Messages In This Digest (25 Messages)
- 1a.
- Re: Berikan yang Terbaik... ya Allah... From: Andri Pranolo
- 1b.
- Re: Berikan yang Terbaik... ya Allah... From: inga_fety
- 2a.
- morning poem From: Bu CaturCatriks
- 2b.
- Re: morning poem From: Nia Robiatun Jumiah
- 2c.
- Re: morning poem From: inga_fety
- 2d.
- Re: morning poem From: adzdzaki
- 2e.
- Balasan: [sekolah-kehidupan] morning poem From: CaturCatriks
- 2f.
- Re: Balasan: [sekolah-kehidupan] morning poem From: punya_retno
- 2g.
- Balasan: [sekolah-kehidupan] morning poem From: bujang kumbang
- 3a.
- Re: Manajemen Pernikahan From: inga_fety
- 4.
- PUISI: Dari Seputaran Monas From: Misbach Udin
- 5a.
- (Woro-woro) Info lengkap Milad Eska II From: dyah zakiati
- 5b.
- Balasan: [sekolah-kehidupan] (Woro-woro) Info lengkap Milad Eska II From: bujang kumbang
- 6.
- Dicari : 800 orang utk Pembebasan Tanah Sekolah Pemulung Bantar Geba From: Anugerah Wulandari
- 7a.
- Re: (Selingan) Ayo Ngguyu-2 From: sismanto
- 8a.
- Balasan: [sekolah-kehidupan] Berikan yang Terbaik... ya Allah... From: CaturCatriks
- 9a.
- Balasan: [sekolah-kehidupan] Manajemen Pernikahan From: CaturCatriks
- 10a.
- (reportase) MERETAS JALAN RASUNA SAID From: fiyan arjun
- 10b.
- (reportase) MERETAS JALAN RASUNA SAID From: bujang kumbang
- 11a.
- [CATHAR] Suara Aneh di Atap Rumah From: Dani Ardiansyah
- 11b.
- Re: [CATHAR] Suara Aneh di Atap Rumah From: Ain Nisa
- 11c.
- Balasan: [sekolah-kehidupan] [CATHAR] Suara Aneh di Atap Rumah From: bujang kumbang
- 11d.
- Re: [CATHAR] Suara Aneh di Atap Rumah From: r widhiatma
- 11e.
- Balasan: [sekolah-kehidupan] [CATHAR] Suara Aneh di Atap Rumah From: CaturCatriks
- 12a.
- Balasan: [sekolah-kehidupan] (WORO2) SUMBANG BAKAT UNTUK MILAD SK 2 From: bujang kumbang
Messages
- 1a.
-
Re: Berikan yang Terbaik... ya Allah...
Posted by: "Andri Pranolo" apranolo@gmail.com and_pci
Sun Jun 15, 2008 7:57 pm (PDT)
Kejadiannya begitu cepat ya mbak nov.?.
Pada saat itu seolah belum "sadar sepenuhnya" atas apa yang terjadi..
Perasaan baru tadi bercengkrama, tapi begitu cepat beliau terbeku kaku....
Yang pasti, semuanya adalah yang terbaik dari Allah SWT.
Ceritanya mengingatkan saya mbak nov.
jadi ikut nangis nihh...... hik...2x... (ihh laki2 kok cengeng...)
Salam,
Apranolo-Jogja
On 6/16/08, novi khansa' <novi_ningsih@yahoo.com > wrote:
>
>
>
>
>
>
>
--
Andri Pranolo
Gendeng GK IV/953, Yogyakarta 55225
Telp. (+62)274-547015/ (+62)81392554050)
http://apranolo.staff.ugm. ac.id
- 1b.
-
Re: Berikan yang Terbaik... ya Allah...
Posted by: "inga_fety" inga_fety@yahoo.com inga_fety
Sun Jun 15, 2008 9:09 pm (PDT)
amin...untuk doanya nov..
salam,
fety
--- In sekolah-kehidupan@yahoogroups. , novi khansa'com
<novi_ningsih@...> wrote:
>
>
>
>
>
>
>
>
> Aku sudah datang terlambat siang itu. Aku sudah hampir ragu untuk
hadir di
> sana. Mungkin juga aku hampir tertinggal kalau saja tak meng-sms
salah satu
> temanku. Aku pun sampai ketika semua teman
> sudah ada di mobil.
>
> Teteh mengatakan kalau kami akan menengok ayah dari seorang teman yang
> masuk rumah sakit. Aku pun ingat sms dari temanku tentang dana, tapi
saat aku
> periksa dompet dan isi tasku, tak kutemukan juga uang tunai. Yah,
aku lupa, aku
> tak membawa sepeser uang pun. Kuperhatikan alas kaki pun hanya
sendal jepit.
> Aku memang tak siap untuk bepergian jauh. Aku sama sekali tak tahu
menahu kalau hari ini juga kami akan menengok ke
> rumah sakit. Alhamdulillah, dana yang akan digunakan menyumbang
adalah uang kas
> yang sudah terkumpul sebelumnya.
>
>
>
> Sepanjang perjalanan sayup-sayup kudengar kecemasan teteh yang berbicara
> pada suaminya yang tengah menyetir mobil. Aku bukannya tak peduli
apa yang
> tengah terjadi dengan ayah dari temanku itu, tapi aku hanya coba
mendengar dan
> menunggu penjelasan dari mereka. Entah kenapa, padahal itu bukan
kebiasaanku.
>
>
>
> Akhirnya, kami sampai di sebuah Rumah sakit sederhana dan ruang yang
kami
> tuju adalah ruang ICU. Kami bertemu dengan seorang akhwat berjilbab
biru tua,
> wajahnya terlihat lelah. Kemudian kami pun bertemu dengan ibu dari
temanku, dan
> saudara-sadauranya yang ikut menunggu.
>
> Baru saat itu aku mulai bertanya, kenapa harus mendatangi ICU, separah
> apakah....?
>
>
>
> Kecelakaan motor, koma, kena bagian kepala!
>
> Aaah..... tidak, andai aku tak di sini.
>
> Rasanya, aku seperti merasakan dejavu.
>
> Rasanya aku seperti dibawa pada kejadian empat tahun lampau.
>
>
>
> =======
>
> Aku mungkin yang datang terakhir malam itu ke rumah sakit. Ketika aku
> lewati pintu depan, aku sudah bertemu dengan teman-teman kakak,
saudara sepupu,
> tetangga dan banyak lagi. Kalau saja ibu tak menyuruhku segera
datang saat itu,
> aku pun enggan untuk datang. Selama aku di rumah,
> aku tak mendengar dengan jelas keadaan bapak saat itu. Aku hanya
tahu bapak
> kecelakaan dan dibawa ke RSCM. Aku hanya tahu, kakak akan membeli
darah setelah
> ibu dan kakak menyusul ke rumah sakit terlebih dulu. Aku hanya tahu
bapak ada
> di IGD. Kecemasanku benar-benar tak tertandingi, tapi entah kenapa
aku tak mau
> ada di sana.
>
>
>
> Aku bersama keponakanku yang berumur 2 tahun ada di rumah. Aku
benar-benar
> tak tenang. Aku berusaha menahan tangis ini. Entahlah apa yang bisa
aku rasakan
> saat itu. Aku sama sekali tak menginginkan hal yang terburuk terjadi
pada
> bapakku. Hingga, akhirnya aku lihat sendiri keadaanya. Ketika berada
di depan
> pintu ruang resustasi IGD, aku langsung dihampiri seorang ibu yang
langsung
> memelukku.
>
>
>
> Di sana terbaring sosok laki-laki yang sangat berpengaruh bagiku. Sosok
> yang memiliki arti besar bagi kami. Beliau terbaring kaku, darah
terus ke luar
> dari pelipis matanya. Bapak seperti orang tidur, tenang. Namun,
kulihat, air mengalir
> dari mata bapak. Di sebelah kiri bapak, ibu berdiri mengusap darah
di wajah
> bapak. Tak jauh dari sana, ada saudara, tetangga, dan sayup-sayup
kudengar
> penjelasan dokter.
>
>
>
> Aku ajak ibu menuju masjid untuk shalat isya. Alhamdulillah, ibu
masih kuat
> berjalan, mengingat tetangga-tetangga kami mencemaskan keadaan ibu
saat itu.
> Aku ingat, tak ada lagi yang bisa kami minta selain yang terbaik
untuk bapak.
> Yang terbaik, ya Allah... hanya itu yang bisa kami pinta.
>
>
>
> Dokter yang memeriksa keadaan bapak, sudah meminta ibu untuk sabar.
Entah
> firasat apa, kami tak bisa membayangkan apa yang terjadi malam itu.
Memindahkan
> bapak ke ruang ICU, tidak bisa dilakukan karena penuh,
memindahkannya ke rumah
> sakit lain pun tak memungkinkan. Sudah hampir 12 jam ada di sana.
Kami hanya
> memohon yang terbaik dan bergantian melafalkan doa dan bacaan Al-Quran.
>
>
>
> Hingga akhirnya... bapak pergi untuk selama-lamanya.
>
>
>
> ===
>
> Aku tersadar. Ya Allah, aku benar-benar tak
> kuat ada di sini. Kulihat wajah-wajah sedih,
> bingung dan perasaan tak menentu. Kulihat seorang ibu yang tengah
menangis. Kulihat
> sosok anak laki-laki yang terus menundukkan kepala. Di sini aku
teringat akan
> bapak. Kematiannya yang diawali kecelakaan yang begitu mirip dengan
apa yang
> dialami ayah temanku.
>
>
>
> Ya Allah, berikanlah yang terbaik buat ayah temanku itu
>
> Ya Allah, berikanlah yang terbaik buat keluarga mereka...
>
> Ya Allah, berikanlah yang terbaik.
>
>
>
> Keadaannya sang ayah tidak bisa kami ketahui siang itu. Tapi,
sayup-sayup
> kudengar, mereka sangat kesulitan dana, hingga kemungkinan akan
menjual rumah. Sementara
> kemungkinan kesadaran sang ayah tak meyakinkan. Mereka hanya bisa
pasrah...
>
>
>
>
> June, 16, 083.31 AM
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
> novi_khansa'kreatif
> ~Graphic Design 4 Publishing~
> YM : novi_ningsih
> http://akunovi.multiply. com
> http://novikhansa.rezaervani. com/
>
- 2a.
-
morning poem
Posted by: "Bu CaturCatriks" punya_retno@yahoo.com punya_retno
Sun Jun 15, 2008 8:13 pm (PDT)
: Catur Sukono
Sayangku,
dunia ini makin usang saja.
Ia makin menua dan
keriput,
sambil terus-menerus berputar pada porosnya yang aus dan karatan.
Sementara
para penghuninya tetaplah orang-orang sama yang keras kepala.
Dan yang saya perlukan cuma kamu. Teman seperjalanan
yang bahunya adalah oase tempat saya menghela napas sejenak,
sekaligus mengingatkan, bahwa saya tidak menyaksikan ini sendirian…
-retno-
Send instant messages to your online friends http://uk.messenger.yahoo.com - 2b.
-
Re: morning poem
Posted by: "Nia Robiatun Jumiah" musimbunga@gmail.com
Sun Jun 15, 2008 8:19 pm (PDT)
waduw surat cinta pagi2..
mau dunks.. dibikinin..
hi..hi...
oph jadi manngilnay nanti bu catur saja ya bu? bagaimana?
Pada 16 Juni 2008 10:13, Bu CaturCatriks <punya_retno@yahoo.com > menulis:
> : Catur Sukono
>
> Sayangku,
>
> dunia ini makin usang saja.
>
> Ia makin menua dan keriput,
>
> sambil terus-menerus berputar pada porosnya yang aus dan karatan.
>
> Sementara para penghuninya tetaplah orang-orang sama yang keras kepala.
>
>
> Dan yang saya perlukan cuma kamu.
>
> Teman seperjalanan yang bahunya adalah oase tempat saya menghela napas
> sejenak,
>
> sekaligus mengingatkan, bahwa saya tidak menyaksikan ini sendirian�
>
>
> -retno-
>
> Send instant messages to your online friends http://uk.messenger.yahoo.com
>
>
- 2c.
