'atus Syarifah*
>
> Sangat inspiratif meski penulisannya berdinamika lambat.Tema yang
ditawarkan
> adalah resep keunggulan.
>
>
>
> - *Kekayaan Berharga: Catur Catriks*
>
> Pengalaman nyata memang selalu mengesankan. Kekuatan ceritalah
membuat saya
> memilih tulisan ini. Meski ending perlu dibikin lebih menyentak dan gaya
> bertutur yang perlu dibikin lebih kontemplatif.
>
>
>
> - *Mimpiku di Sangatta: Sismanto*
>
> Cerita dengan warna lokal sedang trend, dan selalu menarik. Ini
kelebihan
> tulisan ini.
>
>
>
> - *Nikmat-Nya yang Tak Terhingga: Novi Khansa'*
>
> Cerita sederhana. Namun gaya bertutur penulis yang unik membuatnya layak
> dijagokan.
>
>
>
> - *Lin, Aku Belajar Banyak Darimu: Setta*
>
> Pengisahan yang dramatis ditopang pengalaman nyata yang kuat sehingga
> tulisan ini cocok jadi andalan.
>
> Dan inilah hasil lengkap artikel-artikel inspiratif dan puisi yang
terpilih:
>
> *Artikel-artikel inspiratif yang terpilih:*
>
> * *
>
> *1) 7.500 rupiah (Asma Sembiring)*
>
> *2) Ibu (Arham Kendari)*
>
> *3) Love Miracle From The Andes (Syafa'atus Syarifah)*
>
> *4) Kekayaan Berharga (Catur Catriks)*
>
> *5) Mimpiku Di Sengatta (Sismanto)*
>
> *6) Nikmat-Nya Yang Tak Terhingga (Novi Khansa)*
>
> *7) Lin, Aku Belajar Banyak Darimu (Setta)*
>
> *8) Aku Sayang Ibu (Yudhi Mulianto)*
>
> *9) Pelajaran Menulis (Retnadi Nur'aini)*
>
> *10) Ksatria Hingga Senja (Hamasah Putri)*
>
> *11) Trouble Maker (Benny Oktaviano)*
>
> *12) Cerita Di Balik Rumah Kopel (Ichen Zr)*
>
> *13) Kekuatan Sang Pemimpi (Jenny Jusuf)*
>
> *14) Bersahabat Dengan Alam (Siu Elha)*
>
> *15) Nasi Goreng (Lia Octavia)*
>
> *16) Rindu Abah (Fely Hilman)*
>
> *17) Ketika Mempertanyakan Cinta (Febty Febrianti)*
>
> *18) Menambal Hati (St Fatimah)*
>
> *19) Satu Rindu (Listya Arisanti)*
>
> * *
>
> *Puisi-Puisi yang terpilih:*
>
> *1) Adalah Niskala Dalam Setiap Harapku (Dani Ardiansyah)*
>
> *2) Pulang (Novi Khansa)*
>
> *3) Kepada Laila (Nia Robie)*
>
> *4) Lukisan (Ain Nisa)*
>
> *5) Bocah Debu (Divin Nabb)*
>
> *6) Rasa Yang Membunuh (Penuliz Mizteriuz)*
>
> *7) Hati Yang Bergolak (Regantini Salsabila)*
>
> *8) Aku Adalah Sebongkah Batu (Andhini Putri)*
>
> *9) Sebuah Penyadaran (Lukman Hadi)*
>
> *10) Tak Cukup (Candrawali) *
>
> *11) Asaku Mengukir Senja (Rachmad Jr)*
>
> *12) Bulir Kebeningan (Lanny Megasari)*
>
> *13) Mujahid Kecil Kami (Bu Has)*
>
> *14) Sidoarjo Mengemis (Nana S)*
>
> *15) Menggenggam Cahaya (Lia Octavia)*
>
> *16) Terkadang (Wildan Fikri)*
>
> *17) Jika Kuntum Tak Lagi Mekar I (Sayyid Madany Syani)*
>
> *18) Untuk Ayah (Meyla Farid)*
>
> *19) Bayang-Bayang! (Dyah Zakiati)*
>
> *20) If God Was One Of Us (Retnadi Nur'aini)*
>
> *21) Penyair Padi (Epri Tsaqib)*
>
> *22) Menuju Tak Terkenang (Arrizki Abidin)*
>
> *23) Seratus Purnama (Lilyani Taurisia)*
>
> *24) Jejak Luka 2 (Azwar Nazir)*
>
> *25) Tebas Saja Leherku (Siu Elha)*
>
> *26) Kisah Angin (Sunu Hadi)*
>
> *27) Permainan Hidup (St Fatimah)*
>
> *28) Panggung Senayan (Yoyong)*
>
> *29) Kabar Dari Tuhan (Nera Andiyanti)*
>
> *30) 20 Mei, Seratus Tahun Kemudian (Hasan Bisri BFC)*
>
> *31) Tahukah Kau Saudaraku? (Inna Putri)*
>
> *
> *
> Selamat bagi para penulis yang artikel maupun puisinya terpilih
dalam buku
> antologi ini. Untuk teknis pembayaran investasi, akan dihubungi via
japri
> oleh Panitia.
