Messages In This Digest (25 Messages)
- 1a.
- [Catcil] Selalu Ada.. From: abdul azis
- 1b.
- Re: [Catcil] Selalu Ada.. From: ukhti hazimah
- 1c.
- Re: [Catcil] Selalu Ada.. From: abdul azis
- 1d.
- Re: [Catcil] Selalu Ada.. From: hariyanty thahir
- 1e.
- Re: [Catcil] Selalu Ada.. From: abdul azis
- 2a.
- Re: (Humor) WARNET APA PENITIPAN ANAK, BANG! From: Mimin
- 2b.
- Re: (Humor) WARNET APA PENITIPAN ANAK, BANG! From: hariyanty thahir
- 3a.
- Re: (Ngaku Eska for Milad ke-3) Di SK aku belajar mencintai! From: Mimin
- 4.
- [Rampai] Pengatur Lalu Lintas From: deesiey
- 5.
- [Cerpen] Dan Angin pun Berhembus From: radinal88
- 6a.
- (Resensi Novel Anak) : ALISKA DAN SERBUK AJAIB From: candy_hepi
- 6b.
- Re: (Resensi Novel Anak) : ALISKA DAN SERBUK AJAIB From: ukhti hazimah
- 6c.
- Re: (Resensi Novel Anak) : ALISKA DAN SERBUK AJAIB From: patisayang
- 7.
- [Ngaku Eska] 12 jam lagi :D From: novi_ningsih
- 8.
- [Ngaku Eska for Milad ke-3] inspirasi kolam ikan From: rina to
- 9.
- (catcil) Kebahagiaan dipagi hari From: agussyafii
- 10.
- (cuap-cuap) LAGI MO NYARI REZEKI NIH From: bujang kumbang
- 11.
- (catcil) Air Mata Penyesalan From: agussyafii
- 12a.
- (Ngaku Eska for Milad ke-3) Hooiiy..Aku Masih Tercatat Siswa di Sini From: Hamasah
- 12b.
- Re: (Ngaku Eska for Milad ke-3) Hooiiy..Aku Masih Tercatat Siswa di From: novi_ningsih
- 13.
- CERPEN: PERADABAN BARU From: Uncle_vant
- 14.
- [MAKLUMAT] Pendaftaran MILAD SK Ke-III, doorprize dan persahabatan m From: Nia Robie'
- 15.
- [NGaku Eska 4 milad ke-3] AYO SEKOLAH!!! From: novi khansa'
- 16.
- (Coming Soon) Novel Anak Melacak Penulis Misterius! From: d r
- 17.
- [Ngaku Eska for Milad ke-3] SK Sebuah Aliran Kepercayaan From: Nia Robie'
Messages
- 1a.
-
[Catcil] Selalu Ada..
Posted by: "abdul azis" abdul_azis80@yahoo.com abdul_azis80
Thu Jul 9, 2009 7:14 pm (PDT)
Selalu ada tempat berbenah bila kita keliru;
selalu ada ruang untuk mengerti bila kita tidak tau;
selalu ada kesempatan bila kita mau berusaha;
Selalu ada Ampunan jika kita mau bertobat;
Selalu dan selalu…Akan banyak nikmatNya tanpa kita sadari…
Semangat, memberi kita energi keberlangsungan;
Sikap arif dan bijak member kita kendali keseimbangan;
(sumber : teman chat dengan sedikit tambahan)
===================== ====
abdulazis.com, tanpa
kita sadari, dan tanpa juga kita minta, tuhan senantiasa memberikan apa
yang kita butuhkan, dari mulai diberinya ijin kelopak mata kita terbuka
pada bangun dipagi hari, oksigen yang secara gratis kita hirup…semuanya
GRATIIISS…
Namun, saat kita berbuat khilaf, sepertinya kita lupa semua hal itu, lupa atau sengaja melupakan? Wallahu a'lam…
Namun…
Selalu ada tempat berbenah bila kita keliru;
Banyak hal yang kemudian tidak kita pahami di dunia ini, Namun,
terkadang kita selalu 'merasa', sehingga timbullah penyakit 'SOK TAU'
padahal, Imam Ghazali pernah berucap : 'TIDAK TAHU adalah SETENGAH DARI
ILMU'. Kemuliaan seseorang berasal dari sejauh mana dia mau terus dan
terus untuk mengerti dan mengerti.
Karena…
Selalu ada ruang untuk mengerti bila kita tidak tau;
Gagal merupakan sunnatullah, dan berusahalah untuk menilai GAGAL itu
sebagai suatu yang POSITIF, karena ALLAH SWT, senantiasa melihat proses
dan proses. Menjadi baik itu bagus, namun berusaha untuk menjadi baik
itu lebih bagus. Jangan pernah bilang tidak ada waktu, karena pada
dasarnya, jatah waktu setiap orang itu sama, 24 Jam satu hari.
Pertanyaannya adalah…'Sudahkah kita memaksimalkan kesempatan yang
diberikan?'
Padahal…
Selalu ada kesempatan bila kita mau berusaha;
Tidak ada manusia yang benar-benar bersih dari dosa, kecuali Nabi
dan Rasulullah tentunya. Dan Allah SWT (tuhan pemilik alam semesta)
sangat membuka pintu ampunannya, bagi siapa saja yang mau mengakui
kesalahannya dan tidak mengulangi khilaf-khilafnya.
Karena…
Selalu ada Ampunan jika kita mau bertobat;
Selalu dan selalu…Akan banyak nikmatNya tanpa kita sadari…
dan dua syarat, manusia yang akan dirindukan SYURGA : Manusia yang Senantiasa BERSABAR dan BERSYUKUR.
Selatan Jakarta, 16 Rajab 1430 H
Sehari setelah pilpres…Beberapa hari menuju Milad SK
~Seorang ayah perindu syurga~
~ Jangan Mati Sebelum Berarti, Berbuatlah Yang Terbaik, Karena Hidup Hanya Sekali ~
Abdul Azis, S.Pd
Direktur Eksekutif Salman Institute
PT JARING DATA INTERAKTIF
Wisma Kodel 2nd fl.
Jl. H.R. Rasuna Said Kav. B4,
Jakarta 12920, Indonesia
e.mail : azis@qchannel.tv
Ph. +6221-5222339 | Fax. +6221-5276303 | www.qchannel.tv | www.swara.tv
www.cahayarumah.multiply. com
www.abdulazis.com
YM. abdul_azis80
- 1b.
-
Re: [Catcil] Selalu Ada..
Posted by: "ukhti hazimah" ukhtihazimah@yahoo.com ukhtihazimah
Thu Jul 9, 2009 10:12 pm (PDT)
wow...dari sebuah kutipan bisa menjadi tulisan yang bermanfaat. Mantap!
Selalu ada ruang, tempat, kesempatan dan Ampunan untuk terus berbenah diri ^^
TFS Pak Azis
:sinta:
"Keindahan selalu hadir saat manusia berpikir positif"
BloG aKu & buKu
http://jendelakumenatapdunia. blogspot. com
BloG RaMe-RaMe
http://sinthionk.multiply. com
BloG PenGuMPuL CataTaN
http://sinthionk.rezaervani. com
YM : SINTHIONK
--- On Fri, 7/10/09, abdul azis <abdul_azis80@yahoo.com > wrote:
From: abdul azis <abdul_azis80@yahoo.com >
Subject: [sekolah-kehidupan] [Catcil] Selalu Ada..
To: sekolah-kehidupan@yahoogroups. com
Date: Friday, July 10, 2009, 2:14 AM
Selalu ada tempat berbenah bila kita keliru;
selalu ada ruang untuk mengerti bila kita tidak tau;
selalu ada kesempatan bila kita mau berusaha;
Selalu ada Ampunan jika kita mau bertobat;
Selalu dan selalu…Akan banyak nikmatNya tanpa kita sadari…
Semangat, memberi kita energi keberlangsungan;
Sikap arif dan bijak member kita kendali keseimbangan;
- 1c.
-
Re: [Catcil] Selalu Ada..
Posted by: "abdul azis" abdul_azis80@yahoo.com abdul_azis80
Fri Jul 10, 2009 12:39 am (PDT)
Selalu ada ruang nasehat di diri saya dari mba Sinta
Makasih mba...
Hanya Goresan Pena
www.abdulazis.com
--- In sekolah-kehidupan@yahoogroups. , ukhti hazimah <ukhtihazimah@com ...> wrote:
>
> wow...dari sebuah kutipan bisa menjadi tulisan yang bermanfaat. Mantap!
>
> Selalu ada ruang, tempat, kesempatan dan Ampunan untuk terus berbenah diri ^^
>
> TFS Pak Azis
> :sinta:
>
> "Keindahan selalu hadir saat manusia berpikir positif"
>
> BloG aKu & buKu
> http://jendelakumenatapdunia. blogspot. com
>
> BloG RaMe-RaMe
> http://sinthionk.multiply. com
>
> BloG PenGuMPuL CataTaN
> http://sinthionk.rezaervani. com
>
> YM : SINTHIONK
>
>
>
> --- On Fri, 7/10/09, abdul azis <abdul_azis80@...> wrote:
>
> From: abdul azis <abdul_azis80@...>
> Subject: [sekolah-kehidupan] [Catcil] Selalu Ada..
> To: sekolah-kehidupan@yahoogroups. com
> Date: Friday, July 10, 2009, 2:14 AM
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
> Selalu ada tempat berbenah bila kita keliru;
>
> selalu ada ruang untuk mengerti bila kita tidak tau;
>
> selalu ada kesempatan bila kita mau berusaha;
>
> Selalu ada Ampunan jika kita mau bertobat;
>
> Selalu dan selaluâ¦Akan banyak nikmatNya tanpa kita sadariâ¦
> Semangat, memberi kita energi keberlangsungan;
>
> Sikap arif dan bijak member kita kendali keseimbangan;
>
- 1d.
-
Re: [Catcil] Selalu Ada..
Posted by: "hariyanty thahir" anty_th@yahoo.com anty_th
Fri Jul 10, 2009 1:26 am (PDT)
indah
menggugah
^_^
thanx bro
salam
anty
- 1e.
-
Re: [Catcil] Selalu Ada..
Posted by: "abdul azis" abdul_azis80@yahoo.com abdul_azis80
Fri Jul 10, 2009 2:03 am (PDT)
Selalu ada do'a untuk saudaraku di Medan...
Jangan pernah bosan mendo'akan saya juga ya mba...
"Hanya Goresan Pena"
www.abdulazis.com
--- In sekolah-kehidupan@yahoogroups. , "hariyanty thahir" <anty_th@...com > wrote:
>
> indah
> menggugah
> ^_^
>
> thanx bro
>
> salam
> anty
>
- 2a.
-
Re: (Humor) WARNET APA PENITIPAN ANAK, BANG!
Posted by: "Mimin" minehaway@gmail.com mine_haway
Thu Jul 9, 2009 8:58 pm (PDT)
2009/7/8 Andri Pranolo <apranolo@gmail.com >
> Kliatanna om mereka juga perlu di fasilitasi, barangkali sahabat SK atau
> Om Arjun punya kenalan untuk buka warnet khusus yang sehat buat anak-anak?
>
Saya sepakat dengan buka warnet khusus anak, dengan internet controller bisa
bantu pengaturannya.
Tapi masalahnya apa ya pasti laku, mereka mau.