-
Re: morning poem
Posted by: "inga_fety" inga_fety@yahoo.com inga_fety
Sun Jun 15, 2008 9:05 pm (PDT)
hmm....hmm...romantisnya: )
kayaknya seru nih klo puisinya di balas mas catur..
terus mas dani juga ngirim ke mba endah..
terus achi juga ngirim ke mas agung...
begitu indahnya yah milis ini...
yg tetap kangen dengan milis ini,
fety
--- In sekolah-kehidupan@yahoogroups. , Bu CaturCatrikscom
<punya_retno@...> wrote:
>
> : Catur Sukono
>
>
>
> Sayangku,
> dunia ini makin usang saja.
> Ia makin menua dan
> keriput,
> sambil terus-menerus berputar pada porosnya yang aus dan karatan.
> Sementara
> para penghuninya tetaplah orang-orang sama yang keras kepala.
>
>
> Dan yang saya perlukan cuma kamu. Teman seperjalanan
> yang bahunya adalah oase tempat saya menghela napas sejenak,
> sekaligus mengingatkan, bahwa saya tidak menyaksikan ini sendirianâ¦
>
> -retno-
>
>
>
>
> Send instant messages to your online friends
http://uk.messenger.yahoo.com
>
- 2d.
-
Re: morning poem
Posted by: "adzdzaki" adzdzaki@yahoo.com adzdzaki
Sun Jun 15, 2008 9:26 pm (PDT)
Heheehehe, aku kirim ke siapa?
kita adalah dua kutub magnit berbeda
yang terpisahkan begitu jauh
mengembara menyusuri liku kehidupan
tanpa sekalipun pernah bertemu
dan akan tiba saatnya nanti
nanti
nanti
nanti
aduh, hehehee, ndak bisa ngelanjutin lagi. nanti deh dilanjutin:D
--- In sekolah-kehidupan@yahoogroups. , "inga_fety" <inga_fety@.com ..>
wrote:
>
> hmm....hmm...romantisnya: )
> kayaknya seru nih klo puisinya di balas mas catur..
>
> terus mas dani juga ngirim ke mba endah..
>
> terus achi juga ngirim ke mas agung...
>
> begitu indahnya yah milis ini...
>
>
> yg tetap kangen dengan milis ini,
> fety
>
- 2e.
-
Balasan: [sekolah-kehidupan] morning poem
Posted by: "CaturCatriks" akil_catur@yahoo.co.id akil_catur
Sun Jun 15, 2008 9:54 pm (PDT)
mungkin tak banyak yang bisa dijanjikan
dari sebidang bahu yang nantinya tak cukup tegap
bahu itu sesekali akan doyong atau miring
tapi saya tahu, ada seseorang yang sigap untuk
menjadi penyangga
sehingga terbentuk sebuah tiang yang saling
menguatkan
bila dunia menua, berarti kita mewarnai
kesempurnaannya
kehidupan boleh keras
namun, ada keceriaan kita yang akan mencairkan
still, i luv u!
--- Bu CaturCatriks <punya_retno@yahoo.com >
menulis:
> : Catur Sukono
>
>
>
> Sayangku,
> dunia ini makin usang saja.
> Ia makin menua dan
> keriput,
> sambil terus-menerus berputar pada porosnya
> yang aus dan karatan.
> Sementara
> para penghuninya tetaplah orang-orang sama yang
> keras kepala.
>
>
> Dan yang saya perlukan cuma kamu. Teman
> seperjalanan
> yang bahunya adalah oase tempat saya menghela
> napas sejenak,
> sekaligus mengingatkan, bahwa saya tidak
> menyaksikan ini sendirian…
>
> -retno-
>
>
CaturCatriks
Editor - Penulis
http://caturcatriks.blogspot. com
Yahoo! Toolbar kini dilengkapi dengan Search Assist. Download sekarang juga.
http://id.toolbar.yahoo.com/
- 2f.
-
Re: Balasan: [sekolah-kehidupan] morning poem
Posted by: "punya_retno" punya_retno@yahoo.com punya_retno
Sun Jun 15, 2008 9:57 pm (PDT)
dan kita akan selalu punya persediaan koyo cabe kan, ya?
kali2 bahu kita pegel2 (halah)
thanks ya.
love you too, precious..
-retno-
--- In sekolah-kehidupan@yahoogroups. , CaturCatrikscom
<akil_catur@...> wrote:
>
> mungkin tak banyak yang bisa dijanjikan
> dari sebidang bahu yang nantinya tak cukup tegap
>
> bahu itu sesekali akan doyong atau miring
> tapi saya tahu, ada seseorang yang sigap untuk
> menjadi penyangga
> sehingga terbentuk sebuah tiang yang saling
> menguatkan
>
> bila dunia menua, berarti kita mewarnai
> kesempurnaannya
>
> kehidupan boleh keras
> namun, ada keceriaan kita yang akan mencairkan
>
> still, i luv u!
>
>
> --- Bu CaturCatriks <punya_retno@...>
> menulis:
>
> > : Catur Sukono
> >
> >
> >
> > Sayangku,
> > dunia ini makin usang saja.
> > Ia makin menua dan
> > keriput,
> > sambil terus-menerus berputar pada porosnya
> > yang aus dan karatan.
> > Sementara
> > para penghuninya tetaplah orang-orang sama yang
> > keras kepala.
> >
> >
> > Dan yang saya perlukan cuma kamu. Teman
> > seperjalanan
> > yang bahunya adalah oase tempat saya menghela
> > napas sejenak,
> > sekaligus mengingatkan, bahwa saya tidak
> > menyaksikan ini sendirianâ¦
> >
> > -retno-
> >
> >
>
>
> CaturCatriks
>
> Editor - Penulis
> http://caturcatriks.blogspot. com
>
>
>
>
>
>
>
>
> Yahoo! Toolbar kini dilengkapi dengan Search Assist. Download
sekarang juga.
> http://id.toolbar.yahoo.com/
>
- 2g.
-
Balasan: [sekolah-kehidupan] morning poem
Posted by: "bujang kumbang" bujangkumbang@yahoo.co.id bujangkumbang
Mon Jun 16, 2008 12:15 am (PDT)
duh bikin nggak kukeuh.....
ih romantis BGT
.
Bu CaturCatriks <punya_retno@yahoo.com > wrote: : Catur Sukono
Sayangku,
dunia ini makin usang saja.
Ia makin menua dan keriput,
sambil terus-menerus berputar pada porosnya yang aus dan karatan.
Sementara para penghuninya tetaplah orang-orang sama yang keras kepala.
Dan yang saya perlukan cuma kamu.
Teman seperjalanan yang bahunya adalah oase tempat saya menghela napas sejenak,
sekaligus mengingatkan, bahwa saya tidak menyaksikan ini sendirian…
-retno-
Send instant messages to your online friends http://uk.messenger.yahoo.com
--------------------- --------- ---
Yahoo! Toolbar kini dilengkapi dengan Search Assist. Download sekarang juga.
- 3a.
-
Re: Manajemen Pernikahan
Posted by: "inga_fety" inga_fety@yahoo.com inga_fety
Sun Jun 15, 2008 8:16 pm (PDT)
pernikahan bukan perjanjian jual beli
pernikahan bukan perjanjian perang
pernikahan bukan perjanjian perdamaian
pernaikahan bukan penandatanganan kontrak
pernikahan bukan penyelesaian hutang piutang
pernikahan bukan penyelesaian konflik, yang harus ada win win solution dsb
Tapi lebih dari itu, pernikahan adalah proses penyatuan dua insan yang
compatible, sebagaimana kunci dan gemboknya, enzim dan substratnya.
Oleh karena itu, saling mengerti, memahami, dan menerima apa adanya,
kekurangan dan kelebihan adalah untuk menjembatani penyatuan keduanya,
beserta keluarga besarnya...
* dikutip dari biodata suami saat taaruf..
yang baru belajar tentang pernikahan,
fetty
--- In sekolah-kehidupan@yahoogroups. , Annisa Dereindacom
<feeling_secure06@...> wrote:
>
> semoga bermanfaat.., mohon maaf jika tidak berkenanan.. .Manajemen
PernikahanOleh Miryatie Altaf
> Â
> Beberapa hari yang lalu saya dikejutkan oleh telepon dari seorang
teman wanita. Lebih terkejut lagi karena tanpa basa basi dia langsung
bertanya apa sebab dulu saya berpisah dengan mantan suami saya.
Mendengar pertanyan itu, saya lantas balik bertanya, apakah dia juga
ada rencana pisah. Dia bilang bukan, justru dia ingin menikah...
> Â Â Â Â Â Â Teman ini dalam pandangan saya, termasuk salah satu
yang menjalani hidup dengan "serius". Saya kenal dia cukup lama,
hampir 9 tahun. Di usianya yang masih sangat muda, ia sudah menduduki
posisi strategis di sebuah perusahaan painting besar. Kemudian dia
melanjutkan S2-nya di Australia dan India atas beasiswa dari
perusahaan rokok terkemuka. Wajahnya pernah terpampang di surat kabar
sepulang dia dari sekolah tersebut. Dan saat ini, dia bekerja di
perusahaan multinasional besar.
> Â Â Â Â Â Â Kami berbincang hampir satu jam. Dia sempat menyatakan
kebimbangannya tentang pernikahan dengan menanyakan apa resiko yang
dia tanggung jika dia menikah. Sebagai seorang intelektual yang selalu
punya perhitungan di atas kertas, diapun memperlakukan sebuah
pernikahan sebagai suatu organisasi yang memiliki resiko dan ancaman
tertentu. Dan dia yakin, dengan pengalaman perceraian saya, dia akan
bisa memperoleh support data buat menjawab hal itu dan menetapkan
strategi untuk meminimalisasi resiko-resiko tersebut.
> Â Â Â Â Â Â Saya tersenyum dengan pernyataan-pernyataan yang dia
ungkapkan. Adakah orang lain yang juga memiliki pandangan seperti
itu...? Kami memang sama-sama belajar manajemen strategi, juga belajar
manajemen resiko. Organisasi punya strategi, pun punya resiko.
Pernikahan juga demikian adanya. Saya sangat paham dengan cara
berpikir teman saya ini. Tapi tentunya, menikah tidak melulu soal
angka..:)
> Â Â Â Â Â Â Orang membentuk sebuah organisasi ada tujuan yang umum
disebut dengan visi dan misi. Ada analisa -- sebutlah yang paling
dasar saja--, SWOT, Strenght Weakness Opportunity dan Threat. Dalam
jangka waktu tertentu, diharapkan modal yang digunakan untuk membangun
organisasi itu akan kembali, atau disebut dengan titik BEP, Break Even
Point. Lamanya pencapaian BEP sangat ditentukan oleh effort dan
strategy yang dilakukan pada masa awal pasca kelahiran organisasi. Dan
tentu saja faktor P ke-5 yaitu "people" sebagai pemikir dan penggerak
di dalamnya memiliki peranan besar yang mengarahkan organisasi
tersebut meraih visi-nya.
> Â Â Â Â Â Â Resiko yang dihadapi mencakup resiko internal dan
eksternal. Resiko eksternal sifatnya luas dan lebih intangible,
misalnya goverment policy seperti harga BBM, aktifitas pesaing, market
size dan lain sebagainya. Faktor eksternal hampir selalu bisa
dipelajari melalui historical data dengan me-review kejadian-kejadian
yang pernah terjadi dua hingga tiga tahun ke belakang. Sedangkan
faktor internal, ada di dalam organisasi itu sendiri. Mulai dari
kualitas produk atau jasa yang dihasilkan, infrastruktur yang
dimiliki, perhitungan cost, analisa profit and loss, distribusi,
pemasaran hingga people management. Namun, ada resiko laten yang juga
harus diperhatikan, yaitu faktor human. Sistem bisa diciptakan dengan
sempurna, zero defect. Tapi penggerak dari sistem itu tetap saja
manusia yang memiliki paham dan pemikiran sendiri-sendiri.
