Assalamu'alaikum wr wb,
Foto-foto kekejaman pasukan AS di Afghanistan bisa dilihat di:
http://media-
Muslim Tidak Boleh Memerangi Sesama
Muslim
Fenomena yang terjadi pada perang
Afghanistan saat ini sangat memprihatinkan. AS dan sekutunya bukan hanya
menyerang dan menduduki Afghanistan serta membantai penduduknya, namun juga
menggunakan "Muslim" untuk memerangi sesama Muslim di Afghanistan.
Ada tentara AS (meski segelintir)
yang beragama Islam yang disuruh oleh pemimpinnya yang kafir untuk membantai saudara Muslim
mereka di Afghanistan. Pemerintah AS pun meminta Pakistan dan juga Turki yang
merupakan negara Muslim untuk memerangi sesama Muslim di Afghanistan.
Orang-orang Islam entah itu tentara
AS yang Muslim, pemerintah dan tentara Pakistan dan Turki yang Muslim itu jelas
membangkang perintah Allah dalam Al Qur'an.
"Sesungguhnya orang-orang yang
diwafatkan malaikat dalam keadaan menganiaya diri sendiri, kepada mereka
malaikat bertanya : "Dalam keadaan bagaimana kamu ini?." Mereka
menjawab: "Adalah kami orang-orang yang tertindas di negeri Mekah."
Para malaikat berkata: "Bukankah bumi Allah itu luas, sehingga kamu dapat
berhijrah di bumi itu?." Orang-orang itu tempatnya neraka Jahannam, dan
Jahannam itu seburuk-buruk tempat kembali" [An Nisaa' 97]
Pada zaman Nabi, saat perang Badar
ada orang-orang Islam di Mekkah yang tidak hijrah ke Madinah bersama Nabi meski
mereka sanggup. Akhirnya mereka dipaksa oleh pemerintah Mekkah yang kafir untuk
turut berperang memerangi Nabi pada perang Badar dan terbunuh. Allah
menjelaskan bahwa orang-orang Islam yang memerangi Nabi tersebut tempatnya
adalah neraka Jahannam.
Itulah yang akan terjadi pada ummat
Islam yang memerangi sesama Muslim entah itu di Afghanistan, Iraq, dan
tempat-tempat lainnya.
Petinju terbesar sepanjang zaman,
Muhammad Ali, dengan berani menolak perintah pemerintah AS untuk memerangi
rakyat Vietnam saat menjalani wajib militer ketika perang Vietnam. Ali tidak
mau membunuh rakyat sipil yang tidak berdosa.
Akibat perbuatannya itu, Muhammad
Ali dipenjarakan oleh pemerintah AS dan gelar juaranya dicopot. Tapi Ali
menjalani hal itu dengan tabah dan sabar.
Nah jika terhadap rakyat Vietnam
yang bukan Muslim saja seorang Muslim tidak mau membunuh karena mereka tidak
berdosa, harusnya ummat Islam tidak mau menuruti perintah pemerintah Kuffar AS
untuk membunuh rakyat Afghanistan yang Muslim yang tengah dizhalimi oleh pemerintah
AS dan sekutunya.
Harusnya mereka semua justru
membantu Muslim Afghanistan untuk bersama-sama memerangi pasukan AS dan
sekutunya sehingga pergi dari Afghanistan.
"...Perangilah kaum musyrikin itu semuanya
sebagaimana merekapun memerangi kamu semuanya, dan ketahuilah bahwasanya Allah
beserta orang-orang yang bertakwa." [9 AT Taubah 36]
Hanya dengan tipu daya dan
pecah-belah lah AS dan sekutunya bisa mengalahkan ummat Islam seperti di Iraq
dan Afghanistan. Mereka memanfaatkan pemerintah Arab, Pakistan, dan Turki untuk
membantunya.
Sekiranya ummat Islam bersatu dan
tidak mau dipecah-belah, tentu pasukan kafir itu tidak akan bertahan lama dan
segera dapat dikalahkan.
Pasukan Khalid bin Walid yang
berjumlah 3.000 orang mampu menahan 200 ribu pasukan Romawi pada perang Mu'tah.
Pasukan Nabi yang berjumlah 30 ribu orang mampu menggentarkan 200 ribu pasukan
Romawi sehingga mereka sama sekali tidak berani menampakkan diri pada perang
Tabuk. Sultan Salahuddin Al Ayyubi dari Turki Usmani mampu mengalahkan seluruh
pasukan kerajaan Eropa pada perang Salib.
Sejarah menunjukkan bahwa ummat
Islam yang bersatu, meski jumlahnya sedikit akan mampu mengalahkan tentara
kafir meski mereka berjumlah banyak. Itu
sudah merupakan Sunnatullah/
Dan sekiranya orang-orang kafir itu
memerangi kamu pastilah mereka berbalik melarikan diri ke belakang (kalah)
kemudian mereka tiada memperoleh pelindung dan tidak (pula) penolong.
Sebagai suatu sunnatullah yang telah
berlaku sejak dahulu, kamu sekali-kali tiada akan menemukan perubahan bagi
sunnatullah itu.." [48 Al Fath 22-23]
Semoga ummat Islam di seluruh dunia
berhenti dari memerangi sesama Muslim dan saling bantu untuk mengalahkan kaum
kafir.
===
Ingin belajar Islam via SMS?
Ketik:REG SI kirim ke 3252
Tarif Rp.1000 ,- + PPN
Berhenti: ketik:UNREG SI kirim ke 3252 - Hanya dari Telkomsel
Isi berupa cuplikan ayat Al Qur'an dan Hadits yang bisa anda forward ke saudara-saudara dan teman-teman anda lainnya.
http://media-
Akses email lebih cepat. Yahoo! menyarankan Anda meng-upgrade browser ke Internet Explorer 8 baru yang dioptimalkan untuk Yahoo! Dapatkan di sini!
http://downloads.
Pesantren Daarut Tauhiid - Bandung - Jakarta - Batam
====================================================
Menuju Ahli Dzikir, Ahli Fikir, dan Ahli Ikhtiar
====================================================
website: http://dtjakarta.or.id/
====================================================
Tidak ada komentar:
Posting Komentar