Ya kalo tujuannya cuman ngegame, kalo punya tujuan lain saya yakin akan
memilih warnet umum.
Saya merasa bangga pada anak dibawah umur yang sudah jadi blogger
berpenghasilan.
Tapi kalau kemajuan teknologi disalahgunakan, ya miris sekali.
Tentunya pengawasan dari keluarga jauh lebih penting dari sekedar buka
warnet khusus.
Atau kerjasama dengan penjaga warnet, jika ada anak dibawah umur sebaiknya
disediakan komputer khusus. Kalau penjaga/pemilik warnet suruh melarang ya
mereka jadi rugi dong, gak dapat penghasilan.
Tapi dengan penyediaan tempat khusus bagai mereka, saya rasa OK juga.
--
http://minesweet.co.cc
YM : mine_haway
- 2b.
-
Re: (Humor) WARNET APA PENITIPAN ANAK, BANG!
Posted by: "hariyanty thahir" anty_th@yahoo.com anty_th
Thu Jul 9, 2009 9:18 pm (PDT)
Saya pernah ke Warnet di Padang, SUMBAR. Warnet yang di tata se asri mungkin ini dilengkapi dengan CCTV dan tulisan peraturan di warnet itu.
Bahkan ketika sholat Jumat, laki - laki yang masih ada di sana akan di "usir" untuk melaksanakan kewajiban pekanan nya.
Betah banget deh disana.
Ini semua kembali kepada moralitas kita memang
smoga kita bisa mulai suatu hal yang baik dari hal - hal kecil seperti ini
thanx for sharing bro
salam
anty
- 3a.
-
Re: (Ngaku Eska for Milad ke-3) Di SK aku belajar mencintai!
Posted by: "Mimin" minehaway@gmail.com mine_haway
Thu Jul 9, 2009 8:58 pm (PDT)
Memang keluarga jadi prioritas utama Mbak.
Tapi keinginan menulis hendaknya juga disalurkan. Ya melalui milis SK ini.
Saya juga belum ada kontribusi untuk SK, tapi kalau untuk sekedar belajar
mencintai ya Let's try.
--
http://minesweet.co.cc
YM : mine_haway
- 4.
-
[Rampai] Pengatur Lalu Lintas
Posted by: "deesiey" deesiey@gmail.com deesiey
Thu Jul 9, 2009 8:59 pm (PDT)
malam itu sama seperti malam malam biasa
sisi jalan selalu ramai dengan transaksi
lampu merah kuning hijau masih menghiasi sepanjang waktu
bahkan saat bulan belum mencapai titik tertingginya
namun malam itu dia mewarnai malamku
sesaat sesudah ku melangkah dari pintu kemewahan
dan menikmati pikuk pinggir jalan dan lampu merah
sosoknya tertangkap mataku
pikuk klakson dan teriakan parau bergema
bertempur dengan lampu proyek yang berkilauan
tangan rentanya terus menggapai
bukan untuk meminta
melainkan untuk bekerja
walau hanya sekedar mengatur lintasan aspal
sesekali ia menoleh dan memerintahkan
agar supir supir keras kepala itu untuk sedikit lebih tidak egois
memberikan jalan untuk mobil di belakangnya
ia hanya seorang pengatur lalu lintas biasa
tapi hidupnya sungguh luar biasa
karna kaki yang terpotongpun tak membuatnya gentar
demi sebuah kata...
MASA DEPAN
July 09, 2009
teruntuk dia yang begitu indah di persimpangan palmerah
--
http://sampiran.blogspot. com/
Hidup sekali pakai - Nugroho N
- 5.
-
[Cerpen] Dan Angin pun Berhembus
Posted by: "radinal88" radinal88@yahoo.co.id radinal88
Thu Jul 9, 2009 8:59 pm (PDT)
http://kumpulan-q.blogspot. com
Sungguh! Jika bukan kau yang menceritakan perihal ini, aku takkan bisa memaafkan apa yang telah terjadi. Aku, sebagai orang yang paling berhak untuk hadir pada saat itu, tak dikabari sama sekali. Bagaikan tak ada sangkut pautnya, kalian semua melupakanku dan membiarkanku bertanya-tanya dalam kesunyian yang amat dalam. Apakah memang selama ini aku tidak berguna? Sehingga kehadiranku tidak berguna lagi disaat-saat paling krusial dalam dirinya?
Tapi, karena kau telah menceritakan apa yang telah terjadi sesungguhnya, tak apalah. Yang lalu takkan dapat dipanggil lagi. Waktu telah berganti bulan dan kini mendekati tahun. Peristiwa itu, biarlah, menjadi kenangan terpedih dalam hati ini. Sementara kau? Janganlah kau meninggalkanku sendiri menyusul dirinya yang telah tiada. Tunggulah aku melaksanakan apa yang telah menjadi harapanmu. Aku tak mau lagi mengecewakanmu dan tentunya pula, dirinya!
***
Bus melaju kencang. Meninggalkan terminal nan ramai dan sesak oleh bus-bus lainnya. Beberapa calon penumpang sepertinya bingung memilih bus yang akan mereka tumpangi. Terlihat juga beberapa orang calo mendekati mereka menawarkan lembaran-lembaran karcis yang tentunya lebih mahal dari harga aslinya. Ada juga pengamen yang mendendangkan lagu dengan suara seadanya sehingga terdengar bagaikan kaset lama yang sudah kusut dan tak layak jual lagi. Terminal, begitu ramai dan sesak.
Sementara di sebuah bus yang telah melaju kencang, aku terpukau melihat pemandangan sawah yang terlentang luas menghijau. Ada sekat yang memisahkan petak-petak sawah tersebut. Diantara sekat itu ada orang-orangan sawah yang melambai-lambai dengan sebuah topi yang hampir terjatuh. Beburungan terbang kesana kemari diatas pepadian nan hijau tumbuh subur.
"Hati-hati di Surabaya. Jangan terlalu sering memainkan HP waktu berjalan. Bahaya!" ujar ibu mengingatkanku ketika akan meninggalkan Medan. Nasihat itu berulang kali disampaikan mengingat kegemaranku memainkan game yang ada di handphone baruku itu. Dimana saja dan dalam kondisi apapun, jemari tanganku tak henti-hentinya menekan tuts-tuts HP untuk mengisi angka-angka dalam game `sudoku'.
"Disana belajar baik-baik. Jangan terlalu banyak bermain. Jaga-jaga sikapmu dalam bergaul!" Ayah menambahkan. Tidak seperti kebanyakan orang Medan, yang berdialek dengan logat batak setiap bertutur, dikeluargaku Bahasa Indonesia tetaplah yang nomor satu. Tidak heran kemudian, tutur bahasa yang keluar dari ibu, ayah dan juga diriku, sangat jauh dari tataran bahasa batak.
Kini, aku telah meninggalkan mereka untuk menempuh pendidikan strata I di IAIN Sunan Ampel Surabaya. Setelah melewati berbagai test, akhirnya aku terpilih menjadi salah satu santri yang mewakili pesantrenku untuk menempuh pendidikan dengan beasiswa penuh. Tentunya dengan perincian uang kuliah, buku, kegiatan, asrama, dan juga uang saku per bulannya. Aku sadar, ini bukanlah kesuksesan yang sesungguhnya. Namun ini adalah awal dari proses panjang menuju kesuksesan.
Ditengah perjalanan, aku mulai bosan dengan situasi yang ada. Disampingku, sedang tertidur seorang bapak-bapak yang berkulit hitam, berkumis dan berbadan gemuk. Ia tertidur dengan sebuah topi yang menutupi mukanya. Ingin rasanya aku tidur sebagaimana dirinya, namun mataku tetap terbuka dan tak mau diajak kompromi. Berulang kali aku berganti posisi. Terkadang kakiku kunaikkan keatas didepan dadaku dan kusekap dengan kedua tangan, mata tak jua mengantuk. Ku selonjorkan kakiku, mata tetap terbuka. Ku rebahkan kepalaku kedinding bus, malah kepalaku yang terantuk ketika bus tersebut berbelok atau melewati jalan yang berlubang. Aku tetap tidak bisa tertidur.
Ku keluarkan HP ku. Aku berharap ada sms yang masuk. Ada dua. Kedua-duanya dari temanku di pesantren dulu. Mereka mengucapkan selamat jalan untukku. Semoga selamat sampai tujuan, sehat walafiat dan juga kebaikan-kebaikan lainnya. Membaca pesan singkat mereka, membawa ingatanku pada wajah-wajah mereka dulu, ketika masih di pesantren.
Bus terus melaju. Jari-jari tanganku masih asyik menekan deretan huruf membalas sms temanku. Setelah membalas sms tersebut, kulanjutkan dengan permainan Sudoku. Kuberharap, dengan permainan ini, aku bisa menghilangkan kebosanan. Atau mengantuk dan selanjutnya tertidur pulas hingga sampai ke Surabaya.
***
Aku terbangun. Jeritan seorang kernet bus yang menyuruh makan mengusir semua mimpi-mimpiku selama di perjalanan. Aku tak tahu kenapa tiba-tiba aku bisa tertidur pulas dan akhirnya, tanpa terasa, kini telah melewati setengah perjalanan. Dua hari lagi, aku akan sampai ke Surabaya, tempatku menempuh kuliah.
Masih dengan perasaan malas, aku berdiri dari tempat dudukku. Merentangkan kedua belah tangan yang selanjutnya kupakai untuk menepuk kedua belah pantatku yang terasa panas setelah berjam-jam duduk.
"Alhamdulillah! Dah sampai jambi!" ucapku dalam hati.
Jauh dari tempatku berada, seorang lelaki terlihat sedang menahan kesakitan yang ada di belahan jantungnya. Berkali-kali ia berusaha menekan di tempat berdetaknya jantung agar sakit yang terasa menghilang. Namun apa ayal, rasa sakit itu kembali datang dan menghampirinya.
"Pak! Kenapa Pak?"
***
Bus kembali berlari kencang setelah berhenti beberapa saat. Aku kembali duduk. Demikian pula lelaki yang duduk di sampingku. Setelah berbicara beberapa saat, aku mengetahui bahwa ia akan turun beberapa saat lagi. Ia bekerja sebagai buruh di salah satu perusahaan daerah tersebut. Namun setelah itu, seakan tidak sadar, aku tidak mengetahui apa-apa lagi.
Bus berhenti. Aku tersentak. Lelaki yang duduk disampingku berdiri, meninggalkan tempatnya. Sejenak, ia tersenyum melihatku. Kulihat, ia berjalan terburu-buru menuju bagian belakang bus. Turun.
"HP ku mana?" ucapku dalam hati.
*2 Tahun Kemudian*
Pandanganku terpusat pada tumpukan tanah yang menggunung. Di setiap
ujungnya dua batu nisan berdiri. Dan disampingku, kau menangis. Kau menepuk-nepuk pundakku.
"Ayah meninggal tiga hari setelah kamu pergi, Ibu telah berusaha menghubungimu, tapi HP mu tidak aktif sama sekali. Ibu bingung mau kemana menghubungimu, Nak!" Ucapmu dan beberapa tetes air mengalir dari mataku. "Ibu bukannya tidak ingin menghubungimu. Namun itulah yang terjadi!" dan angin pun berhembus kencang mengiringi tangisku dan tangismu.