> Â Â Â Â Â Â Visi dan misi akan bisa tercapai, jika dipahami dengan
persepsi yang sama oleh setiap penggerak, mulai dari top manajemen
hingga office boy sekalipun. Sebagian golongan saja yang menyerap visi
dan misi dengan persepsi yang berbeda, bisa berdampak kepada perbedaan
pendapat, penyimpangan hingga perselisihan yang bisa memutuskan
rangkaian proses kerja yang sudah ditetapkan. Lebih buruk lagi,
perbedaan-perbedaan ini bisa mengarah kepada ketidakseimbangan dan
siapa yang tidak bisa bertahan dengan perbedaan tersebut pada akhirnya
lebih memilih hengkang.
> Â Â Â Â Â Â Bagaimana dengan pernikahan.. Sama dengan organisasi,
menikah pun harus punya visi dan misi. Harus punya target dan
strategi. Juga ada resikonya. Resiko yang paling vital adalah
terjadinya perceraian. Jika sudah sampai pada titik ini, artinya
pondasi dan tiang dalam rumah tangga sudah tidak menyatu lagi,
sehingga runtuhlah bangunan itu. Setiap orang yang akan menikah pasti
punya tujuan idealis sendiri. Lucunya, saat saya tanya teman saya apa
tujuan dia menikah, justru dia menjawab âtidak ada. Aku hanya harus
menikah.â Hhumm.., ternyata, seorang rasionalis-pun kadang
kehilangan ârasaâ ketika harus menetapkan tujuan..:) Ups...
> Saya kutip sedikit ucapan dia "Thereâs no excitement about it. I
just find him kind, serious dan ready to married. Makanya aku perlu
tahu, resiko apa saja yang akan terjadi dan harus aku tanggung. Coz I
know this is a very big deal. Why even a person like you canât
survive your marriage..."
> Â Â Â Â Â Â Bahkan jika sepuluh orang gagal berumah tangga di
interogasi sekalipun, tidak akan bisa menjawab pertanyaan, "berapa
rasio kegagalan dalam rencana pernikahan saya". ROI (Return on
Investment)-nya bukanlah 30 persen kenaikan penghasilan atau cut-off
20 persen pengeluaran pribadi... Terlalu mudah jika demikian.
> Â Â Â Â Â Â Barangkali pelajaran yang bisa dikutip dari manajemen
organisasi di atas yaitu persamaan persepsi tentang organisasi, visi
dan misinya. Ketika dua orang manusia ingin melebur dalam satu lembaga
perkawinan, seyogya-nya mereka berdua memiliki paham yang sama tentang
konsep pernikahan dan eksistensi serta peran dari masing-masing
fungsi: istri dan suami, ibu dan ayah. Dengan memahami bahwa
pernikahan adalah ajang untuk saling melengkapi, menutupi kekurangan
masing-masing dan mengisi atas dasar landasan yang sama dan diimbangi
dengan tujuan ibadah pelengkap dien, bisa jadi pernikahan malah jauh
lebih sederhana ketimbang suatu organisasi.
> Â Â Â Â Â Â Kalau sudah begitu, maka resiko bukanlah menjadi
resiko pribadi atau perorangan. Resiko menjadi milik bersama. Hidup
toh bukan hanya "aku dan kamu" saja, ada orang lain, ada lingkungan,
ada faktor eksternal, ada masa lalu. Namun, kesolid-an hubungan kedua
insan dalam internal pernikahan dengan masing-masing menyadari langkah
tak selamanya mulus dan aral kadang melintang, berdua malah justru
menjadikan semua itu ringan, seuntai goresan warna dan hanyalah bagian
dari proses pembelajaran ke arah yang lebih baik. Badai pasti berlalu,
siang pasti berakhir dan roda pasti berputar. Hiduplah untuk hari ini,
dan hiduplah untuk hari esok.
> Â Â Â Â Â Â Jalan menuju pernikahan yang paling baik justru adalah
jauh dari tipuan perasaan yang bisa membutakan. Perlukah excitement?
Perlu, tapi excitement horizontal, excitement untuk menyempurnakan
separuh dien. Bukan excitement duniawi. Jika menempuh jalan ini, insya
Allah excitement duniawi dengan sendirinya akan timbul pasca
pernikahan berupa hidayah dari Allah.
> Â Â Â Â Â Â Kapan titik BEP pernikahan? Menjawab pertanyaan ini,
ada sebuah cerita lucu. Waktu itu teman yang lain akan melangsungkan
pernikahan dengan hanya mengundang orang-orang "tertentu" saja, yang
menurutnya akan memberikan angpow cukup besar yang akan menutup biaya
pernikahan. Namun yang terjadi justru undangan yang datang malah jauh
lebih sedikit dari yang diharapkan. Barangkali karena pesta pernikahan
dilaksanakan di tengah long weekend. Jadi, tujuan untuk mendapatkan
"return" dari angpow para undangan, jelas tidak tercapai... Yang pasti
BEP pernikahan bukanlah dalam hitungan (angpow) rupiah, atau rasio
income dibagi expense = nol. BEP itu hanya bisa dirasakan di hati.
Adalah ketika kehidupan pernikahan menjadi al-baiti jannati, "aku tak
bisa hidup tanpa kamu", dan lebih bahagia dengan status menikah dari
pada waktu status masih lajang. Kapankah itu...? Bisa 2 tahun, 1
tahun, 1 bulan, bahkan 1 minggu. Tergantung ikhtiar dan kedewasaan
> masing-masing individu.
> Â Â Â Â Â Â Bagaimana bisa tahu apakah visi dan misi sudah
tercapai? Jika visi dan misi sesuai dengan syariat, tercapai atau
tidaknya merupakan proses panjang. Penikahan yang sakinah, mawaddah
dan warahmah, akan abadi hingga di fase kehidupan berikutnya. Tapi
paling tidak, perasaan aman dan tentram di dunia ini saja, serta
anak-anak yang sholeh yang selau mendoakan, sudah bisa menjawab
pertanyaan di awal alinea ini.
> Â Â Â Â Â Â Kesimpulannya, setiap orang punya jalan hidup
sendiri-sendiri. Pengalaman pernikahan dan perceraian seseorang
merupakan pelajaran hidup yang bisa dipetik hikmahnya, tapi tidak bisa
dijadikan patokan dan bench-mark untuk pernikahan orang lain. Apalagi
menjadikan traumatis bagi yang berencana menikah. Tapi saya percaya,
setiap jalan hidup syarâi yang ditempuh merupakan langkah ke arah
maârifatullah. Dan menikah adalah salah satunya. Menikahlah karena
Allah, menikahlah untuk menjemput ridho Allah, menikahlah karena
sunatullah. Kalau ini menjadi landasan, pun ketika takdir mengatakan
harus berpisah, dengan enteng kita bisa bilang, "sudah jalan-Nya
begitu, cukuplah Allah bagiku..."
> Â
> Sore yang hujan, 14 Jun. 08Miryatie Altaf (miryatie@...)
>
>
> Yahoo! Toolbar kini dilengkapi dengan Search Assist. Download
sekarang juga.
> http://id.toolbar.yahoo.com/
>
- 4.
-
PUISI: Dari Seputaran Monas
Posted by: "Misbach Udin" mmisbach@gmail.com
Sun Jun 15, 2008 9:11 pm (PDT)
NONTON KERAMAIAN DI MONAS
wayang tawuran
penonton gegeran
dalang ger-geran
jakarta Juni 2008
DI GAMBIR
di gambir, pagi termangu menunggumu
kereta belum lewat dan jam terus berdentang
menjatuhkan cahaya dan embun di batang-batang rel
di seberang, sepasang kekasih tengah berdekapan
melewatkan jam-jam yang lamban
sebelum kereta datang dan berangkat
sementara aku tak lagi khusuk membayangkanmu
dari sebuah pesan singkat yang mampir ke hpku
: keretaku telah sampai di cikini
di gambir, pagi termangu menunggumu
entah mengapa ada yang terus membeku
di bangku-bangku
jakarta, juni 2008
--
http://lenteralangit.multiply. com
- 5a.
-
(Woro-woro) Info lengkap Milad Eska II
Posted by: "dyah zakiati" adzdzaki@yahoo.com adzdzaki
Sun Jun 15, 2008 9:16 pm (PDT)
Salam, Sahabat Eska:D
Milad Eska akan dilaksanakan pada:
hari, tanggal : Ahad, 27 Juli 2008
pukul : 09.00 � 16.30 WIB
tempat :
Pulau Situ Gintung Ciputat
Jln. Kertamukti No.
121 CirendeuCiputat 15419
Tangerang Banten
acara :
Peringatan
ulang tahun komunitas yang kedua
Peluncuran
buku antologi karya anggota komunitas
Silaturahim
antar anggota komunitas
Training
motivasi outdoor
Games
Hiburan (Sahabat Eska yang ingin menyumbangkan potensinya untuk tampil dapat menghubungi Bu Catur:D)
Tukar Kado (jangan lupa yaaaa, bawa kadonyaaa:D)
Dll (yang pasti asyik, seru, dan menyenangkan abis)
investasi : Rp 65.000,00
fasilitas : Kaus Eska yang keren abis
Tiket masuk Situ Gintung
Makan siang dan snack
Gratis training motivasi
dll (persahabatan, kegembiraan, dan banyak lagi:D)
Ada 3 alternatif untuk transfer biaya investasi:
1) Kartina Haswanto, Bank BCA Sentra Mulia Kuningan Jakarta
no. rekening 217-1493856
2) Nia Robiatun Jumiah, Bank Mandiri,kcp jkt cimanggis
no. rekening 157-00-0084869-8
3) Sinta Nisfuanna, Bank Muamalat,
no rekening 601923 901 9198899
Setelah
transfer, mohon mengirimkan sms konfirmasinya pada Sinta
(085648485428/02292321429) disertakan info kemana sobat transfer
duitnya. Bukti transfer mohon dikirimkan via email Sinta di sinthionk @ gmail dot com (tanpa spasi) atau dapat diserahkan ke panitia Milad SK pada hari H.
PENTING!!! Tuk sahabat Eska yang tinggal di daerah/luar negeri
Bagi Sahabat Eska dan keluarga yang berdomisili cukup jauh dari Jakarta disediakan penginapan di rumah sahabat Eska Jakarta. Harap segera konfirmasi jumlah dan domisili segera.
Nah, inilah daftar peserta Milad. Buat yang belum daftar, segera menyusul yaaaa:D
Oiya, yang sudah daftar dan namanya belum tercantum, silakan dikonfirmasi ulang:D
Tanpa kehadiran Anda, Sahabat, Milad Eska takkan ramai jadinya:D
Laporan Peserta Milad yang sudah mendaftar via milis/sms/telp/e-mail/mang harus datang.
Bpk/Ibu/Sdr/i (mohon maaf bila ada kesalahan pengetikan nama. Mohon dikonfirmasi)
1. Dani Ardiansyah
2. Hamasah Putri
3. Nibras Alief
4. Novi Ningsih
5. Sinta
6. Dyah Zakiati
7. Dyah's partner
8. Teha Sugiyo
9. Andri Pranolo
10. Nia Robiatun Jumiah
11. Pesanan Mbak Nia
12. Ugik Madyo
13. Fety
14. Suami mbak Fety
15. Catur Catriks
16. Retno
17. Arrizki Abidin
18. Partner Arrizki
19. Ammy Ram
20. Azhar (12 th),
21. Zahra (10 th),
22. Zidni (7 th)
23. Fiyan Arjun
24. Sismanto
25. Retno Arum Palupi
26. Nursalam A.R.
27. Yuni Meganingrum
28. Galih
29. April
30. Suhadi
31. Istri maz Suhadi
32. anak maz Suhadi
33. Asma Sembiring
34. Elisa
35. Epri Tsaqib
36. Hadian Febrianto
37. Adjie
38. Syamsul Arifin
39. Kartina Haswanto
40. Aris (3th)
41. Fika (5th)
42. Fida (5th)
43. Tata
44. Rasid
45. Donnie (3th)
46. Ummi
47. Taufiq
48. Lia Octavia
49. Margo W.
50. Rusdin S. Rauf
51. Yayan
52. Jun An Nizami
53. Sisca Lahur
54. Ela
55. Aprinda Istiqomah
56. Levi Friantina
57. Diaz Rossano
58. Hendra Jatnika
59. Syafaatus Syarifah
60. Azis Budi Prasetyo,
61. Mirza Ralfie Prasetyo (3,5 th)
62. Rumaysha Jasmine (4 bulan)
63. Kartina Ika Sari
64. Andri Triwidyastuti
65. Abdul Azis
66. Nung
67. Qori
68. Fitri Hidayani
69. Lilyani Taurisia
70. Reza Ervani
71. Divin Nahb
72. Robiatul Adawiyah
73. R. Widhiatma
74. Melvi Yendra
75. Yulia
76. Aisyah Muchtar
Siapa menyusul?
