Senin, 14 Juli 2008

[sekolah-kehidupan] Digest Number 2106

sekolah-kehidupan

Messages In This Digest (25 Messages)

1a.
Re: Makanya jangan mengeluh From: adzdzaki
1b.
Re: Makanya jangan mengeluh From: adzdzaki
1c.
Re: Makanya jangan mengeluh From: sismanto
2.1.
File - Moderator Sekolah Kehidupan From: sekolah-kehidupan@yahoogroups.com
3a.
Bls: [sekolah-kehidupan] Re: Prolog Milad ESKA Ke 2 From: bujang kumbang
4a.
Bls: [sekolah-kehidupan] (OOT) Bersatu From: bujang kumbang
5.
(cuap-cuap) MET ULTAH ESKA.COM From: fiyan arjun
6a.
Thanks God We Are Here - Met Milad II eSKa... From: setyawan_abe
6b.
Thanks God We Are Here - Met Milad II eSKa... From: setyawan_abe
7a.
Re: Prolog Milad ESKA Ke 2 From: novi_ningsih
7b.
Re: Prolog Milad ESKA Ke 2 From: sismanto
8.
Selamat Pagi, Anda Kena PHK! From: dkadarusman
9a.
Re: INILAH 4 FINALIS SK IDOL 2008! YUK, PILIH! From: asma sembiring
9b.
Re: INILAH 4 FINALIS SK IDOL 2008! YUK, PILIH! From: punya_retno
9c.
Re: INILAH 4 FINALIS SK IDOL 2008! YUK, PILIH! From: asma_h_1999
10a.
Re: [Resensi Buku] Sayembara Mencari Cinta From: Bu CaturCatriks
11a.
Re: (Resensi Buku) Jangan Berkedip! From: Bu CaturCatriks
12a.
Re: Warna Kepribadian From: Bu CaturCatriks
13a.
Re: (Diary) Jalan-Jalan ke Cirebon From: Bu CaturCatriks
14a.
Re: aku percaya From: Bu CaturCatriks
15.
(resensi) les setiap selasa bersama morrie From: Bu CaturCatriks
16a.
Re: (Renungan) Bersyukurlah From: Bu CaturCatriks
17a.
Re: WORO2 UNJUK BAKAT SK DAERAH From: Bu CaturCatriks
18a.
Re: sunyi. . . From: Bu CaturCatriks
19a.
Re: Belajar dari perjalanan hidup menuju Ajal From: Bu CaturCatriks

Messages

1a.

Re: Makanya jangan mengeluh

Posted by: "adzdzaki" adzdzaki@yahoo.com   adzdzaki

Sun Jul 13, 2008 4:49 am (PDT)

^_^ Alhamdulillah baik. Senangnya... senangnya.... terima kasih yaaa,
ternyata teman-teman begituuu baik. Hehehe, ndak ketabrak sedan sih,
tapi nyaris ketabrak motor dua kali. Salah sendiri sih, naik motor
sambil memikirkan sesuatu. Jadi agak kurang konsen deh.
Mohon doanya yaaa ^_^

Salam
Dyah

--- In sekolah-kehidupan@yahoogroups.com, "setyawan_abe"
<setyawan_abe@...> wrote:
>
> Mbak Dyah sehat2 aja? Alhamdulillah. Kemarin sempet dicari temen-temen
> tuh mbak, takut terjadi apa-apa.
>
> Hati-hati lho, jangan sampe ketabrak sedan lagi, heuheuheu.
>
> Salam
>
> Arief
>

1b.

Re: Makanya jangan mengeluh

Posted by: "adzdzaki" adzdzaki@yahoo.com   adzdzaki

Sun Jul 13, 2008 4:52 am (PDT)

^_^ ndak kok Pak Guru, mungkin karena kemarin libur jadi agak kosong.
Semangat... semangat...!
Senin dah masuk ya, Pak Guru? Mulai deh aktivitas seperti dulu.
(Calon penegak Negri menanti Anda, duhai guru)

Salam
Dyah

--- In sekolah-kehidupan@yahoogroups.com, "sismanto" <siril_wafa@...>
wrote:
>
> Bu Dyah,
>
> Hiks...sekarang jadi orang sibuk ya?
>
> Salam,
>
>

1c.

Re: Makanya jangan mengeluh

Posted by: "sismanto" siril_wafa@yahoo.co.id   siril_wafa

Sun Jul 13, 2008 3:59 pm (PDT)

Hi.....saya lagi nggak minat jadi pegawai negeri. pinginnya pegwai
luar negeri ^_^

Salam

--- In sekolah-kehidupan@yahoogroups.com, "adzdzaki" <adzdzaki@...>
wrote:
>
> ^_^ ndak kok Pak Guru, mungkin karena kemarin libur jadi agak
kosong.
> Semangat... semangat...!
> Senin dah masuk ya, Pak Guru? Mulai deh aktivitas seperti dulu.
> (Calon penegak Negri menanti Anda, duhai guru)
>

2.1.

File - Moderator Sekolah Kehidupan

Posted by: "sekolah-kehidupan@yahoogroups.com" sekolah-kehidupan@yahoogroups.com

Sun Jul 13, 2008 6:22 am (PDT)


(Moderator) INFO: Cara Mudah Baca Email

Para anggota milis sekolah-kehidupan Yth.,

Dari pengamatan yang kami lakukan, jumlah postingan yang masuk ke milis kita rata-rata 20-30 email sehari baik berupa artikel maupun postingan lainnya. Sehubungan dengan itu maka kami menyarankan bagi semua anggota agar email-box tidak cepat penuh maka disarankan agar mengubah status posting-emailnya dari individual email menjadi digest atau web-only. Tetapi dari pengalaman yang kami lakukan, hal yang terbaik bila kita memilih option web-only. Dengan pilihan ini maka kita hanya bisa membaca seluruh postingan dengan cara membuka mail site, juga untuk membalas postingan, serta mengirim email langsung ke si penulis.

1. Cara mengubah sistem info email dari individual email ke digest atau web-only
Ketik http://groups.yahoo.com/group/sekolah-kehidupan,
Sign in dulu, kemudian klik Edit Membership
Kemudian di bawah ubah pilihan dari individual email ke pilihan digest atau web-only.
Kemudian akhiri dengan klik tanda SAVE

2. Cara mudah untuk membuka mail-group.
Bila kita sudah ingin memilih dengan web-only, berarti informasi semua postingan harus
dilihat di mail site. Untuk itu ketik http://groups.yahoo.com/group/sekolah-kehidupan.
Sign in dulu, kemudian klik view all, untuk melihat semua postingan dari dulu yang paling
lama sampai yang terbaru.
Untuk memudahkan membuka mail-site kita di waktu-waktu berikutnya maka alamat mail
tadi yang di awali dengan http://....., sebaiknya di book-mark atau di masukkan dalam
daftar favorite (ada di ujung atas sebelah kiri layar monitor). Klik Favorites, dan add.

Demikian yang dapat disampaikan. Terima kasih.

Salam Hormat,
Moderator Bersama


3a.

Bls: [sekolah-kehidupan] Re: Prolog Milad ESKA Ke 2

Posted by: "bujang kumbang" bujangkumbang@yahoo.co.id   bujangkumbang

Sun Jul 13, 2008 7:25 am (PDT)



--- Pada Ming, 13/7/08, setyawan_abe <setyawan_abe@yahoo.com> menulis:
Dari: setyawan_abe <setyawan_abe@yahoo.com>
Topik: [sekolah-kehidupan] Re: Prolog Milad ESKA Ke 2
Kepada: sekolah-kehidupan@yahoogroups.com
Tanggal: Minggu, 13 Juli, 2008, 5:35 PM

Dirgahayu Millis eSKa, Selamat dan Sukses

Tak lupa, saya mohon maaf atas segala khilaf dan terima kasih semuanya

Salam

Arief

salah satu member yg suka usil :D

--- In sekolah-kehidupan@ yahoogroups. com, Pandika Sampurna

<pandika_sampurna@ ...> wrote:

>

> > Para Anggota Milis ESKA Yth.

> Assalamualaikum wwb.

> Selamat Pagi/Siang/Sore/ Malam

> Salam Sejahtera

>

> Tidak terasa tgl. 14 Juli ini kita akan memasuki ulang tahun milis

yang ke dua.

> Alhamdulillah, milis sekolah-kehidupan@ yahoogroups ini masih tetap

eksis, dengan jumlah anggota tercatat yang jauh sudah meningkat lebih

dari 1500 orang, dan jumlah postingan bulanan yang tendensinya ribuan

per bulan.

>

> Di balik prestasi yang membanggakan ini, namun ada pertanyaan yang

menggelitik jiwa saya. Apa benar jumlah anggota tersebut sesuai dengan

kenyataan? Apakah semuanya selalu hadir dalam forum baik online

harian maupun di darat? Bagaimana dengan keaktifan pengurus yang sudah

terbentuk?

>

> Menilik dari pengamatan saya hari ke hari kemungkinan besar peserta

atau anggota ESKA yang aktif online tidak lebih dari 50 orang saja.

Mohon maaf bila perhitungan saya ini salah. Teman-teman inilah yang

selama ini selalu rajin mengirim postingan ke milis. Yang lain bagaimana?

>

> Itulah mungkin yang bisa dijadikan tolok ukur bahwa sebenarnya

jumlah anggota milis ESKA hanya 50an orang saja. Walalupun begitu saya

tidak berkecil hati, dengan jumlah keaktifan yang minim ini, milis

ESKA tetap semarak. Ada yang bawel, ada yang suka cengengesan, ada

yang maunya jadi guru melulu, ada yang konyol, ada yang berilmu, dan

ada yang memang suka sekali bikin sibuk orang, dan macam-macam lagi

tingkahnya.

>

> Kehidupan memang seperti itu, kita diciptakan satu dengan yang lain

berbeda. Perbedaan inilah yang membuat kita saling mengisi, untuk

saling memahami, saling belajar, dan akhirnya kita bisa menjadi dewasa

dalam berpikir dan bertindak. Inilah yang namanya sekolah kehidupan.

Apakah ini diberikan di sekolah formal? Coba ingat-ingat apa yang kita

lakukan di sekolah formal. Sama. Proses belajar. Tapi beda. Membaca,

menghitung, menghafal rumus, mengerjakan soal, dan yang lainnya hanya

membuat kita lebih banyak mengejar target kenaikan kelas, kelulusan

dan ijazah. Hanya kematangan berpikir teksbook yang belum tentu cocok

dan tepat untuk diaplikasikan dalam kehidupan nyata yang membutuhkan

cita dan rasa dari naluri yang alamiah.

>

>











__________________________________________________________
Dapatkan alamat Email baru Anda!
Dapatkan nama yang selalu Anda inginkan sebelum diambil orang lain!
http://mail.promotions.yahoo.com/newdomains/id/
4a.

Bls: [sekolah-kehidupan] (OOT) Bersatu

Posted by: "bujang kumbang" bujangkumbang@yahoo.co.id   bujangkumbang

Sun Jul 13, 2008 7:50 am (PDT)


amin....amin....
 
tfs

Menjadi harapan untukku menjadikan
umat yang bertuah ini
kembali bersatu hati

tinggalkan yang keruh
ambillah yang jernih
tiada yang lebih berharga
selain dari persatuan

lupakanlah.. . segala persengketaan
hubungkan kembali... tali persaudaraan
lupakanlah.. . segala persengketaan
hubungkan kembali... tali persaudaraan

karena orang beriman
itu bersaudara
saling bertolong bantu berkasih mesra
agar generasi kita di masa hadapan
bangga dengan apa yang kita wariskan


__________________________________________________________
Yahoo! sekarang memiliki alamat Email baru.
Dapatkan nama yang selalu Anda inginkan di domain baru @ymail dan @rocketmail.
Cepat sebelum diambil orang lain!
http://mail.promotions.yahoo.com/newdomains/id/
5.

(cuap-cuap) MET ULTAH ESKA.COM

Posted by: "fiyan arjun" paman_sam2@yahoo.com   paman_sam2

Sun Jul 13, 2008 8:09 am (PDT)


Sebagai rasa suka cita terhadap millis Sekolah Kehidupan.com yang berulang tahun yang ke-dua aye kasih nih kue ultahnya. Monggo semonggo dicicipi. Terima kasih.Tidak lupa aye berpantun dulu:
 
 
Si Mamat suka latah
Latahnya sambil goyang sama tawa
Selamat ultah ya
Ultah yang ke dua
 
 
Terima kasih
 
 

6a.

Thanks God We Are Here - Met Milad II eSKa...

Posted by: "setyawan_abe" setyawan_abe@yahoo.com   setyawan_abe

Sun Jul 13, 2008 8:32 am (PDT)


I want to share with you a personal story of my friend.

"…..Mybrother is seven years old. He had a wonderful swimming pool
and theyhad reserved a small part of the pool for kids to play. Now i
lovedswimming but my brother would not allow me to swim. He wanted me
toremain in the kids section of the pool and play with him. And so
iagreed to play with him for i had no choice.

It was funsplashing water and we had a great time. After an hour, he
told me"Brother now you can swim for ten minutes in the big pool if
you wishto. "Big Deal !" I said to myself. Like every brother I
loved mybrother. Infact he is the only person I listen to:). And so i
removedhim out of the kids pool and told him to sit at a place and watch
meswim…

Ijumped into the pool and i had barely swam five feet ahead and i
lookedback and i could not find my brother sitting outside.I was scared
todeath. It was afternoon time and there was no one in the pool …
Onemore glance behind and i saw at a distance a tiny hand struggling
tokeep his hand above the water. It was my brother. He had jumped
intothe water. He wanted to swim with me. I do not know how i reached
tohim in 2 seconds whether I jumped mid air or what i don't know i
cannotrecall.. but i turned and leaped into mid air caught him and
pulled himoutside the pool and was able to save his life. I have never
forgottenthat incident for a single day in my life.

I thanks god for giving him a second chance. And I thank you for reading
till this point.

Asi reflect on that incident one of the first things that comes to
mymind is "I should have taught him to swim"If not for
divineintervention i would have had to pay a huge price that day for
mycasual approach towards this whole thing.

There are three interesting things which comes out of this whole
incident.

Knowledge, Value, and Need.

Here is the equation. You can determine the Real Value of Knowledge only
when you feel its real need….

Ifsomething would have gone wrong with my brother that day i would
havefelt that the only skill needed in this earth life is swimming and
iwould have gladly paid any amount to the person who could rescue
himfrom the pool. The need determines the value of knowledge not the
skillor product by itself. You got to understand this especially when we
aredealing with life….

I want to make it clear. Myself and Rudy weare not doing this for money
or throne. Yes just I thanks god. Let thisbe made crystal clear.

Seewhat you take back infact do not even see that. Look at the
integrityof the emails, see if it touches you ask questions to yourself,
to me,but take action from your heart not just your mind.

There is no end to all this…

Theneed determines the value of knowledge. You got to be wise enough
toappreciate knowledge which comes from a totally different
direction,which wants to take care of all your needs, your dreams solve
yourproblems and provide you with all the tools for helping you live
amagnificient life. You got to have the good wisdom to take it with
bothhands. Great things will fall into your lot only when you develop
thesubtle skill of placing the lower ones down.

This life is agreat opportunity. Yes money can be made relationships can
be formed,and many other dreams can be achieved but they alone live who
live forothers who feel for others rest are more dead than alive.

Dowhat you like make all the money,enter into every other
relationshipwhich you find exciting but do not forget that you are here
toaccomplish something which is way too wonderful than all those
thingsyou dream of.

Don't be left out. And do not at the time ofdrowning think about the
skills you should have accumulated. The timeis now. Take a deep breath
look far into the sky beyond the clouds,beyond all your current problems
your worries, the things which haveheld you back and say to yourself
"This has got to change right now,this moment and then you take
another deep breath close your eyes firmyour thought and look back into
the clear blue sky and you might findthat you had paid a lot of
attention to your problems your worries andvalued it so much that it has
become predominant in your life and youhad very little time to value
your own skills your dreams your love…..All you got to do is to
value your life, your love, your dream alittle bit more than you value
your problems and you will find lifeheading in a completely different
direction…

Thank you for being with me till the end God bless and have a wonderful
day

Withthis daily process, we are trying to narrow the gap between thought
andaction so that thought leads to effortless action. I felt
greatexcitement at the possibility of this for me. When I have a thought
Iautomatically begin to judge it as right or wrong, good or bad, shouldI
do it or shouldn't I, am I worthy of doing it, do I have the
courageto do it etc, etc. I get so caught up in trying to analyze the
thoughtthat I do nothing…….leaving a wide gap between that thought
and anyaction. The thought that I don't need to validate the thought
was huge.

