==>>"Dan di antara syarat taubat ialah mengembalikan hak-hak yang
dizhalimi kepada yang berhak menerimanya atau mereka memaafkannya, jika
kemaksiatan tersebut berupa kezhaliman yang menyangkut darah, harta dan
kehormatan. Jika ia sulit meminta maaf dari saudaranya menyangkut
kehormatannya, maka ia banyak berdoa untuknya, dan menyebut
kebaikan-kebaikan amal yang dilakukan olehnya di tempat-tempat di mana ia
pernah menggunjingkannya; karena kebaikan-kebaikan akan menghapuskan
keburukan-keburukan
"Dan bertaubatlah kepada Allah, hai orang-orang yang beriman supaya kamu
beruntung." (An-Nur: 31)."
Pertanyaan saya :
Bagaimana jika terlalu banyak orang yg telah saya dzalimi...? sehingga saya
lupa kepada siapa saja saya harus minta maaf... tidak ingat lagi seberapa
haknya yang harus saya kembalikan,,
teramat sangat karena saya telah berkhianat dan bermuka topeng.... sy sudah
taubat kepada Allah, tp hati saya tidak tenang. Mohon bimbinganya.
SAlaam
MM
[Non-text portions of this message have been removed]
Menuju Ahli Dzikir, Ahli Fikir, dan Ahli Ikhtiar
===================================================
website: http://dtjakarta.or.id/
===================================================
Change settings via the Web (Yahoo! ID required)
Change settings via email: Switch delivery to Daily Digest | Switch format to Traditional
Visit Your Group | Yahoo! Groups Terms of Use | Unsubscribe
__,_._,___
Tidak ada komentar:
Posting Komentar