Cara daftar:
1. Via SMS, kirim ke 081808358139 atau
2. Via milis, cc ke dyahzakiati@gmail.com
Tanpa kehadiran Anda, Sahabat, Milad Eska takkan ramai jadinya:D
Salam
Dyah
Salah satu humas Eska
yang bersyukur karena banyak yang membantu. Terima kasih yaaa:D
- 5b.
-
Balasan: [sekolah-kehidupan] (Woro-woro) Info lengkap Milad Eska II
Posted by: "bujang kumbang" bujangkumbang@yahoo.co.id bujangkumbang
Mon Jun 16, 2008 12:14 am (PDT)
Salam, Sahabat Eska:D
Milad Eska akan dilaksanakan pada:
hari, tanggal : Ahad, 27 Juli 2008
pukul : 09.00 – 16.30 WIB
tempat : Pulau Situ Gintung Ciputat
Jln. Kertamukti No. 121 Cirendeu Ciputat 15419 Tangerang Banten
acara : Peringatan ulang tahun komunitas yang kedua
Peluncuran buku antologi karya anggota komunitas
Silaturahim antar anggota komunitas
Training motivasi outdoor
Games
Hiburan (Sahabat Eska yang ingin menyumbangkan potensinya untuk tampil dapat menghubungi Bu Catur:D)
Tukar Kado (jangan lupa yaaaa, bawa kadonyaaa:D)
Dll (yang pasti asyik, seru, dan menyenangkan abis)
investasi : Rp 65.000,00
fasilitas : Kaus Eska yang keren abis
Tiket masuk Situ Gintung
Makan siang dan snack
Gratis training motivasi
dll (persahabatan, kegembiraan, dan banyak lagi:D)
Ada 3 alternatif untuk transfer biaya investasi:
1) Kartina Haswanto, Bank BCA Sentra Mulia Kuningan Jakarta
no. rekening 217-1493856
2) Nia Robiatun Jumiah, Bank Mandiri,kcp jkt cimanggis
no. rekening 157-00-0084869-8
3) Sinta Nisfuanna, Bank Muamalat,
no rekening 601923 901 9198899
Setelah transfer, mohon mengirimkan sms konfirmasinya pada Sinta (085648485428/02292321429) disertakan info kemana sobat transfer duitnya. Bukti transfer mohon dikirimkan via email Sinta di sinthionk @ gmail dot com (tanpa spasi) atau dapat diserahkan ke panitia Milad SK pada hari H.
PENTING!!! Tuk sahabat Eska yang tinggal di daerah/luar negeri
Bagi Sahabat Eska dan keluarga yang berdomisili cukup jauh dari Jakarta disediakan penginapan di rumah sahabat Eska Jakarta. Harap segera konfirmasi jumlah dan domisili segera.
Nah, inilah daftar peserta Milad. Buat yang belum daftar, segera menyusul yaaaa:D
Oiya, yang sudah daftar dan namanya belum tercantum, silakan dikonfirmasi ulang:D
Tanpa kehadiran Anda, Sahabat, Milad Eska takkan ramai jadinya:D
Laporan Peserta Milad yang sudah mendaftar via milis/sms/telp/e-mail/mang harus datang.
Bpk/Ibu/Sdr/i (mohon maaf bila ada kesalahan pengetikan nama. Mohon dikonfirmasi)
1. Dani Ardiansyah
2. Hamasah Putri
3. Nibras Alief
4. Novi Ningsih
5. Sinta
6. Dyah Zakiati
7. Dyah's partner
8. Teha Sugiyo
9. Andri Pranolo
10. Nia Robiatun Jumiah
11. Pesanan Mbak Nia
12. Ugik Madyo
13. Fety
14. Suami mbak Fety
15. Catur Catriks
16. Retno
17. Arrizki Abidin
18. Partner Arrizki
19. Ammy Ram
20. Azhar (12 th),
21. Zahra (10 th),
22. Zidni (7 th)
23. Fiyan Arjun
24. Sismanto
25. Retno Arum Palupi
26. Nursalam A.R.
27. Yuni Meganingrum
28. Galih
29. April
30. Suhadi
31. Istri maz Suhadi
32. anak maz Suhadi
33. Asma Sembiring
34. Elisa
35. Epri Tsaqib
36. Hadian Febrianto
37. Adjie
38. Syamsul Arifin
39. Kartina Haswanto
40. Aris (3th)
41. Fika (5th)
42. Fida (5th)
43. Tata
44. Rasid
45. Donnie (3th)
46. Ummi
47. Taufiq
48. Lia Octavia
49. Margo W.
50. Rusdin S. Rauf
51. Yayan
52. Jun An Nizami
53. Sisca Lahur
54. Ela
55. Aprinda Istiqomah
56. Levi Friantina
57. Diaz Rossano
58. Hendra Jatnika
59. Syafaatus Syarifah
60. Azis Budi Prasetyo,
61. Mirza Ralfie Prasetyo (3,5 th)
62. Rumaysha Jasmine (4 bulan)
63. Kartina Ika Sari
64. Andri Triwidyastuti
65. Abdul Azis
66. Nung
67. Qori
68. Fitri Hidayani
69. Lilyani Taurisia
70. Reza Ervani
71. Divin Nahb
72. Robiatul Adawiyah
73. R. Widhiatma
74. Melvi Yendra
75. Yulia
76. Aisyah Muchtar
Siapa menyusul?
Cara daftar:
1. Via SMS, kirim ke 081808358139 atau
2. Via milis, cc ke dyahzakiati@gmail.com
Tanpa kehadiran Anda, Sahabat, Milad Eska takkan ramai jadinya:D
Salam
Dyah
Salah satu humas Eska
yang bersyukur karena banyak yang membantu. Terima kasih yaaa:D
--------------------- --------- ---
Kunjungi halaman depan Yahoo! Indonesia yang baru!
- 6.
-
Dicari : 800 orang utk Pembebasan Tanah Sekolah Pemulung Bantar Geba
Posted by: "Anugerah Wulandari" anugerah@portalinfaq.org anugerah.wulandari
Sun Jun 15, 2008 9:22 pm (PDT)
Assalaamu'alaikum wa Rahmatullahi wa Barakatuh
Sekolah gratis bagi anak-anak pemulung di Bantar Gebang Bekasi saat ini
masih mengontrak dan akan habis masa kontraknya pada Bulan September 2008,
itu sebabnya LAZ Portalinfaq, sebuah lembaga amil zakat berbasis internet,
mengadakan program wakaf untuk membeli lahan seluas lebih kurang 2600 m2
yang terletak di seberang lokasi yang sekarang dipakai oleh anak-anak untuk
sekolah.
Kami mengetuk rekan-rekan sekalian untuk ikut berpartisipasi dalam wakaf
uang tunai sebesar Rp 100.000/m2, untuk program sekolah gratis bagi
anak-anak pemulung ini. Dengan Rp. 100.000,- rekan-rekan bisa memiliki
investasi abadi ini untuk tiap 1 m2 lahan sekolah alam SD Tunas Mulia Bantar
Gebang.
Program wakaf ini sendiri ditawarkan Rp 100.000,-/m2 dengan asumsi Rp 80.000
nya adalah untuk tanah dan Rp 20.000,- untuk pembayaran biaya pengurusan
tanah seperti pajak dan lain-lain. Dari seluruh kebutuhan anggaran yang
diperlukan yakni Rp 260.000.000, masih ada kekurangan dana sebesar Rp
80.000.000,-. Maka bila ada 800 orang saja yang mewakafkan Rp 100.000,-,
maka insya Allah tanah tersebut dapat segera dibebaskan dan anak-anak
pemulung dapat bersekolah kembali.
Semoga amal yang ikhlas dari kita akan memperoleh ganjaran yang jauh lebih
baik untuk kehidupan keluarga dan masa depan kita kelak. Allahumma aamiin.
Alangkah indahnya bila informasi ini disebarkan/diforward ke rekan-rekan
yang lain.
Wassalaamu'alaikum wa Rahmatullahi wa Barakatuh
Anugerah Wulandari
Lembaga Amil Zakat Portalinfaq (Kantor Pusat)
Jl. Radio IV No. 8A Kebayoran Baru Jakarta 12130
Customer service : (021) 32299893
Mobile : 08561425614
Fax: (021) 7278-6074
E-mail : anugerah@portalinfaq.org <http://us.mc520.mail.yahoo. >com/mc/compose? to=marketing@ portalinfaq. org
<http://us.mc520.mail.yahoo. >com/mc/compose? to=marketing@ portalinfaq. org
- 7a.
-
Re: (Selingan) Ayo Ngguyu-2
Posted by: "sismanto" siril_wafa@yahoo.co.id siril_wafa
Sun Jun 15, 2008 9:23 pm (PDT)
Ha. . ..ha...
Jeng Juminten jualan jamu, jamunya jatuh. jeng Juminten Jerit jambil
jeriak JAMU . . JAMU . . .JAMU x 1.000.000
Heh. ...
Sis
--- In sekolah-kehidupan@yahoogroups. , teha <teha.sugiyo@com ...> wrote:
>
> Selingan
>
> Menemani akhir pekan, marilah kita mesem-mesem di depan komputer,
> membaca kiriman dari Jeng Diana Damayanti... (^_^)
>
> *Cerita 100 Kata dengan Huruf J *
>
>
> Satu hari Sultan merasa sungguh /boring n bete/ abis. Jadi dia tanya
Bendahara,
> "Bendahara, siapa yang paling pandai saat ini?"
> "Abunawas", jawab Bendahara. Sultan pun memanggil Abunawas n baginda
bertitah,
> "Kalau kamu pandai, coba buat satu cerita *seratus kata * tapi
setiap kata mesti dimulai dengan huruf '*J'*. Kalau tidak sanggup salah
satu karibmu dihukum ,penggal leher..".
> Terperanjat Abunawas, tapi setelah berpikir, dia pun mulai bercerita:
>
> Jeng Juminten janda judes, jelek jerawatan, jari jempolnya jorok.
Jeng Juminten jajal jualan jamu jarak jauh Jogya-Jakarta.
- 8a.
-
Balasan: [sekolah-kehidupan] Berikan yang Terbaik... ya Allah...
Posted by: "CaturCatriks" akil_catur@yahoo.co.id akil_catur
Sun Jun 15, 2008 10:25 pm (PDT)
duh, memilukan sekali
semoga pada diberi ketabahan ya?
mb Nop, jangan sedih y
--- novi khansa' <novi_ningsih@yahoo.com >
menulis:
>
>
>
>
>
>
>
> Aku sudah datang terlambat siang itu. Aku sudah
> hampir ragu untuk hadir di
> sana. Mungkin juga aku hampir tertinggal kalau
> saja tak meng-sms salah satu
> temanku. Aku pun sampai ketika semua teman
> sudah ada di mobil.
>
> Teteh mengatakan kalau kami akan menengok ayah
> dari seorang teman yang
> masuk rumah sakit. Aku pun ingat sms dari
> temanku tentang dana, tapi saat aku
> periksa dompet dan isi tasku, tak kutemukan
> juga uang tunai. Yah, aku lupa, aku
> tak membawa sepeser uang pun. Kuperhatikan alas
> kaki pun hanya sendal jepit.
> Aku memang tak siap untuk bepergian jauh. Aku
> sama sekali tak tahu menahu kalau hari ini juga
> kami akan menengok ke
> rumah sakit. Alhamdulillah, dana yang akan
> digunakan menyumbang adalah uang kas
> yang sudah terkumpul sebelumnya.
>
CaturCatriks
Editor - Penulis
http://caturcatriks.blogspot. com
_____________________ _________ _________ _________ ________
Bergabunglah dengan orang-orang yang berwawasan, di di bidang Anda! Kunjungi Yahoo! Answers saat ini juga di http://id.answers.yahoo.com/
- 9a.