It'sinteresting that when we have habits that are so ingrained, we
don'tknow there is any other way.I knew when I first heard you on
ateleconference call that you had some information that would be
helpfulto me. I love that you come from a place of ….how can we make
thisprocess manageable for you. You are magnificent…"

Thanks God We Are Here..

Nyontek Fiyan Arjun - Pantun bin Mantun

Thanks God Its Monday

Have A Nice Day & Keep Spirit For You

eSKers, You Are My Honey

Dirgahayu II Ya.., I Will Always Love You

6b.

Thanks God We Are Here - Met Milad II eSKa...

Posted by: "setyawan_abe" setyawan_abe@yahoo.com   setyawan_abe

Sun Jul 13, 2008 8:50 am (PDT)


I want to share with you a personal story of my friend.

"…..My brother is seven years old. He had a wonderful swimming pool
and they had reserved a small part of the pool for kids to play. Now i
loved swimming but my brother would not allow me to swim. He wanted me
to remain in the kids section of the pool and play with him. And so i
agreed to play with him for i had no choice.

It was fun splashing water and we had a great time. After an hour, he
told me "Brother now you can swim for ten minutes in the big pool if you
wish to. "Big Deal !" I said to my self. Like every brother I loved my
brother. In fact he is the only person I listen to:). And so i removed
him out of the kids pool and told him to sit at a place and watch me
swim…

I jumped into the pool and i had barely swam five feet a head and i
looked back and i could not find my brother sitting outside. I was
scared to death. It was afternoon time and there was no one in the pool
… One more glance behind and i saw at a distance a tiny hand
struggling to keep his hand above the water. It was my brother. He had
jumped into the water. He wanted to swim with me. I do not know how i
reached to him in 2 seconds whether I jumped mid air or what i don't
know i cannot recall.. but i turned and leaped into mid air caught him
and pulled him outside the pool and was able to save his life. I have
never forgotten that incident for a single day in my life.

I thanks god for giving him a second chance. And I thank you for reading
till this point.

Asi reflect on that incident one of the first things that comes to my
mind is "I should have taught him to swim" If not for divine
intervention i would have had to pay a huge price that day for my casual
approach towards this whole thing.

There are three interesting things which comes out of this whole
incident.

Knowledge, Value, and Need.

Here is the equation. You can determine the Real Value of Knowledge only
when you feel its real need….

If something would have gone wrong with my brother that day i would have
felt that the only skill needed in this earth life is swimming and i
would have gladly paid any amount to the person who could rescue him
from the pool. The need determines the value of knowledge not the
skillor product by itself. You got to understand this especially when we
a redealing with life….

I want to make it clear. My self and Rudy weare not doing this for money
or throne. Yes just I thanks god. Let this be made crystal clear.

See what you take back infact do not even see that. Look at the
integrity of the emails, see if it touches you ask questions to your
self, to me,but take action from your heart not just your mind.

There is no end to all this…

The need determines the value of knowledge. You got to be wise enough to
appreciate knowledge which comes from a totally different direction,
which wants to take care of all your needs, your dreams solve your
problems and provide you with all the tools for helping you live a
magnificient life. You got to have the good wisdom to take it with both
hands. Great things will fall into your lot only when you develop
thesubtle skill of placing the lower ones down.

This life is agreat opportunity. Yes money can be made relationships can
be formed, and many other dreams can be achieved but they alone live who
live for others who feel for others rest are more dead than alive.

Do what you like make all the money, enter into every other relationship
which you find exciting but do not forget that you are here to
accomplish something which is way too wonderful than all those things
you dream of.

Don't be left out. And do not at the time of drowning think about the
skills you should have accumulated. The time is now. Take a deep breath
look far into the sky beyond the clouds, beyond all your current
problems your worries, the things which have held you back and say to
yourself "This has got to change right now, this moment and then you
take another deep breath close your eyes firm your thought and look back
into the clear blue sky and you might find that you had paid a lot of
attention to your problems your worries and valued it so much that it
has become predominant in your life and you had very little time to
value your own skills your dreams your love…..All you got to do is
to value your life, your love, your dream a little bit more than you
value your problems and you will find life heading in a completely
different direction…

Thank you for being with me till the end God bless and have a wonderful
day

With this daily process, we are trying to narrow the gap between thought
and action so that thought leads to effortless action. I felt great
excitement at the possibility of this for me. When I have a thought I
automatically begin to judge it as right or wrong, good or bad, should I
do it or shouldn't I, am I worthy of doing it, do I have the courage to
do it etc, etc. I get so caught up in trying to analyze the thought that
I do nothing…….leaving a wide gap between that thought and any
action. The thought that I don't need to validate the thought was huge.

It's interesting that when we have habits that are so ingrained, we
don'tknow there is any other way.I knew when I first heard you on
ateleconference call that you had some information that would be helpful
to me. I love that you come from a place of ….how can we make this
process manageable for you. You are magnificent…"

Thanks God We Are Here..

Nyontek Fiyan Arjun - Pantun bin Mantun

Thanks God Its Monday

Have A Nice Day & Keep Spirit For You

eSKers, You Are My Honey

Dirgahayu II Ya.., I Will Always Love You

7a.

Re: Prolog Milad ESKA Ke 2

Posted by: "novi_ningsih" novi_ningsih@yahoo.com   novi_ningsih

Sun Jul 13, 2008 10:53 am (PDT)

Happy B'day Eska...
ga berasa sudah setahun lebih... ada di sini

Makasi untuk semua guru dan teman... :)

--- In sekolah-kehidupan@yahoogroups.com, Pandika Sampurna
<pandika_sampurna@...> wrote:
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
> Para Anggota Milis ESKA Yth.
> Assalamualaikum wwb.
> Selamat Pagi/Siang/Sore/Malam
> Salam Sejahtera
>
> Tidak terasa tgl. 14 Juli ini kita akan memasuki ulang tahun milis
yang ke dua.
> Alhamdulillah, milis sekolah-kehidupan@yahoogroups ini masih tetap
eksis, dengan jumlah anggota tercatat yang jauh sudah meningkat lebih
dari 1500 orang, dan jumlah postingan bulanan yang tendensinya ribuan
per bulan.
>
> Di balik prestasi yang membanggakan ini, namun ada pertanyaan yang
menggelitik jiwa saya. Apa benar jumlah anggota tersebut sesuai dengan
kenyataan? Apakah semuanya selalu hadir dalam forum baik online
harian maupun di darat? Bagaimana dengan keaktifan pengurus yang sudah
terbentuk?
>
> Menilik dari pengamatan saya hari ke hari kemungkinan besar peserta
atau anggota ESKA yang aktif online tidak lebih dari 50 orang saja.
Mohon maaf bila perhitungan saya ini salah. Teman-teman inilah yang
selama ini selalu rajin mengirim postingan ke milis. Yang lain bagaimana?
>
> Itulah mungkin yang bisa dijadikan tolok ukur bahwa sebenarnya
jumlah anggota milis ESKA hanya 50an orang saja. Walalupun begitu saya
tidak berkecil hati, dengan jumlah keaktifan yang minim ini, milis
ESKA tetap semarak. Ada yang bawel, ada yang suka cengengesan, ada
yang maunya jadi guru melulu, ada yang konyol, ada yang berilmu, dan
ada yang memang suka sekali bikin sibuk orang, dan macam-macam lagi
tingkahnya.
>
> Kehidupan memang seperti itu, kita diciptakan satu dengan yang lain
berbeda. Perbedaan inilah yang membuat kita saling mengisi, untuk
saling memahami, saling belajar, dan akhirnya kita bisa menjadi dewasa
dalam berpikir dan bertindak. Inilah yang namanya sekolah kehidupan.
Apakah ini diberikan di sekolah formal? Coba ingat-ingat apa yang kita
lakukan di sekolah formal. Sama. Proses belajar. Tapi beda. Membaca,
menghitung, menghafal rumus, mengerjakan soal, dan yang lainnya hanya
membuat kita lebih banyak mengejar target kenaikan kelas, kelulusan
dan ijazah. Hanya kematangan berpikir teksbook yang belum tentu cocok
dan tepat untuk diaplikasikan dalam kehidupan nyata yang membutuhkan
cita dan rasa dari naluri yang alamiah.
>
> Memulai dalam membuat milis ini, pola pikir di atas kemudian saya
tuangkan dalam visi dan misi ESKA yang sudah kita kenal semua, yaitu:
>
> Visi SK : Menjadi suatu milis tempat menimba ilmu kehidupan dengan
cara bertukar pengalaman antar anggota, bebas dari unsur SARA,
politik, dan pornografi.
>
> Misi SK: Memberikan kesempatan seluas-luasnya bagi seluruh anggota
menyampaikan pengalaman keseharian hidup dalam bentuk tulisan berupa
cerita, kisah nyata, renungan, catatan harian, artikel inspirasi dan
motivasi, dengan harapan dapat menjadi hikmah dan bermanfaat bagi kita
semua.
>
> Selanjutnya, milis ini mempunyai tujuan mulia, yaitu selain tempat
pembelajaran, juga sebagai media penyalur hobi tulis menulis bagi
seluruh anggotanya sehingga memberikan kesempatan untuk tumbuh
berkembang menjadi penulis-penulis handal pada masa mendatang, baik
dalam mempertahankan nama milis maupun menggapai harapan individu
setiap anggota agar dikenal oleh masyarakat secara luas.
>
> Dalam mempertahankan visi, misi, dan tujuan akhir milis ini, maka
sejak mulai dibentuk sudah ditanamkan akan pentingnya arti
kebersamaan, saling berbagi, saling menghormati, serta saling
menghargai antara satu anggota dengan anggota lainnya dengan prinsip
saling mengasah, saling mengasihi, dan saling mengasuh (saling asah,
asih, asuh).
>
> Perjalanan ESKA (kita) sudah cukup panjang. Mengawali muculnya
milis, dilakukan banyak kegiatan seperti lomba-lomba menulis,
kopdar-kopdar, munculnya website, pembentukan ESKA-ESKA Daerah dan
Luar Negeri, penerbitan buku, kegiatan sosial, dan terakhir dengan
adanya acara Milad Pertama.
>
> Pada Milad Pertama ini memang cukup meriah dan penuh pengunjung
serta undangan, dimana kita tahu semua yang hadir mulai dari Taufik
Ismail, Andreas H., Perwakilan Dekdikbud, dan Tokoh Keagamaan.
>
> Acaranya juga sudah dibuat sedemikian apik dan teragenda dengan
menggunakan event orginizer. Di acara ini kita bisa bersilaturahmi
sesama anggota untuk saling mengenal, adanya ESKA IDOL, adanya
pengumuman tulisan-tulisan terbaik, peluncuran 4(empat) buku ESKA,
lelang buku-buku ESKA, peluncuran logo ESKA, dan pengukuhan
ketua pengurus periode 2007-2008.
>
> Memasuki ke kepengurusan baru, saya memang membatasi diri untuk ikut
campur dalam pengelolaan milis dan website, disamping karena kesibukan
juga memberikan prioritas bagi pengurus baru untuk aktif
berkreatifitas sesuai dengan keinginan dan jamannya sendiri. Saya
katakan begitu, mungkin karena saya sudah tua dengan umur yang
sekarang memasuki 49 tahun. Jelas sangat berbeda dengan usia rata-rata
pengurus baru yang berkisar 20-35 tahun. Bisa jadi selera, pola pikir,
gaya, dan materi kelompok yang sangat jauh berbeda dengan kondisi di
jaman saya.
>
> Sudah hampir satu tahun kurang satu hari saja, Pengurus ESKA
2007-2008 berkerja dengan kebebasan penuh. Saya mencatat banyak
kemajuan yang telah dicapai. Saya ucapkan salut dan terima kasih bagi
mereka semua. Tanpa diupah, tanpa dipaksa, tanpa dikomando, dan tanpa
sarana memadai BISA dan MAMPU membuat milis dan kegiatan ESKA
berjalan. Salut saya ucapkan untuk pasukan Pak Nursalam dan barisan
Jenderal serta prajuritnya. Tanpa bekal yang cukup, namun bisa
bertahan dan bisa mengembangkan milis ESKA dan websitenya dengan
segala keterbatasan yang ada.
>
> Mungkin sebagian besar anggota ESKA yang baru-baru tidak mengenal
saya secara dekat, tetapi dengan adanya postingan ini mudah-mudahan
semua menjadi jelas. Saya ingin kemukakan bahwa; "Milis ESKA bukan
milik saya, tetapi milik KALIAN semua. Saya tidak muncul lagi dalam
memposting tulisan dengan kesengajaan agar kehadiran saya tidak
mengganggu. Tetapi segala gerak-gerik postingan, kegiatan milis baik
online maupun di darat saya tahu dan pantau semua. Milis ESKA sudah
diserahkan pengelolaaannya dari saya ke pengurus. Bila kepengurusan
pertama sudah berakhir akan diserahkan kepada ke pengurus berikutnya
dengan syarat-syarat bahwa kepengurusan jalan dengan ketentuan yang
sudah kita buat, sehingga diharapkan milis ini tetap eksis,
berkembang, maju dan berumur panjang. Semuanya tergantung dari kita.
Dari sinilah muncul moto DARI KITA UNTUK KITA. Mungkin hanya milis
kita inilah saja yang bisa bertahan dalam waktu jangka panjang tanpa
ada kepemilikan yang
> mutlak tanpa syarat di tangan seseorang. Inilah bedanya dengan
milis-milis lain. Diharapkan DI SINI AKAN MUNCUL PEMIMPIN-PEMIMPIN
BARU UNTUK NEGARA KITA. Di sini kita belajar berorganisasi dengan
unsur saling percaya, saling memahami, saling menjaga, saling
membantu. Semuanya untuk KEMAJUAN KITA BERSAMA."
>
> Besok kita memasuki hari Milad Ke dua milis
sekolah-kehidupan@yahoogroups.com, dimana perayaan Milad itu sendiri
yang akan dilaksanakan tanggal 27 Juli di Situ Gintung Ciputat.
Selamat untuk semua, marilah semua anggota yang ada, baik yang
dulu-dulu sering muncul di milis namun sekarang menghilang, dan juga
anggota-anggota baru yang ikut bergabung, semuanya berkumpul di satu
tempat untuk ikut merayakan milad dan keberhasilan kepengurusan yang
ada, serta kita bersama-sama membentuk kepengurusan untuk tahun-tahun
selanjutnya.
>
> Jangan lihat tempat apalagi membanding-bandingkan dengan Milad kita
sebelumnya. Mari kita apresiasi hasil kerja dari Pengurus ESKA
2007-2008 dengan segala kekurangan dan kelebihannya. Untuk itu saya
mohon sesama kita menyampaikan undangan ini ke seluruh anggota lain
baik melalui milis, email, sms, atau pun telepon. Untuk yang jauh baik
dari daerah atau luar negeri kami ucapkan selamat dan banyak terima
kasih atas support dan partisipasinya selama ini. Apalagi bila ada
yang bisa menyempatkan diri untuk hadir.
>
> Demikian yang dapat saya sampaikan, terima kasih untuk semua.
> SELAMAT DAN SUKSES UNTUK PENGURUS ESKA 2007-2008
> SELAMAT DATANG UNTUK PENGURUS ESKA 2008-2010
>
> DIRGAHAYU milis sekolah-kehidupan@yahoogroups.com
>
> Salam Hormat,
>
> Pandika Sampurna
> Sinang Bulawan
>
>

7b.

Re: Prolog Milad ESKA Ke 2

Posted by: "sismanto" siril_wafa@yahoo.co.id   siril_wafa

Sun Jul 13, 2008 4:02 pm (PDT)

"MET ULTAH ESKA"

menjadi lebih dewasa dan semakin meriah Oiy ....