Radinal Mukhtar Harahap
http://kumpulan-q.blogspot. com
- 6a.
-
(Resensi Novel Anak) : ALISKA DAN SERBUK AJAIB
Posted by: "candy_hepi" candy_hepi@yahoo.com candy_hepi
Thu Jul 9, 2009 9:43 pm (PDT)
dari : http://masfathin.multiply. com/reviews/ item/139/ 139?replies_ read=8
===================== ======
Aliska dan Serbuk Ajaib (2009)
Penulis : Dewi Cendika
Penyunting : Dadan R dan Hendra W
Ilustrasi Isi : Agus Willy
Desain Kaver : Iwan Y
Penerbit : DAR! Mizan
ISBN : 978-979-066-053-3
Harga : Di Gramedia PS Rp.21.000
104 Hal , Cetakan Pertama, Juni 2009
===================== ======
..:: "Tapi, persahabatan ini harus tetap dijaga. Selalu di hati," ::..
Celoteh Oma Saski, Hal. 97
Sedikit Berceloteh
Ini buku Mbak Dewi aka Mbak Ichen pertama yang aku baca. Ketika ngecek di
database gramedia, ternyata banyak banget bukunya Mbak Ichen. *salut* tapi
stoknya kosong *salut part 2* untung aja Aliska dan Serbuk Ajaib ini masih ada.
*horey* dan... stoknya tinggal 10 aja. Dari awal udah tertarik dengan novel anak
ini. Kenapa? Karena harganya bersahabat xixi. Kedua, karena judulnya yang sangat
menarik itu. Jujur aku jadi ingat Kelas Ajaib-nya Bhai :)
Tentang Aliska dan Serbuk Ajaib -
Aliska tidak sengaja bertemu Saski di dalam taksi (di Palembang, angkot memang
disebut taksi) gara-garanya Aliska mengeluarkan pensil lucu untuk kado adiknya,
Rani. Dari sebuah pensil, lantas terciptalah sebuah obrolan menyenangkan di
antara mereka. Saski orang yang menyenangkan, ia pendatang baru di Palembang.
Saski juga baik, karena ia mengongkosi Aliska tanpa diminta.
Aliska takjub dengan perkenalan 'ajaib' mereka. Aliska tak kalah terkejut
ternyata mereka satu sekolah. Yup, Saski murid baru di kelas mereka. Secara
kebetulan, Vina teman sebangku Aliska, hari itu memilih pindah duduk bersama
Devi. Jadilah Saski dan Aliska duduk sebangku dan akhirnya bersahabat. Mereka
bersahabat berempat, ada Audy dan Qila pula di sana.
Mereka berempat banyak memiliki kesamaan hobi, termasuk menulis buku harian.
Suatu hari, buku harian Audy hilang. Setelah dicari ternyata buku harian itu di
temukan di dalam tas Saski. Devi berulang kali memojokkan Saski. Audy tak kalah
sedih ketika mengetahui yang mengambil buku hariannya adalah Saski. Namun,
Aliska tidak percaya Saski yang mengambil buku harian Audy. Untung saja mereka
mempunyai serbuk ajaib. Dengan bantuan serbuk ajaib akhirnya pelaku sebenarnya
yang mengambil buku harian Audy ketahuan.
Sebuah novel anak yang menyenangkan. Jangan terkecoh dengan judulnya yang berbau
dongeng. Karena novel anak ini pure bacaan anak yang gak ada unsur gak masuk
akalnya di sana. Kekurangannya, karena settingnya di Palembang *horeeey* Mbak
Ichen kurang mengeksplore bagian ini. Aku sih berharap ada suatu momen mereka
berempat jalan-jalan ke tempat wisata di Palembang (yang sebetulnya berpuat di
BKB Benteng Kuto Besak - doang), apalagi Saski anak baru di Palembang. Tentu
lebih asyik, kan bisa sekalian mempromosikan Palembang xixixi :) *aku jadi ada
ide buat novel anak juga ini :p hehehehe* Oh ya, juga soal serbuk ajaib, mungkin
lebih enak kalau diceritakan asal-usul serbuk ajaib tersebut, agar teman-teman
di kelas lebih percaya.
Namun terlepas dari itu semua, Aliska dan Serbuk Ajaib adalah novel anak yang
keren. Mengajarkan anak-anak akan pentingnya persahabatan dan rasa percaya satu
sama lain.
I Think
Sayang anak...sayang anak... sayang ponakan...sayang ponakan.... sayang cucu....
sayang cucu....
Isi : * * * *
Diksi : * * *
Kaver : * * * *
Fisik buku : * * * *
Keseluruhan : * * * *
Skor ala Yayan : B
Kaver dari Sini
- 6b.
-
Re: (Resensi Novel Anak) : ALISKA DAN SERBUK AJAIB
Posted by: "ukhti hazimah" ukhtihazimah@yahoo.com ukhtihazimah
Thu Jul 9, 2009 10:05 pm (PDT)
sepertinya aku kenal banget, ma itu blog huehehehe...
reviewnya menarik, memang sempat terpikir kalau buku ini adalah buku dongeng karena ada unsur ajaib-nya. Ternyata...telah disangkal dengan baik ma Mr. Fathin.
Sukses Mbak Ichen!! Gak ikutan milad SK :P
TFS
:sinta:
"Keindahan selalu hadir saat manusia berpikir positif"
BloG aKu & buKu
http://jendelakumenatapdunia. blogspot. com
BloG RaMe-RaMe
http://sinthionk.multiply. com
BloG PenGuMPuL CataTaN
http://sinthionk.rezaervani. com
YM : SINTHIONK
--- On Fri, 7/10/09, candy_hepi <candy_hepi@yahoo.com > wrote:
From: candy_hepi <candy_hepi@yahoo.com >
Subject: [sekolah-kehidupan] (Resensi Novel Anak) : ALISKA DAN SERBUK AJAIB
To: sekolah-kehidupan@yahoogroups. com
Date: Friday, July 10, 2009, 4:42 AM
dari : http://masfathin. multiply. com/reviews/ item/139/ 139?replies_ read=8
============ ========= ======
Aliska dan Serbuk Ajaib (2009)
Penulis : Dewi Cendika
Penyunting : Dadan R dan Hendra W
Ilustrasi Isi : Agus Willy
Desain Kaver : Iwan Y
Penerbit : DAR! Mizan
ISBN : 978-979-066- 053-3
Harga : Di Gramedia PS Rp.21.000
104 Hal , Cetakan Pertama, Juni 2009
============ ========= ======
..:: "Tapi, persahabatan ini harus tetap dijaga. Selalu di hati," ::..
Celoteh Oma Saski, Hal. 97
- 6c.
-
Re: (Resensi Novel Anak) : ALISKA DAN SERBUK AJAIB
Posted by: "patisayang" patisayang@yahoo.com patisayang
Fri Jul 10, 2009 4:38 am (PDT)
Iya. Yang sayang anak boleh beli buku ini. Yang mau nyoba bikin novel aja juga bisa beli buku ini. :)
Semoga tambah sukses Say! Kapan ya buku duet kita lahir? :(
salam,
Indar
--- In sekolah-kehidupan@yahoogroups. , "candy_hepi" <candy_hepi@com ...> wrote:
>
>
>
>
> Sayang anak...sayang anak... sayang ponakan...sayang ponakan.... sayang cucu....
> sayang cucu....
>
> Isi : * * * *
> Diksi : * * *
> Kaver : * * * *
> Fisik buku : * * * *
> Keseluruhan : * * * *
> Skor ala Yayan : B
>
> Kaver dari Sini
>
- 7.
-
[Ngaku Eska] 12 jam lagi :D
Posted by: "novi_ningsih" novi_ningsih@yahoo.com novi_ningsih
Thu Jul 9, 2009 10:03 pm (PDT)
Assalamu'alaykum
Selamat pagi, siang, sore dan malam...
Aturan Main Buat Kamu yang Ngaku Sahabat Eska
Tulis segalah hal tentang Eska Bisa tentang:
- kopdar pertama sesama Sahabat Eska
- jalan-jalan ala sahabat Eska
- jadi pengurus atau moderator Eska
- ketemu jodoh di Eska
- menang lomba di Eska...
- merasa terinspirasi
dengan tulisan di Eska...
- dan banyak lagi...
Apa aja, deh! kamu-kamu yang biasanya hanya baca tulisan Eska atau yang baru duduk di bangku Eska , ditunggu tulisannya! Apalagi buat para sesepuh Eska, ditunggu banget tulisannya
Syaratnya gampang aja, tuh
- terdaftar di eska
- tulisan maksimal 2 halaman A4
- tulisan diterima sejak 15 Juni-10 Juli
- dikirim ke milis: sekolah-kehidupan@yahoogroups. dan cc ke antologi.penerbitancom @ - satu orang maksimal mengirimkan dua tulisan
- pada tulisan yang dikirimkan memakai label [Ngaku Eska for Milad ke-3]
Juri: Mas Nursalam AR dan Mbak Indarwati
Selain itu akan ada voting untuk pemilihan tulisan favorit, lhooooooooBagi yang terpilih dan terfavorit akan mendapatkan bingkisan dari Mp Toys dan Buku-buku keren dari Rinurbad
Tulisan tersebut akan dibacakan pada milad Eska yang ke-3 pada 18 - 19 Juli (pantau terus infonya di milis )
Novi Khansa
(salah satu) panitia milad Eska
JELANG MILAD ESKA
Ikutan Donasi buku, yukkk :)
http://akunovi.multiply. com/journal/ item/1082
Ikutan lomba nulis tentang Eska, yuuk :)
http://akunovi.multiply. com/journal/ item/1081/ Aturan_Main_ Buat_Kamu_ yang_Ngaku_ Eska-ers
novi_khansa'kreatif
~Graphic Design 4 Publishing~
YM : novi_ningsih
http://akunovi.multiply. com
http://novikhansa.wordpress. com/
- 8.
-
[Ngaku Eska for Milad ke-3] inspirasi kolam ikan
Posted by: "rina to" rina_fam@yahoo.com rina_fam
Thu Jul 9, 2009 10:07 pm (PDT)
Inspirasi Kolam Ikan
Saya tertegun melihat sejumlah angka yang tertera di layar atm. Kok tinggal segini? Aduh, ini kan baru minggu kedua. Gajian masih dua minggu lagi. susu si kecil, arisan rt, ongkos ke kantor, makan sehari-hari....saya menghitung sejumlah angka di kepala. Duh, kok minus?Setelah mengeluarkan kartu atm saya keluar, pikiran saya masih bergelut dengan angka-angka. Perasaan gak masuk akal uangku tinggal segini. Padahal pemasukan saya bulan ini bisa dibilang besar karena ada lemburan. Saya Mengingat-ngingat, dipos mana pengeluaran terbesar saya? Ehm, beberapa hari lalu memang ada pengeluaran mendesak cukup besar. Kalau diingat-ingat, kok hampir setiap bulan ada saja kebutuhan tak terduga. Imbasnya, hampir setiap bulan ngepas kalau gak minus.