-
Balasan: [sekolah-kehidupan] Manajemen Pernikahan
Posted by: "CaturCatriks" akil_catur@yahoo.co.id akil_catur
Sun Jun 15, 2008 10:29 pm (PDT)
wah trm kasih mb Nisa atas frwd-nya
kalimat2 pada paragraf terakhir sangat tegas dan
menyakinkan
bisa dijadikan salah satu bahan pelajaran dalam
berumahtangga
thnx!
--- Annisa Dereinda
<feeling_secure06@yahoo.co. > menulis:id
> semoga bermanfaat.., mohon maaf jika tidak
> berkenanan...Manajemen PernikahanOleh Miryatie
> Altaf
>
>
CaturCatriks
Editor - Penulis
http://caturcatriks.blogspot. com
Yahoo! Toolbar kini dilengkapi dengan Search Assist. Download sekarang juga.
http://id.toolbar.yahoo.com/
- 10a.
-
(reportase) MERETAS JALAN RASUNA SAID
Posted by: "fiyan arjun" paman_sam2@yahoo.com paman_sam2
Mon Jun 16, 2008 12:00 am (PDT)
MERETAS JALAN RASUNA SAID
http://sebuahrisala h.multiply. com
ID YM:paman_sam2
(Maaf baru posting. Selamat membaca ya?)
Coba kau pikirkan coba kau renungkan
Apa yang kau inginkan telah aku lakukan....
Coba kau katakan apa yang kau inginkan
Apa yang kau butuhkan telah aku berikan....
Coba kau katakan apa yang kau inginkan.....
(Doy�Kangen Band)
Menapaki jalan Rasunan Said bagi saya adalah hal yang sangat mudah saya lampaui bahkan saya lintasi. Tak perlu khawatir. Kesasar. Apalagi perlu bertanya-tanya kepada Pak Polisi. Saya pasti tahu dan sangat mengenal jalan itu. Malu dong sebagai anak Betawi nggak tahu jalan itu?
Namun lain hal dengan menapaki sebuah amanat yang saya emban di pundak saya saat ini. Itu lebih sulit saya jalani ketimbang menapaki jalan itu. Duri dan onak pasti akan menghalangi saat saya mengemban amanat itu. Tak mulus melintasinya. Penuh dengan tantangan dan jiwa ksatria. Sabar dan semangat. Tanpa menyerah. Itulah yang harus saya tanamkan dalam sanubari saya jika saya masih mampu mengemban amanat itu. Ternyata tak mudah menapaki sebuah amanat dibanding menapaki jalan Rasuna Said saat itu. Ya, walau pun jalan Rasuna Said dan sebuah amanat kalau saya ibaratkan sama saja. Sama-sama penuh rintangan ketika melalui kesana. Kedua-duanya sama!
Jika menampaki jalan Rasuna Said saya harus menahan bete ketika pandangan yang bagi saya tak asing lagi. Macet, menghalangi saya saat menuju gedung Sentra Mulia saya pun harus tetap cool untuk melampuinya. Halnya sama dengan sebuah amanat yang saya harus jalani dengan tetap bersabar dan ikhlas menjalaninya. Walau pun tak semulus jalan tol, bebas hambatan. Saya harus tetap semangat. Hidup ini bukanlah suatu jalan yang datar dan ditaburi bunga melainkan adakalanya disirami airmata dan juga darah.~Hamka. Chaiyoo...!!
Kebetulan hari itu saat saya menuju jalan Rasuna Said senja memayungi saya. Ya, hari itu tepatnya hari Jumat (04/08) saya harus menuju gedung Sentra Mulia yang beralokasi di jalan Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Pusat. Dimana saya akan mengadakan sebuah pertemuan (lebih tepatnya merumuskan planning pada sebuah event akbar. Milad sebuah komunitas millis yang saat berdirinya saya sudah menjadi bagian darinya. Dua tahun sudah berjalan saya ada di komunitas itu). Gedung itulah yang akan menjadi sarana untuk mengadakan pertemuan. Gedung yang menurut saya sangat megah dan berlantai tingkat tinggi.
Tidak sampai disitu seusai saya lampaui jalan Rasuna Said saya pun sampai di gedung itu. Tapi saya masih berada di luar. Karena saya ingin menunggu beberapa kawan-kawan saya yang sudah mengikat janji. Halnya Janji Joni ketika mengikat janji pada seseorang wanita�yang baru ia kenal di tempat ia bekerja. Di gedung bioskop, janji untuk tepat kembali sampai membawa rol film tepat pada waktunya. Tapi janji hari itu bukan seperti itu. Janji saat itu untuk mengadakan pertemuan merumuskan acara perayaan komunitas millis yang tercinta dan tersayang ini.
Kenapa hal itu saya lakukan? Di karenakan saya memiliki suatu emban yang ada di pundak saya. Saya di amanatkan oleh orang yang mempercayai untuk menjadi ketua Milad (baca: perayaan akbar) di sebuah komunitas. Sekolah Kehidupan.com, nama komunitas millis itu. Komunitas millis yang anggotanya yang sungguh luar amat biasa saya katakan. Selain para anggotanya memiliki skill luar biasa dalam hal tulis menulis (dunia tulis menulis) juga memiliki rasa empati dan juga rasa kekeluargaan yang sangat erat dan dalam.
Tidak percaya? Bolehlah Anda menemui saya, contoh salah satunya. Atau, mau bersilaturahim dengan seorang penulis, sang motivator serta editor. Teha Sugiyo, itulah nama beliau. Atau, Pak Teha begitu nama familiar di ekor-ekor telinga para anggota komunitas millis Sekolah Kehidupan.com. Beliau adalah anggota millis Sekolah Kehidupan yang sangat bijaksana dan arif serta paling pertama ada di milis ini. Begitu juga dengan keberadaan Pak Nursalam AR�yang saat ini menjadi ketua komunitas millis ini�ternyata beliau satu rumpun dengan saya. Sama-sama berasal dari Betawi. Beliau selain memiliki profesi menjadi penulis juga penerjemah. Sungguh hebat bukan mereka-mereka semua yang�berada di payung millis Sekolah Kehidupan.com?
Sahabat ESKA itulah nama jargon yang melekat pada diri di setiap anggota para komunitas millis dunia maya, Sekolah Kehidupan.com. Tidak percaya? Berkunjunglah dan bersilaturahimlah ke komunitas millis ini. Saya jamin ada sebuah oase yang Anda dapatkan di komunitas ini. Jalan untuk meretas solidaritas sesama manusia. Persaudaraan dan kekeluargaan.
Satu-persatu akhirnya kawan-kawan saya yang sudah mengemban janji untuk mengadakan pertemuan pada hari itu. Di gedung Sentra Mulia sudah tiba semua walau ada sebagian yang masih berhalangan di jalan. Macet. Ya, begitulah keadaan yang ada ketika mereka (baca: panitia) ingin menuju ke gedung itu. Mereka tak mulus menampaki jalan menuju Rasuna Said.
Akhirnya pertemuan itu berjalan semaksimal mungkin adanya. Dapat dijalankan dengan baik dan lancar. Walau pun ada perbedaan yang cukup alot dalam pertemuan saat itu. Tapi itu berjalan mulus dan lancar. Itu semua karena apa? Karena kami (baca:panitia Milad komunitas millis Sekolah Kehidupan.com) ingin memberikan hal yang terbaik untuk Anda semua. Tapi ingat ini bukanlah janji seseorang yang ingin dicalonkan seperti yang lagi digencar-gencarkan. Halnya Pilgub (Pemilihan Gubernur), Pilkada (Pemilihan Ketua Daerah), Pilwakot (Pemilihan Wali Kota) dan yang�lagi digaungkan di komunitas millis saat-saat ini adalah Pilkadol. Alias, Pemilihan ESKA idol! Tapi janij kami (panitia) ini untuk kebersamaan dan kemakmuran semua anggota komunitas millis Sekolah Kehidupan.com semata.
Tanpa disadari dalam pertemuan itu saya dan kawan-kawan saya tak menyadari bahwa malam sudah menjemput kami semua. Bahwa waktu begitu cepat. Tanpa saya merasakannya. Begitu juga jam yang berdiri tegak di ruangan itu. Sudah menujukan pukul sembilan malam lebih. Dan saya serta dan kawan-kawan juga sudah cukup lelah dalam pertemuan itu. Ingin segera bergegas ke istana mereka masing-masing termasuk saya.
Alhamdulilah, akhirnya pertemuan saya dan kawan-kawan saya telah usai merumuskan planning untuk event terbesar dalam komunitas millis ini. Merumuskan rencana yang terbaik untuk esoknya. Ini pun saya dan kawan-kawan saya persembahkan untuk Anda-Anda semua sebagai anggota komunitas millis Sekolah Kehidupan.com. Untuk itulah saya mengharapkan Anda-Anda untuk mengikut acara event tahunan yang akan diselenggarakan pada tangal 27 Juli 2008 mendatang. Saya jamin Anda akan merasakan rasa kekeluargaan dan persahabatan.
Usai pertemuan itu ternyata masih ada lagi tugas yang saya emban lagi. Belum berakhir sampai disitu. Masih ada lagi yang perlu saya dan kawan-kawan rencanakan kembali. Karena saya dan kawan-kawan ingin membuat Anda-Anda happy and enjoy dengan kebersamaan kami. Begitu juga dengan amanat yang ada dipundak saya yang masih bergelayut dan belum berakhir. Perjuangan dan semangat saya masih tetap berjalan sebelum acara rutin tahunan ini belum terselenggrakan. Halnya sama dengan saya menampaki dan meretas jalan Rasuna Said. Ia masih tetap sama. Masih bernama jalan Rsauna Said apabila jalan itu belum berubah nama. Semoga....
Ulujami, 05 Juni 2008
Specially thanks to:
-Ketua ESKA yang sudah mengamanah kepercayaannya untuk menjadi ketua Milad ESKA kepada saya
-Bu. Hj. Has yang sudah menyediakan tempatnya untuk rapat Milad ESKA
-Catur Catrik dan Retnadi Nur�aini (sepasang pengantin baru....ingatlah aku juga akan menyusul kalian...Do�akan ya?)
-Dhani Ardhiansyah�wakil Milad ESKA (salam untuk Nibras semoga cepat besar dan tumbuh menjadi anak yang shaleh dan sehat...Amin)
-Novi Khansa (akhwat smart girl)
-Lia Octavia (akwat smile girl)
-Dyah Adzaki (akhwat spirit girl)
-Effri Saqib (sang punjangga puisi)
-Taufik (juragan teh Sosro)
-Didik Andhika (juragan telekomunikasi/IT)
-Fiyan Arjun (sang ketau Milad ESKA. Keep spirit and keep writing!!)
-serta para panitia Milad ESKA ke-2 tahun 2008. Mari kita majukan acara rutin tahun ini. Terima kasih tak akan cukup untuk membalas kebaikan kalian. Hanya Tuhan Yang Maha yang dapat membalasNya....Amin.
- 10b.
-
(reportase) MERETAS JALAN RASUNA SAID
Posted by: "bujang kumbang" bujangkumbang@yahoo.co.id bujangkumbang
Mon Jun 16, 2008 12:19 am (PDT)
MERETAS JALAN RASUNA SAID
http://sebuahrisalah.multiply. com
ID YM:paman_sam2
(Maaf baru posting. Selamat membaca ya?)
Coba kau pikirkan coba kau renungkan
Apa yang kau inginkan telah aku lakukan....
Coba kau katakan apa yang kau inginkan
Apa yang kau butuhkan telah aku berikan....
Coba kau katakan apa yang kau inginkan.....
(Doy—Kangen Band)
Menapaki jalan Rasunan Said bagi saya adalah hal yang sangat mudah saya lampaui bahkan saya lintasi. Tak perlu khawatir. Kesasar. Apalagi perlu bertanya-tanya kepada Pak Polisi. Saya pasti tahu dan sangat mengenal jalan itu. Malu dong sebagai anak Betawi nggak tahu jalan itu?
