Bismillaah
Assalamu'alaikum wa rohmatullohi wa barokatuhu
41. TIDAK DUDUK Di ANTARA TEDUHAN Dan CAHAYA MATAHARI
Dari Abu 'Iyadh meriwayatkan dari seorang lelaki sahabat Nabi Shoollalloohu 'Alaihi wa 'Alaa Aalihi wa Sallam, bahwa beliau berkata :
" Rasulullooh Shoollalloohu 'Alaihi wa 'Alaa Aalihi wa Sallam melarang seseorang untuk duduk di antara tempat yang terkena cahaya matahari dengan tempat teduhan ( yang tidak terkena cahaya ) dan beliau Shoollalloohu 'Alaihi wa 'Alaa Aalihi wa Sallam menegaskan ( bahwa ) : itu adalah tempat duduknya syaithan.." 113
============
113). Diriwayatkan oleh Ahmad 3 / 414 - dan dihasankan oleh Syu'aib pada no.. 15421-. Dan disebutkan oleh Al-Haitsamy dalam Al-Majma' 8 / 60. Dan ia dalam Ash-Shohihah no. 1116
42. MENAHAN ANAK-ANAK Dan HEWAN TERNAK Serta MENUTUP PINTU-PINTU Bila MALAM Telah TIBA
Rasulullooh Shoollalloohu 'Alaihi wa 'Alaa Aalihi wa Sallam bersabda :
" Jika sudah mulai gelap atau mendekati malam maka tahanlah anak-anak kalian. Karena sesungguhnya syaithan berkeliaran pada waktu-waktu itu. 114
Dan juga dari Jabir radhiyalloohu 'anhu, dari Rasulullooh Shoollalloohu 'Alaihi wa 'Alaa Aalihi wa Sallam beliau Shoollalloohu 'Alaihi wa 'Alaa Aalihi wa Sallam bersabda :
" Tutuplah bejana-bejana, ikatlah wadah-wadah, dan tutuplah pintu-pintu, serta padamkanlah lentera-lentera. Karena sesungguhnya para syaithan tidak ( mampu ) membuka wadah tersebut, tidak membuka pintu, serta tidak menyingkap bejana. Jika salah seorang dari kalian tidak mendapatkan sesuatu apapun kecuali sekedar membentangkan ranting di atas bejananya sambil menyebut nama Allah, maka hendaknya ia lakukanlah. 115
Dan juga dari beliau radhiyalloohu 'anhu, bahwasanya Rasulullo
" Janganlah kalian membiarkan ternak-ternak dan anak-anak kalian apabila matahari telah tenggelam sampai pergi kegelapan hingga waktu 'Isya. Karena sesungguhnya syaithan-syaithan berkeliaran bila matahari tenggelam sampai pergi kegelapan waktu 'Isya. 116
Dan dari Jabir bin 'Abdillah radhiyalloohu 'anhuma, sesungguhnya Rasulullooh Shoollalloohu 'Alaihi wa 'Alaa Aalihi wa Sallam bersabda :
" Tahanlah anak-anak kalian sampai pergi permulaan waktu 'Isya karena sesungguhnya itu adalah waktu syaithan bergentayangan.