>
> Bagi yang tulisannya belum terpilih, mudah-mudahan tetap bersemangat
untuk
> terus menulis dalam mengambil inspirasi dari setiap peristiwa
kehidupan di
> dunia ini.
>
> Terima kasih banyak untuk partisipasi dari sahabat-sahabat semua.
>
>
> SEKOLAH KEHIDUPAN
>
>
> *Make a comfort home for all*
>
> *Menggagas Sekolah Tanpa Batas:*
>
> Menjalin Kebersamaan, Kepedulian, dan Keaktifan Bersama
>
>
>
> Wassalam,
>
> Tim Panitia Buku Antologi Eska:
>
> Epri Tsaqib
> Dani Ardiansyah
> Lia Octavia
> Retnadi Nur'aini
> Nursalam AR
> Udo Yamin Majdi
> Beni Jusuf
> Catur Catriks
> Novi Ningsih
> Listya
>
Send instant messages to your online friends http://uk.messenger.yahoo.com - 16b.
-
Re: Pengumuan Artikel Inspiratif dan Puisi Terpilih Untuk Buku Antol
Posted by: "dewi cendika" candy_hepi@yahoo.com candy_hepi
Wed Jun 11, 2008 4:24 pm (PDT)
Makasihh ya, tim panitia yg baik....:)
artikelku ikut masuk....:)
buat teman2 yang artikel dan puisinya terpilih, selamat yaaa .....
Ichen
www.ichenzr.multiply. com
----- Original Message ----
From: inga_fety <inga_fety@yahoo.com >
To: sekolah-kehidupan@yahoogroups. com
Sent: Wednesday, June 11, 2008 9:34:56
Subject: [sekolah-kehidupan] Re: Pengumuan Artikel Inspiratif dan Puisi Terpilih Untuk Buku Antologi Sekolah
selamat untuk semuanya:)
pagi tadi buka blognya mbak sya-sya, eh ternyata ada pengumuman ini:)
salam,
fety
--- In sekolah-kehidupan@ yahoogroups. com, "Lia Octavia"
<liaoctavia@ ...> wrote:
>
> *PENGUMUMAN ARTIKEL INSPIRATIF DAN PUISI TERPILIH UNTUK BUKU
ANTOLOGI ESKA*
>
>
> Assalamu'alaikum wrwb
>
> Sahabat-sahabat di mana saja berada terutama sahabat-sahabat Eska,
> alhamdulillah, setelah melalui penjurian dan penilaian seluruh artikel
> inspiratif dan puisi yang masuk ke Panitia, dan juga setelah melalui
> berbagai diskusi dan pertimbangan tim juri dan Panitia Buku Antologi
Sekolah
> Kehidupan, akhirnya telah terpilih sebanyak *19 (sembilan belas) artikel
> inspiratif* dan *31 (tiga* *puluh satu)* *puisi* untuk Buku Antologi
Sekolah
> Kehidupan.