Namun lain hal dengan menapaki sebuah amanat yang saya emban di pundak saya saat ini. Itu lebih sulit saya jalani ketimbang menapaki jalan itu. Duri dan onak pasti akan menghalangi saat saya mengemban amanat itu. Tak mulus melintasinya. Penuh dengan tantangan dan jiwa ksatria. Sabar dan semangat. Tanpa menyerah. Itulah yang harus saya tanamkan dalam sanubari saya jika saya masih mampu mengemban amanat itu. Ternyata tak mudah menapaki sebuah amanat dibanding menapaki jalan Rasuna Said saat itu. Ya, walau pun jalan Rasuna Said dan sebuah amanat kalau saya ibaratkan sama saja. Sama-sama penuh rintangan ketika melalui kesana. Kedua-duanya sama!
Jika menampaki jalan Rasuna Said saya harus menahan bete ketika pandangan yang bagi saya tak asing lagi. Macet, menghalangi saya saat menuju gedung Sentra Mulia saya pun harus tetap cool untuk melampuinya. Halnya sama dengan sebuah amanat yang saya harus jalani dengan tetap bersabar dan ikhlas menjalaninya. Walau pun tak semulus jalan tol, bebas hambatan. Saya harus tetap semangat. Hidup ini bukanlah suatu jalan yang datar dan ditaburi bunga melainkan adakalanya disirami airmata dan juga darah.~Hamka. Chaiyoo...!!
Kebetulan hari itu saat saya menuju jalan Rasuna Said senja memayungi saya. Ya, hari itu tepatnya hari Jumat (04/08) saya harus menuju gedung Sentra Mulia yang beralokasi di jalan Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Pusat. Dimana saya akan mengadakan sebuah pertemuan (lebih tepatnya merumuskan planning pada sebuah event akbar. Milad sebuah komunitas millis yang saat berdirinya saya sudah menjadi bagian darinya. Dua tahun sudah berjalan saya ada di komunitas itu). Gedung itulah yang akan menjadi sarana untuk mengadakan pertemuan. Gedung yang menurut saya sangat megah dan berlantai tingkat tinggi.
Tidak sampai disitu seusai saya lampaui jalan Rasuna Said saya pun sampai di gedung itu. Tapi saya masih berada di luar. Karena saya ingin menunggu beberapa kawan-kawan saya yang sudah mengikat janji. Halnya Janji Joni ketika mengikat janji pada seseorang wanita—yang baru ia kenal di tempat ia bekerja. Di gedung bioskop, janji untuk tepat kembali sampai membawa rol film tepat pada waktunya. Tapi janji hari itu bukan seperti itu. Janji saat itu untuk mengadakan pertemuan merumuskan acara perayaan komunitas millis yang tercinta dan tersayang ini.
Kenapa hal itu saya lakukan? Di karenakan saya memiliki suatu emban yang ada di pundak saya. Saya di amanatkan oleh orang yang mempercayai untuk menjadi ketua Milad (baca: perayaan akbar) di sebuah komunitas. Sekolah Kehidupan.com, nama komunitas millis itu. Komunitas millis yang anggotanya yang sungguh luar amat biasa saya katakan. Selain para anggotanya memiliki skill luar biasa dalam hal tulis menulis (dunia tulis menulis) juga memiliki rasa empati dan juga rasa kekeluargaan yang sangat erat dan dalam.
Tidak percaya? Bolehlah Anda menemui saya, contoh salah satunya. Atau, mau bersilaturahim dengan seorang penulis, sang motivator serta editor. Teha Sugiyo, itulah nama beliau. Atau, Pak Teha begitu nama familiar di ekor-ekor telinga para anggota komunitas millis Sekolah Kehidupan.com. Beliau adalah anggota millis Sekolah Kehidupan yang sangat bijaksana dan arif serta paling pertama ada di milis ini. Begitu juga dengan keberadaan Pak Nursalam AR—yang saat ini menjadi ketua komunitas millis ini—ternyata beliau satu rumpun dengan saya. Sama-sama berasal dari Betawi. Beliau selain memiliki profesi menjadi penulis juga penerjemah. Sungguh hebat bukan mereka-mereka semua yang—berada di payung millis Sekolah Kehidupan.com?
Sahabat ESKA itulah nama jargon yang melekat pada diri di setiap anggota para komunitas millis dunia maya, Sekolah Kehidupan.com. Tidak percaya? Berkunjunglah dan bersilaturahimlah ke komunitas millis ini. Saya jamin ada sebuah oase yang Anda dapatkan di komunitas ini. Jalan untuk meretas solidaritas sesama manusia. Persaudaraan dan kekeluargaan.
Satu-persatu akhirnya kawan-kawan saya yang sudah mengemban janji untuk mengadakan pertemuan pada hari itu. Di gedung Sentra Mulia sudah tiba semua walau ada sebagian yang masih berhalangan di jalan. Macet. Ya, begitulah keadaan yang ada ketika mereka (baca: panitia) ingin menuju ke gedung itu. Mereka tak mulus menampaki jalan menuju Rasuna Said.
Akhirnya pertemuan itu berjalan semaksimal mungkin adanya. Dapat dijalankan dengan baik dan lancar. Walau pun ada perbedaan yang cukup alot dalam pertemuan saat itu. Tapi itu berjalan mulus dan lancar. Itu semua karena apa? Karena kami (baca:panitia Milad komunitas millis Sekolah Kehidupan.com) ingin memberikan hal yang terbaik untuk Anda semua. Tapi ingat ini bukanlah janji seseorang yang ingin dicalonkan seperti yang lagi digencar-gencarkan. Halnya Pilgub (Pemilihan Gubernur), Pilkada (Pemilihan Ketua Daerah), Pilwakot (Pemilihan Wali Kota) dan yang—lagi digaungkan di komunitas millis saat-saat ini adalah Pilkadol. Alias, Pemilihan ESKA idol! Tapi janij kami (panitia) ini untuk kebersamaan dan kemakmuran semua anggota komunitas millis Sekolah Kehidupan.com semata.
Tanpa disadari dalam pertemuan itu saya dan kawan-kawan saya tak menyadari bahwa malam sudah menjemput kami semua. Bahwa waktu begitu cepat. Tanpa saya merasakannya. Begitu juga jam yang berdiri tegak di ruangan itu. Sudah menujukan pukul sembilan malam lebih. Dan saya serta dan kawan-kawan juga sudah cukup lelah dalam pertemuan itu. Ingin segera bergegas ke istana mereka masing-masing termasuk saya.
Alhamdulilah, akhirnya pertemuan saya dan kawan-kawan saya telah usai merumuskan planning untuk event terbesar dalam komunitas millis ini. Merumuskan rencana yang terbaik untuk esoknya. Ini pun saya dan kawan-kawan saya persembahkan untuk Anda-Anda semua sebagai anggota komunitas millis Sekolah Kehidupan.com. Untuk itulah saya mengharapkan Anda-Anda untuk mengikut acara event tahunan yang akan diselenggarakan pada tangal 27 Juli 2008 mendatang. Saya jamin Anda akan merasakan rasa kekeluargaan dan persahabatan.
Usai pertemuan itu ternyata masih ada lagi tugas yang saya emban lagi. Belum berakhir sampai disitu. Masih ada lagi yang perlu saya dan kawan-kawan rencanakan kembali. Karena saya dan kawan-kawan ingin membuat Anda-Anda happy and enjoy dengan kebersamaan kami. Begitu juga dengan amanat yang ada dipundak saya yang masih bergelayut dan belum berakhir. Perjuangan dan semangat saya masih tetap berjalan sebelum acara rutin tahunan ini belum terselenggrakan. Halnya sama dengan saya menampaki dan meretas jalan Rasuna Said. Ia masih tetap sama. Masih bernama jalan Rsauna Said apabila jalan itu belum berubah nama. Semoga....
Ulujami, 05 Juni 2008
Specially thanks to:
-Ketua ESKA yang sudah mengamanah kepercayaannya untuk menjadi ketua Milad ESKA kepada saya
-Bu. Hj. Has yang sudah menyediakan tempatnya untuk rapat Milad ESKA
-Catur Catrik dan Retnadi Nur'aini (sepasang pengantin baru....ingatlah aku juga akan menyusul kalian...Do'akan ya?)
-Dhani Ardhiansyah—wakil Milad ESKA (salam untuk Nibras semoga cepat besar dan tumbuh menjadi anak yang shaleh dan sehat...Amin)
-Novi Khansa (akhwat smart girl)
-Lia Octavia (akwat smile girl)
-Dyah Adzaki (akhwat spirit girl)
-Effri Saqib (sang punjangga puisi)
-Taufik (juragan teh Sosro)
-Didik Andhika (juragan telekomunikasi/IT)
-Fiyan Arjun (sang ketau Milad ESKA. Keep spirit and keep writing!!)
-serta para panitia Milad ESKA ke-2 tahun 2008. Mari kita majukan acara rutin tahun ini. Terima kasih tak akan cukup untuk membalas kebaikan kalian. Hanya Tuhan Yang Maha yang dapat membalasNya....Amin.
--------------------- --------- ---
Yahoo! Toolbar kini dilengkapi dengan Search Assist. Download sekarang juga.
- 11a.
-
[CATHAR] Suara Aneh di Atap Rumah
Posted by: "Dani Ardiansyah" fil_ardy@yahoo.com fil_ardy
Mon Jun 16, 2008 12:02 am (PDT)
Senin 09 Juni 2008
pkl: 00.45
Saya
dan Endah terbangun dari tidur, ketika tiba-tiba terdengar suara aneh
yang menderu seperti badai di atas atap rumah. Reflek saya memberi
isyarat padanya untuk segera 'mengamankan' Alief. Gemuruh yang lebih
menyerupai suara yang ditimbulkan gempa. Kami memastikannya dengan
memasang indera lebih tajam. Tanda-tanda gempa atau getaran yang
biasanya menggoyangkan benda-benda tidak terdeteksi. Gemuruh aneh itu
terdengar menjauh, lalu hilang. Meski adrenalin masih berpacu dengan
asma-Nya. Asumsi berubah: Entah. Kami berusaha lelap. Pagi-pagi sekali
saya harus berkejaran dengan hari senin: Jakarta, kota yang menahan
kami untuk berjauhan sementara.
Rabu, 11 Juni 2008
pkl: 20.00 wib.
Saya
menerima sms dari Endah, dia mengabarkan kalau Alief rewel terus sejak
tadi sore katanya. Saya hanya bisa menenangkannya, saya bilang mungkin
Alief kangen sama abinya.
pkl: 01.15 wib
Saya
terbangun oleh suara sms di HP. Saya buka, "Bi, ada yang ganggu lagi,
suara gemuruh di atap, dan suara...... Bun juga mencium bau....".
Astaghfirullahaladzim. Hilang sudah kantuk saya. Bangun dan menelpon
Endah. Mengalirlah cerita, mulanya sama seperti yang pernah saya dengar
pada hari Senin yang lalu, kemudian muncul suara "kukukukukukuk.."
Seperti tawa, (atau lebih seperti burung?). Apapun, timbul was-was
dalam hati saya. Tak ada yang bisa saya lakukan selalin menenangkannya.
Untungnya, saat itu Endah ditemani Ibu dan Kakak perempuan saya.
Beberapa saat berselang, saya ikut berdoa, semoga tidak terjadi apa-apa
dengan mereka. Sms kedua datang, masih dari Endah. Isinya masih hal
serupa, dia mengabarkan bahwa suara-suara aneh itu kembali datang.
Bahkan kali ini dengan menggedor-gedor pintu kamar mandi dari luar
(pintu kamar mandi terletak tepat di sebelah kamar kami, dan memiliki
pintu alumunium yang memiliki akses ke halaman belakang rumah).
Kesimpulan
yang saya dapatkan adalah, bahwa suasana saat itu sudah mencekam. Dan
lagi-lagi hanya doa yang bisa saya panjatkan. Ya Robb, lindungi
keluarga saya dari kejahatan malam.
Kamis, 12 Juni 2008
Siang
itu saya merasa sangat tidak tenang di kantor. Pikiran saya terus
tertuju ke rumah. Endah kembali sms tentang kondisi yang 'mencekam' di
sana. Ibu saya selalu mengulang-ulang kejadian tadi malam. Dan itu
berdampak pada psikologis dan terpengaruhnya Endah dengan kondisi yang
ada. Sulit untuk meyakinkan bahwa semua akan baik-baik saja. Terdengar
isaknya di seberang.