Langkah saya masih terasa lemas. Hati mulai mengeluh. Ini nasib atau rejekinya memang segini? Tapi masa iya, rejeki saya segini? Kok bisa ya orang lain, entah saudara atau teman atau tetangga bisa berkecukupan bahkan berlebih. Atau karena rejeki saya gak berkah, sehingga selalu merasa kurang bahkan kerap kurang? Karena jika dilihat dari jumlahnya, penghasilan saya dan suami besar. Tapi masa gak berkah. Kami sama-sama bekerja delapan jam sehari di sebuah perusahaan asing yang berbeda, yang artinya jam kerja kami efektif. Setiap rupiah yang kami terima setiap bulan adalah buah dari keringat kami. Zakat penghasilan kami bayar, ngasih orang tua rutin, bantu adik rutin, bahkan bantu saudara.
Atau karena terlalu banyaknya bantuan yang kami berikan? Kadang hati saya mengiakan. Tapi sisi hati yang lain, gak percaya kalau ini penyebabnya. Bukankah Allah telah menjamin jika rejeki tak akan berkurang dengan berzakat, bersedekah atau memberi.
Pikiran-pikiran menggangu itu kerap datang dan pergi, terutama saat tengah bulan..he..he...pikiran yang wajar bukan? Makin kerasa rasanya jadi istri yang merangkap manager keuangan keluarga.
Sampai suatu hari, beberapa hari setelah bergabung dengan milis sekolah-kehidupan, saya menemukan sebuah tulisan. Tapi saya lupa judul tulisannya apalagi penulisnya. Saya yakin banyak sahabat eska yang membaca juga tulisan itu. Saya sudah coba men search nya di yahoogroups nya sekolah- kehidupan tapi gak muncul, mungkin kata yang saya search tidak cocok.
Untuk mengingatkan, saya akan sedikit ceritakan dengan singkat. Dalam kunjungan ke rumah saudaranya, penulis memancing iakn di rumah saudaranya itu tapi setelah beberapa saat menunggu, tak seekor ikan pun nyangkut di mata kail pancingannya. Lalu datang bapaknya, memberi trik cara memancing. Penulis langsung menerapkannya dan tak lama kemudian seekor ikan nyangkut di mata kail pancingannya. Kejadian ini membuat penulis terinspirasi membuat analogi rejeki dan kolam ikan. Rejeki dari Tuhan diibaratkan dalam bentuk ikan dan setiap orang sudah mendapatkan satu kolam ikan. Artinya rejeki setiap orang sudah di atur dan tidak akan tertukar. Sebagai muslim, saya meyakini bahwa rejeki seperti halnya jodoh dan kematian, sudah di tentukan Allah swt. Dan seberapa banyak ikan (rejeki) itu kita dapat tergantung kepandaian dan usaha kita untuk mendapatkannya.
Jawaban luar biasa untuk pertanyaan saya selama ini. Bukan soal nasib atau rejeki nya 'hanya segini', tapi belum pandai dan kurang kerasnya usaha saya untuk mendapatkan ikan-ikan itu.
Terima kasih kepada penulis kolom ikan yang artikelnya memberi saya pencerahan.
Love,
Rina S
www.momsbooksclub.blogspot. com
www.bundakreatif.com
- 9.
-
(catcil) Kebahagiaan dipagi hari
Posted by: "agussyafii" agussyafii@yahoo.com agussyafii
Fri Jul 10, 2009 1:23 am (PDT)
(catcil) Kebahagiaan dipagi hari
By: agussyafii
Setiap saat menatap matahari pagi saya selalu mengucapkan syukur alhamdulillah, begitu banyak karunia Alloh SWT yang dilimpahkan untuk kami sekeluarga, untuk teman-teman, untuk para sahabat yang tiada henti saling mendoakan kesehatan, rizki dan kebahagiaan. Doa itu bagaikan matahari pagi yang menebarkan sinarnya keseluruh makhluk dimuka bumi tanpa memilih, terasa hangat dan damai dihati.
demikian halnya kemaren ada seorang teman yang mengabarkan kebahagiaan telah menemukan jodohnya dan akan menikah tiga bulan lagi setelah lama pada sebuah penantian. Demikian juga seorang ibu begitu bahagianya mengabarkan kepada saya bahwa Allah SWT berkenan menitipkan amanah sang buah hati yang telah lama menanti tanpa terasa airmata saya menetes mendengar kabar bahagia dari teman-teman semua, sebab kebahagiaannya juga kebahagiaan untuk saya dan keluarga saya.
Ikatan batin begitu kuat. Ikatan bagaikan ruang keteduhan untuk berbagi bersama kepada siapapun. Bahkan sahabat yang jauh dimata namun terada dekat dihati kami. Setiap datang kabar dari seorang teman yang sakit, kedukaan menghampiri, kesedihan menyergap. Duka itu terasa hinggap dihati saya. kedukaannya juga hadir sebagai kedukaan bagi saya.
Saya teringat satu sabda Baginda Nabi Muhamad, 'Orang-orang Muslim itu ibarat satu tubuh. apabila matanya marasa sakit, seluruh tubuh ikut merasa sakit. jika kepalanya merasa sakit, seluruh tubuh ikut pula merasakan sakit.(Riwayat Muslim)
Itulah sebabnya saya senantiasa mengajak keluarga dan anak-anak Amalia bersama berdoa memanjatkan kepada Allah SWT memohon agar diberikan kemudahan, kesembuhan dan ketabahan untuk teman-teman yang mengalami masalah, kesulitan, atau sakit.
Sahabat yang terkasih, diujung tulisan ini izinkan saya dipagi hari ini saya memanjatkan doa untuk anda dan keluarga.
'Ya Allah, Ya Tuhan kami, limpahkan kesehatan, rizki dan kebahagiaan untuk siapapun yang membaca tulisan ini. Kabulkanlah doa-doanya, mudahkanlah segala urusannya, dan jauhkanlah dirinya dan keluarganya dari segala marabahaya.' amin ya robbal alamin.
Wassalam,
agussyafii
--
Tulisan ini dalam rangka kampanye program 'Peduli Kasih Amalia (PKA)' Senin, tanggal 20 Juli 2009, di Rumah Amalia. Silahkan bagi teman2 yang berkenan mewaqafkan buku2, Majalah, Komik, Novel, Cerpen,Kaset VCD, CD, DVD ( ISLAMI ),IPTEK,buku Pelajaran, peralatan sekolah, baju layak pakai untuk Program kegiatan Peduli Kasih Amalia (PKA). kirimkan ke Rumah Amalia,Jl. Subagyo Blok ii 1, no.23 Komplek Peruri, RT 001 RW 09, Sudimara Timur, Ciledug. TNG. . Mari dukung pada program 'Peduli Kasih Amalia (PKA)' melalui http://agussyafii.blogspot. http://www.facebookcom, .com/agussyafii atau sms 087 8777 12431
- 10.
-
(cuap-cuap) LAGI MO NYARI REZEKI NIH
Posted by: "bujang kumbang" bujangkumbang@yahoo.co.id bujangkumbang
Fri Jul 10, 2009 4:04 am (PDT)
Assalamualaikum
Wr. Wb.
Salam
Menulis!
Salam Baca!
Semoga
rahmat dan hidayah serta rezeki berlimpah pada Anda semua. Amien. Dengan ini saya
memberitahukan kepada Anda semua bahwa saat ini saya sedang membuka usaha
pelayanan pesanan jual buku dengan menggunakan fasilitas on-line yang saya
lakukan sendiri. (Ya, sekalian ngumpuilin uang sedikit-dikit dari keuntungan
jual buku-buku. Itung-itung buat modal kawin…hehe).
Disini
saya tawarkan berbagai macam judul buku. Baik non fikisi maupun fiksi. Jika
Anda berminat dan ikut membatu saya untuk sekaligus mengentaskan bagi
orang-orang yang malas baca buku diharapkan Anda untuk ikut berpartisipasi dengan
membeli buku-buku yang saya tawarkan. (Nama Judul Buku dan Harga Terlampir
menyusul. Apalagi ada buku baru saya dkk. Penasarankan…hehe).
Saya
menawarkan dengan sistem bisa paket (via pos) serta antar langsung (kalau
rumahnya dekat-dekat Jakarta ya). Anda
tinggal memesan buku apa yang Anda butuhkan minimal 2 buah buku kalau satu abis
di ongkos bus doang!. Cantumkan nama Anda serta tempat tinggal Anda lalu Anda tinggal
mentrasfer uang sesuai dengan buku yang Anda pesan. Bila Anda beli buku
maksimal dua buah buku saya akan memberikan bonus satu buku kisah inspiratif.
Terima
kasih atas partisipasi Anda untuk membantu saya sekaligus mengentaskan bagi
orang-orang yang malas baca buku dan segera sigap untuk selalu membaca buku.
Buku adalah gudang Ilmu. Buku adalah jendela dunia. Bukan begitu? Terima kasih
Minta
doa restu dari Anda semua…..
Sukses
selalu buat Anda semua….
Untuk
keperluan dan pesanan Anda tinggal hubungi alamat dibawah ini:
ANJU Online Bookshop
Jl.Ulujami Raya No.14 Rt.012/04
Ulujami-Pesanggrahan
Jakarta Selatan 12250
Telp/HP
: 021-7379858/0852.875. 80079
Alamat
Rekening : An. Fiyan
No.
Rekening : 0687014536
Cabang : 068 Capem Jkt Cipulir
_____________________ _________ _________ _________ _________ _
Dapatkan alamat Email baru Anda!
Dapatkan nama yang selalu Anda inginkan sebelum diambil orang lain!
http://mail.promotions. yahoo.com/ newdomains/ id/
- 11.
-
(catcil) Air Mata Penyesalan
Posted by: "agussyafii" agussyafii@yahoo.com agussyafii
Fri Jul 10, 2009 5:25 am (PDT)
(catcil) Air Mata Penyesalan
By: agussyafii
Malam itu selepas maghrib ada seorang pemuda mampir ke Rumah Amalia. 'Assalamu'alaikum..' 'Wa'alaikum salam Warahmatullah. .'jawab saya. Tak lama kemudian anak muda memperkenalkan diri. Dia bertutur mendengar suara anak-anak pengajian telah membuat bulu romanya berdiri. Seolah beban terasa berat dipundaknya.
'Saya sejak kecil bapak dan ibu saya meninggal dunia. Saya dididik oleh nenek saya belajar agama namun sejak saya bekerja, saya jauh dari Allah SWT. Hanya mengenal minuman keras dan berbuat maksiat.' katanya, matanya memerah sambil menceritakan kenangan yang indah sewaktu kecil bersama neneknya. 'Ya Allah, Ampunilah hambaMu yang kotor ini, tunjukkanlah aku ke jalan yang Engkau Ridhoi.' katanya lirih, airmatanya nampak bercucuran.
Tanpa berkata-katapun saya merasakan betapa perih hatinya. Siapapun orang yang mendengarkan penuturan yang keluar dari lubuk hati terasa bagai tersayat. Begitupun saya. Anak muda itu begitu menyesali apa yang telah dilakukannya. 'Seolah beban itu berton-ton menindih saya mas.' katanya, matanya terlihat sembab.
Saya terdiam mendengarkan tutur katanya. Merenungkan apa yang telah dikatakannya lalu saya katakan padanya bagus juga bila ada penyesalan berarti masih ditunjukkan oleh Allah SWT pada jalan yang benar. Mendengar yang saya jelaskan wajahnya memerah, terkejut dan akhirnya menjadi lega. 'lantas apa yang harus saya lakukan mas? katanya. Saya menyarankannya untuk pindah kerja yang lama dan memulai pekerjaan baru serta berkumpul dengan orang-orang yang sholeh agar senantiasa bisa saling mengingatkan. Seperti kata pepatah, berkumpul dengan penjual ikan, kita bau amis, berkumpul dengan penjual minyak wangi, kita bau harum.