Dan Rasulullooh Shoollalloohu 'Alaihi wa 'Alaa Aalihi wa Sallam bersabda :
" Sesungguhnya syaithan tidak mampu untuk membuka pintu yang tertutup, tidak dapat menyingkap bejana yang tertutup, dan melepas tempayan yang terikat. 118
============
114). Telah berlalu takhrijnya
115). Diriwayatkan oleh Al-Bukhary 6 / 414 no. 3280 dan Muslim 13 / 156 no. 2012
116). Diriwayatkan oleh Muslim 13 / 156 no. 2013
117). Diriwayatkan oleh Ahmad 3 / 362 - dan dishohihkan oleh Syu'aib dan ia berkata," Ini adalah sanad yang kuat, " pada no. 14898. Dan dikeluarkan juga oleh Al-Bukhary dalam Al-Adab Al-Mufrad no. 1231, Abu Ya'la no. 1771 dan Ibnu Hibban no. 1276
118). Diriwayatkan oleh Al-Bukhary no. 5623 dan Muslim no. 2012 dan hadits Jabir
43. MEMBERI PERINGATAN TIGA KALI Terhadap ULAR BESAR Maupun KECIL Sebelum MEMBUNUHNYA Apabila DITEMUKAN DI Dalam RUMAH
Dari Abu Sa'id Al-Khudry radhiyalloohu 'anhu, Rasulullooh Shoollalloohu 'Alaihi wa 'Alaa Aalihi wa Sallam bersabda :
" Sesungguhnya rumah-rumah ini memiliki penghuni. Maka apabila kalian melihat sesuatu dari nya maka persulitlah ia selama tiga kali. Kalau ia telah pergi ( maka itu yang diinginkan ), dan jika tidak maka bunuhlah dia, karena sesungguhnya ia itu kafir," Dan dalam suatu riwayat," Dan jika nampak baginya setelah itu maka bunuhlah ia, karena sesungguhnya ia itu syaithan." 119
============
119). Diriwayatkan oleh Muslim 14 / 197 no. 2236
44. RUJU' ( KEMBALI ) Kepada AHLUL 'ILMI
Allah Ta'ala berfirman :
( Dan apabila datang kepada mereka suatu berita tentang keamanan ataupun ketakutan, mereka lalu menyiarkannya. Dan kalau mereka menyerahkannya kepada Rasul dan Ulil Amri di antara mereka, tentulah orang-orang yang ingin mengetahui kebenarannya (akan dapat) mengetahuinya dari mereka (Rasul dan Ulil Amri). Kalau tidaklah karena karunia dan rahmat Allah kepada kalian, tentulah kalian mengikut syaithan, kecuali sebahagian kecil saja (An-Nisaa : 83 ).
45. MENINGGALKAN KEMUNGKARAN Dan MAKSIAT Dengan SEGALA JENISNYA
Allah Ta'ala berfirman :
" Hai orang-orang yang beriman, sesungguhnya (meminum) khamar, berjudi, (berkorban untuk) berhala, dan mengundi nasib dengan panah, adalah termasuk kekejian dari perbuatan syaitan. Maka jauhilah perbuatan-perbuatan itu agar kalian mendapat keberuntungan. " ( Al Maa'idah : 90 )
Dari 'Abdullah bin 'Amr radhiyalloohu 'anhuma, beliau berkata tentang ayat ini," ( Ayat ini ) terdapat dalam Taurat; bahwa Sesungguhnya Allah telah menurunkan Al-Haq untuk melenyapkan kebatilan dan untuk menghilangkan dengan Al-Haq itu permainan, tarian, seruling, kecapi, rebana, gambar-gambar,
Dan Allah Ta'ala berfirman :
( Dan hasunglah siapa yang kamu sanggupi di antara mereka dengan ajakanmu, kerahkanlah terhadap mereka pasukan berkuda dan pasukanmu yang berjalan kaki, berserikatlah dengan mereka pada harta dan anak-anak, serta berilah mereka janji. Dan tidak ada yang dijanjikan oleh syaithan kepada mereka melainkan tipuan belaka.) ( Al-Israa' : 64 )
Berkata Ibnul Qayyim rahimahullah,
Dan Ibnu Abi Hatim meriwayatkan dengan sanadnya sampai kepada Mujahid bahwasanya beliau berkata, " ( Yaitu ) gelincirkanlah siapa yang kamu sanggupi."
Beliau berkata," Dan suaranya berupa nyanyian dan gendang syaithan."
Berkata Ibnul Qayyim - semoga rahmat Allah senantiasa tercurah untuknya -," Dan penyandaran ( - suara kepada syaithan - ) itu adalah penyandaran yang bersifat khusus, sebagaimana penyandaran kuda dan kaki kepada syaithan. maka seluruhnya pembicara
Dan beliau juga berkata,"...
Dan dalam ( Shohih Al-Bukhary dan Muslim ) dari A'isyah radhiyalloohu 'anha, beliau berkata :
" Nabi Shoollalloohu 'Alaihi wa 'Alaa Aalihi wa Sallam datang kepada ku, dan di sisiku ada dua anak perempuan sedang bernyanyi dengan nyanyian Bu'ats 122, maka beliau Shoollalloohu 'Alaihi wa 'Alaa Aalihi wa Sallam berbaring di atas tikar dan memalingkan wajahnya. Dan Abu bakar masuk dan menghardik aku...123
Maka apabila rumah kosong dari lantunan Al Qur'an dan dzikir, dan hanya terdengar dari nya nyanyian dan alat-alat musik, syaithan akan menghiasi rumah itu sambil mendengarkan bacaan ( nyanyian ) nya.