Saya
memutuskan untuk segera pulang ke Bogor sore itu. Dan besoknya berarti
saya harus bolos kerja. Mudah-mudahan mendapat pemakluman dari kantor.
Alhamdulillah, saya sampai di Bogor sekitar pkl 09.00 wib. Ada lega
dalam benak Endah, Ibu, dan Kakak saya. Mungkin juga Alief merasakan
hal yang sama.
Meluncurlah
cerita dari mereka, banyak versi. Endah lebih banyak diam. Sebenarnya
sulit untuk percaya, namun aura mistis malam itu membuat saya waspada.
pkl: 23.30 wib
Semuanya
sudah lelap. Mereka merasa aman setelah malam sebelumnya nyaris tidak
tidur. Saya masih terjaga, setiap suara yang terdengar janggal, saya
curigai. War is begin. Suara
itu muncul lagi, saya mendengarnya, jauh.. mendekat. Jantung saya sudah
berdetak cepat. Kuping saya waspada, seumpama kelinci saat predator
mendekat. Mata saya tajam, seumpama elang yang siap mencengkram mangsa.
Rambut halus di tubuh saya berdiri, (seumpama pengecut) serempak.
Respon alami pada sebuah kondisi mencekam.
Gempraaang!! Sebuah
hentakan seakan menimpa atap seng dapur. Persiapan saya tidak percuma,
rasa penasaran dan kesal pada sumber suara itu mengalahkan takut dalam
diri saya. Saya berdiri dan mendatangi sumber suara. Membuka dan
memukul kaca pintu dengan telapak tangan, menyaingi suara aneh tadi.
Saya ambil parang yang ada di samping pintu, amarah saya pada mahluk
tak jelas tadi memuncak, makian saya lontarkan --sambil terus berdoa
meminta perlindunganNya-- di malam gelap. Hanya pekat yang menanggapi.
Beberapa pemuda yang mendengar teriakan saya sempat datang, dan terjadi
sedikit press converence.
Malam
yang terasa panjang itupun berakhir pagi. Subuh menjadi penawar
gelisah. Malam yang tidak biasa itu menjadi pembicaraan kami. Saya,
Endah, Ibu, Kakak, dan orang-orang sekitar. Asumsipun beraneka ragam.
Malam berikutnya kami bisa terlelap. Alhamdulillah.
Sabtu, 14 Juni 2008
pkl: 23.45 wib
Saya
dan Endah masih terjaga dan berbincang tentang banyak hal. Alief bab,
dan baru selesai dibersihkan. Malam hening, angin pedesaan bertiup
pelan di luar sana, saya mendengar suara itu lagi. Masih jauh, sengaja
tidak saya sampaikan pada Endah. Suara itu makin dekat, Endahpun
mendengarnya, saya katakan padanya untuk tenang, doa sudah berbaur
dengan adrenalin. kukukukukukuuk..! nya semakin jelas dan serasa
melintas di atas atap kamar kami. Saya waspada, Endah memeluk Alief.
Dan tiba-tiba saja, pintu kamar mandi kembali digedor dari luar,
berbarengan dengan suar tersebut. Saya melompat menghampiri, apapun
itu, akan saya hadapi. Lahaulawalaquwwata illa billah...
Brag!!
Saya pukul pintu dan membukanya, hanya gelap malam di hadapan saya,
tidak ada tanda-tanda bahwa sesaat tadi ada sesuatu di sana.
Katakanlah:
Aku berlindung kepada Tuhan yang menguasai subuh (1).
Dari kejahatan makhluk-Nya (2).
Dan dari kejahatan malam apabila telah gelap gulita (3).
Dan
dari kejahatan wanita-wanita tukang sihir yang menghembus pada
buhul-buhul (4). Dan dari kejahatan pendengki apabila ia mendengki (5).
(QS Al-Falaq: 1-5)
Dani Ardiansyah
HP : 085694771764
http://edumuslim.org
http://catatankecil.multiply. com
http://hamasahputri.multiply. com
- 11b.
-
Re: [CATHAR] Suara Aneh di Atap Rumah
Posted by: "Ain Nisa" jurnalcahaya@yahoo.com jurnalcahaya
Mon Jun 16, 2008 12:24 am (PDT)
tegang ih...
mudah2an udah ga berbunyi2 lagi sekarang
----- Original Message ----
From: Dani Ardiansyah <fil_ardy@yahoo.com >
To: sekolah-kehidupan@yahoogroups. ; FLP PUSAT <forum_lingkarpena@com yahoogroups. >; Penulis Lepas <penulislepas@com yahoogroups. >; Reza Ervani <rezaervani@yahoogrocom ups.com >; Pembaca Asma Nadia <pembacaanadia@yahoogroups. >com
Sent: Monday, June 16, 2008 2:02:12 PM
Subject: [sekolah-kehidupan] [CATHAR] Suara Aneh di Atap Rumah
Senin 09 Juni 2008
pkl: 00.45
Saya
dan Endah terbangun dari tidur, ketika tiba-tiba terdengar suara aneh
yang menderu seperti badai di atas atap rumah. Reflek saya memberi
isyarat padanya untuk segera 'mengamankan' Alief. Gemuruh yang lebih
menyerupai suara yang ditimbulkan gempa. Kami memastikannya dengan
memasang indera lebih tajam. Tanda-tanda gempa atau getaran yang
biasanya menggoyangkan benda-benda tidak terdeteksi. Gemuruh aneh itu
terdengar menjauh, lalu hilang. Meski adrenalin masih berpacu dengan
asma-Nya. Asumsi berubah: Entah. Kami berusaha lelap. Pagi-pagi sekali
saya harus berkejaran dengan hari senin: Jakarta, kota yang menahan
kami untuk berjauhan sementara.
Rabu, 11 Juni 2008
pkl: 20.00 wib.
Saya
menerima sms dari Endah, dia mengabarkan kalau Alief rewel terus sejak
tadi sore katanya. Saya hanya bisa menenangkannya, saya bilang mungkin
Alief kangen sama abinya.
pkl: 01.15 wib
Saya
terbangun oleh suara sms di HP. Saya buka, "Bi, ada yang ganggu lagi,
suara gemuruh di atap, dan suara...... Bun juga mencium bau....".
Astaghfirullahaladz im. Hilang sudah kantuk saya. Bangun dan menelpon
Endah. Mengalirlah cerita, mulanya sama seperti yang pernah saya dengar
pada hari Senin yang lalu, kemudian muncul suara "kukukukukukuk. ."
Seperti tawa, (atau lebih seperti burung?). Apapun, timbul was-was
dalam hati saya. Tak ada yang bisa saya lakukan selalin menenangkannya.
Untungnya, saat itu Endah ditemani Ibu dan Kakak perempuan saya.
Beberapa saat berselang, saya ikut berdoa, semoga tidak terjadi apa-apa
dengan mereka. Sms kedua datang, masih dari Endah. Isinya masih hal
serupa, dia mengabarkan bahwa suara-suara aneh itu kembali datang.
Bahkan kali ini dengan menggedor-gedor pintu kamar mandi dari luar
(pintu kamar mandi terletak tepat di sebelah kamar kami, dan memiliki
pintu alumunium yang memiliki akses ke halaman belakang rumah).
Kesimpulan
yang saya dapatkan adalah, bahwa suasana saat itu sudah mencekam. Dan
lagi-lagi hanya doa yang bisa saya panjatkan. Ya Robb, lindungi
keluarga saya dari kejahatan malam.
Kamis, 12 Juni 2008
Siang
itu saya merasa sangat tidak tenang di kantor. Pikiran saya terus
tertuju ke rumah. Endah kembali sms tentang kondisi yang 'mencekam' di
sana. Ibu saya selalu mengulang-ulang kejadian tadi malam. Dan itu
berdampak pada psikologis dan terpengaruhnya Endah dengan kondisi yang
ada. Sulit untuk meyakinkan bahwa semua akan baik-baik saja. Terdengar
isaknya di seberang.
Saya
memutuskan untuk segera pulang ke Bogor sore itu. Dan besoknya berarti
saya harus bolos kerja. Mudah-mudahan mendapat pemakluman dari kantor.
Alhamdulillah, saya sampai di Bogor sekitar pkl 09.00 wib. Ada lega
dalam benak Endah, Ibu, dan Kakak saya. Mungkin juga Alief merasakan
hal yang sama.
Meluncurlah
cerita dari mereka, banyak versi. Endah lebih banyak diam. Sebenarnya
sulit untuk percaya, namun aura mistis malam itu membuat saya waspada.
pkl: 23.30 wib
Semuanya
sudah lelap. Mereka merasa aman setelah malam sebelumnya nyaris tidak
tidur. Saya masih terjaga, setiap suara yang terdengar janggal, saya
curigai. War is begin. Suara
itu muncul lagi, saya mendengarnya, jauh.. mendekat. Jantung saya sudah
berdetak cepat. Kuping saya waspada, seumpama kelinci saat predator
mendekat. Mata saya tajam, seumpama elang yang siap mencengkram mangsa.
Rambut halus di tubuh saya berdiri, (seumpama pengecut) serempak.
Respon alami pada sebuah kondisi mencekam.
Gempraaang!! Sebuah
hentakan seakan menimpa atap seng dapur. Persiapan saya tidak percuma,
rasa penasaran dan kesal pada sumber suara itu mengalahkan takut dalam
diri saya. Saya berdiri dan mendatangi sumber suara. Membuka dan
memukul kaca pintu dengan telapak tangan, menyaingi suara aneh tadi.
Saya ambil parang yang ada di samping pintu, amarah saya pada mahluk
tak jelas tadi memuncak, makian saya lontarkan --sambil terus berdoa
meminta perlindunganNya- - di malam gelap. Hanya pekat yang menanggapi.
Beberapa pemuda yang mendengar teriakan saya sempat datang, dan terjadi
sedikit press converence.
Malam
yang terasa panjang itupun berakhir pagi. Subuh menjadi penawar
gelisah. Malam yang tidak biasa itu menjadi pembicaraan kami. Saya,
Endah, Ibu, Kakak, dan orang-orang sekitar. Asumsipun beraneka ragam.
Malam berikutnya kami bisa terlelap. Alhamdulillah.
Sabtu, 14 Juni 2008
pkl: 23.45 wib
Saya
dan Endah masih terjaga dan berbincang tentang banyak hal. Alief bab,
dan baru selesai dibersihkan. Malam hening, angin pedesaan bertiup
pelan di luar sana, saya mendengar suara itu lagi. Masih jauh, sengaja
tidak saya sampaikan pada Endah. Suara itu makin dekat, Endahpun
mendengarnya, saya katakan padanya untuk tenang, doa sudah berbaur
dengan adrenalin. kukukukukukuuk. .! nya semakin jelas dan serasa
melintas di atas atap kamar kami. Saya waspada, Endah memeluk Alief.
Dan tiba-tiba saja, pintu kamar mandi kembali digedor dari luar,
berbarengan dengan suar tersebut. Saya melompat menghampiri, apapun
itu, akan saya hadapi. Lahaulawalaquwwata illa billah...
Brag!!
Saya pukul pintu dan membukanya, hanya gelap malam di hadapan saya,
tidak ada tanda-tanda bahwa sesaat tadi ada sesuatu di sana.
Katakanlah:
Aku berlindung kepada Tuhan yang menguasai subuh (1).
Dari kejahatan makhluk-Nya (2).
Dan dari kejahatan malam apabila telah gelap gulita (3).
Dan
dari kejahatan wanita-wanita tukang sihir yang menghembus pada
buhul-buhul (4). Dan dari kejahatan pendengki apabila ia mendengki (5).
(QS Al-Falaq: 1-5)
Dani Ardiansyah
HP : 085694771764
http://edumuslim. org
http://catatankecil .multiply. com
http://hamasahputri .multiply. com
- 11c.