>
> Terima kasih banyak sebelumnya kami haturkan bagi sahabat-sahabat
semua yang
> telah mengirimkan naskahnya untuk Buku Antologi ini. Launching buku ini
> insya Allah akan diselenggarakan pada perayaan Milad Sekolah
Kehidupan yang
> kedua pada 27 Juli 2008 mendatang.
>
> Secara umum, kualitas tulisan yang masuk berada di level rata-rata.
Namun
> ada beberapa yang karena kekuatan tema, dan keunikan gaya bahasa,
membuat
> tulisan-tulisan tersebut layak untuk diterbitkan. Yang menjadi indikator
> penilaian adalah substansi cerita, gaya bertutur, dan kekuatan tema.
>
> Berikut beberapa argumen juri dalam pemilihan artikel inspiratif:
>
>
> - *Bersahabat dengan Alam: Siu Elha*
>
> Tak banyak orang yang peduli pada alam. Pun, tak banyak orang yang sudi
> membaktikan waktu, tenaga, dan hidupnya pada alam. Orang2 inilah yang
> ditulis oleh Siu Elha. Di tengah isu pemanasan global, tulisan Siu Elha
> tentang para tokoh inspiratif lingkungan ini cukup menyejukkan.
Semoga dari
> sini, semua kita bisa belajar untuk bersahabat dengan alam.
>
>
>
> - *Nasi Goreng: Lia Octavia*
>
> Lia sering menulis artikel kontemplatif dengan gaya yang menarik,
seperti
> gaya cerpen. Tapi justru di situ uniknya. Di sini, kita bisa
belajar, bahwa
> utk hal sesederhana kebiasaan berlangganan nasi goreng pada penjual
tertentu
> saja, bisa membuat kita berprasangka. Padahal, tak selamanya
perubahan itu
> buruk. Ini dapat dilihat dari "kejutan kecil" banyaknya pembeli yang
antre
> di belakang penjual nasi goreng pengganti Pak Jangkung.
>
>
>
> - *Rindu Abah: Fely Hilman*
>
> Setiap orangtua bisa menjadi inspirasi kita. Tak terkecuali oleh Fely
> Hilman. Meski terkesan ditulis dengan tergesa-gesa, namun Fely mampu
> menggambarkan sosok Abah sebagai sosok yang pekerja keras, jujur,
dan sangat
> memperhatikan kehidupan beragama anak2nya. Seperti yang ditulis Fely
"tak
> banyak PNS yang siap lembur tanpa dibayar, atau mau membukakan pintu
bagi
> karyawan dan menyapu ruangan, pun bukan tugasnya." Hal2 yang
dilakukan oleh
> Abah dari Fely. Hal2 sederhana yang berarti.
>
>
>
> - *Ketika Mempertanyakan Cinta: Febty Febrianti*
>
> Banyak wanita muda-termasuk saya-yang merasakan sejumlah dilema
ketika akan
> menikah muda. Banyak pertanyaan berseliweran di kepala tentang
cinta, sosok
> pendamping hidup, potongan2 penggalan ayat suci, serta setumpuk
kecemasan
> berseliweran di kepala. Tulisan Febty cukup meresensi itu semua. Dan
karena
> menurut Helvy TR "Cinta harus ditumbuhkan setiap hari," dari tulisan
Febty
> kita belajar bagaimana proses cinta itu bertumbuh.
>
>
>
> - *Satu Rindu: Listya Arisanti*
>
> Seperti tak banyak orang yang bersedia membaktikan waktu, tenaga, dan
> hidupnya untuk alam, saya piker, tak banyak juga orang yang bersedia
> membaktikan waktu, tenaga, dan hidupnya untuk menyebarkan dakwah di
> lingkungan sekolah. Disini, Listya menuliskan dengan rinci, bagaimana si
> tokoh menginspirasinya untuk kembali berkomitmen dan konsisten pada
dakwah
> di sekolah. Karena seperti yang diucapkan si tokoh "*Istirahatnya
seorang
> muslim, nanti setelah kita di syurga.."*
>
>
>
> - *Menambal Hati: St. Fatimah*
>
> Dari judulnya saja sudah memikat mata saya. "Menambal Hati". Judul
yang pas
> dengan isi cerita, tokoh penambal ban yang dalam percakapan sederhananya
> mengajarkan tentang kehidupan. Di sini, kita jadi tahu, bahwa
pelajaran ttg
> kehidupan bisa didapat dimana saja, oleh siapa saja. Bahkan dari seorang
> penambal ban sekalipun.
