Messages In This Digest (5 Messages)
- 1a.
- Re: kuliah di Israel From: Muhammad Aziz Majidi
- 1b.
- Re: kuliah di Israel From: Suharyo Sumowidagdo
- 1c.
- Re: kuliah di Israel From: Tri Laksmana
- 1d.
- Re: kuliah di Israel From: my
- 2a.
- Re: Newton International Fellowship From: Suharyo Sumowidagdo
Messages
- 1a.
-
Re: kuliah di Israel
Posted by: "Muhammad Aziz Majidi" aziz.majidi@gmail.com aziz_majidi
Sat Jul 12, 2008 9:25 am (PDT)
2008/7/12 Suharyo Sumowidagdo <sss5946@garnet.acns.fsu. >:edu
> Nggak menjawab juga.
>
> 1. Pertama-tama, kalau memang niat serius, lupakan belajar hanya S2.
> S3 ! Semua pekerjaan di bidang scientific mensyaratkan S3. Kalaupun
> melamarnya untuk S2, itu harus dijadikan tahapan dalam mencari S3.
> Ini pesan yang selalu saya tekankan ke rekan2 di Indonesia yang mau
> sekolah ke LN.
>
> 2. Selain Israel, apa sudah melihat2 yang lain. Israel saya yakin
> punya sistem dan mutu pendidikan yang bagus, cuman dari pandangan saya
> negara2/tempat2/uni2 lain yang juga bagus sudah banyak menawarkan
> beasiswa dengan berbagai skema. Tempat2 lain itu pada umumnya sudah
> kenal Indonesia (contoh di Belanda atau Jepang atau Jerman).
>
> Nothing against Israel, saya pernah bekerja dengan satu-dua orang dari
> Israel selama saya kerja di D0. Menurut saya mereka merupakan orang2
> yang tergolong paling rasional, kompeten, dan juga mau menolong.
Haryo,
Hati2 dengan penggunaan kata "paling" di situ. Mungkin kata "paling"
di situ berlaku "lokal" di tempat anda bekerja atau menurut pendapat
anda, tapi belum tentu berlaku umum di setiap tempat atau menurut
pendapat banyak orang. Ada baiknya saya kutip penyataan Einstein dari
http://www.msnbc.msn.com/id/ :24598856/
Addressing the idea that the Jews are God's chosen people, Einstein
wrote that "the Jewish people to whom I gladly belong and with whose
mentality I have a deep affinity have no different quality for me than
all other people. As far as my experience goes, they are also no
better than other human groups, although they are protected from the
worst cancers by a lack of power. Otherwise I cannot see anything
'chosen' about them."
MAM
>
> 3. Terkait 2) di atas: apa sudah melihat2 Departemen Fisika di Israel
> atau tempat2 lain. Cukup banyak universitas/perguruan tinggi yang
> menggabungkan riset astronomi/astrofisika/kosmologi di bawah
> Departemen Fisika. Contoh: MIT tidak punya Departemen Astronomi,
> riset astronomi/astrofisika/kosmologi berada di Departemen Fisika.
>
> --- In fisika_indonesia@yahoogroups. , Yonathan Santosacom
>
> <iluvveve@...> wrote:
>>
>> nama saya Yonathan. Saya mahasiswa ITB jurusan Astronomi.
>> saya mau cari info tentang kuliah S2 di Israel.
>> Saya tertarik untuk mengambil kuliah di bidang Astronomi lagi di Tel
> Aviv University. apa ada yang lebih bagus?
>> ada yang tau tidak bagaimana cara mendaftar ke sana? kemudian
> kehidupan di sana bagaimana? berapa kira2 biaya hidup dalam sebulan?
>> juga kalau ada yang tahu info tentang beasiswa untuk sekolah di
> sana, sebab sulit sekali mencari info di internet, kan jarang yang
> minat di Israel.
>> saya tinggal di Semarang, ada yang tau tidak tempat buat belajar
> bahasa Ibrani? di luar kota juga tidak masalah.
>>
>> Terima kasih buat infonya.
>>
>>
>> Faithworker
>> Blessed2Bless
>>
>
- 1b.