Malam itu terasa dingin, anak muda itu tiada henti memanjatkan puji syukur kehadirat Ilahi Robbi. Beban yang awalnya terasa berat menjadi ringan. Kehidupan selalu ada pilihan. menjadi bahagia atau menderita, hidup dalam kegelapan atau dalam cahaya, semua adalah pilihan hidup kita.
Wassalam,
agussyafii
--
Tulisan ini dalam rangka kampanye program 'Peduli Kasih Amalia (PKA)' Senin, tanggal 20 Juli 2009, di Rumah Amalia. Silahkan bagi teman2 yang berkenan mewaqafkan buku2, Majalah, Komik, Novel, Cerpen,Kaset VCD, CD, DVD ( ISLAMI),IPTEK,buku Pelajaran, peralatan sekolah, baju layak pakai untuk Program kegiatan Peduli Kasih Amalia (PKA). kirimkan ke Rumah Amalia,Jl. Subagyo Blok ii 1, no.23 Komplek Peruri, RT 001 RW 09, Sudimara Timur, Ciledug. TNG. . Mari dukung pada program 'Peduli Kasih Amalia (PKA)' melalui http://agussyafii. blogspot. http://www.facebookcom, .com/agussyafii atau sms 087 8777 12431
- 12a.
-
(Ngaku Eska for Milad ke-3) Hooiiy..Aku Masih Tercatat Siswa di Sini
Posted by: "Hamasah" widayati_endah@yahoo.com hamasahputri
Fri Jul 10, 2009 6:06 am (PDT)
Dulu, ketika masih lajang dan tinggal di pelosok Bandung, sudut kamar
Hamasah Putri menjadi tempat favoritku belajar jarak jauh di Sekolah
Kehidupan. Ditemani komputer pinjaman teman dan HP jadul untuk modemnya,
dengan status online yang sering terbaca adalah "lambreta tralala". Aku
lebih suka duduk di pojok, dan memerhatikan tingkah teman-teman. Tidak
jarang kutemukan catatan penting dari mereka, dan menyimpannya dengan
baik dalam buku catatan.
Begitu di luar ruangan, aku tidak bisa dikategorikan pendiam. Dengan
mudahnya aku mengakrabi penghuninya. Dulu, sebelum menikah, aku sering
curhat dan menjadi tempat curhat diantara sesama siswa, meski belum
pernah bertatap muka. Maka, hingga kini, tradisi itu masih terus
berkelanjutan, terutama untuk jadi tempat berkeluh kesah. Sstss, jangan
bilang-bilang, ini biasanya membincang para siswa lelaki di Sekolah.
Hari pernikahanku dengan Pangeran, yang juga ternyata siswa Sekolah ini,
membuatku bisa bertatap muka dengan siswa-siswa yang hadir di walimahan
kami. Maka, muka terkejut, menebak, mengingat, siapa saja mereka. Swear,
salut banget mereka sanggup datang ke rumah suami yang nun jauh di
pelosok Bogor [:D]
Pertemuan kedua terjadi pasca Lebaran, di Kebun Raya Bogor. Ini adalah
keikutsertaan perdana pada acara resmi Sekolah. Sebelumnya, aku selalu
bolos dengan berbagai alasan. Kali ini, aku pergi bersama suami, yang
masih menemani hariku sekitar 2 bulan. Hmm, awal pertemuan yang kaku,
kikuk, dan salah tingkah. hihihi
Selanjutnya, begitu kami menetap di daerah Jakarta Selatan, kontrakan
kami akrab disambangi teman-teman Sekolah. Bukan hanya yang sudah kenal
dekat, tetapi yang baru kenal sekalipun. Senang tentunya. Namun ada rasa
heran, cepat sekali kita bisa akrab,saling terbuka.Apakah mereka tidak
takut aku bisa membocorkan rahasia kemana-mana? [:p]
Pertemuan selanjutnya adalah acara Sekolah di Lembang. Sungguh, terharu
dengan perhatian para Bunda yang begitu peduli menanyakan kehamilanku
waktu itu. Berbagai nasehat, saran, terlebih rasa sayang ditunjukkan.
Duh, senang sekali rasanya. Apalagi ketika Nibras sudah lahir, banyak
penggemar yang merindukannya. (Hayooo, pada ngaku aja ah! [;)] )
Pertemuan-pertemuan Sekolah semakin sering kuikuti. Namun tetap saja, di
kelas aku seringkali hanya menjadi pengamat, meski suami, yang kemudian
menjadi ketua kelas, tidak bosan mengompori. Berbagai alasan pun aku
utarakan, mulai dari sibuk mengurus anak, nggak ada ide, dan sebagainya.
Hmm, meski begitu, aku selalu siap untuk mendengar keluh kesahnya.
menanyakan kabarnya setiap hari. Yah, aku mencoba berkontribusi dari
belakang. Berusaha ikut meredakan emosinya ketika memuncak. Berusaha
menghiburnya ketika bersedih. Ikut sumbang saran untuk kemajuan kelas,
meski tidak selalu saran itu terpakai olehnya [:D]
Menjadi panitia Lomba Menulis di Sekolah adalah bagian dari tanggung
jawabku berikutnya. Berempat dengan anggota tim, kami mulai menyiasati
agar Lomba berjalan lancar. Ada banyak pelajaran bisa diambil dari sini.
Berbagi tugas, menerima komplain, ejekan peserta, adalah hal lumrah.
Alhamdulillah, 150 naskah terkumpul dan lomba bisa diakhiri dengan
selamat [:p] . Mohon doanya agar naskah terpilih disetujui oleh pihak
penerbit. Aamiin.
Kini, pertemuan sekolah selanjutnya telah menanti. Hmm..entahlah, apakah
aku bisa hadir atau harus membolos, meski sangat ingin. Beberapa alasan
kemudian aku utarakan, meski disambung dengan sedikit nada protes dari
beberapa teman.
Iya, soalnya kemarin nggak dapet arisan
Iya, soalnya kasihan Nibras kalau harus ngeteng..
Iya, kalau Abi pasti ikut, kalau aku masih lihat situasi..
Iya, ..
Nah loh, kalau pun akhirnya aku tidak bisa hadir, aku masih tercatat
siswa di sini kan? [:D]
- 12b.
-
Re: (Ngaku Eska for Milad ke-3) Hooiiy..Aku Masih Tercatat Siswa di
Posted by: "novi_ningsih" novi_ningsih@yahoo.com novi_ningsih
Fri Jul 10, 2009 8:53 am (PDT)
masiiih :D
hihihih, akhirnya nulis juga, hehe
Mbak endah emang sosok baik hati, yang menampung segala gundah, hayah :D
hehehehe...
Salam
Novi :)
-- In sekolah-kehidupan@yahoogroups. , "Hamasah" <widayati_endah@com ...> wrote:
>
>
> Dulu, ketika masih lajang dan tinggal di pelosok Bandung, sudut kamar
> Hamasah Putri menjadi tempat favoritku belajar jarak jauh di Sekolah
> Kehidupan. Ditemani komputer pinjaman teman dan HP jadul untuk modemnya,
> dengan status online yang sering terbaca adalah "lambreta tralala". Aku
> lebih suka duduk di pojok, dan memerhatikan tingkah teman-teman. Tidak
> jarang kutemukan catatan penting dari mereka, dan menyimpannya dengan
> baik dalam buku catatan.
>
> Begitu di luar ruangan, aku tidak bisa dikategorikan pendiam. Dengan
> mudahnya aku mengakrabi penghuninya. Dulu, sebelum menikah, aku sering
> curhat dan menjadi tempat curhat diantara sesama siswa, meski belum
> pernah bertatap muka. Maka, hingga kini, tradisi itu masih terus
> berkelanjutan, terutama untuk jadi tempat berkeluh kesah. Sstss, jangan
> bilang-bilang, ini biasanya membincang para siswa lelaki di Sekolah.
>
> Hari pernikahanku dengan Pangeran, yang juga ternyata siswa Sekolah ini,
> membuatku bisa bertatap muka dengan siswa-siswa yang hadir di walimahan
> kami. Maka, muka terkejut, menebak, mengingat, siapa saja mereka. Swear,
> salut banget mereka sanggup datang ke rumah suami yang nun jauh di
> pelosok Bogor [:D]
>
>
> Pertemuan kedua terjadi pasca Lebaran, di Kebun Raya Bogor. Ini adalah
> keikutsertaan perdana pada acara resmi Sekolah. Sebelumnya, aku selalu
> bolos dengan berbagai alasan. Kali ini, aku pergi bersama suami, yang
> masih menemani hariku sekitar 2 bulan. Hmm, awal pertemuan yang kaku,
> kikuk, dan salah tingkah. hihihi
>
> Selanjutnya, begitu kami menetap di daerah Jakarta Selatan, kontrakan
> kami akrab disambangi teman-teman Sekolah. Bukan hanya yang sudah kenal
> dekat, tetapi yang baru kenal sekalipun. Senang tentunya. Namun ada rasa
> heran, cepat sekali kita bisa akrab,saling terbuka.Apakah mereka tidak
> takut aku bisa membocorkan rahasia kemana-mana? [:p]
>
>
> Pertemuan selanjutnya adalah acara Sekolah di Lembang. Sungguh, terharu
> dengan perhatian para Bunda yang begitu peduli menanyakan kehamilanku
> waktu itu. Berbagai nasehat, saran, terlebih rasa sayang ditunjukkan.
> Duh, senang sekali rasanya. Apalagi ketika Nibras sudah lahir, banyak
> penggemar yang merindukannya. (Hayooo, pada ngaku aja ah! [;)] )
>
> Pertemuan-pertemuan Sekolah semakin sering kuikuti. Namun tetap saja, di
> kelas aku seringkali hanya menjadi pengamat, meski suami, yang kemudian
> menjadi ketua kelas, tidak bosan mengompori. Berbagai alasan pun aku
> utarakan, mulai dari sibuk mengurus anak, nggak ada ide, dan sebagainya.
> Hmm, meski begitu, aku selalu siap untuk mendengar keluh kesahnya.
> menanyakan kabarnya setiap hari. Yah, aku mencoba berkontribusi dari
> belakang. Berusaha ikut meredakan emosinya ketika memuncak. Berusaha
> menghiburnya ketika bersedih. Ikut sumbang saran untuk kemajuan kelas,
> meski tidak selalu saran itu terpakai olehnya [:D]
>
>
> Menjadi panitia Lomba Menulis di Sekolah adalah bagian dari tanggung
> jawabku berikutnya. Berempat dengan anggota tim, kami mulai menyiasati
> agar Lomba berjalan lancar. Ada banyak pelajaran bisa diambil dari sini.
> Berbagi tugas, menerima komplain, ejekan peserta, adalah hal lumrah.
> Alhamdulillah, 150 naskah terkumpul dan lomba bisa diakhiri dengan
> selamat [:p] . Mohon doanya agar naskah terpilih disetujui oleh pihak
> penerbit. Aamiin.