--- In sekolah-kehidupan@yahoogroups.com,
"novi_ningsih" <novi_ningsih@...> wrote:
>
> Happy B'day Eska...
> ga berasa sudah setahun lebih... ada di sini
>
> Makasi untuk semua guru dan teman... :)
>
>
>
>
>
>
>
> --- In sekolah-kehidupan@yahoogroups.com, Pandika Sampurna
> <pandika_sampurna@> wrote:
> >
> >
> >
> >
> >
> >
> >
> >
> >
> >
> > Para Anggota Milis ESKA Yth.
> > Assalamualaikum wwb.
> > Selamat Pagi/Siang/Sore/Malam
> > Salam Sejahtera
> >
> > Tidak terasa tgl. 14 Juli ini kita akan memasuki ulang tahun milis
> yang ke dua.
> > Alhamdulillah, milis sekolah-kehidupan@yahoogroups ini masih tetap
> eksis, dengan jumlah anggota tercatat yang jauh sudah meningkat
lebih
> dari 1500 orang, dan jumlah postingan bulanan yang tendensinya
ribuan
> per bulan.
> >
> > Di balik prestasi yang membanggakan ini, namun ada pertanyaan yang
> menggelitik jiwa saya. Apa benar jumlah anggota tersebut sesuai
dengan
> kenyataan? Apakah semuanya selalu hadir dalam forum baik online
> harian maupun di darat? Bagaimana dengan keaktifan pengurus yang
sudah
> terbentuk?
> >
> > Menilik dari pengamatan saya hari ke hari kemungkinan besar
peserta
> atau anggota ESKA yang aktif online tidak lebih dari 50 orang saja.
> Mohon maaf bila perhitungan saya ini salah. Teman-teman inilah yang
> selama ini selalu rajin mengirim postingan ke milis. Yang lain
bagaimana?
> >
> > Itulah mungkin yang bisa dijadikan tolok ukur bahwa sebenarnya
> jumlah anggota milis ESKA hanya 50an orang saja. Walalupun begitu
saya
> tidak berkecil hati, dengan jumlah keaktifan yang minim ini, milis
> ESKA tetap semarak. Ada yang bawel, ada yang suka cengengesan, ada
> yang maunya jadi guru melulu, ada yang konyol, ada yang berilmu, dan
> ada yang memang suka sekali bikin sibuk orang, dan macam-macam lagi
> tingkahnya.
> >
> > Kehidupan memang seperti itu, kita diciptakan satu dengan yang
lain
> berbeda. Perbedaan inilah yang membuat kita saling mengisi, untuk
> saling memahami, saling belajar, dan akhirnya kita bisa menjadi
dewasa
> dalam berpikir dan bertindak. Inilah yang namanya sekolah kehidupan.
> Apakah ini diberikan di sekolah formal? Coba ingat-ingat apa yang
kita
> lakukan di sekolah formal. Sama. Proses belajar. Tapi beda. Membaca,
> menghitung, menghafal rumus, mengerjakan soal, dan yang lainnya
hanya
> membuat kita lebih banyak mengejar target kenaikan kelas, kelulusan
> dan ijazah. Hanya kematangan berpikir teksbook yang belum tentu
cocok
> dan tepat untuk diaplikasikan dalam kehidupan nyata yang membutuhkan
> cita dan rasa dari naluri yang alamiah.
> >
> > Memulai dalam membuat milis ini, pola pikir di atas kemudian saya
> tuangkan dalam visi dan misi ESKA yang sudah kita kenal semua,
yaitu:
> >
> > Visi SK : Menjadi suatu milis tempat menimba ilmu kehidupan dengan
> cara bertukar pengalaman antar anggota, bebas dari unsur SARA,
> politik, dan pornografi.
> >
> > Misi SK: Memberikan kesempatan seluas-luasnya bagi seluruh anggota
> menyampaikan pengalaman keseharian hidup dalam bentuk tulisan berupa
> cerita, kisah nyata, renungan, catatan harian, artikel inspirasi dan
> motivasi, dengan harapan dapat menjadi hikmah dan bermanfaat bagi
kita
> semua.
> >
> > Selanjutnya, milis ini mempunyai tujuan mulia, yaitu selain tempat
> pembelajaran, juga sebagai media penyalur hobi tulis menulis bagi
> seluruh anggotanya sehingga memberikan kesempatan untuk tumbuh
> berkembang menjadi penulis-penulis handal pada masa mendatang, baik
> dalam mempertahankan nama milis maupun menggapai harapan individu
> setiap anggota agar dikenal oleh masyarakat secara luas.
> >
> > Dalam mempertahankan visi, misi, dan tujuan akhir milis ini, maka
> sejak mulai dibentuk sudah ditanamkan akan pentingnya arti
> kebersamaan, saling berbagi, saling menghormati, serta saling
> menghargai antara satu anggota dengan anggota lainnya dengan prinsip
> saling mengasah, saling mengasihi, dan saling mengasuh (saling asah,
> asih, asuh).
> >
> > Perjalanan ESKA (kita) sudah cukup panjang. Mengawali muculnya
> milis, dilakukan banyak kegiatan seperti lomba-lomba menulis,
> kopdar-kopdar, munculnya website, pembentukan ESKA-ESKA Daerah dan
> Luar Negeri, penerbitan buku, kegiatan sosial, dan terakhir dengan
> adanya acara Milad Pertama.
> >
> > Pada Milad Pertama ini memang cukup meriah dan penuh pengunjung
> serta undangan, dimana kita tahu semua yang hadir mulai dari Taufik
> Ismail, Andreas H., Perwakilan Dekdikbud, dan Tokoh Keagamaan.
> >
> > Acaranya juga sudah dibuat sedemikian apik dan teragenda dengan
> menggunakan event orginizer. Di acara ini kita bisa bersilaturahmi
> sesama anggota untuk saling mengenal, adanya ESKA IDOL, adanya
> pengumuman tulisan-tulisan terbaik, peluncuran 4(empat) buku ESKA,
> lelang buku-buku ESKA, peluncuran logo ESKA, dan pengukuhan
> ketua pengurus periode 2007-2008.
> >
> > Memasuki ke kepengurusan baru, saya memang membatasi diri untuk
ikut
> campur dalam pengelolaan milis dan website, disamping karena
kesibukan
> juga memberikan prioritas bagi pengurus baru untuk aktif
> berkreatifitas sesuai dengan keinginan dan jamannya sendiri. Saya
> katakan begitu, mungkin karena saya sudah tua dengan umur yang
> sekarang memasuki 49 tahun. Jelas sangat berbeda dengan usia rata-
rata
> pengurus baru yang berkisar 20-35 tahun. Bisa jadi selera, pola
pikir,
> gaya, dan materi kelompok yang sangat jauh berbeda dengan kondisi di
> jaman saya.
> >
> > Sudah hampir satu tahun kurang satu hari saja, Pengurus ESKA
> 2007-2008 berkerja dengan kebebasan penuh. Saya mencatat banyak
> kemajuan yang telah dicapai. Saya ucapkan salut dan terima kasih
bagi
> mereka semua. Tanpa diupah, tanpa dipaksa, tanpa dikomando, dan
tanpa
> sarana memadai BISA dan MAMPU membuat milis dan kegiatan ESKA
> berjalan. Salut saya ucapkan untuk pasukan Pak Nursalam dan barisan
> Jenderal serta prajuritnya. Tanpa bekal yang cukup, namun bisa
> bertahan dan bisa mengembangkan milis ESKA dan websitenya dengan
> segala keterbatasan yang ada.
> >
> > Mungkin sebagian besar anggota ESKA yang baru-baru tidak mengenal
> saya secara dekat, tetapi dengan adanya postingan ini mudah-mudahan
> semua menjadi jelas. Saya ingin kemukakan bahwa; "Milis ESKA bukan
> milik saya, tetapi milik KALIAN semua. Saya tidak muncul lagi dalam
> memposting tulisan dengan kesengajaan agar kehadiran saya tidak
> mengganggu. Tetapi segala gerak-gerik postingan, kegiatan milis baik
> online maupun di darat saya tahu dan pantau semua. Milis ESKA sudah
> diserahkan pengelolaaannya dari saya ke pengurus. Bila kepengurusan
> pertama sudah berakhir akan diserahkan kepada ke pengurus berikutnya
> dengan syarat-syarat bahwa kepengurusan jalan dengan ketentuan yang
> sudah kita buat, sehingga diharapkan milis ini tetap eksis,
> berkembang, maju dan berumur panjang. Semuanya tergantung dari kita.
> Dari sinilah muncul moto DARI KITA UNTUK KITA. Mungkin hanya milis
> kita inilah saja yang bisa bertahan dalam waktu jangka panjang tanpa
> ada kepemilikan yang
> > mutlak tanpa syarat di tangan seseorang. Inilah bedanya dengan
> milis-milis lain. Diharapkan DI SINI AKAN MUNCUL PEMIMPIN-PEMIMPIN
> BARU UNTUK NEGARA KITA. Di sini kita belajar berorganisasi dengan
> unsur saling percaya, saling memahami, saling menjaga, saling
> membantu. Semuanya untuk KEMAJUAN KITA BERSAMA."
> >
> > Besok kita memasuki hari Milad Ke dua milis
> sekolah-kehidupan@yahoogroups.com, dimana perayaan Milad itu sendiri
> yang akan dilaksanakan tanggal 27 Juli di Situ Gintung Ciputat.
> Selamat untuk semua, marilah semua anggota yang ada, baik yang
> dulu-dulu sering muncul di milis namun sekarang menghilang, dan juga
> anggota-anggota baru yang ikut bergabung, semuanya berkumpul di satu
> tempat untuk ikut merayakan milad dan keberhasilan kepengurusan yang
> ada, serta kita bersama-sama membentuk kepengurusan untuk tahun-
tahun
> selanjutnya.
> >
> > Jangan lihat tempat apalagi membanding-bandingkan dengan Milad
kita
> sebelumnya. Mari kita apresiasi hasil kerja dari Pengurus ESKA
> 2007-2008 dengan segala kekurangan dan kelebihannya. Untuk itu saya
> mohon sesama kita menyampaikan undangan ini ke seluruh anggota lain
> baik melalui milis, email, sms, atau pun telepon. Untuk yang jauh
baik
> dari daerah atau luar negeri kami ucapkan selamat dan banyak terima
> kasih atas support dan partisipasinya selama ini. Apalagi bila ada
> yang bisa menyempatkan diri untuk hadir.
> >
> > Demikian yang dapat saya sampaikan, terima kasih untuk semua.
> > SELAMAT DAN SUKSES UNTUK PENGURUS ESKA 2007-2008
> > SELAMAT DATANG UNTUK PENGURUS ESKA 2008-2010
> >
> > DIRGAHAYU milis sekolah-kehidupan@yahoogroups.com
> >
> > Salam Hormat,
> >
> > Pandika Sampurna
> > Sinang Bulawan
> >
> >
>

8.

Selamat Pagi, Anda Kena PHK!

Posted by: "dkadarusman" dkadarusman@yahoo.com   dkadarusman

Sun Jul 13, 2008 4:00 pm (PDT)

Hore,
Hari Baru!
Teman-teman.

Seorang Chief Operating Officer sebuah perusahaan ternama dunia hari
itu datang kekantornya yang megah tepat jam 7 pagi. Sang pemilik
perusahaan memasuki ruang kerjanya tak lama kemudian. Setelah
berbasa-basi sedikit, beliau berujar;"My friend," katanya. "Aku
bangga dengan hasil kerjamu selama ini," lanjutnya. Sang CEO tentu
saja bahagia mendengar pujian bossnya itu. "Namun," lanjut si boss.
Kali ini, hati CEO itu mulai dihinggapi tanda tanya besar. "Para
stakeholders kita menginginkan untuk menggantikanmu dengan seseorang
yang lebih baik....." Saat itu juga, pagi yang cerah seakan-akan
berubah menjadi gelap gulita sambil sesekali dikilati cahaya dari
bunyi petir dan gelegar halilintar yang membuat jiwa bergetar. Sang
CEO hanya bisa terpana. Seolah tidak percaya pada apa yang baru saja
didengarnya. Seandainya, berita itu tidak ditujukan kepada CEO yang
sedang kita bicarakan itu. Melainkan kepada anda. What are you going
to do?

Boleh jadi anda mengira bahwa percakapan diatas itu sekedar rekaan
belaka. Tapi, jika anda mengikuti perkembangan dunia bisnis
internasional akhir-akhir ini; anda akan menemukan bahwa pembicaraan
semacam itu sungguh-sungguh terjadi didunia nyata. 'Korbannya'?
Banyak. Mulai dari orang nomor satu di bank terkemuka. Pemimpin
perusahaan farmasi tercanggih. Hingga raksasa minuman berbahan dasar
kopi yang aroma ketenarannya sampai kesini. Bahasa politik boleh
mengatakannya dengan halus, semisal; pensiun dini atau golden shake
hand. Tetapi, dalam bahasa kita; itu tidak beda dengan tiga huruf
mengerikan bernama P. Dan H. Dan K. Sounds familiar, right? Yes,
that PHK.

Anda tentu masih ingat kisah tragis legendaris yang menimpa kapal
pesiar Titanic yang tenggelam pada tanggal 14 April 1912. Peristiwa
itu diperkirakan menelan 1,500 korban jiwa. Para ahli mempercayai
bahwa faktor utama yang menyebabkan banyaknya jumlah korban jiwa
bukanlah semata-mata tenggelamnya kapal tersebut, melainkan;
kurangnya jumlah sekoci yang ada dikapal itu dibandingkan dengan
jumlah penumpang yang ada. Mereka begitu yakin bahwa Titanic tidak
bisa tenggelam. Jadi, mengapa harus menyediakan sekoci? Konon,
ketika perisiwa itu terjadi; sesungguhnya masih banyak waktu untuk
melakukan penyelamatan. Namun, karena jumlah sekoci penyelamat hanya
sedikit, hanya sebagian kecil saja yang bisa diselamatkan.

Dalam kehidupan kerja pun kita sering berpikir seperti itu. Kita
begitu yakin bahwa kapal yang kita gunakan untuk mengarungi samudera
dunia kerja ini tidak akan tenggelam. Sehingga kita tidak merasa
penting untuk memiliki sekoci. Tetapi, berapa banyak sudah
perusahaan yang gulung tikar dan kemudian tenggelam seperti halnya
Titanic? Jika kita boleh berkata tanpa sensor, sesungguhnya dunia
kerja kita lebih beresiko daripada Titanic. Apa yang terjadi pada
Titanic adalah musibah bagi semua penumpang. Semua orang menghadapi
masalah yang sama. Sebab; orang baik tidak ditendang keluar dari
kapal. Tetapi, dalam sebuah perusahaan; sudah sering terjadi seorang
karyawan ditendang keluar dari bahtera perusahaan semudah itu.
Seperti peristiwa yang menimpa sang CEO diatas itu.

Jika itu bisa terjadi kepada pimpinan puncak sebuah perusahaan; maka
tidak heran jika bisa dengan sangat gampangnya menimpa karyawan-
karyawan dilevel lainnya. Ya. Tentu saja. Anda sudah tahu itu.
Bahkan mungkin sudah banyak teman anda yang terkena PHK juga.
Sayangnya, saat ini pun kita masih begitu yakinnya untuk mengatakan
bahwa kita tidak akan mengalami nasib seperti itu. Sungguh, tidak
ada yang menjaminnya. Sebab, bagaimanapun juga itu bisa menimpa
siapa saja. Karyawan yang jelek. Karyawan yang bagus. Karyawan
dilevel manapun juga. Direktur? Sudah banyak direktur yang terkena
PHK juga, bukan?

Seseorang menganggap saya ini terlampau pesimis dalam memandang masa
depan pekerjaan. Saya bilang;"Ada bedanya antara sikap pesimis
dengan sikap antisipatif. Seseorang yang pesimis, memandang dari
sisi negatif, dan dia tidak melakukan apa-apa untuk mempersiapkan
dirinya, kecuali memelihara perasaan was-was. Sedangkan, orang yang
antisipatif, memandang sebuah resiko secara rasional dan
proporsional. Lalu dia mempersiapkan diri untuk menghadapi situasi
sulit jika terjadi sewaktu-waktu."

PHK adalah resiko kita sehari-hari. Kita tidak perlu terlampau
percaya diri dengan mengatakan bahwa hal itu tidak akan pernah
terjadi pada kita. Atau sebaliknya terlalu takut jika mengalaminya.
Sebab, selama kita 'mempersiapkan diri kita untuk menghadapi
kemungkinan itu,' maka yakinlah bahwa masa depan kita akan baik-baik
saja. Paling tidak, kita tidak terlampau syok, jika itu benar-benar
terjadi. Dan yang lebih penting dari itu adalah; memulai
mempersiapkan 'sekoci' itu dari saat ini. Sekoci yang selalu siap
digunakan jika sewaktu-waktu kita membutuhkannya.

Begitu beragamnya reaksi orang ketika terjadi PHK. Ada yang panik.
Ada yang biasa-biasa saja. Ada pula yang senang alang kepalang. Ada
orang yang mendapatkan 'golden shake hand' tetapi hatinya miris dan
menghadapi dunia didepannya dengan tatapan pesimis. Ada yang
mendapatkan uang pesangon sekedar sesuai dengan peraturan yang
tertuang dalam undang-undang; namun, memandang masa depannya dengan
antusias dan optimis. Mengapa sikap mereka bisa beda begitu ya?
Ternyata, orang-orang yang sudah 'mempersiapkan' dirinya untuk
situasi sulit seperti itu lebih bisa menghadapi kenyataan itu.
Mereka melihat sisi terangnya. Dan mereka menemukan bahwa; itu
bukanlah akhir dari segala-galanya.