-
Re: kuliah di Israel
Posted by: "Suharyo Sumowidagdo" sss5946@garnet.acns.fsu.edu haryo_hep
Sat Jul 12, 2008 12:12 pm (PDT)
--- In fisika_indonesia@yahoogroups. , "Muhammad Aziz Majidi"com
<aziz.majidi@...> wrote:
>
> > 2. Selain Israel, apa sudah melihat2 yang lain. Israel saya yakin
> > punya sistem dan mutu pendidikan yang bagus, cuman dari pandangan saya
> > negara2/tempat2/uni2 lain yang juga bagus sudah banyak menawarkan
> > beasiswa dengan berbagai skema. Tempat2 lain itu pada umumnya sudah
> > kenal Indonesia (contoh di Belanda atau Jepang atau Jerman).
> >
> > Nothing against Israel, saya pernah bekerja dengan satu-dua orang dari
> > Israel selama saya kerja di D0. Menurut saya mereka merupakan orang2
> > yang tergolong paling rasional, kompeten, dan juga mau menolong.
>
> Haryo,
>
> Hati2 dengan penggunaan kata "paling" di situ. Mungkin kata "paling"
> di situ berlaku "lokal" di tempat anda bekerja atau menurut pendapat
> anda, tapi belum tentu berlaku umum di setiap tempat atau menurut
> pendapat banyak orang.
Lha, makanya saya bilang "Menurut saya ...". "Mereka" itu juga
mengacu pada orang2 yang saya temui, dan bukan orang Israel pada
umumnya. Sampelnya juga tidak banyak sih, 2-3 orang. Dan orang2 yang
baik disini juga tidak cuma dari Israel, dari AS tentunya ada, dari
Jerman, Rusia, Prancis, Swedia, Belanda.
Terkait dengan itu, ini dua nasehat yang sebaiknya dipegang
rekan-rekan dari Indonesia.
1. Selama kita bekerja di lab atau kampus yang bernuansa
internasional, biasakan untuk tidak menanyakan hal2 ini kepada rekan
kerja dari negara lain: keadaan sosial politik, atau sejarah kelam di
negaranya. Tanyakan hal-hal seperti musik, bahasa, turisme,
arsitektur, makanan, tapi singkirkan politik atau sejarah kelam.
Orang Jerman belum tentu suka jika ditanyai tentang Nazi, orang Israel
belum tentu suka jika ditanyai soal Palestina, orang Cina belum tentu
suka jika ditanyai tentang Tian An Men, orang Belanda belum tentu suka
jika ditanyai tentang Tanam Paksa.
2. Jika anda tidak ingin diperlakukan *berbeda dan
didiskriminasikan*, maka jangan *menonjolkan perbedaaan diri anda*
dari orang lain, baik dalam konteks agama, gender, ras, suku, negara,
atau apa saja. Dari pengalaman saya dengan rekan2 saya disini, saya
tidak pernah sekalipun berusaha mengatakan atau menonjolkan bahwa saya
berbeda karena saya dari Indonesia. Identitas semacam itu sama sekali
tidak relevan, yang penting adalah bagaimana kita bekerja sama dalam
riset fisika. Hanya jika mereka memang menanyakan, baru saya jawab.
Saya disini sebagai sesama fisikawan, anggota kolaborasi D0, dan kita
bekerja sama untuk riset fisika. Period.
Rekan saya dari Israel tadi, sangat terkejut waktu saya menjawab
pertanyaan dia bahwa saya dari Indonesia :) Tapi karena sejak awal
saya sudah menunjukkan attitude semacam itu, hubungan kerja kami tetap
baik.
So, in conclusion:
If one doesn't want to be judged or discriminated against by your
[insert your favorite attribute here: sex, religion, nationality,
race, ..], then the first person who have to do it is oneself: one
must never think and/or show the attitude that one is special or
deserve special treatment/priviledge because of [insert your favorite
attribute here].
Show that one is special because of one's professionalism, integrity,
and achievements. Things which everybody have to work hard for, and
simply can't be taken for granted.