>
> Kini, pertemuan sekolah selanjutnya telah menanti. Hmm..entahlah, apakah
> aku bisa hadir atau harus membolos, meski sangat ingin. Beberapa alasan
> kemudian aku utarakan, meski disambung dengan sedikit nada protes dari
> beberapa teman.
>
> Iya, soalnya kemarin nggak dapet arisan
>
> Iya, soalnya kasihan Nibras kalau harus ngeteng..
>
> Iya, kalau Abi pasti ikut, kalau aku masih lihat situasi..
>
> Iya, ..
>
> Nah loh, kalau pun akhirnya aku tidak bisa hadir, aku masih tercatat
> siswa di sini kan? [:D]
>
- 13.
-
CERPEN: PERADABAN BARU
Posted by: "Uncle_vant" vant4249@gmail.com
Fri Jul 10, 2009 6:41 am (PDT)
* *
Kapal layar itu bergerak di atas cermin air jernih. Dibimbing angin laut
yang berhembus pelan. Gulungan ombak mengiringinya mendekati pantai
putih yang dijejeri berpuluh nyiur. Mereka melambai-lambai seolah
mengucapkan selamat datang pada kapal yang ditumpangi oleh empat orang itu.
Beberapa belas meter mendekati pantai, salah seorang dari mereka
menurunkan jangkar. Seorang yang lain menurunkan layar agar tidak terus
menerus ditiup angin. Sedangkan yang lainnya menurunkan sekoci. Mereka
akan menggunakannya menuju pantai karena laut itu cukup dalam untuk
manusia seperti mereka tapi terlalu dangkal bagi kapal besar. Ditambah
pula karang-karang yang bertonjolan dari dalam laut yang siap merobek
badan kapal mereka.
Setelah sekoci siap ketiga lelaki itu turun ke dalam sekoci. Yang
seorang lagi menunggu di kapal. Ombak mengayun. Tangan-tangan kuat mulai
mengayuh. Dengan perlahan mereka mulai mendekati pantai. Dengan
hati-hati pula dihindarinya jebakan karang yang terserak di bawah air laut.
Tak berapa lama mereka sampai di sana. Sebelum menjejak di pasir, salah
seorang dari mereka meloncat dari sekoci. Air laut selutut mengemut
tungkainya. Ia pun berlari mendekat tanah yang telah lama dicari.
Kecipak air dan hembusan angin laut mengiringi langkahnya.
�Kita behasil! Kita berhasil!� teriaknya sekuat tenaga. Suara yang keras
itu segera dilahap dengan rakus oleh angin dan ombak yang beradu dengan
karang. Laki-laki itu bersujud, mencium pasir pantai nan halus dan bersih.
�Ya, kita berhasil,� temannya yang lain yang baru turun dari sekoci
menimpali. Ia memandangi pulau impian yang telah lama mereka cari-cari.
Terlihat pasir putih dibasuh lidah ombak yang pergi dan pulang.
Karang-karang hitam nan kokoh serta pohon-pohon kelapa yang tinggi
menjulang. Menyambut kedatangan mereka dengan riang.
�Ini pulau impian kita.� Pria yang tadi bersujud berkata setelah bangkit
berdiri. Matanya berkaca-kaca.
Setelah menambatkan sekoci mereka berkeliling, meninjau pulau. Cukup
lama mereka melakukan hal itu. Hingga menjelang sore. Mereka kembali ke
tempat mereka menambatkan sekoci.
�Ini memang tempat yang kita idamkan. Kita akan memulai peradaban baru
di sini. Di pulau yang kosong ini kita akan memperbaiki akhlak manusia.�
�Ya, disini. Di tempat kita yang dulu, dekadensi moral telah parah. Tak
mungkin kita memperbaikinya. Sekarang kita siapkan sekoci itu. Kita
kembali ke kapal utama untuk mengambil barang-barang.�
Baru esoknya mereka menurunkan barang-barang mereka. Tenda-tenda untuk
tempat menginap sementara, alat-alat pertukangan dan beberapa perbekalan
makanan. Mereka berbagi tugas. Dua orang mendirikan tenda. Sedangkan
yang lainnya berangkat kembali untuk menjemput rekan mereka di kapal utama.
Beberapa hari kemudian kapal utama yang membawa belasan pasangan manusia
itu pun datang. Mulailah rombongan itu membuat rumah. Yang lainnya
membuka ladang untuk kebutuhan pangan mereka. Yang lain lagi membuat
kandang-kandang untuk hewan ternak. Dilanjutkan dengan membuat sekolah
sebagai tempat pendidikan anak-anak mereka.
�Ingat, kita akan membuat peradaban baru. Kita akan menyentuh hati
manusia. Dan hati tidak akan tersentuh jika bukan dengan hati.�
�Ya, betul. Aku sudah muak dengan kebejatan moral yang terjadi di tempat
kita dulu. Suap menyuap, korupsi, sogokan, prostitusi, menginjak yang
lemah dan banyak lagi yang lain. Kita harus melahirkan generasi yang
punya hati, yang tidak memakan sesama agar adzab Tuhan tidak
ditimpakan,� timpal yang lain.
Mereka terus bekerja dengan giat.
Satu tahun sudah sejak mereka menginjakkan kaki di pulau itu. Kini di
sana telah dilengkapi dengan fasilitas yang dipandang perlu sebagai
tempat dimulainya peradaban baru. Sekolah, tempat ibadah, �rumah sakit�
sederhana, pasar, tempat pembuangan sampah. Untuk penerangan mereka
menggunakan air terjun yang ramah lingkungan. Air itu dipakai untuk
menggerakkan turbin yang dapat membangkitkan listrik. Untuk obat-obatan
digunakan tanam-tanaman yang berkhasiat yang banyak terdapat di pulau
itu. Mereka memulai semuanya dengan alat yang semi tradisional.
Alat-alat primitif yang tidak efisien mereka tinggalkan. Sedangkan
alat-alat modern yang meracuni lingkungan mereka buang. Mereka ingin
pulau mereka nantinya akan tetap hijau dan segar nan perawan ketika
keturunan-keturunan mereka telah lahir. Mereka beranggapan bahwa pulau
itu adalah titipan dari anak cucu mereka. Bukan hanya objek yang patut
dieksploitasi.
Dan mereka menyiapkan semuanya. Semuanya. Sarana dan prasarana yang
ramah lingkungan nan bersahabat dengan alam. Serta suasana kehidupan
yang kondusif, penuh dengan kasih sayang, saling menghargai serta saling
mencintai.
Bertahun kemudian, jumlah mereka telah berlipat lima kali dari jumlah
awal kedatangan di pulau itu. Anak-anak mereka dibekali dengan
pengetahuan bagi pertumbuhan biopsikososiospiritual yang baik sejak
kecil. Mereka dilatih fisiknya agar kuat. Lingkungan pergaulan diantara
mereka ditekankan pada penggunaan hati yang bersih. Anak-anak dididik
bahwa mereka adalah saudara. Segala permasalahan harus diselesaikan
dengan musyawarah, bukan dengan kekerasan. Dan yang lebih penting
seluruh penduduk dibekali pengetahuan bahwa semua yang dilakukan oleh
mereka adalah untuk Tuhan. Ibadah yang mereka lakukan tidak cuma ritual
harian, mingguan di tempat ibadah. Tapi setiap menit bahkan detik adalah
ibadah. Berladang, mencari ikan, memberikan pengetahuan, memperbaiki
sekolah, memperbaiki dermaga bahkan menanam pohon pun bagi mereka adalah
ibadah.
�Kita harus ingat bahwa semua yang ada di pulau ini adalah titipan
dari-Nya. Kita harus menjaganya dengan baik. Karena semua akan
dimintakan pertanggungjawabannya. Kita jangan meracuni surga terpencil
ini. Jika kita melakukannya berarti kita mengkhianati titipan dari-Nya,�
ujar salah seorang dari mereka yang ditugasi menjadi guru, berceramah di
hadapan anak-anak mereka.
Selama kurun waktu itu kehidupan mereka berlangsung dengan tenteram.
Tapi di suatu hari, di tahun kesebelas sejak mereka menginjakkan kaki di
sana, berbondong-bondong seluruh penghuni surga itu naik ke atas kapal.
Dengan panik mereka menaikkan peralatan dan perbekalan dengan secukupnya.
Setelah itu kapal pun berangkat. Mereka menatap nanar pulau perawan nan
cantik yang diharapkan menjadi tempat munculnya peradaban baru.
�Kita telah melupakan satu hal. Kita hidup di dunia ini tidak sendiri.
Meskipun kita berusaha menjaga lingkungan dengan baik tapi banyak orang
lain yang berbuat kerusakan di bumi ini. Lihatlah pulau kita sebentar
lagi akan tenggelam akibat air laut yang naik. Kita memang memakai
energi yang ramah lingkungan tapi tidak dengan mereka-mereka itu. Mereka
menghamburkan CO dan CO_2 ke udara, ke atmosfir. Dan ini mengakibatkan
efek rumah kaca. Es di kutub mencair. Air laut naik. Dan pulau kita pun
tenggelam. Kita telah lupa bahwa kita tidak sendiri hidup di dunia ini,�
lirih ketua rombongan.
- 14.
-
[MAKLUMAT] Pendaftaran MILAD SK Ke-III, doorprize dan persahabatan m
Posted by: "Nia Robie'" musimbunga@gmail.com
Fri Jul 10, 2009 8:30 am (PDT)
Ups... sudah semakin dekat nih acara miladnya
pendaftaran masih dibuka......
**
*8*
**
*hari lagi!!
*
*jangan sampe nyesel :P*
**
**
*
*
*Woro-woro*
*Info lengkap Milad Eska III*
Salam,
Sahabat SK di mana pun berada, tak terasa Milad Eska III akan segera tiba.
Jangan sampai ketinggalan dan berakhir dengan penyesalan!
Baca lengkap Info berikut ini ;)
Milad Eska akan dilaksanakan pada:
hari, tanggal : Sabtu � Minggu , 18 � 19 Juli 2009
pukul : 15.00 WIB (sudah ada di Bandung) � Selesai
tempat : Natural Hill, Cisarua Bandung Barat
acara :
� Peringatan Milad Eska yang Ketiga
� Training motivasi yang menggugah, *Eko Ramaditya* (penulis Blind
Power)
� Games dan Outbound ceria!
� Hiburan (Sahabat Eska yang ingin menyumbangkan potensinya untuk
tampil dapat menghubungi Listya A.)
� * Pengumuman dan pembacaan pemenang lomba. (hayuk atuh yang pada ikut
lomba dateng di milad SK)*
� Tukar Kado (jangan lupa yaaaa, bawa kadonyaaa:D harga minimal 10 ribu
dibungkus pakai kertas koran)* *dengan tema*: **PINK *
� Dll (yang pasti asyik, seru, dan menyenangkan abis)
investasi : Rp 100.000,00
fasilitas : Merchandise SK
Tiket masuk Natural Hill
Penginapan
Makan dan Snack
Training Motivasi dari trainer ternama
dll
Jangan lewatkan kesempatan ini! Acara ini dapat menambah wawasan,
persaudaraan, dan jaringan yang lebih luas untuk Anda!
Jadikan diri Anda menjadi saksi pertumbuhan Sekolah Kehidupan yang hangat,
penuh kebersamaan, dan persaudaraan.