Beberapa waktu lalu saya mendapatkan email dari seorang teman yang
mengalami 'perlakuan' kurang patut diperusahaan. Menyimak
kompleksnya permasalahan yang dihadapinya, tidaklah mudah untuk
meresponnya. Tetapi, tepat sehari sebelum saya menerima email itu,
saya bertemu dengan seorang sahabat lama. Bagi saya, beliau bukan
sekedar sahabat; melainkan juga seorang mentor. Puncak karir beliau
adalah Direktur Pengembangan Bisnis pada sebuah perusahaan
multinasional dengan pengalaman kerja 20 tahun.

Dia bangga dengan pencapaiannya. Dan dia tahu kualitas dirinya yang
tinggi. Namun, suatu ketika perusahaan memintanya untuk menduduki
sebuah jabatan lain. Jabatan itu levelnya bukan Direktur, melainkan
manager biasa. Jelas, orang ini diturunkan pangkatnya. Dan yang
lebih menarik lagi adalah: posisi baru yang harus dipegangnya adalah
sebuah posisi yang sebelumnya berada langsung dibawah
kepemimpinannya. Sedangkan posisi direktur kini diduduki oleh orang
lain. Itu terjadi tahun 2002. Dan orang itu - dengan segala kualitas
diri yang dimilikinya - ketika bertemu dengan saya kemarin; menjadi
orang yang lebih berhasil dari sebelumnya. Ini menunjukkan bahwa
emas tetaplah emas, meskipun terbenam dalam tanah berlumpur.
Saya sendiri mempunyai prinsip pribadi yang berbunyi; 'bersiap-siap
seolah akan terkena phk besok pagi.' Dengan prinsip itu, sedari
sekarang saya mulai mempersiapkan diri untuk menghadapinya. Saya
belajar banyak hal hari ini, supaya besok bisa menjaga diri. Jika
besok pagi saya mendapatkan phk itu, sekurang-kurangnya secara
mental saya sudah menjadi lebih siap. Sehingga, bebannya mungkin
akan menjadi lebih ringan. Apakah anda juga demikian?
Hore,
Hari Baru!
Dadang Kadarusman
http://dkadarusman.blogspot.com/
http://www.dadangkadarusman.com/

Catatan Kaki:
Jika kita berani menaiki sebuah kapal pesiar, maka pasti itu karena
kita yakin bahwa kapal itu akan sampai dengan selamat ketempat
tujuan. Namun, pasti kita akan merindukan sebuah sekoci jika sesuatu
yang tidak diharapkan terjadi.

9a.

Re: INILAH 4 FINALIS SK IDOL 2008! YUK, PILIH!

Posted by: "asma sembiring" asma_h_1999@yahoo.com   asma_h_1999

Sun Jul 13, 2008 6:35 pm (PDT)

Dear Panitia SK Idol dan Dewan Juri SK Idol

Terima kasih�atas kepercayaannya hingga saya meneruskan maju ketahap berikutnya.�.

Wassalam,
Asma

--- On Sun, 7/13/08, Kabinet Eska <kabinet.eska@gmail.com> wrote:

From: Kabinet Eska <kabinet.eska@gmail.com>
Subject: INILAH 4 FINALIS SK IDOL 2008! YUK, PILIH!
To: sekolah-kehidupan@yahoogroups.com
Cc: sinangbulawan@yahoo.com, sinarning_rat@yahoo.co.id, teha.sugiyo@toserbayogya.com, sinthionk@gmail.com, candy.hepi@gmail.com, indarpati@yahoo.com, patisayang@yahoo.com, salam.translator@gmail.com
Date: Sunday, July 13, 2008, 3:58 AM

Ass.wr.wb.

Salam sejahtera!

Sahabat SK, berdasarkan karya para nominator tahap 2 Liga Eska Idol 2008 yang secara SAH diterima (dalam artian: tidak melewati batas waktu yakni 7 Juli 2008 dan di-cc ke email: kabinet.eska@gmail.com) maka ada 8 tulisan dari 7 penulis. Dan hanya 1 nominator (Novi Ningsih) yang memenuhi syarat pengiriman yakni menuliskan 2 tema wajib kompetisi ("Eska Di Mata Saya" dan "My Life"). Dan ke-7 semifinalis tersebut adalah: Novi Ningsih, Lia Octavia, Fiyan Arjun, Sismanto, Retnadi Nur'aini (Retno), Jenny Jusuf dan Asma Sembiring. Namun, perjuangan belum usai karena masih ada 1 saringan lagi yakni penilaian dewan juri yang terdiri dari 4 orang terpilih untuk memilih 4 finalis berdasarkan akumulasi nilai rata-rata atas tiap tulisan.

Nah, berdasarkan akumulasi nilai rata-rata dari dewan juri yang dilakukan sejak 8 Juli hingga 11 Juli didapatlah 4 kandidat berdasarkan ranking nilai yang diperoleh. Adapun 4 Finalis LIGA ESKA IDOL 2008 yang akan Sahabat SK pilih melalui voting di yahoogroups sejak 14 Juli (hari Milad SK) hingga 21 Juli 2008 untuk mendapatkan 1 orang pemegang gelar SK IDOL 2008 adalah sbb (nomor urut ranking sekaligus merupakan nomor urut finalis dalam voting):


�4 FINALIS SK IDOL 2008

1.� Lia Octavia
2.� Asma Sembiring
3.� Retnadi Nur'aini
4.� Jenny Jusuf


Daftar Perolehan Nilai Para Semifinalis Liga SK Idol 2008


No.

nama

total nilai rata-rata

1.

lia octavia

88,25

2.

asma sembiring

85,25

3.

retnadi nur'aini

84,75

4.

jenny jusuf

83,50

5.

novi ningsih

83

6.

sismanto

79

7.

fiyan arjun

76,25


TABULASI PENILAIAN


No.

Nominator

Judul Tulisan

Total Nilai Rata-Rata

Catatan


1.

Lia Octavia

"Kak, Kubawakan Bintang Dari Langit!"

(Tema : My Life)

88,25

Teha Sugiyo
Tema sederhana yang diolah dengan luar biasa. Plot, jalinan cerita dan suspens diolah dengan baik. Unsur hiburannya menyentuh pembaca, apalagi dengan ending yang manis.
Skor: 95

Dewi Cendika
Tulisan yang menyentuh.
Dituturkan dengan rapi dan tata bahasa yang baik.
Sangat Mengalir.
Ada kejutan� yang membuat pembaca penasaran.
Skor: 96

Indarpati
Berdasarkan penilaian pesan moral, gaya bahasa, EYD, gagasan dan novelty (unsur kebaruan), secara rata-rata, Skor: 80

Sinta Nisfuana
Pesan moral dapet. Penyampaian dan gaya bahasa rapi (teratur), tapi terkadang jadi terasa datar. Ide cerita menarik.
Skor: 82

2.

Asma Sembiring

"Dunia Sunyi"

(Tema : My Life )

85,25

Teha Sugiyo
Tema sederhana, teknik kilas baliknya bagus. Sayang kurang digarap dengan sungguh-sungguh. Jika unsur "suasana" dalam kisah ini� digali (dieksplor) lebih dalam lagi, niscaya kisah ini akan lebih menarik.
Skor: 90

Dewi Cendika
Tulisan yang keren, seperti membaca cerpen.
Pemilihan kata yang bagus.
Mengalir.
Ada pesan moral.
Cuma sedikkiiiiittt ajaaa kesalahan tata bahasanya.
Skor: 95









Indarpati
Berdasarkan penilaian pesan moral, gaya bahasa, EYD, gagasan dan novelty (unsur kebaruan), secara rata-rata,
skor: 76

Sinta Nisfuana
Gagasan dan gaya bahasanya menarik, membuat pembaca berimajinasi dan berpikir. Tapi pesan moralnya kurang jelas (apa yang ingin disampaikan sang penulis?)
Skor: 80

3.

Retnadi Nur'aini

"Kisah Tentang Bidadari"

(Tema : My Life)

84,75

Teha Sugiyo
Temanya sederhana, namun digarap dengan intens. Plot dan karakternya bagus dan sangat kuat. Unsur hiburannya sangat menyentuh. Kekhasan kisah ini adalah melibatkan (emosi) pembacanya, sehingga� kisah mengalir lancar dan akrab.
Skor: 95

Dewi Cendika
Tulisannya mengalir dan menarik. Ada� pesan moral.
Ada sedikiiiiittt aja� kesalahan tata bahasanya.
Skor: 93

Indarpati
Berdasarkan penilaian pesan moral, gaya bahasa, EYD, gagasan dan novelty (unsur kebaruan), secara rata-rata,
skor: 75

Sinta Nisfuana
Ide cerita simple dan gaya bahasanya seperti mengajak pembaca ngobrol. Pesan moralnya dapet, walaupun terkadang diceritakan dengan kebanggaan yang terlalu meluap (terasa kurang natural, dalam arti semua orang memiliki sisi negatif dan positif termasuk sosok ibu)
Skor: 76

4.

Jenny Jusuf

"(Cuma) Seorang Tukang Curhat"

(Tema : Eska di Mata Saya)

83,50

Teha Sugiyo
Kekuatan kisah ini pada kejujurannya. Kelancaran berkisah memang tidak diragukan. Analogi tentang kehidupan dan pembelajaran kurang digali dengan intens, sehingga kisah ini tergelincir seperti judulnya.
Skor: 85

Dewi Cendika
Tata bahasa baik
Ceritanya lepas dan ringan sehingga asyik dibaca.
Pemilihan kata yang variatif.
Skor: 90

Indarpati
Berdasarkan penilaian pesan moral, gaya bahasa, EYD, gagasan dan novelty (unsur kebaruan), secara rata-rata,
skor: 78

Sinta Nisfuana
Pengungkapan ceritanya menyenangkan (ngalir banget) dan gaya bahasa seru.
Skor: 81

5.

Novi Ningsih

Nilai rata-rata (mean)

83

Formula: nilai rata-rata dari penjumlahan total nilai rata-rata untuk masing-masing tulisan ("Tak Akan Pernah Mati" dan "Terus Belajar Pada Kehidupan")





"Tak Akan Pernah Mati"

(Tema : My Life)

84,25

Teha Sugiyo
Kekuatan kisah yang bertema keluarga ini pada kesederhanaan gaya ucapnya. Bahasa dan kisahnya mengalir lancar.
skor: 88

Dewi Cendika
Tulisan dengan tiga episode kehidupan.
Menyentuh.
Tata bahasanya baik.
Skor: 93

Indarpati
Berdasarkan penilaian pesan moral, gaya bahasa, EYD, gagasan dan novelty (unsur kebaruan), secara rata-rata,
Skor: 79

Sinta Nisfuana
Penghayatan ceritanya dapet (terutama mulai masuk bagian: Januari 2004).
Skor: 77



"Terus Belajar Pada Kehidupan"

(Tema : Eska di Mata Saya )



81,75

Teha Sugiyo
Curhat yang dikisahkan dengan mengalir lancar, ringan dan� menghibur.
Skor: 80

Dewi Cendika
Dituturkan dengan lancar dan ringan.
Judulnya kurang nendang yaa, kurang bikin penasaran (:D)
Tapi� tulisannya menarik dan puisinyaaa okeeee deh!
Skor: 90

Indarpati
Berdasarkan penilaian pesan moral, gaya bahasa, EYD, gagasan dan novelty (unsur kebaruan), secara rata-rata,
Skor: 78









Sinta Nisfuana
Gaya bahasanya natural. Susunan kalimat kadang masih gak jelas. Ide oke juga, menghubungkan sekolah nyata dan maya.
Skor: 79

6.

Sismanto

"Sekolah Kehidupan: Sebuah Testimoni"

(Tema : Eska di Mata Saya )

79

Teha Sugiyo
Sebuah testimoni (kesaksian) yang bagus dan dikisahkan dengan lancar.
Skor: 80

Dewi Cendika
Tulisannya terlalu singkat namun dituturkan dengan baik.
Pemilihan kata yang variatif.
Enak dibaca.
Skor: 89

Indarpati
Berdasarkan penilaian pesan moral, gaya bahasa, EYD, gagasan dan novelty (unsur kebaruan), secara rata-rata,
Skor: 76

Sinta Nisfuana
Gaya penceritaan kurang nyaman, sepertinya penulis ingin bercerita dengan santai tapi malah jadi agak kaku. Pesan moral dapet tapi gak mantep.
Skor: 71

7.

Fiyan Arjun

"Hanya Janji Yang Tersisa"

(Tema : My Life )

76,25

Teha Sugiyo
Diksi, pilihan kata dan istilah serta ejaannya masih sering kurang pas. Kekuatan kisah ini pada kepolosan penulisnya serta usahanya yang terus menerus untuk berlatih, sekalipun sekadar "curhat".
skor: 78









Dewi Cendika
Pemilihan kata yang beragam
Sedikiiiiit kesalahan tata bahasa
Tulisannya mengalir.
Ada pesan moral.
Skor: 90

Indarpati
Berdasarkan penilaian pesan moral, gaya bahasa, EYD, gagasan dan novelty (unsur kebaruan), secara rata-rata,
Skor: 69

Sinta Nisfuana
Pesan moral belum sampai, karena penceritaan penulis yang berputar-putar. Susunan kalimat kurang bagus
Skor: 68




DEWAN JURI LIGA SK IDOL 2008
1.�� Teha Sugiyo (editor, penulis kawakan dan trainer motivasi alumnus Dale Carnegie Center)���
2.���� Dewi Cendika (penulis buku anak Islami terbaik versi Islamic Book Fair 2008)
3.���� Indarpati (editor dan penulis lepas)
4.���� Sinta Nisfuana (editor lepas dan moderator milis SK)

Demikian agar menjadi maklum. Dan keputusan panitia dan dewan juri bersifat final dan tidak dapat diganggu gugat.

Terima kasih atas partisipasi Sahabat semua. Dan kami tunggu voting Anda!

Mari berlomba, mari berbagi, mari memberi dan mari berbahagia!

DIRGAHAYU ESKA (14 JULI 2008)!

Tabik,

Nursalam AR
Ketua Umum Eska Pusat 2007-2008

--
"Comfort home for all"

9b.

Re: INILAH 4 FINALIS SK IDOL 2008! YUK, PILIH!

Posted by: "punya_retno" punya_retno@yahoo.com   punya_retno

Sun Jul 13, 2008 6:39 pm (PDT)

horeee, mbak lia, uni asma, dan mbak jenny lolos!!!

selamat yaaa, semuanyaaa!!!
memang kalian pantas jadi idol!

ps: ketik "lia", kirim ke 0812 10698852 (teuteup), halah :)
anyway, terima kasih ya, panitia, utk juga memilih saya. gyaaa!!!