-
Balasan: [sekolah-kehidupan] [CATHAR] Suara Aneh di Atap Rumah
Posted by: "bujang kumbang" bujangkumbang@yahoo.co.id bujangkumbang
Mon Jun 16, 2008 12:33 am (PDT)
Brag!! Saya pukul pintu dan membukanya, hanya gelap malam di hadapan saya, tidak ada tanda-tanda bahwa sesaat tadi ada sesuatu di sana.
mangnya ada apa sih Dede Kecil. ada suara apa Dede kecil?
Dani Ardiansyah <fil_ardy@yahoo.com > wrote: Senin 09 Juni 2008
pkl: 00.45
Saya dan Endah terbangun dari tidur, ketika tiba-tiba terdengar suara aneh yang menderu seperti badai di atas atap rumah. Reflek saya memberi isyarat padanya untuk segera 'mengamankan' Alief. Gemuruh yang lebih menyerupai suara yang ditimbulkan gempa. Kami memastikannya dengan memasang indera lebih tajam. Tanda-tanda gempa atau getaran yang biasanya menggoyangkan benda-benda tidak terdeteksi. Gemuruh aneh itu terdengar menjauh, lalu hilang. Meski adrenalin masih berpacu dengan asma-Nya. Asumsi berubah: Entah. Kami berusaha lelap. Pagi-pagi sekali saya harus berkejaran dengan hari senin: Jakarta, kota yang menahan kami untuk berjauhan sementara.
Rabu, 11 Juni 2008
pkl: 20.00 wib.
Saya menerima sms dari Endah, dia mengabarkan kalau Alief rewel terus sejak tadi sore katanya. Saya hanya bisa menenangkannya, saya bilang mungkin Alief kangen sama abinya.
pkl: 01.15 wib
Saya terbangun oleh suara sms di HP. Saya buka, "Bi, ada yang ganggu lagi, suara gemuruh di atap, dan suara...... Bun juga mencium bau....". Astaghfirullahaladzim. Hilang sudah kantuk saya. Bangun dan menelpon Endah. Mengalirlah cerita, mulanya sama seperti yang pernah saya dengar pada hari Senin yang lalu, kemudian muncul suara "kukukukukukuk. ." Seperti tawa, (atau lebih seperti burung?). Apapun, timbul was-was dalam hati saya. Tak ada yang bisa saya lakukan selalin menenangkannya. Untungnya, saat itu Endah ditemani Ibu dan Kakak perempuan saya. Beberapa saat berselang, saya ikut berdoa, semoga tidak terjadi apa-apa dengan mereka. Sms kedua datang, masih dari Endah. Isinya masih hal serupa, dia mengabarkan bahwa suara-suara aneh itu kembali datang. Bahkan kali ini dengan menggedor-gedor pintu kamar mandi dari luar (pintu kamar mandi terletak tepat di sebelah kamar kami, dan memiliki pintu alumunium yang memiliki akses ke halaman belakang rumah).
Kesimpulan yang saya dapatkan adalah, bahwa suasana saat itu sudah mencekam. Dan lagi-lagi hanya doa yang bisa saya panjatkan. Ya Robb, lindungi keluarga saya dari kejahatan malam.
Kamis, 12 Juni 2008
Siang itu saya merasa sangat tidak tenang di kantor. Pikiran saya terus tertuju ke rumah. Endah kembali sms tentang kondisi yang 'mencekam' di sana. Ibu saya selalu mengulang-ulang kejadian tadi malam. Dan itu berdampak pada psikologis dan terpengaruhnya Endah dengan kondisi yang ada. Sulit untuk meyakinkan bahwa semua akan baik-baik saja. Terdengar isaknya di seberang.
Saya memutuskan untuk segera pulang ke Bogor sore itu. Dan besoknya berarti saya harus bolos kerja. Mudah-mudahan mendapat pemakluman dari kantor. Alhamdulillah, saya sampai di Bogor sekitar pkl 09.00 wib. Ada lega dalam benak Endah, Ibu, dan Kakak saya. Mungkin juga Alief merasakan hal yang sama.
Meluncurlah cerita dari mereka, banyak versi. Endah lebih banyak diam. Sebenarnya sulit untuk percaya, namun aura mistis malam itu membuat saya waspada.
pkl: 23.30 wib
Semuanya sudah lelap. Mereka merasa aman setelah malam sebelumnya nyaris tidak tidur. Saya masih terjaga, setiap suara yang terdengar janggal, saya curigai. War is begin. Suara itu muncul lagi, saya mendengarnya, jauh.. mendekat. Jantung saya sudah berdetak cepat. Kuping saya waspada, seumpama kelinci saat predator mendekat. Mata saya tajam, seumpama elang yang siap mencengkram mangsa. Rambut halus di tubuh saya berdiri, (seumpama pengecut) serempak. Respon alami pada sebuah kondisi mencekam.
Gempraaang!! Sebuah hentakan seakan menimpa atap seng dapur. Persiapan saya tidak percuma, rasa penasaran dan kesal pada sumber suara itu mengalahkan takut dalam diri saya. Saya berdiri dan mendatangi sumber suara. Membuka dan memukul kaca pintu dengan telapak tangan, menyaingi suara aneh tadi. Saya ambil parang yang ada di samping pintu, amarah saya pada mahluk tak jelas tadi memuncak, makian saya lontarkan --sambil terus berdoa meminta perlindunganNya-- di malam gelap. Hanya pekat yang menanggapi. Beberapa pemuda yang mendengar teriakan saya sempat datang, dan terjadi sedikit press converence.
Malam yang terasa panjang itupun berakhir pagi. Subuh menjadi penawar gelisah. Malam yang tidak biasa itu menjadi pembicaraan kami. Saya, Endah, Ibu, Kakak, dan orang-orang sekitar. Asumsipun beraneka ragam. Malam berikutnya kami bisa terlelap. Alhamdulillah.
Sabtu, 14 Juni 2008
pkl: 23.45 wib
Saya dan Endah masih terjaga dan berbincang tentang banyak hal. Alief bab, dan baru selesai dibersihkan. Malam hening, angin pedesaan bertiup pelan di luar sana, saya mendengar suara itu lagi. Masih jauh, sengaja tidak saya sampaikan pada Endah. Suara itu makin dekat, Endahpun mendengarnya, saya katakan padanya untuk tenang, doa sudah berbaur dengan adrenalin. kukukukukukuuk..! nya semakin jelas dan serasa melintas di atas atap kamar kami. Saya waspada, Endah memeluk Alief. Dan tiba-tiba saja, pintu kamar mandi kembali digedor dari luar, berbarengan dengan suar tersebut. Saya melompat menghampiri, apapun itu, akan saya hadapi. Lahaulawalaquwwata illa billah...
Brag!! Saya pukul pintu dan membukanya, hanya gelap malam di hadapan saya, tidak ada tanda-tanda bahwa sesaat tadi ada sesuatu di sana.
Katakanlah:
Aku berlindung kepada Tuhan yang menguasai subuh (1).
Dari kejahatan makhluk-Nya (2).
Dan dari kejahatan malam apabila telah gelap gulita (3).
Dan dari kejahatan wanita-wanita tukang sihir yang menghembus pada buhul-buhul (4). Dan dari kejahatan pendengki apabila ia mendengki (5).
(QS Al-Falaq: 1-5)
Dani Ardiansyah
HP : 085694771764
http://edumuslim.org
http://catatankecil.multiply. com
http://hamasahputri.multiply. com
--------------------- --------- ---
Kunjungi halaman depan Yahoo! Indonesia yang baru! - 11d.
-
Re: [CATHAR] Suara Aneh di Atap Rumah
Posted by: "r widhiatma" r_widhiatma@yahoo.com r_widhiatma
Mon Jun 16, 2008 12:50 am (PDT)
Tikus mungkin mas...
atau musang, atau burung hantu
--- On Mon, 6/16/08, Dani Ardiansyah <fil_ardy@yahoo.com > wrote:
Senin 09 Juni 2008
pkl: 00.45
Saya
dan Endah terbangun dari tidur, ketika tiba-tiba terdengar suara aneh
yang menderu seperti badai di atas atap rumah. Reflek saya memberi
isyarat padanya untuk segera 'mengamankan' Alief. Gemuruh yang lebih
menyerupai suara yang ditimbulkan gempa. Kami memastikannya dengan
memasang indera lebih tajam. Tanda-tanda gempa atau getaran yang
biasanya menggoyangkan benda-benda tidak terdeteksi. Gemuruh aneh itu
terdengar menjauh, lalu hilang. Meski adrenalin masih berpacu dengan
asma-Nya. Asumsi berubah: Entah. Kami berusaha lelap. Pagi-pagi sekali
saya harus berkejaran dengan hari senin: Jakarta, kota yang menahan
kami untuk berjauhan sementara.
Rabu, 11 Juni 2008
pkl: 20.00 wib.
pkl: 01.15 wib
Saya
terbangun oleh suara sms di HP. Saya buka, "Bi, ada yang ganggu lagi,
suara gemuruh di atap, dan suara...... Bun juga mencium bau....".
Astaghfirullahaladz im. Hilang sudah kantuk saya. Bangun dan menelpon
Endah. Mengalirlah cerita, mulanya sama seperti yang pernah saya dengar
pada hari Senin yang lalu, kemudian muncul suara "kukukukukukuk. ."
Seperti tawa, (atau lebih seperti burung?). Apapun, timbul was-was
dalam hati saya. Tak ada yang bisa saya lakukan selalin menenangkannya.
Untungnya, saat itu Endah ditemani Ibu dan Kakak perempuan saya.
Beberapa saat berselang, saya ikut berdoa, semoga tidak terjadi apa-apa
dengan mereka. Sms kedua datang, masih dari Endah. Isinya masih hal
serupa, dia mengabarkan bahwa suara-suara aneh itu kembali datang.
Bahkan kali ini dengan menggedor-gedor pintu kamar mandi dari luar
(pintu kamar mandi terletak tepat di sebelah kamar kami, dan memiliki
pintu alumunium yang memiliki akses ke halaman belakang rumah).
- 11e.
-
Balasan: [sekolah-kehidupan] [CATHAR] Suara Aneh di Atap Rumah
Posted by: "CaturCatriks" akil_catur@yahoo.co.id akil_catur
Mon Jun 16, 2008 1:31 am (PDT)
waduh waduh
ngeri amat
ngeri juga sampai bawa parang
yang ganggu gak tahu anak sk kali ya?
terus gmn skrg?
--- Dani Ardiansyah <fil_ardy@yahoo.com > menulis:
> Senin 09 Juni 2008
> pkl: 00.45
>
>
Yahoo! Toolbar kini dilengkapi dengan Search Assist. Download sekarang juga.
http://id.toolbar.yahoo.com/
- 12a.
-
Balasan: [sekolah-kehidupan] (WORO2) SUMBANG BAKAT UNTUK MILAD SK 2
Posted by: "bujang kumbang" bujangkumbang@yahoo.co.id bujangkumbang
Mon Jun 16, 2008 12:12 am (PDT)
mau ngebodor juga bisa kok....
ayo..ayo silaken daftar..............
punya_retno <punya_retno@yahoo.com > wrote: --- In sekolah-kehidupan@yahoogroups. , retnadi ainicom
<punya_retno@yahoo.com > wrote:
dear all,
bisa nyanyi/ baca puisi/ main gitar/ sulap?
atau punya keterampilan atraktif lainnya?
yuk, sumbangkan utk isi acara hiburan hut milad sk 2!
bagi yg berminat,
hubungi retno (punya_retno@yahoo.com / 0812 10698852). mohon cantumkan
nama, no tlp, keterampilan yg akan disajikan, materi, plus perkiraan
durasi kasarnya ya!
thanks a bunch, guys!
yukyukyuk, sumbang bakat untuk hut milad sk 2!
-retno-
Send instant messages to your online friends http://uk.messenger.yahoo.com
--- End forwarded message ---
--------------------- --------- ---
Yahoo! Toolbar kini dilengkapi dengan Search Assist. Download sekarang juga.
Need to Reply?
Click one of the "Reply" links to respond to a specific message in the Daily Digest.
MARKETPLACE
Change settings via the Web (Yahoo! ID required)
Change settings via email: Switch delivery to Individual | Switch format to Traditional
Visit Your Group | Yahoo! Groups Terms of Use | Unsubscribe
Tidak ada komentar:
Posting Komentar