>
>
> - *7.500 Rupiah: Asma Sembiring*
>
> Bahasanya kuat, isi kuat dengan sentuhan ironisme. Didukung gaya
penulisan
> yang tidak monoton.
>
>
>
> - *Ibu: Arham Kendari*
>
> Simpel tapi diolah dengan gaya bertutur yang enak. Saran: lebih
dieksplorasi
> lagi sisi pengalaman penulis dan sang ibu.
>
>
>
> - *Love Miracle From The Andes: Syafa'atus Syarifah*
>
> Sangat inspiratif meski penulisannya berdinamika lambat.Tema yang
ditawarkan
> adalah resep keunggulan.
>
>
>
> - *Kekayaan Berharga: Catur Catriks*
>
> Pengalaman nyata memang selalu mengesankan. Kekuatan ceritalah
membuat saya
> memilih tulisan ini. Meski ending perlu dibikin lebih menyentak dan gaya
> bertutur yang perlu dibikin lebih kontemplatif.
>
>
>
> - *Mimpiku di Sangatta: Sismanto*
>
> Cerita dengan warna lokal sedang trend, dan selalu menarik. Ini
kelebihan
> tulisan ini.
>
>
>
> - *Nikmat-Nya yang Tak Terhingga: Novi Khansa'*
>
> Cerita sederhana. Namun gaya bertutur penulis yang unik membuatnya layak
> dijagokan.
>
>
>
> - *Lin, Aku Belajar Banyak Darimu: Setta*
>
> Pengisahan yang dramatis ditopang pengalaman nyata yang kuat sehingga
> tulisan ini cocok jadi andalan.
>
> Dan inilah hasil lengkap artikel-artikel inspiratif dan puisi yang
terpilih:
>
> *Artikel-artikel inspiratif yang terpilih:*
>
> * *
>
> *1) 7.500 rupiah (Asma Sembiring)*
>
> *2) Ibu (Arham Kendari)*
>
> *3) Love Miracle From The Andes (Syafa'atus Syarifah)*
>
> *4) Kekayaan Berharga (Catur Catriks)*
>
> *5) Mimpiku Di Sengatta (Sismanto)*
>
> *6) Nikmat-Nya Yang Tak Terhingga (Novi Khansa)*
>
> *7) Lin, Aku Belajar Banyak Darimu (Setta)*
>
> *8) Aku Sayang Ibu (Yudhi Mulianto)*
>
> *9) Pelajaran Menulis (Retnadi Nur'aini)*
>
> *10) Ksatria Hingga Senja (Hamasah Putri)*
>
> *11) Trouble Maker (Benny Oktaviano)*
>
> *12) Cerita Di Balik Rumah Kopel (Ichen Zr)*
>
> *13) Kekuatan Sang Pemimpi (Jenny Jusuf)*
>
> *14) Bersahabat Dengan Alam (Siu Elha)*
>
> *15) Nasi Goreng (Lia Octavia)*
>
> *16) Rindu Abah (Fely Hilman)*
>
> *17) Ketika Mempertanyakan Cinta (Febty Febrianti)*
>
> *18) Menambal Hati (St Fatimah)*
>
> *19) Satu Rindu (Listya Arisanti)*
>
> * *
>
> *Puisi-Puisi yang terpilih:*
>
> *1) Adalah Niskala Dalam Setiap Harapku (Dani Ardiansyah)*
>
> *2) Pulang (Novi Khansa)*
>
> *3) Kepada Laila (Nia Robie)*
>
> *4) Lukisan (Ain Nisa)*
>
> *5) Bocah Debu (Divin Nabb)*
>
> *6) Rasa Yang Membunuh (Penuliz Mizteriuz)*
>
> *7) Hati Yang Bergolak (Regantini Salsabila)*
>
> *8) Aku Adalah Sebongkah Batu (Andhini Putri)*
>
> *9) Sebuah Penyadaran (Lukman Hadi)*
>
> *10) Tak Cukup (Candrawali) *
>
> *11) Asaku Mengukir Senja (Rachmad Jr)*
>