- 1c.
-
Re: kuliah di Israel
Posted by: "Tri Laksmana" trilaksmana@gmail.com tri_laksmana
Sat Jul 12, 2008 4:06 pm (PDT)
Halo Yonathan,
Kamu bisa pertimbangkan juga untuk coba belajar di Weizmann Institute of
Science, http://www.weizmann.ac.il/
Letaknya di Rehovot, gak jauh dari Tel Aviv dan lebih masuk ke pedalaman.
Studi Astronomi di Weizmann berada di bawah fakultas fisika, unit kerja
astrofisika teoretik dan eksperimental:
http://www.weizmann.ac.il/astrophys ics/
Kalau kamu tertarik dengan studi dinamika Galaksi, terutama dinamika bintang
di sekitar lubang hitam masif, di Weizmann banyak ahlinya. Tal Alexander
adalah satu peneliti di sana yang cukup terkenal.
Kalau tertarik dengan GRB, astronomi neutrino, sinar kosmis, atau fenoma2
astrofisika energi tinggi, ahli yang terkenal di Weizmann adalah Eli Waxman.
Saya kenal dengan beberapa astronom dari Weizmann, baik alumni, mahasiswa
PhD, maupun dosennya. Mereka adalah orang2 yang pakar di bidangnya dan saya
pikir ini juga adalah cerminan institutnya. Kalau Universitas Tel Aviv, saya
gak bisa komentar karena nama2 di daftar dosen dan penelitinya tidak ada
yang saya kenal.
Saya lihat2 sekilas, ada prosedur pendaftaran untuk Program Master:
http://www.weizmann.ac.il/feinberg/ Coba saja daftar dulu kalaumsc_reg/
memang tertarik. Mengenai apakah ada grant atau scholarship untuk program
master, coba saja tanyakan langsung kepada Tal Alexander. Alternatif lain,
coba tanyakan kepada Kedutaan Israel apakah ada beasiswa. Ini mungkin agak
sulit karena Indonesia tidak punya hubungan diplomatik dengan Israel jadi
kalaupun ada program beasiswa jangan2 nanti kamu gak eligible untuk bisa
daftar. Coba2 saja bicarakan hal ini dengan orang2 di Weizmann, barangkali
mereka bisa carikan sumber dana lain.
Setuju dengan sarannya Suharyo, kalau mau betul2 serius menjadi pekerja
sains, jangan hanya berhenti di S2, kejar terus hingga pendidikan S3!
Salam,
-tri-
P.S. Bukannya nakut2in ni, kalau kata teman saya yang lulusan Weizmann,
lebih baik memang kuliah di Rehovot daripada di Tel Aviv, karena Tel Aviv
sering jadi sasaran peluru kendali, hehehehe... enggak tau apakah serius
atau enggak.
2008/7/5 Yonathan Santosa <iluvveve@yahoo.com >:
> nama saya Yonathan. Saya mahasiswa ITB jurusan Astronomi.
> saya mau cari info tentang kuliah S2 di Israel.
> Saya tertarik untuk mengambil kuliah di bidang Astronomi lagi di Tel Aviv
> University. apa ada yang lebih bagus?
> ada yang tau tidak bagaimana cara mendaftar ke sana? kemudian kehidupan di
> sana bagaimana? berapa kira2 biaya hidup dalam sebulan?
> juga kalau ada yang tahu info tentang beasiswa untuk sekolah di sana, sebab
> sulit sekali mencari info di internet, kan jarang yang minat di Israel.
> saya tinggal di Semarang, ada yang tau tidak tempat buat belajar bahasa
> Ibrani? di luar kota juga tidak masalah.
>
> Terima kasih buat infonya.
>
> * Faithworker *
> *Blessed2Bless*
>
>
> .
>
>
>
- 1d.