Sampai jumpa di sana ;)
Daftarkan diri Anda segera melalui:
1. Nia Robie� (Humas Milad SK ke- 3) 081381437790 / 021-99117841 atau
melalui email musimbunga @ gmail . com (hilangkan spasi), ym id: n_groma
2. Sinta Nisfuana (Sekretasis Milad SK ke- 3) 085648485428 /
022-92321429 atau melalui email sinthionk @ gmail . com (hilangkan spasi)
3. Batas pendaftaran sampai *16 Juli 2009*
4. Transfer melalui:
1. Bank Muamalat, 9019198899 a.n sinta nisfuanna
2. Bank BNI Syariah, 0161176550 a.n. Nia Robiatun Jumiah
3. Bank Mandiri KCP Jkt Cimanggis, 157-00-0084869-8 a.n. Nia Robiatun
Jumiah
4. Bank BCA, 4370767225 a.n. Hadian Febrianto
5. Konfirmasi dan bukti transfer dapat dikirim melalui Nia Robie� atau
Sinta Nisfuana
* *
Acara ini disponsori oleh:
1. MPtoys
2. www. tokobogor. com (hilangkan spasi)
buat SK junior: 10 merchandise dari tokobogor.com dan diskon 30 % untuk
peserta milad untuk produk tupperware [discount berlaku hingga bulan
september]
*MAU JADI SPONSOR???* Sambil promosi dan jadi ladang amal? Boleh
bangeuuut!!! Hubungi Nia Robie� atau Sinta Nisfuana.
Wassalam,
HUMAS Milad SK ke-III
Yang sudah mendaftar
1. Nursalam AR
2. Yuni MN + Alham
3. Nia Robie'
4. *Haryanty Thahir*
5. *Mujiarto Karuk*
6. *Istri Mujiarto Karuk*
7. Sinta N
8. *Sisca Lahur*
9. *Noviyanti Utamaningsih* (haha lengkaps)
10. Rahmah
11. Marisna Yulianti
12 Taufik (ama istri teu?)
13. bunda icha
14. April
15. Ugik
16. Jun
17. Azis
18. istri Azis dan Anak
19. babeh Hadian (sama umi gak beh?)
20. Lia Octavia
21. Beni Jusuf
22. Lia Indriati + Rama
23. Teh Atikah
24. Lily Ceria
26. Indarwati >> ibu yang alhamdulillah berhasil melobi suami
27. P.Slamet >> suami yang berhasil dilobi
27. Ais n Yasmin >> yang ngintil emak bapaknya.
28. Dyah Zakiati
29. Budi Magni
30. Pak Teha
31. Wiwiek sulistyowati (DKI)
32. Achi TM (liat kondisi katanya..)
33. Agung Argopo (Suami Achi)
34. Kang Dani (kalo mba endah liat situasi ;) )
35. Divin
36. Diah Utami
37. Fiyan Arjun
38. Syafaatus Syarifah
39. Azis Budi Prasetyo (suaminya mba Sya)
40. M. Mirza Ralfie Prasetyo (sk junior anaknya mba sya)
41 Mimin
42. Diaz Rosanno
43. Temen April (dari jakarta)
44. Zaenal
45. Bunda Ammy (Bunda sendirian aja ini?)
46. Andri P
47. ...
48. ...
NOTE:
biru : sudah transfer bank mandiri
hijau :sudah transfer bank bni syariah
ungu : sudah transfer bank muamalat
kuning ;sudah transfer bank BCA
AYO buruan daftar!!!
Ctt: anak di bawah umur 2 tahun tidak membayar :)
NB: Harap pembayaran hanya lewat transfer atau maksimal tgl 16 dan terima
kasih untuk tidak membayar pas hari H atau di tempat acara! harap maklum ;)
- 15.
-
[NGaku Eska 4 milad ke-3] AYO SEKOLAH!!!
Posted by: "novi khansa'" novi_ningsih@yahoo.com novi_ningsih
Fri Jul 10, 2009 9:37 am (PDT)
AYO SEKOLAH!!!
oleh novi khansa
Banyak hal yang aku sukai ketika masuk sekolah untuk yang pertama kali. Aku pakai baju baru, tas baru, dan ada banyak buku baru. Tentunya juga akan bertemu teman baru, walau tentunya aku masih malu-malu.
Aku
teringat ketika pulang dari PRJ (kalau tidak salah) membawa tas baru.
Aku senang akan masuk sekolah. Aku senang akhirnya di usia 5 ½ tahun
aku diterima di Sekolah Dasar. Walau sempat juga tetanggaku
mengambilkan formulir TK dan aku menempati posisi cadangan di SD
tersebut. Kakak perempuanku malah sempat bilang kalau aku tidak
diterima di sekolah itu. Hiks, aku lupa sudah menangis atau belum
hingga akhirnya ibu yang melihat langsung di papan pengumuman kalau aku
diterima sebagai cadangan. Entah karena umurku masih kurang atau karena aku belum pernah TK.
Saat
masuk SD, aku belum bisa membaca dan berhitung. Aku hanya tahu masuk
sekolah dan sekolah adalah tempat yang menyenangkan. Yah, aku hanya
tahu bergaya. Lengan kemejaku aku gulung, tak lupa, aku mainkan jambul
rambutku. Padahal, nilai pertamaku pada saat itu 6. Yang, penting aku
bisa gaya, jadi anak sekolah… halah…
Setelah itu, selama sebulan, bapakku yang juga guru SD mengajari aku membaca. Alhamdulillah, hari itu datang juga…
"DAIKI"
adalah kata pertama yang aku baca. Daiki adalah merek sepeda mini punya
kakakku. Aku ingat saat itu, hampir seisi rumah heboh. "Nopi bisa baca…
woooy," hehehe . Bapak sempat tanya, apa tulisannya kecil atau besar dan tulisannya kecil, jadi itu berarti, aku bisa baca beneran.
Seingatku, saat itu aku sempat merasa aneh. Kenapa
mereka begitu senang dan heboh, ya. Padahal kan biasa aja. Yup, aku
cukup lemot saat itu. Aku tak menyadari, dengan aku bisa baca aku
berarti tak perlu menutup mata ketika melihat tulisan di televisi atau
di jalan-jalan. Aku jadi tak perlu malu ketika pakdeku mengetes
bacaanku. Hehe, jadi malu, waktu belum bisa baca, aku pernah di test
untuk membaca tulisan MONDE di kaleng kue. Aku tahu huruf-huruf itu. M-O-N-D-E, tapi aku tak bisa merangkainya hingga yang ke luar dari mulutku adalah: KUE, EMPING. Aku menafsirkan bacaan itu sesuai isi dari kaleng kue itu. Saat itu, aku benar-benar jadi bahan tertawaan, fiyuh…
***
Ketika
meninggalkan jejakku pertama kali di sekolah ini, rasanya ada sesuatu
yang beda. Aku bukannya orang yang sering bergaul dengan komunitas
maya. Kalaupun, iya, itu lebih banyak teman-teman semasa kuliah atau
teman kerja. Aku hanya iseng-iseng untuk klik join di sekolah ini
ketika membaca kalau sekolah tersebut mengadakan lomba menulis. Yups,
awal aku menjejakkan kaki ini karena aku ingin ikut lomba menulis. Dari
dulu, aku suka menulis, tapi betapa sulitnya tersalurkan ketika
bekerja. Tapi, entah kenapa, sejak mulai merasakan duduk di kelas. Aku
begitu betah. Wah banyak sekali teman baru.
Satu demi satu aku mulai belajar. Awalnya, aku
hanya berkenalan, moga dengan begitu, keberadaanku bisa dilihat. "Eh,
aku baru nimbrung, nih di sini, eh ada aku, murid baru yang senang
nulis." Tiba-tiba di pojok kelas sudah ada satu temanku, yang aku kenal
di komunitas lain. Selain sekolah di sini, mengenyam pendidikan di luar
sana. Wah, subhanallah. Akhirnya, satu demi satu, aku mulai tak
malu-malu lagi mengenalkan diri. Walau hanya lewat jendela maya, aku
sering menanyakan pelajaran pada mereka. Beberapa kali juga aku mencoba
menunjukkan hasil karyaku. Betapa seringnya aku terkagum-kagum membaca
tulisan teman-temanku. Kadang ingin menangis dan kadang ingin tertawa. Ada keinginan dari hati ini untuk bertemu dengan orang-orang di balik tulisan itu.
Kopdar hari ulang tahun eska di Kuningan
adalah momen pertama aku bertemu wajah-wajah yang begitu ramah dan
hangat. Mereka hadir dari penjuru mata angin, bahkan ada yang datang
dari Yaman. Sekalian pulang kampung rupanya. Ayo, duduk-duduk… hhh,
seperti di kelas benaran saja, tapi memang… Walau baru pertama kali
bertemu, rasanya kami sudah saling mengenal, rasanya begitu hangat dan
menyenangkan. Memang seperti sahabat dekat, yang ke kantin sekolah
bareng, yang saling meminjam catatan, atau nyontek pe-er, halah.
Satu demi satu kopdar aku ikuti. Acara open house
di bogor, yang mengawali berdirinya kepengurusan eska. Hingga, akhirnya
raker dan halal bi halal di Lembang. Aku jadi teringat ucapan seorang
sahabat dari Surabaya. "Kita tuh kayak acara keluarga, ya…" Yups,
keluarga besar Eska yang tengah merasakan persahabatan yang begitu
kuat.
Atau
ketika, kopdar-kopdar tak resmi seperti pernikahan, ke toko buku
bareng, belajar nulis bareng, makan bareng, jalan bareng, atau
iseng-iseng ikut rapat salah satu eska daerah. Aku merasakan ikatan
kekeluargaan dan kedekatan memberi banyak arti.
***
Selama
di sekolah ini, aku mendapatkan begitu banyak pengalaman berharga. Ada
yang indah, sedih, lucu dan menyenangkan. Sering aku membuatku
berpikir, ini seperti miniatur kehidupan. Sekolah ini berisi begitu
banyak manusia, manusia tangguh, pintar, cerdas dan selalu saling
membagi. Dari setiap pengalaman yang dituangkan dalam bentuk tulisan
sering membuatku tertegun lama, kemudian berpikir. Betapa rasa syukur
itu sangat nikmat. Rasa syukurku tentunya menemukan gerbang sekolah
ini. Duduk di sini, bertemu teman-teman yang baik, yang tanpa
menggurui, memberi begitu banyak manfaat bagi aku pribadi.
Begitu banyak yang sering membuatku berdecak kagum kemudian senang. Dari
sekolah ini, aku kenal dengan banyak orang luar biasa. Aku kenal
seorang gadis Aceh yang ceria ataupun cah Malang yang lucu, yang
mempercayakan perjalanannya di Jakarta kepadaku. Padahal, kalau mereka
tahu track record-ku, huuu, "Cukup sekian dan terima kasih" . Tapi, mereka percaya, kalau aku bisa membawa mereka ke tempat yang dituju. Terima kasih, ya
Di
sini aku bertemu banyak para guru yang bijaksana. Ada para bapak yang
baik hati. Para bunda yang penuh dengan cinta. Para abang, mas, mbak
yang mengayomi dan tak jarang juga menjadi tempat konsultasi. Atau
bertemu dengan teman sepantaran atau lebih muda dariku yang enerjik,
ceria dan penuh dengan ambisi.