salam,

-retno-

--- In sekolah-kehidupan@yahoogroups.com, asma sembiring
<asma_h_1999@...> wrote:
>
> Dear Panitia SK Idol dan Dewan Juri SK Idol
>
> Terima kasih atas kepercayaannya hingga saya meneruskan maju ketahap
berikutnya. .
>
> Wassalam,
> Asma
>
> --- On Sun, 7/13/08, Kabinet Eska <kabinet.eska@...> wrote:
>
> From: Kabinet Eska <kabinet.eska@...>
> Subject: INILAH 4 FINALIS SK IDOL 2008! YUK, PILIH!
> To: sekolah-kehidupan@yahoogroups.com
> Cc: sinangbulawan@..., sinarning_rat@..., teha.sugiyo@...,
sinthionk@..., candy.hepi@..., indarpati@..., patisayang@...,
salam.translator@...
> Date: Sunday, July 13, 2008, 3:58 AM
>
>
> Ass.wr.wb.
>
> Salam sejahtera!
>
>
> Sahabat SK, berdasarkan karya para nominator tahap 2 Liga Eska Idol
2008 yang secara SAH diterima (dalam artian: tidak melewati batas
waktu yakni 7 Juli 2008 dan di-cc ke email: kabinet.eska@...) maka ada
8 tulisan dari 7 penulis. Dan hanya 1 nominator (Novi Ningsih) yang
memenuhi syarat pengiriman yakni menuliskan 2 tema wajib kompetisi
("Eska Di Mata Saya" dan "My Life"). Dan ke-7 semifinalis tersebut
adalah: Novi Ningsih, Lia Octavia, Fiyan Arjun, Sismanto, Retnadi
Nur'aini (Retno), Jenny Jusuf dan Asma Sembiring. Namun, perjuangan
belum usai karena masih ada 1 saringan lagi yakni penilaian dewan juri
yang terdiri dari 4 orang terpilih untuk memilih 4 finalis berdasarkan
akumulasi nilai rata-rata atas tiap tulisan.
>
> Nah, berdasarkan akumulasi nilai rata-rata dari dewan juri yang
dilakukan sejak 8 Juli hingga 11 Juli didapatlah 4 kandidat
berdasarkan ranking nilai yang diperoleh. Adapun 4 Finalis LIGA ESKA
IDOL 2008 yang akan Sahabat SK pilih melalui voting di yahoogroups
sejak 14 Juli (hari Milad SK) hingga 21 Juli 2008 untuk mendapatkan 1
orang pemegang gelar SK IDOL 2008 adalah sbb (nomor urut ranking
sekaligus merupakan nomor urut finalis dalam voting):
>
>
> 4 FINALIS SK IDOL 2008
>
> 1. Lia Octavia
> 2. Asma Sembiring
> 3. Retnadi Nur'aini
> 4. Jenny Jusuf
>
>
> Daftar Perolehan Nilai Para Semifinalis Liga SK Idol 2008
>
>
>
>
>
> No.
>
> nama
>
> total nilai rata-rata
>
>
> 1.
>
> lia octavia
>
> 88,25
>
>
> 2.
>
> asma sembiring
>
> 85,25
>
>
> 3.
>
> retnadi nur'aini
>
> 84,75
>
>
> 4.
>
> jenny jusuf
>
> 83,50
>
>
> 5.
>
> novi ningsih
>
> 83
>
>
> 6.
>
> sismanto
>
> 79
>
>
> 7.
>
> fiyan arjun
>
> 76,25
>
>
> TABULASI PENILAIAN
>
>
>
>
>
> No.
>
> Nominator
>
> Judul Tulisan
>
> Total Nilai Rata-Rata
>
> Catatan
>
>
>
> 1.
>
> Lia Octavia
>
> "Kak, Kubawakan Bintang Dari Langit!"
>
> (Tema : My Life)
>
> 88,25
>
> Teha Sugiyo
> Tema sederhana yang diolah dengan luar biasa. Plot, jalinan cerita
dan suspens diolah dengan baik. Unsur hiburannya menyentuh pembaca,
apalagi dengan ending yang manis.
> Skor: 95
>
>
> Dewi Cendika
> Tulisan yang menyentuh.
> Dituturkan dengan rapi dan tata bahasa yang baik.
> Sangat Mengalir.
> Ada kejutan yang membuat pembaca penasaran.
> Skor: 96
>
>
> Indarpati
> Berdasarkan penilaian pesan moral, gaya bahasa, EYD, gagasan dan
novelty (unsur kebaruan), secara rata-rata, Skor: 80
>
>
> Sinta Nisfuana
> Pesan moral dapet. Penyampaian dan gaya bahasa rapi (teratur), tapi
terkadang jadi terasa datar. Ide cerita menarik.
> Skor: 82
>
>
> 2.
>
> Asma Sembiring
>
> "Dunia Sunyi"
>
> (Tema : My Life )
>
> 85,25
>
> Teha Sugiyo
> Tema sederhana, teknik kilas baliknya bagus. Sayang kurang digarap
dengan sungguh-sungguh. Jika unsur "suasana" dalam kisah ini digali
(dieksplor) lebih dalam lagi, niscaya kisah ini akan lebih menarik.
> Skor: 90
>
>
> Dewi Cendika
> Tulisan yang keren, seperti membaca cerpen.
> Pemilihan kata yang bagus.
> Mengalir.
> Ada pesan moral.
> Cuma sedikkiiiiittt ajaaa kesalahan tata bahasanya.
> Skor: 95
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
> Indarpati
> Berdasarkan penilaian pesan moral, gaya bahasa, EYD, gagasan dan
novelty (unsur kebaruan), secara rata-rata,
> skor: 76
>
>
> Sinta Nisfuana
> Gagasan dan gaya bahasanya menarik, membuat pembaca berimajinasi dan
berpikir. Tapi pesan moralnya kurang jelas (apa yang ingin disampaikan
sang penulis?)
> Skor: 80
>
>
> 3.
>
> Retnadi Nur'aini
>
> "Kisah Tentang Bidadari"
>
> (Tema : My Life)
>
> 84,75
>
> Teha Sugiyo
> Temanya sederhana, namun digarap dengan intens. Plot dan karakternya
bagus dan sangat kuat. Unsur hiburannya sangat menyentuh. Kekhasan
kisah ini adalah melibatkan (emosi) pembacanya, sehingga kisah
mengalir lancar dan akrab.
> Skor: 95
>
>
> Dewi Cendika
> Tulisannya mengalir dan menarik. Ada pesan moral.
> Ada sedikiiiiittt aja… kesalahan tata bahasanya.
> Skor: 93
>
>
> Indarpati
> Berdasarkan penilaian pesan moral, gaya bahasa, EYD, gagasan dan
novelty (unsur kebaruan), secara rata-rata,
> skor: 75
>
>
> Sinta Nisfuana
> Ide cerita simple dan gaya bahasanya seperti mengajak pembaca
ngobrol. Pesan moralnya dapet, walaupun terkadang diceritakan dengan
kebanggaan yang terlalu meluap (terasa kurang natural, dalam arti
semua orang memiliki sisi negatif dan positif termasuk sosok ibu)
> Skor: 76
>
>
> 4.
>
> Jenny Jusuf
>
> "(Cuma) Seorang Tukang Curhat"
>
> (Tema : Eska di Mata Saya)
>
> 83,50
>
> Teha Sugiyo
> Kekuatan kisah ini pada kejujurannya. Kelancaran berkisah memang
tidak diragukan. Analogi tentang kehidupan dan pembelajaran kurang
digali dengan intens, sehingga kisah ini tergelincir seperti judulnya.
> Skor: 85
>
>
> Dewi Cendika
> Tata bahasa baik
> Ceritanya lepas dan ringan sehingga asyik dibaca.
> Pemilihan kata yang variatif.
> Skor: 90
>
>
> Indarpati
> Berdasarkan penilaian pesan moral, gaya bahasa, EYD, gagasan dan
novelty (unsur kebaruan), secara rata-rata,
> skor: 78
>
>
> Sinta Nisfuana
> Pengungkapan ceritanya menyenangkan (ngalir banget) dan gaya bahasa
seru.
> Skor: 81
>
>
> 5.
>
> Novi Ningsih
>
> Nilai rata-rata (mean)
>
> 83
>
> Formula: nilai rata-rata dari penjumlahan total nilai rata-rata
untuk masing-masing tulisan ("Tak Akan Pernah Mati" dan "Terus Belajar
Pada Kehidupan")
>
>
>
>
>
>
> "Tak Akan Pernah Mati"
>
> (Tema : My Life)
>
> 84,25
>
> Teha Sugiyo
> Kekuatan kisah yang bertema keluarga ini pada kesederhanaan gaya
ucapnya. Bahasa dan kisahnya mengalir lancar.
> skor: 88
>
>
> Dewi Cendika
> Tulisan dengan tiga episode kehidupan.
> Menyentuh.
> Tata bahasanya baik.
> Skor: 93
>
>
> Indarpati
> Berdasarkan penilaian pesan moral, gaya bahasa, EYD, gagasan dan
novelty (unsur kebaruan), secara rata-rata,
> Skor: 79
>
>
> Sinta Nisfuana
> Penghayatan ceritanya dapet (terutama mulai masuk bagian: Januari 2004).
> Skor: 77
>
>
>
>
> "Terus Belajar Pada Kehidupan"
>
> (Tema : Eska di Mata Saya )
>
>
>
> 81,75
>
> Teha Sugiyo
> Curhat yang dikisahkan dengan mengalir lancar, ringan dan menghibur.
> Skor: 80
>
>
> Dewi Cendika
> Dituturkan dengan lancar dan ringan.
> Judulnya kurang nendang yaa, kurang bikin penasaran (:D)
> Tapi tulisannya menarik dan puisinyaaa okeeee deh!
> Skor: 90
>
>
> Indarpati
> Berdasarkan penilaian pesan moral, gaya bahasa, EYD, gagasan dan
novelty (unsur kebaruan), secara rata-rata,
> Skor: 78
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
> Sinta Nisfuana
> Gaya bahasanya natural. Susunan kalimat kadang masih gak jelas. Ide
oke juga, menghubungkan sekolah nyata dan maya.
> Skor: 79
>
>
> 6.
>
> Sismanto
>
> "Sekolah Kehidupan: Sebuah Testimoni"
>
> (Tema : Eska di Mata Saya )
>
> 79
>
> Teha Sugiyo
> Sebuah testimoni (kesaksian) yang bagus dan dikisahkan dengan lancar.
> Skor: 80
>
>
> Dewi Cendika
> Tulisannya terlalu singkat namun dituturkan dengan baik.
> Pemilihan kata yang variatif.
> Enak dibaca.
> Skor: 89
>
>
> Indarpati
> Berdasarkan penilaian pesan moral, gaya bahasa, EYD, gagasan dan
novelty (unsur kebaruan), secara rata-rata,
> Skor: 76
>
>
> Sinta Nisfuana
> Gaya penceritaan kurang nyaman, sepertinya penulis ingin bercerita
dengan santai tapi malah jadi agak kaku. Pesan moral dapet tapi gak
mantep.
> Skor: 71
>
>
> 7.
>
> Fiyan Arjun
>
> "Hanya Janji Yang Tersisa"
>
> (Tema : My Life )
>
> 76,25
>
> Teha Sugiyo
> Diksi, pilihan kata dan istilah serta ejaannya masih sering kurang
pas. Kekuatan kisah ini pada kepolosan penulisnya serta usahanya yang
terus menerus untuk berlatih, sekalipun sekadar "curhat".
> skor: 78
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
> Dewi Cendika
> Pemilihan kata yang beragam
> Sedikiiiiit kesalahan tata bahasa
> Tulisannya mengalir.
> Ada pesan moral.
> Skor: 90
>
>
> Indarpati
> Berdasarkan penilaian pesan moral, gaya bahasa, EYD, gagasan dan
novelty (unsur kebaruan), secara rata-rata,
> Skor: 69
>
>
> Sinta Nisfuana
> Pesan moral belum sampai, karena penceritaan penulis yang
berputar-putar. Susunan kalimat kurang bagus
> Skor: 68
>
>
>
>
> DEWAN JURI LIGA SK IDOL 2008
> 1. Teha Sugiyo (editor, penulis kawakan dan trainer motivasi
alumnus Dale Carnegie Center)
> 2. Dewi Cendika (penulis buku anak Islami terbaik versi Islamic
Book Fair 2008)
> 3. Indarpati (editor dan penulis lepas)
> 4. Sinta Nisfuana (editor lepas dan moderator milis SK)
>
> Demikian agar menjadi maklum. Dan keputusan panitia dan dewan juri
bersifat final dan tidak dapat diganggu gugat.
>
>
>
> Terima kasih atas partisipasi Sahabat semua. Dan kami tunggu voting
Anda!
>
>
> Mari berlomba, mari berbagi, mari memberi dan mari berbahagia!
>
> DIRGAHAYU ESKA (14 JULI 2008)!
>
>
> Tabik,
>
>
> Nursalam AR
> Ketua Umum Eska Pusat 2007-2008
>
> --
> "Comfort home for all"
>

9c.

Re: INILAH 4 FINALIS SK IDOL 2008! YUK, PILIH!

Posted by: "asma_h_1999" asma_h_1999@yahoo.com   asma_h_1999

Sun Jul 13, 2008 6:41 pm (PDT)

Sama-sama Retno, lia dan Mba jenny juga...buat yang lain selamat
juga ya. Jangan sedih...entar kalo hadiahnya banyak, bakal di bagi
kok, hehehe