> *12) Bulir Kebeningan (Lanny Megasari)*
>
> *13) Mujahid Kecil Kami (Bu Has)*
>
> *14) Sidoarjo Mengemis (Nana S)*
>
> *15) Menggenggam Cahaya (Lia Octavia)*
>
> *16) Terkadang (Wildan Fikri)*
>
> *17) Jika Kuntum Tak Lagi Mekar I (Sayyid Madany Syani)*
>
> *18) Untuk Ayah (Meyla Farid)*
>
> *19) Bayang-Bayang! (Dyah Zakiati)*
>
> *20) If God Was One Of Us (Retnadi Nur'aini)*
>
> *21) Penyair Padi (Epri Tsaqib)*
>
> *22) Menuju Tak Terkenang (Arrizki Abidin)*
>
> *23) Seratus Purnama (Lilyani Taurisia)*
>
> *24) Jejak Luka 2 (Azwar Nazir)*
>
> *25) Tebas Saja Leherku (Siu Elha)*
>
> *26) Kisah Angin (Sunu Hadi)*
>
> *27) Permainan Hidup (St Fatimah)*
>
> *28) Panggung Senayan (Yoyong)*
>
> *29) Kabar Dari Tuhan (Nera Andiyanti)*
>
> *30) 20 Mei, Seratus Tahun Kemudian (Hasan Bisri BFC)*
>
> *31) Tahukah Kau Saudaraku? (Inna Putri)*
>
> *
> *
> Selamat bagi para penulis yang artikel maupun puisinya terpilih
dalam buku
> antologi ini. Untuk teknis pembayaran investasi, akan dihubungi via
japri
> oleh Panitia.
>
> Bagi yang tulisannya belum terpilih, mudah-mudahan tetap bersemangat
untuk
> terus menulis dalam mengambil inspirasi dari setiap peristiwa
kehidupan di
> dunia ini.
>
> Terima kasih banyak untuk partisipasi dari sahabat-sahabat semua.
>
>
> SEKOLAH KEHIDUPAN
>
>
> *Make a comfort home for all*
>
> *Menggagas Sekolah Tanpa Batas:*
>
> Menjalin Kebersamaan, Kepedulian, dan Keaktifan Bersama
>
>
>
> Wassalam,
>
> Tim Panitia Buku Antologi Eska:
>
> Epri Tsaqib
> Dani Ardiansyah
> Lia Octavia
> Retnadi Nur'aini
> Nursalam AR
> Udo Yamin Majdi
> Beni Jusuf
> Catur Catriks
> Novi Ningsih
> Listya
>
Send instant messages to your online friends http://uk.messenger.yahoo.com
- 17a.
-
Re: Ajari AKu Cinta
Posted by: "satya aditya" ukasah_aditya@yahoo.com ukasah_aditya
Wed Jun 11, 2008 4:34 pm (PDT)
Assalamualaikum....
Setuju bgt sama pendapatnya mas, memang CINTA itu suci dan pastinya memang "Install"an dari yang maha pengengam cinta. tapi kadang cintanya dijalankan pada Track yang salah makanya kadang kita ga sadar sudah ada di lingkar labirin bentukan jin dan syetan yang mau jauhin kita dari SUCInya CINTA.
Salam kenal
Ukasah Aditya
http://cerminhati.multiply. com
--- On Mon, 6/9/08, Bekti Hermawan <matematikaakhlaq@yahoo.com > wrote:
From: Bekti Hermawan <matematikaakhlaq@yahoo.com >
Subject: Re: [sekolah-kehidupan] Ajari AKu Cinta
To: sekolah-kehidupan@yahoogroups. com
Date: Monday, June 9, 2008, 6:34 PM
Bagiku, mungkin cinta itu tidak bisa dipelajari atau diajarkan. Cinta itu anugerah yang sudah di "install" oleh-NYA pada setiap insan ciptaan-NYA. Cinta hanya bisa diteladani.