Berkata Muhammad bin Munkadir dan Mujahid: Apabila tiba hari kiamat, maka diserukan," Di manakah orang-orang yang mensucikan pendengaran dan jiwa-jiwanya dari perkataan sia-sia dan seruling-seruling syaithan ? Menetaplah di taman-taman kasturi ! Kemudian Allah menyeru kepada malaikat," Perdengarkanlah kepada mereka sanjungan dan pujianKu, dan beritahukanlah mereka bahwa tidak ada ketakutan atas mereka dan mereka tidak bersedih. 124
Dan 'Umar bin 'Abdul 'Aziz menulis kepada pengajar anak-anaknya,
Dan ( Nabi ) Shoollalloohu 'Alaihi wa 'Alaa Aalihi wa Sallam berkomentar tentang lonceng :
" Lonceng adalah seruling-seruling syaithan." 126
Dan dari Abu Hurairah radhiyallohu 'anhu, Rasulullooh Shoollalloohu 'Alaihi wa 'Alaa Aalihi wa Sallam bersabda :
" Malaikat tidak akan menemani suatu perkumpulan yang pada nya ada anjing atau lonceng. 127
Dan dari Abu Tholhah radhiyalloohu 'anhu, beliau berkata : Saya mendengar Rasulullooh Shoollalloohu 'Alaihi wa 'Alaa Aalihi wa Sallam bersabda :
" Malaikat tidak akan masuk ke rumah yang di dalamnya ada anjing dan gambar.." 128
Maka apabila malaikat tidak masuk ke tempat yang padanya ada sebagian maksiat, syaithan lah yang menempatinya.
============
120). Diriwayatkan oleh Al-Baihaqy 10 / 222
121). Lihat Basaa'i'ut Tafsir 3 / 88 dan Ighotsatul lahfan min Mashoyidisy Syaithan 1 / 364. 358
122). Berkata An-Nawawy," Bu'ats adalah hari ketika terjadi peperangan antara dua kabilah Anshor, yaitu Aus dan Khazraj pada masa jahiliyah.. Dan kemenangan waktu itu pada kabilah Aus ( pent )
123). Diriwayatkan oleh Al-Bukhary 2 / 567 no. 949 dan Muslim 5 / 159 no. 892
124). Diriwayatkan oleh Ibnu Abid Dunya hal. 44 dinukil dari Kitab Hukmu Mumaarasatil Fanni hal. 184
125). Diriwayatkan oleh Ibnu Abid Dunya hal. 40
126). Diriwayatkan oleh Muslim 14 / 80 no. 2114, Ahmad 2 / 366, Abu Daud no. 2556, Ibnu Khuzamah no. 2554 dan Ibnu Hibban no. 4704
127). Diriwayatkan oleh Muslim 14 / 80 no. 2113
128). Diriwayatkan oleh Muslim 14 / 72 no. 2106
46. BERWUDHU Ketika MARAH
Berdasarkan sabda Rasulullooh Shoollalloohu 'Alaihi wa 'Alaa Aalihi wa Sallam :
" Sesungguhnya marah itu dari syaithan. Dan syaithan itu dari api. Dan api itu hanya dapat dipadamkan dengan air. Maka jika salah seorang dari kalian marah, hendaknya ia berwudhu." 129
============
129). Diriwayatkan oleh Ahmad dan selainnya dengan sanad hasan ( di buku yg saya nukil tidak tercantum penjelasan hadits ini, adapun periwayatan Ahmad dan selainnya dengan sanad hasan, saya ambil dari sumber lain, artikel yang berkaitan dengan Marah, Allohu A'lam )
Walloohu A'lam
SELESAI !
dari Buku : BENTENG MUKMIN DARI MAKAR SYAITHON DAN JIN
Karya : Yahya Bin Muhammad Bin Qasim Ad-Dailami Al-Yamani
Diterjemahkan oleh : Dzulqarnain bin Muhammad Sunusi
Walhamdulillaah,
Wassalamu'alaikum wa Rohmatullohi wa Barokatuhu
[Non-text portions of this message have been removed]
Pesantren Daarut Tauhiid - Bandung - Jakarta - Batam
====================================================
Menuju Ahli Dzikir, Ahli Fikir, dan Ahli Ikhtiar
====================================================
website: http://dtjakarta.or.id/
====================================================
Tidak ada komentar:
Posting Komentar