asma

--- In sekolah-kehidupan@yahoogroups.com, "punya_retno"
<punya_retno@...> wrote:
>
> horeee, mbak lia, uni asma, dan mbak jenny lolos!!!
>
> selamat yaaa, semuanyaaa!!!
> memang kalian pantas jadi idol!
>
> ps: ketik "lia", kirim ke 0812 10698852 (teuteup), halah :)
> anyway, terima kasih ya, panitia, utk juga memilih saya. gyaaa!!!
>
> salam,
>
> -retno-
>
> --- In sekolah-kehidupan@yahoogroups.com, asma sembiring
> <asma_h_1999@> wrote:
> >
> > Dear Panitia SK Idol dan Dewan Juri SK Idol
> >
> > Terima kasih atas kepercayaannya hingga saya meneruskan maju
ketahap
> berikutnya. .
> >
> > Wassalam,
> > Asma
> >
> > --- On Sun, 7/13/08, Kabinet Eska <kabinet.eska@> wrote:
> >
> > From: Kabinet Eska <kabinet.eska@>
> > Subject: INILAH 4 FINALIS SK IDOL 2008! YUK, PILIH!
> > To: sekolah-kehidupan@yahoogroups.com
> > Cc: sinangbulawan@, sinarning_rat@, teha.sugiyo@,
> sinthionk@, candy.hepi@, indarpati@, patisayang@,
> salam.translator@
> > Date: Sunday, July 13, 2008, 3:58 AM
> >
> >
> > Ass.wr.wb.
> >
> > Salam sejahtera!
> >
> >
> > Sahabat SK, berdasarkan karya para nominator tahap 2 Liga Eska
Idol
> 2008 yang secara SAH diterima (dalam artian: tidak melewati batas
> waktu yakni 7 Juli 2008 dan di-cc ke email: kabinet.eska@) maka ada
> 8 tulisan dari 7 penulis. Dan hanya 1 nominator (Novi Ningsih) yang
> memenuhi syarat pengiriman yakni menuliskan 2 tema wajib kompetisi
> ("Eska Di Mata Saya" dan "My Life"). Dan ke-7 semifinalis tersebut
> adalah: Novi Ningsih, Lia Octavia, Fiyan Arjun, Sismanto, Retnadi
> Nur'aini (Retno), Jenny Jusuf dan Asma Sembiring. Namun, perjuangan
> belum usai karena masih ada 1 saringan lagi yakni penilaian dewan
juri
> yang terdiri dari 4 orang terpilih untuk memilih 4 finalis
berdasarkan
> akumulasi nilai rata-rata atas tiap tulisan.
> >
> > Nah, berdasarkan akumulasi nilai rata-rata dari dewan juri yang
> dilakukan sejak 8 Juli hingga 11 Juli didapatlah 4 kandidat
> berdasarkan ranking nilai yang diperoleh. Adapun 4 Finalis LIGA
ESKA
> IDOL 2008 yang akan Sahabat SK pilih melalui voting di yahoogroups
> sejak 14 Juli (hari Milad SK) hingga 21 Juli 2008 untuk
mendapatkan 1
> orang pemegang gelar SK IDOL 2008 adalah sbb (nomor urut ranking
> sekaligus merupakan nomor urut finalis dalam voting):
> >
> >
> > 4 FINALIS SK IDOL 2008
> >
> > 1. Lia Octavia
> > 2. Asma Sembiring
> > 3. Retnadi Nur'aini
> > 4. Jenny Jusuf
> >
> >
> > Daftar Perolehan Nilai Para Semifinalis Liga SK Idol 2008
> >
> >
> >
> >
> >
> > No.
> >
> > nama
> >
> > total nilai rata-rata
> >
> >
> > 1.
> >
> > lia octavia
> >
> > 88,25
> >
> >
> > 2.
> >
> > asma sembiring
> >
> > 85,25
> >
> >
> > 3.
> >
> > retnadi nur'aini
> >
> > 84,75
> >
> >
> > 4.
> >
> > jenny jusuf
> >
> > 83,50
> >
> >
> > 5.
> >
> > novi ningsih
> >
> > 83
> >
> >
> > 6.
> >
> > sismanto
> >
> > 79
> >
> >
> > 7.
> >
> > fiyan arjun
> >
> > 76,25
> >
> >
> > TABULASI PENILAIAN
> >
> >
> >
> >
> >
> > No.
> >
> > Nominator
> >
> > Judul Tulisan
> >
> > Total Nilai Rata-Rata
> >
> > Catatan
> >
> >
> >
> > 1.
> >
> > Lia Octavia
> >
> > "Kak, Kubawakan Bintang Dari Langit!"
> >
> > (Tema : My Life)
> >
> > 88,25
> >
> > Teha Sugiyo
> > Tema sederhana yang diolah dengan luar biasa. Plot, jalinan
cerita
> dan suspens diolah dengan baik. Unsur hiburannya menyentuh pembaca,
> apalagi dengan ending yang manis.
> > Skor: 95
> >
> >
> > Dewi Cendika
> > Tulisan yang menyentuh.
> > Dituturkan dengan rapi dan tata bahasa yang baik.
> > Sangat Mengalir.
> > Ada kejutan yang membuat pembaca penasaran.
> > Skor: 96
> >
> >
> > Indarpati
> > Berdasarkan penilaian pesan moral, gaya bahasa, EYD, gagasan dan
> novelty (unsur kebaruan), secara rata-rata, Skor: 80
> >
> >
> > Sinta Nisfuana
> > Pesan moral dapet. Penyampaian dan gaya bahasa rapi (teratur),
tapi
> terkadang jadi terasa datar. Ide cerita menarik.
> > Skor: 82
> >
> >
> > 2.
> >
> > Asma Sembiring
> >
> > "Dunia Sunyi"
> >
> > (Tema : My Life )
> >
> > 85,25
> >
> > Teha Sugiyo
> > Tema sederhana, teknik kilas baliknya bagus. Sayang kurang
digarap
> dengan sungguh-sungguh. Jika unsur "suasana" dalam kisah ini
digali
> (dieksplor) lebih dalam lagi, niscaya kisah ini akan lebih menarik.
> > Skor: 90
> >
> >
> > Dewi Cendika
> > Tulisan yang keren, seperti membaca cerpen.
> > Pemilihan kata yang bagus.
> > Mengalir.
> > Ada pesan moral.
> > Cuma sedikkiiiiittt ajaaa kesalahan tata bahasanya.
> > Skor: 95
> >
> >
> >
> >
> >
> >
> >
> >
> >
> >
> > Indarpati
> > Berdasarkan penilaian pesan moral, gaya bahasa, EYD, gagasan dan
> novelty (unsur kebaruan), secara rata-rata,
> > skor: 76
> >
> >
> > Sinta Nisfuana
> > Gagasan dan gaya bahasanya menarik, membuat pembaca berimajinasi
dan
> berpikir. Tapi pesan moralnya kurang jelas (apa yang ingin
disampaikan
> sang penulis?)
> > Skor: 80
> >
> >
> > 3.
> >
> > Retnadi Nur'aini
> >
> > "Kisah Tentang Bidadari"
> >
> > (Tema : My Life)
> >
> > 84,75
> >
> > Teha Sugiyo
> > Temanya sederhana, namun digarap dengan intens. Plot dan
karakternya
> bagus dan sangat kuat. Unsur hiburannya sangat menyentuh. Kekhasan
> kisah ini adalah melibatkan (emosi) pembacanya, sehingga kisah
> mengalir lancar dan akrab.
> > Skor: 95
> >
> >
> > Dewi Cendika
> > Tulisannya mengalir dan menarik. Ada pesan moral.
> > Ada sedikiiiiittt aja… kesalahan tata bahasanya.
> > Skor: 93
> >
> >
> > Indarpati
> > Berdasarkan penilaian pesan moral, gaya bahasa, EYD, gagasan dan
> novelty (unsur kebaruan), secara rata-rata,
> > skor: 75
> >
> >
> > Sinta Nisfuana
> > Ide cerita simple dan gaya bahasanya seperti mengajak pembaca
> ngobrol. Pesan moralnya dapet, walaupun terkadang diceritakan
dengan
> kebanggaan yang terlalu meluap (terasa kurang natural, dalam arti
> semua orang memiliki sisi negatif dan positif termasuk sosok ibu)
> > Skor: 76
> >
> >
> > 4.
> >
> > Jenny Jusuf
> >
> > "(Cuma) Seorang Tukang Curhat"
> >
> > (Tema : Eska di Mata Saya)
> >
> > 83,50
> >
> > Teha Sugiyo
> > Kekuatan kisah ini pada kejujurannya. Kelancaran berkisah memang
> tidak diragukan. Analogi tentang kehidupan dan pembelajaran kurang
> digali dengan intens, sehingga kisah ini tergelincir seperti
judulnya.
> > Skor: 85
> >
> >
> > Dewi Cendika
> > Tata bahasa baik
> > Ceritanya lepas dan ringan sehingga asyik dibaca.
> > Pemilihan kata yang variatif.
> > Skor: 90
> >
> >
> > Indarpati
> > Berdasarkan penilaian pesan moral, gaya bahasa, EYD, gagasan dan
> novelty (unsur kebaruan), secara rata-rata,
> > skor: 78
> >
> >
> > Sinta Nisfuana
> > Pengungkapan ceritanya menyenangkan (ngalir banget) dan gaya
bahasa
> seru.
> > Skor: 81
> >
> >
> > 5.
> >
> > Novi Ningsih
> >
> > Nilai rata-rata (mean)
> >
> > 83
> >
> > Formula: nilai rata-rata dari penjumlahan total nilai rata-rata
> untuk masing-masing tulisan ("Tak Akan Pernah Mati" dan "Terus
Belajar
> Pada Kehidupan")
> >
> >
> >
> >
> >
> >
> > "Tak Akan Pernah Mati"
> >
> > (Tema : My Life)
> >
> > 84,25
> >
> > Teha Sugiyo
> > Kekuatan kisah yang bertema keluarga ini pada kesederhanaan gaya
> ucapnya. Bahasa dan kisahnya mengalir lancar.
> > skor: 88
> >
> >
> > Dewi Cendika
> > Tulisan dengan tiga episode kehidupan.
> > Menyentuh.
> > Tata bahasanya baik.
> > Skor: 93
> >
> >
> > Indarpati
> > Berdasarkan penilaian pesan moral, gaya bahasa, EYD, gagasan dan
> novelty (unsur kebaruan), secara rata-rata,
> > Skor: 79
> >
> >
> > Sinta Nisfuana
> > Penghayatan ceritanya dapet (terutama mulai masuk bagian:
Januari 2004).
> > Skor: 77
> >
> >
> >
> >
> > "Terus Belajar Pada Kehidupan"
> >
> > (Tema : Eska di Mata Saya )
> >
> >
> >
> > 81,75
> >
> > Teha Sugiyo
> > Curhat yang dikisahkan dengan mengalir lancar, ringan dan
menghibur.
> > Skor: 80
> >
> >
> > Dewi Cendika
> > Dituturkan dengan lancar dan ringan.
> > Judulnya kurang nendang yaa, kurang bikin penasaran (:D)
> > Tapi tulisannya menarik dan puisinyaaa okeeee deh!
> > Skor: 90
> >
> >
> > Indarpati
> > Berdasarkan penilaian pesan moral, gaya bahasa, EYD, gagasan dan
> novelty (unsur kebaruan), secara rata-rata,
> > Skor: 78
> >
> >
> >
> >
> >
> >
> >
> >
> >
> >
> > Sinta Nisfuana
> > Gaya bahasanya natural. Susunan kalimat kadang masih gak jelas.
Ide
> oke juga, menghubungkan sekolah nyata dan maya.
> > Skor: 79
> >
> >
> > 6.
> >
> > Sismanto
> >
> > "Sekolah Kehidupan: Sebuah Testimoni"
> >
> > (Tema : Eska di Mata Saya )
> >
> > 79
> >
> > Teha Sugiyo
> > Sebuah testimoni (kesaksian) yang bagus dan dikisahkan dengan
lancar.
> > Skor: 80
> >
> >
> > Dewi Cendika
> > Tulisannya terlalu singkat namun dituturkan dengan baik.
> > Pemilihan kata yang variatif.
> > Enak dibaca.
> > Skor: 89
> >
> >
> > Indarpati
> > Berdasarkan penilaian pesan moral, gaya bahasa, EYD, gagasan dan
> novelty (unsur kebaruan), secara rata-rata,
> > Skor: 76
> >
> >
> > Sinta Nisfuana
> > Gaya penceritaan kurang nyaman, sepertinya penulis ingin
bercerita
> dengan santai tapi malah jadi agak kaku. Pesan moral dapet tapi gak
> mantep.
> > Skor: 71
> >
> >
> > 7.
> >
> > Fiyan Arjun
> >
> > "Hanya Janji Yang Tersisa"
> >
> > (Tema : My Life )
> >
> > 76,25
> >
> > Teha Sugiyo
> > Diksi, pilihan kata dan istilah serta ejaannya masih sering
kurang
> pas. Kekuatan kisah ini pada kepolosan penulisnya serta usahanya
yang
> terus menerus untuk berlatih, sekalipun sekadar "curhat".
> > skor: 78
> >
> >
> >
> >
> >
> >
> >
> >
> >
> >
> > Dewi Cendika
> > Pemilihan kata yang beragam
> > Sedikiiiiit kesalahan tata bahasa
> > Tulisannya mengalir.
> > Ada pesan moral.
> > Skor: 90
> >
> >
> > Indarpati
> > Berdasarkan penilaian pesan moral, gaya bahasa, EYD, gagasan dan
> novelty (unsur kebaruan), secara rata-rata,
> > Skor: 69
> >
> >
> > Sinta Nisfuana
> > Pesan moral belum sampai, karena penceritaan penulis yang
> berputar-putar. Susunan kalimat kurang bagus
> > Skor: 68
> >
> >
> >
> >
> > DEWAN JURI LIGA SK IDOL 2008
> > 1. Teha Sugiyo (editor, penulis kawakan dan trainer motivasi
> alumnus Dale Carnegie Center)
> > 2. Dewi Cendika (penulis buku anak Islami terbaik versi
Islamic
> Book Fair 2008)
> > 3. Indarpati (editor dan penulis lepas)
> > 4. Sinta Nisfuana (editor lepas dan moderator milis SK)
> >
> > Demikian agar menjadi maklum. Dan keputusan panitia dan dewan
juri
> bersifat final dan tidak dapat diganggu gugat.
> >
> >
> >
> > Terima kasih atas partisipasi Sahabat semua. Dan kami tunggu
voting
> Anda!
> >
> >
> > Mari berlomba, mari berbagi, mari memberi dan mari berbahagia!
> >
> > DIRGAHAYU ESKA (14 JULI 2008)!
> >
> >
> > Tabik,
> >
> >
> > Nursalam AR
> > Ketua Umum Eska Pusat 2007-2008
> >
> > --
> > "Comfort home for all"
> >
>

10a.

Re: [Resensi Buku] Sayembara Mencari Cinta

Posted by: "Bu CaturCatriks" punya_retno@yahoo.com   punya_retno

Sun Jul 13, 2008 6:50 pm (PDT)

iyaaa, jadi pingin bacaaaa
(padahal aku jarang baca novel remaja :) ), tapi kalo neng sinta yg
resensi mah, insya allah, cihuy punya.
makanya, pinjempinjempinjempinjempinjem ya sinta sayang!

salam,

-retno-

--- In sekolah-kehidupan@yahoogroups.com, ukhti hazimah
<ukhtihazimah@...> wrote:
>
> [Resensi Buku]Sayembara Mencari Cinta
>
> Judul
> Buku: Sayembara Mencari Cinta
> Penulis:
> Deasylawati P.
> Editor:
> Afifah Afra
> Penerbit: Indiva Publishing
> Cetakan:
> Pertama, Ramadhan 1428 H/ Oktober 2007
>
> Cinta
> itu apa sih? Dia belum pernah tahu bagaimana rasanya cinta. Kalau
> cinta adalah sepasang kekasih yang kemudian menikah dan punya anak,
> lalu anaknya musti ngapain biar juga bisa ngerasain cinta. Kalau
> cinta adalah seorang kakak yang menyayangi adik-adiknya seperti
> sahabatnya Julian ini, lantas bagaimana Julian merasakan cinta? Cinta
> itu seperti apa?
>
> Novel
> remaja yang berkisah tentang persahabatan dua orang cowok---Julian
> dan Rama---yang penasaran dengan cinta sejati. Mereka sepakat untuk
> membuat sayembara mencari cinta. Simple banget?! Yup, inti ceritanya
> memang sangat simple, gimana dua A Be Ge ini ¢berjuang¢ untuk
> yang namanya pencarian cinta sejati. Julian yang dengan dodolnya
> menebar selebaran norak dan Rama dengan model cool-nya
> berkirim surat cinta kepada gadis pujaannya. Dan jumpalitannya
> mereka dalam mencari cinta sejati akhirnya mendapatkan jawaban indah,
> sebuah cinta sejati yang benar-benar sejati.
>
> Kisah
> disajikan dengan bahasa remaja yang ringan dan lucu. Proses pencarian
> cintanya pun segar, bikin ngikik dan gemez, terutama saat mengikuti
> obrolan kepala oon Julian. Huaaaa....rasanya ikutan stress ngadepin
> bocah satu ini.
>
> Novel
> yang cukup menarik untuk kaum remaja, tapi juga gak menutup untuk di
> baca kaum remaja ke atas hehehe....
>
> Rancabolang, Jumadil Tsaniyah 1429H
> Salam,
> -penikmat buku-
>
>
>
> Keindahan selalu muncul saat kepala manusia berpikir positif
> ^_^
>
> www.sinthionk.rezaervani.com
> www.sinthionk.multiply.com
>

11a.

Re: (Resensi Buku) Jangan Berkedip!

Posted by: "Bu CaturCatriks" punya_retno@yahoo.com   punya_retno

Sun Jul 13, 2008 6:51 pm (PDT)

hmmm, seperti saya,
yg selalu berusaha nggak ngedip kalo baca tulisan2 mbak rini.
thanks for writing, mbak rini...

salam,

-retno-

--- In sekolah-kehidupan@yahoogroups.com, "Rini Nurul" <rinurbad@...>
wrote:
>
> Penulis: Primadonna Angela Mertoyono & Isman Hidayat Suryaman
> Penerbit: Gramedia Pustaka Utama
> Tebal: 200 halaman
> Cetakan: I, 2006
> Skor: 8,25
>
> Dua orang yang menekuni profesi serupa dan tinggal satu atap (baca:
> merupakan pasangan suami-istri) tidak berarti memiliki gaya yang
> seratus persen senada. Itulah yang dibuktikan oleh karya duet Donna
> dan Isman, selain menjelaskan sebuah format fiksi bernama Flash
> Fiction.
>
> Kaver buku ini sudah merupakan langkah awal, dengan cerita yang
> menukik ke dalam. Tanpa membukanya, kita tak akan pernah tahu apa yang
> sebenarnya terjadi. Hanya sekejap, dugaan semula bisa berubah 180
> derajat.
>
> Jangan Berkedip! berisi 60-an cerita dan masing-masing diakhiri dengan
> unik, bagaikan tandatangan pelukis. Inilah alasan Donna dan Isman
> menggunakan nama lengkap masing-masing, hingga ketika disingkat
> menjadi tiga huruf berikut jumlah kata dalam cerita yang mereka tulis.
> 'pam' untuk Donna dan 'ihs' untuk Isman.
>
> Semua flash fiction menyegarkan dan lucu dengan caranya masing-masing.
> Setiap kisah mengandung kejutan,
> walau terkadang harus dibaca ulang untuk dipahami.
> Khususnya pada tulisan yang cukup panjang semisal 'Tinggalkan Otak di
> Rumah Sebelum Mengemudi di Jakarta' (halaman 28-35).
>
> Selera humor Donna dan Isman yang cenderung satir terlihat dalam
> sebagian besar cerita, contohnya 'Surat Wasiat' (halaman 38-40) yang
> membuat saya tergelak puas karena ada pelajaran untuk cewek matre dan
> 'Sylvia Plath Sejati' (halaman 90-91) yang bersetting di rumah sakit
> jiwa. Namun dua favorit saya (sama-sama karya Isman) adalah:
>
> 1. Manajemen Angkara (hal. 45-47) alias Anger Management versi kreatif
> gila-gilaan. Mungkin karena saya pada dasarnya pemarah, membaca cerita
> ini bikin saya merasa dihadapkan pada cermin sekaligus terbahak
> habis-habisan. Ngamuk sama kucing yang berisik sewaktu hati sedang
> ingin ditenangkan? Betapa seringnya itu terjadi pada saya.
>
> 2. Jangan Panggil Aku "Pak" (hal. 58) akan 'mengecoh' Anda. Isi dan
> endingnya tidak seperti yang saya bayangkan saat membaca judul, flash
> fiction ini pun sama sekali tak membosankan kendati lumayan panjang.
> Saya sudah tergelitik sejak mendapati paragraf-paragraf ini:
>
> ..Tapi bedanya dengan sekretaris hanya satu: account executive boleh
> tidak cantik. Kerjaan sama saja.
>
> "Kenapa baru sekarang?"
>
> Dia tampak kaget. "Ehm, karena internal, dan bukan proyek, saya kira
> tidak ada deadline yang.."
>
> "Jadi kalau nggak ada deadline bebas aja, gitu?"'
> (halaman 60)
>
> Menurut saya, Jangan Berkedip! ialah sebuah karya kolaborasi yang
> berhasil dengan gemilang dan membuat saya sangat paham mengenai flash
> fiction tanpa dijejali banyak teori.
>

12a.