Yang pasti: aku bisa hidup selama ini karena memiliki CINTA dan KETIDAKTAHUAN PADA MASA DEPAN.
Entah dimana aku belajar cinta. Dulu tidak tahu. Sekarang lupa.....
Salam,
Bekti Hermawan
-guru jalanan-
============ ========= ========= ========= =====
Orangtuaku guruku. Semesta sekolahku.
Al Quran kurikulumku. Anakku sahabatku.
JAPRI dengan &quot;guru jalanan&quot;?
Kirim email anda ke sahabat@rumahakal. com
Send SMS/call ke 081 334 207077
============ ========= ========= ========= ======
--- On Mon, 6/9/08, satya aditya <ukasah_aditya@ yahoo.com> wrote:
From: satya aditya <ukasah_aditya@ yahoo.com>
Subject: [sekolah-kehidupan] Ajari AKu Cinta
To: sekolah-kehidupan@ yahoogroups. com, "atif" <atif_bias@yahoo. com>, "Wahyu bias" <wahyu_bias@ yahoo. com>, "Yan Darta" <yan.darta@ jayaprote ksi.com>, "Hapsarina Dianti" <hdianti@ yahoo. com>, "ika fahria" <rufi_melodia@ yahoo.co. id>, "FLB Bekasi" <flp_bekasi@ yahoogro ups.com>
Date: Monday, June 9, 2008, 9:49 PM
AJARI AKU CINTA
Reviewed (Ukasah Aditya)
"Jadi, bagaimana seorang laki-laki memilih pendamping hidupnya, padahal berpenampilan pura-pura itu adalah satu fenomena yang selalu ada dalam segala keadaan?" tanya salah seorang pemuda pada ustadz.
Agak dalam Ustadz mencoba berfikir, suara lirihnya berujar "Engkau harus berhati-hati dalam memilih gadis yang menjadi pasangan hidupmu, penyimpan rahasiamu, ibu rumah tanggamu dan bunda dari anak-anakmu! Karena, tema memilih wanita itu bukanlah suatu hal yang mudah. Bahkan, sebagian besar problema dan kesulitan rumah tangga, berasal dari ketergesaan dalam memilih pasangan hidup tanpa pertimbangan sebelumnya. Berapa banyak pemuda yang memutuskan pilihan pengantinnya hanya karena ia tersihir oleh kecantikannya. Lalu, setelah itu rumah tangga menjadi jurang neraka, karena banyak kesulitan dan problema yang timbul dan tidak dapat diselesaikan. Jadi, wajar jika Islam mengajarkan agar seorang laki-laki memilih pasangan hidupnya dengan baik". (Jamal, Kholid, Dr.2007. Ajari Aku cinta. Solo: Ziyad Visi Media. Hal : 45-46)
Riuh suara deru kendaraan berpacu, aku masih harus berlomba mendapatkan cahaya temaram lampu jalanan dari kejar-kejarannya bis kota sore ini. Tak mau tertinggal serunya berkutat pada rangkaian kata demi kata, seakan membuat mataku enggan berpaling ke lain hal.. Terlebih ketika ku dapati tulisan di atas tadi, rasanya hal ini menjadi penting dan tak dapat dianggap biasa saja.
Buku ringan namun penuh makna. Setelah dari semalam ku coba memaknai setiap kalimat yang kubaca hingga sore ini hampir sebagian halaman buku kurampungkan, banyak hal yang bisa ku dapat. Makanya, ingin rasanya ku berbagi pada sobat-sobatku nanti. Mencoba menuliskannya secara sederhana apa yang sudah ku baca hingga sore ini.
Banyak hal yang bisa dipetik dan direnungkan bagi kita. Terlebih ketika seorang pemuda yang secara fisik dan mental telah memasuki ambang jembatan pelabuhan hatinya. Bertemu waktu dimana harus menentukan pilihan dan mencari pendamping hidupnya mengarungi samudera kehidupan serta mencari seorang ibu yang ikhlas merawat, menjaga dan membesarkan buah cintanya kelak. Pilihan waktu itu menjadi tak mudah dan memerlukan banyak pertimbangan dan bimbingan. Terlebih, ketika pemuda tersebut berusaha sekuat tenaga menjalankan cara-cara yang di Syariatkan dalam Islam.