-
Re: kuliah di Israel
Posted by: "my" myncokimori@yahoo.com myncokimori
Sat Jul 12, 2008 4:43 pm (PDT)
Bantuan Google : M. Carmeli
Wassalam
my
--- On Sat, 7/12/08, Suharyo Sumowidagdo <sss5946@garnet.acns.fsu. > wrote:edu
From: Suharyo Sumowidagdo <sss5946@garnet.acns.fsu. >edu
Subject: [FISIKA] Re: kuliah di Israel
To: fisika_indonesia@yahoogroups. com
Date: Saturday, July 12, 2008, 12:46 AM
Nggak menjawab juga.
1. Pertama-tama, kalau memang niat serius, lupakan belajar hanya S2.
S3 ! Semua pekerjaan di bidang scientific mensyaratkan S3. Kalaupun
melamarnya untuk S2, itu harus dijadikan tahapan dalam mencari S3.
Ini pesan yang selalu saya tekankan ke rekan2 di Indonesia yang mau
sekolah ke LN.
2. Selain Israel, apa sudah melihat2 yang lain. Israel saya yakin
punya sistem dan mutu pendidikan yang bagus, cuman dari pandangan saya
negara2/tempat2/ uni2 lain yang juga bagus sudah banyak menawarkan
beasiswa dengan berbagai skema. Tempat2 lain itu pada umumnya sudah
kenal Indonesia (contoh di Belanda atau Jepang atau Jerman).
Nothing against Israel, saya pernah bekerja dengan satu-dua orang dari
Israel selama saya kerja di D0. Menurut saya mereka merupakan orang2
yang tergolong paling rasional, kompeten, dan juga mau menolong.
3. Terkait 2) di atas: apa sudah melihat2 Departemen Fisika di Israel
atau tempat2 lain. Cukup banyak universitas/ perguruan tinggi yang
menggabungkan riset astronomi/astrofisi ka/kosmologi di bawah
Departemen Fisika. Contoh: MIT tidak punya Departemen Astronomi,
riset astronomi/astrofisi ka/kosmologi berada di Departemen Fisika.
--- In fisika_indonesia@ yahoogroups. com, Yonathan Santosa
<iluvveve@.. .> wrote:
>
> nama saya Yonathan. Saya mahasiswa ITB jurusan Astronomi.
> saya mau cari info tentang kuliah S2 di Israel.
> Saya tertarik untuk mengambil kuliah di bidang Astronomi lagi di Tel
Aviv University. apa ada yang lebih bagus?
> ada yang tau tidak bagaimana cara mendaftar ke sana? kemudian
kehidupan di sana bagaimana? berapa kira2 biaya hidup dalam sebulan?
> juga kalau ada yang tahu info tentang beasiswa untuk sekolah di
sana, sebab sulit sekali mencari info di internet, kan jarang yang
minat di Israel.
> saya tinggal di Semarang, ada yang tau tidak tempat buat belajar
bahasa Ibrani? di luar kota juga tidak masalah.
>
> Terima kasih buat infonya.
>
>
> Faithworker
> Blessed2Bless
>
- 2a.
-
Re: Newton International Fellowship
Posted by: "Suharyo Sumowidagdo" haryo@fnal.gov haryo_fnal
Sat Jul 12, 2008 4:56 pm (PDT)
Koreksi: Website-nya yang benar
www.newtonfellowships.org
(ada 's' setelah 'ship'). Thanks untuk seorang anggota milis beasiswa
yang menunjukkan kesalahan ini.
Need to Reply?
Click one of the "Reply" links to respond to a specific message in the Daily Digest.
===============================================================
** Arsip : http://members.tripod.com/~fisika/
** Ingin Berhenti : silahkan mengirim email kosong ke :
<fisika_indonesia-unsubscribe@yahoogroups.com>
===============================================================
** Arsip : http://members.tripod.com/~fisika/
** Ingin Berhenti : silahkan mengirim email kosong ke :
<fisika_indonesia-unsubscribe@yahoogroups.com>
===============================================================
MARKETPLACE
Yahoo! Groups users, check out this limited time offer from Blockbuster! Rent DVDs free for a month!
Change settings via the Web (Yahoo! ID required)
Change settings via email: Switch delivery to Individual | Switch format to Traditional
Visit Your Group | Yahoo! Groups Terms of Use | Unsubscribe
Tidak ada komentar:
Posting Komentar