Re: Warna Kepribadian

Posted by: "Bu CaturCatriks" punya_retno@yahoo.com   punya_retno

Sun Jul 13, 2008 6:56 pm (PDT)

ass mas wildan,

hmmm, dan mungkin faktor empirik itu juga didukung oleh linngkungan
pertemanan, konsumsi bacaan dan tontonan, serta tingkat ilmu
pengetahuan, kali ya? (apa nggak ya? hehehe, maab dodol)
btw, boleh tahu lengkapnya teori konvergensi itu? seperti siapa
pencetusnya, bagaimana perkemangannya, etc.
maklum, saya masih awam bgt dlm psikologi, jadi masih dodol, hehe:)
thanks before.

salam,

-retno-

--- In sekolah-kehidupan@yahoogroups.com, "Wildan Fikri"
<prialembuthati@...> wrote:
>
> Warna Kepribadian
>
>
>
> Setiap manusia memiliki kepribadiannya masing-masing. Masing-masing
> kepribadian adalah unik, yang merupakan warna jiwa yang terpancar
> dari dalam setiap diri manusia. Warna itu membentuk pola tindak dan
> pola pikir dari setiap manusia yang kita sebut dengan kepribadian.
> Kepribadian ini yang membedakan manusia yang satu dengan manusia yang
> lainnya. Sehingga kita mengenal si ramah, si judes, si periang,
> ataupun si pendiam. Masing-masing warna kepribadian tersebut menjadii
> ciri khas yang menjadi identitas bagi setiap manusia.
>
> Berbicara tentang warna kepribadian manusia akan senantiasa
> menimbulkan sebuah tanya, apakah yang menyebabkan warna kepribadian
> seseorang menjadi seperti itu? mengapa sesorang dapat menjadi ramah
> sedang yang lainnya tidak? mengapa seseorang dapat menjadi periang
> sedang yang lainnya pendiam? Beribu tanya semacam itu senantiasa
> terlintas dalam pikiran kita. Jawabannya sebenarnya sederhana saja.
> Warna kepribadian yang dimiliki oleh setiap manusia terbentuk oleh
> sebab keturunan dan sebab pengalaman empirik yang dimiliki oleh
> masing-masing manusia. Setiap ayah dan ibu pasti mewariskan bakat
> genetik kepada putera-puterinya. Apa yang dimiliki oleh ayah maupun
> ibu kemungkinan besar akan dimiliki oleh putera-puterinya, termasuk
> dalam hal kepribadian. Seorang anak adalah muara dari sungai-sungai
> genetik ayah dan ibu. Perpaduan unsur genetik tersebut yang menjadi
> wujud genetik baru dari si anak. Begitupun dalam hal kepribadian,
> seorang anak adalah muara dari sungai-sungai kepribadian ayah dan
> ibunya. Perpaduan dari kepribadian ayah dan ibu akhirnya menjadi
> kepribadian si anak.
> Kepribadian genetik merupakan dasar dari kepribadian manusia. Seiring
> dengan berjalannya waktu dan semakin banyak pengalaman yang dilalui
> manusia, maka kepribadian tersebut akan mengalami penyesuaian.
> Pengalaman empirik manusia juga memiliki andil dalam membentuk warna
> kepribadiannya. Pahit dan manisnya kehidupan akan menempa warna
> kepribadian setiap manusia. Seorang manusia yang terbiasa mengalami
> kesulitan dalam kehidupannya, biasanya akan cenderung menjadi manusia
> yang tangguh. Sebaliknya, seorang yang terbiasa mendapatkan kemudahan
> dalam kehidupannya, biasanya akan cenderung lemah dan tidak
> terorientasi dengan baik. Demikian juga halnya dengan bentuk-bentuk
> pengalaman empirik lainnya, yang akan membentuk cahaya kepribadian
> manusia menjadi bentuk-bentuk tertentu.
>
> Dalam ilmu psikologi, hal tersebut diterangkan dalam teori
> konvergensi. Teori konvergensi menyatakan bahwasanya kepribadian
> manusia tidak hanya dibentuk oleh faktor genetik dari keturunan atau
> faktor pengalaman empirik belaka, namun oleh kedua-duanya. Sebagai
> contoh, seseorang yang memiliki kepribadian seorang pemimpin, tidak
> mutlak dikarenakan bakat genetik belaka sehingga dia menjadi seorang
> pemimpin, namun juga dikarenakan oleh faktor pangalaman hidupnya yang
> memenempanya sehingga menjadi seorang pemimpin.
>
> Oleh sebab itu, teori ini mengisyaratkan agar setiap manusia harus
> terus mengembangkan dan melatih dirinya, sehingga terbentuk menjadi
> sosok-sosok manusia unggul yang selalu bertumbuh lebih baik dari
> waktu ke waktu. Dengan perkataan lain, teori ini mengatakan bahwa
> kepribadian manusia dapat dibentuk. Seorang yang ingin menjadi sosok
> yang berjiwa pemimpin dapat melatih dirinya sehingga terbentuk
> menjadi sosok yang memiliki kepribadian seorang pemimpin. Pun juga
> seorang yang ingin menjadi sosok yang berjiwa petualang dapat
> membentuk dirinya menjadi seorang petualang melalui latihan-latihan
> tertentu yang dapat menghadirkan pribadi seorang petualang dalam
> dirinya.
>
> Demikianlah, apa sesungguhnya yang terjadi dalam pembentukan warna
> kepribadian setiap manusia. Warna-warna yang membuat kita mengenal si
> periang, si pendiam, si ramah ataupun si ketus. Warna-warna yang
> terbentuk disepanjang hidup manusia, yang merupakan buah dari
> pengalaman empirik yang ditemuinya sehari-hari.
>
> Berusahalah kenali warna kepribadian manusia dengan mencoba memahami
> perjalanan hidupnya. Karena dengan memahami latar belakang dari
> kehidupan seorang manusia, maka kita akan dapat lebih bijak dalam
> menyikapi kepribadiannya, dan tidak cenderung untuk menghakimi
> apabila manusia tersebut memiliki kepribadian yang dalam pandangan
> kita buruk. Bahkan dengan memahami latar belakang kehidupannya, kita
> malah akan dapat membantu dia untuk merubah diri menjadi pribadi yang
> lebih menyenangkan lagi. Bukankah itu sesuatu yang indah? Karena
> saling membantu dalam kebaikan merupakan salah satu dari esesnsi
> keberadaan manusia di muka bumi. Karena itu bantulah sesama kita
> untuk dapat memperbaiki dan mengembangkan diri, dengan mengenal latar
> belakangnya sebagai langkah awal.
>
> (Wildan Fikri, Depok, Juli 2008)
>
> - Diambil dari http://mahawildan.multiply.com/ -
>

13a.

Re: (Diary) Jalan-Jalan ke Cirebon

Posted by: "Bu CaturCatriks" punya_retno@yahoo.com   punya_retno

Sun Jul 13, 2008 7:00 pm (PDT)

huaaaa, jadi laper!
tulisan kuliner yg sangat menggugah selera!
kalo penganan khas cirebon, trus minuman khasnya apa ya, mas? (maab
dodol, soalnya di cirebon, lewat doang, kalo mau ke yogya :)

salam,

-retno-

--- In sekolah-kehidupan@yahoogroups.com, "sbondan34" <sbondan34@...>
wrote:
>
> Dear all,
>
> Review Arie tentang Cirebon ini benar2 bikin kangen pulang kampung...
> :)
> Jadi tergelitik untuk berkomentar tentang Nasi Jamblang Pelabuhan, ini
> adalah tempat sarapan favorit papa, mama dan adik saya. Karena mama
> saya sibuk dan ga sempat masak, tiap hari mereka muter2 tempat makan di
> Cirebon untuk cari makan pagi, siang dan malam... Yang seru adalah tur
> mencari tempat makan pagi untuk sarapan dan makan siang (biasanya
> sekalian beli), karena harus yang buka sebelum jam 7 pagi. Salah
> satunya adalah nasi jamblang pelabuhan ini. Seperti review dari Arie,
> pilihan lauknya memang menggoda banget, bikin laper mata. Fave saya
> adalah sambel dan juga perkedelnya, bisa habis beberapa potong karena
> ukurannya yang imut.
>
> Selain nasi jamblang (yang sudah populer di kalangan para 'turis' :) )
> ada juga tempat makan yang menjual makanan sarapan buat warga Cirebon
> (yang pagi-pagi pun udah makan nasi plus lauk lengkap buat sarapan).
> Salah satunya adalah sebuah warung kecil (tepatnya mungkin gerobak
> makanan plus kursi-kursi makan) di Jl. Merdeka. Ini ga ada plangnya,
> tapi orang-orang menyebutnya Emma (nama yang punya). Makanan yang dijual
> adalah makanan-makanan ala rumahan seperti sop, macam-macam pepes,
> sambel goreng, macam-macam semur, goreng ikan, ayam, oreg tempe,
> perkedel dll. Tiap pagi pasti ramai dari jam 6 pagi oleh ibu-ibu,
> bapak-bapak sampai oma2 yang tidak sempat masak dirumah (like my
> mother...). Masakannya sederhana saja, tapi cukup oke dan taste nya
> beda sama warung2 di Jakarta.
>
> Satu lagi adalah nasi sambel goreng kikil di Jl. Pertatean. Bentuknya
> gerobak juga, tidak ada plangnya. Nah kalau yang ini cukup unik karena
> yang dijual hanya nasi, sambel goreng kikil, semur telur/tahu dan mie
> goreng (saya menyebutnya mie goreng ala kampung yg ga pake daging cuma
> sayur2 an saja dan dibuat dari mie basah). Meskipun penampilannya ga
> meyakinkan tapi sambel goreng kikil (sapi) nya mantep banget, pedes
> (agak sedikit manis) dan kikil yang sudah dipotong kotak2 rasanya
> kenyal2 dan memberi rasa gurih.
>
> Satu lagi (sebenarnya masih banyak banget), nasi langgi di jl.
> pekalangan. Lagi-lagi ga ada plang. Nasi langgi ini dijual di sebuah
> rumah makan (ga kaya rumah makan, lebih kaya toko kecil) oleh Tante
> (mama saya tau namanya, saya kok lupa ya...). Jualaannya hanya nasi
> langgi, dibungkus daun pisang isinya nasi (nasinya harum banget padahal
> nasi putih biasa), sambel goreng, dendeng (di cirebon dendeng bentuknya
> lebih mirip rendang minus pedas) yang empuk banget, oreg tempe kering,
> perkedel, irisan telur dadar (yang tipis-tipis dan rapih banget), abon
> dan serbuk ebi. Ini yang paling saya suka, serbuk ebi yang hanya
> sejumput kecil membuat nasi langgi ini jadi istimewa. Saking
> istimewanya, katanya banyak yang membawa untuk oleh2 sampai dibawa
> keluar negri.
>

14a.

Re: aku percaya

Posted by: "Bu CaturCatriks" punya_retno@yahoo.com   punya_retno

Sun Jul 13, 2008 7:04 pm (PDT)

dalam novel "the opposite of fate", amy tan pernah menulis:
bahwa ia yang punya indra ke 6 bisa merasakan kehadiran arwah yang
sudah meninggal. Begitu juga saat seorang temannya, Pete, terbunuh
oleh 2 orang perampok. Selama berminggu-minggu, Amy bermimpi bertemu
Pete yang mengajarkan banyak hal padanya.

Well—seperti judul email ini—saya nggak akan bahas hal2 yg berhubungan
dgn "dunia lain" itu. Saya hanya ingin berbagi hal2 menarik yg
diajarkan Pete pada Amy lewat mimpi. Dan itu adalah:

• Belajar terbang
Dalam mimpi ini, Amy tiba di tempat Pete sekarang berada. Sebuah
negeri khayalan dengan gunung2 hijau, padang rumput berbunga, dan
lembah2 yg dialiri air terjun. Gajah, dinosaurus dan manusia
beterbangan kesana kemari, seolah2 sirkus yg terjebak dlm lingkungan
tanpa gravitasi. Hanya Pete dan Amy yg berdiri di tanah yg kokoh.
"Hey, yuk terbang," ajak Pete.
"Tapi aku belum mati," ujar Amy mengingatkan. "Aku belum bisa terbang."
"Oh iya, betul juga. Nah coba lihat di sana, perempuan di kios itu? Ia
bisa menyewakan sepasang sayap padamu."
Pete pun melayang pergi, dan Amy berjalan menuju kios tdai dan
mendapatkan sepasang sayap plastic dengan harga bagus, hanya
seperempat dolar. Setelah mengenakannya, Amy pun berjalan menuju tepi
tebing dan melayang tinggi. Selagi terbang, tiba2 saja Amy merasa
cemas: Mana mungkin sepasang sayap murahan bisa membuatnya terbang??
Detik berikutnya, Amy pun meluncur turun, bobot tubuhnya menyeretnya
ke bawah, dan sebentar lagi ia akan hancur berkeping2. Amy yg
kebingungan berpikir: Bagaimana mungkin bisa begini? Bukankah aku
sedang belajar terbang?? Dan detik berikutnya, Amy sudah melayang
lagi. Meski merasa lega, tapi Amy bingung. Bagaimana mungkin ia bisa
terbang dengan sepasang sayap seharga seperempat dolar? Dan Pete
berkata "Nah, sekarang kau mengerti, keyakinan pada diri sendirilah yg
membuatmu bisa melakukan apa saja yg kau harapkan."

• Menghadapi monster
Malam berikutnya, Amy mimpi dikejar2 monster yg menyeramkan. Ia lari
sekencang2nya. Ia berlari menaiki tangga yg panjang sekali, ia berlari
melintasi jalan2 gelap. Sementara Pete terus-menerus mendesaknya utk
berhenti dan menengok ke belakang, melihat apa yg sebenarnya mengejarnya.
"Tidak mau!!!" jerit Amy. "Kalau ia sampai menyentuhku, aku pasti mati!!!"
"Amy, berbaliklah," kata Pete tegas.
Dan akhirnya Amy melakukannya. Di hadapannya berdiri monster
pengejarnya. Seperti yg diduga Amy, monster itu benar2 menyeramkan. Ia
berwujud makhluk raksasa dgn kulit bersisik dan tampang mengerikan.
Tapi anehnya, monster itu tampak kaget melihat Amy berdiri disana dan
mengamatinya. Beberapa detik kemudian, monster itu pun mulai menciut
dan menghilang.
"Nah, kamu lihat," kata Pete. "rasa takutmu sendirilah yg membuat
mereka punya kekuatan utk mengejarmu."

begitu, novi sayang.
dan ya, saya percaya kamu bisa :)

a very big hug,

-retno-

--- In sekolah-kehidupan@yahoogroups.com, "Andri Pranolo"
<apranolo@...> wrote:
>
> AKU BISA, karena AKU PERCAYA AKU BISA..!.
> dan PASTI BISA, karena AKU BISA..!
>
> dengan izin Allah SWT.
>
> Salam,
>
> Apranolo-Jogja
>
> 2008/7/12 novi khansa' <novi_ningsih@...>:
>
> >
> > i believe i can fly
> >
> >
> >
> >
> > novi_khansa'kreatif
> > ~Graphic Design 4 Publishing~
> > YM : novi_ningsih
> > http://akunovi.multiply.com
> > http://novikhansa.rezaervani.com/
> >
> >
> >
> >
> >
>
> --
> Andri Pranolo
> Gendeng GK IV/953, Yogyakarta 55225
> Telp. (+62)274-547015/ (+62)81392554050)
> http://apranolo.staff.ugm.ac.id
>

15.

(resensi) les setiap selasa bersama morrie

Posted by: "Bu CaturCatriks" punya_retno@yahoo.com   punya_retno

Sun Jul 13, 2008 7:27 pm (PDT)

LES SETIAP SELASA BERSAMA MORRIE
Oleh: Retnadi Nur'aini

Judul : Tuesdays with Morrie
Penulis : Mitch Albom
Penerbit : Gramedia Pustaka Utama

Untuk kesekian kalinya, saya kembali membaca ulang salah satu buku
favorit saya, Tuesdays with Morrie. Buku karangan Mitch Albom ini
bertutur tentang Morrie Schwartz, seorang professor dari Brandeis
University, di Wantham, Massachussets. Dosen favorit para mahasiswa
ini divonis mati pada tahun 1994 karena penyakit amyotrophic lateral
sclerosis (ALS) atau penyakit Lou Gehrig, sebuah penyakit yang
menyerang sistem saraf.

Mitch Albom, penulis buku ini adalah salah satu eks mahasiswa Morrie.
Bertahun-tahun setelah lulus, ia kemudian melihat tayangan wawancara
Morrie dengan Ted Koppel-seorang pembawa acara televisi "Nightline"
yang terkenal—di televisi. Kemudian Mitch menempuh jarak 1500 km ke
rumah Morrie di Boston untuk mengunjungi si dosen. Pertemuan-pertemuan
yang terjadi setiap hari Selasa inilah yangg membawa mereka pada
banyak perbincangan tentang makna hidup. Perbincangan-perbincangan
mendalam yang nantinya dibukukan oleh Mitch sebagai kuliah terakhir dr
sang professor.