Karena sungguh banyak hal ketika kita berbicara tentang cinta yang akhirnya kita justru jatuh pada kubangan itu, tak sadar kita sedang ada pada lingkar labirin yang dibuat oleh Jin dan setan. Dan ketika kita terperosok di dalamnya, mungkin agak sulit untuk keluar. Belum lagi ketika perasaan cinta antara dua sejoli itu makin dalam kaya "Galih dan Ratna" dalam sebuah film lawas merebak. Bisa dipastikan akan hadir rasa kekecewaan ketika ada yang tak terima dengan keputusan yang diambil, atau yang lebih duahsyat putusnya silturahmi yang sudah ada. Padahal Alloh paling benci sama orang yang memutuskan silaturahmi bukan?!
Masih ditemani alunan lagu Hijjaz Ku coba tuliskan bagaimana cinta memainkan peranan dalam kehidupan apalagi ternyata Cinta itu punya tingkatan. Pertama Istihsan, tingkatan cinta yang paling dasar.. Istihsan yang berarti anggapan baik menjadi awal tumbuhnya cinta atau perasaan lebih terhadap lawan jenis. Ada yang bilang dari mata turun ke hati, mungkin tingkatan ini ada pada tataran tersebut. Orang banyak jatuh suka (belum pada tahap jatuh cinta red) pada wanita karena dia menyukai wajah dari wanita yang menjadi objek cintanya. Di sini ternyata peran mata menjadi delegasi cintanya untuk mengirim signal pesan kalo dirinya sedang dilanda kabut cinta di hatinya. Duahsyat khan ternyata fungsi mata itu, selain jadi alat indera dia juga jadi delegasi yang baik sebagai transmitter pengirim signal cinta. Dari mata, biasanya orang akan kagum kecantikan paras wanita. Ketika lidah tak lagi mampu berujar, bibir tak lagi berucap dan badan terasa kaku setengah
mati setengah hidup. Jadilah mata sebagai pahlawan mengirim signal cinta itu ke hati. Di tahapan ini, biasanya seseorang belum masuk pada tahapan cintanya. Baru sekedar kagum akan paras dan kecantikan wanita kemudian ia simpan rapat-rapat dalam hati :P
Kedua, Takjub. Agaknya ini sudah ada pada tingkatan yang dapat mengeksperikan cinta. Biasanya orang yang dilanda tahapan ini, kaya perangko maunya nempel terus sama amplop kira-kira begitu analoginya. Biasanya, maunya orang ini tuh selalu deket-deket sama objek cintanya. Seakan dunia milik berdua, dia ga terlalu peduli karena yang lain Cuma ngontrak pikirnya. Banyak canda dan tawa ketika mereka berdua, saling berbicara kekaguman pada masing-masing dan kedekatan ini mulai terjalin secara intens.
Dari intensitas yang cukup rutin, maka biasanya ini jadi tingkatan Ketiga yaitu RINDU. Lima kata yang ketika diucapkan ke lawan pasangannya bisa-bisa mabuk kepayang (lebih-lebih kalo terjadi ekspresi lain bisa jadi kepalanya agak besar, hidungnya senut-senut atau malah ga mau makan atau sulit tidur. Kalo udah begini sarannya segera hubungi dokter cinta terdekat -Just Kidding red). Banyak orang bisa "GR" dibuatnya. Level ini tuh bikin cinta melekat kaya cokelat. Di dalam hati tentunya, mereka saling memendam rasa yang mengebu-gebu, ga ada waktu selain mereka berbicara tentang keasyikan mereka berdua. Buat yang kuliah, hati-hati apalagi sekolah. Rasa pada tingkatan ini bisa bikin kalian kurus dan cara diet yang salah. Karena katanya rasa ini bikin ga enak makan sama tidur, makanya saya ga menganjurkan kalian bermain sama lima kata itu apalagi di kirim ke objek cinta kalian. Efeknya duahsyattt di tingkatan ini biasanya mereka Cuma punya satu obat
untuk mengatasi ke-RINDU-an ini yaitu bertemu.
Nah, sekarang kita ngomongin tingkatan terakhir. Yaitu KASMARAN. Ckk,,ckk,,ckk bener-bener cinta memang kaya lingkar labirin ya. Pada tingkatan ini, makna cinta dari dua sejoli tadi tuh sudah begitu dalam. mereka akan selalu dipenuhi dengan rasa cinta dan perasaan saling bergantung satu dengan yang lain. Kalo mungkin disuruh memilih, mereka akan memilih untuk jalani hidup dengan susah seneng bareng-bareng. Buat mereka ga ada yang lebih baik kecuali pasangannya. Kalo misalnya si Cowo harus berakhir hidup sampai di sini, mungkin si cewe bisa ikut-ikutan nyusul si cowo dengan cara-cara yang dianggap halal oleh dirinya sendiri. Makanya, ga sedikit kita ketemu sama berita-berita di Koran atau TV ada cewe yang gantung diri karena si cowo harus menikah dengan orang lain, atau yang agak ekstrem si Cowo rela minum racun serangga gara-gara cewenya harus menikah dengan cowo pilihan orang tua si cewe. Fuiihhh,,, dashayat bener tingkatan kasmaran ini. Rasa
bergantung terlalu dalam tanpa bingkai ikatan yang halal, akhirnya banyak cara yang bisa di halalkan oleh pola pikir mereka sendiri.
Banyak banget yang ditulis oleh Dr. Kholid Jamal ini, mungkin begitu intinya yang ku ingat dan bisa berbagi dengan sobat-sobatku. Masih dikamarku yang agak sempit, masih juga terdengar canda-canda kecil bocah-bocah kampung di depan rumahku yang ku anggap asri menghabiskan waktu liburan mereka. Begitulah yang bisa ku tuliskan tentang buku AJARI AKU CINTA dengan seratuslima puluh halaman.
Sebagai renungan,,,
"Seorang wanita dinikahi karena empat hal : karena hartanya, kecantikannya, keturunannya, dan karena agamanya. Maka pilihlah yang memiliki agama, niscaya beruntung kedua tanganmu" (HR. Ahmad dalam Musnadnya)
"Barangsiapa yang menikahi seorang wanita karena kemuliaanya, maka Allah tidak akan menambahkan untuknya kecuali kehinaan. Dan barangsiapa yang menikahinya karena harta, maka Allah akan semakin menambah kefakirannya. Dan barangsiapa yang menikahinya karena keturunan (Status sosial), maka ia akan menjadi rendah. Dan barangsiapa yang menikahi wanita dengan maksud agar dapat menahan pandangan, menjaga kemaluan atau menyambung hubungan kerabat, maka Allah memberkahinya di dalam wanita (Pilihannya) itu. Demikian pula Allah memberkahi Si wanita di dalam lelaki itu."(HR Abu Naim dalam Kitab Al-Hilyah)..
"Janglah engkau nikahi wanita karena kecantikannya, barangkali kecantikannya menyebabkan ia suka membantah. Dan jangan pula engkau nikahi karena hartanya, barangkali hartanya mengakibatkan ia melampaui batas. Namun nikahilah yang memiliki (komitmen) pada AGAMAnya " (HR Ibnu Majah)
"Tidak pernah tampak bagi dua orang yang saling mencintai sebagaimana (tampaknya ketika) mereka menikah." (HR Thabrani)
Ukasah Aditya
kamar Sunyi
Bekasi, Juni 2008
http://cerminhati. multiply.. com
Need to Reply?
Click one of the "Reply" links to respond to a specific message in the Daily Digest.
MARKETPLACE
Change settings via the Web (Yahoo! ID required)
Change settings via email: Switch delivery to Individual | Switch format to Traditional
Visit Your Group | Yahoo! Groups Terms of Use | Unsubscribe
Tidak ada komentar:
Posting Komentar