Lagi-lagi,
aku akan berdecak kagum, ketika aku diamanahkan mengurusi donasi buku
dari sahabat-sahabat di kelas. Banyak email, sms, pesan via YM yang
datang. Mereka, dengan tulus memberikan harta berharganya (begitu
cintanya aku pada buku, hingga itu menjadi harta berharga bagiku
). Apalagi, setelah kemudian, donasi buku diteruskan untuk kembali
disumbangkan ke tempat-tempat yang membutuhkan. Paket-paket kembali
berdatangan dan tiba-tiba rekening tabunganku terus bertambah dari para
relawan yang juga tak segan menyumbangkan uangnya. Hhhh, jujur, aku
benar-benar terharu… kalian baik banget, sihhhhh (sambil nengok kardus isi donasi buku).
Bulan
Mei lalu, tepat setahun aku bergabung di sekolah ini. Sekolah tanpa
batas dan menjadi salah satu tempat aku membagi dan menerima banyak
hal.
Satu
hal lagi membuatku bersyukur karena bisa mengenali tiap huruf dan
angka-angka, karena dengan begitu aku bisa membaca. Membaca kehidupan
pada sebuah sekolah tercinta. Yang kehadirannya menyenangkan dan
keberadaannya memberi warna hidupku. Memberikan cinta yang begitu
besar… dari orang-orang luar biasa…. karena dengan begitu aku terus
belajar pada kehidupan…
Belajar Kehidupan
Saya tengah terduduk di sebuah kursi dalam ruang
Menatap satu per satu wajah
Membiarkan diri hanyut dalam berbagai kisah
———————
Saya tertawa…
Tertawa kecil,
Hampir tergelak… kemudian terbahak
Ups…
Saya segera menutup mulut saya
Kemudian
Tiba kepada saya sebuah surat
Ucapan "terima kasih"
Atas rasa dan ekspresi saya…
Senyuman kembali tersungging
Kursi saya bergeser ke sebuah tempat
Di sana saya disuguhkan
Ketangguhan, heroisme, perjuangan…
Hingga saya kemudian berteriak…
"SEMANGAT, ya terus SEMANGAT"
Wajah-wajah pahlawan itu menatap saya
Melihat saya yang tengah berdiri, melompat, dan
Mengepalkan tangan saya…
Mereka tersenyum
Senyuman mereka
Mengalir ke aliran darah saya…
Mengobarkan semangat dan harapan saya…
Tapi, tiba-tiba saya limbung
Saya jatuh terduduk di kursi saya…
Sakit, tapi hanya sedikit
Saya biarkan saja rasa sakit itu
Hingga saya menangis
Merasakan kesedihan…
Merasakan kepiluan
Mereka…
Air mata saya jatuh satu-satu
Tapi saya tak mampu berbuat…
Tak mampu membantu…
Saya ingin memeluk mereka
Saya ingin katakan
Mereka tak sendiri…
Hanyut dalam rasa sedih…
Kemudian kursi saya didorong
Sebuah pintu mulai terbuka
Sekumpulan orang tengah duduk, berdiri
Ada yang berbincang
Ada yang membaca buku
Ada yang di hadapan komputer
Satu kesamaan yang ada pada diri mereka
Seulas senyum diberikan bagi siapa saja
Yang melewati pintu itu
Sambutan hangat yang tak lepas
Pelukan cinta dan sayang…
Di sebuah sekolah kehidupan
Yee, semangaaaaaaaat
Dipersembahkan dengan penuh cinta untuk sekolahku, sekolah kehidupan
*foto: acara2 eska resmi atau tidak resmi (jalan2 )
Tulisan ini pernah diposting tahun lalu (saat pemilihan bintang Eska)
*diposting kembali untuk menyemarakkan kenangan tentang Eska
JELANG MILAD ESKA
Ikutan Donasi buku, yukkk :)
http://akunovi.multiply. com/journal/ item/1082
novi_khansa'kreatif
~Graphic Design 4 Publishing~
YM : novi_ningsih
http://akunovi.multiply. com
http://novikhansa.wordpress. com/
- 16.
-
(Coming Soon) Novel Anak Melacak Penulis Misterius!
Posted by: "d r" dedew_cheesecake@yahoo.com dedew_cheesecake
Fri Jul 10, 2009 9:50 am (PDT)
Jul 10, '09 12:43 PM
for everyone
Dear All,
Alhamdulillah..dapat
kabar membahagiakan nih dari Bhai Benny, novel anakku dari DAR! Mizan
udah kelar dicetak dan Insya Allah minggu depan bakal mejeng di toko
buku..
Alhamdulillahh..
Seneng bangeet, apalagi proses
penerbitan naskah ini nggak begitu lama prosesnya. Mungkin karena
dikirim ke kang editor disaat yang tepat, mereka sedang mencari-cari
naskah novel yang rada petualangan dan sedikit kocak, dan naskah ini
dirasa cocok buat diterbitkan..
Oh iya, judul novelnya "Melacak Penulis Misterius"
Insya Allah,
kalau
udah terbit nanti aku ceritain isinya eh proses dibalik penulisannya
yang cukup seru seseru cerita dalam bukunya hehe..penasaran kan? *idihh
siapa juga? hihihihihi...
sekarang cukup nikmati dulu covernya yang
aku sukaa banget..cantiik..kata adikku kok jadi kayak KKPK yaitu
kecil-kecil punya karya dari DAR! Mizan juga..
Heuhehehe..ini
kan karya Dedew, penulis cilik berusia 11 tahun *ngg..kira-kira 18 taon
lalu, huaaa...ini sih emaknya penulis KKPK hohoho...
Ngga pa pa,
umur boleh banyak tapi jiwa anak kecilnya masih mendominasi
hehehe..semangattt...semoga buku ini bisa menambah semarak dunia
perbukuan tanah air, banyak yang beli, banyak yang suka, en jadi berkah
untuk semuanya, amiiiinn....
Maacih yaaa...
Jangan lupa pada beliii...
*promo muluuu...hihihihi..
Dewi Dedew Rieka
www.anakkosdodol.multiply. com
www.dedew80.multiply. com
- 17.
-
[Ngaku Eska for Milad ke-3] SK Sebuah Aliran Kepercayaan
Posted by: "Nia Robie'" musimbunga@gmail.com
Fri Jul 10, 2009 9:58 am (PDT)
*SK Sebuah Aliran Kepercayaan*
Disebut sebagai anak perempuan paling �metal� dalam keluarga bukan menjadi
alasan membiarkan aku bisa dengan gampangnya menjalin persahabatan dan
hubungan dengan orang-orang yang baru kukenal. Perhatian yang diberikan
keluargaku kadang membuat aku tertawa. Bagaimana tidak? Sampai umur yang
sudah mau 24 tahun ini masih saja petuah lama berulang-ulang selalu
dilontarkan orangtuaku, �*Kalo* lagi di jalan dikasih minum atau makanan
sama orang yang *gak* dikenal jangan mau ya! Zaman sekarang banyak orang
jahat!�. Dari pada urusan panjang maka aku hanya mengangguk dan mengiyakan
saja, walaupun senyum-senyum dibelakang.
Jika ingin menginap di rumah atau kosan salah satu teman, pertanyaan
bertubi-tubi terlontar dari mulut ibuku, �nginep dimana? Sama siapa? Awal
kenalnya dimana? Awas ya nginep di rumah orang jangan bawa lelaki masuk ke
dalam kamar!�. Akupun lagi-lagi kadang tertawa dibuatnya. Apalagi kalau
ingat bagaimana aku mengenalkan Sekolah Kehidupan (SK) kepada keluargaku dan
kecurigaan mereka terhadap SK .
Hidup di zaman yang penuh dengan orang-orang yang beraneka ragam dan di
lingkungan yang begitu banyaknya harokah (pergerakan) juga ideologi yang
mudah tumbuh dan berkembang menjadikan keluargaku benar-benar harus tau apa
yang dilakukan anaknya di �luar�. Mereka pernah menanyakan apa itu SK dan
telah menyangka bahwa SK adalah sebuah aliran kepercayaan yang dapat
menyesatkan.
Ah, mungkin ini salahku, menjelaskan SK dengan tidak tuntas dan terlalu amat
singkat. Membuat banyak pertanyaan dan kecurigaan yang berseliweran di
kepala mereka bukan tanpa alasan.
Memang aku akui pada awalnya mengikuti banyak kegiatan SK menjadikanku
sering sekali berkumpul atau kopdar dengan Sahabat-sahabat SK baik kegiatan
formal (rapat dan acara) atau hanya iseng melepas kerinduan sambil bersenda
gurau.
Intensitas menjadi sering, waktu-waktu akhir pekan kadang kukorbankan untuk
bertemu dengan Sahabat SK yang membuat keluargaku akhirnya curiga. Kalau
ditanya aku mau pergi kemana, maka yang sering keluar dari mulutku. �mau
ketemu anak-anak SK�, �mau ada acara SK�, atau �mau kondangan ke temen SK�
dsb.
Beberapa anggota keluarga terutama beberapa orang kakak pernah marah karena
aku sering keluar rumah �demi SK�. Dan akhirnya pernyataan itu terlontar,
mereka menganggap SK sebuah aliran kepercayaan.
Sungguh, aku sempat terpingkal-pingkal dibuatnya. Tapi hal ini juga yang
mengajarkan aku satu hal bahwa komunikasi sempit membuat lubang kecurigaan
bertambah besar. Dengan pelan-pelan aku jelaskan apa itu Sekolah Kehidupan,
siapa pendirinya, siapa saja orang-orang yang ada di dalamnya, apa profesi
mereka, dan tentu acara-acara Sekolah Kehidupan yang berguna bagi masyarakat
sekitar.
1000 Cinta untuk 1000 Mushola menuntaskan jawaban dari kecurigaan mereka.
Aku menerangkan seluk beluk acara, target, dan tujuan dengan bahasa yang
lebih membumi untuk keluarga terutama orangtuaku. Tatapan kepercayaan dan
dukungan penuh mereka akan kegiatan SK terlihat ketika mereka dengan
semangatnya membantu pembungkusan paket mukena yang akan di berikan kepada
beberapa mushola umum di wilayah bogor dan sekitar. Terlebih lagi, panti
asuhan Rabbani yang letaknya dekat dari rumah kami menjadi target pemberian
donasi yang telah dikumpulkan sahabat-sahabat di Sekolah Kehidupan.
Satu hal sederhana lagi dari ini semua, satu persatu sahabat SK sempat
bertandang ke rumah dan tentu mereka menunjukan sikap manis lagi sopan yang
melunturkan anggapan SK adalah aliran kepercayaan yang mungkin saja
menyesatkan.
Aku tersenyum dibuatnya... Memang SK sebuah aliran kepercayaan yang
mengajarkanku untuk percaya bahwa ketulusan, pemberian, dan persahabatan
begitu indah adanya.
Nia Robie�
Parung, 10 July 2009
(di bawah �ancaman� mba Novi..kikikik.. )
Need to Reply?
Click one of the "Reply" links to respond to a specific message in the Daily Digest.
MARKETPLACE
Change settings via the Web (Yahoo! ID required)
Change settings via email: Switch delivery to Individual | Switch format to Traditional
Visit Your Group | Yahoo! Groups Terms of Use | Unsubscribe
Tidak ada komentar:
Posting Komentar