Beberapa diantaranya adalah:

• Tentang mengasihani diri sendiri

Penyakit Morrie terus berkembang. Morrie tak lagi bisa mengangkat
lengannya lebih tinggi dari dada. Ia bahkan kini punya lonceng kecil
di samping kursi santai besarnya—lonceng yang digunakan untuk
memanggil orang saat ia perlu ke kamar mandi ataupun hanya sekedar
mengganti posisi kepala. Sayangnya, Morrie mulai kesulitan untuk
menggerakkan lonceng itu.

Dan Mitch bertanya pada Morrie, apakah ia menangisi dirinya sendiri?
"Kadang-kadang, pada pagi hari. Pagi hari bagiku adalah waktu
berkabung setiap kali aku menemukan ada bagian atau kemampuan tubuh
yang menghilang. Aku bersedih karena lambat dan menyiksanya proses
kematianku. Dan lalu aku berhenti menangisi diri," jawab Morrie.

Begitu saja? Tanya Mitch

"Well Mitch, aku memberi kesempatan kepada diriku untuk menangis kalau
perlu. Tapi setelah itu aku memusatkan perhatianku pada segala hal
yang masih baik dalam hidupku. Kepada orang-orang yg datang
menjengukku, pada kisah-kisah yg kudengar, juga padamu. Aku tidak mau
membiarkan diriku hanyut dalam rasa kasihan berlebihan kepada diriku
sendiri. Setiap pagi kubiarkan diriku menangis sedikit, tapi hanya
itu," jelas Morrie.

• Tentang detachment—mematikan perasaan

Ini adalah saat Morrie belajar utk mematikan perasaan. Mematikan
perasaan tidak berarti kita tidak membiarkan pengalaman meresap ke
dalam diri kita. Sebaliknya, kita membiarkan pengalaman meresap secara
penuh.

Contohnya salah satu emosi—cinta kepada seorang wanita. Apabila kita
menahan semua emosi itu—bila kita tak membiarkan diri kita
mengalaminya—kita tak pernah dapat mematikan rasa, kita terlalu sibuk
menghadapi rasa takut. Kita takut merasa nyeri. Kita takut merasa
sedih. Kita takut mengalami penderitaan karena cinta.

Tapi dengan membiarkan diri mengalami emosi-emosi ini, dengan
membiarkan diri kita terjun di dalamnya, sampai sejauh-jauhnya, kita
akan mengalaminya secara utuh dan penuh. Kita tahu arti sakit. Kita
tahu arti cinta. Kita tahu arti sedih. Dan kita bisa belajar untuk
berkata pada diri sendiri "Oke, aku telah mengalami emosi ini. Aku
kenal betul emosi ini. Sekarang aku perlu mematikan perasaan dari
emosi itu untuk sementara"

Analoginya adalah seperti keran. Kita buka kerannya, dan kita basuh
diri kita dgn emosi. Kita tak akan terluka karenanya. Justru kita akan
terbantu karenanya. Bila rasa takut itu dibiarkan, bila kita sudah
menerima rasa takut itu seperti ketika kita mengenakan kemeja yg sudah
biasa kita pakai, maka kita akan bisa bilang pada diri kita "Hey
sudahlah ini toh hanya rasa takut. Aku tak akan membiarkannya
mengendalikan diriku"

Sama halnya dengan kesepian dan penyesalan. Kita biarkan ia datang,
kita biarkan air mata kita mengalir karenanya, kita biarkan diri kita
merasakannya secara utuh—sampai akhirnya kita bisa bilang "Oke, begini
rasanya ketika aku kesepian. Aku tidak takut merasa sepi, tapi
sekarang aku akan menyampingkan rasa sepi itu dan sadar bahwa di dunia
ini emosi-emosi lain masih ada, maka aku akan mencoba mengalami semuanya."

• Tentang maaf

"Maafkan dirimu sendiri dulu baru kemudian memaafkan orang lain," ujar
Morrie. Teman-teman, tidak hanya orang lain yang perlu kita maafkan.
Kita juga harus memaafkan diri sendiri. Untuk segala hal yg tidak kita
kerjakan. Untuk segala sesuatu yang seharusnya kita kerjakan. Jangan
berhenti pada penyesalan atas sesuatu yang semestinya terjadi. Karena
bagaimanapun pahitnya, itu sudah terjadi.

Morrie pernah menyesal karena ia tak bekerja lebih keras. Morrie
menyesal karena seharusnya ia bisa menulis buku lebih banyak, dan ia
sering menghukum dirinya sendiri. Padahal sekarang semua penyesalan
itu tidaklah membantu apa-apa. "Jadi berdamailah. Berdamailah dgn diri
sendiri dan semua orang di sekitar kita," ujar Morrie.

Well, semua pelajaran ini mungkin memang sulit untuk dilakukan.
Tapi bukan berarti mustahil, kan?
Seperti Mitch, saya kini juga menjadi murid les setiap Selasa bersama
Morrie.
Mau bergabung dan belajar bersama?

Have a wonderful day!

-retno-

16a.

Re: (Renungan) Bersyukurlah

Posted by: "Bu CaturCatriks" punya_retno@yahoo.com   punya_retno

Sun Jul 13, 2008 7:32 pm (PDT)

hmmm,
jadi inget komik popcorn karya yoko shoji(maaf ya, referensinya komik,
hehe)
disitu, nakki, diajari neneknya gini
"setiap benda, bahkan sesederhana peniti sekalipun, itu dibuat dgn
kerja keras. makanya kamu harus bisa menghargainya..."
:)
agak mirip, ya, mas arif?

salam,

-retno-

--- In sekolah-kehidupan@yahoogroups.com, "setyawan_abe"
<setyawan_abe@...> wrote:
>
> Ingatlah untuk sebisa mungkin menghabiskan makananmu … 1 butir nasi
> yg kau buang adalah setumpuk penderitaan buat saudara2 kita yg
> kekurangan. Bersyukurlah bagi kita yg masih bisa menikmati makanan
> lengkap dan meminum minuman yg beraneka rasa dan warna.
>

17a.

Re: WORO2 UNJUK BAKAT SK DAERAH

Posted by: "Bu CaturCatriks" punya_retno@yahoo.com   punya_retno

Sun Jul 13, 2008 7:34 pm (PDT)

monggo,
diterima dgn senang hati
kirim2 pyramid giza juga boleh.
minimal kuil ramses lah :), hehe

salam,

-retno-

--- In sekolah-kehidupan@yahoogroups.com, Sekolah Kehidupan Mesir
<eska_mesir@...> wrote:
>
> wah, eska mesir mau nyumbang apa ya?
> kalo kita ngasih kaligrafi papyrus, mau gak ya?
>
>
> --- On Thu, 7/10/08, punya_retno <punya_retno@...> wrote:
> From: punya_retno <punya_retno@...>
> Subject: [sekolah-kehidupan] WORO2 UNJUK BAKAT SK DAERAH
> To: sekolah-kehidupan@yahoogroups.com
> Date: Thursday, July 10, 2008, 9:48 PM
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
>
> kepada perwakilan sk daerah
>
> di tempat,
>
>
>
> dear all,
>
> sehubungan dengan milad sk 2 (27 juli 2008, situgintung) , dan demi
>
> mengakrabkan diri antas anggota,
>
> maka bagi para perwakilan sk daerah (jakarta, bogor, bandung, yogya,
>
> surabaya), diharapkan menyumbangkan bakatnya (bisa nyanyi, baca puisi,
>
> main teater, sulap, demo masak, pantomim, atau bikin piramid
>
> cheerleader :)).
>
> durasi waktu untuk tiap wilayah sekitar 5-7 menit.
>
> bisa diwakili oleh perorangan, ataupun kelompok.
>
>
>
> konfirmasi ke: retno (0812 10698852)/ punya_retno@ yahoo.com
>
>
>
> yukyukyuk, unjuk bakat di milad sk 2!
>
>
>
> ps: hingga saat ini, yg sudah mendaftar adl nia (sk bogor), dan dani
>
> (sk jakarta)
>
>
>
> salam,
>
>
>
> -retno-
>
> (salah satu)sie acara
>

18a.

Re: sunyi. . .

Posted by: "Bu CaturCatriks" punya_retno@yahoo.com   punya_retno

Sun Jul 13, 2008 7:37 pm (PDT)

tapi bukankah dgn imajinasi,
kita akan berani bermimpi?
tentang apa yang akan kita bangun besok pagi
dan arah jalan yg akan kita lewati

sahabat,
saya cuma punya dua tangan
silakan digenggam,
sampai kamu tiba di tujuan.

a very big hug, sinta sayang!

-retno-

--- In sekolah-kehidupan@yahoogroups.com, "ukhtihazimah"
<ukhtihazimah@...> wrote:
>
> kepalaku terbentur keras
>
> kesadaran hadir, "semua tak seindah imajinasimu"
>
> bibirku terkatup
> tanganku mengepal
> kelelahan menimpa kakiku
> tanpa sadar aku mulai terduduk memeluk kaki
>
> sunyi. . .
> sunyi. . .
> sunyi. . .
>
> kepalaku terbelai lembut
>
> mataku terpejam
> bibirku masih tertutup rapat
> tanganku memeluk semakin erat
> "Tuhan, beri aku kekuatan"
>
> sunyi. . .
> sunyi. . .
> sunyi. . .
>
> kesadaran kembali hadir
> "semua tak seburuk bayanganmu"
>
> meteor utara, rajab 1429H
> salam,
> sinta yg lg meng-istirahatkan mata dari monitor
>

19a.

Re: Belajar dari perjalanan hidup menuju Ajal

Posted by: "Bu CaturCatriks" punya_retno@yahoo.com   punya_retno

Sun Jul 13, 2008 7:39 pm (PDT)

tulisan yg mencerahkan, mas
semoga kita masih punya cukup waktu utk belajar...
terima kasih...

salam,

-retno-

--- In sekolah-kehidupan@yahoogroups.com, Khilafah Superpower
<dunia_khilafah1924@...> wrote:
>
>
>
>
>
> Belajar dari meninggalnya
> Ayahanda Arrizki Abidin
>
>
>
> Belajar dari perjalanan
> hidup menuju ajal
>
>
>
> Assalamu 'alaikum wr. wb.
>
> Dalam keterbatasan dan ketidaktahuan saya dari sosok Arrizki Abidin,
> beranggapan bahwa beliau adalah sosok yang tegar coz orang2 yang
bergabung
> dalam ESKA ini adalah orang yang senantiasa belajar dari kehidupan,
merenungi
> hingga memahami hakikat kehidupan.
>
> Sekalipun kita semestinya saling menguatkan, memberi nasihat dan sabar.
>
> Terlepas dari itu, coba kita merenungi hidup kita yang menanti datangnya
> seorang tamu yang bernama "ajal". Sering kali kita melupakan tamu
> yang satu ini padahal saat itulah ending sebuah cerita hidup, apakah
detik itu
> kita berada pada posisi husnul khatimah atau justru kisah hidup kita
berakhir
> dengan keburukan (su'ul khatimah) dzumma na 'udzubillah.
>
>
>
> Pentingnya memahami hakikat hidup
>
>
>
> Saat tubuh kecil (bayi) ini tak bisa berbuat apa-apa yang merengek,
menangis
> meminta suapan makanan entah itu siapa di sekeliling kita, maka kita
berharap
> kepadanya dengan isyarat tangisan kita coz karena saat itu mulut ini
masih
> belum mampu mengeja kata, bisa dimaklumi kalo saat itu sang khaliq belum
> meminta pertanggungjawaban pada kita.
>
> terus dengan makanan dan sebuah proses alami maka tubuh ini mulai
bergerak
> membesar hingga kita mampu mengenali alam di mana kita hidup.
>
> Berapa banyak waktu yang telah kita sisihkan untuk merenungi hidup
ini, belajar
> dari proses tersebut hitunglah udara yang kita hisap perdetiknya dan
berapa
> biaya yang harus kita keluarkan dari kantong kita untuk membayarnya,
makanan
> yang kita makan, mata yang kita gunaka, kedutangan ini yang saling
membantu
> memenuhi keperluan kita, begitupun peranan kaki yang kita miliki,
dan masih
> banyak lagi yang tak terhitung jumlahnya kenikmatan yang telah kita
dapatkan.
> Apakah syukur ini senantiasa terucap dalam sebuah pujian kepada Sang
Maha
> Pengasih (subhanaLlah walhamduliLlah wala Ilaha IllaLlah waLlahu
Akbar)? Yaa
> Rabb, ampunilah kami yang lalai dari nikmatmu. Tlah banyak waktu
kami terbuang
> dari mengingat-Mu, padahal setiap sholat kami menyatakan sebuah azzam
> "Innashsholati, wa nusuki wa mahyaya wa mamaati liLlahi Rabbi Al
> 'alamin" (sesungguhnya sholatku, ibadahku, hidupku, dan matiku hanya
> untuk-Mu yaa Rabb tuhan semesta alam) tapi tak beberapa lama azzam
itupun kami lupakan
> seolah kami tak pernah menyebutkannya.
>
>
>
> Hidup ini untuk Ibadah
>
>
>
> Ketika kita telah mengenal sang pencipta, ketika kita telah
mengetahui tujuan
> hidup kita yang hanya semata-mata untuk beribadah kepadanya, dan
ketika kita
> mengetahui bahwa ada hari dimana ajal menjemput kita untuk
meninggalkan dunia
> ini menuju negeri yang tak ada satupun naungan yang akan menaungi
kita selain
> naungan-Nya, Apakah kita telah bersegera menjalankan apa yang telah di
> taklifkan-Nya (dibebankan sebagai tanggungjawab hidup) kepada kita?
ini hanya
> kita dan Allah mengetahui, atau semua keputusan ada ditangan Rabb.
>
>
>
> maka renungkanlah hari-hari yang telah kita lalui.!!! Pantaskah kita
> mendapatkan tempat pada jannahnya kelak?
>
>
>
> Abu Bakar ash shiddiq telah melalui hari bersama dengan rasulullah dalam
> perjuangan yang ia tahu konskuensinya, beliau berhijrah bersama
Rasul dengan
> menitipkan Allah saja kepada keluarganya tanpa sepeserpun harta
benda, padahal
> iapun masih sering menangis karena takut akan Azab Allah, lantas
apakah kita
> telah meneladaninya.. sungguh upaya untuk beribadah kita jauh dari
seperti apa
> yang telah dilakukan beliau tapi mengapa kita tak pernah menangis
dan takut
> akan azab Allah????
>
>
>
> Hari terus berlalu hingga tamu itu kan segera datang menjemput kita
entah apakah kita yang
> berniat hadir dalam milad ESKA itu bisa mengikuti sementara ajal itu
lebih
> dahulu datang menjemput kita.
>
>
>
> Saat manusia dibangkitkan,Ƃ saat hamparan padang masyhar mulai
dipadati manusia dan jin, saat panas
> matahari menyengat tubuh yang telanjang saat ketakutan mulai
memuncak dan
> terkuaklah tabir jati diri kita sebenarnya, kemunafikan diri tak lagi
> tersembunyi, buku itu telah berkata benar tentang siapa kita, dan tempat
> terakhir kita akan terkuak di sana.
>
>
>
> Yaa Rabbi tutupilah aib kami di akhirat kelak, sungguh kami banyak
melalikan
> kewajiban kami sebagai hamba bahkan kami tak menjalankan berbagai
syariah-Mu,
> padahal engkau telah menetapkan-Nya sebagai taklif atas kami. Yaa
Allah kami
> tak mampu menahan panasnya neraka-Mu maka jauhkanlah kami darinya,
kami sangat
> butuh kasih-Mu, rindukan Rasul-Mu, para shahabat maka tempatkanlah kami
> disyurga-Mu sekalipun kami tahu bahwa sungguh berat mendapatkan tempat
> tersebut.
>
>
>
> Yaa Rabb Ikhlaskanlah setiap langkah kami menuju ampunan dan
syurgamu serta
> jadikanlah kami istiqomah untuk memenangkan din ini di dunia demi meraih
> Ridho-Mu
>
>
>
> Amin Ya Rabbal 'alamin
>
>
>
> Dari Yang Mengharap Ridho-Mu
> Wassalamu 'alaikum wr. wb.
>
>
> Ƃ
>
> Ƃ
>
>
>
>
>
__________________________________________________________
> Dapatkan nama yang Anda sukai!
> Sekarang Anda dapat memiliki email di @ymail.com dan @rocketmail.com.
> http://mail.promotions.yahoo.com/newdomains/id/
>

Recent Activity
Visit Your Group
Drive Traffic

Sponsored Search

can help increase

your site traffic.

Y! Groups blog

The place to go

to stay informed

on Groups news!

Y! Messenger

All together now

Host a free online

conference on IM.

Need to Reply?

Click one of the "Reply" links to respond to a specific message in the Daily Digest.

Create New Topic | Visit Your Group on the Web
MARKETPLACE

Yahoo! Groups users, check out this limited time offer from Blockbuster! Rent DVDs free for a month!

Tidak ada komentar: